7 Tips Memilih Wheel Loader Terbaik untuk Konstruksi

7 Tips Memilih Wheel Loader Terbaik untuk Konstruksi

Penggunaan alat berat dipercaya dapat memudahkan pekerjaan konstruksi. Mulai dari menggali, memindahkan, hingga menghancurkan material. Alat ini mampu bekerja lebih cepat dibandingkan tenaga manusia, sehingga pembangunan proyek menjadi cepat selesai. 

Salah satu alat berat yang terkenal dalam industri konstruksi adalah loader. Loader ini terdiri dari beberapa tipe yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya adalah wheel loader

Ingin tahu lebih banyak tentang loader dan wheel loader? Simak informasi selengkapnya di bawah ini! 

Apa Itu Loader?

Pernah mendengar istilah loader? Loader adalah mesin yang sering digunakan untuk mengerjakan suatu proyek, baik yang skalanya kecil atau besar. Alat berat loader biasa digunakan untuk memindahkan atau menggali material, seperti tanah, pasir, dan kerikil. Setelah digali, material akan dipindahkan ke dalam alat angkut berupa truck atau dump truck

Produktivitas loader sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Tipe wheel loader
  • Kapasitas bucket
  • Wilayah di mana loader beroperasi
  • Durasi siklus loader
  • Efisiensi waktu yang ditetapkan selama proyek

Tipe-tipe Loader

Loader dibagi menjadi beberapa tipe yang dapat bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah tips loader yang sering digunakan dalam pekerjaan konstruksi.

BackhoePertama adalah backhoe. Alat ini memiliki dua fungsi, yaitu sebagai loader dan backhoe. Bagian depan berfungsi sebagai loader, sedangkan bagian belakang berfungsi sebagai backhoe
Skid Steer LoaderJika dibandingkan dengan jenis loader lainnya, skid steer loader memiliki ukuran yang paling kecil. Meski begitu, alat ini paling cocok digunakan untuk pekerjaan yang memiliki mobilitas tinggi. Tak heran jika skid steer loader sering digunakan di permukaan yang sempit dan sulit dijangkau. 
TrackJika alat berat pada umumnya digerakkan dengan roda, maka berbeda dengan track loader. Alat ini digerakkan oleh track. Mesinnya memiliki kekuatan yang lebih besar daripada wheel loader, jadi cocok digunakan untuk pekerjaan dengan tingkat kerumitan yang tinggi.
Wheel LoaderSalah satu alat berat yang memiliki roda karet adalah wheel loader. Alat ini digunakan untuk memindahkan material dalam jarak dekat. Di bagian depannya terdapat bucket untuk memuat material yang akan dipindahkan ke alat angkut. 

Wheel loader memiliki empat roda penggerak yang dirancang secara optimal untuk memaksimalkan kinerjanya. Roda ini terbuat dari karet yang dapat bergerak di permukaan datar, kokoh, dan keras. 

Baca Juga: Fungsi Front Shovel Sebagai Alat Gali yang Perlu Diketahui

Fungsi Wheel Loader

Wheel loader memiliki sejumlah fungsi, baik dalam industri konstruksi maupun pertambangan. Beberapa fungsi wheel loader, antara lain:

  • Menggali tanah
  • Mengisi lubang yang sudah digali
  • Meratakan timbunan atau gundukan tanah
  • Mengambil atau mempersiapkan material untuk kebutuhan konstruksi
  • Membantu membersihkan area di sekitar konstruksi
  • Mengelupas bagian tanah
  • Meratakan atau menghaluskan permukaan tanah

Perbedaan Tipe Wheel Loader

Wheel loader dibedakan menjadi beberapa tipe. Adapun tipe wheel loader tersebut, di antaranya.

Compact Wheel LoaderAdalah tipe yang sering digunakan untuk area atau wilayah yang sempit. Alat ini bisa ditambahkan atau dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan konstruksi atau pertambangan.
Small Wheel LoaderSama seperti compact wheel loader. Alat ini cocok untuk area yang sempit, tapi jauh lebih fleksibel dan mudah dipindahkan.
Medium Wheel LoaderSeperti namanya, loader yang satu ini memiliki ukuran yang lebih besar dari small wheel loader. Alat ini cukup populer dan mudah dimodifikasi, jadi banyak digunakan oleh operator untuk meningkatkan produktivitas kerja. 
Large Wheel LoaderMesin loader yang satu ini sangat kuat dan dirancang spesifik untuk bidang industri. Kinerjanya cukup efisien, bahkan di medan yang sulit sekalipun. Wheel loader tipe ini biasa dipasang pada backhoe, bucket, front end, dan scoop loader

Komponen Utama Wheel Loader

Dalam menyelesaikan pekerjaan konstruksi atau pertambangan, mesin pada alat ini bekerja sesuai dengan komponen masing-masing. Beberapa komponennya adalah sebagai berikut.

  • Bucket, digunakan untuk menggali, memuat, dan memindahkan material dari satu tempat menuju tempat lain
  • Arm, bagian loader yang menghubungkan antara loader dan body mesin. Komponen ini berguna untuk menurunkan, mengangkat, dan memindahkan bucket
  • Kabin, tempat operator mengendalikan loader. Kabin dilengkapi dengan beberapa kontrol, seperti pedal, layar, dan tuas
  • Roda, bagian penggerak loader
  • Mesin, jantung dari alat berat loader itu sendiri yang memungkinkan loader untuk melakukan berbagai tugas
  • Sistem hidrolik, komponen penting yang menunjang operasi dari arm dan bucket
  • Sistem penggerak, terdiri dari transmisi, aksel, dan roda yang akan memberikan perintah untuk maju, mundur, dan memutar
  • Sistem pendingin, untuk mencegah mesin mengalami overheating
  • Sistem rem, untuk menghentikan loader
  • Lampiran atau attachment, alat tambahan yang dipasang pada loader seperti backhoe, grapple, sweeper, bucket, hingga forklift guna meningkatkan efisiensi loader itu sendiri

Kelebihan dan Kelemahan Wheel Loader

Setiap alat berat memiliki kelebihan dan kelemahan, termasuk wheel loader. Beberapa kelebihan wheel loader, antara lain:

  • Memiliki mobilitas kerja yang tinggi
  • Hasil yang efisien
  • Kemampuan manuver baik, sehingga dapat digunakan di berbagai area atau wilayah
  • Jarang mengalami kerusakan

Sedangkan beberapa kelemahan wheel loader, antara lain:

  • Perlu dioperasikan oleh operator handar karena proses dumping terkadang miring atau tidak rata
  • Menggunakan ban karet yang harus diganti secara berkala, sehingga wheel loader dapat bekerja secara optimal

Baca Juga: Operator Alat Berat: Tugas, Skill, dan Tips Karir

7 Tips Memilih Wheel Loader Terbaik

Menggunakan wheel loader terbaik untuk pekerjaan konstruksi atau pertambangan adalah hal wajib untuk menunjang efisiensi dan efektivitas kerja. Untuk mendapatkan yang terbaik, sebaiknya gunakan tips memilih wheel loader berikut ini.

1. Perhatikan Kapasitas Muatan

Kapasitas wheel loader sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Kapasitas yang terlalu kecil membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama, sedangkan kapasitas yang terlalu besar membuat budget pembelian meningkat. Jadi, pilihlah kapasitas yang pas agar hasilnya efektif dan efisien, baik dari segi pengerjaan maupun budget

2. Ketersediaan Sparepart

Pastikan pula bahwa sparepart dari wheel loader mudah ditemukan. Hal ini akan meminimalkan waktu pemberhentian produksi jika sparepart rusak atau bermasalah. Beli sparepart di produsen terpercaya agar transaksi pembelian lebih aman. 

3. Kinerja Wheel Loader

Jangan lupa untuk mempertimbangkan kinerja wheel loader itu sendiri. Pilihlah yang mampu bekerja secara efisien, sehingga fungsi alat ini menjadi maksimal untuk kebutuhan proyek. Perhatikan pula banyaknya bahan bakar yang dibutuhkan selama pengerjaan agar banyaknya dapat disiapkan terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaan. 

4. Daya Tahan

Wheel loader merupakan alat berat yang tahan terhadap segala kondisi, termasuk kondisi yang berat. Namun, kualitas setiap alat berat tentu berbeda, tergantung perusahaan yang memproduksi. Pilihlah wheel loader yang daya tahannya baik, sehingga alat ini dapat digunakan dalam kurun waktu yang cukup lama.

5. Kondisi di Lapangan

Pertimbangkan pula kondisi di lapangan. Mulai dari kondisi, jenis tanah, tingkat kemiringan, dan ketersediaan lahan agar alat ini dapat bekerja dengan baik. Pastikan wheel loader memiliki daya cengkeram yang baik agar penggalian menjadi optimal, meskipun kondisi lingkungannya berbeda. 

6. Fitur Keselamatan

Pastikan fitur keselamatan pada wheel loader memadai. Misalnya, sistem pengereman, sistem pencegah kebocoran hidraulik, dan sistem lainnya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. 

7. Budget

Tips yang terakhir adalah memperhatikan budget mengingat harga wheel loader tidaklah murah. Selain budget untuk membeli, perhatikan pula biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki atau mengganti sparepart yang rusak. Hitung estimasi biayanya dalam jangka panjang untuk menghindari kesalahan beli yang mengakibatkan adanya penyesalan di kemudian hari. 

Perhatikan Unsur Safety dan Risiko Kecelakaan Kerja

Wheel loader merupakan alat berat yang dapat disewa atau dibeli, jadi tinggal sesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki. Bagi yang ingin membeli, sebaiknya memaksimalkan perlindungan untuk alat berat dengan asuransi khusus alat berat. Jika terjadi kerusakan tertentu, baik kecil maupun besar, maka biaya perbaikannya akan ditanggung oleh penyedia asuransi. 

Selain itu, jangan lupa untuk memperhatikan unsur safety dan risiko kecelakaan kerja yang ditimbulkan dari penggunaan alat berat. Pastikan seluruh karyawan mendapatkan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja, sehingga mereka dapat bekerja secara optimal dan merasa aman. Demikianlah informasi seputar alat berat loader, mulai dari pengertian, tipe, fungsi, komponen utama, kelebihan, kelemahan, dan tips memilih wheel loader terbaik. Semoga bermanfaat!

Wheel Loader merupakan salah satu mesin/alat berat yang memiliki harga yang cukup mahal dan memiliki peran penting dalam konstruksi atua pertambangan untuk itu dibutuhkan asuransi khusus untuk melindunginya dari berbagai risiko.

Ajukan asuransi teknis terbaik untuk melindungi mesin/alat berat dari berbagai risiko kerusakan dan kehilangan di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Manfaat Asuransi Perlindungan Karyawan dan Jenisnya

Manfaat Asuransi Perlindungan Karyawan dan Jenisnya

Gaji merupakan elemen penting yang mempengaruhi loyalitas karyawan. Tapi sepenting-pentingnya gaji, terdapat elemen lain yang tak kalah penting yaitu benefit yang didapatkan seorang karyawan jika bekerja di suatu perusahaan. Benefit ini berupa BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. 

Namun, BPJS saja tidaklah cukup. Terkadang karyawan juga membutuhkan benefit tambahan berupa asuransi perlindungan untuk memaksimalkan perlindungan selama bekerja di perusahaan. Kira-kira seberapa pentingkah asuransi perlindungan karyawan ini?

Seberapa Penting Asuransi untuk Karyawan?

Asuransi perlindungan cukup penting bagi karyawan karena asuransi ini dapat mengcover risiko yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Misalnya, biaya persalinan untuk ibu hamil, biaya operasi gigi, hingga biaya pengobatan di rumah sakit terbaik yang telah bekerja sama dengan pihak asuransi.

Di sisi lain, asuransi juga memberikan sejumlah manfaat. Tidak hanya bagi karyawan, tapi juga bagi perusahaan. Beberapa manfaat asuransi perlindungan adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan loyalitas karyawan
  • Meningkatkan motivasi kerja karyawan
  • Meningkatkan produktivitas karyawan
  • Mengurangi risiko finansial dari hal-hal yang tidak diinginkan
  • Produknya cukup lengkap yaitu berupa asuransi kesehatan, jiwa, dan pensiun
  • Tidak perlu dirujuk karena karyawan dapat langsung datang ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan

Perbedaan Asuransi Karyawan dan Asuransi Individu

Meskipun sama-sama bermanfaat untuk mengurangi risiko finansial, ternyata terdapat perbedaan antara asuransi karyawan dan asuransi individu. Perbedaan tersebut antara lain.

1. Pihak yang Membayar

Premi asuransi karyawan biasanya dibayar oleh perusahaan setiap bulan. Jika terdapat pembagian beban biaya, maka beban ini akan ditanggung oleh karyawan yang bersangkutan sesuai persentase yang sudah ditentukan sejak awal. Pembayaran biasa dilakukan dengan memotong gaji karyawan.

Sedangkan asuransi individu dibayar oleh individu yang bersangkutan setiap bulan. Metode pembayarannya bisa dengan debit otomatis atau secara manual dengan cara transfer ke nomor rekening penyedia asuransi. Pembayaran dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo agar asuransi tidak dinonaktifkan.

2. Manfaat yang Didapatkan

Perbedaan kedua adalah dari segi manfaat. Sebagai pemegang asuransi individu, polis dapat menentukan manfaat apa saja yang diinginkan untuk memaksimalkan perlindungan bagi diri sendiri. Luas manfaat akan mempengaruhi besaran premi yang dibebankan kepada pemegang asuransi. 

Berbeda dengan asuransi perlindungan karyawan. Manfaat yang didapatkan biasanya disamakan antara satu dengan yang lainnya, terutama untuk karyawan yang levelnya setara. Untuk yang levelnya lebih tinggi, seperti direksi atau CEO, biasanya akan mendapatkan manfaat yang lebih luas karena preminya juga lebih besar.

3. Proses Klaim

Asuransi individu bisa diklaim dengan sistem cashless atau reimbursement, tergantung dari ketentuan yang tercantum pada polis asuransi. Untuk klaim cashless, polis dapat menunjukkan kartu keanggotaan asuransi yang masih aktif. Sedangkan untuk sistem reimbursement, polis perlu melengkapi beberapa dokumen, seperti formulir klaim, resume medis, bukti resep obat, dan detail biaya yang telah dibayarkan.

Metode klaim di atas juga berlaku untuk asuransi karyawan. Hanya saja, karyawan tidak langsung memberikan dokumen kepada penyedia asuransi karena dokumen ini biasanya akan diserahkan kepada pihak Human Resource (HR) terlebih dahulu. Pihak HR biasanya akan melakukan pengecekan berupa cek limit tahunan, kelengkapan dokumen, dan tujuan penggunaan sebelum menyetujui klaim karyawan.

4 Jenis Asuransi Perlindungan Karyawan

Perusahaan dapat memfasilitasi karyawan dengan sejumlah asuransi tambahan untuk memaksimalkan perlindungan terhadap karyawan. Terdapat 4 jenis asuransi yang biasanya diberikan, di antaranya: 

Asuransi KesehatanAsuransi kesehatan menjadi produk utama yang diberikan jika perusahaan memberikan fasilitas asuransi. Asuransi ini dapat digunakan untuk mengcover kebutuhan kesehatan karyawan, seperti jatuh sakit atau kecelakaan.

Dengan asuransi ini, biaya pengobatan karyawan akan dibebankan kepada penyedia asuransi, jadi perusahaan tidak ikut ambil alih lagi dalam hal pembayaran.

Manfaat yang didapatkan cukup luas. Bahkan ada perusahaan yang memberikan penambahan manfaat berupa biaya persalinan bagi karyawan wanita. Alhasil, mereka tidak perlu khawatir lagi saat bersalin karena biayanya ditanggung oleh perusahaan. 
Asuransi JiwaProduk asuransi selanjutnya adalah asuransi jiwa. Produk ini biasanya diberikan bagi karyawan yang masih single atau sudah berkeluarga. Tujuannya untuk menjamin kehidupan keluarga yang ditinggalkan saat karyawan meninggal dunia, apalagi jika karyawan tersebut menjadi tulang punggung di keluarga.

Asuransi ini biasanya diberikan untuk pekerjaan yang berisiko tinggi, seperti pilot, pekerja tambang, atau teknisi di pabrik. Tapi, tidak menutup kemungkinan jika karyawan kantoran juga bisa mendapatkan manfaat asuransi jiwa. Hal ini tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan.
Asuransi Kecelakaan KerjaSetiap pekerjaan pasti memiliki risiko masing-masing. Untuk meminimalisir risiko ini, perusahaan biasanya memberikan asuransi kecelakaan kerja. Jadi, setiap karyawan akan didaftarkan namanya ke penyedia asuransi untuk mendapatkan manfaat dari asuransi ini.

Setiap asuransi kecelakaan kerja memiliki manfaat yang berbeda. Ada yang cuma mengcover biaya perawatan saja. Ada juga yang sampai mengcover biaya kematian.
Asuransi PensiunKaryawan yang sudah lama bekerja di perusahaan biasanya akan diberikan penghargaan berupa asuransi pensiun. Asuransi ini dapat dicairkan saat pensiun, sehingga karyawan tetap sejahtera dalam menjalani hidup meskipun sudah tidak bekerja lagi. 

Biaya asuransi ditanggung oleh dua belah pihak, yaitu perusahaan dan karyawan yang bersangkutan. Tentu dengan persentase pembebanan biaya yang berbeda, dimana perusahaan membayar dengan persentase yang lebih besar. Asuransi ini biasanya diberikan untuk karyawan yang berstatus sebagai karyawan tetap saja.

Baca Juga: Risiko yang Dihadapi Pekerja Kilang Minyak

Syarat-syarat yang Harus Dipenuhi Perusahaan dan Karyawan

Menjadi anggota di perusahaan asuransi sangat mudah. Tapi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kartu keanggotaan asuransi. Syarat-syarat ini adalah sebagai berikut.

Syarat Bagi Perusahaan

Berbadan Hukum

Status hukum perusahaan menjadi syarat utama yang harus dipenuhi sebelum membeli asuransi. Status ini dapat dibuktikan dengan adanya legalitas pendirian usaha maupun bukti pemisahan antara kekayaan pemilik dan badan usaha. Sehingga, pemilik hanya akan bertanggung jawab sebatas harta perusahaan saja. 

Jadi, pastikan terlebih dahulu bahwa perusahaan sudah berbadan hukum. Jika tidak, maka akan terdapat sejumlah kesulitan bahkan penolakan dari penyedia asuransi. Sebab, status badan hukum ini membuktikan bahwa kegiatan operasional dari perusahaan yang bersangkutan sudah disetujui oleh pemerintah dan pihak yang berwenang.

Memenuhi Kriteria Tertentu

Selain status badan hukum, terdapat pula kriteria tertentu yang harus dipenuhi. Mulai dari jumlah minimal peserta yang didaftarkan dan premi yang diinginkan oleh perusahaan. Antara jumlah peserta dan premi saling berhubungan, dimana premi yang dibayar oleh perusahaan menjadi lebih kecil jika jumlah peserta asuransinya lebih banyak. 

Kriteria lain yang harus dipenuhi berupa kelengkapan dokumen, seperti surat pengajuan asuransi. Jika kriteria terpenuhi, maka perusahaan berhak mendapatkan kartu keanggotaan dan karyawan bisa mendapatkan perlindungan maksimal.

Menyetujui Proposal Asuransi

Penyedia asuransi akan memberikan proposal terkait ringkasan produk, manfaat, dan hal-hal yang dikecualikan dalam asuransi. Perusahaan diminta untuk membaca proposal ini terlebih dahulu untuk memastikan bahwa produk dan manfaat asuransinya sudah sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu, proposal akan ditandatangani sebagai bukti persetujuan. 

Berhubung karena proposal sudah disetujui, maka perusahaan wajib memenuhi kewajibannya sebagai peserta asuransi, yaitu dengan membayar premi secara rutin setiap bulan. Jika tidak, maka kontrak asuransi dapat diputus dan hak karyawan dalam asuransi akan dicabut. 

Syarat Bagi Karyawan

Pegawai yang Aktif

Agar karyawan bisa didaftarkan dalam keanggotaan asuransi, maka statusnya harus pegawai yang aktif. Dalam arti masih akan bekerja di perusahaan dalam kurun waktu tertentu. 

Memenuhi Persyaratan

Sama seperti perusahaan, karyawan juga wajib melengkapi syarat yang sudah ditentukan. Mulai dari syarat usia mendaftar, nominal gaji, dan syarat lainnya. Jika syarat disetujui, maka karyawan berhak mendapatkan kartu keanggotaan asuransi dan menggunakannya untuk proteksi diri. 

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Bagi Para Buruh Rokok

Tandem BPJS dan Asuransi Memaksimalkan Perlindungan Karyawan

Mendapatkan perlindungan dari perusahaan sudah menjadi hak setiap karyawan. Perlindungan ini menjadi bukti kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan selama bekerja. Agar perlindungannya lebih maksimal lagi, perusahaan dapat memfasilitasi karyawan dengan BPJS dan asuransi. 

Jika ada risiko yang tidak ditanggung oleh BPJS, maka karyawan dapat memanfaatkan asuransi karyawan untuk membiayai perawatan yang dibutuhkan. Alhasil, kebutuhan perlindungannya selalu terpenuhi saat terkena musibah atau bencana tertentu. Lantas, apakah kamu sudah terlindungi oleh BPJS dan asuransi dari kantormu?

Bagi perusahaan yang ingin secara maksimal dalam melindungi karyawan yang merupakan salah satu aset berharga dalam bisnis Anda, memberikan mereka produk asuransi kesehatan karyawan terbaik merupakan salah satu bentuk dari perlindungan yang bisa diberikan kepada karyawan.

Dapatkan produk asuransi kesehatan karyawan terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Ini Dia Warna Helm Proyek dan Kegunaannya

Ini Dia Warna Helm Proyek dan Kegunaannya

Helm proyek adalah salah satu perlengkapan proyek yang berfungsi untuk melindungi kepala dari potensi cedera. Misalnya, dari reruntuhan material maupun dari benturan benda keras yang ada di lokasi proyek. Helm ini terdiri dari berbagai warna dengan arti yang berbeda-beda.

Mau tahu lebih banyak informasi tentang helm proyek? Berikut akan dijelaskan tentang manfaat helm proyek, warna-warnanya, standarisasi, masa berlaku, dan harga masing-masing helm berdasarkan warna. 

Manfaat Menggunakan Helm Proyek

Setiap atribut keamanan memiliki manfaat masing-masing yang membedakannya dengan atribut lain. Sama halnya seperti atribut helm yang digunakan di lokasi proyek. Beberapa manfaat helm proyek, di antaranya:

  • Melindungi kepala pekerja dari benturan apa pun selama berada di lokasi proyek
  • Melindungi kepala dari debu atau kotoran yang beterbangan di lokasi proyek
  • Melindungi kepala dari panas atau terik matahari
  • Melindungi kepala dari hujan atau cipratan air

Baca Juga: Apa Itu K3? Pengertian, Tujuan, Prinsip, dan Ruang Lingkup

8 Warna Helm Proyek dan Artinya

Helm proyek atau safety helmet terdiri dari berbagai jenis warna. Setiap warna memiliki arti masing-masing yang jarang

Warna KuningArti warna helm proyek ini menunjukkan bahwa pemakainya adalah pekerja umum, operator, dan sub kontraktor. Warnanya yang mencolok membuat pemakainya mudah terlihat. Helm ini sering dipakai untuk proyek besar di lokasi yang luas dengan jumlah pekerja yang banyak.
Warna OranyeJika kamu melihat seseorang memakai helm proyek berwarna oranye, maka dapat dipastikan pemakainya adalah tamu. Bisa saja investor, kerabat pemilik proyek, atau orang lain yang ingin melihat perkembangan proyek yang sedang berlangsung. Singkatnya, helm oranye ditujukan untuk pihak eksternal.
Warna BiruHelm proyek berwarna biru biasanya dipakai oleh supervisor lapangan, elektrikal kontraktor, pengawas sementara, dan operator teknis proyek. Operator teknis di sini seperti operator kelistrikan yang bertugas untuk mengecek bagian kelistrikan di lokasi proyek. Jika ada masalah, maka si pemakai helm ini yang akan mengurusnya.
Warna PutihWarna putih juga sering kali ditemui di lokasi proyek. Pemakai helm ini biasanya menjabat sebagai petinggi di perusahaan, seperti pengawas, mandor, manajer, dan insinyur. Pemakai helm ini memiliki tanggung jawab yang tinggi di dalam suatu proyek, sehingga membutuhkan pengetahuan yang luas agar proyek bisa berjalan dengan lancar.
Warna HijauSesuai dengan warnanya, helm berwarna hijau ditujukan untuk orang-orang yang tugasnya berhubungan dengan lingkungan. Pemakainya adalah pengawas atau pelindung lingkungan di kawasan proyek. Pemakai helm ini bisa dikatakan menjadi orang yang paling tahu tentang kondisi lingkungan di sekitar dan masalah lingkungan yang sedang terjadi.
Warna CokelatHelm berwarna coklat biasanya dipakai oleh pekerja las atau pekerja yang berhubungan dengan suhu tinggi. Mereka ini ditugaskan di bagian peleburan dan pertambangan.
Warna MerahBukan petugas kebakaran, ya! Helm berwarna merah ini dipakai oleh safety officer, yaitu orang yang bekerja untuk mengawasi keamanan proyek. Mereka ini juga bertugas untuk menjalankan fungsi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Warna Merah MudaWarna helm yang terakhir adalah warna merah muda. Helm ini sangat jarang ditemui di lokasi proyek karena biasanya dikhususkan bagi anak-anak magang yang berasal dari universitas tertentu. Tugas mereka adalah untuk melihat dan mencatat proses pembangunan guna menambah pengetahuan di bidang konstruksi.

Standar Safety Helmet untuk Kebutuhan Proyek

Setiap negara memiliki aturan dan standarisasi safety helmet masing-masing. Adapun standarisasi helm proyek di Indonesia dan yang berlaku secara internasional adalah sebagai berikut. 

1. Standar Internasional

Salah satu standarisasi internasional yang paling terkenal adalah ANSI/ISEA Z89.1-2014 tentang Industrial Head Protection. Standar ini dibagi lagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • ANSI tipe I / CSA Tipe 1, yaitu helm proyek yang mampu melindungi kepala dari benturan maupun penetrasi vertikal
  • ANSI tipe II / CSA Tipe 2, yaitu helm proyek yang mampu melindungi kepala dari benturan, penetrasi vertikal, lateral atau samping, dan memiliki lapisan dalam yang terbuat dari busa EPS

Helm proyek pada poin dua di atas memiliki persyaratan, di antaranya:

  • Memiliki redaman energi benturan dari depan, samping, belakang, dan atas
  • Memiliki resistensi penetrasi di luar pusat
  • Memiliki retensi tali dagu

Selain itu, terdapat juga standarisasi helm proyek di Eropa atau yang dikenal dengan EN 397. Semua helm yang dipakai di Eropa harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Tahan terhadap redaman energi benturan secara vertikal
  • Memiliki ketahanan terhadap penetrasi atau benda runcing dan tajam
  • Tahan terhadap api
  • Adanya lampiran tali dagu, dimana tali dagu akan terbuka pada posisi 150 N minimum dan 250 N maksimum

Negara Kanada juga memiliki standarisasi helm proyek edisi CSA Z94.1 yang merupakan perpaduan antara rangkaian alat pelindung diri dan kepala. Entah itu untuk pekerja di industri pertambangan, konstruksi, utilitas, maupun kehutanan.

Adapun persyaratan CSA Z94.1, yaitu:

  • Berlaku untuk pekerja di industri pertambangan, konstruksi, utilitas, dan kehutanan
  • Area kepala yang harus dilindungi harus ditentukan
  • Menyertakan persyaratan kinerja dasar, baik untuk kekuatan elektrik, redaman benturan, retensi pasif, ketahanan penetrasi, ketahanan pengapian linear, dan tingkat mudah terbakar
  • Sesuai dengan panduan tentang pemilihan, perawatan, dan penggunaan helm proyek yang sudah ditentukan

2. Standar Indonesia

Helm proyek yang berlaku di Indonesia harus memenuhi standarisasi secara nasional atau sering disebut SNI. Standar SNI yang berlaku, yaitu SNI ISO 3873:2012 yang berisi tentang perlindungan kepala dari benturan, kejatuhan benda-benda, dan lainnya.

Baca Juga: Seputar K3 Konstruksi, Mulai dari Pengertian Hingga Penerapannya

Masa Berlaku Helm Proyek 

Perlu diketahui bahwa helm proyek memiliki masa berlaku masing-masing. Jika masanya sudah habis atau kadaluarsa, maka material pembuat helm akan keras dan mudah rapuh. Akibatnya, helm proyek menjadi mudah pecah saat terkena reruntuhan benda dari atas.

Untuk menjaga keselamatan para pekerja, badan standar dunia atau OSHA menetapkan masa berlaku helm proyek yang diatur dalam standarisasi ANSI/ISEA Z89.1-2014. Standarisasi ini menyebutkan bahwa masa berlaku helm maksimal adalah 4-5 tahun. 

Untuk mengetahui masa berlaku masing-masing helm proyek, maka pekerja dapat mengeceknya di sekitar helm. Kode tersebut berisi tahun produksi yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk menentukan masa berlaku atau tanggal kadaluarsa helm. 

Adapun cara membaca kode tahun produksi di helm proyek, yaitu:

  • Angka yang ada di helm menunjukkan tahun pembuatan. Jika angkanya adalah 19, maka helm itu diproduksi tahun 2019
  • Ikon panah yang mengarah pada angka tertentu di helm menunjukkan bulan produksi. Jadi, jika panahnya menunjukkan angka 9, artinya helm diproduksi pada Bulan September

Anggaplah helm diproduksi pada Bulan September 2019 dengan masa berlaku 5 tahun, maka helm akan kadaluarsa pada September 2024 nanti. Setelah itu, jangan lupa lakukan pengecekan untuk nama produsen helm, nomor standarisasi yang digunakan, dan klasifikasi kelas helm proyek. 

Harga Helm Proyek Berbagai Merek

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan adalah berapa harga helm proyek? Harganya sendiri bervariasi, sesuai dengan tempat di mana helm dibeli, kualitas, dan warna helm. 

Berikut ini estimasi harga helm proyek yang diperjualbelikan di e-commerce di Indonesia:

  • Helm proyek dengan mig tebal warna kuning: Rp37.000
  • Helm proyek SNI SNA ventilasi warna merah: Rp54.900
  • Helm proyek Venitex delta plus warna putih: Rp184.000
  • Helm proyek delta plus warna oranye: Rp185.000
  • Helm proyek Uvex Pheos B-WR warna putih: Rp278.000
  • Helm proyek Foldable IZANO 2 warna biru: Rp850.000

Baca Juga: Pengertian Kecelakaan Kerja dan Cara Meminimalisirnya

Jaga Kebersihan Helm yang Digunakan di Proyek

Itu dia informasi mengenai helm proyek yang penting untuk diketahui. Sebagai pengguna, kamu perlu menyesuaikan tingkat kenyamanan penggunaan, keamanan, dan warna sesuai kebutuhan proyek. Pastikan helm proyek digunakan sesuai dengan aturan dan standarisasi yang berlaku untuk memaksimalkan perlindungan terhadap diri sendiri selama berada di lokasi proyek. 

Selain itu, jangan lupa untuk senantiasa menjaga kebersihan helm proyek. Hal ini dilakukan untuk mencegah kotoran dan debu yang menempel pada helm proyek, serta menjaga daya tahan helm. Jika ternyata kotoran tersebut adalah bahan kimia aktif, solvent, atau minyak tertentu, maka hal ini akan memicu dan mempercepat kerusakan material pembuat safety helmet

Selain memberikan alat pelindung diri yang terbaik untuk para pekerja lapangan yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja lebih tinggi, jenis perlindungan lain yang bisa diberikan dari pihak perusahaan adalah dengan memberika mereka asuransi kesehatan karyawan terbaik.

Dapatkan asuransi kesehatan karyawan terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Fungsi Front Shovel Sebagai Alat Gali yang Perlu Diketahui

Fungsi Front Shovel Sebagai Alat Gali yang Perlu Diketahui

Setiap alat berat yang diciptakan sejatinya digunakan untuk memudahkan pekerjaan konstruksi. Pekerjaan yang tadinya manual kini dapat diselesaikan menggunakan mesin, sehingga waktu pengerjaan menjadi lebih singkat. Manfaat ini bisa didapatkan dari front shovel.

Front shovel adalah alat berat yang digunakan untuk menggali material di atas permukaan tanah. Material yang digali sebaiknya keras, sehingga front shovel dapat bekerja maksimal. 

Ingin tahu lebih banyak tentang front shovel? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Front Shovel?

Front shovel merupakan alat berat yang terdiri dari boom, arm, dan bucket yang digunakan untuk menggali tanah. Alat ini digerakkan oleh tenaga hidrolis dan dimotori oleh mesin diesel yang terdapat di atas roda rantai. 

Front shovel cocok digunakan untuk kondisi tanah yang keras. Sebab di tanah yang lunak, front shovel justru tidak dapat bekerja maksimal. Jika dibiarkan terus-menerus, maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek menjadi lebih lama.

Dalam memilih front shovel, terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Faktor-faktor tersebut, antara lain.

1. Biaya Penggalian

Besar kecilnya biaya penggalian tergantung pada besarnya proyek, biaya langsung, dan biaya transportasi untuk mengangkut shovel ke lokasi proyek. Semakin jauh lokasi shovel dari proyek, biasanya semakin mahal biaya angkut yang dikeluarkan.

2. Kondisi Pekerjaan

Kondisi pekerjaan di lapangan akan mempengaruhi jumlah dan kapasitas peralatan yang dibutuhkan. Sebaiknya gunakan front shovel dengan bucket berukuran besar untuk penggalian tanah yang keras. Jangan lupa untuk gunakan shovel berukuran kecil agar dapat menjangkau area yang sempit, sehingga waktu kerja yang dibutuhkan relatif singkat.

3. Kapasitas Alat Pengangkutan

Semakin besar kapasitas alat pengangkutan, maka semakin banyak peralatan yang dapat diangkut ke lokasi proyek. Hal ini memungkinkan kamu untuk mengangkut front shovel yang ukurannya lebih besar, karena kapasitas alat pengangkut memadai.

Baca Juga: Perhatikan Ini Sebelum Membeli Asuransi Alat Berat

Fungsi Alat Berat Front Shovel

Terdapat dua fungsi utama front shovel untuk kebutuhan konstruksi, yaitu sebagai alat gali dan alat muat. 

1. Sebagai Alat Gali

Pekerjaan yang dapat dilakukan front shovel sebagai alat gali, di antaranya:

  • Membuat tanggul
  • Menggali pada permukaan yang datar
  • Membuat lereng
  • Menggali daerah yang lebih rendah
  • Membuat parit atau drainase

2. Sebagai Alat Muat

Pekerjaan yang dapat dilakukan front shovel sebagai alat muat, di antaranya:

Pekerjaan yang dapat dilakukan front shovel sebagai alat muat, di antaranya:

  • Memuat material ke alat angkut
  • Membuang material ke samping
  • Menimbun material ke atas
  • Menimbun material ke dalam hopper

Cara Mengoperasikan Shovel yang Benar

Penggalian menggunakan front shovel melibatkan gerakan bucket, arm, dan boom. Dimana boom akan digerakkan naik dan turun, sementara bucket akan berputar pada slewing ring jika sudah terisi penuh. 

Secara menyeluruh, cara mengoperasikan shovel adalah sebagai berikut

  • Menggerakkan bucket ke depan sampai ujung bucket menyentuh material
  • Menggerakkan bucket ke atas sampai bucket terisi untuk mengeruk tebing
  • Menarik bucket ke arah shovel yang sudah terisi penuh
  • Struktur atas akan berputar untuk membongkar material dengan membentuk timbunan
  • Jika posisi tebing jauh dari jangkauan, maka shovel digerakkan lagi mendekati tebing untuk menggali material berikutnya

Guna mengimbangi gerak shovel, pastikan komponen alat berat digerakkan secara stabil. Beberapa gerakan shovel yang muncul saat beroperasi, di antaranya:

  • Winch untuk mengangkat shovel
  • Pengangkat tambahan untuk menggerakkan arm ke depan dan memberikan tenaga tambahan
  • Gerakan maju dan mundur
  • Retraksi merupakan gerakan mundur untuk memisahkan material
  • Gerakan memutar dan melempar

Baca Juga: 9 Jenis Alat Berat yang Sering Digunakan di Pertambangan

Gangguan yang Terdapat pada Komponen Undercarriage

Secara garis besar, front shovel dapat dikategorikan sebagai excavator. Tapi dalam beberapa case, alat berat ini disebut sebagai alat gali tersendiri.

Shovel sendiri memiliki komponen undercarriage di dalamnya. Fungsi dari komponen ini dapat terganggu saat atau setelah shovel digunakan. Beberapa gangguan yang muncul, di antaranya.

1. Kerusakan pada Sprocket

Sprocket merupakan alat yang terbuat dari cast steel dengan tipe yang solid. Alat ini berfungsi untuk mengubah putaran menjadi gulungan, sehingga alat dapat bergerak dan meneruskan gerakan tersebut menuju track melalui blushing.

Kerusakan yang terdapat pada teeth sprocket disebabkan karena alat ini bersentuhan langsung dengan pin blushing pada track line. Akibat kerusakan ini, teeth sprocket harus diganti. Caranya dengan memotong, lalu melas kembali. 
Kerusakan pada teeth sprocket juga dapat disebabkan karena ujungnya pecah. Pecah akibat sprocket bersentuhan dengan pin blushing pada saat track tidak dipasang dengan benar, dan ukuran link pitch terlalu besar.

2. Kerusakan Track Link

Track link merupakan salah satu kunci keberhasilan saat menggali karena dapat menggali dalam jumlah yang besar. Komponen ini berfungsi untuk mengubah gerakan putar menjadi gulungan sekaligus tumpuan track roller. Alhasil, shovel dapat bekerja dengan baik.

Terdapat beberapa gangguan yang dapat menyebabkan track link menjadi rusak, di antaranya:

  • Terdapat keretakan
  • Kerusakan akibat track link bersentuhan dengan pin blushing
  • Bagian atas aus
  • Permukaan track link aus
  • Terdapat kerusakan pada sisi luar dan sudut permukaan track link

3. Kerusakan pada Track Roller

Track roller berfungsi sebagai pembagi berat sekaligus pengarah untuk track link. Komponen ini dapat mengalami kerusakan apabila bersentuhan dengan permukaan track link. Penyebab lainnya adalah karena flange aus saat bersinggungan dengan track guard.

Terdapat dua jenis track roller yang perlu diketahui, yaitu single flange dan double flange. Keduanya dipasang pada masing-masing crawler dengan susunan tertentu, sehingga komponen ini dapat bekerja sesuai fungsinya.

4. Kerusakan pada Carrier Roller

Carrier roller memiliki bentuk yang hampir serupa dengan track roller. Fungsinya adalah untuk menahan berat gulungan agar tidak kendur dan menjaga gerakan track shoe agar tetap lurus. 

Kinerja komponen ini menjadi terganggu jika bersentuhan dengan track link. Sementara kerusakannya dapat disebabkan karena adanya kotoran atau tanah yang menempel pada carrier roller. Hal ini membuatnya tidak dapat berputar saat sedang dioperasikan. 

5. Kerusakan Front Idler

Komponen lain yang rentan mengalami gangguan adalah front idler. Komponen ini terletak di bagian depan. Berfungsi untuk mengarahkan kinerja track link agar dapat bekerja dengan baik.

Front idler memiliki sejumlah komponen di dalamnya. Ada bushing, shaft, dan oli yang berfungsi untuk melumasi front idler saat sedang beroperasi. 

Baca Juga: Alat Berat Clamshell: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja

Tips Mengatasi Gangguan pada Shovel

Untuk mengatasi gangguan yang muncul, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan. Tips tersebut, di antaranya.

1. Menguasai Sistem Kerja Shovel

Teknisi maupun operator diharapkan dapat menguasai sistem kerja shovel dengan baik. Caranya dengan membaca buku panduan penggunaan, mengenal dan memahami kinerja komponen di dalamnya. Tujuannya untuk meminimalisir kerusakan atau gangguan yang terjadi saat alat dioperasikan. 

2. Mencari Informasi tentang Mesin yang Digunakan

Beberapa daftar pertanyaan yang bisa dibuat untuk mencari informasi lengkap, seperti:

  • Apakah kerusakan pada mesin terjadi saat mesin digunakan atau saat mesin mati?
  • Apakah penyebab gangguan tersebut sama dengan kejadian-kejadian sebelumnya?
  • Apakah operator sudah mematikan mesin dengan benar saat tidak digunakan?
  • Bagaimana kondisi mesin saat dioperasikan kembali pada hari berikutnya?

3. Mengoperasikan dengan Benar

Sesuai standar operasi, sebaiknya panaskan mesin sebelum digunakan. Saat dipanaskan, biasanya akan tercium bau yang familiar dan tidak familiar. Segera periksa shovel jika baunya tidak familiar untuk mengecek tanda-tanda kerusakan yang terjadi.

4. Memeriksa Alat Sebelum Digunakan

Beberapa bagian yang perlu diperiksa sebelum shovel digunakan, seperti tangki hidrolik, level permukaan, dan kondisi oli. Apakah oli berbuih, kotor, atau berubah warna. Jangan lupa untuk memeriksa keretakan atau kebocoran pada bagian di dalam shovel.

5. Mengetes Kerusakan

Untuk mengecek tingkat kerusakan, sebaiknya tes shovel alat berat. Caranya dengan menghidupkan mesin hidrolik, menggerakkan bagian aktuator, lalu posisikan katup di posisi netral, dan matikan mesin. Tahan beban beberapa saat, lalu lepaskan dan tutup selang. Perhatikan bagian post untuk mengetahui ada atau tidaknya kebocoran. 

Kenali Gejala Kerusakan pada Shovel dan Perbaiki

Semakin sering alat berat digunakan, maka semakin besar kemungkinan rusak. Maka dari itu, perawatan secara berkala sangat dibutuhkan agar setiap komponen di dalam alat berat menjadi awet. 

Di sisi lain, kenali juga gejala-gejala kerusakan pada shovel sebelum kerusakannya bertambah parah. Jika sudah parah, maka waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki shovel semakin lama dan semakin besar pula biaya yang dikeluarkan. 

Front shovel merupakan alat berat yang cukup mahal dan sebagai salah satu aset bisnis yang berharga tentu perlindungan asuransi sangatlah dibutuhkan.

Dapatkan perlindungan asuransi teknis terbaik dari Cermati Protect untuk melindungi alat berat dan aset bisnis lainnya dengan mengisi formulir dibawah ini!

Hazard: Defenisi, Jenis, dan Contohnya dalam Manajemen Risiko

Hazard: Defenisi, Jenis, dan Contohnya dalam Manajemen Risiko

Setiap fenomena yang ada di dunia ini, baik yang berhubungan dengan alam, manusia, teknologi, hingga sosial memiliki potensi untuk menimbulkan bahaya (hazard). Jika tidak segera ditangani, maka bahaya ini berdampak buruk terhadap penduduk dan lingkungan sekitar. Misalnya, wabah penyakit yang tidak segera ditindaklanjuti dapat merenggut nyawa seseorang. 

Istilah hazard ini juga sering ditemukan dalam manajemen risiko. Mengetahui potensi hazard sejak awal sangat penting sebelum mengambil tindakan manajemen. Dengan demikian, hazard dapat ditanggulangi dengan tepat dan efektif.
Artikel kali ini akan membahas tentang hazard secara lengkap. Mulai dari pengertian, jenis-jenis, dan contoh hazard dalam manajemen risiko. Disimak, ya!

Apa Itu Hazard?

Hazard adalah kondisi tertentu yang dapat menimbulkan kerugian dalam menjalankan suatu bisnis. Selain hazard, terdapat pula istilah peril yaitu peristiwa atau kejadian yang dapat menimbulkan kerugian. Singkatnya, hazard lebih mengarah pada kondisinya, sedangkan peril pada peristiwanya. 

Baik hazard maupun peril, keduanya perlu diantisipasi sejak dini oleh pebisnis guna mencegah kerugian finansial atau kebangkrutan. Penerapan manajemen risiko merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya hazard dalam dunia bisnis. 

Berikut ini dua manfaat penerapan manajemen risiko yang akan didapatkan, di antaranya:

  • Evaluasi dari manajemen risiko yang diaplikasikan dapat dijadikan sebagai gambaran tentang keberhasilan atau kegagalan kinerja operasional perusahaan. Hal ini mungkin tidak dapat meningkatkan keuntungan perusahaan secara otomatis, tapi dapat dijadikan sebagai alat untuk memperbaiki pengelolaan perusahaan di masa yang akan datang.
  • Pelaksanaan penanggulangan risiko sejak dini dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Misalnya, melalui pengadaan kegiatan mengurangi biaya atau pengeluaran yang tidak perlu, memindahkan kerugian kepada pihak lain, dan menerapkan produksi dengan biaya rendah.

Baca Juga: Jenis-jenis Pondasi Rumah Tahan Gempa

Jenis-jenis Hazard

Dalam manajemen risiko, terdapat tiga jenis hazard yang dapat menimbulkan kerugian atau kebangkrutan, di antaranya.

1. Hazard Legal

Adalah bahaya yang berasal dari lingkungan internal maupun eksternal perusahaan, misalnya, pimpinan, karyawan, dan peraturan pemerintah. Di lingkungan internal, hazard dapat terjadi karena kecerobohan, kesalahan, atau kelalaian dalam melakukan sesuatu. 

Contoh hazard legal, di antaranya:

  • Melanggar SOP yang mengakibatkan financial lost
  • Tidak menjalankan peraturan pemerintah yang menyebabkan perusahaan kena peringatan atau denda dalam jumlah tertentu

2. Hazard Fisik

Adalah bahaya yang berasal dari karakteristik atau sifat dari suatu objek yang mengakibatkan munculnya risiko. Hazard fisik dipengaruhi oleh faktor usia maupun kondisi. 

Contoh hazard fisik, di antaranya:

  • Kondisi mesin yang sudah tua dan rusak akan mempengaruhi kegiatan produksi 
  • Kondisi jalanan yang licin mengakibatkan terjadinya kecelakaan dan keterlambatan kerja

3. Hazard Moral

Adalah bahaya yang berasal dari mental dan sikap seseorang dalam lingkungan bisnis, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian. Hazard moral sering terjadi tanpa unsur ketidaksengajaan.

Contoh hazard moral, di antaranya:

  • Sumber daya manusia yang tidak terlatih menyebabkan pelayanan kepada konsumen menjadi kurang maksimal
  • Terjadinya kecelakaan kerja disebabkan karena kurangnya pelatihan K3
  • Kelalaian kerja karyawan mempengaruhi produktivitas perusahaan

Di dalam manajemen bencana, hazard dikelompokkan menjadi tiga jenis, di antaranya.

Natural HazardAdalah potensi bahaya yang disebabkan oleh fenomena alam. Misalnya, gempa bumi, banjir, tsunami, longsor, dan badai. 
Man Made HazardAdalah potensi bahaya yang disebabkan karena kelalaian manusia. Misalnya, pembuangan limbah menyebabkan pencemaran lingkungan dan penebangan pohon menyebabkan terjadinya banjir. 
Social HazardAdalah potensi bahaya yang disebabkan karena tindakan antisosial manusia. Misalnya, sikap tidak peduli di tempat kerja membuat seseorang ketinggalan informasi penting di perusahaan atau kehilangan kesempatan untuk mendapat promosi jabatan.

Berdasarkan potensi bahaya, hazard dikelompokkan menjadi 5 jenis, di antaranya.

Hazard BiologiAdalah potensi bahaya yang disebabkan karena makhluk hidup. Hazard ini sering terjadi di lingkungan yang kotor atau jarang dibersihkan. Misalnya, munculnya cacing tambang yang menyebabkan kaki berlubang sehingga masyarakat disarankan untuk menggunakan sepatu saat bepergian untuk mencegah hazard biologi.
Hazard KimiaAdalah bahaya yang disebabkan karena karakteristik kimiawi yang ada pada suatu bahan. Hazard kimia dapat menimbulkan bahaya jika seseorang tidak mengetahui sifat dari suatu bahan kimia yang digunakan. Untuk menangani hazard ini, diperlukan penanganan intensif agar tidak berakibat fatal.

Misalnya, bahan kimia amonia yang bercampur dengan udara dapat membahayakan THT manusia.
Hazard ErgonomiAdalah bahaya yang disebabkan karena adanya hubungan yang tidak efisien antara tenaga kerja dan alat kerja yang digunakan. Hal ini berkaitan dengan perilaku manusia terhadap alat tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, maka hal ini dapat menyebabkan penyakit atau risiko yang merugikan tenaga kerja itu sendiri. 
Hazard FisikAdalah potensi bahaya yang disebabkan karena faktor fisik dari seseorang yang sedang melakukan suatu pekerjaan. Penting untuk selalu memperhatikan detail dari setiap tindakan yang dilakukan agar tidak menimbulkan permasalahan yang dapat merugikan diri sendiri maupun perusahaan. Salah satu upaya untuk mencegah hazard fisik adalah dengan membuat daftar manajemen kegiatan. 
Hazard PsikologiAdalah potensi bahaya yang disebabkan karena konflik yang terjadi dalam lingkungan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung. Psikologi mempengaruhi bagaimana seseorang bekerja. Semakin banyak konflik yang terjadi, maka semakin besar pula potensi timbulnya masalah atau efisiensi kerja semakin berkurang. 

Baca Juga: Risiko yang Dihadapi Pekerja Kilang Minyak

4 Tips Mengantisipasi Hazard dalam Perusahaan

Terjadinya bahaya dapat menimbulkan kerugian secara berkelanjutan yang membuat perkembangan perusahaan menjadi stuck. Agar hal ini tidak terjadi, berikut 4 tips mengantisipasi hazard dalam perusahaan.

1. Membuat Perencanaan yang Matang

Tips pertama adalah membuat perencanaan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi risiko utama, membuat skala prioritas risiko, dan menilai tingkat efektivitas dari pengendalian yang dilakukan oleh perusahaan. 

Cara memulainya yaitu dengan membuat daftar risiko yang mungkin terjadi dari setiap aktivitas yang dilakukan, sehingga dapat meminimalisir adanya hambatan dalam kegiatan bisnis. Kemudian, dilanjutkan dengan menilai risiko yang dapat menimbulkan hazard. Langkah terakhir adalah menentukan tindakan yang tepat untuk menangani hazard.

2. Membuat Penanganan

Menghindar menjadi cara yang efektif untuk menangani suatu risiko jika keuntungan yang didapatkan kecil. Jika yang terjadi adalah hal sebaliknya, maka menerima risiko adalah langkah paling tepat mengingat besarnya tingkat keuntungan yang bisa didapatkan. Keuntungan dapat dikelola untuk memajukan perusahaan. 

Selain menghindar dan menerima risiko, penanganan dapat dibuat dengan mengurangi atau memindahkan risiko. Caranya dengan membeli asuransi, seperti asuransi kendaraan, properti, kesehatan, atau jiwa. Kerugian yang ditanggung perusahaan nantinya akan dialihkan kepada penyedia asuransi dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, jadi finansial perusahaan lebih aman.

3. Melakukan Monitoring

Antisipasi hazard perlu dimonitor atau diawasi agar tidak terjadi kesalahan secara berulang. Dari kegiatan monitoring, pemimpin di perusahaan dapat mengetahui perencanaan mana saja yang berhasil dan tidak berhasil. Sehingga modifikasi perencanaan bisa saja terjadi agar penanganan dapat berjalan dengan baik.

Monitoring tidak hanya pada kegiatan produksi, tapi juga pada kinerja karyawan. Jika kinerja karyawan berpotensi menimbulkan hazard, maka pemimpin perusahaan dapat mengingatkan karyawan tersebut untuk memperbaiki cara dan sistem kerjanya. Jadi, kinerja karyawan tersebut tidak menghambat produktivitas karyawan lain.

4. Mengadakan Pelatihan

Kurangnya pelatihan yang diberikan kepada karyawan berpotensi menimbulkan hazard. Hal ini tidak hanya berlaku pada industri manufaktur, tapi juga industri lainnya, seperti keuangan, pertambangan, dan perkebunan. Pelatihan yang dimaksud dapat berupa pelatihan K3 bagi pekerja tambang, atau sertifikasi akuntansi bagi seorang akuntan.

Adanya pelatihan dapat meminimalisir terjadinya kesalahan, baik kesalahan kecil maupun besar. Pelatihan sebaiknya diberikan kepada seluruh karyawan untuk menghindari adanya kecemburuan sosial. Jadi, setiap karyawan mempunyai bekal untuk dapat bekerja secara maksimal.

Baca Juga: 14 Jasa Ekspedisi yang Melayani Pengiriman Besar

Imbangi Pencegahan Hazard dengan Manajemen Keuangan yang Tepat

Hazard atau potensi bahaya dapat menimpa perusahaan apa saja, sehingga dibutuhkan antisipasi yang tepat untuk menghindarinya. Tidak hanya dengan menerapkan manajemen risiko yang tepat, tapi juga manajemen keuangan. Misalnya, dengan membuat anggaran yang baik atau menyediakan alokasi dana yang cukup untuk setiap kebutuhan usaha. 

Pengelolaan keuangan yang baik sejatinya dapat memperpanjang umur perusahaan. Agar prakteknya mudah, perusahaan bisa menggunakan software keuangan tertentu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Software ini akan membantu proses penghitungan keuangan secara akurat, sehingga penggunaan dan alokasi dana tepat sasaran. 

Lindungi aset perusahaan lainnya dengan produk asuransi umum dari Cermati Protect untuk melindungi perusahaan dari ancama resiko finansial jika terjadi kerusakan atau kehilangan terhadap aset tersebut.

Ajukan dengan mengisi formulir dibawah ini!

Tips Memilih Barang Original saat Belanja Online Agar Tidak Ketipu

Tips Memilih Barang Original saat Belanja Online Agar Tidak Ketipu

Memiliki dan menggunakan barang original merupakan kebanggaan tersendiri bagi sebagian besar orang. Sayangnya, memilih barang original tidak semudah yang dipikirkan. Apalagi saat ini semakin banyak barang palsu atau KW yang dijual di pasar atau toko online.

Selain palsu, pembeli sering kali menerima barang yang tidak sesuai dengan deskripsi. Akibatnya, pembeli merasa kecewa dan enggan untuk berbelanja online di kemudian hari. Padahal, banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan belanja online

Ciri-ciri Barang Palsu yang Perlu Diketahui

Sebagai pembeli, kamu perlu lebih selektif lagi saat berbelanja mengingat penjualan barang palsu atau KW semakin marak terjadi di Indonesia. Kenali ciri-ciri barang palsu lewat poin berikut ini. 

1. Ada Perbedaan pada Logo

Sama seperti barang asli, barang KW juga memiliki logo. Namun, logo yang disematkan memiliki sedikit perbedaan. Misalnya, warnanya agak lebih gelap atau ukuran logonya sedikit lebih kecil daripada logo pada barang asli.

Selalu perhatikan bagian logo setiap kali membeli barang. Dari sini, kamu bisa mengetahui apakah barang tersebut asli atau palsu. 

2. Kualitas Kain Berbeda

Jika kamu membeli barang berupa pakaian, perhatikan kualitas kainnya. Barang asli dibuat dengan kain yang berkualitas, makanya harganya lebih mahal. Sedangkan barang KW sebaliknya.

Kualitas kainnya biasanya sangat downgrade untuk menekan biaya produksi. Selain itu, kualitas jahitan dan polanya juga berbeda dengan barang asli. Jadi, perhatikan setiap sisi pakaian dengan seksama jika kamu mulai meragukan originalitas barang tersebut. 

3. Tulisan pada Label Merek Tidak Simetris

Ciri-ciri barang KW yang sering diabaikan adalah tulisan yang tertera pada label mereknya. Ukuran tulisannya mungkin sama, begitu pula dengan font-nya, tapi lihat apakah tulisannya simetris. Jika tidak, maka dapat dipastikan barang tersebut KW.

Barang asli, khususnya yang high quality akan sangat memperhatikan barang yang diproduksinya secara detail. Desainer juga tidak mungkin menjual barang cacat karena ini dapat mengurangi kepercayaan konsumen. Kalaupun cacat, kemungkinan besar barangnya akan dibuang atau dibakar.

4. Kemasan Meragukan

Kamu juga bisa menilai orisinalitas barang dari kemasan yang digunakan. Barang palsu, khususnya kosmetik biasanya melewatkan tulisan atau label kecil yang tertera pada barang asli. Selain itu, perhatikan pula stiker atau hologram yang terdapat pada kemasannya.

Barang asli biasanya dikemas secara presisi. Setiap sisi barangnya dikemas dengan rapi dan rapat agar tidak mengurangi kualitas produknya. Dengan demikian, konsumen tidak kecewa saat membeli produk.

5. Harganya Tidak Masuk Akal

Namanya juga barang KW, harganya sudah pasti jauh di bawah barang asli. Perbedaan harganya sering tidak masuk akal, misalnya harga barang asli Rp2.000.000, harga barang KW bisa dibanderol Rp150.000. Dengan perbedaan harga yang cukup signifikan, kamu pasti meragukan keaslian produk tersebut. 

Jika seandainya barang tersebut diskon, diskonnya tetap reasonable. Apalagi untuk barang high end, kemungkinan jarang diskon khususnya jika barang tersebut sangat diminati. 

Baca Juga: Sering Diabaikan, Ini Fungsi Asuransi Saat Belanja di E-Commerce

7 Tips Membeli Barang Original saat Belanja Online

Produk yang dijual secara online dapat dikatakan asli jika tidak memiliki salah satu dari lima ciri yang disebutkan di atas. Jika ingin belanja online, sebaiknya aplikasikan 7 tips berikut agar kamu tidak mudah tertipu.

1. Pilih Penjual Resmi

Jika kamu ingin beli barang online, misalnya di marketplace, pastikan memilih penjual resmi yang sudah memiliki tanda centang atau tanda tertentu. Produk yang dijualnya sudah pasti original. 

Jangan lupa baca deskripsi produk di kolom yang sudah disediakan. Pastikan semua produk yang dijual oleh seller diberi jaminan keaslian 100% agar kamu bisa berbelanja dengan tenang. Jika tidak, seller akan mengganti uangmu 100% atau mengganti produk dengan yang baru.

2. Cari Tahu Informasi Produk yang Asli

Jika kamu membeli produk secara online di tempat yang bukan website resmi penjual, pastikan kamu sudah mengetahui informasi tentang barang yang asli. Mulai dari harga, material yang digunakan, logo, hologram, dan tulisan lain yang tertera pada barang yang ingin dibeli. Jika seandainya salah satu di antaranya hal ini tidak ada, kamu patut meragukan keaslian barang tersebut.

Perkaya dirimu dengan sejumlah informasi tertentu setiap kali ingin membeli barang, terutama yang harganya mahal. Bagaimana pun juga kamu perlu menambah wawasan karena ini bukan kali pertama dan terakhir kamu berbelanja online. Dengan demikian, kamu lebih sulit ditipu oleh penjual di luar sana. 

3. Bandingkan Harga Produk

Harga murah tidak menjamin bahwa produk yang dijual asli karena yang terjadi justru sebaliknya. Meskipun penjual menjamin barang asli 100%, tapi kalau harganya terlalu murah, kamu patut curiga. Jangan-jangan itu barang KW yang levelnya 4-5 tingkat di bawah barang original.

Akan lebih baik jika kamu mencari tahu harga barang asli di website resmi. Jika barang tersebut dijual dalam bentuk mata uang asing, kamu perlu dikonversikan terlebih dahulu kemudian menambahkan pajak, bea masuk, dan pajak penghasilan terlebih dahulu untuk mengetahui estimasi harga jual produk di Indonesia. Dari sini kamu akan mendapatkan gambaran mengenai harga wajar produk tersebut.

4. Lihat Komentar atau Testimoni Pembeli

Sebelum membeli barang apapun secara online, pastikan kamu sudah membaca komentar, penilaian, atau testimoni dari pembeli sebelumnya. Jika rata-rata rating yang diberikan pembeli jelek, ditambah lagi komentar yang menyatakan bahwa produk tidak asli, maka kemungkinan besar produk tersebut adalah KW. Tapi jika komentarnya berupa pengemasan, pengiriman, dan respon penjual yang buruk, belum tentu produknya KW.

Jika kamu masih ragu, sebaiknya mintalah rekomendasi dari teman atau kerabat yang sudah sering membeli produk secara online. Mereka ini biasanya jauh lebih pro dibandingkan kamu yang mungkin jarang belanja online. Hal ini cukup membantu, jadi kamu tidak gambling saat membeli. 

5. Cek Penempatan Logo dan Merek

Khusus untuk barang yang harganya mahal, seperti tas atau fashion, logo pada barang akan disematkan secara rapi dan simetris. Sekalipun logonya ada di pinggir, dapat dipastikan posisinya tetapi pas dan tidak mengganggu mata. Sebab, penempatan logo yang salah dapat mengurangi nilai jual dan estetika sebuah barang. 

Jika kamu menemukan sebuah barang dengan logo yang sama, tapi penempatan logonya asal-asalan, kamu dapat menyimpulkan bahwa barang tersebut KW. Sebelum menjadi korban, sebaiknya cari seller lain yang terpercaya. Agar lebih aman lagi, kamu bisa membelinya di offline store

6. Scan Barcode Produk

Melakukan scan barcode juga bisa membantu membuktikan apakah suatu barang original atau KW. Setiap produk biasanya memiliki barcode tertentu pada tag harga. Jika barangnya adalah kosmetik dan produk kecantikan, kamu bisa mengecek barcode pada badan produk. 

Jika informasi tentang produk tidak ditemukan setelah produk di-scan, maka produk itu adalah KW. Jika produk tersebut tidak memiliki barcode, pastikan produknya memiliki kode unik. Setelah itu, kamu bisa mengeceknya produk di situs tertentu dengan memasukkan kode unik tersebut untuk membuktikan keasliannya. 

7. Lapor dan Kembalikan Produk ke Penjual

Tidak perlu khawatir jika seandainya kamu sudah membayar dan barang sudah dikirimkan oleh penjual. Setelah barang sampai di rumah dan dilakukan pengecekan ternyata barangnya palsu, kamu tinggal laporkan dan ajukan pengembalian produk ke penjual atau marketplace. Sertakan alasan pengembalian secara jelas agar komplain kamu diterima oleh marketplace yang bersangkutan.

Jika seandainya kamu sudah terlanjur bayar dan pesanan belum dikemas oleh penjual, kamu bisa langsung membatalkan pesanan. Tapi, pastikan bahwa pembatalan dilakukan tidak lebih dari 3 jam setelah pembelian. Jika batas waktu ini tercapai, maka pembatalan tidak bisa dilakukan.

Baca Juga: Tips Membeli Barang Elektronik Murah Berkualitas

Tetap Hati-hati saat Belanja Online

Belanja online menjadi solusi terbaik bagi kamu yang memiliki mobilitas tinggi, tapi tidak punya cukup waktu untuk datang ke offline store untuk berbelanja. Selain praktis, harga barang online pun terkadang lebih murah. Ditambah lagi dengan diskon dan cashback yang menggiurkan, membuat belanja online sangat diminati.

Namun, kamu perlu tetap berhati-hati saat belanja online, khususnya kalau belum terbiasa. Berhati-hatilah, perbanyak membaca, dan terapkan tips memilih barang original yang telah disebutkan di atas saat belanja. Jadilah pembeli yang cermat dan jangan gegabah saat belanja online.

Dapatkan Asuransi e-Commerce terbaik untuk Anda para pelaku bisnis online agar bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari pelanggan dan terhindar dari berbagai risiko finansial di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

7 Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Wajib Tahu!

7 Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Wajib Tahu!

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia. Minyak menjadi industri yang memiliki peranan penting dalam perekonomian. Tak heran apabila negara ini memiliki kilang minyak di Indonesia sebagai tempat untuk mengolah minyak mentah.

Minyak yang berhasil diolah dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau diolah kembali menjadi produk lain. Produk ini nantinya akan dijual ke masyarakat atau diekspor untuk menambah devisa negara.

Mengenal Cara Pengolahan Minyak Bumi

Minyak bumi atau crude oil merupakan minyak mentah yang wujudnya berupa cairan kental berwarna hitam. Cairan ini belum dapat dimanfaatkan, karena harus diolah terlebih dahulu melalui beberapa proses pengolahan.

Terdapat dua tahap dalam pengolahan minyak bumi, di antaranya.

1. Pengolahan Minyak Bumi Tahap Pertama

Dalam tahap pertama, pengolahan minyak bumi dilakukan menggunakan distilasi bertingkat, yaitu distilasi yang dilakukan secara berulang-ulang. Dari sini akan didapatkan hasil pengolahan berdasarkan perbedaan titik didih. 

Terdapat lima fraksi dari proses pengolahan secara distilasi bertingkat, di antaranya:

  • Fraksi pertama, menghasilkan gas yang akan dicairkan kembali atau sering disebut LPG. Gas ini digunakan untuk bahan bakar kompor gas atau mobil BBG.
  • Fraksi kedua, menghasilkan bensin premium atau petrokimia lainnya.
  • Fraksi ketiga, menghasilkan kerosin (minyak tanah) dan avtur.
  • Fraksi keempat, menghasilkan solar yang digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel
  • Fraksi kelima, berisi hidrokarbon yang akan diolah menjadi senyawa karbon, aspal, maupun lilin.

2. Pengolahan Minyak Bumi Tahap Kedua

Pengolahan tahap kedua merupakan proses lanjutan dari tahap pertama. Terdapat empat proses dalam pengolahan ini, di antaranya:

  • Perengkahan, yaitu perubahan struktur kimia dari senyawa hidrokarbon. Di dalamnya meliputi, pemecahan rantai, pembentukan alkil, penggabungan rantai karbon, perubahan struktur, dan perubahan isomer.
  • Ekstraksi, yaitu proses pembersihan produk menggunakan pelarut untuk mendapatkan kualitas terbaik.
  • Kristalisasi, yaitu proses pemisahan produk berdasarkan titik cairnya. Misalnya, dari hasil pemurnian solar melalui proses pendinginan, penekanan, dan penyaringan, maka akan didapatkan produk sampingan yaitu lilin.
  • Treating, yaitu proses pembersihan dari kontaminasi. Kotoran dibersihkan dengan cara menambahkan larutan soda kaustik, tanah liat, atau hidrogensi.

Baca Juga: Pengiriman Kargo: Pengertian, Jenis, dan Cara Penggunaan

7 Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

Berikut ini 7 nama kilang minyak terbesar di Indonesia, baik yang dikelola oleh BUMN maupun pihak swasta. 

1. Minyak Bumi Kasim

Kilang Kasim yang memiliki nama lengkap PT Kilang Pertamina Internasional RU VII Kasim ini berada di Kabupaten Sorong, Papua Barat. Kilang minyak ini telah beroperasi sejak Juli 1997 silam di atas permukaan tanah yang memiliki luas 80 hektar. Kilang minyak Kasim dapat memproduksi sekitar 10.000 barel minyak bumi per harinya yang diambil dari wilayah Walio dan Salawati. 

Saat ini, kilang minyak Kasim tengah berupaya untuk membangun fasilitas empat tangki. Kapasitas yang diharapkan adalah 110.000 barel dengan tingkat dwt sebesar 50.000 dwt.

Adanya fasilitas yang canggih ini diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak di Kasim. Dengan demikian, kilang ini dapat memperluas jangkauan penjualan, baik di luar daerah maupun di luar negeri.

2. Kilang Pangkalan Brandan

Selain dinobatkan sebagai kilang minyak tertua di Indo, kilang Pangkalan Brandan merupakan salah satu yang sudah berhenti beroperasi. Kilang ini didirikan pada tahun 1883 oleh Aeliko Jans Zijlker. 

Kala itu, Aeliko tidak sengaja menemukan cadangan minyak di daerah Telaga Said. Tepat pada tahun 1891, De Koninklijke memulai pembangunan kilang minyak. Setelah hampir 5 dekade menguasai kilang minyak, Belanda terpaksa menyerahkan kilang tersebut kepada Jepang pada tahun 1941.

Pejuang lokal membakar kilang minyak Pangkalan Brandan setelah perang pasifik usai, karena Belanda kembali datang untuk menguasainya. Pada tahun 1957, pemerintah Indonesia membangun pertamina yang kemudian dikelola oleh PT Pertamina. Kilang minyak kurang lebih beroperasi selama 60 tahun sebelum akhirnya berhenti di tahun 2007.

3. Kilang Cilacap

Kilang minyak di Indonesia selanjutnya adalah kilang Cilacap yang dikelola oleh PT Pertamina. Kilang ini diresmikan oleh pemerintah pada tahun 1990. Sampai saat ini, kilang Cilacap sudah menghasilkan banyak produk minyak mentah untuk kebutuhan sehari-hari, seperti aspal.

Produk lain yang dihasilkan adalah heavy aromate, yaitu produk sampingan berbahan solvent dan lube base oil yang merupakan bahan baku pembuat pelumas. Sebagai daerah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia, kilang Cilacap mampu memproduksi 345.000 barel per hari. Jadi, kilang ini mampu memasok 34% kebutuhan BBM nasional, dan 60% khusus di Pulau Jawa. 

Kegiatan operasional kilang Cilacap tidak selalu berjalan mulus. Kilang ini telah tujuh kali mengalami kebakaran sejak pertama kali beroperasi di Indonesia. Kebakaran yang pertama terjadi pada tahun 1995, dan yang terakhir tahun 2021. 

Baca Juga: Apa Itu K3? Pengertian, Tujuan, Prinsip, dan Ruang Lingkup

4. Kilang Balikpapan 

Penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia adalah kilang Balikpapan. Kilang ini didirikan pada tahun 1921 setelah aksi eksplorasi dan pengeboran minyak pertama dilakukan. Tepatnya di Sumur Mathilda, Balikpapan pada tahun 1897. 

Proses pembangunan kilang dilakukan oleh Shell Transport & Trading LTD tahun 1899, dan akhirnya mulai beroperasi tahun 1922. Pada tahun 1980, pemerintah Indonesia berhasil membeli kilang Balikpapan. Sejak saat itu, kilang ini resmi dikelola oleh PT Pertamina. 

Sejauh ini, kilang Balikpapan bisa dikatakan sebagai kilang yang berhasil menyuplai minyak mentah terbanyak di Indonesia. Ke depannya, kilang ini diharapkan mampu menghasilkan 360.000 barel minyak per harinya. Jika hal ini terjadi, maka kilang minyak yang memiliki kapasitas produksi terbesar di Indonesia adalah kilang Balikpapan. 

5. Kilang Dumai atau Sek Pakning

Dumai merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Riau. Selain dikenal sebagai kota penghasil kelapa terbesar di Indonesia, Dumai juga dikenal sebagai kota minyak. Kapasitas produksi yang dihasilkan sebanyak 127.000 barel per harinya, baik BBM maupun non BBM.

Produk BBM yang dihasilkan berupa avtur, minyak diesel, minyak bakar, minyak tanah, dan solar. Sedangkan produk non BBM yang dihasilkan berupa solvent, gas LPG, dan green coke.

Kota Dumai telah memiliki tiga industri minyak saat ini, di antaranya:

  • Chevron Pacific Indonesia yang bergerak di industri pertambangan dan ekspor migas
  • PT Pertamina untuk pengolahan dan distribusi migas dalam negeri
  • PT Bukit Kapur Reksa untuk pengolahan minyak sawit

6. Kilang Cepu

Kilang Cepu merupakan salah satu kilang minyak tertua di Indo yang menduduki peringkat ketiga. Kilang ini berada di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pembangunan kilang minyak pertama kalinya dilakukan pada tahun 1889 oleh De Dordtsche Petroleum Maatschappij.

Kilang Cepu sudah beberapa kali berganti pengelola setelah Indonesia merdeka. Awalnya dikelola oleh Perusahaan Perminyakan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (PPPTMGB), kemudian oleh Lembaga Minyak dan Gas (LEMIGAS), PT Migas, dan PPSDM Migas yang berada di bawah Kementerian ESDM.

Produk minyak yang dihasilkan kilang Cepu adalah solvent dan Pertasol. Ada juga bahan bakar solar dan long residu.

Baca Juga: Pengertian Kecelakaan Kerja dan Cara Meminimalisirnya

7. Kilang Minyak Balongan

Kilang minyak di Indonesia yang terakhir berada di Balongan, Jawa Barat. Kilang ini dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) yang beroperasi sejak tahun 1994. Sebagai salah satu kilang minyak terbesar di Indonesia, Balongan berhasil memproduksi 125.000 per hari.

Produksi minyak mentah yang dihasilkan tidak hanya untuk meningkatkan pendapatan negara. Sebab, kilang Balongan turut serta dalam menjaga kestabilan pasokan minyak di DKI Jakarta, Banten, dan sebagian daerah di Jawa Barat.

Satu hal yang menarik adalah kilang ini memiliki Nelson Complexity Index tertinggi di Asia dengan nilai rata-rata 11,7. Kilang ini akan terus berusaha mengembangkan bisnis menggunakan teknologi terbaru untuk menghasilkan produk terbaru dengan standar kualitas internasional. Tak heran jika kilang Balongan dikabarkan akan menjadi salah satu daerah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia pada tahun 2025 mendatang. 

Pengelolaan yang Tepat Akan Meningkatkan Devisa Negara

Bukan menjadi rahasia umum bahwa Indonesia merupakan salah satu negara paling kaya di dunia. Hal ini dibuktikan dengan hasil alam yang melimpah, seperti minyak bumi. Sampai saat ini, sudah ada beberapa kilang minyak yang beroperasi untuk memproduksi minyak mentah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan non BBM. 

Jika hasil alam ini dikelola dengan baik, Indonesia mungkin akan menjadi negara pengekspor minyak terbesar di dunia beberapa tahun kemudian. Dengan pasokan yang besar ini, cadangan devisa negara berpotensi meningkat secara tajam. Semoga informasi  ini bermanfaat, ya!

Dapatkan penawaran produk Asuransi Umum Terbaik untuk melindungi aset bisnis berharga Anda di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Sering Diabaikan, Ini Fungsi Asuransi Saat Belanja di E-Commerce

Sering Diabaikan, Ini Fungsi Asuransi Saat Belanja di E-Commerce

E-commerce merupakan transaksi business to business (B2B) yang dilakukan menggunakan perantara, seperti smartphone, laptop, atau komputer yang mempertemukan penjual dan pembeli secara online. Transaksi dilakukan secara real time, dimana penjual akan otomatis mengirimkan barang sesuai pesanan pembeli setelah transaksi berhasil dilakukan. Barang-barang yang diperjualbelikan di e-commerce tidak sekedar barang kebutuhan sehari-hari, tapi juga kosmetik, peralatan elektronik, bahkan tiket perjalanan.

Setiap pembelian sebaiknya disertai dengan asuransi sebagai jaminan bahwa barang yang dibeli sampai ke tujuan dengan selamat. Asuransi saat belanja di e-commerce memiliki beberapa fungsi yang dapat meningkatkan pengalaman belanja online.

Fungsi Asuransi Saat Belanja di E-Commerce

Adanya asuransi dapat memaksimalkan perlindungan atas setiap transaksi yang dilakukan oleh pembeli. Terlebih lagi untuk transaksi yang nominalnya besar. Secara garis besar, berikut ini fungsi asuransi saat belanja di e-commerce.

1. Meminimalisir Risiko Kehilangan

Adanya asuransi akan membantu meminimalisir potensi kerugian saat barang hilang dalam proses pengiriman. Hal ini membuatmu merasa lega karena segala risiko kehilangan ditanggung oleh penyedia asuransi yang telah bekerja sama e-commerce. Kasus kehilangan barang dapat diklaim secara online melalui fitur yang disediakan oleh e-commerce yang bersangkutan.

2. Mengurangi Risiko Kerusakan Barang

Asuransi barang juga akan mengurangi risiko kerugian ketika barang yang diterima mengalami kerusakan di perjalanan, seperti barang pecah, lecet, atau sompel di bagian ujungnya. Kasus kerusakan sering kali terjadi, khususnya untuk pembelian peralatan elektronikgadget, perlengkapan pecah belah, dan furnitureDengan asuransi, kerusakan yang disebabkan karena pengiriman bukan lagi menjadi hal yang menakutkan bagi pembeli.

3. Mengurangi Risiko Jika Produk Tidak Sesuai

Perlindungan yang diberikan asuransi e-commerce secara otomatis mengurangi potensi kerugian ketika barang yang diterima pembeli tidak sesuai dengan pesanan. Berkurangnya kerugian ini membuat pembeli semakin diuntungkan karena mendapatkan jaminan yang maksimal saat membeli barang. Maka dari itu, penyertaan asuransi sangat penting bagi kamu yang sering belanja online, khususnya untuk barang yang harganya mahal.

4. Memberikan Jaminan dengan Harga Terjangkau

Biaya asuransi barang tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan manfaat yang bisa didapatkan. Besarnya tergantung dari jenis dan harga barang yang dibeli, jadi harganya cukup bervariasi. Kamu juga dapat menambahkan asuransi tertentu untuk memaksimalkan perlindungan barang.

5. Adanya Proteksi Produk

Berbeda dengan garansi toko, proteksi produk memberi perlindungan atas insiden yang sama sekali belum terjadi. Misalnya, terjadi perampokan saat proses pengantaran barang, kerusakan yang tidak disengaja, dan kerusakan akibat terkena cairan tertentu.

Baca Juga: Tips Membeli Barang Elektronik Murah Berkualitas

Jenis-jenis Asuransi Saat Belanja Online

Untuk memaksimalkan perlindungan produk, e-commerce menyediakan asuransi dengan berbagai macam pilihan. Berikut ini jenis-jenis asuransi yang bisa dibeli saat belanja online.

1. Asuransi Proteksi Produk

Asuransi yang satu ini merupakan perlindungan tambahan untuk produk yang dibeli dengan harga yang terjangkau. Mulai dari Rp500. Asuransi jenis ini memberikan proteksi untuk pembelian gadget, elektronik, kerusakan total, hingga proteksi furniture.

Proteksi ini memberikan perlindungan atas kerusakan maupun kehilangan barang. Produk asuransi ini berlaku sampai dengan 24 bulan, dan mulai aktif saat barang diterima oleh pembeli.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat membeli asuransi proteksi produk di e-commerce:

  • Menjamin kerusakan produk akibat penggunaan setelah diterima oleh pembeli
  • Proteksi produk berlaku selama 12 bulan sejak barang diterima oleh pembeli, kecuali untuk produk kecantikan dan makanan
  • Biaya preminya terpisah dari asuransi pengiriman

2. Asuransi Pengiriman

Jenis produk asuransi berikutnya adalah asuransi pengiriman. Asuransi ini memberikan perlindungan atas kerusakan atau kehilangan selama proses pengiriman. Mulai dari saat barang dipindahkan dari lokasi yang satu ke lokasi lainnya, hingga barang sampai ke alamat penerima.

Biaya pertanggungjawaban diberikan untuk semua opsi pengiriman, baik melalui darat, laut, maupun udara. Asuransi ini biasanya sudah ditambahkan otomatis ke tagihan pembeli dan sifatnya wajib di e-commerce. Tapi, ada juga yang harus dipilih secara manual.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat membeli asuransi pengiriman di e-commerce:

  • Klaim memiliki batasan waktu, yaitu 7 hari untuk kurir konvensional dan 3×24 jam untuk kurir instan
  • Biaya pertanggungan yang diberikan senilai harga barang + biaya pengiriman + biaya retur per invoice
  • Wajib melampirkan bukti resi fisik kepada e-commerce

3. Proteksi Tagihan

Dengan proteksi tagihan, konsumen akan mendapatkan proteksi saat membayar tagihan untuk produk-produk digital. Mulai dari tagihan listrik, TV kabel, internet, dan pascabayar. Besaran premi yang dikenakan berbeda-beda, seperti Rp2.000, Rp3.000, dan lain sebagainya.

Setiap pembelian proteksi tagihan, konsumen berhak mendapatkan kompensasi dengan nilai tertentu. Misalnya, untuk tagihan yang preminya Rp3.000, konsumen memperoleh kompensasi sebanyak 500.000. Jika setelah dibayar terdapat kendala pada produk tagihan, maka e-commerce akan memberikan kompensasi sesuai nominal yang ditetapkan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat membeli proteksi tagihan di e-commerce:

  • Proteksi tagihan tidak dapat dibatalkan atau dikembalikan kepada pembeli
  • Terdapat batas waktu pengajuan klaim, biasanya 30 hari
  • Klaim diproses dalam 5 hari kerja untuk mengetahui apakah pengajuan klaim diterima atau ditolak

4. Asuransi Perjalanan

Beberapa e-commerce di Indonesia juga menyediakan pembelian tiket pesawat atau kereta api online, baik di website maupun di aplikasi. Setiap pembelian dilengkapi dengan asuransi perjalanan untuk memproteksi diri dari berbagai hal-hal buruk yang mungkin terjadi selama di jalan. Tentunya, dengan besar premi yang sudah ditetapkan sesuai kesepakatan antara e-commerce dan penyedia asuransi perjalanan.

Dengan membayar premi yang terjangkau, konsumen mendapatkan perlindungan dan jaminan keselamatan selama di perjalanan. Selain kecelakaan, masalah keterlambatan perjalanan juga dicover oleh penyedia asuransi. Tentu, dengan kebijakan yang berlaku agar konsumen dapat melakukan klaim atas keterlambatan yang terjadi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat membeli asuransi perjalanan di e-commerce:

  • Hanya berlaku selama di perjalanan
  • Pengajuan klaim memiliki batasan waktu
  • Memerlukan dokumen tertentu untuk mendukung pengajuan klaim

Baca Juga: Manfaat dan Jenis Asuransi Barang Elektronik

Contoh Tabel Perbandingan untuk Transaksi Menggunakan Asuransi Pengiriman dan Tanpa Asuransi

ContohDengan Asuransi PengirimanTanpa Asuransi Pengiriman
Perhitungan invoiceHarga produk: Rp200.000Ongkos kirim: Rp10.000Premi asuransi: Rp1.200Total transaksi: Rp211.200Harga produk: Rp200.000Ongkos kirim: Rp10.000Total transaksi: Rp210.000
Jumlah penggantian jika rusak atau hilangPartner asuransi akan memberikan ganti rugi sebesar harga produk + ongkos kirim yaitu Rp210.000

Jika seller mengaktifkan asuransi, maka seller akan menerima penerusan dana sebesar 100% dari harga produk senilai Rp200.000.
Risiko barang hilang atau rusak menjadi tanggung jawab seller. Partner logistik akan memberi biaya ganti rugi sebesar 10x lipat ongkos kirim atau seharga barang (mana yang paling rendah)

Contoh: Harga produk adalah Rp200.000, sedangkan 10 kali lipat ongkos kirim adalah 10x Rp10.000 = Rp100.000, maka penggantian ke seller adalah Rp100.000 karena inilah nilai yang paling rendah
Biaya returGratisAda biaya tambahan di luar invoice

Cara Mengajukan Klaim Asuransi Produk di E-Commerce

Jika terjadi kehilangan, kerusakan, atau masalah lainnya yang masuk dalam proteksi asuransi, maka pembeli dapat mengajukan klaim kepada e-commerce yang bersangkutan. Adapun cara mengajukan klaim di e-commerce adalah sebagai berikut:

  • Buka aplikasi e-commerce tempatmu berbelanja
  • Pilih produk yang bermasalah, kemudian klik ajukan klaim
  • Isi seluruh informasi yang dibutuhkan, seperti alasan klaim secara lengkap, foto dan video untuk mendukung proses klaim
  • Setelah itu, penyedia asuransi yang bekerja sama dengan e-commerce akan mengajukan review atas klaim yang diajukan oleh pembeli
  • Tunggu selama beberapa hari kerja untuk mengetahui hasil keputusan klaim
  • Jika klaim disetujui, maka biaya ganti rugi akan diberikan

Baca Juga: Jenis Asuransi Perjalanan, Manfaat, dan Cara Klaim

Cek Syarat dan Ketentuan Produk Asuransi di E-Commerce

Membeli asuransi saat belanja online adalah langkah yang bijak untuk mendapatkan perlindungan atas produk yang dibeli. Tidak hanya perlindungan atas kerusakan atau kehilangan barang yang terjadi dalam proses pengiriman, tapi juga kerusakan akibat penggunaan setelah barang diterima. Dengan biaya premi yang cukup terjangkau, pembeli akan mendapatkan perlindungan maksimal dan kompensasi yang sudah ditetapkan.

Meski demikian, sebaiknya baca syarat dan ketentuan tiap produk asuransi karena pengajuan klaim tidak berlaku untuk semua jenis kondisi. Apalagi syarat dan ketentuan di setiap e-commerce berbeda-beda. Jangan sampai karena tidak tahu informasinya, kamu malah merugi di kemudian hari.

Dapatkan penawaran produk asuransi e-commerce terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Apa Itu HVAC? Pengertian, Manfaat, dan Tips Memilihnya

Apa Itu HVAC? Pengertian, Manfaat, dan Tips Memilihnya

Terobosan terbaru di dunia teknologi semakin gencar dilakukan untuk memudahkan hidup manusia. Tidak hanya dalam melakukan aktivitas sehari-hari, tapi juga dalam hal mewujudkan kenyamanan khususnya bagi mereka yang bekerja di gedung-gedung bertingkat. Salah satunya dengan menghadirkan sistem Heating Ventilation dan Air Conditioning (HVAC). 

HVAC memiliki sejumlah manfaat karena di dalamnya terdapat komponen-komponen tertentu yang dapat memberikan kenyamanan saat beraktivitas. Penasaran tentang HVAC? Simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian HVAC

Istilah HVAC masih terasa tabuh di telinga karena kebanyakan orang lebih familiar dengan istilah Air Conditioning (AC). HVAC atau air conditioning system adalah sebuah sistem pemanas dan pendingin udara yang ada dalam satu ruangan. Sistem ini diciptakan untuk mendapatkan sirkulasi udara yang optimal, sehingga bekerja di alam satu ruangan menjadi nyaman.

Singkatnya, HVAC merupakan proses mengontrol udara di dalam ruangan untuk mendapatkan suhu dan kelembaban yang baik guna meminimalisir udara panas. Sistem pengkondisian suhu udara ini merupakan hasil pengaplikasian dari beberapa cabang ilmu teknik mesin. Mulai dari termodinamika, mekanika fluida, hingga perpindahan panas dengan fungsi yang berbeda-beda.

Komponen dalam Sistem HVAC

Setidaknya terdapat tiga komponen yang ada di dalam HVAC. Ketiga komponen tersebut, antara lain.

1. Heating

Suatu proses di dalam air conditioning system yang bertujuan untuk menghasilkan panas disebut heating. Sistem ini menghasilkan panas yang mengacu pada perpindahan panas terpusat atau sentral. Proses perpindahan panas ini dinamakan kalor.

Sistem ini banyak diaplikasikan di negara-negara yang memiliki empat musim. Misalnya saat musim dingin terjadi, maka komponen heating dapat menyebarkan hawa panas sehingga suhu di dalam ruangan menjadi hangat. Di dalam heating tersusun dari beberapa bagian penting, seperti boiler, furnace, heat pump radiator, dan hidronik. 

Funance di sini berfungsi sebagai sumber panas yang kemudian ditransfer ke hidronik yang ada di boiler. Hidronik yang berhasil bersirkulasi dari heat pump akan diteruskan menuju radiator guna memindahkan panas yang ada di dalamnya. Dengan demikian, suhu udara di dalam ruangan menjadi hangat.

2. Ventilation 

Ventilasi merupakan salah satu penerapan teori mekanika fluida. Ventilasi adalah suatu proses untuk mensirkulasikan udara yang ada di dalam dan luar ruangan. Tujuannya untuk menjauhkan debu, kelembapan, dan bau-bau yang tidak sedap, panas, bakteri, karbon dioksida, dan untuk meregenerasi oksigen di dalam suatu ruangan. 

Ventilasi terdiri dari dua jenis metode, di antaranya:

Forced ventilationNatural ventilation
Yaitu ventilasi yang menggunakan metode paksa. Artinya penggantian udara untuk menghilangkan udara lama menggunakan sistem paksa dengan bantuan kipas atau kincir yang kemudian disebut Air Handling Unit (AHU). 

AHU berguna untuk mengatur kelembapan, bau, dan kontaminasi yang berlebihan. Dalam kondisi udara dingin, energi yang dibutuhkan untuk mengganti udara lama dengan udara baru menjadi lebih besar. Sebab, kelembaban udara saat udara dingin jauh lebih tinggi.
Disebut juga sebagai ventilasi alami karena memanfaatkan pergerakan udara alami yang berasal dari luar ruangan.

Pergerakan ventilasi alami membutuhkan saluran sebagai distributor agar udara luar bisa menggantikan udara lama di dalam suatu ruangan. Metode ini menjadi dasar penciptaan jendela yang digunakan semua orang di dalam rumahnya.

3. Air Conditioning (AC)

AC adalah proses mendinginkan udara dengan cara melepaskan partikel panas, lalu menggantikannya dengan partikel yang lebih sejuk. Hasil ini didapatkan dari kinerja beberapa bagian di dalam AC, seperti refrigerator, kompresor, heat exchanger, dan katup ekspansi. 

Refrigerator di dalam AC menghasilkan udara dingin akibat tekanan yang muncul dari kompresor. Semakin tinggi tekanan udaranya, maka semakin dingin udara yang dihasilkan. Dan sebaliknya, jika tekanan udara semakin rendah, maka semakin panas suhu udara di dalam ruangan. 

Manfaat HVAC di Gedung Bertingkat

Saat ini HVAC banyak digunakan pada bangunan bertingkat, seperti hotel, kantor, dan hunian karena manfaat yang didapatkan. Adapun manfaat HVAC, di antaranya:

  • Menjaga kualitas suhu, kelembapan, dan udara agar terkendali secara optimal
  • HVAC membantu mengendalikan suhu dalam ruangan, sehingga orang-orang yang bekerja merasa nyaman
  • Pergerakan dan kualitas udara di dalam ruangan terjaga
  • Lingkungan dan ruangan menjadi terlindungi
  • Membuang udara yang mengandung zat-zat berbahaya, sehingga lingkungan kerja menjadi aman dari zat tersebut

Baca Juga: Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat Beli Asuransi Konstruksi?

Tips Memilih HVAC yang Tepat

Penggunaan HVAC secara berlebihan mengakibatkan pemborosan. Untuk menghindarinya, lakukan tips memilih HVAC yang tepat berikut ini. 

1. Pilih HVAC yang Hemat Listrik

Pertama, pilihlah HVAC hemat listrik yang memiliki inverter technology. Khususnya untuk penggunaan di rumah atau bangunan residensial. Sesuaikan dengan jumlah penghuni yang ada mengingat konsumsi listriknya cukup besar dan harus disesuaikan dengan daya listrik yang ada di Indonesia.  

2. Udara yang Berkualitas

Untuk menjaga kesehatan orang-orang di dalam ruangan, penting untuk memilih HVAC yang menawarkan udara yang berkualitas. Kualitas udara sejatinya sangat mempengaruhi kenyamanan saat berada di dalam ruangan, baik saat bekerja, tinggal di rumah, atau saat berada di tempat hiburan. 

Jika salah memilih, maka dapat menimbulkan dampak yang merugikan orang-orang di dalam ruangan. Dampak tersebut seperti Sick Building Syndrome (SBS) yang gejalanya berupa iritasi di daerah mata, tenggorokan, kulit, dan hidung. Selain itu, dapat menyebabkan batuk, mual, sakit kepala, alergi, dan gangguan pernapasan.

Tips Memilih Kontraktor HVAC Terbaik 

Jika ingin memasang HVAC di dalam gedung atau hunian, sebaiknya pilih kontraktor HVAC terbaik di Indonesia. Lakukan tips berikut ini agar tidak salah pilih.

1. Lihat Daftar Nama Kontraktor HVAC

Sistem HVAC yang buruk dapat menghasilkan kualitas udara yang buruk pula. Hal ini mengakibatkan turunnya tingkat kenyamanan saat beraktivitas dan memudahkan proses penyebaran virus tertentu. Sebelum memasang HVAC, sebaiknya lihat dulu daftar nama kontraktor HVAC terbaik yang ada di Indonesia.

Seleksi nama-nama kontraktor secara teliti untuk mendapatkan satu nama kontraktor yang sesuai dengan keinginan. Pemilihan yang tepat juga akan mempengaruhi kualitas pemasangan HVAC. Karena sejatinya, kontraktor terbaik mempekerjakan karyawan terbaik pula.

2. Pilih yang Memiliki Izin Resmi

Hindari memilih kontraktor HVAC yang abal-abal. Selain merugikan secara materi, juga merugikan secara kesehatan dan kenyamanan banyak orang. Pilihlah kontraktor yang sudah memiliki izin resmi untuk beroperasi di Indonesia. 

Kontraktor yang memiliki perizinan biasanya akan mencantumkan logo tertentu di dalam website resmi sebagai tanda bahwa ia adalah kontaktor yang sah. Dengan memiliki perizinan, dapat dipastikan kalau kontraktor tersebut sudah kompeten dan mampu bekerja secara profesional. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kontraktor tersebut mau bertanggung jawab untuk memperbaikinya.

3. Baca Testimoni Pembeli

Tips berikutnya adalah usahakan untuk membaca testimoni dari para pembeli. Ini penting untuk mengetahui reaksi dan penilaian pembeli terhadap kualitas HVAC dan pelayanan yang diberikan. Testimoni dapat dibaca di website resmi dari kontraktor yang bersangkutan. 

Jika testimoninya positif, maka kontraktor tersebut dapat dipercaya. Jika tidak, sebaiknya cari kontraktor HVAC lain yang lebih kompeten dalam pekerjaannya.

4. Perhatikan Proses Pengerjaan dan Hasil Akhirnya

Kualitas kontraktor HVAC dapat dilihat dari cara kerjanya. Mulai dari perencanaan, proses pengerjaan, sampai hasil akhir yang didapatkan. Estimasi waktu menjadi poin yang perlu diperhatikan karena ini mempengaruhi budget yang dikeluarkan. 

Hindari kontraktor HVAC yang menawarkan budget murah, tapi proses pengerjaannya asal-asal. Lebih baik pilih yang pengerjaannya agak lama dan sedikit lebih mahal, tapi hasilnya memuaskan. Satu hal yang tak kalah penting adalah pastikan HVAC sudah dilengkapi dengan teknologi inverter untuk mengurangi konsumsi listrik, sehingga pengeluaran listrik di kantor atau hunian menjadi hemat.

Baca Juga: Ini Dia Jenis-jenis Alat Berat dan Fungsinya!

Kenyamanan Menjadi Poin Penting dalam Memilih HVAC

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa air conditioning system atau sistem tata udara bukan hanya AC saja. Ada juga yang namanya HVAC yang memiliki komponen lain, seperti heating dan ventilation. HVAC sendiri sering ditemukan di gedung-gedung bertingkat, seperti hotel, kafe, kantor, dan gedung komersial lainnya. 

Dengan sistem HVAC yang baik, dapat dipastikan bahwa sirkulasi udara di dalam ruangan akan maksimal. Udaranya tidak hanya sekedar sejuk dan dingin saja, tapi juga sehat, aman, dan pastinya memberikan kenyamanan. Dengan demikian, orang-orang menjadi lebih betah untuk berlama-lama di dalam ruangan.

Selain lingkungan dan fasilitas yang memadai, cara lain untuk menciptakan sistem kerja yang sehat untuk karyawan Anda adalah dengan menyediakan asuransi kesehatan karyawan kepada masing-masing pekerja. Dapatkan produk asuransi kesehatan karyawan terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Apa Itu AMDAL? Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Tahap Mengurusnya

Apa Itu AMDAL? Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Tahap Mengurusnya

Pembangunan merupakan salah satu upaya suatu negara untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan wilayah yang ada di dalamnya. Tidak hanya dari segi sarana dan prasarana saja, tapi juga dari sektor industri, pabrik, hingga jasa. Agar proses pembangunan berjalan dengan lancar, dibutuhkan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang berkelanjutan. 

Pemahaman tentang AMDAL dibutuhkan oleh lembaga yang berkepentingan agar lembaga tersebut dapat mengambil keputusan terbaik terkait pembangunan yang akan dilaksanakan. Kira-kira apakah yang dimaksud dengan AMDAL? Berikut pengertian, sejarah singkat, manfaat, tujuan, dan tahap mengurus AMDAL yang perlu diketahui. 

Pengertian AMDAL

Secara umum, AMDAL adalah suatu kajian untuk mencari tahu dampak positif maupun negatif dari kegiatan pembangunan. Sementara berdasarkan UU No. 23 Tahun 2009 Pasal 1 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, AMDAL adalah kajian terhadap dampak yang muncul terhadap lingkungan atas kegiatan yang direncanakan, sehingga akan memudahkan suatu lembaga untuk mengambil keputusan. 

Pemerintah memiliki peran yang cukup penting untuk menilai kelayakan AMDAL yang direncanakan. Kelayakan ini dinilai dari dampak positif dari suatu kegiatan bagi lingkungan. Sedangkan ketidaklayakannya berupa dampak negatif yang ditimbulkan, sehingga suatu kegiatan dapat ditunda atau bahkan tidak diizinkan untuk dilaksanakan.

Sejarah Singkat AMDAL

AMDAL adalah sebuah sistem yang berasal dari Amerika Serikat pada tahun 1969 yang lebih dikenal dengan nama The National Environmental Policy Act (NEPA). Kehadiran NEPA bertujuan untuk mengendalikan dampak dari berbagai kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan. 

Sistem ini dibuat dengan sejumlah peraturan dan kebijakan, tergantung dari kebutuhan dan kondisi lingkungan di masing-masing negara. Sampai saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang masih menerapkan AMDAL dalam setiap proses pembangunan. 

Ketika AMDAL berhasil diterapkan di Indonesia, pemerintah berupaya untuk membuat UU yang berisi pokok-pokok pengelolaan lingkungan hidup. Awalnya, sistem ini berjalan dengan baik di Indonesia, namun akhirnya terdapat kesenjangan antara pembangunan di wilayah pusat dan daerah seiring berjalannya waktu. Kesenjangan ini dapat dilihat dari akses di wilayah perbatasan yang belum memadai. 

Sejumlah kebijakan tentang AMDAL yang awalnya dimuat dalam UU No. 4 Tahun 1982 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya diperbaiki. Hasilnya dimuat dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 29 Tahun 1986 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dan No. 51 Tahun 1993 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. 

Perbaikan ini bertujuan untuk menunjang pembangunan yang berkelanjutan, sesuai dengan gagasan dari Panitia Konferensi Dunia yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brazil tahun 1992. Dengan demikian, pembangunan di setiap wilayah menjadi sama rata. 

Manfaat Adanya AMDAL

AMDAL memberikan sejumlah manfaat yang menguntungkan bagi banyak pihak. Mulai dari pemerintah, pemilik modal, pemilik proyek, hingga masyarakat. Adapun manfaat AMDAL yang bisa dirasakan, antara lain.

1. Manfaat AMDAL Bagi Pemerintah

  • Bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengelola lingkungan hidup
  • Mencegah terjadinya kerusakan lingkungan hidup
  • Menjaga atau meningkatkan konsep pembangunan yang berkelanjutan agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana

2. Manfaat AMDAL Bagi Pemilik Modal

  • Memudahkan pemilik modal, seperti bank untuk memberikan pinjaman kepada pemilik proyek yang akan melaksanakan pembangunan
  • Meningkatkan keyakinan pemilik modal untuk berinvestasi pada proyek pembangunan yang akan dilaksanakan

3. Manfaat AMDAL Bagi Pebisnis

  • Mendapatkan kepercayaan dari pemerintah, pemilik modal, dan masyarakat bahwa pelaksanaan pembangunan tidak akan mencemari lingkungan hidup
  • Adanya pedoman yang jelas terkait proses pembangunan
  • Menjamin keamanan sistem operasional pembangunan
  • Mendapatkan perlindungan atas pembangunan yang dilaksanakan
  • Meningkatkan interaksi dengan masyarakat di sekitar
  • Pebisnis dapat membantu memberikan solusi jika terdapat masalah tentang lingkungan hidup di masa mendatang

4. Manfaat AMDAL Bagi Masyarakat

  • Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pelaksanaan pembangunan
  • Menjadi acuan dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan
  • Masyarakat mengetahui apakah pembangunan dapat merusak lingkungan hidup atau tidak
  • Masyarakat memiliki peran aktif selama pembangunan berlangsung

Baca Juga: Risiko yang Dihadapi Pekerja Kilang Minyak

Tujuan AMDAL

Pembuatan sebuah sistem pada dasarnya memiliki tujuan tertentu. AMDAL sendiri memiliki tujuan sebagai berikut.

1. Sebagai Masukan Terhadap Perencanaan Usaha atau Pembangunan

Tujuan pertama AMDAL adalah sebagai masukan terhadap setiap perencanaan usaha atau pembangunan yang akan dilakukan, sehingga perencanaan ini tidak menimbulkan kerusakan bagi lingkungan hidup. Dalam hal ini, semua lembaga yang terlibat memiliki peran untuk senantiasa menjaga lingkungan hidup. Tentunya, dengan berlandaskan peraturan perundang-undangan agar pembangunan berjalan dengan lancar. 

2. Sebagai Informasi tentang Cara Pengelolaan Lingkungan Hidup

Mengelola lingkungan hidup menjadi PR tersendiri karena tidak semua orang tahu cara mengelolanya. AMDAL dapat dijadikan sebagai sumber informasi tentang cara mengelola lingkungan hidup dengan baik dan benar. Sehingga masyarakat di sekitar daerah pembangunan merasa aman karena lingkungan di sekitarnya tidak tercemar. 

Informasi ini tidak hanya berguna bagi lembaga yang menyelenggarakan pembangunan saja, tapi juga masyarakat setempat. Jadi, kesannya sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.

3. Menjadi Acuan dalam Proses Pembangunan

Suatu pembangunan dapat terlaksana dengan baik karena adanya perencanaan yang matang. Mulai dari kapan dilaksanakannya pembangunan, bahan yang digunakan, hingga cara untuk mengatasi pencemaran lingkungan akibat sampah hasil pembangunan. AMDAL dapat dijadikan sebagai acuan dalam proses pembangunan dalam suatu wilayah. 

AMDAL memiliki peranan yang cukup penting untuk mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan suatu pembangunan. Adanya AMDAL sejatinya akan meminimalisir terjadinya pencemaran lingkungan hidup. Sebab, aturan yang dimuat di dalamnya sangat menentang adanya pencemaran karena sifatnya yang merugikan. 

4. Sebagai Dokumentasi Resmi atau Legal

Dokumentasi resmi atau legal menjadi tujuan AMDAL selanjutnya. Dalam tujuan ini, pemerintah atau pemilik proyek memiliki bukti kuat yang menyatakan bahwa pembangunan dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Dalam arti, pembangunan tidak mencemari lingkungan di sekitar. 

Jika suatu saat ada gugatan terkait pencemaran lingkungan hidup, maka AMDAL dapat dijadikan alat untuk membela diri. Bukti ilmiah ini dapat dibuktikan dengan melakukan penelitian atau riset terlebih dahulu sebelum melakukan pembangunan. Selain mencegah pencemaran, riset ini juga membantu pemilik proyek untuk menghindari pembangunan yang tidak sesuai dengan ekspektasi. 

5. Sebagai Syarat untuk Mendapatkan Izin Usaha

Izin adalah hal yang penting dimiliki sebelum melakukan suatu kegiatan, apalagi yang berkaitan dengan keberlangsungan hidup banyak orang. Adanya AMDAL akan memudahkan pemilik proyek untuk mendapatkan izin dari pemerintah. Tanpa izin ini, maka pembangunan tidak dapat dilaksanakan karena dapat merugikan masyarakat di sekitar. 

AMDAL berisi informasi seputar kondisi lingkungan hidup di sekitar wilayah pembangunan. Informasi ini diberikan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan saat memberikan izin. Dari sini akan diputuskan apakah pembangunan dapat dilaksanakan atau tidak.

Tahap Mengurus AMDAL

Mengurus AMDAL adalah hal yang penting bagi pemilik proyek yang ingin melakukan pembangunan. Adapun tahapan mengurus AMDAL yang bisa dilakukan, di antaranya.

1. Proses

  • Melakukan konsultasi publik
  • Mengumumkan rencana pembangunan di media massa
  • Berkoordinasi dengan tim teknik KA-ANDAL
  • Rencana pembangunan dinilai oleh komisi penilai
  • Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKLH)

2. Persetujuan

  • Meminta izin lokasi atau Persetujuan Pemanfaatan Ruang (P2R) atau rekomendasi seputar tata ruang lainnya
  • Memperoleh akta pendirian perusahaan atau lembaga pemerintah
  • Bukti kepemilikan lahan

3. Persyaratan Mengurus AMDAL

  • Minimal ada satu orang ketua tim penyusun dan dua orang anggota tim penyusun analisis dampak lingkungan
  • Memiliki sertifikat kompetensi penyusun analisis dampak lingkungan hidup 
  • Jika menggunakan lembaga penyusun analisis dampak lingkungan hidup, maka wajib memiliki sertifikat sebagai tanda kompetensi 
  • Mempekerjakan tenaga ahli yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan

Baca Juga: Mengenal Asuransi Truk, Manfaat, dan Jenis-jenis Produknya

AMDAL Sebagai Upaya Mencegah Kerusakan Lingkungan Hidup

Pada dasarnya, AMDAL memiliki peranan penting sebelum melaksanakan pembangunan skala apa pun karena dapat mencegah atau meminimalisir terjadinya kerusakan pada lingkungan hidup. Melalui proses AMDAL pula, segala bentuk kegiatan dapat dievaluasi secara cermat. Karena jika terjadi kerusakan, maka hal ini akan berdampak buruk bagi kelangsungan hidup manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar. 

Penting agar pemilik proyek meperhatikan kondisi lingkungan di sekitar terlebih dahulu sebelum melaksanakan suatu pembangunan. Alhasil, keinginan untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan dapat terwujud secara perlahan demi meningkatkan kesejahteraan hidup banyak orang. 

Dapatkan produk asuransi kesehatan karyawan terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!