Mobil Truk: Jenisnya, Kelebihan, dan Tips Merawat Truk

Mobil Truk: Jenisnya, Kelebihan, dan Tips Merawat Truk

Truk merupakan salah satu alat transportasi yang biasa digunakan untuk mengangkut barang. Tak heran jika truk seringkali dinamakan sebagai mobil barang. Ukurannya besar sehingga mampu menampung barang dalam jumlah yang banyak.

Truk biasa digunakan oleh perusahaan konstruksi maupun perdagangan. Entah itu untuk mengirim barang kepada supplier, konsumen, atau sekedar mengangkut barang dari pelabuhan menuju gudang.

Jenis-jenis Mobil Truk

Truk sendiri dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan masing-masing pedagang atau perusahaan. Agar nantinya tidak salah sebut, berikut ini jenis-jenis mobil truk yang biasa kamu jumpai di dalam maupun luar negeri.

1. Pick up

Pick up atau yang biasa disebut pikap adalah jenis truk yang paling kecil dibandingkan truk lainnya. Truk ini memiliki 4 buah roda dilengkapi dengan 2 sumbu roda. Kapasitas yang dapat diangkut oleh pikap tidaklah banyak, yaitu 1,5 ton saja.

Daya tampungnya yang kecil dikarenakan volumenya yang kecil pula. Volume maksimal yang dimiliki oleh satu pikap sebesar 1 CBM saja. Tapi, ada juga beberapa pikap yang memiliki volume hingga 6 CBM, tergantung dari besar bak penampung yang digunakan.

2. Colt Diesel Engkel

Sama seperti pikap, truk colt diesel juga memiliki 2 sumbu roda. Hanya saja, ukuran truk ini lebih besar sehingga mampu memuat barang yang lebih banyak. Daya tampungnya mencapai 5 ton.

3. Colt Diesel Double

Colt double memiliki bentuk yang hampir sama dengan colt engkel. Perbedaannya terletak pada jumlah roda yang digunakan, yaitu 4 roda.

Truk ini masih menggunakan 2 sumbu roda. Masing-masing sumbu menopang dua roda. Daya tampungnya mencapai 6 ton.

4. Tronton

Tronton merupakan jenis truk yang daya tampungnya mencapai 10 ton, bahkan beberapa tronton bisa mengangkut muatan lebih dari 20 ton. Truk ini memiliki 3 sumbu roda. 1 sumbu terletak di bagian depan dan 2 sumbu di bagian belakang.

Sedangkan untuk jumlah ban, tronton memiliki 10 ban. 2 ban di bagian depan dan 8 ban di bagian belakang yang masing-masing berjumlah 4 ban di bagian kiri belakang, 4 di bagian kanan belakang.

5. Fuso

Bentuknya hampir sama dengan truk colt diesel double, tapi daya tampungnya lebih besar yaitu mencapai 7 sampai 8 ton. Truk ini biasa dirakit sendiri oleh produsen. Fokusnya adalah pada produk niaga untuk truk kelas kecil dan medium.

6. Trintin

Sama seperti tronton, truk trintin juga memiliki 3 buah sumbu roda. Perbedaannya terletak pada sumbu roda di bagian tengah yang sudah menggunakan mekanisme Four Wheel Steering (FWS). Artinya, trintin memiliki 4 buah roda di bagian sumbu depan dan tengah yang dapat dibelokkan.

Truk ini memiliki kapasitas daya tampung sebesar 20 ton atau lebih. Tak heran jika trintin sering kali digunakan untuk mengangkat barang dalam jumlah dan volume yang besar.

7. Trinton

Berbicara mengenai daya tampung, trinton pada dasarnya mampu mengangkut barang dengan berat 30 ton atau lebih. Truk ini memiliki 4 buah sumbu roda, yaitu 2 sumbu di bagian depan yang dapat sudah menggunakan mekanisme FWS dan 2 sumbu di bagian belakang. Jumlah roda truk ini sebanyak 12 roda.

8. Trailer

Trailer merupakan jenis truk yang memiliki kereta tambahan dan biasa digunakan oleh pabrik-pabrik besar untuk mengangkat material, seperti bahan baku untuk produksi. Muatan yang dapat diangkut mencapai 20 sampai 60 ton untuk satu kali perjalanan. Truk ini memiliki 16 sampai 24 roda.

Berdasarkan jumlah kereta tambahan yang digunakan, trailer dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Dry van trailer
  • Lowbed trailer
  • Flatbed trailer
  • Step deck trailer
  • Tanker trailer
  • Refrigerated trailer
  • Tipper dan dump trailer

9. Wingbox

Wingbox merupakan salah satu truk yang paling populer dibandingkan truk bermuatan besar lainnya, seperti trinton, tronton, atau trailer. Sebab, barang-barang yang diangkut menggunakan truk ini jauh lebih cepat dimuat dibandingkan truk jenis lainnya.

Wingbox memiliki 2 buah sumbu roda, sama seperti tronton. Tak heran jika beberapa orang menyebutnya sebagai truk tronton wingbox.

Baca Juga: Fungsi Front Shovel Sebagai Alat Gali yang Perlu Diketahui

Keuntungan Memakai Truk untuk Berbagai Kegiatan

Truk merupakan salah satu kendaraan yang paling diandalkan untuk pengiriman jarak jauh. Hal ini tidak lepas dari keuntungan yang ditawarkan truk, di antaranya.

1. Ongkir Lebih Terjangkau

Jika dibandingkan dengan armada pengiriman lain, tarif ongkir truk jauh lebih terjangkau. Hal ini disebabkan karena muatan yang dapat diangkut truk lebih banyak, sehingga ongkirnya lebih murah. Menyewa satu truk untuk mengirimkan barang dipercaya dapat memangkas banyak anggaran untuk pengiriman.

Dengan menyewa juga, para pelaku usaha tidak perlu memikirkan biaya perawatan kendaraan, supir, bensin, hingga biaya tol. Semua biaya ini sudah termasuk biaya yang dibayarkan di awal. Jadi, kamu tinggal terima bersihnya saja.

2. Jangkauan Pengiriman Lebih Luas

Keuntungan selanjutnya adalah jangkauan pengiriman yang lebih luas. Truk melayani pengiriman ke daerah-daerah kecil hingga pelosok. Tentunya, dengan jangka waktu pengiriman yang lebih lama jika dibandingkan dengan pengiriman ke daerah perkotaan.

Jangkauan yang lebih luas secara tidak langsung akan meratakan distribusi barang. Jadi, semua daerah mendapatkan pasokan bahan baku yang sama terlepas dari jaraknya yang jauh.

3. Ukuran Barang yang Dikirim Lebih Bervariasi

Dengan moda pengiriman jalur darat, seperti truk, kamu bisa mengirimkan barang dengan ukuran yang bervariasi. Mau ukuran kecil, sedang, hingga besar seperti peralatan elektronik, furniture, hingga peralatan olahraga.

Kuncinya adalah saat pengemasan barang. Usahakan barang dikemas dengan rapi, bila perlu menggunakan kayu packing untuk melindungi barang-barang mahal yang mudah pecah. Dengan begini, barang bisa sampai ke tangan penerima dengan selamat tanpa lecet sedikit pun.

4. Prosedur Pengiriman yang Mudah

Kelebihan mobil truk sebagai alat angkut yang terakhir adalah prosedur pengiriman relatif mudah. Berbagai dokumen yang dibutuhkan untuk kelancaran pengiriman terbilang cukup sederhana, jadi menyiapkan dokumennya tidak membuang banyak waktu.

Setelah barang dikirimkan, kamu akan menerima bukti pengiriman seperti surat jalan dan invoice. Keduanya merupakan dokumen penting yang wajib diserahkan oleh pihak ekspedisi sebagai bukti bahwa barang sudah dikirimkan. Jika terdapat masalah di kemudian hari, maka kamu dapat menunjukkan invoice atau surat jalan ini agar masalah cepat terselesaikan.

Baca Juga: Alat Berat Scraper: Fungsi, Jenis, dan Komponennya

Tips Merawat Truk yang Benar

Semua orang ingin agar kendaraan miliknya awet, termasuk truk sekalipun. Berikut ini tips merawat truk yang bisa dicoba.

1. Panaskan Mesin Truk Secara Berkala

Hal yang penting dilakukan agar kendaraan awet adalah memanaskan mesinnya sebelum digunakan. Pemanasan bertujuan agar mesin kendaraan mendapatkan pelumasan secara merata. Panaskan sekitar 10-20 menit agar mesin dapat bekerja secara optimal setelah dihidupkan.

2. Ganti Oli Mesin Secara Rutin

Oli berfungsi untuk mengurangi gesekan yang terjadi pada mesin kendaraan. Pergantian oli sebaiknya dilakukan minimal satu kali setiap 5.000 km perjalanan. Dengan begini, komponen mesin dapat bekerja secara maksimal saat truk dihidupkan.

3. Bersihkan Box Truk

Box truk juga perlu dibersihkan sebelum melakukan pengiriman untuk menjaga kualitas dan kebersihan barang sebelum dikirim kepada konsumen. Bagian-bagian yang perlu dibersihkan, seperti langit truk, sudut truk, dan lantai agar kuman maupun bakteri tidak lengket pada barang. Kamu bisa gunakan air atau cairan tertentu untuk memudahkan proses membersihkan truk.

4. Hindari Tangki Kosong

Membiarkan tangki dalam keadaan kosong adalah salah satu hal yang dapat mempercepat kerusakan mesin truk. Hal ini menyebabkan terjadinya kondensasi, timbulnya air di dalam truk hingga karat. Maka dari itu, pastikan tangki selalu terisi agar truk selalu berada dalam performa terbaik sebelum digunakan.

5. Bersihkan Filter Udara

Tips terakhir adalah rutin membersihkan filter udara. Pasalnya jika filter udata kotor atau berdebu, maka hal ini dapat mempengaruhi performa mesinnya. Membersihkan filter udara bisa kamu lakukan di bengkel resmi untuk mendapatkan layanan dan perawatan terbaik.

Baca Juga: Mengenal Asuransi Truk, Manfaat, dan Jenis-jenis Produknya

Pilih Truk Sesuai Kebutuhan Bisnis

Truk adalah salah satu alat transportasi yang sangat penting untuk menunjang kegiatan operasional dalam bisnis. Mengingat banyaknya jenis truk, pastikan kamu memilih jenis truk yang sesuai dengan kebutuhan pengiriman sehingga proses distribusi dan pengiriman berjalan dengan lancar. Dengan demikian, bisnis pun dapat berkembang dari waktu ke waktu dengan hasil yang sesuai harapan.

Mobil truk merupakan salah satu alat/mesin berat yang memiliki nilai aset bisa mencapai miliaran rupiah. Untuk itu penting untuk melindungi aset bisnis dengan nilai yang tinggi dengan memiliki asuransi alat berat terbaik yang bisa melindungi Anda dari risiko finansial akibat kerusakan dan kehilangan alat berat.

Dapatkan asuransi alat berat terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Cara Mengoperasikan Alat Berat saat Musim Hujan

Cara Mengoperasikan Alat Berat saat Musim Hujan

Bagi operator alat berat, kondisi cuaca dapat mempengaruhi kinerja alat berat. Antara musim kemarau dan musim hujan, misalnya, hasil yang didapatkan otomatis berbeda karena performa alat berat di musim hujan menjadi menurun karena alat sering dimatikan demi keselamatan operator dan pekerja lainnya. 

Kondisi jalanan yang licin, tanah lembek, dan penglihatan yang kurang jelas dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Untuk menghindari hal ini, terdapat beberapa cara mengoperasikan alat berat di musim hujan yang perlu diperhatikan. Alhasil, pekerjaan dapat selesai tepat waktu dengan hasil yang maksimal. 

5 Cara Mengoperasikan Alat Berat Saat Musim Hujan

1. Operasikan dengan Hati-hati

Mengerjakan pekerjaan lapangan saat kondisi cuaca tidak mendukung merupakan tantangan tersendiri bagi operator. Misalnya, bekerja saat musim hujan yang mengakibatkan kondisi jalanan menjadi licin. Operator diharuskan bekerja lebih hati-hati, perlahan, dan tetap dalam keadaan fokus agar keselamatan kerja terjamin meskipun sedang hujan. 

2. Gunakan Peralatan yang Aman

Selama musim hujan berlangsung, disarankan untuk tidak menggunakan peralatan kelistrikan di luar ruangan. Pilihlah peralatan yang berstruktur agar tidak licin dan tidak mudah terjatuh saat digunakan. Selain itu, pastikan kabel yang digunakan di luar ruangan tidak terkelupas guna menghindari terjadinya korslet. 

3. Pastikan Penglihatan Baik

Menggunakan helm dan kacamata anti hujan sangat disarankan untuk menghindari cipratan air yang masuk ke dalam mata. Selain itu, kedua alat ini dapat menjaga agar penglihatan tetap dalam keadaan baik saat bekerja di kondisi hujan. Berhati-hatilah setiap kali ingin keluar ruangan karena hujan dapat mengurangi jarak pandangan mata. 

4. Gunakan Pakaian Berwarna Terang

Demi keselamatan bersama, sebaiknya gunakan pakaian berwarna terang. Alasannya agar kamu lebih mudah dikenali dalam jarak pandang yang jauh oleh rekan kerja lainnya. Jadi ketika mesin dioperasikan, mesin tidak melukai siapa pun karena semua orang terlihat jelas. 

5. Gunakan Perlengkapan Hujan

Jangan lupa untuk senantiasa membawa perlengkapan hujan selama musim hujan agar kamu dapat bekerja secara optimal, seperti pakaian, sepatu, kacamata, topi, dan lain sebagainya. Gunakan pakaian yang nyaman untuk menunjang produktivitas kerja. Selain itu, gunakan pula sepatu anti air dengan sol yang tebal, sehingga kamu tidak mudah tergelincir saat berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. 

Baca Juga: 7 Tips Mencegah Terjadinya Kecelakaan Kerja pada Karyawan

8 Langkah untuk Mencegah Downtime di Musim Hujan

Salah satu cara untuk meminimalisir terjadinya masalah atau downtime kerja saat musim hujan adalah dengan meningkatkan frekuensi dan fokus pada maintenance atau perawatan mesin. Hal ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut. 

1. Sering “Memandikan” Alat Berat

Meskipun air hujan dapat membasahi seluruh body mesin, tapi “mandi” hujan tidak akan membersihkan mesin secara maksimal. Air hujan justru dapat menyebabkan cat pada bagian body mudah terkikis, bahkan dalam beberapa kasus dalam mempercepat terjadinya karat, khusus untuk komponen yang berbahan dasar logam. Ditambah lagi dengan kotoran, debu, dan minyak yang menempel di bagian body mesin yang mengakibatkan kinerja mesin terganggu. 

Maka dari itu, seringlah “memandikan” alat berat setelah terkena air hujan. Gunakan cairan pembersih yang aman agar tidak merusak lapisan pada body-nya. Pastikan tidak ada kotoran atau sisa air hujan yang menempel di body alat berat, sehingga alatnya menjadi awet meskipun sudah digunakan selama bertahun-tahun.

2. Menggunakan Cat dan Wax sebagai Pelindung

Cat digunakan untuk melapisi permukaan logam yang terdapat pada alat berat, sehingga body-nya tidak bersentuhan langsung dengan kotoran, air hujan, maupun udara. Sayangnya, cat ini dapat terkikis secara perlahan karena guyuran air hujan. Akibatnya, alat berat rentan mengalami kebocoran dan karat yang dapat melemahkan logam.

Untuk mengatasinya, kamu dapat mengganti cat secara berkala dan menggunakan wax sebagai lapisan lapisan tambahan guna memaksimalkan perlindungan pada alat berat. Penambahan wax memang akan menambah pengeluaran, tapi dalam jangka panjang justru menghemat pengeluaran. Sebab, kamu tidak perlu melakukan perbaikan terus-menerus. 

3. Cek Komponen di dalam Mesin

Air hujan dapat merembes ke dalam mesin alat berat yang mengakibatkan mesinnya aus, korosi, dan lembap. Selain itu, air hujan dapat membentuk emulsi kental yang membahayakan sistem mekanik di dalam mesin. Akibatnya, mesin menjadi mudah rapuh atau cepat patah. 

Sebelum digunakan untuk kebutuhan konstruksi, sebaiknya cek komponen di dalam mesin terlebih dahulu. Mulai dari filter udara, bahan bakar, dan oli yang digunakan agar kinerja alat berat menjadi optimal. Jika komponen di dalam mesin aman, kamu bisa gunakan alat berat dengan rasa aman dan tenang. 

4. Berikan Pelumas secara Berkala

Mesin yang terkena air hujan secara terus-menerus dapat menghilangkan pelumas yang baru saja diolesi di bagian tertentu. Maka dari itu, berikan pelumas secara berkala. Khususnya pada bagian alat gerak atau bagian yang terkena langsung dengan air hujan. 

Jangan ragu untuk menggunakan sistem autolube agar pelumasan menjadi konsisten. Gunakan pula pelumas yang dilengkapi dengan perlindungan karat atau korosi. Alhasil, mesin alat berat tahan terhadap korosif yang dibawa oleh air hujan. 

Baca Juga: Seputar K3 Konstruksi, Mulai dari Pengertian Hingga Penerapannya

5. Cek Terminal Sebelum Menghidupkan Mesin

Hujan membuat proses menghidupkan mesin menjadi lebih lama daripada biasanya. Apalagi jika ada komponen yang terkena air hujan, maka komponen tersebut harus dilap atau dikeringkan terlebih dahulu agar tidak menyebabkan korsleting saat dioperasikan.

Selama musim hujan, sebaiknya sediakan tisu atau kain kering yang terbuat dari material yang lembut. Tujuannya untuk menghindari goresan pada komponen alat berat, sehingga alatnya dapat langsung digunakan setelah kering secara maksimal. Setelah itu, hidupkan mesin secara perlahan dan dengar suara mesinnya guna mendeteksi ada atau tidaknya kerusakan pada mesin. 

6. Perhatikan Undercarriage

Undercarriage atau kerangka bagian bawah yang terdapat pada alat berat, seperti excavator memiliki fungsi untuk menopang dan meneruskan beban ke tanah. Komponen ini bekerja sama dengan sistem steering dan rem untuk menggerakkan excavator. Baik untuk gerakan maju, mundur, ke kiri maupun ke kanan.

Undercarriage menjadi salah satu komponen yang paling sering terkena air selama musim hujan, jadi komponen ini menjadi longgar dan mudah berkarat. Untuk mengantisipasinya, disarankan untuk mengecek undercarriage secara berkala sebelum mengoperasikan alat berat. Jika ternyata bagian undercarriage bermasalah, maka bisa segera diperbaiki agar tidak melukai operator yang mengoperasikannya. 

7. Ganti Bagian yang Mulai Rusak

Seperti yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya, dimana mesin yang terlalu sering terkontaminasi dengan air hujan dapat mempercepat proses karat atau korosi. Jika kamu menemukan karat pada bagian tertentu meskipun ukurannya kecil, sebaiknya segera perbaiki agar tidak meluas ke bagian yang lain. Selain itu, patahan sekecil apapun juga wajib diperhatikan.

Jika ada bagian yang sudah patah, sebaiknya ganti dengan yang baru untuk mencegah timbulnya kerusakan baru. Penggantian ini juga bertujuan untuk menjaga kinerja alat berat agar tetap optimal. Jadi, pekerjaan sebanyak apapun dapat diselesaikan dengan baik meskipun kondisi cuaca sedang tidak mendukung.

8. Bekerja sesuai Prosedur yang Ditetapkan

Langkah mencegah masalah atau downtime yang terakhir adalah selalu mematuhi prosedur kerja yang sudah ditetapkan. Mulai dari cara menghidupkan alat berat, mengoperasikan, merawat, hingga menyimpan alat berat. Improvisasi prosedur bukan hal yang disarankan karena kesalahan kecil dapat menyebabkan terhambatnya pekerjaan konstruksi. 

Untuk memudahkan pengaplikasian prosedur kerja, sebaiknya gunakan aplikasi mekanik operator di lapangan. Aplikasi ini berisi informasi lengkap, mulai dari prosedur kerja hingga cara maintenance alat berat yang benar. 

Baca Juga: 10 Jenis Pekerjaan Paling Bahaya yang Gajinya Fantastis

Operasikan dengan Benar sesuai Standar yang Ditetapkan

Pengoperasian alat berat dengan cara yang benar menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan untuk mencegah berbagai kerusakan yang tidak diinginkan. Maka dari itu, perusahaan perlu merekrut operator yang sudah berpengalaman dan memiliki lisensi operator alat berat guna menghindari kesalahan operasi. Kesalahan sekecil apa pun sejatinya dapat menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi perusahaan maupun pekerja itu sendiri. 

Selain itu, perusahaan perlu menetapkan standar pengoperasian alat berat sebagai pedoman baku saat operator hendak bekerja. Alhasil, alat berat tidak dioperasikan secara asal-asalan, melainkan sesuai langkah yang benar demi mewujudkan keselamatan kerja. 

Apapun cuacanya, risiko kesehatan dan keselamatan kerja bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Lindungi karyawan dari berbagai risiko kesehatan dan keselamatan saat bekerja dengan asuransi karyawan terbaik dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Genset: Pengertian, Manfaat, dan Cara Merawatnya

Genset: Pengertian, Manfaat, dan Cara Merawatnya

Genset bukanlah alat yang baru lagi didengar oleh telinga. Alat yang satu ini sudah sangat familiar karena manfaat yang dimilikinya, yaitu untuk menyalurkan listrik saat listrik padam. Alhasil, segala kegiatan yang berhubungan dengan listrik dapat berjalan seperti biasa tanpa ada hambatan sedikit pun.

Keberadaan genset menjadi sangat penting khususnya untuk perusahaan atau toko yang skalanya menengah ke atas. Genset dipercaya dapat membantu kegiatan operasional berjalan dengan lancar, sehingga performa bisnis tetap bagus.

Mengenal Genset secara Ringkas

Perkembangan industri yang sangat pesat dan cepat mengharuskan pelaku usaha untuk menjaga kinerja usaha agar dapat bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Jika seandainya listrik padam, maka seluruh aktivitas operasi menjadi ikut berhenti. Namun dengan adanya genset, hal ini dapat diantisipasi sehingga kegiatan operasional dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya.

Genset adalah sistem kelistrikan cadangan yang dapat beroperasi untuk memasok listrik apabila listrik terputus atau padam. Alat yang kerap kali disebut sebagai standby generator ini bekerja dengan cara memindahkan pasokan daya secara otomatis menggunakan saklar transfer daya. Setelah listrik menyala, maka saklar daya transfer akan otomatis mematikan generator dan pencahayaan di rumah kembali menggunakan listrik biasa.

Genset adalah alat yang ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1831 bernama Generator Cakram Faraday. Generator ini dibuat dengan kawat berbentuk huruf U, kemudian dililitkan dengan gulungan kawat. Dengan sistem induksi elektromagnetik, maka generator akan bekerja untuk memutar kumparan listrik di dalam medan magnet untuk menghasilkan energi listrik dari induksi tersebut.

Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Alat Berat Tower Crane dan Gaji Operatornya

Manfaat Genset

Genset adalah alat yang masih populer sampai saat ini dan banyak digunakan, baik oleh perusahaan maupun perorangan. Alat ini memiliki sejumlah manfaat, di antaranya.

1. Sumber Daya Listrik Darurat

Manfaat yang pertama adalah sebagai daya listrik darurat, terutama untuk tempat-tempat vital seperti rumah sakit, sekolah, gedung perkantoran, dan pusat perbelanjaan. Genset dapat digunakan sebagai sumber listrik untuk menjaga agar alat-alat kelistrikan dapat hidup meskipun listrik dalam keadaan padam. Tanpa adanya genset, tempat-tempat vital yang sudah disebutkan di atas tidak dapat beroperasi secara maksimal karena salah satu bagian penting dalam menunjang kegiatan usaha sedang bermasalah.

2. Sumber Daya Listrik Cadangan

Genset juga dapat dijadikan sebagai sumber daya listrik cadangan, misalnya di rumah. Jika sewaktu-waktu listrik padam, maka kamu dapat menghidupkan genset untuk mendapat pencahayaan atau penerangan dari alat-alat kelistrikan. Di sisi lain, kamu juga dapat beraktivitas dan mengerjakan pekerjaan rumah tanpa hambatan, seperti menyetrika, memasak, atau mengeringkan rambut.

3. Membantu Mencegah Kerusakan Alat Elektronik

Alat elektronik yang terlalu lama mati berpotensi lebih cepat rusak daripada alat elektronik yang mendapat aliran listrik secara terus-menerus. Setidaknya dengan genset, jeda waktu untuk mendapatkan listrik dari sumber utama kelistrikan dapat digantikan untuk sementara waktu menggunakan genset. Alhasil, peralatan elektronik yang ada di rumah tetap awet dan terjaga dengan baik.

4. Digunakan untuk Kebutuhan Rekreasi

Genset juga bermanfaat untuk kegiatan rekreasi, khususnya bagi kamu yang ingin melakukan aktivitas jurit malam atau berkemah. Tidak perlu membawa genset berukuran besar karena genset portable sudah lebih dari cukup. Tapi, kamu harus menggunakannya sehemat mungkin mengingat jangka waktu penggunaan genset portable lebih singkat dibandingkan genset regular.

Baca Juga: Fungsi dan Cara Kerja Motor Grader

9 Cara Merawat Genset Agar Tetap Awet

Siapa yang tidak mau genset miliknya awet dan tahan lama? Agar hal ini terwujud, coba lakukan beberapa cara merawat genset berikut ini.

1. Rutin Memeriksa Bagian Bahan Bakar

Pertama adalah rutin memeriksa bagian bahan bakar. Sebaiknya gunakan bahan bakar berkualitas agar tidak merusak komponen mesin. Jangan lupa untuk membersihkan bagian filter agar tidak menghambat aliran bahan bakar.

Filter yang kotor dapat mengganggu performa genset. Jika seandainya filter rusak, segera ganti dengan filter baru yang original. Produk yang original dipercaya memiliki ketahanan yang lebih baik daripada produk KW.

2. Membersihkan Sebelum dan Sesudah Pemakaian

Kebersihan merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan karena sangat berpengaruh terhadap performa genset itu sendiri. Bersihkan genset dari debu, kotoran, dan minyak, baik sebelum maupun sesudah penggunaan.

Debu, kotoran, atau minyak yang menempel tentunya mengganggu. Selain mengganggu secara visual, partikel ini juga mengganggu aliran udara yang dibutuhkan saat proses pendinginan genset.

3. Menyimpan Genset di Tempat yang Kering

Setelah digunakan, sebaiknya simpan genset di tempat yang kering. Jika tempatnya basah atau lembab, hal ini dapat merusak komponen genset. Misalnya, bagian kelistrikan atau sistem elektronik.

Penyimpanan di tempat yang kering dipercaya dapat memperpanjang umur pakai genset. Setelah digunakan, jangan lupa untuk menutup genset agar tidak terkontaminasi dengan debu, kelembapan. Alhasil, genset dapat terhindar dari kerusakan yang tidak diinginkan.

4. Periksa Bagian Kabel

Kabel merupakan komponen viral yang dapat menghubungkan aliran listrik di dalam genset. Sebelum dan setelah digunakan, sebaiknya periksa bagian genset secara detail. Pastikan tidak ada kabel yang putus, aus, atau terkelupas.

Kerusakan pada kabel dapat menghambat aliran listrik, sehingga genset tidak dapat digunakan sebagai penghasil daya utama maupun cadangan. Di sisi lain, kerusakan ini dapat menyebabkan korslet yang membahayakan pekerja dan orang lain di sekitar.

5. Panaskan Genset Sebelum Digunakan

Mesin genset perlu dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan. Pemanasan ini berguna untuk menjaga komponen-komponen yang bergerak dan meratakan pelumas ke seluruh sistem mesin. Dengan pemanasan berkala, performa mesin akan terjaga dengan baik sehingga hasil kerjanya menjadi optimal.

6. Memeriksa Indikator Genset Secara Keseluruhan

Genset memiliki panel yang dilengkapi dengan indikator dan lampu peringatan. Keduanya berguna untuk memberikan informasi atas kinerja atau kondisi mesin genset. Jika ternyata lampunya berkedip atau tidak menyala sama sekali, dapat dipastikan bahwa salah satu komponen di dalam mesinnya mengalami kerusakan.

Jika hal ini terjadi, segera perbaiki genset agar dapat langsung digunakan. Jangan membiarkan kerusakannya berlarut-larut agar tidak merembes ke komponen lain. Penanganan yang cepat secara tidak langsung dapat mengurangi biaya perbaikan, sehingga pengeluaran menjadi lebih hemat.

7. Periksa Bagian Akinya

Aki merupakan komponen yang penting sebelum mengoperasikan sebuah genset. Maka dari itu, pastikan kondisi aki selalu dalam keadaan baik. Jika aki rusak, maka ini dapat merusak sistem pengisian daya sehingga genset menjadi tidak dapat digunakan.

Untuk mengetahui kerusakan pada aki, kamu bisa mengecek apakah ada tanda-tanda korosi pada terminal aki. Selain itu, perhatikan pula level air aki saat melakukan pengisian ulang.

8. Perhatikan Sistem Pembuangan

Sistem pembuangan adalah saluran yang digunakan untuk membuang gas hasil pembakaran. Pastikan saluran pembuangan tidak mampet dan bersih dari partikel-partikel yang tidak diinginkan. Misalnya, kerak, debu, atau kotoran yang menempel pada bagian mesin.

Sistem pembuangan yang lancar dapat meningkatkan performa mesin, sehingga kinerjanya menjadi efektif dan efisien. Agar sistem ini lancar, sebaiknya lakukan perawatan secara rutin.

9. Ganti Sparepart secara Berkala

Sparepart memiliki umur pakai yang berbeda-beda, tergantung merek gensetnya. Jika sudah waktunya, disarankan untuk mengganti sparepart dengan yang original. Jadi, jangan menunggu sampai sparepart rusak total.

Sebab, kerusakan total pada satu sparepart dapat mempengaruhi sparepart lainnya yang berujung pada mahalnya biaya perbaikan atau penggantian sparepart. Beberapa sparepart yang perlu diganti secara berkala, seperti filter udara dan filter oli. Dengan penggantian sparepart secara berkala, maka kinerja genset menjadi lebih optimal.

Baca Juga: Cara Mengoperasikan Bulldozer, Alat Berat Pengolah Lahan

Rekomendasi Genset dan Harganya

Tertarik membeli genset dalam waktu dekat? Berikut ini rekomendasi dan harga genset yang bisa dijadikan pertimbangan saat membeli:

  • Yamaha Inverter EF1000iS Silent: Rp12.900.000
  • Aldo Gasoline Generator ET-1200: Rp1.100.000
  • Hargen Portable Genset: Rp5.400.000
  • Loncin Mini Genset LC1800: Rp4.700.000

Pastikan Genset yang Dibeli Berkualitas

Itu dia informasi seputar genset yang wajib diketahui. Perlu diingat bahwa genset memiliki umur pemakaian yang berbeda-beda. Pastikan genset yang kamu beli berkualitas agar umur pakainya lebih panjang.

Jangan lupa untuk membersihkan genset secara berkala guna memperpanjang umur pemakaian, misalnya sekali sebulan jika genset sering dipakai. Perawatan yang baik pun secara tidak langsung akan mengurangi biaya yang tidak diinginkan karena genset jarang mengalami kerusakan.

Selain itu pastikan Anda sudah memiliki asuransi yang melindungi genset, karena berdasarkan harganya genset juga merupakan aset bisnis yang lumayan mahal. Dapatkan asuransi teknis terbaik yang melindungi alat/mesin berat untuk kebutuhan bisnis dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Fungsi dan Cara Kerja Motor Grader

Fungsi dan Cara Kerja Motor Grader

Alat berat merupakan alat bantu untuk memudahkan pekerjaan konstruksi. Alat ini terdiri dari banyak jenis. Salah satunya adalah motor grader

Motor grader sendiri banyak digunakan untuk pekerjaan jalan raya atau tanah. Alat ini memiliki enam buah roda yang mampu bekerja secara luwes. Empat roda di bagian belakang, dan dua roda di bagian depan.

Fungsi Motor Grader

Fungsi utama dari motor grader sendiri adalah untuk meratakan area konstruksi, sehingga memiliki kontur yang sesuai dengan spesifikasi proyek. Selain itu, motor grader juga memiliki fungsi lain, di antaranya.

1. Menyesuaikan Kemiringan Permukaan Tanah

Grader dilengkapi dengan blade yang dapat diatur sedemikian rupa, sehingga dapat menyesuaikan dengan kemiringan permukaan tanah. Penyesuaian kemiringan ini sangat penting dalam konstruksi. Selain untuk mencegah terjadinya erosi, penyesuaian ini membuat aliran air menjadi baik dan membantu menghindari genangan air. 

2. Membersihkan Lokasi Konstruksi

Sebelum konstruksi dimulai, area konstruksi akan dibersihkan terlebih dahulu dari berbagai material yang ada di sekitarnya. Mulai dari batu, lumpur, tanah, atau tanaman. Proses pembersihan ini dapat dilakukan dengan grader, sehingga permukaan konstruksi menjadi bersih. 

3. Memelihara Jalan

Grader juga dapat diandalkan dalam proses pemeliharaan jalan. Dalam hal ini, grader berguna untuk meratakan jalan yang sudah rusak. Selain itu, grader juga membantu proses pengisian lubang dan memulihkan lereng yang berubah seiring berjalannya waktu. 

4. Mengatur Drainase

Mengontrol kemiringan permukaan jalan sangatlah penting dalam proses konstruksi. Alat berat grader dapat digunakan untuk mengatur drainase, seperti mengalihkan air hujan dari permukaan jalan, melindungi infrastruktur, dan mencegah munculnya genangan air. 

5. Memproses Material

Pada dasarnya, grader pun dapat digunakan untuk memproses material, seperti mencampurkan tanah dan kerikil. Tingkat ketebalan yang dihasilkan tepat sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

Baca Juga: Profesi Kontraktor: Tugas, Tanggung Jawab, Keahlian, dan Jenjang Karirnya

Komponen pada Motor Grader

Motor grader memiliki beberapa komponen, mulai dari blade lift cylinder, blade, rear wheel, front wheel, ripper, cab, articulate cylinder, drawbar lift cylinder, dan head lamp. Selain itu, terdapat pula komponen perlengkapan kerja yang digunakan pada motor grader, di antaranya.

Front BladeKomponen yang satu ini terletak di bagian depan motor grader. Fungsinya untuk memudahkan proses spreading atau penyebaran material.
Front Pull HookKomponen yang terletak di bagian depan grader ini digunakan untuk menarik. Terdapat dua jenis hook yang ada di dalamnya, yaitu unshape bracket welded on front axle dan front weight with nails.
ScarifierMerupakan komponen yang berfungsi untuk menggali material, seperti lapisan es atau aspal. Komponen ini dilengkapi dengan gigi-gigi yang dapat disesuaikan dengan tingkat kekerasan material yang akan digali.
Push PlateKomponen ini berfungsi untuk mendorong atau merobohkan pohon yang terjerat di tanah berlumpur. Push plate dapat digunakan sebagai pemberat agar roda bagian depan tidak terangkat saat grader bekerja.
Hydraulic Blade Tip ControlKomponen ini berguna untuk mengatur sudut potongan dari tiap blade menggunakan hidrolik. Perintah untuk memotong diberikan oleh seorang operator melalui kabin. Tak heran jika kemampuan operator dalam mengoperasikan alat berat sangat diuji di sini karena kendali sepenuhnya ada di tangannya. 
Rear Mounted RipperKomponen ini digunakan untuk menggali material keras yang tidak dapat digali oleh scarifier. Rear mounted ripper dan scarifier pada dasarnya akan menjalankan tugas secara bergantian. Tergantung dari tingkat kekerasan material atau tanah yang hendak digali. 
Extension BladeSeperti namanya, komponen yang satu ini dapat diperpanjang baik di satu sisi maupun dua sisi. Hasilnya, pekerjaan menjadi lebih efisien. Namun, perlu diingat bahwa extension blade ini hanya dapat digunakan untuk pekerjaan ringan saja, bukan pekerjaan yang berat. 

Cara Kerja Motor Grader

Meskipun kinerjanya diatur sepenuhnya oleh operator, tapi ada beberapa cara kerja motor grader yang perlu diketahui, di antaranya:

  • Motor grader bergerak maju mundur secara berulang-ulang saat meratakan tanah
  • Dengan blade atau pisau, grader akan melakukan dorongan untuk meratakan tanah
  • Saat grader maju, maka pisau akan diturunkan
  • Saat grader mundur, maka pisau akan terangkat

Gerakan di atas dilakukan secara berulang-ulang sampai pada akhirnya proses perataan permukaan atau tanah selesai. Jika satu area sudah selesai, maka grader dapat digunakan untuk meratakan area lain. 

Baca Juga: 7 Tips Memilih Wheel Loader Terbaik untuk Konstruksi

Produk Motor Grader 

Salah satu perusahaan penghasil motor grader terbaik adalah Komatsu. Brand ini sendiri menawarkan berbagai jenis grader yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing konstruksi. Berikut ini tiga jenis produk motor grader Komatsu yang dapat dijadikan pertimbangan saat membeli.

1. Motor Grader 120

Spesifikasi utama:

  • Daya bersih: 123 kW
  • Bobot: 15.803 kg
  • Lebar blade: 3,7 meter

Beberapa keunggulannya, antara lain:

  • 5% lebih hemat bahan bakar
  • Biaya perawatan 15% lebih murah menggunakan teknologi filtrasi terbaru
  • Memiliki desain kabin yang nyaman untuk meningkatkan kenyamanan kerja operator

2. Motor Grader 120 GC

Spesifikasi utama:

  • Daya bersih: 128 kW
  • Bobot: 16.100 kg
  • Lebar blade: 3,7 meter

Beberapa keunggulannya, antara lain:

  • Kabin yang super nyaman, dimana kursinya dapat disetel dilengkapi dengan sistem ventilasi
  • Pengoperasian dengan biaya yang rendah per jam
  • Kinerja yang handal karena menggunakan blade yang presisi dilengkapi dengan tenaga engine C4.4

3. Motor Grader 16

Spesifikasi utama:

  • Daya bersih: 216 kW
  • Bobot: 32.411 kg
  • Lebar blade: 4,9 meter

Beberapa keunggulannya, antara lain:

  • Mampu beroperasi lebih lama 
  • Tingkat kemiringan mudah dipertahankan
  • Konsumsi bahan bakar hemat

Tips Merawat Motor Grader Agar Awet

Alat berat sama halnya dengan kendaraan bermotor. Sama-sama membutuhkan perawatan tertentu agar alatnya dapat bekerja secara optimal dan mesinnya awet. Untuk motor grader sendiri, tips perawatan yang dapat dilakukan, di antaranya.

1. Mengecek Mesin sebelum Digunakan

Alat berat sebaiknya jangan langsung digunakan begitu saja. Sebaiknya periksa bagian mesinnya terlebih dahulu. Caranya mudah, yaitu dengan mendengar bunyi yang muncul saat mesin pertama kali dinyalakan.

Apakah ada bunyi yang berbeda dari biasanya? Atau terjadi getaran yang tidak wajar? Jika semuanya normal, maka motor grader dapat digunakan untuk kebutuhan konstruksi. Jika tidak, maka lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengecek bagian yang rusak. 

2. Membersihkan secara Berkala

Tingkat polusi di kota-kota besar, terutama di area konstruksi sangatlah tinggi. Debu dan kotoran dapat masuk dengan mudah lewat berbagai celah, kemudian menempel di bagian mesin. Jika dibiarkan terlalu lama, maka debu dan kotoran akan mengendap dan mengganggu kinerja mesin secara keseluruhan. 

Sebelum hal ini terjadi, sebaiknya segera bersihkan menggunakan lap basah berbahan halus. Bersihkan semua sisi mesinnya secara merata. Kemudian, lap untuk mempercepat proses pengeringan. 

3. Melakukan Flushing

Alat berat yang sering dipakai, tapi jarang dibersihkan berpotensi mengalami kerusakan pada bagian olinya. Oli yang terkontaminasi dengan kotoran menyebabkan proses pembakaran menjadi terganggu. Hal ini membuat kinerja alat berat kurang optimal. 

Sangat disarankan untuk melakukan flushing secara berkala untuk mengecek kondisi oli alat-alat berat. Buatlah jadwal maintenance untuk memudahkan proses perawatan. Setiap tanggalnya tiba, maka alat-alat berat bisa langsung flushing.

4. Lengkapi dengan Produk Asuransi

Tips terakhir adalah dengan melengkapi alat berat dengan asuransi. Adanya asuransi akan mempercepat proses perbaikan setiap kali ada kerusakan. Perusahaan tidak perlu berpikir panjang karena biayanya ditanggung oleh penyedia asuransi. 

Selain karena rusak, kerugian secara parsial maupun total loss akan diganti oleh penyedia asuransi sesuai ketentuan polis. Manfaat asuransi alat berat juga dapat diperluas, sehingga proteksinya menjadi lebih optimal. Adapun perluasan manfaat dalam asuransi, seperti:

  • Kebakaran, ledakan, petir, dan kejatuhan pesawat
  • Bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, badai, letusan gunung berapi, tanah longsor, dan tsunami
  • Perampokan dan pencurian
  • Kerusuhan, huru-hara, dan pemogokan
  • Kesalahan akibat kelalaian saat pengoperasian
  • Perluasan manfaat lainnya sesuai ketentuan asuransi

Baca Juga: Fungsi Front Shovel Sebagai Alat Gali yang Perlu Diketahui

Bekali Motor Grader dengan Suku Cadang Resmi

Itu dia informasi seputar motor grader yang perlu diketahui. Singkatnya, motor grader adalah alat berat yang digunakan untuk meratakan permukaan tanah. Guna meningkatkan performa motor grader, disarankan untuk selalu menggunakan suku cadang resmi yang dapat dibeli di distributor resmi karena kualitas suku cadangnya lebih terjamin. 

Jika suku cadang tidak resmi, maka risiko kerusakannya semakin tinggi dan dapat merembes ke bagian mesin. Jadi, usahakan agar kamu tidak asal-asalan memperlakukan alat berat mengingat harganya yang sangat mahal. Kehati-hatian sangat dibutuhkan agar alat berat motor grader awet. 

Selain itu, jangan lupa untuk memiliki asuransi teknis untuk melindungi keuangan perusahaan dari ancama risiko kerusakan dan kehilangan dari motor grader yang bisa didapatkan dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Cara Mengoperasikan Bulldozer, Alat Berat Pengolah Lahan

Cara Mengoperasikan Bulldozer, Alat Berat Pengolah Lahan

Bulldozer merupakan alat berat yang memiliki roda rantai untuk melakukan pekerjaan serbaguna. Alat ini mampu bekerja di medan yang beragam. Mulai dari lunak, keras, sampai medan yang memiliki tingkat kemiringan tertentu. 

Secara umum, bulldozer dapat bekerja menggunakan bantuan traktor dan blade sebagai alat tambahan. Dulunya, blade pada bulldozer digerakkan menggunakan kabel. Tapi seiring berjalannya waktu, blade digerakkan menggunakan tenaga hidrolik sehingga penggunaannya lebih mudah dan hasilnya menjadi efisien. 

Manfaat Menggunakan Bulldozer

Bulldozer merupakan alat berat yang memiliki peran cukup penting dalam pekerjaan konstruksi. Alat ini memudahkan pekerjaan, sehingga konstruksi dapat diselesaikan tepat waktu. Beberapa manfaat menggunakan bulldozer, antara lain.

1. Membabat Lahan

Bulldozer mampu membabat lahan di area konstruksi dengan maksimal, terutama jika areanya dikelilingi semak belukar dan pepohonan yang tinggi. Tidak hanya itu, bulldozer juga mampu mengangkut tanah dan bebatuan yang menghalangi area konstruksi. Proses pembabatan dapat dilakukan dengan menarik atau mendorong.

2. Menggali dan Mengangkut

Bulldozer juga bisa digunakan untuk pekerjaan penggalian dan pengangkutan jarak pendek. Jarak maksimum yang dapat dijangkau adalah sekitar 200 kaki. Sementara untuk pengangkutan jarak jauh, maka dapat menggunakan excavator. 

3. Menyebarkan Material pada Area Proyek

Pekerjaan menyebarkan material, seperti pasir, tanah, bebatuan, dan kerikil juga dapat dilakukan dengan bulldozer. Dengan demikian, permukaan lahan konstruksi tidak hanya menumpuk di satu sisi saja, melainkan merata di semua sisi. 

4. Menimbun Ulang

Bulldozer dapat melakukan penimbunan ulang pada lubang-lubang bekas penggalian, sehingga permukaan lahan menjadi rata. Misalnya, penimbunan pada gorong di bawah tanah, lubang pondasi, dan tiang penyangga pada bangunan tinggi serta besar.

5. Merintis Lahan

Ketika proses pembabatan selesai, maka akan dilanjutkan dengan proses perintisan lahan. Proses ini dapat berupa pemerataan tanah, pembuatan jalan darurat untuk sementara waktu, dan pembuatan saluran air (drainase).

6. Menarik dan Mendorong Material

Bulldozer dapat digunakan untuk menarik atau mendorong material. Tidak hanya material berupa tanah, pasir, atau bebatuan, tapi juga peralatan mekanik yang ukurannya lebih kecil daripada bulldozer. Hal ini dapat dilakukan karena bulldozer memiliki ukuran yang besar, sehingga daya dorong dan tariknya pun besar.

Baca Juga: Alat Berat Excavator: Fungsi, Jenis, Harga, dan Cara Kerja

Jenis-jenis Bulldozer

Pada umumnya, jenis-jenis bulldozer dibedakan berdasarkan alat geraknya. Namun seiring berjalannya waktu, jenisnya dapat dibedakan berdasarkan ukuran. Berikut ini tiga jenis bulldozer berdasarkan ukuran alatnya.

1. Crawler Bulldozer

Merupakan bulldozer yang sering digunakan pada medan yang lunak, seperti tanah dan area berlumpur. Juga dapat digunakan pada medan yang berbatu, kasar, dan padat. Alat ini memiliki kapasitas daya yang lebih besar, sehingga mampu memberikan dorongan dengan hasil maksimal. 

Dozer ini memiliki bobot yang berat, sehingga pergerakannya sedikit lebih lambat dibandingkan dengan bulldozer jenis lain. Meski demikian, crawler bulldozer tetap menjadi salah satu jenis dozer yang paling diandalkan karena penggunaannya yang fleksibel.

2. Wheel Bulldozer

Sama seperti roda pada mobil off-road, bulldozer jenis ini memiliki ukuran roda yang besar. Meski begitu, dozer ini memiliki tumpuan yang lebih ringan dibandingkan crawler bulldozer sehingga pergerakannya lebih gesit dan cepat tanpa merusak area tumpuan yang sedang dikerjakan.

Menariknya lagi, alat ini tidak membutuhkan bantuan alat angkut karena dapat bergerak lincah dengan sendirinya. Output yang dihasilkan juga besar ketika kecepatannya meningkat. Wheel bulldozer sering dijumpai pada proses pembangunan jalan raya, pengerukan jalan, dan pembuatan aspal.

3. Mini Bulldozer

Sesuai namanya, bulldozer jenis ini memiliki ukuran yang paling kecil dibandingkan crawler bulldozer dan wheel bulldozer. Meski mini, alat ini mampu bekerja secara fleksibel pada berbagai medan. Kerjanya dapat menjangkau area sempit yang sulit dijangkau oleh kedua tipe bulldozer lainnya.

Baca Juga: Dump Truck: Cara Kerja, Jenis, dan Kelebihannya

Tipe Blade pada Bulldozer

Bulldozer memiliki blade berbahan dasar logam yang berada di bagian depan. Bentuknya seperti scope yang berfungsi sebagai alat dorong, gali, dan angkut berbagai material. Misalnya, tanah, batubara, lumpur, kayu, pasir, dan bebatuan.

Straight Blade (S-Blade)S-blade merupakan tipe blade yang tidak memiliki sayap samping dan paling pendek di antara blade lainnya. Alat ini terdapat pada lengan bagian belakang. S-blade biasa digunakan untuk pekerjaan pemadatan dan penimbunan material.

Sayangnya karena tidak memiliki sayap samping, material yang dibawa menggunakan blade ini sering tumpah. Tak heran jika jenis ini jarang digunakan untuk membongkar, mengangkat, dan membawa material.
Universal Blade (U-Blade)Tipe u-blade berbeda dengan s-blade karena tipe ini memiliki sayap samping berukuran besar dengan bentuk yang agak melengkung. Sayap pada blade ini berguna untuk menjaga material agar tidak mudah tumpah pada saat proses pengangkatan atau pembongkaran material. 

U-blade terletak pada bagian punggung bawah blade. Tipe ini cocok digunakan pada lahan yang lunak maupun tanah dengan tingkat kepadatan sedang. Misalnya, proyek pembongkaran dan pemindahan bebatuan, serta reklamasi tanah.
Angle Blade (A-Blade)Di bagian tengah blade terdapat A-blade yang dapat dimiringkan hingga 30 derajat, tapi tetap dalam posisi lurus. Tipe ini sering digunakan untuk pekerjaan yang sulit, seperti membuang material ke samping, menggali saluran atau drainase, dan mengeruk jalan.

Tipe ini dapat bekerja pada lahan yang lunak, sedang, dan keras. Sayangnya, a-blade tidak memiliki sayap jadi material yang berhasil diangkatnya berpotensi tumpah saat proses pemindahan.
Power Angle Tilt (PAT) BladePAT blade merupakan tipe blade paling serbaguna karena dapat bekerja di berbagai sudut. Pekerjaan yang dapat dilakukan, seperti mengeruk, meratakan, menimbun, dan membersihkan material. Blade ini dapat ditemukan di bagian tengah panel. 
Semi U-BladeJika dibandingkan dengan u-blade, ukuran semi u-blade lebih panjang, tapi lebih kecil. Tipe ini memiliki sayap samping, tapi bentuknya tidak terlalu melengkung seperti u-blade. 

Semi u-blade dapat ditemukan di bagian belakang bawah blade. Fungsinya adalah untuk mendorong dan membawa material di lahan yang lunak dan tingkat kepadatan sedang.
Cushion Blade (C-Blade)Dilengkapi dengan bantalan karet, tipe ini mampu meredam tumbukan material saat sedang bermanuver. Tipe ini memiliki pisau berukuran lebih lebar, sehingga mampu melakukan pekerjaan push loading dan pemeliharaan jalan. 
Bowl DozerTipe ini dilengkapi dengan dinding besi di samping blade, sehingga dapat membawa dan mendorong material tanpa takut materialnya tumpah. Bowl dozer dapat digunakan untuk memindahkan material jarak jauh. Tipe ini banyak digunakan dalam proyek pertambangan dan perusahaan kayu. 

Baca Juga: Operator Alat Berat: Tugas, Skill, dan Tips Karir

Cara Kerja Bulldozer

Bulldozer memiliki cara kerja yang terbilang sederhana. Pengerjaannya dengan memanfaatkan traktor sebagai pendorong, sedangkan bagian hidrolik untuk mengatur perlengkapan kerja bulldozer. Terdapat tiga sistem yang mempengaruhi cara kerja bulldozer, di antaranya.

1. Down Hill Dozing

Bulldozer yang dilengkapi dengan sistem down hill dozing bekerja dengan gerakan ke bawah. Kecepatan kerjanya dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan daya gravitas bumi. Sistem ini banyak digunakan pada kondisi lahan yang miring. 

2. High Wall atau Float Dozing

Bulldozer dengan sistem high wall atau float dozing bekerja dengan cara mengeruk untuk mendapatkan material. Material ini kemudian akan didorong ke tepi lereng sampai jatuh ke lereng dengan sendirinya. Agar material tidak tumpah, operator perlu mengerem bulldozer dengan hati-hati sebelum materialnya sampai ke pinggir lereng. 

3. Trench atau Slots Dozing

Sistem kerja bulldozer yang terakhir adalah trench atau slots dozing yang banyak digunakan pada lahan yang datar. Cara kerjanya adalah dengan mengeruk material sampai muncul spilages atau bagian yang menyerupai dinding pada bagian kiri dan kanan blade. Dengan terbentuknya spilages, material yang tumpah menjadi sedikit. 

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Grader dan Fungsinya untuk Konstruksi

Operasikan Bulldozer Menggunakan Operator yang Handal

Itu dia informasi seputar bulldozer yang perlu diketahui. Sejatinya, kinerja alat berat ini sebaiknya didukung dengan penggunaan alat berat lainnya untuk memudahkan dan mempercepat pekerjaan konstruksi, terutama untuk proyek besar. Alhasil, proyek dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang sesuai harapan. 

Agar kinerja bulldozer menjadi maksimal, pastikan alat ini dioperasikan oleh operator yang handal di bidangnya. Dalam arti, operator memiliki pengalaman yang cukup dalam mengoperasikan bulldozer sehingga kesalahan-kesalahan pengoperasian yang kerap kali muncul dalam industri konstruksi dapat diminimalisir sekecil mungkin.

Bulldozer merupakan salah satu alat/mesin berat yang harganya beli dan perawatannya cukup mahal. Untuk menghindari Anda dari risiko keuangan yang besar karena kerusakan atau kehilangan yang terjadi pada alat besar bulldozer, pastikan Anda telah memiliki asuransi teknis dari Cermati Protect yang bisa memberikan manfaat perlindungan terbaik untuk aset alat atau mesin berat dengan mengisi formulir dibawah ini!

Profesi Kontraktor: Tugas, Tanggung Jawab, Keahlian, dan Jenjang Karirnya

Profesi Kontraktor: Tugas, Tanggung Jawab, Keahlian, dan Jenjang Karirnya

Kontraktor artinya penyedia jasa konstruksi yang memiliki peran sangat penting dalam pembangunan berbagai infrastruktur. Mulai dari jalan raya, jalan tol, jalur kereta, stasiun, bandara, pelabuhan, waduk, hingga pos pembatas di dalam suatu negara. Kontraktor memiliki tugas untuk memastikan bahwa pekerjaan konstruksi berjalan dengan baik, sesuai dengan apa yang diharapkan klien.

Mulai dari tahap perencanaan hingga penyelesaian, seorang kontraktor akan ikut berpartisipasi di dalamnya. Jika sesuatu di dalam proyek tidak beres, maka kontraktor menjadi salah satu pihak yang mengetahui hal ini. Tugas dan tanggung jawab yang besar ini membuat profesi ini memiliki nominal gaji yang fantastis.

Tugas dan Tanggung Jawab Kontraktor

  • Mengelola proyek konstruksi dari awal hingga akhir, seperti mengidentifikasi, membuat desain teknis maupun struktural, melakukan inspeksi, dan memastikan kualitas pekerjaan
  • Memenuhi persyaratan keamanan dan lingkungan kerja sesuai aturan yang berlaku
  • Memberikan jaminan kepada pemilik proyek bahwa pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu
  • Melaksanakan dan mengerjakan tugas sesuai rencana yang sudah di spesifikasi dan aturan yang dibuat dalam surat perjanjian
  • Menjadwalkan kegiatan proyek
  • Membuat laporan kemajuan proyek yang sedang dikerjakan, seperti laporan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan (untuk proyek besar). Laporan diisi dengan kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan, sehingga pemilik proyek mengetahui situasinya
  • Menyediakan bahan baku, material, dan tenaga kerja yang terampil guna mendukung kelancaran proses pembangunan

Jenis dan Cakupan Kerja Kontraktor

Dalam membangun suatu proyek, profesi kontraktor dibagi menjadi enam jenis dengan cakupan kerja yang berbeda-beda, di antaranya.

Kontraktor UmumKontraktor yang terlibat dalam berbagai pekerjaan konstruksi dinamakan kontraktor umum. Proyek yang dikerjakan meliputi pembangunan rumah dan infrastruktur. Para kontraktor memiliki pengetahuan yang luas mengenai seluk-beluk konstruksi dan manajemen proyek. 


Tugas kontraktor umum meliputi perencanaan, pengawasan, dan pengadaan selama proyek berlangsung. Kontraktor ini bekerja sama dengan para sub kontraktor untuk mengkoordinasikan semua pekerjaan proyek, sehingga tidak ada satu pun yang terlewatkan. 
Kontraktor SipilBerbeda dengan kontraktor umum, kontraktor sipil fokus pada pembangunan infrastruktur, seperti jalan raya, bandara, saluran air, stasiun, dan jembatan di wilayah tertentu. Para kontraktor memiliki pengetahuan yang sangat mendalam tentang ilmu sipil hingga standar keselamatan dalam menyelesaikan proyek.

Kontraktor sipil bertanggung jawab untuk memastikan bahwa struktur fisik bangunan sudah kuat dan kokoh. Alhasil, bangunan tidak mudah roboh saat diterpa angin. Selain itu, kontraktor ini juga mengelola aspek lingkungan hidup dan memastikan bahwa proyek sudah mendapatkan perizinan dari pihak yang berwenang.
Kontraktor ElektrikalSeperti namanya, kontraktor yang satu ini fokus untuk mengurus bagian kelistrikan dalam proses pembangunan. Mulai dari proses instalasi, memperbaiki, hingga merawat agar listrik selalu hidup dan tidak mengganggu kelancaran proyek.


Kontraktor elektrikal memiliki tugas untuk memasang kabel listrik, memasang alat-alat kelistrikan, memperbaiki listrik yang rusak, dan menguji sistem listrik yang baru diinstal di suatu gedung. Kontraktor ini juga ikut terlibat dalam proses perencanaan sistem listrik yang akan diaplikasikan dalam proyek terbaru.
Kontraktor InteriorMerancang dan membangun interior ruangan seperti yang diinginkan klien adalah tugas dari kontraktor interior. Mereka biasanya bekerja sama dengan para desain interior untuk menciptakan desain yang unik, berkelas, dan berkualitas guna dapatkan hasil yang memuaskan. Tidak hanya memuaskan secara fungsional saja, tapi juga memuaskan dari sisi estetikanya.


Tugas kontraktor ini meliputi pemasangan lantai, pengecatan, pemasangan partisi di dalam ruangan, dan instalasi langit-langit rumah. Terkadang, mereka juga dilibatkan dalam proses penyelesaian detail interior. Misalnya, pencahayaan, pemilihan furniture, dan pemasangan peralatan di dalam suatu gedung.
Kontraktor RenovasiKontraktor ini memiliki tanggung jawab khusus untuk memperbaharui, memperbaiki, dan mengubah struktur bangunan yang sudah ada sebelumnya. Mereka bekerja sama dengan pemilik properti untuk merancang bangunan yang sesuai kebutuhan pemilik. Tentunya, dengan memberikan sejumlah masukan yang dapat dipertimbangkan oleh pemilik.


Tugas dari seorang kontraktor renovasi meliputi pemecahan struktur bangunan, memperbaharui sistem elektrikal, pipa, dan meningkatkan kualitas interior serta eksterior bangunan. Mereka juga dapat ikuti serta dalam proses perbaikan struktural dan energi untuk meningkatkan efisiensi bangunan.
Kontraktor LandscapeJenis kontraktor yang terakhir adalah kontraktor landscape. Kontraktor ini fokus pada pembangunan dan perawatan bagian luar bangunan. Misalnya, taman, halaman, dan area hijau yang dimiliki oleh pemilik properti.


Mereka memiliki pengetahuan yang luas mengenai landscape, sistem irigasi, dan hortikultura untuk menciptakan lingkungan luar yang indah, asri, dan enak dipandang. Tugasnya meliputi menanam tanaman, membuat sistem irigasi, pemodelan tanah, pembuatan jalan setapak, hingga instalasi dekoratif untuk area luar bangunan. Misalnya, pembuatan air mancur, taman bunga, taman batu, dan dekorasi lainnya.

Baca Juga: 7 Potensi Penyakit yang Rentan Dialami Pekerja Tambang

Keahlian yang Harus Dimiliki Kontraktor

Agar bisa sukses menapaki karir sebagai kontraktor, maka terdapat beberapa keahlian yang wajib dimiliki. Keahlian ini antara lain.

1. Membuat Perencanaan Gambar

Perencanaan adalah keahlian paling mendasar yang wajib dimiliki oleh seorang kontraktor. Sebelum sepakat dengan klien, kontraktor akan membuat perencanaan berupa gambar yang ditunjukkan kepada klien. Gambar kerja ini menjadi dasar kontraktor untuk menentukan harga dan mengajukan anggaran pembangunan.

Perencanaan juga menjadi dasar pertimbangan seorang kontraktor saat merekrut jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dari awal sampai akhir proyek. Dengan memahami perencanaan gambar dengan baik, hasil kerja menjadi maksimal.

2. Mengurai Pekerjaan

Selanjutnya adalah mengurai pekerjaan dari perencanaan yang sudah dibuat. Hasil dari uraian ini meliputi pekerjaan persiapan, pembuatan pondasi, beton, bata merah, plester, dan seterusnya. Masing-masing uraian berisi langkah pengerjaan yang harus dilakukan secara bertahap.

3. Komunikasi yang Baik

Tidak hanya kontraktor, tapi semua jenis profesi harus dibekali dengan keahlian komunikasi yang baik. Komunikasi menjadi cara terbaik untuk menyampaikan kreativitas dengan cara yang mudah dimengerti, sehingga terciptalah hubungan yang baik.

Komunikasi yang baik dapat mengurangi masalah yang muncul selama proses pembangunan. Contoh komunikasi yang dapat dilakukan antara kontraktor dan pemilik properti, seperti menyampaikan perkembangan pembangunan termasuk kendala yang dihadapi agar bisa dimaklumi oleh pemilik properti. 

4. Memiliki Pengalaman

Kontraktor adalah profesi yang bergerak di bidang jasa, jadi kontraktor wajib membangun kepercayaan dengan owner bahkan pihak luar yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi. Kepercayaan dapat dibangun lewat pengalaman kerja yang dimiliki oleh seorang kontraktor, sehingga jasanya digunakan dalam banyak proyek. Selain pengalaman, reputasi dan testimoni owner juga penting diperhatikan. 

Baca Juga: 10 Jenis Pekerjaan Paling Bahaya yang Gajinya Fantastis

Jenjang Karir Kontraktor

Kontraktor adalah perorangan atau perusahaan yang ditunjuk oleh klien untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi. Dalam mengerjakan proyek, terdapat dua jenis kontraktor yaitu kontraktor utama yang bertanggung jawab atas seluruh proyek, seperti perencanaan, lama pengerjaan, mengawasi pembelian bahan baku, mengurus biaya penagihan, dan mengkoordinasi pekerjaan bagian sub kontraktor.

Ada juga sub kontraktor yang bertugas untuk menangani bagian-bagian tertentu dalam proses pembangunan, seperti instalasi listrik, pengecatan, pemasangan ubin, dan instalasi lainnya.

Seorang kontraktor dapat membangun karirnya dengan menawarkan jasa konstruksi perorangan, lalu meningkat menjadi badan usaha. Secara umum, terdapat tiga tingkatan jenjang karir kontraktor yaitu kontraktor kecil, menengah, dan besar.

1. Kontraktor Kecil

  1. Terdiri dari tiga tingkatan, yaitu:
  • Tingkat 1, yaitu kontraktor yang menangani proyek maksimal senilai Rp1 miliar
  • Tingkat 2, yaitu kontraktor yang menangani proyek maksimal senilai Rp1,75 miliar
  • Tingkat 3, yaitu kontraktor yang menangani proyek maksimal senilai Rp2,5 miliar

2. Kontraktor Menengah

Terdiri dari dua tingkatan, yaitu:

  • Tingkat 1, yaitu menangani proyek maksimal senilai Rp10 miliar
  • Tingkat 2, yaitu menangani proyek maksimal senilai Rp50 miliar

3. Kontraktor Besar

Terdiri dari dua tingkatan, yaitu:

  • Tingkat 1, yaitu kontraktor yang menangani proyek maksimal senilai Rp250 miliar
  • Tingkat 2, yaitu kontraktor yang menangani proyek dengan nilai tak terbatas

Baca Juga: 9 Jenis Alat Pelindung Diri dan Keselamatan Kerja

Bangun Jaringan yang Luas untuk Karir Cemerlang

Bagus atau tidaknya karir seorang kontraktor sangat bergantung pada jaringan yang dibangunnya selama bekerja. Maka dari itu, bangunlah jaringan seluas mungkin agar kesempatan untuk menapaki karir yang cemerlang semakin terbuka lebar. Jangan lupa untuk tingkatkan skill di bidang konstruksi agar kemampuan dan hasil kerjamu tidak diragukan oleh orang lain.

Kontraktor merupakan pekerjaan dengan risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi karena merupakan bagian dari pekerjaan lapangan. Tentu saja dibutuhkan asuransi karyawan terbaik untuk melindungi mereka dari berbagai ancaman risiko selama bekerja.

Dapatkan penawaran Asuransi Karyawan terbaik di Cermati Protect dnegan mengisi formulir dibawah ini!

7 Jenis Box Container dan Panduan Memilihnya

7 Jenis Box Container dan Panduan Memilihnya

Melihat rumah yang bersih dan tertata rapi adalah kebahagiaan tersendiri bagi ibu rumah tangga. Kondisi rumah seperti ini dipercaya dapat meningkatkan kenyamanan para penghuni rumah, sehingga potensi untuk keluar rumah pun sangat kecil.  Namun, hal sebaliknya bakal terjadi apabila kondisi rumah berantakan dan barang-barang berserakan di mana-mana.

Untungnya, ada container box yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan. Box container yang terbuat dari bahan plastik kerap kali menjadi pilihan karena dipercaya lebih aman dan tahan lama. Box container hadir dengan ukuran berbeda-beda yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Fungsi Box Container Plastik

Pada umumnya, box container berfungsi sebagai tempat penyimpanan berbagai barang. Mulai dari mainan, alat-alat makan, hingga peralatan rumah tangga yang tidak terpakai. Barang yang disimpan di dalam container sebaiknya terbuat dari bahan padat, sehingga tidak merusak barang lain yang ada di dalamnya. 

Box container plastik sering digunakan di berbagai jenis industri, seperti industri makanan, minuman, perikanan, pertanian, elektronika, farmasi, hingga otomotif. Dengan ukuran yang beragam, container box dapat menyimpan berbagai ukuran barang. Mulai dari yang ukurannya kecil, sedang, hingga besar. 

Barang yang sudah dimasukkan ke dalam container box sebaiknya disusun rapi di satu ruangan, seperti gudang atau rak tertentu. Alhasil, rumah kelihatan tertata dan enak dilihat mata. 

Kelebihan Box Container Plastik

Container box semakin banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Hal ini tidak lepas dari berbagai kelebihan yang ditawarkan, di antaranya:

  • Bobotnya ringan
  • Mudah dibersihkan
  • Kuat dan awet
  • Cukup higienis dan sulit terkena hama
  • Mudah disimpan
  • Memiliki ukuran yang beragam
  • Multifungsi karena dapat digunakan untuk menyimpan berbagai barang

Baca Juga: Tips Membeli Elektronik Bekas Online yang Aman

Tipe Tumpukan Container Box

Terdapat dua tipe tumpukan container box, yaitu nesting dan stacking. Nesting biasa digunakan untuk menumpuk barang-barang yang tidak digunakan di dalam container. Sedangkan stacking adalah tipe menumpuk barang berdasarkan jenis atau kategori barang, sehingga mudah ditemukan saat ingin digunakan.

7 Jenis Container Box

Container Box TransparanContainer jenis ini dapat digunakan untuk menyimpan berbagai jenis barang, seperti buku, selimut, hingga mainan anak. Container transparan memudahkanmu saat ingin mencari barang yang disimpan. Bobot container ini cukup ringan, jadi mudah dipindahkan ke mana saja.
Container Box SusunContainer yang satu ini cocok dipajang di sudut rumah minimalis. Bagian tutup container mudah dibuka dan ditutup kembali. Bentuknya cukup ramping, jadi bisa menghemat tempat.
Container Box Bangku OttomanBangku ottoman adalah salah satu container box yang multifungsi. Selain digunakan sebagai tempat penyimpanan, container ini dapat dijadikan sebagai tempat duduk di ruang tamu atau di kamar. Bagian atasnya dapat dibuka dan ditutup jika ingin menyimpan barang. 
Container Box LipatBox lipat merupakan container yang paling pas untuk ukuran rumah yang relatif sempit. Container ini terbuat dari bahan kain, jadi cukup ringan dan mudah dibersihkan. Selain untuk menyimpan barang, container box lipat cocok dijadikan sebagai dekorasi ruangan untuk ciptakan kesan minimalis.
Container Box dengan KompartemenDinamakan container box kompartemen karena memiliki tiga sekat berukuran kecil. Container cocok dijadikan untuk tempat menyimpan aksesoris rambut, pernak-pernik, hingga peralatan makan. Kamu bisa letakkan container ini di kamar atau dapur.
Container Box dengan RodaMau container box yang multifungsi dan mudah dipindahkan? Kamu bisa memilih container box dengan roda untuk menyimpan barang-barang yang tidak terpakai. Container ini hadir dengan ukuran yang lebih besar, sehingga daya tampungnya lebih banyak.
Container Box dengan Tutup BambuContainer ini bisa menjadi solusi untuk tempat menyimpan barang sekaligus hiasan di rumah. Tutup container terbuat dari bambu, sedangkan badannya terbuat dari plastik. Perpaduan warna container yang natural membuatnya cocok dipajang di ruang tamu.

Baca Juga: Tips Memilih Barang Original saat Belanja Online Agar Tidak Ketipu

7 Tips Memilih Box Container 

Agar penggunaan container box menjadi maksimal, pilihlah container dengan material dan ukuran paling pas. Jangan lupa untuk menerapkan tips berikut ini, sehingga memilih container box menjadi lebih mudah.

1. Tentukan Barang yang Ingin Disimpan

Sebelum membeli container box, ketahui barang yang ingin disimpan di dalamnya. Hal ini akan memudahkan untuk memilih jenis container, ukuran, dan bahan yang tepat. Kamu pun bisa mengetahui estimasi harga masing-masing container yang dibutuhkan. 

Buatlah daftar nama barang yang ingin disusun. Kemudian, kelompokkan sesuai kategori masing-masing agar penyimpanan barang yang satu dan lainnya dipisah. Jadi setiap kali dibutuhkan, kamu bisa menemukan barang tersebut dengan mudah.

2. Pilih Ukuran Container yang Sesuai

Container box yang dijual di toko atau pasir hadir dengan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang kecil, sedang, dan besar. Sebaiknya tentukan ukuran container yang dibutuhkan sejak awal untuk menghemat waktu belanja karena kamu sudah tahu ukuran apa yang ingin dibeli.

Untuk barang berukuran kecil, sebaiknya disimpan di dalam container box berukuran kecil guna menghemat space penyimpanan container itu sendiri. Begitu pula untuk barang berukuran sedang dan besar. 

3. Pilihlah Warna Sesuai Nuansa Rumah

Jika kamu ingin menjadikan container box sebagai hiasan atau dekorasi rumah, sebaiknya pilih yang warnanya sesuai dengan nuansa rumah. Misalnya, rumah bernuansa minimalis lebih cocok dipadukan dengan container berwarna abu-abu atau putih. Sedangkan rumah nuansa homey bisa mempertimbangkan container box berwarna coklat atau cream.

Hindari container box yang warnanya terlalu kontras agar tidak merusak pemandangan. Kecuali jika container ingin disimpan di gudang, maka kamu bisa memilih warna apa saja secara random. Sebab, yang terpenting adalah kontainer muat menampung semua barang-barang yang tidak digunakan.

4. Pilihlah yang Memiliki Sistem Pengunci

Agar barang-barang yang sudah disusun dan disimpan dalam container aman, sebaiknya pilih container yang dilengkapi dengan sistem pengunci. Misalnya, di bagian kiri dan kanan container box. Jika container box dalam keadaan penuh, kamu dapat memegang sistem pengunci ini untuk memudahkan proses pemindahan box. 

Pertimbangkan pula container box yang memiliki roda di keempat sisinya. Adanya roda akan memudahkan dan mempercepat proses pemindahan container kapan saja dan di mana saja. 

5. Pilih Container yang Memiliki Pegangan

Meski ukuran pegangan container relatif kecil, part ini sangat membantu pekerjaan manusia. Pegangan ini membuat box mudah dipindahkan, baik dalam keadaan kosong maupun terisi penuh. 

Pilihlah pegangan yang kokoh agar tidak mudah lepas saat box dipindahkan. Hindari pegangan yang tertanam pada tutup container box. Sebab, hal ini justru menyulitkanmu saat mengangkat dan memindahkan box.

6. Perhatikan Kualitas Bahan

Meskipun sama-sama terbuat dari plastik, kain, atau bambu, tapi kualitasnya bisa saja berbeda. Maka dari itu, pilihlah container box yang terbuat dari bahan berkualitas karena mempengaruhi tingkat keawetannya selama digunakan untuk menyimpan barang.

Jika bahannya terbuat dari plastik, pastikan plastiknya tebal. Jika terbuat dari kain, pastikan kainnya tebal, halus, dan mudah dibersihkan. Jika terbuat dari bambu, pastikan serat-serat kayunya sudah dibersihkan atau dihaluskan agar tidak melukai tangan saat dipegang.

7. Bandingkan Harga Container Box

Tips memilih box container terakhir adalah bandingkan harganya terlebih dahulu sebelum membeli. Karena sering kali container yang ukuran dan mereknya sama dibanderol dengan harga yang berbeda. 

Membandingkan harga menjadi salah satu cara untuk menghemat pengeluaran, terutama jika kamu membeli container box dalam jumlah yang banyak. Pastikan ulasan penjualan produk di toko tempatmu membeli container box bagus agar kamu tidak kecewa setelah barang sampai di rumah.

Baca Juga: Sering Diabaikan, Ini Fungsi Asuransi Saat Belanja di E-Commerce

Belilah Container Box dari Merek Terpercaya

Mengingat banyak penjual yang menjual container box, kamu perlu berhati-hati akan kualitas barang yang dijual. Tidak semua box yang dijual berkualitas meskipun memiliki merek. Jadilah pembeli yang bijak agar kamu tidak menyesal setelah membeli. 

Pilih dari merek terpercaya karena kualitas barangnya lebih terjamin daripada merek lain, apalagi merek baru. Kamu bisa beli di toko offline maupun online dengan harga yang terjangkau. Sesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki untuk menghindari pengeluaran berlebih. 

Selain untuk kebutuhan rumah tangga, container box juga banyak dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan oleh seorang pebisnis untuk memudahkan penyimpanan barang-barang pada gudang penyimpanan seperti alat kerja atau stock peralatan dan bahan baku produksi.

Pastikan untuk yang ingin membeli container box secara online, pastikan membelinya di platform e-commerce yang menyediakan asuransi e-commerce apalagi jika membelinya dalam jumlah yang banyak.

Ketahui lebih lengkap mengenai asuransi e-commerce dan manfaatnya dengan mengisi form dibawah ini!

Mau Impor Barang? Pahami Prosedur dan Aturannya Dulu!

Mau Impor Barang? Pahami Prosedur dan Aturannya Dulu!

Impor adalah kegiatan mendatangkan barang dari luar negeri ke dalam negeri. Kegiatan ini biasanya dilakukan karena suatu barang tidak tersedia di dalam negeri, sementara barang tersebut dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Pengiriman barang impor biasanya menggunakan jasa kargo, sehingga barang dapat sampai di dalam negeri dengan selamat. Sebelum dikirimkan, terdapat beberapa prosedur yang harus dilakukan agar kegiatan impor disetujui dan tidak menyalahi secara hukum.

Mau tahu lebih banyak tentang impor barang? Simak informasi selengkapnya pada poin-poin di bawah ini. 

Keuntungan Impor Barang dari Luar Negeri

Indonesia merupakan salah satu negara importir tertinggi di dunia. Hal ini tidak lepas karena berbagai keuntungan yang didapatkan saat impor barang. Keuntungan tersebut, antara lain.

1. Berpotensi Menjadi Pemasok

Ketersediaan bahan baku di setiap negara berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi alam dan lingkungan di sekitarnya. Dengan melakukan impor, maka suatu negara berpotensi menjadi pemasok bahan baku di negaranya sendiri sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.

2. Harga Beli Lebih Murah

Ketersediaan bahan baku di dalam negeri boleh melimpah, tapi harganya belum tentu murah. Hal inilah yang mendorong meningkatnya kegiatan impor karena harga beli suatu barang dari luar negeri lebih murah. Alhasil, suatu negara berpotensi memperoleh keuntungan yang lebih besar. 

3. Faktor Kualitas

Tidak dapat dipungkiri kalau kualitas barang dari luar negeri jauh lebih bagus daripada barang di dalam negeri. Maka tidak heran apabila kegiatan impor melekat kuat dalam aktivitas perdagangan di Indonesia. Dan untuk memudahkan pengiriman barang impor, suatu negara membutuhkan jasa import kargo.

Baca Juga: Mengenal Deliveree, Solusi Pengiriman Cargo Instan

Daftar Barang-barang yang Biasa Diimpor

Ada banyak jenis barang yang dapat diimpor dari luar negeri. Tapi, barang seperti pakaian bekas, kantong bekas, gula dan beras jenis tertentu, serta barang perusak lapisan ozon mendapat larangan impor. Adapun daftar barang yang dapat diimpor, di antaranya.

Bahan Baku ProduksiBarang pertama yang paling banyak diimpor menggunakan jasa kargo impor adalah bahan baku produksi untuk kebutuhan pabrik. Bahan ini akan diolah di dalam negeri untuk dijadikan bahan jadi dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Beberapa bahan baku yang masih diimpor di Indonesia, seperti gula pasir, jagung, gandum, biji-bijian, ikan, dan produk daging. 
Tanaman HiasTanaman hias dapat diimpor dari luar negeri. Akan tetapi, perlakuan atau aturan pengirimannya berbeda dari barang impor lainnya karena tanaman hias mudah layu atau mati sewaktu di perjalanan. Maka dari itu, para importir perlu berhati-hati saat memilih jasa kargo impor agar tanaman hias tetap utuh saat sampai di Indonesia. 
Hewan Peliharaan atau TernakJasa kargo impor juga menyediakan pengiriman untuk hewan peliharaan atau ternak. Kargo yang digunakan biasanya dibedakan dengan kargo barang. Sebab, hewan peliharaan membutuhkan perlakuan khusus agar tetap merasa nyaman dan tidak mati selama di perjalanan. 
Kendaraan BermotorKendaraan bermotor, seperti sepeda motor dan mobil juga dapat diimpor dari luar negeri. Dengan catatan, barang ini akan dikenakan pajak yang sangat tinggi sewaktu sampai di Indonesia. Besaran pajaknya akan disesuaikan dengan harga per unit kendaraan bermotor sesuai aturan yang berlaku.
Barang FashionBeberapa barang fashion, seperti pakaian, sepatu, tas, jam tangan, dan aksesoris juga sering diimpor. Sebab, peminat barang fashion import di Indonesia sangat tinggi sehingga bisnis impor barang fashion menjadi salah satu yang paling menggiurkan jika kamu tertarik untuk mencobanya. 
Mesin dan Peralatan MekanikIndonesia juga sering mengimpor mesin dan peralatan mekanik untuk memenuhi kebutuhan industri di dalam negeri. Jenis mesin yang diimpor pun beragam, seperti mesin pabrik hingga alat-alat berat. Negara yang menjadi tujuan impor adalah Jepang, Korea Selatan, Jerman, dan Tiongkok.
Produk KosmetikBerbagai produk kosmetik, seperti skincare, make up, dan parfum juga banyak diimpor ke dalam negeri. Barang-barang ini dikirim melalui kargo, kemudian didistribusikan kepada konsumen di dalam negeri. Peminatnya cukup banyak, sehingga kegiatan impornya pun sering dilakukan. 
Obat-obatan dan Produk KimiaJasa kargo impor juga menyediakan layanan untuk mengirimkan obat-obatan dan produk kimia dari luar negeri ke dalam negeri. Tidak semuanya, tapi hanya beberapa obat-obatan dan produk kimia yang dianggap aman saja untuk dikonsumsi. Barang ini dapat dikirimkan jika sudah mendapatkan persetujuan dan izin dari pihak yang berwenang. 

Prosedur dan Aturan Impor Barang

man wearing face mask standing near vehicle door with brown carton boxes
Photo by Pavel Danilyuk on Pexels.com

Prosedur dan aturan impor di setiap negara berbeda-beda. Di Indonesia sendiri,  prosedur dan aturannya dibagi menjadi tiga tahap, di antaranya.

1. Melakukan Negosiasi

Tahap pertama adalah melakukan negosiasi dengan eksportir. Hal ini dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung, misalnya melalui email. Untuk memastikan kualitas barang yang akan diimpor, eksportir biasanya akan mengirimkan sampel barang kepada importir. 

Setelah melakukan pertimbangkan, importir dapat menghubungi eksportir untuk membuat kesepakatan harga. Dalam hal ini, akan ada kontrak jual dan beli yang perlu ditandatangani sebagai tanda kerjasama antara kedua belah pihak. Kontrak ini berisi tentang syarat penjualan, standar kualitas, jenis barang, cara pembayaran, dan sanksi yang dikenakan apabila salah satu pihak melanggar poin-poin yang ada di dalam kontrak. 

2. Membuka  Rekening Letter of Credit (LC)

Tahap selanjutnya adalah membuka rekening LC di bank yang ada di Indonesia. Jika sudah punya, importir hanya perlu melakukan pembayaran sesuai nominal yang telah disepakati dengan eksportir, termasuk biaya pengirimannya. Setelah itu, eksportir akan melakukan eksekusi dengan mengirimkan barang ke Indonesia melalui jalur laut. 

Terdapat tiga metode pembebanan biaya pengiriman, yaitu ditanggung oleh importir, eksportir, atau kedua belah pihak sesuai persentase yang disepakati di awal. Selanjutnya, eksportir perlu menyerahkan bukti penyerahan dan daftar barang ke bank tempat mereka membuka rekening LC di negara asalnya. Sedangkan salinannya dikirimkan kepada importir. 

3. Membayar Eksportir

Setelah barang sampai di pelabuhan, importir wajib melakukan pembayaran. Bank di Indonesia tempat importir membuka rekening LC akan melakukan pembayaran kepada eksportir di luar negeri. Nominalnya sesuai dengan tagihan yang dikirimkan eksportir kepada importir. 

Baca Juga: 14 Jasa Ekspedisi yang Melayani Pengiriman Besar

Tips Impor Barang dari Luar Negeri

Ada beberapa tips yang importir perlu ketahui agar proses pengiriman barang menjadi lancar. Tips tersebut, antara lain.

1. Mengetahui Jenis Barang dan Negara Asalnya

Pertama-tama, tentukan dulu jenis barang yang akan diimpor untuk mengetahui regulasi yang berlaku karena berbeda jenis barang, maka berbeda pula regulasinya. Jika memang ada pembatasan atau larangan pengiriman, maka importir tidak dapat mendatangkan barang dari luar negeri ke Indonesia. Artinya, importir perlu mencari jenis barang lain yang akan diperdagangkan untuk melancarkan usahanya. 

2. Mengurus Perizinan Impor

Setelah itu, importir bisa mengurus perizinan impor mulai dari pengiriman maupun penerimaan barang. Terdapat dua jenis perizinan yang ada di Indonesia, yaitu perizinan pokok dan khusus. Perizinan pokok, meliputi:

  • Legalitas suatu usaha, seperti PT atau CV
  • Angka Pengenal Impor (API), seperti API-P atau API-U
  • Mengurus Nomor Induk Kepabeanan (NIK)

Sedangkan perizinan khusus digunakan untuk mengimpor barang tertentu, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan lain sebagainya. Aturan perizinan ini dapat dibaca dalam peraturan bea dan cukai. Alhasil, barang yang diimpor mendapatkan izin untuk masuk ke Indonesia.

3. Tentukan Forwarder atau Transporter

Proses pengantaran barang dibantu oleh jasa forwarder atau transporter. Forwarder sendiri biasanya sudah sepaket dengan jasa pick dari tempat importir ke pembeli di negara tujuan. Namun, importir biasa memilih jasa forwarder secara terpisah agar pengiriman barang cepat sampai dan aman. 

Pilihlah jasa forwarder atau transporter yang terpercaya mengingat impor adalah usaha jangka panjang. Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya. Jangan lupa untuk membaca ulasan dari pengguna yang sudah lebih dulu menggunakan jasa forwarder sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan. 

4. Tentukan Jadwal Impor Barang

Kapan barang akan dikirimkan dari negara asal ke negara tujuan juga perlu dipikirkan. Tujuannya untuk mengetahui estimasi sampainya barang di negara tujuan, jadi importir bisa menyampaikan informasi ini kepada pembeli. Tapi, perlu diketahui bahwa proses pemeriksaan di bea cukai tidak dapat diprediksi, jadi kemungkinan bisa terjadi keterlambatan terutama jika jumlah barang impor overload

Baca Juga: Manfaat Asuransi Kargo dan Cara Klaimnya

Lengkapi Barang Impor dengan Asuransi Barang

Tertarik menjadi importir? Pastikan kamu sudah memahami proses bisnis impor dengan baik dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan agar bisnis berjalan dengan lancar. Jangan lupa untuk mengasuransikan barang yang diimpor untuk menjamin keamanan dan keselamatan dalam proses pengiriman. 

Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kamu tidak rugi besar. Kerugian ini justru ditanggung oleh penyedia asuransi sesuai nominal yang telah disepakati dalam perjanjian polis asuransi. Dengan catatan, selama jenis kerugiannya tercantum dalam ketentuan asuransi barang impor.

Untuk lebih maksimal dalam melindungi barang impor yang bisa mengalami berbagai risiko kerusakan dan kehilangan selama pengiriman jangan lupa untuk membeli asuransi pengiriman dan logistik dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

7 Sepatu Safety Terbaik Untuk Pekerja Outdoor

7 Sepatu Safety Terbaik Untuk Pekerja Outdoor

Kecelakaan kerja sering mengintai para pekerja lapangan, seperti terkena reruntuhan, terjatuh, terpeleset, hingga bahaya saat mengoperasikan alat-alat berat. Untuk memperkecil risiko kecelakaan, pekerja memerlukan Alat Pelindung Diri (APD) atau Pakaian Dinas Lapangan (PDL) yang lengkap. Salah satu di antaranya yang tak kalah penting adalah safety shoes atau sepatu pelindung. 

Terdapat banyak model sepatu safety yang dijual di pasar atau toko sepatu. Ada pula sepatu yang diproduksi oleh produsen internasional dengan standar kualitas dan tingkat keamanan yang tinggi. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, simak informasi mengenai sepatu safety berikut ini.

Jenis dan Fungsi Sepatu Safety untuk Pekerja Outdoor

Selain berdasarkan merek, sepatu safety dapat dibedakan berdasarkan jenisnya pula. Sebelum memilih sepatu yang pas, berikut jenis dan fungsi sepatu safety yang perlu diketahui. 

Toed Safety ShoesSepatu PDL yang satu ini memiliki pelindung di bagian ujung kakinya yang terbuat dari besi atau baja. Tujuannya untuk melindungi ujung kaki dari kejatuhan atau reruntuhan beda berat saat bekerja. Sepatu ini biasanya digunakan oleh pekerja alat berat.
Steel Insole ShoesSepatu ini terbuat dari material baja ringan. Tujuannya untuk melindungi dan menjaga tulang maupun pergelangan kaki, sehingga pergerakan setiap kaki menjadi seimbang. Sepatu ini biasa digunakan oleh operator yang sering mengandalkan kaki untuk menekan pedal kendaraan. 
Metal Instep FootwearSepatu ini memiliki lempengan baja atau metal ringan yang terdapat pada bagian alas kaki. Tujuannya untuk melindungi kaki dari benda-benda tajam, seperti kaca, paku, dan baut yang ada di lapangan. Sepatu ini sangat cocok digunakan oleh pekerja bangunan atau konstruksi. 
Electric Hazard ShoesBukan sepatu listrik, tapi sepatu ini sengaja dibuat dari bahan khusus yang tidak dapat menghantarkan listrik atau tegangan tinggi. Alas dan bahan yang digunakan dapat meminimalisir akibat dari tegangan tinggi. Tak heran jika sepatu ini sering digunakan oleh pekerja di bidang kelistrikan. 
Heat Resistant ShoesSepatu ini menjadi sepatu yang dirancang khusus untuk melindungi kaki dari suhu tinggi atau percikan api. Sepatunya terbuat dari bahan yang kebal terhadap panas dengan suhu maksimum 300 derajat Celcius. Jadi, para pekerja yang bekerja di area yang mudah terbakar dipastikan sangat membutuhkan sepatu ini. 
Metatarsal ShoesBagian atas sepatu ini terbuat dari bahan yang cukup tebal. Tujuannya untuk mencegah luka atau cedera pada bagian atas kaki. Sepatu ini cocok digunakan oleh pekerja pabrik atau pekerja di sektor alat berat. 

7 Sepatu Safety Terbaik untuk Pekerja Outdoor

Lantas, safety shoes apa yang cocok untuk para pekerja outdoor? Berikut ini 7 jenis sepatu safety yang direkomendasikan dan patut dipertimbangkan saat membeli. 

1. Sepatu Safety Vausky

Sepatu safety yang satu ini mengusung desain yang fashionable, jadi tidak kelihatan seperti sepatu outdoor pada umumnya. Model sepatu ini mirip dengan sneakers. Selain cocok digunakan untuk bekerja, sepatu ini juga bisa digunakan saat bepergian.

Kelebihan sepatu safety Vausky, di antaranya:

  • Menggunakan bahan karet dan material sintetis
  • Tahan terhadap suhu panas
  • Dibanderol dengan harga terjangkau, yaitu Rp500.000 sampai Rp800.000

2. Sepatu Safety Krushers

Jika model sepatu Vausky mengusung desain sneakers, maka berbeda dengan sepatu Krushers. Desain sepatu ini menyerupai sepatu boots yang di bagian ujung sepatunya sudah disematkan besi. Jadi, jari-jari kaki aman terlindungi dari material yang berbahaya. 

Kelebihan sepatu safety Krushers, di antaranya:

  • Desainnya cukup kasual, jadi cocok dipakai untuk bersantai
  • Harganya terjangkau

Baca Juga: Ini Dia Warna Helm Proyek dan Kegunaannya

3. Sepatu Safety Krisbow

Bagi yang suka modelan sepatu gunung, maka bisa melirik sepatu merek Krisbow. Bagian atas sepatu ini terbuat dari bahan split leather yang tahan terhadap hantaran listrik statis. Sedangkan solnya terbuat dari bahan karet agar pemakainya tidak mudah tergelincir. 

Kelebihan sepatu safety Krisbow, di antaranya:

  • Cocok dipakai untuk bidang kelistrikan
  • Kualitasnya bagus
  • Harganya terjangkau

4. Sepatu Safety King

Ini adalah salah satu brand yang terkenal dan diminati oleh banyak orang. Selain karena modelnya yang trendy, sepatu ini juga memiliki kualitas yang bagus. Sebab, sepatunya juga dibuat dari material berkualitas. 

Kelebihan sepatu safety King, di antaranya:

  • Terdiri dari beberapa model, yaitu model sepatu boots dan bertali
  • Harga terjangkau, yaitu Rp135.000 sampai Rp600.000

5. Sepatu Safety Cheetah

Sepatu safety Cheetah merupakan sepatu yang cocok dipakai di luar ruangan. Terdapat banyak model yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemakai. Selain sepatu, brand Cheetah juga menyediakan perlengkapan safety lainnya, seperti sarung tangan, kacamata, hingga shower air. 

Kelebihan sepatu safety Cheetah, di antaranya:

  • Terbuat dari bahan berkualitas
  • Tahan terhadap genangan air maupun lumpur
  • Harganya terjangkau

6. Sepatu Safety Lavio

Bagi yang bekerja di bidang alat-alat berat, maka sepatu ini patut dipertimbangkan. Bagian ujung sol sepatu dilapisi dengan besi, sehingga jari-jari kaki menjadi aman dari benda tajam atau berat. Sepatu terbuat dari karet kelas A, kulit premium, dan suede di bagian upper-nya. 

Kelebihan sepatu safety Lavio, di antaranya:

  • Bobotnya ringan, tapi tetap aman
  • Terdiri dari berbagai model
  • Harga terjangkau

7. Sepatu Safety Jogger 

Pekerjaan logistik erat berkaitan dengan barang-barang berat, jadi butuh sepatu safety terbaik untuk melindungi kaki dari reruntuhan atau benda-benda tajam. Sepatu safety jogger menjadi salah satu sepatu yang bisa dipertimbangkan. Sepatu terbuat dari material kanvas di bagian upper, steel di bagian midsole, dan polyurethane di bagian outsole

Kelebihan sepatu safety Jogger, di antaranya:

  • Solnya tebal, jadi tahan terhadap air dan minyak
  • Corak dan desainnya modern
  • Harganya terjangkau

Baca Juga: Tips Membeli Elektronik Bekas Online yang Aman

Tips Memilih Sepatu Safety Terbaik untuk Pekerja Outdoor

Agar tidak salah pilih, terdapat beberapa poin yang harus dipertimbangkan sebelum membeli safety shoes. Poin-poin tersebut akan dirangkum dalam tips di bawah ini.

1. Memperhatikan Bahan atau Material

Sebelum membeli sepatu safety, ada baiknya perhatikan bahan atau materialnya terlebih dahulu. Alasannya sederhana karena bahan sangat mempengaruhi kualitas sepatu. Sebaiknya pilih sepatu yang terbuat dari material nitrile atau karet karena bahan ini tahan terhadap segala situasi, seperti becek, berair, atau berlumpur. 

2. Pilih Ukuran Sepatu yang Pas

Selanjutnya adalah memilih sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki karena poin ini akan mempengaruhi tingkat kenyamanan si pemakai. Jika tidak ada ukuran yang sesuai, sebaiknya pilih ukuran yang lebih besar daripada kecil. Sebab, sepatu yang longgar masih dapat disiasati dengan menambahkan kaos kaki atau material lain untuk mengisi bagian depannya agar sepatu pas saat dipakai. 

3. Memiliki Masa Berlaku

Jarang diketahui, tapi sepatu safety memiliki masa berlaku dalam kurun waktu tertentu. Jika masa berlakunya sudah habis, sebaiknya diganti dan jangan menggunakan sepatu untuk pekerjaan lapangan karena dapat membahayakan keselamatan saat bekerja. Informasi tentang masa berlaku dapat dilihat di dalam kotak sepatu atau di dalam sepatu itu sendiri.

4. Memiliki Fitur yang Lengkap

Sepatu safety memiliki desain yang berbeda-beda, jadi wajar jika fitur di dalamnya pun berbeda. Jika waktu kerjanya kebanyakan di lapangan, maka pilihlah sepatu safety yang dilapisi oleh besi di bagian ujung sol sepatu. Tujuannya agar kaki tetap terlindungi saat bekerja. 

5. Bobot Sepatu

Sepatu yang ringan tentu lebih nyaman digunakan di lapangan, terutama bagi yang sering mengangkat barang berat. Jadi, pastikan bobot sepatu ringan agar tidak mengganggu saat bekerja. Di sisi lain, sepatu yang ringan juga dapat menghindari kaki dari cedera yang tidak diinginkan.

6. Memiliki Sirkulasi Udara

Penggunaan sepatu dalam kurun waktu yang cukup lama dapat membuat kaki berkeringat. Jadi, pastikan sepatu memiliki sirkulasi udara yang baik untuk mencegah keringat dan kelembaban pada kaki. Jika kaki dalam keadaan lembab, takutnya kaki malah terinfeksi bakteri atau malah berjamur.  

Baca Juga: Tips Membeli Barang Elektronik Murah Berkualitas

Pilih Sepatu yang Berkualitas Sesuai Budget

Itu dia informasi seputar sepatu safety yang layak dipertimbangkan untuk pekerjaan outdoor. Pilihlah sepatu yang berkualitas, sehingga sepatu tahan lama atau awet meskipun sudah digunakan bertahun-tahun. Harganya mungkin lebih mahal, tapi kamu bisa sesuaikan dengan budget agar tidak terlalu memberatkan finansial. 

Kamu bisa pilih salah satu dari merek sepatu yang sudah disebutkan di atas. Kamu bisa beli langsung di toko atau di e-commerce yang ada di Indonesia. Bandingkan harga sebelum membeli, jadi kamu bisa mendapatkan harga termurah dengan kualitas yang sama. 

Pastikan membeli di platform e-commerce yang memberikan asuransi e-commerce untuk setiap pembelian untuk melindungi Anda dari risiko finansial akibat kerusakan atau kehilangan barang yang dibeli.

Pelajari dengan lebih lengkap mengenai produk asuransi e-commerce dan manfaatnya dengan mengisi formulir dibawah ini!

5 Perbedaan Pengiriman Ekspedisi dan Kargo

5 Perbedaan Pengiriman Ekspedisi dan Kargo

Pengiriman ekspedisi dan cargo merupakan dua jenis pengiriman yang sering dianggap sama oleh kebanyakan orang. Padahal, keduanya memiliki perbedaan dalam beberapa aspek meskipun secara garis besar keduanya sama-sama penting untuk kebutuhan bisnis. Terutama untuk kebutuhan pengiriman barang dari produsen ke konsumen.

Artikel ini akan membahas tentang perbedaan pengiriman ekspedisi dan kargo agar kedepannya tidak salah lagi. Akan dibahas pula pengertian dari masing-masing jenis pengiriman ini dan tips menggunakan layanan pengiriman ekspedisi maupun kargo.

Apa Itu Pengiriman Ekspedisi?

Ekspedisi sering diartikan sebagai jenis pengiriman dalam partai kecil atau satuan dengan berat di bawah 5 kg. Tidak ada batasan minimum pengiriman kareana berat barang kurang dari 200 gram pun dapat dikirimkan menggunakan layanan ini. Pengiriman ini juga dipercaya lebih menguntungkan karena rentang waktu pengiriman lebih cepat. 

Apa Itu Pengiriman Kargo?

Kargo adalah jenis pengiriman dalam partai besar, baik dari segi jumlah, berat, maupun volume barang itu sendiri. Pengiriman biasanya menggunakan tiga jalur utama, yaitu air, udara, dan darat. Untuk menikmati layanan pengiriman ini, penyedia layanan pengiriman biasanya menetapkan berat minimum barang. 

5 Perbedaan Pengiriman Ekspedisi dan Kargo

Setidaknya terdapat 5 perbedaan antara ekspedisi dan pengiriman kargo, di antaranya.

1. Jenis Barang 

Layanan ekspedisi biasanya melayani pengiriman yang beratnya relatif ringan dan ukurannya kecil. Pengiriman ini cocok digunakan untuk keperluan pribadi, misalnya saat ingin mengirimkan barang kepada orang terdekat. Misalnya, produk kecantikan, tas, sepatu, pakaian, dan aksesoris tertentu.

Sedangkan pengiriman kargo melayani pengiriman dalam partai besar dengan volume dan ukuran yang besar pula. Barang yang dikirimkan biasanya memiliki berat lebih dari 5 kg, seperti furniture, bahan kebutuhan pokok, dan barang dagangan dalam jumlah besar. Pengiriman ini sering digunakan untuk kebutuhan bisnis.

2. Berat Minimum

Perbedaan selanjutnya adalah dari segi berat barang. Pengiriman ekspedisi tidak menetapkan batasan berat untuk barang yang akan dikirimkan ke alamat penerima. Selagi barang tersebut bukan barang terlarang dan sudah dibungkus dengan aman, maka barang dapat dikirimkan.

Sedangkan pengiriman kargo memiliki berat minimum, yaitu 5 kg. Beberapa penyedia jasa pengiriman justru menetapkan berat yang lebih besar, seperti 10 kg atau 15 kg. Jika beratnya kurang dari 5 kg, maka tarif pengiriman yang dibebankan kepada pengirim akan disamakan dengan yang 5 kg atau berat minimum yang sudah ditentukan. 

3. Tarif Pengiriman Barang

Tarif ongkos pengiriman atau ongkir juga berbeda, dimana layanan ekspedisi jauh lebih murah daripada kargo. Karena melayani pengiriman dalam partai besar, penyedia layanan biasanya menetapkan biaya kirim yang dihitung per 5 kg atau 10 kg. Semakin berat barang, maka semakin murah lagi ongkir yang dibayar oleh pengirim.

Sedangkan untuk ekspedisi, tarif ongkirnya sangat terjangkau dan akan dihitung per 1 kg. Layanan ekspedisi ini ditawarkan oleh semua layanan pengiriman dengan tarif ongkir yang berbeda-beda. Ada yang Rp5.000 per kg, Rp6.000 per kg, hingga 10.000 per kg.

4. Estimasi Waktu Pengiriman

Dari segi estimasi waktu pengiriman juga berbeda. Pengiriman ekspedisi biasanya tidak membutuhkan waktu lama untuk mengirim barang kepada penerima. Rentang waktunya mulai dari 1-3 hari, tergantung alamat dan jarak.

Sedangkan pengiriman kargo membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu minimal 4-7 hari. Waktu pengiriman bahkan bisa mencapai 14 hari jika lokasi tujuannya sulit dijangkau.

5. Tingkat Keamanan Pengiriman

Ekspedisi dan pengiriman kargo sebenarnya sama-sama aman asal barang dibungkus dengan rapi dan benar. Tapi karena barang-barang yang dikirim menggunakan kargo biasanya adalah barang berat, maka potensi kerusakan barang yang kamu kirimkan cenderung lebih besar. Apalagi jika penyedia layanan pengiriman tidak hati-hati saat meletakkan barang.

Potensi kerusakan ini lebih minim dialami oleh pengiriman ekspedisi. Makanya sebelum mengirim barang, perhatikan berat barang dan jenis barang dengan seksama. Jika barangnya mudah pecah, sebaiknya tempelkan stiker “fragile” agar barang diperlakukan sedikit lebih spesial dibandingkan barang lainnya.

Baca Juga: Cara Cek Resi dan Cek Ongkir J&T Cargo

6 Tips Menggunakan Layanan Pengiriman Kargo

Mengingat risiko pengiriman kargo lebih tinggi, kamu perlu lebih berhati-hati saat mengirim barang. Lakukan tips berikut ini agar barang tetap aman selama proses pengiriman nanti. 

1. Kemas Barang dengan Benar dan Rapi

Keamanan barang dalam pengiriman sangat bergantung pada cara pengemasan. Pastikan barang dikemas dengan benar dan rapi sesuai jenisnya karena di dalam truk kargo, barang akan disusun berdasarkan jenisnya. 

Untuk barang yang mudah pecah atau rusak, seperti barang pecah belah, makanan, dan produk kecantikan, kamu bisa tambahkan bubble wrap sebelum barang dimasukkan ke dalam kotak. Tujuannya untuk menghindari benturan yang tidak diinginkan yang dapat membuat barang rusak. Setelah itu, lakban barang dengan kencang agar barang tidak mudah keluar dari kemasan. 

Khusus untuk barang yang ukurannya kecil, kamu dapat bungkus secara terpisah dari barang yang ukurannya besar. Jadi, barang tersebut tidak terselip dan terlihat saat pembeli membuka paket.

2. Tempelkan Stiker Fragile

Khusus untuk barang yang mudah pecah atau rusak, sebaiknya tempelkan stiker fragile. Selain memproteksi, stiker ini berfungsi sebagai informasi untuk menentukan tata letak barang saat dalam pengiriman. Jadi, barang milikmu tidak dicampur dengan barang-barang berat.

Pastikan tidak ada ruang hampa saat membungkus paket fragile untuk menghindari goncangan atau benturan keras. Alhasil, barang sampai dengan selamat dan konsumen pun puas dengan layanan pengiriman. 

3. Kunjungi Kantor Jasa Pengiriman Terdekat

Jika sudah, maka paket siap dikirimkan. Kamu bisa datang ke kantor jasa pengiriman terdekat dari rumah atau kantor. Pilih jasa pengiriman terbaik menurut versimu sendiri.

Baik atau tidaknya jasa pengiriman dapat dinilai dari beberapa poin, seperti tarif pengiriman, kecepatan layanan, kelengkapan informasi yang disampaikan, hingga keamanan pengiriman. Bagi yang ingin berbisnis, rating jasa pengiriman perlu diperhatikan karena hal ini akan mempengaruhi kelancaran dan penilaian terhadap bisnismu. 

4. Minta Resi Pengiriman

Jangan lupa untuk meminta resi pengiriman kepada petugas sebagai bukti bahwa barang sudah dikirimkan. Resi ini berbentuk kode unik yang berupa gabungan huruf dan angka.Misalnya, SHP98763456, JT05792648, atau JP67537379.

Satu barang biasanya akan mendapatkan satu resi. Jadi, bisa dipastikan bahwa setiap resi berbeda-beda. Jaga resi ini baik-baik karena resi bisa kamu gunakan untuk mengecek status pengiriman. 

5. Tambahkan Asuransi

Salah satu asuransi yang wajib disertakan adalah asuransi pengiriman barang. Seperti asuransi pada umumnya, asuransi kargo berfungsi sebagai proteksi agar barang senantiasa aman dalam proses pengiriman. Dengan menyertakan asuransi, kamu menjadi lebih tenang.

Jika seandainya ada kerusakan, maka kamu tidak perlu khawatir. Selama kerusakan tersebut bukan menjadi kelalaian penjual, maka jasa pengiriman akan memproses pengajuan klaim dan memberikan ganti rugi atas kerusakan atau kehilangan barang. 

Besaran biaya asuransi ini berbeda-beda untuk setiap jasa pengiriman. Biasanya adalah 0,2% sampai 0,35% dari nilai barang yang diasuransikan. Cukup terjangkau, bukan?

6. Lakukan Tracking Secara Berkala

Sesekali, kamu bisa melakukan tracking atas barang yang telah dikirimkan untuk mengetahui posisi barang saat ini. Dari tracking juga, kamu bisa menentukan estimasi sampai dengan melihat jarak yang masih harus ditempuh. 

Fitur tracking bisa diakses di website resmi atau aplikasi yang disediakan oleh jasa pengiriman. Tinggal ketik nomor resi yang kamu dapatkan dari petugas pada kolom yang disediakan, kemudian pilih “lacak”. Setelah itu, informasi tentang pengiriman pun akan ditampilkan secara detail. 

Baca Juga: Manfaat Asuransi Kargo dan Cara Klaimnya

Pilih Jasa Pengiriman Terjangkau untuk Mendukung Aktivitas Bisnismu

Kedua jenis layanan pengiriman, yaitu ekspedisi dan kargo memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Meski begitu, keduanya sama-sama perlu disediakan khususnya bagi kamu yang ingin menjalankan bisnis agar konsumen bisa memilih salah satu layanan yang terbaik menurut versi mereka sendiri. Dalam hal ini, kamu pun perlu menjalin kerjasama dengan beberapa jasa pengiriman untuk mendukung kelancaran pengiriman. 

Pastikan jasa pengiriman menawarkan tarif pengiriman yang terjangkau agar kamu tidak mengeluarkan biaya yang terlalu besar jika ingin mensubsidi biaya pengiriman konsumen. Sementara dari sisi konsumen, mereka menjadi leluasa memilih jasa pengiriman yang sesuai dengan budget. Dengan demikian, aktivitas bisnis berjalan lancar, perputaran barang dan modal pun cepat karena bisnis didukung oleh jasa pengiriman terbaik. 

Jangan lupa untuk menggunakan asuransi pengiriman dan logistik untuk melindungi barang dalam pengiriman baik secara domestik ataupun internasional. Dapatkan penawaran produk asuransi pengiriman dan logistik terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!