15 Jenis Pekerjaan Paling Bahaya dan Daftar Gajinya Fantastis

silhouette of man holding flamethrower
Photo by Yury Kim on Pexels.com

15 Jenis Pekerjaan Paling Bahaya dan Daftar Gajinya Fantastis

Setiap orang akan bekerja dengan profesi yang berbeda-beda untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ada yang berprofesi sebagai pilot, guru, akuntan, auditor, hingga wirausaha. Setiap profesi juga memiliki risiko masing-masing, dari yang resikonya kecil hingga yang mengancam nyawa. 

Semakin besar risiko suatu pekerjaan, biasanya semakin besar pula gaji yang diterima. Dalam satu bulan bisa digaji puluhan juta, lho! Tak heran jika para pekerjanya memiliki taraf kehidupan yang lebih baik dibandingkan pekerja yang menekuni profesi lain. 

Lantas, apa sajakah pekerjaan bahaya tersebut? Berikut ini 15 jenis pekerjaan paling bahaya dengan daftar gajinya. Tertarik melamar?

15 Jenis Pekerjaan Paling Bahaya dan Daftar Gajinya

NoJenis Pekerjaan BerbahayaSektor / BidangEstimasi Gaji Bulanan (IDR)Implikasi Risiko Keselamatan Utama
1Pekerja Kilang Minyak OffshoreEnergi / MigasRp 18.000.000 – Rp 45.000.000Kebakaran kilang, paparan gas beracun ($H_2S$), bahaya heli-transfer.
2Pekerja Tambang Bawah Tanah (Underground)PertambanganRp 15.000.000 – Rp 35.000.000Terowongan runtuh, gas metana, ledakan peledakan (blasting).
3Juru Las Bawah Air (Underwater Welder)Konstruksi / MaritimeRp 25.000.000 – Rp 80.000.000+Dekompresi ekstrem, sengatan listrik air laut, hipoksia.
4Teknisi Menara Listrik Tegangan Tinggi (SUTET)Kelistrikan / EnergiRp 9.000.000 – Rp 20.000.000Jatuh dari ketinggian puluhan meter, sengatan listrik tinggi.
5Penebang Pohon Komersial (Logger)Kehutanan / IndustriRp 6.000.000 – Rp 14.000.000Kejatuhan batang pohon raksasa, kecelakaan chainsaw.
6Pekerja Konstruksi Gedung Pencakar LangitKonstruksiRp 5.500.000 – Rp 12.000.000Jatuh dari ketinggian (fall hazards), tertimpa material berat.
7Pembersih Kaca Gedung Bertingkat (Rope Access)Commercial FacilityRp 5.000.000 – Rp 10.000.000Putus tali pengaman, terhempas angin kencang di ketinggian.
8Nelayan Laut Dalam (Deep-Sea Fisherman)Perikanan LautRp 5.000.000 – Rp 15.000.000Tenggelam akibat badai laut, kecelakaan penarik jaring berat.
9Operator Alat Berat Tambang (Dump Truck/Excavator)PertambanganRp 8.000.000 – Rp 16.000.000Landslide/longsor dinding tambang, blind-spot tabrakan unit.
10Petugas Pemadam Kebakaran (Firefighter)Layanan DaruratRp 4.500.000 – Rp 11.000.000Inhalasi asap pekat, luka bakar parah, tertimpa reruntuhan.
11Pekerja Pabrik Kimia / B3 (Bahan Berbahaya)ManufakturRp 6.500.000 – Rp 15.000.000Paparan zat karsinogenik, kebocoran zat asam beracun, ledakan.
12Pilot Pesawat Perintis (Bush Pilot)PenerbanganRp 30.000.000 – Rp 70.000.000Cuaca ekstrem pedalaman, cuaca mikro gunung, landasan pendek.
13Teknisi Pemeliharaan Turbin Angin (Wind Turbine)Energi TerbarukanRp 10.000.000 – Rp 22.000.000Ketinggian ekstrem, tersengat listrik tegangan generator.
14Penyelam Komersial / Diver TambangIndustri EksplorasiRp 15.000.000 – Rp 35.000.000Terjepit arus bawah air, keracunan oksigen/nitrogen.
15Petugas Penjinak Bahan Peledak (Jihandak/EOD)Keamanan / MiliterRp 7.000.000 – Rp 18.000.000Ledakan mendadak (blast injury), kegagalan detonasi.

Baca Juga: 7 Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Wajib Tahu!

Tentukan Pekerjaan yang Diinginkan dan Fokus

Itu dia daftar pekerjaan bahaya dengan gaji yang fantastis. Apakah kamu tertarik untuk mencobanya? Jika ya, maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan satu jenis pekerjaan yang diinginkan.

Setelah itu, buatlah perencanaan agar kamu bisa fokus mengejar karir yang diinginkan. Pastikan kamu memiliki bekal ilmu yang cukup dan sertifikasi tertentu di bidangnya agar peluang untuk menapaki karir di bidang yang bersangkutan semakin besar. 

Memberikan gaji yang sesuai dengan kesulitan pekerjaan adalah sepenuhnya kewajiban dari perusahaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, namun selain gaji yang sesuai hal lain yang perlu di penuhi oleh perusahaaan untuk mereka yang bekerj adengan resiko yang tinggi adalah fasilitas asuransi kesehatan karyawan untuk melindungi mereka dari berbeagai ancama resiko pekerjaan baik itu resiko kecelakaan kerja atau kesehatan.