Mengenal Manfaat Asuransi Proyek dan Jenis-Jenisnya

Mengenal Manfaat Asuransi Proyek dan Jenis-Jenisnya

Pembangunan sarana dan infrastruktur akan terus bertumbuh seiring berjalannya waktu. Proses pembangunan sendiri cukup berisiko, terutama untuk yang skalanya besar. Salah satu cara untuk mengantisipasi risiko tersebut adalah dengan menyertakan asuransi proyek untuk setiap jenis proyek, baik skala besar maupun kecil.

Polis asuransi proyek tidak hanya melindungi bisnis konstruksi, tapi juga melindungi tenaga kerja hingga material yang digunakan selama proyek berlangsung. Selain itu, apakah manfaat asuransi proyek yang bisa didapatkan? Berikut informasinya sekaligus jenis-jenis dan cara menghitung biaya asuransi proyek. 

Apa yang Dimaksud dengan Asuransi Proyek?

Seperti namanya, asuransi proyek adalah salah satu jenis proteksi yang ditujukan untuk melindungi bisnis konstruksi. Asuransi ini akan menjamin kelangsungan proyek dari awal sampai akhir, termasuk tenaga kerja dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembangunan.

Ada beberapa objek pertanggungan yang dilindungi oleh asuransi proyek, di antaranya:

  • Bangunan, seperti gedung perkantoran, hotel, ruko, dan pusat belanja
  • Bangunan komersial, seperti toko, gudang, dan pabrik
  • Proyek pembangunan sarana dan infrastruktur, seperti stasiun, bandara, dan jalan raya
  • Mesin proyek
  • Nilai kontrak kerja
  • Biaya untuk membersihkan puing-puing selama proses konstruksi
  • Segala material yang dimiliki oleh pemilik maupun pihak yang berkepentingan

Manfaat Asuransi Proyek

Asuransi proyek memiliki sejumlah manfaat yang dapat dinikmati oleh tertanggung. Manfaat ini dibagi menjadi dua kelompok risiko, yaitu:

Bagian I

  • Kerusakan material terhadap suatu proyek akibat terjadinya kegagalan atau kerugian atas pembangunan
  • Pihak asuransi akan memberikan biaya pertanggungjawaban untuk membersihkan puing-puing dalam pekerjaan konstruksi
  • Perluasan jaminan asuransi, meliputi biaya tambahan untuk tenaga kerja proyek yang lembur, kerja malam, kerja pada hari libur, dan biaya pengangkutan ekspres yang diberikan jika sebelumnya telah disetujui oleh penanggung

Bagian II

  • Cedera badan atau sakit yang diderita oleh pihak ketiga sebagai akibat dari kecelakaan, baik yang sifatnya ringan, parah, atau sampai menyebabkan kematian
  • Kerugian atau kerusakan harta benda yang dimiliki oleh pihak ketiga
  • Biaya atau pengeluaran yang dibebankan kepada tertanggung untuk kejadian yang berhubungan dengan Bagian I dan terjadi pada lokasi atau waktu berlangsungnya suatu proyek

Jenis-jenis Asuransi Proyek

Terdapat beberapa jenis asuransi proyek yang dapat dijadikan pilihan sebelum membeli. Hal ini tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan untuk memaksimalkan manfaat asuransinya. Adapun jenis-jenis asuransi proyek adalah sebagai berikut. 

1. Asuransi Jaminan Proyek

Disebut juga dengan surety bond, adalah produk asuransi yang paling banyak ditawarkan kepada nasabah. Asuransi ini akan melindungi pemilik proyek saat kontraktor gagal menyelesaikan proyek. Jika seandainya proyek mangkrak, maka penyedia asuransi akan memberikan ganti rugi kepada pemilik proyek.

Perjanjian polis asuransi ditandatangani oleh tiga pihak, yaitu pemilik proyek, penyedia asuransi, dan kontraktor. Surety bond dapat dibedakan menjadi beberapa kategori, yaitu jaminan penawaran, pembayaran uang muka, pelaksanaan, dan pemeliharaan. 

Sesuai dengan Otoritas Jasa Keuangan, jaminan pada jenis ini dibagi menjadi dua kondisi, di antaranya:

  • Jaminan bersyarat, yaitu pencairan asuransi akan dilakukan setelah penyebab dari terjadinya suatu peristiwa telah diketahui. Dalam hal ini, asuransi akan memberikan ganti rugi sebesar kerugian yang dialami oleh pemilik proyek
  • Jaminan tanpa syarat, yaitu pencairan asuransi hanya akan dilakukan apabila ketentuan dalam kontrak tidak dipenuhi. Dalam hal ini, biaya ganti rugi dapat diberikan tanpa melampirkan bukti kegagalan

2. Asuransi Erection All Risk (EAR)

Jenis asuransi proyek yang satu ini akan memberikan biaya ganti rugi atas kerusakan mesin yang digunakan saat proyek berlangsung. Mulai dari pemasangan mesin, instalasi mesin dan perlengkapannya sesuai yang tercantum dalam polis asuransi.

Selain itu, EAR juga memberikan jaminan atas pekerjaan konstruksi lain, berupa penyulingan minyak, pembangunan jembatan, dan pembangkit tenaga.

Terdapat dua jaminan di dalam jenis asuransi EAR, di antaranya:

Bagian I

  • Kerusakan atas material, termasuk kerugian atau kerusakan fisik yang tidak disengaja yang berkaitan dengan proses instalasi mesin
  • Objek pertanggungan dalam asuransi berupa kontrak pekerjaan (erection work), termasuk biaya pengangkutan, harga mesin, bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan biaya pemasangan
  • Objek pertanggungan lain dalam pekerjaan konstruksi teknik sipil, berupa biaya membersihkan puing-puing material, pondasi, dan harta benda yang dimiliki atau masuk dalam pengawasan principal

Bagian II

Tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Di dalamnya termasuk kecelakaan atau cedera badan, kerusakan harta benda, dan biaya hukum.

Baca Juga: Apa Itu Asuransi Properti? Ini Manfaat, Jenis, dan Cara Klaimnya

3. Asuransi Contractor All Risk (CAR)

Asuransi yang memberikan ganti rugi atas kerusakan atau kerugian yang terjadi dalam tahap pembangunan disebut sebagai asuransi contractor all risk (CAR). Risiko yang ditanggung akan disesuaikan dengan kesepakatan di antara tertanggung dan penanggung. 

Beberapa kondisi yang ditanggung atau dijamin dalam asuransi CAR ini, antara lain:

  • Bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus, tanah longsor, angin topan, dan tsunami
  • Kebakaran, ledakan, kejatuhan pesawat, dan petir
  • Kerusuhan atau huru-hara
  • Pencurian
  • Kesalahan desain bangunan

4. Asuransi Workmen Compensation and Employer Liability

Asuransi proyek yang satu ini cukup populer di Indonesia. Bahkan dalam beberapa pekerjaan konstruksi MIGAS, polis ini menjadi salah satu syaratnya. 

Polis ini berupa asuransi tenaga kerja proyek yang akan melindungi seluruh tenaga kerja selama proyek berlangsung. Manfaatnya berada di luar BPJS Ketenagakerjaan, sehingga tenaga kerja menjadi terproteksi secara maksimal. Biaya asuransi tenaga kerja proyek sendiri akan disesuaikan dengan luas manfaat yang didapatkan.

Meskipun tergolong dalam satu produk, namun asuransi ini memiliki manfaat yang berbeda. Berikut ini penjelasan mengenai keduanya. 

Workmen Compensation

Adalah asuransi yang memberikan santunan, berupa kompensasi kepada tenaga kerja yang mengidap penyakit, mengalami cedera tubuh, atau meninggal dunia dalam proses pembangunan. Biaya ganti rugi dapat dicairkan tanpa menyertakan bukti atas kegagalan atau kerugian dari suatu peristiwa. 

Employer Liability

Adalah asuransi dengan jaminan berupa kerugian yang dialami tertanggung atas gugatan atau tuntutan hukum yang dilakukan oleh tenaga kerja, sebagai akibat dari cedera badan atau penyakit yang disebabkan karena kelalaian. Secara hukum, tertanggung wajib membayar kerugian yang dialami tenaga kerja. Namun, ganti rugi hanya akan diberikan apabila tenaga kerja menyertakan bukti kelalaian yang dilakukan oleh pemilik proyek.

5. Asuransi Comprehensive General Liability (CGL)

Polis asuransi CGL memberikan biaya ganti rugi yang dialami oleh pihak ketiga akibat kelalaian atau kesalahan yang dilakukan oleh pengelola pembangunan selama proyek berlangsung. Beberapa jaminan yang diberikan untuk asuransi CGL, di antaranya:

  • Personal injury adalah jaminan atas cedera badant, kecacatan, meninggal dunia, shock, ketakutan, gangguan mental, hingga efek dari pencemaran nama baik
  • Property damage adalah jaminan atas kerugian harga benda yang dimiliki oleh pemilik proyek
  • Advertising liability adalah jaminan atas terjadinya pelanggaran hak cipta, adanya persaingan tidak sehat, pelanggaran kode etik, dan pencurian ide-ide bisnis

Defense cost and expense adalah jaminan atas biaya-biaya yang muncul selama proses pembelaan dan mempertahankan tuntut.

Baca Juga: Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat Beli Asuransi Konstruksi?

Cara Menghitung Biaya Asuransi Proyek

Besar atau kecilnya premi dari asuransi proyek tergantung dari jenis proyek, lokasi, kontraktor, pemilik, peralatan yang digunakan, dan kurun waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proyek. Semakin lama waktunya, biasanya akan semakin mahal premi yang dibayar oleh pemilik proyek. Sebab, jaminan yang diberikan oleh penyedia asuransi pun semakin panjang.

Perhitungan premi untuk setiap jenis asuransi proyek berbeda-beda. Hal ini disebabkan karena manfaat yang diperoleh juga berbeda untuk setiap jenis produk yang dipilih. 

Secara umum, cara menghitung biaya asuransi proyek dapat menggunakan rumus berikut ini:

Premi = jumlah pertanggungan x suku premi per jangka waktu penyelesaian proyek

Contoh perhitungan:

Kontraktor memenangkan sebuah tender untuk pembangunan gedung perkantoran sebesar Rp20.000.000.000 yang memiliki suku premi 0,1%. Maka besarnya premi asuransi yang dibayar oleh pemilik proyek adalah:

Rp20.000.000.000 x 0,1% = Rp20.000.000

Baca Juga: Asuransi Pengangkutan Barang: Manfaat, Jenis, dan Cara Klaim

Pastikan Proyek Terlindungi dengan Asuransi yang Tepat

Asuransi tidak hanya dibutuhkan sebagai proteksi untuk kesehatan, jiwa, dan aset berharga lainnya, tapi juga untuk suatu proyek. Sebelum memulai suatu proyek, carilah produk asuransi yang tepat dengan perlindungan paling maksimal. Asuransi proyek akan membantu mengurangi risiko atau kerugian finansial yang mungkin terjadi akibat hal-hal yang tidak diinginkan selama pembangunan berlangsung. 

Dapatkan asuransi proyek terbaik untuk melindungi aset bisnis berharga Anda dengan mengisi formulir dibawah ini!

Alat Berat Clamshell: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja

Alat Berat Clamshell: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja

Alat berat konstruksi, seperti excavator, dump truck, dan crane pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Bagaimana dengan alat berat clamshell? Alat ini mungkin masih sedikit asing di telinga, tapi clamshell sendiri merupakan salah satu alat berat yang digunakan untuk proses penggalian.

Alat ini sering ditemui pada lokasi pertambangan yang digunakan bersamaan dengan alat-alat berat lainnya. Clamshell memiliki dua buah rahang yang sejatinya dapat membuka atau menutup. Pergerakan ini dapat terjadi dengan bantuan sistem mekanik atau hidrolik.

Pengertian Alat Berat Clamshell

Alat berat clamshell adalah alat berat sejenis derek yang digunakan untuk mengangkut material dan mengerjakan material lepas. Mulai dari kerikil, batu, pasir, lumpur, dan lain sebagainya. Material yang berhasil diangkat nantinya akan dipindahkan ke alat angkut untuk pekerjaan konstruksi. 

Bucket clamshell sendiri terdiri dari berbagai ukuran, tergantung dari berat material yang ingin diangkut. Ada bucket ringan yang digunakan untuk mengangkat material ringan, jadi jenis ini tidak memiliki gigi-gigi. Ada bucket berat yang digunakan untuk menggali, jadi jenis ini memiliki gigi yang dapat dilepas.

Kapasitas bucket pada clamshell dibagi menjadi 3 ukuran, di antaranya:

  • Water level capacity, yaitu bucket yang dapat digantung setinggi permukaan air
  • Plate line capacity, yaitu bucket yang dapat diisi rata setinggi garis puncak clamshell
  • Headed capacity, yaitu bucket yang memiliki volume atau kapasitas yang besar

Proses penggalian dan pengangkutan pada clamshell tidak hanya tergantung pada kapasitas bucket yang digunakan, tapi juga panjang boom-nya. Semakin pendek boom, maka semakin maksimal pula daya angkat clamshell, dan sebaliknya. Jadi, panjang dan pendek boom yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi.

Panjang boom maksimal yang diperbolehkan untuk clamshell adalah 50ft. Tentu, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Single part hoist line untuk mengangkat beban dengan berat maksimal 8.000 lbs
  • Two part hoist line untuk mengangkat beban dengan berat maksimal 16.000 lbs
  • Three part hoist line untuk mengangkat beban dengan berat maksimal 24.000 lbs
  • Four part hoist line untuk mengangkat beban dengan berat maksimal 32.000 lbs
  • Five part hoist line untuk mengangkat beban dengan berat maksimal 40.000 lbs

Fungsi Alat Berat Clamshell

Beberapa fungsi alat berat clamshell dalam pekerjaan konstruksi, di antaranya:

  • Untuk mengangkut material, termasuk material curah seperti pasir, lumpur, kerikil, batu-batuan, dan lain-lain
  • Meningkatkan produktivitas pekerjaan, karena alat ini dapat mengangkat material berat dengan cepat
  • Meningkatkan efisiensi, karena waktu yang dibutuhkan untuk proses 

Baca Juga: Alat Berat Beko: Cara Mengoperasikan dan Perawatannya!

Tipe dan Jenis Alat Berat Clamshell

Clamshell yang digunakan untuk pekerjaan konstruksi berbeda-beda, tergantung tipe dan jenisnya. Hal ini biasanya akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan konstruksi. Adapun tipe dan jenis clamshell yang perlu diketahui, di antaranya:

  • Clamshell bucket, adalah jenis clamshell yang paling umum dan sering ditemui. Fungsinya adalah untuk memindahkan material dari satu lokasi menuju lokasi lainnya, dan untuk membongkar material dari kapal
  • Orange peel grab, adalah jenis clamshell yang digunakan untuk memindahkan material-material berat, seperti besi tua atau limbah konstruksi
  • Timber grab, adalah jenis clamshell yang digunakan untuk mengangkat kayu atau bahan-bahan bangunan
  • Rock grab, adalah jenis clamshell yang digunakan untuk mengangkat material berat, seperti batu dan kerikil

Bagian Utama pada Clamshell

Sama seperti alat berat lainnya, clamshell memiliki bagian-bagian utama. Bagian ini melengkapi bagian lainnya, sehingga clamshell dapat bekerja secara maksimal. Adapun bagian utama pada clamshell adalah sebagai berikut:

  • Rahang, adalah bagian yang bentuknya menyerupai kepiting. Bagian ini berguna untuk membuka dan menutup clamshell
  • Silinder, adalah bagian yang berguna untuk menggerakkan rahang pada clamshell
  • Frame, adalah bagian yang berguna untuk menopang rahang dan silinder
  • Wire rope, adalah tali yang berguna untuk mengangkat dan menurunkan material pada clamshell
  • Hook, adalah bagian yang berguna untuk mengaitkan wire rope dengan material yang akan diangkat

Cara Kerja Alat Berat Clamshell

industrial agricultural machinery
Photo by Mark Stebnicki on Pexels.com

Alat berat yang satu ini bekerja dengan cara membuka dan menutup kedua rahang yang bentuknya mirip kepiting. Rahang ini berguna untuk mengangkat material, seperti kerikil, batu, pasir, dan tanah. Rahang digerakkan menggunakan sistem hidrolik maupun mekanik. 

Untuk lebih jelasnya, berikut ini uraian mengenai cara kerja alat berat clamshell:

  • Ketika hendak digunakan, operator akan memposisikan clamshell pada material yang akan diangkat dan mengatur posisinya sesuai kebutuhan
  • Sistem hidrolik atau mekanik akan diaktifkan untuk membuka kedua rahang pada clamshell
  • Clamshell mengangkut material yang akan diangkat
  • Operator akan menggerakkan clamshell ke tempat atau lokasi yang diinginkan
  • Setelah clamshell sampai pada lokasi tersebut, rahang clamshell akan ditutup menggunakan sistem hidrolik atau mekanik guna mengamankan material yang berhasil diangkat
  • Clamshell kemudian diangkat menggunakan tali wire rope yang telah dihubungkan dengan hook yang terdapat pada bagian atas clamshell
  • Material yang diangkat clamshell selanjutnya akan diangkut ke lokasi yang diinginkan. Dalam hal ini, operator perlu memastikan bahwa clamshell bergerak secara stabil agar material yang sudah diangkat tidak terjatuh atau terjebak pada bagian lain
  • Setelah itu, operator akan melepaskan material yang berhasil diangkat dengan cara membuka rahang clamshell menggunakan sistem hidrolik atau mekanik
  • Operator akan mengulangi cara kerja dari awal untuk mengangkat material lain yang masih tersisa

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Grader dan Fungsinya untuk Konstruksi

Kelebihan dan Kekurangan Alat Berat Clamshell

Alat berat clamshell memiliki sejumlah kelebihan dalam bidang konstruksi. Tapi di sisi lain, alat ini juga memiliki sejumlah kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan clamshell yang perlu diketahui.

1. Kelebihan Clamshell

  • Meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas kerja
  • Pemakaian alat berat clamshell secara tidak langsung mengurangi jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam pekerjaan konstruksi
  • Mampu mengangkat barang-barang berat secara cepat dan efisien, jadi tidak perlu menggunakan tenaga manusia
  • Memudahkan proses pemindahan material dari satu lokasi menuju lokasi lain
  • Dapat digunakan untuk membongkar material

2. Kekurangan Clamshell

  • Harga clamshell sangat mahal
  • Biaya operasional yang diperlukan sangat tinggi, terutama biaya bahan bakar dan perawatan
  • Meskipun mengandalkan tenaga mesin, pengoperasian clamshell tetap membutuhkan bantuan operator
  • Memerlukan perawatan dan perbaikan rutin agar alat beratnya tetap awet

Cara Merawat Alat Berat Clamshell

Selain memaksimalkan kerja clamshell, perawatan secara rutin dipercaya akan memperpanjang umur pakai clamshell. Cara merawat clamshell sendiri sangat mudah. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Memeriksa Kondisi Secara Berkala

Cara perawatan yang pertama adalah dengan memeriksa kondisi clamshell secara berkala. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui bagian-bagian yang rusak sebelum kerusakannya semakin parah. Alhasil, perbaikannya menjadi lebih mudah dan waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan lebih singkat.

2. Membersihkan Alat-alatnya

Membersihkan alat-alat yang terdapat pada clamshell dapat membantu mencegah kerusakan yang disebabkan oleh korosi atau kotoran yang menempel saat clamshell digunakan. Selain itu, membersihkan clamshell juga dipercaya dapat memperpanjang umur pakainya.

3. Memeriksa Sistem Hidrolik atau Mekanik

Selain membersihkan clamshell, jangan lupa untuk memeriksa sistem hidrolik atau mekanik yang terdapat pada clamshell. Jika salah satu dari sistem ini rusak, maka clamshell tidak dapat berfungsi dengan baik sewaktu digunakan untuk pekerjaan konstruksi.

4. Mengganti Suku Cadang yang Rusak

Seiring bertambahnya umur, bagian-bagian pada clamshell akan mengalami aus, berkarat, dan berbagai kerusakan lainnya. Jika ini terjadi, segera ganti suku cadang dengan yang baru. Tujuannya untuk mencegah kerusakan baru yang lebih serius akibat bagian-bagian yang sebelumnya sudah rusak.

5. Menyimpan Clamshell dengan Benar

Selesai dipakai, sebaiknya simpan clamshell di tempat yang aman. Tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari. Pastikan tempat penyimpanan clamshell tidak digabungkan dengan tempat penyimpanan barang-barang yang mudah jatuh, guna mencegah terjadinya benturan kuat.

Baca Juga: Ini Dia Jenis-jenis Alat Berat dan Fungsinya!

Perawatan yang Baik dapat Memperpanjang Umur Alat Berat

Penggunaan alat berat untuk kebutuhan konstruksi memang sangat dianjurkan. Selain untuk memudahkan pekerjaan manusia, penggunaan alat-alat berat sejatinya akan menghemat banyak waktu dan biaya. Pekerjaan yang jika dikerjakan secara manual tadinya menghabiskan waktu 3 hari, sekarang dapat dikerjakan dalam hitungan jam dengan bantuan alat-alat berat.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah perawatan. Rawatlah clamshell sebaik mungkin setelah digunakan untuk menghindari kerusakan serius yang sejatinya menghabiskan biaya yang cukup besar. Perawatan yang baik dan rutin membuat clamshell dapat bekerja maksimal, efisien, dan efektif dalam proyek konstruksi nanti.

Selain memberikan perawatan, penting juga untuk memberikan perlindungan asuransi teknis kepada alat berat clamshell untuk melindungi Anda dari risiko finansial ketika aset bisnis Anda megnalami kerusakan. Dapatkan asuransi perlindungan terbaik untuk aset bisnis degnan mengisi formulir dibawah ini!

7 Tips Menghadapi Karyawan yang Mencemarkan Nama Baik Perusahaan

7 Tips Menghadapi Karyawan yang Mencemarkan Nama Baik Perusahaan

Pencemaran nama baik kerap kali dilakukan, baik itu oleh individu kepada individu lain atau individu kepada perusahaan. Alasannya bisa bermacam-macam. Salah satunya karena seorang individu merasa dirugikan oleh perbuatan yang dilakukan oleh orang yang namanya dicemarkan. 

Pencemaran nama baik bukanlah hal yang bisa disepelekan, karena hal ini diatur dalam hukum di Indonesia. Seseorang yang melakukannya dapat dikenakan sanksi berupa kurungan penjara maupun denda. Jadi, seseorang diharapkan untuk lebih bijak dalam melakukan sesuatu agar tidak merugikan pihak lain.

Pasal-pasal yang Mengatur Pencemaran Nama Baik

Berbunyi “setiap orang yang sengaja dan tanpa mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

1. Pasal 27 Ayat 3 UU ITE

Berbunyi “setiap orang yang sengaja dan tanpa mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

2. Pasal 45 Ayat 1 UU ITE

Berbunyi “setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 27 ayat 1, ayat 2, ayat 3, atau ayat 4 dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda maksimal Rp1.000.000.000.”

3. Pasal 310 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)

Berbunyi “barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.”

Baca Juga: Berbagai Bentuk Badan Usaha: Pengertian dan Jenisnya

7 Tips Menghadapi Karyawan yang Mencemarkan Nama Baik Perusahaan

Di dunia kerja, ada saja karyawan yang berusaha untuk mencemarkan nama baik perusahaan. Metode pencemaran biasanya melalui sosial media, karena informasinya lebih cepat tersebar dan perusahaan langsung terkena imbasnya.

Cara yang digunakan beranekaragam, bisa dengan cara menjelek-jelekkan nama perusahaan, membocorkan masalah di perusahaan, dan informasi lainnya yang sebenarnya hanya boleh diketahui oleh pihak internal.
Untuk mengatasi karyawan yang demikian, berikut ini 7 hal yang bisa dilakukan oleh perusahaan.

1.  Mencari Tahu Akar Permasalahan

Cara awal yang dilakukan adalah mencari tahu akar permasalahan. Jangan langsung mengambil jalan pintas dengan memecat karyawan yang bersangkutan. Hal ini justru akan semakin memperkeruh suasana.

Sebaiknya kumpulkan bukti yang menjadi penyebab utama kenapa karyawan mencemarkan nama baik perusahaan. Bisa jadi karyawan tersebut tersinggung dengan keputusan yang pernah diambil oleh perusahaan beberapa waktu lalu. Jika buktinya sudah cukup jelas, kamu bisa membuat keputusan yang pas.

2. Berbicara dengan Karyawan 

Segala hal sebenarnya dapat dibicarakan. Sebelum mengambil keputusan, apa salahnya untuk berbicara dengan karyawan yang bermasalah. Tanyakan informasi yang perlu diketahui tanpa berusaha untuk menghakimi.

Pertimbangkan pertanyaan yang ingin ditanyakan agar tidak menyakiti hati karyawan yang bersangkutan. Bagaimana pun juga, kamu tidak pernah tahu masalah yang sedang dihadapinya, kan? Pastikan kamu tidak dalam kondisi kesal agar sesi pembicaraan ini berjalan dengan baik. 

3. Meminta Karyawan untuk Menghapus Postingan

Tidak sedikit karyawan yang saat ini curhat tentang pekerjaan di sosial media. Motif utamanya biasa untuk mencari perhatian, baik dari orang-orang yang dikenal maupun tidak. Hal ini mengakibatkan nama perusahaan menjadi buah bibir orang banyak. 

Jika kamu atau rekan kerja lainnya melihat postingan yang tidak mengenakkan tentang perusahaan, lebih baik minta karyawan untuk segera menghapusnya. Beri tahu tentang risiko yang akan diterimanya jika atasan atau pimpinan perusahaan mengetahui hal ini. Dengan demikian, ia tidak berani membuat hal yang sejatinya dapat merugikan dirinya sendiri.

4. Memberi Tahu Ekspektasi Perusahaan

Jika karyawan mau berbicara jujur tentang apa yang dirasakannya, ini artinya permasalahan dapat diselesaikan. Tinggal tunggu waktu sebentar lagi agar semuanya beres. Dan pastinya, perusahaan pun ikut mencarikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh karyawan.

Karyawan mana pun sejatinya akan merasa nyaman saat diperhatikan oleh perusahaan. Hal ini akan membuat karyawan respect dan tidak berani untuk melakukan hal aneh-aneh. Di sisi lain, perusahaan juga harus menyampaikan ekspektasi yang diharapkan agar karyawan tersebut dapat bekerja secara maksimal.

5. Memberi Kesempatan pada Karyawan

Setiap orang pernah melakukan kesalahan, tidak terkecuali karyawan. Postingan yang diunggahnya di sosial media mungkin sebagai ungkapan kekesalannya terhadap perusahaan. Misalnya, tentang kebijakan terbaru yang diterapkan oleh perusahaan.

Daripada memecat karyawan, lebih baik berikan kesempatan bagi karyawan untuk memperbaiki kesalahannya. Kesempatan ini adalah bukti kebaikan yang perusahaan berikan. Jadi, karyawan tidak menganggap perusahaan kejam, tidak punya jiwa kemanusiaan, dan lain sebagainya. 

6. Pantau Perbuatan Karyawan

Karyawan yang sudah diberi kesempatan sebaiknya dipantau dalam kesehariannya. Tujuannya untuk mengetahui apakah ia telah berubah atau tidak. Jika sudah, hal ini tentu melegakan karena satu per satu masalah yang dihadapi oleh perusahaan berkurang.

Jika tidak, kamu bisa memberikan teguran atau surat peringatan kepada karyawan tersebut. Tentu, dengan cara yang baik dan benar, yaitu dengan memanggilnya ke ruangan. Sekalipun kamu memarahinya, ia tidak malu karena rekan kerjanya tidak mengetahui hal ini.

7. Tindak Secara Hukum

Jika semua cara sudah dilakukan, tapi karyawan tidak juga berubah, maka kamu bisa menindaklanjuti hal ini ke bagian hukum. Apalagi jika karyawan semakin menjadi-jadi. Bukan salahmu atau perusahaan juga, karena karyawan sudah diberi pengertian, peringatan, dan kesempatan berulang kali. 

Kamu bisa melaporkan tindak pencemaran nama baik yang merugikan perusahaan. Tindakan ini bisa menjadi peringatan juga bagi karyawan lain untuk selalu menjaga etika baik dalam bekerja. Jika ada yang salah, lebih baik dibicarakan baik-baik daripada membuat postingan di sosial media yang sama sekali tidak memberikan solusi.  

Baca Juga: Tips Efektif Mengelola Kehadiran Karyawan

4 Ciri Karyawan yang Bermasalahdi Perusahaan

Bermasalah atau tidaknya seorang karyawan sebenarnya dapat diketahui dari gestur atau gerak-gerik yang ditunjukkan selama di kantor. Hanya saja, pihak internal perusahaan mungkin sering mengabaikan karena terlalu menormalisasi action karyawan yang bersangkutan.

Agar hal ini tidak terulang kembali di kemudian hari, ketahuilah 4 ciri karyawan bermasalah berikut ini.

1. Sulit Bekerjasama

Sebagai pemimpin atau bagian personalia, kamu perlu mengamati tingkah atau gerak-gerik karyawan di tempat kerja. Memang tidak mudah, karena tugasmu bukan hanya untuk mengamati karyawan. Kamu pun punya pekerjaan yang harus diselesaikan. 

Namun, kamu bisa mengatasinya pada kegiatan tertentu yang diadakan oleh perusahaan. Karyawan yang biasanya egois dan sulit diajak kerjasama dengan rekan kerja perlu ditindaklanjuti. Selain berdampak buruk bagi performa tim, hal ini juga dapat menimbulkan gosip di antara rekan kerja.

2. Performa Kerja Buruk

Selain menambah masalah di perusahaan, karyawan yang bermasalah dapat mengurangi produktivitas tim. Hal ini dapat dilihat dari performa kerja yang terus-menerus memburuk. Misalnya, kurang teliti dalam bekerja, tidak disiplin, dan bekerja tidak sesuai deadline.

Buruknya performa seorang karyawan dapat dilihat dari seberapa sering ia melakukan kesalahan saat bekerja. Dan pastinya, jenis kesalahan apa yang dilakukannya. Jika kesalahannya sama dan terjadi berulang-ulang, terbukti bahwa ia bermasalah dan perlu ditindaklanjuti.

3. Tidak Bertanggung Jawab

Seorang karyawan harus bertanggung jawab kepada perusahaan, terutama dari segi tugas. Ia harus menyelesaikan tugas tepat waktu, karena hal ini akan berpengaruh bagi produktivitas perusahaan secara keseluruhan. Namun untuk karyawan yang bermasalah, ia akan lari dari tanggung jawab.

Di saat rekan kerja sedang sibuk menyelesaikan project, misalnya, ia malah bersantai. Bahkan jika ditegur, ia malah memasang raut wajah kesal. Jika ini terjadi, artinya karyawan tersebut telah kehilangan tanggung jawab dalam dirinya.

4. Tidak Ada Timbal Balik

Guna meningkatkan skill, perusahaan sering mengadakan pelatihan khusus bagi karyawan. Dengan harapan, skill yang didapatkan nantinya bisa diaplikasikan untuk kemajuan di perusahaan. Namun, kenyataannya justru sebaliknya karena perusahaan tidak mendapatkan timbal balik seperti yang diharapkan.

Alasannya bisa karena karyawan tersebut malas atau merasa sudah superior. Tapi apapun alasannya, hal ini tidak dibenarkan. Semakin diberi kesempatan, seharusnya semakin dimanfaatkan karena tidak semua karyawan bisa mendapatkannya.

Baca Juga: Fungsi Asuransi: Primer, Sekunder, dan Khusus

Mengevaluasi Karyawan Secara Berkala Juga Penting

Mengatasi karyawan bermasalah memang tidak mudah, apalagi jika sampai melakukan tindak pencemaran nama baik. Hal ini menjadi PR bagi perusahaan, di mana bagian personalia perlu melakukan evaluasi berkala untuk setiap karyawan. Jika hasil evaluasinya kurang baik, perusahaan bisa langsung memberikan peringatan atau sanksi tegas kepada karyawan sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Lindungi perusahaan atau bisnis Anda dari ancaman pencemaran nama baik yang bisa merusak citra perusahaan dimata masyarakat dengan asuransi nama baik yang bisa diajukan di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

7 Cara Menjaga Nama Baik Perusahaan

7 Cara Menjaga Nama Baik Perusahaan

Resign bukan kata yang asing lagi di telinga, terutama di dunia kerja. Beberapa alasan karyawan resign biasanya karena tidak ada kenaikan gaji, promosi jabatan, ilmunya stuck, dan merasa bosan dengan lingkungan pekerjaan yang begitu-begitu saja.

Resign adalah hal yang wajar, tapi jangan sampai kamu ketahuan menjelek-jelekkan nama perusahaan setelah keluar. Pasalnya, tindakan ini membuat citra perusahaan menjadi buruk di mata masyarakat luas. 

Pentingnya Menjaga Nama Baik Perusahaan

Baik atau buruknya kinerja suatu perusahaan sebenarnya dapat tercermin dari laporan keuangan tahunannya. Namun, ini saja tidak cukup karena bagi masyarakat awam yang tidak mengerti laporan keuangan pasti tidak tahu cara menilai dan membaca laporan tersebut.

Penilaian biasanya diberikan dari postingan perusahaan di sosial media dan review karyawan yang pernah bekerja di sana. Jika review buruk, citra perusahaan otomatis berkurang. Apalagi jika perusahaan pernah memiliki kasus serius, misalnya melakukan PHK massal atau menjual produk yang sudah expired.

Nama baik perusahaan yang sudah dibangun dari dulu bisa hilang dalam sekejap. Jadi, penting agar perusahaan selalu memperhatikan kinerjanya setiap hari. Hal ini biasanya diurus oleh divisi personalia.
Jika nama perusahaan mulai jelek di masyarakat, divisi personalia harus sigap membuat klarifikasi agar masalahnya tidak bertambah runyam.

Dengan demikian, citra perusahaan dapat terbangun kembali sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat.

Manfaat Nama Baik Bagi Perusahaan

Menjaga nama baik atau reputasi adalah suatu keharusan bagi perusahaan untuk mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan dari masyarakat. Sebab, lancar atau tidaknya kegiatan bisnis sangat dipengaruhi oleh reputasi perusahaan. 

Tidak hanya itu, reputasi yang dimiliki suatu perusahaan juga memiliki sejumlah manfaat. Adapun manfaatnya adalah sebagai berikut.

1. Perusahaan Mendapatkan Sumber Daya yang Berkualitas

Faktanya, perusahaan yang memiliki reputasi bagus biasanya banyak diincar oleh pelamar kerja. Mereka berlomba-lomba melamar dan menunjukkan potensi maksimal agar bisa diterima bekerja di perusahaan. Sebab, perusahaan menawarkan apa yang dicari oleh pelamar, yaitu jenjang karir yang jelas, upah yang menggiurkan, dan suasana kerja yang nyaman.

Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas tentu akan membantu perusahaan untuk meningkatkan kinerja bisnis. Jadi, perusahaan dapat bersaing secara sehat dengan para kompetitor di luar sana. 
Bandingkan jika reputasi perusahaan buruk, mana ada pelamar yang mau melamar. Mereka pasti akan mencari perusahaan yang jauh lebih baik dan settle untuk perkembangan karirnya.

2. Promosi Menjadi Mudah

Perusahaan yang punya nama biasanya lebih cepat dilirik oleh wartawan atau media untuk bekerjasama, berupa promosi di sosial online atau elektronik. Kerjasama ini tidak selamanya gratis. Tapi jika perusahaan beruntung, biaya promosi bisa digratiskan atau dikorting sesuai dengan negosiasi kedua belah pihak.

Promosi ini membuat perusahaan semakin dikenal oleh masyarakat. Nama yang sudah harum menjadi lebih harum, sehingga tingkat kepercayaan masyarakat meningkat.
Jika reputasi perusahaan buruk, tidak ada satu media pun yang mau bekerjasama. Sekalipun ada, tujuannya sudah pasti untuk mencari viewers atau meningkatkan traffic di sosial media.

3. Adanya Respons Positif dari Masyarakat

Perusahaan yang memiliki image bagus sering mendapatkan respons positif dari masyarakat. Salah satunya adalah saat mengeluarkan produk terbaru. Produk tersebut mudah diterima, bahkan masyarakat sangat antusias untuk mencobanya.

Manfaat ini tentu tidak akan didapatkan perusahaan yang memiliki citra buruk. Yang ada justru kebalikannya, di mana antusiasme masyarakat sudah hilang sebelum berita tentang launching produk baru disebarluaskan.

Mirisnya lagi adalah masyarakat tidak mau tahu tentang perusahaan. Jika ini terus-menerus terjadi, ada kemungkinan perusahaan akan gulung tikar dalam waktu dekat.

4. Menarik Minat Investor

Investor mana pun akan memprioritaskan perusahaan yang punya nama saat ingin berinvestasi, karena potensi cuannya besar. Berbanding terbalik dengan perusahaan yang citranya sudah rusak dari dulu.
Berinvestasi di perusahaan demikian merupakan mimpi buruk. Peluang untuk untung malah berubah menjadi buntung.

Selain kehilangan investor, harga saham perusahaan pun ikut menurun. Hal ini bisa terjadi apabila perusahaan sudah listing di bursa efek. 

Baca Juga: Tips Perusahaan Menjamin Kesehatan Karyawan di Kantor

7 Cara Menjaga Nama Baik Perusahaan

Menjaga nama baik bukan hal yang mudah, tapi hal ini mungkin jika perusahaan mau berusaha. Berikut beberapa cara menjaga nama baik perusahaan.

1. Mengikuti Aturan Pemerintah

Pemerintah memiliki aturan yang cukup jelas terkait kegiatan usaha yang ada di Indonesia. Mulai dari cara perusahaan melakukan kegiatan operasional hingga bagaimana cara perusahaan mensejahterakan karyawan. 
Para pengusaha perlu mengikuti aturan ini untuk menjaga citra baiknya.

Sederhananya dengan mengikuti aturan libur bersama dari pemerintah, tidak melakukan korupsi atau suap kepada oknum tertentu. 

2. Peka Terhadap Situasi

Peribahasa “sedia payung sebelum hujan” berlaku untuk setiap perusahaan. Maksudnya adalah perusahaan wajib membuat rencana atau solusi terhadap risiko yang terjadi di kemudian hari. Jika risiko tersebut mengancam reputasi, perusahaan dapat mengatasinya dengan cepat.

Misalnya, jika perusahaan melakukan hal-hal yang kurang manusiawi terhadap karyawan, maka perusahaan bisa segera minta maaf kepada karyawan tersebut. Bukti permintaan maaf bisa dimuat dalam berita atau diposting di sosial media, sehingga masyarakat dapat melihat itikad baik dari perusahaan.

3. Tidak Mengabaikan Masalah Kecil

Masalah kecil yang dibiarkan berlarut-larut bisa menjadi masalah besar. Hal ini akan mempengaruhi kinerja dan menurunkan citra perusahaan di mata masyarakat. 

Jika masalah mulai tercium, segera selesaikan. Gunakan bahasa yang baik dan enak didengar saat membuat klarifikasi kepada publik. Selesaikan masalah dengan kepala dingin untuk menghindari timbulnya masalah baru.

Baca Juga: Plus Minus Kerja Remote yang Perlu Diketahui 

4. Menentukan SOP dalam Menangani Sosial Media

Media sosial adalah media yang ampuh untuk promosi, berjualan, dan meningkatkan relasi antara perusahaan dan masyarakat. Namun, media sosial juga menjadi salah satu pemicu menurunnya citra perusahaan jika tidak digunakan dengan baik dan bijak.

Penting agar perusahaan membuat SOP tentang tata cara menggunakan sosial media dengan baik. Mulai dari konten yang perlu dibagikan di sosial media, cara merespons konsumen, dan lain sebagainya.
SOP ini adalah pedoman tentang cara kerja perusahaan. Jika ada karyawan yang terbukti melanggar SOP, ia patut ditegur atau diberi surat peringatan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

5. Memilih Pemimpin yang Bagus

Perombakan direksi adalah hal yang wajar dilakukan. Pemicunya bermacam-macam. Bisa karena pemimpin yang sekarang kurang kompeten atau punya skandal tertentu yang mengancam citra perusahaan di mata masyarakat.

Perusahaan pasti tahu siapa yang berhak menjadi pemimpin dan menggantikan posisi sebelumnya. Jadi, pilihlah yang terbaik dengan penilaian yang objektif, bukan subjektif.

Pilihlah pemimpin yang memiliki citra bagus, baik di lingkungan internal maupun eksternal. Hal ini akan mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap perusahaan, begitu pula investor.

6. Melakukan Kegiatan untuk Mensejahterakan Karyawan

Mempromosikan karyawan yang berprestasi, mengadakan pelatihan atau gathering, dan memberikan bonus setiap tahun merupakan cara mensejahterakan karyawan yang bisa dilakukan oleh perusahaan. Ketika karyawan sejahtera, citra perusahaan otomatis semakin bagus di masyarakat.

Karyawan yang disejahterakan biasanya akan menceritakan hal-hal baik yang dilakukan oleh perusahaan kepadanya selama ini. Tidak hanya kepada keluarga dan orang-orang terdekat, tapi juga ke semua pengikutnya di sosial media.

7. Membangun Relasi yang Baik

Pembangunan relasi tidak selamanya harus dengan investor atau para pemimpin, tapi juga kepada semua masyarakat. Relasi yang baik dipercaya dapat menumbuhkan rasa memiliki dan meningkatkan rasa hormat masyarakat kepada perusahaan.

Membangun relasi bisa dilakukan dengan menampilkan visi dan misi perusahaan lewat sosial media atau website resmi, hingga mengadakan sesi tanya jawab dengan konsumen. Jika konsumen memberi masukan, terimalah dengan lapang dada dan jadikan sebagai bahan evaluasi agar kedepannya semakin baik lagi.

Baca Juga: Pengertian Kecelakaan Kerja dan Cara Meminimalisirnya

Jadilah Perusahaan yang Berpengaruh di Masyarakat

Mencari keuntungan merupakan tujuan utama berbisnis, tapi jangan lupa kalau reputasi perusahaan mempunyai peran yang cukup tinggi dalam mewujudkan hal ini. Jalin dan jagalah interaksi yang baik dengan konsumen agar perusahaan dapat menjadi pihak yang berpengaruh di tengah-tengah masyarakat.

Sebagai yang berpengaruh, perusahaan akan mendapatkan bargaining position dalam menjalankan kegiatan bisnis. Hal ini adalah suatu keuntungan karena dapat mendongkrak power perusahaan dan meningkatkan nilai jual di masyarakat.

Nama baik perusahaan merupakan aset bisnis yang tidak ternilai harganya. Lindungi nama baik perusahaan Anda dengan mengajuakan Asuransi Nama Baik dengan mengisi formulir dibawah ini.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat Beli Asuransi Konstruksi?

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat Beli Asuransi Konstruksi?

Ada banyak produk asuransi yang bisa ditemukan di pasaran. Salah satu yang mungkin jarang didengar oleh masyarakat adalah asuransi konstruksi atau asuransi proyek. Seperti namanya, asuransi ini digunakan untuk melindungi proyek konstruksi, mulai dari tenaga kerja, bangunan dari risiko bencana alam, dan materialnya.

Adanya asuransi konstruksi juga dipercaya akan mengurangi praktik korupsi selama pembangunan berlangsung. Sebab, terdapat sejumlah persyaratan ketat yang harus dipenuhi nasabah sebelum menjalankan suatu proyek. Asuransi konstruksi membuat proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan aman seperti yang diharapkan. 

Manfaat Asuransi Konstruksi

Secara umum, asuransi bermanfaat untuk mengurangi risiko atau kerugian yang ditanggung oleh seseorang saat hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Sementara secara spesifik, manfaatnya dapat disesuaikan dengan jenis produk asuransi yang dibeli. 

Untuk produk asuransi konstruksi, manfaat yang didapatkan adalah sebagai berikut.

1. Manfaat Kerusakan Material

Manfaat pertama adalah ganti rugi atas kerusakan material. Penyebabnya bisa berupa kebakaran, ledakan, pencurian, bencana alam, kelalaian pekerja, dan kekeliruan penggunaan bahan selama proses konstruksi berlangsung.

2. Manfaat Cidera Badan atau Harta Benda

Manfaat selanjutnya adalah ganti rugi atas cidera badan atau kerusakan harta benda yang dialami oleh pihak ketiga akibat kecelakaan yang terjadi selama prose konstruksi. Penyedia asuransi akan memberikan ganti rugi sesuai nominal kerugian.

3. Manfaat Perluasan

Ada pula manfaat perluasan atau tambahan yang diberikan kepada pelaksana kegiatan konstruksi dengan membayar premi yang lebih besar. Manfaat ini diberikan jika terjadi kerusakan akibat kerusuhan, huru-hara, dan pemogokan tenaga kerja.

Beberapa manfaat yang dikecualikan dalam asuransi konstruksi, di antaranya:

  • Perang dan sejenisnya
  • Reaksi nuklir
  • Kelalaian pekerja yang disengaja
  • Kesalahan dalam membuat perencanaan
  • Penghematan pekerjaan, baik secara sebagian maupun keseluruhan
  • Sanksi yang terjadi selama pembangunan
  • Surat berharga
  • Kerugian uang tunai
  • Gambar atau denah
  • Hilangnya keuntungan yang diharapkan

Baca Juga: Tower Crane: Pengertian, Jenis, Cara Pemasangan, dan Asuransi Terbaik

Jenis-jenis Asuransi Konstruksi

Dilihat dari objek pertanggungannya, asuransi konstruksi dibagi menjadi tujuh jenis. Ada asuransi jaminan proyek, erection all risk, contractor all risk, workmen compensation dan employers liability, comprehensive general liability, professional indemnity insurance, serta heavy equipment insurance.

1. Asuransi Jaminan Proyek (Surety Bond)

Polis ini memberikan jaminan kepada pemilik proyek jika suatu saat kontraktor gagal menyelesaikan pembangunan atau melakukan wanprestasi. Pembuatan perjanjian ini melibatkan tiga pihak, yaitu penyedia asuransi, pemilik proyek, dan kontraktor. Jika terjadi kegagalan proyek, maka perusahaan asuransi yang akan menyelesaikannya dengan kontraktor. 

Jaminan yang ada dalam surety bond dikategorikan menjadi jaminan penawaran, pembayaran uang muka, pelaksanaan, dan pemeliharaan. Setiap jaminan memiliki dua kondisi, yaitu:

  • Jaminan bersyarat, yaitu jaminan yang dapat dicairkan jika penyebabnya sudah diketahui. Penyedia asuransi nantinya akan memberikan ganti rugi atas kerugian yang dialami oleh pemilik konstruksi
  • Jaminan tanpa syarat, yaitu jaminan yang pencairannya hanya dapat dilakukan apabila ketentuan dalam kontrak tidak dipenuhi meskipun proyek tidak mengalami kegagalan

2. Erection All Risk (EAR)

Jenis asuransi ini akan memberikan ganti rugi atas kerusakan mesin dan perlengkapannya, baik saat pemasangan maupun instalasi. Asuransi EAR juga memberikan ganti rugi beberapa pekerjaan konstruksi, seperti penyulingan minyak, konstruksi jembatan besi, dan pembangkit tenaga. 

Ada dua jenis bagian yang terdapat dalam Erection All Risk, di antaranya.

Bagian 1

Penyedia asuransi memberikan jaminan atas kerugian dan kerusakan fisik yang tidak terduga selama proses pemasangan atau instalasi mesin. Objek pertanggungan pada bagian 1, meliputi kontrak pekerjaan, harga mesin, biaya pemasangan, bea masuk, hingga Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Selain itu, jaminan juga diberikan pada pekerjaan konstruksi teknik sipil, seperti pembuatan pondasi, biaya pembersihan puing-puing, dan harta benda yang dimiliki atau diawasi oleh principal.

Bagian 2

Bagian kedua ini memberikan jaminan hukum kepada pihak ketiga yang mungkin mengalami cidera badan, kerusakan harta benda, dan biaya-biaya penyelesaian hukum selama proses konstruksi. 

3. Contractor’s All Risk (CAR)

Menjadi salah satu bentuk asuransi konstruksi all risk yang memberikan manfaat sesuai dengan kontrak kerja antara pemilik proyek dan kontraktor. Manfaat yang dimaksud berupa pekerjaan utama, sementara, persiapan, bahan-bahan yang digunakan, biaya membersihkan puing atau reruntuhan, tanggung jawab kepada pihak ketiga, kerusakan alat-alat besar dan mesin yang digunakan selama proses pembangunan. 

Beberapa jenis risiko yang dijamin dalam produk asuransi ini, di antaranya:

  • Bencana alam, seperti tsunami, gunung meletus, gempa bumi, banjir, dan badai topan
  • Kebakaran, petir, ledakan, dan kejatuhan pesawat
  • Pencurian atau perampokan
  • Kesalahan dalam desain
  • Kerusuhan dan huru-hara

4. Workmen Compensationand Employer Liability

Asuransi konstruksi yang sangat populer, bahkan sering digunakan dalam perjanjian kontrak kerja konstruksi, khususnya perusahaan migas. Polis asuransi ini berguna untuk memperluas manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan, sehingga tenaga kerja mendapatkan perlindungan yang maksimal.

Berikut penjelasan dari kedua produk asuransi ini.

A. Workmen Compensation

Seperti namanya, workmen compensation ini adalah produk asuransi yang memberikan kompensasi atau santunan kepada tenaga kerja saat sakit, cidera, atau meninggal dunia akibat pekerjaan. Pencairan dapat dilakukan secara langsung tanpa harus melengkapi bukti atas terjadinya peristiwa atau kelalaian.

B. Employer Liability

Produk asuransi yang memberikan jaminan hukum yang diajukan oleh pekerja yang terdaftar dan dipekerjakan oleh pemilik konstruksi selaku tertanggung. Jaminan diberikan ketika tenaga kerja mengalami luka badan. Asuransi ini dapat cair apabila tertanggung melengkapi bukti atas kelalaian kerja yang terjadi selama proyek berlangsung.

5. Comprehensive General Liability (CGL)

Manfaat yang diberikan berupa ganti rugi kepada pihak ketiga akibat kelalaian atau kesalahan tertanggung maupun orang-orang yang ada di sekitar proyek. Jaminan polis yang diberikan, di antaranya:

  • Property damage, adalah jaminan atas kerusakan fisik pada harta benda
  • Defense cost dan expense, adalah jaminan atas biaya yang timbul akibat membela atau mempertahankan diri dari pihak ketiga. Biaya yang dijamin berupa biaya saksi, sewa pengacara, dan pengadilan
  • Personal injury, adalah jaminan saat terjadinya cedera, shock, gangguan mental, pencemaran nama baik, dan fitnah
  • Advertising liability, adalah jaminan atas timbulnya persaingan tidak sehat, penyalahgunaan iklan, pelanggaran kode etik dan hak cipta

6. Professional Indemnity Insurance

Disebut juga error omission adalah asuransi yang memberikan perlindungan terhadap profesional dan perusahaan saat klien mengajukan adanya kelalaian atau kerusakan. Biaya yang timbul akibat klaim ini akan ditanggung oleh penyedia asuransi. Produk asuransi ini biasanya akan diikutsertakan dalam kontrak kerja apabila suatu proyek membutuhkan keterampilan atau keahlian khusus. 

7. Heavy Equipment Insurance (termasuk TPL)

Jenis asuransi konstruksi terakhir adalah asuransi untuk peralatan berat. Terjadinya kerugian atau kerusakan pada alat-alat berat, baik saat diam, sedang bekerja, atau dibongkar dalam perawatan akan ditanggung oleh penyedia asuransi.

Bagian Pertama

Tertanggung atau pemilik proyek dapat menambahkan objek pertanggungan, seperti alat-alat atau mesin yang digunakan untuk konstruksi, properti milik principal, dan properti yang ada di sekitar agar dijamin oleh penyedia asuransi. Kerusakan atau kerugian yang timbul dari material yang diasuransikan nantinya akan diganti sesuai jumlah kontrak pekerjaan.

Bagian Kedua

Tertanggung berhak mendapatkan jaminan atas segala tuntutan yang diberikan oleh pihak ketiga akibat terjadinya kecelakaan kerja. Batas nilai pertanggungan pada bagian ini adalah 10% dari nilai pertanggungan yang ada pada bagian pertama.

Baca Juga: Alat Berat Excavator: Fungsi, Jenis, Harga, dan Cara Kerja

Cara Klaim Asuransi Konstruksi

Untuk meminimalisir kerugian selama pembangunan berlangsung, tertanggung dapat mengajukan klaim atas semua kerusakan yang tercantum dalam polis asuransi. Pengajuan klaim dapat menggunakan cara berikut ini:

  • Melaporkan kecelakaan dan kehilangan harta benda
  • Menunjuk loss adjuster untuk kerugian yang nilainya lebih dari Rp500.000.000
  • Tim penyelidik dari penyedia asuransi akan menganalisa dan menyesuaikan kerusakan yang sebenarnya dan yang dilaporkan tertanggung 
  • Melengkapi dokumen pengajuan klaim, seperti laporan resmi oleh tertanggung, formulir klaim, berita acara kecelakaan, estimasi biaya penggantian, surat bukti biaya perbaikan, dan persetujuan klaim
  • Tertanggung menegosiasikan penggantian klaim dengan penyedia asuransi
  • Jika sudah sepakat, maka klaim akan segera diproses

Pastikan Pembayaran Premi Asuransi Lancar

Asuransi konstruksi memberikan banyak manfaat untuk proyek yang sedang berjalan. Agar manfaat ini dapat dinikmati, pastikan pembayaran premi asuransi dilakukan dengan lancar. Jika pembayaran menunggak, maka tertanggung wajib melunasi tunggakan tersebut terlebih dahulu untuk mendapatkan haknya selaku peserta asuransi. 

Dapatkan produk asuransi konstruksi terbaik dengan mengisi formulir dibawah ini!

Alat Berat Beko: Cara Mengoperasikan dan Perawatannya!

Alat Berat Beko: Cara Mengoperasikan dan Perawatannya!

Pernah mendengar  istilah backhoe loader? Backhoe loader atau sering disebut beko merupakan salah satu alat berat yang digunakan untuk menggali saluran, terowongan, maupun basement. Beko biasa digunakan pada permukaan penggalian yang relatif keras. 

Hasil galian yang didapatkan dari alat berat beko cukup rata. Hal ini tak lepas karena landasan yang dimilikinya pun lebih rata, kokoh, dan kering jika dibandingkan dengan alat berat lain seperti wheel loader. Dilengkapi dengan bagian utama yang mampu berputar dengan baik, yaitu arm,bucket, slewing ring, dan boom.

Perbedaan Backhoe dan Excavator

Tidak sedikit orang yang berasumsi bahwa backhoe dan excavator adalah alat berat yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang mudah dikenali. Mulai dari spesifikasi, cara kerja, dan kegunaannya. 
Agar lebih jelas, berikut ini perbedaan antara excavator dan backhoe yang perlu diketahui.

1. Fleksibilitas

Meskipun sama-sama memiliki berbagai varian attachment, ternyata varian backhoe atau beko lebih banyak. Cakupan tugas yang dapat dilakukan beko jauh lebih luas dengan mesin yang lebih mudah dikendarai. Tak heran apabila beko sering dijumpai dalam proyek-proyek yang ada di perkotaan.

2. Ukuran

Perbedaan selanjutnya adalah dari segi ukuran. Excavator memiliki ukuran yang lebih besar daripada beko, begitu pula dengan bobotnya. Hanya saja, ukuran sepatu belakang dari excavator sedikit lebih kecil daripada beko.
Dengan ukuran yang lebih kecil, beko cocok digunakan untuk proyek konstruksi skala menengah, pertanian, dan pemuatan. Sedangkan excavator lebih cocok untuk proyek skala besar. Sebut saja pertambangan, pengeboran poros untuk peledakan batu, dan penghancuran.

3. Rotasi

Perbedaan terakhir ada pada rotasinya. Pergerakan pada beko hanya dapat dilakukan di bagian arm atau lengan saja dengan sudut putaran 200 derajat, sedangkan cab atau ruang operator tidak dapat diputar-putar. Berbeda dengan excavator yang dapat berputar 360 derajat.

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Grader dan Fungsinya untuk Konstruksi

Fungsi Backhoe Loader

Dalam pekerjaan konstruksi, beko alat berat memiliki berbagai fungsi, di antaranya:

  • Menggali utilitas, seperti pipa, parit, saluran air, dan lain sebagainya
  • Memelihara saluran yang ada di jalan-jalan raya
  • Membongkar aspal
  • Mencabut tanggul
  • Memecahkan material yang keras
  • Mengangkat tumpukan material ke truk dengan jarak yang cukup tinggi
  • Menghancurkan tanaman

Gerakan yang Dapat Dilakukan Backhoe

Setidaknya ada empat gerakan yang biasa dilakukan oleh backhoe atau beko saat menjalankan siklus pemuatan material menuju sebuah truk. Adapun keempat gerakan tersebut, antara lain:

  • Mengisi bucket
  • Mengayun
  • Membongkar material yang dibawa di awal
  • Mengayun lagi

Keempat gerakan ini diulangi secara terus-menerus. Cepat atau lambatnya gerakan pada siklus ini sangat bergantung pada ukuran beko yang digunakan saat memindahkan sebuah material. Beko dengan ukuran yang lebih kecil biasanya mampu menyelesaikan siklus dengan cepat, sedangkan beko berukuran besar membutuhkan waktu pemindahan yang lebih lama.

Besar atau kecilnya ukuran beko yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pekerjaan konstruksi. Juga tidak lepas dari kondisi dan lingkungan pekerjaan.

Metode Kerja Backhoe Loader

Terdapat tiga jenis metode kerja alat berat beko. Meski metode kerjanya berbeda, tujuan yang ingin dicapai tetap sama, yaitu untuk mengisi muatan ke dalam sebuah truk. Ketiga metode kerja beko yang dapat dipilih, antara lain:

1. Metode Kerja V Shaped Loading

Merupakan metode kerja pertama, dimana truk hanya diam atau tidak bergerak padahal sedang beroperasi. Pergerakan baru akan terjadi saat proses pengisian dimulai sampai penuh dengan gerakan maju mundur yang terlihat seperti pola V. Nantinya beko akan mengambil material tersebut sampai pada truk, lalu mengantarkannya kembali dengan aman.

2. Metode Kerja Shaping Loading

Metode ini memiliki ciri, yaitu truk akan bergerak maju saat beko mengangkat material. Lalu, truk akan bergerak mundur dari stock pile dan melakukan pengisian material yang akan diangkut oleh truk. Begitu seterusnya.

3. Metode Kerja Pass Loading

Metode kerja ini biasanya digunakan jika terdapat dua atau lebih alat berat beko. Ciri utamanya adalah pergerakan truk dari bloader ke loader. Dengan demikian, loader dapat diisi dengan material sampai penuh.

Baca Juga: Ini Dia Jenis-jenis Alat Berat dan Fungsinya!

Cara Mengoperasikan Backhoe Loader

Adapun cara mengoperasikan alat berat beko agar hasilnya maksimal, di antaranya:

1. Menyesuaikan Pengaturan Kabin

Pertama-tama, aturlah kenyamanan posisi duduk. Lakukan penyesuaian yang diperlukan, seperti mengatur ketinggian kursi, kemiringan kemudi, hingga sudut petal. 

2. Melakukan Uji Peralatan

Selanjutnya adalah melakukan uji peralatan. Nyalakan mesin untuk mengetahui performanya saat dipakai untuk bekerja nanti. Bila perlu angkat dan turunkan lengan dan front loader backhoe agar operator bisa merasakan tenaganya. 

3. Bergerak Secara Perlahan

Gerakkan backhoe loader secara perlahan untuk memulai pekerjaan. Berhati-hatilah jiika tanah galian terlalu bergelombang. 

4. Mengaktifkan Penstabil Kaki

Turunkan alat penstabil kaki hingga roda bagian belakang terangkat dari tanah. Lalu, angkatlah roda bagian depan sepenuhnya. Aturlah penstabil kaki sesuai kebutuhan kerja, sehingga bagian belakang alat berat beko tidak miring.

5. Uji Boom Beko

Sebelumnya putarlah dudukan kabin, sehingga posisi operator menghadap ke belakang. Lalu, buka kunci tuas dan doronglah tuas kontrol untuk menurunkan boom. Untuk menaikkan boom, sebaiknya tarik tuas kontrolnya.

6. Uji Lengan Beko

Gunakan tuas kontrol sebelah kanan untuk menguji lengan dan keranjang beko. Tarik tuas kontrol agar lengan dan keranjang beko bergerak ke arah kabin. Dorong tuas kontrol jika ingin mengembalikan lengan dan keranjang ke luar.

7. Uji Loader

Angkat dan kunci arm dan boom beko, lalu putar ke bagian depan kabin. Lepaskan kaki penstabil, lalu balikkan kabin hingga posisi operator menghadap tanah yang ingin digali. Gerakkan bucket beko ke arah depan, belakang, menaikkan bucket, dan menurunkannya. 
Lakukan cara kerja ini secara berulang-ulang untuk memahami cara menggunakan backhoe loader dengan benar. 

Baca Juga: Operator Alat Berat: Tugas, Skill, dan Tips Karir

Komponen Penggerak yang Terdapat di Backhoe

Seperti semua alat berat yang sering ditemui di kawasan konstruksi, beko sendiri memiliki beberapa komponen penggerak penting. Komponen ini akan membantu fungsi dari bagian lain, sehingga hasil kerjanya menjadi efektif dan efisien. Adapun komponen penggerak yang terdapat di dalamnya, antara lain:

  • Bucket atau ember penggali, digunakan sebagai alat untuk menggali material. Ember ini hanya akan digunakan saat proses penggalian dimulai.
  • Boom, adalah gerakan yang akan mengarahkan ember penggali menuju material yang hendak digali oleh alat berat beko.
  • Ember pembongkar, adalah ember yang memiliki gerakan berlawanan dengan ember penggali selama aktivitas penggalian dilakukan.
  • Arm atau lengan penggerak, adalah komponen untuk mengangkat bucket agar bergerak lebih terarah dengan sudut putaran 200 derajat.
  • Gerakan slewing ring, adalah gerakan yang terjadi pada komponen AS agar alat berat beko dapat berputar hingga 360 derajat.
  • Gerakan struktur bawah, berfungsi untuk memindahkan tempat jika seandainya suatu area telah selesai digali, lalu alat berat beko ingin menggali area lain yang ada di sekitar.

Cara Merawat Alat Berat Beko

  • Melakukan pemeriksaan secara berkala untuk mengetahui kerusakan yang terjadi pada alat berat
  • Memanaskannya terlebih dahulu sebelum digunakan, sehingga kinerja mesin menjadi lebih awet
  • Pantau kinerja alat berat beko selama digunakan. Dengarkan suara-suara mesin yang dikeluarkan untuk mengetahui perubahan yang terjadi
  • Jangan lupa untuk mematikan mesin selesai digunakan. Parkirkan di tempat yang sudah disediakan 

Harga Backhoe Loader di Indonesia

Harga alat berat beko termasuk salah satu yang mahal jika dibandingkan dengan alat berat lainnya. Untuk harga bekasnya saja masih ada di kisaran Rp200 jutaan, sedangkan barunya ada yang mencapai Rp1 miliar. Untuk lebih jelasnya, berikut rincian harga beko alat berat dari berbagai macam brand.

  • Caterpillar 428B bekas: Rp225.000.000
  • Terex 820 2010 bekas: Rp395.000.000
  • Case 580 2010 bekas: Rp475.000.000
  • Jl-932 baru: Rp436.000.000
  • New Holland B80B baru: Rp1.175.000.000
  • JCB 3CX baru: Rp1.300.000.000

Periksa Kondisi Alat Berat Sebelum Membelinya

Itu dia informasi seputar alat berat beko yang perlu diketahui. Satu hal yang tak kalah penting adalah pastikan kondisi alat berat beko dalam keadaan baik dengan performa yang gesit jika Anda berencana membelinya untuk kebutuhan bisnis konstruksi. Periksa semua bagian dengan teliti untuk mengetahui kekurangan alat berat beko jika yang dibeli adalah alat bekas.

Bila perlu, ajaklah teman yang paham tentang alat berat yang satu ini, jadi ada orang yang membantu untuk menilai performa atau kinerjanya. Sementara untuk alat berat beko baru, sejumlah pemeriksaan tidak diperlukan karena mesinnya masih baru. Tugas Anda hanya mencari tahu brand beko dengan kualitas terbaik, lalu membandingkan harganya untuk mengetahui mana yang sesuai budget.

Karena fungsinya yang sangat penting untuk pembangunan konstruksi dan harganya yang mahal, tentu penting untuk melindungi alat berat ini sebagai aset bisnis Anda yang berharga dengan produk asuransi yang tepat. Dapatkan asuransi terbaik yang bisa melindungi dari risiko kerusakan dan kehilangan aset binsis dengan mengisi formulir dibawah ini!

Kerja Shift? Terapkan Tips Berikut Agar Tetap Sehat

Kerja Shift? Terapkan Tips Berikut Agar Tetap Sehat

Terkadang, profesi menuntut seseorang untuk bekerja di sore atau malam hari. Sebut saja operator alat berat, dokter, perawat di rumah sakit, pemadam kebakaran, dan buruh pabrik. Sedangkan tubuh dirancang untuk beristirahat pada malam hari agar dapat beraktivitas pada keesokan harinya.

Jam tidur yang tidak teratur membuat tubuh menjadi rentan terhadap penyakit. Menyiasati pola tidur adalah salah satu cara yang bisa dilakukan agar tubuh tetap sehat. Dengan demikian, tubuh tetap fit dan produktivitas harian tidak terganggu.

Tips Jaga Kesehatan untuk Pekerja Shift

Selain menjaga pola tidur, terdapat hal lain yang perlu diperhatikan agar kondisi tubuh tetap sehat. Hal lain yang dimaksudkan telah dirangkum dalam tips di bawah ini. Disimak, ya!

1. Mengonsumsi Makanan Sehat

Faktanya, tubuh memerlukan energi lebih banyak saat kerja di malam hari. Sebaiknya konsumsi makanan sehat setiap hari, seperti sayuran, buah-buahan, roti gandum, dan nasi coklat. Agar tubuh tetap hangat di malam hari, kamu bisa menyiapkan sup ayam atau bandrek susu.

Sebisa mungkin hindari makanan cepat saji. Walaupun makanan ini kelihatan menggiurkan dan enak di lidah, ketahuilah bahwa asupan gizi dan vitamin di dalamnya sangat minim. Jadi, fokuslah untuk mengonsumsi makanan sehat yang baik bagi kesehatan tubuh.

2. Mengatur Pola Makan Agar Tetap Sehat

Konsumsi makanan sehat saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pola makan yang teratur. Karena dengan pola makan teratur, tubuh tetap sehat saat kerja shift di malam hari. Beberapa cara untuk mengatur pola makan yang bisa dicoba, di antaranya:

  • Jangan lupa sarapan, terutama untuk kamu yang sudah terbiasa makan pagi
  • Menyediakan camilan sehat untuk mengganjal perut saat lapar
  • Pilih makanan yang mudah dicerna oleh tubuh, seperti roti, susu, buah-buahan, dan sayur-sayuran
  • Hindari konsumsi gorengan atau bubur di pagi hari, karena tinggi karbohidrat dan berpotensi bikin cepat kantuk
  • Batasi konsumsi makanan manis
  • Sediakan perasan air lemon untuk dikonsumsi di pagi hari sebagai detoksifikasi tubuh

3. Membatasi Konsumsi Kopi

Sebagian besar orang memilih untuk minum kopi di malam hari agar tidak mengantuk. Benar, kandungan di dalam kopi akan membantumu untuk tetap terjaga saat kerja di malam hari. Tapi, ketahuilah bahwa kandungan gula di dalamnya tidak baik untuk kesehatan.

Konsumsi gula terlalu banyak dapat memicu penyakit diabetes. Jika ingin minum kopi, minum kopi hitam saja tanpa campuran gula sedikit pun. Atau beralih ke minuman yang lebih sehat, seperti jus dan air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh. 

4. Menghindari Minuman Beralkohol

Bagi yang sering mengonsumsi alkohol, tentu tidak mudah untuk lepas begitu saja. Apalagi konsumsi alkohol di malam hari sejatinya dapat membuatmu tidur lebih nyenyak setelah bekerja shift malam. Sayangnya, alkohol dapat mempengaruhi perasaan dan keadaanmu setelah bangun tidur.

Konsumsi alkohol membuat kepala pusing, tubuh lemas, dan tidak berenergi saat bangun. Akan lebih baik jika kamu mengurangi konsumsi alkohol atau tidak mengkonsumsinya sama sekali. Kamu bisa ganti dengan minuman yang lebih sehat, seperti jus atau air putih agar tubuh tetap bugar saat bekerja pada esok hari.

5. Hindari Makan Terlalu Banyak

Makan sangat disarankan sebelum memulai aktivitas. Tapi ingat, makanlah secukupnya. Hindari makan terlalu banyak, terutama makanan yang tinggi gula dan karbohidrat agar tidak mudah mengantuk. 

Jika kamu tipikal orang yang mudah merasa lapar, sebaiknya sediakan camilan di tas saat kerja di malam hari. Jika mulai merasa lapar, kamu bisa comot camilan yang sudah disiapkan. Dengan demikian, kamu bisa kerja fokus karena perut dalam keadaan terisi. 

6. Luangkan Waktu untuk Tidur Siang

Sesampainya di rumah, segera mandi dan bersiap untuk istirahat. Istirahat yang cukup sangat dibutuhkan untuk menjaga stamina tubuh sebelum kembali bekerja pada malam hari. Kamu bisa mematikan lampu atau menutup jendela untuk mengurangi cahaya yang masuk ke kamar yang dapat mengganggu kualitas tidur. 

Pencahayaan yang minim saat tidur di pagi hari adalah trik agar kamu merasa seperti tidur di malam hari. Jadi, kamu bisa tidur lebih lama dengan kualitas tidur yang maksimal. Setelah bangun, jangan lupa menghidrasi tubuh dengan minum segelas air putih agar tubuh langsung bugar.

Baca Juga: Anti Bosan! Sisi Positif Kerja Remote Bagi Karyawan

7. Batasi Menonton TV dan Memegang HP

Bagi pekerja yang shift di malam hari, tidur adalah hadiah terindah yang tidak bisa dirasakan. Sebab, mereka harus bekerja agar kegiatan produksi di perusahaan tetap berjalan. Setelah selesai bekerja, alangkah baiknya untuk membatasi penggunaan alat-alat elektronik, seperti smartphone dan televisi.

Penggunaan yang terlalu sering hanya akan mengganggu waktu istirahat di pagi hari. Bukannya tidur, yang ada kamu malah sibuk menonton dan melihat sosial media orang lain. Akibatnya, tubuh jadi lelah saat akan bekerja pada malam hari.

8. Tolak Ajakan untuk Nongkrong

Nongkrong adalah hal yang menyenangkan, tapi perlu dibatasi, ya! Kebanyakan nongkrong mengurangi waktu istirahat dan me time. Padahal keduanya sangat dibutuhkan untuk menjaga mood dan kebahagiaan kamu dalam menjalani hari-hari.

Jangan ragu untuk menolak ajakan nongkrong jika kamu sama sekali belum beristirahat. Sebagai gantinya, kamu bisa memanfaatkan waktu di akhir pekan atau saat libur untuk nongkrong bersama teman-teman. Dengan demikian, tali silaturahmi pertemanan akan tetap terjaga meskipun jam kerjamu tidak seperti teman-teman yang lain.

9. Sempatkan Waktu untuk Olahraga

Tips terakhir adalah selalu menyempatkan waktu untuk berolahraga. Olahraga mampu membuat tubuh menjadi fit dan sehat. Hal ini secara otomatis akan membuat produktivitas kerja tetap tinggi walaupun kerja di malam hari.

Kamu bisa meluangkan sedikit waktu di siang hari untuk berolahraga, tepatnya setelah bangun tidur. Tidak harus ke gym atau tempat fitnes, karena olahraga di rumah pun sudah cukup. Kamu bisa lari keliling kompleks, naik turun tangga, senam, yoga, maupun pilates di rumah.

Tips Mengatur Pola Tidur Bagi Pekerja Shift Malam

Mengingat waktu kerjanya yang berbeda dengan orang pada umumnya, para pekerja shift malam perlu memperhatikan waktu tidur. Sebab, tidur yang cukup dan berkualitas dapat meningkatkan produktivitas kerja di malam hari. Berikut ini cara mengatur pola tidur yang bisa diterapkan oleh pekerja shift malam.

1. Jadikan Tidur Sebagai Prioritas

Sah-sah saja jika kamu ingin bekerja serius, meskipun di malam hari. Sebab, dedikasi yang diberikan kepada perusahaan akan mempengaruhi karir kamu di sana. Namun, jangan sampai melupakan waktu untuk tidur.
Tidur menjadi bagian dari prioritas utamamu saat kerja shift malam. Tidur yang cukup mampu membuat tubuh lebih berstamina saat bangun. Dengan demikian, kamu akan lebih semangat bekerja di malam hari.

2. Tidur dengan Durasi Lebih Lama

Terjaga di malam hari bukanlah hal yang mudah. Awalnya, kamu mungkin sering merasa pusing, kurang enak badan, dan tubuh lemas. Namun, kondisi ini akan berubah apabila kamu sudah terbiasa kerja shift.

Kamu bisa gunakan waktu di pagi hari, tepatnya setelah pulang kerja untuk beristirahat. Tidurlah dengan durasi waktu yang lebih lama guna mengembalikan stamina tubuh yang sempat hilang. Jangan lupa untuk mengurangi pencahayaan guna dapatkan tidur yang lebih berkualitas. 

3. Pastikan Tubuh Bersih Sebelum Tidur

Kamu yang kerja shift malam mungkin akan merasa malas jika harus mandi dan bersih-bersih setelah pulang kerja. Bawaannya ingin langsung tidur karena sudah terlalu lelah bekerja. Apalagi jika kamu disuruh lembur karena target produksi lebih banyak daripada hari-hari sebelumnya.  

Semalas-malasnya kamu, tetap usahakan untuk mandi sebelum tidur. Kondisi tubuh yang bersih membuat tidur lebih nyenyak, karena aroma tubuh enak dicium. Dengan demikian, kualitas tidur pun menjadi maksimal. 

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat Kerja Remote

Kesehatan Adalah Aset Paling Berharga

Jam kerja shift memang akan mengubah rutinitas harian kamu. Yang tadinya bisa tidur di malam hari, justru harus tidur di pagi hari setelah pulang kerja. Meski demikian, kamu tetap harus peduli terhadap kondisi kesehatan.

Ingatlah bahwa kesehatan adalah aset paling berharga yang kamu miliki di dunia ini. Dengan tubuh yang sehat, kamu bisa melakukan apa saja yang diinginkan. Lakukan tips yang telah disebutkan di atas sebagai pedoman agar tubuh tetap sehat meskipun harus kerja shift di malam hari.

Untuk pemilik usaha, menjamin kesehatan dan keselamatan karyawan selama bekerja merupakan tanggung jawab yang harus dilakasanakan dengan memberikan mereka perlindungan dari asuransi karyawan terbaik yang bisa melindungi mereka dari berbagai risiko kesehatan dan kecelakaan kerja.

Dapatkan asuransi kesehatan karyawan terbaik dengan mengisi form dibawah ini !

10 Tips Efektif Meningkatkan Produktivitas Karyawan

10 Tips Efektif Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Salah satu kunci kesuksesan suatu perusahaan tidak lepas dari pengaruh sumber daya manusianya (SDM). Semakin berkualitas SDM-nya, semakin besar pula peluang perusahaan untuk maju dan bersaing dengan perusahaan kompetitor. Tak heran apabila bagian Human Resource sangat pemilih dalam proses rekrutmen dan perusahaan pun mau membayar lebih untuk mendapatkan SDM berkualitas tersebut.

Namun, tugas perusahaan tidak berhenti sampai disitu saja. Perusahaan perlu melakukan sejumlah perubahan, seperti mengubah kebijakan agar produktivitas kerja karyawan meningkat. Juga mengadakan pelatihan dan pengembangan secara berkala untuk meningkatkan skill karyawan dalam bekerja.

10 Tips Efektif Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Jika kinerja karyawan kurang atau sama sekali tidak efektif, maka peluang perusahaan untuk berkembang sangatlah kecil. Tentunya, jika ini terjadi terus-menerus, bukannya tidak mungkin apabila perusahaan gulung tikar dalam waktu dekat. Guna meningkatkan produktivitas karyawan, inilah tips efektif yang perusahaan bisa lakukan.

1. Memenuhi Hak Karyawan dengan Semestinya

Sudah menjadi tugas manajemen untuk memenuhi hak seluruh karyawan. Misalnya, membayar gaji tepat waktu, mendaftarkan karyawan untuk ikut program BPJS, memberikan hak cuti, tunjangan, bonus, dan lain sebagainya. Hak ini sifatnya harus dan tidak boleh tawar-menawar karena aturannya juga sudah ada di undang-undang.

Jika perusahaan gagal memenuhi hak ini, karyawan mana pun pasti tidak akan semangat untuk bekerja. Yang ada malah resign, karena merasa tidak mendapatkan apa yang sudah seharusnya didapatkan. Namun jika manajemen memenuhi hak ini dengan baik, karyawan pasti akan betah bekerja di perusahaan dan mau memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan perusahaan.

2. Memberikan Reward pada Karyawan Berprestasi

Memberi reward adalah suatu strategi yang bisa dilakukan oleh pihak manajemen untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Hal ini dilakukan berdasarkan kontribusi yang telah karyawan berikan dan penilaian pada akhir tahun. Beberapa contoh reward yang bisa diberikan, di antaranya:

  • Memberikan promosi bagi karyawan yang berprestasi
  • Memberikan bonus tambahan bagi sales apabila mencapai target penjualan yang ditetapkan
  • Memberikan hadiah, berupa voucher belanja, liburan, menginap di hotel, gadget baru
  • Memberikan plakat atau piagam untuk kategori The Best Employee of The Year atau The Most Productive Employee if The Month

Pemberian reward dalam bentuk apapun akan sangat diapresiasi oleh karyawan. Ini akan membuatnya merasa dianggap dan dihargai oleh perusahaan. Seandainya karyawan mau resign pun, ia akan berpikir berulang kali tentang keputusannya karena banyaknya hal baik yang telah perusahaan berikan padanya

3. Memberikan Punishment

Selain reward, perusahaan juga bisa memberikan punishment atau hukuman bagi karyawan yang melakukan pelanggaran. Entah itu saat melakukan pelanggaran kecil, sedang, atau besar. Dengan bentuk sanksi berupa teguran langsung, pemotongan gaji, surat peringatan, atau pemutusan hubungan kerja apabila karyawan melakukan kesalahan yang sama berulang kali atau kesalahan fatal.

Hukuman ini bukan untuk membuat karyawan tidak nyaman, melainkan agar karyawan menjadi semakin baik dan disiplin saat bekerja. Hukuman akan otomatis menciptakan batasan tertentu bagi karyawan agar tidak bertindak seenaknya dan selalu taat pada aturan. Persentase hukuman pun harus sebanding dengan reward yang diberikan agar kesannya tetap adil dan manusiawi.

4. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman

Tips lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, dalam arti nyaman. Tujuannya agar karyawan jadi semangat bekerja, sehingga produktivitasnya pun ikut meningkat. Beberapa contoh lingkungan kerja yang nyaman bagi karyawan, antara lain:

  • Menyediakan fasilitas yang memadai, seperti Wi-Fi, lounge, maupun permainan tertentu
  • Konsep ruangan kerja yang bagus dengan pencahayaan yang pas
  • Menyediakan snack atau camilan saat ice breaking
  • Menyediakan alat P3K, obat-obatan, dan vitamin bagi karyawan yang membutuhkan

Jika memungkinkan, pihak manajemen pun sesekali boleh ikut untuk menghabiskan waktu dengan para karyawan. Misalnya, dengan makan siang bersama, ikut gathering, dan kegiatan lain yang diadakan perusahaan. Selain untuk menambah keakraban dan meningkatkan kekeluargaan, ini adalah cara manajemen untuk mengenal karyawan lebih dalam.

Baca Juga: Pentingnya Kesehatan Mental dan Tips Menjaganya

5. Membangun Komunikasi yang Baik

Bayangkan apa jadinya apabila karyawan dan pihak manajemen tidak saling tegur sapa, maka suasana kantor menjadi tegang. Suasana yang seperti ini membuat karyawan tidak semangat bekerja, sehingga produktivitas kerja para karyawan semakin menurun. Maka komunikasi sangatlah diperlukan dalam membangun hubungan profesional yang lebih akrab.

Tidak harus dengan makan siang bersama atau curhat tentang kehidupan, tapi saling menegur kala berpapasan saja sudah bagus untuk memulai jalinan komunikasi yang baik. Ketika komunikasi terbangun, karyawan menjadi lebih terbuka tentang kehidupan profesionalnya. Jika ada masalah terkait pekerjaan, karyawan akan dengan senang hati menyampaikannya, dan ini dapat dijadikan bahan masukan bagi manajemen agar kedepannya bisa menjadi lebih baik.

6. Mengadakan Pelatihan dan Pengembangan

Pelatihan dan pengembangan merupakan salah satu tips paling efektif untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Selain untuk memberikan skill baru atau mempertajam skill yang sudah ada, aktivitas ini bisa menjadi cara untuk menggali potensi setiap karyawan. Sebab, pada dasarnya karyawan punya potensi yang berbeda-beda.

Misalnya, karyawan di divisi accounting tahu tentang strategi pemasaran, next time perusahaan bisa menyuruhnya untuk ikut pelatihan untuk tim pemasaran. Jika karyawan tersebut excellent pada pemasaran, perusahaan dapat promosikan dirinya untuk menjadi kepala divisi di cabang berbeda. Alhasil, perusahaan memiliki SDM unggul untuk mampu bersaing dengan perusahaan lain di zaman teknologi yang semakin canggih.

7. Mempromosikan Karyawan

Karyawan mana yang mau ada di posisi yang sama dalam kurun waktu bertahun-tahun? Kejelasan karir menjadi hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan, karena ini akan mempengaruhi kinerja dan loyalitas para karyawan. Tidak sedikit karyawan yang akhirnya memilih untuk mengundurkan diri karena tidak memiliki kejelasan karir di perusahaan tempatnya bekerja.

Terutama untuk karyawan yang merupakan bibit unggul dan mampu untuk melangkah ke jenjang karir yang lebih tinggi. Jadikan karyawan ini sebagai aset berharga. Bila perlu bantu bukakan peluang karir baginya atau menyekolahkannya ke jenjang lebih tinggi, yang mana ilmunya dapat diaplikasikan untuk kemajuan perusahaan di masa mendatang.

8. Memaksimalkan Waktu Kerja

Pekerjaan yang terlambat membuat semua pekerjaan menjadi terhambat. Misalnya, keterlambatan menentukan tanggal proyek membuat proyek gagal selesai pada waktunya. Hal ini otomatis membuat performa karyawan menurun drastis.

Maka dari itu, perusahaan perlu memaksimalkan waktu sebaik mungkin. Usahakan agar tanggal pengerjaan proyek sudah pasti, sehingga pengerjaan bisa segera dimulai. Jadi, tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.

Baca Juga: Tips Efektif Mengelola Kehadiran Karyawan

9. Memberikan Kesempatan untuk Memperbaiki Kesalahan

Namanya manusia pasti tidak akan pernah luput dari namanya kesalahan. Sama halnya dalam bekerja, berbagai kesalahan mungkin akan ditemukan, baik kesalahan yang sifatnya fatal maupun tidak. Namun, menghukum karyawan yang baru sekali melakukan kesalahan bukanlah keputusan yang bijak, terutama untuk kesalahan kecil yang bisa segera diperbaiki.

Lebih baik berikan kesempatan kepada karyawan yang melakukan kesalahan untuk memperbaikinya. Dengan harapan agar kesalahan tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari. Jika kesalahan kembali terulang atau malah semakin fatal, perusahaan dapat berikan surat peringatan.

10. Melakukan Evaluasi Secara Rutin

Tips terakhir untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah melakukan evaluasi kinerja secara rutin. Tidak harus secara keseluruhan untuk semua karyawan yang ada di perusahaan, tapi bisa dalam skala kecil, seperti evaluasi sesama divisi dalam satu tim. Evaluasi ini berguna untuk memperbaiki kekurangan atau kesalahan, mengetahui hambatan, dan lain sebagainya.

Hasil akhir dari evaluasi ini adalah pemberian saran maupun solusi yang sifatnya efektif. Sehingga, kekurangan yang menghambat jalannya produktivitas kerja dapat diminimalisir dengan baik. Penyampaian evaluasi sebaiknya dilakukan dengan jujur, berani, terbuka, dan tetap sopan agar tidak menyinggung perasaan siapa pun yang mendengarnya.

Kelangsungan Hidup Perusahaan Ada di Tangan Karyawan

Perusahaan itu ibarat manusia, yang tidak bisa hidup atau berdiri sendirian. Perusahaan butuh karyawan untuk menjalankan aktivitas operasi, produksi, dan manajemen, sehingga kegiatan di perusahaan dapat berjalan. Tentunya, sesuai SOP dan hasil maksimal seperti yang diharapkan oleh perusahaan.

Sebagai karyawan, kamu pun harus bisa memberikan kontribusi maksimal kepada perusahaan. Seperti simbiosis mutualisme dengan hubungan yang saling menguntungkan, itulah hubunganmu dengan perusahaan karena memang sebagian besar nasib perusahaan ada di tanganmu. Jadi, jangan ragu untuk terus mengasah skill dan menjadi salah satu aset paling berharga yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Selain itu, memberikan karyawan perlindungan dari asuransi kesehatan karyawan terbaik juga bisa memotivasi mereka untuk bisa bekerja dengan lebih maksimal. Dapatkan produk asuransi kesehatan karyawan terbaik dengan mengisi form dibawah ini!

Pentingnya Asuransi Pensiun dan Manfaatnya

Pentingnya Asuransi Pensiun dan Manfaatnya

Umur boleh masih muda, namun persiapan dana pensiun perlu dilakukan sejak dini. Semakin cepat dikumpulkan, maka semakin banyak pula dana pensiun yang bisa dikumpulkan. Dana ini nantinya digunakan untuk membiayai masa pensiun, jadi kamu tidak lagi menyusahkan anak atau keluarga lainnya.

Saat ini sudah ada produk keuangan bernama asuransi dana pensiun yang dapat dijadikan alternatif untuk memaksimalkan pengumpulan dana pensiun. Kira-kira berapa besar  premi yang dibayarkan dan apa saja manfaat dari asuransi ini? Berikut akan kami jelaskan pengertian asuransi dan dana pensiun, serta informasi lainnya terkait dana pensiun.

Perbedaan Asuransi dan Dana Pensiun

Baik asuransi maupun dana pensiun, keduanya sama-sama membantu seseorang dalam menghadapi hal-hal yang berkaitan dengan finansial. Misalnya, penyakit, bencana, dan masalah finansial lainnya. Tapi, perlu diketahui bahwa keduanya memiliki perbedaan, di antaranya:

1. Dari Segi Fleksibilitas

Perbedaan asuransi dan dana pensiun pertama adalah dari segi fleksibilitas. Dana pensiun hanya dapat dicairkan saat karyawan memasuki dunia pensiun. Hal ini mutlak, sedangkan asuransi dapat cair jika karyawan mengalami kondisi tertentu.

2. Dari Segi Penyelenggara

Pada umumnya, asuransi dikelola oleh perusahaan asuransi. Sedangkan dana pensiun oleh perusahaan tempat seseorang bekerja. Perusahaan biasanya akan memotong dana pensiun secara otomatis dari gaji karyawan setiap bulan.

3. Dari Segi Manfaat

Dana pensiun merupakan dana yang disiapkan khusus bagi karyawan di masa pensiun. Besaran dana yang dikumpulkan disesuaikan dengan nominal gaji karyawan. Sedangkan asuransi digunakan untuk mengcover hal-hal yang tidak terduga dengan manfaat yang lebih luas.

4. Dari Segi Waktu Pencairan

Asuransi dapat dicairkan jika sudah jatuh tempo atau polis mengalami kejadian tertentu yang dicover oleh asuransi. Misalnya, polis mengalami kecelakaan atau jatuh sakit. Sedangkan dana pensiun hanya dapat dicairkan saat seseorang sudah pensiun.

5. Dari Segi Jenis Dana

Terdapat dua jenis dana pensiun, yaitu Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dan Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK). Sistem pencairan keduanya berbeda, begitu pula dengan pihak yang mengatur atau mengelolanya. Di mana pencairan DPLK dapat dilakukan melalui bank tertentu maupun perusahaan asuransi.

Mengapa Asuransi Dana Pensiun Penting?

Dari jutaan masyarakat yang ada di Indonesia, hanya ada 2% masyarakat yang dilindungi oleh asuransi dana pensiun. Sementara 98% sisanya hanya mengandalkan dana pensiun yang dikumpulkan sendiri atau sama sekali tidak menyiapkan dana pensiun. Sangat miris, bukan?

Dari presentasi ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya dana pensiun masih kecil. Padahal dana ini sangat penting untuk menjamin kelangsungan masa tua nanti. Apalagi jumlah kebutuhan yang harus dipenuhi di masa tua jauh lebih banyak.

Beberapa risiko yang mungkin terjadi di masa tua, di antaranya:

  • Rentan diserang penyakit kritis yang sejatinya membutuhkan biaya pengobatan yang besar
  • Risiko ditelantarkan, karena faktor ekonomi dan kondisi keluarga
  • Meningkatnya kebutuhan hidup jika usia telah mencapai rata-rata angka harapan hidup 

Jika kamu menginginkan masa tua yang santai, tenang, dan aman, menyiapkan asuransi dan dana pensiun sangatlah penting. Kamu bisa menyisihkan sebagian kecil gajimu dari sekarang untuk mengisi tabungan pensiun. Nominalnya bisa 5% dari gaji yang jumlahnya akan terus bertumbuh jika kamu rajin menyisihkannya.

Adanya asuransi dan dana pensiun secara otomatis akan memerdekakan finansial di masa tua. Jika sewaktu-waktu terjadi inflasi, kamu tidak perlu takut lagi. Sebab, pundi-pundi uang yang berhasil dikumpulkan sudah cukup untuk membiayai hidup dalam segala situasi ekonomi yang terjadi di negara ini.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Beli Asuransi Online

Manfaat Asuransi Dana Pensiun

Dalam dunia keuangan, asuransi dana pensiun merupakan produk retribusi horizontal. Di dalamnya terdapat proses transfer uang antar pribadi atau antar kelompok yang memiliki jumlah penghasilan sama. Adapun manfaat asuransi dana pensiun adalah sebagai berikut.

1. Membantu Melindungi Polis dari Kesulitan Finansial

Risiko finansial dapat menimpa siapa saja dan kapan saja. Misalnya, terjadinya inflasi membuat harga kebutuhan pokok naik. Tanpa asuransi dana pensiun, kamu tentu akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ini.

Sementara dengan adanya asuransi, kondisi finansial menjadi ringan. Asuransi tidak hanya memberikan santunan dana, seperti gaji. Tapi, juga memberikan perlindungan untuk biaya pengobatan saat jatuh sakit.

2. Adanya Santunan Cacat dan Meninggal Dunia

Risiko sakit, kecelakaan yang menyebabkan cacat, dan risiko meninggal dunia sangat rentan terjadi saat memasuki masa pensiun. Asuransi pensiun penting untuk mengcover berbagai risiko ini. Dengan demikian, hal ini ini tidak menyusahkan keluarga.

3. Menawarkan Manfaat Investasi untuk Hari Tua

Pilihlah asuransi unit link yang di dalamnya ada manfaat investasinya. Harga preminya mungkin lebih mahal, tapi manfaat yang didapatkan menjadi lebih luas. Manfaat antara asuransi dan investasi didapatkan secara terpisah. 

Tips Menghitung Dana Pensiun 

Jumlah dana pensiun yang dibutuhkan setiap orang pasti berbeda-beda. Untuk mengetahui estimasi jumlahnya, luangkan waktu khusus untuk menghitung dana pensiun. Tak lupa untuk memasukkan dua poin berikut sebagai dasar perhitungan dana pensiun.

1. Cari Tahu Kebutuhan di Masa Tua

Mengetahui jenis kebutuhan di masa tua sangat penting. Hal ini akan memudahkan kamu dalam menghitung pengeluaran yang terjadi di masa depan. Mulai dari kebutuhan primer, sekunder, hingga tersier bila memang ada.

Jika kamu memiliki tanggungan, seperti anak atau cucu yang perlu dibiayai, jangan lupa untuk memasukkannya dalam perhitungan. Jangan lupa untuk memperhitungkan kemungkinan terburuk yang terjadi di masa tua. Misalnya, percepatan pengajuan pensiun dari usia yang diprediksikan sebelumnya.

2. Menentukan Usia Pensiun

Saat ini, semakin banyak orang ingin pensiun di usia muda. Dengan alasan, tidak ingin  terikat dengan perusahaan sehingga hidupnya menjadi fleksibel. Lalu, membuka bisnis untuk membiayai kebutuhan hidup. 

Sah-sah saja, tapi pastikan kamu sudah mengetahui kapan ingin mengajukan pensiun. Hitung jumlah pendapatan yang diterima, lalu bandingkan dengan rentang usia sebelum memasuki masa pensiun. Jika kamu menginginkan dana pensiun yang besar, sisihkan jumlah gaji yang lebih besar pula.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat Kerja Remote

Tips Memilih Produk Asuransi Pensiun Terbaik

Ada beragam jenis produk asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Agar tidak salah beli, pilihlah produk yang paling tepat. Caranya dengan menerapkan tips memilih produk asuransi pensiun berikut ini.

1. Premi yang Terjangkau

Terjangkau di sini dapat dikaitkan dengan kondisi finansial masing-masing orang. Sebaiknya evaluasi kondisi finansial terlebih dahulu. Tentu, dengan mempertimbangkan jumlah kebutuhan, tanggungan, dan gaji yang diperoleh setiap bulan.

Bisa jadi setelah dievaluasi, finansialmu belum cukup untuk membeli asuransi pensiun. Karena sejatinya, kamu perlu memastikan bahwa kebutuhan pokok sudah terpenuhi. Jika dibutuhkan, diskusikan hal ini dengan pasangan atau penasehat keuangan untuk mendapatkan advise terbaik terkait kondisi finansialmu.

2. Pilih yang Manfaatnya Sesuai Kebutuhan

Kamu mungkin menginginkan asuransi pensiun yang memberikan manfaat dana tunai sebesar Rp 2 miliar, tapi jumlah ini tidak cukup untuk orang lain. Di sisi lain, kamu pun menginginkan manfaat tambahan agar finansial benar-benar aman di usia pensiun nanti. Jadi, sesuaikan produk yang ingin dibeli dengan manfaat yang dibutuhkan.

Jika produk asuransi dari perusahaan A tidak cocok, kamu bisa cari produk dari perusahaan lain. Jangan lupa lakukan riset sedetail mungkin, lalu bandingkan produk asuransi pensiun. Dengan begini, manfaat yang didapatkan pun menjadi maksimal.

3. Pahami Kebijakan Perusahaan Asuransi

Kebijakan yang diberlakukan oleh perusahaan asuransi, seperti yang berkaitan dengan pembayaran seharusnya tidak memberatkanmu. Sebab dari jumlah premi yang dibayar, kamu akan mendapatkan manfaat yang sesuai. Jika kamu kurang memahami kebijakan yang berlaku, jangan ragu untuk bertanya.

Perlu diketahui bahwa kebijakan ini dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan ini biasanya akan diinformasikan melalui email. Pastikan kamu selalu up to date agar tidak ketinggalan informasi terbaru tentang asuransi dana pensiun.

4. Pilih Perusahaan yang Terpercaya

Percayakan kebutuhan dana pensiun kepada perusahaan asuransi terpercaya. Perusahaan yang telah berpengalaman mengelola dana pensiun dan produk asuransi lain. Perusahaan seperti ini biasanya memiliki pelayanan terbaik bagi para nasabah.

Untuk mengetahui track record perusahaan asuransi, kamu bisa cek informasinya lewat berita, sosial media, atau ulasan nasabah. Informasi ini bisa diakses di media online

Pertahankan Standar Kehidupan Saat Pensiun

Gaya hidup sangat mempengaruhi besarnya hidup. Pastikan standar hidup yang kamu jalani di masa pensiun nanti sama seperti dulu, bukan malah lebih tinggi. Alhasil, dana pensiun yang berhasil dikumpulkan bisa mengcover semua biaya hidupmu nanti. 

Agar karyawan bisa mendapatkan kehidupan yang mapan dan bahagia sampai masa pensiun tiba, pastikan mendapatkan asuransi karyawan terbaik dan terpercaya dengan cara mengisi form dibawah ini!

Pentingnya Asuransi Perjalanan Dinas dan Urgensinya

Pentingnya Asuransi Perjalanan Dinas dan Urgensinya

Bagi yang suka melakukan perjalanan dinas, memiliki asuransi perjalanan atau insurance travel adalah hal yang wajib. Asuransi perjalanan memberikan sejumlah manfaat yang tidak didapatkan dari produk asuransi lain. Sebab, manfaatnya sendiri sudah dibuat secara spesifik untuk melengkapi kebutuhan perjalananmu.

Asuransi bekerja untuk meminimalisir segala bentuk risiko yang terjadi selama di perjalanan. Di dalamnya termasuk hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan bagasi, koper penyok, dan lain sebagainya. Sebelum bepergian, sebaiknya beli asuransi yang satu ini agar perjalanan menjadi lebih aman.

Pentingnya Asuransi Perjalanan Dinas Bagi Karyawan

Asuransi perjalanan merupakan salah satu bentuk produk yang menyelamatkan perjalanan kamu dari berbagai risiko yang mungkin terjadi. Misalnya, saat perjalanan dibatalkan oleh maskapai penerbangan karena alasan tertentu. Setidaknya dengan asuransi, kamu tidak perlu sedih yang berlebihan karena biaya yang dikeluarkan tidak terlalu banyak.

Biaya tiket pesawat akan dikembalikan kepadamu, bahkan dengan tambahan kompensasi atas pembatalan penerbangan. Tanpa asuransi perjalanan, kamu tidak akan mungkin menerima kompensasi pembatalan ini. Kalaupun ada, jumlahnya tidak sebesar saat kamu melengkapi perjalananmu dengan asuransi.

Membekali karyawan dengan asuransi perjalanan dinas secara otomatis membuat perusahaan lebih harum. Tidak hanya di mata pihak internal saja, tapi juga eksternal. Dengan ini, perusahaan berhasil menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan karyawan yang ingin melakukan perjalanan dinas, baik ke luar kota maupun ke luar negeri.

Hal-hal yang Harus Disiapkan Perusahaan untuk Perjalanan Dinas Karyawan

Selain asuransi perjalanan, terdapat hal-hal lain yang perusahaan perlu disiapkan untuk karyawan yang melakukan perjalanan dinas. Alhasil, perjalanan dinas menjadi maksimal dan tidak terkesan membuang-buang uang perusahaan. Adapun hal-hal yang perlu disiapkan, di antaranya.

1. Rincian Perjalanan Dinas

Setiap karyawan berhak untuk mengetahui rincian perjalanan yang akan dilakukannya. Mulai dari tujuan perjalanan, tempat yang akan dikunjungi, dan lain sebagainya. Perusahaan perlu membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan karyawan sebelum melakukan perjalanan dinas.

Selain itu, perusahaan perlu memberitahu materi yang perlu disiapkan saat perjalanan dinas. Misalnya, saat bawahan diutus untuk mewakili atasannya menghadiri rapat dengan investor, maka bawahan tersebut harus mengetahui dan menguasai materi yang akan dijelaskan. Dengan rangkaian aktivitas yang rinci, perjalanan dinas pun menjadi jelas adanya.

2. Dokumen yang Lengkap

Perjalanan dinas dapat dilakukan di dalam maupun di luar negeri. Perusahaan yang mengutus karyawan untuk perjalanan dinas wajib menyiapkan dokumen lengkap terkait perjalanan. Mulai dari surat tugas, paspor, bahkan visa untuk perjalanan ke luar negeri. 

3. Akomodasi Selama Perjalanan

Hal yang tak kalah penting saat melakukan perjalanan dinas adalah akomodasi karyawan. Perusahaan perlu mencari tahu tentang kebijakan di wilayah atau negara yang dikunjungi karyawan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Akomodasi tidak hanya berupa penginapan, tapi juga transportasi yang digunakan untuk mendukung mobilisasi karyawan selama melakukan perjalanan dinas.

Baca Juga: Fungsi Asuransi: Primer, Sekunder, dan Khusus

Jenis-jenis Asuransi Perjalanan Dinas

Perusahaan asuransi menawarkan produk dalam berbagai opsi. Perusahaan dapat memilih sesuai kebutuhan perjalanan karyawan. Berikut ini 2 jenis travel insurance menurut jangka waktunya.

1. Asuransi Single Trip

Seperti namanya, asuransi ini memiliki masa berlaku untuk satu kali perjalanan saja. Jika kamu sudah menggunakannya satu kali dan ingin melakukan perjalanan di kemudian hari, itu artinya kamu harus membeli produknya lagi. Asuransi ini biasanya ditujukan untuk karyawan yang jarang melakukan perjalanan dinas.

2. Asuransi Annual Travel

Produk yang satu ini memiliki masa berlaku satu tahun, jadi bisa dipakai berkali-kali. Asuransi ini cocok untuk karyawan yang rutin melakukan perjalanan dinas, misalnya 1-2 kali dalam sebulan. Jika masa berlakunya sudah habis, maka asuransi perlu diperbaharui agar dapat kembali digunakan untuk kebutuhan dinas.

Manfaat Perlindungan Asuransi Perjalanan

Sama seperti asuransi pada umumnya, asuransi perjalanan menawarkan beberapa manfaat lainnya penting selama perjalanan. Manfaat tersebut, di antaranya.

1. Perlindungan Atas Barang Pribadi

Jika maskapai penerbangan menyebabkan kerugian bagi karyawan yang melakukan perjalanan bisnis, pihak maskapai akan dikenakan sanksi. Bentuknya berupa biaya ganti rugi atas kerugian yang terjadi. Misalnya, karyawan kehilangan barang-barang pribadi saat penerbangan, maka maskapai akan memberikan ganti rugi sebesar Rp200.000 per kg barang atau maksimal Rp4.000.000.

Nominal biaya ganti rugi untuk setiap maskapai penerbangan berbeda, tergantung kebijakan masing-masing. Perlindungan juga berlaku apabila bagasi rusak dan penyok. Pemberian ganti rugi biasanya harus sesuai dengan prosedur yang berlaku, dan penumpang wajib mengikuti prosedur ini.

2. Manfaat Penundaan Penerbangan

Penundaan penerbangan adalah hal yang menyebalkan,  tapi tidak bisa dihindari begitu saja. Delay justru sering terjadi karena jadwal penerbangan yang bentrok dengan penerbangan lain atau kondisi cuaca yang buruk. Dengan asuransi perjalanan, karyawan akan mendapatkan kompensasi atas keterlambatan penerbangan ini.

Kompensasi diberikan apabila keterlambatan telah mencapai batas waktu tunggu yang ditetapkan. Misalnya, jika penerbangan delay selama 4 jam, maka penumpang akan diberikan kompensasi sebesar Rp400.000. Selain berbentuk uang tunai, manfaat lain yang diberikan dapat berupa makan siang atau makan malam.

3. Kecelakaan dan Biaya Medis

Asuransi perjalanan yang diberikan perusahaan membuat karyawan merasa aman dan nyaman saat melakukan dinas ke mana saja. Seandainya karyawan jatuh sakit atau kecelakaan di tempat tujuan, ia akan mendapatkan perawatan medis. Biaya perawatan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi perjalanan.

Pada umumnya, manfaat kecelakaan dan perawatan medis yang diberikan asuransi berupa:

  • Biaya perawatan akibat jatuh sakit atau kecelakaan
  • Biaya perawatan untuk penyakit khusus
  • Biaya perawatan lanjutan (bila dibutuhkan) di negara asal

4. Jaminan Pemulangan Jenazah

Jika pemegang asuransi meninggal dunia saat melakukan perjalanan, maka travel insurance akan mengcover biaya pemulangan jenazah. Mulai dari biaya transportasi dan lain-lain saat diberangkatkan dari kota tujuan menuju kota asal. Ini sangat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan.

5. Biaya Kunjungan Keluarga

Jatuh sakit atau kecelakaan bukanlah hal yang diharapkan saat melakukan perjalanan, bukan? Namun, hal ini tidak lagi menimbulkan kekhawatiran karena asuransi juga memberikan jaminan biaya kunjungan keluarga ke kota atau negara tujuan. Akan tetapi, manfaat ini hanya berlaku untuk beberapa produk asuransi perjalanan saja. 

Penting agar perusahaan memilih asuransi perjalanan dengan manfaat yang luas. Apa pun bentuk risiko yang mungkin dialami karyawan selama perjalanan, hal ini secara tidak langsung akan mengurangi beban perusahaan. Sebab, biaya yang timbul akibat perjalanan akan dibayarkan oleh asuransi.

6. Bantuan 24 Jam

Asuransi perjalanan memberikan layanan bantuan selama 24 jam. Kapan saja polis membutuhkan bantuan, call center asuransi siap membantu. Di dalamnya termasuk bantuan saat membutuhkan layanan evakuasi medis darurat.

Baca Juga: Tips Perusahaan Menjamin Kesehatan Karyawan di Kantor

Cara Klaim Asuransi Perjalanan

Ingin melakukan klaim ke pihak asuransi? Terdapat dua cara klaim yang disediakan. Polis hanya perlu memilih salah satu di antaranya.

1. Klaim Langsung

Klaim langsung berlaku apabila perusahaan memiliki rumah sakit rekanan di kota atau negara tujuan. Klaim atas perawatan medis ini tidak selamanya 100%, karena jumlahnya tergantung dari manfaat yang ada pada buku polis. Jika biaya penggantian yang diberikan asuransi sebesar 60%, itu artinya 40% sisanya harus dibayarkan oleh polis yang bersangkutan.

2. Penggantian Biaya (Reimbursement)

Sistem klaim ini dilakukan apabila biaya perawatan ditanggung oleh karyawan terlebih dahulu menggunakan uang pribadi. Selanjutnya, polis perlu menyiapkan kwitansi biaya perawatan, lalu memberikannya kepada perusahaan. Nanti perusahaan akan bantu teruskan ke perusahaan asuransi, dan karyawan mendapatkan reimbursement sesuai nominal yang dikeluarkan.

Perjalanan Aman dengan Asuransi Perjalanan yang Tepat

Tertarik melakukan perjalanan bisnis dalam waktu dekat? Jangan lupa melengkapi diri Anda dengan produk asuransi perjalanan yang tepat, yang produknya sesuai dengan kebutuhan. Asuransi secara tidak langsung akan membantu mengurangi beban pengeluaran atas kejadian yang tak diinginkan di kota maupun negara tujuan. 

Dengan proteksi dari travel insurance, Anda dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan jauh dari rasa khawatir. Pembelian asuransi dapat dilakukan secara offline, yaitu melalui agen atau membeli asuransi online melalui situs resmi perusahaan asuransi atau platform keuangan terpercaya yang sudah bekerja sama dengan perusahaan asuransi. Hal terakhir yang tak kalah penting adalah selalu bandingkan produk dan manfaat asuransi perjalanan sebelum membeli untuk mendapatkan perlindungan maksimal saat melakukan perjalanan. 

Dapatkan produk asuransi perjalanan terbaik baik untuk perjalanan dinas, bisnis atau liburan dengan mengisi form dibawah ini!