Pentingnya Kesehatan Mental dan Tips Menjaganya

woman in white sleeveless dress sitting on chair in front of table with macbook
Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Pentingnya Kesehatan Mental dan Tips Menjaganya

Mental health atau kesehatan mental merupakan topik yang banyak dibahas belakangan ini. Dilansir dari laman Centers for Disease Control and Prevention, ada 1 dari 5 anak remaja di Amerika Serikat mengalami gangguan jiwa pada rentang usia 13-18 tahun. Sementara penelitian untuk orang dewasa, terdapat 1 di antara 25 orang mengalami gangguan jiwa yang serius.

Salah satu penyebabnya adalah karena pekerjaan. Lingkungan kerja yang kurang sehat membuat kesehatan fisik karyawan terganggu. Ditambah lagi masalah pekerjaan yang datang silih berganti membuat seseorang rentan mengalami kesehatan mental.

Alasan Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Kesehatan mental mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Mulai dari cara berpikir, berbicara, mengambil keputusan, hingga mengontrol emosi. Apabila kesehatan mental terjaga, seseorang menjadi lebih mudah mengatasi stres karena ia tahu cara mengontrol dirinya.

Kesehatan mental perlu dijaga dengan baik. Mulai dari masa kanak-kanak, remaja, hingga saat beranjak dewasa. Berikut beberapa alasan pentingnya menjaga mental di tempat kerja.

1. Kesehatan Mental Mempengaruhi Produktivitas

Perlu diketahui bahwa kesehatan mental dapat mempengaruhi produktivitas di tempat kerja. Ketika seseorang merasa mentalnya kurang baik saat ia overthinking, hal ini bisa membuatnya stres atau depresi. Padahal, ia harus menyelesaikan seluruh pekerjaan yang sudah ditargetkan oleh atasan.

Beban pikiran membuat seseorang hilang minat untuk melakukan apa pun. Maka penting untuk memastikan pikiran dalam keadaan tenang. Adakan me time bila memang diperlukan agar diri merasa lebih baik.

2. Kesehatan Mental dapat Mempengaruhi Suasana Hati

Selain produktivitas, kesehatan mental yang terganggu juga mempengaruhi suasana hati. Bawaannya kesal,marah, dan lebih mudah tersinggung padahal cuma karena hal-hal kecil. Misalnya, saat rekan kerja membuat candaan tentang dirinya.

Bahkan ada beberapa orang yang menarik diri dari lingkungan tertentu untuk menjaga suasana hatinya. Padahal masalahnya ada pada diri sendiri, bukan orang lain. Jika memang ada sesuatu yang mengganjal, coba ceritakan kepada orang-orang terdekat atau cari bantuan ke psikolog agar hal ini tidak semakin memperparah keadaan.

3. Kesehatan Mental Mempengaruhi Kesehatan Fisik

Fisik yang sehat dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Sayangnya, hasilnya menjadi kurang maksimal apabila kesehatan tubuh tidak dibarengi dengan kesehatan mental. Misalnya, ketika seseorang terlalu cemas terhadap sesuatu, imun tubuhnya akan menurun secara perlahan.

Jadi, menyeimbangkan kesehatan fisik dan mental sangatlah penting. Keseimbangan ini membantu seseorang dalam mengembangkan diri. Hal ini dapat dilihat dari performa dan sumbangsih yang diberikannya saat bekerja.

4. Kesehatan Mental Membuat Hidup Damai

Seseorang yang mentalnya sehat mampu menciptakan kedamaian dalam hidupnya. Ia tahu memilah mana hal yang perlu dipikirkan dan mana yang tidak. Jadi, hidupnya bisa minim drama.

Bandingkan dengan seseorang yang kesehatan mentalnya terganggu. Ia lebih mudah cemas karena hal-hal kecil. Hal ini membuat hidupnya berantakan, sehingga ia tidak fokus untuk bekerja.

Baca Juga: Tips Perusahaan Menjamin Kesehatan Karyawan di Kantor

Tips Agar Kesehatan Mental Tetap Terjaga

Menjaga kesehatan mental amatlah penting. Sejatinya tidak perlu cara-cara mainstream untuk menjaganya, karena cara sederhana pun cukup ampuh. Lakukan tips berikut agar kesehatan mental tetap terjaga.

1. Seimbangkan Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi

Istilah work life balance pasti sudah tidak asing di telinga, kan? Setelah hampir seharian bekerja, coba luangkan waktu untuk menikmati kehidupan pribadi dengan melakukan hal-hal sederhana, Misalnya, mendengarkan musik, memasak makanan kesukaan, atau membaca buku.

Pekerjaan dan kehidupan pribadi adalah dua hal yang berbeda. Jika di tempat kerja seseorang dituntut untuk bersikap profesional, di kehidupan pribadi justru bebas. Lakukan hal-hal yang disukai agar hidup tetap terasa menyenangkan.

2. Terapkan Pola Hidup Sehat

Pola hidup yang sehat dipercaya dapat membuat kesehatan mental terjaga. Konsumsi makanan yang bergizi, seperti vitamin, ikan, sayur, dan buah untuk memenuhi asupan nutrisi pada tubuh. Asupan yang baik membuat tubuh dapat berpikir dengan baik, sehingga tantangan di tempat kerja dapat dilalui dengan baik.

Selain makanan, cobalah untuk melakukan olahraga. Tak harus mengangkat beban, karena lari, senam, dan yoga saja sudah cukup. Olahraga ini bahkan bisa dilakukan di rumah saja tanpa harus pergi ke pusat kebugaran.

3. Diskusi dengan Rekan Kerja

Kesehatan mental bukan hal yang tabu lagi di masyarakat. Sebab, hal ini telah banyak dibicarakan beberapa waktu belakangan. Tidak hanya di Indonesia saja, tapi juga di seluruh dunia.

Setiap kali merasa mental kurang baik, tidak ada salahnya untuk menceritakan hal ini kepada rekan kerja. Ceritakan keluh kesah selama bekerja di perusahaan sekarang. Tapi ingat, harus kepada rekan kerja yang dekat dan bisa dipercaya agar cerita ini tidak menyebar ke orang lain.

4. Kelola Stress

Pikiran adalah sumber dari segala jenis penyakit, mulai dari yang sifatnya ringan sampai berat. Penting untuk senantiasa mengelola pikiran agar tidak mudah stres di tempat kerja. Caranya dengan berpikir positif dan mengucapkan afirmasi baik bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Memang, mengelola stres bukan hal yang mudah, apalagi saat dilanda masalah bertubi-tubi. Jika hal ini terjadi, sebaiknya luangkan waktu untuk menjauh sejenak dari meja kerja. Coba jalan-jalan ke pekarangan kantor, membeli jajanan, membuat kopi, atau menonton komedi sesaat agar pikiran menjadi rileks dan fokus kerja kembali membaik.

5. Istirahat yang Cukup

Kualitas istirahat secara tidak langsung akan mempengaruhi kondisi mental. Misalnya, ketika seseorang kurang tidur, ia akan lebih mudah terbawa emosi saat ditanyakan tentang pekerjaan. Padahal itu adalah pekerjaannya sendiri, bukan pekerjaan orang lain.

Setelah pulang kerja, alangkah baiknya untuk cepat beberes dan istirahat. Bagi yang suka begadang, kurangi kebiasaan buruk ini untuk menjaga kesehatan mental dan fisik secara menyeluruh. Keesokan harinya saat bangun pagi, pikiran dan tubuh terasa lebih baik dan siap menjalani hari-hari di kantor.

6. Lakukan Kegiatan Positif

Perlu diketahui bahwa kegiatan-kegiatan positif dapat memperbaiki dan memulihkan kesehatan mental. Misalnya, dengan menekuni hobi yang selama ini sempat tertunda, berolahraga, bergabung dengan komunitas rohani, dan lain sebagainya. Kegiatan positif membuat diri merasa lebih baik, baik di dalam maupun di luar.

Agar lebih menyenangkan, cari teman atau partner untuk melakukan kegiatan tersebut bersama-sama. Hal ini baik dilakukan, khususnya oleh orang-orang yang gampang bosan. Setidaknya ketika bosan melanda, ada orang yang mengingatkan agar tetap semangat dan fokus menjaga kesehatan mental.

7. Tinggalkan Lingkungan Toxic

Sebisa mungkin jauhilah lingkungan toxic, yaitu lingkungan yang dipenuhi dengan kompetisi, sikut-menyikut, gosip, dan iri hati. Lingkungan yang seperti ini sangat tidak baik untuk kesehatan mental. Bukannya sembuh, yang ada mental semakin terganggu karena dikelilingi orang-orang dengan aura negatif.

Bukan hal yang mudah, karena tempat kerja diisi oleh beragam orang dengan latar belakang yang berbeda. Namun, hal ini bisa diantisipasi dengan membuat batasan tertentu, seperti membatasi diri untuk makan siang dengan orang-orang toxic. Pilihlah lingkungan yang baik karena lingkungan seperti ini membantu membentuk karakter, kepribadian, dan kondisi mental yang baik pula. 

8. Tetapkan Tujuan yang Realistis

Tujuan hidup membantu meningkatkan motivasi dan semangat untuk menjalani kehidupan yang penuh misteri. Tapi tidak semua tujuan, karena cuma tujuan yang realistis yang ampuh untuk menjaga kesehatan mental. Tujuan yang sekiranya dapat dicapai dalam waktu cepat maupun lambat.

Bagi yang suka berkhayal terlalu tinggi, coba kurangi. Dalam arti, jangan menghabiskan energi untuk segala sesuatu yang belum ada yang menyebabkan fokus pada hal-hal di depan mata menjadi terganggu. Fokuslah pada apa yang ada saat ini, jadi pekerjaan demi pekerjaan membuahkan hasil maksimal untuk peningkatan karir dan taraf hidup.

Ketenangan Membuat Mental Menjadi Sehat

Mengingat kesehatan mental adalah hal yang krusial, maka menjaga ketenangan sangatlah dibutuhkan. Tidak hanya ketenangan yang diciptakan oleh diri sendiri, tapi juga oleh perusahaan. Artinya perusahaan harus lebih aware terhadap hal-hal yang terjadi pada karyawan, dan jangan ragu untuk meminta pendapat dari para karyawan.

Pertimbangkan pula kesejahteraan karyawan lewat pemberian layanan kesehatan untuk karyawan, bonus, kenaikan gaji, dan hak cuti. Ingat, karyawan adalah aset berharga yang dimiliki oleh perusahaan. Ketika karyawan memiliki mental yang sehat, mereka mampu bekerja dan memberikan kontribusi terbaik demi kelancaran perkembangan bisnis. 

Dapatkan asuransi kesehatan terbaik untuk karyawan dengan mengisi form dibawah ini!