Tips Membeli Barang Elektronik Murah Berkualitas

Tips Membeli Barang Elektronik Murah Berkualitas

Barang elektronik termasuk jenis barang yang gampang rusak, misalnya saat terjatuh, terkena air, atau berbenturan dengan benda lain. Tak heran kalau membelinya harus ekstra hati-hati, terutama untuk pembelian secara online. Jika tidak, maka potensi kerusakan atau ketidaksesuaian antara barang yang dibeli dan diterima sangat mungkin terjadi.

Bagi yang ingin membeli barang elektronik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jadi dengan harga yang dibayar, kamu bisa mendapatkan barang elektronik yang berkualitas. Berikut ini tips membeli barang elektronik yang perlu diperhatikan.

Tips Membeli Barang Elektronik Murah dan Berkualitas

1. Pastikan Barang Elektronik Bergaransi

Tips pertama adalah memastikan bahwa barang elektronik bergaransi. Kebanyakan toko memang menyediakan garansi untuk pembelian barang baru. Sedangkan untuk barang bekas, hal ini tidak selamanya terjadi.

Garansi bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membeli. Sebab, membeli produk bergaransi jauh lebih menguntungkan. Ketika ada komponen barang yang rusak setelah beberapa bulan pemakaian, maka komponen ini dapat diperbaiki atau diganti dengan yang baru jika ketentuannya tercantum dalam buku garansi

2. Belanja di Toko Terpercaya

Toko terpercaya biasanya menjual barang-barang elektronik yang berkualitas. Apalagi jika toko tersebut sudah berdiri sejak dulu, maka dapat dipastikan produknya asli. Bukan produk abal-abal seperti yang dijual oleh beberapa toko yang terlalu ingin cari untung.

Untuk mengetahui nama toko elektronik terpercaya di kotamu, kamu bisa cari di Google atau sosial media. Lihat ulasan dan komentar pembeli saat berbelanja di toko tersebut. Jika hasilnya positif, maka kamu bisa menjadikan toko tersebut sebagai pilihan yang pas untuk membeli barang elektronik.

3. Jangan Mudah Tergiur dengan Harga Murah

Tidak sedikit toko elektronik yang menjual barang dengan harga murah, namun dengan kualitas yang kurang bagus. Hal ini biasanya terjadi karena toko fersebut ingin mendapatkan keuntungan yang besar. Namun, tidak ingin menjaga nama baik toko sehingga rela menjual produk dengan kualitas di bawah standar.

Sebelum membeli barang elektronik apa pun, sebaiknya cari tahu dulu harga pasaran per barang. Jika harganya lebih murah tapi tidak terlalu signifikan, bisa jadi karena barang tersebut memang sudah turun harga atau telah diberi diskon oleh toko yang bersangkutan. Jika perbedaan harganya cukup signifikan, kamu patut mempertanyakan keaslian dan kualitas dari barang elektronik yang dijual oleh toko

4. Memilih Produk Tahun Produksi Sebelumnya

Produk keluaran lama dibanderol dengan harga yang lebih murah daripada produk keluaran terbaru. Ini bisa kamu jadikan sebagai salah satu cara untuk memangkas pengeluaran saat membeli barang elektronik. Dengan harga yang lebih murah, kamu bisa mendapatkan produk dari merek dan tipe yang sama, tapi tahun produksi yang berbeda.

Menariknya lagi, beberapa penjual biasanya akan memberikan potongan harga untuk setiap pembelian barang. Namun, sebisa mungkin hindari barang yang tahun produksinya sudah terlalu lama. Selain sudah ketinggalan zaman, spesifikasinya pun sudah terlalu jadul yang membuatmu menjadi kurang nyaman saat memakainya.

5. Mengecek Fisik Produk

Bagi yang membeli barang elektronik langsung di toko, sebaiknya cek fisik produk sebaik mungkin. Mulai dari bagian luar dan dalam yang bisa dilihat tanpa harus membongkarnya. Jika ada yang lecet atau tergores, kamu bisa menggantinya dengan produk baru yang disimpan di gudang toko.

Hal ini penting, khususnya untuk pembelian barang yang garansinya singkat atau sama sekali tidak memiliki garansi. Alhasil, kamu puas saat membeli barang karena barang yang didapatkan sesuai dengan yang diinginkan.

6. Gunakan Metode Pembayaran yang Tepat

Ada banyak sekali metode pembayaran yang dapat digunakan saat membeli barang elektronik. Ada secara tunai, debit, atau QRIS. Pilihlah salah satu yang paling  membuatmu merasa nyaman saat melakukan pembayaran.

Pembayaran selain tunai biasanya sering mendapatkan diskon tambahan dari bank yang memfasilitasi layanan pembayaran. Promo atau diskon tambahan biasa diberikan jika pembelian mencapai nilai minimum yang ditetapkan. Jadi, jangan lupa untuk menanyakan diskon atau promo yang sedang berlangsung kepada toko yang bersangkutan. 

7. Pastikan Pengemasan Aman

Khusus untuk kamu yang membeli barang elektronik secara online, pastikan barang dikemas secara aman. Tujuannya untuk menghindari segala kerusakan yang mungkin terjadi saat pengiriman. Alhasil, barang diterima dalam keadaan utuh tanpa ada satu bagian pun yang lecet.

Bila perlu, tambahkan bubble wrap, dus, atau packing kayu untuk memaksimalkan perlindungan pada barang elektronik selama dikirimkan ke alamatmu. Penambahan perlindungan seperti ini biasanya dikenakan biaya tambahan. Tapi biayanya masih terjangkau, terutama jika ukuran barang elektronik yang dibeli kecil.

Baca Juga: Pengertian Asuransi Profesi dan Manfaatnya

5 Tips Merawat Barang Elektronik Agar Awet

Siapa pun ingin agar barang elektronik yang dibelinya awet, kan? Agar hal ini dapat terwujud, berikut tips merawat barang elektronik yang bisa dilakukan.

1. Merawat Baterai dengan Baik

Peralatan elektronik yang membutuhkan baterai perlu dirawat dengan baik. Jika tidak, barang tersebut menjadi cepat rusak. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengisi baterai secara bijak, yaitu sebelum persentasenya mencapai batas minimum yang ditetapkan.

Biasanya akan ada notifikasi bahwasanya baterai sudah lemah. Jika sudah begini, sebaiknya langsung charge sebelum baterainya semakin melemah. Pasalnya semakin lemah baterai, semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya baterai tersebut.

2. Menjaga Kestabilan Listrik

Tips merawat barang elektronik selanjutnya adalah dengan menjaga kestabilan listrik. Kebanyakan pengguna sering abai mengenai kestabilan listrik. Padahal, ini menjadi salah satu alasan mengapa peralatan lebih cepat rusak daripada biasanya.

Pastikan adapter kabel tersambung dengan stop kontak dengan baik dan dalam kondisi yang aman. Selain itu, pastikan bahwa kulit kabel dalam keadaan tertutup sehingga dapat melindungi komponen di dalam kabel dengan baik. Jika komponen ini terbuka, kemungkinan besar akan terjadi pelompatan aliran listrik atau korslet yang membuat semua peralatan elektronik di rumah menjadi mati.

3. Hindari Suhu yang Ekstrem

Perlu diketahui bahwa peralatan elektronik sangat sensitif terhadap suhu ekstrem. Jika terjadi secara terus-menerus, maka akan membuat peralatan elektronik menjadi lebih cepat rusak. Pastikan agar suhu listrik di rumah dalam keadaan normal karena ini bagus untuk menjaga keawetan peralatan elektronik. 

Suhu yang aman untuk perangkat elektronik pada umumnya ada di kisaran 32-90 derajat Fahrenheit. Jika suhunya sudah di atas ini, sebaiknya keluarkan atau pindahkan peralatan elektronik ke tempat yang adem. 

Untuk menghindari suhu ekstrem, sebaiknya simpan peralatan elektronik di tempat yang aman dengan suhu normal. Jauhkan dari panas matahari langsung atau pencahayaan tertentu agar suhunya tetap normal.

4. Bersihkan secara Rutin

Tips merawat barang elektronik yang sangat sederhana, tapi kerap kali diabaikan adalah saat membersihkannya. Banyak peralatan elektronik yang dibiarkan begitu saja setelah digunakan atau saat sama sekali tidak digunakan. Akhirnya, banyak debu, kotoran, dan jamur yang menempel.

Selain terlihat kotor, debu, kotoran, dan jamur tersebut dipercaya dapat mempercepat kerusakan pada perangkat elektronik. Sebab, kotoran atau debu yang masuk akan memengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan. Jadi, bersihkan peralatan elektronik secara rutin pakai tisu kering, khususnya pada bagian-bagian yang mulai berdebu.

5. Pasang Perlindungan Tambahan

Bagi kamu yang ingin barang elektronik, seperti smartphone, tablet, dan laptop tetap awet, sebaiknya pasang perlindungan tambahan. Misalnya, anti gores pada layar, pada kamera, casing, atau tas pembungkus. Pilihlah perlindungan tambahan yang berkualitas, khususnya untuk barang elektronik yang sering dipakai dan dibawa bepergian.

Kamu bisa membeli perlindungan tambahan di toko elektronik terdekat dari tempat tinggal. Sesuaikan dengan jenis perangkat elektronik dan kebutuhan. Dengan demikian, perangkat elektronik akan mendapatkan perlindungan maksimal.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Asuransi Proyek dan Jenis-Jenisnya

Hindari Pembelian di Toko yang Masih Baru Buka

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan setiap kali kamu ingin membeli barang elektronik mengingat harganya yang tidak murah. Pastikan barang tersebut dalam kondisi bagus, memiliki garansi, dan yang tak kalah penting adalah dijual oleh toko yang sudah lama menjual barang-barang elektronik. 

Hindari membeli barang elektronik di toko yang masih baru buka, meskipun diskon yang ditawarkan oleh toko baru terkadang sangat menggiurkan. Lebih baik pilih toko lama yang memiliki riwayat penjualan yang banyak dan menawarkan pelayanan yang memuaskan. Hal ini akan membantumu terhindar dari penyesalan saat membeli barang elektronik. 

Selain itu, jangan lupa memilih toko atau e-commerce yang menawarkan asuransi e-commerce untuk melindungi risiko kerusakan barang elektronik saat pengiriman dan penggunaan barang elektronik selama periode waktu tertentu.

Atau bisa dapatkan asuransi e-commerce terbaik dari Cermati Protect untuk melindungi produk jualan barang elektronik Anda dengan maksimal dari risiko kerusakan dan kehilangan dengan mengisi formulir dibawah ini!

Mengenal Deliveree, Solusi Pengiriman Cargo Instan

Mengenal Deliveree, Solusi Pengiriman Cargo Instan

Saat ini, bisnis pengiriman cargo berkembang pesat. Di Indonesia sendiri, sudah ada banyak pengiriman cargo yang dapat dipilih oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan pengiriman dalam jumlah besar. Salah satunya adalah PT Angkut Teknologi Indonesia atau sering disebut Deliveree. 

Deliveree merupakan salah satu bisnis penyedia logistik yang terkemuka di Indonesia. Deliveree melayani pengiriman untuk korporasi, UMKM, hingga individu di seluruh Indonesia. Tentunya, dengan biaya pengiriman yang terjangkau di kantong konsumen.

Sejarah Singkat Deliveree

PT Angkut Teknologi Indonesia atau Deliveree adalah perusahaan logistik yang berbasis di Jakarta Selatan. Bisnis yang berasal dari Thailand ini mulai meramaikan sektor logistik di Indonesia sejak tahun 2015. Lebih dari 7 tahun, Deliveree terus meningkatkan pelayanan dan berdiri teguh untuk menjalankan misinya sebagai salah satu penyedia logistik dengan biaya terjangkau. 

Mengirimkan barang menjadi lebih mudah karena layanan Deliveree dapat dipesan melalui aplikasi mobile dan website. Kendaraan yang digunakan dalam pengiriman barang cukup bervariasi. Mulai dari kendaraan kecil seperti mobil penumpang dan van, hingga truk besar seperti tronton. 

Deliveree memiliki lebih dari 30.000 truk yang beroperasi di Pulau Jawa dan beberapa wilayah di Pulau Sumatera. Untuk memudahkan pengiriman, berikut ini tabel jenis-jenis kendaraan yang digunakan oleh Deliveree:

Jenis KendaraanUkuranMuatan
Ekonomi1 x 0,9 x 0,75 m150 kg
Van2,1 x 1,56 x 1,45 m720 kg
Pickup2 x 1,56 x 1,2 m800 kg
Engkel box atau bak3,1 x 1,7 x 1,7 m2.200 kg
CDD Long5 x 2,1 x 2 m5.000 kg
Fuso box5,7 x 2,3 x 2,2 m8.000 kg
Tronton box9,6 x 2,4 x 2,2 m15.000 kg

Baca Juga: Manfaat Asuransi Kargo dan Cara Klaimnya

Jasa Layanan yang Disediakan Deliveree

Deliveree melayani pengiriman last-mile, jarak menengah, dan jarak jauh ke kota-kota besar yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera dengan harga yang terjangkau. Dengan menggabungkan beberapa perusahaan truk secara sekaligus, Deliveree turut aktif untuk menekan biaya pengiriman yang dibebankan kepada konsumen.

Berikut ini beberapa layanan yang disediakan oleh Deliveree, di antaranya.

1. Layanan Pesan Kendaraan

Butuh kendaraan untuk bepergian? Kamu dapat memesan kendaraan lewat Deliveree. Jenis kendaraan yang disediakan adalah ekonomi dan MPV.

Untuk harga sewa di Jabodetabek, kamu cukup membayar sebesar Rp450.000 untuk pemakaian selama 10 jam. Sebesar Rp320.000 untuk pemakaian 8 jam. Biaya ini sudah termasuk:

  • Biaya pengemudi
  • Biaya Bahan Bakar Minyak (BBM)
  • Biaya tol hingga Rp50.000
  • Biaya bongkar atau muat barang
  • Biaya jasa aplikasi
  • Asuransi Rp2.000.000 oleh AXA Indonesia
  • Biaya fitur atau jasa aplikasi
  • Layanan customer service selama 24/7

Untuk mengetahui area layanan, kamu bisa mengeceknya dengan cara:

2. Layanan Kirim Muatan

Deliveree juga menyediakan layanan kirim muatan atau pengiriman cargo jika dibutuhkan. Layanan ini dapat digunakan untuk pengiriman barang dengan ukuran dan berat apa pun. Tap untuk mendapatkan harga yang kompetitif, sebaiknya berat minimal muatan yang akan dikirimkan adalah 10 kg.

Waktu pengiriman yang dibutuhkan berbeda-beda, tergantung jarak yang ditempuh. Untuk pengiriman jarak dekat dan menengah, dapat menggunakan pengiriman same day. Sedangkan pengiriman jarak jauh dengan layanan next day.

Cara kerja layanan kirim muatan, antara lain:

  • Buka aplikasi Deliveree
  • Masukkan detail barang, seperti jenis, ukuran, berat, dan alamat tujuan
  • Review harga yang ditampilkan di aplikasi
  • Pilih kendaraan yang ingin digunakan
  • Masukkan titik penjemputan barang
  • Masukkan alamat tujuan

3. Layanan Kirim LCL

Less Container Load (LCL) merupakan salah satu layanan kirim yang disediakan oleh Deliveree yang telah bekerja sama dengan perusahaan Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL). Kemitraan ini memungkinkan Deliveree untuk mengakses rute pengiriman dari Jakarta dan Surabaya menuju alat tujuan di seluruh Indonesia.

Untuk layanan LCL door to door pick up, maka truk Deliveree nantinya akan mengambil barang dan membawanya ke depo LCL. Pengemasan barang ditangani oleh jaringan pengiriman peti kemas di depo pelabuhan asal. Barang ini akan diangkut menggunakan kapal menuju tujuan atau destinasi pengiriman. 

Baca Juga: Asuransi Komersial: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

Cara Cek Biaya Pengiriman Deliveree

Biaya pengiriman barang melalui Deliveree tergantung dari jarak tempuh, berat barang, dan jenis kendaraan yang digunakan. Untuk cek harga Deliveree, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Masuk ke website Deliveree di https://www.deliveree.com/id/
  • Pilih layanan yang akan digunakan
  • Masukkan titik penjemputan dan tujuan, lalu klik “dapatkan harga”
  • Setelah harga ditampilkan, kamu bisa melakukan pemesanan vi

Cara Cek Resi Deliveree

Deliveree menyediakan fitur pengecekan resi untuk mengetahui posisi pengiriman barang. Pelacakan dapat dilakukan melalui aplikasi Deliveree dengan cara berikut ini:

  • Buka aplikasi Deliveree
  • Pergi ke menu pemesanan, maka resi pengiriman akan ditampilkan di sana

Cara Melacak Paket Deliveree

Untuk mengecek keberadaan paket, kamu dapat menggunakan fitur live tracking yang dapat dibagikan kepada penerima paket. Fitur ini dapat diakses langsung di aplikasi Deliveree dengan mengklik menu pemesanan sebelumnya. 

Untuk membagikan life tracking kepada penerima, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Buka aplikasi Deliveree
  • Klik tombol “bagikan lokasi atau share location” yang ada di bagian bawah layar 
  • Pilih nama penerima 
  • Link diterima dan penerima bisa melacak posisi paket secara real time 

Baca Juga: Jenis Asuransi Perjalanan, Manfaat, dan Cara Klaim

Keuntungan Pengiriman Paket Menggunakan Deliveree

Mengirimkan barang dengan ukuran kecil, sedang, dan besar kini menjadi lebih mudah dengan layanan Deliveree. Beberapa keuntungan yang didapatkan dari layanan ini, antara lain:

1. Menyediakan Berbagai Armada Pengiriman

Deliveree menyediakan berbagai kendaraan pengiriman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, kebutuhanmu untuk pindahan dalam kota, maka kamu dapat memilih kendaraan jenis van atau pickup. Dua jenis kendaraan ini mampu menampung muatan yang banyak, sehingga pindahan menjadi menyenangkan.

Jika kamu butuh kendaraan yang lebih besar, kamu bisa menggunakan Fuso, Wingbox, atau Tronton. Armada ini sangat cocok untuk kebutuhan komersial. Misalnya, untuk mengirimkan bahan mentah, barang tekstil, furniture, hingga barang konstruksi.

2. Pemesanan yang Mudah

Kamu tidak perlu khawatir saat ingin menggunakan layanan Deliveree untuk pengiriman. Pemesanannya sangat mudah, yaitu lewat aplikasi yang dapat diakses kapan dan di mana saja. Jadi, kamu tidak perlu keluar rumah atau panas-panasan setiap kali ingin mengirimkan suatu barang.

Setelah memasukkan alamat penjemputan dan tujuan, kamu bisa memilih jenis kendaraan yang digunakan. Jika kamu setuju dengan harga yang ditampilkan, silakan klik “pesan”. Kendaraan akan datang menjemput barang sesuai hari dan jam yang ditentukan. 

3. Harga yang Terjangkau

Harga yang ditawarkan sangat kompetitif jika dibandingkan dengan jasa pengiriman cargo lainnya. Apalagi di sini kamu bisa menentukan jenis kendaraan pengangkut guna menghemat biaya pengiriman. Cek harga Deliveree bisa dilakukan melalui aplikasi.

4. Pengiriman Cepat

Deliveree menyediakan layanan pengiriman yang cepat. Untuk jarak tempuh dekat dan sedang, pengiriman dapat dilakukan pada hari yang sama ke alamat tujuan. Sedangkan untuk pengiriman jarak jauh, pengantaran barang ke alamat tujuan dilakukan next day atau barang sampai pada hari berikutnya.

5. Pengemudi yang Berpengalaman

Deliveree berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada semua konsumen. Hal ini dapat dilihat dari keterampilan para pengemudi saat mengantar barang. Pengemudi bekerja secara terlatih, sehingga kesalahan dalam pengiriman dapat diminimalisir dengan baik. 

6. Aman dan Terpercaya

Deliveree menyediakan layanan pengiriman yang aman dan terpercaya. Jadi, kamu tidak perlu khawatir tentang barang yang dikirimkan. Selama barang tersebut dikemas dengan baik, maka barang dapat sampai ke tujuan dengan selamat.

Deliveree adalah Solusi Pengiriman dengan Harga Terjangkau

Pengiriman barang adalah salah satu hal yang sangat krusial bagi pemilik bisnis. Selain mempengaruhi tingkat pelayanan, pengiriman juga mempengaruhi finansial bisnis karena ada biaya yang harus dibayarkan setiap kali ingin kirim barang. Namun dengan Deliveree, biaya tersebut dapat ditekan karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. 

Jika tertarik, kamu bisa coba layanan pengiriman biasa atau cargo menggunakan Deliveree. Silakan download aplikasi terbarunya di smartphone kamu untuk memilih layanan pengiriman yang dibutuhkan. Jika ada yang kurang jelas, kamu bisa hubungi customer service untuk dapatkan informasi yang dibutuhkan.

Lindungi paket pengiriman barang dengan asuransi pengiriman dan logistik terbaik dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Alat Berat Bulldozer: Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Kelengkapannya

Alat Berat Bulldozer: Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Kelengkapannya

Bulldozer adalah satu jenis alat berat yang digunakan dalam dunia konstruksi. Alat ini digunakan untuk menggali tanah, menarik beban, menimbun, dan meratakan tanah. Bulldozer dapat bekerja untuk semua kondisi tanah, baik tanah yang lembek maupun keras.

Sama seperti alat berat lainnya, bulldozer memiliki sejumlah komponen untuk mendukung kinerjanya secara menyeluruh. Apa sajakah komponen yang ada di dalamnya? Berikut akan dijelaskan sekaligus dengan pengertian, manfaat, fan jenis-jenis bulldozer yang digunakan dalam proyek.

Apa Itu Alat Berat Bulldozer?

Alat berat bulldozer adalah kendaraan yang bentuknya menyerupai traktor dengan ciri khas blade yang terdapat di bagian depan. Dulunya, blade ini digerakkan menggunakan kabel. Namun sejak kemajuan teknologi, blade digerakkan menggunakan sistem hidrolik.

Selain blade, alat ini memiliki komponen lain seperti final drive, kabin, ban, dan lain sebagainya. Komponen ini terletak di titik yang berbeda sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Alat yang digunakan untuk menggali, meratakan, dan menimbun tanah ini dapat bekerja di semua kondisi tanah. Untuk tanah jenis rawa, biasanya menggunakan ripper. Sedangkan tanah yang keras, biasanya menggunakan swamp dozer.

Manfaat Alat Berat Bulldozer

Salah satu alasan kenapa bulldozer cukup diandalkan untuk pekerjaan proyek adalah karena manfaat yang didapatkan. Alat ini mampu melakukan berbagai pekerjaan sekaligus, jadi kebutuhan proyek tercukupi. Berikut ini beberapa manfaat bulldozer yang perlu diketahui.

1. Membabat Lahan

Pekerjaan pembabatan atau penebangan lahan bisa diselesaikan dengan bantuan bulldozer. Setelah dibabat, alat ini mampu membersihkan lahan bekas penebangan dan mengangkat sisa-sisa yang berhasil ditebang.

Jika dalam proses pengerjaan terdapat hambatan, seperti tanah yang telah mengeras atau bebatuan besar, maka bulldozer dapat digunakan untuk mengangkat material tersebut. Alhasil, area proyek menjadi bebas hambatan dan pekerjaan bisa berjalan dengan lancar.

2. Merintis Lahan

Bulldozer juga mampu melakukan pekerjaan merintis lahan atau pionering. Alat ini akan menarik atau mendorong lahan, sehingga lahan menjadi terbuka. Sangat cocok digunakan untuk proyek pembangunan jalur transportasi umum dan membuat jalur khusus untuk memudahkan pekerjaan proyek.

Tidak berhenti sampai disitu, bulldozer juga bisa digunakan untuk membuat drainase atau saluran pembuangan. Pekerjaan ini biasanya melibatkan saluran air tertentu, sehingga bulldozer dapat bekerja secara maksimal.

3. Menggali Tanah

Pekerjaan bulldozer yang paling banyak diketahui adalah untuk menggali tanah. Waktu yang dibutuhkan untuk menggali sangat singkat, meskipun kondisi tanahnya cukup keras. Selesai digali, tanah akan dipindahkan atau langsung dimuat ke truk angkut untuk dipindahkan ke area yang diinginkan.

4. Sebagai Angkutan Jarak Dekat

Meskipun fungsi utamanya bukan sebagai alat angkut, bulldozer tetap dapat digunakan untuk mengangkut atau memindahkan material yang selesai digali. Dengan catatan, jarak antara area penggalian dan area yang dituju berdekatan. Karena, roda besi dan roda karet yang terdapat pada bulldozer kurang efisien untuk pengangkutan jarak jauh.

Fungsi pengangkutan ini biasanya dimanfaatkan untuk proyek pembuatan tanggul, dam, dan aliran air di tepi jalan. Material yang diangkut biasanya berupa tanah, pasir, batu, dan kerikil

5. Melakukan Penimbunan

Setelah melakukan aktivitas penggalian, bulldozer dapat digunakan untuk menimbun kembali lahan yang sudah digali. Tujuannya agar tanah kembali tertutup dan bentuknya menjadi sama seperti sedia kala.

Penimbunan kembali sering ditemukan untuk proyek penanaman kabel di bawah tanah, pembuatan gorong-gorong, tiang penyangga untuk bangunan, dan menutup jalur penggalian pipa. Dengan bulldozer, maka proses penimbunan kembali yang biasa dilakukan secara manual kini dapat dilakukan dengan bantuan mesin. Pekerjaan proyek menjadi lebih cepat terselesaikan.\

6. Menarik

Manfaat lain yang bisa didapatkan dari bulldozer adalah kemampuannya untuk menarik material atau peralatan mekanis yang macet dan rusak. Bulldozer mampu mengangkut material berat, karena komponen untuk mengangkat terbuat dari material baja yang kuat.

Jika suatu hari ada peralatan yang rusak, maka bulldozer dapat dialihfungsikan menjadi alat tarik. Peralatannya kemudian dapat dipindahkan ke tempat tujuan menggunakan bulldozer. Asalkan jarak antara peralatan yang rusak dan lokasi yang dituju dekat.

7. Menyebarkan Material

Manfaat terakhir dari bulldozer adalah untuk menyebarkan material. Misalnya, untuk menyebarkan tanah, bebatuan, atau kerikil untuk proyek pemerataan lahan. Alhasil, tanah yang tadinya menumpuk di satu tempat akan dipindahkan ke tempat lain agar permukaannya menjadi lebih rata.

Manfaat yang satu ini banyak dimaksimalkan untuk proyek pembangunan. Penyebaran material menggunakan bulldozer dipercaya dapat mempercepat proses pengerjaan. Waktu yang dihemat bisa digunakan untuk aktivitas lain, sehingga proyek cepat selesai.

Baca Juga: 5 Tips Mudah Merawat Excavator Agar Awet

Jenis-jenis Alat Berat Bulldozer

Dilihat dari alat geraknya, bulldozer terdiri dari menjadi dua jenis, yaitu crawler bulldozer dan wheel bulldozer. Saat ini, ada pula bulldozer berukuran mini yang dinamakan mini bulldozer. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan jenis-jenis bulldozer alat berat berikut ini.

1. Crawler Bulldozer

Crawler bulldozer memiliki daya dorong yang besar karena adanya roda rantai untuk menggerakkannya. Selain itu, daya apungnya juga besar karena memiliki kapasitas ground contact yang besar. Jenis ini sering digunakan untuk tanah yang lunak, keras, kasar, dan berbatu.

Crawler bulldozer cocok digunakan pada lintasan yang berat dan tidak teratur. Misalnya, area pertambangan, hutan, dan lahan yang menanjak.

2. Wheel Bulldozer

Jika crawler bulldozer menggunakan roda rantai, maka wheel bulldozer menggunakan roda baret yang teksturnya lebih lunak sehingga tidak merusak permukaan jalan raya. Output yang dihasilkan jenis ini cukup besar, terutama jika digerakkan menggunakan kecepatan tinggi.

Wheel bulldozer cocok digunakan untuk lintasan yang ringan dan tidak licin. Tak heran jika jenis ini sering ditemukan dalam proyek pembangunan gedung dan taman.

3. Mini Bulldozer

Mini bulldozer menyerupai gambar alat berat bulldozer pada umumnya, tapi dengan ukuran yang lebih kecil. Meski kecil, alat ini mampu beroperasi dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal. Biasanya digunakan untuk kegiatan pionering, seperti membuka jalan.

Dikarenakan ukurannya yang relatif kecil, mini bulldozer mampu bekerja di wilayah sempit yang sulit dijangkau oleh alat berat lainnya. Jadi, proses pemindahan material dapat berjalan lancar seperti yang diinginkan.

Baca Juga: Alat Berat Scraper: Fungsi, Jenis, dan Komponennya

Komponen-komponen Alat Berat Bulldozer

Agar dapat bekerja dengan baik, bulldozer dilengkapi dengan sejumlah komponen yang mendukung kinerja komponen lainnya. Berikut ini komponen bulldozer beserta fungsinya.

Nama KomponenKeterangan
BladeKomponen yang pertama adalah blade. Fungsinya untuk memindahkan dan mendorong material ke tempat yang diinginkan. Bentuknya seperti serok dengan ketahanan yang tinggi.

Blade terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

Universal blade, berfungsi untuk mendorong material dalam jumlah yang besar
Angling blade, berfungsi untuk membuka jalan, menggali saluran, dan membuang material ke samping
Straight blade, berfungsi untuk mendorong material, menggali, dan menimbun material
Cushion blade, berfungsi untuk meredam benturan dan memelihara jalan
Bowl dozer, berfungsi untuk membawa dan mendorong material ke tempat yang diinginkan
Light blade, berfungsi untuk pengerjaan non-kohesif yang sifatnya ringan
RipperRipper merupakan komponen bulldozer yang digunakan untuk memecahkan material, seperti batu dan tanah yang keras. Sehingga tanah menjadi lebih lunak dan dapat ditanami tumbuhan.
FrameDibedakan menjadi dua bagian. Pertama, main frame yang berfungsi untuk menahan track shoe agar tetap ada pada posisi yang seharusnya. Kedua, straight frame yang merupakan lengan yang dapat bergerak bebas untuk mengeruk dan mengangkat material.
TrackTrack adalah komponen penting pada bulldozer yang akan bersentuhan langsung dengan permukaan yang dikerjakan. Track merupakan penerus dari tenaga yang berasal dari mesin, sehingga bulldozer mampu bergerak dengan baik.
SprocketSprocket merupakan gear yang berfungsi untuk menggerakkan track. Komponen ini juga meneruskan tenaga yang didapatkan dari mesin, sehingga bulldozer dapat bergerak.
Carrier RollerMerupakan komponen yang berfungsi untuk menahan mainframe dan track shoe. Dengan begini, kedua bagian ini selalu berada pada posisinya selama bulldozer digunakan.
KabinKabin adalah tempat kecil tempat operator mengoperasikan bulldozer. Posisi kabin terletak di upper structure bulldozer.
MesinKomponen terakhir adalah mesin yang menjadi sumber penggerak bulldozer. Komponen ini harus berada dalam kondisi yang bagus, sehingga bulldozer mampu bekerja maksimal setiap kali digunakan.

Harga Alat Berat Bulldozer

Dari segi harga, bulldozer dibanderol dengan harga yang bervariasi. Hal ini tergantung dari jenis, tahun pembuatan, dan kondisi bulldozer itu sendiri.

Berikut beberapa contoh tipe bulldozer dan harganya:

  • Bulldozer Komatsu D155AX-8 mulai dari Rp13.000.000.000
  • Bulldozer Komatsu D85ESS-2A mulai dari Rp9.000.000.000
  • Bulldozer Bomac BBR17 mulai dari 2.000.000.000

Baca Juga: Mengenal Asuransi Truk, Manfaat, dan Jenis-jenis Produknya

Pilih Bulldozer sesuai Proyek yang Dikerjakan

Itu dia informasi seputar bulldozer, mulai dari pengertian, manfaat, jenis, komponen, dan harganya. Jika ingin menggunakan bulldozer untuk suatu proyek, pastikan kamu memilih jenis bulldozer yang pas sesuai dengan kebutuhan dan kondisi area proyek. Dengan demikian, alat ini

Jangan lupa lindungi alat/mesin berat dengan asuransi alat berat terbaik yang bisa didapatkan dengan mengisi formulir dibawah ini!

Risiko yang Dihadapi Pekerja Kilang Minyak

Risiko yang Dihadapi Pekerja Kilang Minyak

Bekerja di kilang minyak atau perusahaan migas merupakan impian banyak orang, terutama kaum Adam. Pekerjaan ini dinilai cukup menjanjikan karena menawarkan gaji yang relatif tinggi dibandingkan pekerjaan lain. Tak heran kalau banyak yang melamar di perusahaan migas setiap tahunnya.

Namun, perlu diketahui bahwa bekerja di kilang minyak tidak seenak yang dibayangkan. Terdapat sejumlah bahaya dan risiko yang harus ditanggung oleh para pekerja nantinya. Informasi selengkapnya akan dibahas pada artikel berikut ini.

Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Kilang Minyak

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan faktor penting yang harus diperhatikan di industri perminyakan. Penerapannya harus dilakukan dengan benar untuk menurunkan tingkat kecelakaan yang terjadi di tempat kerja. Sehingga tingkat kesehatan dan keselamatan kerja akan meningkat mengikuti upaya pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Terdapat beberapa istilah yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan kerja di kilang minyak, di antaranya.

1. Lingkungan Hidup

Merupakan suatu kesatuan antara ruang dengan semua benda, daya, kekuatan, dan semua makhluk hidup. Di dalamnya termasuk perilaku manusia yang akan memengaruhi perikehidupan dan peri kemanusiaan.

2. Ekosistem

Merupakan tatanan lingkungan hidup yang menjadi satu kesatuan utuh. Ekosistem saling memengaruhi, sehingga membentuk suatu keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.

3. Baku Mutu

Baku mutu yang dimaksud berkaitan dengan lingkungan hidup, yaitu batasan makhluk hidup, energi, zat, maupun komponen yang ada atau harus ada. Keberadaannya dalam suatu sumber daya dikategorikan sebagai unsur lingkungan hidup. 

4. Daya Dukung

Daya dukung juga dibutuhkan dalam lingkungan hidup. Hal ini berkaitan dengan kemampuan lingkungan dalam mendukung kehidupan manusia dan makhluk lainnya.

5. Pencemaran Lingkungan

Merupakan suatu kondisi dimana lingkungan hidup tercemar karena dimasuki oleh energi, zat, atau komponen tertentu. Hal ini dapat menyebabkan lingkungan hidup menjadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

6. Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Merupakan suatu hal yang diupayakan untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan, baik jasmani maupun rohani. Jika keduanya sudah tercapai, maka tingkat kesejahteraan tenaga kerja akan meningkat sehingga tercipta kehidupan yang adil dan makmur.

7. Kecelakaan

Kecelakaan menjadi salah satu hal yang tidak diinginkan, tapi di lain sisi tidak dapat dihindari begitu saja. Kecelakaan biasanya memakan korban dan mengakibatkan kerugian dalam jumlah yang cukup besar.

8. Bahaya

Disebut juga hazard, yaitu suatu kondisi yang dapat menimbulkan kecelakaan. Mulai dari kerusakan, cedera, atau penyakit, sehingga tidak dapat melakukan fungsi yang sudah ditetapkan.

9. Insiden

Sama seperti kecelakaan, insiden merupakan hal yang tidak diinginkan. Hal ini dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja.

10. Keamanan

Adalah suatu istilah yang menggambarkan bahwa kegiatan operasional berjalan dengan baik. Kondisi ini jauh dari malapetaka dan hal-hal lain yang dapat menyebabkan kerugian.

11. Risiko

Merupakan akibat yang timbul karena dilaksanakannya suatu hal. Risiko dapat terjadi dalam kurun waktu tertentu atau dalam siklus operasi tertentu.

Baca Juga: Pengertian Asuransi Profesi dan Manfaatnya

Risiko yang Dihadapi Pekerja Kilang Minyak

Banyak orang mengira bahwa bekerja di kilang sangat menyenangkan, bisa memiliki gaji yang besar, dan lain sebagainya. Padahal kenyataannya pekerjaan ini memiliki sejumlah risiko yang jarang diketahui. Risiko tersebut, di antaranya.

1. Pekerjaan Lebih Berat daripada Kuli

Jika kamu ingin bekerja di kilang minyak, maka bersiaplah dengan pekerjaan yang berat. Bahkan jauh lebih berat daripada kuli bangunan. Kamu harus bergelut dengan pekerjaan fisik yang melelahkan, karena harus mengangkut minyak bumi yang beratnya tak karuan.

Pekerjaan fisik semakin memberatkan ketika perusahaan mengeksplorasi daerah baru. Jadi, tidak ada yang menyenangkan dan nyaman selama menjadi pekerja kilang minyak. Belum lagi jika ada kesalahan, yang mana akan melibatkan polisi dan instansi tertentu.

2. Terdapat Risiko Kematian

Setiap pekerjaan memiliki risiko masing-masing, termasuk pekerja kilang minyak. Pekerjaan ini bahkan memiliki tingkat risiko yang besar, karena berkaitan dengan kematian. 

Menggali minyak di perut bumi bukan hal yang mudah seperti yang dipikirkan kebanyakan orang. Nyawa menjadi salah satu taruhannya, terutama jika terjadi kebakaran atau penyebaran gas-gas beracun saat kegiatan operasional dilakukan.

3. Jauh dari Keluarga

Jika ingin berkarir sebagai karyawan di perusahaan minyak, maka bersiaplah untuk jauh dari keluarga. Bukan sehari atau dua hari, melainkan berbulan-bulan. Selama kegiatan pengeboran berlangsung, maka kamu tidak boleh pulang ke rumah untuk menemui keluarga.

Perlu diketahui bahwa tempat pengeboran minyak sering kali berada di lokasi terpencil, bahkan yang tidak ada di Google Map. Selain jauh, sebagian besar lokasi juga tidak memiliki sinyal. Akibatnya, komunikasi dengan keluarga pun menjadi terhambat. 

4. Gaji Tidak Terlalu Besar

Perlu diketahui bahwa jumlah gaji pekerja kilang minyak tidak selamanya besar. Hal ini sangat bergantung pada skala perusahaan tempat bekerja dan posisi yang diduduki. Semakin tinggi posisi, maka semakin besar pula gaji yang diterima.

Jika kamu hanya berstatus sebagai karyawan biasa atau berada di level pertama, gaji yang diterima biasanya cuma sebatas UMR. Bahkan ada perusahaan yang menggaji dengan nominal yang lebih rendah. Hal ini sangat bergantung dengan kebijakan masing-masing perusahaan migas.

5. Persyaratan yang Sulit

Bekerja di kilang minyak atau perusahaan migas tidak semudah yang dibayangkan. Ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Sebagian besar persyaratan itu tergolong sulit, seperti harus memiliki sertifikat drilling, Basic Safety Training atau BST, hingga Helicopter Underwater Escape Training atau HUET.

Persyaratannya tidak main-main, bukan? Hanya orang-orang yang memenuhi persyaratan dan dianggap kompeten yang bisa bekerja di perusahaan minyak. 

Baca Juga: Tips Menerapkan Kode Etik Karyawan Untuk Kemajuan Karir

Penyebab Utama Terjadinya Risiko dan Kecelakaan Kerja

Sebab dan akibat merupakan suatu hubungan yang berkaitan erat dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Dalam industri perminyakan, suatu risiko dan kecelakaan kerja biasanya disebabkan karena hal-hal berikut ini.

1. Adanya Kondisi yang Tidak Aman

Penyebab ini berkaitan erat dengan kerusakan yang terjadi pada mesin atau alat produksi lainnya. Selain itu, kondisi yang tidak mendukung, baik dari segi cuaca, penerangan, tingkat kebisingan, kebersihan, dan proses instalasi yang kurang baik juga akan memengaruhi.

Sebelum bekerja, sebaiknya pastikan bahwa kondisi di sekitar mendukung. Pastikan tingkat keamanan sudah sempurna, penerangan mumpuni, dan tempat kerja selalu dalam keadaan bersih. Dengan begini, terjadinya risiko dan kecelakaan kerja dapat diminimalisir sekecil mungkin.

2. Tindakan yang Tidak Aman

Penyebab terjadinya risiko dan kecelakaan kerja selanjutnya adalah karena tindakan yang tidak aman. Tindakan ini biasa dilakukan oleh para pekerja kilang minyak selama mengangkat atau mengelola minyak bumi. Kurangnya pengawasan dan informasi bisa menjadi alasan utama kenapa pekerja melakukan tindakan yang tidak seharusnya dilakukan.

Beberapa tindakan tidak aman lainnya yang sebisa mungkin dihindari, di antaranya:

  • Penggunaan peralatan yang tidak tepat
  • Kelalaian dalam bekerja
  • Tidak menggunakan pelindung diri, seperti topi
  • Melakukan sesuatu tanpa diperintah
  • Tidak mengikuti instruksi atasan
  • Bekerja dalam kondisi mabuk, tidak berkonsentrasi, dan mengantuk
  • Menjalankan mesin dengan kecepatan berlebihan
  • Mengangkut material secara berlebihan

3. Sistem Manajemen yang Lemah

Faktor penyebab selanjutnya adalah adanya kelemahan dari sistem manajemen. Hal ini berkaitan dengan instruksi, pengawasan, dan standar yang seharusnya ditetapkan untuk mencegah terjadinya risiko dan kecelakaan kerja.

Kelemahan dari sistem manajemen tidak hanya membahayakan pekerja kilang minyak, tapi juga kelestarian lingkungan hidup. Ketidakseimbangan ekosistem akan memengaruhi kualitas lingkungan.

4. Terjadinya Ledakan, Kebakaran, dan Badai

Penyebab lainnya yang tidak dapat dihindari begitu saja adalah terjadinya ledakan, kebakaran, dan badai saat mengeksplorasi. Ledakan biasanya ditimbulkan karena tekanan udara tinggi yang disertai dengan nyala api. Jika ledakan merambat pada gelombang turbulensi udara, maka hal ini akan menyebabkan kerusakan yang parah.

Kebakaran disebabkan karena akumulasi gas-gas dalam proses eksplorasi tertahan dan disertai dengan adanya sulutan api. Sedangkan badai disebabkan karena faktor cuaca yang tidak dapat diprediksi. Kondisi cuaca yang sangat buruk biasanya akan menghambat kegiatan eksplorasi di wilayah pertambangan.

Baca Juga: Asuransi Komersial: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

Pencegahan Dibutuhkan untuk Menghindari Risiko dan Kecelakaan Kerja

Risiko dan kecelakaan kerja sangat rentan terjadi untuk pekerjaan lapangan, seperti di wilayah pertambangan. Maka dari itu, sejumlah pencegahan pun dibutuhkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mulai dari membuat peraturan yang tegas mengenai lingkungan hidup, menerapkan standarisasi kerja yang baik, dan mengadakan pelatihan serta tindakan persuasif bagi pengusaha dan tenaga kerja agar lebih berhati-hati selama bekerja.

Karyawan juga merupakan aset perusahaan yang sangat berharga, jadi menjaga kesehatan dan keselamatan mereka selama bekerja juga merupakan kewajiban perusahaan sepenuhnya. Lindungi karyawan Anda dengan produk asuransi kesehatan karyawan terbaik yang bisa didapatkan dari Cermati Protect dngan mengisi formulir dibawah ini!

5 Tips Mudah Merawat Excavator Agar Awet

5 Tips Mudah Merawat Excavator Agar Awet

Excavator atau eskavator adalah salah satu alat berat yang sering digunakan untuk pekerjaan penggalian. Alat ini memiliki lengan yang panjang dan pendeknya dapat diatur sesuai kebutuhan konstruksi, sehingga semua pekerjaan berjalan lancar. 

Excavator juga memiliki kabin yang dapat berputar sampai 360 derajat. Sudut putaran ini membantu operator untuk mengoperasikan excavator secara optimal, karena dapat menjangkau wilayah yang diinginkan dengan mudah.

Fungsi Excavator

Excavator merupakan alat berat yang serbaguna karena memiliki banyak fungsi yang sangat bermanfaat untuk pekerjaan konstruksi. Beberapa fungsi excavator, antara lain:

  • Menggali tanah dengan berbagai kondisi, membangun pondasi, membuat parit atau saluran air, dan membuat jalan
  • Memuat dan membongkar material, lalu memasukkannya ke dalam dump truck
  • Membantu membuat kemiringan pada permukaan tanah, sehingga memudahkan proses pembuatan saluran air
  • Memudahkan proses pembongkaran atau penghancuran gedung dan jembatan
  • Mengangkut material berat dalam pekerjaan konstruksi
  • Membuat drainase atau sistem pembuangan
  • Sebagai alat penggali untuk membuat lubang maupun sumur

Jenis-jenis Excavator

Excavator terdiri dari berbagai jenis yang dapat disesuaikan dengan tujuan pekerjaan konstruksi. Setiap jenisnya dibekali dengan teknologi yang canggih untuk memaksimalkan hasil kerja. Adapun jenis-jenis excavator, antara lain:

1. Excavator Standar

Disebut juga sebagai crawler excavator. Alat ini memiliki roda penggerak yang dilengkapi dengan alat pengeruk (backhoe), keranjang (bucket), dan kabin tempat operator mengoperasikan excavator. 

Excavator standar sering dioperasikan pada permukaan tanah yang tidak rata. Alat ini cocok untuk proyek pertambangan dan penataan jalan. 

2. Hydraulic Shovel Excavator

Excavator yang satu ini adalah salah satu andalan untuk proyek besar. Alat ini memiliki ukuran bucket yang besar, sehingga mampu menampung lebih banyak material di dalamnya. Begitu pula dengan ukuran mesinnya, sehingga dapat bekerja lebih cepat dan optimal dibandingkan jenis excavator sebelumnya. 

3. Excavator Mini

Seperti namanya, excavator mini memiliki ukuran yang lebih kecil daripada excavator pada umumnya. Alat ini sering digunakan untuk area proyek konstruksi yang sulit dijangkau oleh excavator biasa. Mengingat ukurannya yang mini, excavator jenis ini memiliki bobot yang lebih ringan dan cocok digunakan untuk kondisi tanah yang agak sensitif. 

4. Wheeled Excavator

Excavator pada umumnya identik dengan undercarriage, tapi tidak dengan jenis yang satu ini. Wheeled excavator atau eskavator roda menggunakan roda berbahan dasar karet. Alhasil, area yang dapat dijangkau alat ini adalah area yang datar dan keras. 

Ekskavator roda tidak digunakan untuk pekerjaan pertambangan, melainkan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan jalan. Bisa juga untuk pembangunan lain yang kondisi tanahnya keras dan padat. 

5. Dragline Excavator 

Dragline excavator merupakan jenis excavator yang cocok digunakan untuk proyek besar, seperti pertambangan, pelabuhan, penggalian bawah air, dan pembuatan jalan raya. Ukurannya cukup besar dengan tingkat kedalaman galian mencapai 65 meter.

Dragline excavator memiliki ukuran lengan yang pipih dan kecil, jadi dapat menjangkau area yang sulit dijangkau. Sayangnya, ukurannya yang terlalu besar membuat excavator ini kurang fleksibel untuk pekerjaan di area yang relatif sempit.

6. Long Reach Excavator

Excavator ini memiliki lengan dan boom yang panjangnya mencapai 30 meter. Cocok untuk pekerjaan pembuatan normalisasi sungai, mengeruk pasir di pesisir pantai, mengeruk danau, dan membersihkan saluran air. Namun, tidak cocok untuk pekerjaan di area yang relatif sempit.

7. Skid Steer Excavator

Jenis excavator yang terakhir adalah skid steer excavator yang digunakan untuk membersihkan lokasi yang kotor akibat puing-puing material maupun sampah. Excavator ini mampu bergerak secara fleksibel, baik di area yang luas dan sempit sekalipun. Sayangnya, excavator ini menggunakan roda penggerak yang tidak cocok untuk area pekerjaan yang berbatu-batu, bersalju, berlumpur, dan tidak rata. 

Baca Juga: 9 Jenis Alat Berat yang Sering Digunakan di Pertambangan

Komponen yang Terdapat pada Excavator

Excavator menjadi alat berat yang mudah dikenali. Alat ini terdiri dari sejumlah komponen yang saling membantu komponen lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi. Adapun komponen-komponen excavator, antara lain:

  • Bucket merupakan keranjang tempat memuat material yang berhasil dikeruk atau digali, seperti batu, kerikil, dan pasir
  • Bucket cylinder merupakan silinder penggerak sistem hidrolik yang letaknya ada pada lengan excavator
  • Arm atau lengan merupakan bagian untuk menggerakkan atau mengayunkan excavator
  • Arm cylinder merupakan bagian yang terdapat pada boom excavator, dan berfungsi untuk menggerakkan arm
  • Boom berfungsi untuk membantu mengayunkan arm excavator, sehingga posisinya lebih tinggi atau jauh
  • Boom cylinder berfungsi untuk menggerakkan boom agar bisa naik dan turun
  • Track adalah kaki excavator yang berfungsi untuk menggerakkan excavator ke mana pun
  • Swing drive adalah engsel yang membantu excavator berputar hingga 360 derajat
  • Engine atau hydraulic pump adalah bagian yang terdapat di belakang excavator dan berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan mesin atau alat pompa setelah excavator digunakan
  • Kabin adalah ruang tempat operator duduk sambil mengoperasikan excavator

5 Tips Mudah Merawat Excavator

Beberapa orang berasumsi bahwa excavator menjadi salah satu alat berat yang sulit dirawat, padahal tidak. Excavator hanya membutuhkan perawatan rutin yang sederhana agar dapat berfungsi dengan baik setiap kali digunakan. 

Berikut ini beberapa tips merawat excavator yang dapat dilakukan.

1. Memperhatikan Kualitas dan Level Oli

Selain kendaraan, alat-alat berat juga membutuhkan oli sebagai pelumas agar mesin dapat berfungsi dengan baik. Mesin yang telah dilumasi membuat gesekan antara mesin berjalan sempurna. Agar hasilnya lebih maksimal, gunakan oli yang bersih dan berkualitas sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh mesin alat berat.

Selain itu, perhatikan pula level oli yang digunakan pada sebuah excavator. Pastikan olinya cukup agar hal ini tidak mengganggu pekerjaan konstruksi. Jika sisa olinya tinggal sedikit, lakukan pengisian ulang sesuai level maksimal yang telah ditentukan dari pabrikasi.

2. Mengganti Saringan Air Cleaner

Mesin excavator sama seperti mobil, karena sama-sama memiliki filter udara. Komponen ini bertujuan untuk menyaring udara yang masuk ke dalam mesin agar tidak terkontaminasi dengan debu atau kotoran. Jika terlanjur terkontaminasi, maka kinerja mesin menjadi kurang maksimal dan mesin rentan mengalami kerusakan.

Jika saringan air cleaner atau saringan udara rusak, maka excavator akan mengonsumsi lebih banyak solar saat beroperasi. Sebab, proses pembakaran tidak lagi sempurna. Di sisi lain, kerusakan ini dapat meningkatkan cost bertambah karena pemakaian solar melebihi batas yang seharusnya. 

3. Memastikan Filter Bahan Bakar Tertutup Rapat

Tips merawat excavator selanjutnya adalah dengan memastikan kalau filter bahan bakar tertutup rapat atau kencang. Bukan tanpa alasan, hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan yang dapat terjadi pada mesin alat berat.

Selain itu, pastikan kalau air kotor yang berasal dari endapan solar dibuang secara rutin setelah excavator selesai digunakan. Jika filter terlanjur penuh, maka hal ini dapat menghambat kinerja mesin excavator.

4. Memastikan Seluruh Komponen Berfungsi dengan Baik

Sebelum digunakan untuk pekerjaan konstruksi, sebaiknya periksa komponen mesin terlebih dahulu. Pastikan semua komponen berfungsi dengan baik agar konstruksi berjalan lancar. Mulai dari ketinggian sistem pendingin, oli mesin, oli hidrolik, sabuk pengaman, dan undercarriage.

Lakukan juga pengujian indikator, meteran, dan alarm travel. Jika terdapat kerusakan, segera perbaiki guna mendapatkan performa mesin yang optimal.

5. Menjadwalkan Perawatan Secara Berkala

Tips terakhir adalah melakukan perawatan secara berkala. Beberapa perawatan yang perlu dilakukan, di antaranya.

Perawatan Setiap 250 Jam Sekali

  • Memeriksa celah katup pada mesin
  • Mengganti oli final drive, sistem hidrolik, oli swing drive, elemen filter primer (case drain, pilot, dan balik), bahan bakar, hingga filter untuk bahan bakar

Perawatan Setiap 500 Jam Sekali

  • Membersihkan mesin breather, penutup tangki bahan bakar, dan saringan
  • Mengganti oli mesin, elemen filter primer (water separator), sistem bahan bakar, filter kedua dan ketiga bahan bakar

Baca Juga: 10 Alat Berat Paling Canggih dan Kelebihannya

Perawatan Berkala Memperpanjang Usia Excavator

Menjaga alat berat bukanlah hal yang sulit, karena perawatannya sendiri cukup basic. Yang diperlukan hanyalah perawatan secara berkala, yaitu dengan membersihkan mesin atau komponen excavator. Dengan demikian, mesinnya menjadi awet dan excavator dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan konstruksi.

Selain itu, perawatan secara berkala akan membantu mengindikasi tanda-tanda kerusakan pada mesin excavator. Jika terbukti ada kerusakan, maka perbaikan pun bisa segera dilakukan sebelum kerusakannya bertambah parah dan merembes ke komponen yang lain.

Selain memberikan perawatan yang rutin, jangan lupa berikan juga excavator perlindungan tambahan dari risiko kerusakan, kehilangan hingga pencurian dengan asuransi alat berat terbaik yang bisa didapatkan di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Alat Berat Scraper: Fungsi, Jenis, dan Komponennya

Alat Berat Scraper: Fungsi, Jenis, dan Komponennya

Permintaan atas alat-alat berat semakin lama semakin banyak. Hal ini tidak lepas karena semakin banyak proyek pembangunan yang dilakukan di suatu negara. Mulai dari pembangunan sarana dan prasarana hingga pembangunan pabrik untuk kebutuhan komersial.

Salah satu alat berat yang cukup terkenal adalah scraper. Penggunaan alat ini dipercaya dapat mempercepat pekerjaan proyek, tentu dengan hasil yang efisien dan efektif. 

Ingin tahu lebih banyak tentang alat berat yang satu ini? Simak informasi lengkap mengenai scraper berikut, mulai dari fungsi, jenis, komponen-komponennya, dan cara mengoperasikan scraper.

Apa Itu Alat Berat Scraper?

Scraper adalah salah satu jenis alat berat yang digunakan untuk mengeruk, mengangkut, dan memindahkan material ke lokasi yang diinginkan. Pemindahan material dilakukan menggunakan ban (tire) yang ada pada scraper, jadi dapat dilakukan sendiri tanpa bantuan alat berat lain seperti bulldozer.

Alat berat ini cocok untuk pemindahan jarak dekat. Sementara untuk pemindahan jarak jauh, hasilnya menjadi kurang maksimal. Kondisi tanah yang dapat dikerjakan adalah tanah yang tidak terlalu keras atau lembek, dan tanah yang tidak memiliki banyak bebatuan. 

Tingkat produktivitas scraper ditentukan oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Kondisi material
  • Tenaga untuk memuat material
  • Rute pengangkutan, berupa keadaan lahan, tingkat kemiringan, dan traksi
  • Tingkat kecepatan yang digunakan di sepanjang rute
  • Efisiensi
  • Faktor-faktor lain yang timbul selama scraper digunakan

Fungsi Alat Berat Scraper

Alat berat scraper dapat digunakan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan proyek sekaligus, di antaranya:

  • Pengelupasan permukaan tanah
  • Perataan contour yang ada di sekeliling bangunan atau building site
  • Penggalian untuk membuat saluran irigasi
  • Penggalian dan pengurugan untuk badan jalan

Baca Juga: Perbedaan Alat Berat: Backhoe, Power Shovel, Clamshell, dan Dragline

Jenis Alat Berat Scraper

Jenis-jenis scraper berdasarkan tipenya dibagi menjadi tiga jenis, yaitu.

1. Motor Scraper

Motor scraper dioperasikan menggunakan mesin tunggal (front) dengan bantuan bulldozer, dan mesin ganda (front and rear) tanpa bantuan bulldozer. Jarak angkut motor scraper cukup jauh, yaitu antara 500 sampai 2000 meter. Motor scraper cocok digunakan untuk mengangkut material yang diambil dari tanah yang lunak. 

Daya tampung motor scraper adalah 15 sampai 30 meter kubik. Kekuatan yang dimilikinya sebesar 50 HP dengan tingkat kecepatan mencapai 60 km per jam. 

Meski terlihat mengesankan, motor scraper memiliki kekurangan yaitu daya cengkramnya kurang maksimal. Jadi, butuh bantuan crawler traktor yang memiliki blade atau scraper lain saat dioperasikan.

Terdapat dua metode mengoperasikan motor scraper, yaitu:

A. Push-loaded

Alat bantu hanya dipakai pada saat pengerukan atau pengisian. Jika bak penampung atau bucket telah penuh, maka scraper dapat bekerja sendiri. Dengan alat bantu, maka scraper dapat menempuh jarak hingga 3 km. 

B. Puss-pull

Terdapat dua buah alat bantu yang digunakan untuk mengoperasikan scraper. Satu di depan yang digunakan untuk menarik scraper belakang saat mengeruk tanah. Satunya lagi ada di belakang untuk mendorong scraper depan saat mengeruk tanah. 

2. Towed Scraper

Towed scraper adalah scraper tanpa mesin, jadi hanya dapat dioperasikan dengan bantuan bulldozer. Jarak angkutnya tidak lebih dari 500 meter. 

Tingkat kecepatan towed scraper cukup lambat. Meski begitu, alat ini memiliki sejumlah kelebihan, di antaranya:

  • Dapat mengangkat alat-alat berat
  • Dapat berputar pada radius putaran kecil
  • Dapat menyebarkan material secara merata tanpa bantuan alat berat lain
  • Sangat ekonomis untuk menyelesaikan pekerjaan pembukaan lahan

3. Self-loading Scraper

Seperti namanya, scraper yang satu ini mampu melakukan pengisian secara otomatis. Terdapat mesin penggerak khusus yang dapat bergerak secara gesit dan lincah untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Baca Juga: Tips Jitu Merawat Alat Berat Agar Awet

Komponen Alat Berat Scraper

Scraper memiliki beberapa komponen yang bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing. Komponen tersebut adalah apron, tailgate, bowl, dan cutting edge. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai komponen di atas.

1. Apron

Apron merupakan dinding lengkung bowl yang terdapat di bagian depan. Apron dapat diangkat saat proses pengerukan dan pembongkaran material. Sistem angkut yang digunakan adalah hidrolis. Apron berfungsi untuk mengatur banyaknya material yang masuk dan keluar dari bowl. Dalam kondisi tertutup, posisi apron berada di atas cutting edge.

2. TailGate

Tailgate atau ejector adalah dinding belakang bowl yang digerakkan menggunakan sistem hidrolis. Selama proses pengangkutan atau pemuatan, dinding tidak bergerak. Namun pada saat pembongkaran, muatan pada ejector akan bergerak maju untuk mendorong material keluar dari bowl.

3. Bowl

Bowl adalah bak penampung yang terletak di antara ban depan dan belakang. Terdapat cutting edge pada bagian depan bowl, yang dapat digerakkan ke bawah saat pengerukan atau pembongkaran material. Muatan di dalam bowl adalah 3 sampai 38 meter kubik.

4. Cutting Edge

Cutting edge merupakan pisau yang terbuat dari baja. Pisau ini terdapat di bagian depan bowl. Pisau berfungsi untuk melakukan penetrasi ke dalam material atau tanah yang akan dikeruk.

Cutting edge merupakan komponen yang cepat rusak, terutama jika digunakan untuk tanah yang keras. Jika terjadi kerusakan, maka cutting edge sebaiknya segera diperbaiki atau diganti untuk mencegah kerusakan pada bowl.

Cara Mengoperasikan Scraper

Scraper alat berat akan bekerja maksimal jika dioperasikan dengan cara yang benar. Berikut ini beberapa cara mengoperasikan scraper yang bisa dilakukan.

1. Pusher Loading

Pusher loading adalah cara mengisi muatan pada scraper dengan bantuan bulldozer untuk menghemat waktu. Tanpa bulldozer, maka waktu yang dibutuhkan relatif lama. 

Pekerjaan pada pusher loading menggunakan kecepatan 10 ft per detik. Tujuannya agar laju power scraper tidak terhambat oleh susunan material yang sedang digali. Sinkronisasi kecepatan antara scraper dan bulldozer dibutuhkan setiap 90 sampai 120 detik, sehingga power scraper dapat didorong tanpa bantuan bulldozer.

2. Down Hill Loading

Cara mengoperasikan scraper selanjutnya adalah dengan downhill loading. Tujuannya agar pola kerja power scraper mengarah ke bagian yang paling rendah, sehingga waktu mengisi muatan menjadi lebih singkat.

3. Straddle Loading 

Cara pemuatan atau pengisian scraper yang bagian tengahnya disisakan sebesar 5 ft dalam dua kali pengisian dinamakan straddle loading. Bagian yang disisakan nantinya akan dipotong atau digali pada pengisian berikutnya.

4. Mengangkut

Kecepatan gerak merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan saat scraper sedang mengangkut material. Penggunaan roda karet sangat dianjurkan karena membuat scraper dapat bekerja lebih cepat saat mengangkut material.

Saat mengangkut, usahakan untuk menghindari belokan tajam atau melingkar karena hal ini dapat mengurangi tingkat kecepatan scraper. Waktu berbelok sebaiknya tidak lebih dari 15 detik, sehingga scraper dapat bekerja dengan kecepatan maksimum. 

5. Menyebarkan Material

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyebarkan material, di antaranya:

  • Bagian apron dibuka dan fail gate didorong ke depan secara hati-hati, sehingga material dapat keluar secara teratur
  • Pastikan posisi cutting edge tidak terlalu rendah agar proses menyebarkan material berjalan lancar
  • Hindari mendorong fail gate ke depan jika material belum keluar dari apron, karena tekanan yang ada membuat apron cepat rusak
  • Buka dan tutup apron beberapa kali saat material yang disebarkan bersifat lengket, lalu turunkan blade sesuai ketebalan yang diinginkan
  • Sesuaikan kecepatan antara power scraper dan material yang akan dikeluarkan dari bowl, sehingga material dapat disebarkan secara merata
  • Penyebaran material, seperti pasir sebaiknya menggunakan kecepatan tinggi

6. Menggali Tanah Penutup

Cara mengoperasikan scraper dalam poin ini harus menggunakan bulldozer. Sebaiknya kurangi tingkat kecuraman tanah yang akan digali, sehingga penggalian menjadi maksimal. Usahakan posisi scraper dengan tebing yang digalinya sejajar, dan hindarilah tebing yang curam.

Baca Juga: Alat Berat Clamshell: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja

Jangan Lupa Untuk Mengasuransikan Alat berat Scraper

Sebagai salah satu alat berat yang sering digunakan, maka penting agar scraper dioperasikan menggunakan cara yang benar agar usia pakainya menjadi lebih panjang. Jika dioperasikan secara asal-asalan atau tidak benar, maka scraper rentan terhadap kerusakan. Hal ini akan mengakibatkan pekerjaan proyek menjadi terganggu, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek menjadi lebih lama.

Itu dia informasi mengenai scraper, mulai dari pengertian, manfaat, jenis, komponen, dan cara mengoperasikan scraper yang perlu diketahui. Jangan lupa asuransikan alat berat scraper untuk meminimalisir potensi kerugian finansial yang dapat terjadi kapan saja saat proyek dikerjakan. Dengan produk asuransi alat berat yang tepat, maka scraper dapat dioperasikan dengan aman dan tenang.

Dapatkan penawaran produk asuransi alat berat terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Mengenal Asuransi Truk, Manfaat, dan Jenis-jenis Produknya

Mengenal Asuransi Truk, Manfaat, dan Jenis-jenis Produknya

Tidak hanya mobil pribadi karena pada kenyataannya truk juga perlu diasuransikan, terutama jika truk digunakan untuk keperluan bisnis. Tujuannya untuk mengurangi potensi kerugian yang terjadi di masa mendatang. Misalnya, pencurian, kerusakan akibat kecelakaan, dan hal lain yang tidak diinginkan.

Jika suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka penyedia asuransi akan menanggung kerugian yang terjadi. Nominal penggantian disesuaikan dengan besaran premi yang dibayar dan kesepakatan yang telah dibuat di awal, sama seperti yang tercantum dalam polis asuransi.

Apa Itu Asuransi Kendaraan Truk?

Seperti namanya, asuransi kendaraan truk adalah jaminan atau perlindungan yang diberikan untuk truk yang diasuransikan kepada penyedia asuransi. Jenis dan produk asuransinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Jadi, nasabah dapat memilih mana yang paling menguntungkan secara finansial dalam jangka panjang.

Jika suatu hari truk mengalami kecelakaan, maka biaya kerusakan atau perbaikan akan ditanggung oleh penyedia asuransi. Sementara dari sisi penjual truk, biasanya akan diberikan garansi dengan syarat bahwa masalah atau kendala pada truk disebabkan karena kesalahan pabrik.

Pemberian garansi pada truk juga ada aturannya. Batasan garansi truk, seperti Hino diberikan apabila kilometer truk kurang dari 50.000 kilometer atau usia pemakaian kurang dari satu tahun. Nantinya, pihak penjual akan memeriksa kondisi truk untuk memastikan apakah truk layak diberi garansi atau tidak.

Sementara untuk asuransi, hal ini harus terlebih dahulu ditanyakan. Jika ini tidak tercantum dalam polis asuransi, maka pengajuan klaim otomatis ditolak.

Manfaat Asuransi Kendaraan Truk

Terdapat manfaat yang akan didapatkan saat membeli asuransi. Tak heran jika produk asuransi semakin diminati, karena dipercaya dapat meminimalisir kerugian finansial pada waktu yang tidak diduga. Adapun manfaat asuransi truk, di antaranya:

  • Perlindungan untuk kerusakan atau kehilangan
  • Truk diperbaiki di bengkel rekanan yang telah berpengalaman
  • Tidak ada biaya tambahan selama pertanggungan tercantum dalam polis asuransi
  • Mengamankan pengeluaran finansial yang tidak terduga

Jenis-jenis Produk Asuransi Kendaraan Truk

Pada umumnya, asuransi kendaraan dikategorikan sesuai dengan premi yang dibayar dan tujuan penggunaan. Untuk tujuan komersial atau perdagangan, maka dikategorikan dalam produk asuransi Total Loss Only (TLO).

Untuk lebih jelasnya, berikut dua jenis produk asuransi kendaraan truk yang dapat dipertimbangkan untuk mendukung kegiatan usaha.

1. Asuransi Truk All Risk

Asuransi all risk memberikan perlindungan secara penuh untuk segala risiko atau kerusakan yang terjadi di kemudian hari. Mulai dari kerusakan ringan, sedang, sampai berat. Asuransi ini sangat cocok untuk kendaraan baru.

2. Asuransi Truk Total Loss Only (TLO)

Asuransi TLO adalah produk asuransi yang memberi jaminan atas kerusakan minimal 75%. Asuransi ini juga memberikan klaim untuk truk yang hilang. Mengingat manfaat yang didapatkan lebih terbatas, maka tak heran apabila premi asuransinya lebih murah daripada asuransi all risk.

Baca Juga: Manfaat Asuransi Kargo dan Cara Klaimnya

Manfaat Asuransi Kendaraan Truk

Selain manfaat kerusakan atau kehilangan, ternyata terdapat manfaat lain yang didapatkan saat memiliki asuransi truk. Beberapa manfaat tersebut, antara lain.

1. Berkendara Menjadi Aman dan Tenang

Sebagai pemilik kendaraan, kamu tentu merasa lebih aman dan tenang saat memakai truk untuk kepentingan bisnis. Meskipun pada dasarnya truk tersebut akan dikendarai oleh karyawan. Setidaknya jika terjadi kerusakan yang tidak disengaja, penyedia asuransi akan bertanggung jawab untuk membayar biaya perbaikan.

Tidak ada lagi yang namanya was-was saat mengoperasikan truk. Ke mana, di mana, dan kapan pun truk digunakan, sudah pasti aman-aman saja. Yang pasti tetap pakai sabuk pengaman dan rambu lalu lintas untuk menghindari kecelakaan di jalan.

2. Bebas dari Tanggungan Pihak Ketiga

Jika terjadi kecelakaan tunggal yang disengaja, maka biaya pertanggungan dialihkan kepada penyedia asuransi. Di dalamnya termasuk biaya pengobatan dan perbaikan kendaraan yang menimpa pihak ketiga. Jadi, kamu tidak perlu khawatir mengenai biaya yang timbul akibat kecelakaan di perjalanan.

Biaya pribadi hanya akan muncul apabila suatu kejadian tidak tercantum di dalam polis asuransi. Namun, kamu dapat menyiasati hal ini dengan membeli manfaat asuransi tambahan.

3. Adanya Manfaat Tambahan

Hampir semua produk asuransi menyediakan manfaat tambahan, termasuk asuransi truk. Hal-hal yang tadinya dikecualikan dalam polis asuransi kini termasuk dalam kategori pertanggungan penyedia asuransi. Tentunya, sesuai dengan syarat dan ketentuan penyedia asuransi yang bersangkutan.

Satu hal yang menjadi catatan adalah biaya premi asuransi biasanya lebih mahal dengan adanya manfaat tambahan. Besarnya kenaikan premi berbeda-beda, jadi kamu harus tanyakan langsung kepada agen atau call center dari penyedia asuransi sebelum membeli produk.

4. Memudahkan Perencanaan Finansial

Kerugian secara finansial adalah hal yang sangat dihindari karena ini akan mempengaruhi gaya hidup secara menyeluruh. Kamu tentu tidak ingin jika kerugian ini ditalangi menggunakan dana darurat, kan? Dengan kepemilikan asuransi truk, maka kerugian akibat kerusakan atau kehilangan finansial bukan menjadi tanggung jawab finansialmu lagi.

Biayanya akan ditanggung oleh penyedia asuransi. Caranya dengan melakukan klaim atas kerusakan atau kehilangan yang terjadi. Jangan lupa untuk melengkapi dan menyertakan dokumen klaim yang dibutuhkan, sehingga klaim disetujui dan segera diproses.

5. Seperti sebuah Investasi

Tidak seperti investasi yang dikenal pada umumnya, tapi manfaat asuransi mirip seperti sebuah investasi. Dimana dari pengorbanan yang dilakukan saat ini (membayar premi), maka kamu akan mendapatkan manfaat finansial di kemudian hari.

Manfaat ini tidak akan didapatkan jika kamu hanya mengalokasikan uang untuk biaya perbaikan truk. Karena pada dasarnya, alokasi tersebut pasti kurang mengingat biaya perbaikan truk sendiri cukup mahal. Apalagi jika sering digunakan untuk mengangkut bahan-bahan berat, potensi terjadinya kerusakan menjadi lebih tinggi.

Baca Juga: Pengertian Asuransi Profesi dan Manfaatnya

Cara Klaim Asuransi Kendaraan Truk

Cara klaim asuransi truk hampir sama seperti cara klaim produk asuransi kendaraan lainnya. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa ikuti cara-cara berikut ini.

1. Segera Membuat Laporan

Ketika risiko yang terjadi pada truk ditanggungkan dalam polis asuransi, maka segera buat laporan atas kerusakan atau kehilangan yang terjadi. Mulai dari kerusakan kecil, sedang, hingga besar. Laporan ini berisi tentang detail kerusakan dan kronologi kejadian.

Jika kecelakaan terjadi di kota lain, kamu bisa menghubungi agen asuransi atau call center melalui telepon. Ikuti petunjuk klaim yang disampaikan lewat telepon, jadi kamu tidak perlu mengeluarkan sepeser uang pun untuk memperbaiki truk yang rusak.

2. Proses Perbaikan Dilakukan

Setelah pembuatan laporan selesai dan diserahkan ke penyedia asuransi, maka asuransi akan langsung melakukan inspeksi kerusakan. Untuk proses perbaikan truk sendiri, sebaiknya ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Mengisi formulir klaim dengan benar, lalu lengkapi dokumen yang dibutuhkan seperti fotokopi KTP, SIM, STNK, detail kejadian, dan surat keterangan yang didapatkan dari polisi setempat
  • Penyedia asuransi akan melakukan inspeksi kerusakan dengan memeriksa kondisi truk yang dilaporkan
  • Truk akan dibawa ke bengkel rekanan asuransi kendaraan untuk diperbaiki atau diganti bagian-bagian yang rusak
  • Hindari membawa truk ke bengkel lain di luar bengkel rekanan, karena ini dapat mengakibatkan terjadinya penolakan klaim yang diajukan kepada penyedia asuransi

3. Pemberian Biaya Ganti Rugi

Jika klaim disetujui, kamu akan diberitahukan melalui telepon atau email. Pemberian atau penggantian kerugian biasanya diproses dalam beberapa hari kerja, tergantung dari kebijakan masing-masing penyedia asuransi.

Yang pasti, ganti rugi diberikan tidak lebih dari 30 hari sejak laporan diserahkan dan klaim disetujui. Kamu hanya perlu menunggu atau melakukan follow up kepada penyedia asuransi agar biaya klaim lebih cepat diproses.

Baca Juga: Perhatikan Ini Sebelum Membeli Asuransi Alat Berat

Pentingnya Melindungi Truk dengan Produk Asuransi yang Tepat

Tidak hanya kesehatan saja, karena sekarang segala aset juga perlu dilindungi dengan produk asuransi yang sesuai. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan, terutama dalam hal finansial karena kerugian yang tadinya ditanggung sendiri kini dialihkan menjadi tanggung jawab penyedia asuransi. Tentunya, sesuai dengan nominal klaim yang telah disepakati di awal antara tertanggung dan penanggung.

Pilih produk asuransi truk yang tepat, sehingga manfaat yang didapatkan menjadi maksimal. Jangan lupa bandingkan masing-masing produk asuransi kendaraan truk yang disediakan oleh penyedia asuransi sebelum membeli, guna mendapatkan produk dengan manfaat maksimal dan biaya premi yang terjangkau. Perlindungan sejak dini sangat disarankan agar kamu lebih tenang saat menggunakan truk untuk menunjang kepentingan sehari-hari.

Dapatkan penawaran produk asuransi terbaik dari Cermati Protect untuk melindungi aset bisnis dan properti Anda baik itu truk atau alat berat/mesin lainnya dengan mengisi formulir dibawah ini.

Perbedaan Alat Berat: Backhoe, Power Shovel, Clamshell, dan Dragline

Perbedaan Alat Berat: Backhoe, Power Shovel, Clamshell, dan Dragline

Sesuai dengan fungsinya dalam pekerjaan konstruksi, alat berat terdiri dari berbagai jenis. Ada alat berat yang digunakan untuk mengangkut, seperti crane. Ada pula alat berat yang digunakan khusus untuk menggali, seperti backhoe, power shovel, clamshell, dan dragline. 

Meskipun sama-sama dikategorikan sebagai alat gali, perlu diketahui bahwa alat gali memiliki sebutan tersendiri. Alasan paling dasar adalah untuk memudahkan dalam membedakan nama masing-masing alat. Alasan kedua karena setiap alat gali memiliki fungsi yang berbeda-beda untuk pekerjaan konstruksi.

Perbedaan Backhoe, Power Shovel, Clamshell, dan Dragline

Pemilihan alat gali yang akan digunakan biasanya disesuaikan dengan jenis pekerjaan konstruksi dan kondisi di lapangan. Misalnya, backhoe yang digunakan untuk menggali material di bawah permukaan tanah. Sedangkan power shovel di atas permukaan tanah.

Selain itu, apa lagi perbedaan setiap alat gali? Untuk lebih jelasnya akan dibahas pada poin-poin berikut ini.

1. Backhoe

Backhoe atau dinamakan pull shovel adalah alat berat yang dibuat khusus untuk menggali material di bawah permukaan tanah. Misalnya, parit, basement, saluran air untuk pembangunan, pipa galian, dan lain sebagainya. Alat ini digunakan untuk menggali material yang keras.

Hasil galian yang dibuat oleh backhoe sangat baik, karena backhoe dapat mengatur dalamnya tanah yang akan digali. Mengingat jangkauan konstruksinya pendek, backhoe sangat menguntungkan jika digunakan untuk wilayah galian jarak dekat. Selesai menggali, backhoe bisa mengantarkan hasil galian ke truk. 

Backhoe memiliki gerakan yang dilakukan secara berulang-ulang, yang akan memengaruhi siklus waktu atau waktu kerja yang dibutuhkan. Backhoe kecil biasanya memiliki waktu kerja yang lebih cepat dibandingkan backhoe besar. Adapun gerakan-gerakan backhoe saat sedang beroperasi, di antaranya:

  • Mengisi bucket atau ember
  • Mengayun bucket yang sudah terisi
  • Membongkar muatan atau isi bucket
  • Mengayunkan balik

Sedangkan cara kerja backhoe sendiri adalah sebagai berikut:

  • Bucket terlebih dahulu dijulurkan ke depan, tepat ke tempat galian
  • Jika bucket sudah berada pada posisi yang tepat, gerakkan bucket ke bawah seperti saat mencangkul. 
  • Putar lengan bucket ke arah alatnya
  • Jika bucket sudah terisi, angkatlah bucket dari tempat penggalian menggunakan gerakan swing
  • Mengantarkan hasil galian ke truk terdekat 

Keuntungan menggali menggunakan backhoe, di antaranya:

  • Kedalaman gali lebih teliti
  • Dapat dijadikan sebagai alat pemuat

Baca Juga: 10 Alat Berat Paling Canggih dan Kelebihannya

2. Power Shovel

Disebut juga front shovel atau hydraulic shovel. Alat ini berfungsi untuk menggali material yang ada di atas permukaan tanah yang sifatnya keras. Selain itu, alat ini dapat digunakan untuk menimbun bahan-bahan persediaan. 

Power shovel sangat cocok digunakan untuk menggali area pertambangan maupun penggalian besar. Apalagi alat ini memiliki ukuran bucket yang cukup besar, dilengkapi dengan tenaga mesin yang besar. Tak heran jika power shovel disebut sebagai alat berat yang paling kuat untuk kategori alat gali. 

Semakin keras material yang akan digali, biasanya semakin kecil ukuran sekop yang digunakan pada power shovel. Di sisi lain, gigi-gigi yang digunakan pada sekop sebaiknya terbuat dari baja mangan. Dengan demikian, sekop dapat bekerja secara produktif. 

Produktivitas kerja dari power shovel tidak lepas dari empat hal, yaitu:

  • Keadaan suatu material, apakah keras atau lunak
  • Kondisi yang ada di lapangan, seperti ketinggian lereng yang akan digali
  • Efisiensi antara alat muat dan angkut, serta keserasian kerja antara keduanya
  • Jam terbang operator dalam mengoperasikan power shovel

Cara kerja power shovel dalam proses galian, di antaranya:

  • Bergerak maju agar dipper stick menusuk tebing
  • Mengangkat dipper atau bucket untuk pengisian material
  • Melakukan gerakan mundur agar bucket lepas dari tebing atau tanah
  • Melakukan gerakan memutar (swing) untuk membuang material
  • Menurunkan atau menaikkan boom setiap kali diperlukan

Keuntungan menggali menggunakan power shovel, di antaranya:

  • Kinerjanya jauh lebih tinggi daripada backhoe, karena ukuran bucket pada power shovel lebih besar
  • Dapat digunakan untuk material besar yang ukurannya mencapai bolder besar
  • Kapasitasnya 10-20 persen lebih besar daripada backhoe

Setelah selesai digunakan, power shovel biasanya akan disimpan pada tempat yang sesuai. Cara penyimpanannya disesuaikan dengan kondisi topografi dan wilayah konstruksi. Tentunya, dengan dua ketentuan sebagai berikut:

  • Jika tempat kerja berada di daerah lereng bukit, maka pembuatan jalan masuk dan tempat kerja untuk power shovel tidak diperlukan.
  • Jika tempat kerja ada di daerah yang datar, maka perlu dibuatkan jalan masuk dan tempat kerja yang berbentuk lereng landai. Pembuatannya dapat dilakukan menggunakan power shovel atau dengan bantuan bulldozer. Jika sudah, sebaiknya tempatkan power shovel pada posisi yang tepat agar tidak mengganggu efisiensi kerja alat berat lainnya.

3. Dragline

Merupakan alat berat yang digunakan untuk menggali material yang tidak terlalu keras. Posisi materialnya bisa lebih rendah, lebih tinggi, atau setara dengan tinggi dragline itu sendiri. Alat ini terdiri dari excavator + boom crane, dan drag bucket.

Dragline sering kali digunakan untuk pekerjaan konstruksi di daerah pelabuhan, tambang, jalan raya, dan penggalian besar. Dragline memiliki area jangkauan yang luasnya melebihi jangkauan long reach excavator. Tingkat kedalaman galian yang dapat dilakukan dragline adalah 65 meter atau lebih.

Produktivitas kerja suatu dragline sangat dipengaruhi oleh hal-hal berikut ini:

  • Jenis material yang akan digali
  • Tingkat kedalaman galian
  • Sudut swing pada boom
  • Panjang boom
  • Tipe dan ukuran bucket yang digunakan
  • Kondisi atau situasi di wilayah konstruksi
  • Kondisi pengelolaan area di sekitarnya
  • Cara pemuatan atau pembuangan material ke dalam truk
  • Ukuran alat angkut (jika digunakan)
  • Kondisi dragline saat dioperasikan
  • Pengalaman operator dalam mengoperasikan dragline

Terdapat tiga jenis tipe dragline, yaitu:

  • Crawler mounted atau tipe roda kelabang
  • Wheel mounted atau tipe roda ban, dan 
  • Truck mounted atau tipe di atas truk

Adapun cara kerja dragline, di antaranya:

  • Penggalian diawali dengan menggerakkan bucket kosong ke posisi menggali.
  • Pada saat bersamaan, kendorkan drag dan hoist cable agar bucket ke bawah dengan posisi tegak lurus.
  • Tarik drag cable saat sampai di tanah, sementara hoist cable digerakkan terus-menerus agar bucket bergerak mengikuti tebing galian. Dengan begini, tingkat kedalaman lapisan tanah yang berhasil dikikis terkumpul beraturan di dalam bucket.
  • Sesekali kunci hoist cable saat proses penggalian, sehingga tekanan yang diberikan gigi bucket pada tanah menjadi maksimal. Sebab ketika drag cable ditarik, maka bucket akan bergerak mengikuti lingkaran yang ada pada ujung boom bagian atas.
  • Jika bucket sudah penuh padahal drag cable masih ditarik, sebaiknya kunci hoist cable agar bucket terangkat lepas dari permukaan tanah. Cara ini dilakukan pula agar material yang ada di dalam bucket tidak tumpah.
  • Lakukan gerakan swing untuk mengantar material menuju alat angkut, yaitu truk. Sebaiknya atur posisi truk dengan baik agar gerakan swing tidak melewati batas kabin truk.
  • Kendorkan drag cable jika bucket sudah ada di atas badan truk. Bucket akan bergerak ke bawah untuk menumpahkan material yang berhasil di gali menuju truk.

Baca Juga: 9 Jenis Alat Berat yang Sering Digunakan di Pertambangan

4. Clamshell

Merupakan alat berat yang kinerjanya sangat bergantung pada bucket. Sebab, bucket ini nantinya digunakan untuk menggerakkan material ke atas, bawah, memutar (swing), dan melakukan gerakan lain sesuai yang diinginkan. Alat ini sering digunakan untuk menggali material, seperti pasir, kerikil, lumpur, batu bara, dan lain sebagainya.

Terdapat dua tipe clamshell, dimana setiap tipenya memiliki ukuran yang berbeda-beda. Kedua tipe ini, antara lain:

  • Heavy duty bucket, adalah clamshell yang digunakan untuk menggali. Dilengkapi dengan gigi-gigi yang dapat dibongkar dan dipasang kembali.
  • Light duty bucket, adalah clamshell yang digunakan untuk mengangkat material yang ringan. Jenis ini tidak memiliki gigi-gigi.

Kapasitas bucket yang ada pada clamshell dibagi menjadi tiga ukuran, di antaranya:

  • Water level capacity, adalah kapasitas bucket yang digantungkan setinggi air atau dalam posisi terendam air
  • Plate line capacity, adalah kapasitas dimana isi bucket rata sesuai dengan garis puncak pada clamshell
  • Heaped capacity, adalah kapasitas bucket munjung

Cara kerja clamshell, antara lain:

  • Gantungkan bucket pada kepala clamshell menggunakan hoist cable
  • Kemudian, lepaskanlah tag cable
  • Bucket akan turun secara perlahan karena berat material yang ada di dalamnya, lalu rahangnya akan terbuka
  • Tarik tag cable untuk menutup bagian rahang, sehingga bucket pun terisi

Baca Juga: Perhatikan Ini Sebelum Membeli Asuransi Alat Berat

Gunakan Alat Gali yang Sesuai Kebutuhan Konstruksi

Setiap alat berat memiliki fungsi yang berbeda-beda, termasuk alat gali. Jadi, penting untuk menyesuaikan jenis alat gali yang hendak digunakan dengan jenis pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Dengan demikian, alat gali tersebut dapat bekerja maksimal dan memberikan hasil sesuai yang diinginkan.

Demikianlah perbedaan antara alat gali backhoe, power shovel, clamshell, dan dragline. Semoga dapat membantumu untuk lebih mengenali jenis-jenis alat galian dalam pekerjaan konstruksi, ya!

Lindungi alat dan mesin berat yang merupakan aset berharga untuk bisnis Anda dengan asuransi teknis dari Cermati Protect yang bisa didapatkan dengan mengisi formulir di bawah ini!

6 Jenis Alat Berat untuk Penggalian dan Komponennya

6 Jenis Alat Berat untuk Penggalian dan Komponennya

Penggunaan alat-alat berat sangat dibutuhkan dalam pekerjaan konstruksi. Alat berat akan membantu meringankan pekerjaan manusia, sehingga pekerjaan dapat selesai tepat waktu. Tidak hanya saat memindahkan material dan mengecor, tapi juga alat untuk gali tanah.

Ada banyak alat berat yang digunakan untuk pekerjaan konstruksi. Setiap alat berat memiliki fungsi yang berbeda-beda. Untuk proses penggalian sendiri, alat berat dibuat secara khusus sehingga hasil galian menjadi maksimal. 

6 Jenis Alat Berat untuk Penggalian

Terdapat jenis-jenis alat buat gali tanah yang kerap kali digunakan. Alat ini dilengkapi dengan sejumlah komponen untuk memudahkan proses penggalian. Berikut jenis-jenis alat untuk gali tanah beserta komponen di dalamnya.

1. Excavator

Excavator merupakan salah satu alat gali tanah yang sering ditemui di area pertambangan, seperti tambang emas, nikel, emas, dan besi. Alat ini memiliki banyak fungsi. Selain untuk menggali material, excavator juga mampu memindahkan material ke dump truck.

Setelah penggalian di satu area pertambangan selesai, excavator dapat digunakan untuk menutup kembali area yang telah digali (backfilling). Hal ini membantu mengurangi pengikisan tanah untuk meminimalisir terjadinya longsor.

Beberapa komponen yang terdapat pada excavator, antara lain:

Bucket

Adalah keranjang yang digunakan untuk mengeruk material. Bucket memiliki jari-jari untuk memudahkan proses pengerukan. Beberapa jenis bucket pada excavator, di antaranya:

  • Ripper bucket, untuk proses mengeruk tanah
  • Rock bucket, untuk menembus atau mencabut akar pohon karena memiliki bentuk gigi yang tajam dan lebih renggang
  • Slope bucket, untuk meratakan permukaan tanah dengan dimensi yang cukup besar
  • Clamshell bucket, untuk mengeruk material secara tegak lurus dengan bantuan dua buah bucket capit

Bucket cylinder

Komponen excavator yang berbentuk silinder dan terletak di lengan excavator. Bucket cyliner menggunakan sistem hidrolik. Fungsinya untuk menggerakkan bucket agar dapat mengayun secara sempurna

Arm

Arm berfungsi untuk mengayunkan bucket, sehingga mampu menjangkau area yang lebih luas. Selain mengayun, arm juga sering dijadikan sebagai tempat untuk meletakkan bucket cylinder.

Arm Cylinder

Disebut juga sebagai aktuator hidrolik. Komponen ini berbentuk tabung yang terletak pada boom excavator. Arm cylinder berfungsi untuk menggerakkan arm atau lengan excavator agar dapat mengayun sempurna.

Boom

Adalah komponen berbentuk lengan berukuran besar yang terhubung langsung dengan excavator. Boom berfungsi untuk membantu arm agar bisa mengayun lebih jauh. Alhasil, gerakan bucket excavator pun menjadi lebih jauh.

Boom Cylinder

Aktuator hidrolik yang terdapat pada boom, dinamakan boom cylinder. Komponen ini berfungsi untuk menggerakkan boom agar bisa bergerak naik dan turun. Sebuah excavator umumnya memiliki dua buah boom cylinder, karena beban yang diangkat silinder satu ini lebih berat dibandingkan silinder lainnya.

Track

Track adalah kaki excavator yang terbuat dari rantai besi, sama seperti yang ada pada tank. Tujuannya untuk memudahkan excavator melalui medan yang curam. Beberapa bagian yang terdapat pada track, di antaranya:

  • Track frame, adalah batang besi yang berguna sebagai rangka roda excavator
  • Final drive, adalah roda gigi yang berfungsi untuk menggerakkan rantai track
  • Roller, adalah tumpuan roda excavator yang terdiri dari beberapa roda gigi statis
  • Front idler, adalah roda gigi yang akan membantu mengubah arah rantai track saat berputar
  • Track shoes, adalah rantai track yang menyentuh permukaan jalan

Swing Drive

Swing drive adalah alat yang berfungsi sebagai engsel yang menghubungkan antara body dan track excavator. Komponen ini membantu excavator berputar sampai 360 derajat.

Engine atau Hydraulic Pump Room

Komponen yang terletak di bagian belakang excavator adalah engine atau hydraulic pump room. Komponen ini berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan mesin dan pompa hidrolik yang merupakan penggerak excavator.

Kabin

Kabin adalah ruangan khusus bagi operator untuk mengoperasikan excavator. Ukurannya tidak terlalu luas, namun dirancang senyaman mungkin bagi operator. 

Baca Juga: Alat Berat Excavator: Fungsi, Jenis, Harga, dan Cara Kerja

2. Power Shovel

Power shovel adalah alat berat gali dan alat pemuat untuk area pertambangan. Alat ini digerakkan menggunakan mesin diesel, bensin, dan motor listrik. Power shovel dilengkapi dengan bucket yang berukuran besar untuk menampung material yang berhasil digali.  

Kebanyakan power shovel menggunakan sistem hidrolik untuk bekerja. Sebab, sistem ini dianggap lebih aman daripada power shovel yang menggunakan sistem kabel. 

Komponen yang terdapat pada power shovel, antara lain:

Bucket

Berfungsi untuk menggali, membawa, dan memuat material ke alat angkut. 

Hoist Cable

Adalah kabel yang berfungsi untuk mengatur posisi bucket, baik naik maupun turun.

Crowd Cable

Berfungsi untuk menggerakkan stick.Crowd cable terletak di dalam stick

Stick

Adalah batang yang berfungsi untuk menggerakkan bucket, baik ke dalam maupun ke luar.

Boom

Adalah tiang penghubung yang akan menghubungkan antara katrol dan hoist cable pada bucket.

Saddle Block

Adalah komponen yang berguna sebagai tumpuan untuk menggerakkan boom dan stick.

A-Frame

Adalah kerangka dari power shovel itu sendiri.

Housing

Adalah body atau tubuh dari power shovel.

Crawler

Adalah ban yang berfungsi sebagai alat jalan atau penggerak power shovel. Komponen ini terbuat dari baja. 

3. Dragline

Dragline merupakan alat gali yang menggunakan sistem kabel. Alat ini berfungsi untuk menggali dan memindahkan material ke alat angkut. Sering kali ditemukan pada konstruksi pelabuhan, penambangan, jalan raya, dan penggalian di bawah air.

Salah satu hal yang menarik dari dragline adalah penempatannya. Untuk mengoperasikan dragline, operator tidak perlu memasukkannya ke area penggalian. Alat ini bisa ditempatkan agak jauh dari penggalian dan mampu bekerja secara maksimal, asal ditempatkan pada landasan yang baik.

Komponen yang terdapat pada dragline, antara lain:

  • Hoist Cable
  • Boom
  • Dump Cable
  • Hoist Chain
  • Drag Chain
  • Drag Cable
  • Bucket

4. Clamshell

Clamshell merupakan alat gali yang bentuknya mirip seperti dragline. Alat ini berfungsi untuk mengangkut material, seperti kerikil, lumpur, pasir, dan bebatuan. Material yang berhasil diangkut oleh clamshell nantinya akan dipindahkan ke tempat yang diinginkan, lalu ditumpahkan ke alat pengangkut lainnya atau ditimbun.

Berat bucket sejatinya akan mempengaruhi daya gali clamshell itu sendiri. Clamshell terdiri dari dua jenis ukuran, yaitu heavy duty bucket dan light duty bucket.

Heavy Duty Bucket

Digunakan untuk menggali material atau tanah yang cukup keras, tapi tidak dapat digunakan untuk menggali batu-batuan yang solid. Semakin banyak material yang diangkut, maka kinerja jenis yang ini akan berkurang.

Light Duty Bucket

Digunakan untuk menggali material yang lebih ringan, sehingga kinerjanya menjadi lebih cepat. Jenis ini mampu menggali tanah, tapi bukan tanah yang strukturnya terlalu keras. Jika dipaksakan, maka light duty bucket akan cepat rusak. 

Komponen yang terdapat pada clamshell, antara lain:

  • Bucket
  • Closing wires
  • Hoist wires
  • Top sheave
  • Closing winch
  • Hoist winch
  • Upper sheave block
  • Lower sheave block
  • Gear segment

Baca Juga: Alat Berat Clamshell: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja

5. Backhoe

Backhoe sering juga disebut sebagai pull shovel. Alat ini dibuat khusus untuk memudahkan proses penggalian di bawah tanah. Misalnya, parit, lubang, terowongan, galian pipa, dan lain sebagainya.

Backhoe dapat mengatur kedalaman galian dengan baik. Setelah berhasil digali, backhoe juga akan membantu memindahkan galian ke alat angkut. Backhoe cocok digunakan untuk penggalian jarak dekat.

Komponen yang terdapat pada backhoe, antara lain:

Bucket

Adalah ember yang berfungsi sebagai tempat untuk memuat material yang berhasil digali oleh backhoe. 

Boom

Adalah komponen yang letaknya paling dekat dengan kabin. Komponen ini berfungsi untuk mengangkat, menurunkan, dan mengayunkan bucket ke kiri maupun ke kanan.

Arm

Berfungsi untuk mengangkat atau mengayunkan bucket ke tempat yang diinginkan dengan jarak yang cukup jauh.

Bottom rollers

Berfungsi untuk memindahkan sebagian besar material yang berhasil diangkut menuju tempat yang diinginkan. Bottom rollers bergerak secara dinamis.

Slewing ring

Adalah komponen yang membantu backhoe berputar sampai 360 derajat

Baca Juga: Alat Berat Beko: Cara Mengoperasikan dan Perawatannya!

6. Bucket Wheel Excavator (BWE)

Alat buat gali tanah yang terakhir adalah Bucket Wheel Excavator (BWE). Fungsinya adalah untuk menggali secara terus-menerus dalam skala yang cukup besar. Alat ini cocok digunakan untuk menggantikan alat gali tanah manual. 

BWE sering ditemukan di area pertambangan. Untuk hasil kerja yang efektif, BWE paling cocok jika digunakan untuk menggali tanah yang lembek dan tidak terlalu banyak bebatuan. 

Cara penggalian menggunakan BWE dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Terrace cut, adalah penggalian dengan cara memotong ke arah depan untuk menghasilkan bentuk yang jenjang
  • Dropping cut, adalah cara penggalian dengan memotong bagian ke arah bawah
  • Combination cut, adalah gabungan antara kedua jenis pemotongan di atas. Terrace cut untuk memotong bagian atas, sedangkan dropping cut untuk bagian bawahnya

Komponen utama yang terdapat pada BWE, antara lain:

Bucket

Bentuknya menyerupai gigi-gigi logam yang berfungsi untuk menggali tanah atau material lainnya. 

Belt Conveyor

Berfungsi untuk mengangkut material atau tanah secara otomatis.

Wheel

Berfungsi sebagai alat penggerak pada BWE. Putaran pada wheel biasanya akan diikuti dengan perputaran bucket.

Sesuaikan Alat Gali dengan Area Penggalian

Itulah jenis-jenis alat buat gali tanah yang sering digunakan untuk pekerjaan konstruksi. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya gunakan alat gali yang sesuai dengan kondisi di area penggalian. Sebab, tidak semua alat gali cocok untuk medan yang keras dan padat. 

Alat gali besar merupakan aset bisnis berharaga dengan harga yang fantastis. Lindungi aset bisnis dan finansial Anda dengan asuransi alat berat yang bisa melindungi risiko finansial jika alat berat mengalami risiko kerusakan dan kehilangan.

Dapatkan asuransi alat berat terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir di bawah ini!

14 Jasa Ekspedisi yang Melayani Pengiriman Besar

14 Jasa Ekspedisi yang Melayani Pengiriman Besar

Bisnis logistik menjadi salah satu bisnis yang tengah berkembang pesat mengingat semakin maraknya jualan online. Selain barang-barang komersial, bisnis logistik juga melayani pengiriman barang kebutuhan pokok hingga barang kebutuhan rumah tangga. Mulai dari pengiriman skala kecil hingga besar.

Salah satu jasa pengiriman yang ditawarkan adalah pengiriman kargo. Jasa pengiriman kargo adalah metode pengiriman barang terbaik dengan dimensi dan bobot yang besar. 

Jasa Pengiriman Kargo Terbaik yang Melayani Pengiriman Besar

Dari sekian banyak pilihan, berikut ini 15 rekomendasi jasa pengiriman barang kargo yang wajib dicoba untuk kebutuhan bisnis maupun pribadi.

1. Pos Indonesia

Salah satu perusahaan BUMN yang menyediakan jasa pengiriman kargo adalah Pos Indonesia dengan produk bernama Pos Jumbo Ekonomi. Tarif pengiriman adalah Rp6.000 per kg dengan berat minimal 3 kg. Jika berat barang kurang dari 3 kg, maka tarif yang dibayar tetap seberat 3 kg.

Berat maksimal yang dilayani oleh Pos Indonesia adalah 30 kg. Sedangkan ukuran maksimal adalah 400 cm untuk lebar+tinggi, dan 150 cm untuk panjang.

Beberapa kelebihan Pos Indonesia, antara lain:

  • Tarif pengiriman terjangkau
  • Menyediakan layanan tracking secara online
  • Menjangkau seluruh wilayah di Indonesia

2. JNE Trucking

JNE trucking adalah salah satu jasa pengiriman kargo murah yang sering disediakan oleh berbagai e-commerce di Indonesia. Tentunya, dengan tarif yang terjangkau dengan berat minimal 10 kg. Semakin berat barang, semakin murah biaya yang dibayarkan. 

Estimasi waktu pengiriman menggunakan jasa pengiriman JNE trucking adalah 3-7 hari, tergantung dari lokasi dan wilayah pengiriman. Selain produk trucking, JNE juga menyediakan alternatif pengiriman lain dengan durasi pengiriman yang lebih cepat. Ada JNE YES, ekspres, reguler, dan OKE.

Beberapa kelebihan JNE Trucking, antara lain:

  • Tarif pengiriman yang terjangkau dibandingkan produk pengiriman JNE lainnya
  • Melayani pengiriman ke Pulau Jawa, Sumatera, dan Bali
  • Status pengiriman dapat dilacak secara berkala melalui website resmi

Baca Juga: JNE Cargo: Ketentuan, Cara Cek Resi, dan Cek Ongkir

3. ESL Express

Pengiriman kargo untuk wilayah Pulau Jawa dan Pulau Sumatera dapat menggunakan ESL Express. Armada pengiriman yang digunakan berupa bus dan truk dengan durasi pengiriman yang berbeda-beda, sesuai jarak antara lokasi pengirim dan penerima.

Selain barang-barang komersial, ESL Express melayani pengiriman kendaraan bermotor, seperti sepeda motor dan mobil dengan biaya yang terjangkau. Layanan pengiriman dapat dibayar menggunakan e-wallet, seperti OVO.

Beberapa kelebihan ESL Express, antara lain:

  • Pemesanan dapat melalui aplikasi atau menghubungi CS 
  • Estimasi pengiriman termasuk cepat, yaitu 2 hari untuk wilayah Jakarta-Bandung
  • Menyediakan fitur asuransi untuk meningkatkan keamanan pengiriman

4. SiCepat Cargo

Salah satu perusahaan ekspedisi terkenal seperti SiCepat juga menyediakan jasa pengiriman kargo murah. Berat minimum untuk layanan kargo adalah 5 kg dengan tarif Rp2.500 per kg. Biayanya akan semakin murah lagi jika bobot barang yang dikirimkan semakin berat.

Durasi pengiriman tergolong cepat, yaitu 1-3 hari untuk wilayah pengiriman antar Pulau Jawa. Sementara untuk luar pulau, biasanya memakan waktu 3-5 hari kerja, tergantung dengan medan pengiriman yang dilalui. 

Beberapa kelebihan SiCepat Cargo, antara lain:

  • Menjangkau kota besar dan kecil di seluruh Indonesia
  • Menyediakan layanan penjemputan barang atau pick up ke alamat pengirim tanpa dikenakan biaya tambahan

5. Wahana Express

Salah satu jasa pengiriman yang menjadi primadona banyak pebisnis online karena tarifnya cukup ekonomis adalah Wahana Express. Jasa logistik ini menyediakan pengiriman skala kecil maupun besar, jadi cocok dijadikan partner pengiriman untuk kebutuhan bisnis.

Wahana Express menyediakan dua metode pengiriman, yaitu FTL dan LTL. Armada transportasi yang digunakan armada laut, udara, dan darat. 

Beberapa kelebihan Wahana Express, antara lain:

  • Tarif pengiriman yang sangat terjangkau
  • Menyediakan layanan pick up
  • Pengiriman dapat dipantau dengan mudah melalui dashboard di situs resmi

6. Indah Logistik

Indah logistik merupakan layanan pengiriman barang maupun dokumen di dalam negeri maupun luar negeri. Perusahaan ini menawarkan jasa pengiriman kargo dengan tarif yang kompetitif, dengan perhitungan berat mulai dari 10 kg pertama. 

Estimasi waktu pengiriman Indah Logistik adalah 3-4 hari untuk kota-kota besar. Sedangkan untuk pengiriman ke daerah membutuhkan waktu pengiriman yang lebih lama. 

Beberapa kelebihan Indah Logistik, antara lain:

  • Tarif pengiriman yang kompetitif
  • Menyediakan layanan pengiriman yang lengkap, yaitu darat, laut, dan udara
  • Pelayanan yang cepat

7. Sentral Kargo

Pengiriman barang dengan bobot yang berat bisa dilakukan melalui Sentral Kargo. Perusahaan ekspedisi yang satu ini menyediakan layanan pengiriman via udara dengan tarif yang paling murah dibandingkan perusahaan ekspedisi lainnya.

Tidak seperti ekspedisi lainnya, Sentral Cargo menyediakan layanan pengiriman dengan berat minimum 1 kg. Cocok dijadikan alternatif pengiriman untuk barang berukuran kecil.

Beberapa kelebihan Sentral Kargo, antara lain:

  • Menyediakan layanan pick up gratis
  • Lingkup pengiriman yang luas, karena sudah tersedia di kota besar dan kecil

8. Kargo Tech

Ekspedisi Kargo Tech menyediakan layanan pengiriman yang dihitung per kg dan layanan Full Truck Load (FTL). Platform ini menjadi penghubung antara shipper dan vendor dengan layanan yang memuaskan.

Armada pengiriman yang digunakan bervariasi, mulai dari truk, fuso, tronton, CDE, hingga CDD. Perhitungan tarif pengiriman dilakukan secara transparan, jadi dipastikan tidak ada biaya tiba-tiba atau biaya tak terduga saat konsumen menggunakan layanan Kargo Tech.

Beberapa kelebihan Kargo Tech, antara lain:

  • Tarif pengiriman terjangkau
  • Menyediakan layanan pengiriman door to door
  • Pengiriman minim transit

9. Deliveree

Deliveree merupakan perusahaan pengiriman yang pas untuk berbagai kebutuhan. Tidak hanya untuk kebutuhan komersial, tapi juga kebutuhan pribadi, seperti pindahan. 

Jalur pengiriman kargo menggunakan jalur darat, yaitu truk yang ukurannya disesuaikan dengan bobot dan dimensi barang. Metode pengiriman yang disediakan berupa FTL dan LTL.

Beberapa kelebihan Deliveree, antara lain:

  • Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi yang canggih
  • Armada pengiriman yang beragam, mulai dari armada ekonomi, pickup, van, engkel box, hingga CDD long
  • Tarif pengiriman terjangkau

10. Klik Logistics

Klik Logistics menyediakan layanan pengiriman kargo via darat, udara, dan laut. Barang yang dapat dikirimkan menggunakan ekspedisi ini cukup beragam. Mulai dari barang dagangan, peralatan rumah tangga, hingga alat berat.

Tarif yang dibayarkan oleh pengiriman cukup terjangkau. Tarif dihitung dengan hitungan per kg, per kubik, per ton, atau per kontainer. 

Beberapa kelebihan klik Logistics, antara lain:

  • Tarif pengiriman murah
  • Menyediakan asuransi agar pengiriman lebih aman
  • Memiliki rekan cargo di seluruh Indonesia

11. Cargonesia

Pengiriman barang dalam jumlah besar kini semakin mudah dengan adanya Cargonesia. Salah satu perusahaan ekspedisi ini melayani pengiriman dengan jasa darat (trucking), udara, dan laut. 

Untuk setiap pengiriman, Cargonesia menyediakan asuransi pengiriman dengan biaya yang beragam. Asuransi dapat dibeli jika nilai barang ada di bawah Rp50.000.000.

Beberapa kelebihan Cargonesia, antara lain:

  • Menyediakan layanan pengiriman mobil
  • Pelayanan yang profesional
  • Harga sesuai dengan layanan yang diberikan

12. IJX Express

Jika kamu sedang mencari ekspedisi untuk pengiriman minimal sebesar 50 kg, maka dapat memilih IJX Express. Selain pengiriman kargo, perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 2005 ini juga menyediakan layanan pengiriman lain. Misalnya, One Night Service (ONS), reguler, ekonomis, dan Same Day Service (SDS) via darat hingga laut.

Beberapa kelebihan IJX Express, antara lain:

  • Tarif pengiriman bersaing dengan logistik kargo lainnya
  • Menyediakan berbagai layanan pengiriman, seperti reguler, same day, one night service, dan ekonomis

13. Dakota Group

Perusahaan ekspedisi selanjutnya adalah Dakota Group. Jika kamu mencari ekspedisi yang melayani pengiriman dengan bobot minimal 20 kg, maka Dakota Group sangat direkomendasikan.

Ekspedisi ini akan memudahkan kegiatan operasional bisnis dengan layanan pengiriman yang cepat. Lokasi pengiriman ke seluruh Indonesia, baik kota besar maupun kota kecil.

Beberapa kelebihan Dakota Group, antara lain:

  • Tarif pengiriman yang kompetitif dan reasonable
  • Pelayanan yang bagus
  • Durasi pengiriman cepat dan aman

14. J&T Cargo

J&T cargo merupakan salah satu jasa pengiriman kargo Shopee yang banyak diminati untuk pengiriman berat. Durasi pengiriman yang dibutuhkan cukup cepat, yaitu 2-3 hari untuk pengiriman dalam satu pulau.

Selain pengiriman kargo, J&T juga menyediakan layanan pengiriman lain, seperti J&T cepat, reguler, dan ekonomi. Ekspedisi ini memberikan layanan yang maksimal, sehingga barang dapat sampai ke tangan penerima sesuai durasi yang ditetapkan atau bahkan lebih cepat. 

Beberapa kelebihan J&T Cargo, antara lain:

  • Tarif pengiriman yang murah, yaitu 50% lebih murah dari pengiriman express
  • Jangkauan pengiriman luas
  • Waktu pengiriman tepat waktu

Baca Juga: Cara Cek Resi dan Cek Ongkir J&T Cargo

Hemat Biaya Pengiriman dengan Layanan Kargo

Pengiriman barang untuk keperluan bisnis kini dapat dihemat dengan adanya layanan pengiriman kargo. Dengan tarif yang terjangkau, kini kamu dapat memaksimalkan penghematan untuk biaya pengiriman, sehingga biaya operasional bisnis secara keseluruhan menjadi lebih sedikit. 

Untuk mendapatkan pengalaman mengirimkan barang terbaik, pilihlah perusahaan ekspedisi yang terpercaya dan berpengalaman. Tentu, dengan biaya paling murah dan layanan yang memuaskan. 

Selain menggunakan layanan kargo yang tepat, lindungi juga barang yang akan dikirim dengan asuransi pengiriman yang bisa mengurangi kerugian jika terjadi risiko kerusakan atau kehilangan pada paket yang akan dikirim.

Dapatkan produk asuransi pengiriman dan logistik terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir di bawah ini!