Black Box Pesawat: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Black Box Pesawat: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Black box pesawat merupakan benda yang selalu paling dicari ketika sebuah pesawat mengalami insiden kecelakaan. Pencarian benda yang satu ini bahkan akan menjadi salah satu prioritas utama dalam proses penyelamatan atau evakuasi pasca kecelakaan pesawat. 

Bukan hanya dalam waktu yang singkat saja, pencarian black box pesawat bisa saja berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan tahunan. Jika melihat kenyataan tersebut, maka sudah bisa dipastikan bahwa benda tersebut merupakan salah satu benda vital yang wajib ditemukan. 

Apa itu Black Box Pesawat? 

Black box pesawat atau yang biasa disebut sebagai kotak hitam merupakan benda yang menyimpan data-data penerbangan sebuah pesawat. Black box akan merekam data yang lengkap, selama pesawat tersebut mengudara dan hingga akhirnya mendarat. 

Data-data inilah yang kemudian dapat dijadikan sebagai petunjuk, jika sewaktu-waktu pesawat mengalami kecelakaan. Para ahli akan membuka rekaman data tersebut dan mempelajarinya, sehingga mereka bisa menyimpulkan penyebab dan bagaimana sebuah kecelakaan pesawat terjadi. 

Black box pesawat ditemukan pertama kali oleh DR David Warren, seorang pria berkebangsaan Australia. David terinspirasi untuk menciptakan sebuah alat perekam di pesawat, setelah ayahnya meninggal dalam sebuah insiden kecelakaan pesawat di tahun 1934, tepat saat David masih berusia 9 tahun. 

Ide ini mulai muncul di awal tahun 1950-an, di mana David ingin membuat sebuah alat perekam data penerbangan serta percakapan yang terjadi di area cockpit. Tujuannya tentu agar para ahli lebih mudah untuk melakukan analisa, jika sewaktu-waktu terjadi insiden kecelakaan pesawat. 

Di tahun 1956, David mampu menyelesaikan prototipe tersebut yang pada akhirnya diberinya nama ARL Flight Memory Unit. Namun hingga 5 tahun setelah penemuan tersebut, ARL sama sekali tidak mendapatkan perhatian dari otoritas penerbangan di wilayah tersebut. 

Tidak dianggap di negara asalnya, beberapa waktu kemudian penemuan David ini mulai diproduksi secara massal di Amerika Serikat dan Inggris. Pada akhirnya black box mulai dikenal secara luas dan dipakai di berbagai negara lainnya sebagai pelengkap sistem keamanan pesawat, termasuk di Indonesia.

Meski dinamakan black box, benda ini justru tidak berwarna hitam sama sekali. Biasanya black box pesawat memiliki warna yang terang menyala (orange/ jingga), sehingga benda ini bisa mudah terlihat dan dikenali saat proses pencarian benda tersebut dilakukan.

Kecelakaan pesawat bisa saja terjadi di medan-medan yang sulit seperti hutan maupun lautan, sehingga penting untuk membuat black box mudah dideteksi dan ditemukan oleh tim pencari/ penyelamat, salah satunya dengan membuat warna benda ini mencolok. 

 Selain itu, black box juga didesain tahan banting dan tidak mudah terbakar serta mengalami kerusakan, sehingga benda ini tetap dalam kondisi yang aman pasca kecelakaan. Hal ini akan membuat data-data yang tersimpan di dalam black box tetap dalam kondisi baik dan bisa digunakan secara maksimal. 

Namun dalam kondisi tertentu, bisa saja benda ini tidak ditemukan, meskipun proses pencarian sudah dilakukan. Kondisi seperti ini tentu akan mempersulit tim penyelamat dan peneliti untuk menyimpulkan penyebab terjadinya kecelakaan pesawat itu sendiri.

Baca Juga: Penerbitan Polis dan Cara Klaim Asuransi Perjalanan Bisnis

Fungsi Black Box Pesawat 

Secara garis besar, black box akan menyimpan data-data terkait penerbangan sebuah pesawat. Namun benda yang satu ini justru tidak ditempatkan pada bagian cockpit pesawat, di mana pilot dan copilot bekerja menjalankan tugasnya sebagai navigator. 

Namun sebaliknya, posisi black box pesawat justru ditempatkan di bagian ekor pesawat itu sendiri. Hal ini bertujuan untuk mengamankan benda penting tersebut, jika sewaktu-waktu pesawat mengalami kecelakaan. Bagian ekor pesawat dianggap lebih aman untuk menyimpan black box, jika dibandingkan bagian lainnya.

Black box pesawat memiliki dua fungsi utama, dimana hal tersebut dilakukan oleh dua komponen berikut: 

  • Flight Data Recorder (FDR): ini merupakan bagian black box yang akan berfungsi untuk menyimpan data-data penerbangan pesawat, sehingga setiap data tersebut bisa tersimpan dengan aman.
  • Cockpit Voice Recorder (CVR): ini adalah bagian black box yang akan berfungsi untuk menyimpan percakapan-percakapan yang terjadi di dalam cockpit pesawat, baik itu antara pilot dengan para krunya maupun percakapan antara pilot dengan menara pengawas. 

Berbagai data yang tersimpan di dalam black box inilah yang akan digunakan untuk proses investigasi terhadap kecelakaan pesawat. Inilah alasan mengapa sangat penting untuk segera menemukan dan memeriksa black box pasca terjadinya sebuah insiden kecelakaan pesawat.

Black box memiliki kemampuan perekaman data yang sangat baik. Alat yang satu ini bahkan bisa melakukan perekaman terhadap data penerbangan dalam waktu yang panjang, yakni sampai dengan 25 jam. Namun perekaman percakapan yang terjadi di cockpit tidak bisa dilakukan black box untuk waktu yang terlalu lama.

Alat ini hanya mampu melakukan perekaman percakapan di kabin cockpit maksimal selama 2 jam saja. Namun percakapan ini tentu tetap akan menjadi data dan informasi penting dalam penerbangan itu sendiri, terutama jika terjadi insiden yang tidak diharapkan.

Bagian-bagian Black Box Pesawat

Sebagai salah satu bagian terpenting di dalam pesawat, black box tentu dilengkapi dengan sejumlah komponen pendukung yang akan membuatnya bekerja secara maksimal. Berbagai komponen ini harus berfungsi dengan baik, sehingga black box bisa melakukan tugasnya dengan maksimal.

Berikut ini adalah beberapa bagian/ komponen yang terdapat di dalam black box pesawat: 

Pemancar Black BoxBlack box dilengkapi dengan sebuah pemancar. Pemancar black box akan langsung aktif saat benda tersebut terkena air. Bagian black box yang satu ini akan tetap bertahan dan bekerja dengan baik, bahkan di kedalaman laut sampai 4 kilometer sekalipun. 
Jika pemancar black box sudah aktif, maka bagian ini akan bekerja untuk mengirimkan sinyal per satu detik secara terus menerus dalam waktu 30 hari penuh. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa pencarian black box harus segera dilakukan pasca insiden kecelakaan. 
Crash Survivable Memory Unit (CSMU)CSMU merupakan lapisan yang terbuat dari baja maupun titanium dan akan berfungsi untuk melindungi panel memori yang digunakan untuk menyimpan data yang terdapat di dalam black box. 
CSMU sendiri didesain secara khusus untuk memiliki daya tahan yang tinggi terhadap panas, yakni hingga mencapai 1.100 derajat celcius. Bagian ini juga akan tahan terhadap tekanan laut dalam, termasuk hantaman hingga 3.400 kali kakuatan gratifikasi. 
Flight Data Recorder (FDR)Ini adalah bagian black box pesawat yang akan berfungsi untuk menyimpan data-data penerbangan pesawat, sehingga setiap data tersebut bisa tersimpan dengan aman dan dapat digunakan dalam penyelidikan. 
Cockpit Voice Recorder (CVR)Ini merupakan bagian black box yang akan berfungsi untuk menyimpan percakapan-percakapan yang terjadi di dalam cockpit pesawat, baik itu percakapan antara pilot dengan para krunya maupun percakapan antara pilot dengan menara pengawas.
Tower Pinger LocatorTower Pinger Locator merupakan sebuah alat khusus yang bisa digunakan untuk menemukan lokasi black box. Alat yang satu ini bisa mengenali black box, bahkan meski benda tersebut berada di kedalaman laut yang  mencapai ribuan meter. 

Baca Juga: Jenis, Istilah, Prinsip, dan Syarat Asuransi Perjalanan Bisnis

Aturan Terkait Data Black Box Pesawat di Indonesia 

Di tanah air sendiri, penggunaan black box pada pesawat merupakan hal yang wajib. Namun terkait dengan informasi dan penggunaan data black box ini diatur dengan sedemikian rupa dan hanya bisa disampaikan secara garis besar saja kepada publik. 

Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Dalam dokumen KNKT, Pasal 359 UU Nomor 1 Tahun 2009 itu berbunyi:

  • (1) Hasil investigasi tidak dapat digunakan sebagai alat bukti dalam proses peradilan.
  • (2) Hasil investigasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), yang bukan digolongkan sebagai informasi rahasia, dapat diumumkan kepada masyarakat.

Kemudian dalam penjelasan pasal 359, diungkapkan yang dimaksud dengan ‘informasi rahasia’ (non disclosure of records) pada black box adalah:

  1. Pernyataan dari orang-orang yang diperoleh dalam proses investigasi.
  2. Rekaman atau transkrip komunikasi antara orang-orang yang terlibat di dalam pengoperasioan pesawat udara.
  3. Informasi mengenai kesehatan atau informasi pribadi dari orang-orang terlibat dalam kecelakaan atau kejadian.
  4. Rekaman suara di ruang kemudi (cockpit voice recorder) catatan kata demi kata (transkrip) dari rekaman tersebut.
  5. Rekaman dan transkrip dari pembicaraan petugas pelayanan lalu lintas penerbangan (air traffic services).
  6. Pendapat yang disampaikan dalam analisis informasi termasuk rekaman informasi penerbangan (flight data recorder).

Baca Juga: Manfaat Asuransi Perjalanan Bisnis dan Cara Membelinya

Black Box Pesawat Merekam Data Penting Penerbangan

Black box pesawat merupakan alat khusus yang mampu merekam data-data penerbangan sebuah pesawat. Berbagai data penting ini akan sangat berguna, terutama untuk kebutuhan penyelidikan pasca terjadinya insiden kecelakaan. Selain mempermudah investigas, data-data penerbangan ini tentu bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk perbaikan dalam dunia penerbangan itu sendiri.

Selain itu, dalam klaim asuransi penerbangan, data dari black box pesawat menjadi sangat berharga karena membantu dalam penyelidikan dan analisis kecelakaan atau insiden penerbangan. Data ini membantu menentukan faktor penyebab insiden dan memungkinkan pihak-pihak yang terlibat, termasuk perusahaan asuransi, untuk mengevaluasi tanggung jawab dan menentukan klaim asuransi yang sesuai.

Jadi, black box pesawat memainkan peran kunci dalam klaim asuransi penerbangan dengan menyediakan informasi penting yang diperlukan untuk menentukan penyebab kecelakaan dan menilai klaim asuransi yang diajukan.

asuransi penerbangan dapat dianggap sebagai bagian dari asuransi perjalanan karena melibatkan perjalanan menggunakan pesawat terbang. Dalam konteks asuransi perjalanan, asuransi penerbangan biasanya mencakup perlindungan terhadap risiko yang terkait dengan penerbangan seperti pembatalan atau penundaan penerbangan, kehilangan atau kerusakan bagasi, serta perlindungan terhadap kecelakaan atau insiden yang terjadi selama penerbangan.

Asuransi perjalanan umumnya mencakup berbagai jenis perlindungan, termasuk perlindungan terhadap risiko yang terkait dengan transportasi (seperti penerbangan, kereta api, atau kapal laut), akomodasi, kesehatan, dan lain-lain. Oleh karena itu, asuransi penerbangan bisa saja menjadi bagian dari polis asuransi perjalanan yang lebih luas, atau dapat dibeli secara terpisah sesuai dengan kebutuhan individu.

Dapatkan asuransi perjalanan terbaik di Cermati Protect untuk perlindungan selama perjalanan baik itu dengan tujuan liburan, bisnis dan dinas dengan mengisi formulir dibawah ini!

Asuransi Penjaminan: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

Asuransi Penjaminan: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

Asuransi penjaminan atau surety bond adalah salah satu produk asuransi berbentuk perjanjian yang bertujuan untuk melindungi suatu proyek dari segala risiko yang terjadi. Asuransi ini membantu meminimalisir kerugian secara sepihak. Apabila suatu proyek gagal diselesaikan, maka penyedia asuransi akan bertanggung jawab atas kerugian tersebut sesuai kontrak.

Asuransi penjaminan akan menjamin pekerjaan proyek dari awal sampai akhir. Untuk lebih jelasnya tentang asuransi penjaminan, simak pembahasan berikut ini.

Apa Itu Asuransi Penjaminan?

Asuransi penjaminan adalah bentuk perjanjian yang mengikat antara pihak proyek (obligee), principal (kontraktor), dan penjamin (surety) atas keberlangsungan suatu proyek. Asuransi ini memastikan bahwa principal mampu menyelesaikan kewajiban sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Jika principal gagal memenuhinya, maka pihak obligee berhak meminta ganti rugi kepada pihak penjamin melalui surat perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. 

Pihak yang diperbolehkan untuk menerbitkan perjanjian adalah lembaga keuangan non bank, yaitu perusahaan asuransi yang menawarkan produk surety bond. Surety bond biasanya berisi semua hak dan kewajiban yang dimiliki oleh obligee dan kontraktor. Jika terjadi pelanggaran yang merugikan salah satu pihak, maka penyedia asuransi akan bertanggung jawab atas kerugian tersebut.

Adanya asuransi penjaminan dipercaya dapat meminimalisir kerugian finansial yang dapat terjadi kapan saja. Tak heran jika para pemilik proyek aware terhadap produk asuransi ini, karena dapat menjamin keberlangsungan proyek dari awal sampai akhir.

Perbedaan Asuransi dan Penjaminan

a paper beside a person typing on a laptop
Photo by Kindel Media on Pexels.com

Asuransi dan penjaminan adalah dua hal yang berbeda. Namun, keduanya sama-sama ditujukan untuk meminimalisir risiko yang ditanggung oleh pihak lain dan menjadi alat untuk mengalihkan risiko. Adapun perbedaan asuransi dan penjaminan paling signifikan adalah sebagai berikut.

1. Definisi

Perbedaan pertama adalah dari sisi definisi. Asuransi adalah perjanjian yang disetujui oleh dua belah pihak, yaitu tertanggung dan penanggung (penyedia asuransi). Sedangkan penjaminan adalah kegiatan memberi jaminan kepada penerima jaminan oleh penjamin atas untuk memenuhi kewajiban finansial terjamin. 

2. Dasar Hukum

Asuransi diatur dalam Kitab UU Hukum Dagang dan UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Sedangkan penjaminan diatur dalam Kitab UU Hukum Perdata dan Uu No. 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan.

3. Tujuan Pembentukan

Perbedaan asuransi dan penjaminan selanjutnya adalah dari tujuan pembentukan. Asuransi ditujukan untuk meringankan beban finansial masyarakat atas risiko yang terjadi di saat tak terduga. Sedangkan penjaminan ditujukan untuk mengatasi kendala permodalan.

4. Pihak yang Terlibat

Di dalam asuransi, pihak yang terlibat adalah tertanggung (pemegang polis) dan penanggung (penyedia asuransi). Sedangkan dalam penjaminan, pihak-pihak yang terlibat adalah penjamin, terjamin, principal, dan penerima jaminan. 

5. Prinsip yang Diterapkan

Perbedaan lain juga ditemukan pada prinsip yang diterapkan. Asuransi menggunakan prinsip kepentingan, keterbukaan, subrogasi, dan indemnity. Sedangkan penjaminan menggunakan prinsip kelayakan usaha, pelengkap aktivitas pengkreditan, pengganti agunan, pengambilalihan risiko, keterlibatan pihak ketiga, dan kerja sama pengendalian.

Baca Juga: Jenis-Jenis Asuransi Pengiriman Barang

Manfaat Asuransi Penjaminan 

Setiap produk asuransi memiliki manfaat yang berbeda-beda. Hal yang sama juga berlaku untuk produk asuransi penjaminan kredit. Beberapa manfaat yang didapatkan atas kepemilikan asuransi ini, di antaranya:

  • Untuk melindungi pemenang tender atau kontraktor dari sanksi tertentu selama pengerjaan proyek berlangsung
  • Untuk menjamin pemilik proyek atas pelanggaran yang sewaktu-waktu dapat dilakukan oleh principal
  • Sebagai jaminan atas uang muka yang telah dibayarkan oleh pemilik proyek. Jika proyek gagal melaksanakan pekerjaan dan tidak mampu mengembalikan uang muka, maka penyedia asuransi yang akan membayarkan sisa uang muka yang belum dilunasi oleh principal
  • Untuk membiayai kerusakan maksimum selama proyek berlangsung

Jenis Asuransi Penjaminan

Produk asuransi penjaminan terdiri dari beberapa jenis. Tujuan dari setiap jenis produknya berbeda-beda. Ini dia jenis-jenis asuransi penjaminan yang wajib diketahui.

1. Jenis Pelaksanaan

Jenis pelaksanaan atau performance bond adalah jaminan yang diberikan oleh penjamin kepada pemilik proyek bahwa proyek dapat diselesaikan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Jika principal gagal memenuhi kewajibannya, maka penjamin akan memberikan uang ganti rugi. 

Persentase ganti rugi yang diberikan disesuaikan dengan nilai dan skala suatu proyek, yaitu antara 5-10 persen. Manfaat pelaksanaan dapat diperpanjang apabila pihak kontraktor masih memiliki tanggungan, bahkan saat asuransi penjaminan berakhir. Masa manfaatnya disesuaikan dengan kesepakatan yang dibuat oleh principal dan pemilik proyek. 

2. Jenis Pembayaran Uang Muka

Asuransi penjaminan yang disebut sebagai advance payment bond adalah asuransi yang diterbitkan oleh surety bond untuk menjamin bahwa principal akan mengembalikan uang muka yang telah dibayar pemilik proyek, apabila proyek gagal diselesaikan. Jumlah yang dikembalikan adalah sisa uang muka yang belum dibayarkan oleh principal. 

Besarnya uang muka yang dibayar oleh pemilik proyek kepada principal adalah 20% dari nilai proyek. Jika uang muka tak kunjung dikembalikan saat jatuh tempo, maka jaminan pembayaran uang muka dapat dikembalikan sesuai kesepakatan antara pemilik proyek dan principal. 

3. Jenis Penawaran

Jenis asuransi penjaminan yang diterbitkan oleh surety bond selanjutnya adalah jenis penawaran. Dokumen di dalamnya memuat pernyataan tentang standarisasi kontraktor telah terpenuhi sesuai dengan keinginan pemilik proyek (obligee). Dengan demikian, principal dianggap mampu untuk menutup kontrak pelaksanaan kerja dengan oblige.

Jika tidak, maka penyedia asuransi akan membayar ganti rugi yang dialami obligee sesuai nilai jaminan. Salah satu risiko dari jenis penawaran adalah mundurnya kontraktor setelah dinyatakan memenangkan tender. Kerugian karena adanya keterlambatan pengerjaan proyek inilah yang dibayar oleh asuransi.

4. Jenis Pemeliharaan

Maintenance bond atau pemeliharaan adalah surat pernyataan yang berisi bahwa principal bertanggung jawab atas setiap kerusakan yang terjadi selama proyek berlangsung. Principal akan memperbaiki kerusakan tersebut, sehingga tidak menimbulkan hambatan atau kerugian di masa mendatang.

Jika principal tidak mampu memenuhi kebutuhan, maka surety bond harus memberi ganti rugi kepada obligee. Besarnya nilai jaminan tergantung dari nilai kontrak proyek. Biasanya sebesar 5% dengan ketentuan bahwa principal telah menyelesaikan pekerjaan secara menyeluruh dan adanya berita acara serah terima pekerjaan.

5. Bank Garansi

Jaminan tertulis yang diberikan oleh bank kepada nasabah dalam jangka waktu tertentu disebut bank garansi. Dimana pihak bank akan membayar kewajiban seorang principal kepada obligee apabila terjadi wanprestasi. Misalnya, ketika principal gagal menyelesaikan proyek sesuai waktu yang telah disepakati.

Dalam proses pembuatan bank garansi, principal harus melengkapi sejumlah dokumen yang dibutuhkan, lalu menyerahkannya kepada penyedia asuransi. Selanjutnya, dilakukan verifikasi dan analisa data menggunakan analisis 5C, yaitu character, capacity, condition, capital, dan collateral

6. Custom Bond

Custom bond adalah salah satu syarat untuk mendapatkan pembebasan atas biaya yang dikenakan saat mengimpor barang. Custom bond wajib dimiliki oleh  perusahaan produksi barang ekspor atau eksportir. Dimana pemerintah akan memberikan pembebasan bea masuk, bea masuk tambahan (surcharge), dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas barang yang diimpornya untuk kebutuhan produksi. 

Jika perusahaan lalai atau tidak mengekspor barang yang telah diproduksi dalam jangka waktu tertentu, maka pemerintah berhak untuk mencairkan custom bond. Jadi, setiap eksportir wajib memenuhi kewajibannya agar custom bond tidak ditarik oleh pemerintah.

Baca Juga: Asuransi Properti All Risk: Pengertian, Manfaat, Cara Klaim, dan Simulasi Premi

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Asuransi Penjaminan

Sebelum membeli produk keuangan, seperti asuransi penjaminan kredit, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal-hal tersebut, di antaranya:

  • Mempelajari proposal penawaran yang diberikan oleh agen asuransi, terutama mengenal risiko yang ditanggung dan tidak ditanggung
  • Persyaratan yang harus dipenuhi sebelum membeli produk
  • Cara membayar premi dan tanggal jatuh tempo pembayaran
  • Kewajiban yang harus dipenuhi tertanggung atas kerugian atau kerusakan yang terjadi
  • Memastikan penyedia asuransi sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  • Kesesuaian data sebelum polis asuransi diterbitkan oleh penyedia asuransi

Pilih Penyedia Asuransi Penjaminan yang Paling Cocok Untukmu

Salah satu cara meminimalisir risiko keuangan yang tepat adalah dengan memiliki asuransi. Produknya tidak hanya asuransi kesehatan atau jiwa, tapi juga asuransi penjaminan kredit yang sangat berguna untuk melindungi proyek-proyek pembangunan yang sedang berjalan. 

Pilihlah penyedia asuransi penjaminan paling pas yang menawarkan manfaat sesuai dengan kebutuhan proyek. Bila perlu, tambahkan manfaat perluasan untuk mendapatkan jaminan yang lebih maksimal. Dengan demikian, proses pengerjaan proyek menjadi lebih aman karena risiko atas hal-hal yang tidak diinginkan telah dijamin oleh produk asuransi yang sesuai. 

Cermati Protect memiliki salah satu asuransi penjaminan untuk melindungi bisnis dari berbagai risiko yaitu Asuransi Kesehatan Karyawan yang memberikan perlindungan terhadap kesehatan karyawan dan keluarga mereka dengan produk asuransi kesehatan dan jiwa terbaik.

Pelajari selengkapnya dengan mengisi formulir dibawah ini!

Jangkar Kapal: Pengertian, Jenis, dan Komponennya

Jangkar Kapal: Pengertian, Jenis, dan Komponennya

Jangkar kapal merupakan alat yang dipakai untuk menambatkan kapal, sehingga kapal tersebut tidak berpindah posisi. Alat yang satu ini biasanya digunakan pada kapal yang sedang bersandar di tepi laut, sungai maupun jenis perairan lainnya. 

Namun selain ketika kapal sedang bersandar, jangkar kapal juga sering digunakan untuk mengamankan posisi kapal yang sedang berlayar. Hal ini biasanya dilakukan untuk membuat posisi kapal tetap aman dari gelombang, badai/ hembusan angin yang terlalu besar, maupun arus air yang terlalu deras. 

Apa itu Jangkar Kapal? 

Jangkar kapal adalah peralatan yang dipakai untuk menambatkan kapal, di mana alat ini akan diturunkan ke dasar laut maupun perairan lainnya tempat kapal tersebut berlayar. Jika melihat fungsinya, maka sudah tentu setiap kapal seharusnya dilengkapi alat yang satu ini setiap kali akan pergi berlayar. 

Jangkar kapal akan menjaga posisi kapal tetap stabil dan tidak berpindah posisi, meskipun gelombang maupun arus air menggerakkannya. Penggunaannya terbilang penting dan akan menjaga keamanan kapal dan seluruh muatannya selama dalam pelayaran maupun saat bersandar di dermaga. 

Pada awalnya, peralatan yang satu ini dibuat dari karung yang berisi kayu log maupun pasir yang bobotnya terbilang berat. Sebagian orang juga membuat jagkar kapal dari karung yang berisi timah yang memiliki bobot lebih berat, sehingga alat ini bisa bekerja dengan baik dan menahan kapal. 

Jangkar kapal tersebut biasanya dipakai secara manual, sehingga membutuhkan banyak tenaga untuk memasang/ menjatuhkannya ke laut. Hal ini tentu kurang efektif, mengingat alat tersebut bisa saja dibutuhkan secara mendadak dan harus segera dijatuhkan ke laut dalam waktu yang cepat. 

Namun di dalam perkembangannya, saat ini kebanyakan jangkar kapal sudah digunakan dengan bantuan mesin. Pada umumnya, alat ini akan terpasang pada forecastle deck, sehingga mudah untuk digunakan dan disimpan kembali jika sudah tidak dipakai lagi. 

Baca Juga: Fungsi Front Shovel Sebagai Alat Gali yang Perlu Diketahui

Jenis-Jenis Jangkar Kapal

Bukan hanya teknik penggunaannya saja yang mengalami perkembangan, jangkar kapal juga kini bisa ditemukan dalam berbagai jenis yang berbeda. Hal ini akan membantu para pemilik kapal lebih mudah untuk memilih jangkar yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kapal mereka. 

Secara garis besar, jangkar kapal bisa dibedakan menjadi 2 kategori yang berbeda, yakni: 

  • Kategori jangkar kapal berdasarkan peletakannya. 
  • Kategori jangkar kapal berdasarkan bentuk dan juga fungsinya. 

Masing-masing kategori di atas akan dibedakan menjadi beberapa jenis yang berbeda, antara lain: 

Jenis Jangkar Kapal Berdasarkan Peletakannya

Berikut ini adalah beberapa jenis jangkar kapal berdasarkan peletakannya: 

1. Danforth Stock Anchor 

Danforth Stock Anchor merupakan jangkar dengan daya cengkram terbaik, jika dibandingkan dengan jenis jangkar lainnya. Jangkar yang satu ini mempunyai tongkat jangkar yang memungkinkan kedua lengannya bisa menancap dengan kuat di dasar lautan. Danforth Stock juga menjadi jangkar yang paling populer di dunia perkapalan, sehingga cukup banyak digunakan. 

Pada umumnya, jangkar ini digunakan oleh kapal-kapal yang memiliki panjang lebih dari 100 kaki dan biasanya peralatan ini akan ada pada bagian gelandang orlop kapal. Selain memiliki daya cengkram yang kuat, jangkar ini juga dapat digunakan pada pasir maupun lumpur. Namun jangkar ini tidak bisa masuk ke Hawse Pipe kapal, sehingga seringkali hanya dijadikan jangkar cadangan saja. 

2. Mushroom Anchor 

Bentuknya yang mirip dengan jamur membuat jangkar yang satu ini dinamai dengan mushroom anchor. Pada umumnya, jangkar yang satu ini seringkali  dipakai pada kapal-kapal yang berukuran kecil, sebab ukuran jangkar ini memang terbilang kecil dan hanya cocok untuk kapal kecil saja.

Mushroom anchor biasanya banyak digunakan pada kapal-kapal yang beroperasi di lokasi perairan-perairan yang berlumpur. Bentuknya yang menyerupai mangkuk akan membuat jangkar ini bisa digunakan dengan baik di daerah yang perairannya berlumpur. 

3. Stockless Anchor

Stockless anchor biasanya digunakan pada kapal-kapal yang memiliki ukuran besar. Jangkar ini juga kerap disebut sebagai jangkar utama. Seperti jangkar pada umumnya, stockless anchor juga akan berfungsi untuk menjaga posisi kapal agar tidak berpindah dari posisi awalnya. Jangkar kapal yang satu ini biasanya akan dipasang pada sisi kiri dan sisi kanan kapal. 

Baca Juga: 6 Jenis Alat Berat untuk Penggalian dan Komponennya

Jenis Jangkar Kapal Berdasarkan Fungsi Dan Bentuknya

Berikut ini adalah beberapa jenis jangkar kapal berdasarkan fungsi dan bentuknya: 

1. Scream Anchor 

Jenis jangkar kapal yang satu ini memiliki ukuran yang beragam, di mana biasanya jangkar ini dilengkapi dengan sebuah jangkar arus. Scream anchor memiliki fungsi sebagai pembantu jangkar haluan, maupun jangkar arus saat kapal berlabuh di perairan dengan arus yang sangat kuat. Jangkar ini akan membantu menahan posisi buritan kapal, sehingga tidak bergeser atau berubah. 

2. Jangkar Kapal AC 14

Ini merupakan jenis jangkar kapal yang sering digunakan pada kapal-kapal aquaculture serta kapal komersial. Jenis jangkar kapal yang satu ini memiliki nilai efisiensi yang terbilang tinggi, sebab penggunaannya dapat disesuaikan dengan berat yang dibutuhkan. Namun jumlah penurunan ukurannya tidak dapat dibuat drastis, sebab ukurannya hanya dapat dibuat mendekati ukuran/ berat yang sebenarnya. 

3. Jangkar Kapal Hall

Jangkar kapal hall merupakan jenis jangkar kapal yang terbilang populer dan banyak digunakan. Jenis jangkar ini biasanya dipakai pada kapal-kapal komersil dan kapal-kapal pengangkut. Bagian bawah jangkar ini berbentuk seperti piring, sedangkan bagian atasnya menyerupai bentuk trisula. 

4. Jangkar Kapal Spek

Jenis jangkar yang satu ini terbilang mirip dengan jangkar kapal hall. Namun jika jangkar hall memiliki bentuk menyerupai piring terbuka, maka jangkar kapal spek justru menyerupai piring tertutup. Hampir sama dengan jangkar hall, jangkar kapal yang satu ini juga banyak digunakan pada kapal-kapal komersial dan juga kapal-kapal pengangkut. 

5. Jangkar Kapal Danforth

Jangkar kapal Danforth adalah jenis jangkar yang sering digunakan pada kapal boat dan juga kapal-kapal komersial lainnya. Pada umumnya, jangkar yang satu ini terbuat dari bahan baja dengan daya tahan yang tinggi, sehingga jangkar ini dapat memberikan cengkeraman maksimal saat menahan laju kapal. 

6. Jangkar Kapal Stevin

Jangkar kapal yang satu ini biasanya digunakan untuk keperluan offshore. Jangkar ini mampu menahan beban yang tinggi, sehingga cocok digunakan untuk offshore. Masuk ke dalam kategori type high holding power anchor, jangkar kapal stevin memang didesain secara khusus untuk memiliki kemampuan baik dalam menahan beban yang tinggi.  

Apa saja Komponen Jangkar Kapal? 

Jangkar kapal terdiri dari sejumlah komponen penting. Berbagai komponen inilah yang akan membantu alat yang satu ini bisa bekerja dengan baik. Berikut ini adalah beberapa komponen yang terdapat pada jangkar kapal: 

Rantai JangkarIni merupakan komponen yang akan menghubungkan jangkar kapal dengan kapal itu sendiri, sehingga jangkar tidak sampai lepas saat digunakan/ diturunkan ke laut. 
Hawse PipeKomponen yang satu ini juga dikenal dengan sebutan tabung jangkar. Hawse Pipe adalah pipa logam yang kuat dan berfungsi menjadi pengikat rantai jangkar. Hawse pipe juga memiliki diameter yang beragam, tergantung pada diameter mata rantai yang terpasang pada jangkar. 
Chain PipeChain pipe dikenal juga sebagai tabung yang terdapat di geladak kapal. Pada umumnya, komponen ini dibuat dari besi yang kuat dan akan berfungsi menjadi jalan rantai saat jangkar kapal akan diturunkan maupun dinaikkan kembali.  
Chain ControllerIni merupakan komponen yang memiliki fungsi menjadi pengontrol rantai saat jangkar diturunkan. Chain controller akan mengendalikan apakah jangkar akan diturunkan atau dinaikkan. 
Chain StopperChain Stopper merupakan komponen yang memiliki fungsi menjadi alat untuk menghentikan laju rantai saat jangkar diturunkan. Hal ini biasanya dilakukan ketika jangkar kapal sudah menyentuh dasar laut, meskipun rantai jangkar masih tersisa di kapal. 

Baca Juga: Perhatikan Ini Sebelum Membeli Asuransi Alat Berat

Jangkar Kapal Membantu Mengamankan Pelayaran 

Jangkar merupakan alat yang digunakan untuk menahan posisi kapal tetap stabil dan tidak sampai berpindah posisi. Alat yang satu ini biasanya bisa ditemukan dalam berbagai jenis, bahkan ukurannya juga sangat beragam. Selain memilih jenis jangkar kapal yang tepat, menggunakan alat ini diwaktu yang tepat juga tak pentingnya, agar pelayaran tetap aman dan terkendali dengan baik. 

Jangkar kapal, sebagai alat berat penting, juga membutuhkan perlindungan asuransi yang memadai. Dapatkan perlindungan terbaik untuk semua alat berat Anda, termasuk jangkar kapal, dengan produk asuransi umum dari Cermati Protect. Lindungi investasi Anda dan pastikan kelancaran operasi dengan perlindungan yang komprehensif dan handal. Pelajari selengkapnya dengan mengisi formulir dibawah ini!

9 Cara Packing Barang Online Shop yang Mudah

9 Cara Packing Barang Online Shop yang Mudah

Packing atau pengemasan adalah salah satu tahap yang biasa dilakukan saat berjualan online. Mengingat barangnya akan dikirim ke luar kota atau pulau, maka seller perlu mengemas barang sebaik mungkin agar barang tetap aman selama pengiriman. Khususnya adalah barang pecah belah, kosmetik, bahan makanan, dan peralatan dapur. 

Kurangnya perhatian terhadap pengemasan menjadi pemicu rusaknya barang saat sampai ke tangan konsumen. Sebagai seller, kamu tentu tidak menginginkannya karena ini dapat mengurangi tingkat kepercayaan konsumen terhadap tokomu. Dalam jangka panjang, bisa mengakibatkan omset jualan menjadi merosot. 

9 Cara Packing Barang Online Shop yang Mudah

Packing bukan hal yang sulit, tapi perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar barang aman selama di perjalanan. Berikut 10 cara packing barang online yang bisa dicoba dari sekarang.

1. Pilah Sesuai Jenis Barang

Sebelum membeli perlengkapan packing, sebaiknya pilah produk yang akan dijual di online shop sesuai dengan jenisnya. Kenali pula material dari produk tersebut. Apakah produknya cepat pecah, elastis, atau mudah busuk.

Memilah sesuai jenis barang akan memudahkan kamu dalam proses pengemasan nanti. Sebab, kamu tahu material pembungkus mana yang paling tepat untuk membungkus barang-barang yang dijual di online shop. Alhasil, barang aman selama pengiriman dan dapat sampai ke tangan penjual tanpa cacat sedikit pun. 

2. Gunakan Pembungkus yang Cocok

Cara packing barang online selanjutnya adalah menggunakan pembungkus yang pas. Jika barang yang dijual lentur, kecil, dan tidak mudah rusak, kamu hanya perlu membungkusnya dengan kardus atau plastik yang sudah dilapisi bubble wrap saja. Jika barangnya keras dan mudah pecah, kamu bisa bungkus dengan styrofoam, packing kayu, dan bubble wrap yang tebal.

Gunakan pembungkus yang sesuai dengan ukuran barang. Tidak terlalu kecil, maupun terlalu besar. Selain karena alasan hemat, ukuran yang pas dapat menghindari benturan yang tidak diinginkan selama pengiriman yang dapat membuat barang rusak. 

3. Tambahkan Pelindung

Apa saja jenis barang yang ingin dikirimkan, jangan lupa untuk menambahkan pelindung. Tujuannya untuk menambahkan perlindungan maksimal pada barang yang akan dikirimkan kepada pembeli. Alhasil, barangnya tidak bercacat sedikit pun dan pembeli puas atas pembeliannya.

Pelindung tambahan yang dapat digunakan, seperti styrofoam, bubble wrap, packing kayu, strapping band, dan shrink film. Kamu bisa sesuaikan packing dengan jenis barang yang dikirimkan untuk menghindari kerusakan yang tidak diinginkan. Jangan ragu untuk gunakan pelindung berlapis-lapis jika memang diperlukan.  

4. Lengkapi Informasi Produk

Meski sudah dikemas dengan rapi dan aman, tapi packing kurang afdol rasanya jika tidak dilengkapi dengan informasi produk. Informasi ini dapat berupa jenis barang yang dibeli, ukuran, dan kuantitas pembelian. Hal ini dipercaya dapat menambah rasa aman saat pembeli membuka paket.

Selain itu, menambahkan informasi produk dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pembeli. Hal ini secara perlahan dapat membangun kredibilitas bisnis kamu di mata pembeli. Kamu tentu menginginkannya, bukan?

Baca Juga: 9 Cara Belanja Online dari Luar Negeri, Dijamin Untung!

5. Isi Ruang yang Kosong

Pastikan kamu sudah mengisi semua ruang yang kosong di dalam pembungkus sebelum mengirimkannya ke pihak ekspedisi. Pengisian ruang kosong bertujuan untuk menghindari guncangan pada barang yang  dapat merusak barang itu sendiri. Khususnya untuk barang yang mudah pecah, lunak, dan mudah patah.

Kamu bisa menambahkan kertas atau bubble wrap di sisi kanan dan kiri kardus packing yang sesuai. Jika terlalu padat, justru muncul tonjolan yang membuat tampilan packing menjadi kurang bagus. Selain itu, ada kemungkinan kardus packing menjadi sobek karena terlalu banyak muatan di dalamnya. 

6. Gunakan Kemasan yang Eco-Friendly

Packing membutuhkan biaya yang lumayan besar. Jika ingin lebih hemat, kamu bisa menggunakan kemasan eco-friendly atau kemasan ramah lingkungan. Kemasan ini adalah kemasan daur ulang yang dipercaya dapat mengurangi penggunaan plastik dan produksi sampah plastik.

Saat ini, semakin banyak pula konsumen yang peduli terhadap kondisi di lingkungan sekitar. Dengan menerapkan cara ini, kamu ikut mendukung kelestarian lingkungan yang secara otomatis dapat menarik perhatian calon pembeli. 

7. Pastikan Tampilan Kemasan Cantik

Selain untuk melindungi produk, penggunaan kemasan dapat dijadikan sebagai daya tarik untuk meningkatkan daya beli konsumen. Selain itu, kemasan juga menjadi identitas dari bisnis yang sedang kamu jalankan. Gunakan kemasan yang cantik, rapi, dan unik agar bisnis menjadi lebih mudah dikenali oleh konsumen.

Misalnya, menggunakan warna yang mencolok, tapi bukan yang terlalu ramai agar kemasan tetap enak dilihat. Beberapa konsumen membeli dikarenakan kemasan yang digunakan atraktif. Kemasan dapat disematkan dengan pita atau kartu ucapan tertentu sebagai bentuk komunikasi tidak langsung dengan pembeli. 

8. Tulis Identitas Penerima dengan Jelas

Jika sudah terbungkus dengan rapi, cara packing selanjutnya adalah pastikan nama penerima sudah jelas dan lengkap. Semakin lengkap dan detail alamat pengiriman, maka semakin kecil pula kemungkinan untuk salah kirim. Jika kamu berjualan di marketplace, kamu bisa menggunakan fitur cetak resi yang lengkap. 

Jika alamat yang dicantumkan pembeli kurang lengkap, jangan ragu untuk menghubungi pembeli terlebih dahulu sebelum mengirimkan barang. Jika alamat tidak lengkap, maka paket akan dikembalikan kepada penjual. Pengembalian paket ini biasanya dikenakan biaya oleh marketplace yang bersangkutan. 

9. Gunakan Jasa Kirim Terpercaya

Cara packing barang online shop yang terakhir adalah menggunakan jasa kirim terpercaya. Tentunya, dengan tarif yang terjangkau pula untuk mengurangi biaya pengiriman, khususnya jika kamu menanggung biaya kirim barang. Kirimkan paket sesuai ekspedisi yang dipilih oleh konsumen untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Misalnya, adanya komplain dari pembeli karena resi paket tidak dapat dilacak. Komplain seperti ini dapat merusak kredibilitas toko online, terutama toko yang baru merintis. Akibatnya, pembeli kapok melakukan transaksi di kemudian hari.

Baca Juga: Tips Belanja Online Aman dan Bebas Masalah

3 Jenis Packing Super Aman

Bubble wrap dan kardus merupakan dua jenis packing yang paling banyak digunakan oleh pelaku bisnis online. Padahal, masih ada 3 jenis packing lain yang diklaim super aman. Ketiga packing tersebut, antara lain.

1. Packing Kayu

Jenis packing super aman pertama adalah packing kayu. Memang, biaya kirim packing berbahan kayu lebih mahal. Akan tetapi, bahan yang satu ini memiliki beberapa kelebihan, di antaranya:

  • Meminimalisir guncangan atau benturan pada barang
  • Dapat disesuaikan dengan ukuran barang
  • Tahan terhadap korosi
  • Ramah lingkungan

Packing kayu dapat digunakan untuk pengiriman ke luar kota, bahkan luar negeri sekalipun. Perlu diketahui bahwa packing kayu hanya digunakan untuk perlindungan dari luar saja. Kamu tetap perlu melapisi barang dari dalam sebelum memasukkannya ke dalam box kayu. 

2. Packing Strapping Band

Dari jenis-jenis bahan packing yang ada, kamu bisa memilih strapping band sebagai salah satu material pembungkus barang. Terdapat tiga jenis strapping band yang terbuat dari bahan yang berbeda, di antaranya:

  • Strapping polypropylene, terbuat dari bahan plastik yang dapat digunakan untuk mengikat barang kiriman berupa kertas, pakaian, makanan, dan peralatan sehari-hari
  • Strapping steel, terbuat dari baja dan dapat digunakan untuk mengikat bahan-bahan bangunan, peralatan industri berat, dan baja
  • Strapping polyester, terbuat dari polyester dan dapat digunakan untuk mengikat bahan yang kaku, seperti logam, ubin, kayu, botol, dan batu-bata

3. Packing Shrink Film

Jenis packing barang super aman yang terakhir adalah shrink film. Kemasan ini terbuat dari bahan plastik tipis, lalu dilem dan dibentuk sesuai dengan ukuran barang yang ingin dikirimkan. Shrink film sering digunakan oleh penjual makanan, terutama penjual roti dan makanan ringan. 

Salah satu kekurangan shrink film adalah tidak dapat digunakan untuk membungkus barang yang berukuran besar. Jadi, kemasan ini memang ditujukan untuk barang-barang berukuran kecil saja. 

Baca Juga: 5 Pilihan Asuransi Pengiriman Terbaik di Indonesia

Cek Ulang Barang Sebelum Dikirimkan ke Ekspedisi

Itu dia cara packing barang online shop yang dapat kamu terapkan jika ingin memulai bisnis online. Sebelum mengirimkan barang ke pihak ekspedisi, pastikan kamu sudah memeriksanya kembali. Cek kembali alamat penerima, kondisi kemasan, dan lem yang digunakan sebagai perekat.

Pastikan semuanya sudah terbungkus dengan kondisi rapi dan baik, jadi kamu bisa langsung serahkan ke bagian ekspedisi untuk dikirimkan ke alamat pembeli. Jangan lupa minta pembeli untuk foto atau video saat membuka paket sebagai bukti pendukung saat ingin melakukan klaim. Misalnya, karena barang rusak, salah produk, atau kuantitasnya tidak sesuai yang dibeli. 

Manfaatkanlah asuransi pengiriman dan logistik dari Cermati Protect untuk memberikan perlindungan yang solid terhadap risiko kerusakan dan kehilangan selama proses pengiriman barang. Dengan perlindungan ini, Anda dapat mengirimkan barang dengan lebih tenang, mengetahui bahwa barang yang dikirim Anda aman dan terlindungi sepanjang perjalanan.

Alat Berat Loader: Fungsi, Jenis, Komponen dan Cara Kerja

Alat Berat Loader: Fungsi, Jenis, Komponen dan Cara Kerja

Loader merupakan salah satu alat berat yang digunakan dalam proyek konstruksi. Alat ini berguna untuk memuat hasil galian atau material dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Pemindahan dapat dilakukan dalam jarak yang tidak terlalu jauh. 

Alat ini dapat bekerja secara efisien di daerah yang rata dan keras. Produktivitas sebuah loader sangat tergantung pada material, kapasitas, ukuran bucket, wilayah pergerakan, siklus dan waktu kerja loader. Untuk lebih jelasnya mengenai loader, simak penjelasan di bawah ini. 

Fungsi Alat Berat Loader

Loader adalah alat berat yang memiliki fungsi yang beragam, di antaranya:

  • Memuat material berupa pasir, kerikil, batu, dan tanah untuk dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain dengan bantuan dump truck
  • Menggali material di lokasi tertentu, seperti di lokasi konstruksi dan pertambangan
  • Membersihkan material atau sisa-sisa pekerjaan konstruksi atau saat pembuatan drainase
  • Memindahkan material, seperti biji logam dan batu bara ke tempat pemrosesan

Jenis-jenis Loader

Loader hadir dengan spesifikasi yang berbeda-beda, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Ada 2 jenis loader yang biasa digunakan, di antaranya.

1. Wheel Loader

Adalah jenis loader yang paling sering ditemui di dalam suatu proyek. Wheel loader memiliki roda yang dapat bergerak cepat pada permukaan yang rata dan keras. Wheel loader dibagi menjadi tujuh jenis, yaitu:

  • Compact wheel loader, yaitu loader yang dirancang untuk daerah pekerjaan yang relatif sempit, seperti kebun dan taman.
  • Compact track loader, yaitu loader berukuran kecil yang menggunakan track sebagai penggerak. Loader ini dapat digunakan pada lokasi yang berlumpur dan licin, seperti lokasi pertambangan saat musim hujan.
  • Backhoe loader, yaitu loader yang memiliki bucket di bagian depan dan belakang. Loader ini dapat digunakan untuk pekerjaan penggalian maupun pemuatan material.
  • Skid steer loader, yaitu loader yang digerakkan oleh roda skid. Loader biasa digunakan untuk memuat material ke dalam sebuah truk.
  • Integrated tool carrier, yaitu loader yang dilengkapi alat bantu, seperti garpu palet atau attachment lainnya. Loader dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan, seperti memuat atau membongkar muatan, dan memindahkan alat berat.
  • Front end loader, yaitu loader yang berguna untuk memuat dan mengangkut material di depan mesin. Loader sering ditemukan pada proyek konstruksi jalan raya dan pertambangan.
  • Payloader, yaitu loader berukuran besar yang digunakan untuk mengangkut dan memuat material berat. Loader bisa ditemukan di proyek pertambangan, khususnya pekerjaan penggalian.

2. Crawler Loader

Alat ini memiliki fungsi yang sama seperti wheel loader, yaitu untuk memuat material ke dalam dump truck. Crawler loader bekerja dengan menggabungkan stabilitas traktor dan kemampuan wheel loader guna menghasilkan kerja yang maksimal. 

Dari segi mobilitas, crawler loader cenderung lebih lambat daripada wheel loader. Hanya saja, alat ini dapat digunakan pada semua medan. Mulai dari medan yang luas, sempit, berlumpur, hingga tanah liat. 

Baca Juga: Motor Grader: Fungsi, Cara Kerja, dan Komponennya

Jenis-jenis Ban pada Loader

Terdapat 5 jenis ban yang digunakan loader. Ban berfungsi sebagai penggerak untuk membantu memindahkan material ke lokasi yang diinginkan. Adapun kelima jenis bank loader, di antaranya:

Bank Solid LoaderBan pertama adalah solid loader. Ban ini terbuat dari material khusus yang membuatnya mampu bergerak secara leluasa ke tempat yang diinginkan. Salah satu kelebihan dari ban ini adalah mampu bergerak dengan baik pada medan yang berlumpur. 
Ban Turf PatternPola ban yang menyerupai rumput membuatnya mampu melewati permukaan tanah yang lunak, seperti tanah yang dikelilingi rumput liar. Ban memiliki tekanan yang rendah, sehingga ban mampu bergerak seimbang saat membawa beban yang berat. 
Ban Skid SkeeterJenis ban selanjutnya adalah bank skid skeeter. Tidak semua alat berat loader menggunakan ban yang satu ini karena ukurannya termasuk kecil. Meski demikian, ban mampu mengontrol rim pada medan yang sangat terjal. Selain itu, ban juga mampu memadukan 50 persen gaya gesek. 
Ban LugBan lug terbuat dari material dan tapak yang keras, sehingga mampu memberikan gaya gesek dan tarikan yang baik di medan yang terjal. Ban memiliki performa yang baik dan dapat bergerak secara seimbang, meski jalanan rusak dan berlumpur sekalipun. 
Ban Lug IndustriBan yang terakhir adalah ban lug industri yang biasa digunakan untuk keperluan industri. Ban ini memiliki fungsi ganda, jadi dapat digunakan untuk semua tipe permukaan jalan. Misalnya, jalan beton, lunak, dan jalan yang gembur. 

Komponen dan Cara Kerja Loader

Loader terdiri dari beberapa komponen yang memiliki cara kerjanya masing-masing. Berikut ini komponen loader yang perlu diketahui.

FrameFrame atau rangka merupakan bagian utama dari loader. Fungsinya adalah untuk menopang komponen mesin. Bagian ini terbuat dari bahan yang kokoh dan kuat, seperti baja, sehingga mampu menahan beban yang berat selama dioperasikan di berbagai medan. 
EngineEngine atau mesin merupakan komponen yang menggerakkan loader, mulai dari roda, sistem hidrolik, dan bucket. Mesin loader menggunakan bahan bakar diesel. Tenaga yang dihasilkan saat mesin dihidupkan cukup besar, sehingga loader dapat menggerakkan komponen berat lainnya dengan sempurna. 
Sistem HidrolikSistem hidrolik berfungsi untuk melakukan fungsi hidrolik, seperti pengereman, pengontrolan, dan pengoperasian komponen pada loader. Sistem ini menggunakan cairan hidrolik untuk menggerakkan piston dan silinder yang terdapat pada hidrolik. 
Sistem TransmisiSelain sistem hidrolik, loader juga memiliki sistem transmisi yang berguna untuk mentransfer tenaga dari mesin ke roda penggerak. Terdapat dua jenis sistem transmisi yang digunakan, yaitu transmisi manual dan otomatis. Sistem transmisi dilengkapi dengan kecepatan tertentu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.
BucketBucket merupakan komponen yang terpasang pada bagian lengan atau arm. Komponen ini digunakan sebagai wadah untuk memuat dan mengangkut material. Jenis-jenis bucket yang digunakan berupa bucket standar, bucket yang dilengkapi dengan gigi, atau bucket khusus untuk menggali material yang berat. 
RodaRoda merupakan komponen yang membantu menggerakkan loader saat beroperasi. Ukuran roda yang digunakan pada loader lebih besar daripada kendaraan pada umumnya. Hal ini tergantung pada kondisi lapangan dan berat material yang akan diangkut. 
KabinKomponen terakhir adalah kabin, yaitu tempat kerja operator. Komponen ini dilengkapi dengan kursi, alat kemudi, dan tuas untuk menggerakkan loader. Kabin dilengkapi dengan ventilasi dan sistem penerangan yang cukup baik untuk memudahkan operator saat mengoperasikan loader. 

Baca Juga: Mengenal Power Shovel dan Alat Penggali Lainnya

Kelebihan Loader Dibanding Alat Berat Lainnya

Loader memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan alat berat yang memiliki fungsi untuk memuat dan mengangkut material, seperti excavator. Beberapa kelebihan loader, di antaranya.

1. Memiliki Mobilitas yang Tinggi

Kelebihan pertama adalah loader memiliki mobilitas yang tinggi. Loader dapat digunakan di berbagai jenis proyek, seperti pertambangan, konstruksi, dan proyek penggalian. Medan yang dapat dilaluinya dapat berupa medan berkerikil dan keras dengan hasil kerja yang maksimal. 

2. Kapasitas Angkut yang Besar

Loader merupakan salah satu alat berat yang memiliki kapasitas angkut yang besar. Alat ini dapat memuat material dalam jumlah banyak secara sekaligus, sehingga pekerjaan menjadi cepat terselesaikan. Kapasitas angkutnya sesuai dengan konsumsi bahan bakarnya yang besar pula selama beroperasi. 

3. Dapat Dipasang Attachment Tambahan

Kelebihan terakhir adalah memiliki ruang atau space untuk memasang attachment tambahan. Misalnya, garpu palet, mesin penghancur, dan attachment lainnya sesuai dengan kebutuhan proyek. Dengan attachment ini, maka fungsi loader pun meningkat otomatis. 

Baca Juga: Mengenal Crawler Bulldozer dan Jenis Bulldozer Lainnya

Pilih Loader yang Memiliki Spesifikasi yang Sesuai

Setiap alat berat memiliki spesifikasi yang berbeda-beda, tergantung kebutuhan proyek yang sedang dikerjakan. Anda perlu memilih salah satu jenis loader yang paling sesuai agar kinerjanya menjadi tepat sasaran. Apakah loader yang digunakan adalah wheel loader atau crawler loader karena keduanya sama-sama sering digunakan untuk proyek konstruksi dan pertambangan. 

Cari informasi sebanyak-banyaknya dan bandingkan setiap produk loader. Setelah menentukan pilihan, jangan lupa merawat loader yang sering digunakan dalam proyek untuk meminimalisir biaya-biaya yang tidak diinginkan. Bila perlu sertakan asuransi alat berat untuk memaksimalkan proteksi pada loader mengingat harganya yang mahal, begitu pula dengan perawatannya.

Jangan abaikan pentingnya asuransi untuk melindungi alat berat loader Anda. Dapatkan produk asuransi umum terbaik yang untuk melindungi alat/mesin berat di Cermati Protect, untuk perlindungan maksimal terhadap alat berat Anda.

Paku Bumi: Pengertian, Jenis, Keunggulan dan Kekurangannya

Paku Bumi: Pengertian, Jenis, Keunggulan dan Kekurangannya

Paku bumi adalah salah satu elemen yang dibutuhkan dalam proses pembangunan konstruksi berukuran besar atau bertingkat. Istilah yang satu ini bukanlah sesuatu yang baru lagi, terutama untuk orang-orang yang bekerja di bidang konstruksi bangunan. 

Pada dasarnya, pembuatan konstruksi bangunan berukuran besar memang membutuhkan perhitungan dan ketelitian yang tinggi. Selain itu, berbagai elemen penting dalam konstruksi juga tak bisa diabaikan, termasuk paku bumi yang akan memegang peranan penting sebagai dasar bangunan itu sendiri. 

Apa itu Paku Bumi? 

Paku bumi adalah sebuah tiang yang akan berfungsi untuk menahan gaya tegak lurus sebuah bangunan dari atas, di mana tekanan ini kemudian akan disalurkan kepada sumbu pancang hingga ke lapisan tanah yang terdapat di bawahnya. 

Paku bumi juga dikenal dengan istilah tiang pancang. Ini merupakan elemen yang akan memberi dukungan pada bangunan konstruksi bertingkat. Pada umumnya, paku bumi ini terbuat dari bahan baja atau beton, tergantung pada kebutuhan bangunan itu sendiri. 

Paku bumi yang dibuat dari beton biasa dikenal sebagai paku bumi beton. Sedangkan paku bumi yang terbuat dari bahan baja biasanya akan dibuat dalam bentuk silinder yang panjang. Secara garis besar, paku bumi ini berbentuk lurus panjang dengan bagian ujung yang runcing. 

Sebagian orang kerap berpendapat jika paku bumi ini berbentuk seperti sebuah rudal. Pada dasarnya, bentuk paku bumi yang runcing pada ujungnya seperti ini diharapkan bisa mempermudah pemasangan/ penancapan paku bumi tersebut ke dalam tanah. 

Penggunaan paku bumi banyak dilakukan pada proyek berukuran besar, salah satunya dalam proyek LRT Jabodetabek. Pada proyek ini paku bumi digunakan menjadi pondasi penahan tekanan dan beban untuk U Shaped Girder.

Baca Juga: Mengenal Bor Tanah: Pengertian, Jenis, Sistem Kerja, dan Tips Memilihnya

Jenis-Jenis Paku Bumi

Paku bumi biasanya berbentuk segi empat maupun silinder. Pemilihan bentuk dan jenis paku bumi ini tentu akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan bangunan yang akan didirikan itu sendiri. Meski terlihat mirip, masing-masing jenis paku bumi ini akan memiliki fungsi masing-masing. 

Berikut ini adalah beberapa jenis paku bumi yang biasa digunakan dalam pembangunan: 

Paku Bumi BetonPaku bumi yang juga dikenal dengan nama concrete pile ini terbuat dari material beton. Proses pembuatan beton itu sendiri dapat dilakukan dengan sejumlah cara, salah satunya dengan cara melakukan proses cor secara langsung di tempat, saat paku bumi akan digunakan. 
Selain itu, pembuatan beton ini juga bisa dilakukan di tempat terpisah, seperti di pabrik atau lokasi lainnya. Saat ini, ada sejumlah pabrik yang memproduksi paku bumi dengan bahan material beton. Sedangkan bentuk paku bumi jenis ini bisa ditemukan dalam bentuk silinder maupun persegi panjang. 
Paku Bumi BajaPaku bumi baja juga dikenal nama steel pile. Pada umumnya, jenis paku bumi yang satu ini dibuat dalam bentuk menyerupai pipa, meskipun sebagian lainnya bisa ditemukan dalam bentuk persegi panjang. Paku bumi baja yang berbentuk persegi panjang ini biasanya akan dipakai dalam pembangunan konstruksi tertentu. 
Paku Bumi KayuJenis paku bumi yang satu ini juga biasa disebut timber pile dan sebagian besar dipakai untuk pembuatan pembangunan rumah panggung yang banyak ditemukan di wilayah Sumatera dan juga Kalimantan. Selain itu, timber pile juga sering dipakai dalam pembangunan rumah nelayan yang biasanya berdiri di kawasan pesisir laut maupun pinggiran sungai.  
Paku bumi ini dibuat menggunakan kayu khusus yang memiliki struktur keras dan tidak mudah lapuk. Hal ini penting, agar paku bumi tersebut bisa berumur panjang dan digunakan secara maksimal. Meski berisiko mengalami pelapukan, jenis paku bumi yang satu ini tetap banyak diminati hingga saat ini. 

Jenis-Jenis Pondasi Paku Bumi 

Pondasi paku bumi dapat dibedakan ke dalam beberapa jenis berikut ini: 

Pondasi Paku Bumi KayuPondasi paku bumi yang satu ini menggunakan material kayu menjadi bahan utamanya. Materialnya yang terbuat dari kayu akan memberikan fungsi yang baik, jika lingkungan sekitarnya juga mendukung. Hal ini berkaitan dengan cuaca maupun kondisi lingkungan itu sendiri yang bisa saja menimbulkan pelapukan pada kayu. Selain itu, pemilihan jenis kayu yang keras dan kokoh juga tak kalah pentingnya, agar pondasi ini awet dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang. 
Pondasi Paku Bumi Baja ProfilHampir semua paku bumi yang menggunakan bahan baja dibuat berbentuk pipa maupun plat “H”. Material pondasi yang satu ini terbilang ringan, namun memiliki daya tahan yang tinggi. Bukan hanya itu saja, paku bumi yang satu ini juga akan begitu mudah untuk disambung dengan komponen bangunan lainnya yang digunakan pada konstruksi. 
Pondasi Paku Bumi Beton PracetakPondasi paku bumi yang satu ini terbuat dari beton dan pada umumnya sudah dicetak jadi dari pabrik khusus. Paku bumi ini bisa ditemukan dalam berbagai bentuk, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan konstruksi itu sendiri. 
Pondasi Paku Bumi Beton PratekanPondasi paku bumi beton pratekan termasuk salah satu jenis pondasi yang terbilang kuat. Bahan baku pondasi ini dibuat dari kombinasi baja dengan beton, sehingga memberikan hasil pondasi yang kokoh.  Namun jika dilihat dari bahan bakunya, maka sudah jelas jenis pondasi paku bumi yang satu ini akan membutuhkan budget yang lumayan besar.  
Pondasi Paku Bumi KompositPondasi yang satu ini juga dibuat dari perpaduan material baja dengan beton, sehingga memiliki ketahanan yang tinggi. Pondasi komposit juga bisa awet saat digunakan dalam waktu yang panjang, sehingga cocok untuk konstruksi besar. Namun sebagaimana pondasi yang menggunakan baja dan beton, harga pondasi ini juga tentu akan cukup mahal dan penggunaannya akan menelan banyak biaya. 

Baca Juga: Mengenal Bahan Material Konstruksi dan Tips Memilihnya

Keunggulan Pondasi Paku Bumi 

Berikut ini adalah beberapa keunggulan yang bisa didapatkan dari pondasi paku bumi:

1. Kuat dan Kokoh 

Sebagian besar pondasi paku terbuat dari bahan beton yang memiliki struktur kokoh dan kuat. Paku bumi akan menopang bangunan dengan baik, sebab didukung dengan strukturnya yang memadai untuk kebutuhan tersebut. Bukan hanya untuk bangunan berskala kecil saja, paku bumi berbahan beton ini biasanya menjadi pilihan banyak orang dalam pembangunan konstruksi bertingkat atau berukuran besar. 

2. Awet dan Tahan Lama 

Tambahan paku bumi pada pondasi bangunan akan membuat konstruksi bangunan menjadi lebih kokoh. Hal ini tentu akan membuat bangunan kuat dan bisa berumur panjang, tanpa perlu khawatir dengan pergeseran atau gangguan lainnya terkait dengan struktur dasar bangunan tersebut. 

3. Mengurangi Aktivitas Penggalian Tanah

Penggunaan paku bumi yang sudah siap dipasang/ ditanam tentu akan jauh lebih aman, jika dibandingkan dengan pembangunan pondasi manual dengan galian. Penggalian tanah yang terlalu banyak sangat berisiko menimbulkan pergeseran tanah di masa mendatang, sehingga kondisi bangunan juga bisa saja mengalami kerusakan. 

4. Memadatkan Material Tanah di Sekitarnya

Penanaman paku bumi yang dilakukan dengan alat khusus tidak akan menimbulkan pergeseran besar pada tanah. Namun sebaliknya, proses ini akan membuat tanah di sekitar paku bumi menjadi lebih padat, sehingga risiko pergeseran tanah juga bisa dihindari. 

Kekurangan Pondasi Paku Bumi 

Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari pondasi paku bumi yang perlu dipahami dengan baik:

1. Membutuhkan Proses Produksi yang Lebih Lama

Pembuatan pondasi paku bumi akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini tentu akan membuat proses pembangunan menjadi lebih panjang lagi, terutama jika pondasi ini dibuat saat pembangunan sudah akan dimulai. 

2. Harganya Lebih Mahal

Penggunaan material yang berkualitas pada pondasi paku bumi tentu saja akan berpengaruh pada harganya. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat paku bumi memang cukup mahal, terutama jika dibuat menggunakan material yang berkualitas seperti baja dan beton. Hal ini tentu patut menjadi pertimbangan sejak awal, terutama jika budget yang dimiliki terbatas. 

Baca Juga: Mengenal Pondasi Bored Pile yang Membuat Bangunan Kokoh

Dapatkan Konstruksi Bangunan Kokoh dengan Paku Bumi 

Paku bumi merupakan tiang penyangga yang akan menopang bangunan tetap kokoh dan tidak mengalami pergeseran. Komponen bangunan yang satu ini bisa dibuat dengan menggunakan berbagai material. Pilih jenis paku bumi yang tepat, agar bangunan tetap kokoh dan awet hingga waktu yang lama.

Dalam membangun konstruksi bangunan dengan baik, pemilihan alat berat yang tepat juga sangat mempengaruhi proses pembangunan, membuat alat berat sebagai alat investasi bisnis yang memerlukan perlidnungan asuransi yang tepat dari berbagai risiko kerusakan sampai kehilangan.

Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum terbaik untuk melindungi baik mesin dan alat berat untuk pembangunan dari berbagai risiko. Pelajari selengkapnya dengan mengisi formulir dibawah ini!

Jenis-Jenis Asuransi Pengiriman Barang

Jenis-Jenis Asuransi Pengiriman Barang

Risiko dalam mengirimkan barang selalu ada, khususnya barang yang harganya mahal. Jika barang rusak atau hilang, perusahaan ekspedisi adalah pihak yang sering kali disalahkan karena mereka ini bertindak sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Namun, risiko yang terjadi dapat diantisipasi tingkat kerugiannya dengan membeli produk asuransi pengiriman barang.

Asuransi pengiriman barang memberikan perlindungan selama barang dikirimkan, baik melalui perjalanan darat, laut, maupun udara. Selain itu, asuransi juga memiliki peran untuk menjamin keamanan barang saat transit. Alhasil, barang dapat sampai ke tangan penerima dengan selamat tanpa cacat sedikit pun.

3 Alasan Pentingnya Asuransi Pengiriman Barang

Pengangkutan yang dilakukan oleh perusahaan ekspedisi sebaiknya dilengkapi dengan asuransi. Berikut ini 3 alasan pentingnya asuransi, di antaranya:

  • Alur pengiriman barang, khususnya kargo memiliki tingkat risiko yang besar
  • Pengiriman yang tidak berjalan dengan lancar dapat merugikan pihak penjual
  • Asuransi memberikan jaminan perlindungan maksimal selama pengiriman untuk semua jenis barang

Beberapa risiko yang sering terjadi dalam pengiriman barang, di antaranya:

  • Terjadi perampokan
  • Kapal karam yang disebabkan karena ombak yang besar dan tinggi, serta bertabrakan dengan terumbu karang

1. Manfaat dari Asuransi Pengiriman Barang

Dalam dunia logistik, kasus barang rusak atau hilang lumayan sering terjadi. Menyertakan asuransi pengiriman barang secara otomatis dapat menjamin risiko yang muncul selama proses pengiriman. Untuk lebih jelasnya, berikut ini manfaat dari asuransi pengiriman barang.

2. Mencegah Munculnya Biaya Tambahan

Bagi yang suka berbelanja online, adanya asuransi pengiriman secara otomatis akan mengurangi biaya tambahan yang tidak diinginkan. Jika terjadi kerusakan pada barang yang dibeli saat membuka paket, maka Anda bisa mengajukan klaim kepada penyedia asuransi. Caranya dengan mengisi formulir klaim dan melampirkan bukti kerusakan, baik berupa foto maupun video.

Tanpa asuransi, maka kerusakan ditanggung sendiri oleh pembeli. Bisa dibayangkan berapa biaya tambahan yang dikeluarkan jika harga barangnya mahal. Jadi, menyertakan asuransi pengiriman adalah opsi terbaik untuk meminimalisir risiko atau kerugian. 

3. Menciptakan Ketenangan Selama Pengiriman

Membeli barang jauh lebih tenang dengan menyertakan asuransi pengiriman, terlepas dari harga barangnya. Asuransi otomatis memberikan perlindungan atas barang yang dikirimkan. Tugas Anda cukup memantau posisi pengiriman dengan melacak nomor resi di dalam fitur tracking ekspedisi. 

4. Ganti Rugi Lebih Besar daripada Premi Asuransi

Manfaat terakhir adalah ganti rugi yang didapatkan jauh lebih besar dibandingkan jumlah premi yang dibayar saat menyertakan asuransi pengiriman barang. Perbedaannya cukup signifikan, bisa mencapai ratusan hingga jutaan rupiah. Hal ini tergantung dari harga barang yang dibeli dan biaya perbaikan yang harus dibayar saat barang rusak. 

Baca Juga: 10 Ekspedisi Pengiriman Besar yang Patut Dicoba

Jenis-Jenis Asuransi Pengiriman Barang

Setiap jenis asuransi menawarkan keuntungan yang berbeda-beda. Di Indonesia sendiri, terdapat tiga jenis asuransi pengiriman barang. Ketiganya adalah sebagai berikut.

Asuransi Pengiriman Barang Melalui DaratAdalah produk asuransi yang memberikan jaminan kerugian atau kehilangan barang selama proses pengiriman melalui jalur darat. Seperti yang diketahui, pengiriman darat cukup berisiko, khususnya jika armada mengangkut barang pecah belah, makanan, dan hasil pertanian. Dengan asuransi, maka kerugian yang timbul selama pengiriman akan ditanggung oleh penyedia asuransi yang sudah bekerja sama dengan perusahaan ekspedisi. 
Asuransi Pengiriman Barang Melalui UdaraAdalah produk asuransi yang memberikan jaminan kerugian atau kehilangan barat selama proses pengiriman melalui jalur udara. Besarnya kemungkinan kecelakaan di udara dapat diantisipasi dengan asuransi ini, sehingga barang dapat sampai ke alamat penerima dengan selamat. Selain insiden kecelakaan, risiko barang hilang atau tertukar sering terjadi di dalam pengiriman udara. 
Asuransi Pengiriman Barang Melalui LautAdalah produk asuransi yang memberikan jaminan kerugian atau kehilangan barat selama proses pengiriman melalui jalur laut. Barang yang dikirim lewat laut berisiko mengalami kerusakan karena goncangan selama di atas kapal, risiko terendam air, dan jatuh ke laut saat bongkar muatan dilakukan oleh petugas. Dengan asuransi, maka risiko yang terjadi berada di luar tanggung jawab penjual dan pembeli. 

Jenis-Jenis Asuransi Kapal

Bandingkan ketiga jenis pengiriman barang di atas, pengiriman melalui jalur laut bisa dibilang cukup berisiko. Melihat kondisi ini, perusahaan asuransi pun menyediakan produk asuransi kapal yang bisa dibeli oleh pemilik angkutan laut untuk menjamin kerugian yang terjadi selama pelayaran. Asuransi ini terdiri dari lima jenis, di antaranya.

Builders Risk InsuranceJenis yang pertama ini memberikan jaminan terhadap kerugian atau kerusakan yang terjadi pada materi pokok pada rangka kapal. Objek yang dipertanggungkan, yaitu hull and machinery yang menyatu atau sedang dibangun pada dock yard atau tempat kontraktor. Selain itu, asuransi ini juga memberikan jaminan atas mesin selama periode konstruksi dilakukan. 

Asuransi ini dapat digunakan sesuai masa berlaku yang sudah ditentukan. Asuransi builders risk sangat cocok untuk perusahaan pembangunan kapal, sub-kontraktor perkapalan, perusahaan pedagang kapal, dan pembiayaan pembangunan kapal.
Marine Cargo InsuranceAsuransi yang satu ini memberikan jaminan atau ganti rugi kepada tertanggung atas risiko yang terjadi selama pengangkutan barang berlangsung. Dengan membeli asuransi ini, polis mendapatkan ganti rugi atas kerusakan pada objek yang diasuransikan. Selain itu, ganti rugi juga diberikan atas general average, tabrakan kapal, dan biaya untuk penyelamatan. 

Marine cargo insurance menjadi salah satu jenis asuransi kapal yang paling banyak dibutuhkan. Asuransi ini cocok untuk perusahaan dagang, konstruksi, dan manufaktur yang kegiatan operasionalnya berkaitan dengan pengangkutan barang. 
Protection and Indemnity InsuranceJenis yang satu ini berbeda dengan dua jenis asuransi kapal yang sudah disebutkan di atas. Asuransi ini memberikan pertanggungan akibat adanya dampak yang ditimbulkan dari aktivitas operasional kapal. Misalnya, pencemaran lingkungan, kerusakan kapal tanpa bersentuhan, dan tabrakan dengan kapal lain saat beroperasi.

Protection and indemnity insurance dibutuhkan untuk perusahaan perkapalan, pemesanan kapal, dan perusahaan yang sering mengirimkan barang melalui jalur laut. 
Marine Hull and Machinery InsuranceAsuransi ini memberikan jaminan atau perlindungan terhadap mesin, kapal, dan tanggung jawab kepada pihak ketiga. Selain itu, polis juga akan memperoleh manfaat atas biaya pencemaran lingkungan, kerusakan pada kapal tanpa bersentuhan, dan tabrakan dengan sesama kapal lainnya. Asuransi marine hull and machinery wajib dimiliki oleh perusahaan pemesan kapal, pembangunan kapal, dan perusahaan yang rutin melakukan pengiriman via laut. 
Marine Operation All Risk InsuranceJenis asuransi kapal yang terakhir adalah marine operation all risk. Seperti namanya, asuransi ini memberikan jaminan atau ganti rugi yang timbul dari kerusakan fisik sebagai akibat dari kegiatan operasional. Misalnya, kerusakan suku cadang dan mesin, baik pada saat kapal sedang beristirahat atau dibongkar untuk dibersihkan, dirombak, atau dipindahkan ke tempat lain. 

Asuransi ini memberikan jaminan kerusakan total, baik aktual maupun konstruktif. Asuransi kapal ini cocok dimiliki oleh perusahaan perkapalan dan perusahaan energi, seperti minyak maupun gas bumi. 

Baca Juga: Jenis-jenis, Kelebihan, Kekurangan, dan Alur Pengiriman Kargo

Cara Menghitung Asuransi Pengiriman Barang

Biaya kirim dan asuransi adalah dua biaya yang berbeda. Biaya asuransi adalah biaya yang dibebankan kepada pembeli untuk menambah proteksi keamanan selama barang dikirimkan. Besaran biaya ini adalah 0,2% sampai 0,35% dari harga barang yang diasuransikan.

Rumus perhitungan asuransi pengiriman = nilai barang x premi asuransi

Contoh:

Anda membeli jam tangan di salah satu e-commerce seharga Rp3.000.000 dengan tambahan asuransi barang sebesar 0,2%. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

= Rp3.000.000 x 0,2%

= 6.000

Maka, besaran asuransi yang perlu dibayar adalah Rp6.000. Biaya ini jauh lebih terjangkau daripada Anda harus membeli jam tangan baru jika barangnya rusak setelah beberapa bulan digunakan. 

Baca Juga: Perbedaan Ekspedisi Reguler dan Kargo

Pilih Asuransi yang Klaimnya Mudah

Asuransi sejatinya akan memaksimalkan perlindungan terhadap barang yang dibeli, terutama yang harganya mahal. Anda bisa menentukan sendiri jenis asuransi yang dibutuhkan, sehingga manfaat perlindungan yang didapatkan menjadi maksimal. Bandingkan tiap produk asuransi pengiriman yang ditawarkan untuk mendapatkan satu produk terbaik.

Satu hal yang tidak boleh luput sewaktu memilih asuransi adalah kemudahan klaimnya. Pilih perusahaan asuransi yang klaimnya mudah, cepat, dan memberikan pelayanan terbaik. Alhasil, kerugian yang dialami bisa segera ditindaklanjuti dan Anda pun memperoleh ganti rugi sesuai dengan nominal yang telah disepakati dalam perjanjian polis asuransi. 

Cermati Protect menyediakan produk asuransi pengiriman terbaik yang memberikan perlindungan menyeluruh terhadap kerusakan dan kehilangan selama proses pengiriman barang. Pelajari selengkapnya dengan mengisi formulir dibawah ini!

Beragam Suku Cadang Alat Berat yang Perlu Diketahui

Beragam Suku Cadang Alat Berat yang Perlu Diketahui

Setiap alat berat dilengkapi dengan berbagai spare part atau suku cadang dari merek yang berbeda-beda. Suku cadang ini berfungsi untuk menggantikan komponen yang rusak atau aus, sehingga mesin alat berat dapat berfungsi dengan baik. Tanpa suku cadang, maka pengerjaan suatu proyek menjadi terganggu. 

Suku cadang bisa dibeli di perusahaan atau distributor alat berat resmi yang ada di Indonesia dengan harga yang bervariasi. Ada yang menjual dengan harga lebih murah, ada yang lebih mahal. Tugasmu adalah mencari yang termurah dengan merek dan kualitas yang sama. 

10 Suku Cadang Alat Berat 

Suku cadang alat berat sendiri terdiri dari beberapa jenis dengan ukuran yang berbeda-beda. Berikut ini rangkuman 10 jenis suku cadang alat berat yang wajib diketahui dan sering ditemukan pada alat berat. 

MesinMesin adalah komponen vital yang berfungsi sebagai sumber energi pada komponen lain. Tanpa mesin yang bertenaga, maka fungsi untuk mengangkat beban, mendorong, menggali, dan meratakan tanah tidak akan berjalan dengan baik. Komponen ini membutuhkan perawatan yang intens, sehingga dapat bekerja secara optimal saat alat berat dioperasikan untuk mengerjakan proyek. 
Pompa HidrolikPompa hidrolik adalah bagian yang berfungsi untuk menggerakkan mesin alat berat. Suku cadang ini dapat ditemui pada alat berat, seperti excavator. Agar dapat bekerja secara maksimal, pompa hidrolik maupun motornya perlu diganti secara berkala setelah beberapa tahun digunakan. 
SelangSuku cadang alat berat selanjutnya adalah selang, salah satu bagian yang berfungsi untuk menyalurkan daya untuk menggerakkan bagian-bagian yang terdapat pada alat berat. Mengingat fungsinya sangat vital, selang harus terbuat dari material yang berkualitas, jadi tidak mudah rusak dan lebih tahan lama Jika selang rusak, maka dapat mempengaruhi kinerja atau bahkan menyebabkan kerusakan pada suku cadang lainnya. 
RadiatorRadiator adalah bagian yang berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu pada mesin alat berat saat beroperasi, sehingga mesinnya tidak mengalami overheating. Sebab, mesin yang overheat dapat merusak bagian tertentu pada alat berat. Radiator terdiri dari tangki air pendingin, ventilasi, dan termostat. 
AlternatorAlternator merupakan bagian yang berfungsi untuk mengubah energi mekanik yang berasal dari mesin alat berat menjadi energi listrik. Listrik ini diperlukan untuk menghidupkan lampu, sistem pengapian, pompa hidrolik, sistem navigasi, kipas pendingin, dan komponen lainnya. Bagian ini akan menyuplai kebutuhan listrik pada komponen alat berat, sehingga semuanya dapat bekerja secara optimal.  
StarterStarter adalah komponen yang dirancang untuk memulai sistem pengoperasian pada mesin, sehingga mesin dapat bekerja sesuai fungsinya masing-masing. Komponen ini bekerja untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik dengan cara memutar flywheel. Selain untuk memulai pengoperasian, starter juga berfungsi untuk mengkonversi energi, kompresi, dan sebagai pengapian. 
Sistem ElektrikSistem elektrik merupakan bagian yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke komponen lain, sehingga alat berat dapat bekerja dengan baik. Bagian yang terdapat pada sistem elektrik, seperti kabel, lampu, dan switch. Baik sistem elektrik maupun bagian-bagiannya harus dirawat dengan baik, sehingga tidak mengganggu kinerja alat berat secara keseluruhan. 
Sistem PenggerakSeperti namanya, komponen ini berfungsi untuk memastikan bahwa alat berat dapat bergerak dengan efisien sesuai tugasnya masing-masing. Transmisi, roda, dan ban merupakan bagian dari komponen ini. Ketiganya bekerja secara berkesinambungan untuk mendukung gerak alat berat. 
FilterKebersihan suku cadang alat berat dapat dijaga dengan memanfaatkan filter. Filter ini berfungsi untuk menyaring debu, kotoran, pasir, dan partikel-partikel kecil yang masuk ke dalam komponen alat berat. Filter perlu diganti secara berkala agar mesin alat berat dapat bekerja secara optimal. 
BateraiBaterai merupakan bagian yang dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik dengan arus yang searah (DC). Baterai digunakan untuk menghidupkan mesin, menggerakkan engine, dan memutar flywheel mesin yang hidup. Pengisian listrik ke baterai menggunakan alternator yang kemudian disimpan ke dalam lempengan baterai. 

Baca Juga: Forklift: Jenis, Fungsi, dan Bagian – Bagiannya

5 Tips Mendapatkan Suku Cadang Berkualitas

Selain mempengaruhi kinerja alat berat, penggunaan suku cadang alat berat yang berkualitas dapat memperpanjang umur komponen alat berat. Untuk mendapatkan suku cadang yang berkualitas, berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan. 

1. Dijual Oleh Distributor Resmi

Tips pertama adalah pastikan suku cadang alat berat dijual oleh distributor resmi. Distributor ini biasanya sudah bekerja sama dengan perusahaan alat berat untuk mendapatkan izin dalam memperjualbelikan suku cadang. Jadi, bisa dipastikan suku cadang yang dijual original. 

Daftar nama distributor resmi suku cadang bisa dilihat langsung pada website perusahaan alat berat atau website milik distributor. Informasi seputar legalitas penjualan biasanya dicantumkan dalam website distributor untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dalam membeli suku cadang. Setiap kali membutuhkan suku cadang alat berat, konsumen bisa langsung menghubungi distributor yang bersangkutan untuk mendapatkan suku cadang yang dibutuhkan. 

2. Pastikan Harga Barang Wajar

Seperti suku cadang pada umumnya, harga satuannya otomatis mahal. Hal ini menyesuaikan dengan harga satu unit alat berat. Semakin mahal alat berat, maka semakin mahal pula harga suku cadang karena material yang digunakan untuk membuatnya lebih kompleks daripada alat berat yang harganya lebih murah. 

Saat mencari suku cadang untuk alat berat, pastikan harganya wajar. Tidak terlalu mahal, tidak perlu murah juga karena tingkat kewajaran harga menjadi salah satu faktor penentu keaslian suatu barang. Jika seandainya harga suku cadang dibanderol lebih mahal daripada di website resmi perusahaan alat berat, hal ini cukup wajar mengingat adanya beban pajak yang perlu dibayarkan distributor saat membeli dari perusahaan resmi. 

3. Suku Cadang Bervariasi

Bervariasi yang dimaksud dalam tips ini adalah produk yang dijual tidak hanya satu jenis saja, tapi terdiri dari banyak jenis. Mulai dari suku cadang mesin hingga suku cadang transmisi, semuanya lengkap. Tentunya, dari berbagai merek suku cadang alat berat yang terkenal, seperti Hitachi, Komatsu, hingga Caterpillar. 

Tersedianya suku cadang yang bervariasi akan memudahkan konsumen saat membeli, jadi konsumen tidak perlu membeli di berbagai distributor. Cukup di satu distributor saja, maka konsumen bisa mendapatkan suku cadang alat berat sesuai kebutuhan masing-masing. 

4. Dilengkapi dengan Garansi

Tips selanjutnya adalah pembelian suku cadang wajib disertai dengan garansi. Adanya garansi sejatinya akan menguntungkan konsumen untuk waktu tertentu. Jika terjadi kerusakan yang tidak disengaja selama garansi masih berlaku, maka suku cadang tersebut dapat diperbaiki secara gratis atau bahkan diganti dengan suku cadang yang baru.

Masa berlaku garansi alat berat berbeda-beda, jadi hal ini perlu dipastikan langsung kepada distributor sewaktu membeli alat berat. Masa berlakunya bisa satu atau dua tahun, tergantung kebijakan masing-masing distributor. Garansi dapat diklaim dengan mengisi formulir garansi yang terdapat dalam box alat berat sewaktu membeli. 

5. Beli Secara Online

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang, pembelian produk secara online sangat dianjurkan untuk hasil yang optimal. Selain menghemat waktu, membeli online secara otomatis akan menghemat energi dan uang. Pembelian online bisa dilakukan di e-commerce terpercaya yang ada di Indonesia. 

Perhatikan seller atau penjual yang menjual suku cadang di e-commerce untuk menghindari pembelian suku cadang palsu. Pilihlah seller dengan jumlah penjualan terbanyak, memiliki testimoni, dan rating yang bagus dari konsumen yang sebelumnya pernah membeli. Dengan demikian, suku cadang alat berat yang didapatkan pun berkualitas sesuai yang diharapkan. 

Baca Juga: Tak Perlu Beli, 10 Alat Berat Ini Bisa Disewa

Pastikan Pembelian Suku Cadang Dilengkapi dengan Asuransi Produk

Itu dia berbagai suku cadang alat berat yang wajib diketahui dan tips mendapatkan suku cadang yang berkualitas untuk kebutuhan alat berat. Pastikan alat berat maupun suku cadang yang dibeli dilengkapi dengan asuransi produk. Asuransi ini bertujuan sebagai bentuk proteksi pada saat membeli. 

Risiko seperti barang hilang, rusak, atau tidak sesuai dengan pesanan kini dapat diminimalisir dengan asuransi produk yang disediakan oleh asuransi. Adapun risiko yang terjadi nantinya dapat diklaim kepada penyedia asuransi dengan mengisi formulir pengajuan klaim, sehingga masalah dapat langsung ditindaklanjuti.

Dalam hal ini, konsumen pun tidak perlu mengeluarkan biaya apa-apa karena biayanya ditanggung oleh penyedia asuransi selama produknya diasuransikan. Dapatkan penawaran produk asuransi pengiriman dan logistik dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Perusahaan Indah Kargo Logistik Tumbuh Pesat dan Berkembang 

Perusahaan Indah Kargo Logistik Tumbuh Pesat dan Berkembang 

Indah Kargo Logistik merupakan salah satu perusahaan yang ikut meramaikan bisnis ekspedisi tanah air. Dalam satu dekade terakhir, perusahaan yang baru berdiri di tahun 2011 ini mampu bertumbuh dengan baik dan mengalami perkembangan yang terbilang pesat dan memuaskan.

Bisnis ekspedisi di Indonesia sendiri sudah diramaikan oleh sejumlah perusahaan dengan nama besar, beberapa bahkan sudah malang melintang selama puluhan tahun. Namun hal ini tak menjadi penghalang bagi Indah Logistik untuk meraih kesuksesan di bidang tersebut. 

Sejarah Berdirinya Indah Kargo Logistik 

Indah Kargo Logistik berdiri untuk pertama kalinya di tahun 2011 dengan nama PT Indah Logistik. Sesuai dengan namanya, perusahaan ini menjalankan bisnis di bidang ekspedisi dengan menyediakan layanan pengiriman barang ke berbagai wilayah di tanah air. 

Indah Kargo didirikan oleh H. Arisal Azis, seorang pengusaha yang berasal dari Pariaman, Sumatera Barat. Beliau sendiri sudah malang melintang di dunia bisnis travel serta pengangkutan barang sejak tahun 2000-an, sebelum akhirnya memutuskan untuk mendirikan Indah Kargo Logistik. 

H.Arizal sendiri berkeinginan membuka lebih banyak lapangan kerja dan bisa mensejahterakan anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Berkat kerja kerasnya, beliau bisa membawa Indah Kargo Logistik menjadi sukses dan bertumbuh besar seperti sekang ini. 

Perkembangan perusahaan ini tentu tidak didapatkan secara instan. Dibutuhkan proses yang tak mudah dan juga kerja keras dari pihak manajemen, mengingat bisnis ekspedisi sendiri sudah dipegang oleh sejumlah perusahaan besar lainnya yang telah merintis lebih awal. 

Saat ini, Indah Kargo sudah memiliki jangkauan pengiriman yang lebih luas, bahkan ke seluruh wilayah di tanah air. Perusahaan ini telah mendirikan kantor cabang di berbagai kota yang tersebar di Indonesia. Tujuannya tentu jelas, untuk bisa memberikan pelayanan yang maksimal bagi para pelanggan. 

Di dalam perkembangannya, Indah Kargo sudah memiliki 519 cabang, di mana masing-masing kantor cabang ini mempekerjakan para staf yang profesional dan bisa diandalkan. Layanan pengirimannya yang semakin luas tentu akan membuka peluang bertambahnya jumlah kantor cabangnya di berbagai wilayah.

Sebagai perusahaan yang berkembang, Indah Kargo sudah mempekerjakan karyawan sampai 2.880 orang. Sedangkan untuk mempermudah layanan pengiriman barang ke berbagai wilayah di tanah air, perusahaan ini juga sudah didukung sekitar 1800 unit kendaraan operasional. 

Baca Juga: Asuransi Pengangkutan Barang: Manfaat, Jenis, dan Cara Klaim

Kelebihan pada Indah Kargo Logistik

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik, Indah Kargo memahami dengan baik pentingnya memiliki jangkauan yang luas. Perusahaan ini sudah menyediakan layanan pengiriman ke semua provinsi dan juga kabupaten di tanah air, sehingga bisnis pengiriman barang ini menjadi lebih maksimal. 

Indah Kargo menyediakan layanan pengiriman barang ke sejumlah negara. Hal ini membuat layanan pengiriman perusahaan ini semakin luas dan tentu saja masih akan berkembang di masa-masa yang akan datang. 

Indah Kargo Menjalankan bisnis dengan sistem multi service, di mana mereka menggunakan berbagai layanan yang berbeda sekaligus, antara lain: trucking cooler, city courier, trucking dry, darat, laut, udara, internasional, someday dan yang lainnya. 

Sistem bisnis pengiriman barang dengan layanan yang lengkap seperti di atas akan sangat memudahkan para pelanggan. Setiap pelanggan bisa memilih layanan pengiriman yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga setiap barang bisa terkirim dengan baik dan tepat waktu. 

Jenis-Jenis Layanan Pengiriman yang Tersedia

PT. Indah Logistik merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha jasa angkutan barang dengan tujuan seluruh Provinsi dan Kabupaten yang ada di Indonesia, serta melayani pengiriman barang dan dokumen ke luar negeri. Berdasarkan informasi yang ditemukan, berikut adalah beberapa jenis layanan yang disediakan oleh Indah Kargo Logistik:

  • Pengiriman Barang Reguler via Darat dan Laut: Indah Logistik menyediakan layanan pengiriman barang reguler via darat dan laut dengan tujuan kota & kabupaten di Indonesia. Perusahaan ini memiliki jumlah armada terbanyak, sehingga seluruh area penjemputan dan pengiriman barang dapat lebih dilayani dengan maksimal 1.
  • Jasa Kiriman Express menggunakan Transportasi Darat: Indah Logistik juga menyediakan jasa kiriman express menggunakan transportasi darat, yang memiliki harga bersaing dan biaya efektif. Konsumen dapat memilihnya apabila ingin mengirimkan paket skala kecil maupun besar keseluruh Indonesia 2.
  • Jasa Ekspedisi Laut dengan Tarif Kargo Terjangkau: Selain itu, Indah Logistik juga menawarkan jasa ekspedisi lewat laut dengan tarif kargo terjangkau 2.
  • Jenis Layanan Pengiriman di Bukalapak: Layanan pengiriman Indah Logistik di Bukalapak tersedia bagi Pelapak yang berada di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) dan beberapa wilayah diluar Jabodetabek. Jenis layanan pengiriman yang tersedia adalah Indah Logistik REG dengan estimasi waktu pengiriman 3 hari 3.
  • Cek Tarif Indah Cargo: Indah Cargo online atau Indah Logistic merupakan nama yang sangat terkenal di dunia logistik. Dengan eksistensinya sejak tahun 2007, Indah telah membangun 256 cabang di seluruh Indonesia, termasuk di kota besar. Fitur cek Indah Cargo tarif dari Indah Cargo Bogor, Indah Cargo Pekalongan, Indah cargo Jember, Indah logistik Surabaya, Indah Cargo Bekasi menjadi favorit dan pilihan bagi banyak orang pada saat membutuhkan jasa pengiriman barang, kurir, dan trucking 4.
  • Cek Tarif Indah Logistik: PT. Indah Logistik adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha jasa angkutan barang dengan tujuan seluruh Provinsi dan Kabupaten yang ada di Indonesia, serta melayani pengiriman barang dan dokumen ke luar negeri. Saat ini mereka menguasai hampir 100% daerah tujuan pengiriman barang di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke 5.

Dari informasi yang ditemukan, Indah Kargo Logistik menyediakan beragam jenis layanan pengiriman barang, mulai dari pengiriman reguler via darat dan laut, jasa ekspedisi lewat laut, hingga layanan pengiriman express menggunakan transportasi darat.

Baca Juga: 14 Jasa Ekspedisi yang Melayani Pengiriman Besar

Indah Kargo Logistik Penuhi Kebutuhan Pengiriman Barang 

Indah Kargo merupakan salah satu perusahaan ekspedisi yang berkembang dengan pesat selama beberapa tahun belakangan. Bukan hanya di dalam negeri saja, perusahaan ini juga mengembangkan bisnis mereka hingga ke sejumlah negara. Indah Kargo menyediakan layanan pengiriman barang yang prima, sehingga setiap paket pelanggan bisa tiba dengan baik dan tepat waktu.

Dengan memiliki asuransi pengiriman dan logistik, Anda mengamankan proses pengiriman barang Anda dari risiko yang tidak terduga. Dapatkan perlindungan terbaik untuk bisnis Anda dengan produk asuransi pengiriman dan logistik terbaik dari Cermati Protect. Lindungi investasi Anda dan pastikan kelancaran rantai pasokan Anda dengan perlindungan yang handal dan terpercaya. Pelajari selengkapnya dengan mengisi formulir dibawah ini!

Mengenal Rubber Belt Conveyor dan Fungsinya

Mengenal Rubber Belt Conveyor dan Fungsinya

Rubber belt conveyor merupakan sabuk berupa lembaran yang mengelilingi conveyor dari ujungnya yang pertama hingga ujung terakhirnya. Penggunaan sabuk ini penting dan akan memastikan bahwa conveyor bisa bekerja dengan baik dan efisien sebagaimana yang diharapkan.  

Conveyor sendiri merupakan mesin atau peralatan yang dipakai untuk memindahkan berbagai barang dalam jumlah yang banyak dan terus menerus dimulai dari ujung conveyor yang pertama (awal) sampai ke ujung conveyor yang lainnya (terakhir).   

Dengan kata lain, conveyor bisa diartikan sebagai mesin yang berfungsi untuk memindahkan barang-barang dari satu titik ke titik yang lainnya. Alat ini bisa dibedakan dalam berbagai jenis, tergantung tipe, fungsi dan juga material yang dipakai untuk membuatnya.

Pengertian Rubber Belt Conveyor

Rubber belt conveyor adalah sebuah sabuk dalam bentuk lembaran yang mengelilingi conveyor dari satu ujung (Awal) ke ujung lainnya (akhir). Belt ini akan berfungsi untuk menjadi wadah bergerak yang akan memindahkan barang-barang di atasnya dari satu ujung conveyor ke ujung lainnya. 

Belt juga dapat digunakan untuk mengangkut material bulk yang berukuran kecil hingga sedang, seperti batubara maupun material berupa bongkahan lainnya. Belt sendiri biasanya dibuat dari berbagai material, seperti: mesh, PVC, PU, dan material yang lainnya. 

Di antara berbagai jenis belt yang dikenal secara luas, PVC belt merupakan jenis yang paling sering digunakan. Sedangkan PU belt merupakan jenis belt yang paling aman dipakai untuk pemindahan bahan makanan, obat-obatan dan perlengkapan medis, bahan kimia, berbagai benda lainnya yang membutuhkan kehigienisan tinggi. 

Pada dasarnya, belt conveyor merupakan mesin yang dipakai untuk mempermudah manusia saat melakukan pemindahan maupun pengangkutan berbagai barang padat dengan jumlah yang banyak. Selain mempermudah, penggunaan alat ini juga akan mempersingkat waktu pemindahan barang tersebut. 

Rubber belt conveyor biasanya banyak digunakan dalam area perindustrian atau pabrik, sebab area ini akan banyak melakukan pemindahan barang dalam jumlah yang besar. Hal ini sekaligus menjadi alasan mengapa peralatan ini jarang ditemukan dan digunakan oleh masyarakat awam. 

Di dalam prakteknya, belt conveyor akan dipakai untuk mengangkut serta memindahkan berbagai barang-barang padat, seperti produk makanan dan berbagai suku cadang mesin. Alat ini memang dibuat untuk membantu manusia dalam pemindahan maupun pengangkutan barang.

Baca Juga: Alat Berat Bulldozer: Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Kelengkapannya

Fungsi Rubber Belt Conveyor

Belt conveyor memiliki perbedaan dengan jenis conveyor lainnya, sebab peralatan ini memiliki cara tersendiri dalam proses pemindahan dan pengangkutan barang melalui sabuknya. Sabuk ini akan berfungsi untuk menerima serta memindahkan barang yang terdapat di atasnya. 

Alat ini memiliki beberapa fungsi dalam proses produksi yang banyak dilakukan di dunia industri, antara lain: 

1. Penyortiran 

Penyortiran merupakan bagian dari proses produksi yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan. Rubber belt conveyor akan membuat proses sortir menjadi lebih cepat, bahkan bisa berjalan secara otomatis. Biasanya alat ini akan digunakan secara bersamaan dengan peralatan lainnya berupa sensor yang berfungsi untuk memilih produk yang bagus dan jelek.

Penggunaan alat ini akan membuat produk yang diolah sesuai dengan standar, sedangkan produk yang tidak memenuhi standar akan disisihkan. Dengan kata lain, penggunaan belt conveyor ini akan membuat tahap Quality Control (QC) menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga aktivitas produksi bisa berjalan dengan baik dan lancar. 

2. Pengemasan

Belt conveyor juga kerap digunakan dalam proses pengemasan produk. Penggunaan alat ini biasanya akan membuat distribusi produk dalam divisi pengemasan menjadi lebih cepat dan efisien. Hal ini akan sangat membantu, terutama dalam industri yang berskala besar dan membutuhkan alur pengemasan yang terbilang panjang. Biasanya pengemasan produk ini akan menggunakan kemasan khusus, termasuk karton dan juga sealer untuk memastikan produk tersebut aman dan sesuai standar. 

3. Pendinginan

Belt conveyor juga memiliki fungsi tersendiri dalam proses pendinginan produk. Biasanya produk yang masih panas akan membutuhkan proses pendinginan khusus dengan menggunakan bantuan belt conveyor. Proses pendinginan ini akan lebih mudah dengan dukungan belt conveyor yang memiliki lubang-lubang kecil dan memungkinkan aliran udara mengenai produk di atasnya. 

Agar proses pendinginan produk jadi lebih cepat, alat ini juga bisa digunakan bersama dengan blower yang mengarah kepada belt conveyor itu sendiri. Belt conveyor akan mempermudah proses pendinginan produk, dimana proses tersebut berjalan lebih singkat, sehingga produktivitas bisa meningkat. 

4. Distribusi

Belt conveyor akan membantu proses distribusi atau pemindahan barang dari satu titik ke titik lainnya. Hal ini bahkan bisa dilakukan untuk pemindahan berbagai barang berat, seperti bahan tambang dan juga material konstruksi yang berukuran besar. Alat ini akan membantu proses distribusi serta penyimpanan barang dengan lebih mudah dan efisien. 

Belt conveyor bisa mempermudah para pekerja untuk melakukan pemindahan barang dari satu pos ke pos lainnya. Selain itu, alat ini juga kerap dimanfaatkan untuk pengiriman produk dari satu mesin ke mesin lainnya dalam proses produksinya. Penggunaan alat ini akan menghemat banyak waktu dan tenaga, sebab pemindahan barang tidak perlu dilakukan lagi secara manual. 

5. Labeling & Printing

Rubber belt conveyor juga banyak digunakan untuk mempermudah proses pelabelan produk. Penerapan label pada produk dalam jumlah yang banyak akan lebih mudah menggunakan alat ini, sebab produk akan bergerak sendiri dan para pekerja hanya tinggal menerapkan labelnya saja tanpa perlu memindahkan produk-produk tersebut. Proses pelabelan akan berjalan dengan cepat dan hemat tenaga. 

6. Menimbang

Pada umumnya, pemindahan produk yang dilakukan melalui conveyor juga akan sekaligus dilakukan dengan proses penimbangan produk tersebut. Proses ini biasanya dilakukan dengan teknologi sensor, timbangan dan juga ejector. Penimbangan akan berlangsung cepat, sehingga proses Quality Control (QC) juga bisa berjalan dengan lebih mudah dan praktis.  

Baca Juga: Alat Berat Scraper: Fungsi, Jenis, dan Komponennya

Bagian-Bagian Belt Conveyor

Belt conveyor terdiri dari beberapa bagian yang berbeda dan memiliki fungsi masing-masing, antara lain: 

Tali PulleyBagian ini berfungsi membawa material serta meneruskan gaya putar belt conveyor. Kekuatan belt sendiri tidak diukur melalui tingkat ketebalannya, namun justru melalui jumlah lapisan penguat (ply) dan tegangan tarik per ply (Tensile Strength). Selain itu, kekuatan ini juga bisa dilihat dari struktur lapisan penguatnya. 
Snub PulleyIni merupakan bagian belt conveyor yang berfungsi memperbesar sudut lilitan kontak antara pulley dengan belt. Pada umumnya, komponen ini berada dekat dengan drive pulley. 
Internal Belt CleanerIni merupakan alat yang dipakai untuk membersihkan bagian belt dari berbagai sisa material yang tidak terlepas dan masih terus menempel di permukaan belt tersebut. 
Impact IdlerBagian ini terdapat di area tumpahan material ke permukaan belt. Impact idler dibuat dari rubber dan memiliki fungsi untuk menahan beban impact dari berbagai material yang jatuh di permukaan conveyor, sehingga bisa meminimalisir tingkat kerusakan belt.  
Return IdlerIni merupakan roller penunjang yang terdapat pada belt, yang dipasang pada area yang tak bermuatan, tepatnya di area bawah frame. 
BeltBelt merupakan bagian yang memiliki fungsi untuk menerima transfer energi gerak dari Pulley yang berputar. Belt juga akan berfungsi untuk memindahkan material dari satu titik ke titik lainnya.  
Bend PulleyBagian ini akan membantu melengkungkan ataupun mengubah arah belt yang sedang bergerak. 
Take Up PulleyBagian ini berfungsi untuk mengencangkan belt, sehingga tingkat kekencangannya sama di semua sisi, baik itu sisi yang membawa material maupun sisi yang tidak membawa material. Selain itu, bagian ini juga akan memberi tegangan pada belt saat benda tersebut mulai bergerak.
Take Up UnitBagian ini menjadi penyeimbang dalam kelonggaran belt, baik itu ketika ada muatan atau tidak ada muatannya. Hal ini untuk memastikan belt tetap kencang dan bisa berjalan sesuai dengan kebutuhan
Carrying Roller IdlerIni merupakan bagian yang memiliki fungsi untuk menjaga kondisi belt di bagian yang memiliki muatan, atau menjadi roll penunjang bagi belt yang memiliki muatan material. Komponen ini biasanya terletak di bagian atas conveyor table. 
Pulley CleanerBagian ini memiliki fungsi sebagai pembersih pulley dari berbagai kotoran maupun sisa material yang tinggal/ jatuh saat proses pengangkutan. 
External Belt CleanerBagian ini memiliki fungsi sebagai pendeteksi untuk memastikan kondisi conveyor tetap bersih, sehingga peralatan tersebut awet untuk jangka waktu yang panjang. 
Head PulleyIni adalah bagian yang memiliki fungsi sebagai penggerak awal dalam sistem kerja conveyor. 
Feed ChuteIni merupakan saluran masuk bagi barang atau material yang akan dipindahkan oleh conveyor. 
Skirt BoardBagian ini memiliki fungsi sebagai sekat/pembatas yang terpasang ada sisi kanan dan kiri belt di area pemuatan material. Biasanya bagian ini dibuat dari bahan logam maupun besi. 

Baca Juga: Perbedaan Alat Berat: Backhoe, Power Shovel, Clamshell, dan Dragline

Rubber Belt Conveyor Mempermudah Pekerjaan

Rubber belt conveyor merupakan sabuk berbentuk lembaran yang mengelilingi conveyor dari satu ujung ke ujung lainnya. Sabuk ini akan memaksimalkan kinerja conveyor, sehingga alat tersebut bisa berputar dan melakukan pemindahan maupun pengakutan dengan cara yang lebih maksimal serta efisien.

Rubber belt conveyor merupakan alat berat yang vital dalam industri, dan perlindungan asuransi sangat penting untuk menjaga keandalan dan kelancaran operasinya. Dengan produk asuransi umum dari Cermati Protect, Anda dapat memastikan perlindungan terbaik untuk rubber belt conveyor.

Jangan biarkan risiko merusak produktivitas dan keberlangsungan operasi Anda; lindungi mesin berat Anda dengan perlindungan yang andal dan komprehensif dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!