Asuransi Profesi (Professional Indemnity): Pengertian, Manfaat, dan Syarat Mendaftarnya

Asuransi Profesi (Professional Indemnity): Pengertian, Manfaat, dan Syarat Mendaftarnya

Dalam menjalankan sebuah profesi, keahlian dan pengalaman tingkat tinggi tidak lantas membuat seseorang 100% kebal dari kesalahan. Satu kelalaian kecil, miskalkulasi, atau kelalaian dalam memberikan nasihat profesional dapat berujung pada kerugian finansial besar bagi klien, yang pada akhirnya memicu tuntutan hukum miliaran rupiah.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran hukum masyarakat di Indonesia pada tahun 2026, risiko para pekerja profesional digugat oleh kliennya pun semakin tinggi. Di sinilah Asuransi Profesi hadir sebagai jaring pengaman finansial sekaligus pelindung reputasi karier Anda.

Apa Itu Asuransi Profesi?

Asuransi Profesi, yang dalam istilah asuransi global dan B2B dikenal sebagai Asuransi Tanggung Gugat Profesi (Professional Indemnity Insurance / PII), adalah produk asuransi yang memberikan perlindungan finansial kepada individu profesional atau perusahaan jasa dari tuntutan hukum klien.

Tuntutan hukum ini umumnya diajukan oleh pihak ketiga (klien) karena mereka merasa dirugikan secara finansial atau fisik akibat kelalaian, kesalahan (errors), ketidakakuratan (omissions), atau pelanggaran tugas profesi (breach of professional duty) yang Anda lakukan selama memberikan layanan jasa. 

Sesuai dengan Peraturan Tentang Perasuransian dalam UU No. 40 Tahun 2014 pada pasal 1 angka 1 UU menyebutkan bahwa:“Asuransi adalah perjanjian antara dua pihak, yaitu perusahaan asuransi dan pemegang polis yang menjadi dasar atas penerimaan premi oleh perusahaan asuransi sebagai bentuk imbalan untuk:

  • Pemberian ganti rugi kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan, kehilangan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang dialami oleh tertanggung atas suatu peristiwa yang terjadi
  • Memberikan pembayaran apabila tertanggung meninggal dunia atau saat tertanggung masih hidup dengan kondisi tertentu dengan memberikan sejumlah dana yang telah ditetapkan

Asuransi profesi adalah salah satu produk asuransi yang ditujukan khusus untuk melindungi profesi tertentu. Salah satunya adalah profesi dokter yang sering kali berhubungan dengan pihak ketiga. Meski sudah berpengalaman, tidak sedikit dokter yang gagal menangani pasien dan akhirnya digugat oleh keluarga pasien ke jalur hukum. 

Profesi Apa Saja yang Membutuhkan Asuransi Ini?

Pada masa lalu, asuransi profesi sering kali hanya dikaitkan dengan dugaan malapraktik medis. Namun faktanya, asuransi ini sangat krusial dan dibutuhkan oleh berbagai sektor jasa profesional, di antaranya:

  • Sektor Medis: Dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, bidan, dan perawat.
  • Sektor Konstruksi & Teknik: Arsitek, kontraktor, surveyor, dan insinyur (untuk melindungi dari kesalahan desain bangunan).
  • Sektor Keuangan & Hukum: Akuntan publik, konsultan pajak, pengacara, dan notaris.
  • Sektor Teknologi & Manajemen: Konsultan IT, developer software, agensi pemasaran, dan konsultan manajemen.
  • Sektor Jasa Lainnya: Agen real estate, perencana pernikahan (wedding organizer), dan instruktur kebugaran.

Manfaat Asuransi Profesi

Memiliki asuransi Professional Indemnity memastikan bahwa aset pribadi dan operasional perusahaan Anda tidak terkuras habis untuk menghadapi sengketa pengadilan. Berikut adalah manfaat dan cakupan utamanya:

  1. Biaya Pembelaan Hukum (Legal Defense Costs): Menanggung biaya penyewaan pengacara, biaya sidang, dan investigasi hukum.
  2. Kompensasi Ganti Rugi: Membayar nilai kompensasi finansial yang diperintahkan oleh pengadilan atau kesepakatan damai di luar pengadilan (settlement) kepada pihak klien yang dirugikan.
  3. Perlindungan Reputasi: Beberapa polis lanjutan memberikan biaya untuk menyewa agensi Public Relations (PR) guna memulihkan nama baik profesional Anda pasca-kasus.

Catatan Penting: Asuransi ini tidak menjamin kerugian yang diakibatkan oleh tindakan kriminal, penipuan yang disengaja (fraud), atau pelanggaran hukum pidana.

Beberapa manfaat yang tidak ditanggung oleh penyedia asuransi, di antaranya:

  • Risiko kontrak murni, berupa denda atas sanksi, kontrak, atau hukuman yang dijatuhkan langsung kepada tertanggung
  • Cedera badan atau kerusakan properti milik tertanggung
  • Klaim atas peristiwa yang sudah terjadi
  • Berbagai tindakan yang disengaja oleh tertanggung
  • Adanya klaim oleh anak perusahaan dari kelompok yang sama (asosiasi)
  • Perusahaan mengalami pailit
  • Hak paten
  • Jaminan atas nilai aset dan pendapatan di masa depan
  • Pengecualian lain yang tercantum dalam polis asuransi profesi

Baca Juga: Berbagai Bentuk Badan Usaha: Pengertian dan Jenisnya

Syarat Mendaftar Asuransi Profesi

Berbeda dengan asuransi kesehatan biasa, asuransi profesi mengharuskan perusahaan asuransi untuk menilai tingkat risiko keahlian Anda. Persyaratan dokumennya kini bersifat universal dan menyesuaikan dengan jenis profesi Anda:

  • Mengisi Surat Permohonan Penutupan Asuransi (SPPA) dengan data mutakhir.
  • Dokumen identitas diri (KTP/NPWP) atau legalitas perusahaan (jika mendaftar atas nama firma/badan usaha).
  • Sertifikasi atau Lisensi Profesi Resmi: Bukti legal bahwa Anda berhak menjalankan profesi tersebut.
  • Contoh: Surat Tanda Registrasi (STR) & Surat Izin Praktik (SIP) untuk Dokter, Sertifikat Keahlian (SKA) / Kartu IAI untuk Arsitek, atau lisensi PERADI untuk Pengacara.
  • Salinan laporan keuangan tahun terakhir (khusus untuk polis atas nama perusahaan konsultan/firma).

Setelah dokumen disiapkan, silakan submit pendaftaran ke penyedia asuransi. Tunggu sampai pengajuan diterima. Jika sudah, lakukan pembayaran premi agar asuransi aktif dan dapat segera digunakan.

Panduan Cara Klaim Asuransi Profesi

a paper beside a person typing on a laptop
Photo by Kindel Media on Pexels.com

Sebelum membawa masalah ke jalur hukum, penting agar masalah tersebut diselesaikan melalui jalur mediasi terlebih dahulu. Beberapa langkah yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Lapor Secepatnya: Hubungi pialang (broker) asuransi atau pihak insurer maksimal 3×24 jam setelah Anda menyadari adanya ancaman tuntutan. Jangan membuat pengakuan bersalah (admission of liability) kepada klien sebelum berkonsultasi dengan asuransi.
  • Kumpulkan Bukti: Siapkan kontrak kerja, rekaman komunikasi tertulis (email/pesan), catatan medis/desain/laporan, dan kronologi kejadian secara rinci.
  • Proses Investigasi: Pihak asuransi akan menugaskan investigator/pengacara untuk meninjau kasus Anda dan menentukan apakah kasus ini akan dibawa ke pengadilan atau diselesaikan secara kekeluargaan.
  • Pencairan: Asuransi akan membayarkan biaya hukum secara berkala atau membayarkan kompensasi ganti rugi langsung kepada pihak klien jika terbukti ada kelalaian.

Proses di atas tentunya membutuhkan sejumlah biaya. Untuk mengajukan klaim kepada penyedia asuransi, sebaiknya siapkan beberapa dokumen berikut ini:

  • Formulir pengajuan klaim yang telah diisi
  • Fotokopi KTP, surat izin praktik, dan identitas pihak ketiga
  • Salinan resume atas kejadian yang terjadi
  • Salinan resume atas hasil rapat komite yang telah dilakukan
  • Kronologi kejadian secara lengkap
  • Salinan polis
  • Surat penyelesaian antara profesional dan pihak ketiga
  • Kwitansi asli sebagai bukti atas selesainya tuntutan
  • Dokumen lainnya yang dibutuhkan

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Beli Asuransi Online

Contoh Asuransi Profesi

Salah satu contoh profesi yang memerlukan asuransi adalah dokter. Profesi ini sangat berisiko karena berhubungan dengan kesehatan dan keselamatan seorang pasien. Tidak sedikit dokter yang pada akhirnya digugat oleh pihak ketiga (keluarga pasien) karena gagal menyembuhkan pasien atau diduga melakukan malpraktik. 

Perlu diketahui bahwa masa perlindungan asuransi profesi dokter berlaku selama 10 tahun, dan dapat diperpanjang hingga 10 tahun berikutnya. Setelah perpanjangan dilakukan, maka seorang dokter masih akan mendapatkan proteksi maksimal karena memiliki kartu keanggotaan asuransi profesi yang masih aktif. Di luar dari masa pertanggungan ini, maka manfaat dan klaim yang diajukan oleh tertanggung akan otomatis ditolak oleh penyedia asuransi. 

Pengajuan klaim dapat dilakukan saat asuransi telah aktif dan saat suatu kejadian terjadi. Jika seorang dokter dituntut secara hukum, maka biaya yang muncul akan ditanggung oleh penyedia asuransi.
Sementara jika polis asuransi dibatalkan, seorang dokter masih akan mendapatkan proteksi sampai 3 tahun setelah pembatalan dilakukan. Setelah itu, risiko yang dialami oleh tertanggung tidak akan dikover lagi oleh perusahaan asuransi.
Ada beberapa alasan kenapa seorang dokter membutuhkan asuransi profesi, di antaranya.

1. Melindungi Dokter dari Gugatan Hukum

Asuransi profesi dokter memberikan perlindungan atas gugatan yang sewaktu-waktu dapat dilayangkan oleh pihak ketiga, baik yang muncul karena malpraktik atau kegagalan dokter saat bertugas. Penyedia asuransi akan memberikan biaya ganti rugi atas biaya yang muncul akibat kegagalan yang terjadi. 

Biaya yang dicover meliputi biaya pengacara, biaya medis, transportasi, dan lain sebagainya. Biaya ini nantinya dapat diklaim sesuai tata cara klaim yang ditetapkan oleh penyedia asuransi.

2. Menjaga Kondisi Keuangan Dokter

Gugatan yang diajukan oleh pihak ketiga dapat mengganggu kelangsungan praktik seorang dokter. Akibatnya, jumlah pendapatan yang diterima oleh dokter menjadi lebih sedikit dari yang seharusnya. Jika hal ini terjadi secara terus-menerus, maka dapat mengganggu kondisi keuangan dokter.

Dengan asuransi profesi dokter, maka segala risiko keuangan dapat diminimalisir dengan baik. Tidak hanya karena kurangnya pendapatan, tapi juga biaya yang muncul sejak pihak ketiga mengajukan gugatan kepada dokter.

3. Menjaga Reputasi atau Nama Baik Dokter

Tidak hanya dokter, setiap profesi yang pernah terjerat kasus hukum sejatinya akan menghancurkan karir orang yang melakukan profesi tersebut. Meskipun pada dasarnya hasil dari gugatan yang diajukan belum sepenuhnya benar. 

Dengan asuransi profesi, maka risiko yang dapat merusak nama baik atau reputasi menjadi aman. Penyedia asuransi memberikan jaminan reputasi, sehingga kredibilitas seorang dokter tetap terjaga. Ia tetap dipercaya untuk melakukan tugasnya, baik oleh pasien maupun rumah sakit tempatnya bekerja.

4. Melancarkan Praktik Dokter

Gugatan hukum yang menimpa seorang dokter memengaruhi jumlah praktik yang akan dilakukannya. Jika seandainya rumah sakit tempat dokter melakukan praktik ada 7, bisa dihitung total pendapatan yang hilang selama gugatan belum juga terselesaikan. 

Namun, asuransi profesi dokter akan membantu dokter untuk melancarkan sejumlah praktik yang diadakannya. Dokter dapat fokus melakukan tugas sebagaimana mestinya tanpa terlalu memikirkan gugatan atas dirinya. Sebab, gugatan tersebut sudah ditangani langsung oleh pengacara handal yang dibantu oleh agen asuransi.

Baca Juga: Pentingnya Asuransi Perjalanan Dinas dan Urgensinya

Jalani Profesi Aman dengan Asuransi Profesi yang Tepat

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian asuransi profesi, manfaat, cara klaim, dan contohnya. Agar menjalankan profesi menjadi lebih aman, maka asuransi profesi ini wajib dimiliki. Jika terjadi risiko tertentu karena kelalaian atau kesalahpahaman dari pihak ketiga, maka tertanggung tidak akan dirugikan dalam hal finansial.

Asuransi profesi ini dapat dibeli di perusahaan asuransi yang ada di Indonesia. Pilihlah penyedia asuransi yang tepat dengan perlindungan yang luas untuk mendapatkan proteksi maksimal. Jangan lupa untuk membandingkan jumlah premi asuransi yang dibayarkan setiap bulan agar hal ini tidak mengganggu kestabilan finansial di masa mendatang.

Jangan biarkan satu kesalahan kecil atau tuntutan dari klien menghancurkan karier dan reputasi perusahaan yang sudah Anda bangun. Lindungi diri Anda dan entitas bisnis Anda dengan Asuransi Tanggung Gugat Profesi (Professional Indemnity Insurance) dari Cermati Protect. Asuransi ini siap menanggung biaya hukum dan ganti rugi atas tuntutan kelalaian profesional.

Mengenal Alat Berat Grader dan Fungsinya untuk Konstruksi

Mengenal Alat Berat Grader dan Fungsinya untuk Konstruksi

Motor grader merupakan salah satu alat berat yang sering ditemui di lokasi konstruksi yang berfungsi untuk meratakan jalan. Alat ini memiliki pisau panjang atau blade yang berguna untuk meratakan permukaan tanah, mengelupas tanah, menyebarkan material di atas permukaan tanah, dan merawat jalan. Terdapat juga tiga roda yang terletak di ujung depan, tengah, dan di belakang. 

Penggunaan motor grader biasanya dilengkapi dengan alat-alat tambahan guna memudahkan dan mempersingkat pekerjaan konstruksi. Ingin tahu lebih banyak tentang alat berat motor grader? Kamu bisa simak informasi di bawah ini.

Mengenal Alat Berat Motor Grader

a motor grader on the field
Photo by Ankit Patel on Pexels.com

Grader pertama ditemukan oleh Russel Grader Manufacturing Company yang kemudian bernama Russel Hi-Way Patrol pada tahun 1920. Grader pertama sudah dilengkapi dengan pisau atau blade perata yang sering digunakan pada mesin traktor biasa. Setelah diakuisisi oleh Perusahaan Caterpillar pada tahun 1928, mesin dan pisau perata didesain menjadi satu alat berat.

Pada waktu yang bersamaan, kombinasi mesin dan pisau perata berhasil menggeser crawler. Kemudian muncullah sebuah alat berat grader otomatis yang memiliki roda. Alat ini untuk pertama kalinya dirilis tahun 1931 dengan nama Caterpillar Auto Patrol.

Fungsi Alat Berat Grader

Motor grader sering digunakan untuk pemeliharaan jalan. Mulai dari jalanan kerikil, tanah, maupun aspal. Tidak hanya itu, karena terdapat fungsi alat berat grader lainnya yang perlu diketahui, di antaranya:

  • Grading (Perataan): Meratakan permukaan tanah agar sesuai dengan elevasi yang direncanakan.
  • Spreading (Penyebaran): Menghamparkan material seperti kerikil atau pasir secara merata di atas permukaan jalan.
  • Ditching (Pembuatan Parit): Membuat saluran air atau parit di sisi jalan dengan memiringkan posisi blade.
  • Scarifying (Penggarukan): Menghancurkan permukaan jalan yang keras (seperti aspal tua) agar bisa diolah kembali.
  • Slope Finishing: Meratakan permukaan miring pada sisi jalan atau bendungan.

Komponen dalam Alat Berat Grader

Komponen yang ada di dalam motor grader beranekaragam. Ada blade list cylinder, rear wheel, drawbar lift cylinder, articulate cylinder, head lamp, cab, dan front wheel. Namun, komponen yang sering dipakai dalam grader alat berat, di antaranya:

1. Front Blade

Merupakan komponen yang selalu dibutuhkan. Komponen ini sering digunakan untuk pekerjaan spreading atau proses menaburkan. Pisaunya terletak di bagian depan motor grader itu sendiri.

2. Front Pull Hook

Berfungsi untuk melakukan penarikan saat pengerjaan konstruksi. Komponen ini terdiri dari dua jenis, yaitu front weight with nails dan U shaped bracket welded on front axle. Letaknya sama dengan front blade, yaitu di bagian depan.

3. Push Plate

Fungsi utamanya adalah untuk merobohkan atau mendorong pohon yang terjebak di lumpur. Selain itu, push plate juga digunakan sebagai alat pemberat. Dengan demikian, roda bagian depannya tidak ikut terangkat saat motor grader digunakan untuk pekerjaan konstruksi.

4. Moldboard

Merupakan komponen yang digunakan untuk menggeser blade ke kanan atau kiri menggunakan kontrol hidrolik. Moldboard memiliki peran untuk mempertahankan gerak blade agar tetap stabil saat motor grader digunakan. Untuk menjalankan peran ini, moldboard dilengkapi dengan dua silinder double action single rod di bagian kanan dan kiri, juga single tilt cylinder.

5. Kabin

Fungsi motor grader semakin optimal dengan adanya kabin yang merupakan tempat operator menggerakkan dan mengendalikan tuas. Kabin dibuat sedemikian rupa agar operator nyaman selama mengoperasikan grader. Dengan demikian, pengerjaan dengan grader berjalan optimal dan hasilnya maksimal.

6. Circle

Adalah komponen yang berfungsi untuk mengatur perputaran blade sesuai kebutuhan konstruksi. Pergerakan blade dikendalikan oleh motor hidrolik yang tenaganya dialirkan melalui level yang terdapat pada kabin operator. Circle merupakan komponen penting, jadi kerusakan di dalamnya dapat menghambat dan merusak pekerjaan konstruksi.

7. Ripper

Ripper bisa ditemukan di bagian belakang motor grader. Grader yang dilengkapi dengan komponen ini biasanya melakukan pekerjaan pada kondisi tanah yang keras. Agar hasil kerjanya maksimal, ripper akan dilengkapi dengan komponen scarifier.

8. Scarifier

Komponen ini berfungsi untuk menggali material yang keras, seperti aspal, es, dan material lain yang sulit digali oleh komponen grader lainnya. Scarifier memiliki jumlah gigi yang dapat disesuaikan dengan bidang pengerjaan. Semakin keras material yang ingin digali, biasanya semakin banyak pula gigi yang digunakan.

9. Extension Blade

Seperti namanya, blade pada komponen ini dapat  diperpanjang di satu atau kedua sisi grader agar hasil pekerjaan menjadi sempurna. Perlu diingat bahwa extension blade tidak ditujukan untuk pekerjaan berat, melainkan untuk pekerjaan ringan. Sebab, hal ini hanya akan membebani extension blade yang membuat hasil kerjanya kurang maksimal.

10. Hydraulic Blade Tip Control

Komponen terakhir dinamakan hydraulic blade tip control. Dengan komponen ini, maka sudut potong yang ada pada blade dapat diatur secara hidrolik. Cara pemotongan biasanya akan diatur oleh operator di kabin grader

Baca Juga: Alat Berat Excavator: Fungsi, Jenis, Harga, dan Cara Kerja

Cara Kerja Alat Berat Grader

Motor grader merupakan alat berat yang memiliki kecepatan kurang lebih 2800 rpm. Pengaturan kecepatan biasanya dilakukan oleh operator sesuai dengan kebutuhan konstruksi. Dalam menjalankan tugasnya, motor grader bergerak maju dan mundur secara berulang kali sampai kondisi tanah rata sesuai yang diinginkan.

Grader bekerja menggunakan blade atau pisau berukuran tajam untuk mendorong bidang. Jika grader ingin digerakkan maju, maka posisi pisau diturunkan. Jika grader ingin dimundurkan, maka posisi pisau diangkat. 

Cara kerjanya kelihatan sederhana. Tapi, seorang operator perlu memahami cara kerja grader dengan baik untuk meminimalisir kesalahan pengerjaan. Sebab, kesalahan sedikit akan mempengaruhi hasil perataan tanah yang sedang dikerjakan.

Baca Juga: Tower Crane: Pengertian, Jenis, Cara Pemasangan, dan Asuransi Terbaik

Jenis-Jenis Motor Grader Berdasarkan Rangka

Pada umumnya, terdapat dua jenis motor grader yang sering digunakan. Ada motor grader rangka kaku dan artikulasi. Keduanya memiliki perbedaan yang akan dijelaskan pada poin berikut.

1. Motor Grader Rangka Kaku

Motor grader yang hanya memiliki satu poros yang bersifat kaku. Artinya tidak dapat bergeser ke kanan maupun ke kiri. Grader ini memiliki radius putar yang lebih besar, sehingga sulit jika digunakan pada medan yang sempit.

2. Motor Grader Rangka Artikulasi

Grader yang satu ini memiliki engsel pada poros-porosnya. Grader ini menjadi salah satu jenis yang paling sering digunakan untuk pekerjaan konstruksi. Fungsinya dapat membuat permukaan menjadi rata, lebar, dan rapi.

Estimasi Harga Motor Grader Terbaru 2026

Harga alat berat grader sangat bergantung pada kapasitas tenaga (Horsepower) dan mereknya:

  • Unit Bekas (Second): Mulai dari Rp600 Juta hingga Rp1,8 Miliar, tergantung pada jam kerja (hour meter) dan kondisi mesin.
  • Unit Baru: Berkisar antara Rp2,5 Miliar hingga Rp6 Miliar per unit.

Salah satu brand motor grader yang populer adalah Komatsu. Terdapat tiga jenis grader Komatsu yang terbukti memiliki kualitas terbaik. Apa saja?

1. Motor Grader GD755-5R

Merupakan tipe grader terbaik. Dilengkapi dengan spesifikasi komponen yang canggih dengan adanya kombinasi antara mesin manual dan otomatis. Alhasil, alat ini dapat disesuaikan kinerjanya dengan medan atau area konstruksi yang sedang dikerjakan.

Kapasitas produksi yang dihasilkan 45% lebih besar dari kapasitas normal, sehingga proses pengerjaan menjadi lebih cepat. Operating weight grader ini sendiri mencapai 21,65 ton. Sementara panjang blade-nya mencapai 4,32 meter.

2. Motor Grader GD825A-2

Dibandingkan tipe di atas, grader GD825A-2 ini memiliki kapasitas operating weight yang lebih besar, yaitu 26,42 ton. Sementara mesin yang digunakan adalah tipe S6D140E yang menghasilkan torsi terkuat di jajarannya, yaitu 280 HP atau 209 kW. Kabin pada grader ini didesain secara ergonomis agar operator lebih nyaman saat mengoperasikan grader. 

Keunggulan lainnya adalah penggunaan double-walled gooseneck, kopling circle drive slip, dan heavy duty differential. Mesin diesel 4 tak, turbocharged, direct injection, water cooled diesel 6 silinder in-line juga ikut disematkan pada grader ini. Dengan semua keunggulan ini, maka tak heran apabila grader sering digunakan untuk pemerataan jalan di daerah pertambangan. 

3. Motor Grader GD705-5

Merupakan salah satu tipe andalan dari brand Komatsu, karena sering digunakan di wilayah pertambangan. Kapasitas operating weight pada grader ini mencapai 19 ton dengan blade length mencapai 4,32 m. Tipe ini dilengkapi dengan kontrol elektronik canggih yang mampu membuat grader bekerja produktif, meskipun kapasitasnya tergolong kecil.

Baca Juga: Dump Truck: Cara Kerja, Jenis, dan Kelebihannya

Kirimkan Menggunakan Armada Pengiriman yang Sesuai

Mengingat berat dan volume grader besar, pastikan alat ini dikirimkan menggunakan jasa pengiriman yang sesuai. Pengiriman yang menjangkau seluruh area di Indonesia sampai ke area pelosok. Demikianlah informasi seputar motor grader.

Tidak hanya itu, karena harganya yang juga cukup mahal dan merupakan aset bisnis yang berharga. Pastikan lindungi alat berat grade dengan asuransi yang bisa melindungi dari berbagai risiko kerusakan dan finansial. Dapatkan produk asuransi teknis terbaik dengan mengisi form dibawah ini!

10 Cara Aman Mengoperasikan Alat Berat Sesuai Standar K3

10 Cara Aman Mengoperasikan Alat Berat Sesuai Standar K3

Mengoperasikan alat berat seperti ekskavator, crane, bulldozer, atau forklift bukanlah pekerjaan sembarangan. Dibutuhkan keahlian khusus, lisensi resmi (Surat Izin Operasi / SIO), dan kepatuhan ketat terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mencegah kecelakaan fatal.

Kecelakaan kerja akibat human error atau kelalaian dalam cara aman mengoperasikan alat berat dapat mengakibatkan kerugian material yang besar, cedera serius, hingga korban jiwa.

Oleh karena itu, artikel ini akan merangkum potensi bahaya di lapangan konstruksi/logistik serta 10 Standar Operasional Prosedur (SOP) yang wajib dipatuhi oleh setiap operator.

5 Potensi Bahaya Utama Saat Mengoperasikan Alat Berat

Kesalahan kecil di lapangan kerja dapat memicu bencana besar. Berikut adalah 5 risiko dan potensi bahaya yang paling sering terjadi saat mengoperasikan mesin berat:

  • Alat Terguling (Rollover): Mesin tumbang, terbalik, atau terjungkal karena membawa beban melebihi kapasitas atau dipaksa berjalan di medan terjal.
  • Risiko Sengatan Listrik: Lengan mesin (seperti boom crane atau ekskavator) secara tidak sengaja menyentuh kabel tegangan tinggi di atas kepala.
  • Tertimpa Material: Barang atau material muatan jatuh dan menimpa kabin operator atau pekerja lain di bawahnya.
  • Terjepit (Caught-in/between): Operator atau pekerja sekitar terjepit di antara bagian mesin yang bergerak dengan struktur bangunan.
  • Tertabrak (Struck-by): Pekerja darat tertabrak atau terlindas alat berat yang sedang mundur akibat berada di area titik buta (blind spot).

Baca Juga: Profesi Kontraktor: Tugas, Tanggung Jawab, Keahlian, dan Jenjang Karirnya

10 Cara Aman Mengoperasikan Alat Berat Sesuai SOP

Bagaimana cara mencegah kecelakaan di area konstruksi dan industri? Berikut adalah pedoman 10 cara mengoperasikan alat berat dengan aman:

1. Periksa Area Sekitar (360-Degree Walkaround)

Sebelum naik ke kabin, operator wajib berjalan mengelilingi alat berat untuk memastikan tidak ada pekerja lain, material penghalang, atau utilitas bawah tanah (seperti pipa atau kabel) yang bisa rusak jika mesin dijalankan.

2. Cek Kondisi Mesin (Pre-Operation Check)

Pastikan mesin dalam kondisi prima. Periksa cairan vital seperti oli mesin, oli hidrolik, air radiator, serta instalasi kabel. Jika menemukan bunyi atau getaran aneh saat mesin dipanaskan, segera matikan mesin dan laporkan ke teknisi. 

3. Lakukan Pelumasan Secara Rutin

Pastikan sendi-sendi gerak (boom, arm, bucket) pada alat berat telah dilumasi (greasing) dengan takaran yang tepat. Pelumasan mencegah gesekan logam yang membuat aus, keropos, atau kemacetan mendadak saat alat beroperasi.

4. Kenali Area Titik Buta (Blind Spots)

Alat berat memiliki titik buta yang sangat luas. Jangan pernah bergerak mundur tanpa memastikan area belakang bersih. Gunakan bantuan pekerja pengintai (spotter/rigger) untuk memberikan sinyal tangan (navigasi) dari luar kabin jika visibilitas Anda terbatas. 

5. Selalu Pasang Sabuk Pengaman

Menggunakan sabuk pengaman (seatbelt) adalah aturan emas K3. Jika alat berat tiba-tiba tergelincir, terbentur, atau terguling (rollover), sabuk pengaman akan menahan operator tetap berada di dalam perlindungan rangka kabin (Roll-Over Protective Structures / ROPS).

Baca Juga: 7 Potensi Penyakit yang Rentan Dialami Pekerja Tambang

6. Terapkan Aturan Tiga Titik Tumpu (Three-Point Contact)

Menurut Occupational Safety and Health Administration (OSHA), cedera paling sering terjadi justru saat operator naik atau turun dari kabin. Selalu pastikan dua tangan dan satu kaki (atau dua kaki dan satu tangan) selalu menempel pada tangga dan pegangan mesin. Jangan pernah melompat dari alat berat.

7. Pastikan Berpijak di Tanah yang Datar

Saat hendak memarkir, memuat barang, atau menurunkan barang (loading/unloading), pastikan posisi alat berat berada di tanah yang datar dan padat. Menahan beban di tanah yang miring atau labil akan meningkatkan risiko mesin terjungkal.

8. Pahami dan Patuhi Kapasitas Beban Maksimal (SWL)

Setiap alat berat memiliki Safe Working Load (SWL) atau batas beban maksimal. Jangan pernah memaksakan mengangkat muatan melebihi kapasitas ini. Kelebihan beban tidak hanya merusak sistem hidrolik, tetapi berpotensi mematahkan lengan alat berat di tengah operasi. 

9. Gunakan Sistem Lockout/Tagout (LOTO) Saat Servis

Jika alat berat sedang mengalami kerusakan atau jadwal maintenance, segera kunci sistemnya dan pasang label peringatan (LOTO). Hal ini untuk mencegah pekerja lain secara tidak sengaja menghidupkan mesin yang sedang diperbaiki mekanik. 

10. Ketahui Batasan Diri Sendiri (Cegah Kelelahan)

Mengendalikan alat berat membutuhkan konsentrasi fisik dan mental tingkat tinggi. Berhenti memaksakan diri jika Anda sudah lelah, mengantuk, atau kehilangan fokus. Beristirahatlah dengan cukup demi menjaga produktivitas dan nyawa rekan kerja. 

Baca Juga: 7 Tips Mencegah Terjadinya Kecelakaan Kerja pada Karyawan

Lindungi Aset Perusahaan dan Karyawan Anda Sekarang!

Membahas prosedur K3 dan cara aman mengoperasikan alat berat wajib dilakukan secara rutin lewat briefing harian (toolbox meeting). Meskipun operator sudah berpengalaman dan patuh pada SOP, risiko kecelakaan kerja atau kerusakan alat (machinery breakdown) di lapangan konstruksi tidak pernah bisa diprediksi secara absolut.

Oleh karena itu, pastikan Anda melengkapi perusahaan dengan jaring pengaman finansial. Lindungi karyawan Anda dari risiko kecelakaan fatal di lapangan dengan Asuransi Karyawan, dan lindungi aset bisnis Anda dengan produk perlindungan alat berat (Heavy Equipment Insurance).

Jangan lupa juga untuk menyediakan fasilitas asuransi karyawan untuk melindungi mereka dari risiko pekerjaan lapangan yang bisa mengganggu kesehatan dan mengancam keselamatan mereka. Dapatkan asuransi karyawan terbaik di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Jenis-Jenis Kargo dan Proses Penanganan Kargo Barang

Jenis-Jenis Kargo dan Proses Penanganan Kargo Barang

Kargo adalah semua jenis barang yang dikirimkan dalam jumlah dan volume besar melalui jalur darat, laut, maupun udara untuk keperluan perdagangan atau distribusi logistik.

Dalam dunia logistik, pengiriman kargo tidak bisa dilakukan sembarangan. Proses distribusi ini diatur secara ketat melalui penanganan kargo (cargo handling) untuk memastikan barang sampai ke tangan penerima dengan selamat, tepat waktu, dan tanpa cacat.

Artikel ini akan membahas tuntas apa itu penanganan kargo, jenis-jenis barang kargo, tahapan prosedurnya, hingga solusi perlindungan asuransinya.

Apa Itu Penanganan Kargo?

man wearing face mask standing near vehicle door with brown carton boxes
Photo by Pavel Danilyuk on Pexels.com

Penanganan kargo (cargo handling) adalah seluruh proses penerimaan, pemuatan (loading), pembongkaran (unloading), hingga pemindahan muatan kargo dari titik keberangkatan ke lokasi tujuan.

Tujuan utama dari penanganan kargo adalah menciptakan rantai distribusi logistik yang efektif, efisien, serta menjamin keselamatan operasional maupun kondisi barang itu sendiri.

Dalam setiap proses cargo handling, terdapat tiga pihak utama yang selalu terlibat, yaitu:

  1. Pengirim (Shipper): Pihak perorangan, kelompok, atau perusahaan skala kecil hingga besar yang mengirimkan barang. Pengiriman bisa dilakukan sendiri atau diserahkan kepada agen jasa ekspedisi.
  2. Pengangkut (Carrier): Pihak penyedia jasa transportasi dan ekspedisi. Dalam pengiriman udara, mereka bisa berupa cargo sales agent atau airlines.
  3. Penerima (Consignee): Konsumen akhir atau pihak agen tujuan yang menerima kiriman barang tersebut.

4 Jenis Kargo Barang Berdasarkan Penanganannya

Kargo identik dengan pengiriman barang bulky (besar dan berat). Di pelabuhan maupun bandara udara, kargo diklasifikasikan ke dalam empat jenis utama berdasarkan regulasi dan cara penanganannya:

1. General Cargo (Barang Umum)

General cargo adalah barang-barang umum yang tidak memerlukan penanganan khusus, asalkan memenuhi standar pengemasan (packing) yang berlaku.

  • Contoh Barang: Peralatan kantor, peralatan rumah tangga, perabot olahraga, pakaian, sepatu, dan produk tekstil lainnya.

2. Special Cargo (Barang Khusus)

Berbeda dengan general cargo, jenis kargo ini membutuhkan penanganan spesial karena diikat oleh regulasi pengiriman yang ketat, sering kali via transportasi udara.

  • Contoh Barang: Makanan segar (perishables), tanaman hidup, hewan/binatang peliharaan, barang mewah (emas, berlian), barang beraroma menyengat, hingga jenazah manusia (utuh/kremasi).

3. Irregularity Cargo (Kargo Bermasalah)

Ini adalah status/kategori kargo yang mengalami kendala operasional, baik karena cacat pada barang atau ketidaksesuaian dengan SOP pengiriman. Irregularity cargo terbagi menjadi empat:

  • Missing Cargo: Barang hilang di perjalanan.
  • Damage Cargo: Barang mengalami kerusakan fisik.
  • Overload Cargo: Kargo melebihi kapasitas angkut armada.
  • Found Cargo: Barang ditemukan namun tanpa dokumen/identitas pengirim yang jelas.

4. Dangerous Cargo (Barang Berbahaya / Dangerous Goods)

Kargo yang berisi material berbahaya dan peka terhadap suhu udara, getaran, atau tekanan. Barang ini sangat diawasi karena bisa memicu kecelakaan fatal.

  • Contoh Barang: Cairan kimia mudah terbakar, bahan peledak, peluru, senjata api, dan kembang api.

Aturan Khusus Pengiriman Dangerous Cargo:

  • Mengikuti aturan baku penerbangan dari International Air Transport Association (IATA).
  • Mengemas (packing) barang dengan material berstandar tinggi.
  • Menggunakan standar marking dan labeling peringatan bahaya yang akurat.

Baca Juga: 5 Perbedaan Pengiriman Ekspedisi dan Kargo

7 Tahapan Proses Kerja Penanganan Kargo

Penanganan barang kargo dari titik awal ke titik akhir mengikuti SOP operasional yang runtut. Berikut adalah 7 tahapan alur pengiriman kargo yang umum dilakukan di bandara/pelabuhan:

  1. Penerimaan (Acceptance): Serah terima barang dari shipper ke pihak fasilitas pengangkutan. Di sini, dokumen, biaya administrasi kargo, dan kelayakan kiriman akan dicek awal.
  2. Penimbangan Barang (Weighing): Pencocokan berat aktual kargo dengan manifes pengirim. Ini krusial agar pesawat/kapal tidak mengalami kelebihan beban (over capacity).
  3. Pembuatan Dokumen Ekspedisi: Penerbitan surat-surat resmi, seperti Cargo Booking Advice (CBA), Pemberitahuan Isi Barang (PTI), Bukti Timbang Barang (BTB), dan Surat Muatan Udara (Airway Bill).
  4. Marking, Labeling, & X-Ray: Barang diberi label stiker identifikasi (contoh: stiker fragile/special cargo). Setelah itu, kargo wajib masuk mesin pemindai (X-Ray) keamanan.
  5. Storage (Penyimpanan): Kargo dikelompokkan dan disimpan sementara di gudang transit (cargo terminal) sesuai jenis, jadwal penerbangan/keberangkatan, dan rute tujuannya.
  6. Build-Up: Penyusunan barang muatan ke dalam palet atau kontainer khusus (Unit Load Device / ULD) yang kemudian dibungkus plastik solid pelindung dan dimuat ke atas gerobak kargo.
  7. Loading (Pemuatan): Proses akhir di mana kargo dibawa ke apron terminal dan dinaikkan ke dalam perut pesawat/kapal angkut oleh tim ground handling.

Baca Juga: 14 Jasa Ekspedisi yang Melayani Pengiriman Besar

Syarat Utama Lancarnya Penanganan Kargo

Agar semua prosedur di atas berjalan tanpa hambatan, sebuah terminal kargo mutlak memerlukan tiga elemen pendukung, yakni:

  • Sistem IT Terintegrasi: Software komputer untuk melacak manifes, memproses form penimbangan, dan integrasi data antar maskapai secara aktual (real-time).
  • Prosedur (SOP) Ketat: Aturan kerja baku mulai dari penerimaan barang, packing, hingga bongkar-muat (loading).
  • Alat Berat Pendukung (Sarana): Keberadaan alat berat yang menunjang operasional, seperti:
    • Forklift: Alat angkat untuk menaik-turunkan barang bulky.
    • Crane / Derek: Alat pemindah kontainer raksasa di pelabuhan dermaga.
    • Scanner: Pemindai barcode untuk memantau status pelacakan (live tracking).
    • Dongkrak Palet (Pallet Jack): Pendorong kargo ringan di area gudang sempit.
    • Loading Ramps: Jalur miring (papan besi) untuk melancarkan roda masuk kendaraan kargo.

Alat-Alat yang Digunakan untuk Penanganan Kargo

Proses penanganan kargo dapat berjalan lancar dengan bantuan beberapa alat. Alat-alat yang dimaksud, antara lain.

1. Forklift

Forklift merupakan alat yang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan barang berukuran besar. Selain itu, forklift juga memudahkan proses pemindahan barang ke tempat penyimpanan dan memindahkannya kembali saat diangkut. 

2. Derek atau Crane

Alat derek digunakan untuk memuat dan menurunkan kontainer. Alat ini banyak ditemukan di dermaga atau pelabuhan untuk memindahkan kargo ke atau dari kapal. 

3. Scanner

Scanner atau alat pemindai berfungsi untuk mendaftarkan kode barang saat akan berangkat atau saat tiba di lokasi tujuan. Alat ini juga sering digunakan untuk melacak barang, sehingga penerima mengetahui posisi barang berada. 

4. Dongkrak Palet

Forklift sederhana yang mudah didorong dikenal juga dengan sebutan dongkrak palet. Alat ini berfungsi untuk mengangkut atau menyimpan barang ke gudang penyimpanan. Lalu, mengangkutnya kembali jika ingin dipindahkan.

5. Loading Ramps

Disebut juga sebagai jalur pemuatan barang. Alat ini berfungsi untuk memudahkan proses pemuatan atau penurunan barang, baik dari truk, pesawat, atau kapal. Alat ini membuat proses pemindahan menjadi aman, jadi kemungkinan barang rusak sangatlah kecil.

Baca Juga: Manfaat Asuransi Kargo dan Cara Klaimnya

Ikuti Mekanisme Pengiriman Kargo yang Benar

Penanganan kargo dapat berjalan dengan baik jika diikuti dengan mekanisme pengiriman kargo yang benar. Sebagai pemakai jasa layanan kargo, pastikan kamu mengikuti aturan atau SOP yang berlaku demi kelancaran pengiriman. Jangan lupa untuk melampirkan dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat pengiriman menggunakan kargo. 

Selain itu, pahami tahap dan prosesnya untuk menghindari miskomunikasi yang dapat merugikan diri sendiri di kemudian hari. Selalu percayakan penanganan kargo pada perusahaan kargo yang sudah berpengalaman dan memiliki pelayanan terbaik.

Bagi yang sering menggunakan jasa layanan kargo, jangan lupa untuk melengkapi pengiriman kargo dengan perlindungan tambahan dari asuransi pengiriman dan logistik dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Kode Etik Perusahaan: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menyusunnya

Kode Etik Perusahaan: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menyusunnya

Selain Standar Operasional Prosedur (SOP), kode etik merupakan hal yang penting di suatu perusahaan. Kode etik digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan suatu bisnis. Tujuannya untuk menghindari adanya penyimpangan yang dapat merugikan perusahaan, karyawan, dan pihak lain yang terlibat dalam kegiatan operasional. 

Kode etik merupakan salah satu hal yang wajib ditaati oleh seluruh personil dalam perusahaan. Dengan demikian, perusahaan bisa mendapatkan reputasi yang baik di mata masyarakat. Hal ini secara otomatis akan melancarkan bisnis yang dilakukan perusahaan. 

Pengertian Kode Etik Perusahaan

photo of people doing handshakes
Photo by fauxels on Pexels.com

Kode etik atau ethic codes adalah dokumen yang berisi tentang prinsip dan pedoman yang wajib ditaati oleh seluruh karyawan, termasuk pemimpin perusahaan. Kode etik dapat digunakan untuk membatasi tindakan yang akan dilakukan oleh karyawan maupun pemimpin, sehingga hal ini tidak menimbulkan kerugian pihak mana pun.

Kode etik perusahaan biasanya akan ditempelkan di pintu masuk perusahaan atau dicantumkan di dalam website resmi yang dapat diakses kapan saja. Akses tidak hanya diberikan kepada karyawan, tapi juga kepada masyarakat luas yang ingin mengetahui informasi tentang suatu perusahaan.

Fungsi Kode Etik Perusahaan

Kode etik memiliki beberapa fungsi yang akan membantu perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu. Adapun fungsi kode etik, di antaranya.

1. Memperkuat Identitas Perusahaan

Kode etik dapat dijadikan suatu branding yang secara tidak langsung akan memperkuat identitas perusahaan. Identitas dibangun agar bisnis menjadi mudah dikenali oleh masyarakat tanpa harus mengetahui jenis produk yang dibuat oleh perusahaan yang bersangkutan. 

Di sisi lain, kode etik juga memudahkan perusahaan untuk mendapatkan kepercayaan. Tidak hanya masyarakat secara luas, tapi juga para pemegang modal untuk menanamkan saham. 

2. Membangun Minat Kerja Karyawan

Fungsi kode etik selanjutnya adalah membangun minat kerja karyawan. Ketika perusahaan memiliki kode etik yang baik, maka akan semakin banyak kandidat yang tertarik untuk melamar saat perusahaan membuka lowongan kerja. Sebab, perusahaan memiliki budaya kerja yang baik, nyaman, dan membuat para karyawan betah untuk bekerja.

Begitu pula dengan karyawan yang sudah bergabung dengan perusahaan. Karyawan akan menjadi loyal, karena merasa dirinya dianggap. Terjadinya “bola salju” atau rotasi karyawan karena resign pun dapat diminimalisir sebaik mungkin.

3. Menghindari Masalah Hukum

Fungsi kode etik karyawan dalam perusahaan yang terakhir adalah menghindari permasalahan hukum yang kerap kali terjadi dewasa ini. Misalnya, adanya aktivitas ilegal yang secara otomatis merugikan perusahaan. 

Dengan kode etik yang baik, maka permasalahan seperti ini dapat diantisipasi. Mulai dari kasus pembajakan, pencemaran nama baik, manipulasi pajak, dan kasus suap akan jarang terdengar dari perusahaan yang bersangkutan. 

Baca Juga: Kerja Shift? Terapkan Tips Berikut Agar Tetap Sehat

Manfaat Mematuhi Kode Etik Perusahaan

Memahami kode etik karyawan dalam perusahaan adalah hal yang wajib dilakukan. Sebab, hal ini memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan maupun karyawan. Manfaat mematuhi kode etik perusahaan, antara lain.

1. Tercipta Lingkungan Kerja yang Sehat

Tidak ada satu orang karyawan pun yang menolak untuk bekerja di perusahaan yang memiliki lingkungan yang sehat. Justru perusahaan seperti ini yang paling banyak dicari, karena dapat menciptakan rasa nyaman dan aman selama bekerja. Karyawan tidak perlu takut dengan adanya senioritas atau kebiasaan sikut-menyikut yang sering terjadi di dunia kerja.

Lingkungan kerja yang sehat akan memberikan energi positif yang membuat karyawan semangat untuk bekerja. Selain itu, karyawan menjadi lebih open atau terbuka untuk mengenal satu sama lain. Hal ini akan membantu masing-masing karyawan untuk membangun proses kerja sama tim guna mencapai tujuan bersama.

2. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Semua pelanggan akan senantiasa melihat kinerja dan pelayanan yang diberikan oleh suatu perusahaan. Dengan memiliki kode etik yang baik, maka perusahaan akan mendapatkan impresi baik pula di mata para pelanggan. Alhasil, perusahaan mampu menjaga loyalitas pelanggan untuk terus menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

Etika dalam melayani pelanggan yang dimaksud adalah dengan memberikan informasi yang detail terkait suatu produk, menjawab pertanyaan pelanggan dengan cepat, dan memperhatikan kritik maupun saran. Dengan demikian, berbagai tindakan kurang profesional yang terjadi dalam dunia bisnis dapat dibatasi karena perusahaan senantiasa mengedepankan nilai moral dalam menjalankan bisnis. 

3. Membina Hubungan Baik dengan Pemangku Kepentingan (Stakeholders)

Manfaat lain yang didapatkan oleh perusahaan yang memiliki etika adalah dapat membangun hubungan baik dengan para stakeholder. Dengan menjunjung nilai moral, perusahaan sudah berhasil menunjukkan kualitasnya. 

Prinsip moral yang diterapkan adalah dengan menjaga integritas yang sudah diterapkan oleh perusahaan sejak awal berdiri. Juga menjaga kultur perusahaan akan tetap baik. Dengan begini, perusahaan menjadi mudah dipercaya oleh rekan bisnis untuk membina hubungan kerja dalam jangka pendek maupun panjang.

4. Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Selain ketiga manfaat di atas, kode etik juga membantu meningkatkan produktivitas kerja. Prinsip nilai moral yang ditetapkan membuat karyawan merasa sama, tidak ada dibedakan satu sama lain meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda. Karyawan diperbolehkan untuk mengungkapkan pendapat dengan cara yang baik dan benar. 

Perilaku yang sesuai dengan pedoman etika akan meningkatkan sistem kerja yang dinamis dan harmonis. Karyawan menjadi termotivasi untuk bekerja, meskipun berada dalam tekanan. Sebab, tenaga dan pengorbanan yang dikeluarkan untuk bekerja terbayarkan dengan apa yang didapatkan dari perusahaan.

Baca Juga: 10 Tips Efektif Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Cara Menyusun Kode Etik Perusahaan yang Benar

Menyusun kode etik karyawan dalam perusahaan bukan hal yang mudah. Ada banyak pihak yang harus dilibatkan untuk mendapatkan kode etik yang pas dan sesuai dengan prinsip di perusahaan. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat menyusun kode etik. 

1. Langkah Menyusun Kode Etik di Perusahaan

  • Pertama-tama, tentukan batasan normatif yang dapat ditoleransi oleh perusahaan.
  • Identifikasi budaya kerja yang sesuai dengan perilaku di lingkungan kerja.
  • Diskusikan dengan pihak-pihak yang terlibat. Jika perlu, mintalah pendapat untuk memudahkan penyusunan kode etik yang baik dan benar.
  • Cantumkan konsekuensi atau sanksi dari pelanggaran kode etik secara berjenjang, mulai dari Surat Peringatan (SP), skorsing, pemotongan bonus/denda, hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) jika pelanggaran tergolong berat.
  • Cantumkan nama pengawas dalam menjalankan kode etik untuk menciptakan rasa tanggung jawab saat bertugas.

Informasikan kode etik perusahaan kepada seluruh pihak internal. Cantumkan poin-poinnya dalam website resmi atau print out, lalu pajang di tempat tertentu agar karyawan selalu mengingat isi kode etik yang dibuat oleh perusahaan.

2. Penerapan Kode Etik Karyawan dalam Perusahaan

Setelah kode etik berhasil disusun, tahap selanjutnya adalah menerapkan kode etik di lingkungan kerja. Penerapannya dikelola oleh divisi human resource. Divisi ini yang senantiasa menginformasikan dan mengawasi jalannya kode etika.

Jika terjadi suatu pelanggaran di kemudian hari, maka divisi human resource yang akan turun tangan terlebih dahulu. Divisi ini yang akan mengambil keputusan yang tepat untuk menindaklanjuti pelanggaran. Apakah itu dengan memberikan sanksi berupa surat peringatan, memberikan skorsing karyawan, atau denda tertentu berdasarkan dampak pelanggaran yang dilakukan. 

3. Pengawasan dan Evaluasi Kode Etik 

Pengawasan dibutuhkan untuk mengendalikan penerapan kode etik. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kode etik diterapkan dengan baik, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di perusahaan. Selain itu, pengawasan juga baik untuk membangun budaya kerja yang positif, profesional, dan nyaman bagi seluruh karyawan.

Setelah diterapkan dalam kurun waktu tertentu, kode etik perlu dievaluasi. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang berisi sejumlah pertanyaan kepada karyawan. Jawaban yang diterima dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk memperbaiki isi dari kode etik atau menambahkan poin-poin tertentu, sehingga etika di perusahaan menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Baca Juga: Pentingnya Asuransi Pensiun dan Manfaatnya

Pedoman Dibutuhkan dalam Semua Perjalanan Bisnis

Etika bisnis akan mempengaruhi proses perjalanan bisnis secara menyeluruh, mulai cara kerja karyawan hingga pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pimpinan. Kode etik akan membatasi perilaku masing-masing pihak internal di dalam perusahaan, sehingga tidak dapat bertindak seenaknya atau menyalahgunakan jabatan yang dimilikinya di perusahaan.

Alhasil, budaya kerja yang sehat pun senantiasa tercipta di lingkungan kerja.
Jika kamu ingin membangun kultur positif di dalam perusahaan, sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukan sejumlah perubahan.

Libatkan beberapa pihak, mulai dari menilai kode etik yang berlaku saat ini, proses pengambilan keputusan sampai penerapan kode etik yang baru. Dengan demikian, bisnis dapat berjalan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan.

Penerapan tata kelola dan kode etik yang baik wajib didukung dengan proteksi hukum bagi para pengambil keputusan. Lindungi jajaran manajemen Anda dengan Asuransi Tanggung Gugat Direktur dan Pejabat (Directors and Officers / D&O Liability Insurance) dari Cermati Protect.

Alat Berat Excavator: Fungsi, Jenis, Harga, dan Cara Kerja

Alat Berat Excavator: Fungsi, Jenis, Harga, dan Cara Kerja

Alat berat merupakan sebuah mesin berukuran besar yang sengaja didesain untuk melakukan pekerjaan berat. Mulai dari pemindahan bahan bangunan, pengerjaan tanah, melakukan penggalian, dan lain sebagainya. Alat-alat berat biasa digunakan untuk pekerjaan konstruksi, seperti pembangunan gedung, jalan, atau pertambangan yang membutuhkan bantuan mesin untuk memudahkan pekerjaan.

Alat-alat berat diproduksi oleh negara-negara maju di seluruh dunia, seperti Jepang, Amerika, Swedia, Korea Selatan, dan lain-lain. Negara-negara yang tidak memproduksi biasanya akan mengimpor alat-alat berat untuk memudahkan pekerjaan pembangunan di negaranya. Namun, tidak menutup kemungkinan apabila perusahaan alat berat memiliki satu kantor di suatu negara untuk menyuplai kebutuhan alat-alat berat.

Alat Berat Excavator

Salah satu alat berat yang mungkin masih asing di telinga adalah excavator. Excavator adalah alat berat dengan rangkaian lengan atau batang, tongkat atau bahu, dan keranjang. Masing-masing rangkaian ini berfungsi sebagai alat keruk dan tenaga untuk menggerakkan hidrolik.

Excavator digerakkan oleh mesin diesel yang terdapat pada bagian atas track shoe atau roda rantai. Alat ini biasa dikatakan sebagai alat serbaguna karena dapat digunakan untuk berbagai jenis pekerjaan. Namun, tujuan utama penggunaannya adalah untuk menggali, memuat material ke dalam dump truck atau loading, membuat kemiringan atau sloping, dan memecahkan batu. 

Alat ini pertama kali diciptakan tahun 1835 oleh seorang teknisi asal Amerika Serikat, bernama William Smiths Otis. Awalnya hanya ada 7 unit excavator di seluruh dunia. Alat ini merupakan perkembangan dari alat pengeruk tenaga uap yang bernama power shovel.

Mulanya excavator hanya digunakan di atas rel kereta. Alat ini dioperasikan menggunakan keranjang pengeruk yang ditarik menggunakan rantai. Seiring perkembangan teknologi, pembuatan excavator atau sering disebut beko menjadi lebih canggih, sehingga fungsinya di bidang konstruksi menjadi semakin meningkat.

Fungsi Alat Berat Excavator

Alat berat serbaguna ini memiliki peranan penting dalam sektor konstruksi, pertambangan, perkebunan, dan sektor lainnya. Seperti yang telah disebutkan di atas, fungsi utamanya adalah untuk menggali material. Di sisi lain, alat ini juga memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Mengangkut berbagai macam material, seperti batu-batuan, tanah, dan lumpur
  • Mengeruk sedimentasi lumpur yang ada di sungai, danau, dan tepi dermaga
  • Meratakan dan memadatkan tanah
  • Menghancurkan material
  • Membongkar material untuk menancapkan pondasi tiang pancang
  • Membantu pekerjaan yang masih berkaitan dengan pertambangan dan kehutanan

Jenis-jenis Excavator

Alat penggali ini terdiri dari beberapa jenis dengan spesifikasi pekerjaan yang berbeda-beda. Anda dapat memilih salah satunya sesuai kebutuhan pengerjaan. Adapun jenis-jenis excavator yang perlu diketahui adalah sebagai berikut.

1. Crawler

Disebut crawler karena dijalankan menggunakan roda berantai yang terdapat di sisi kiri dan kanan. Jika diperhatikan lagi, roda berantai yang ada pada alat ini mirip tank yang biasa digunakan oleh tentara. Fungsi roda berantai adalah untuk membuat alat ini dapat berjalan stabil pada permukaan yang berlumpur atau kasar.

Crawler digunakan untuk menata lanskap, penambangan, dan menggali parit. Keunggulan jenis ini adalah dapat digunakan di permukaan yang tidak rata. Sedangkan kelemahannya adalah gerakan yang cukup lambat, lebih lambat daripada wheeled.

2. Wheeled

Jenis selanjutnya adalah wheeled yang biasa digunakan untuk pekerjaan di permukaan keras, tapi lebih datar. Tak heran apabila roda pada alat ini berjalan lebih cepat. Cocok digunakan untuk medan beton atau aspal.

Sekilas, alat ini mirip dengan crawler. Perbedaannya terletak pada roda yang digunakan, karena terbuat dari bahan karet. Bukan tanpa alasan, penggunaan bahan karet bertujuan agar wheeled memiliki daya cengkam yang baik

3. Suction

Excavator yang satu ini sering digunakan untuk pekerjaan bawah tanah, sehingga dapat memperkecil tingkat kerusakan pada bagian yang mudah retak. Selain ini, suction juga sering digunakan untuk membersihkan puing-puing. Suction memiliki daya hisap tinggi yang dapat meminimalisir potensi kerusakan pada tempat pengerjaan.

Daya hisap ini memiliki pipa berdiameter 30 cm. Meski tergolong kecil, pipa ini dapat bekerja dengan water jet mencapai kecepatan 320 km per jam. Dengan kecepatan ini, pipa dapat menyedot puing maupun tanah dengan cepat.

4. Long reach

Merupakan jenis excavator yang cocok digunakan untuk area yang sulit dijangkau. Misalnya, untuk proyek pembongkaran yang ada di sungai atau di atas danau. Alat ini memiliki boom dan lengan yang panjangnya dapat diatur sesuai kebutuhan. 

Panjang lengannya dapat diatur hingga 30 meter. Kelebihan alat ini adalah dapat menjangkau wilayah galian dengan jarak yang jauh. Kelemahannya adalah tidak bisa digunakan pada area atau tempat yang sempit.

Baca Juga: Berbagai Bentuk Badan Usaha: Pengertian dan Jenisnya

Harga Alat Berat Excavator

Harga alat berat excavator tentu berbeda-beda, tergantung pada jenis yang ingin dibeli. Harga juga dipengaruhi oleh merek atau brand excavator itu sendiri. Anda perlu membandingkan harga dan kualitasnya terlebih dahulu sebelum membeli. 

Harga alat berat excavator baru di Indonesia sangat bervariasi, umumnya berkisar antara Rp 500 juta hingga lebih dari Rp 3 Miliar untuk kelas standar. Perbedaan harga ini sangat bergantung pada merek (seperti Caterpillar, Komatsu, Hitachi, atau Kobelco), kapasitas tonase, ukuran bucket, serta fitur teknologi yang tersemat di dalamnya. Sementara untuk excavator bekas, harganya mengikuti fluktuasi pasar, jam kerja (hour meter), dan riwayat perawatan mesin.

Cara Kerja Excavator 

Excavator bukanlah alat berat yang dioperasikan dengan gerakan maju atau mundur saja. Alat ini memiliki bucket yang dioperasikan menggunakan tuas kontrol. Sebelum mengoperasikannya, pekerja diwajibkan memenuhi syarat-syarat berikut ini:

  • Tenaga excavator yang bekerja di perusahaan wajib memiliki sim B2
  • Selalu menggunakan baju keselamatan dan topi selama bekerja
  • Mengecek kondisi excavator sebelum digunakan untuk mengatasi hambatan yang mungkin terjadi dalam kegiatan pengoperasian

Adapun panduan cara kerja excavator adalah sebagai berikut:

A. Menjalankan bagian bucket dan boom: panel kontrol atau tuas bagian kanan

  • Menurunkan boom : mendorong tuas ke depan
  • Menaikkan boom : menarik tuas ke belakang
  • Menutup bucket : menggeser tuas ke kiri
  • Membuka bucket : menggeser tuas ke kanan

B. Mengontrol arah putaran kabin (Swing) dan pergerakan lengan (Arm): tuas bagian kiri

  • Menarik arm ke arah kabin (Arm In) : menarik tuas ke belakang
  • Memanjangkan/menjauhkan arm (Arm Out) : mendorong tuas ke depan
  • Menggeser kabin ke kiri : menggeser tuas ke kiri
  • Menggeser kabin ke kanan : menggeser tuas ke kanan

C. Mengunci tuas excavator: shut off atau locker pada bagian sebelah kiri

  • Menutup fungsi tuas excavator : menarik tuas ke atas
  • Membuka fungsi tuas excavator : mendorong tuas ke bawah

D. Menjalankan dan membelokkan excavator: tuas track kanan dan kiri di bagian depan

  • Menggerakkan excavator maju (ke depan) : mendorong kedua tuas (kanan & kiri) secara bersamaan ke depan
  • Menggerakkan excavator mundur (ke belakang) : menarik kedua tuas secara bersamaan ke belakang
  • Belok ke kiri : menarik tuas kanan ke belakang
  • Belok ke kanan : menarik tuas kiri ke belakang

Asuransi Alat Berat dan Manfaatnya

Mengingat harganya yang cukup mahal, alat-alat berat seperti excavator perlu diproteksi menggunakan asuransi alat berat. Dengan asuransi, perusahaan dapat meminimalisir kerugian apabila terjadi kerusakan pada alat-alat berat yang dioperasikan. Selain excavator, beberapa objek pertanggungan asuransi alat berat, di antaranya:

  • Excavator
  • Dozer
  • Dump truck
  • Crane
  • Motor grader
  • Tractor
  • Compactor
  • Backhoe
  • Compressor
  • Forklift
  • Wheel loader
  • Concrete mixer
  • Vibrating roller

Salah satu jenis polis asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi adalah Contractor’s Plant and Equipment (CPE). Polis CPE memberikan jaminan saat alat-alat berat sedang bekerja, sedang diam, maupun saat dibongkar saat perawatan dilakukan. Manfaat lainnya yang bisa didapatkan dari polis CPE, antara lain:

  • Jaminan kebakaran, disambar petir, akibat ledakan, kejatuhan pesawat, dan asap
  • Jaminan kerusuhan, pemogokan, dan huru-hara
  • Jaminan angin topan, banjir, badai, dan kerusakan akibat air
  • Jaminan bencana alam, seperti tanah longsor, tsunami, gempa bumi, dan letusan gunung berapi
  • Jaminan atas perampokan atau pencurian
  • Jaminan akibat kelalaian atau kesalahan dalam pengoperasian

Sementara hal-hal yang dikecualikan dalam asuransi alat berat, antara lain:

  • Kerusakan karena kesalahan sendiri sesuai yang tercantum dalam ikhtisar polis asuransi
  • Kerugian atau kerusakan akibat elektrikal atau mekanik, kegagalan, patah, maupun kekacauan mekanik. Namun apabila kerusakan tersebut menyebabkan kecelakaan tertentu, maka perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi
  • Kerugian atau kerusakan pada alat-alat pelengkap yang dapat diganti, seperti kepingan, bor, mata pisau gergaji, tuangan, pola, dan lain sebagainya
  • Kerugian atau kerusakan akibat ledakan boiler maupun bejana yang memiliki tekanan
  • Kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan umum, kecuali untuk penggunaan konstruksi
  • Kerugian atau kerusakan karena sebagian atau seluruh bagian terbenam saat air pasang

Hati-hati Saat Mengoperasikan Alat Berat

Selain berisiko menambah pengeluaran perusahaan, penggunaan alat-alat berat secara ceroboh dapat merugikan orang di sekitarnya. Penting agar operator lebih hati-hati saat mengoperasikan alat-alat berat. Tidak hanya excavator, tapi juga alat-alat berat lain.

Alat berat untuk kebutuhan konstruksi/pembangunan merupakan aset bisnis yang penting. Lindungi aset bisnis Anda dengan produk asuransi terbaik, cukup dengan mengisi form dibawah ini!

Tower Crane: Pengertian, Jenis, Cara Pemasangan, dan Asuransi Terbaik

Tower Crane: Pengertian, Jenis, Cara Pemasangan, dan Asuransi Terbaik

Penggunaan alat berat adalah hal yang sangat umum dalam dunia konstruksi. Alasannya karena luasnya medan pekerjaan di bidang konstruksi. Dengan bantuan alat-alat berat tersebut, pekerjaan diharapkan menjadi lebih mudah dan cepat selesai.

Salah satu alat berat yang sering digunakan adalah tower crane . Crane yang dipakai saat ini awalnya terbuat dari kayu sebelum akhirnya dibuat dari besi dan baja. Apa itu tower crane, bagaimana cara pemasangan tower crane, dan informasi lengkapnya akan dibahas pada artikel berikut ini.

Pengertian Tower Crane

Tower crane adalah salah satu alat berat yang digunakan untuk memindahkan maupun mengangkat material, baik secara vertikal dan horizontal. Alat ini bentuknya menyerupai huruf L terbalik. Alat ini sering kali ditemukan ditemukan di dalam proyek konstruksi, khususnya pembangunan gedung-gedung tinggi.

Tinggi tower crane bisa mencapai 80 meter. Tingginya dapat diatur sesuai kebutuhan pembangunan. Semakin tinggi suatu gedung yang ingin dibangun, maka semakin tinggi pula tower crane yang digunakan.

Daya angkat maksimumnya adalah 18 ton. Tapi, perlu diketahui bahwa beban seberat ini tidak boleh diposisikan di ujung jib. Justru semakin berat beban yang ingin diangkat, harus semakin dekat pula posisinya dengan tiang tower agar pengangkatan beban menjadi aman. 

Pembebanan dalam tower crane menggunakan prinsip Load Moment (momen beban). Sebagai contoh, jika sebuah crane memiliki kapasitas 300 tonne-meter, maka apabila beban letaknya 30 meter dari tiang, maka berat beban yang boleh diangkat adalah 10 ton. Apabila letak beban 50 meter dari tiang, maka berat beban yang boleh diangkat sebesar 6 ton saja. 

Fungsi Tower Crane 

Seperti yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya, fungsi tower crane adalah untuk mengangkat dan memindahkan material ke gedung-gedung tinggi. Material tersebut dapat berupa multiplek, besi, beton, pelat lantai, kolam, atau pengecoran balok. Proses pemindahan perlu dilakukan secara hati-hati, khususnya dalam pengecoran, sehingga penuangan adonan semen dapat dilakukan tepat sasaran.

Jenis-jenis Tower Crane

Penggunaan tower crane dipercaya akan memudahkan pekerjaan konstruksi. Adapun jenis-jenis tower crane yang sering digunakan, antara lain.

1. Rail Mounted Tower Crane

Jenis yang pertama adalah rail mounted tower crane. Bagian bawah pada tower ini dipasang pada rel dan dapat berjalan pada bagian yang sudah disusun sesuai jalur. Cara kerjanya lebih praktis dibandingkan tower crane statis, tapi penggunaannya dibatasi pada ketinggian tertentu karena alat ini tidak diikat ke struktur bangunan, melainkan berjalan di atas rel. 

2. Tied-in Tower Crane

Ketinggian tower crane yang berdiri bebas (free-standing) umumnya mencapai sekitar 80 hingga 100 meter, namun bisa jauh lebih tinggi jika diikatkan pada struktur bangunan (tied-in), dan sering digunakan pada bangunan yang ketinggiannya kurang dari 100 meter. Tower ini memiliki ciri khas pada bagian mast section-nya. Pengait pada tower terbuat dari besi baja yang kemudian diikatkan pada struktur bangunan untuk mengurangi goncangan akibat terpaan angin pada tower crane. 

3. Free Standing Tower Crane

Merupakan jenis crane yang paling sering digunakan dalam dunia konstruksi. Kelebihan tower ini adalah membuat waktu pembongkaran dan pemasangan menjadi lebih cepat. Sayangnya, penggunaan tower hanya diperbolehkan sampai ketinggian 100 meter saja.

Baca Juga: Dump Truck: Cara Kerja, Jenis, dan Kelebihannya

Bagian-Bagian Tower Crane

Tower crane memiliki bagian tertentu dengan fungsinya masing-masing. Adapun bagian tower crane yang perlu diketahui, di antaranya.

1. Base Station

Merupakan bagian dasar crane yang dibuat dengan 4 kaki penopang yang ditanam atau di cor di tanah. Pondasi berfungsi sebagai penahan beban agar tower crane tidak jatuh. Maka, material pembuatnya harus kuat agar tidak mengganggu pekerjaan konstruksi.

2. Mast Section

Merupakan rangkaian dari beberapa bagian yang menjadi tiang tower crane itu sendiri. Bagian ini bentuknya vertikal yang tingginya dapat diatur sesuai ketinggian bangunan. Pada bagian vertikal terdapat tangga yang biasa digunakan oleh operator crane untuk naik ke atas dan mengoperasikan crane sesuai kebutuhan.

3. Slewing

Letaknya ada di bagian atas mast section. Fungsinya adalah untuk memutar bagian atas tower crane hingga 360 derajat. Tombol kendali slewing bisa ditemukan pada bagian handle di kabin kontrol.

4. Counter Jib

Disebut juga sebagai counter balance, karena fungsinya untuk menyeimbangkan antara tower crane dan tie bar. Di dalamnya terdapat imbangan berat (counter weight) yang diisi beban agar bagian jib (boom) bergerak seimbang. Massa atau beban yang dipasang telah melalui proses perencanaan dan perhitungan terlebih dahulu.

5. Jib

Jib crane merupakan bagian yang berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan motor trolley dan hoist. Bagian ini adalah rel yang dilengkapi dengan kaitan hoist crane untuk mengangkat beban. Terdapat dua jenis bagian jib, yaitu:

  • Saddle jib, yaitu jib yang memiliki instalasi 90 derajat pada tiang crane.
  • Luffing jib, yaitu jib yang dirangkai dengan sudut lebih dari 90 derajat saat proses instalasi dilakukan.

6. Tower Top

Bagian ini terdiri dari cathead (puncak tower) dan kabin kontrol yang menjadi tempat bagi operator crane untuk mengoperasikan tower crane. Semua pergerakan pada tower crane ada pada bagian ini. Di dalam kabin kontrol biasanya terdapat kursi, tombol, dan dua buah handle yang memiliki fungsi berbeda, yaitu:

  • Menurunkan dan mengangkat hoist
  • Memutar motor slewing
  • Menggeser motor trolley, baik maju maupun mundur

Cara Pemasangan Tower Crane

Cara pemasangan tower crane dimulai dengan melakukan penanaman base station dan pengecoran. Setelah kering, mast section dipasang hingga mencapai ketinggian tertentu. Diikuti dengan pemasangan bagian lainnya, seperti counter jib, kabiin kontrol, trolley, dan lain sebagainya.

Sementara untuk cara kerja tower crane dibagi ke dalam beberapa pergerakan, di antaranya:

  • Lifting, yaitu mengangkat beban dari bagian dasar ke atas
  • Trolleying, yaitu perpindahan trolley secara horizontal
  • Slewing, yaitu rotasi yang terjadi pada poros mesin slewing

Fakta penting: Pemasangan tower crane dibantu oleh mobile crane untuk merakit bagian bawah, lalu tower crane “membangun dirinya sendiri” ke atas menggunakan sistem hidrolik (climbing frame).

Risiko Operasional Tower Crane

Pengoperasiaon tower crane tidak sembarangan. Tak heran apabila perusahaan sering membuka lowongan kerja operator tower crane untuk memastikan alat ini digunakan dengan baik dan benar. Dengan demikian, risiko operasional yang sifatnya fatal dapat diminimalisir. 

Berbicara mengenai risiko, terdapat tiga risiko utama operasional tower crane, di antaranya.

1. Risiko Listrik

Hampir 50 persen dari kecelakaan tower crane yang terjadi bersumber dari kontak listrik yang memenuhi tower crane . Kontak listrik terjadi saat crane ingin memindahkan material yang ada di dekatnya, di bagian bawah saluran listrik, atau garis hoist yang menyentuh salah satunya. Bahayanya tidak hanya menimpa operator saja, tapi juga karyawan lain di sekitar.

Penting bagi operator untuk mempertimbangkan saluran listrik yang terhubung sebelum mulai mengoperasikan crane. Operator juga perlu menjaga kecepatan kerja saat berada di zona listrik. Dengan demikian, tidak ada pihak manapun yang dirugikan saat pengorasian crane.

2. Overloading

Sekitar 80 persen dari kegagalan struktural operasional crane terjadi karena overload. Ketika beban yang diangkat lebih berat, crane akan mengalami kerusakan ireversibel. Kelebihan berat tidak hanya terjadi saat material yang diangkat di luar kapasitas seharusnya, tapi juga saat komponen yang digunakan rusak dan kebiasaan menyeret beban.

Penting agar operator crane mengetahui kapasitas masing-masing crane yang ingin digunakan. Dibutuhkan pelatihan khusus untuk hal ini. Jika tidak memenuhi syarat, maka operator sebaiknya tidak diperbolehkan untuk mengoperasikan crane guna mengurangi bahaya yang mungkin terjadi.

3. Material Jatuh

Operator yang memiliki gangguan penglihatan, terjadinya benturan blok kail (two-blocking), tergelincir, dan kegagalan mekanis dapat menyebabkan material jatuh. Fatalnya adalah menyebabkan cedera serius hingga kematian. Risiko material jatuh terjadi hampir 20 persen saat pengoperasian crane.

Selain melatih operator dalam mengoperasikan crane, risiko yang satu ini dapat dicegah dengan cara melakukan perawatan hoist secara teratur. Operator perlu memeriksa seluruh komponen dan bagian crane sebelum dioperasikan. Jika ada bagian yang rusak, maka perlu diperbaiki untuk menghindari bahaya serius.

Asuransi Perlindungan Tower Crane Terbaik

Selain berisiko tinggi, alat-alat berat seperti tower crane dibanderol dengan harga yang mahal. Perusahaan memerlukan asuransi untuk melindungi alat-alat berat. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi yang maksimal. 

Salah satu asuransi yang direkomendasikan adalah Contractor’s Plant and Equipment (CPE). Asuransi ini menjamin semua risiko kerusakan atau kerugian fisik yang muncul akibat pengoperasian crane. Polis CPE memberikan jaminan saat alat-alat berat sedang bekerja, sedang diam, maupun saat dibongkar saat perawatan dilakukan. 

Manfaat dalam asuransi jenis CPE, di antaranya:

  • Jaminan kebakaran, disambar petir, akibat ledakan, kejatuhan pesawat, dan asap
  • Jaminan kerusuhan, pemogokan, dan huru-hara
  • Jaminan angin topan, banjir, badai, dan kerusakan akibat air
  • Jaminan bencana alam, seperti tanah longsor, tsunami, gempa bumi, dan letusan gunung berapi
  • Jaminan atas perampokan atau pencurian
  • Jaminan akibat kelalaian atau kesalahan dalam pengoperasian

Sementara pengecualian dari manfaat asuransi CPE, antara lain:

  • Kerusakan elektrik, ledakan boiler
  • Penggantian bagian-bagian crane
  • Kerusakan akibat aus atau korosi
  • Perang, terorisme, atau ledakan nuklir
  • Kerusakan yang masih dalam garansi
  • Kerusakan yang disengaja

Tempatkan Tower Crane di Tempat yang Efektif

Bahaya operasional crane sering terjadi di dunia konstruksi. Maka dari itu, crane perlu ditempatkan pada tempat yang efektif untuk mengurangi sejumlah bahaya maupun risiko yang mungkin terjadi saat pengoperasian. Misalnya, di tempat yang menjangkau seluruh area bangunan dengan minimal luas sebesar 10 meter. 

Dapatkan produk asuransi yang menawarkan perlindungan terbaik untuk alat-alat berat sebagai aset bisnis yang berharga dengan mengisi form dibawah ini.

Cara Cek Resi SiCepat Cargo dan Proses Klaimnya

Cara Cek Resi SiCepat Cargo dan Proses Klaimnya

Belanja online merupakan salah satu gaya hidup masyarakat masa kini. Status pengiriman belanjaan dapat dicek menggunakan nomor resi sesuai ekspedisi masing-masing. Misalnya, ekspedisi sicepat cargo yang biasanya terdiri dari kombinasi kode dan angka unik untuk mengetahui keberadaan paket. 

Layanan cargo kerap kali menjadi pilihan, karena jauh lebih murah daripada layanan pengiriman lain. Sangat cocok untuk pengiriman barang dalam partai besar. Agar lebih aman, kamu dapat menambahkan asuransi pengiriman setiap kali ingin melakukan pengiriman.

Layanan Pengiriman dari SiCepat

Sicepat merupakan salah satu ekspedisi di Indonesia yang memiliki berbagai layanan pengiriman yang dapat dipilih oleh masyarakat. Ada Sicepat cargo, halu, reguler, best, untung, h3lo, dan SiCepat Go! Yuk, kenalan dengan masing-masing layanan SiCepat!

1. SiUntung

  • Layanan pengiriman cepat dengan harga reguler tanpa biaya tambahan
  • Lama pengiriman 15 jam, khusus wilayah Jakarta dan Bandung
  • Dapat digunakan untuk pengiriman ke seluruh Indonesia.

2. Best

  • Estimasi pengiriman 1 hari ke kota-kota besar di Indonesia
  • Berlaku untuk pengiriman ke seluruh Indonesia.

3. SiCepat Halu

  • Pengiriman dengan tarif mulai dari Rp5.000
  • Tersedia di e–commerce
  • Lama pengiriman sesuai ketentuan platform
  • Berlaku untuk pengiriman ke seluruh Indonesia.

4. Gokil (SiCepat Cargo)

  • Layanan pengiriman dengan volume besar dan dalam jumlah banyak
  • Berat minimum barang kiriman adalah 10 kg
  • Lama pengiriman disesuaikan dengan ketentuan platform
  • Pelacakan paket dapat dilakukan dengan cara cek resi sicepat gokil cargo
  • Berlaku untuk pengiriman ke seluruh Indonesia.

5. H3lo

  • Layanan pengiriman dengan ongkos kirim yang lebih hemat. Bayar 2 kg untuk berat barang 3,3 kg
  • Biaya pengiriman disesuaikan dengan tarif SiUntung
  • Berlaku di social commerce, drop paket di gerai atau PUDO
  • Estimasi pengiriman 1-3 hari
  • Berlaku di seluruh Pulau Jawa dan Bali.

6. SiCepat Go!

  • Merupakan layanan pengiriman internasional, yaitu Benua Asia, Eropa, Afrika, Australia, dan Amerika
  • Tidak berlaku di negara yang termasuk dalam kategori high risk country
  • Estimasi pengiriman disesuaikan dengan lokasi negara tujuan
  • Berlaku di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Makassar, dan Denpasar

Baca Juga: JNE Cargo: Ketentuan, Cara Cek Resi, dan Cek Ongkir

Syarat dan Ketentuan Umum Pengiriman SiCepat

  • Pengirim diwajibkan untuk mengemas barang kiriman sebaik mungkin sebelum dikirimkan untuk melindungi isi barang selama dalam proses pengiriman
  • Pengirim diwajibkan untuk memberitahu isi barang yang akan dikirimkan. Pemberian keterangan yang tidak benar sepenuhnya akan ditanggung oleh pengirim
  • Pengirim menjamin bahwa barang yang telah diserahkan kepada sicepat akan diterima oleh penerima yang sah
  • Pengirim diwajibkan mencantumkan informasi data pengirim dan penerima pada kemasan yang akan dikirimkan secara lengkap. Di antaranya berupa nama lengkap, alamat, dan nomor telepon
  • Sicepat tidak akan menerima atau memproses paket yang dikategorikan dalam barang berbahaya
  • Sicepat tidak menerima kiriman yang dilarang dalam ketentuan layanan maupun perundang-undangan yang berlaku
  • Sicepat berhak untuk memeriksa barang kiriman. Tujuannya untuk memastikan bahwa barang yang akan dikirimkan ke alamat penerima tidak melanggar hukum
  • Pengirim wajib menyertakan asuransi pengiriman untuk melindungi paket selama dikirimkan dengan nilai ganti rugi hingga Rp50.000.000
  • Jika tidak menyertakan asuransi, maka biaya ganti rugi apabila barang hilang atau rusak maksimal 10 kali lipat dari biaya pengiriman atau maksimal Rp1.000.000. Sedangkan nilai penggantian dokumen hilang maksimal sebesar Rp50.000
  • Sicepat tidak bertanggungjawab terhadap kerugian atau kerusakan yang terjadi di luar kemampuan pengawasan sicepat atau akibat force majeure
  • Pengirim dianggap telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku saat menyerahkan paket kepada sicepat
  • Metode pembayaran untuk pengiriman paket dapat menggunakan uang tunai, OVO, Gopay, dan Shopeepay.

Cara Cek Resi SiCepat Gokil Cargo

Untuk mengetahui keberadaan paket, kamu dapat melakukan cek resi sicepat gokil cargo kapan dan di mana saja. Pengecekan nomor resi dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya.

1. Melalui Website Resmi

  • Masuk ke website resmi SiCepat di http://www.sicepat.com/checkAwb 
  • Ketik nomor resi pada kolom No.Resi
  • Klik lacak, maka informasi keberadaan paket akan ditampilkan di layar.

2. Melalui Aplikasi Sicepat Ekspres

  • Unduh aplikasi SiCepat pada smartphone
  • Masuk ke aplikasi dengan memilih Sign Up apabila belum memiliki akun, dan Log In apabila sudah memiliki akun
  • Klik kolom lacak paket yang ada di bagian pojok kiri atas
  • Masukkan nomor resi yang ingin dilacak
  • Klik lacak, maka informasi keberadaan paket akan ditampilkan di layar.

3. Melalui E-Commerce

  • Pastikan kamu sudah membayar pesanan terlebih dahulu
  • Pilih menu “transaksi” yang ada pada aplikasi atau website e-commerce yang digunakan
  • Klik pesanan mana yang ingin dilacak, lalu klik “lihat detail”
  • Informasi keberadaan paket akan ditampilkan di layar.

4. Cek Resi Melalui Kantor Cabang Terdekat

  • Datang ke kantor cabang SiCepat Cargo terdekat di kotamu
  • Informasikan kepada petugas bahwa kamu ingin melacak paket
  • Berikan nomor resi kepada petugas, maka petugas akan memberitahukan informasi pengiriman kepadamu.

Cara Cek Ongkir SiCepat Cargo

Ongkos kirim atau ongkir yang dibayar berbeda-beda, tergantung jarak antara asal dan tujuan pengiriman. Semakin jauh jarak dan sulit dijangkau, biasanya semakin mahal ongkir yang dibayarkan. Begitu pula sebaliknya.

Cek ongkir sicepat cargo dapat dilakukan dengan mengunjungi website resmi sicepat di alamat http://www.sicepat.com/deliveryFee. Selanjutnya, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Memasukkan kota asal pengiriman
  • Memasukkan kota tujuan pengiriman
  • Tambahkan informasi berat barang yang ingin dikirimkan
  • Jangan lupa masukkan dimensi barang untuk paket berukuran besar
  • Klik “cek harga”, maka informasi ongkir akan ditampilkan di layar. Tidak hanya ongkir cargo sicepat saja, tapi juga layanan lainnya.

Baca Juga: Cara Cek Resi dan Cek Ongkir J&T Cargo

Cara Mengajukan Klaim SiCepat

Keterlambatan pengiriman merupakan hal yang wajar dalam dunia ekspedisi, terutama saat libur besar. Jika paket tak kunjung diterima, kamu dapat melakukan komplain kepada sicepat atau klaim apabila barang dalam keadaan rusak. Beberapa cara mengajukan klaim yang bisa dijadikan pilihan, antara lain.

1. Melalui Situs Resmi

  • Buka situs resmi sicepat di http://www.sicepat.com/contactus 
  • Isi nama, alamat email, nomor telepon, nomor resi, dan keluhan yang ingin disampaikan
  • Klik “I’m not a robot”
  • Klik “kirim pesan”

2. Melalui Call Center

  • Hubungi call center sicepat di nomor 021-5020-0050
  • Mengirimkan chat ke whatsapp sicepat di nomor 0812 9966 6088

3. Melalui Email

Menyampaikan keluhan atau keinginan klaim melalui email resmi di alamat customer.care@sicepat.com.

4. Melalui Sosial Media

  • Kirimkan pesan melalui direct message pada salah satu sosial media resmi sicepat, seperti Twitter, Facebook, maupun Instagram
  • Ikuti langkah-langkah yang disampaikan CS untuk proses klaim.

Perlu diketahui bahwa sicepat menetapkan batas waktu kepada penerima untuk menyampaikan keluhan maupun mengajukan klaim. Batasan waktu tersebut mengikuti ketentuan sebagai berikut:

  • Pengaduan paket hilang total maksimal 14 hari kalender
  • Pengaduan paket hilang parsial maksimal 2 hari kalender
  • Pengaduan paket rusak maksimal 2 hari kerja, yaitu Senin – Sabtu.

Penting: Saat mengajukan klaim barang rusak atau hilang sebagian, pelanggan wajib melampirkan bukti Video Unboxing tanpa jeda (dari awal paket masih tersegel rapat hingga dibuka) beserta foto resi yang menempel pada paket dan nota pembelian barang.

Istilah-istilah dalam Pengiriman Barang SiCepat 

Saat mengecek resi pengiriman, kamu pasti sering menemukan berbagai istilah asing. Istilah ini dapat berupa kode tertentu, seperti:

  • AU : dalam proses
  • ANT : paket sedang dalam proses
  • CAN : pengiriman di cancel
  • DLV : paket berhasil dikirimkan dan sudah diterima oleh penerima
  • Pick : kurir sedang dalam perjalanan ke alamat pengiriman untuk menjemput paket 
  • On transit : paket sedang transit di kota lain dan sedang menunggu waktu penjadwalan untuk dikirimkan ke kota tujuan
  • Manifested : paket sudah sampai di kantor SiCepat, dan sedang dalam proses pengiriman
  • On process : paket sedang dalam proses untuk dikirimkan
  • Bad Address (BA) : pengiriman paket bermasalah. Penyebabnya bisa karena alat yang dicantumkan tidak sesuai atau nomor telepon penerima tidak bisa dihubungi
  • Request pickup : sicepat telah menerima permintaan agar paket segera dijemput ke alamat pengirim
  • Cnee Unknown (CU) : paket bermasalah
  • Paket dibawa si Gesit : paket sedang dalam proses pengantaran ke alamat penerima
  • Not at Home (NTH) : paket telah coba diantarkan ke alamat penerima, tapi penerima sedang tidak ada di rumah
  • Closed One Delivery Attempt (CODA): paket telah coba diantarkan, tapi terdapat kesalahan pada alamat pengiriman atau penerima tidak ada di tempat. Silakan menghubungi sicepat atau datang ke kantor sicepat cargo terdekat

SiCepat Cargo adalah Solusi Pengiriman Hemat

Bagi yang memiliki bisnis, terutama barang-barang berat dan berukuran besar, maka kargo adalah salah satu metode pengiriman terbaik. Kamu dapat gunakan layanan sicepat cargo untuk kebutuhan pengiriman yang hemat biaya. Dengan demikian,  bisnis dapat berjalan lancar karena pembeli dapat menekan ongkos kirim yang akan dibayarkan.

Bagi yang mempunyai bisnis tertentu, penting untuk memperhatikan jasa pengiriman kargo yang terbaik di tanah air. Pilihlah yang menawarkan skema tarif pengiriman murah dengan layanan yang berkualitas. Ketika ada komplain di kemudian hari, maka komplain dapat diselesaikan dengan baik tanpa merugikan pihak manapun. 

Pengiriman barang berdimensi besar dan berat melalui kargo memiliki risiko kerusakan yang lebih tinggi selama di perjalanan. Jangan biarkan operasional bisnis Anda terganggu akibat kerugian finansial dari paket yang rusak atau hilang. Lindungi aset pengiriman perusahaan Anda dengan Asuransi Pengiriman dan Logistik (Marine Cargo) dari Cermati Protect. Kami siap memberikan proteksi menyeluruh untuk jalur darat, laut, dan udara.

JNE Cargo: Ketentuan, Cara Cek Resi, dan Cek Ongkir

JNE Cargo: Ketentuan, Cara Cek Resi, dan Cek Ongkir

Kehadiran ekspedisi sangat membantu masyarakat dan pelaku usaha untuk mengirim barang, baik dalam kota, antar kota, maupun antar provinsi. Tentu dengan ukuran yang berbeda-beda. Mulai dari kecil, sedang, hingga besar.

JNE Cargo adalah salah satu layanan ekspedisi yang membantu mengirimkan paket dalam ukuran dan volume besar. Tidak perlu khawatir, karena barang yang dikirimkan aman selama alamat tujuan yang dicantumkan benar. Untuk memastikan perjalanan paket, kamu dapat melakukan pelacakan ke situs resmi JNE dengan memasukkan nomor resi.

Mengenal Pengiriman JNE Cargo

JNE Cargo, JNE Trucking, dan JTR sama saja. Tiga sebutan ini sama-sama mengindikasikan pengiriman yang dilakukan oleh JNE. JNE Cargo merupakan layanan pengiriman paket berat dan besar yang kini tersedia di berbagai marketplace di Indonesia.

Proses pengiriman paket menggunakan armada truk, mengingat paketnya besar dan berat. Jalur yang digunakan adalah darat dan udara dengan ongkos kirim yang lebih murah bila dibandingkan dengan layanan JNE lainnya. Misalnya JNE Reguler, JNE Yes, dan OKE. 

Terdapat beberapa persyaratan layanan JNE Cargo, di antaranya:

  • Berat minimal 5 kg, tapi akan dikenakan tarif minimum 10 kg
  • Paket yang beratnya di atas 250 kg per koli akan dikenakan biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku
  • Jika berat volumetrik lebih besar dari berat aktual, maka perhitungan yang digunakan adalah (PxLxT) x 1 kg / 6.000
  • Apabila nilai barang 10 kali lebih tinggi daripada ongkos kirim, sebaiknya dilengkapi dengan asuransi dengan nilai 0,2% dari harga barang
  • Terdapat biaya admin atas asuransi sebesar Rp5.000
  • Khusus paket yang membutuhkan packing lebih lanjut, maka akan dikenakan biaya tambahan
  • Memperbolehkan pengiriman sepeda motor

Beberapa barang yang tidak diperbolehkan dikirim via JNE Cargo, di antaranya:

  • Jenis obat-obatan terlarang
  • Makanan yang cepat basi dalam hitungan hari
  • Barang mudah terbakar
  • Bahan-bahan peledak
  • Barang lainnya yang dilarang oleh pemerintah

Layanan Tambahan (Value Added Services) JNE Cargo

1. Opsi Packaging Khusus dengan Biaya Tambahan

JNE Cargo menyediakan berbagai jenis kemasan tambahan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan barang, seperti box karton, packing kayu, bubble wrap, styrofoam, paper tube, dan instapack. Layanan ini sangat penting untuk memastikan keamanan barang selama proses pengiriman, khususnya untuk barang yang mudah pecah, elektronik, atau barang berharga lainnya. Pengemasan kayu, misalnya, sangat direkomendasikan untuk barang pecah belah dan elektronik karena memberikan perlindungan maksimal dari benturan dan tekanan.

2. Asuransi Barang

JNE Cargo menawarkan layanan asuransi pengiriman untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap risiko kerusakan atau kehilangan barang selama proses pengiriman. Asuransi ini sangat dianjurkan untuk barang dengan nilai tinggi atau barang yang rentan rusak. Dengan mengikuti asuransi, pelanggan akan mendapatkan perlindungan finansial jika terjadi kerusakan, kehilangan, atau keterlambatan pengiriman yang menyebabkan kerugian.

3. Pengiriman dengan Jadwal Tertentu

JNE Cargo juga menyediakan opsi pengiriman dengan penjadwalan khusus, yang memungkinkan pelanggan memilih waktu pengiriman sesuai kebutuhan. Fitur ini sangat berguna bagi pelaku bisnis atau individu yang membutuhkan pengiriman pada hari atau jam tertentu, misalnya untuk memastikan barang sampai sebelum akhir pekan atau menghindari hari libur nasional ketika operasional terbatas.

Perbedaan JNE Cargo dan JNE Biasa

JNE menyediakan layanan pengiriman barang yang berbeda-beda. Antara JNE Cargo dan JNE Biasa tentu terdapat perbedaan. Adapun perbedaan tersebut, antara lain.

1. Berat Paket yang Dikirimkan

Perbedaan pertama adalah berat paket yang dikirimkan. Untuk jasa pengiriman kargo, berat minimum paket adalah 5 kg. Sedangkan untuk jasa pengiriman biasa, perhitungan ongkos kirim dimulai dari berat minimum 1 kg. Meskipun bisa mengirim barang berat, pengguna umumnya memakai layanan biasa untuk paket di bawah 10 kg agar ongkos kirim tetap ekonomis.. 

Pengiriman kargo menyediakan layanan Full Truckload (FTL) dan Less Than Truckload (LTL). Layanan ini memungkinkan kapasitas barang yang dimuat menjadi lebih banyak. Barang yang telah dikemas bisa diantarkan sendiri ke kantor ekspedisi terdekat. 

2. Harga Paket yang Dikirimkan

Tarif yang dikenakan untuk pengiriman kargo mulai dari 10 kg. Jika berat paket 5 kg, maka tarif yang dikenakan akan disamakan dengan berat 10 kg. Berbeda dengan JNE biasa yang perhitungan tarifnya mulai dari berat 1 kg. 

Jika kamu ingin mengirimkan barang yang beratnya di atas 10 kg, sebaiknya gunakan jasa pengiriman kargo. Sebab, total tarif JNE Cargo yang dibayar menjadi lebih murah dibandingkan jasa pengiriman biasa. Jika bobotnya ringan, jasa pengiriman biasa tentu lebih menguntungkan.

3. Jenis Paket yang Dikirimkan

Paket yang dikirimkan menggunakan pengiriman biasa adalah paket berukuran kecil yang tidak menghabiskan banyak tempat. Kurir yang mengantarkan paket pun dapat mengantarnya dengan sepeda motor. Lain halnya dengan pengiriman kargo. 

Paket yang dikirimkan biasanya berupa bahan makanan yang awet, sepeda motor, hingga perabotan. Mengingat ukuran paketnya besar, kurir akan mengirimkan paket menggunakan mobil van atau box tertutup. Biasanya akan ditemani oleh kenek juga untuk membantu mengangkat barang ke alamat penerima. 

4. Estimasi Waktu Pengiriman Paket

Perbedaan berikutnya adalah dari segi estimasi waktu pengiriman paket. Estimasi pengiriman ekspedisi kargo lebih lama, yaitu antara 3-14 hari. Sedangkan ekspedisi biasa cuma menghabiskan waktu 1-3 hari saja. 

Selain karena bobot, transportasi yang digunakan saat pengiriman barang sangat mempengaruhi estimasi waktu pengiriman. Seperti yang diketahui, laju sepeda motor lebih cepat dibandingkan truk. Di sisi lain, treatment untuk barang-barang yang di kargo harus hati-hati agar tidak rusak selama di perjalanan. 

5. Pengemasan Paket

Paket yang dikirimkan melalui kargo biasanya dikemas dengan cara khusus agar tidak catat atau cepat rusak selama di perjalanan. Paketnya biasa dilapisi dengan bubble wrap ditambah kardus tebal. Bahkan tidak sedikit yang ditempel dengan stiker fragile agar barang tidak dicampakkan seenaknya. 

Kondisi yang berbeda dengan pengiriman biasa. Paket akan dibungkus dengan bubble wrap, kardus atau diberi paper bag saja. Kemudian, paket akan dibawa ke kantor ekspedisi terdekat untuk dikirimkan kepada pembeli. 

6. Fasilitas Pengantaran Paket

Seperti yang sudah disinggung pada poin sebelumnya, fasilitas pengantaran paket untuk pengiriman kargo adalah menggunakan truk, van, atau mobil box. Setelah itu, paket akan di drop ke beberapa titik tertentu. Sebut saja terminal, bandara, atau stasiun terdekat.

Pada ekspedisi biasa, pengantaran tahap akhir (last-mile delivery) ke rumah penerima umumnya dilakukan menggunakan sepeda motor agar lebih cepat dan fleksibel menjangkau jalan sempit. Sementara pada JNE Cargo, karena dimensi barangnya besar, pengantaran hingga ke alamat tujuan seringkali mengharuskan penggunaan mobil van atau truk engkel.. Kalaupun transit di kantor ekspedisi terdekat, biasanya karena pengiriman paket gagal dan akan dijadwalkan untuk dikirimkan ulang pada esok hari.

Cara dan Proses Klaim JNE Cargo

Dalam setiap pengiriman, pihak logistik akan menawarkan penyertaan asuransi sebagai jaminan agar barang diterima dengan baik oleh pembeli. Asuransi dapat dibeli sebelum pembayaran, tepatnya saat menentukan jenis pengiriman. Jika seandainya barang rusak, maka pembeli dapat mengajukan klaim asuransi kepada ekspedisi. 

Berikut ini cara mengajukan klaim ke JNE Cargo yang bisa dilakukan, di antaranya:

  • Menyiapkan bukti rekaman Video Unboxing paket tanpa jeda (no pause) dari awal paket masih tersegel utuh hingga terlihat letak kerusakan/kekurangan barangnya
  • Datang ke kantor ekspedisi terdekat, telepon call center di nomor 021 2927 8888, atau kirim email ke alamat customercare@jne.co.id 
  • Bawa dokumen yang diperlukan, seperti invoice atau bukti faktur pembelian, bukti resi asli dan asuransi, serta mengisi surat klaim
  • Tunggu sampai proses klaim berhasil

Note: dokumen pengajuan klaim harus diserahkan paling lama 2 minggu setelah barang diterima. Lewat dari waktu ini, maka klaim tidak akan diproses oleh pihak JNE. 

Cara Cek Resi JNE Cargo

Untuk cek resi JNE Cargo, kamu dapat mengikuti beberapa langkah tracking di bawah ini:

Contoh Riwayat Pengiriman JNE Cargo

21-04-2023 17:00 

Pengiriman diserahkan ke counter JNE (Jakarta Selatan)

21-04-2023 22:00

Barang diproses di sorting center (Jakarta Selatan)

21-04-2023 23:00 

Barang diterima oleh sorting center JNE (Jakarta Selatan)

22-04-2023 00:30

Berangkat dari transit gateway (Gateway Jakarta)

24-04-2023 10:00 

Berangkat dari transit gateway (Gateway Medan)

24-04-2023 17:00 

Diterima di gudang (Medan DC)

25-04-2023 09:00 

Dengan kurir A dan akan dikirimkan ke alamat penerima

25-04-2023 17:00 

Barang diterima oleh: Yang bersangkutan

Cara Cek Ongkir JNE Cargo

Setelah mengetahui mekanisme atau cara kerja JNE Cargo tracking, kamu juga bisa cek ongkir JNE Cargo untuk mengetahui total biaya pengiriman. Tata cara mengecek tarif JNE Cargo adalah sebagai berikut:

  • Buka laman resmi JNE Cargo di https://www.jne.co.id/id/tracking/tarif 
  • Masukkan alamat pengirim, destinasi, dan berat barang
  • Ketikkan captcha sesuai angka atau huruf yang disediakan
  • Klik “cek”
  • Informasi tentang JNE Cargo tarif pun akan ditampilkan secara detail. Kamu bisa jadikan ini sebagai bahan pertimbangan sebelum mengirimkan barang kepada siapapun

Baca Juga: Cara Cek Resi dan Cek Ongkir J&T Cargo

Kemas Barang dengan Rapi Saat Menggunakan JNE Cargo

Kargo adalah salah satu alternatif pengiriman yang tepat dan dapat diandalkan untuk jenis paket yang besar dan berat. Setelah dikirimkan, kamu dapat melacak posisi paket dengan mudah melalui fitur JNE Cargo cek resi yang bisa diakses di laman resmi JNE. Apabila barang tak kunjung sampai, kamu bisa menghubungi customer service melalui email atau hotline

Mengingat barang-barang yang dikirimkan menggunakan jasa kargo adalah barang besar dan berat, pastikan pengemasan barang dilakukan dengan baik untuk menghindari kerusakan selama di perjalanan. Misalnya dengan menambahkan bubble wrap berlapis, karton tebal, menempelkan stiker fragile, dan menambahkan asuransi pengiriman. Dengan demikian, barang menjadi lebih aman di perjalanan dan dapat sampai ke alamat penerima tanpa cacat atau kerusakan sedikit pun.

Bagi Anda pelaku bisnis atau perusahaan yang sering melakukan pengiriman kargo dalam jumlah masif, risiko barang rusak atau hilang di jalan tentu bisa mengganggu arus kas perusahaan. Tingkatkan perlindungan operasional bisnis Anda dengan Asuransi Pengiriman dan Logistik (Marine Cargo) dari Cermati Protect. Kami siap merancang polis perlindungan komprehensif untuk setiap rute distribusi darat, laut, dan udara Anda.

Cara Cek Resi dan Cek Ongkir J&T Cargo

Cara Cek Resi dan Cek Ongkir J&T Cargo

Saat ini semakin banyak perusahaan logistik yang hadir di Indonesia untuk memudahkan pengiriman barang, baik ukuran kecil, sedang, maupun besar. Salah satunya adalah J&T yang kini menyediakan layanan pengiriman Cargo. Adanya layanan ini diharapkan dapat mengoptimalkan biaya logistik, sehingga nilai distribusi bagi pelanggan semakin meningkat.

Bagi para pelaku bisnis yang membutuhkan jasa pengiriman barang berat, J&T Cargo dapat dijadikan alternatif. Barang-barang yang telah dikirimkan dapat dilacak menggunakan nomor resi J&T Cargo. Selain itu, ada pula layanan untuk mengecek biaya pengiriman atau ongkir ke seluruh wilayah di Indonesia.

Mengenal Layanan J&T Cargo

Sumber gambar : https://nonstopnews.id/

J&T Cargo adalah layanan pengiriman barang bervolume besar yang disediakan oleh J&T Group. Identitas brand dari J&T Cargo adalah warna hijau yang membedakannya dengan J&T Express. Perbedaan lain antara pengiriman J&T Cargo dan J&T Express, antara lain:

  • Pengiriman kargo cocok untuk partai besar, sedangkan express untuk partai kecil
  • Biaya pengiriman express lebih mahal daripada kargo. Perbedaannya bisa mencapai 50% dari total
  • Layanan express cocok untuk pengiriman dalam kota atau luar kota yang lokasinya mudah dijangkau. Sedangkan kargo cocok untuk pengiriman jauh yang volumenya besar

Dengan tagline “Paket Besar, Cari J&T Cargo”, layanan ini dilengkapi dengan sistem Service Level Agreement (SLA). Sistem ini menjanjikan layanan pengiriman yang cepat dan efisien dengan estimasi 1-3 hari kerja.

Layanan J&T Cargo adalah B2B. Bagi masyarakat yang ingin bermitra atau bekerjasama, peluang terbuka lebar. Masyarakat dapat menanyakan peluang ini kepada bagian Business Development, call center, atau bisa dengan datang ke kantor cabang terdekat.

Berapa Berat Maksimal yang Dapat Dikirimkan J&T Cargo?

Berat maksimal pengiriman J&T Cargo adalah 500 kg, sedangkan berat minimalnya adalah 10 kg. Apabila berat barang yang dikirimkan adalah 5 kg, maka ongkir yang ditanggung penjual akan sama dengan berat 10 kg. Jika lebih dari 10 kg, maka ongkir akan disesuaikan dengan ketentuan dari pihak J&T Cargo sendiri. 

J&T Cargo menghadirkan layanan pengiriman via udara dan darat. Layanan ini dilengkapi dengan sistem full tracking untuk mengetahui posisi barang dengan cepat. Sistem klaim yang ditawarkan juga mudah dan cepat.

Bagaimana Cara Melakukan Klaim di J&T Cargo?

Klaim dapat dilakukan apabila barang yang dibeli dilengkapi asuransi. Apabila barang mengalami kerusakan di perjalanan atau dinyatakan hilang, pembeli dapat menghubungi call center J&T Cargo di nomor 021-8066-1666. Setelah itu, pembeli dapat mengambil formulir klaim asuransi di drop point terdekat, mengisi, dan melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan. 

Anda juga bisa mengirim email ke jntcare@jtcargo.id dengan melampirkan invoice/nota pembelian barang asli serta video unboxing paket tanpa jeda untuk membuktikan kerusakan/kehilangan yang terjadi selama pengiriman untuk bisa mengajukan klaim.

Produk dan Layanan J&T Cargo

Sesuai informasi yang didapatkan dari website resmi J&T Cargo, berikut tiga jenis layanan dan produk yang ditawarkan. 

1. Layanan SLA

Merupakan pengiriman antar kota via darat maupun udara dengan layanan tepat waktu. Proses operasional yang ditawarkan berjalan efisien, paket terjamin, dan dapat dilacak secara berkala. Satu yang paling menarik adalah memiliki layanan hotline yang eksklusif.

2. Kargo Kecil

Melayani pengiriman kargo dengan ukuran kecil, seperti produk fashion,elektronik, kosmetik, makanan, dan perangkat keras ke seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Layanan ini menyediakan pengiriman tepat waktu, transit dan pengantaran prioritas. Terdapat dua kategori barang dengan pengiriman kargo kecil, yaitu H50 (untuk berat di bawah 50 kg) dan H100 (untuk berat antara 50-100 kg).

3. Kargo Standard

Prosedur operasional yang dijalankan pada layanan ini adalah tipe standard. Meski demikian, layanan pengiriman tetap aman, efisien, dan tepat waktu dengan harga yang cukup terjangkau. Terdapat dua kategori pengiriman kargo standard, yaitu H300 (berat antara 100-300 kg) dan H500 (untuk barang dengan berat di atas 300 kg hingga 500 kg).

4. Layanan Tambahan

Setiap pengiriman menggunakan J&T Cargo akan dilengkapi dengan layanan tambahan, di antaranya:

  • Kemasan aman
  • Perwakilan saat penerimaan paket
  • Asuransi barang
  • Layanan gabungan antara warehouse dan distribusi
  • Layanan warehouse
  • Pengembalian tanda terima barang

Elaborasi Estimasi Waktu Pengiriman Berdasarkan Rute J&T Cargo

Untuk membantu pelanggan memperkirakan kapan paket mereka akan sampai, penting untuk menyajikan estimasi waktu pengiriman J&T Cargo berdasarkan rute dan moda transportasi yang digunakan, yaitu darat dan udara. Estimasi ini sangat berguna agar pelanggan dapat mengatur jadwal penerimaan dan mengantisipasi waktu pengiriman barang.

Rute PengirimanModa TransportasiEstimasi Waktu Pengiriman
Jakarta – SurabayaDarat2-3 hari
Jakarta – MedanUdara1-2 hari
Jakarta – BaliDarat + Laut3-4 hari
Jakarta – MakassarUdara2 hari
Bandung – SemarangDarat1-2 hari
Surabaya – BalikpapanUdara2 hari
Jakarta – YogyakartaDarat1-2 hari
Jakarta – PapuaUdara3-4 hari

Cara Cek Resi J&T Cargo

Nomor resi J&T Cargo sendiri terdiri dari 12 digit angka yang akan otomatis diupdate sesuai lokasi barang. Pelacakan dapat dilakukan melalui website resmi J&T Cargo, marketplace, maupun aplikasi. Adapun cara cek resi J&T Cargo adalah sebagai berikut.

Cara Cek Resi J&T Cargo via Marketplace

  • Buka aplikasi tempat berbelanja
  • Masuk ke menu pemberitahuan atau notifikasi, lalu klik
  • Pada menu pembelian, klik tombol “sedang dikirim”
  • Di sana akan ditampilkan daftar barang yang dipesan, lalu pilih pesanan mana yang ingin dilacak
  • Letak atau posisi barang pun akan ditampilkan lengkap dengan estimasi tiba

Cara Cek Resi J&T Cargo via Website

  • Kunjungi website resmi J&T Cargo tracking di https://www.jtcargo.id/tracking
  • Copy paste atau ketik nomor resi yang sudah didapatkan dari penjual
  • Pilih menu lacak atau gambar loop yang ada pada halaman website
  • Informasi tracking J&T Cargo akan ditampilkan. Mulai dari riwayat perjalanan, status pengiriman, dan waktu pengiriman

Cara Cek Resi J&T Cargo via Aplikasi

  • Unduh aplikasi resmi J&T Cargo di Google Play Store (untuk Android) atau App Store (untuk iOS)
  • Buka aplikasi, lalu pilih bahasa yang akan digunakan
  • Bagi yang belum punya akun bisa pilih menu “daftar”, masukkan identitas pribadi sesuai kolom yang disediakan
  • Pilih “dapatkan kode verifikasi”, lalu tunggu SMS masuk
  • Masukkan kode OTP, centang persetujuan, dan pilih berikutnya
  • Registrasi selesai, lalu log in untuk memulai
  • Setelah masuk, pilih menu “pesanan” di bagian bawah
  • Ketik nomor resi, lalu pilih “search”
  • Informasi berupa status pengiriman terkini akan ditampilkan

Berapa Ongkir J&T Cargo?

Sama seperti layanan logistik lainnya, J&T Cargo juga mempunyai tarif ongkir yang berbeda-beda. Besarnya tarif tidak sama rata, karena berbeda-beda sesuai dengan lokasi tujuan. Semakin jauh dan sulit dijangkau lokasi tujuan, maka semakin mahal pula ongkir yang dibayar pembeli dan sebaliknya.

Jarak pengiriman ini juga akan mempengaruhi waktu pengiriman. Tidak menutup kemungkinan apabila pengiriman tertunda atau melebihi estimasi yang sudah ditetapkan, karena alasan tertentu. Sebut saja jam operasional, keterbatasan kurir, dan akses yang dilalui.

Namun, ketahuilah bahwa ongkir akan semakin murah apabila beratnya semakin besar. Dalam dunia ekspedisi kargo, biaya pengiriman tidak hanya dihitung dari berat timbangan (berat aktual), tetapi juga Berat Volume (Volumetrik). Jika seorang pelanggan mengirim barang ringan tetapi memakan tempat besar (seperti boneka besar, kasur busa, atau bumper mobil), J&T Cargo akan mengenakan tarif volumetrik.

Cara Cek Ongkir J&T Cargo

Cara mengecek ongkir J&T Cargo sangatlah mudah. Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Buka website resmi di situs https://www.jtcargo.id/
  • Pada halaman utama, klik menu “cek ongkir” di bagian sebelah kanan 
  • Masukkan lokasi pengirim, lokasi tujuan, berat, dimensi, cara pembayaran, dan metode pengiriman yang diinginkan
  • Klik tombol “cek”
  • Silakan geser potongan puzzle yang ditampilkan pada posisi yang kosong untuk verifikasi
  • Biaya ongkir pun akan ditampilkan lengkap dengan estimasi pengiriman yang dibutuhkan

Keunggulan Pengiriman Jasa Cargo

Bagi yang sering berbelanja atau mempunyai usaha online bervolume besar, maka pengiriman dengan J&T Cargo sangat disarankan. Perbandingan harga yang perlu dibayarkan lumayan fantastis bila dibandingkan dengan layanan J&T Express. Untuk lebih jelasnya, berikut keunggulan pengiriman jasa J&T cargo yang perlu dipertimbangkan.

  • Harga J&T Cargo jauh lebih murah dibandingkan jenis pengiriman lain
  • Jangkauan pengiriman lebih luas dengan cakupan wilayah yang kini mencapai 98% di Indonesia
  • Memiliki 3000 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia
  • Pelacakan paket cepat dan mudah, karena dapat dilakukan di e-commerce, website, maupun aplikasi JET Cargo
  • Memiliki layanan gratis jemput barang atau pick up, jadi cukup efisien bagi pebisnis online

Tekan Biaya Pengiriman dengan Layanan Kargo

J&T Cargo selalu berupaya untuk meningkatkan efisiensi bisnis melalui ketepatan waktu pengiriman, keamanan pengiriman, dan jangkauan wilayah yang lebih luas. J&T Cargo menjadi solusi layanan logistik bagi para pelaku usaha untuk mengirimkan barang berukuran besar atau dalam partai besar. Dengan jaminan keamanan data yang tinggi, data konsumen tidak mudah dibobol oleh siapapun.

Bagi pelaku usaha atau pembeli, layanan kargo adalah pilihan terbaik untuk menekan biaya pengiriman yang konon sangat mahal. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah pengemasan barang. Pastikan barang telah dibungkus rapi dan aman, sehingga barang dapat sampai ke tangan penerima atau pembeli dengan selamat tanpa cacat sedikit  pun. 

Berikan perlindungan menyeluruh yang mencakup seluruh pengiriman barang Anda baik melalui udara, darat dan laut dengan mengisi formulir di bawah ini.