10 Tips Efektif Meningkatkan Produktivitas Karyawan

10 Tips Efektif Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Salah satu kunci kesuksesan suatu perusahaan tidak lepas dari pengaruh sumber daya manusianya (SDM). Semakin berkualitas SDM-nya, semakin besar pula peluang perusahaan untuk maju dan bersaing dengan perusahaan kompetitor. Tak heran apabila bagian Human Resource sangat pemilih dalam proses rekrutmen dan perusahaan pun mau membayar lebih untuk mendapatkan SDM berkualitas tersebut.

Namun, tugas perusahaan tidak berhenti sampai disitu saja. Perusahaan perlu melakukan sejumlah perubahan, seperti mengubah kebijakan agar produktivitas kerja karyawan meningkat. Juga mengadakan pelatihan dan pengembangan secara berkala untuk meningkatkan skill karyawan dalam bekerja.

10 Tips Efektif Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Jika kinerja karyawan kurang atau sama sekali tidak efektif, maka peluang perusahaan untuk berkembang sangatlah kecil. Tentunya, jika ini terjadi terus-menerus, bukannya tidak mungkin apabila perusahaan gulung tikar dalam waktu dekat. Guna meningkatkan produktivitas karyawan, inilah tips efektif yang perusahaan bisa lakukan.

1. Memenuhi Hak Karyawan dengan Semestinya

Sudah menjadi tugas manajemen untuk memenuhi hak seluruh karyawan. Misalnya, membayar gaji tepat waktu, mendaftarkan karyawan untuk ikut program BPJS, memberikan hak cuti, tunjangan, bonus, dan lain sebagainya. Hak ini sifatnya harus dan tidak boleh tawar-menawar karena aturannya juga sudah ada di undang-undang.

Jika perusahaan gagal memenuhi hak ini, karyawan mana pun pasti tidak akan semangat untuk bekerja. Yang ada malah resign, karena merasa tidak mendapatkan apa yang sudah seharusnya didapatkan. Namun jika manajemen memenuhi hak ini dengan baik, karyawan pasti akan betah bekerja di perusahaan dan mau memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan perusahaan.

2. Memberikan Reward pada Karyawan Berprestasi

Memberi reward adalah suatu strategi yang bisa dilakukan oleh pihak manajemen untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Hal ini dilakukan berdasarkan kontribusi yang telah karyawan berikan dan penilaian pada akhir tahun. Beberapa contoh reward yang bisa diberikan, di antaranya:

  • Memberikan promosi bagi karyawan yang berprestasi
  • Memberikan bonus tambahan bagi sales apabila mencapai target penjualan yang ditetapkan
  • Memberikan hadiah, berupa voucher belanja, liburan, menginap di hotel, gadget baru
  • Memberikan plakat atau piagam untuk kategori The Best Employee of The Year atau The Most Productive Employee if The Month

Pemberian reward dalam bentuk apapun akan sangat diapresiasi oleh karyawan. Ini akan membuatnya merasa dianggap dan dihargai oleh perusahaan. Seandainya karyawan mau resign pun, ia akan berpikir berulang kali tentang keputusannya karena banyaknya hal baik yang telah perusahaan berikan padanya

3. Memberikan Punishment

Selain reward, perusahaan juga bisa memberikan punishment atau hukuman bagi karyawan yang melakukan pelanggaran. Entah itu saat melakukan pelanggaran kecil, sedang, atau besar. Dengan bentuk sanksi berupa teguran langsung, pemotongan gaji, surat peringatan, atau pemutusan hubungan kerja apabila karyawan melakukan kesalahan yang sama berulang kali atau kesalahan fatal.

Hukuman ini bukan untuk membuat karyawan tidak nyaman, melainkan agar karyawan menjadi semakin baik dan disiplin saat bekerja. Hukuman akan otomatis menciptakan batasan tertentu bagi karyawan agar tidak bertindak seenaknya dan selalu taat pada aturan. Persentase hukuman pun harus sebanding dengan reward yang diberikan agar kesannya tetap adil dan manusiawi.

4. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman

Tips lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, dalam arti nyaman. Tujuannya agar karyawan jadi semangat bekerja, sehingga produktivitasnya pun ikut meningkat. Beberapa contoh lingkungan kerja yang nyaman bagi karyawan, antara lain:

  • Menyediakan fasilitas yang memadai, seperti Wi-Fi, lounge, maupun permainan tertentu
  • Konsep ruangan kerja yang bagus dengan pencahayaan yang pas
  • Menyediakan snack atau camilan saat ice breaking
  • Menyediakan alat P3K, obat-obatan, dan vitamin bagi karyawan yang membutuhkan

Jika memungkinkan, pihak manajemen pun sesekali boleh ikut untuk menghabiskan waktu dengan para karyawan. Misalnya, dengan makan siang bersama, ikut gathering, dan kegiatan lain yang diadakan perusahaan. Selain untuk menambah keakraban dan meningkatkan kekeluargaan, ini adalah cara manajemen untuk mengenal karyawan lebih dalam.

Baca Juga: Pentingnya Kesehatan Mental dan Tips Menjaganya

5. Membangun Komunikasi yang Baik

Bayangkan apa jadinya apabila karyawan dan pihak manajemen tidak saling tegur sapa, maka suasana kantor menjadi tegang. Suasana yang seperti ini membuat karyawan tidak semangat bekerja, sehingga produktivitas kerja para karyawan semakin menurun. Maka komunikasi sangatlah diperlukan dalam membangun hubungan profesional yang lebih akrab.

Tidak harus dengan makan siang bersama atau curhat tentang kehidupan, tapi saling menegur kala berpapasan saja sudah bagus untuk memulai jalinan komunikasi yang baik. Ketika komunikasi terbangun, karyawan menjadi lebih terbuka tentang kehidupan profesionalnya. Jika ada masalah terkait pekerjaan, karyawan akan dengan senang hati menyampaikannya, dan ini dapat dijadikan bahan masukan bagi manajemen agar kedepannya bisa menjadi lebih baik.

6. Mengadakan Pelatihan dan Pengembangan

Pelatihan dan pengembangan merupakan salah satu tips paling efektif untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Selain untuk memberikan skill baru atau mempertajam skill yang sudah ada, aktivitas ini bisa menjadi cara untuk menggali potensi setiap karyawan. Sebab, pada dasarnya karyawan punya potensi yang berbeda-beda.

Misalnya, karyawan di divisi accounting tahu tentang strategi pemasaran, next time perusahaan bisa menyuruhnya untuk ikut pelatihan untuk tim pemasaran. Jika karyawan tersebut excellent pada pemasaran, perusahaan dapat promosikan dirinya untuk menjadi kepala divisi di cabang berbeda. Alhasil, perusahaan memiliki SDM unggul untuk mampu bersaing dengan perusahaan lain di zaman teknologi yang semakin canggih.

7. Mempromosikan Karyawan

Karyawan mana yang mau ada di posisi yang sama dalam kurun waktu bertahun-tahun? Kejelasan karir menjadi hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan, karena ini akan mempengaruhi kinerja dan loyalitas para karyawan. Tidak sedikit karyawan yang akhirnya memilih untuk mengundurkan diri karena tidak memiliki kejelasan karir di perusahaan tempatnya bekerja.

Terutama untuk karyawan yang merupakan bibit unggul dan mampu untuk melangkah ke jenjang karir yang lebih tinggi. Jadikan karyawan ini sebagai aset berharga. Bila perlu bantu bukakan peluang karir baginya atau menyekolahkannya ke jenjang lebih tinggi, yang mana ilmunya dapat diaplikasikan untuk kemajuan perusahaan di masa mendatang.

8. Memaksimalkan Waktu Kerja

Pekerjaan yang terlambat membuat semua pekerjaan menjadi terhambat. Misalnya, keterlambatan menentukan tanggal proyek membuat proyek gagal selesai pada waktunya. Hal ini otomatis membuat performa karyawan menurun drastis.

Maka dari itu, perusahaan perlu memaksimalkan waktu sebaik mungkin. Usahakan agar tanggal pengerjaan proyek sudah pasti, sehingga pengerjaan bisa segera dimulai. Jadi, tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.

Baca Juga: Tips Efektif Mengelola Kehadiran Karyawan

9. Memberikan Kesempatan untuk Memperbaiki Kesalahan

Namanya manusia pasti tidak akan pernah luput dari namanya kesalahan. Sama halnya dalam bekerja, berbagai kesalahan mungkin akan ditemukan, baik kesalahan yang sifatnya fatal maupun tidak. Namun, menghukum karyawan yang baru sekali melakukan kesalahan bukanlah keputusan yang bijak, terutama untuk kesalahan kecil yang bisa segera diperbaiki.

Lebih baik berikan kesempatan kepada karyawan yang melakukan kesalahan untuk memperbaikinya. Dengan harapan agar kesalahan tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari. Jika kesalahan kembali terulang atau malah semakin fatal, perusahaan dapat berikan surat peringatan.

10. Melakukan Evaluasi Secara Rutin

Tips terakhir untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah melakukan evaluasi kinerja secara rutin. Tidak harus secara keseluruhan untuk semua karyawan yang ada di perusahaan, tapi bisa dalam skala kecil, seperti evaluasi sesama divisi dalam satu tim. Evaluasi ini berguna untuk memperbaiki kekurangan atau kesalahan, mengetahui hambatan, dan lain sebagainya.

Hasil akhir dari evaluasi ini adalah pemberian saran maupun solusi yang sifatnya efektif. Sehingga, kekurangan yang menghambat jalannya produktivitas kerja dapat diminimalisir dengan baik. Penyampaian evaluasi sebaiknya dilakukan dengan jujur, berani, terbuka, dan tetap sopan agar tidak menyinggung perasaan siapa pun yang mendengarnya.

Kelangsungan Hidup Perusahaan Ada di Tangan Karyawan

Perusahaan itu ibarat manusia, yang tidak bisa hidup atau berdiri sendirian. Perusahaan butuh karyawan untuk menjalankan aktivitas operasi, produksi, dan manajemen, sehingga kegiatan di perusahaan dapat berjalan. Tentunya, sesuai SOP dan hasil maksimal seperti yang diharapkan oleh perusahaan.

Sebagai karyawan, kamu pun harus bisa memberikan kontribusi maksimal kepada perusahaan. Seperti simbiosis mutualisme dengan hubungan yang saling menguntungkan, itulah hubunganmu dengan perusahaan karena memang sebagian besar nasib perusahaan ada di tanganmu. Jadi, jangan ragu untuk terus mengasah skill dan menjadi salah satu aset paling berharga yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Selain itu, memberikan karyawan perlindungan dari asuransi kesehatan karyawan terbaik juga bisa memotivasi mereka untuk bisa bekerja dengan lebih maksimal. Dapatkan produk asuransi kesehatan karyawan terbaik dengan mengisi form dibawah ini!

Pentingnya Asuransi Pensiun dan Manfaatnya

Pentingnya Asuransi Pensiun dan Manfaatnya

Umur boleh masih muda, namun persiapan dana pensiun perlu dilakukan sejak dini. Semakin cepat dikumpulkan, maka semakin banyak pula dana pensiun yang bisa dikumpulkan. Dana ini nantinya digunakan untuk membiayai masa pensiun, jadi kamu tidak lagi menyusahkan anak atau keluarga lainnya.

Saat ini sudah ada produk keuangan bernama asuransi dana pensiun yang dapat dijadikan alternatif untuk memaksimalkan pengumpulan dana pensiun. Kira-kira berapa besar  premi yang dibayarkan dan apa saja manfaat dari asuransi ini? Berikut akan kami jelaskan pengertian asuransi dan dana pensiun, serta informasi lainnya terkait dana pensiun.

Perbedaan Asuransi dan Dana Pensiun

Baik asuransi maupun dana pensiun, keduanya sama-sama membantu seseorang dalam menghadapi hal-hal yang berkaitan dengan finansial. Misalnya, penyakit, bencana, dan masalah finansial lainnya. Tapi, perlu diketahui bahwa keduanya memiliki perbedaan, di antaranya:

1. Dari Segi Fleksibilitas

Perbedaan asuransi dan dana pensiun pertama adalah dari segi fleksibilitas. Dana pensiun hanya dapat dicairkan saat karyawan memasuki dunia pensiun. Hal ini mutlak, sedangkan asuransi dapat cair jika karyawan mengalami kondisi tertentu.

2. Dari Segi Penyelenggara

Pada umumnya, asuransi dikelola oleh perusahaan asuransi. Sedangkan dana pensiun oleh perusahaan tempat seseorang bekerja. Perusahaan biasanya akan memotong dana pensiun secara otomatis dari gaji karyawan setiap bulan.

3. Dari Segi Manfaat

Dana pensiun merupakan dana yang disiapkan khusus bagi karyawan di masa pensiun. Besaran dana yang dikumpulkan disesuaikan dengan nominal gaji karyawan. Sedangkan asuransi digunakan untuk mengcover hal-hal yang tidak terduga dengan manfaat yang lebih luas.

4. Dari Segi Waktu Pencairan

Asuransi dapat dicairkan jika sudah jatuh tempo atau polis mengalami kejadian tertentu yang dicover oleh asuransi. Misalnya, polis mengalami kecelakaan atau jatuh sakit. Sedangkan dana pensiun hanya dapat dicairkan saat seseorang sudah pensiun.

5. Dari Segi Jenis Dana

Terdapat dua jenis dana pensiun, yaitu Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dan Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK). Sistem pencairan keduanya berbeda, begitu pula dengan pihak yang mengatur atau mengelolanya. Di mana pencairan DPLK dapat dilakukan melalui bank tertentu maupun perusahaan asuransi.

Mengapa Asuransi Dana Pensiun Penting?

Dari jutaan masyarakat yang ada di Indonesia, hanya ada 2% masyarakat yang dilindungi oleh asuransi dana pensiun. Sementara 98% sisanya hanya mengandalkan dana pensiun yang dikumpulkan sendiri atau sama sekali tidak menyiapkan dana pensiun. Sangat miris, bukan?

Dari presentasi ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya dana pensiun masih kecil. Padahal dana ini sangat penting untuk menjamin kelangsungan masa tua nanti. Apalagi jumlah kebutuhan yang harus dipenuhi di masa tua jauh lebih banyak.

Beberapa risiko yang mungkin terjadi di masa tua, di antaranya:

  • Rentan diserang penyakit kritis yang sejatinya membutuhkan biaya pengobatan yang besar
  • Risiko ditelantarkan, karena faktor ekonomi dan kondisi keluarga
  • Meningkatnya kebutuhan hidup jika usia telah mencapai rata-rata angka harapan hidup 

Jika kamu menginginkan masa tua yang santai, tenang, dan aman, menyiapkan asuransi dan dana pensiun sangatlah penting. Kamu bisa menyisihkan sebagian kecil gajimu dari sekarang untuk mengisi tabungan pensiun. Nominalnya bisa 5% dari gaji yang jumlahnya akan terus bertumbuh jika kamu rajin menyisihkannya.

Adanya asuransi dan dana pensiun secara otomatis akan memerdekakan finansial di masa tua. Jika sewaktu-waktu terjadi inflasi, kamu tidak perlu takut lagi. Sebab, pundi-pundi uang yang berhasil dikumpulkan sudah cukup untuk membiayai hidup dalam segala situasi ekonomi yang terjadi di negara ini.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Beli Asuransi Online

Manfaat Asuransi Dana Pensiun

Dalam dunia keuangan, asuransi dana pensiun merupakan produk retribusi horizontal. Di dalamnya terdapat proses transfer uang antar pribadi atau antar kelompok yang memiliki jumlah penghasilan sama. Adapun manfaat asuransi dana pensiun adalah sebagai berikut.

1. Membantu Melindungi Polis dari Kesulitan Finansial

Risiko finansial dapat menimpa siapa saja dan kapan saja. Misalnya, terjadinya inflasi membuat harga kebutuhan pokok naik. Tanpa asuransi dana pensiun, kamu tentu akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ini.

Sementara dengan adanya asuransi, kondisi finansial menjadi ringan. Asuransi tidak hanya memberikan santunan dana, seperti gaji. Tapi, juga memberikan perlindungan untuk biaya pengobatan saat jatuh sakit.

2. Adanya Santunan Cacat dan Meninggal Dunia

Risiko sakit, kecelakaan yang menyebabkan cacat, dan risiko meninggal dunia sangat rentan terjadi saat memasuki masa pensiun. Asuransi pensiun penting untuk mengcover berbagai risiko ini. Dengan demikian, hal ini ini tidak menyusahkan keluarga.

3. Menawarkan Manfaat Investasi untuk Hari Tua

Pilihlah asuransi unit link yang di dalamnya ada manfaat investasinya. Harga preminya mungkin lebih mahal, tapi manfaat yang didapatkan menjadi lebih luas. Manfaat antara asuransi dan investasi didapatkan secara terpisah. 

Tips Menghitung Dana Pensiun 

Jumlah dana pensiun yang dibutuhkan setiap orang pasti berbeda-beda. Untuk mengetahui estimasi jumlahnya, luangkan waktu khusus untuk menghitung dana pensiun. Tak lupa untuk memasukkan dua poin berikut sebagai dasar perhitungan dana pensiun.

1. Cari Tahu Kebutuhan di Masa Tua

Mengetahui jenis kebutuhan di masa tua sangat penting. Hal ini akan memudahkan kamu dalam menghitung pengeluaran yang terjadi di masa depan. Mulai dari kebutuhan primer, sekunder, hingga tersier bila memang ada.

Jika kamu memiliki tanggungan, seperti anak atau cucu yang perlu dibiayai, jangan lupa untuk memasukkannya dalam perhitungan. Jangan lupa untuk memperhitungkan kemungkinan terburuk yang terjadi di masa tua. Misalnya, percepatan pengajuan pensiun dari usia yang diprediksikan sebelumnya.

2. Menentukan Usia Pensiun

Saat ini, semakin banyak orang ingin pensiun di usia muda. Dengan alasan, tidak ingin  terikat dengan perusahaan sehingga hidupnya menjadi fleksibel. Lalu, membuka bisnis untuk membiayai kebutuhan hidup. 

Sah-sah saja, tapi pastikan kamu sudah mengetahui kapan ingin mengajukan pensiun. Hitung jumlah pendapatan yang diterima, lalu bandingkan dengan rentang usia sebelum memasuki masa pensiun. Jika kamu menginginkan dana pensiun yang besar, sisihkan jumlah gaji yang lebih besar pula.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat Kerja Remote

Tips Memilih Produk Asuransi Pensiun Terbaik

Ada beragam jenis produk asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Agar tidak salah beli, pilihlah produk yang paling tepat. Caranya dengan menerapkan tips memilih produk asuransi pensiun berikut ini.

1. Premi yang Terjangkau

Terjangkau di sini dapat dikaitkan dengan kondisi finansial masing-masing orang. Sebaiknya evaluasi kondisi finansial terlebih dahulu. Tentu, dengan mempertimbangkan jumlah kebutuhan, tanggungan, dan gaji yang diperoleh setiap bulan.

Bisa jadi setelah dievaluasi, finansialmu belum cukup untuk membeli asuransi pensiun. Karena sejatinya, kamu perlu memastikan bahwa kebutuhan pokok sudah terpenuhi. Jika dibutuhkan, diskusikan hal ini dengan pasangan atau penasehat keuangan untuk mendapatkan advise terbaik terkait kondisi finansialmu.

2. Pilih yang Manfaatnya Sesuai Kebutuhan

Kamu mungkin menginginkan asuransi pensiun yang memberikan manfaat dana tunai sebesar Rp 2 miliar, tapi jumlah ini tidak cukup untuk orang lain. Di sisi lain, kamu pun menginginkan manfaat tambahan agar finansial benar-benar aman di usia pensiun nanti. Jadi, sesuaikan produk yang ingin dibeli dengan manfaat yang dibutuhkan.

Jika produk asuransi dari perusahaan A tidak cocok, kamu bisa cari produk dari perusahaan lain. Jangan lupa lakukan riset sedetail mungkin, lalu bandingkan produk asuransi pensiun. Dengan begini, manfaat yang didapatkan pun menjadi maksimal.

3. Pahami Kebijakan Perusahaan Asuransi

Kebijakan yang diberlakukan oleh perusahaan asuransi, seperti yang berkaitan dengan pembayaran seharusnya tidak memberatkanmu. Sebab dari jumlah premi yang dibayar, kamu akan mendapatkan manfaat yang sesuai. Jika kamu kurang memahami kebijakan yang berlaku, jangan ragu untuk bertanya.

Perlu diketahui bahwa kebijakan ini dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan ini biasanya akan diinformasikan melalui email. Pastikan kamu selalu up to date agar tidak ketinggalan informasi terbaru tentang asuransi dana pensiun.

4. Pilih Perusahaan yang Terpercaya

Percayakan kebutuhan dana pensiun kepada perusahaan asuransi terpercaya. Perusahaan yang telah berpengalaman mengelola dana pensiun dan produk asuransi lain. Perusahaan seperti ini biasanya memiliki pelayanan terbaik bagi para nasabah.

Untuk mengetahui track record perusahaan asuransi, kamu bisa cek informasinya lewat berita, sosial media, atau ulasan nasabah. Informasi ini bisa diakses di media online

Pertahankan Standar Kehidupan Saat Pensiun

Gaya hidup sangat mempengaruhi besarnya hidup. Pastikan standar hidup yang kamu jalani di masa pensiun nanti sama seperti dulu, bukan malah lebih tinggi. Alhasil, dana pensiun yang berhasil dikumpulkan bisa mengcover semua biaya hidupmu nanti. 

Agar karyawan bisa mendapatkan kehidupan yang mapan dan bahagia sampai masa pensiun tiba, pastikan mendapatkan asuransi karyawan terbaik dan terpercaya dengan cara mengisi form dibawah ini!

Pentingnya Asuransi Perjalanan Dinas dan Urgensinya

Pentingnya Asuransi Perjalanan Dinas dan Urgensinya

Bagi yang suka melakukan perjalanan dinas, memiliki asuransi perjalanan atau insurance travel adalah hal yang wajib. Asuransi perjalanan memberikan sejumlah manfaat yang tidak didapatkan dari produk asuransi lain. Sebab, manfaatnya sendiri sudah dibuat secara spesifik untuk melengkapi kebutuhan perjalananmu.

Asuransi bekerja untuk meminimalisir segala bentuk risiko yang terjadi selama di perjalanan. Di dalamnya termasuk hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan bagasi, koper penyok, dan lain sebagainya. Sebelum bepergian, sebaiknya beli asuransi yang satu ini agar perjalanan menjadi lebih aman.

Pentingnya Asuransi Perjalanan Dinas Bagi Karyawan

Asuransi perjalanan merupakan salah satu bentuk produk yang menyelamatkan perjalanan kamu dari berbagai risiko yang mungkin terjadi. Misalnya, saat perjalanan dibatalkan oleh maskapai penerbangan karena alasan tertentu. Setidaknya dengan asuransi, kamu tidak perlu sedih yang berlebihan karena biaya yang dikeluarkan tidak terlalu banyak.

Biaya tiket pesawat akan dikembalikan kepadamu, bahkan dengan tambahan kompensasi atas pembatalan penerbangan. Tanpa asuransi perjalanan, kamu tidak akan mungkin menerima kompensasi pembatalan ini. Kalaupun ada, jumlahnya tidak sebesar saat kamu melengkapi perjalananmu dengan asuransi.

Membekali karyawan dengan asuransi perjalanan dinas secara otomatis membuat perusahaan lebih harum. Tidak hanya di mata pihak internal saja, tapi juga eksternal. Dengan ini, perusahaan berhasil menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan karyawan yang ingin melakukan perjalanan dinas, baik ke luar kota maupun ke luar negeri.

Hal-hal yang Harus Disiapkan Perusahaan untuk Perjalanan Dinas Karyawan

Selain asuransi perjalanan, terdapat hal-hal lain yang perusahaan perlu disiapkan untuk karyawan yang melakukan perjalanan dinas. Alhasil, perjalanan dinas menjadi maksimal dan tidak terkesan membuang-buang uang perusahaan. Adapun hal-hal yang perlu disiapkan, di antaranya.

1. Rincian Perjalanan Dinas

Setiap karyawan berhak untuk mengetahui rincian perjalanan yang akan dilakukannya. Mulai dari tujuan perjalanan, tempat yang akan dikunjungi, dan lain sebagainya. Perusahaan perlu membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan karyawan sebelum melakukan perjalanan dinas.

Selain itu, perusahaan perlu memberitahu materi yang perlu disiapkan saat perjalanan dinas. Misalnya, saat bawahan diutus untuk mewakili atasannya menghadiri rapat dengan investor, maka bawahan tersebut harus mengetahui dan menguasai materi yang akan dijelaskan. Dengan rangkaian aktivitas yang rinci, perjalanan dinas pun menjadi jelas adanya.

2. Dokumen yang Lengkap

Perjalanan dinas dapat dilakukan di dalam maupun di luar negeri. Perusahaan yang mengutus karyawan untuk perjalanan dinas wajib menyiapkan dokumen lengkap terkait perjalanan. Mulai dari surat tugas, paspor, bahkan visa untuk perjalanan ke luar negeri. 

3. Akomodasi Selama Perjalanan

Hal yang tak kalah penting saat melakukan perjalanan dinas adalah akomodasi karyawan. Perusahaan perlu mencari tahu tentang kebijakan di wilayah atau negara yang dikunjungi karyawan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Akomodasi tidak hanya berupa penginapan, tapi juga transportasi yang digunakan untuk mendukung mobilisasi karyawan selama melakukan perjalanan dinas.

Baca Juga: Fungsi Asuransi: Primer, Sekunder, dan Khusus

Jenis-jenis Asuransi Perjalanan Dinas

Perusahaan asuransi menawarkan produk dalam berbagai opsi. Perusahaan dapat memilih sesuai kebutuhan perjalanan karyawan. Berikut ini 2 jenis travel insurance menurut jangka waktunya.

1. Asuransi Single Trip

Seperti namanya, asuransi ini memiliki masa berlaku untuk satu kali perjalanan saja. Jika kamu sudah menggunakannya satu kali dan ingin melakukan perjalanan di kemudian hari, itu artinya kamu harus membeli produknya lagi. Asuransi ini biasanya ditujukan untuk karyawan yang jarang melakukan perjalanan dinas.

2. Asuransi Annual Travel

Produk yang satu ini memiliki masa berlaku satu tahun, jadi bisa dipakai berkali-kali. Asuransi ini cocok untuk karyawan yang rutin melakukan perjalanan dinas, misalnya 1-2 kali dalam sebulan. Jika masa berlakunya sudah habis, maka asuransi perlu diperbaharui agar dapat kembali digunakan untuk kebutuhan dinas.

Manfaat Perlindungan Asuransi Perjalanan

Sama seperti asuransi pada umumnya, asuransi perjalanan menawarkan beberapa manfaat lainnya penting selama perjalanan. Manfaat tersebut, di antaranya.

1. Perlindungan Atas Barang Pribadi

Jika maskapai penerbangan menyebabkan kerugian bagi karyawan yang melakukan perjalanan bisnis, pihak maskapai akan dikenakan sanksi. Bentuknya berupa biaya ganti rugi atas kerugian yang terjadi. Misalnya, karyawan kehilangan barang-barang pribadi saat penerbangan, maka maskapai akan memberikan ganti rugi sebesar Rp200.000 per kg barang atau maksimal Rp4.000.000.

Nominal biaya ganti rugi untuk setiap maskapai penerbangan berbeda, tergantung kebijakan masing-masing. Perlindungan juga berlaku apabila bagasi rusak dan penyok. Pemberian ganti rugi biasanya harus sesuai dengan prosedur yang berlaku, dan penumpang wajib mengikuti prosedur ini.

2. Manfaat Penundaan Penerbangan

Penundaan penerbangan adalah hal yang menyebalkan,  tapi tidak bisa dihindari begitu saja. Delay justru sering terjadi karena jadwal penerbangan yang bentrok dengan penerbangan lain atau kondisi cuaca yang buruk. Dengan asuransi perjalanan, karyawan akan mendapatkan kompensasi atas keterlambatan penerbangan ini.

Kompensasi diberikan apabila keterlambatan telah mencapai batas waktu tunggu yang ditetapkan. Misalnya, jika penerbangan delay selama 4 jam, maka penumpang akan diberikan kompensasi sebesar Rp400.000. Selain berbentuk uang tunai, manfaat lain yang diberikan dapat berupa makan siang atau makan malam.

3. Kecelakaan dan Biaya Medis

Asuransi perjalanan yang diberikan perusahaan membuat karyawan merasa aman dan nyaman saat melakukan dinas ke mana saja. Seandainya karyawan jatuh sakit atau kecelakaan di tempat tujuan, ia akan mendapatkan perawatan medis. Biaya perawatan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi perjalanan.

Pada umumnya, manfaat kecelakaan dan perawatan medis yang diberikan asuransi berupa:

  • Biaya perawatan akibat jatuh sakit atau kecelakaan
  • Biaya perawatan untuk penyakit khusus
  • Biaya perawatan lanjutan (bila dibutuhkan) di negara asal

4. Jaminan Pemulangan Jenazah

Jika pemegang asuransi meninggal dunia saat melakukan perjalanan, maka travel insurance akan mengcover biaya pemulangan jenazah. Mulai dari biaya transportasi dan lain-lain saat diberangkatkan dari kota tujuan menuju kota asal. Ini sangat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan.

5. Biaya Kunjungan Keluarga

Jatuh sakit atau kecelakaan bukanlah hal yang diharapkan saat melakukan perjalanan, bukan? Namun, hal ini tidak lagi menimbulkan kekhawatiran karena asuransi juga memberikan jaminan biaya kunjungan keluarga ke kota atau negara tujuan. Akan tetapi, manfaat ini hanya berlaku untuk beberapa produk asuransi perjalanan saja. 

Penting agar perusahaan memilih asuransi perjalanan dengan manfaat yang luas. Apa pun bentuk risiko yang mungkin dialami karyawan selama perjalanan, hal ini secara tidak langsung akan mengurangi beban perusahaan. Sebab, biaya yang timbul akibat perjalanan akan dibayarkan oleh asuransi.

6. Bantuan 24 Jam

Asuransi perjalanan memberikan layanan bantuan selama 24 jam. Kapan saja polis membutuhkan bantuan, call center asuransi siap membantu. Di dalamnya termasuk bantuan saat membutuhkan layanan evakuasi medis darurat.

Baca Juga: Tips Perusahaan Menjamin Kesehatan Karyawan di Kantor

Cara Klaim Asuransi Perjalanan

Ingin melakukan klaim ke pihak asuransi? Terdapat dua cara klaim yang disediakan. Polis hanya perlu memilih salah satu di antaranya.

1. Klaim Langsung

Klaim langsung berlaku apabila perusahaan memiliki rumah sakit rekanan di kota atau negara tujuan. Klaim atas perawatan medis ini tidak selamanya 100%, karena jumlahnya tergantung dari manfaat yang ada pada buku polis. Jika biaya penggantian yang diberikan asuransi sebesar 60%, itu artinya 40% sisanya harus dibayarkan oleh polis yang bersangkutan.

2. Penggantian Biaya (Reimbursement)

Sistem klaim ini dilakukan apabila biaya perawatan ditanggung oleh karyawan terlebih dahulu menggunakan uang pribadi. Selanjutnya, polis perlu menyiapkan kwitansi biaya perawatan, lalu memberikannya kepada perusahaan. Nanti perusahaan akan bantu teruskan ke perusahaan asuransi, dan karyawan mendapatkan reimbursement sesuai nominal yang dikeluarkan.

Perjalanan Aman dengan Asuransi Perjalanan yang Tepat

Tertarik melakukan perjalanan bisnis dalam waktu dekat? Jangan lupa melengkapi diri Anda dengan produk asuransi perjalanan yang tepat, yang produknya sesuai dengan kebutuhan. Asuransi secara tidak langsung akan membantu mengurangi beban pengeluaran atas kejadian yang tak diinginkan di kota maupun negara tujuan. 

Dengan proteksi dari travel insurance, Anda dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan jauh dari rasa khawatir. Pembelian asuransi dapat dilakukan secara offline, yaitu melalui agen atau membeli asuransi online melalui situs resmi perusahaan asuransi atau platform keuangan terpercaya yang sudah bekerja sama dengan perusahaan asuransi. Hal terakhir yang tak kalah penting adalah selalu bandingkan produk dan manfaat asuransi perjalanan sebelum membeli untuk mendapatkan perlindungan maksimal saat melakukan perjalanan. 

Dapatkan produk asuransi perjalanan terbaik baik untuk perjalanan dinas, bisnis atau liburan dengan mengisi form dibawah ini!

Ini Dia Jenis-jenis Alat Berat dan Fungsinya!

Ini Dia Jenis-jenis Alat Berat dan Fungsinya!

Pekerjaan berat tidak dapat dilakukan hanya dengan tenaga manusia. Penggunaan alat-alat berat menjadi salah satu alternatif terbaik untuk memudahkan pekerjaan berat, misalnya proyek. Alat yang digunakan disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang ingin dilakukan. 

Adapun proyek konstruksi yang membutuhkan bantuan alat-alat berat, seperti pembangunan jalan, gedung, maupun pertambangan. Semakin besar ukuran alat berat, biasanya semakin maksimal pula tenaganya untuk mengerjakan suatu proyek. Alhasil, para pekerja dapat bekerja secara produktif dan proyek berjalan lancar. 

Jenis-jenis Alat Berat

low angle photography of orange excavator under white clouds
Photo by Anamul Rezwan on Pexels.com

Bukan hanya satu, tapi ada beberapa jenis alat berat yang sering digunakan dalam suatu proyek. Alat berat tersebut biasanya diproduksi oleh negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, Jepang, Swedia, Korea Selatan, dan lainnya. Berikut ini jenis-jenis alat berat yang wajib kamu ketahui.

1. Excavator

Excavator adalah alat berat yang paling tidak asing di telinga masyarakat. Orang Indonesia sering  menyebutnya sebagai bego, karena memiliki fungsi yang beragam. Alat  ini dapat digunakan untuk mengeruk dan memindahkan tanah, menancapkan batang fondasi, hingga memindahkan material-material berat. 

Komponen utama dari excavator adalah stick, bucket, boom, dan crab. Salah satu jenis excavator yang paling besar dan masih sering digunakan dalam suatu proyek adalah hydraulic shovel excavator. Total muatan yang dapat diangkat oleh bucket pada excavator jenis ini mencapai 61 ton untuk sekali pengerukan.

Baca Juga: Alat Berat Excavator: Fungsi, Jenis, Harga, dan Cara Kerja

2. Asphalt Paver

Asphalt paver atau asphalt finisher adalah alat berat untuk meratakan campuran aspal. Hasil akhir dari alat ini adalah pengaspalan menjadi seragam dengan ketebalan yang sama dan permukaan yang rata. Salah satu kelemahan alat ini adalah perputaran roda pada mesin manuvernya terlalu lama, karena daya ambang pada roda karet yang digunakan lebih kasar.

3. Bored Pile

Berfungsi untuk mengebor tanah dan membuat lubang untuk menancapkan suatu pondasi. Komponen utama pada bored pile, seperti sasis. Sementara untuk pengeborannya memiliki bentuk menyerupai crane. 

Standar bored pile untuk menggali lubang memiliki diameter 30-80 cm. Untuk kedalaman penggalian dapat diatur sesuai kebutuhan proyek. Beberapa jenis bored pile, seperti:

  • Bore pile gawangan, adalah alat bor yang mampu membuat lubang dengan diameter yang lebih besar daripada mini crane. Metode pengeboran menggunakan alat berupa gawangan.
  • Bore pile mini crane, biasa digunakan di daerah perumahan untuk mengebor permukaan menggunakan bor basah.
  • Strauss pile, adalah bor manual yang biasanya menggunakan metode bor kering dengan bantuan tenaga manusia.

4. Diesel Hammer

Merupakan alat berat yang berfungsi untuk memukul tiang pancang ke dalam tanah. Alat ini biasa digunakan untuk pemasangan pondasi bangunan bertingkat, jembatan, dan dermaga. Jenis hammer yang digunakan untuk memukul tiang pancang cukup bervariasi, yaitu model gantung, tetap, dan berputar pada bidang vertikal.

Beberapa bagian yang terdapat dalam diesel hammer, di antaranya:

  • Mesin uap
  • Leader
  • Pemukul (hammer)

5. Bulldozer

Bulldozer merupakan jenis alat berat yang digunakan untuk mengolah lahan. Umumnya seperti meratakan tanah dan mendorong tanah ke tempat tertentu, menggali tanah, menyebarkan material, membabat dan merintis lahan. Alat ini memiliki roda berantai yang sebaiknya digunakan untuk perjalanan jarak dekat. 

Jenis bulldozer yang digunakan dalam kegiatan proyek cukup beragam. Tiga di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Swamp bulldozer, digunakan untuk pekerjaan rawa
  • Wheel tractor dozer, adalah bulldozer yang memakai roda karet
  • Crawler tractor dozer, adalah bulldozer yang bentuk rodanya menyerupai kelabang

6. Crane

Crane adalah alat berat yang mudah dikenali, karena sering ditemukan pada proses pembangunan suatu gedung. Fungsi crane adalah untuk memindahkan dan mengangkat material dari bawah ke atas, dan sebaliknya. Alat ini dapat bergerak secara vertikal maupun horizontal sesuai dengan kebutuhan.

Berikut beberapa jenis crane yang sering digunakan, antara lain:

  • Tower crane, memiliki tinggi 70-80 cm dengan daya angkut 20 ton.
  • Truk crane, adalah crane yang memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat bergerak maju pada material yang akan diangkut.
  • Hydraulic crane, merupakan crane yang umum digunakan pada skala gudang atau bengkel karena strukturnya yang sederhana.
  • Crawler crane, adalah crane yang digunakan untuk memindahkan material dengan jangkauan wilayah yang dekat.
  • Hoist crane, memiliki komponen berupa rel yang tujuannya agar crane dapat bergerak maju secara horizontal.
  • Crane kereta api, digunakan untuk mengangkut material pada proses pembangunan atau perbaikan kereta api.
  • Crane terapung, digunakan untuk memindahkan material pada pembangunan jembatan atau pelabuhan.
  • Crane pelabuhan, digunakan untuk membongkar muatan pada kapal yang sampai di pelabuhan.
  • Crane udara, digunakan untuk mengangkut beban ke wilayah yang sulit dijangkau.
  • Telescopic handler crane, digunakan pada proyek batu bara untuk memasang rangkaian baja di bagian atas.
  • Level luffing crane, digunakan untuk menurunkan muatan yang terdapat pada kapal.

Baca Juga: Tower Crane: Pengertian, Jenis, Cara Pemasangan, dan Asuransi Terbaik

7. Loader

Loader alat berat biasa digunakan untuk memindahkan hasil galian dari satu tempat ke tempat lain dalam jarak dekat. Selain itu, alat ini dapat digunakan untuk menghaluskan bidang yang dikerjakan, membersihkan tanah, menggusur tanah, meratakan material, dan mengelupas permukaan tanah.

Hasil kerja dari loader sendiri sangat dipengaruhi oleh jenis alat berat loader yang digunakan, kondisi material, tipe bucket, kapasitas, dan wilayah yang dijangkau pergerakan loader.

Terdapat dua jenis alat berat loader, yaitu crawler loader dan wheel loader. Keduanya memiliki perbedaan, di mana crawler loader memiliki roda yang bentuknya hampir sama dengan dozer, tapi dipasang maju untuk menjaga kestabilan saat mengangkut material. Sedangkan wheel loader memiliki 4 roda untuk membawa buket yang telah diisi muatan, dan terdapat rear wheel drive untuk menggali.

8. Truck

Truck adalah jenis kendaraan alat berat yang digunakan untuk mengangkut material konstruksi, seperti bebatuan besar, pasir, batu belah, tanah, dan lain sebagainya.

Kelebihan truk adalah memiliki kapasitas pengangkutan yang besar, dapat digunakan untuk perjalanan jarak jauh dengan biaya yang relatif murah. Sedangkan kekurangannya adalah pemuatan dalam proses pengangkutan masih membutuhkan bantuan alat-alat lain.

Baca Juga: Dump Truck: Cara Kerja, Jenis, dan Kelebihannya

9. Grader

Grader atau motor grader merupakan alat berat yang memiliki bentuk pisau panjang. Blade atau pisau ini dapat diatur oleh operator sesuai kebutuhan proyek. Grader biasa digunakan untuk meratakan tanah, memotong, mendorong tanah, membuat kemiringan tanah atau slope, dan membuat parit-parit kecil. 

Pada umumnya, grader digunakan untuk pengerjaan akhir atau finishing. Misalnya, untuk mengatur, memperbaiki, dan memelihara kondisi jalan yang berkerikil atau jalan tanah. Ada pula yang digunakan untuk menyiapkan landasan dasar dalam proses pembangunan jalan raya sebelum menyebarkan material aspal. 

10. Compactor

Pemadatan tanah adalah upaya untuk menyusun butir-butir material untuk menghilangkan atau membatasi masuknya udara atau air ke dalamnya. Alat yang digunakan untuk membantu pemadatan tanah disebut compactor. Berikut ini jenis-jenis compactor yang biasa digunakan, di antaranya:

  • Tandem rollers, biasa digunakan untuk alat yang sering ditemui di jalan saat proses perbaikan atau pemadatan aspal.
  • Mesh grid rollers, digunakan untuk memadatkan tanah yang bentuknya kasar, seperti tanah yang telah bercampur dengan bebatuan besar atau kerikil.
  • Segment rollers, digunakan untuk memadatkan tanah yang mengandung tanah liat dan basah. Roda pada compactor ini terbuat dari lempengan baja.
  • Vibratory plate compactor, digunakan untuk memadatkan jalanan dan paving blok. 
  • Pneumatic tired rollers, digunakan untuk memadatkan tanah yang jenisnya granular dengan jumlah roda antara 9-19 roda.
  • Three wheel rollers, adalah compactor yang digunakan untuk memadatkan tanah dengan butir-butiran kasar.
  • Vibration rollers, digunakan untuk memadatkan tanah maupun kerikil yang awalnya berongga menjadi padat menggunakan getaran tertentu.
  • Sheep foot type rollers, digunakan untuk menarik kaki domba yang akan dimasukkan ke lapisan tanah agar dinding drum pada permukaan tanah mampet untuk sementara waktu.
  • Three axle tandem rollers, merupakan compactor tiga poros yang digunakan untuk memadatkan tanah yang materialnya tergolong halus.

Rawat Alat Berat dengan Baik dan Telaten

Itu dia jenis alat berat beserta dengan fungsinya yang dapat disesuaikan langsung dengan kebutuhan proyek atau konstruksi. Mengingat harganya cukup mahal, alangkah baiknya apabila alat-alat berat tersebut dirawat dengan baik dan telaten.

Bila perlu diasuransikan menggunakan asuransi khusus alat berat untuk meminimalisir biaya yang mungkin timbul saat salah satu alat berat rusak.

Dapatkan produk asuransi terbaik untuk melindungi aset bisnis Anda dengan mengisi form dibawah ini!

Anti Bosan! Sisi Positif Kerja Remote Bagi Karyawan

Anti Bosan! Sisi Positif Kerja Remote Bagi Karyawan

Salah satu dampak pandemi yang masih dirasakan sampai saat ini adalah sistem kerja remote. Sistem kerja ini memberikan kebebasan bagi karyawan untuk bekerja dari mana saja yang diinginkan pada waktu yang diinginkan pula. Namun, tetap dengan konsekuensi pekerjaan harus selesai sesuai target dan deadline yang sudah ditentukan oleh perusahaan.  

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Mentah Health America, sistem kerja remote berhasil membuat kesehatan mental pekerja menjadi lebih baik. Hal ini akan berdampak pada produktivitas kerja karyawan. Dan secara otomatis akan mempengaruhi outcome yang dihasilkan oleh perusahaan.

Jenis-jenis Pekerjaan yang Bisa Dilakukan Secara Remote

Tidak semua pekerjaan dapat dilakukan secara remote, terutama yang berkaitan dengan pemeliharaan dan pengoperasian mesin. Beruntunglah jika kamu tidak menggeluti profesi tersebut, karena artinya kamu berpotensi untuk menerapkan sistem kerja remote kalau seandainya belum memiliki pekerjaan sampai saat ini. Beberapa jenis pekerjaan yang dapat dilakukan secara remote, di antaranya.

1. Sales

Nyatanya profesi yang satu ini juga bisa dilakukan secara remote. Selain di kantor, sales juga dapat bekerja di supermarket, mall, dan tempat umum lainnya. Poin penting dari profesi ini adalah target tercapai, sehingga omzet penjualan perusahaan lebih tinggi daripada bulan-bulan sebelumnya.

2. Content Writer

Tugas seorang content writer adalah menulis, mengedit, dan mengirimkan konten yang relevan dengan website yang dikelolanya. Pekerjaan ini dapat dilakukan secara remote asal penulis tahu konten seperti apa yang diketahui oleh klien. Jika tertarik, kamu bisa menggeluti profesi satu ini dengan bekerja terpaku di satu perusahaan atau sebagai freelance yang bekerja untuk berbagai perusahaan.

3. Programmer

Jika kamu memiliki keahlian di bidangkomputerisasi, profesi programmer bisa menjadi pilihan. Sama seperti dua profesi di atas, programmer juga dapat bekerja dari mana saja sesuai yang diinginkan. Selain sebagai pekerja tetap di perusahaan, seorang programmer juga dapat menjadi freelance untuk menambah pemasukan bulanan.

4. Graphic Designer

Beberapa pekerjaan grafis, seperti menyediakan logo, membuat gambar untuk promosi, dan memperkenalkan produk baru adalah tugas utama dari grafik desainer. Desain yang dibuatnya disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Kunci sukses seorang grafik desainer adalah mampu membuat portofolio kerja terbaik, sehingga keahliannya dapat dibagikan ke berbagai platform. 

5. Entri Data

Pekerjaan yang bisa dilakukan secara remote lainnya adalah data entry. Profesi ini bertugas untuk memasukkan data yang diperoleh dari sumber tertentu, biasanya dari perusahaan yang kemudian disatukan menjadi satu data baru yang baku. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian ekstra, karena banyaknya jumlah data yang harus diinput.

6. Penerjemah

Penerjemah adalah salah satu profesi yang cukup menjanjikan saat ini. Namun untuk bisa sukses di profesi ini, kamu harus menguasai bahasa asing dengan baik. Menariknya lagi, pekerjaan ini dapat dilakukan di mana saja.

7. Editor

Seorang editor bertugas untuk mengedit dan memperbaiki tulisan. Editor harus memastikan bahwa sebuah tulisan atau konten sesuai dengan panduan yang ditetapkan oleh sebuah perusahaan. Dan tak lupa untuk memastikan tulisan enak dibaca, jadi bisa menjangkau lebih banyak pembaca.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat Kerja Remote

Sisi Positif Kerja Remote Bagi Karyawan

Mengingat fleksibilitas kerjanya yang tinggi, kerja remote dirasa jauh lebih menguntungkan dibandingkan bekerja dari kantor. Apalagi di kota-kota besar seperti Jakarta, kerja remote tentu menjadi pilihan banyak karyawan. Berikut beberapa sisi positif kerja remote yang wajib dipertimbangkan oleh perusahaan.

1. Bebas dari Gangguan

Sisi positif kerja remote pertama adalah bebas dari gangguan, terutama orang-orang di sekitar. Jika kamu merasa terganggu, kamu bisa pindah dengan mudah ke tempat yang lebih kondusif agar fokus kerja tetap terjaga dengan baik. Alhasil, pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik sesuai waktu yang ditetapkan.

Hal ini mungkin tidak akan didapatkan kalau kerja dari kantor. Jika ada rekan kerja yang menyebalkan, kamu hanya bisa menahan diri untuk tidak menunjukkan ekspesi jengkel. Selain untuk menjaga perasaan rekanmu itu, kamu pun tidak ingin membuat drama baru yang membuat suasana bertambah riuh.

2. Mudah Termotivasi

Suasana kerja yang nyaman membuat kamu semakin mudah termotivasi. Kamu dapat menentukan tempat kerja sesuai keinginan atau sesuai mood. Hal ini secara otomatis meningkatkan produktivitas kerja karena suasana kerja yang dipilih jauh dari kata membosankan.

Kerja remote memang menjadi pilihan terbaik untuk mengatasi tekanan kerja yang sering dialami karyawan di kantor. Karyawan lebih mudah mendapatkan motivasi dari orang-orang terdekat, seperti keluarga dan teman, bahkan dari orang-orang sekitar yang dijumpai di jalan atau coffee shop. Inilah alasan kenapa masih ada perusahaan yang menerapkan sistem kerja remote.

3. Peluang Bekerja Kreatif

Tekanan dan persaingan yang tinggi terkadang menurunkan kreativitas. Hal ini kerap kali terjadi di dunia kerja demi menjadi karyawan teladan. Menurunnya kreativitas secara tidak langsung menurunkan produktivitas yang akan mempengaruhi performa kerja.

Namun dengan bekerja remote, seseorang bisa menjadi lebih kreatif karena banyak ide yang didapatkan. Entah itu dari tempatnya bekerja, dari orang-orang yang ditemui di tengah perjalanan, maupun dari kejadian yang terjadi pada hari itu. Ini jelas akan sangat membantu pekerjaan, terutama yang kerjanya di dunia kreatif, seperti pembuat konten, penulis, bahkan marketing manager.

4. Tercipta Work Life Balance

Bagi yang menginginkan work life balance, maka sistem kerja remote sangat cocok untukmu. Sistem remote membuat kerja menjadi fleksibel, jadi kamu dapat mengatur waktu kerja sendiri. Kamu bisa membagi waktu antara bekerja, beristirahat, kumpul bersama keluarga, dan bersenang-senang.

Tanpa work life balance, akan timbul berbagai dampak negatif. Tidak hanya bagi kehidupan profesional, tapi juga pada pekerjaan itu sendiri. Dimana pekerjaan menjadi tidak terselesaikan tepat pada waktunya.

5. Menghemat Waktu di Perjalanan

Rata-rata waktu yang dihabiskan di perjalanan menuju kantor yang ada di kota besar, seperti Jakarta adalah 1-2 jam menggunakan kendaraan pribadi. Sedangkan transportasi umum kemungkinan lebih lama lagi karena harus mengantri dan menunggu kedatangan bus atau kereta. Tak heran kalau muncul istilah “tua di jalan”.

Hal ini tidak lagi dirasakan sejak perusahaan menerapkan sistem kerja remote. Waktu yang tadinya dihabiskan di perjalanan bisa digunakan untuk kegiatan lain, seperti bersiap-siap, berolahraga, memasak, atau tidur. Tidak ada istilah terlambat kerja karena sekalipun bangun kesiangan, kamu bisa langsung buka laptop dan mulai bekerja.

6. Bisa Bekerja Sambil Liburan

Sisi positifnya kerja remote adalah bisa bekerja di mana saja. Mau di dalam atau luar negeri juga bisa asal kerjaan kantor selesai tepat waktu dan komunikasi berjalan lancar. Itu artinya kamu bisa bekerja sambil liburan.

Ini merupakan salah satu pengalaman langka yang mungkin tidak kamu dapatkan di perusahaan lain. Kamu bisa bekerja dengan bahagia karena dikelilingi pemandangan yang indah. Kuncinya hanya satu, yaitu koneksi internet yang stabil agar tidak mengganggu pekerjaan. 

7. Hemat Uang

Sisi positif yang terakhir adalah hemat uang. Penghematan yang dapat dilakukan cukup lumayan, apalagi kalau jarak antara rumah dan kantor jauh. Ditambah lagi kalau kamu bawa kendaraan pribadi atau naik ojek online

Jika seandainya uang transportasi yang dihabiskan sebesar Rp1.000.000 per bulan, maka kamu bisa hemat Rp12.000.000 per tahun. Mulai dari uang bensin, tol, dan parkir yang ada di dalamnya bisa dialihkan untuk membiayai kebutuhan lain. Kamu juga bisa menginvestasikan uangnya agar uangnya tumbuh. 

Baca Jga: 9 Tips Agar Remote Working Tetap Produktif

Kerja Remote Membuat Pekerjaan Menjadi Fleksibel

Pekerjaan yang tadinya terasa membosankan kini jadi menyenangkan karena fleksibilitas kerja yang didapatkan dari sistem kerja remote. Kamu bisa bekerja dari mana saja sambil melakukan hal-hal yang disukai.

Pengalaman yang pastinya tidak akan didapatkan di semua perusahaan, jadi jangan sia-siakan kesempatan bila kamu sudah menemukan perusahaan yang menerapkan sistem kerja seperti ini. Kuncinya adalah pintar mengatur waktu agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan hasil yang maksimal.

Untuk bisa melindungan karyawan Anda dimanapun mereka berada, dapatkan asuransi kesehatan karyawan terbaik dengan bisa langsung daftar lewat formulir di bawah ini.

Kelebihan dan Kekurangan Beli Asuransi Online

Kelebihan dan Kekurangan Beli Asuransi Online

Di era serba digital seperti sekarang, apa pun bisa dibeli secara online. Tidak hanya makanan, minuman, atau pakaian, karena berbagai produk keuangan juga telah diperjualbelikan secara online. Salah satunya adalah asuransi.
Sangat menarik, karena adanya asuransi online kini memudahkan masyarakat untuk memproteksi diri secara maksimal. Masyarakat tidak perlu datang ke kantor cabang asuransi untuk membeli produk asuransi. Sebab, masyarakat bisa beli asuransi online di salah satu platform keuangan resmi di Indonesia.

Apa Itu Asuransi Online?

Asuransi online atau sering disebut asuransi digital adalah produk asuransi yang bisa didapatkan secara online. Adanya fasilitas ini memungkinkan kamu untuk membeli produk asuransi secara langsung tanpa melalui perantara, seperti agen. Pembelian dapat dilakukan di mana dan kapan saja selama kamu terhubung dengan internet. 

Selain pembelian, kamu juga akan mendapatkan polis asuransi berbentuk digital yang bernama polis elektronik. Karena produknya digital, maka proses klaim pun dilakukan secara daring. Perkembangan proses klaim asuransi online dapat dilihat langsung dari platform yang disediakan.

Cara Mengecek Polis Asuransi Online

Pengecekan polis asuransi dapat dilakukan secara online. Ambil contohnya asuransi Bumiputera yang polisnya dapat dicek melalui aplikasi maupun situs resminya. Adapun cara cek polis asuransi Bumiputera online adalah sebagai berikut:

1. Cek Polis Asuransi Bumiputera Online di Aplikasi

  • Silakan unduh aplikasi BPIndo di Play Store
  • Masuk menggunakan username yang sudah didaftarkan. Jika belum punya akun, silakan registrasi terlebih dahulu dengan mengisi kolom yang disediakan
  • Cek data pemegang polis asuransi
  • Klik “antrian” untuk mendapatkan informasi polis yang dimiliki

2. Cek Polis Asuransi Bumiputera Online di Website

  • Kunjungi laman resmi Bumiputera di http://www.bumiputera.com
  • Pada halaman utama, pilih menu “cek polis Anda”
  • Isilah data pemilik polis dengan lengkap dan benar
  • Kirim dan tunggu sampai informasi polis dikirimkan ke email atau nomor handphone yang dicantumkan sebelumnya

Jenis-jenis Asuransi yang Bisa Dibeli Secara Online

Pada dasarnya, asuransi menawarkan produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Setiap jenis produk menawarkan manfaat tertentu untuk meminimalisasi risiko dan kerugian finansial yang terjadi di masa mendatang. Berikut ini beberapa produk asuransi online yang dapat dijadikan pilihan untuk kebutuhan proteksi kamu.

1. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa adalah asuransi yang manfaatnya dirasakan saat polis atau tertanggung meninggal dunia. Hampir semua perusahaan menawarkan produk asuransi jiwa online. Kamu tinggal pilih perusahaan asuransi jiwanya untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal.

Berikut tahapan yang perlu dilakukan saat ingin mengajukan klaim asuransi jiwa, di antaranya:

  • Melaporkan tentang polis asuransi yang telah meninggal dunia kepada perusahaan asuransi
  • Menyiapkan seluruh dokumen untuk klaim asuransi jiwa
  • Mengisi formulir klaim asuransi dengan benar
  • Menunggu proses verifikasi data oleh perusahaan asuransi
  • Perusahaan asuransi akan menghubungi ahli waris terkait pengajuan klaim, apakah diterima atau ditolak

2. Asuransi Kesehatan

Merupakan salah satu produk asuransi yang cukup populer. Seperti namanya, asuransi ini ditujukan untuk melindungi polis dari berbagai kemungkinan kesehatan yang terjadi di masa mendatang. Bisa karena penyakit maupun kecelakaan yang menimpa polis.

Jika ingin mengajukan klaim asuransi kesehatan online, berikut ini sejumlah tahapan yang perlu dilakukan:

  • Memastikan bahwa polis asuransi kesehatan online masih dalam keadaan inforce atau aktif
  • Memastikan jenis penyakit termasuk dalam manfaat asuransi atau tidak
  • Menghubungi perusahaan asuransi yang bersangkutan untuk mengajukan klaim
  • Mengisi formulir pengajuan klaim, lengkap dengan lampiran dokumen yang dibutuhkan
  • Perusahaan akan melakukan validasi keabsahan data
  • Perusahaan akan menghubungi polis apabila klaim disetujui

3. Asuransi Kendaraan

Salah produk asuransi kendaraan yang paling banyak dibeli adalah asuransi mobil online. Alasannya jelas, karena harga mobil yang mahal dan rentan mengalami kerusakan di perjalanan. Selain karena rusak, manfaat lain yang diberikan dari asuransi kendaraan adalah biaya pertanggungan apabila kendaraan yang diasuransikan hilang atau dicuri oleh pihak lain.

Berikut ini beberapa langkah mengajukan klaim asuransi mobil online, di antaranya:

  • Foto kerusakan yang ada pada mobil, lalu buatlah detail tentang kerusakannya
  • Siapkan sejumlah dokumen klaim yang dibutuhkan, seperti KTP, STNK, polis, dan surat keterangan kepolisian untuk kerusakan parah
  • Isi formulir pengajuan klaim yang telah disediakan oleh perusahaan asuransi
  • Menunggu verifikasi data oleh perusahaan asuransi
  • Membawa mobil ke bengkel rekanan perusahaan asuransi apabila klaim disetujui

4. Asuransi Pendidikan

Tidak hanya orang tua, anak-anak juga butuh asuransi. Salah satu produk asuransi yang tepat untuknya adalah asuransi pendidikan online yang dapat dibeli di perusahaan asuransi di Indonesia. Asuransi ini ditujukan untuk menyiapkan pendidikan anak di masa mendatang, sehingga ia bisa menempuh pendidikan yang layak dan tinggi seperti yang diharapkan orang tua.

Jika ingin mengajukan klaim pendidikan anak, berikut ini tahapan yang perlu dilakukan:

  • Siapkan dokumen yang dibutuhkan
  • Masuk ke laman atau website resmi perusahaan asuransi
  • Melakukan proses identifikasi diri dengan mengisi tanggal, bulan, dan tahun lahir atau dengan memasukkan nomor polis
  • Memilih tipe klaim asuransi, yaitu asuransi pendidikan
  • Melampirkan dokumen, lalu memasukkan nomor telepon untuk menerima nomor referensi
  • Pantau perkembangan klaim menggunakan nomor referensi atau bisa langsung menghubungi call center perusahaan asuransi

5. Asuransi Karyawan

Asuransi karyawan atau employee benefit adalah produk asuransi yang ditawarkan kepada karyawan, biasanya difasilitasi oleh sebuah perusahaan. Menyediakan berbagai jenis asuransi employee benefit, mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa hingga dana pensiun.

Peserta melakukan perjalanan ke rumah sakit atau klinik terdekat untuk rawat inap, rawat jalan, atau perawatan lainnya.

  • Peserta melakukan perjalanan ke rumah sakit atau klinik terdekat untuk rawat inap, rawat jalan, atau perawatan lainnya.
  • Peserta membayar semua biaya administrasi dan pengobatan.
  • Peserta melengkapi semua dokumen yang dapat diambil di rumah sakit setelah pembayaran.
  • Menyiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk proses klaim, dan kelengkapan dokumentasi.
  • Peserta mengajukan klaim sebelum tanggal jatuh tempo diteruskan ke perusahaan melalui HRD.
  • Perusahaan akan terus mengklaim terhadap perusahaan asuransi.
  • Berikutnya, perusahaan asuransi akan memproses dokumentasi klaim dan, jika disetujui, dana akan ditransfer langsung ke rekening karyawan.

Kelebihan Beli Asuransi Online

a paper beside a person typing on a laptop
Photo by Kindel Media on Pexels.com

Salah satu alasan kenapa asuransi online semakin diminati adalah karena sejumlah kelebihan didapatkan. Kelebihan ini mungkin tidak ada pada produk asuransi konvensional. Adapun kelebihan beli asuransi online, di antaranya:

1. Mudah dan cepat

Asuransi konvensional biasa dibeli di tenaga pemasar atau agen asuransi. Namun, asuransi online dapat dibeli sendiri melalui website, aplikasi, atau marketplace yang ada di Indonesia. Pembayaran premi dapat dilakukan secara online dengan memasukkan nomor polis asuransi saat membayar.

Dokumen yang perlu dilampirkan saat pendaftaran juga tidak sebanyak asuransi konvensional. Setelah mengisi formulir, kamu dapat langsung kirimkan data tersebut secara real time. Kemudahan dan kecepatan ini juga berlaku saat mengajukan klaim asuransi. 

2. Premi Lebih Terjangkau

Kelebihan selanjutnya adalah premi yang cukup terjangkau. Namun, satu hal yang menjadi catatan adalah besaran premi sebanding dengan manfaat asuransi yang diterima. Jika premi asuransi tinggi, maka manfaatnya otomatis lebih luas dan maksimal.

Mengingat jumlah preminya terjangkau, santunan yang ditawarkan asuransi online biasanya lebih rendah daripada asuransi konvensional. Sebab, pengajuan asuransi online tidak disertai dengan proses underwriting penuh yang menyatakan bahwa pendaftaran polis diterima atau tidak. Sementara pada asuransi konvensional, proses ini dilakukan dengan detail. 

3. Dokumen Dijamin Aman

Mengingat pengajuan asuransi dilakukan secara digital, maka dokumen yang dilampirkan akan disimpan secara digital pula. Dokumen disimpan di server atau cloud perusahaan asuransi, sehingga data nasabah aman. Kecil kemungkinan terjadi kehilangan dokumen, kecuali kalau server perusahaan diretas.

Hal ini tidak ditemukan dalam asuransi konvensional. Di mana dokumennya disimpan secara manual ke dalam brankas, jadi kemungkinan hilang, rusak, atau tercecer sangat tinggi. Jika ini terjadi, maka polis asuransi akan sangat dirugikan.

4. Dapat Dibeli Kapan dan Di Mana Saja

Pembelian asuransi online dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Ini memungkinkan nasabah untuk membeli asuransi ketika liburan, bekerja, atau saat berkumpul dengan keluarga. Berbeda dengan asuransi konvensional yang pembeliannya harus melalui agen, jadi harus membuat jadwal temu terlebih dahulu.

Baca Juga: Fungsi Asuransi: Primer, Sekunder, dan Khusus

Kekurangan Beli Asuransi Online

Selain kelebihan, asuransi online juga memiliki sejumlah kekurangan. Hal ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membeli produk asuransinya. Adapun kekurangan beli asuransi online, di antaranya:

1. Marketplace Tanpa Izin Semakin Banyak

Beli asuransi online kini menjadi tren di masyarakat. Tak heran jika semakin banyak marketplace tanpa izin yang beroperasi. Nasabah perlu lebih berhati-hati saat membeli produk agar tidak terjebak kasus penipuan asuransi yang semakin marak terjadi.

2. Sangat Tergantung pada Sistem Digital

Asuransi berbasis digital sangat bergantung pada sistem digital. Jika sistem pada perusahaan asuransi mengalami gangguan, maka proses pembayaran polis maupun klaim otomatis terganggu. Untungnya, setiap masalah pada sistem cepat diperbaiki sehingga nasabah bisa melakukan transaksi secara aman dan tenang.

Pilih Produk yang Tepat, Pahami Manfaatnya

Asuransi online adalah salah satu alternatif terbaik bagi kamu yang ingin membeli asuransi, tapi tidak punya waktu untuk bertemu agen asuransi. Sesuaikan produk yang dibeli dengan kebutuhan masing-masing agar proteksi yang didapatkan maksimal. Jangan lupa untuk memahami manfaat dari setiap produk untuk memudahkan kamu saat mengajukan klaim di kemudian hari. 

Dapatkan produk asuransi terbaik dari Cermati Protect dengan mengisi form dibawah ini!

Fungsi Asuransi: Primer, Sekunder, dan Khusus

Fungsi Asuransi: Primer, Sekunder, dan Khusus

Asuransi merupakan salah satu bentuk perlindungan terhadap finansial seseorang. Perlindungan ini berlaku dalam jangka panjang. Untuk menikmatinya, tertanggung wajib membayar sejumlah premi sesuai manfaat yang didapatkan.

Secara umum, asuransi berfungsi untuk memberikan penggantian akibat kerugian maupun kerusakan, hingga pemberian santunan kepada polis yang dinyatakan meninggal dunia. Di sisi lain, terdapat pula fungsi asuransi secara primer, sekunder, dan khusus. Apa sajakah fungsi asuransi ini?

Fungsi Primer Asuransi

Disebut juga fungsi utama, yaitu untuk mengalihkan risiko dari tertanggung kepada perusahaan asuransi. Memiliki asuransi secara tidak langsung akan mengalihkan biaya yang ditanggung secara pribadi kepada perusahaan asuransi. Dengan ketentuan, apabila risiko yang terjadi terdaftar dalam ketentuan dan kebijakan polis asuransi.

Prinsip utama dari asuransi primer adalah untuk menguntungkan dua belah pihak, yaitu tertanggung dan penanggung. Terdapat tiga fungsi utama dari asuransi primer, yaitu.

1. Untuk Mengalihkan Risiko

Tidak ada kehidupan yang dapat diprediksi, maka fungsi pengalihan risiko ini dipercaya dapat membantu meringankan finansial tertanggung saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Misalnya, saat seorang ayah sebagai pencari nafkah di keluarga meninggal dunia, maka pendapatan keluarga yang ditinggalkan akan menurun drastis. Dengan asuransi jiwa, maka keluarga akan menerima sejumlah Uang Pertanggungan (UP) yang dapat dikelola sebaik mun

2. Untuk Menghimpun Dana

Fungsi selanjutnya adalah untuk menghimpun dana. Tujuannya untuk mengumpulkan dana dari tertanggung melalui premi yang dibayarkan, baik secara bulanan maupun tahunan. Tentang perhimpunan dana ini tertuang jelas dalam hukum asuransi di Indonesia.

Tanpa dana yang didapatkan dari premi polis, maka perusahaan asuransi akan kesulitan untuk membayar klaim. Jika tertanggung tidak membayar klaim, maka perusahaan berhak menutup atau menghentikan pemberian manfaat kepada polis yang bersangkutan. Cara ini dapat meminimalisir kerugian yang dialami oleh perusahaan asuransi.

3. Untuk Menjamin Keseimbangan Perlindungan dan Premi 

Asuransi juga memiliki fungsi untuk menjamin keseimbangan antara perlindungan dan premi yang dibayarkan. Jika polis membayar lebih mahal dari jumlah seharusnya, maka manfaat atau perlindungan yang didapatkan sudah pasti lebih maksimal.

Misalnya, asuransi dengan premi Rp500.000 hanya boleh digunakan untuk perawatan di rumah sakit di Indonesia, sedangkan premi Rp1.000.000 dapat digunakan di rumah sakit di Asia.

Jumlah premi yang dibayar oleh polis akan terlebih dahulu dihitung oleh perusahaan asuransi lewat simulasi. Ini artinya, setiap polis akan mendapatkan ganti rugi yang berbeda-beda. Tidak hanya manfaat secara umum, tapi besaran premi juga mempengaruhi besarnya uang pertanggungan atau santunan yang didapatkan saat polis meninggal dunia.

Fungsi Sekunder Asuransi

Fungsi sekunder disebut juga sebagai fungsi tambahan. Dikategorikan tambahan karena fungsi ini tidak memberikan dampak langsung kepada tertanggung maupun penanggung. Terdapat dua fungsi sekunder asuransi, yaitu.

1. Ekspor Tidak langsung

Asuransi secara tidak langsung memberikan jaminan perlindungan atas kegiatan ekspor. Setiap barang yang ingin dikirimkan ke luar negeri dapat disertai dengan asuransi tertentu, sehingga barang sampai dengan aman ke penerima. Jika terjadi kerusakan atau kehilangan selama pengiriman, maka biaya ini akan diganti oleh perusahaan asuransi.

2. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Asuransi dipercaya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di suatu negara. Dengan adanya perusahaan asuransi, jumlah pengangguran di suatu negara menjadi berkurang. Hal ini akan membantu negara untuk menurunkan jumlah kemiskinan, sehingga masyarakat jauh lebih sejahtera daripada sebelumnya.

Baca Juga: Berbagai Bentuk Badan Usaha: Pengertian dan Jenisnya

Fungsi Khusus Asuransi

Ternyata ada lagi fungsi asuransi yang dibuat secara khusus. Fungsi ini berbeda-beda sesuai dengan jenis produk asuransi yang dibeli oleh masyarakat. Beberapa fungsi khusus asuransi adalah sebagai berikut.

1. Fungsi Asuransi Jiwa

Asuransi yang satu ini cocok bagi yang sudah berkeluarga. Ketika salah satu di antara anggota keluarga yang menjadi polis meninggal dunia, perusahaan asuransi akan memberikan santunan berupa uang tunai. Uang ini dapat digunakan oleh keluarga yang ditinggalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Selain manfaat di atas, manfaat lain dari asuransi jiwa, antara lain:

  • Sebagai warisan untuk keluarga
  • Tabungan dan dana cadangan
  • Untuk memenuhi kebutuhan di hari tua

2. Fungsi Asuransi Kesehatan

Merupakan produk asuransi yang paling populer. Fungsi asuransi kesehatan adalah untuk memberikan perlindungan kepada polis ketika jatuh sakit. Jadi, nasabah tidak perlu mengeluarkan uang tambahan untuk biaya perobatan karena biayanya sudah ditanggung oleh perusahaan asuransi.

3. Fungsi Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan adalah asuransi yang ditujukan untuk memberikan proteksi pendidikan kepada anak. Fungsi asuransi pendidikan ini sifatnya jangka panjang, jadi keberadaannya diharapkan dapat mengurangi beban orang tua saat menyekolahkan anak. Asuransi ini membuat pendidikan anak lebih terjamin di masa depan.

4. Fungsi Asuransi Umum

Salah satu alasan kenapa asuransi umum dibutuhkan adalah untuk mitigasi risiko bisnis. Maksudnya adalah asuransi akan memberikan biaya ganti rugi apabila terjadi kerusakan pada proyek yang sedang berjalan. Dengan demikian, kerusakan tersebut tidak menghambat jalannya proyek.

Beberapa produk asuransi umum yang terkemuka, di antaranya:

  • Asuransi pengiriman dan kargo
  • Asuransi nama baik
  • Asuransi properti
  • Asuransi teknis

5. Fungsi Asuransi Perjalanan

Jika ingin melakukan perjalanan, baik di dalam maupun luar negeri, asuransi ini wajib dibeli. Asuransi ini meliputi perlindungan medis, bantuan dana darurat, kecelakaan diri, kehilangan bagasi, dan keterlambatan penerbangan. Adanya asuransi ini membuat perjalanan menjadi fleksibel dan aman.

6. Fungsi Asuransi e-Commerce

Asuransi yang satu ini wajib disertakan setiap kali ingin berbelanja. Jika belanja hilang atau rusak, maka perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi terhadap kerusakan dan kehilangan tersebut. Selain melindungi barang yang dibeli, asuransi e-commerce juga dapat memperkuat brand yang dijual dan memberikan pengalaman belanja terbaik bagi konsumen. 

7. Fungsi Asuransi Kerugian

Salah satu fungsi khusus asuransi lainnya adalah asuransi kerugian. Asuransi ini bertujuan untuk meminimalisir kerugian apabila aset yang dimiliki rusak atau hilang. Asuransi ini bisa dikategorikan asuransi umum juga dan biasanya memiliki produk asuransi mobil juga. 

8. Fungsi Asuransi Karyawan

Tidak hanya harta benda yang ada di perusahaan, tapi karyawan juga membutuhkan asuransi. Asuransi kesehatan karyawan memberikan perlindungan kesehatan terbaik, sehingga performa karyawan tidak terganggu. Adanya manfaat ini juga dipercaya akan membuat karyawan semakin loyal bekerja di perusahaan.

Selain manfaat kesehatan, manfaat lainnya yang didapatkan dari asuransi karyawan adalah:

  • Manfaat kecelakaan diri
  • Manfaat pihak ketiga
  • Manfaat dana pensiun
  • Manfaat perlindungan jiwa

9. Fungsi Asuransi Pengiriman Barang Logistik

Mengirimkan suatu barang tentunya semakin nyaman dengan menyertakan asuransi yang satu ini. Selain menjamin keamanan pengiriman barang, asuransi ini juga mengkover pengembalian barang yang rusak. Jadi, setiap gangguan yang terjadi dalam kegiatan operasional sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan asuransi.

Baca Juga: Pengiriman Kargo: Pengertian, Jenis, dan Cara Penggunaan

10. Fungsi Asuransi Syariah

Fungsi asuransi syariah sebenarnya sama dengan fungsi asuransi konvensional. Hanya saja, asuransi ini dikelola secara syariah dan diawasi langsung oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Beberapa fungsi asuransi syariah yang menguntungkan polis, di antaranya:

  • Pengelolaan dana transparan
  • Keuntungan yang diperoleh dari investasi akan dibagikan kepada peserta
  • Kepemilikan dana oleh dua pihak, yaitu peserta dan perusahaan
  • Dana yang masuk dalam kontribusi tidak hangus, meskipun tidak ada klaim
  • Terdapat manfaat surplus underwriting

11. Fungsi Asuransi Tanggung Gugat

Asuransi tanggung gugat mungkin jarang didengar oleh masyarakat awam. Asuransi ini berfungsi untuk memberikan perlindungan kepada pihak atau orang lain. Layanan dari asuransi tanggung jawab, di antaranya perorangan, tanggung jawab umum, dan profesi. 

12. Fungsi Asuransi Kebakaran

Seperti namanya, asuransi kebakaran akan memberikan ganti rugi apabila aset yang diasuransikan rusak akibat kebakaran. Asuransi ini biasanya disematkan pada aset berupa gedung, rumah, kantor, dan properti lainnya. Besaran uang pertanggungan yang diberikan disesuaikan dengan jumlah premi yang dibayarkan setiap bulan.

Pentingnya Asuransi untuk Melindungi Aset Berharga

Adanya asuransi tidak melulu untuk melindungi aset, seperti rumah atau mobil, tapi juga kesehatan diri sendiri. Produk asuransi yang dibeli akan memberikan perlindungan maksimal, jadi tertanggung tidak perlu khawatir apabila terjadi kerusakan pada aset atau terkena masalah kesehatan.

Biaya yang tadinya ditanggung sendiri akan dialihkan menjadi tanggung jawab perusahaan asuransi, sehingga kestabilan finansial tertanggung menjadi lebih terjaga.

Untuk bisa mendapatkan penawaran produk Asuransi terbaik, kamu bisa mengisi form dibawah ini!

Pentingnya Kesehatan Mental dan Tips Menjaganya

Pentingnya Kesehatan Mental dan Tips Menjaganya

Mental health atau kesehatan mental merupakan topik yang banyak dibahas belakangan ini. Dilansir dari laman Centers for Disease Control and Prevention, ada 1 dari 5 anak remaja di Amerika Serikat mengalami gangguan jiwa pada rentang usia 13-18 tahun. Sementara penelitian untuk orang dewasa, terdapat 1 di antara 25 orang mengalami gangguan jiwa yang serius.

Salah satu penyebabnya adalah karena pekerjaan. Lingkungan kerja yang kurang sehat membuat kesehatan fisik karyawan terganggu. Ditambah lagi masalah pekerjaan yang datang silih berganti membuat seseorang rentan mengalami kesehatan mental.

Alasan Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Kesehatan mental mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Mulai dari cara berpikir, berbicara, mengambil keputusan, hingga mengontrol emosi. Apabila kesehatan mental terjaga, seseorang menjadi lebih mudah mengatasi stres karena ia tahu cara mengontrol dirinya.

Kesehatan mental perlu dijaga dengan baik. Mulai dari masa kanak-kanak, remaja, hingga saat beranjak dewasa. Berikut beberapa alasan pentingnya menjaga mental di tempat kerja.

1. Kesehatan Mental Mempengaruhi Produktivitas

Perlu diketahui bahwa kesehatan mental dapat mempengaruhi produktivitas di tempat kerja. Ketika seseorang merasa mentalnya kurang baik saat ia overthinking, hal ini bisa membuatnya stres atau depresi. Padahal, ia harus menyelesaikan seluruh pekerjaan yang sudah ditargetkan oleh atasan.

Beban pikiran membuat seseorang hilang minat untuk melakukan apa pun. Maka penting untuk memastikan pikiran dalam keadaan tenang. Adakan me time bila memang diperlukan agar diri merasa lebih baik.

2. Kesehatan Mental dapat Mempengaruhi Suasana Hati

Selain produktivitas, kesehatan mental yang terganggu juga mempengaruhi suasana hati. Bawaannya kesal,marah, dan lebih mudah tersinggung padahal cuma karena hal-hal kecil. Misalnya, saat rekan kerja membuat candaan tentang dirinya.

Bahkan ada beberapa orang yang menarik diri dari lingkungan tertentu untuk menjaga suasana hatinya. Padahal masalahnya ada pada diri sendiri, bukan orang lain. Jika memang ada sesuatu yang mengganjal, coba ceritakan kepada orang-orang terdekat atau cari bantuan ke psikolog agar hal ini tidak semakin memperparah keadaan.

3. Kesehatan Mental Mempengaruhi Kesehatan Fisik

Fisik yang sehat dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Sayangnya, hasilnya menjadi kurang maksimal apabila kesehatan tubuh tidak dibarengi dengan kesehatan mental. Misalnya, ketika seseorang terlalu cemas terhadap sesuatu, imun tubuhnya akan menurun secara perlahan.

Jadi, menyeimbangkan kesehatan fisik dan mental sangatlah penting. Keseimbangan ini membantu seseorang dalam mengembangkan diri. Hal ini dapat dilihat dari performa dan sumbangsih yang diberikannya saat bekerja.

4. Kesehatan Mental Membuat Hidup Damai

Seseorang yang mentalnya sehat mampu menciptakan kedamaian dalam hidupnya. Ia tahu memilah mana hal yang perlu dipikirkan dan mana yang tidak. Jadi, hidupnya bisa minim drama.

Bandingkan dengan seseorang yang kesehatan mentalnya terganggu. Ia lebih mudah cemas karena hal-hal kecil. Hal ini membuat hidupnya berantakan, sehingga ia tidak fokus untuk bekerja.

Baca Juga: Tips Perusahaan Menjamin Kesehatan Karyawan di Kantor

Tips Agar Kesehatan Mental Tetap Terjaga

Menjaga kesehatan mental amatlah penting. Sejatinya tidak perlu cara-cara mainstream untuk menjaganya, karena cara sederhana pun cukup ampuh. Lakukan tips berikut agar kesehatan mental tetap terjaga.

1. Seimbangkan Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi

Istilah work life balance pasti sudah tidak asing di telinga, kan? Setelah hampir seharian bekerja, coba luangkan waktu untuk menikmati kehidupan pribadi dengan melakukan hal-hal sederhana, Misalnya, mendengarkan musik, memasak makanan kesukaan, atau membaca buku.

Pekerjaan dan kehidupan pribadi adalah dua hal yang berbeda. Jika di tempat kerja seseorang dituntut untuk bersikap profesional, di kehidupan pribadi justru bebas. Lakukan hal-hal yang disukai agar hidup tetap terasa menyenangkan.

2. Terapkan Pola Hidup Sehat

Pola hidup yang sehat dipercaya dapat membuat kesehatan mental terjaga. Konsumsi makanan yang bergizi, seperti vitamin, ikan, sayur, dan buah untuk memenuhi asupan nutrisi pada tubuh. Asupan yang baik membuat tubuh dapat berpikir dengan baik, sehingga tantangan di tempat kerja dapat dilalui dengan baik.

Selain makanan, cobalah untuk melakukan olahraga. Tak harus mengangkat beban, karena lari, senam, dan yoga saja sudah cukup. Olahraga ini bahkan bisa dilakukan di rumah saja tanpa harus pergi ke pusat kebugaran.

3. Diskusi dengan Rekan Kerja

Kesehatan mental bukan hal yang tabu lagi di masyarakat. Sebab, hal ini telah banyak dibicarakan beberapa waktu belakangan. Tidak hanya di Indonesia saja, tapi juga di seluruh dunia.

Setiap kali merasa mental kurang baik, tidak ada salahnya untuk menceritakan hal ini kepada rekan kerja. Ceritakan keluh kesah selama bekerja di perusahaan sekarang. Tapi ingat, harus kepada rekan kerja yang dekat dan bisa dipercaya agar cerita ini tidak menyebar ke orang lain.

4. Kelola Stress

Pikiran adalah sumber dari segala jenis penyakit, mulai dari yang sifatnya ringan sampai berat. Penting untuk senantiasa mengelola pikiran agar tidak mudah stres di tempat kerja. Caranya dengan berpikir positif dan mengucapkan afirmasi baik bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Memang, mengelola stres bukan hal yang mudah, apalagi saat dilanda masalah bertubi-tubi. Jika hal ini terjadi, sebaiknya luangkan waktu untuk menjauh sejenak dari meja kerja. Coba jalan-jalan ke pekarangan kantor, membeli jajanan, membuat kopi, atau menonton komedi sesaat agar pikiran menjadi rileks dan fokus kerja kembali membaik.

5. Istirahat yang Cukup

Kualitas istirahat secara tidak langsung akan mempengaruhi kondisi mental. Misalnya, ketika seseorang kurang tidur, ia akan lebih mudah terbawa emosi saat ditanyakan tentang pekerjaan. Padahal itu adalah pekerjaannya sendiri, bukan pekerjaan orang lain.

Setelah pulang kerja, alangkah baiknya untuk cepat beberes dan istirahat. Bagi yang suka begadang, kurangi kebiasaan buruk ini untuk menjaga kesehatan mental dan fisik secara menyeluruh. Keesokan harinya saat bangun pagi, pikiran dan tubuh terasa lebih baik dan siap menjalani hari-hari di kantor.

6. Lakukan Kegiatan Positif

Perlu diketahui bahwa kegiatan-kegiatan positif dapat memperbaiki dan memulihkan kesehatan mental. Misalnya, dengan menekuni hobi yang selama ini sempat tertunda, berolahraga, bergabung dengan komunitas rohani, dan lain sebagainya. Kegiatan positif membuat diri merasa lebih baik, baik di dalam maupun di luar.

Agar lebih menyenangkan, cari teman atau partner untuk melakukan kegiatan tersebut bersama-sama. Hal ini baik dilakukan, khususnya oleh orang-orang yang gampang bosan. Setidaknya ketika bosan melanda, ada orang yang mengingatkan agar tetap semangat dan fokus menjaga kesehatan mental.

7. Tinggalkan Lingkungan Toxic

Sebisa mungkin jauhilah lingkungan toxic, yaitu lingkungan yang dipenuhi dengan kompetisi, sikut-menyikut, gosip, dan iri hati. Lingkungan yang seperti ini sangat tidak baik untuk kesehatan mental. Bukannya sembuh, yang ada mental semakin terganggu karena dikelilingi orang-orang dengan aura negatif.

Bukan hal yang mudah, karena tempat kerja diisi oleh beragam orang dengan latar belakang yang berbeda. Namun, hal ini bisa diantisipasi dengan membuat batasan tertentu, seperti membatasi diri untuk makan siang dengan orang-orang toxic. Pilihlah lingkungan yang baik karena lingkungan seperti ini membantu membentuk karakter, kepribadian, dan kondisi mental yang baik pula. 

8. Tetapkan Tujuan yang Realistis

Tujuan hidup membantu meningkatkan motivasi dan semangat untuk menjalani kehidupan yang penuh misteri. Tapi tidak semua tujuan, karena cuma tujuan yang realistis yang ampuh untuk menjaga kesehatan mental. Tujuan yang sekiranya dapat dicapai dalam waktu cepat maupun lambat.

Bagi yang suka berkhayal terlalu tinggi, coba kurangi. Dalam arti, jangan menghabiskan energi untuk segala sesuatu yang belum ada yang menyebabkan fokus pada hal-hal di depan mata menjadi terganggu. Fokuslah pada apa yang ada saat ini, jadi pekerjaan demi pekerjaan membuahkan hasil maksimal untuk peningkatan karir dan taraf hidup.

Ketenangan Membuat Mental Menjadi Sehat

Mengingat kesehatan mental adalah hal yang krusial, maka menjaga ketenangan sangatlah dibutuhkan. Tidak hanya ketenangan yang diciptakan oleh diri sendiri, tapi juga oleh perusahaan. Artinya perusahaan harus lebih aware terhadap hal-hal yang terjadi pada karyawan, dan jangan ragu untuk meminta pendapat dari para karyawan.

Pertimbangkan pula kesejahteraan karyawan lewat pemberian layanan kesehatan untuk karyawan, bonus, kenaikan gaji, dan hak cuti. Ingat, karyawan adalah aset berharga yang dimiliki oleh perusahaan. Ketika karyawan memiliki mental yang sehat, mereka mampu bekerja dan memberikan kontribusi terbaik demi kelancaran perkembangan bisnis. 

Dapatkan asuransi kesehatan terbaik untuk karyawan dengan mengisi form dibawah ini!

Tips Efektif Mengelola Kehadiran Karyawan

Tips Efektif Mengelola Kehadiran Karyawan

Pengelolaan absensi karyawan, khususnya yang bekerja remote sangat penting untuk keberhasilan suatu perusahaan. Dengan pengelolaan yang optimal, efisiensi operasional perusahaan dapat meningkat. Hal ini kemudian akan berimbas pada peningkatan produktivitas dan penghematan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Namun, mengelola absensi karyawan secara efektif tidaklah mudah. Pertama-tama, perusahaan perlu menentukan jenis absensi karyawan. Apakah itu sistem absensi manual atau online, karena keduanya memiliki sistem kerja yang berbeda.

Pentingnya Mengelola Absen Karyawan

Seperti kalimat bijak yang mengatakan “waktu adalah uang”. Mengingat berharganya waktu, maka karyawan perlu memanfaatkannya sebaik mungkin untuk meningkatkan produktivitas kerja. Penggunaan sistem absensi yang tepat memudahkan perusahaan untuk mengecek apakah karyawan mulai dan selesai bekerja tepat waktu. 

Dalam mengelola absensi karyawan, akan lebih baik apabila perusahaan menggunakan sistem absensi online. Selain lebih cepat, sistem absensi online dipercaya dapat menghemat waktu dan biaya untuk mengelola data absensi. Jadi, perusahaan dapat menggunakan waktu dan biaya yang berhasil dihemat untuk kebutuhan lainnya yang tak kalah penting.

Baca Juga: 9 Tips Agar Remote Working Tetap Produktif

Keuntungan Menggunakan Sistem Absensi Karyawan

Menggunakan sistem absensi karyawan secara online jauh lebih menguntungkan daripada sistem manual, khususnya untuk kerja remote. Keuntungannya tidak hanya dari segi waktu, tapi juga terdapat keuntungan lainnya. Apa saja?

1. Akurasi Data Meningkat

Dengan sistem yang tepat, akurasi data absensi karyawan menjadi meningkat. Pengelolaan kehadiran dapat dikelola secara terpusat dengan sistem penyimpanan yang mudah diakses. Dengan demikian, perusahaan dapat meminimalisir kesalahan dalam mencatat absen karyawan. 

2. Meminimalisir Kesalahan

Kesalahan dalam pencatatan absensi manual mungkin sering terjadi. Namun, kesalahan ini dapat diminimalisir dengan penggunaan sistem absensi online. Perusahaan tinggal menentukan sistem seperti apa yang dibutuhkan, sehingga aplikasinya dapat berjalan efektif dan efisien. 

3. Pemantauan Kehadiran Karyawan Menjadi Mudah

Karyawan hadir atau tidak, hal ini  menjadi lebih mudah dipantau dengan sistem absensi. Perusahaan dapat mengecek dimana karyawan bekerja, jam berapa karyawan mulai bekerja dan selesai bekerja. Jika ternyata karyawan sering datang terlambat atau absen, maka perusahaan dapat mengambil tindakan lanjut bila diperlukan.

4. Terdapat Transparansi

Pengelolaan absensi karyawan menjadi transparan dengan sistem absensi online. Siapa yang hadir dan tidak, keduanya mudah dilacak oleh perusahaan maupun karyawan. Jadi, tidak ada satu karyawan pun yang bisa menitip absen ketika hari kerja berlangsung. 

5. Meningkatkan Efisiensi

Sistem absensi yang tepat akan membantu meningkatkan efisiensi dalam mengelola kehadiran karyawan. Apalagi dengan adanya sistem pembaharuan absensi secara real time. Misalnya ketika karyawan lupa absen, maka ia dapat membuat pengajuan kehadiran disertai alasan yang jelas untuk disetujui oleh atasan di divisinya.

6 Tips Efektif Mengelola Kehadiran Karyawan

Mengelola kehadiran karyawan menjadi hal yang krusial, terutama untuk sistem kerja remote. Apabila kehadiran ini tidak dikelola dengan baik, karyawan dapat bersikap seenaknya saat bekerja. Agar pengelolaan kehadiran menjadi lebih efektif, perusahaan bisa melakukan tips-tips berikut ini.

1. Menetapkan Target Pekerjaan

Jika ingin mengelola kehadiran karyawan secara efektif, maka perusahaan perlu menetapkan target pekerjaan. Tidak hanya target jangka pendek, tapi juga jangka panjang yang memang dibutuhkan oleh perusahaan. Setelah menentukan target, perusahaan dapat mensosialisasikannya untuk meningkatkan awareness karyawan. 

Target ini berlaku untuk semua karyawan dan harus bersifat realistis. Di setiap target, penting juga agar perusahaan menentukan tenggat waktu agar karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu. Baik atau buruknya performa karyawan, hal ini dapat dinilai dari hasil pekerjaan yang dilakukannya dalam kurun waktu tertentu.

2. Utamakan Kemudahan Penggunaan

Sistem absensi yang baik adalah sistem yang dapat digunakan dengan mudah. Tidak hanya oleh pemimpin di perusahaan, tapi juga oleh semua karyawan yang menjadi bagian dari perusahaan yang bersangkutan. Jadi sebelum menentukan pilihan, perusahaan perlu membandingkan beberapa sistem absensi online terlebih dahulu.
Pemilihan sistem yang tidak user friendly sejatinya akan mengganggu produktivitas kerja karyawan. Sebab, waktu yang dibutuhkan untuk mengakses sistem kehadiran menjadi lebih banyak. Untuk mengetahui kinerja sistem kehadiran maksimal, perusahaan bisa membaca review penggunaan sistem tersebut dari user lainnya di internet.

3. Pertimbangkan Biaya

Biaya yang dibutuhkan untuk mengelola suatu bisnis tidaklah murah. Selain biaya produksi, perusahaan perlu memikirkan biaya untuk mengelola sistem kehadiran. Salah satu hal yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan.

Memilih sistem yang hemat biaya harus dipertimbangkan dengan baik tanpa mengabaikan kualitas dari sistem tersebut. Jika sistemnya murah, tapi kualitasnya kurang, perusahaan dapat beralih ke sistem yang lebih mahal dengan kualitas mumpuni. Apalagi penggunaan sistem ini bukan untuk jangka pendek, melainkan jangka panjang yang otomatis mempengaruhi kinerja perusahaan di kemudian hari.

4. Pelihara Komunikasi dengan Karyawan

Kunci keberhasilan dari penerapan sistem kehadiran karyawan untuk sistem kerja remote adalah dengan memelihara komunikasi dengan karyawan. Komunikasi antara atasan dan bawahan harus bisa berjalan efektif. Ini akan membantu mengurangi terjadinya miskomunikasi selama karyawan melakukan tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam hal ini, pemimpin perusahaan harus mencari waktu yang tepat agar bisa menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh karyawan. Yang pasti, komunikasi ini terjadi hanya di jam kerja, bukan di luar jam kerja. Karena bagaimanapun juga, karyawan tetap butuh waktu untuk melakukan aktivitas penting lainnya di dalam hidupnya guna menciptakan work life balance.

5. Jadwalkan Pertemuan

Pengelolaan kehadiran karyawan secara remote dapat dilakukan dengan menjadwalkan pertemuan. HRD di perusahaan bisa membuat jadwal meeting online melalui Google Meet atau Zoom. Selain untuk mengecek kehadiran, perusahaan pun bisa menanyakan hal lain seperti kesulitan yang dihadapi karyawan selama kerja remote. 

Di sini perusahaan akan bantu untuk carikan solusinya, sehingga kedepannya karyawan dapat bekerja secara optimal. Adanya meeting ini secara tidak langsung dapat meningkatkan bonding di antara sesama karyawan. Ketika sistem kerja kembali normal (masuk ke kantor), komunikasi antar karyawan tidak kaku karena sudah lama tidak bertemu. 

6. Lakukan Evaluasi Secara Berkala

Mengelola absensi karyawan, khususnya untuk kerja remote memang kelihatan sulit. Namun, sejatinya perusahaan dapat melakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui letak kesulitan dalam pengelolaan kehadiran. Jika ternyata kendalanya ada pada kekurangan sumber daya, perusahaan dapat meng-hire karyawan baru untuk membantu rekap kehadiran karyawan. 

Jika kendalanya ada pada sistem kehadiran, maka perusahaan dapat mengganti sistem absensi online yang baru. Tentunya yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, pemantauan kehadiran karyawan dapat berlangsung secara kontinyu dan berjalan dengan lancar.

Baca Juga: Tips Perusahaan Menjamin Kesehatan Karyawan di Kantor

Tips Mengoptimalkan Sistem Kehadiran Karyawan

Setelah mengimplementasikan tips mengelola kehadiran karyawan, perusahaan juga perlu mengoptimalkan penggunaan sistem. Alhasil, sistem tersebut dapat memberikan manfaat yang maksimal untuk kebutuhan perusahaan. Berikut beberapa tips untuk mengoptimalkan sistem kehadiran karyawan.

1. Mempelajari Kinerja Sistem

Sebelum menggunakan suatu sistem, penting agar perusahaan mempelajari kinerja dari sistem tersebut. Sebaiknya pelajari fitur-fitur yang ada untuk memudahkan implikasi pengelola kehadiran. Jika memang diperlukan, undanglah vendor dari sistem kehadiran untuk mengadakan pelatihan tentang cara menggunakan sistem dengan baik dan benar.

2. Menetapkan Prosedur yang Jelas

Jangan lupa untuk menetapkan prosedur yang jelas saat mengelola kehadiran karyawan. Misalnya, menentukan jam masuk dan pulang kerja, tanggal cut-off kehadiran, tata cara absen, izin, dan cara mengajukan cuti. Pastikan semua karyawan memahami prosedur ini untuk menghindari kesalahan saat absensi. 

3. Memaksimalkan Fitur yang Tersedia

Setiap sistem absensi karyawan memiliki fitur-fitur tertentu. Tugas perusahaan adalah untuk memaksimalkan penggunaan fitur ini dalam mengelola kehadiran karyawan. Dengan demikian, pemantauan kehadiran karyawan dapat dilakukan secara efektif.

4. Memberikan Pelatihan Sistem kepada Karyawan

Tidak ada salahnya agar perusahaan mengadakan pelatihan tentang cara penggunaan sistem kepada seluruh karyawan, terutama untuk sistem baru. Sebab, setiap sistem kehadiran memiliki cara kerja masing-masing. Pelatihan ini akan membantu mengurangi kesalahan saat absen, sehingga data absensi yang dihasilkan setiap bulan menjadi akurat.

Sesuaikan Absensi Karyawan dengan Kebutuhan Perusahaan

Mengingat setiap sistem absensi menawarkan fitur yang berbeda, penting agar perusahaan memilih sistem yang sesuai kebutuhan. Pilih sistem yang dapat memudahkan pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan dan meningkatkan efektivitas bisnis secara menyeluruh. Alhasil, bisnis dapat berjalan secara kontinyu dan mencapai hasil yang maksimal seiring berjalannya waktu. 

Maksimalkan perlindungan kepada karyawan dengan memberikan mereka Asuransi Kesehatan Karyawan. Untuk mendapatkan Asuransi Kesehatan Karyawan terbaik, Anda bisa langsung daftar lewat formulir di bawah ini.

Berbagai Bentuk Badan Usaha: Pengertian dan Jenisnya

Berbagai Bentuk Badan Usaha: Pengertian dan Jenisnya

Pengertian badan usaha adalah suatu kesatuan organisasi yang tujuannya untuk memperoleh laba atau keuntungan. Laba biasanya digunakan untuk mensejahterakan karyawan, ekspansi usaha, atau membuat produk baru yang berguna bagi masyarakat. Sementara untuk kepentingan nasional, adanya badan usaha dipercaya membuat perekonomian suatu negara hidup.

Antara badan usaha dan perusahaan, keduanya memiliki perbedaan masing-masing. Badan usaha adalah suatu lembaga, sedangkan perusahaan adalah tempat badan usaha mengelola produk yang diproduksi. Lebih jelasnya mengenai badan usaha akan dijelaskan di bawah ini.

Macam-macam Badan Usaha

Setiap badan usaha memiliki karakteristik masing-masing yang membedakan satu sama lain. Perbedaan ini dibagi berdasarkan kegiatan, modal, dan wilayah negara badan usaha berdiri. Macam-macam badan usaha adalah sebagai berikut.

1. Badan Usaha Berdasarkan Kegiatan

Pada kategori ini, badan usaha dibagi menjadi lima bagian, di antaranya:

  • Ekstraktif, yaitu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan sumber daya dari alam. Misalnya, hasil tambang, hutan, laut, dan lain-lain.
  • Agraris, yaitu badan usaha yang kegiatannya berhubungan dengan pertanian.
  • Industri, yaitu kegiatan mengelola bahan baku (mentah) dan bahan penolong menjadi bahan setengah jadi atau siap pakai. Misalnya, pakaian, aksesoris, sepatu, dan alat-alat kecantikan.
  • Perdagangan, yaitu kegiatan membeli atau menjual suatu barang tanpa harus mengubah bentuk aslinya. Misalnya, dagang beras, sayur-mayur, buah-buahan, dan lain-lain.
  • Jasa, yaitu kegiatan yang dilakukan untuk memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Misalnya, jasa pengiriman barang, jasa perbankan, jasa transportasi, dan lain-lain.

2. Badan Usaha Berdasarkan Modal

Modal merupakan hal krusial dalam membangun suatu badan usaha. Modal dibagikan dalam beberapa jenis sesuai kepemilikannya, di antaranya.

  • Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh negara.
  • Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak swasta.
  • Badan Usaha Milik Daerah adalah badan usaha yang modalnya dikelola oleh pemerintah daerah.
  • Badan usaha campuran adalah badan usaha yang modalnya didapatkan dari dua pihak, yaitu negara dan swasta.

3. Badan Usaha Berdasarkan Wilayah Negara

Globalisasi menyebabkan perdagangan semakin bebas. Hal ini juga yang membuat banyaknya jenis usaha yang didirikan di luar negeri maupun di dalam negeri. Ada dua kategori badan usaha berdasarkan wilayah negaranya, yaitu:

  • Modal dalam negeri, adalah modal yang status kepemilikannya berada di tangan masyarakat yang tinggal di negara itu sendiri.
  • Modal luar negeri, adalah modal yang dimiliki oleh orang asing yang mendirikan usaha di Indonesia.

Jenis-jenis Badan Usaha

Ada beragam jenis badan usaha yang sering ditemui. Ada yang berbentuk CV, Firma, bahkan Perum. Adapun jenis badan usaha yang berdiri di Indonesia, antara lain.

1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha yang modalnya dimiliki seutuhnya oleh pemerintah. Anggaran yang ada di dalamnya akan dijelaskan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satu jenis BUMN adalah Perusahaan Jawatan (Perjan) yang telah berganti bentuk, seperti Perjan Kereta Api yang diganti menjadi Persero Kereta Api.

Ciri-ciri BUMN, di antaranya:

  • Segala aktivitas, seperti kontrol dan pengawasan dilakukan oleh pemerintah
  • Keuntungan BUMN akan dimasukkan ke dalam kas negara
  • Risiko yang terjadi menjadi tanggung jawab pemerintah
  • Bertujuan untuk melayani kepentingan umum
  • Sebagian besar sahamnya dimiliki oleh pemerintah, sedangkan sisanya dimiliki oleh masyarakat

2. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Seperti namanya, badan usaha yang satu ini dimiliki oleh pihak swasta. Tujuan utama pendiriannya adalah untuk mencari keuntungan demi perkembangan usaha. Saat ini, BUMS sendiri dibagi menjadi dua bagian, yaitu badan usaha swasta dalam negeri dan asing.

Modal badan usaha dalam negeri dimiliki oleh masyarakat dalam negeri. Sedangkan modal badan usaha asing dimiliki oleh orang asing. Beberapa contoh BUMS adalah Perusahaan Perseorangan (PO) dan Commanditaire Vennootschap (CV).

Ciri-ciri BUMS, di antaranya:

  • Dimiliki dan dioperasikan oleh pihak swasta atau individu
  • Tujuan utamanya adalah untuk mencari laba yang nantinya akan dibagikan kepada para pemegang saham
  • Tujuan bisnisnya jelas
  • Sahamnya dapat dibeli oleh publik melalui pasar modal
  • Mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan pemilik dan pemegang saham
  • Pengambilan keputusan dan penetapan strategi bisnis fleksibel
  • Memiliki persaingan yang ketat antar perusahaan sejenis

3. Koperasi

Koperasi adalah suatu jenis organisasi yang mengedepankan asas kekeluargaan. Organisasi ini bertujuan untuk mensejahterakan kepentingan umum atau bersama. Sistem kerjanya adalah mengumpulkan dana dari para anggota yang akan digunakan sebagai modal untuk menjalankan usaha. 

Koperasi memiliki peran aktif untuk meningkatkan taraf hidup semua anggota. Alhasil, kesejahteraan sosial pun dapat terwujud. Di sisi lain, koperasi juga dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomian rakyat hingga perekonomian nasional.

Ciri-ciri Koperasi, di antaranya:

  • Tujuannya untuk kepentingan kemanusiaan, bukan kebendaan
  • Dapat dimiliki oleh perorangan atau badan hukum
  • Kewenangan dan kebijakan dalam koperasi diputuskan dalam rapat keanggotaan
  • Mengutamakan kerja sama karena seluruh anggota bertanggung jawab atas risiko yang terjadi dalam kegiatan koperasi
  • Semua kegiatan dilakukan berdasarkan keputusan bersama, tidak ada unsur paksaan, intimidasi, maupun campur tangan dari pihak luar
  • Koperasi merupakan mitra kerja sama pemerintah untuk mencapai tujuan pembangunan

4. Perusahaan Perseroan (Persero)

Perusahaan milik negara yang satu ini memiliki tujuan untuk mencari keuntungan. Modalnya dimiliki oleh pemerintah minimum sebesar 51%, sedangkan sisanya akan diperjualbelikan kepada masyarakat melalui pasar modal. Beberapa contoh Persero adalah PT Telkom, PT Bank Mandiri, PT Bank Negara Indonesia, dan PT Pos Indonesia.

Ciri-ciri Persero, di antaranya:

  • Dipimpin oleh seorang direktur
  • Tujuan utamanya adalah untuk memperoleh keuntungan
  • Karyawan yang bekerja di Persero memiliki status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  • Setiap persero memiliki nama tambahan PT di depannya
  • Kedudukan hukum persero berada di dalam tiga perangkat utama, yaitu direksi, RUPS, dan dewan komisaris
  • Perusahaan diatur di dalam hukum perdata
  • RUPS memiliki kedudukan tertinggi dalam membahas laporan keuangan tahunan perusahaan

5. Perusahaan Umum (Perum)

Perum merupakan badan usaha yang dimiliki oleh negara. Tujuannya adalah untuk mencari keuntungan dan memberikan manfaat untuk kepentingan umum, baik dalam pengadaan barang maupun jasa. Tak heran apabila Perum berusaha memberikan pelayanan dan produk yang berkualitas.

Ciri-ciri Perum, di antaranya:

  • Memiliki status sebagai badan hukum
  • Modal diperoleh dari aset negara yang sudah dipisahkan dari kekayaan negara
  • Modalnya tidak dibagi atas saham
  • Tujuannya adalah untuk mencari keuntungan dan melayani kepentingan umum
  • Perusahaan yang sudah go public dapat memperoleh modal dari penjualan saham dan obligasi
  • Dipimpin oleh seorang direksi atau direktur
  • Karyawan berstatus sebagai karyawan biasa atau staff, sesuai kedudukan masing-masing
  • Laporan keuangan tahunan disahkan oleh pemerintah melalui penyampaian oleh menteri
  • Bergerak di bidang jasa layanan umum

6. Firma

Badan usaha lainnya yang penting diketahui adalah Firma. Firma sendiri adalah sekutu yang didirikan oleh dua orang atau lebih. Keuntungan yang diperoleh nantinya akan dibagi berdasarkan jumlah pemilik atau pendiri Firma itu sendiri.

Semua anggota yang ada di dalamnya bertanggung jawab untuk mengelola Firma. Keuntungannya adalah kebutuhan modal mudah dipenuhi karena dimiliki oleh dua orang atau lebih. Sedangkan kekurangannya adalah rentan terjadi perselisihan dan besarnya kemungkinan bangkrut.

Ciri-ciri Firma, di antaranya:

  • Didirikan oleh dua orang atau lebih yang sama-sama aktif dalam mengelola firma tersebut
  • Firma yang didaftarkan hanya menggunakan satu nama, tapi dapat digunakan bersama
  • Semua anggota firma memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas atas segala risiko yang terjadi saat menjalankan usaha
  • Setiap anggota memiliki hak untuk memimpin maupun membubarkan firma yang telah didirikan
  • Anggota baru tidak boleh didaftarkan menjadi anggota sebelum mendapat persetujuan dari seluruh anggota firma sebelumnya
  • Keanggotaan firma berlaku seumur hidup

Baca Juga: Apa Itu K3? Pengertian, Tujuan, Prinsip, dan Ruang Lingkup

Cara Mendirikan Badan Usaha

Tertarik mendirikan badan usaha? Nyatanya, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendirikan badan usaha sendiri. Selain mempunyai sertifikat badan usaha, cara lain yang perlu dilakukan, di antaranya:

  • Membuat Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)
  • Mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB)
  • Mengurus Izin Usaha atau Komersial

Setiap Badan Usaha Wajib Taat Pajak

Apapun jenis badan usaha yang didirikan, yang pasti badan usaha tersebut akan dikenakan pajak. Besarnya pajak yang dikenakan adalah 22% yang berlaku sejak tanggal 1 Januari 2022, yang akan dilaporkan dan dibayarkan ke kantor pajak. Demikianlah informasi mengenai bentuk badan usaha.

Sebagai pemilik usaha, sudah tanggung jawab Anda untuk memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan yang bekerja untuk bisnis Anda. Maksimalkan perlindungan kepada karyawan dengan memberikan mereka Asuransi Kesehatan Karyawan.

Untuk mendapatkan Asuransi Kesehatan Karyawan terbaik, Anda bisa langsung daftar lewat formulir di bawah ini.