Merk Alat Berat Terbaik dan Banyak Digunakan

Merk Alat Berat Terbaik dan Banyak Digunakan

Merk alat berat kerap menjadi salah satu pertimbangan para konsumen untuk memilih alat berat yang mereka butuhkan. Pada umumnya, pengadaan alat berat ini kerap dilakukan untuk kebutuhan sejumlah industri yang rata-rata berskala besar, seperti konstruksi dan pertambangan. 

Alat berat akan membantu mempermudah pekerjaan manusia, terutama untuk pekerjaan-pekerjaan berat yang tidak bisa diselesaikan hanya mengandalkan tenaga manusia saja. Selain itu, penggunaan alat berat tentu bertujuan untuk mempercepat proses pengerjaan proyek itu sendiri.

Ada Banyak Merk Alat Berat di Pasaran 

Sejumlah merk alat berat dari produsen ternama sudah meramaikan pasar alat-alat berat di tanah air. Hal ini tentu menjadi sebuah trend yang positif, di mana para konsumen bisa dengan mudah menemukan banyak produk alat berat yang bisa dijadikan sebagai pilihan.

Jika melihat kenyataan di atas, maka tingkat persaingan di dalam bisnis alat berat juga terbilang ketat. Masing-masing produsen akan mencoba menciptakan produk alat berat terbaik, dengan harapan bisa mendapatkan pasar dan angka penjualan yang besar setiap tahunnya. 

Berikut ini adalah beberapa pilihan merk alat berat terbaik dan banyak digunakan di tanah air: 

1. Caterpillar

Caterpillar yang kerap disingkat menjadi Cat ini memulai bisnisnya di tahun 1925, tepatnya saat 2 perusahan ternama Holt Manufacturing Company dan C. L. Best Tractor Co bergabung dan sepakat untuk mendirikan sebuah perusahaan baru yang diberi nama Caterpillar Tractor Co. 

Di awal pendiriannya, Cat berfokus memproduksi traktor serta alat berat pertanian dan konstruksi saja. Di masa Perang Dunia II, perusahan ini berperan dalam memproduksi berbagai mesin yang dibutuhkan oleh militer Amerika Serikat. Namun pasca perang tersebut, Cat kembali menekuni bisnis awalnya.

Cat berkembang dengan pesat dan mampu mengembangkan bisnisnya hingga ke berbagai belahan dunia. Perusahaan ini juga banyak terlibat dalam program sosial serta lingkungan, tujuannya untuk memberi dukungan dalam pengembangan masyarakat serta lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. 

Di dalam perkembangannya, Caterpillar menjadi salah satu merk alat berat yang mengeluarkan banyak jenis alat berat untuk berbagai kebutuhan industri . Produk mereka dikenal luas dan menjadi salah satu yang paling banyak diminati hingga saat ini.  

Berikut ini adalah beberapa jenis alat berat yang diproduksi dan dipasarkan oleh Caterpillar: 

Baca Juga: Mengenal Caterpillar: Sejarah Singkat dan Alat Berat Paling Populer

2. Komatsu

Komatsu didirikan tahun 1921 di kota Toyama, Jepang dengan nama Komatsu Iron Works. Di awal pendiriannya, perusahaan ini fokus menciptakan mesin-mesin pertanian dan juga berbagai peralatan industri. Namun selama masa Perang Dunia II, perusahaan ini banyak memproduksi berbagai mesin militer dan baru kembali pada bisnis awalnya setelah perang tersebut berakhir.

Bisnis alat berat mulai menjadi fokus Komatsu setelah di tahun 1951 perusahaan ini berhasil menciptakan bulldozer pertama mereka. Lalu di tahun 1957, perusahaan ini meluncurkan dump truck pertama mereka ke pasaran, dan mulai melakukan aktivitas ekspor ke berbagai negara.

Bisnis Komatsu terus berkembang dan di tahun 1960-an, perusahaan ini meluncurkan berbagai produk baru, termasuk excavator dan juga wheel loader ke pasaran. Merk alat berat ini semakin populer sejak tahun 1980-an dengan jangkauan pasar yang semakin luas. 

Perusahaan ini  menjalankan sejumlah program sosial dan lingkungan. Hal ini sesuai dengan komitmen mereka untuk mengembangkan masyarakat serta lingkungan yang berkelanjutan. Pengalamannya yang panjang akan membuat Komatsu berkembang pesat dan bisa bertahan di industri alat berat.

Berikut ini adalah beberapa jenis alat berat yang diproduksi dan dipasarkan oleh Komatsu: 

Baca Juga: Alat Berat Komatsu: Sejarah, Kelebihan, dan Produk Unggulan

3. Hitachi

Perusahaan asal Negeri Sakura ini berdiri di tahun 1910 dan awalnya hanya fokus dalam industri listrik serta elektronik saja. Namun di dalam perkembangannya, Hitachi meluncurkan excavator pertama mereka ke pasaran di tahun 1949, di mana produk tersebut dikenal tangguh dan memiliki daya tahan tinggi. 

Kesuksesan tersebut membuat Hitachi semakin berkembang dan meluncurkan berbagai jenis alat berat lainnya ke pasaran. Berbagai produknya dikenal inovatif dan memiliki kualitas andal dengan teknologi canggih yang mampu bersaing di pasaran.

Di tahun 1990-an, perusahaan ini melebarkan sayap bisnisnya dengan membuka pabrik di berbagai negara, termasuk Indonesia. Di tahun 2000-an, Hitachi bahkan melakukan akuisisi terhadap sejumlah perusahaan produsen alat berat dan memperkuat lini bisnisnya di bidang tersebut. 

Ada banyak jenis alat berat yang diproduksi oleh Hitachi, berikut ini adalah beberapa di antaranya: 

4. Volvo

Perusahaan asal Swedia ini didirikan di tahun 1927 lalu oleh Assar Gabrielsson dan Gustaf Larson. Di awal pendiriannya, perusahaan ini fokus pada produksi mobil saja, sebelum akhirnya memproduksi jenis kendaraan lainnya, yakni truk dan bus. 

Volvo mengembangkan bisnisnya dan mengambil alih perusahaan konstruksi Bolinder-Munktell di tahun 1965. Perusahan ini kemudian mulai fokus menciptakan mesin-mesin konstruksi berteknologi tinggi. Di tahun 1985, perusahaan ini melakukan pembelian Clark Equipment Company dan mengembangkan bisnis alat beratnya ke wilayah Amerika Utara.

Di tahun 1990, Volvo melakukan pembelian ABG, perusahaan alat berat asal Jerman. Lima tahun kemudian, perusahaan ini memperkenalkan Volvo Construction Equipment yang fokus memproduksi mesin-mesin konstruksi dan industri lainnya, termasuk generator listrik. 

Ada banyak alat berat yang diproduksi oleh Volvo, berikut ini adalah beberapa di antaranya: 

Baca Juga: 6 Alat Berat Andalan Volvo yang Perlu Diketahui

5. Kobelco

Didirikan tahun 1930 lalu di Jepang, Kobelco Construction Machinery Co. Ltd. Pada awalnya hanya menjalankan bisnis manufaktur kompresor udara saja. Namun di tahun 1950, Kobelco melebarkan sayap bisnisnya ke industri alat berat dan mulai memperkenalkan excavator dan bulldozer mereka ke pasaran. 

Di tahun 1980-an, perusahaan ini meluncurkan mesin berteknologi hidrolik yang canggih pada produk mereka. Selain itu, di tahun 1990-an lalu Kobelco juga sukses meluncurkan mesin excavator mini yang banyak diminati di pasaran hingga saat ini. 

Di tahun 2016 lalu, perusahaan ini memperkenalkan “iNDr”, ini merupakan teknologi canggih terkini yang bisa meminimalisir tingkat kebisingan dan emisi gas buang pada mesin-mesin konstruksi. Selain itu, teknologi ini juga diklaim bisa membuat suhu mesin stabil, sehingga mesin lebih awet. 

Berikut ini adalah beberapa jenis alat berat yang diproduksi oleh Kobelco Construction Machinery Co. Ltd.: 

6. BOMAG

Bopparder Maschinenbau-Gesellschaft mbH atau yang populer dengan nama BOMAG didirikan tahun 1957 oleh Karl Heinz Schwamborn di Jerman. Perusahaan ini mengembangkan bisnis dan menghasilkan mesin-mesin berteknologi baru, seperti roller getar ganda dan yang lainnya. 

 Di tahun 1961, perusahaan ini melebarkan sayap bisnisnya ke Austria, yang kemudian diikuti sejumlah negara lainnya di Eropa, termasuk Tiongkok untuk wilayah Asia. Namun di tahun 1970, Schwamborn melepas kepemilikan BOMAG kepada Koehring, perusahaan asal Amerika. 

Di tahun 2001, Koehring melepas saham BOMAG kepada SPX Corporation asal Amerika. Hanya berselang 4 tahun, SPX juga menjual BOMAG kepada Fayat, sebuah grup besar asal Prancis. Meski kerap berpindah tangan, BOMAG konsisten mengeluarkan berbagai alat berat yang berkualitas di pasaran.

Berikut ini adalah beberapa jenis alat berat yang diproduksi dan dipasarkan oleh BOMAG: 

7. Tadano

Perusahaan asal jepang ini didirikan oleh Masuo Tadano tahun 1948 dan awalnya hanya berfokus pada produksi berbagai jenis crane. Berbagai crane hidrolik berteknologi canggih mereka banyak digunakan di dalam industri pertambangan, konstruksi, dan yang lainnya. 

Di tahun 1955, untuk pertama kalinya, Tadano meluncurkan derek truk hidrolik berkapasitas 2 ton ke pasaran Jepang. Perkembangan Tadano terbilang pesat, di tahun 1960 perusahaan ini sudah mampu mengekspor derek truk hidrolik ke berbagai negara, termasuk Indonesia. 

Ekspansi mereka ke berbagai negara berjalan dengan baik. Perusahaan ini berkembang dengan pesat dan tetap konsisten mengeluarkan berbagai produk-produk alat berat yang berkualitas. Tadano termasuk salah satu merk alat berat populer dan banyak digunakan. 

Berikut ini adalah beberapa jenis alat berat yang diproduksi dan dipasarkan oleh Tadano: 

Berbagai Merk Alat Berat Bersaing Ketat di Pasaran 

Alat berat merupakan kebutuhan tersendiri dalam berbagai industri, termasuk industri pertambangan dan konstruksi. Berbagai merk alat berat bisa ditemukan dengan mudah di pasaran, sebab ada banyak produsen yang fokus pada bisnis yang satu ini. Hal ini berdampak positif dan memungkinkan konsumen menemukan sejumlah produk dengan mudah sebagai pertimbangan.

Memilih merk alat berat terbaik adalah investasi penting bagi keberhasilan proyek. Namun, melindungi alat berat dari risiko kerusakan atau kehilangan juga tidak kalah penting. Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang dapat melindungi alat berat Anda dari berbagai risiko, seperti kecelakaan, pencurian, atau kerusakan. Dengan asuransi yang tepat, Anda dapat memastikan operasional berjalan lancar dan aset berharga tetap aman.

Untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang produk asuransi umum, bisa mengisi formulir dibawah ini!

Mengenal Alat Berat Tambahan Crusher Bucket Beserta Fungsi, Cara Memilih dan Tips Perawatannya

Mengenal Alat Berat Tambahan Crusher Bucket Beserta Fungsi, Cara Memilih dan Tips Perawatannya

Crusher bucket atau “ember penghancur” adalah alat tambahan/ attachment yang dipasang pada mesin pengeruk. Biasanya, crusher bucket digunakan untuk menghancurkan limbah konstruksi serta material pembongkaran. 

Berbentuk seperti sekop, bagian belakangnya terbuka guna melepaskan material yang telah dicacah atau dihancurkan. Sedangkan di bagian depannya terdapat gerigi semacam garpu menyerupai gigi.

Baca Juga: Alat Berat Komatsu: Sejarah, Kelebihan, dan Produk Unggulan

Bagaimana Prinsip Kerja Crusher Bucket?

crusher bucket

Pada dasarnya, cara kerja ember penghancur ini tak lepas dari dua buah jaw di dalamnya. Salah satu gigi rahang tersebut dioperasikan oleh motor secara langsung dan mekanis sehingga pergerakannya dapat menghancurkan material dengan agresif dalam taraf dan skala tertentu. 

Umumnya, crusher bucket digunakan dengan alas tetap serta satu rahang bergerak yang sebagai penghancur material di atasnya. Elemen ini dipasang pada poros kemudian diputar oleh motor hidrolik untuk menggerakkan rahangnya.

Pengguna bisa mengoptimalkan ember penghancur ini untuk destruksi material menjadi potongan kecil hingga ukurannya tepat. Yakni mulai dari tiga perempat sampai 6 inci. 

Material yang sudah dipotong biasanya digunakan kembali sebagai bahan timbunan di tempat lokasi terkait. Atau bisa juga untuk diangkut dan digunakan di tempat lain.

Fungsi Kegunaan dan Manfaat Crusher Bucket

Crusher bucket menjadi extra part/ attachment atau komponen utama excavator yang bentuknya seperti keranjang ember. Adapun fungsi utama crusher bucket adalah untuk melakukan penggalian material.

Seperti diketahui, gigi pada ujung bucket berperan sangat penting untuk mempermudah proses menyekop, mengeruk dan menggali dalam penggunaan alat berat di berbagai bidang industri.

Crusher Bucket digunakan secara luas dalam pertambangan, penggalian, pengerukan kerikil ataupun daur ulang material. Bucket penghancur cocok untuk mesin pengeruk yang kapasitasnya lebih dari 20 ton. 

Selain ringkas dan serbaguna, crusher bucket pun tepat untuk mendaur ulang bahan inert hingga konstruksi penghancuran jalur pipa dan lainnya. Simak fakta dan informasi seputar alat ini sebagai berikut:

1. Crusher Bucket Merupakan Bagian dari Mesin Penghancur (Crusher)

Crusher bucket atau bucket crusher termasuk ke dalam salah satu komponen alat berat (heavy equipment) jenis jaw crusher yang primer dan serbaguna. Sesuai kegunaan umumnya, mesin crusher dirancang untuk memecah benda atau material besar menjadi serpihan kecil seperti kerikil, pasir hingga debu.

Tentunya tujuan utamanya agar material tersebut menjadi lebih mudah dikelola. Seperti diketahui, mesin crusher mempunyai pelat atau rahang berat yang berguna untuk memberi gaya pada material yang sudah dimasukkan ke dalam wadah. 

Crusher atau penghancur bisa digunakan untuk mengurangi ukuran dan mengubah bentuk bahan limbah. Alhasil, material tersebut menjadi lebih mudah dibuang ataupun didaur ulang. 

Selain itu, crusher juga bermanfaat untuk mengurangi ukuran campuran bahan yang mentah padat, contohnya seperti bijih batu. Setelah dihancurkan secara metodis, bijih batu pun menjadi potongan-potongan lebih kecil. 

Dengan penggunaan mesin crusher, komposisi material yang berbeda pun bisa dipilah, dipilih dan dibedakan dengan lebih mudah serta teratur. Adapun semua penghancur batu atau crusher bisa diklasifikasikan ke dalam dua kategori utama, yakni:

  • Penghancur tekan yang menekan material hingga pecah,
  • Penghancur tumbukan yang beroperasi dengan menggunakan prinsip tumbukan cepat hingga material hancur.

Adapun tipe-tipe mesin penghancur seperti jaw crusher, gyratory crusher maupun cone crusher umumnya beroperasi berdasarkan prinsip kompresi.

2. Crusher Bucket Hanya Dapat Dioperasikan Bersama Excavator

Crusher bucket sejatinya merupakan alat tambahan yang tipenya berbentuk crusher jaw; seperti rahang yang menghancurkan. Dengan memasangkannya pada excavator, penghancuran sampah konstruksi dan material lainnya pun dapat dilakukan dengan lebih cepat, praktis dan mudah.

Desainnya yang berbentuk shovel dengan bagian belakang yang terbuka memungkinkan material yang telah dihancurkan bisa keluar dari situ. Dan bila hendak dibandingkan dengan jaw normal, crusher bucket memiliki biaya produksi yang lebih rendah.

Selain itu, crusher bucket pun bisa diangkut dengan lebih mudah serta hanya membutuhkan mesin pengeruk untuk beroperasi. Excavator sendiri merupakan jenis heavy equipment atau alat berat konstruksi yang dapat melakukan berbagai pekerjaan berat.

Berbagai pekerjaan berat yang memerlukan excavator atau mesin pengeruk umumnya mencakup meratakan permukaan tanah, menggali tanah, hingga mengangkut material berbobot berat dari satu lokasi ke titik lokasi lainnya.

Crusher bucket bersama excavator terutamanya kerap digunakan dalam bidang quarry atau pertambangan, penghancuran mineral mentah, konstruksi bangunan, beton, infrastruktur, hingga masonry (kriya lepa).

3. Crusher Bucket dan Excavator Membantu Menghemat Biaya dan Efisiensi Waktu

Penggunaan crusher bucket dan excavator bermanfaat untuk memberikan hasil efisien dalam menghancurkan batu alam, puing beton, batu, aspal dan lainnya. Attachment ini membuat operator alat berat dapat menghasilkan kurang lebih 100 ton material per jam dengan heavy equipment yang lebih sedikit di area proyek.

Artinya, alat ini membantu penghematan biaya secara signifikan, baik untuk transportasi maupun dalam pembuangan limbah. Pada area pembangunan contohnya, operator menghancurkan batu galian sehingga agregat bisa dimaksimalkan untuk kebutuhan konstruksi lainnya.

Kemudian pada kuari dan kerikil, kontraktor kerap menggunakan sambungan ember penghancur untuk destruksi batuan besar. Hal itu dilakukan seusai penyaringan awal dimana sejumlah kecil batu telah menjadi lunak. 

Alat ini kerap diandalkan kontraktor penghancuran agar pekerjaan selesai lebih cepat tanpa harus menggunakan penghancur yang mandiri. Dengan begitu, ember penghancur bisa menjadi opsi alternatif yang lebih hemat biaya untuk mengangkut material berukuran besar ke area daur ulang ataupun tempat pembuangan. 

Dan kendati crusher bucket bukan pengganti penghancur batu portable, namun setidaknya alat perlengkapan ini dapat berfungsi efektif dan efisien di wilayah terbatas seperti proyek kerja di kawasan perkantoran.

Baca Juga: Diesel Hammer: Pengertian, Struktur, Keunggulan dan Kekurangannya

Sekilas Mengenai Pengoperasian Crusher Bucket

Memperhatikan keselamatan penting dilakukan saat pengoperasian alat ini. Operator hanya boleh menggunakannya jika carrier sudah terpasang dengan stabil pada attachment.

Pastikan juga crusher bucket dalam keadaan baik sebelum digunakan. Ini berarti pelat adaptor beserta crusher tidak retak. Dan tak ada kebocoran pada sambungan saluran hidrolik.

Jika perimeter sudah diamankan dan alatnya sudah terpasang, barulah pengujian fungsional dapat dilakukan sebagai pemanasan. Pastikan seluruh saluran serta sambungan hidrolik terpaut kencang dan crusher bucket berfungsi dengan sebagaimana mestinya.

Operator sebaiknya mengisi ember penghancur dengan material terukur secara bertahap, sehingga jumlah putaran maksimumnya bisa tercapai. Apabila penyumbatan terjadi selama pengujian, hentikan pengoperasiannya dan balikkan alatnya. 

Hindari mengeluarkan sumbatan atau gangguan kemacetan secara manual. Pasalnya, hal itu dapat menyebabkan celaka dan cedera serius.

Apabila rahangnya masih macet atau tersumbat, operator disarankan untuk memutar attachment agar sumbatan material pun hilang.

Cara Memilih Crusher Bucket Sesuai Kebutuhan

Ember penghancur tersedia dalam berbagai ukuran yang bisa dipilih sesuai proyek. Untuk memilih ukuran bucket yang tepat, tentukan dulu ukuran pengangkut yang akan digunakan agar tak melebihi kapasitas.

Selain itu, pertimbangkan juga fitur yang dapat meningkatkan produktivitas berdasarkan kebutuhan khusus proyek konstruksi terkait. Perhitungkan ukuran material yang akan dihancurkan serta heavy equipment apa saja yang bisa digunakan operator.

Sebaiknya, pilihlah crusher bucket dengan sistem penggerak yang kuat. Karena dengan torsi yang tepat, maka kualitas hasil pun bisa tercapai. 

Agar material kelak tak mengganggu kinerja alat berat lainnya, temukan crusher bucket yang mempunyai fungsi terbalik. Crusher dengan pelat geser pada jaw bisa meningkatkan hasil dengan sistem yang mumpuni untuk mendapatkan ukuran material yang tepat. Sehingga hal ini akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan waktu produktivitas operator.

Mengingat ember penghancur ini digunakan di lingkungan yang berat, maka temukanlah unit dengan jaw yang mudah diganti secara langsung pada lokasi. Dengan demikian, operasi kerja pun bisa lebih efisien lagi.

Secara garis besarnya, dapatkanlah attachment dengan kinerja destruksi yang tinggi, berfungsi dengan baik, serta maintenance yang rendah.

Seperti halnya untuk pembelian alat berat lainnya, andalkan distributor terbaik yang profesional dan terpercaya serta staf yang berdedikasi. Pertimbangan ini akan sangat bermanfaat saat masalah di lapangan terjadi dan dibutuhkan perbaikan dengan cepat.

Baca Juga: Compactor: Pengertian, Klasifikasi, dan Jenis-Jenisnya

Tips Perawatan Crusher Bucket Agar Bisa Digunakan dalam Jangka Waktu Lama

Agar heavy equipment awet dan tahan lama, pastikan untuk mengikuti panduan perawatannya dengan tetap tentu. Operator hendaknya memeriksa crusher serta pelaf adaptornya setiap giliran kerja.

Hal ini untuk berjaga-jaga jika terdapat deformasi dan keretakan. Periksa juga rumah transmisi, saluran hidrolik, serta motornya. Pastikan tak ada kebocoran dan kerusakan.

Kencangkan semua sambungan sesuai spesifikasinya. Apabila busi pada katrol poros tampak mulai aus atau rusak, atau bila kondisioner sistem penegang dan/ irisan dan rahangnya mulai mencurigakan, maka segerakanlah perbaikan dan perawatan yang diperlukan.

Periksa dan kencangkan sekrup pengencang dan baut, serta sekrup pengencang sistem penegang sesuai kebutuhan. Lakukan terutamanya dalam 50 jam pertama pada pengoperasian. 

Selain pengamatan harian, cermati pula interval jadwal pemeliharaan heavy equipment yang direkomendasikan. Dengan rutin menjalankan segala perawatan yang disarankan, attachment pun akan lebih tahan lama. 

Sebagai maintenance yang sifatnya preventif, periksa kartrid filter oli dan gantilah bila diperlukan. Kiranya teknisi perawatan pun wajib berhati-hati saat mengganti sekrup pengencang baji rahang serta pipa atau selang yang rusak. 

Operator juga sebaiknya memeriksa dan mengganti pelumas serta segel blok kontrol sesuai interval yang direkomendasikan distributor. Sebagai catatan, perubahan suhu yang ekstrim bisa mempercepat kebutuhan akan perawatan. 

Lebih lanjut, attachment hidrolik crusher bucket memang bisa menangani berbagai material dengan efisien. Kendati demikian, penting bagi pengusaha untuk menemukan alat yang cocok dan tepat sesuai kebutuhan. 

Pasalnya, mendapatkan alat yang tepat akan berpengaruh terhadap hasil maksimal dari investasi budget terhadap alat berat yang satu ini. Tak lupa, lakukan riset dan komunikasikan dengan produsen alat. 

Lakukan pengujian attachment secara berkala untuk mengambil langkah tepat dalam mengoptimalkan kapasitas penggunaannya. Dengan begitu, biaya transportasi yang berlebih dalam proses pekerjaan proyek pun bisa dipangkas.

Lindungi dengan Asuransi

Alat berat membutuhkan perawatan dan inspeksi, meskipun demikian kerusakan masih dapat terjadi. Lindungi alat berat Anda dengan asuransi dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk melindungi aset Anda!

Beach Cleaner: Cara Kerja, Ragam Jenis, Fungsi Kegunaan dan Estimasi Harganya

Beach Cleaner: Cara Kerja, Ragam Jenis, Fungsi Kegunaan dan Estimasi Harganya

Beach cleaner adalah mesin pembersih pasir pantai, yakni alat berat yang kerap disebut sandboni. Istilah “sandboni” sendiri mengacu kepada mesin ice-resurfacer Zamboni.

Beach cleaner umumnya berbentuk seperti kendaraan yang menarik alat pengayak, penyaring atau penggaruk di atas pasir pantai. Beach cleaner serta ocean cleaner equipment pada dasarnya berfungsi untuk membersihkan area pesisir pantai, pasir dan laut, dari polusi benda asing, khususnya sampah dan limbah. 

Alat berat beach cleaner biasanya beroperasi dengan cara ditarik secara manual di atas roda atau rel. Sementara untuk perangkat yang lebih canggih kerap ditarik oleh traktor atau sepeda quad.

Baca Juga: 10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Inspeksi Alat Berat

Bagaimana Cara Kerja dan Pemanfaatan Beach Cleaner?

Beach Cleaner

Beach cleaner kerap digunakan di kota-kota yang terletak di tepi pantai. Sampah yang dibuang atau ditinggalkan pengunjung di pantai serta polusi lainnya yang terdampar dapat ditanggulangi dengan menggunakan machinery pembersih pantai. 

Adapun yang menjadi tugas utama dalam strategi beach clean up dan ocean cleanup adalah menemukan cara terbaik untuk menangani limbah dan sampah di pantai. Dalam proses pembersihannya, faktor erosi pantai serta perubahan medan pun turut dipertimbangkan.

Beach cleaner bekerja dengan cara mengumpulkan pasir melalui mekanisme sekop atau seret. Kemudian alat tersebut akan menyapu dan mengayak apapun yang cukup besar untuk dianggap sebagai benda asing.

Dan ini termasuk sampah, batu, ranting serta barang atau benda lainnya yang dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan serta kebersihan ruang publik dan habitat maritim.

Pada kawasan pariwisata Ancol di Jakarta contohnya, seluruh sampah di pasir ditangani oleh beach cleaner dengan sistem vakum. Penyedotan dilakukan untuk mengangkut sampah yang kemudian ditumpuk di bucket di dalam mesin.

Beach cleaner diketahui sanggup menyisir dan membersihkan kawasan pantai seluas 7 ha per jam. Adapun daya tampung sampah dalam bak pembersih pantai tersebut kurang lebih 1.500 kg (1,5 ton) sampah. 

Biasanya, machinery yang sengaja didatangkan dari Negeri Paman Sam itu dioperasikan sebanyak tiga kali dalam seminggu. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar kualitas pasir pantai Ancol tetap bersih, sehingga nyaman dan ideal sebagai lokasi rekreasi. 

Apa Saja Ragam Jenis Beach Cleaner?

Alat pembersih pantai ini tak hanya dibutuhkan untuk membersihkan kawasan pesisir pantai dan muara saja. Area sisi danau, sungai, waduk atau perairan lainnya seperti drainase, hingga pantai untuk bermain voli pantai, bak pasir taman kanak-kanak dan lapangan bermain juga kerap dibersihkan dengan menggunakan heavy machinery pembersih pantai atau ocean cleanup equipment.

Beach cleaner serta alat pembersih lautan terdiri dari beberapa jenis dan tipe, diantaranya seperti:

  • Tractor-pulled beach cleaner, merupakan mesin pembersih pantai yang ditarik traktor,
  • Walk-behind beach cleaner, yakni pembersih pantai yang dapat dengan lebih mudah dipindah-pindah,
  • Tractor attached beach cleaner, yaitu pembersih pantai yang terpasang pada traktor,
  • Raking beach cleaner, merupakan pembersih pantai yang bisa menyisir.

Fungsi Kegunaan dan Manfaat Beach Cleaner

1. Beach Cleaner Menanggulangi Pencemaran Lingkungan dengan Aman

Jenis sampah yang dominan ditemukan di wilayah pesisir umumnya adalah sampah plastik. Selain sedotan dan popok bayi, sendok plastik, kemasan makanan dan minuman hingga handuk serta pakaian bekas yang dibuang masyarakat kerap mengotori kawasan pesisir pantai.

Sebagian besar limbah plastik sudah berada dalam kondisi rapuh. Saat ditemukan, sebagian daripada sampah-sampah itu bahkan sudah mulai terurai menjadi butiran plastik yang ukurannya lebih kecil. 

Fakta tersebut menunjukkan bahwa polutan itu telah berada di kawasan pesisir cukup lama dan tak terurai. Faktanya, kendati sudah berubah menjadi butiran kecil berupa mikroplastik, justru ini lebih berbahaya.

Pasalnya, mikroplastik dan nano plastik bisa terakumulasi dalam tubuh organisme laut sehingga sangat berdampak buruk dalam pencemaran lingkungan hidup hingga ekosistem laut. 

Namun dengan beach cleaner yang eco friendly dan aman serta mudah untuk digunakan, diharapkan pencemaran lingkungan bisa ditanggulangi dengan lebih efektif dan efisien.

2. Beach Cleaner Mempermudah Pembersihan dan Penanganan Sampah Laut

Sementara itu, pada bulan Juli 2021 lalu, device pembersih laut dengan desain terbaru telah hadir. Perangkat berat itu dikenal sebagai Sistem 002 dan 03. 

Ocean cleanup sistem 002 kerap disebut “Jenny” dan uji operasinya bahkan sudah dilakukan di Great Pacific Garbage Patch. Lebih lanjut, Satrijo Wiweko selaku Direktur Sahabat Lingkungan menyebutkan, dunia saat ini telah dipenuhi sampah plastik yang sulit terurai di alam. 

Melansir halaman RRI, sampah plastik memerlukan waktu 350 tahun agar benar-benar terurai. Sedangkan sampah plastik di seluruh dunia bervolume 8 miliar ton.

Indonesia sendiri menduduki peringkat ke-5 sebagai penghasil sampah plastik paling besar di dunia. Jumlahnya bahkan mencapai 9,13 juta ton. 

Selain itu, Republik Indonesia pun menempati urutan ke-5 dunia sebagai negara pembuang sampah plastik ke laut dengan volume sebesar 56,333 ton. Dengan penggunaan beach cleaner yang maksimal, diharapkan bisa menjadi solusi tepat untuk mengatasi permasalahan miris tersebut. 

Membersihkan pantai dan perairan dengan beach cleaner sejatinya turut mendukung Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2018 mengenai Penanganan Sampah Laut. Dengan memanfaatkan beach cleaner dan peralatan ocean cleanup lainnya, proses pembersihan daerah pantai pun bisa dilaksanakan dengan lebih cepat dan mudah.

3. Penggunaan Beach Cleaner Mendongkrak Kemajuan Sektor Pariwisata Berkelanjutan

Mesin berat beach cleaner kerap dimiliki perusahaan pariwisata hingga agroteknologi. Seiring dengan meningkatnya kesadaran global terkait pentingnya daur ulang dan pengelolaan limbah yang berkelanjutan, pihak korporat dan masyarakat bekerja sama turut serta untuk menjaga kebersihan lingkungan. 

Digunakan berbarengan dengan device pembersih laut lainnya, beach cleaner makin sering digunakan dalam kegiatan bersih-bersih dimana pemerintah daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), korporat dan masyarakat umum bahu-membahu membersihkan wilayah pantai. Demi menjaga kebersihan pantai sepanjang tahun, program kegiatan rutin untuk bersih-bersih pun dilakukan bersama secara tetap tentu.

Tak hanya bermanfaat untuk mendongkrak kemajuan sektor pariwisata serta kenyamanan saat piknik dan rekreasi saja. Penggunaan beach cleaner pun dapat mempermudah proses menjaga kelestarian pantai dan laut bagi generasi yang akan datang.

Keindahan alam Bumi Pertiwi merupakan aset yang harus dipelihara. Melalui edukasi dan sosialisasi dan penyediaan tempat sampah, niscaya kebersihan pantai bisa tetap dijaga.

Tentunya, pantai dan laut yang bersih serta indah dapat meningkatkan daya tarik dan pesona destinasi wisata. Jika sudah begitu, tak hanya mengatasi limbah sampah dan melestarikan lingkungan saja. Sektor pariwisata pun dapat semakin maju sehingga meningkatkan pendapatan negara.

Dengan mengingat dan melaksanakan selalu slogan kebersihan pantai, “Menjaga Kebersihan adalah Tanggung Jawab Kita Bersama”, bisnis pariwisata berkelanjutan kian moncer. Sementara kelestarian bahari dengan pantai dan laut yang bersih pun bisa bertahan dengan langgeng. 

Baca Juga: Perbedaan Alat Berat: Backhoe, Power Shovel, Clamshell, dan Dragline

Dibanderol Selangit, Perlukah Beach Cleaner Diasuransikan?

Beach cleaner beserta alat berat untuk pembersih wilayah pantai dan laut tak hanya vital bagi kemajuan industri berbagai bidang. Peranan dan kegunaannya pun cukup esensial dalam menyumbangkan peduli lingkungan dan pelestarian alam. 

Adapun secara global, mesin otomatis beach cleaner yang bisa bergerak sendiri buatan Amerika Serikat dibanderol $90.000. Nominal yang fantastis tersebut setara dengan Rp1,5 miliar. 

Sedangkan untuk beach cleaner yang ditarik traktor harganya berada di kisaran $10.000. Jika dirupiahkan, jumlah ini kurang lebih menembus Rp158 juta.

Sementara itu, untuk beachtech dari Jerman, estimasi harganya mulai dari Rp120 juta atau €6.900. Sebagai perbandingan, beach cleaner yang ditawarkan Italia juga tak bisa dibilang murah. Rentang harganya diketahui mencapai Rp3,5 miliar. 

Opsi lainnya yang bisa dipertimbangkan adalah mesin beach cleaner merek Alibaba dari China, yang kisaran harganya meroket dari Rp32 juta – Rp103 juta. 

Dengan harga yang cukup melambung, alangkah baiknya jika korporat menginvestasikan anggaran untuk proteksi alat berat dalam bentuk asuransi, bila perlu. Terdapat sejumlah polis asuransi heavy equipment yang meliputi:

  • Heavy Equipment Insurance (HE),
  • Contractors’ Plant and Equipment (CPE),
  • Contractors’ Plant Machinery (CPM).

Asuransi alat berat (HE) mempunyai istilah lain yang berbeda. Wording seperti named perils atau unnamed perils biasanya mengacu kepada produk asuransi yang sama. Hal ini tergantung dari asuransi serta kebutuhan tertanggung. 

Selain itu, asuransi alat berat pun bisa diperluas dengan jaminan tambahan seperti:

  • Act of God (AOG), yakni jaminan tambahan untuk risiko terkait bencana alam. Ini termasuk letusan gunung berapi, gempa bumi hingga tsunami,
  • Personal Accident (PA), merupakan jaminan tambahan dalam bentuk santunan serta penggantian biaya pengobatan bagi operator unit bila mereka cacat, sakit atau meninggal,
  • Third Party Liability (TPL), yaitu jaminan tambahan tanggung gugat untuk tuntutan pihak ketiga yang jadi dirugikan oleh unit tertanggung,
  • Riot, Strike, Malicious Damage and Civil Commotion (RSMDCC), adalah jaminan tambahan yang bisa dimasukkan ke dalam polis asuransi Property All Risks dan Industrial All Risks untuk melindungi dari risiko saat terjadi huru-hara, kerusuhan, penghalangan kerja hingga pemogokan. 

Agar terhindar dari kerugian dan risiko finansial yang berbahaya, perusahaan dapat memilih produk asuransi yang sesuai kebutuhan. Perusahaan pun bisa mendapatkan polis dengan kecocokan anggaran yang tersedia untuk melindungi inventaris machinery berat lainnya. 

Maka dari itu, gunakan produk asuransi dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk mulai mengajukan proteksi terbaik yang akan Anda dapatkan!

Mengenal Backhoe Dredger: Jenis, Manfaat, dan Sistem Kerjanya

Mengenal Backhoe Dredger: Jenis, Manfaat, dan Sistem Kerjanya

Backhoe dredger mungkin menjadi salah satu alat berat yang tidak begitu familiar untuk kebanyakan orang. Alat yang juga dikenal dengan nama kapal keruk ini biasanya hanya digunakan dalam industri tertentu saja, seperti industri yang beroperasional di lepas pantai.

 Pada dasarnya, backhoe dredger memang didesain secara khusus untuk bisa melakukan pengerukan di area perairan yang tidak terlalu dalam. Penggunaan alat berat ini diharapkan bisa membuat pekerjaan pengerukan menjadi lebih mudah dan bisa selesai dengan cepat.

Apa Itu Backhoe Dredger?

Backhoe dredger adalah jenis kapal yang didesain khusus dan dilengkapi dengan peralatan pengeruk. Desainnya yang unik memungkinkan kapal ini melakukan pengerukan berbagai material yang terdapat di dalam air dengan lebih mudah dan cepat. 

Proses pengerukan seperti ini biasanya dilakukan di area laut maupun danau yang dangkal, sungai, bendungan, dan yang lainnya. Pengerukan ini adalah proses untuk mengangkat atau menghilangkan endapan maupun material-material yang terdapat di dasar air. 

Backhoe dredger mampu bekerja untuk mengeluarkan berbagai endapan atau material yang diinginkan dari dasar air dalam kurun waktu yang terbilang cepat. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa alat berat tersebut kerap digunakan untuk membersihkan kawasan yang berair. 

Pada dasarnya, penumpukan sedimen atau material di dasar air bisa saja  menimbulkan pendangkalan dan mengganggu aktivitas tertentu, seperti lalu lintas kapal atau yang lainnya. Pengerukan akan membuat kondisi kedalaman air kembali normal, sehingga bisa difungsikan kembali dengan sebagaimana mestinya. 

Pendangkalan yang terjadi di aliran sungai juga seringkali menjadi bahaya tersendiri dan bisa memicu terjadinya banjir. Saat kondisi hujan dan air sungai mengalir dengan lebih deras, maka pendangkalan yang terjadi tentu saja akan membuat aliran air meluap ke luar. 

Kondisi di atas cukup berbahaya dan membutuhkan penanganan yang tepat, salah satunya dengan cara melakukan pengerukan. Pada sungai-sungai yang besar, penggunaan backhoe dredger menjadi salah satu yang paling bisa diandalkan untuk melakukan pengerukan. 

Baca Juga: Spesifikasi Alat Berat Excavator dan Shovel

Jenis–Jenis Kapal Keruk  

Sebagai kapal pengeruk yang bisa digunakan di berbagai lokasi perairan, kapal keruk juga hadir dalam beberapa jenis yang berbeda. Hal ini akan memudahkan para pengguna untuk memilih jenis backhoe yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Berikut ini adalah beberapa jenis kapal keruk yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan: 

1. Suction Dredger

Suction dredger merupakan alat pengeruk yang juga dikenal dengan nama kapal keruk penghisap. Kapal yang satu ini akan bekerja dengan cara menghisap material-material yang terdapat di dasar air melalui pipa panjang yang seperti vacuum cleaner yang dimilikinya. 

Alat pengeruk yang satu ini terbilang unik dan bisa dibagi menjadi 2 komponen utama, yakni: 

Trailing Suction Hopper DredgerIni merupakan komponen yang akan berfungsi untuk menyeret bagian pipa hisap selama proses penghisapan dan pemindahan material ke kapal penampung dilakukan.  

Saat kapal sudah dalam kondisi dipenuhi oleh material-material hasil kerukan, maka kapal tersebut akan berlayar ke lokasi pembuangan, dimana berbagai material tersebut akan dibuang melalui pintu yang terdapat di bagian bawah kapal tersebut. 
Cutter Suction DredgerIni merupakan bagian yang berfungsi melakukan pengerukan berbagai material keras dari dasar air, seperti bebatuan dan yang lainnya. Pengerukan ini akan dilakukan alat ini dengan cara menghisap lewat bagian kepala pemotongnya. 

Jika material sudah terhisap ke dalam, maka material-material tersebut akan kembali dikeluarkan/ disalurkan melalui pipa yang terdapat di alat ini. 

2. Backhoe Dredger

Backhoe dredger merupakan jenis kapal keruk lainnya yang kerap digunakan untuk melakukan pengerukan di perairan. Sebagaimana namanya, kapal yang satu ini menggunakan sebuah backhoe yang sudah terpasang pada permukaan kapal dan bisa digunakan untuk pengerukan. 

Backhoe dredger juga bisa digunakan untuk proses pengerukan pasir yang terdapat di daratan, sehingga kapal ini dikenal sebagai kapal keruk pasir. Pengerukan akan dilakukan dengan posisi kapal tetap berada di atas permukaan air, sementara backhoe bergerak mengeruk pasir yang terdapat di daratan sekitarnya. 

Posisi backhoe yang berada di atas permukaan kapal akan leluasa untuk melakukan pengerukan material. Kapal ini bisa digunakan untuk mengerjakan pengerukan di berbagai perairan, terutama perairan yang terbilang dangkal dan hanya membutuhkan jangkauan yang tidak begitu panjang. 

3. Bucket Dredger

Bucket dredger merupakan jenis kapal keruk yang memiliki sejumlah perlengkapan untuk pengerukan, salah satunya komponen berupa timba besar yang bisa mengangkat material dari dalam atau dasar air. Meskipun sistem kerjanya terbilang sederhana, bucket dredger bisa bekerja dengan sangat baik.

Kapal yang satu ini sudah dikenal sejak puluhan tahun silam, dan masih banyak digunakan sampai hari ini. Di Indonesia sendiri, bucket dredger terbilang populer dan banyak digunakan dalam industri penambangan bijih timah, sehingga kapal ini juga dikenal dengan istilah kapal keruk timah.

Bucket dredger sangat banyak digunakan di wilayah Bangka Belitung dan Kepulauan Riau, dimana PT Timah Tbk banyak melakukan penambangan bijih timah. Selain tangguh dalam pengerukan timah, bucket dredger juga dikenal sebagai kapal yang mampu berlayar dengan baik. 

4. Water Injection Dredger

Water injection dredger adalah kapal keruk yang bekerja dengan cara melakukan penembakan air melalui jet kecil bertekanan rendah pada material-material yang terdapat di dasar air. 

Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan material dan mendorongnya keluar dari titik-titik pengerukan untuk kemudian dibersihkan. Water injection dredger biasanya dipakai untuk kebutuhan pemeliharaan di area pelabuhan. 

Baca Juga: Sejarah JCB Excavator dan Produk Andalannya

Apa Saja Manfaat Backhoe Dredger

Pada dasarnya, manfaat penggunaan backhoe dredger tentu akan tergantung pada fungsi dan tujuan pengerukan itu sendiri. Setiap aktivitas pengerukan yang dilakukan dengan backhoe dredger bisa saja memiliki tujuan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. 

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan backhoe dredger

1. Memperlancar Lalu Lintas Kapal 

Pengerukan yang dilakukan di perairan laut maupun sungai besar yang mengalami pendangkalan akan membantu menambah kedalaman air. Hal ini akan memungkinkan lalu lintas kapal yang ada di perairan tersebut menjadi lebih lancar. Selain itu, perairan yang lebih dalam tentu akan menghindarkan kapal tersebut kandas dan mengalami kerusakan. 

2. Mengurangi Terjadinya Eutrofikasi

Eutrofikasi merupakan pencemaran air yang timbul akibat adanya kelebihan nutrisi dan kandungan mineral pada air. Hal ini biasanya menyebabkan berbagai tanaman air tumbuh dengan pesat, sehingga bisa membuat hewan-hewan di dalam air menjadi kekurangan oksigen. Pengerukan akan membantu mengurangi eutrofikasi, sehingga kondisi oksigen di dalam air tetap seimbang.  

3. Memulihkan Garis Pantai 

Pengerukan juga bisa membantu untuk memulihkan garis pantai kepada kondisi awal. Hal ini biasanya dibutuhkan setelah terjadinya erosi yang membuat kondisi tanah dan garis pantai menjadi berubah. 

4. Mengurangi Risiko Banjir 

Pengerukan yang dilakukan pada perairan juga akan membantu menjaga kedalaman air tetap dalam kondisi normal. Hal ini akan memungkinkan aliran air berjalan dengan baik, sehingga risiko banjir akibat luapan air bisa dihindari. 

Sistem Kerja Backhoe Dredger 

Pengerukan yang dilakukan dengan menggunakan backhoe grader tentu bertujuan untuk mengeruk berbagai material yang terdapat di dasar air. Hal ini akan membuat kedalaman air tetap terjaga dan tidak terisi dengan berbagai material yang bisa membuatnya dangkal.

Berikut ini adalah beberapa tahap yang dilakukan backhoe dredger saat melakukan pengerukan: 

  • Operator akan menurunkan bagian pemotong yang berputar untuk memperkecil material-material yang akan disedot/ dikeruk. 
  • Pengerukan akan dilakukan dengan menggunakan pompa submersible yang memiliki kemampuan untuk menyedot berbagai material dari dasar air. 
  • Material yang sudah dikeruk, maka akan ditampung sementara di dalam kapal atau langsung dipindahkan ke dalam kapal pengangkut. Proses pemindahan material ini akan dilakukan dengan menggunakan pompa/ pipa khusus. 
  • Material yang sudah terkumpul ini kemudian dibuang ke lokasi tertentu, sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah, agar tidak merusak lingkungan.

Baca Juga: Mengenal Excavator Long Arm yang Populer di Industri Konstruksi

Backhoe Dredger Membantu Proses Pengerukan  

Pengerukan seringkali menjadi aktivitas yang dibutuhkan, terutama bagi industri yang berada di wilayah perairan dangkal. Backhoe dredger banyak dimanfaatkan untuk mengeruk material-material yang terdapat di dasar air. Hal ini akan memungkinkan kedalaman air tetap terjaga dan kawasan perairan jadi lebih bersih dari sedimen dan berbagai material lainnya.

Backhoe dredger adalah alat berat vital dalam proyek pengerukan yang memerlukan perlindungan maksimal agar operasional berjalan lancar. Mengingat risiko kerusakan atau kecelakaan yang dapat terjadi, penting untuk melindungi alat berat ini dengan asuransi. Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang melindungi backhoe dredger dan alat berat lainnya dari berbagai risiko, mulai dari kerusakan hingga kehilangan, memastikan proyek Anda berjalan tanpa hambatan finansial yang tidak terduga.

Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang produk asuransi umum, bisa mengisi formulir dibawah ini!

5 Jenis Proyek Konstruksi Terbesar yang Pernah Ada

5 Jenis Proyek Konstruksi Terbesar yang Pernah Ada

Peradaban yang semakin maju berhasil menciptakan terobosan terbaru di berbagai bidang. Salah satunya adalah bidang konstruksi. Ada banyak proyek konstruksi yang menghabiskan dana besar untuk mendirikan bangunan-bangunan pencakar langit.

Selain mahal, proyek ini konon katanya menghabiskan waktu bertahun-tahun agar bisa terselesaikan dan digunakan untuk kebutuhan bisnis. Selama proyek konstruksi besar berlangsung, ada banyak pemangku kepentingan yang mengamati perkembangan proyek untuk memastikan hasilnya sesuai ekspektasi. Proyek apa saja kira-kira?

5 Jenis Proyek Terbesar di Dunia

Pertama-tama, ada proyek yang bertaraf internasional di mana pesaingnya ada di seluruh dunia. Dari sekian banyak proyek konstruksi besar, ini dia rangkuman lima jenis proyek terbesar di dunia yang pernah ada sampai saat ini.

1. Dubailand, Dubai

Pertama adalah Dubailand yang ada di Dubai. Ini adalah proyek pembangunan taman bermain terbesar di Dubai dengan luas mencapai 278 km persegi. Dengan ukuran sebesar dan seluas ini, Dubailand diprediksikan akan menjadi Disneyland raksasa yang pernah ada di Dubai.

Proyek ini pertama kali diumumkan pada tahun 2003. Seperti kebanyakan proyek, Dubailand awalnya dianggap sebagai proyek paling ambisius yang pernah ada. Walaupun belum rampung, Dubailand berhasil dinobatkan sebagai proyek terbesar dan termahal di dunia.

Total dana yang dihabiskan untuk pembangunan Dubailand menembus 64 miliar Dollar Amerika. Kabarnya, Dubailand akan diresmikan pada tahun 2025 mendatang. Mari ditunggu hasilnya, ya!

2. Bandara Internasional Al-Maktoum, Dubai

Sebagai salah satu negara dengan vibes mahal, hal yang wajar jika Dubai dinobatkan sebagai negara dengan berbagai proyek besar. Kali ini ada Bandara Internasional Al-Maktoum. Bandara ini dibangun di atas lahan seluas 33 km dan menghabiskan dana sekitar Rp567 triliun. 

Sangat fantastis, bukan? Desain bandara dibuat sangat mewah, lengkap dengan fasilitas mewah untuk memanjakan penumpang yang turun atau hanya transit di Dubai. 

Kabarnya, bandara ini lima kali lebih besar daripada bandara yang saat ini ada di Dubai. Pembangunan bandara ini konon ditujukan untuk menampung 200 pesawat pada waktu bersamaan. Dengan luas yang dimilikinya, bandara ini berhasil mengakomodasi lebih dari 200 juta penumpang per tahun.

3. Proyek Pemindahan Air Selatan ke Utara, China

Hampir 50% bagian Utara China dihuni oleh masyarakat asal China. Sayangnya, jumlah air yang didapatkan oleh masyarakat di daerah ini hanya sekitar 20% saja. Artinya, ada banyak masyarakat yang tidak mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi.

Untuk mengatasinya, pemerintahan China mengadakan proyek pembangunan 3 kanal raksasa. Panjang masing-masing kanal lebih dari 965 km. Kanal ini mampu membawa pasokan air dari 3 sungai besar yang ada di China ke bagian Utara, sehingga masyarakat mendapatkan suplai air yang cukup.

Proyek ini dipastikan berlangsung sangat lama. Bukan 2 atau 3 tahun, tapi kabarnya memakan waktu hingga 48 tahun. Jika proyek ini berhasil diselesaikan, maka proyek ini mampu memenuhi suplai 45 miliar meter kubik air setiap tahun.

4. Shinkansen Chuo, Jepang

Proyek konstruksi besar selanjutnya ada di Benua Asia, tepatnya di Jepang. Ini adalah pembangunan kereta api cepat bernama Chuo Shinkansen yang akan membawa penumpang dari Tokyo ke Nagoya yang berjarak 286 km hanya dengan waktu tempuh 40 menit. Sangat cepat, makanya proyek Chuo Shinkansen dikabarkan menjadi tempat lalu lalang kereta tercepat yang ada di dunia.

Kereta cepat di proyek ini kabarnya mampu melaju hingga 505 km per jam. Jadi, bepergian dari ujung ke ujung Jepang kini semakin cepat dengan armada ini. Selesai pembangunan dari Tokyo – Nagoya, maka pembangunan selanjutnya akan melipir untuk tujuan Tokyo – Osaka.

Sekitar 86% dari pembangunan kereta api cepat Tokyo – Nagoya dibangun di bawah tanah. Tak heran jika pembangunannya membutuhkan konstruksi terowongan yang intensif, teliti, dan detail untuk menghindari hal-hal yang tidak mengenakkan di kemudian hari. Kabarnya, proyek Shinkansen Chuo ini selesai pada tahun 2027 mendatang. 

5. Proyek Great Man-Made River (GMR), Libya

Proyek konstruksi terbesar di dunia terakhir terdapat di Negara Libya bernama Great Man-Made (GMR). Proyek ini sudah dikerjakan sejak tahun 1985 dan kabarnya selesai pada tahun 2030 mendatang. Proyek pengairan ini bertujuan untuk memberikan akses air minum ke daerah urban dalam jumlah signifikan.

Jika berhasil diselesaikan, maka proyek ini dapat memberikan saluran irigasi ke lebih dari 350.000 are tanah garapan di Libya. Sumber airnya berasal dari sistem bawah tanah Nubian Sandstone Aquifer.

Baca Juga: 10 Jenis Alat Berat untuk Pembangunan Gedung

5 Jenis Proyek Terbesar di Indonesia

Selain proyek bertaraf internasional atau dunia, ada juga proyek bertaraf domestik yang tergolong dalam daftar proyek konstruksi besar yang pernah ada. Lima jenis proyeknya, antara lain.

1. Ibu Kota Negara (IKN)

Salah satu proyek pembangunan yang tergolong fantastis di Indonesia adalah IKN di Kalimantan Timur. Kota ini akan dibangun secara modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan sebagai provinsi pemerintahan pusat. IKN sendiri terdiri dari pembangunan kantor pemerintahan, istana negara, infrastruktur, sekolah, rumah sakit, dan hunian masyarakat.

Pembangunan IKN diharapkan dapat mengurangi tingkat populasi di Jakarta, sehingga pembangunan menjadi merata. Proyek ini dipegang oleh PT Nusantara Baru Capital (Persero) dengan estimasi penyelesaian di tahun 2045. Total dana yang dihabiskan untuk pembangunan sekitar Rp466 triliun.

2. Tol Trans Sumatera

Pembangunan tol masuk dalam jajaran proyek konstruksi terbesar yang ada di Indonesia. Apalagi saat ini pemerintah semakin memperhatikan infrastruktur di negeri ini. Salah satu yang terbesar adalah tol Trans Sumatera yang dikabarkan panjang ruasnya mencapai 2.812 km dan menghabiskan dana sekitar Rp538 triliun.

Tol ini menghubungkan transportasi darat dari Aceh ke Sumatera Selatan. Saat ini sudah ada 15 ruas jalan tol yang sudah beroperasi, seperti:

  • Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 141 km
  • Terbanggi Besar – Kayu Agung sepanjang 189 km
  • Kayu Agung – Palembang – Betung sepanjang 42,5 km
  • Belawan – Medan – Tanjung Morawa sepanjang 43 km
  • Medan – Binjai sepanjang 17 km
  • Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi sepanjang 62 km
  • Palembang – Indralaya sepanjang 22 km
  • Sigli – Banda Aceh Seksi 2 sampai 6 sepanjang 49 km
  • Pekanbaru – Dumai sepanjang 131 km
  • Pekanbaru – Bangkinang sepanjang 31 km
  • Binjai – Tj. Pura sepanjang 39 km
  • Bengkulu – Taba Penanjung sepanjang 17 km
  • Indralaya – Prabumulih sepanjang 65 km
  • Tebing Tinggi – Indrapura sepanjang 20,4 km
  • Indrapura – Lima Puluh sepanjang 15,6 km

3. Kilang Tuban

Selain mengoptimalkan kilang yang sudah ada, Pertamina kini berencana untuk memperluas pembangunan kilang ke daerah-daerah tertentu di Indonesia. Salah satunya adalah di Tuban, Jawa Timur. Kilang ini mengusung konsep New Grass Root Refinery (NGRR).

PT Pertamina mengklaim bahwa kilang ini mampu memproduksi 300 ribu barel minyak per hari menggunakan konfigurasi petrokimia. Konfigurasi sudah terintegrasi dengan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama. Total dana yang dihabiskan untuk pembangunan sekitar Rp190 triliun.

4. Kereta Cepat Jakarta – Bandung

Pada tahun 2015, tercetus ide untuk membangun proyek kereta cepat di Indonesia. Ide ini berhasil direalisasi melalui pembangunan kereta cepat Jakarta – Bandung yang dipegang oleh PT Wijaya Karya dan PT Kai. Kemudian, proyek ini digarap oleh perusahaan multinasional PT KCIC, yaitu perusahaan patungan antara BUMN dan konsorsium China.

Proyek ini dikabarkan menjadi proyek strategis nasional yang akan memudahkan perjalanan antar kota. Total dana untuk pembangunan sekitar Rp80 triliun. 

5. Mass Rapid Transit (MRT)

MRT menjadi proyek konstruksi terbesar terakhir yang ada di Indonesia. Ini adalah proyek kereta cepat di Jakarta. Proyek ini sudah beroperasi sejak beberapa tahun lalu dan diharapkan mampu mengurangi tingkat kemacetan di ibu kota.

MRT dipercaya dapat mengurangi produksi polusi udara di Jakarta. Proyek ini dibangun dengan panjang lintasan 16 km. Total biaya pembangunan yang dihabiskan sekitar Rp16 triliun.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Asuransi Proyek dan Jenis-Jenisnya

Proyek Konstruksi Besar Menawarkan Manfaat Jangka Panjang

Demikianlah daftar proyek konstruksi terbesar, baik di dunia maupun di Indonesia. Proyek yang menghabiskan dana triliunan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang yang menguntungkan seluruh lapisan masyarakat, jadi tidak hanya pihak yang berkepentingan saja.

Proyek-proyek terbesar yang pernah ada tidak hanya membutuhkan perencanaan matang dan sumber daya besar, tetapi juga perlindungan maksimal terhadap alat berat yang digunakan. Risiko kerusakan atau kecelakaan dapat menghambat penyelesaian proyek, sehingga asuransi alat berat menjadi sangat penting.

Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang dapat melindungi alat berat dari berbagai risiko, mulai dari kerusakan, pencurian, hingga kecelakaan di lokasi proyek. Dengan perlindungan yang tepat, Anda dapat fokus pada kelancaran proyek tanpa khawatir akan risiko finansial yang tidak terduga.

Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang produk asuransi umum, bisa mengisi formulir dibawah ini!

Berkenalan dengan Alat Berat Wheel Saw, Fungsi, Cara Kerja Fitur dan Keuntungan Penggunaannya

Berkenalan dengan Alat Berat Wheel Saw, Fungsi, Cara Kerja Fitur dan Keuntungan Penggunaannya

Alat berat atau heavy equipment memainkan peran yang penting dalam beragam industri. Dan ini mencakup konstruksi, pertambangan ataupun industri pengolahan dan manufaktur. 

Salah satu alat yang sering digunakan yaitu wheel saw. Wheel saw adalah salah satu alat berat atau heavy equipment untuk beberapa kegunaan.

Layaknya excavator, crusher bucket, bulldozer atau wheel loader, wheel saw kerap dijumpai sebagai alat berat yang digunakan oleh kontraktor konstruksi bangunan atau developer. Sederhananya, gergaji roda atau wheel saw merupakan alat berat pemotong permukaan sangat keras yang dioperasikan dengan roda serta menggunakan tenaga hidrolik. 

Sebagai salah satu extra part atau attachment, gergaji roda atau wheel saw umumnya ideal untuk digunakan untuk pembuatan selokan utilitas. 

Baca Juga: Tips Memilih Alat Berat untuk Proyek

Apa Saja Fungsi Kegunaan dan Manfaat Wheel Saw?

wheel saw

Dengan turbin hidrolik sebagai sumber dayanya, wheel saw ini pun sering difungsikan dalam bidang aplikasi Agrikultur. Selain industri Pertanian, wheel saw pun kerap digunakan dalam pekerjaan tanah atau earthwork lainnya. 

Mampu menggali tanah dengan kedalaman maksimal hingga 600 mm, tipenya termasuk Trencher Roda dengan struktur disk tunggal. Selain itu, wheel saw sering digunakan untuk memotong tambalan aspal serta memotong sambungan pelebaran jalan. 

Wheel saw dirancang untuk pemotongan parit berkinerja tinggi pada berbagai permukaan keras atau padat seperti aspal, beton bertulang, dan tanah berbatu atau beku. Dibanderol mulai dari US$1.100 – 2.800 per bagian, alat tambahannya rata-rata berbobot 1200 – 1400 kg ini memiliki spesifikasi yang berbeda-beda serta menawarkan keunggulannya masing-masing. 

Bagaimana Cara Kerja Fitur-Fitur Wheel Saw?

Mengintip cara kerjanya, wheel saw beroperasi dengan Direct Drive System. Adapun sistem penggeraknya langsung dilengkapi motor pompa piston hidrolik untuk memastikan laju pemotongan maksimum. 

Selain itu, torsi roda yang hadir juga menopang kinerja dan efisiensi produksinya menjadi lebih optimal. Manfaat lainnya, attachment ini juga bisa menjadi alat pembersih parit. 

Dioperasikan secara hidrolik dari ruang operator, bilahnya bisa dikendalikan ke bawah dan ke atas guna membuang kotoran dan memastikan parit bersih. Sementara itu, fitur pelat deflector yang ada dapat dimaksimalkan untuk membuang kotoran dari jalur mesin. 

Alhasil, mesin pun dapat beroperasi dengan lancar. Sedangkan pembuangan kotoran bisa dilakukan ke kanan dan ke kiri, atau di kedua sisi gergaji roda dengan pemasangan pelat penutup yang telah disertakan.

Lebih lanjut sebagai gambaran, berikut uraian fitur yang hadir pada attachment beserta kegunaannya:

1. Bits (Mata Bor)

Sebagai salah satu fitur, mata bor beton diketahui menjadi standar pada semua model wheel saw. Untuk mata bor kerucut serbaguna opsional tersedia di semua aplikasi tarmac serta asphalt

Selain itu, mata bor dengan masa pakai ekstrem juga tersedia untuk aplikasi cat wheel saws dengan tugas yang ekstrem.

2. Rangka Self Standing

Bisa self standing, wheel saw memiliki desain rangka yang mampu berdiri sendiri untuk meningkatkan keterhubungan dan memudahkan parkir. 

3. Optional Guide Bar

Optional Guide Bar yang hadir juga memungkinkan operator memposisikan wheel saw untuk pemotongan yang lurus. Di samping itu, Bilah Pemandu Opsional ini juga dapat membantu visibilitas menjadi lebih jelas.

4. Max Pro Pressure Gauge

Wheel saw memiliki fitur pengukur tekanan Max Pro. Fitur ini memberikan umpan balik operator untuk menyesuaikan kecepatan dalam mengubah beban material demi produktivitas maksimum. 

Pengukur dipastikan menampilkan kinerja planer dalam kondisi real time yang terlihat dari kabin. Fitur pengukur ini merupakan standar pada model XHP.

5. Hydraulic Side-Shift dan Depth Control

Sebagai fitur standar, ini membuat kontrol kedalaman hidrolik dan side-shift pada semua model. Bisa dikendalikan dari kompartemen operator, side-shift hidrolik memungkinkan posisi roda berganti dari tengah ke ujung kanan tengah. 

Dengan begitu, pemotongan di dekat trotoar atau dinding serta penghalang lainnya bisa dieksekusi dengan lebih mudah. Selain itu, fitur ini juga membantu meminimalisir kebutuhan untuk mengubah posisi mesin sehingga pekerjaan pun jadi lebih ringkas dan praktis.

Keuntungan Utama Penggunaan Alat Berat Wheel Saw

Penggunaan alat berat beserta extra part yang diperlukan memberikan beberapa keuntungan tersendiri. Keuntungan utamanya antara lain meliputi:

1. Mendukung Efisiensi dan Produktivitas

Sejatinya, alat berat sangat membantu peningkatan efisiensi serta produktivitas dalam berbagai pekerjaan seperti pemindahan material atau pemotongan jalan. Dengan kecepatan kerja yang lebih tinggi hingga daya dan kapasitas angkut besar, gergaji roda bisa menghemat lebih banyak waktu.

2. Biaya Jadi Lebih Ekonomis

Tak dapat dipungkiri, penggunaan heavy equipments akan sangat menguntungkan. Alat berat dinilai merupakan solusi yang lebih hemat, ekonomis dan efisien ketimbang menggunakan tenaga manusia. Terutamanya jika berbicara mengenai pekerjaan pemindahan material berat ataupun demolishing permukaan yang sangat keras.

Heavy equipments termasuk wheel saw dapat melakukan tugas dengan lebih cepat lagi efisien, sehingga bermanfaat dalam memangkas anggaran untuk tenaga kerja.

3. Menawarkan Fleksibilitas Kepemilikan

Alat-alat berat beserta extra parts pendukungnya hadir dalam beraneka macam kapasitas angkut/ kinerja serta berbagai ukuran. Dengan begitu, konsumen dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan proyek pekerjaan mereka.

Menariknya lagi, sejumlah perusahaan juga menyediakan layanan penyewaan alat berat, termasuk wheel saw, loader dan sebagainya. Sehingga pengguna pun bisa menggunakan heavy equipments yang dibutuhkan sesuai proyek tanpa harus keluar biaya lebih untuk membeli atau memilikinya.  

Langkah Perawatan dan Pemeliharaan Wheel Saw

Demi kinerja optimal serta masa pemakaian yang langgeng dan panjang, pada dasarnya semua jenis alat berat perlu dipelihara dan dirawat dengan baik. Maintenance yang apik dapat menambah lama masa penggunaan alat berat.

Guna menunjang performa alat berat yang optimal, maka diperlukan inspeksi rutin serta perawatan yang menyeluruh secara tetap tentu. Lakukan pemeriksaan atau inspeksi rutin terhadap komponen penting yang meliputi sistem hidrolik, mesin hingga ban. 

Langkah penting tersebut juga termasuk pemeriksaan kondisi fisik yang menyeluruh, pemeriksaan suhu dan juga pemantauan kerusakan atau kebocoran tertentu. Di samping inspeksi rutin, perawatan secara berkala pun wajib dilaksanakan. 

Hal ini mencakup pemeriksaan atau penggantian oli, filter udara hingga filter bahan bakar yang sesuai jadwal. Adapun jadwal yang dimaksud ditentukan oleh produsen alat beratnya. 

Perawatan berkala juga melibatkan pelumasan beberapa komponen trencher, loader atau planer yang bergerak, sebagai penopang kinerja gergajinya itu sendiri. Selain itu, pengecekan kabel hingga konektor dan penggantian suku cadang yang aus perlu diperhatikan. 

Baca Juga: Beragam Suku Cadang Alat Berat yang Perlu Diketahui

Loader yang Sesuai dan Planer yang Tepat Menopang Kinerja Terbaik

Sebagai tips, saat didukung oleh loader yang sesuai, model gergaji roda WS18 dan WS24 misalnya, mampu memotong aspal, beton, tanah beku, bahkan kawat kasa dengan akurasi yang tepat. Dengan kedalaman penggalian parit mencapai 6 hingga 24 inch (tergantung pada modelnya), alat tambahan yang kokoh ini digunakan untuk perbaikan jalan.

Selain itu, wheel saw pun digunakan untuk memasang kabel air, gas, listrik, dan serat optik. Bisa difungsikan sebagai pembersih parit yang dinaikkan dan diturunkan secara hidrolik, gergaji roda bisa diandalkan untuk memastikan parit yang bersih. 

Attachment gergaji roda memberikan pemotongan yang lebih presisi daripada palu udara atau hidrolik serta lebih mudah diangkut daripada mesin khusus. Alat ini pun ideal untuk digunakan dalam pembongkaran dan konstruksi.

Selain itu, gergaji yang dioperasikan dengan planer (mesin ketam) ini bisa digunakan sebagai pembersih parit dengan cara naik turun secara hidrolik. Bergantung pada modelnya, kedalaman pemotongan berkisar antara 15 cm hingga 80 cm. 

Dengan opsi 18, 24 dan 40 inci, high-flow planer yang menyertai wheel saw dapat memberikan fleksibilitas tambahan, kontrol independen dan banyak fitur. Perpaduan andal tersebut tentunya dapat meningkatkan produksi proyek menjadi lebih banyak. 

Wheel saw dari merek Bobcat contohnya, hadir dengan sistem hidrolik aliran tinggi yang didukung loader, sehingga amat berharga sebagai tools tambahan untuk perbaikan aspal dan beton. Selain untuk meratakan permukaan keras yang tidak rata, alat ini juga berfungsi untuk perbaikan jalan dan memotong drainase di tempat parkir. 

Wheel saw bahkan kerap digunakan dalam pembersihan mesin penggilingan yang lebih besar lagi. Adapun planer aliran standar 14 inci pun tersedia untuk operator dan ideal untuk mengerjakan tugas kecil. 

Diantaranya seperti perbaikan parking lot, penggilingan lubang jalan, hingga retakan-retakan buaya di jalanan. 

Wheel Saw yang Serbaguna Dapat Mendukung Efisiensi Kerja

Demikianlah sajian informasi terkait heavy equipment gergaji roda. Wheel saw attachment sanggup memotong berbagai permukaan dengan fungsi yang relatif serbaguna sebagai parts pendukung efisiensi kerja.

Dengan mengoptimalkan fungsi dan kegunaan wheel saw, pengerjaan proyek pun dapat terlaksana lebih cepat, ringkas, praktis dan efisien. Tak lupa sebagai troubleshooting umum, ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi.

Lindungi dan Rawat Juga Wheel Saw Anda

Saat terjadi masalah atau kerusakan pada wheel saw, operator disarankan harus mampu melakukan troubleshooting dasar. Hal ini mencakup identifikasi masalah, pengecekan komponen terkait, hingga pengambilan tindakan yang tepat dan sesuai kasus.

Bila perlu, hubungi teknisi yang kompeten untuk mendapat tindakan perbaikan lebih lanjut. 

Lindungi juga alat berat ini dengan asuransi umum dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk mengajukannya!

Mengenal Genset Gas dan Komponennya

Mengenal Genset Gas dan Komponennya

Genset gas merupakan salah satu sumber listrik alternatif yang belakangan ini cukup banyak menarik perhatian masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perangkat yang satu ini. Penggunaannya dianggap bisa menjadi solusi saat kurangnya pasokan listrik atau terjadinya pemadaman listrik.

Penggunaan genset sendiri bukan lagi sesuatu yang baru di kalangan masyarakat. Perangkat yang satu ini tidak hanya sekedar digunakan saat terjadi pemadaman listrik, namun sebagian orang juga menjadikannya sebagai sumber listrik utama mereka, terutama di wilayah yang belum dijangkau oleh PLN.

Apa Itu Genset Gas? 

Genset Gas

Genset Gas adalah perangkat generator yang memanfaatkan gas sebagai bahan bakarnya. Sama seperti jenis genset lainnya, perangkat yang satu ini juga hadir dalam beberapa kapasitas yang berbeda, sehingga bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan daya listrik itu sendiri. 

Genset gas menggunakan bahan bakar gas jenis CNG maupun LPG yang cukup populer di pasaran. Namun penggunaan genset gas untuk skala kecil (rumah tangga dan UMKM) pada umumnya menggunakan gas LPG yang pada dasarnya memang lebih mudah ditemukan di pasaran. 

Sedangkan genset gas yang menggunakan bahan bakar CNG (Compressed Natural Gas) pada umumnya hanya digunakan di pabrik atau perusahaan besar saja, sebab jenis gas yang satu ini memang tidak diedarkan secara luas dan hanya diperuntukkan untuk penggunaan tertentu saja. 

Meski dikenal ramah lingkungan dan hanya mengeluarkan gas emisi yang minim saja, penggunaan genset gas masih terbilang rendah di tanah air. Harga yang tinggi menjadi salah satu alasan di balik hal tersebut, mengingat jenis genset lainnya memang bisa ditemukan dengan harga yang lebih ramah di kantong. 

Pada umumnya, masyarakat akan lebih tertarik untuk membeli genset yang harganya lebih ramah di kantong biaya penggunaannya juga rendah. Selain itu, akses yang mudah untuk mendapatkan bahan bakar genset itu sendiri juga kerap menjadi pertimbangan.

Baca Juga: Genset Diesel: Fungsi, Jenis dan Cara Merawatnya

Kelebihan dan Kekurangan Genset Gas 

Genset gas biasanya banyak dimanfaatkan dalam perusahaan-perusahaan besar yang membutuhkan tenaga listrik tambahan dengan kapasitas besar. Selain itu, perusahaan atau kantor yang membutuhkan tingkat kebisingan rendah juga kerap menjadikan perangkat ini sebagai pilihan. 

Namun sebagaimana perangkat genset pada umumnya, genset gas juga tentu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Hal ini patut menjadi pertimbangan dalam memilih perangkat yang satu ini, terutama jika ini baru akan menjadi pembelian genset pertama yang dilakukan. 

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan genset gas yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan: 

Kelebihan Genset Gas:

Lebih Ramah LingkunganGenset gas menggunakan bahan bakar gas dan hanya mengeluarkan gas emisi yang rendah, sehingga perangkat yang satu ini lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan jenis genset lainnya. Ini bisa menjadi pertimbangan tepat bagi yang menginginkan perangkat-perangkat yang ramah lingkungan.
Tingkat Kebisingan RendahSuara genset pada umumnya cukup keras, namun tidak dengan genset gas. Perangkat ini bisa bekerja dengan baik dan hanya mengeluarkan tingkat kebisingan yang rendah. Hal ini akan membuat kondisi lingkungan di sekitarnya tenang, sehingga genset ini aman untuk digunakan di area-area yang membutuhkan tingkat ketenangan tinggi.
Lebih Hemat Bahan BakarSebagaimana jenis genset lainnya, genset gas ini tentu membutuhkan bahan bakar untuk menggerakkan mesinnya. Namun perangkat yang satu ini termasuk mesin yang hemat bahan bakar. Konsumsi bahan bakarnya lebih rendah, jika dibandingkan dengan penggunaan jenis genset lainnya di pasaran.
Biaya Perawatan MurahGenset gas juga tidak membutuhkan perawatan yang rumit, sehingga kebutuhan yang satu ini tidak akan menghabiskan banyak biaya. Biaya perawatan yang minim seperti ini tentu bisa jadi salah satu pertimbangan untuk memilih perangkat ini sebagai sumber listrik cadangan.

Kekurangan Genset Gas:

Harga Lebih TinggiHarga genset gas masih cukup tinggi di pasaran, bahkan lebih tinggi dari jenis genset lainnya. Hal ini seringkali menjadi pertimbangan orang untuk memilih perangkat yang satu ini, mengingat selisih harganya memang cukup jauh.
Bahan Bakar Sulit di Beberapa DaerahGenset yang satu ini menggunakan gas sebagai bahan bakarnya. Namun pada kenyataannya, gas tidak selalu mudah ditemukan di sejumlah wilayah di tanah air. Beberapa daerah mungkin saja memiliki pasokan gas yang memadai dan mudah didapatkan, namun sejumlah wilayah lain nya justru sebaliknya.   
Kapasitas Tidak Sekuat DieselJika dibandingkan dengan genset diesel, genset gas ini memiliki kapasitas yang lebih kecil. Hal ini tentu mempengaruhi besaran daya listrik yang bisa dihasilkan perangkat tersebut. Kapasitasnya yang kecil seperti ini juga membuat genset gas sulit digunakan untuk kebutuhan listrik yang sangat besar. 

Baca Juga: Jangkar Kapal: Pengertian, Jenis, dan Komponennya

Apa Saja Komponen Genset?

Genset Gas

Sebagaimana perangkat mesin lainnya, genset juga memiliki sejumlah komponen penting di dalamnya. Masing-masing komponen inilah yang akan bekerja dan membuat genset bisa menghasilkan aliran listrik yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan.

Berikut ini adalah beberapa komponen yang terdapat pada genset dan membuat perangkat tersebut bekerja: 

MotorIni merupakan sumber tenaga mekanik yang akan mendukung kinerja alternator yang terdapat pada genset, sehingga bagian tersebut bisa menghasilkan listrik.
Speed Level Komponen ini adalah perangkat mekanis yang terdapat pada genset dan didesain untuk mengubah maupun mempertahankan kecepatan mesin yang tetap konstan relatif. Kecepatan mesin ini akan berkaitan langsung ke mesin alternator yang terdapat pada genset. 
Sistem Kelistrikan MotorKomponen ini terdiri dari beberapa bagian, antara lain: perangkat alarm, sensor, motor starter listrik, dan baterai. Komponen kelistrikan ini memiliki fungsi sebagai kontrol atas tanda-tanda vital yang terjadi pada genset, seperti: saklar suhu, aki, tekanan oli, dan yang lainnya. 
Sistem PendinginKomponen yang satu ini merupakan salah satu yang terpenting, sebab ini akan menjaga kondisi mesin genset tetap dingin dan bisa bekerja dengan baik, bahkan dalam waktu yang panjang sekalipun. Komponen ini berupa kipas dengan kapasitas yang besar dan mampu menarik udara dingin dari luar mesin, sehingga kondisi mesin tetap dingin dan aman selama digunakan.
AlternatorKomponen yang satu ini akan bertugas untuk menghasilkan daya listrik pada genset. Kekuatan yang dihasilkan akan sesuai dengan kapasitas yang sudah tercantum pada alternator dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan genset itu sendiri.
Isolasi GetaranIsolasi getaran merupakan komponen yang memiliki bantalan khusus untuk meminimalisir getaran yang timbul akibat kinerja mesin genset, sehingga perangkat tersebut bisa tetap bekerja secara maksimal. Komponen yang satu ini biasanya ditempatkan pada dasar motor/ alas mesin genset itu sendiri.
Peredam SuaraIni merupakan komponen yang dipasang untuk meminimalisir tingkat kebisingan suara yang timbul selama genset bekerja. Penggunaan komponen ini akan membuat suara genset lebih senyap dan tidak menimbulkan kebisingan yang tinggi selama sedang digunakan.
Sistem KendaliIni merupakan komponen yang memiliki fungsi sebagai pengendali operasi di mesin genset. Sistem kendali manual ini akan membantu untuk menghindari terjadinya malfungsi pada mesin genset, sehingga perangkat tersebut bisa tetap bekerja dengan baik selama digunakan.
Saklar Keluaran OtomatisSaklar keluaran otomatis ini memiliki fungsi sebagai pelindung pada alternator. Pada umumnya sakelar ini biasanya dibuat sesuai dengan modal dan laju keluaran, di mana komponen ini akan dikendalikan secara manual. Namun pada genset yang menggunakan kendali otomatis, maka alternator genset akan dilindungi oleh bagian kontaktor.
PompaPompa yang terdapat pada genset memiliki fungsi sebagai pemasok bahan bakar genset ke dalam tangki perangkat tersebut. Komponen ini akan menjadi aktif saat bahan bakar genset telah mencapai level minimumnya, sehingga pompa akan memberi perintah untuk segera mengisi kembali bahan bakar genset tersebut.

Baca Juga: Black Box Pesawat: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Genset Gas Bisa Penuhi Kebutuhan Listrik dengan Baik 

Genset gas merupakan jenis generator yang menggunakan gas sebagai bahan bakarnya. Dikenal sebagai genset yang ramah lingkungan, perangkat yang satu ini juga hanya memiliki tingkat kebisingan yang minim. Genset gas juga memiliki kemampuan yang baik untuk memenuhi pasokan listrik, sehingga tidak ada salahnya menjadikan perangkat ini sebagai pilihan. 

Genset gas memiliki peran penting dalam penyediaan energi yang efisien, didukung oleh berbagai komponen utama yang memastikan kinerjanya. Namun, risiko kerusakan atau kehilangan tetap ada dalam penggunaan alat berat seperti genset.

Cermati Protect menawarkan produk asuransi umum yang dapat melindungi genset dan alat berat lainnya dari berbagai risiko, termasuk kerusakan, pencurian, atau kerugian tak terduga, sehingga Anda dapat beroperasi dengan lebih aman dan tenang. Dapatkan informasi selengkapnya untuk produk asuransi umum Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Mengenal Excavator Long Arm yang Populer di Industri Konstruksi 

Mengenal Excavator Long Arm yang Populer di Industri Konstruksi

Excavator long arm merupakan salah satu jenis excavator yang banyak digunakan dalam berbagai industri. Kemampuan yang dimiliki alat berat ini menjadi alasan di balik hal tersebut, terutama untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan berat dan sulit dilakukan dengan tenaga manusia. 

Di dalam praktiknya, alat berat yang satu ini memiliki kemampuan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang berbeda. Hal seperti ini tentu sangat dibutuhkan dalam proyek konstruksi yang biasanya akan membutuhkan sejumlah alat berat untuk berbagai pekerjaan di lokasi proyek. 

Apa Itu Excavator Long Arm

Excavator long arm atau yang juga dikenal dengan nama long reach excavator adalah salah satu jenis mesin konstruksi yang memiliki kemampuan yang baik untuk melakukan berbagai pekerjaan, seperti: penggalian tanah, pengangkutan material, memuat material, dan yang lainnya. 

Kemampuannya yang beragam membuat alat berat yang satu ini memiliki peran yang penting di dunia konstruksi itu sendiri. Di dalam pengerjaan proyek konstruksi, excavator akan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan berat dan terbilang sulit untuk dijangkau. 

Alat berat ini diciptakan oleh Richard Melhuis untuk pertama kalinya di tahun 1970 silam. Pria tersebut menciptakan excavator berjenis Hymac 50 BT yang memiliki hidrolik 360, di mana alat berat ini pada awalnya dimanfaatkan untuk membantu menggali saluran air. 

Di dalam perkembangannya, excavator telah mengalami banyak pengembangan, sehingga bisa menangani lebih banyak pekerjaan. Tidak hanya sekedar mempermudah proses penggalian, alat berat ini juga banyak dimanfaatkan untuk memindahkan material dan yang lainnya. 

Baca Juga: Spesifikasi Alat Berat Excavator dan Shovel

Apa Saja Fungsi Excavator Long Arm?

Pada dasarnya, fungsi yang dimiliki excavator long arm sama saja dengan jenis excavator lainnya. Namun excavator yang satu ini memiliki jangkauan lengan yang lebih panjang, sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang terbilang sulit untuk dijangkau. 

Berikut ini adalah beberapa fungsi alat berat excavator long arm yang perlu dipahami dengan baik: 

1. Penggalian Lubang yang Dalam 

Excavator long arm memiliki fungsi yang baik saat digunakan untuk menggali lubang, bahkan lubang dengan tingkat kedalaman yang besar. Alat berat yang satu ini bisa dimanfaatkan untuk menggali berbagai kepentingan proyek konstruksi, seperti: penggalian parit, penggalian pondasi, penggalian saluran air, dan yang lainnya. 

2. Penggalian Area yang Sulit Dijangkau

Excavator long arm memiliki lengan panjang yang memungkinkannya memiliki jangkauan yang lebih luas. Hal ini memungkinkan alat berat ini melakukan penggalian di area yang sulit dijangkau, seperti rawa, sungai, area bawah jembatan, dan yang lainnya.  

3. Pembersihan dan Pemeliharaan 

Excavator long arm juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan lokasi proyek, termasuk area perairan dangkal yang ada di kawasan proyek. Selain itu, alat berat ini juga bisa digunakan untuk membantu proses pemeliharaan saluran air, sehingga berbagai material dan sampah tidak menghambat saluran tersebut. 

4. Pengangkatan 

Sebagai alat berat yang memiliki lengan panjang, excavator long arm bisa digunakan untuk mengangkat barang-barang yang memiliki bobot berat, termasuk untuk merobohkan bangunan maupun tiang-tiang yang sekiranya tidak akan dipergunakan lagi. 

Baca Juga: 10 Macam Aksesoris Excavator yang Wajib Dilirik

Komponen-Komponen Excavator Long Arm

Sebagaimana alat berat pada umumnya, excavator long arm juga memiliki sejumlah komponen penting. Berbagai komponen inilah yang akan bekerja sesuai dengan fungsinya, sehingga alat berat ini bisa digunakan dengan sebagaimana mestinya. 

Berikut ini adalah beberapa komponen yang terdapat pada alat berat excavator long arm

  • Demolition excavator: ini merupakan kaca jendela yang terdapat pada kabin excavator dan berfungsi untuk melindungi operator saat menjalankan tugasnya. Pada umumnya, demolition ini dibuat dari kaca anti peluru dan memiliki kualitas yang lebih baik dari kaca yang digunakan pada jenis alat berat lainnya. 
  • Counterweight: ini merupakan penyeimbang yang memiliki ukuran besar dan akan berfungsi untuk menjaga keseimbangan pada bagian arm saat mesin excavator melakukan proses penggalian.  
  • Cab: ini merupakan area di mana operator akan duduk dan menjalankan tugasnya untuk mengendalikan mesin excavator. Bagian ini juga dilengkapi dengan sistem kendali, monitor dan yang lainnya. 
  • Long Arm: ini adalah lengan panjang yang memungkinkan excavator menjangkau area-area yang sulit dan jauh. Long arm menjadi komponen yang membedakan jenis alat berat ini dengan excavator lainnya. 
  • Boom: ini adalah komponen yang menghubungkan lengan excavator dengan bagian mesin. Boom akan memungkinkan lengan panjang excavator bergerak dengan leluasa, baik itu ke atas maupun ke bawah. 
  • Bucket: ini adalah alat yang dipasang pada bagian ujung long arm dan akan berfungsi untuk menggali, mengangkut, dan juga memindahkan berbagai material.  
  • Track: komponen yang satu ini dikenal sebagai roda dan terdiri dari berbagai jenis yang berbeda. Roda akan memberi stabilitas ekstra ketika excavator digunakan pada medan-medan yang tidak rata atau bergelombang. 
  • Engine: komponen yang satu ini merupakan sumber daya utama yang digunakan untuk menjalankan excavator. Mesin akan bertugas untuk menghasilkan daya yang dibutuhkan untuk menggerakkan seluruh komponen dalam alat berat ini. 

Baca Juga: Alat Berat Excavator: Fungsi, Jenis, Harga, dan Cara Kerja

Jenis-Jenis Excavator Lainnya

Excavator merupakan salah satu jenis alat berat yang banyak digunakan dalam proyek konstruksi. Dikenal memiliki banyak fungsi sekaligus dalam pengerjaan proyek konstruksi, alat berat yang satu ini juga memiliki banyak jenis yang berbeda.

Berikut ini adalah beberapa jenis excavator yang kerap digunakan dalam proyek konstruksi: 

Nama Jenis ExcavatorDeskripsi
Crawler ExcavatorCrawler excavator merupakan alat berat yang memiliki roda penggerak undercarriage dan memiliki beberapa komponen penting, antara lain: backhoe, bucket, dan juga kabin yang berfungsi sebagai ruang kontrol. 

Alat berat ini mampu beroperasi di area-area yang tidak rata, sehingga kerap digunakan untuk mengerjakan penggalian tanah pondasi, pengerukan sungai, dan yang lainnya. Di dalam industri tambang, crawler excavator juga sering digunakan untuk memindahkan berbagai material. 
Hydraulic ExcavatorJenis excavator yang satu ini terbilang multifungsi dan bisa digunakan untuk untuk berbagai pekerjaan. Alat berat ini terbagi dalam 2 bagian, yakni bagian bawah dan bagian juga atas yang bisa berputar hingga 360 derajat, sehingga memungkinkannya lebih mudah untuk mengatur posisi saat bekerja. 

Hydraulic excavator memiliki kapasitas mesin yang besar dan cocok untuk digunakan dalam industri pertambangan. Alat berat ini bisa digunakan untuk melakukan berbagai pekerjaan, antara lain: mengangkut material, mengikis tebing, meratakan are kerja, memecah batu, dan yang lainnya.
Wheeled ExcavatorMenggunakan roda penggerak yang terbuat dari karet, alat berat ini cocok digunakan di area kerja datar dan memiliki kontur keras. Ada banyak pekerjaan yang bisa dilakukan wheeled excavator, termasuk pembuatan parit, penggalian dan juga penimbunan material. 

Untuk mendukung stabilitas kerjanya, alat berat ini juga bisa mengandalkan outrigger yang dimilikinya dengan sistem perpanjangan hidrolik. Meski memiliki mobilitas yang tinggi, wheeled excavator justru mampu meminimalisir terjadinya kerusakan di area-area yang dilaluinya.
Suction ExcavatorAlat berat yang satu ini juga dikenal dengan istilah vacum excavator. Alat ini kerap dipergunakan untuk membantu proses penggalian di area-area yang mudah mengalami keretakan, seperti proyek bawah tanah dan yang lainnya.

Suction excavator dikenal sebagai alat berat yang tidak menimbulkan kerusakan di area rentan retak. Namun di lain sisi, alat berat ini juga tidak dibekali dengan daya hisap yang besar, sehingga tidak cocok untuk digunakan pada proyek-proyek dalam skala besar. 
Dragline ExcavatorJangkauan dragline excavator ini sampai kedalaman 65 meter, dan ini tentu jauh lebih luas dari jangkauan wheeled excavator. Sistem unik tali mengangkatnya membuat alat berat ini mampu melakukan berbagai pekerjaan dengan baik, termasuk penggalian di bawah air. 

Dragline excavator banyak digunakan dalam proyek konstruksi dan juga pertambangan.  Namun ukurannya yang besar menjadi tantangan tersendiri, sebab excavator ini terbilang tidak fleksibel dan tidak memiliki mobilitas yang tinggi. 
Skid Steer ExcavatorIni merupakan jenis excavator yang memiliki ukuran kompak dan cocok untuk digunakan pada area kerja yang sempit. Alat berat ini biasa digunakan untuk membersihkan area kerja, memindahkan material, dan juga pekerjaan ringan lainnya. 

Bucketnya yang kecil membuat alat berat ini lebih fleksibel dan mudah untuk menjangkau area-area yang sulit. Namun penggunaan ban karet pada skid steer excavator ini membuat alat berat tersebut sulit untuk melakukan manuver di area tidak rata, area berlumpur, dan yang lainnya. 

 Excavator Long Arm untuk Pekerjaan Sulit 

Menggunakan excavator long arm merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan pekerjaan proyek dengan cepat. Kemampuan kerja alat berat ini tidak perlu diragukan lagi, bahkan untuk area yang sulit dijangkau sekalipun. Hal ini akan membantu proses pengerjaan proyek jadi lebih cepat dan mudah.

Excavator long arm memiliki keunggulan dalam menangani proyek konstruksi besar dengan jangkauan lebih luas. Namun, perlindungan terhadap alat berat ini penting untuk menghindari kerugian akibat risiko seperti kerusakan atau kehilangan.

Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang dirancang khusus untuk melindungi alat berat seperti excavator dari berbagai risiko, sehingga Anda dapat menjalankan proyek dengan lebih aman dan terhindar dari kerugian yang tidak terduga. Dapatkan informasi selengkapnya untuk produk Asuransi Umum dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Mengenal Hydraulic Excavator dan Sistem Kerjanya

Mengenal Hydraulic Excavator dan Sistem Kerjanya

Hydraulic excavator termasuk salah satu alat berat yang banyak dipakai dalam industri pertambangan dan yang lainnya. Sistem hidrolik yang terdapat pada alat berat yang satu ini merupakan keunikan tersendiri dan bisa membuatnya bekerja dengan baik pada berbagai medan yang berbeda. 

Seperti kebanyakan alat berat pada umumnya, penggunaan hydraulic excavator ini bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Hal ini tentu hanya bisa didapatkan jika alat berat ini digunakan dengan tepat oleh seorang operator yang juga ahli di bidangnya.  

Apa Itu Hydraulic Excavator

Hydraulic Excavator merupakan jenis alat berat yang bekerja dengan mengandalkan sistem hidrolik. Mesin konstruksi yang satu ini memiliki banyak kemampuan sekaligus, mulai dari menggali, mengangkat, dan bahkan mengangkut berbagai material.

Kemampuan yang dimiliki hydraulic excavator menjadi salah satu alasan mengapa alat berat ini cukup banyak digunakan dalam proyek konstruksi. Selain itu, alat berat ini juga kerap digunakan dalam industri pertambangan yang biasanya identik dengan proses penggalian dan pemindahan material tambang. 

Hydraulic excavator merupakan mesin yang menggunakan sistem hidrolik untuk menggerakkan berbagai komponen yang terdapat padanya, seperti: bagian lengan, rantai, keranjang dan yang lainnya. Sistem inilah yang pada akhirnya membuat excavator bisa bekerja dengan efisien dan presisi.

Pada umumnya, sistem hidrolik pada alat berat ini terdapat di bagian lengan yang menggunakan bilah di sisi ujungnya. Lengan yang dipasang inilah yang pada akhirnya bergerak dengan kemampuan berputar sampai 360º. Kemampuan yang unik ini memungkinkan hydraulic excavator bisa bekerja di berbagai medan.

Baca Juga: Memahami Arti PC pada Excavator & Spesifikasinya

Jenis–Jenis Excavator 

Penggunaan excavator sudah banyak dilakukan sejak puluhan tahun lalu. Alat berat ini dianggap bisa memberikan kemudahan dalam menangani berbagai pekerjaan yang berat. Selain itu, penggunaan alat berat ini tentu akan menghemat tenaga dan sekaligus biaya.Secara garis besar, excavator sendiri bisa dibedakan menjadi 2 jenis, antara lain:

Wheel Excavator Ini merupakan jenis excavator yang digunakan pada medan atau area yang berkontur padat dan rata. Hal ini membuat penggunaan wheel excavator ini sedikit terbatas, sebab bentuk desain dan bobotnya membuatnya sulit dibawa ke medan-medan yang terjal dan tidak rata. 

Wheel excavator memiliki 4 buah roda dengan ukuran yang besar. Alat berat ini akan sulit untuk digunakan pada area-area yang bergelombang, sehingga lebih sering digunakan dalam pembangunan jalan raya dan area kerja rata lainnya. 
Crawler Excavator Crawler excavator merupakan jenis excavator yang didesain mampu menjangkau dan melalui medan-medan yang bergelombang dan tidak rata. Bukan hanya itu saja, alat berat yang satu ini bahkan bisa digunakan dengan baik di area yang berlumpur sekalipun.

Kemampuannya tersebut membuat crawler excavator menjadi salah satu alat berat yang banyak digunakan di industri pertambangan, di mana lokasinya biasanya berada pada medan sulit. Selain itu, alat berat ini juga banyak digunakan untuk kebutuhan proyek konstruksi.

Namun sebagaimana penggunaan alat berat pada umumnya, penggunaan excavator ini tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan dan lokasi kerjanya. Hal ini akan memungkinkan alat berat tersebut bisa bekerja secara maksimal dan sesuai dengan harapan. 

Jenis Sistem Hydraulic Excavator

Sebagaimana alat berat lainnya, excavator tentu memiliki berbagai komponen yang memungkinkan alat berat tersebut bekerja sistematis. Sistem hidrolik yang terdapat pada excavator merupakan bagian penting yang membuat alat berat ini mampu memberikan kinerja terbaik.

Berikut ini adalah beberapa jenis sistem hydraulic excavator yang perlu dipahami dengan baik:  

Hidrolik SilinderHidrolik silinder merupakan jenis alat kerja yang memiliki fungsi untuk menggerakkan beberapa bagian pada excavator, antara lain: bagian boom, stick, dan juga bucket silindernya.
Swing Motor dan DriveSwing motor dan drive merupakan jenis hidrolik yang bekerja dengan bantuan oli hidrolik yang diatur oleh bagian control valve, dimana hal ini kemudian membuat bagian swing dan drive bekerjasama untuk memutar excavator.
Travel Motor dan Final DriveTravel motor dan final drive ini bergerak dengan bantuan oli hidrolik yang berasal dari control valve dan swivel  joint, sehingga komponen ini bisa membuat excavator melakukan gerakan maju dan mundur.   

Bagian – Bagian Sistem Hydraulic

Sistem hidrolik yang terdapat pada excavator tentu akan membuat alat berat tersebut mampu bergerak dengan leluasa. Hal tersebut dibutuhkan untuk mempermudah hydraulic excavator bisa menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang diinginkan oleh operator. 

Sistem hidrolik pada excavator sendiri memiliki 2 bagian yang penting, antara lain: 

Attachment

Attachment merupakan bagian dari sistem hydraulic yang terdiri dari komponen berikut ini: 

  • Boom : ini adalah komponen yang menghubungkan base frame ke arm yang panjang, sehingga kemudian bagian tersebut bisa digerakkan oleh boom cylinder
  • Arm : ini merupakan komponen yang menghubungkan boom ke bagian bucket, di mana komponen ini akan digerakkan oleh arm cylinder
  • Bucket : ini merupakan komponen yang terhubung dengan material saat loading, di mana komponen ini digerakkan oleh bucket cylinder

Base Machine

Base machine merupakan bagian dari sistem hydraulic yang terdiri dari beberapa bagian berikut: 

  • Base frame : ini adalah bagian atas dari cabin, counter weight, dan komponen yang lainnya.  
  • Track frame : ini merupakan bagian center frame dan juga crawler frame yang berfungsi untuk mendukung aktivitas operasional. 
  • Track shoe : ini merupakan komponen berupa roda rantai besi atau roda ban yang mampu membuat sistem hydraulic bergerak. 

Baca Juga: Spesifikasi Alat Berat Excavator dan Shovel

Cara Kerja Sistem Hydraulic pada Excavator

Sistem hidrolik yang ada excavator memiliki peran penting untuk menjalankan berbagai fungsi yang ada pada mesinnya. Hal ini bekerja dengan menggunakan prinsip penerapan tekanan fluida yang didapatkan dari oli hidrolik untuk menggerakkan komponen-komponen yang terdapat pada mesin. 

Berikut ini adalah beberapa langkah kerja sistem hidrolik yang terdapat pada excavator

1. Pompa Hidrolik 

Langkah pertama diawali oleh pompa hidrolik yang memompakan oli ke dalam sistem itu sendiri. Pompa ini akan menghasilkan tekanan tinggi yang dibutuhkan untuk menggerakkan komponen-komponen hidrolik.  

2. Klep Kontrol

Oli yang dipompakan dialirkan lewat katup kontrol yang terdapat pada mesin. Katup inilah yang akan mengontrol aliran oli tersebut dan juga tekanan yang dibutuhkan untuk menggerakkan komponen-komponen yang terdapat di dalam alat berat tersebut. 

Cairan atau yang dikenal dengan sebutan fluida bisa menghasilkan energi hidrolik merupakan jenis oli yang memiliki banyak keunggulan, seperti tahan terhadap korosi dan api, bahkan tahan terhadap cuaca dingin. 

3. Silinder Hidrolik

Pada saat alat berat dihidupkan, maka mesin diesel akan memutar bagian pompa yang akhirnya menimbulkan energi hidrolik. Silinder hidrolik memiliki fungsi sebagai pengubah tekanan hidrolik menjadi sebuah gerakan yang mekanis. 

Ketika tekanan oli diterapkan ke silinder, maka piston akan mulai bergerak dan hal ini akan sekaligus menggerakkan komponen-komponen yang berkaitan dengan bagian silinder, seperti arm excavator dan bagian yang lainnya. 

4. Energi Mekanis

Pada saat fluida sudah memasuki setiap komponen, maka energi hidrolik berubah menjadi energi mekanis, sehingga bisa menghasilkan gerakan. Setelah tahap tersebut, maka operator bisa menggunakan tuas untuk mengatur dan mengoperasikan excavator sesuai dengan kebutuhan. 

Baca Juga: Excavator PC 75: Pengertian, Jenis dan Keunggulannya

Keunggulan Hydraulic Excavator 

Berikut ini adalah beberapa keunggulan yang dimiliki oleh alat berat hydraulic excavator

  • Hydraulic excavator dikenal sebagai alat berat yang memiliki kekuatan serta daya tahan yang cukup besar, sehingga alat ini mampu menggali dan memindahkan material dengan sangat baik. 
  • Sistem hidrolik yang terdapat pada alat berat mampu memberi kontrol yang tinggi dan akurat pada setiap gerakan mesin, sehingga membuat operator lebih mudah menjalankan pekerjaannya dengan akurat. 
  • Hydraulic excavator memiliki mobilitas yang tinggi dan bisa digunakan pada berbagai medan, termasuk yang sulit sekalipun. 
  • Jenis excavator tertentu juga bisa digunakan untuk penanganan proyek di dalam terowongan, termasuk penggalian tambang maupun konstruksi lainnya. 

Hydraulic Excavator untuk Pekerjaan Sulit 

Hidrolik excavator merupakan salah satu alat berat yang banyak digunakan pada proyek konstruksi dan pertambangan. Alat berat yang satu ini bisa melakukan beberapa pekerjaan yang berbeda, bahkan pada medan sulit sekalipun. Selain membuat pekerjaan menjadi lebih mudah, penggunaannya juga akan menghemat waktu dan tenaga.

Hydraulic excavator merupakan alat berat penting dengan sistem kerja yang efisien untuk berbagai proyek konstruksi. Namun, risiko kerusakan dan kehilangan alat berat tidak dapat diabaikan. Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum yang dirancang khusus untuk melindungi hydraulic excavator dan alat berat lainnya dari berbagai risiko, seperti kerusakan atau pencurian, sehingga Anda dapat menjalankan proyek dengan lebih aman dan tanpa khawatir akan kerugian yang tidak terduga.

Dapatkan informasi selengkapnya mengenai produk asuransi umum terbaik dari Cermati Protect dengan mengisi formulir berikut ini!

Mengenal Alat Berat Ramah Lingkungan yang Semakin Banyak Digunakan

Mengenal Alat Berat Ramah Lingkungan yang Semakin Banyak Digunakan

Alat berat ramah lingkungan menjadi salah satu solusi yang diharapkan bisa meminimalisir tingkat kerusakan lingkungan. Sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia sendiri menjadi wilayah yang sangat banyak menggunakan berbagai jenis alat berat.

Penggunaan berbagai alat berat ini menyumbang cukup banyak gas emisi karbon yang pada akhirnya berkontribusi menimbulkan pemanasan global. Hal inilah yang menjadi pertimbangan, mengapa sangat penting untuk menggunakan alat berat yang lebih ramah lingkungan.

Apa itu Alat Berat Ramah Lingkungan?

Alat Berat Ramah Lingkungan 

Alat berat ramah lingkungan merupakan jenis alat berat yang didesain secara khusus untuk menggunakan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, jika dibandingkan dengan alat berat pada umumnya. Penggunaan bahan bakar yang efisien ini akan meminimalisir emisi karbon selama penggunaannya. 

Penggunaan alat berat di tanah air terbilang sangat tinggi, terutama untuk sektor pembangunan, pertambangan dan juga perkebunan. Indonesia bahkan tercatat sebagai salah satu negara penyumbang gas emisi terbesar di dunia, yakni sampai 2% dari keseluruhan gas emisi yang dihasilkan secara global. 

Jika melihat angka tersebut, maka kita tentu patut khawatir akan terjadinya kerusakan lingkungan yang semakin parah di masa mendatang. Kondisi ini bisa saja membawa banyak dampak negatif bagi lingkungan, termasuk menimbulkan kerusakan yang membahayakan dalam skala besar. 

Pada dasarnya, emisi gas rumah kaca sendiri bisa ditimbulkan oleh banyak hal, seperti: jumlah penggunaan kendaraan bermotor yang sangat tinggi, jumlah pabrik yang terlalu banyak, termasuk penggunaan alat-alat berat dalam jumlah besar pada berbagai sektor industri. 

Sedangkan dampak yang ditimbulkan oleh emisi gas rumah kaca ini juga sangat mengkhawatirkan, antara lain: terjadinya pemanasan global, terjadinya kenaikan pada permukaan air laut, meningkatnya jumlah curah hujan, terjadinya banjir rob di kawasan pesisir, dan yang lainnya. 

Di antara banyak upaya yang dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan, penggunaan alat berat yang ramah lingkungan diharapkan bisa memberikan perubahan positif. Namun sebagaimana penerapan peralatan modern pada umumnya, pengadaan alat berat berjenis seperti ini tentu akan membutuhkan biaya yang lebih besar. 

Di lain sisi, produsen alat-alat berat berupaya dengan keras untuk menciptakan berbagai peralatan yang lebih canggih dan ramah lingkungan. Hal ini akan memberi peluang bagi perusahaan-perusahaan pengguna alat berat untuk lebih mudah mendapatkan alat berat yang ramah lingkungan di tanah air. 

Baca Juga: Jenis Alat Berat Untuk Konstruksi Jalan, Ada Apa Saja?

Keuntungan Penggunaan Alat Berat Ramah Lingkungan

Mengurangi jumlah gas emisi global merupakan tugas seluruh elemen masyarakat, termasuk para pebisnis yang menggunakan berbagai alat berat. Tingkat kerusakan lingkungan yang semakin tinggi adalah peringatan keras bagi kita untuk lebih bijak dalam menjalankan praktik bisnis yang lebih baik kedepannya.

Dibutuhkan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang lebih parah, salah satunya dengan penggunaan alat berat daur ulang yang ramah lingkungan. Hampir sama dengan penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan lainnya, penggunaan alat berat ini juga akan lebih menguntungkan.

Selain itu, sejumlah perusahaan alat berat juga gencar menciptakan berbagai alat berat yang berkelanjutan. Berbagai alat berat ini ini tentu akan menerapkan teknologi terkini yang memungkinkannya lebih ramah terhadap lingkungan dan minim kontribusi terhadap emisi gas rumah kaca. 

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari penggunaan alat berat daur ulang yang ramah lingkungan: 

1. Harga yang Lebih Murah 

Pengadaan alat berat daur ulang yang memberikan keuntungan tersendiri bagi perusahaan. Harga alat berat ini pada umumnya lebih murah, jika dibandingkan dengan harga alat berat yang baru. Perusahaan bisa menghemat biaya pembelian alat berat ini, sehingga dana yang tersisa bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya. Hal ini akan memungkinkan perusahaan bisa berkembang dengan lebih pesat.

2. Penggunaan Bahan Bakar yang Lebih Efisien 

Alat berat daur ulang juga akan menggunakan bahan bakar secara efisien, namun tetap bisa memberikan kinerja yang baik selama penggunaannya. Hal ini mungkin tampak sederhana, namun bisa memberikan dampak positif pada gas emisi buangannya. Semakin sedikit penggunaan bahan bakarnya, maka emisi gas rumah kaca yang ditimbulkan juga tentu akan semakin kecil, dan hal ini akan berdampak positif untuk mencegah pemanasan global. 

3. Memenuhi Tanggung Jawab Sosial 

Penggunaan alat berat yang ramah lingkungan akan memungkinkan perusahaan bisa memenuhi tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat luas. Kontribusi dalam mencegah kerusakan lingkungan merupakan salah satu bukti praktik bisnis yang etis dan sehat. Hal ini bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya dengan menggunakan alat-alat berat yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan banyak polusi. 

4. Memaksimalkan Keuntungan Perusahaan

Penggunaan alat berat daur ulang yang ramah lingkungan akan memungkinkan perusahaan mengeluarkan biaya pembelian yang lebih kecil, jika dibandingkan dengan pengadaan alat berat dalam kondisi baru. Hal ini sekaligus akan memungkinkan perusahaan memaksimalkan keuntungan dari bisnis yang sedang mereka jalankan. Semakin kecil pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan, maka akan semakin banyak juga uang yang bisa dihemat. 

5. Meningkatkan Kualitas Produk 

Saat menggunakan alat berat yang ramah lingkungan, maka perusahaan memiliki peluang untuk menghasilkan produk-produk yang berkelanjutan. Hal ini akan berpeluang meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan, sehingga produk tersebut bisa memiliki nilai jual yang lebih baik, jika dibandingkan dengan produk sejenis lainnya yang ada di pasaran.  

Baca Juga: 10 Jenis Alat Berat untuk Konstruksi Bangunan

Tips Penggunaan Alat Berat Ramah Lingkungan 

Alat Berat Ramah Lingkungan 

Pada dasarnya, ada banyak perusahaan alat berat yang sudah mengeluarkan produk-produk alat berat yang ramah lingkungan. Hal ini tentu akan memudahkan dan menjadi keuntungan tersendiri, di mana ada banyak produk alat berat ramah lingkungan yang bisa ditemukan di pasaran. 

Namun sebagaimana pembelian peralatan lainnya, sangat penting untuk jeli dalam memilih alat berat ramah lingkungan ini sejak awal. Hal ini untuk memastikan bahwa peralatan tersebut kelak bisa digunakan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa tips penggunaan alat berat yang ramah lingkungan: 

1. Pilih yang Memenuhi Standar Emisi 

Sebagaimana yang dijabarkan di atas, ada banyak perusahaan yang mengeluarkan alat berat yang ramah lingkungan. Namun jika menginginkan yang terbaik, maka pastikan untuk memilih alat berat ramah lingkungan yang sudah memenuhi standar emisi dengan baik. Selain itu, pastikan juga alat berat tersebut sudah mematuhi semua regulasi terkait lingkungan yang ditetapkan oleh pihak berwenang. 

2. Pilih yang Penggunaan Bahan Bakarnya Efisien 

Penggunaan bahan bakar yang efisien akan memungkinkan alat berat mengeluarkan gas emisi yang rendah, sehingga tidak menimbulkan pencemaran yang buruk bagi lingkungan. Penting untuk memilih alat berat yang menggunakan bahan bakar secara efisien sejak awal. 

3. Pertimbangkan yang Menggunakan Teknologi Hybrid 

Jika memungkinkan pilihlah alat berat ramah lingkungan yang menggunakan teknologi hibrida (listrik) di dalam penggunaannya. Alat berat yang seperti ini akan meminimalisir emisi gas buangan dan sekaligus mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang menimbulkan banyak polusi. 

Namun jika membeli alat berat yang menggunakan bahan bakar jenis diesel, maka pastikan untuk menggunakan diesel yang sudah memiliki formula lebih bersih, sehingga tidak menimbulkan banyak polusi di dalam penggunaannya.

4. Lakukan Perawatan Rutin 

Sama seperti penggunaan mesin pada umumnya, alat berat ramah lingkungan juga akan membutuhkan pemeliharaan secara berkala. Lakukanlah perawatan rutin dan pantau juga kinerja alat berat tersebut. Hal ini akan memudahkan pengawasan dan perawatan atau perbaikan (jika sewaktu-waktu tindakan tersebut dibutuhkan).

5. Lakukan Pelatihan Operator 

Penggunaan alat berat ramah lingkungan yang baik tentu harus dilakukan oleh seorang operator yang andal. Penting untuk memberikan pelatihan yang memadai kepada operator, sebelum akhirnya yang bersangkutan mengoperasikan alat berat. Selain keselamatan, operator juga harus memiliki pemahaman yang baik terkait pencegahan kerusakan lingkungan saat menggunakan alat berat. 

Baca Juga: 7 Kerusakan Alat Berat yang Wajib Diwaspadai

Gunakan Alat Berat Ramah Lingkungan dan Aman

Penggunaan alat berat ramah lingkungan merupakan kebutuhan tersendiri dalam berbagai industri. Selain mencegah terjadinya kerusakan lingkungan, alat berat ini juga diharapkan bisa membantu pengusaha untuk berkontribusi dalam mengurangi gas emisi karbon. Pilih dan gunakan alat berat ramah lingkungan yang tepat sebagai kontribusi nyata terhadap lingkungan dan bumi yang lebih baik.

Penggunaan alat berat ramah lingkungan adalah langkah positif menuju keberlanjutan industri. Namun, untuk melindungi investasi Anda dari berbagai risiko, asuransi alat berat menjadi sangat penting. Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum terbaik yang dirancang untuk melindungi alat berat, termasuk yang ramah lingkungan, dari berbagai risiko seperti kerusakan dan kehilangan, sehingga Anda dapat beroperasi dengan lebih aman dan tenang.

Silahkan isi formulir dibawah ini untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai produk asuransi umum Cermati Protect