Mengenal Excavator PC 200 yang Banyak Diminati di Indonesia

Mengenal Excavator PC 200 yang Banyak Diminati di Indonesia

Excavator PC 200 merupakan salah satu jenis excavator yang sangat populer dan banyak diminati di tanah air. Tidak hanya dalam industri konstruksi saja, alat berat yang satu ini juga banyak digunakan dalam industri pertambangan dan juga perkebunan. 

Kapasitasnya yang besar merupakan kelebihan tersendiri, sebab hal ini memungkinkan PC 200 bekerja di medan yang sulit sekalipun. Hal ini tentu menjadi pertimbangan banyak pelaku industri untuk memasukkan alat berat ini ke dalam daftar peralatan wajib mereka. 

Apa Itu Excavator PC 200? 

Excavator PC 200 adalah mesin berat yang bisa dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan penggalian maupun pengerukan tanah dan material lainnya. Kemampuan tersebut membuat alat berat yang satu ini banyak digunakan dalam industri yang memiliki skala besar. 

Alat berat ini tidak hanya digunakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan pertambangan saja. Namun sebaliknya, kemampuannya yang mumpuni juga banyak dimanfaatkan dalam perkebunan sawit, sebab alat ini dianggap bisa mempermudah proses penyiapan lahan dan yang lainnya. 

Excavator PC 200 merupakan jenis excavator yang sudah dibekali dengan berbagai fitur canggih dan terkini. Peralatan ini memiliki kapasitas yang terbilang besar, sehingga cocok digunakan untuk berbagai pekerjaan berat yang membutuhkan tenaga besar. 

Berbagai fitur canggih yang terdapat di dalam alat berat ini akan sangat mendukung dan mempermudah operator untuk mengendalikan mesin dan menyelesaikan berbagai pekerjaan dengan aman dan lancar. Hal ini tentu penting, mengingat risiko kerja seorang operator alat berat saat berada di lapangan juga terbilang tinggi.

Deskripsi dan Kapasitas Excavator PC 200 

Sebagaimana jenis alat berat lainnya, excavator juga hadir dalam beberapa jenis yang berbeda. Hal ini tentu akan menjadi keuntungan tersendiri bagi pihak-pihak yang membutuhkannya, sebab ada banyak varian produk ini yang bisa dijadikan sebagai pilihan. 

Excavator PC 200 memiliki bobot yang sangat besar, yakni sekitar 20 ton di luar bucket atau alat pendukung yang akan dipasangkan padanya, sebab masing-masing alat pendukung ini juga memiliki berat yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. 

Bukan hanya itu saja, material yang digunakan untuk membuat buket atau alat bantu ini bisa saja berbeda-beda, di mana hal ini juga akan mempengaruhi bobot peralatan pendukung tersebut ketika digunakan, termasuk mempengaruhi daya angkut excavator itu sendiri. 

Bucket yang digunakan pada excavator PC 200 pada umumnya memiliki kapasitas 1 – 1,2 meter kubik. Kapasitas yang besar seperti ini memungkinkan bucket alat berat ini mampu menampung material dalam jumlah besar. Hal ini juga sekaligus mempermudah proses pemindahan material jadi lebih cepat. 

Untuk mendukung performa dan daya angkut alat berat ini saat digunakan di lapangan, biasanya excavator PC 200 menggunakan mesin diesel dengan kapasitas 6,7 liter. Sedangkan untuk tangki bahan bakarnya berkapasitas cukup besar, yakni sekitar 400 liter. 

Excavator PC 200 memiliki lengan (boom) sepanjang 6,45 – 6,9 meter dan memiliki tongkat (arm) sepanjang 2,9 – 3,35 meter. Selain itu, alat berat ini juga dilengkapi dengan sasis (undercarriage) dengan jenis pelacak (crawler) yang banyak digunakan pada berbagai jenis alat berat. 

Alat berat ini memiliki dimensi panjang sebesar 9.475 mm dengan dimensi lebarnya sebesar 2.980 mm, dan tingginya sebesar 3.130 mm. Sedangkan tekanan hidrolik yang digunakan pada excavator PC 200 adalah sebesar 35.3 MPa.

Kapasitas yang dimiliki oleh excavator PC 200 adalah seperti dijelaskan berikut ini: 

  • Daya gali yang dimiliki oleh buket (keranjang/ alat gali excavator) adalah sekitar 1.250 – 1.350 Kg, sedangkan kecepatan galinya adalah sekitar 5,6 – 6,6 detik/ siklus. 
  • Daya gali yang dimiliki oleh boom (lengan excavator) adalah sekitar 1.100 -1.200 Kg.
  • Daya gali yang dimiliki oleh arm (tongkat excavator) adalah sekitar 700 – 800 Kg
  • Kecepatan lepas yang dimiliki oleh bucket excavator PC 200 adalah sekitar 3,5 – 4,5 detik/ siklus.
  • Kecepatan gerak maksimum yang dimiliki adalah sekitar 5,5 – 5,9 km/ jam. 

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Bucket Wheel Excavator

Apa Saja Keunggulan Excavator PC 200

Penggunaan excavator PC 200 tentu bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Alat ini akan membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan penggalian maupun pengerukan yang berat dan sulit dikerjakan dengan menggunakan tenaga manusia saja. 

Selain memberi kemudahan, penggunaan alat berat ini juga akan mempersingkat waktu kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Hal ini penting, terutama untuk pengerjaan berbagai proyek berskala besar dan membutuhkan banyak proses di dalamnya. 

Berikut ini adalah beberapa keunggulan excavator PC 200 yang bisa dijadikan pertimbangan untuk menggunakan alat berat ini: 

  • Excavator PC 200 menggunakan mesin diesel yang memiliki kapasitas besar, sehingga alat berat ini memiliki tenaga besar dan mampu melakukan penggalian tanah secara efisien dalam waktu yang cepat. Hal seperti ini akan sangat dibutuhkan dalam penanganan proyek berskala besar. 
  • Alat berat ini memiliki bucket dengan kapasitas yang besar dan memungkinkan alat ini untuk melakukan penggalian tanah dengan jumlah banyak sekaligus, sehingga proses penggalian tanah akan berjalan dengan lebih cepat.
  • Excavator PC 200 memiliki lengan (boom) dan juga tiang (arm) yang berukuran panjang. Kedua komponen ini akan memungkinkan alat berat tersebut bisa melakukan penggalian tanah hingga tingkat kedalaman yang cukup, di mana hal ini akan mempermudah proses pembongkaran material pada kedalaman yang diharapkan. 
  • Menggunakan sasis yang berjenis crawler, excavator PC 200 mampu bergerak dengan leluasa pada hampir semua jenis permukaan tanah, sebab alat ini memiliki daya cengkram yang kuat dan bisa menjaga kestabilannya dengan baik selama bekerja. 
  • Excavator PC 200 menggunakan sistem hydraulic yang terbilang canggih, sehingga operator bisa mengoperasikan alat berat ini dengan lebih mudah dan pada tingkat presisi yang tinggi. 
  • Alat berat yang satu ini juga memiliki kabin operator yang terbilang luas dan nyaman untuk digunakan selama bekerja. Kabin ini dilengkapi sistem kontrol dengan beragam fitur terkini, sehingga keamanan dan kenyamanan operator selama bekerja bisa terjaga dengan baik. 

Namun sebagaimana alat berat lainnya, penggunaan excavator PC 200 tentu harus dilakukan oleh seorang operator yang ahli dan sudah berpengalaman. Hal ini penting, untuk memastikan berbagai fitur dan juga manfaat alat berat tersebut bisa digunakan secara maksimal. 

Baca Juga: Memahami Arti PC pada Excavator & Spesifikasinya

Faktor yang Mempengaruhi Daya Angkat Excavator PC 200

Pada dasarnya, excavator memang didesain untuk menggali, mengeruk dan juga mengangkat material tertentu yang diharapkan. Proses seperti ini biasanya banyak dilakukan dalam penanganan proyek, terutama untuk proyek-proyek besar yang membutuhkan bantuan peralatan modern. 

Namun kinerja atau daya angkat alat berat ini tentu tidak akan selalu sama antara satu dengan yang lainnya. Penting untuk memahami hal ini dengan baik, sehingga kemampuan angkat excavator yang digunakan bisa dimaksimalkan dengan cara yang tepat. 

Berikut ini adalah beberapa faktor yang berpengaruh pada daya angkat excavator PC 200: 

Ukuran BuketPenggunaan bucket pada excavator tentu akan berpengaruh pada kinerja alat berat ini. Jika bucket memiliki ukuran yang besar, maka sudah tentu daya angkatnya juga akan lebih besar. Namun jika hanya menggunakan bucket dengan ukuran yang kecil saja, maka daya angkat alat berat ini juga tentu akan lebih terbatas. 
Panjang Lengan (Boom)Lengan atau boom pada excavator juga akan berpengaruh pada daya angkat alat berat tersebut. Jika lengan excavator panjang, maka semakin jauh juga jangkauannya untuk mengangkat beban. Hal sebaliknya juga berlaku, jika excavator hanya menggunakan lengan yang pendek.  
Kondisi TanahKinerja excavator juga akan dipengaruhi oleh kondisi tanah di area kerjanya. Tanah dengan kontur keras dan berbatu tentu akan membuat daya angkat alat berat ini menjadi lebih terbatas, jika dibandingkan dengan kondisi tanah yang gembur dan lebih lunak.
Keseimbangan dan StabilitasKeseimbangan dan stabilitas excavator juga akan mempengaruhi daya angkat alat berat tersebut. Hal ini tentu berkaitan dengan kemampuan operator yang mengendalikan excavator itu sendiri. 

Baca Juga: Berapa Harga Sewa Excavator? Simak Di sini!

Excavator PC 200 Cocok untuk Pekerjaan Berat

Excavator PC 200 merupakan alat berat yang banyak diminati oleh para pelaku industri. Selain ukuran dan beratnya yang besar, alat berat ini juga memiliki daya angkut yang besar. Penggunaan excavator PC 200 sangat cocok untuk proyek berskala besar, termasuk dalam industri konstruksi dan pertambangan.

Penting untuk diingat bahwa excavator PC 200 memerlukan asuransi alat berat yang memadai untuk melindungi dari berbagai risiko operasional. Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang dapat melindungi alat berat Anda, sehingga Anda dapat bekerja dengan lebih tenang dan fokus pada efisiensi kerja tanpa khawatir akan potensi kerugian. Isi formulir dibawah ini untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai produk asuransi umum Cermati Protect .

Truk Tambang: Jenis, Kapasitas Muatan dan Kriteria Mesinnya

Truk Tambang: Jenis, Kapasitas Muatan dan Kriteria Mesinnya

Truk tambang merupakan salah satu alat berat yang banyak digunakan di dunia pertambangan. Biasanya kendaraan ini akan dipakai untuk memindahkan berbagai material-material tambang ke berbagai titik atau lokasi tertentu untuk kebutuhan proses pengolahan lanjutan maupun untuk penimbunan. 

Lokasi pertambangan yang pada umumnya berada di medan-medan sulit dan berat untuk dilalui merupakan tantangan tersendiri dalam industri tambang. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa truk tambang harus tangguh dan bisa diandalkan untuk kondisi jalanan yang tidak biasa tersebut. 

Jenis – Jenis Truk Tambang 

Truk tambang bisa digunakan pada penambangan terbuka (open-pit mining) maupun penambangan bawah tanah (underground mining). Namun untuk memaksimalkan kinerja alat berat ini, penggunaan truk tambang tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan penambangan itu sendiri. 

Berikut ini adalah beberapa jenis truk tambang yang kerap digunakan di industri pertambangan: 

Truk Tambang Rigid (Rigid Dump Trucks)Ini merupakan jenis truk tambang yang memiliki rangka kokoh dengan body yang terpisah. Truk yang satu ini pada umumnya menggunakan 4 roda atau lebih, namun truk tambang rigid ini tidak punya kemampuan untuk melakukan manuver di jalanan umum. 

Truk ini bisa ditemukan dalam beberapa jenis ukuran yang biasanya disesuaikan dengan kapasitas angkutnya, yakni mulai 30 sampai lebih dari 400 ton. Jenis truk yang satu ini cocok digunakan di area tambang terbuka yang biasanya memiliki jalan berukuran lebar dan terbilang baik. 
Truk Tambang Articulated (Articulated Dump Trucks)Jenis truk yang satu ini biasanya dibuat dengan desain fleksibel, sehingga bisa melalui medan-medan kasar di area pertambangan. Truk ini memiliki 2 bagian yang yang terpisah, yakni bagian kabin pengemudi dan juga bagian body yang bisa berputar dengan cara independen. 

Kondisi tersebut di atas memungkinkan truk ini bisa berjalan dengan lebih stabil di area kasar dan tidak rata, bahkan membuat manuver jadi lebih mudah pada area yang sempit sekalipun. Articulated dump truck biasanya berkapasitas angkut sekitar 25 sampai 40 ton saja.
Truk Tambang Off-Highway (Off-Highway Trucks)Off-highway trucks merupakan jenis truk yang secara khusus didesain untuk digunakan di berbagai medan yang sulit dan bahkan yang paling ekstrim sekalipun. Truk ini dilengkapi dengan sistem penggerak dan suspensi yang kuat, termasuk ban berukuran besar dan bisa diandalkan.

Pada umumnya, truk ini banyak digunakan untuk area tambang terbuka dengan kondisi jalanan bergelombang dan lingkungan yang cukup ekstrim. Selain tangguh, truk yang satu ini juga memiliki kapasitas angkut yang besar dan bisa mencapai hingga ratusan ton.
Truk Tambang Bawah Tanah (Underground Trucks)Truk yang satu ini dirancang untuk penggunaan di tambang bawah tanah yang biasanya hanya memiliki akses jalanan yang sangat terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, truk ini didesain memiliki ukuran body yang terbilang ramping dan kecil, jika dibandingkan dengan jenis truk lainnya. 

Sesuai dengan ukurannya yang lebih kecil, daya angkut underground trucks juga tentu lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Selain itu, truk ini juga memiliki sistem penggerak yang disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaaan di bawah tanah. 

Baca Juga: Mengenal Water Truck yang Banyak Digunakan di Pertambangan

Kapasitas Muat Truk Tambang

Menjadi kendaraan pengangkut untuk berbagai material tambang, masing-masing truk tambang tentu akan memiliki kapasitas angkut yang berbeda-beda. Kapasitas angkut ini akan disesuaikan dengan jenis truk itu sendiri dan biasanya diukur dengan tonase (volume). 

Penting untuk menyesuaikan muatan dengan kapasitas angkut yang dimiliki sebuah truk tambang. Hal ini akan memungkinkan proses pengangkutan material tambang bisa berjalan dengan lancar dan sekaligus menghindari risiko-risiko yang tidak diinginkan selama dalam proses pengangkutan. 

Berikut ini adalah beberapa faktor yang berpengaruh pada kapasitas angkut truk tambang: 

1. Ukuran dan Dimensi Truk

Truk yang memiliki ukuran dan dimensi yang lebih besar tentu akan memiliki kapasitas muat yang juga lebih besar. Hal ini disebabkan oleh daya tampung truk tersebut lebih besar, sehingga material yang bisa dimuat ke dalam truk juga akan semakin banyak. 

2. Konfigurasi Truk

Sebagian truk pertambangan didesain dengan ukuran body tertentu, di mana hal ini bertujuan untuk memungkinkan truk tersebut membawa muatan yang banyak. Kapasitas muat truk akan sangat dipengaruhi oleh konfigurasi body truk tersebut, seperti tinggi dan panjang body, daya tampung, dan yang lainnya. 

3. Kemampuan Penggerak dan Kekuatan Truk

Truk yang memiliki sistem penggerak serta tenaga yang kuat akan memiliki kemampuan untuk mengangkut muatan dengan tonase yang besar. Kapasitas traksi dan daya angkut yang dimiliki truk ini merupakan faktor penting yang akan mempengaruhi kapasitas muatannya. 

4. Kondisi Medan serta Jalan yang Dilalui

Kondisi medan dan juga jalanan yang dilalui truk tambang akan berpengaruh pada kapasitas muat kendaraan tersebut. Pada medan yang curam maupun jalanan yang tidak rata, truk bisa saja harus menggunakan batasan muatan dalam jumlah tertentu, agar proses pengangkutan material bisa berjalan aman dan lancar. 

5. Faktor Keamanan

Masih berkaitan dengan poin di atas, pertimbangan keamanan juga bisa berpengaruh pada kapasitas muat sebuah truk tambang. Jika mengangkut terlalu banyak muatan, kinerja truk tentu tidak akan maksimal, bahkan risiko kecelakaan juga akan semakin tinggi. 

Di dalam pratiknya, mematuhi batasan muatan truk tambang dengan baik merupakan hal yang wajib. Hal ini akan memungkinkan proses pengangkutan material bisa berjalan dengan aman dan lancar, sehingga aktivitas penambangan bisa berjalan sesuai dengan rencana. 

Baca Juga: Mobil Truk: Jenisnya, Kelebihan, dan Tips Merawat Truk

Truk Tambang Menggunakan Mesin apa? 

Untuk memastikan kinerjanya berjalan dengan maksimal, truk tambang harus menggunakan mesin yang tangguh dan kuat. Pada umumnya, truk tambang menggunakan mesin diesel yang didesain khusus untuk memenuhi tuntutan kerja yang terbilang berat dan dilakukan di medan-medan yang sulit. 

Berikut ini adalah beberapa poin penting terkait mesin truk pertambangan yang perlu dipahami: 

Tipe MesinBiasanya truk pertambangan ditenagai dengan mesin diesel. Selain dilengkapi dengan torsi yang tinggi, mesin diesel juga menggunakan bahan bakar secara efisien dan memiliki daya tahan yang tangguh. Jenis mesin diesel yang digunakan biasanya akan disesuaikan dengan desain serta spesifikasi tertentu. 
Tenaga dan TorsiTenaga dan torsi yang dimiliki oleh mesin truk tambang biasanya harus tinggi, agar bisa memenuhi kondisi medan yang berat. Mesin yang seperti ini akan memiliki kemampuan yang baik untuk membawa muatan berat, termasuk untuk melalui medan-medan yang ekstrim di lingkungan pertambangan. 
Kapasitas MesinTruk tambang juga menggunakan mesin berkapasitas besar, sehingga mampu memberikan tenaga besar pada kendaraan tersebut. Kapasitas mesin yang besar ini juga akan memungkinkan truk tambang lebih mudah dalam membawa muatan dengan baik, bahkan dalam jumlah besar sekalipun. 
Sistem PendinginTruk pertambangan harus memiliki sistem pendingin yang baik, sebab kendaraan ini akan bekerja di area yang panas. Sistem pendingin akan menghindari terjadinya overheating pada truk tambang. Selain itu, sebagian truk tambang juga biasanya memiliki sistem pendingin tambahan yang memungkinkan mesin tetap dalam kondisi baik, meskipun digunakan dalam waktu panjang.
Sistem Pemindahan TenagaMesin yang digunakan pada truk tambang biasanya didesain memiliki transmisi yang kuat, agar mampu mentransfer energi ke sistem penggeraknya. Biasanya transmisi ini bisa ditemukan dalam sistem otomatis maupun manual, sehingga dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan.
Mesin kendaraan ini memang didesain untuk bisa memberikan daya tarik maksimal dengan penggunaan bahan bakar yang efisien, meskipun digunakan pada berbagai medan yang sulit sekalipun.
Sistem Pemeliharaan dan FilterisasiMesin pada truk tambang juga memiliki sistem pemeliharaan yang efektif dan memadai, seperti filter bahan bakar, filter udara, dan sistem pelumasnya. Filterisasi yang baik seperti ini akan memungkinkan kondisi mesin tetap bersih, sehingga kinerjanya bisa selalu berjalan dengan maksimal di semua medan.

Baca Juga: Dump Truck: Cara Kerja, Jenis, dan Kelebihannya

Truk Tambang Penting untuk Proses Penambangan 

Truk tambang merupakan kendaraan yang sangat penting dalam industri pertambangan. Kendaraan ini harus tangguh dan memiliki kapasitas mesin yang baik, sehingga mampu bekerja di medan yang sulit sekalipun. Selain itu, kapasitas angkut truk tambang juga akan mempengaruhi efektifitas penggunaan kendaraan ini di pertambangan.

Sebagai penutup, penting untuk diingat bahwa truk tambang memerlukan asuransi alat berat yang handal untuk melindungi dari berbagai risiko operasional. Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang dirancang khusus untuk melindungi alat berat Anda, sehingga Anda dapat bekerja dengan tenang dan fokus pada produktivitas tanpa khawatir akan potensi kerugian. Untuk informasi selengkapnya seputar asuransi umum bisa mengisi formulir dibawah ini!

Crawler Crane: Komponen, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Crawler Crane: Komponen, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Crawler crane merupakan jenis alat berat yang banyak digunakan dalam proyek konstruksi, terutama untuk proyek yang berskala besar. Alat yang satu ini memiliki daya angkat yang besar, sehingga cocok untuk digunakan dalam pembangunan gedung dan jenis konstruksi besar lainnya. 

Sama dengan jenis alat berat lainnya, penggunaan crawler crane juga diharapkan bisa mempermudah pekerjaan manusia. Alat berat ini akan membantu mengangkat berbagai material yang berat dan sulit untuk diangkat secara manual dengan menggunakan tenaga manusia saja. 

Apa Itu Crawler Crane

Crawler crane dikenal juga dengan sebutan lattice boom crane, ini merupakan jenis alat berat mobile crane yang menggunakan sistem penggerak berbentuk crawler atau track, sehingga alat berat ini mampu bergerak dan bekerja dengan stabil pada berbagai medan. 

Tidak hanya pada medan yang rata saja, crawler crane juga memiliki kemampuan yang baik untuk bekerja pada medan-medan yang terbilang sulit dan bahkan bergelombang. Hal ini didukung dengan desain crawler yang dimilikinya dan bisa membuat alat berat tersebut mampu bergerak dengan leluasa. 

Kemampuan crawler crane untuk mengangkat beban yang berat juga tidak perlu diragukan. Hal ini sekaligus menjadi salah satu alasan mengapa alat berat ini sangat banyak digunakan dalam pengerjaan proyek konstruksi, termasuk dalam proyek-proyek yang besar. 

Mobilitas crawler crane terbilang sangat tinggi, jika dibandingkan dengan jenis alat berat lainnya yang kerap digunakan di lokasi konstruksi. Semua kemampuan yang dimilikinya akan membuat alat berat ini bisa diandalkan untuk menangani pekerjaan berat. 

Komponen–Komponen Crawler Crane 

Crawler crane termasuk jenis mobile crane yang bisa dipindahkan dari satu lokasi proyek ke lokasi lainnya. Namun track shoe yang dimiliki alat berat ini memungkinkannya tetap bisa bekerja dengan baik di hampir semua lokasi konstruksi, bahkan yang terbilang sulit sekalipun. 

Sebagaimana jenis alat berat pada umumnya, crawler crane juga memiliki sejumlah komponen. Berbagai komponen inilah yang kemudian bekerja, sehingga alat berat ini mampu bergerak dan bekerja sesuai dengan perintah yang diberikan oleh operator. 

Berikut ini adalah beberapa komponen yang terdapat pada alat berat crawler crane

Nama KomponenKeterangan
Boom (Lattice Boom)Komponen ini merupakan bagian inti yang bisa ditingkat dan digerakkan dengan menggunakan mesin. Pada umumnya, boom memiliki struktur berupa jaring yang kokoh, sehingga memiliki kemampuan yang baik untuk mengangkat beban dengan bobot besar sekalipun. Selain itu, komponen yang satu ini juga bisa diatur panjangnya, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan yang ditangani. 
Counterweight Komponen yang satu ini memiliki fungsi utama untuk menjaga kestabilan crane ketika digunakan untuk mengangkat beban dengan bobot besar. Counterweight ini biasanya ditempatkan pada area belakang crane, di mana jumlahnya bisa ditambah maupun dikurangi sesuai dengan bobot beban yang akan diangkat.
Crawler TrackIni merupakan undercarriage yang dibuat dengan sedemikian rupa untuk mendukung mobilitas crawler crane. Komponen ini biasanya dibuat dengan menggunakan bahan baja, sehingga kuat dan tetap tangguh saat digunakan di medan-medan yang sulit. Track yang unik ini juga akan membantu crane tetap bisa bergerak dengan seimbang, bahkan pada area yang bergelombang dan sulit sekalipun. 
CabKomponen yang satu ini juga dikenal dengan nama kabin atau ruang kendali bagi operator crane. Kabin akan menjadi ruangan dimana berbagai tombol pengendali crane ditempatkan, sehingga operator bisa menjalankan tugasnya dengan baik dari tempat ini. 
WinchIni merupakan komponen yang berisi tali/ kawat yang akan dipakai untuk mengangkat serta menurunkan beban yang harus dipindahkan oleh crane. Sama seperti komponen lainnya, winch ini juga bisa dikendalikan oleh operator dari kabin tempatnya bertugas. 

Baca Juga: Jenis Rough Terrain Crane Tadano dan Telescopic Boom Cargo Crane

Fungsi Crawler Crane pada Proyek Konstruksi

Sebagaimana alat berat lainnya, penggunaan crawler crane ini memang bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Alat berat ini yang banyak digunakan dalam proyek konstruksi ini memiliki banyak fungsi, sehingga termasuk salah satu alat yang wajib digunakan, terutama dalam pembangunan gedung.

Berikut ini adalah beberapa fungsi crawler crane dalam pembangunan proyek konstruksi: 

1. Pembangunan Gedung Bertingkat

Crawler crane selalu digunakan dalam pembangunan gedung-gedung bertingkat, termasuk gedung pencakar langit yang memiliki ketinggian hingga puluhan bahkan ratusan meter. Alat berat ini akan dipakai untuk membantu proses pengangkatan dan penempatan berbagai material bangunan ke setiap lantai yang dikerjakan, sehingga proyek bisa berjalan dengan baik dan selesai sesuai dengan jadwal yang seharusnya. 

2. Pembangunan Jembatan

Alat berat ini juga seringkali dipakai untuk membantu proses pembangunan jembatan. Crawler crane bisa diandalkan untuk mengangkat material berat seperti beton dan besi ke area-area yang sulit dan tinggi.  

3. Proyek Infrastruktur

Crawler crane juga banyak digunakan dalam pembangunan berbagai proyek infrastruktur, seperti: pembangunan jalan tol, pembangunan bandara, pembangunan rel kereta api, dan yang lainnya. Alat berat ini biasanya digunakan untuk memindahkan berbagai material berat dan besar, seperti beton, semen, besi, dan yang lainnya. 

4. Menangani Material Berat

Crawler crane juga banyak digunakan dalam industri perkapalan dan pelabuhan. Alat berat ini memiliki daya angkut yang besar, sehingga cocok untuk memindahkan berbagai barang/ material berat yang ada di lokasi pelabuhan. 

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Tower Crane dan Gaji Operator Tower Crane

Apa Saja Keunggulan dan Kekurangan Crawler Crane

Pada dasarnya, setiap alat berat tentu memiliki fungsi masing-masing yang bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Sama seperti alat berat lainnya, crawler crane juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, di mana semua hal tersebut penting dipertimbangkan saat akan menggunakan alat ini. 

Berikut ini adalah beberapa keunggulan dan kekurangan crawler crane yang perlu dipahami dengan baik:  

Kelebihan Crawler Crane:

1. Memiliki Daya Angkat yang Besar 

Alat berat yang satu ini memiliki daya angkat yang besar dan bisa diandalkan dalam pekerjaan proyek. Crawler crane bisa mengangkat dan memindahkan berbagai material besar dan berat yang dibutuhkan dalam pekerjaan konstruksi, seperti: beton, semen, pasir, dan yang lainnya. Hal ini akan sangat membantu, terutama untuk pembangunan gedung bertingkat, jembatan, dan yang lainnya. 

2. Mobilitas yang Baik di Berbagai Medan

Crawler crane juga memiliki kemampuan yang baik untuk bekerja di area-area kerja yang sulit, seperti: tanah bergelombang, berbatu, tanah berlumpur, berpasir, dan yang lainnya. Kemampuan ini membuat alat berat tersebut banyak digunakan dalam proyek-proyek yang membutuhkan aksesibilitas tinggi. 

3. Lebih Stabil dan Tangguh 

Crawler crane memiliki undercarriage dengan bentuk track yang memungkinkan alat berat ini memiliki stabilitas yang tinggi. Alat berat ini akan bisa bekerja dengan stabil ketika mengangkat beban dengan bobot besar, bahkan saat angin bertiup cukup kencang. 

4. Memiliki Pengaturan yang Fleksibel 

Panjang boom yang terdapat pada crawler crane bisa diatur sesuai dengan kebutuhan kerjanya. Hal ini membuat alat berat tersebut lebih fleksibel dan bisa dipakai dalam berbagai proyek. 

Kekurangan Crawler Crane:

1. Membutuhkan Biaya Tambahan

Crawler crane memiliki dimensi yang lebih besar, jika dibandingkan dengan alat berat lainnya. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri saat proses pemindahan alat berat ini dari satu lokasi proyek ke lokasi lainnya. Proses pemindahan crawler crane ke lokasi proyek akan membutuhkan kendaraan pengangkut seperti truck trailer, sehingga akan dibutuhkan biaya tambahan untuk kepentingan yang satu ini. 

2. Memiliki Struktur Besar

Crawler crane juga memiliki struktur tubuh yang besar dan berat, sehingga akan membutuhkan waktu untuk memindahkannya dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Ukuran yang besar ini juga menjadi tantangan saat alat berat ini akan digunakan pada area kerja yang sempit dan terbatas. 

3. Bergerak dengan Lambat

Crawler crane memang memiliki mobilisasi yang terbilang stabil dalam berbagai kondisi, namun pergerakan alat berat ini juga lambat. Hal ini akan menjadi tantangan, terutama dalam pengerjaan proyek yang membutuhkan kecepatan tinggi. 

Baca Juga: Tower Crane: Pengertian, Jenis, Cara Pemasangan, dan Asuransi Terbaik

Penggunaan Crawler Crane Permudah Pekerjaan Konstruksi 

Crawler crane merupakan alat berat yang memiliki kemampuan untuk bekerja dengan stabil dan efektif dalam proyek konstruksi dan yang lainnya. Alat berat ini memiliki daya angkat yang besar dan bisa diandalkan. Selain mempermudah pekerjaan konstruksi, crawler crane juga akan membuat pekerjaan berjalan dengan lebih cepat dan efisien.

Memahami komponen, fungsi, kelebihan, dan kekurangan crawler crane adalah langkah penting dalam memaksimalkan efisiensi dan keselamatan operasional di lapangan. Untuk melindungi aset berharga seperti mesin dan alat berat dari berbagai risiko. Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap mesin dan alat beat, memastikan investasi Anda tetap aman dan terjaga.

Silahkan isi formulir dibawah ini untuk mendapatkan infromasi selengkapnya tentang produk asuransi umum terbaik dari Cermati Protect.

4 Jenis Wheel Loader, Komponen, dan Fungsinya

4 Jenis Wheel Loader, Komponen, dan Fungsinya

Sebagai alat berat yang multifungsi, wheel loader memiliki peranan penting dalam industri konstruksi. Alat yang hadir hampir di semua proyek ini membuat penanganan material menjadi mudah. Mulai dari memindahkan hingga pemuatan dengan hasil yang efisien, presisi, cepat, dan aman.

Wheel loader memiliki kemiripan dengan bulldozer. Hanya saja, wheel loader dilengkapi dengan karet yang berfungsi untuk memindahkan material. Cocok digunakan untuk wilayah yang datar, kokoh, dan kering.

Fungsi Wheel Loader

Semua alat berat memiliki fungsi tersendiri, termasuk wheel loader. Adapun fungsi utamanya, antara lain.

1. Memuat Material

Fungsi utama loader adalah untuk memuat material, seperti kerikil, tanah, batu-batuan, dan pasir. Kemudian, material ini dipindahkan ke dalam truk untuk diangkut ke area yang diinginkan. Proses pemuatan menggunakan bucket berukuran besar, sehingga mampu menampung material dalam jumlah yang banyak. 

2. Memindahkan Material

Wheel loader juga digunakan untuk memindahkan material yang beraneka ragam. Material dipindahkan dari satu area ke area lain sesuai kebutuhan, jadi hasil kerja proyek efektif.

3. Meratakan Tanah

Beberapa wheel loader dilengkapi dengan alat khusus yang membuatnya mampu untuk meratakan tanah. Tak heran jika loader juga sering ditemukan dalam proyek pembuatan jalan raya atau aspal di kota-kota besar.

4. Menggali Material

Fungsi wheel loader yang terakhir adalah untuk menggali material. Meskipun fungsi ini tidak setenar excavator yang memang dikhususkan untuk penggalian, tapi loader mampu menggali parit, lubang, dan saluran. Fungsi ini menjadi maksimal jika loader memiliki bucket yang dapat dimiringkan dan dirotasi sesuai keinginan. 

Baca Juga: Alat Berat Loader: Fungsi, Jenis, Komponen dan Cara Kerja

Komponen-Komponen Wheel Loader

Wheel loader terdiri dari beberapa komponen yang saling terhubung satu sama lain untuk meningkatkan kinerjanya. Berikut ini komponen-komponen yang terdapat pada wheel loader.

1. Bucket

Bucket merupakan komponen yang berfungsi untuk mengangkut dan menampung material sebelum dipindahkan ke truk pengangkut. Terdapat dua jenis bucket, yaitu:

  • Bucket link, yaitu komponen yang menghubungkan antara bucket dan arm pada loader, sehingga proses pemindahan material menjadi stabil.
  • Bucket cylinder, yaitu bagian dari sistem hidrolik yang berguna untuk memberikan tekanan hidrolik, sehingga bucket dapat bergerak.

2. Bellcrank

Bellcrank merupakan komponen penghubung antara kontrol operator dengan komponen-komponen lainnya. Fungsinya adalah untuk meneruskan tenaga, daya, dan gerakan dari tuas ke bagian tertentu pada wheel loader.

3. Transmission

Disebut juga transmisi adalah komponen yang berfungsi untuk mentransfer daya dari mesin ke roda penggerak. Fungsi ini untuk memastikan perpindahan gigi berlangsung mulus selama loader dioperasikan.

4. Mesin

Mesin merupakan komponen terpenting dari wheel loader yang menjadi sumber penggerak. Jika alat ini rusak, maka fungsi komponen lain akan terganggu. 

5. Axle

Axle atau as roda merupakan komponen yang menghubungkan roda-roda pada wheel loader. Fungsi utamanya untuk memastikan bahwa perputaran roda berjalan dengan baik, sehingga kinerja loader tidak terganggu.

6. Velg dan Ban

Kedua komponen ini digunakan sebagai stabilitas loader. Fungsinya untuk memberikan daya cengkram yang maksimal, sehingga loader dapat bekerja secara optimal.

7. Boom

Boom merupakan komponen penting pada bucket. Fungsinya untuk mengatur jarak dan ketinggian saat proses penggalian berlangsung, sehingga loader dapat bermanuver secara maksimal.

8. Steering Cylinder

Fungsinya untuk memberikan daya pada loader agar mampu bermanuver tinggi selama proyek berlangsung. Komponen ini akan mengatur dan mengontrol pergerakan roda dan gerak loader.

9. Kabin

Kabin merupakan komponen tempat operator bekerja. Komponen ini diisi dengan alat-alat ergonomis untuk memberikan kemudahan saat mengoperasikan loader. Kabin dirancang senyaman mungkin untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan operator. 

Baca Juga: Jenis Alat Berat Untuk Konstruksi Jalan, Ada Apa Saja?

4 Jenis Wheel Loader, Komponen, dan Fungsinya

Wheel loader berfungsi sesuai dengan jenisnya masing-masing. Terdapat 4 jenis wheel loader yang akan membantu proyek konstruksi, di antaranya:

1. Compact Wheel Loader

Compact wheel loader menjadi salah satu loader yang diandalkan dalam ruangan yang kecil dan terbatas. Sangat cocok untuk proyek yang memiliki manuver tinggi. Mesin pada loader dilengkapi dengan berbagai alat yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan proyek, jadi alatnya dapat bekerja lebih produktif. 

Berikut ini contoh compact wheel loader yang biasa ditemukan dalam proyek-proyek.

A. Caterpillar 914K 

Spesifikasi:

  • Besar daya 75 kW
  • Model mesin Cat C4.4
  • Kapasitas silinder 4.4 liter
  • Diameter 105 mm
  • Kapasitas bucket 1,6 – 3,5 meter kubik
  • Bobot kerja 8.568 kg

B. Caterpillar 920K

Spesifikasi:

  • Besar daya 75 kW
  • Model mesin Cat C4.4
  • Kapasitas silinder 4,4 liter
  • Diameter 105 mm
  • Kapasitas bucket 1,6 – 3,5 meter kubik
  • Bobot kerja 9.132 kg

2. Wheel Loader Kecil 

Secara garis besar, wheel loader kecil mirip dengan versi compact karena dapat bekerja di ruang yang terbatas. Namun, ukurannya jauh lebih kecil sehingga alat ini dapat dipindahkan ke mana saja sesuai kebutuhan proyek. 

Berikut ini contoh wheel loader kecil yang biasa ditemukan dalam proyek-proyek.

A. Caterpillar 924

Spesifikasi:

  • Besar daya 105 kW
  • Model mesin Cat C7.1
  • Kapasitas silinder 7,01 liter
  • Diameter 105 mm
  • Kapasitas bucket 1,9 – 5 meter kubik
  • Bobot kerja 11.775 kg

B. Caterpillar 930

Spesifikasi:

  • Besar daya 119 kW
  • Model mesin Cat C7.1
  • Kapasitas silinder 7,01 liter
  • Diameter 105 mm
  • Kapasitas bucket 1,9 – 5 meter kubik
  • Bobot kerja 13.246 kg

C. Caterpillar 924K

Spesifikasi:

  • Besar daya 105 kW
  • Model mesin Cat C7.1
  • Kapasitas silinder 7,01 liter
  • Kapasitas bucket 1,7 – 5 meter kubik
  • Bobot kerja 11.795 kg

D. Caterpillar 938

Spesifikasi:

  • Besar daya 140 kW
  • Model mesin Cat C7.1
  • Kapasitas silinder 7,01 liter
  • Diameter 105 mm
  • Kapasitas bucket 2,5 – 5 meter kubik
  • Bobot kerja 15.399 kg

E. Caterpillar 930K

Spesifikasi:

  • Besar daya 119 kW
  • Model mesin Cat C7.1
  • Kapasitas silinder 7,01 liter
  • Kapasitas bucket 2,1 – 5 meter kubik
  • Bobot kerja 13.130 kg

3. Wheel Loader Sedang

Sesuai namanya, alat ini memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan wheel loader kecil. Alat ini dilengkapi dengan bucket berukuran besar, jadi cocok untuk mengangkat material dalam jumlah banyak. Tak heran jika loader ini dapat menekan biaya operasional proyek, juga meningkatkan keselamatan kerja selama proyek berlangsung. 

Berikut ini contoh wheel loader sedang yang biasa ditemukan dalam proyek-proyek.

A. Caterpillar 982

Spesifikasi:

  • Besar daya 282 kW
  • Model mesin Cat C13
  • Kapasitas bucket 4,8 – 1,2 meter kubik
  • Bobot kerja 35.510 kg

B. Caterpillar 980

Spesifikasi:

  • Model mesin Cat C13
  • Kapasitas silinder 12,5 liter
  • Kapasitas bucket 4,0 – 14,5 meter kubik
  • Bobot kerja 30.344 kg

C. Caterpillar 972

Spesifikasi:

  • Besar daya 253 kW
  • Model mesin Cat C9.3B
  • Kapasitas silinder 9,3 liter
  • Kapasitas bucket 2,8 – 11,9 meter kubik
  • Bobot kerja 23.196 kg

D. Caterpillar 966 

Spesifikasi:

  • Besar daya 239 kW
  • Model mesin Cat C9.3B
  • Kapasitas silinder 9,3 liter
  • Kapasitas bucket 2,8 – 11,9 meter kubik
  • Bobot kerja 23.196 kg

E. Caterpillar 966 GC

Spesifikasi:

  • Besar daya 196 kW
  • Model mesin Cat C9.3B
  • Kapasitas silinder 9,3 liter 
  • Diameter 115 mm
  • Kapasitas bucket 3,8 – 7,1 meter kubik
  • Bobot kerja 21.577 kg

F. Caterpillar 950 GC

Spesifikasi:

  • Besar daya 151 kW
  • Model mesin Cat C7.1
  • Kapasitas silinder 7,01 liter
  • Diameter 105 mm
  • Kapasitas bucket 2,5 – 4,4 meter kubik
  • Bobot kerja 18.676 kg

4. Wheel Loader Besar

Mengangkut material dalam jumlah yang besar menjadi salah satu kelebihan wheel loader besar. Alat ini dilengkapi dengan mesin berukuran besar untuk meningkatkan efisiensi, terutama di medan yang cukup sulit. Sayangnya, loader ini membutuhkan ruang penyimpanan yang besar, sehingga lebih cocok digunakan untuk proyek skala besar, seperti konstruksi hotel, perumahan, maupun perkantoran. 

Berikut ini contoh wheel loader besar yang biasa ditemukan dalam proyek-proyek.

A. Caterpillar 986

Spesifikasi:

  • Besar daya 340 kW
  • Model mesin Cat C15
  • Kapasitas silinder 15,2 liter 
  • Diameter 137 mm
  • Kapasitas bucket 5,0 – 10,3 meter kubik
  • Bobot kerja 44.355 kg

B. Caterpillar 988

Spesifikasi:

  • Model mesin Cat C18
  • Kapasitas silinder 18,1 liter
  • Diameter 145 mm
  • Kapasitas bucket 4,7 – 13 meter kubik
  • Bobot kerja 51.062 kg

C. Caterpillar 988 XE

Spesifikasi:

  • Besar daya 401 kW
  • Model mesin Cat C18
  • Kapasitas silinder 18,1 liter
  • Diameter 145 mm
  • Kapasitas bucket 4,7 – 13 meter kubik
  • Bobot kerja 52.781 kg

D. Caterpillar 988 GC

Spesifikasi:

  • Besar daya 335 kW
  • Model mesin Cat C15
  • Kapasitas silinder 15,2 liter
  • Diameter 137 mm
  • Kapasitas bucket 6,4 – 7,6 meter kubik
  • Bobot kerja 53.006 kg

E. Caterpillar 990

Spesifikasi:

  • Besar daya 561 kW
  • Model mesin Cat C27
  • Kapasitas silinder 27,03 liter
  • Diameter 137,2 mm
  • Kapasitas bucket 8,6 – 10 meter kubik
  • Bobot kerja 80.974 kg

F. Caterpillar 992

Spesifikasi:

  • Besar daya 607kW
  • Model mesin Cat C32B
  • Kapasitas silinder 32,1 liter
  • Diameter 145 mm
  • Kapasitas bucket 11,5 – 24,5 meter kubik
  • Bobot kerja 105.882 kg

G. Caterpillar 993

Spesifikasi:

  • Besar daya 775 kW
  • Model mesin Cat C32B
  • Kapasitas silinder 32,1 liter 
  • Diameter 145 mm
  • Kapasitas bucket 12,2 – 23,7 meter kubik
  • Bobot kerja 133.668 kg

H. Caterpillar 995

Spesifikasi:

  • Besar daya 1.377 kW
  • Model mesin Cat 3516E
  • Kapasitas silinder 78,1 liter
  • Diameter 170 mm
  • Kapasitas bucket 17,2 – 43,6 meter kubik
  • Bobot kerja 246.651 kg

Lindungi Wheel Loader dengan Asuransi Alat Berat

Itu dia informasi seputar wheel loader yang sering digunakan pada industri konstruksi. Untuk memaksimalkan kinerja alat ini, sebaiknya sematkan asuransi alat berat sebagai bentuk antisipasi terhadap kerusakan yang dapat terjadi selama berlangsungnya proyek. Jika kerusakan terjadi karena operasional, maka Anda dapat mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi tanpa mengeluarkan biaya apapun, sehingga biaya operasional dapat diminimalisir. 

Cermati Protect menyediakan asuransi umum terbaik untuk memberikan perlindungan maksimal pada alat berat Anda. Silahkan mengisi formulir dibawah ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang produk asuransi umum Cermati Protect.

Backhoe Loader: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Backhoe Loader: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Backhoe loader, excavator, dan loader adalah alat berat sering kali dikira sama oleh kebanyakan orang awam. Padahal ketiganya memiliki fungsi berbeda. Seperti namanya, backhoe terdapat di bagian belakang dan digunakan pada permukaan tanah yang relatif kering. 

Backhoe loader berfungsi untuk menggali, memindahkan, dan menghancurkan material untuk kebutuhan konstruksi. Ingin tahu lebih banyak tentang alat ini? Berikut pembahasannya mulai dari pengertian, tugas dan tanggung jawab, contoh, dan cara kerja backhoe loader agar kamu semakin familiar dengan alatnya.

Pengertian Backhoe Loader

backhoe loader

Backhoe loader merupakan alat berat yang memiliki dua komponen utama, yaitu loader dan backhoe. Loader adalah komponen di bagian depan yang berfungsi untuk pengisi material ke dalam bucket. Sedangkan backhoe adalah komponen di bagian belakang yang berfungsi sebagai pengeruk atau penggali material.

Ada juga komponen lain bernama chassis dan roda. Chassis adalah komponen yang memberikan stabilitas dan keamanan selama mengoperasikan backhoe. Sedangkan roda adalah komponen penggerak dari backhoe itu sendiri, sehingga mampu mengakses berbagai medan.

Backhoe loader memiliki sebuah sistem hidrolik yang peranannya cukup penting saat mesin dioperasikan. Di dalam sistem hidrolik terdapat komponen bernama silinder hidrolik, yaitu aktuator mekanik yang menghasilkan gaya searah melalui gerakan stroke yang searah. Ada juga komponen bernama motor hidrolik yang berfungsi untuk menyalurkan getaran yang berasal dari tekanan fluida hidrolik.

Backhoe loader memiliki dua siklus dari ukuran backhoe yang perlu ditentukan sejak awal. Sebab, ukuran ini mempengaruhi siklus kecepatan kerjanya. Backhoe berukuran kecil mampu menghasilkan siklus yang cepat, sedangkan backhoe besar menghasilkan siklus yang lambat.

Baca Juga: Alat Berat Beko: Cara Mengoperasikan dan Perawatannya!

Fungsi Backhoe Loader

backhoe loader

Berbicara mengenai fungsi, ada lima fungsi utama dari backhoe loader antara lain.

1. Penggalian secara Efektif

Backhoe mampu melakukan tugas penggalian secara efektif, seperti parit, lubang, drainase, dan pondasi. Hasil kerjanya sangat presisi, sehingga penggaliannya akurat.

2. Meratakan Permukaan Tanah

Di bagian belakang backhoe terdapat dua buah komponen, yaitu boom dan stick. Keduanya berguna untuk meratakan permukaan tanah sesuai kebutuhan proyek.

3. Memuat Material

Fungsi pemuatan juga dilakukan oleh backhoe. Jika ditambahkan  dengan attachment di bagian depan, maka  fungsi backhoe semakin maksimal. Semakin banyak material yang dapat dimuat karena waktu pemuatan yang dihabiskan lebih sedikit.

4. Mencabut Tanggul

Fungsi selanjutnya adalah mencabut tanggul yang berfungsi untuk menahan air hujan, terutama saat musim hujan. Tanggul dibuat dari campuran material pasir dan tanah yang dapat tergerus akibat aliran air sungai. Pada saat tanggul sudah tidak berfungsi secara optimal, maka backhoe digunakan untuk mencabutnya agar bisa diganti dengan tanggul baru.

5. Memindahkan Material 

Fungsi terakhir adalah memindahkan material dari bucket satu ke bucket lain, maupun dari area yang satu ke dump truck. Pemindahan dilakukan dalam jarak dekat agar alat ini bisa menjalankan fungsi lain yang lebih dibutuhkan. 

Baca Juga: Perbedaan Backhoe, Power Shovel, Clamshell, dan Dragline

Contoh Backhoe Loader

backhoe loader

Berikut ini contoh backhoe loader dari berbagai perusahaan alat berat yang sering digunakan untuk proyek konstruksi maupun pertambangan.

1. Komatsu WB93R-5E0

Merupakan model backhoe terbaru yang mampu menggali, memindahkan, dan membangun kembali drainase secara optimal. Dilengkapi dengan bucket berkapasitas 1,0 m kubik dan berat kerja 8 ton. Komatsu WB93R-5E0 didesain dengan fitur side shift yang mamungkinkan backhoe berputar ke kanan dan kiri guna memperluas medan kerja. 

Beberapa kelebihan Komatsu WB93R-5E0, antara lain:

  1. Menawarkan Kinerja Premium

Kekuatan breakout force dan lifting capacity memberikan produktivitas yang tinggi. Desain variable flow juga hadir untuk memberikan tenaga yang besar. Dilengkapi dengan dua mode utama, yaitu power dan economy agar operator mudah mengoperasikan backhoe.

  1. Jarak Pandang yang Baik

Kelebihan ini didapatkan dari penggunaan kaca kabin yang lebar. Adanya kap dan jendela memudahkan operator untuk memantau kondisi di sekitarnya. Terdapat pula single frame window yang mudah dibuka untuk mendapatkan jarak pandang yang baik.

  1. Desain yang Eksklusif

Terdapat dua desain yang eksklusif pada model ini. Pertama, front loader memberi daya angkat secara optimal. Kedua, arm yang dapat menambah jarak pandang guna meningkatkan kemampuan angkut. 

  1. Kabin yang Nyaman

Model ini dilengkapi dengan desain kursi ergonomis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Terdapat kunci, plug 12 volt, dan beragam fitur canggih lainnya pada bagian tempat penyimpanan. Fitur-fitur ini dapat digunakan oleh operator untuk memaksimalkan kenyamanan operasional.

2. Caterpillar 462F2

Caterpillar 462F2 merupakan model backhoe loader yang dilengkapi dengan kabin kelas dunia. Bagian kursi dirancang dengan suspensi udara, ruang kaki ekstra, dan jarang pandang yang baik. Kontrol joystick sangat ergonomis agar operator mudah saat mengoperasikan model ini.

Beberapa kelebihan Caterpillar 462F2, antara lain:

  1. Tahan Lama

Piston pump dengan sensor beban merupakan fitur yang terdapat pada model 462F2. Hal ini memberi kinerja yang efisien, oprimal, dan tahan lama. Sudah dilakukan pengujian dan model ini terbukti memiliki performa terdepan.

  1. Efisiensi Tinggi

Sistem hidrolik yang terdapat pada sensor melakukan pemompaan oli hanya saat dibutuhkan, sehingga meminimalisir pembuangan daya yang sia-sia. Terdapat mode eco 10% untuk menghemat bahan bakar. Ada juga gearbox dilengkapi dengan pengunci untuk meningkatkan kecepatan mesin.

  1. Servis Mudah

Caterpillar 462F2 didesain dengan penyusunan komponen yang pas untuk memudahkan servis. Suku cadangnya tidak perlu sering-sering diganti. Cukup dirawat dan dibersihkan setiap hari setelah dioperasikan, sehingga suku cadang awet.

  1. Mudah Dioperasikan

Model ini dilengkapi dengan sistem kendali penuh yang mempengaruhi sistem operasinya. Cukup mudah dioperasikan, apalagi dengan backhoe boom melengkung yang akan memberikan ruang untuk bekerja secara nyaman walau di ruangan sempit.

3. JCB 3CX

Menciptakan alat berat konstruksi serbaguna yang terbaik merupakan salah satu visi dari perusahaan JCB yang berhasil diwujudkan lewat JCB 3CX. Model ini hadir dengan produktivitas kinerja tinggi, tingka efisiensi tinggi, ditambah adanya garansi komprehensif. Sangat cocok dijadikan aset untuk proyek besar yang dimiliki.

Beberapa kelebihan JCB 3CX, antara lain:

  1. Nyaman dan Mudah Dioperasikan

Sistem kontrol manual yang terdapat pada model 3CX cukup nyaman dan mudah dioperasikan. Kursi suspensi dan sandaran tangan hadir untuk mengurangi tingkat kepegalan operator saat mengoperasikan backhoe loader. Ada pula sumber daya A12 V di bagian kabin yang memungkinkan operator untuk mengisi daya perangkat elektroniknya.

  1. Produktivitas Tinggi

Dilengkapi dengan breakout loader dan breakout excavator yang masing-masing memiliki kekuatan 45% dan 25% lebih besar daripada para pesaingnya. Keduanya membuat JCB 3CX menghasilkan produktivitas tinggi dengan biaya mesin yang terjangkau. Terdapat ground clearance tinggi yang mampu bekerja di permukaan tidak rata, dan boom serta bucket yang sama panjang untuk mengurangi 

Kebutuhan memposisikan ulang saat penggalian.

  1. Handal, Berkualitas, dan Tahan Lama

Boom, arm, bucket, dan komponen lain yang terdapat pada JCB 3CX mampu melakukan pemuatan tinggi yang berkelanjutan tanpa merusak mesinnya. Stabilisator yang handal mampu mencegah kaki penstabil bergerak selama pengoperasian. Selang boom dan dipper yang terletak di belakang mesin sangat fleksibel dan kuat, sehingga potensi kerusakannya rendah.

  1. Perawatan Mudah

Membersihkan dan merawat backhoe loader 3CX sangat mudah. Filter udara yang terdapat pada mesin dilengkapi dengan pengais, sehingga pembuangan kotoran dapat dilakukan melalui knalpot. 

4. Hitachi BX100

Hitachi BX100 hadir dengan mesin yang bertenaga yang mampu bekerja di berbagai medan sekaligus. Alat ini dilengkapi dengan pompa injeksi bahan bakar in-line, bucket dengan kemiringan 1,1 meter kubik, attachment, dan fitur-fitur canggih lainnya. Bobot pengoperasiannya antara 8.600 sampai 8.800 kg.

Beberapa kelebihan Hitachi BX100, antara lain:

  1. Mesin Bertenaga

Mesin yang bertenaga biasanya lebih boros, tapi tidak dengan mesin Hitachi BX100. Mesinnya cukup irit, jadi bahan bakar yang dibutuhkan selama beroperasi tidaklah banyak. 

  1. Pemuatan Mudah

Kelebihan Hitachi BX100 selanjutnya adalah proses pemuatan yang mudah karena sudah dilengkapi dengan komponen pembuangan terbaik di kelasnya.

  1. Kabin yang Nyaman

Ukuran kabin yang luas membuat operator nyaman saat mengoperasikan backhoe. Jarak pandang di dalam kabin juga luas guna meningkatkan keselamatan operator.

5. Caterpillar 420

Caterpillar 420 menghadirkan kinerja dan pengalaman pengoperasian yang luar biasa. Dilengkapi dengan fitur serbaguna, nyaman, dan performa yang lebih baik. Penggunaan bahan bakar yang juga hemat.

Beberapa kelebihan Caterpillar 420, antara lain:

  1. Peningkatan Penggunaan Mesin 

Mesin Caterpillar 420 dilengkapi dengan IT loader coupler dan attachment yang dapat diganti-ganti sesuai kebutuhan kerja.

  1. Performa Luar Biasa

Penghematan bahan bakar yang dapat dilakukan mesin Caterpillar 420 mencapai 10%. Performa boom 15% lebih baik dan standarisasi 4wd membantu operator mengatasi kesulitan saat mengoperasikan backhoe loader.

  1. Pengalaman Operasi Terbaik

Hadir dengan mesin yang lebih baik membuat perpindahan gigi menjadi mudah. Rem berfungsi dengan sangat baik dan joystick membuat kontrol hidrolik meningkat.

Baca Juga: Alat Berat Loader: Fungsi, Jenis, Komponen dan Cara Kerja

Kombinasi Backhoe Loader Memaksimalkan Pekerjaan

Backhoe loader merupakan alat berat yang serbaguna. Kombinasi antara backhoe dan loader membuat alat ini mampu melakukan pekerjaan penggalian, pengangkutan, pemuatan, pencabutan, dan pemindahan dengan mudah. Dengan kemampuan ini, penggunaan backhoe loader mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas suatu proyek.

Pentingnya asuransi untuk backhoe loader dalam proyek pembangunan atau pertambangan tidak bisa diabaikan. Perlindungan ini memastikan alat berat Anda terlindungi dari berbagai risiko operasional. Cermati Protect menyediakan asuransi umum terbaik untuk memberikan perlindungan maksimal pada alat berat Anda. Isi formulir dibawah ini untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang produk asuransi umum dari Cermati Protect!

5 Alat Berat Terbaik untuk Pemadatan dan Perataan Tanah 

5 Alat Berat Terbaik untuk Pemadatan dan Perataan Tanah

Pemadatan dan perataan tanah adalah dua tahap yang penting dalam proses pembangunan. Tanah yang sudah rata dan padat tidak hanya memudahkan akses alat-alat berat, tapi juga meningkatkan kualitas pembangunan. Untuk mendapatkan hasil pemadatan dan perataan yang sempurna dengan waktu singkat, dibutuhkan bantuan alat berat tertentu.

Mesin dalam setiap alat pemadat tanah dilengkapi sejumlah fitur untuk mengatasi tugas-tugas konstruksi yang sangat kompleks. Jenis alat berat yang digunakan berbeda-beda, tergantung kebutuhan masing-masing. Berikut akan dibahas tentang alat berat untuk memadatkan dan meratakan dalam proses konstruksi.

5 Alat Berat Untuk Meratakan Tanah Terbaik

1. Vibratory Soil Compactors

alat berat untuk meratakan tanah

Disebut juga vibro roller merupakan alat berat yang paling banyak digunakan dalam proses pemadatan tanah pada pembangunan jalan raya, bandara, dan lapangan parkir. Alat ini terdiri dari dua tipe, yaitu:

  • Smooth drum rollers, yaitu alat berat yang digunakan untuk pemadatan tanah non kohesif
  • Pad foot rollers, yaitu alat berat untuk pemadatan tanah dengan kadar kohesif yang tinggi

Salah satu tipe vibratory soil compactor adalah Caterpillar CS12 GC. Alat ini dilengkapi dengan layar LCD untuk memudahkan pemantauan konstruksi dan roda kemudi yang dapat disesuaikan demi kenyamanan penggunaan. 

Berikut ini spesifikasi vibratory soil compactor CS12 GC:

  • Model mesin Cat C4.4
  • Diameter 105 mm
  • Daya bersih 78,5 kW
  • Dimensi panjang, lebar, dan tinggi adalah 5,7 x 2,3 x 3 meter
  • Kapasitas tangki bahan bakar 248 liter
  • Bobot kerja 12.653 kg

Beberapa kelebihan Caterpillar CS12 GC, di antaranya:

  1. Mudah Dioperasikan

Caterpillar CS12 GC merupakan tipe vibratory soil compactor yang mudah digunakan. Tipe ini dilengkapi dengan visibilitas dan fungsi auto vibe yang luar biasa. 

  1. Hasil Pemadatan Lebih Baik

Amplitudo, beban liner statis, kit yang fleksibel, dan teknologi pemadatan yang canggih membuat tipe ini sukses mengerjakan pemadatan dengan hasil terbaik. Peningkatan kinerjanya mencapai 17% dari tipe-tipe lain. 

  1. Biaya Operasi Rendah

Kelebihan terakhir adalah biaya operasional yang rendah. Mode Eco yang terdapat pada tipe ini berhasil menghemat pemakaian bahan bakar hingga 18%. Jangka waktu perawatannya juga cukup panjang, jadi hemat biaya perawatan. 

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Grader dan Fungsinya untuk Konstruksi

2. Soil Compactors

alat berat untuk meratakan tanah

Merupakan alat berat yang berfungsi untuk memadatkan, menyebarkan, dan meratakan permukaan tanah yang ada di area konstruksi. Salah satu model favorit untuk pekerjaan konstruksi maupun pertambangan adalah Bomag BC 473 EB. Model ini dilengkapi dengan pilihan roda dan dozer blade yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Spesifikasi alat berat Bomag BC 473 EB, antara lain:

  • Tipe mesin OM936 LA
  • Tenaga mesin 210 kW
  • Dilengkapi dengan 6 silinder
  • Kecepatan 12 km per jam
  • Torsi maksimum 1150 Nm
  • Ukuran 8,61 x 3,6 x 3,82 meter

Beberapa kelebihan Bomag 473 EB, di antaranya:

  1. Teknologi Telematik

Teknologi telematik merupakan standar modul elektronik yang sudah terintegrasi pada sistem dan sensor mesin. GPS yang ada pada alat ini dapat dimonitor dengan teknologi telematik, sehingga posisi alat dan penggunaan bahan bakar mudah diketahui.

  1. Perawatan Mudah

Dilengkapi dengan desain kap mesin tunggal membuat alat ini mudah dirawat. Sistem pendingin dilengkapi dengan reversible pen, sehingga proses pembersihan pun mudah. 

  1. Traksi yang Sempurna

Model ini mudah digunakan karena sudah dilengkapi dengan sambungan artikulasi-osilasi. Terdapat pula sistem twin pump drive dan load limit control yang memberikan traksi yang kuat dan keamanan maksimal. 

  1. Ketahanan dan Efisiensi Tinggi

Model ini dilengkapi dengan gerigi roda cor yang secara khusus dirancang untuk mengurangi biaya operasional sekaligus meningkatkan umur pemakaian. Setiap roda dilengkapi dengan scraper yang memudahkan proses pembersihan. Sistem pendingin dirancang sedemikian rupa untuk memberikan pendinginan maksimal saat alat berat beroperasi. 

3. Pneumatic Tired Rollers

alat berat untuk meratakan tanah

Merupakan alat berat yang dirancang khusus untuk memadatkan berbagai permukaan tanah, mulai dari tanah dasar, bercampur semen, hingga aspal. Salah satu model pneumatic tired roller favorit adalah Bomag 24RH. Tipe ini sangat cocok digunakan untuk proyek konstruksi karena memberikan tekanan yang sempurna, baik secara vertikal maupun horizontal. 

Spesifikasi alat berat Bomag 24RH, antara lain:

  • Berat operasi 8.800 kg
  • Berat maksimum saat pengerjaan 24.000 kg
  • Lebar 2.098 mm
  • Daya 100,4 HP

Beberapa kelebihan alat berat Bomag 24RH, di antaranya:

  1. Pemadatan Seragam

Dilengkapi dengan dua buah setir di bagian kanan dan kiri yang sudah menggunakan sistem osilasi pada roda. Tekanan pada ban dapat diatur antara 2-8 bar.

  1. Beban Dapat Disesuaikan

Dilengkapi dengan kompartemen sebesar 3,5 meter kubik yang dapat diisi dengan beban dengan berat maksimum 24,3 ton. Teknologi dan fitur yang terdapat pada tipe ini memberikan hasil pemadatan dan gulungan yang sempurna. 

  1. Menggunakan Teknologi Telematik

Teknologi tematik memudahkan proses monitoring unit secara real time. Teknologi ini sudah terintegrasi pada sistem maupun sensor unit. 

  1. Sistem Penggerak Kuat

Dilengkapi dengan mesin deutz yang memiliki 2 motor hidrolik, 2 rem multi-disc yang memudahkan proses parkir dan rem dinamis. Sistem penggerak hidrostatis pada model ini menciptakan kontrol kemudi yang sensitif untuk perintah maju maupun mundur.

Baca Juga: Compactor: Pengertian, Klasifikasi, dan Jenis-Jenisnya

4. Motor Grader

alat berat untuk meratakan tanah

Merupakan alat berat untuk meratakan tanah yang banyak ditemui di area pertambangan. Selain untuk meratakan tanah, alat ini banyak pula digunakan untuk:

  • Menyiapkan landasan khusus untuk pembuatan aspal
  • Membentuk landasan sebelum proses pembangunan
  • Membuat parit 
  • Untuk pekerjaan akhir, seperti pengaturan dan perbaikan permukaan jalan

Salah satu motor grader yang banyak digunakan adalah Caterpillar 24. Model ini dilengkapi dengan standar ISO 9249, SAE J1349, dan EEC 80/1269. 

Spesifikasi Caterpillar 24, antara lain:

  • Daya bersih 339 kW
  • Diameter 137,2 mm
  • Model mesin Cat C27
  • Dilengkapi dengan 12 silinder
  • Bobot kerja 73.344 kg

Beberapa kelebihan Caterpillar 24, di antaranya:

  1. Biaya Perawatan Rendah

Penyempurnaan pada bagian mesin menghemat hingga 2400 jam servis selama masa pakai. Fitur fluid service center dapat mempersingkat proses perawatan dan menghemat biayanya.

  1. Kinerja Maksimal

Kinerja yang maksimal tidak lepas dari adanya peningkatan bobot sebesar 11%, tapi juga penggunaan emisi tier 4 AS/Stage 4 UE dan 4.572 m yang setara dengan emisi Tier 2/stage II.

  1. Penggunaan Teknologi Canggih

Teknologi yang dipasang pada model ini adalah MineStar yang membantu memaksimalkan kinerja manajemen peralatan, memudahkan pemantauan jarak jauh, dan menghemat biaya perbaikan akibat kerusakan tertentu. 

5. Single Drum Rollers

alat berat untuk meratakan tanah

Selain menjadi alat berat untuk meratakan tanah, single drum rollers juga dapat digunakan untuk memadatkan tanah pada pembangunan jalan raya, bandara, perumahan, dan gedung-gedung bertingkat. Salah satu model yang biasa digunakan adalah BW211D-40SL dengan kemampuan pemadatan hingga 10 ton.

Spesifikasi alat berat Bomag 211D-40SL, antara lain:

  • Berat kerja 10.350 kg
  • Lebar 2.130 mm
  • Daya 100 HP
  • Dilengkapi dengan strong drive and traction dengan self-locking differential
  • Tingkat kemiringan mencapai 45%

Beberapa kelebihan alat berat Bomag 211D-40SL, di antaranya:

  1. Mudah Dioperasikan dan DIrawat

Perawatan yang dibutuhkan model ini sangat sederhana. Bagian articulated join nya tidak perlu dilumasi. Ruang kemudi luas sehingga operator dapat mengemudikan single drum rollers dengan mudah.

  1. Mesin Tangguh

Dilengkapi dengan smart compaction, strong drive and traction yang membuat mesinnya sangat tangguh. Terdapat dua sistem penggetar yang ada pada ujung drum. Mesin Cummis yang ada pada alat ini mengedepankan efisiensi dan hemat bahan bakar. 

  1. Teknologi Canggih

DIlengkapi dengan teknologi economizer untuk memudahkan pemantauan kepadatan tanah. Terdapat pula teknologi telematik untuk memantau penggunaan alat berat kapan dan di mana saja.

Baca Juga: 9 Alat Berat untuk Mendukung Aktivitas Penambangan

Pilih Produsen Alat Berat Untuk Meratakan Tanah Terbaik dan Terpercaya

Alat berat untuk meratakan tanah ada banyak jenisnya. Anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan proyek, sehingga alatnya bekerja optimal dan hasilnya maksimal. Semua produk alat berat untuk meratakan tanah bisa disewa atau dibeli di produsen terpercaya, seperti United Tractors. 

United Tractors juga menyediakan suku cadang lengkap yang akan memudahkan proses penggantian suku cadang yang dibutuhkan. Selain itu, produsen juga menawarkan layanan purna jual yang menarik bagi Anda yang ingin upgrade alat berat.

Pentingnya asuransi untuk alat berat yang digunakan untuk meratakan tanah tidak bisa diabaikan. Perlindungan ini memastikan alat berat Anda terlindungi dari berbagai risiko yang bisa terjadi selama operasional. Cermati Protect menyediakan asuransi umum terbaik untuk memberikan perlindungan maksimal pada alat berat Anda. Isi formulir dibawah ini untuk mengetahui selengkapnya tentang produk asuransi umum Cermati Protect!

Mengenal Jenis dan Fungsi Crane

Mengenal Jenis dan Fungsi Crane

Crane merupakan jenis alat berat yang sangat banyak digunakan dalam industri skala besar, seperti konstruksi, perkapalan dan yang lainnya. Di dalam sejumlah industri, penggunaan alat berat ini bahkan wajib dan bisa saja dalam beberapa jenis yang berbeda. 

Sama seperti alat berat lainnya, penggunaan crane juga bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Alat berat ini diharapkan bisa membantu manusia menyelesaikan pekerjaan pengangkutan material yang sulit dilakukan secara manual dengan menggunakan tenaga manusia. 

Apa itu Crane

Crane adalah alat berat yang digunakan untuk memindahkan material dari satu titik ke titik lainnya. Di dalam proyek konstruksi gedung bertingkat, penggunaan alat ini biasanya dimanfaatkan untuk memindahkan material dari atas ke bawah maupun sebaliknya. 

Alat berat ini bisa ditemukan dalam beberapa jenis yang berbeda, di mana masing-masing crane ini juga memiliki fungsi yang berbeda. Setiap crane juga akan memiliki daya angkut yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, tergantung pada jenis dan ukuran crane itu sendiri. 

Crane akan dioperasikan oleh seorang operator yang menjalankan tugasnya dari kabin. Kabin ini dilengkapi dengan berbagai tombol dan juga panel kendali yang akan memudahkan operator untuk mengendalikan dan mengoperasikan crane tersebut secara maksimal. 

Secara garis besar, fungsi crane memang ditujukan untuk mengangkut berbagai material dari satu titik ke titik lainnya. Namun fungsi ini tentu bisa saja berbeda-beda, tergantung pada industri atau bidang yang menggunakan alat berat tersebut. 

Berikut ini adalah beberapa fungsi crane pada sejumlah industri yang kerap menggunakanya dalam aktivitas bisnis mereka: 

1. Industri Manufaktur

Di dalam industri manufaktur, crane biasanya akan dimanfaatkan untuk pemindahan dan penyusunan berbagai material dan komponen yang digunakan dalam aktivitas produksi perusahaan. Hal ini akan sangat menghemat energi dan waktu, terutama dalam proses pemindahan barang-barang yang berat. 

2. Pelabuhan

Penggunaan crane di pelabuhan biasanya untuk mempermudah proses bongkar muat kontainer dan berbagai jenis barang lainnya. Alat berat ini akan digunakan untuk proses bongkar muat dari kapal ke darat maupun sebaliknya. Pada umumnya, crane yang digunakan di pelabuhan ini memiliki kapasitas angkut besar.  

3. Industri Energi dan Pertambangan

Crane juga banyak digunakan dalam industri energi dan juga pertambangan. Selain untuk mengangkat material tambang, alat berat ini juga sering digunakan untuk memindahkan berbagai peralatan yang digunakan di pertambangan, sebab berbagai peralatan ini biasanya berukuran besar dan berat. 

4. Industri Logistik

Industri logistik juga banyak yang menggunakan crane untuk menunjang kinerja perusahaan mereka. Biasanya alat ini akan digunakan untuk proses pemindahan dan pengangkatan barang logistik di gudang. Selain itu, crane juga akan dibutuhkan untuk membantu proses penyimpanan dan aktivitas bongkar muat yang sering dilakukan dalam industri ini. 

Baca Juga: Jenis Rough Terrain Crane Tadano dan Telescopic Boom Cargo Crane

Jenis dan Fungsi Crane yang Perlu Diketahui

Memiliki beberapa jenis yang berbeda, crane memang didesain sesuai dengan lokasi atau kondisi pekerjaan yang akan ditanganinya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa sangat penting untuk memilih jenis crane yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan itu sendiri. 

Berikut ini adalah beberapa jenis dan fungsi crane yang perlu dipahami dengan baik: 

Tower CraneJenis crane yang satu ini menjadi salah satu peralatan yang banyak digunakan dalam industri konstruksi. Tower crane adalah alat berat yang terdiri dari sejumlah komponen, di mana masing-masing komponen ini mudah untuk dibongkar pasang, sehingga bisa dibawa dengan mudah ke berbagai lokasi konstruksi. 

Biasanya alat berat ini diangkut ke lokasi proyek dengan menggunakan sebuah kendaraan khusus (trailer), lalu pemasangannya sendiri akan dilakukan di lokasi proyek tersebut saat alat ini akan digunakan. Pemasangannya harus dilakukan oleh seseorang yang ahli, sebab alat ini memiliki banyak komponen.

Fungsi utama alat berat ini adalah untuk memindahkan/ mengangkut berbagai material konstruksi yang berat, seperti: semen, besi, beton, dan yang lainnya. Tower crane memiliki kapasitas angkut yang sangat besar dan bisa mencapai titik yang tinggi, sehingga cocok digunakan dalam industri konstruksi. 
Mobile Crane (Truck Crane)Mobile Crane merupakan jenis crane yang sudah terpasang langsung pada sebuah truk atau roda, sehingga bisa dibawa dengan mudah ke mana saja. Alat berat ini sudah terpasang dan tidak membutuhkan persiapan yang lama saat akan digunakan di lokasi.

Alat berat ini memiliki bobot yang terbilang ringan, jika dibandingkan dengan jenis crane lainnya. Pada umumnya, mobile crane ini dilengkapi dengan kaki berupa pondasi maupun tiang khusus yang bisa dipasang dengan mudah saat crane ini akan digunakan. 

Mobile crane biasanya banyak digunakan pada konstruksi jembatan, jalan raya, dan proyek skala menengah lainnya. Alat berat ini berfungsi untuk memindahkan material yang digunakan dalam proyek konstruksi pada ketinggian tertentu. Kemampuannya berputar hingga 360 derajat akan memungkinkan mobile crane bekerja secara maksimal. 
Crawler CraneCrawler crane adalah alat berat yang memiliki jangkauan yang tidak begitu panjang, jika dibandingkan dengan jenis crane lainnya. Hal ini membuat penggunaannya hanya terbatas pada lokasi kerja yang tidak membutuhkan jangkauan crane yang panjang. 

Alat berat ini dilengkapi dengan roda-roda rantai (crawler) yang memungkinkannya bergerak dengan leluasa di lokasi proyek. Untuk mengangkut dan memindahkannya biasanya digunakan truck trailer, di mana bagian boom alat ini dilepas terlebih dahulu dan dipasang saat tiba di lokasi yang baru. 

Fungsi utama crawler crane adalah mengangkut material dan berbagai barang lainnya, namun tidak dalam jarak yang terlalu jauh/ tinggi. Meski memiliki jangkauan terbatas, alat berat ini mampu mengangkut beban yang berat dan bisa berputar dengan leluasa dengan rodanya.  
Hydraulic CraneHydraulic crane merupakan alat berat yang biasa digunakan dalam industri logistik yang membutuhkan crane sederhana. Alat ini biasanya akan dipasang dan diletakkan pada satu titik tanpa digeser/ dipindahkan, sehingga jangkauannya terbilang pendek. 

Menggunakan sistem hidrolik, alat berat yang satu ini juga banyak digunakan dalam industri yang berkaitan dengan kemaritiman, seperti perkapalan dan juga pelabuhan. Namun dengan sistem penggunaannya yang tidak bisa berpindah tempat, hydraulic crane ini juga hanya bisa berputar 180 derajat saja. 

Fungsi utama alat ini adalah untuk memindahkan barang maupun material lainnya di lokasi kerja. Meski tidak bergerak dengan leluasa, daya angkut hydraulic crane ini cukup besar dan stabil, sebab alat ini terpasang secara permanen di satu titik saja dan tidak bisa berpindah tempat. 
Hoist CraneHoist crane merupakan alat berat yang biasa digunakan dalam industri logistik dan perbengkelan. Crane ini memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan jenis crane lainnya, sebab alat ini terpasang pada langit-langit dan bergerak dengan menggunakan rel yang dipasang khusus di sana. 

Alat berat ini didesain secara khusus untuk mengangkat material dalam posisi vertikal. Rel-rel yang terpasang pada langit-langit akan memungkinkan crane ini bergerak maju mundur, sedangkan crane yang terpasang pada dinding biasanya akan memungkinkan alat tersebut bergerak naik turun.

Fungsi utama dari crane ini adalah untuk mengangkat atau menurunkan material dari titik ketinggian tertentu. Hoist crane banyak digunakan di gudang, pabrik maupun lokasi produksi besar lainnya untuk mempermudah pemindahan barang atau material produksi. 
Jib CraneJib crane merupakan alat berat yang biasa digunakan untuk mengangkat atau memindahkan barang yang bobotnya relatif berat. Biasanya alat berat ini banyak digunakan dalam industri logistik dan juga perbengkelan yang melibatkan banyak barang-barang berat. 

Alat berat ini memiliki lengan horizontal yang lazim disebut sebagai jib. Lengan inilah yang akan digunakan untuk mengangkat dan menurunkan barang maupun material yang akan dipindahkan dengan menggunakan jip crane. 

Jib crane berfungsi untuk mengangkat dan memindahkan barang dari satu titik ke titik lainnya. Alat berat ini  memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, sehingga kerap digunakan di dalam pabrik maupun bengkel yang biasanya hanya memiliki ruang terbatas. 

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Tower Crane dan Gaji Operator Tower Crane

Pilih Crane yang Sesuai dengan Kebutuhan 

Crane merupakan alat berat yang berfungsi untuk memindahkan material/ barang dari satu titik ke titik lainnya. Alat berat ini bisa ditemukan dalam beberapa jenis yang berbeda, termasuk fungsi dan ukurannya juga. Penting untuk memilih jenis crane yang tepat dan sesuai kebutuhan, sehingga alat ini bisa bekerja dengan maksimal.

Berbagai jenis crane, seperti tower crane, mobile crane, dan crawler crane, memerlukan asuransi alat berat untuk perlindungan ekstra terhadap risiko operasional. Cermati Protect menyediakan asuransi umum terbaik yang dapat memberikan perlindungan maksimal bagi alat berat Anda, memastikan investasi Anda tetap aman dan operasional berjalan lancar. Isi formulir dibawah ini untuk informasi tentang produk asuransi umum lebih lengkapnya.

Ini Fungsi dan Komponen-Komponen Penting Excavator

Ini Fungsi dan Komponen-Komponen Penting Excavator

Excavator menjadi salah satu jenis alat berat yang banyak digunakan dalam berbagai industri. Bukan hanya untuk proyek kecil saja, namun alat berat yang satu ini juga kerap digunakan dalam proyek berskala besar, seperti pertambangan dan proyek konstruksi lainnya. 

Sama dengan jenis alat berat lainnya, excavator juga harus dikendalikan oleh seorang operator yang ahli dan profesional. Hal ini penting, mengingat alat berat sendiri memiliki sejumlah komponen yang perlu dikendalikan dengan baik, agar excavator bisa berfungsi secara maksimal.

Apa Saja Fungsi Excavator? 

Excavator adalah salah satu alat berat yang memiliki ukuran cukup besar dengan bobot yang juga besar. Alat berat ini memiliki efisiensi yang tinggi, sehingga kerap menjadi salah satu peralatan andalan bagi industri pertambangan dan industri yang lainnya. 

Secara garis besar, excavator berfungsi untuk melakukan penggalian material, memuat material, dan juga memindahkan material dari satu titik/ lokasi ke titik lainnya. Excavator memiliki sebuah bucket yang terpasang pada lengannya yang panjang, sehingga alat ini mampu menjangkau area kerja yang cukup luas. 

Namun selain fungsi utama tersebut, alat berat ini juga bisa diandalkan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan lainnya, seperti: 

1. Menggali Tanah

Alat berat ini kerap digunakan untuk melakukan penggalian tanah pada berbagai proyek, termasuk proyek yang berskala besar, seperti: konstruksi bangunan bertingkat, pembangunan jalan raya, pembangunan jembatan, pembangunan terowongan, dan yang lainnya. 

2. Membongkar Struktur Bangunan

Melakukan pembangunan ulang merupakan hal yang lazim dilakukan pada bangunan-bangunan yang lama. Excavator sering dimanfaatkan untuk mempercepat proses pembangunan ini, di mana alat berat tersebut akan digunakan untuk membantu proses pembongkaran bangunan lama terlebih dahulu, sebelum akhirnya bangunan baru didirikan.  Penggunaan excavator akan jauh lebih cepat dan efisien, jika dibandingkan dengan hanya mengandalkan tenaga manusia saja. 

3. Memadatkan Tanah

Excavator juga bisa dimanfaatkan untuk membantu proses pemadatan tanah yang gembur atau sisa galian. Hal ini biasanya akan dilakukan dengan menambahkan alat tambahan pada excavator tersebut terlebih dahulu. Proses pemadatan tanah seperti ini biasanya banyak dibutuhkan pada pembangunan gedung, jembatan dan yang lainnya. 

4. Pembersihan Lokasi

Alat berat yang satu ini juga bisa dimanfaatkan untuk membantu proses pembersihan lokasi dari berbagai material atau benda-benda yang tidak berkepentingan di sana. Hal seperti ini biasa dilakukan pada lokasi tembang, lokasi bencana alam, lokasi yang akan direklamasi, dan yang lainnya. 

Baca Juga: Excavator Mini: Fungsi, Kelebihan, Kekurangan, dan Gangguan yang Sering Muncul

Komponen–Komponen Penting pada Excavator 

Excavator sama seperti alat berat pada umumnya, dimana alat ini terdiri dari sejumlah komponen pendukung yang penting. Berbagai komponen inilah yang akan bekerja sama dan saling mendukung, sehingga excavator bisa memberikan kinerja yang baik saat digunakan untuk berbagai pekerjaan. 

Penting untuk mengenal dan memahami masing-masing komponen yang terdapat di dalam excavator ini dengan baik. Hal ini akan memudahkan proses perawatan dan juga penggunaannya secara maksimal, sehingga alat berat ini bisa selalu memberikan kinerja terbaiknya saat digunakan. 

Berikut ini adalah beberapa komponen – komponen penting yang terdapat pada excavator: 

1. Kabin

Kabin merupakan salah satu komponen terpenting dari sebuah excavator. Bagian yang juga dikenal dengan sebutan Cab ini merupakan tempat di mana seorang operator akan menjalankan tugasnya untuk mengoperasikan excavator dengan baik. 

Pada dasarnya, kabin sendiri memiliki kapasitas memadai untuk menampung 2 orang operator sekaligus. Namun di dalam praktiknya, sebagian besar excavator hanya dikendalikan oleh seorang operator saja, sehingga yang menempati area kabin ini kerap hanya satu orang saja. 

Sebagai pusat kendali di dalam sebuah excavator, kabin juga tentu memiliki sejumlah fitur yang mampu mendukung keselamatan operator selama bekerja. Hal ini sangat penting, mengingat penggunaan alat berat ini seringkali dipakai pada medan-medan sulit dan cukup berbahaya untuk keselamatan. 

2. Mesin

Mesin yang dimiliki oleh operator akan menjadi sumber energi/penggerak bagi alat berat tersebut. Excavator pada umumnya menggunakan mesin hidrolik yang berukuran sangat besar, di mana posisi mesin ini biasanya terdapat pada bagian belakang kabin excavator itu sendiri. 

Posisi mesinnya yang terdapat di bagian belakang tentu akan membuat alat berat ini membutuhkan counterweight, ini merupakan peralatan khusus yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan excavator, terutama saat alat berat ini digunakan pada medan-medan sulit yang tidak rata. 

Sebagaimana mesin kendaraan lainnya, mesin yang terdapat pada alat berat ini juga membutuhkan perawatan yang tepat. Hal ini akan membantu menjaga kondisi mesin tetap prima dan selalu tangguh ketika digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan di lapangan. 

3. Track

Roda yang terdapat pada excavator memang unik dan tidak sama dengan roda yang terdapat pada jenis alat berat pada umumnya. Excavator memakai sepasang roda yang menggunakan rantai besar, seperti yang terdapat pada kendaraan perang tank.

Penggunaan roda berantai ini bertujuan untuk mempermudah excavator melakukan manuver dengan bebas, terutama saat berada pada medan kerja yang berat, seperti jurang maupun daerah hutan dan juga perbukitan. 

 Kemampuan bermanuver seperti ini biasanya akan sangat dibutuhkan saat excavator digunakan untuk membantu proses penambangan, di mana lokasi tambang ini pada umumnya akan berada pada medan yang terjal dan bahkan sulit untuk dijangkau.

Baca Juga: Sejarah JCB Excavator dan Produk Andalannya

4. Boom

Boom merupakan salah satu komponen penting yang terdapat pada excavator dan dikenal juga dengan sebutan stick. Boom ini adalah komponen pendukung alat berat tersebut, dan akan menghubungkan bagian kabin excavator dengan bagian arm

Komponen yang satu ini memiliki ukuran yang panjang dan akan mendukung arm untuk lebih mudah menjangkau area-area kerja yang jauh, sehingga excavator bisa memaksimalkan kinerjanya untuk menggali maupun menyelesaikan tugas lainnya saat digunakan di lapangan. 

Sebagaimana komponen penting lainnya, boom juga membutuhkan proses pengecekan dan juga perawatan secara berkala. Hal ini penting, agar komponen tersebut tetap dalam kondisi baik dan bisa digunakan secara maksimal ketika sedang bekerja. 

Saat boom mengalami kondisi aus maupun kerusakan, maka kinerja excavator akan terganggu. Kondisi ini bahkan beresiko terhadap keselamatan operator. Penting untuk selalu melakukan perawatan dan penggantian spare part yang rusak, agar boom bisa bekerja secara maksimal.

5. Arm

Arm merupakan bagian excavator yang akan menghubungkan boom dengan bucket alat berat tersebut. Komponen yang satu ini memegang peranan penting dan akan membantu bucket untuk menjangkau titik yang jauh dan membuat buket bisa bergerak secara fleksibel. 

Komponen ini dilengkapi dengan arm cylinder, ini merupakan bagian berbentuk tabung yang akan menggerakkan arm serta bucket. Kedua komponen ini memiliki peran yang vital dalam excavator dan akan membantu excavator memiliki kinerja maksimal dan lancar. 

6. Bucket

Bucket merupakan komponen yang menyerupai keranjang dengan garpu pada bagian ujungnya. Ini termasuk komponen utama yang terdapat pada excavator dan akan sangat berpengaruh pada kinerja alat berat tersebut saat berada di lapangan. 

Fungsi utama bucket adalah menggali material di area-area kerjanya. Komponen ini memiliki gigi yang akan membantu proses penggalian dan pengerukan menjadi lebih mudah, sehingga pekerjaan di lapangan bisa selesai dalam waktu cepat. 

Ada beberapa jenis bucket yang sering digunakan pada excavator, antara lain: 

  • Slope bucket: ini merupakan jenis bucket yang didesain untuk meratakan permukaan tanah/ material.  
  • Rock bucket: ini merupakan jenis bucket yang memiliki gigi renggang dan biasa digunakan untuk menarik akar pohon dan menembus bebatuan. 
  • Clamshell bucket: ini adalah bucket yang memiliki kemampuan menjepit dan bergerak dengan posisi tegak lurus. 

7. Swing Drive

Swing drive adalah komponen excavator yang memungkinkan alat berat tersebut berputar 360 derajat. Komponen ini berbentuk engsel yang menghubungkan bagian body dengan track excavator.

Komponen ini akan mempermudah operator dalam bekerja pada berbagai kondisi ke segala arah. Swing drive juga akan menambah efisiensi pengoperasian excavator dan membuat pekerjaan operator lebih ringan selama berada di lapangan.

Baca Juga: 5 Tips Mudah Merawat Excavator Agar Awet

Kenali Komponen Excavator dengan Baik 

Excavator merupakan salah satu alat berat yang banyak digunakan dalam proyek konstruksi dan pertambangan. Ditujukan untuk mempermudah pekerjaan manusia, alat berat ini dilengkapi dengan berbagai komponen pendukung. Penting untuk mengenal berbagai komponen ini dan merawatnya dengan baik, agar excavator bisa bekerja dengan maksimal. 

Memahami komponen-komponen utama excavator, seperti boom, arm, bucket, dan undercarriage, sangat penting untuk menjaga kinerja dan efisiensi alat berat ini. Perlindungan asuransi alat berat menjadi krusial dalam melindungi excavator dari berbagai risiko kerusakan dan operasional.

Cermati Protect menyediakan asuransi umum terbaik yang memberikan perlindungan maksimal bagi alat berat Anda, memastikan operasi berjalan lancar dan investasi tetap aman. Dapatkan informasi selengkapnya dengan mengisi formulir dibawah ini!

Memahami Arti PC pada Excavator & Spesifikasinya

Memahami Arti PC pada Excavator & Spesifikasinya

PC pada excavator memuat berbagai informasi penting tentang alat berat yang lazim digunakan untuk pekerjaan konstruksi dan pertambangan tersebut. Namun pada dasarnya, tidak banyak orang yang memahami dengan baik tentang berbagai informasi yang terbilang penting tersebut.

Sama seperti alat berat pada umumnya, penggunaan excavator juga harus dilakukan dengan cara yang tepat. Untuk mendapatkan kinerja maksimal dari alat berat ini, maka sangat penting untuk memahami PC dan informasi lainnya tentang excavator ini sejak awal.

Apa itu Excavator?

Excavator merupakan salah satu jenis alat berat yang populer dan cukup banyak digunakan dalam berbagai proyek. Kemampuannya yang sangat mumpuni untuk melakukan penggalian maupun pengerukan material tentu menjadi alasan di balik hal tersebut. 

Fungsi utama alat berat ini adalah untuk melakukan penggalian dan pengerukan pada titik/ lokasi tertentu yang diinginkan. Proses pengerukan yang dilakukan excavator akan berjalan jauh lebih cepat, jika dibandingkan dengan ketika menggunakan cara manual dengan mengandalkan tenaga manusia. 

Excavator dilengkapi dengan sebuah bucket yang akan membuat proses penggalian berjalan dengan lebih mudah. Bagian lengannya yang panjang akan memungkinkan alat ini melakukan penggalian dengan baik, bahkan pada kedalaman tertentu yang sulit dilakukan secara manual.

Seperti kebanyakan alat berat lainnya, excavator juga banyak digunakan pada pekerjaan proyek dengan skala yang besar, seperti: industri pertambangan, industri konstruksi, pembangunan jalan raya, pembangunan bandara, pembangunan pelabuhan, dan yang lainnya. 

 Alat berat ini memiliki sebuah kabin yang menjadi pusat kontrol excavator, di mana terdapat sejumlah panel dan tombol kendali untuk mengoperasikannya. Fasilitas yang terdapat pada kabin excavator ini tentu akan sangat tergantung pada tipe atau jenis alat berat tersebut.

Excavator akan dioperasikan dan dikendalikan oleh seorang operator yang profesional dan sudah ahli di bidangnya. Operator ini akan menjalankan tugasnya dari dalam kabin excavator, sebab ini merupakan pusat kontrol bagi excavator itu sendiri. 

Kinerja sebuah excavator tentu akan sangat tergantung pada tipe excavator dan juga kemampuan operator untuk mengendalikan alat berat tersebut. Semakin andal seorang operator, maka akan semakin maksimal juga kinerja alat berat yang dioperasikannya. 

Baca Juga: Berapa Harga Sewa Excavator? Simak Di sini!

Apa itu PC Excavator? 

PC pada excavator merupakan singkatan dari “Power Crane”. PC ini merupakan informasi yang menjelaskan bahwa alat berat tersebut memiliki beragam fitur kontrol dan juga spesifikasi tertentu, di mana hal ini sesuai dengan informasi yang tertera pada PC itu sendiri. 

Pada dasarnya, excavator memang kerap disebut sebagai “unit exca” maupun “PC”. Namun di tanah air, sebagian orang kerap menyebut alat berat ini dengan nama “Beko”, ini merupakan sebutan yang berasal dari kata “Backhoe” dalam Bahasa Inggris. 

Backhoe sendiri adalah sebuah excavator berukuran mini yang cukup populer dan dipasangkan pada bagian belakang sebuah mesin traktor. Biasanya backhoe ini banyak digunakan untuk mengerjakan lahan pertanian yang terdapat di wilayah Amerika Serikat. 

Di Indonesia sendiri, excavator termasuk alat berat yang populer dan sangat banyak digunakan dalam penanganan proyek/ industri, terutama untuk proyek yang berskala besar, termasuk proyek pertambangan dan juga proyek konstruksi gedung bertingkat yang biasanya membutuhkan banyak alat berat. 

Baca JUga: Cara Memilih Aki Excavator yang Tepat

PC Excavator dan Spesifikasinya

Ada banyak merek excavator yang dipasarkan di tanah air, tentunya lengkap dengan beragam keunggulan dan fitur canggih di dalamnya. Di antara berbagai merek tersebut, Caterpillar, Hitachi dan Komatsu tentu menjadi yang paling populer dan banyak digunakan untuk berbagai proyek. 

Masing-masing merek di atas menggunakan PC pada excavator yang mereka produksi dan dipasarkan secara luas. Hal ini akan memudahkan orang-orang untuk memahami spesifikasi setiap alat berat yang mereka lepaskan ke pasaran, sehingga pengguna bisa memilih excavator yang paling sesuai dengan kebutuhannya. 

Berikut ini adalah kode PC dan juga spesifikasi yang digunakan pada Komatsu excavator:

PC200-8 LC

  • PC : Ini merupakan kode Crawler excavator. Artinya, alat berat tersebut merupakan excavator yang dilengkapi dengan rantai/ crawler atau lazim disebut dengan track.  
  • 200 : Informasi ini artinya 200 x 0,1 = 20 Ton. Artinya, berat unit excavator tersebut saat siap digunakan adalah 20 Ton (20 ribu Kg).
  • -8 : Informasi ini artinya,  unit excavator tersebut sudah mengalami 7 kali proses modifikasi. Hal ini tentu bisa menjadi jaminan bahwa alat berat tersebut sudah mengalami banyak perubahan ke arah yang lebih baik dari awal kemunculannya. 
  • LC : Informasi ini artinya Long Crawler, yakni track yang terdapat pada excavator tersebut lebih panjang jika dibandingkan dengan excavator PC200-8 yang tidak menggunakan LC.

Spesifikasi Engine Excavator PC 200-8 LC

Excavator Komatsu PC 200-8 LC sudah menggunakan mesin Komatsu dengan tipe SAA6D107E-1. Kode mesin ini dilengkapi dengan Turbocharger, Water Cooled 4 Cycle Direct Injection, Aftercooler, dan dilengkapi 6 silinder in line, diameter silinder 107 mm. 

Mesin tersebut telah mengalami 1 kali proses modifikasi setelah versi awalnya dibuat. Berikut ini adalah spesifikasi lengkap dari mesin excavator Komatsu PC 200-8 LC: 

  • Engine Model ( SAA6D107E-1 )
  • Engine Make ( 2238 )
  • Water Cooled 4 Cycle, Direct Injection
  • Aspiration ( Turbocharger dan Aftercooler )
  • Number Of Cylinder ( 6 )
  • Bore ( 107 mm / 4.21 inchi )
  • Stroke ( 124 mm / 4.88 inch )
  • Piston Displacement  ( 6.69 liter / 408 in )
  • Hose Power
    • SAE J 1995 ( gross 116 kW / 155 Hose Power  )
    • ISO 9492 / SAE J 1349  ( Net 110 kW / 148 HP )
    • Rated Rpm ( 2000 Rpm )
  • Fan Drive Type ( Mechanical )
  • Governor ( All speed electronic )
  • Epa Tier 3 Emissions 

Spesifikasi Hydraulic System Excavator Komatsu PC 200-8 LC

Excavator Komatsu PC 200-8 LC dilengkapi dengan hydraulic system type HydrauMind yang dilengkapi dengan LS ( Load Sensing ) Valve. Unit excavator komatsu PC 200-8 LC ini memakai pompa hidrolik type Variable Displacement Piston Pump.

Tipe pompa hidrolik ( Variable Displacement Piston Pump ) tersebut akan mengalirkan oli atau fluida ke komponen-komponen sistem hidrolik, seperti: cylinder bucket, cylinder arm, cylinder boom, 2 travel motor, swing motor, dan komponen yang lainya.

Berikut ini adalah spesifikasi lengkap sistem hidrolik yang terdapat pada Excavator Komatsu PC 200-8 LC:

  • Type ( HydrauMind )
    • Hydraulic Mechanical Intelligence New Design
    • Close – Center System dengan Load Sensing ( LS )
    • Valve dan Compensated Valve
  • Nomer dari selectable working mode ( 5 )
  • Main Pump
    • Type ( Variable Displacement Piston Pump )
    • Pump For ( Boom, Arm, Bucket, Swing dan Travel Circuit ).
    • Maximum Flow ( 439 liter / menit )
  • Supply ke Control Circuit ( Self – Reducing Valve )
  • Hydraulic Motor
    • Swing Motor ( 1x axial piston motor dengan swing holding brake )
    • Travel Motor ( 2x axial piston motor dengan parking brake )
  • Relief Valve Setting
    • Implement Circuit ( 380 kg/cm² )
    • Travel Circuit ( 380 kg/cm² )
    • Swing Circuit ( 295 kg/cm² )
    • Pilot Circuit  ( 33 kg/cm² )
  • Hydraulic Cylinder
    • Boom  ( size 2 – 130 mm x 1334 mm x 90 mm )
    • Arm  ( size 1 – 135 mm x1490 mm x 95 mm )
    • Bucket ( size 1 – 115 mm x 1120 mm x 80 mm )

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Bucket Wheel Excavator

PC Excavator Memuat Informasi Penting 

Excavator merupakan salah satu alat berat yang banyak digunakan dalam berbagai industri, terutama yang berskala besar. Alat berat ini memiliki sejumlah tipe yang berbeda, sehingga penting untuk memahami setiap spesifikasinya dengan baik. Semua informasi tersebut bisa dilihat pada PC Excavator terlebih dahulu, sebelum akhirnya menggunakan salah satu tipe alat berat ini.

PC excavator membutuhkan asuransi alat berat untuk perlindungan ekstra terhadap risiko operasional dan kerusakan. Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang memberikan perlindungan maksimal bagi alat berat Anda, memastikan investasi tetap aman dan operasional berjalan lancar. Dapatkan informasi selengkapnya seputar produk asuransi umum dengan mengisi formulir dibawah ini!

10 Inovasi yang Mempengaruhi Kinerja Mesin Berat

10 Inovasi yang Mempengaruhi Kinerja Mesin Berat

Saat ini, kemajuan teknologi berhasil berimbas pada sektor konstruksi. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan teknologi dalam proses pembangunan sarana, prasarana, dan infrastruktur. Teknologi ini mengedepankan fungsi bangunan dibandingkan nilai estetika atau dekorasi bangunan.

Teknologi ini dapat ditemukan dalam inovasi mesin berat yang digunakan untuk memudahkan proses konstruksi. Adanya inovasi memungkinkan para profesional untuk bekerja secara efisien dengan kolaborasi antar tim. Dalam rangka memanfaatkan inovasi teknologi, diperlukan pula pelatihan yang memadai untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan.

10 Inovasi yang Mempengaruhi Kinerja Mesin Berat

Dari sekian banyak inovasi mesin berat, berikut ini telah dirangkum 10 inovasi yang sangat berpengaruh dalam industri konstruksi.

1. Penggunaan Peralatan Jarak Jauh

Peralatan yang dapat digunakan dari jarak jauh memungkinkan operator untuk bekerja dengan risiko minim. Mereka dapat mengoperasikan mesin digital dari jarak ratusan mil untuk meningkatkan keselamatan pekerja, mengurangi biaya, dan mengoptimalkan produktivitas. Misalnya, mengendalikan mesin pembongkaran dari jarak jauh secara aman guna menghindari berbagai risiko.

Permisalan lain adalah penggunaan Bobcat maxcontrol untuk operasi jarak jauh, di mana pengguna iPhone dapat melakukan pekerjaan jarak jauh sendirian. Aplikasi yang dipasang pada iOS bertindak sebagai pembantu, sehingga tugas-tugas penggalian dan penimbunan dapat dilakukan hanya dengan sentuhan jari.

Teknologi pada alat berat dipercaya dapat menggantikan tenaga kerja yang kurang terampil dan mengurangi penggunaan tenaga kerja. Hasilnya tetap optimal dan dipercaya sebagai cara ampuh untuk menekan biaya operasional.

2. Drone

Drone merupakan inovasi mesin berat yang dapat dikendalikan dari jarak jauh hanya dengan menggunakan remot kontrol. Drone semakin populer karena kemampuannya untuk mempercepat proses survei dan pemantauan secara real time. Selain itu, drone juga berfungsi untuk mengambil gambar atau video pada area yang diinginkan.

Hal ini membantu kontraktor untuk mengecek hasil pada lokasi yang sulit dijangkau. Jika ada kesalahan, maka mereka dapat segera perbaiki agar pekerjaan proyek tidak terhambat.

Tidak sedikit juga yang menggunakan drone untuk memetakan lokasi. Teknologi pada drone memungkinkan kontraktor untuk memetakan dalam hitungan jam, sehingga tim bisa memantau perkembangan proyek secara cepat.

3. Memudahkan Analisis

Ketika sensor pada peralatan konstruksi terhubung satu sama lain, maka kontraktor dapat mengumpulkan data-data penting dalam waktu yang singkat. Jika dipadukan dengan teknologi AI, maka proses penilaian perkembangan proyek menjadi semakin cepat dan akurat.

Penggabungan teknologi Internet of Things (IoT) dan AI dipercaya dapat memberikan sejumlah manfaat, di antaranya:

  • Menyederhanakan pengoperasian peralatan konstruksi
  • Meminimalisir biaya pemeliharaan
  • Mengatasi pekerjaan yang terbengkalai
  • Memudahkan analisis untuk memprediksi hasil di masa depan

Kedua teknologi ini menjauhkan kontraktor pekerjaan manual karena semuanya sudah direkam dalam sebuah sistem. Misalnya, aplikasi activecare direct pada alat berat Volvo untuk menginformasikan kesalahan yang terdapat pada alat berat.

4. Penggunaan XR, AR, VR, dan Metaverse

Extended Reality (XR) adalah istilah yang mencakup sejumlah spektrum teknologi, mulai dari Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan Mixed Reality (MR). Aktivitas interaktif pada spektrum ini dapat diakses melalui perangkat seluler dan headset VR. AR memiliki daya tarik pada kemampuannya untuk memberikan informasi dalam dunia digital secara real time.

Penggunaan teknologi ini memegang peranan penting dalam alur kerja arsitek, teknik, dan kontraktor. XR yang senantiasa mengalami evolusi membuka kemungkinan untuk melakukan pekerjaan secara cepat dengan hasil efektif. Adanya inovasi XR, seperti pada Workshop XR, memudahkan tim untuk memecahkan masalah, mengatasi kesalahan, dan meningkatkan pemahaman atas informasi tertentu.

Pekerjaan yang berhubungan dengan komunikasi lintas departemen tentunya akan semakin dimudahkan dengan teknologi XR. Tak heran jika teknologi ini semakin banyak di era modern.

Baca Juga: 10 Jenis Alat Berat Terbesar di Dunia

5. Peralatan dengan Tenaga Listrik

Penggunaan mobil listrik menjadi salah satu bentuk inovasi yang mudah ditemui. Hal ini mendorong perusahaan alat berat untuk ikut melakukan inovasi agar tidak tertinggal. Salah satu inovasinya adalah dengan menggunakan teknologi batu baterai pada alat berat untuk meningkatkan efisiensi energi dan kinerja yang berkelanjutan.

Tentu, penggunaan batu baterai dalam mobil listrik dan alat berat berbeda. Perbedaannya terlihat dari besaran daya yang dibutuhkan untuk mengecas kedua mesin. Di mana alat berat membutuhkan daya yang lebih besar sesuai dengan besaran kinerja yang dilakukan.

Selain meningkatkan efisiensi dan kinerja berkelanjutan, peralatan dengan tenaga listrik dipercaya memiliki tingkat kebisingan yang rendah. Hal ini sangat bagus untuk meningkatkan konsentrasi kerja, khususnya untuk proyek yang dilakukan di wilayah perkotaan.

6. Penerapan Konsep Desain Modular

Konsep desain modular merupakan konsep yang sering dipakai dalam konstruksi fabrikasi. Konsep ini memungkinkan struktur bangunan dibuat di tempat lain sebelum dibangun langsung pada lokasi proyek yang sudah ditentukan.

Konsep bangunan yang sudah jadi nantinya dapat dipindahkan ke lokasi yang diinginkan dengan bantuan alat berat untuk dihubungkan satu sama lain. Cara ini terbukti lebih efisien karena dapat mempercepat pengerjaan proyek, meminimalisir kesalahan, dan memudahkan proses pembangunan di tempat-tempat terpencil.

Keunggulan lain dari konsep desain modular ini adalah sangat fleksibel. Jika bangunan sudah tidak digunakan, maka material konstruksinya dapat dibongkar dan digunakan kembali di tempat lain. Alhasil, biaya konstruksi yang dikeluarkan lebih hemat.

7. Unsur Tiga Dimensi

Inovasi mesin berat yang kini semakin banyak ditemui adalah penggunaan unsur 3D untuk membuat struktur bangunan secara keseluruhan. Termasuk juga untuk membuat desain dan susunan prototipe. Hal ini memudahkan kontraktor melihat tata letak bangunan dalam skala asli meski belum memetakannya secara fisik di lokasi proyek.

Perangkat lunak yang biasa digunakan adalah CAD. Teknologi ini digunakan oleh salah satu perusahaan alat berat, yaitu Volvo untuk mencetak suku cadang pada alat berat yang diproduksinya. Di mana file berbentuk digital nantinya akan dicetak dalam bentuk fisik, sehingga mampu memangkas waktu kerja dan biaya operasional.

Meski belum banyak yang menggunakan inovasi tiga dimensi, tapi sudah ada beberapa perusahaan yang terbantu. Khususnya dalam proses meningkatkan pembuatan peralatan mesin berat.

Baca Juga: Jenis Alat Berat Industri Lanskap yang Banyak Digunakan

8. Aplikasi Seluler yang Berfokus pada Manajemen Peralatan

Aplikasi seluler juga salah satu bentuk inovasi mesin berat yang digunakan pada lokasi proyek. Implementasi aplikasi berfokus pada digitalisasi alur kerja peralatan berat, membuat informasi yang relevan, dan melacak keberadaan alat secara real time menggunakan alat pelacak aset.

Aplikasi ini membuat mesin alat berat terhubung ke pusat operasi, sehingga menjadikannya sebagai bagian dari teknologi IoT. Penggunaan aplikasi menjadikan pekerjaan proyek lebih sederhana, sehingga banyak waktu yang dihemat. Penghematan juga terjadi dari segi biaya dan penggunaan sumber daya manusia.

9. Building Information Modeling (BIM)

BIM merupakan tumpuan inovasi dalam industri konstruksi. Teknologi ini digunakan untuk membuat ilustrasi digital dalam bentuk 3D. Selain itu, BIM juga digunakan untuk mengelola dan melakukan kolaborasi proyek dalam upaya peningkatan efisiensi.

Dengan memanfaatkan inovasi BIM, maka kontraktor, pemilik proyek, arsitek, dan seluruh karyawan yang terlibat mampu melihat perkembangan proyek dengan jelas. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi kesalahan maupun kekurangan proyek, sehingga revisi desain 3D pun dapat dilakukan.

Saat ini, BIM tengah melakukan inovasi terbaru lagi yaitu dengan mengganti cetak biru tradisional. Inovasi ini kabarnya memungkinkan BIM untuk membuat desain 3D menjadi 5D dalam waktu dekat.

10. Teknologi Self-Healing

Inovasi mesin berat yang terakhir adalah dengan menyematkan teknologi self-healing. Teknologi yang memungkinkan bahan bangunan untuk melakukan perbaikan pada kerusakan kecil secara mandiri. Contohnya adalah kerusakan kecil pada proses pembuatan dinding dilakukan dengan mengisi bagian yang retak menggunakan material yang sama dengan beton.

Teknologi ini sebenarnya masih dalam tahap pengembangan, tapi di masa depan sudah dapat digunakan untuk menghemat biaya proyek. Inovasi yang dilakukan pada teknologi ini dipercaya akan memberikan dampak yang signifikan untuk perkembangan industri konstruksi.

Baca Juga: 10 Alat Berat Paling Canggih dan Kelebihannya

Gunakan Inovasi Sesuai Jenis dan Kebutuhan Proyek

Itu dia 10 jenis inovasi mesin berat yang kini sudah diaplikasikan oleh beberapa perusahaan konstruksi. Meski beberapa teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, tapi inovasinya dipercaya dapat membawa dampak yang signifikan untuk pertumbuhan konstruksi di masa depan.

Agar hasilnya maksimal, penggunaan teknologi dalam inovasi alat berat sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Sebab, tidak semua teknologi cocok dan dibutuhkan. Upaya ini akan membantu menghemat sejumlah biaya selama konstruksi berlangsung.

Di era inovasi alat berat yang terus berkembang, penting bagi perusahaan untuk tidak hanya mengadopsi teknologi terbaru tetapi juga melindungi investasi mereka dari berbagai risiko. Asuransi alat berat memainkan peran vital dalam memastikan bahwa alat-alat ini terlindungi dari kerusakan, pencurian, dan kerugian lainnya.

Cermati Protect menyediakan asuransi umum terbaik untuk melindungi alat berat Anda, memberikan perlindungan komprehensif sehingga perusahaan dapat fokus pada peningkatan produktivitas dan inovasi tanpa khawatir akan risiko finansial. Pelajari selengkapnya produk asuransi umum dari Cermati Protect dengan mengisi formulir berikut ini!