Mengenal Excavator Long Arm yang Populer di Industri Konstruksi 

Mengenal Excavator Long Arm yang Populer di Industri Konstruksi

Excavator long arm merupakan salah satu jenis excavator yang banyak digunakan dalam berbagai industri. Kemampuan yang dimiliki alat berat ini menjadi alasan di balik hal tersebut, terutama untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan berat dan sulit dilakukan dengan tenaga manusia. 

Di dalam praktiknya, alat berat yang satu ini memiliki kemampuan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang berbeda. Hal seperti ini tentu sangat dibutuhkan dalam proyek konstruksi yang biasanya akan membutuhkan sejumlah alat berat untuk berbagai pekerjaan di lokasi proyek. 

Apa Itu Excavator Long Arm

Excavator long arm atau yang juga dikenal dengan nama long reach excavator adalah salah satu jenis mesin konstruksi yang memiliki kemampuan yang baik untuk melakukan berbagai pekerjaan, seperti: penggalian tanah, pengangkutan material, memuat material, dan yang lainnya. 

Kemampuannya yang beragam membuat alat berat yang satu ini memiliki peran yang penting di dunia konstruksi itu sendiri. Di dalam pengerjaan proyek konstruksi, excavator akan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan berat dan terbilang sulit untuk dijangkau. 

Alat berat ini diciptakan oleh Richard Melhuis untuk pertama kalinya di tahun 1970 silam. Pria tersebut menciptakan excavator berjenis Hymac 50 BT yang memiliki hidrolik 360, di mana alat berat ini pada awalnya dimanfaatkan untuk membantu menggali saluran air. 

Di dalam perkembangannya, excavator telah mengalami banyak pengembangan, sehingga bisa menangani lebih banyak pekerjaan. Tidak hanya sekedar mempermudah proses penggalian, alat berat ini juga banyak dimanfaatkan untuk memindahkan material dan yang lainnya. 

Baca Juga: Spesifikasi Alat Berat Excavator dan Shovel

Apa Saja Fungsi Excavator Long Arm?

Pada dasarnya, fungsi yang dimiliki excavator long arm sama saja dengan jenis excavator lainnya. Namun excavator yang satu ini memiliki jangkauan lengan yang lebih panjang, sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang terbilang sulit untuk dijangkau. 

Berikut ini adalah beberapa fungsi alat berat excavator long arm yang perlu dipahami dengan baik: 

1. Penggalian Lubang yang Dalam 

Excavator long arm memiliki fungsi yang baik saat digunakan untuk menggali lubang, bahkan lubang dengan tingkat kedalaman yang besar. Alat berat yang satu ini bisa dimanfaatkan untuk menggali berbagai kepentingan proyek konstruksi, seperti: penggalian parit, penggalian pondasi, penggalian saluran air, dan yang lainnya. 

2. Penggalian Area yang Sulit Dijangkau

Excavator long arm memiliki lengan panjang yang memungkinkannya memiliki jangkauan yang lebih luas. Hal ini memungkinkan alat berat ini melakukan penggalian di area yang sulit dijangkau, seperti rawa, sungai, area bawah jembatan, dan yang lainnya.  

3. Pembersihan dan Pemeliharaan 

Excavator long arm juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan lokasi proyek, termasuk area perairan dangkal yang ada di kawasan proyek. Selain itu, alat berat ini juga bisa digunakan untuk membantu proses pemeliharaan saluran air, sehingga berbagai material dan sampah tidak menghambat saluran tersebut. 

4. Pengangkatan 

Sebagai alat berat yang memiliki lengan panjang, excavator long arm bisa digunakan untuk mengangkat barang-barang yang memiliki bobot berat, termasuk untuk merobohkan bangunan maupun tiang-tiang yang sekiranya tidak akan dipergunakan lagi. 

Baca Juga: 10 Macam Aksesoris Excavator yang Wajib Dilirik

Komponen-Komponen Excavator Long Arm

Sebagaimana alat berat pada umumnya, excavator long arm juga memiliki sejumlah komponen penting. Berbagai komponen inilah yang akan bekerja sesuai dengan fungsinya, sehingga alat berat ini bisa digunakan dengan sebagaimana mestinya. 

Berikut ini adalah beberapa komponen yang terdapat pada alat berat excavator long arm

  • Demolition excavator: ini merupakan kaca jendela yang terdapat pada kabin excavator dan berfungsi untuk melindungi operator saat menjalankan tugasnya. Pada umumnya, demolition ini dibuat dari kaca anti peluru dan memiliki kualitas yang lebih baik dari kaca yang digunakan pada jenis alat berat lainnya. 
  • Counterweight: ini merupakan penyeimbang yang memiliki ukuran besar dan akan berfungsi untuk menjaga keseimbangan pada bagian arm saat mesin excavator melakukan proses penggalian.  
  • Cab: ini merupakan area di mana operator akan duduk dan menjalankan tugasnya untuk mengendalikan mesin excavator. Bagian ini juga dilengkapi dengan sistem kendali, monitor dan yang lainnya. 
  • Long Arm: ini adalah lengan panjang yang memungkinkan excavator menjangkau area-area yang sulit dan jauh. Long arm menjadi komponen yang membedakan jenis alat berat ini dengan excavator lainnya. 
  • Boom: ini adalah komponen yang menghubungkan lengan excavator dengan bagian mesin. Boom akan memungkinkan lengan panjang excavator bergerak dengan leluasa, baik itu ke atas maupun ke bawah. 
  • Bucket: ini adalah alat yang dipasang pada bagian ujung long arm dan akan berfungsi untuk menggali, mengangkut, dan juga memindahkan berbagai material.  
  • Track: komponen yang satu ini dikenal sebagai roda dan terdiri dari berbagai jenis yang berbeda. Roda akan memberi stabilitas ekstra ketika excavator digunakan pada medan-medan yang tidak rata atau bergelombang. 
  • Engine: komponen yang satu ini merupakan sumber daya utama yang digunakan untuk menjalankan excavator. Mesin akan bertugas untuk menghasilkan daya yang dibutuhkan untuk menggerakkan seluruh komponen dalam alat berat ini. 

Baca Juga: Alat Berat Excavator: Fungsi, Jenis, Harga, dan Cara Kerja

Jenis-Jenis Excavator Lainnya

Excavator merupakan salah satu jenis alat berat yang banyak digunakan dalam proyek konstruksi. Dikenal memiliki banyak fungsi sekaligus dalam pengerjaan proyek konstruksi, alat berat yang satu ini juga memiliki banyak jenis yang berbeda.

Berikut ini adalah beberapa jenis excavator yang kerap digunakan dalam proyek konstruksi: 

Nama Jenis ExcavatorDeskripsi
Crawler ExcavatorCrawler excavator merupakan alat berat yang memiliki roda penggerak undercarriage dan memiliki beberapa komponen penting, antara lain: backhoe, bucket, dan juga kabin yang berfungsi sebagai ruang kontrol. 

Alat berat ini mampu beroperasi di area-area yang tidak rata, sehingga kerap digunakan untuk mengerjakan penggalian tanah pondasi, pengerukan sungai, dan yang lainnya. Di dalam industri tambang, crawler excavator juga sering digunakan untuk memindahkan berbagai material. 
Hydraulic ExcavatorJenis excavator yang satu ini terbilang multifungsi dan bisa digunakan untuk untuk berbagai pekerjaan. Alat berat ini terbagi dalam 2 bagian, yakni bagian bawah dan bagian juga atas yang bisa berputar hingga 360 derajat, sehingga memungkinkannya lebih mudah untuk mengatur posisi saat bekerja. 

Hydraulic excavator memiliki kapasitas mesin yang besar dan cocok untuk digunakan dalam industri pertambangan. Alat berat ini bisa digunakan untuk melakukan berbagai pekerjaan, antara lain: mengangkut material, mengikis tebing, meratakan are kerja, memecah batu, dan yang lainnya.
Wheeled ExcavatorMenggunakan roda penggerak yang terbuat dari karet, alat berat ini cocok digunakan di area kerja datar dan memiliki kontur keras. Ada banyak pekerjaan yang bisa dilakukan wheeled excavator, termasuk pembuatan parit, penggalian dan juga penimbunan material. 

Untuk mendukung stabilitas kerjanya, alat berat ini juga bisa mengandalkan outrigger yang dimilikinya dengan sistem perpanjangan hidrolik. Meski memiliki mobilitas yang tinggi, wheeled excavator justru mampu meminimalisir terjadinya kerusakan di area-area yang dilaluinya.
Suction ExcavatorAlat berat yang satu ini juga dikenal dengan istilah vacum excavator. Alat ini kerap dipergunakan untuk membantu proses penggalian di area-area yang mudah mengalami keretakan, seperti proyek bawah tanah dan yang lainnya.

Suction excavator dikenal sebagai alat berat yang tidak menimbulkan kerusakan di area rentan retak. Namun di lain sisi, alat berat ini juga tidak dibekali dengan daya hisap yang besar, sehingga tidak cocok untuk digunakan pada proyek-proyek dalam skala besar. 
Dragline ExcavatorJangkauan dragline excavator ini sampai kedalaman 65 meter, dan ini tentu jauh lebih luas dari jangkauan wheeled excavator. Sistem unik tali mengangkatnya membuat alat berat ini mampu melakukan berbagai pekerjaan dengan baik, termasuk penggalian di bawah air. 

Dragline excavator banyak digunakan dalam proyek konstruksi dan juga pertambangan.  Namun ukurannya yang besar menjadi tantangan tersendiri, sebab excavator ini terbilang tidak fleksibel dan tidak memiliki mobilitas yang tinggi. 
Skid Steer ExcavatorIni merupakan jenis excavator yang memiliki ukuran kompak dan cocok untuk digunakan pada area kerja yang sempit. Alat berat ini biasa digunakan untuk membersihkan area kerja, memindahkan material, dan juga pekerjaan ringan lainnya. 

Bucketnya yang kecil membuat alat berat ini lebih fleksibel dan mudah untuk menjangkau area-area yang sulit. Namun penggunaan ban karet pada skid steer excavator ini membuat alat berat tersebut sulit untuk melakukan manuver di area tidak rata, area berlumpur, dan yang lainnya. 

 Excavator Long Arm untuk Pekerjaan Sulit 

Menggunakan excavator long arm merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan pekerjaan proyek dengan cepat. Kemampuan kerja alat berat ini tidak perlu diragukan lagi, bahkan untuk area yang sulit dijangkau sekalipun. Hal ini akan membantu proses pengerjaan proyek jadi lebih cepat dan mudah.

Excavator long arm memiliki keunggulan dalam menangani proyek konstruksi besar dengan jangkauan lebih luas. Namun, perlindungan terhadap alat berat ini penting untuk menghindari kerugian akibat risiko seperti kerusakan atau kehilangan.

Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang dirancang khusus untuk melindungi alat berat seperti excavator dari berbagai risiko, sehingga Anda dapat menjalankan proyek dengan lebih aman dan terhindar dari kerugian yang tidak terduga. Dapatkan informasi selengkapnya untuk produk Asuransi Umum dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!