Mengenal Alat Berat Tambahan Crusher Bucket Beserta Fungsi, Cara Memilih dan Tips Perawatannya

Mengenal Alat Berat Tambahan Crusher Bucket Beserta Fungsi, Cara Memilih dan Tips Perawatannya

Crusher bucket atau “ember penghancur” adalah alat tambahan/ attachment yang dipasang pada mesin pengeruk. Biasanya, crusher bucket digunakan untuk menghancurkan limbah konstruksi serta material pembongkaran. 

Berbentuk seperti sekop, bagian belakangnya terbuka guna melepaskan material yang telah dicacah atau dihancurkan. Sedangkan di bagian depannya terdapat gerigi semacam garpu menyerupai gigi.

Baca Juga: Alat Berat Komatsu: Sejarah, Kelebihan, dan Produk Unggulan

Bagaimana Prinsip Kerja Crusher Bucket?

crusher bucket

Pada dasarnya, cara kerja ember penghancur ini tak lepas dari dua buah jaw di dalamnya. Salah satu gigi rahang tersebut dioperasikan oleh motor secara langsung dan mekanis sehingga pergerakannya dapat menghancurkan material dengan agresif dalam taraf dan skala tertentu. 

Umumnya, crusher bucket digunakan dengan alas tetap serta satu rahang bergerak yang sebagai penghancur material di atasnya. Elemen ini dipasang pada poros kemudian diputar oleh motor hidrolik untuk menggerakkan rahangnya.

Pengguna bisa mengoptimalkan ember penghancur ini untuk destruksi material menjadi potongan kecil hingga ukurannya tepat. Yakni mulai dari tiga perempat sampai 6 inci. 

Material yang sudah dipotong biasanya digunakan kembali sebagai bahan timbunan di tempat lokasi terkait. Atau bisa juga untuk diangkut dan digunakan di tempat lain.

Fungsi Kegunaan dan Manfaat Crusher Bucket

Crusher bucket menjadi extra part/ attachment atau komponen utama excavator yang bentuknya seperti keranjang ember. Adapun fungsi utama crusher bucket adalah untuk melakukan penggalian material.

Seperti diketahui, gigi pada ujung bucket berperan sangat penting untuk mempermudah proses menyekop, mengeruk dan menggali dalam penggunaan alat berat di berbagai bidang industri.

Crusher Bucket digunakan secara luas dalam pertambangan, penggalian, pengerukan kerikil ataupun daur ulang material. Bucket penghancur cocok untuk mesin pengeruk yang kapasitasnya lebih dari 20 ton. 

Selain ringkas dan serbaguna, crusher bucket pun tepat untuk mendaur ulang bahan inert hingga konstruksi penghancuran jalur pipa dan lainnya. Simak fakta dan informasi seputar alat ini sebagai berikut:

1. Crusher Bucket Merupakan Bagian dari Mesin Penghancur (Crusher)

Crusher bucket atau bucket crusher termasuk ke dalam salah satu komponen alat berat (heavy equipment) jenis jaw crusher yang primer dan serbaguna. Sesuai kegunaan umumnya, mesin crusher dirancang untuk memecah benda atau material besar menjadi serpihan kecil seperti kerikil, pasir hingga debu.

Tentunya tujuan utamanya agar material tersebut menjadi lebih mudah dikelola. Seperti diketahui, mesin crusher mempunyai pelat atau rahang berat yang berguna untuk memberi gaya pada material yang sudah dimasukkan ke dalam wadah. 

Crusher atau penghancur bisa digunakan untuk mengurangi ukuran dan mengubah bentuk bahan limbah. Alhasil, material tersebut menjadi lebih mudah dibuang ataupun didaur ulang. 

Selain itu, crusher juga bermanfaat untuk mengurangi ukuran campuran bahan yang mentah padat, contohnya seperti bijih batu. Setelah dihancurkan secara metodis, bijih batu pun menjadi potongan-potongan lebih kecil. 

Dengan penggunaan mesin crusher, komposisi material yang berbeda pun bisa dipilah, dipilih dan dibedakan dengan lebih mudah serta teratur. Adapun semua penghancur batu atau crusher bisa diklasifikasikan ke dalam dua kategori utama, yakni:

  • Penghancur tekan yang menekan material hingga pecah,
  • Penghancur tumbukan yang beroperasi dengan menggunakan prinsip tumbukan cepat hingga material hancur.

Adapun tipe-tipe mesin penghancur seperti jaw crusher, gyratory crusher maupun cone crusher umumnya beroperasi berdasarkan prinsip kompresi.

2. Crusher Bucket Hanya Dapat Dioperasikan Bersama Excavator

Crusher bucket sejatinya merupakan alat tambahan yang tipenya berbentuk crusher jaw; seperti rahang yang menghancurkan. Dengan memasangkannya pada excavator, penghancuran sampah konstruksi dan material lainnya pun dapat dilakukan dengan lebih cepat, praktis dan mudah.

Desainnya yang berbentuk shovel dengan bagian belakang yang terbuka memungkinkan material yang telah dihancurkan bisa keluar dari situ. Dan bila hendak dibandingkan dengan jaw normal, crusher bucket memiliki biaya produksi yang lebih rendah.

Selain itu, crusher bucket pun bisa diangkut dengan lebih mudah serta hanya membutuhkan mesin pengeruk untuk beroperasi. Excavator sendiri merupakan jenis heavy equipment atau alat berat konstruksi yang dapat melakukan berbagai pekerjaan berat.

Berbagai pekerjaan berat yang memerlukan excavator atau mesin pengeruk umumnya mencakup meratakan permukaan tanah, menggali tanah, hingga mengangkut material berbobot berat dari satu lokasi ke titik lokasi lainnya.

Crusher bucket bersama excavator terutamanya kerap digunakan dalam bidang quarry atau pertambangan, penghancuran mineral mentah, konstruksi bangunan, beton, infrastruktur, hingga masonry (kriya lepa).

3. Crusher Bucket dan Excavator Membantu Menghemat Biaya dan Efisiensi Waktu

Penggunaan crusher bucket dan excavator bermanfaat untuk memberikan hasil efisien dalam menghancurkan batu alam, puing beton, batu, aspal dan lainnya. Attachment ini membuat operator alat berat dapat menghasilkan kurang lebih 100 ton material per jam dengan heavy equipment yang lebih sedikit di area proyek.

Artinya, alat ini membantu penghematan biaya secara signifikan, baik untuk transportasi maupun dalam pembuangan limbah. Pada area pembangunan contohnya, operator menghancurkan batu galian sehingga agregat bisa dimaksimalkan untuk kebutuhan konstruksi lainnya.

Kemudian pada kuari dan kerikil, kontraktor kerap menggunakan sambungan ember penghancur untuk destruksi batuan besar. Hal itu dilakukan seusai penyaringan awal dimana sejumlah kecil batu telah menjadi lunak. 

Alat ini kerap diandalkan kontraktor penghancuran agar pekerjaan selesai lebih cepat tanpa harus menggunakan penghancur yang mandiri. Dengan begitu, ember penghancur bisa menjadi opsi alternatif yang lebih hemat biaya untuk mengangkut material berukuran besar ke area daur ulang ataupun tempat pembuangan. 

Dan kendati crusher bucket bukan pengganti penghancur batu portable, namun setidaknya alat perlengkapan ini dapat berfungsi efektif dan efisien di wilayah terbatas seperti proyek kerja di kawasan perkantoran.

Baca Juga: Diesel Hammer: Pengertian, Struktur, Keunggulan dan Kekurangannya

Sekilas Mengenai Pengoperasian Crusher Bucket

Memperhatikan keselamatan penting dilakukan saat pengoperasian alat ini. Operator hanya boleh menggunakannya jika carrier sudah terpasang dengan stabil pada attachment.

Pastikan juga crusher bucket dalam keadaan baik sebelum digunakan. Ini berarti pelat adaptor beserta crusher tidak retak. Dan tak ada kebocoran pada sambungan saluran hidrolik.

Jika perimeter sudah diamankan dan alatnya sudah terpasang, barulah pengujian fungsional dapat dilakukan sebagai pemanasan. Pastikan seluruh saluran serta sambungan hidrolik terpaut kencang dan crusher bucket berfungsi dengan sebagaimana mestinya.

Operator sebaiknya mengisi ember penghancur dengan material terukur secara bertahap, sehingga jumlah putaran maksimumnya bisa tercapai. Apabila penyumbatan terjadi selama pengujian, hentikan pengoperasiannya dan balikkan alatnya. 

Hindari mengeluarkan sumbatan atau gangguan kemacetan secara manual. Pasalnya, hal itu dapat menyebabkan celaka dan cedera serius.

Apabila rahangnya masih macet atau tersumbat, operator disarankan untuk memutar attachment agar sumbatan material pun hilang.

Cara Memilih Crusher Bucket Sesuai Kebutuhan

Ember penghancur tersedia dalam berbagai ukuran yang bisa dipilih sesuai proyek. Untuk memilih ukuran bucket yang tepat, tentukan dulu ukuran pengangkut yang akan digunakan agar tak melebihi kapasitas.

Selain itu, pertimbangkan juga fitur yang dapat meningkatkan produktivitas berdasarkan kebutuhan khusus proyek konstruksi terkait. Perhitungkan ukuran material yang akan dihancurkan serta heavy equipment apa saja yang bisa digunakan operator.

Sebaiknya, pilihlah crusher bucket dengan sistem penggerak yang kuat. Karena dengan torsi yang tepat, maka kualitas hasil pun bisa tercapai. 

Agar material kelak tak mengganggu kinerja alat berat lainnya, temukan crusher bucket yang mempunyai fungsi terbalik. Crusher dengan pelat geser pada jaw bisa meningkatkan hasil dengan sistem yang mumpuni untuk mendapatkan ukuran material yang tepat. Sehingga hal ini akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan waktu produktivitas operator.

Mengingat ember penghancur ini digunakan di lingkungan yang berat, maka temukanlah unit dengan jaw yang mudah diganti secara langsung pada lokasi. Dengan demikian, operasi kerja pun bisa lebih efisien lagi.

Secara garis besarnya, dapatkanlah attachment dengan kinerja destruksi yang tinggi, berfungsi dengan baik, serta maintenance yang rendah.

Seperti halnya untuk pembelian alat berat lainnya, andalkan distributor terbaik yang profesional dan terpercaya serta staf yang berdedikasi. Pertimbangan ini akan sangat bermanfaat saat masalah di lapangan terjadi dan dibutuhkan perbaikan dengan cepat.

Baca Juga: Compactor: Pengertian, Klasifikasi, dan Jenis-Jenisnya

Tips Perawatan Crusher Bucket Agar Bisa Digunakan dalam Jangka Waktu Lama

Agar heavy equipment awet dan tahan lama, pastikan untuk mengikuti panduan perawatannya dengan tetap tentu. Operator hendaknya memeriksa crusher serta pelaf adaptornya setiap giliran kerja.

Hal ini untuk berjaga-jaga jika terdapat deformasi dan keretakan. Periksa juga rumah transmisi, saluran hidrolik, serta motornya. Pastikan tak ada kebocoran dan kerusakan.

Kencangkan semua sambungan sesuai spesifikasinya. Apabila busi pada katrol poros tampak mulai aus atau rusak, atau bila kondisioner sistem penegang dan/ irisan dan rahangnya mulai mencurigakan, maka segerakanlah perbaikan dan perawatan yang diperlukan.

Periksa dan kencangkan sekrup pengencang dan baut, serta sekrup pengencang sistem penegang sesuai kebutuhan. Lakukan terutamanya dalam 50 jam pertama pada pengoperasian. 

Selain pengamatan harian, cermati pula interval jadwal pemeliharaan heavy equipment yang direkomendasikan. Dengan rutin menjalankan segala perawatan yang disarankan, attachment pun akan lebih tahan lama. 

Sebagai maintenance yang sifatnya preventif, periksa kartrid filter oli dan gantilah bila diperlukan. Kiranya teknisi perawatan pun wajib berhati-hati saat mengganti sekrup pengencang baji rahang serta pipa atau selang yang rusak. 

Operator juga sebaiknya memeriksa dan mengganti pelumas serta segel blok kontrol sesuai interval yang direkomendasikan distributor. Sebagai catatan, perubahan suhu yang ekstrim bisa mempercepat kebutuhan akan perawatan. 

Lebih lanjut, attachment hidrolik crusher bucket memang bisa menangani berbagai material dengan efisien. Kendati demikian, penting bagi pengusaha untuk menemukan alat yang cocok dan tepat sesuai kebutuhan. 

Pasalnya, mendapatkan alat yang tepat akan berpengaruh terhadap hasil maksimal dari investasi budget terhadap alat berat yang satu ini. Tak lupa, lakukan riset dan komunikasikan dengan produsen alat. 

Lakukan pengujian attachment secara berkala untuk mengambil langkah tepat dalam mengoptimalkan kapasitas penggunaannya. Dengan begitu, biaya transportasi yang berlebih dalam proses pekerjaan proyek pun bisa dipangkas.

Lindungi dengan Asuransi

Alat berat membutuhkan perawatan dan inspeksi, meskipun demikian kerusakan masih dapat terjadi. Lindungi alat berat Anda dengan asuransi dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk melindungi aset Anda!

Gear Pump: Prinsip Kerja, Komponen, Fungsi, Manfaat, Tipe dan Kegunaannya dalam Berbagai Industri

Gear Pump: Prinsip Kerja, Komponen, Fungsi, Manfaat, Tipe dan Kegunaannya dalam Berbagai Industri

Gear pump adalah salah satu jenis pompa yang paling umum digunakan untuk aplikasi fluida. Kerap digunakan dalam berbagai industri, gear pump merupakan pompa non-submersible yang tidak dirancang untuk bekerja dalam rendaman fluida (submersible)

Dalam berbagai pekerjaan industri, gear pump tak hanya berguna untuk memompa tapi juga mengalirkan cairan. Pompa yang bergerigi ini biasanya dioptimalkan untuk mengalirkan cairan dengan tingkat kekentalan yang rendah. Diantaranya seperti pelarut ataupun gas cair dan alkohol.

Selain itu, gear pump juga kerap dipakai untuk mengalirkan cairan yang tingkat kekentalannya sedang maupun tinggi. Dan ini termasuk polimer, cat kain, hingga karet cair.

Baca Juga: Tips Memilih Alat Berat untuk Proyek

Bagaimana Prinsip Kerja Gear Pump? 

gear pump

Di samping dinding pompa, gear pump mempunyai dua roda gigi yang bisa berputar dan saling berinteraksi satu sama lain. Pada dasarnya, pompa ini beroperasi dengan memanfaatkan prinsip dasar gerakan roda gigi untuk mengalirkan fluida dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

Gear pump umumnya memiliki dua roda gigi. Satu gigi merupakan roda gigi penggerak yang menjadi roda gigi daya. Adapun roda yang lainnya merupakan roda gigi penggerak (idle). 

Roda gigi driver dapat terhubung ke sejumlah penggerak utama ataupun sumber energi mekanis lainnya. Sementara itu, roda gigi penggerak juga disebut sebagai roda gigi utama. Sedangkan roda gigi yang digerakkan juga dikenal sebagai roda gigi pendukung.

Fungsi dan Manfaat Gear Pump

Gear pump pada dasarnya berfungsi untuk memindahkan media yang berbeda dengan efektif dan efisien. Pompa ini meliputi housing yang terdiri dari dua penutup. 

Adapun pompa bergerigi ini ditopang oleh empat bantalan gesekan. Media yang hendak dipindahkan lantas dialihkan dari sisi hisap ke sisi tekanan pompa. 

Media yang dipompa dialihkan atau dipindahkan dari antara celah gigi pada titik geriginya bertautan. Karena itulah gear pump juga disebut sebagai pompa perpindahan. 

Selama lebih dari puluhan tahun, pompa perpindahan dengan gerigi berpresisi ini sudah digunakan untuk mengukur polimer yang berbeda dalam proses produksi serat sintetis buatan manusia. Sehingga terkadang alat ini juga dikenal sebagai “jantung mesin”. 

Umumnya, meski beroperasi non-stop 24/7, namun biaya pemeliharaannya terbilang minim. Padahal, alat ini berperan vital dan kerap dilibatkan dalam instalasi yang rumit. 

Berikut beberapa fungsi dan manfaat gear pump yang menguntungkan:

  • Efisien dengan tingkat akurasi yang tinggi dalam pengoperasiannya, 
  • Biaya pemeliharaan yang ekonomis dan terbilang murah, 
  • Ketersediaan yang tinggi di market, 
  • Perawatan yang cukup ringkas dan mudah, 

Komponen yang Terdapat Pada Gear Pump

Gear pump memiliki sejumlah komponen utama yang terdiri dari:

1. Driver Gear

Komponen Driver Gear pada Gear pump terhubung langsung ke penggerak utama. Selain terhubung langsung, komponen ini pun berputar dengan menggunakan kekuatan dari penggerak utama secara maksimal.

2. Idle Gear atau Gear

Ini merupakan komponen roda gigi yang bergerak menyatu dengan roda penggerak. Roda gigi ini akan ikut bergerak sewaktu roda gigi penggerak berputar. 

3. Casing

Selanjutnya ada komponen casing. Casing pada gear pump ini berfungsi untuk mengemas baik roda gigi penggerak maupun roda gigi yang digerakkan.

4. Sisi Hisap atau Bagian Inlet

Bagian ini merupakan tempat dimana cairan memasuki gear pump. Dengan kata lain, cairan yang bertekanan rendahlah yang dapat memasuki pompa pada bagian Inlet

5. Sisi Debit atau Bagian Outlet

Kebalikan dari Inlet, bagian Outlet ialah tempat dimana cairan bertekanan dikirim ke area atau bagian yang diperlukan. Cairan yang tekanannya tinggi akan mengalir keluar dari gear pump di sisi debit ini. 

6. Penggerak Utama

Penggerak utama dalam gear pump digunakan untuk memberi daya ke poros dimana roda gigi penggerak terpasang. Dan ini bisa berupa tenaga kerja manual. Atau bisa pula berupa motor listrik hingga mesin Integrated Circuit (IC). 

7. Katup Pelepas (Katup Pengaman)

Ini merupakan komponen yang dipasang di sisi pelepasan gear pump. Jadi, ketika terjadi tekanan berlebih, maka tekanan tersebut bisa dilepaskan. 

Komponen katup pelepas ini tak hanya membuat pompa berfungsi dengan lebih aman. Katup pelepas ini juga berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan pada pompa. 

Keunggulan Gear Pump dalam Pengoperasiannya

Gear pump mempunyai sejumlah keunggulan sehingga kerap dijadikan pilihan populer di berbagai industri:

8. Berdaya Tahan Tinggi

Gear pump dibuat dari material baja dan logam yang tak hanya kuat, tapi juga tahan lama. Hal ini memungkinkan pompa dapat bekerja dengan baik bahkan meskipun di dalam kondisi keras serta saat menghadapi tekanan tinggi.

9. Bisa Diandalkan

Desain gear pump memang sederhana dengan sedikit komponen atau bagian yang bergerak. Namun karena kesederhanaan inilah risiko kerusakannya lebih kecil. 

Simplicity tersebut juga menjadikannya andal dan reliable untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama. 

10. Memiliki Tekanan dan Aliran yang Stabil

Gear pump sanggup menghasilkan tekanan serta aliran konsisten hingga tekanan yang tinggi. Keunggulan ini menjadikannya pilihan yang baik dalam memindahkan fluida dengan kecepatan konstan. 

Di samping itu, pompa inipun unggul dalam menangani tekanan tinggi. 

11. Efisiensi yang Tinggi

Gear pump mempunyai tingkat efisiensi tinggi dalam mengubah energi mekanik menjadi hidrolik. Ini artinya, pompa sanggup menggerakkan jumlah fluida yang besar dengan tepat, cermat dan berdaya guna, tanpa membuang tenaga, waktu dan biaya tinggi yang tak perlu. 

Kegunaan Gear Pump dalam Berbagai Industri

Gear pump terkenal karena dapat membantu proses pemindahan berbagai jenis fluida dengan kinerja andal serta efisiensi tinggi dalam setiap aplikasi. Di samping andal saat beroperasi, tekanan dan alirannya yang stabil, daya tahan dan efisiensinya pun tinggi. 

Selain digunakan secara luas dalam berbagai industri, alat ini terutamanya kerap dipakai untuk mendukung sejumlah industri sebagai berikut:

1. Sistem Hidrolik

Gear pump kerap digunakan dalam sistem hidrolik untuk memindahkan fluida hidrolik hingga menggerakkan aktuator. Adapun gear pump yang kerap dipakai dalam sistem hidrolik biasa disebut pompa hidrolik. 

2. Industri Kimia

Dalam ranah industri kimia, gear pump digunakan pada proses pemindahan bahan-bahan kimia. Salah satu diantaranya seperti industri farmasi, pengolahan minyak, produksi plastik dan lain sebagainya. 

Sejatinya, gear pump bisa mengatasi beragam bahan kimia korosif serta viskositas yang berbeda. 

3. Industri Minyak dan Gas

Dalam sektor minyak dan gas, gear pump umumnya digunakan saat proses pemindahan minyak, seperti pemompaan minyak mentah salah satunya. Selain itu, pemrosesan minyak dan aplikasi lainnya juga kerap mengoptimalkan gear pump. 

Dalam berbagai operasi di industri minyak dan gas, pompa ini dapat dengan andal menangani tekanan yang ekstrim hingga viskositas yang tinggi. 

4. Industri Makanan dan Minuman

Produksi makanan dan minuman pun banyak yang menggunakan gear pump. Pompa ini digunakan tak hanya untuk memindahkan cairan seperti minyak sayur, coklat cair maupun sirup dan bahan lainnya. 

Karena menawarkan tingkat keamanan dan kebersihan yang tinggi, gear pump dinilai ideal dan andal untuk digunakan dalam industri yang satu ini. 

Tipe dan Jenis Gear Pump

Gear pump terdiri dari banyak tipe dan jenis. Namun yang umum digunakan untuk berbagai industri terdiri dari tiga kategori yaitu gear metering pumps, pompa industri dan pompa hidrolik. 

Mengingat ekonomis, sederhana, sifat adaptif dan fleksibilitas yang dimilikinya, tak heran jika gear pump sering dipergunakan. Pompa fixed displacement ini kemudian digolongkan menjadi dua yakni:

  • Internal Gear Pump: Untuk konstruksi, dan biasa disebut juga dengan istilah trochoid pump,
  • External Gear Pump: Untuk unit alat berat seperti merek Komatsu. Sistem hidroliknya umumnya memakai pompa ini.

Gear Pump Kerap Digunakan Bersama Heavy Equipments

Karena gear pump dapat disesuaikan dengan mudah sesuai banyak kebutuhan, pengguna dari berbagai industri pun sering memaksimalkan alat ini. Selain piston pump, gear pump hidrolik juga kerap dijumpai pada heavy equipments seperti excavator. 

Dengan fungsinya yang beraneka macam, excavator (bego) termasuk salah satu jenis heavy equipments yang umumnya digunakan untuk menancapkan batang fondasi, mengeruk sungai, hingga menggali, meratakan dan memindahkan tanah maupun material berat lainnya ke dalam truk muatan. 

Baik gear pump maupun excavator berperan penting dalam mendukung proyek pembangunan, pertanian, perkebunan, pertambangan dan lainnya. Sesuai namanya, risiko yang dihadapi alat berat dalam pengoperasiannya juga sama beratnya. 

Kecelakaan besar atau kecil bisa menyebabkan kerugian signifikan dalam penggunaan heavy equipments. Selain itu, nilai investasi alat-alat berat sangatlah besar. 

Baca Juga: Apa Itu K3? Pengertian, Tujuan, Prinsip, dan Ruang Lingkup

Jika sampai terjadi hal-hal yang tak diinginkan dan tak terduga, dampaknya bisa jadi negatif pada keuangan perusahaan. Bukan tak mungkin jika income jadi menurun akibat unit alat berat tiba-tiba tak bisa digunakan dalam waktu yang lama. 

Selain itu, biaya perbaikannya pun terbilang tinggi dan bisa menguras kas anggaran perusahaan. Sebagai langkah antisipasi, asuransi bisa dijadikan solusi bagi para pengusaha pemilik alat-alat berat. 

Memberikan jaminan dan pertanggungan yang mengatasi kerugian dan kerusakan, pengusaha dapat memilih asuransi All Risk/ Gabungan/ Comprehensive atau Total Loss Only dan lainnya yang sesuai kebutuhan. Dengan demikian, gear pump beserta alat-alat berat lainnya bisa mendapatkan proteksi terbaik dan perusahaan pun terhindar dari kerugian keuangan.

Oleh karena itu, gunakan produk asuransi dari Cermati Protect. Mulailah perlindungan aset Anda dengan mengisi form di bawah ini!

Beach Cleaner: Cara Kerja, Ragam Jenis, Fungsi Kegunaan dan Estimasi Harganya

Beach Cleaner: Cara Kerja, Ragam Jenis, Fungsi Kegunaan dan Estimasi Harganya

Beach cleaner adalah mesin pembersih pasir pantai, yakni alat berat yang kerap disebut sandboni. Istilah “sandboni” sendiri mengacu kepada mesin ice-resurfacer Zamboni.

Beach cleaner umumnya berbentuk seperti kendaraan yang menarik alat pengayak, penyaring atau penggaruk di atas pasir pantai. Beach cleaner serta ocean cleaner equipment pada dasarnya berfungsi untuk membersihkan area pesisir pantai, pasir dan laut, dari polusi benda asing, khususnya sampah dan limbah. 

Alat berat beach cleaner biasanya beroperasi dengan cara ditarik secara manual di atas roda atau rel. Sementara untuk perangkat yang lebih canggih kerap ditarik oleh traktor atau sepeda quad.

Baca Juga: 10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Inspeksi Alat Berat

Bagaimana Cara Kerja dan Pemanfaatan Beach Cleaner?

Beach Cleaner

Beach cleaner kerap digunakan di kota-kota yang terletak di tepi pantai. Sampah yang dibuang atau ditinggalkan pengunjung di pantai serta polusi lainnya yang terdampar dapat ditanggulangi dengan menggunakan machinery pembersih pantai. 

Adapun yang menjadi tugas utama dalam strategi beach clean up dan ocean cleanup adalah menemukan cara terbaik untuk menangani limbah dan sampah di pantai. Dalam proses pembersihannya, faktor erosi pantai serta perubahan medan pun turut dipertimbangkan.

Beach cleaner bekerja dengan cara mengumpulkan pasir melalui mekanisme sekop atau seret. Kemudian alat tersebut akan menyapu dan mengayak apapun yang cukup besar untuk dianggap sebagai benda asing.

Dan ini termasuk sampah, batu, ranting serta barang atau benda lainnya yang dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan serta kebersihan ruang publik dan habitat maritim.

Pada kawasan pariwisata Ancol di Jakarta contohnya, seluruh sampah di pasir ditangani oleh beach cleaner dengan sistem vakum. Penyedotan dilakukan untuk mengangkut sampah yang kemudian ditumpuk di bucket di dalam mesin.

Beach cleaner diketahui sanggup menyisir dan membersihkan kawasan pantai seluas 7 ha per jam. Adapun daya tampung sampah dalam bak pembersih pantai tersebut kurang lebih 1.500 kg (1,5 ton) sampah. 

Biasanya, machinery yang sengaja didatangkan dari Negeri Paman Sam itu dioperasikan sebanyak tiga kali dalam seminggu. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar kualitas pasir pantai Ancol tetap bersih, sehingga nyaman dan ideal sebagai lokasi rekreasi. 

Apa Saja Ragam Jenis Beach Cleaner?

Alat pembersih pantai ini tak hanya dibutuhkan untuk membersihkan kawasan pesisir pantai dan muara saja. Area sisi danau, sungai, waduk atau perairan lainnya seperti drainase, hingga pantai untuk bermain voli pantai, bak pasir taman kanak-kanak dan lapangan bermain juga kerap dibersihkan dengan menggunakan heavy machinery pembersih pantai atau ocean cleanup equipment.

Beach cleaner serta alat pembersih lautan terdiri dari beberapa jenis dan tipe, diantaranya seperti:

  • Tractor-pulled beach cleaner, merupakan mesin pembersih pantai yang ditarik traktor,
  • Walk-behind beach cleaner, yakni pembersih pantai yang dapat dengan lebih mudah dipindah-pindah,
  • Tractor attached beach cleaner, yaitu pembersih pantai yang terpasang pada traktor,
  • Raking beach cleaner, merupakan pembersih pantai yang bisa menyisir.

Fungsi Kegunaan dan Manfaat Beach Cleaner

1. Beach Cleaner Menanggulangi Pencemaran Lingkungan dengan Aman

Jenis sampah yang dominan ditemukan di wilayah pesisir umumnya adalah sampah plastik. Selain sedotan dan popok bayi, sendok plastik, kemasan makanan dan minuman hingga handuk serta pakaian bekas yang dibuang masyarakat kerap mengotori kawasan pesisir pantai.

Sebagian besar limbah plastik sudah berada dalam kondisi rapuh. Saat ditemukan, sebagian daripada sampah-sampah itu bahkan sudah mulai terurai menjadi butiran plastik yang ukurannya lebih kecil. 

Fakta tersebut menunjukkan bahwa polutan itu telah berada di kawasan pesisir cukup lama dan tak terurai. Faktanya, kendati sudah berubah menjadi butiran kecil berupa mikroplastik, justru ini lebih berbahaya.

Pasalnya, mikroplastik dan nano plastik bisa terakumulasi dalam tubuh organisme laut sehingga sangat berdampak buruk dalam pencemaran lingkungan hidup hingga ekosistem laut. 

Namun dengan beach cleaner yang eco friendly dan aman serta mudah untuk digunakan, diharapkan pencemaran lingkungan bisa ditanggulangi dengan lebih efektif dan efisien.

2. Beach Cleaner Mempermudah Pembersihan dan Penanganan Sampah Laut

Sementara itu, pada bulan Juli 2021 lalu, device pembersih laut dengan desain terbaru telah hadir. Perangkat berat itu dikenal sebagai Sistem 002 dan 03. 

Ocean cleanup sistem 002 kerap disebut “Jenny” dan uji operasinya bahkan sudah dilakukan di Great Pacific Garbage Patch. Lebih lanjut, Satrijo Wiweko selaku Direktur Sahabat Lingkungan menyebutkan, dunia saat ini telah dipenuhi sampah plastik yang sulit terurai di alam. 

Melansir halaman RRI, sampah plastik memerlukan waktu 350 tahun agar benar-benar terurai. Sedangkan sampah plastik di seluruh dunia bervolume 8 miliar ton.

Indonesia sendiri menduduki peringkat ke-5 sebagai penghasil sampah plastik paling besar di dunia. Jumlahnya bahkan mencapai 9,13 juta ton. 

Selain itu, Republik Indonesia pun menempati urutan ke-5 dunia sebagai negara pembuang sampah plastik ke laut dengan volume sebesar 56,333 ton. Dengan penggunaan beach cleaner yang maksimal, diharapkan bisa menjadi solusi tepat untuk mengatasi permasalahan miris tersebut. 

Membersihkan pantai dan perairan dengan beach cleaner sejatinya turut mendukung Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2018 mengenai Penanganan Sampah Laut. Dengan memanfaatkan beach cleaner dan peralatan ocean cleanup lainnya, proses pembersihan daerah pantai pun bisa dilaksanakan dengan lebih cepat dan mudah.

3. Penggunaan Beach Cleaner Mendongkrak Kemajuan Sektor Pariwisata Berkelanjutan

Mesin berat beach cleaner kerap dimiliki perusahaan pariwisata hingga agroteknologi. Seiring dengan meningkatnya kesadaran global terkait pentingnya daur ulang dan pengelolaan limbah yang berkelanjutan, pihak korporat dan masyarakat bekerja sama turut serta untuk menjaga kebersihan lingkungan. 

Digunakan berbarengan dengan device pembersih laut lainnya, beach cleaner makin sering digunakan dalam kegiatan bersih-bersih dimana pemerintah daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), korporat dan masyarakat umum bahu-membahu membersihkan wilayah pantai. Demi menjaga kebersihan pantai sepanjang tahun, program kegiatan rutin untuk bersih-bersih pun dilakukan bersama secara tetap tentu.

Tak hanya bermanfaat untuk mendongkrak kemajuan sektor pariwisata serta kenyamanan saat piknik dan rekreasi saja. Penggunaan beach cleaner pun dapat mempermudah proses menjaga kelestarian pantai dan laut bagi generasi yang akan datang.

Keindahan alam Bumi Pertiwi merupakan aset yang harus dipelihara. Melalui edukasi dan sosialisasi dan penyediaan tempat sampah, niscaya kebersihan pantai bisa tetap dijaga.

Tentunya, pantai dan laut yang bersih serta indah dapat meningkatkan daya tarik dan pesona destinasi wisata. Jika sudah begitu, tak hanya mengatasi limbah sampah dan melestarikan lingkungan saja. Sektor pariwisata pun dapat semakin maju sehingga meningkatkan pendapatan negara.

Dengan mengingat dan melaksanakan selalu slogan kebersihan pantai, “Menjaga Kebersihan adalah Tanggung Jawab Kita Bersama”, bisnis pariwisata berkelanjutan kian moncer. Sementara kelestarian bahari dengan pantai dan laut yang bersih pun bisa bertahan dengan langgeng. 

Baca Juga: Perbedaan Alat Berat: Backhoe, Power Shovel, Clamshell, dan Dragline

Dibanderol Selangit, Perlukah Beach Cleaner Diasuransikan?

Beach cleaner beserta alat berat untuk pembersih wilayah pantai dan laut tak hanya vital bagi kemajuan industri berbagai bidang. Peranan dan kegunaannya pun cukup esensial dalam menyumbangkan peduli lingkungan dan pelestarian alam. 

Adapun secara global, mesin otomatis beach cleaner yang bisa bergerak sendiri buatan Amerika Serikat dibanderol $90.000. Nominal yang fantastis tersebut setara dengan Rp1,5 miliar. 

Sedangkan untuk beach cleaner yang ditarik traktor harganya berada di kisaran $10.000. Jika dirupiahkan, jumlah ini kurang lebih menembus Rp158 juta.

Sementara itu, untuk beachtech dari Jerman, estimasi harganya mulai dari Rp120 juta atau €6.900. Sebagai perbandingan, beach cleaner yang ditawarkan Italia juga tak bisa dibilang murah. Rentang harganya diketahui mencapai Rp3,5 miliar. 

Opsi lainnya yang bisa dipertimbangkan adalah mesin beach cleaner merek Alibaba dari China, yang kisaran harganya meroket dari Rp32 juta – Rp103 juta. 

Dengan harga yang cukup melambung, alangkah baiknya jika korporat menginvestasikan anggaran untuk proteksi alat berat dalam bentuk asuransi, bila perlu. Terdapat sejumlah polis asuransi heavy equipment yang meliputi:

  • Heavy Equipment Insurance (HE),
  • Contractors’ Plant and Equipment (CPE),
  • Contractors’ Plant Machinery (CPM).

Asuransi alat berat (HE) mempunyai istilah lain yang berbeda. Wording seperti named perils atau unnamed perils biasanya mengacu kepada produk asuransi yang sama. Hal ini tergantung dari asuransi serta kebutuhan tertanggung. 

Selain itu, asuransi alat berat pun bisa diperluas dengan jaminan tambahan seperti:

  • Act of God (AOG), yakni jaminan tambahan untuk risiko terkait bencana alam. Ini termasuk letusan gunung berapi, gempa bumi hingga tsunami,
  • Personal Accident (PA), merupakan jaminan tambahan dalam bentuk santunan serta penggantian biaya pengobatan bagi operator unit bila mereka cacat, sakit atau meninggal,
  • Third Party Liability (TPL), yaitu jaminan tambahan tanggung gugat untuk tuntutan pihak ketiga yang jadi dirugikan oleh unit tertanggung,
  • Riot, Strike, Malicious Damage and Civil Commotion (RSMDCC), adalah jaminan tambahan yang bisa dimasukkan ke dalam polis asuransi Property All Risks dan Industrial All Risks untuk melindungi dari risiko saat terjadi huru-hara, kerusuhan, penghalangan kerja hingga pemogokan. 

Agar terhindar dari kerugian dan risiko finansial yang berbahaya, perusahaan dapat memilih produk asuransi yang sesuai kebutuhan. Perusahaan pun bisa mendapatkan polis dengan kecocokan anggaran yang tersedia untuk melindungi inventaris machinery berat lainnya. 

Maka dari itu, gunakan produk asuransi dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk mulai mengajukan proteksi terbaik yang akan Anda dapatkan!

Track Roller Excavator: Pengertian, Jenis dan Tipe, Hingga Kegunaan Serta Cara Perawatannya

Track Roller Excavator: Pengertian, Jenis dan Tipe, Hingga Kegunaan Serta Cara Perawatannya

Track roller excavator adalah salah satu komponen penting yang berperan vital dalam penggunaan berbagai alat berat (heavy equipment). Sebelum membahas mengenai track roller excavator, mari tinjau terlebih dahulu informasi seputar excavator. 

Excavator ialah salah satu ragam mesin berat yang berguna untuk menggali serta membongkar tanah atau bebatuan. Biasanya, excavator kerap digunakan dalam proyek konstruksi besar. 

Contohnya seperti pembangunan infrastruktur jalan atau jembatan, serta gedung-gedung pencakar langit. Adapun bahan bakar yang digunakan heavy equipment ini berupa diesel atau solar.

Baca Juga: Ini Dia Jenis-Jenis Alat Berat dan Fungsinya!

Apa Itu Track Roller Excavator dan Kegunaannya?

Track Roller Excavator

Memahami track roller atau track idler sangat penting untuk menunjang kelangsungan bisnis dan profesional industri. Sebagai komponen penting dalam berbagai terapan industri, track roller excavator beserta cara kerjanya perlu ditelaah lebih lanjut. 

Apalagi jika mengingat demand pasar global dalam laju roda ekonomi bisnis untuk saat ini dan di masa yang akan datang. Track roller ialah komponen silinder yang memandu dan menopang bagian mesin atau peralatan industri yang bergerak. 

Track roller ini umumnya digunakan pada crane, conveyor, dan berbagai jenis mesin berat lainnya, termasuk excavator. Track roller pada excavator didesain khusus untuk membawa beban berat dengan gerakan yang halus serta presisi. 

Terdapat pada sebuah undercarriage, track roller excavator berfungsi untuk membagi berat unit ke track. Selain itu, track roller excavator juga berfungsi sebagai pengarah track link (bukan untuk menggulung track). 

Ragam Jenis dan Tipe Track Roller Excavator

Track roller excavator terdiri dari dua jenis yakni single flange dan double flange. Kedua jenis track roller itu dipasang berdasarkan susunan tertentu di setiap masing-masing track pada crawler tractor ataupun excavator

Banyaknya jumlah track roller yang dipasang pada sebuah undercarriage sangat tergantung dari panjang track. Makin panjang track, akan semakin banyak pula susunan track roller yang terpasang. 

Track roller excavator pun berkaitan dengan track roller support. Komponen ini berguna sebagai pemegang atau tempat dudukan. 

Selain memahami jenisnya, penting juga untuk mengetahui tipe track roller excavator. Track roller excavator sendiri mencakup dua tipe, yaitu tipe boogie dan tipe rigid yang konvensional.

Track roller support dengan tipe rigid langsung dipasang pada track frame. Sedangkan untuk tipe boogie dibagi lagi dalam dua kategori, yakni K-boogie dan X-boogie

Jika hendak dibandingkan, track roller support tipe boogie lebih adaptif karena dapat menyesuaikan diri dengan bentuk pada permukaan tanah yang tak rata. Sedangkan tipe rigid yang kaku sesuai namanya akan menguntungkan, karena meminimalisir slip antara track shoe dengan permukaan tanah.

Penggunaan tipe rigid ini dapat memperpanjang umur komponen dan bagian undercarriage

Baca Juga: 10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Inspeksi Alat Berat

Penggunaan Track Roller Excavator dalam Berbagai Industri

Track roller excavator tak hanya melulu digunakan dalam industri infrastruktur, konstruksi pembangunan maupun pertambangan. Berikut sejumlah bidang industri lainnya yang juga memerlukan penggunaan heavy machinery ini:

1. Perakitan Otomotif

Track roller excavator biasa digunakan dalam perakitan mobil. Alat ini sangat mendukung dan membantu pergerakan sistem konveyor, robot, serta jenis peralatan otomatis lainnya. 

Track roller juga digunakan untuk menopang hingga memandu arah bodi mobil serta komponen lainnya selama proses perakitan berlangsung.

2. Arsitektur

Dalam pengerjaan bidang arsitektur, track roller kerap digunakan untuk konstruksi atap skylight yang cantik, hingga jenis struktur kaca besar lainnya. Kemudian alat berat track roller juga difungsikan untuk mendukung dan memandu pergerakan panel kaca. 

Track roller menyediakan permukaan dengan gesekan rendah agar kacanya bisa bergerak. 

3. Pengecoran dan Pabrik

Track roller kerap digunakan pada pengerjaan pengecoran dan pabrik karena mendukung serta memandu pergerakan sistem konveyor, robot hingga peralatan otomatis lainnya.

Selain itu, pergerakan logam serta material lainnya selama produksi juga ditunjang oleh penggunaan track roller. 

4. Produk Kayu

Track roller excavator juga umum digunakan dalam industri produk kayu. Selain untuk menunjang berbagai peralatan otomatis, track roller dimanfaatkan untuk memandu pergerakan material kayu selama produksi. Terutamanya seperti di pabrik furniture, penggergajian kayu dan masih banyak lagi.

5. Pembuatan Kapal

Heavy equipment kerap dioptimalkan dalam industri pembuatan kapal. Hal ini dikarenakan track roller sanggup menunjang pergerakan sistem conveyor serta tools otomatis lainnya. 

Alat ini pun berperan vital dalam memandu pergerakan komponen kapal yang penting selama proses perakitan terjadi.

6. Medis

Dalam ranah industri medis, track roller biasanya difungsikan untuk menunjang pengerjaan peralatan otomatis seperti robot atau conveyor. Dalam prosesnya, peralatan dan perangkat medis pun dibuat dengan menggunakan track roller excavator.

7. Farmasi

Industri farmasi juga memerlukan track roller sebagai penunjang dalam proses pembuatan dan pengemasan produk-produknya. 

8. Pemrosesan Logam

Track roller digunakan dalam pemrosesan logam untuk mendukung pergerakan machinery otomatis. Setiap pergerakan logam serta material lainnya selama produksi tak lepas dari penggunaan heavy equipment ini. 

9. Penambangan

Penggunaan track roller excavator pada industri pertambangan bermanfaat untuk memandu segala pergerakan machinery otomatis dalam proses penambangan. Terutamanya yakni untuk mendukung pergerakan material di tambang selama prosez ekstraksi. 

10. Pasir dan Kerikil

Industri pasir dan kerikil dapat menunjang peralatan otomatis dalam pergerakan material pasir dan kerikil. Pengangkutan material pasir serta kerikil selama penambangan dan ekstraksi juga ikut ditopang oleh track roller.

11. Penelitian Ilmiah

Track roller excavator juga umum digunakan dalam penelitian ilmiah. Pergerakan peralatan otomatis dan bahan ilmiah kerap didukung track roller selama proses penelitian serta berbagai eksperimen. 

12. Produksi Makanan dan Minuman

Bidang industri makanan dan minuman pun turut menggunakan track roller dalam pergerakan tools otomatisnya. Alat berat, lengkap dengan conveyor hingga robot dan machinery otomatis khususnya dipergunakan saat proses produksi.

13. Pulp dan Kertas

Dalam industri pulp dan kertas, track roller memandu pergerakan sistem konveyor, robot serta alat otomatis. Pergerakan bahan pulp dan kertas selama produksi turut didukung oleh alat ini.

14. Pembuatan Fiberglass

Track roller excavator mendukung pembuatan produk fiberglass seperti perahu hingga jenis perahu lainnya. Track roller juga menunjang pergerakan material fiberglass dan ketersediaan permukaan dengan gesekan rendah. Dengan demikian, material bisa bergerak sebagaimana mestinya. 

Cara Perawatan Rutin yang Tepat untuk Track Roller Excavator

Track roller excavator terbuat dari beragam bahan material yang meliputi karet, baja hingga plastik. Roller berfungsi untuk menopang berat dari excavator serta trackpad pada undercarriage

Selain itu, kegunaannya juga untuk membagi berat unit ke track serta sebagai pengarah track link. Agar awet dengan masa pakai yang lama, alat berat ini mesti diperiksa secara berkala. 

Dan mengingat kerusakan kerap terjadi, maka pemeriksaan visual pun perlu dilakukan. Sebagai langkah perawatan esensial, waspadai kebocoran oli karena hal itu dapat menyebabkan kerusakan pada alat berat. 

Kemudian apabila ada keausan, ganti oli dan langkah lain yang diperlukan wajib dilakukan. Perawatan yang tepat hingga inspeksi rutin dapat membantu memperpanjang masa pakainya.

Pemeliharaan yang baik juga dapat membantu mengurangi kebutuhan akan biaya perbaikan yang terbilang mahal. 

Proteksi Track Roller Excavator dan Alat Berat Perusahaan dengan Asuransi yang Diperlukan

Demikianlah uraian informasi terkait fakta track roller excavator. Track roller excavator merupakan komponen yang penting dalam sistem track alat berat, baik untuk pekerjaan konstruksi pembangunan maupun pertambangan.

Dengan mempunyai pemahaman menyeluruh berkenaan jenis, fitur utama dan penerapannya, pengusaha pun dapat mengambil keputusan tepat dan terbaik demi kelancaran pengoperasian berbagai heavy equipment, termasuk track roller excavator. 

Agar proyek pekerjaan bisa berjalan lancar dan sesuai target, setiap peralatan wajib dirawat dengan baik. Selain perlu dipelihara dengan sebagaimana mestinya, alangkah baiknya jika pengusaha mempertimbangkan perlindungan asuransi alat berat. 

Harga track roller excavator kisarannya berada di rentang harga Rp 1,3 jutaan ke atas. Meski begitu, untuk heavy equipment khususnya excavator sudah lain cerita.

Estimasi harga excavator bekas saja sudah bisa mencapai Rp 350 juta – Rp 1 miliar. Sedangkan untuk barang terbaru, harga excavator yang ditawarkan berada di kisaran Rp 3,5 miliar – Rp 5 miliar. 

Menilik besaran investasinya yang bukan uang sedikit, maka asuransi alat berat pun perlu diperhitungkan. Karena sejatinya, asuransi untuk heavy equipment dapat memberi proteksi agar terhindar dari berbagai risiko keuangan yang dapat merugikan. 

Demi keamanan finansial, perusahaan bisa memilih premi atau polis asuransi yang sesuai anggaran serta kebutuhan. Opsi asuransi Comprehensive/ Gabungan/ All Risk dan Total Loss Only (TLO) bisa dijadikan pilihan. 

Agar berjalan lancar, konsultasikan dengan broker asuransi terpercaya. Selain itu, pelajari dulu sebelum memilih polis atau premi asuransi yang tepat untuk proteksi track roller excavator ataupun alat berat lainnya yang dimiliki perusahaan.

Tunggu apalagi? Gunakan produk asuransi umum dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini sekarang!

Memahami Alat Berat Chain Trenchers High, Fungsi Kegunaan Hingga Proteksi Asuransinya

Memahami Alat Berat Chain Trenchers High, Fungsi Kegunaan Hingga Proteksi Asuransinya

Peranan heavy equipment atau alat berat sangat penting dalam memudahkan dan mempercepat penyelesaian pekerjaan konstruksi. Dan ini meliputi penggalian, pengangkutan, pemindahan dan lain-lain. 

Salah satu jenis alat berat yang kerap digunakan termasuk excavator, bulldozer, trencher, wheel loader, crane, grader, forklift, asphalt paver, diesel hammer, roller dan sebagainya. Namun selain daripada itu, ada juga alat tambahan lainnya yang tak kalah penting. 

Salah satunya seperti chain trenchers high alias penggali parit. Alat ini sederhananya merupakan attachment atau extra parts yang fungsi pengoperasiannya kerap digunakan bersama trencher atau excavator.

Baca Juga: Tips Memilih Alat Berat untuk Proyek

Apa Itu Chain Trenchers High?

Chain Trenchers High

Mesin penggali parit alias chain trenchers high mempunyai rantai logam dengan gigi. Bahannya sendiri terbuat dari baja berkekuatan tinggi, sehingga memungkinkan alat berat ini untuk menggali, mengangkat dan memindahkan tanah dalam jumlah yang besar.

Mengingat ukuran serta kekuatannya yang sangat besar lagi, maka tak heran jika mesin ini sanggup menggali akar pohon besar dan berat di dalam tanah yang padat.

Sebagai salah satu ragam peralatan konstruksi, alat berat ini juga sering digunakan untuk memasang drainase serta memasang kabel listrik atau pipa. Adapun bagian slide pada komponen chain trenchers high dapat memberikan stabilitas maksimal pada kedalaman penggalian parit apapun. 

Rantainya sendiri tersedia dengan bilah cangkul untuk tanah yang belum dipadatkan. Selain itu, terdapat juga opsi bilah cangkul yang bergerigi untuk menangani tanah campuran.

Ragam Fungsi dan Kegunaan Chain Trenchers High

Umumnya, chain trenchers high difungsikan untuk penggalian ke tempat yang dalam dan sempit, seperti parit dan saluran. Peralatan berat yang satu ini pada dasarnya bermanfaat untuk membersihkan tanah lunak.

Bentuk mesin penggalinya dilengkapi rantai atau sabuk. Bila loader dipakai untuk alat pengangkut yang memuat berbagai barang, maka chain trenchers high menjadi attachment untuk penggalian parit di tanah yang lunak. 

Chain trenchers high dilengkapi dengan sekrup pembuangan di bagian sisinya. Alat berat ini dapat diandalkan untuk membuat parit tetap bersih. 

Jika dredger digunakan untuk mengeruk lumpur serta material di bawah air, maka trenching machine kerap dijadikan pilihan utama untuk menggali tanah yang lebih lembek dan lunak. 

Selain fungsi kegunaan dan manfaat di atas, chain trenchers high juga bisa digunakan untuk:

  • Memotong akar pohon besar,
  • Mendukung pekerjaan perpipaan termasuk membuang material galiannya,
  • Memotong trotoar, bebatuan keras dan besar serta beton,
  • Menggali kabel listrik dan mempermudah dalam membuang material penggalian,
  • Membuat parit drainase yang untuk membuang limbah dan limpasan air,
  • Mesin trencher dorong juga bisa digunakan untuk menggali tanah hingga kedalaman empat kaki.

Chain Trenchers High Efektif dalam Mempersiapkan Tanah untuk Instalasi Infrastruktur

Hadir dengan berbagai model dan ukuran, chain Trenchers High memang dirancang khusus untuk menggali saluran atau parit di tanah. Namun meski sering digunakan untuk menggali parit yang tak begitu lebar namun dalam, chain trenchers high berfungsi untuk memotong tanah yang kondisinya sulit untuk digali. 

Di samping itu, chain trenchers high juga digunakan dalam pengerjaan proyek konstruksi saluran pipa, saluran air, hingga kabel listrik. Dengan pisau penggali yang bisa diatur sesuai lebar dan kedalaman yang dibutuhkan untuk parit, penggunaan chain trenchers high dapat mempercepat penggalian. 

Pasalnya, proses penggalian parit dengan metode manual dan tradisional sudah pasti akan memakan waktu yang lebih lama. Lebih lanjut, chain trenchers high bisa menciptakan parit dengan dimensi tepat dan konsisten sesuai target dan kebutuhan proyek. 

Hal ini membuatnya menjadi alat yang efektif dan efisien dalam mempersiapkan tanah untuk instalasi infrastruktur underground. Sebagai contoh, chain trenchers high merek Simex CHD 120B terbilang cukup menonjol dari sekian banyak model di pasaran. 

Rupanya, keunggulan perangkat ini terletak pada kekuatan strukturalnya yang mengesankan. Rantainya pun terbuat dari bahan yang dijamin memiliki ketahanan tinggi terhadap keausan.

Ketentuan Penggunaan Alat Berat Diatur dalam Permen Tenaga Kerja, SIA dan SIO

Heavy equipments atau alat berat ialah peralatan mesin yang dirancang untuk melakukan berbagai tugas berat yang tak bisa dilakukan secara manual. Alat berat biasanya digunakan dalam proyek pembangunan konstruksi hingga pertambangan. 

Namun tak jarang juga heavy equipments digunakan pada industri manufaktur. Adapun pengoperasian alat berat dan sebagainya diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 8 Tahun 2020 tentang K3 Alat dan Angkut.

Permen atau Peraturan Menteri tersebut fungsinya tak lain adalah untuk perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja setiap tenaga kerja yang membuat, memasang dan memakai alat angkat dan angkut. 

Lebih lanjut, mengoperasikan alat berat memang tak bisa dilakukan oleh sembarang orang, termasuk juga untuk excavator dan chain trenchers high. Hanya mereka yang mempunyai sertifikasi saja yang boleh menggunakan alat-alat berat tersebut, terutamanya untuk berbagai proyek serta industri skala besar.

Dibutuhkan surat izin dan sertifikasi tertentu. Adapun kedua surat tersebut dikenal dengan nama Surat Izin Alat (SIA) dan SIO (Surat Izin Operator), yang mana proses kepengurusannya bisa rumit dan berbelit-belit. 

SIO diperlukan untuk menjamin keselamatan kerja individu operator serta meminimalisir risiko kecelakaan kerja yang bisa timbul. Selain itu, SIO juga penting untuk memastikan keamanan serta keahlian operator alat berat

Mereka yang sudah mengantongi SIO berarti telah menjalani pelatihan yang mencakup pengetahuan terkait pengoperasian alat berat, pengidentifikasian potensi bahaya, hingga cara mengatasi risiko yang mungkin timbul atau terjadi.

Lindungi Heavy Equipment Perusahaan dengan Asuransi Alat Berat

Selain keselamatan kerja dalam pengoperasiannya, perawatan attachment chain trenchers high pun tak boleh dikesampingkan. Bila kerusakan terjadi, penggantian komponen alat berat harus dilakukan oleh ahli yang profesional dengan sebagaimana mestinya. 

Itulah sebabnya pengusaha akan membutuhkan perlindungan tambahan seperti asuransi alat berat. Asuransi heavy equipment dapat menjamin penggantian rugi saat alat mengalami kerusakan.

Demikian juga di saat terjadi peristiwa tertentu yang menyebabkan risiko keuangan yang dipertanggungkan. Adapun beberapa contoh alat berat yang risikonya dijamin polis mencakup:

Umumnya, berbagai perusahaan asuransi menyediakan dua jenis jaminan yang bisa dipertimbangkan, yaitu:

1. Comprehensive atau biasa disebut Gabungan/ All Risk

Asuransi Comprehensive atau Gabungan/ All Risk ini merupakan jaminan risiko yang menanggung kerugian dan kerusakan sebagian maupun total akibat sebab-sebab yang tertera dijamin dalam polis. 

2. Total Loss Only (TLO)

Asuransi Total Loss Only (TLO) ialah jaminan risiko terhadap kerugian ataupun kerusakan total, dimana biaya perbaikan unit diperkirakan sama besarnya dengan harga unit. 

Adapun mengenai luas Jaminan, rincian Jaminan Standarnya adalah sebagai berikut:

  1. Kesalahan pengoperasian, kelalaian dan perbuatan jahat yang dilakukan oleh karyawan,
  2. Bencana alam, seperti banjir, badai, hujan batu es, tanah longsor dan genangan air,
  3. Kebakaran, petir hingga ledakan,
  4. Perampokan serta pencurian,
  5. Tabrakan, terbalik, benturan dan tergelincir,
  6. Peristiwa lainnya yang tak dikecualikan di Pengecualian Umum dan Khusus.

Sementara itu, terdapat beberapa Pengecualian Umum sebagai berikut:

  1. Perbuatan sengaja yang dilakukan pihak Tertanggung, atau orang yang mewakili tertanggung. Akibat radiasi, ionisasi atau pencemaran radioaktif dari bahan bakar nuklir serta limbah nuklir. 
  2. Akibat terjadi perang, invasi, serangan musuh asing, peperangan baik yang dinyatakan atau tidak, pemberontakan, perang sipil, pemogokan, kerusuhan, huru-hara, gunung meletus, gempa bumi, hingga perebutan kekuasaan atas pemerintah yang sah secara de facto serta de jure. 

Sejatinya, asuransi alat berat meliputi Polis Marine inland yang memang kerap digunakan dalam konstruksi ataupun pekerjaan lainnya. Tugas asuransi jenis ini tak lain untuk memberikan proteksi kepada berbagai jenis heavy equipments.

Sedangkan Asuransi Heavy Equipment (HE) menjamin semua heavy equipments yang digunakan untuk membantu pekerjaan kontraktor atau penggunaan pribadi. Jaminan perlindungan yang ditawarkan diberikan menurut per unit atau gabungan alat beratnya.

Heavy Equipments sendiri belum diatur dalam Kategori 1-6 tarif premi Asuransi kendaraan Bermotor oleh pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Heavy Equipments bisa menggunakan nomor polisi atau tidak, dan itu tergantung dari penggunaannya. 

Baca Juga: 10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Inspeksi Alat Berat

Asuransi Contractor’s Plant Equipment merupakan jenis asuransi rekayasa dan mempunyai banyak kemiripan dengan Plant Insurance di Jerman. Hal ini sesuai “Ketentuan Umum Contractor’s Plant and Machinery” (ABG – Allgemeine Bedingungen untuk Kaskoversicherung von Baugeräten). Namun juga sangat berbeda dengan “Ketentuan Umum Asuransi untuk Kendaraan Bergerak” (ABMG – Allgemeine Bedingungen für die Maschinen-und Kaskoversicherung von fahrbaren oder transportablen Geräten).

Sementara itu, Asuransi Contractor Plant Machinery (CPM) atau Asuransi Contractor’s Equipment (CPE) ialah Polis Semua Risiko atau All Risk yang meliputi alat berat, termasuk chain trenchers high beserta bangunan, dan juga mesin kontraktor pada lokasi kerja tertentu. 

Vibrating Wheel Compactor: Definisi, Fungsi dan Manfaatnya dalam Memadatkan Tanah

Vibrating Wheel Compactor: Definisi, Fungsi dan Manfaatnya dalam Memadatkan Tanah

Vibrating wheel compactor adalah salah satu attachment atau extra parts yang kerap dipakai berbarengan bersama alat berat lainnya. Alat berat ini umumnya kerap dipakai di bidang konstruksi maupun pertambangan. 

Baca Juga: 9 Jenis Alat Berat yang Sering Digunakan di Pertambangan

Definisi dan Fungsi Vibrating Wheel Compactor

vibrating wheel compactor

Pada dasarnya, jenis heavy equipment yang satu ini berfungsi untuk memadatkan material keras, termasuk permukaan tanah. Vibrating wheel compactor dapat dikenali dari bentuknya yang mirip dengan tandem roller. 

Mempunyai satu roda depan serta satu roda belakang yang sejajar, vibrating wheel compactor dirancang untuk memadatkan dasar parit. Vibrating wheel compactor alias pemadat roda getar ini menjamin dasar parit yang ajeg dan kokoh secara permanen. 

Sebagai hasilnya, dasar parit pun tak hanya menjadi rata, tapi juga terpadatkan dengan baik dan memastikan keselamatan jalan tercapai dengan maksimal.

Mengapa Penting Menggunakan Vibrating Wheel Compactor?

Sejatinya, mesin compactor ialah alat yang didesain untuk menggilas dan memadatkan tanah, aspal, hingga material lainnya dengan tujuan untuk menciptakan permukaan yang stabil dan datar. 

Vibrating Wheel Compactor sebagai salah satu jenis compactor berperan vital dalam menjamin keberhasilan proyek pekerjaan konstruksi. Jika proses pemadatan tanah tak berjalan efektif, maka permukaan yang dibangun berpotensi rentan terhadap risiko keretakan, penurunan yang tak merata serta deformasi. 

Itulah sebabnya penggunaan compactor menjadi faktor yang sangat penting untuk mencapai standar kepadatan yang sesuai perencanaan serta spesifikasi teknis. 

Vibrating Wheel Compactor Serupa dengan Soil Compactors dan Vibratory Rollers

Vibrating wheel compactor juga kerap disebut dengan istilah lain, salah satunya ialah soil compactors atau vibratory rollers. Fungsinya pun masih serupa, yakni untuk memadatkan tanah luas dalam skala besar. 

Selain membuat tanah menjadi compact, attachment ini juga berfungsi untuk menyebarkan serta meratakan lapisan tanah dan material pada proyek konstruksi serta pertambangan. Dengan alat pemadatan ini, kondisi tanah pun bisa mencapai tingkat kepadatan yang diinginkan. 

Penggilas getar atau vibratory rollers memang dikenal dengan efisiensi pemadatan tanah yang sangat baik. Mengadopsi teknologi yang semakin canggih dan mutakhir, mesin ini dilengkapi sistem getaran sesuai namanya.

Fungsinya yakni untuk membantu proses pemadatan material secara lebih optimal. Vibratory rollers kerap dimanfaatkan dalam beragam jenis pekerjaan pemadatan dengan cepat, ringkas dan lebih praktis lagi efisien. 

Vibrating Wheel Compactor Merupakan Attachment Tambahan Bersama Loader

Attachment ini bekerja dengan metode getaran. Saat ia beroperasi dengan cara bergetar, maka butiran tanah pun akan cenderung merata karena mereka mengisi bagian yang kosong pada suatu permukaan dataran. 

Vibrating wheel compactor biasanya digunakan bersama skid steer loader. Dapat mengisolasi secara sempurna dari penggerak utama, poros kembarnya bergetar dan berotasi terbalik yang diposisikan di tengah roda.

Selain itu, untuk meningkatkan kenyamanan operator, gaya vertikalnya bisa ditambahkan saat dioperasikan. Begitu juga dengan gaya horizontalnya yang dapat diimbangi.

Efek putaran ban karet dari vibrating wheel compactor ini mampu memberikan hasil pemadatan tanah serta aspal dengan kualitas tinggi. Semua itu berkat tekanan vertikal dan horizontal dari ban karetnya di segala arah.

Alhasil, pori-pori permukaan aspal pun bisa ditutupi dan menjadi kedap air. Selain itu, lebar rodanya pun dapat disesuaikan melalui bagian yang memiliki baut, sehingga lebih fleksibel dan mudah diubah di lokasi pengerjaan proyek konstruksi pembangunan. 

Baca Juga: Ini Dia Jenis-Jenis Konstruksi yang Wajib Diketahui

Apa Saja Manfaat Vibrating Wheel Compactor?

Vibrating wheel compactor serta mesin pemadat tanah lainnya tak hanya dapat mempercepat pengerjaan konstruksi, tapi juga mengurangi risiko kerusakan serta cedera.

Walaupun perlu ditunjang dengan dukungan dari perangkat lainnya, namun alat pemadat memungkinkan tim memanfaatkan tools lainnya dengan optimal. Proyek tak hanya jadi lebih cepat beres tapi juga membantu pembersihan saat akhir pengerjaan.

Berikut rincian uraian manfaat vibrating wheel compactor yang dapat diperoleh:

1. Membantu Material jadi Lebih Kuat

Perangkat pemadat tanah dapat membantu meningkatkan kepadatan beton sehingga membuatnya jadi lebih tahan terhadap potensi kerusakan. 

2. Membantu Mengurangi Rembesan Air

Air yang mengalir melalui tanah atau kotoran tentu bisa merusak peralatan. Kemajuan dan produktivitas pekerjaan pun bisa jadi terhambat. 

Lain halnya saat tanah sudah dipadatkan. Setelah dipadatkan, air pun akan terperangkap di bawah tanah yang stabil dan padat. Tanah yang padat akan mencegah air rembes dan mengganggu lokasi serta proses kerja. 

3. Meningkatkan Stabilitas

Tanah yang sudah dipadatkan akan menjadi lebih datar permukaannya ketimbang tanah gembur. Forklift, derek serta jenis perangkat kerja lainnya bisa mendapatkan manfaat dari meningkatnya stabilitas yang dihadirkan tanah padat.

4. Menambah Kapasitas Beban Tanah sehingga Lebih Aman

Peralatan pemadatan tanah termasuk vibrating wheel compactor memungkinkan tim pekerja mengoptimalkan kapasitas angkut alat beratnya. Tanah yang sudah dipadatkan bisa menopang dan memberikan keamanan lebih. 

Dan sebagai imbasnya, alat-alat pengangkat pun dapat mengangkut beban yang lebih berat dengan aman di atas permukaan tanah yang datar dan stabil.

Vibrating Wheel Compactor Berperan untuk Membuat Stabil Permukaan Tanah

Vibrating wheel compactor kerap digunakan bersama mesin giling, stamper kuda atau stamper kodok misalnya, yang mana fungsinya serupa, yakni untuk pemadatan tanah. Adapun peran dan fungsi alat ini tentunya sangat penting demi terwujudnya keselamatan umum di ruang publik.

Pemadatan tanah merupakan salah satu proses yang vital dan esensial serta tak bisa dilewatkan. Pasalnya, setiap proyek konstruksi memerlukan tanah yang stabil sebagai fondasi untuk menopang berat.

Untuk itulah diperlukan pemadatan tanah. Pemadatan ini prosesnya melibatkan penataan ulang pada partikel dan lapisan tanah secara mekanis. Dengan begitu, udara yang terperangkap di dalamnya akan menghilang sehingga menjadi semakin padat serta mengurangi rembesan air.

Tanah yang tidak dipadatkan bisa menyebabkan air merembes dan turun atau longsor. Dan hal ini bisa mengancam dan membahayakan keselamatan. 

Lebih lanjut, simak tujuan utama pemadatan tanah yang penting untuk diketahui sebagai berikut:

1. Dapat Mempercepat Proses Konstruksi

Pemadatan tanah bisa membuat proses pengerjaan konstruksi jadi selesai lebih cepat. Karena itu berarti, tanah telah dipastikan dan dipersiapkan sesuai spesifikasi tertentu. 

2. Untuk Meningkatkan Stabilitas Tanah

Dengan pemadatan tanah, maka dataran sekitar pun dapat terbantu meningkat stabilitasnya. Hal ini pada akhirnya akan sangat berpengaruh besar dalam meminimalisir kebocoran air hingga mengurangi risiko longsor.

3. Mempersiapkan Kondisi Tanah Sebagai Dasar Landasan Konstruksi

Pemadatan tanah sejatinya berguna untuk mengurangi kandungan air di dalamnya. Dengan begitu, tanah pun jadi lebih siap dan mantap kondisinya sebagai fondasi konstruksi. 

Seperti diketahui, kondisi tanah yang stabil dan padat merupakan pemenuhan kualifikasi sebagai dasar konstruksi yang ideal. 

4. Dapat Memperkuat Fondasi Bangunan

Tanah yang sudah dipadatkan, salah satunya dengan menggunakan alat vibrating wheel compactor, akan menjadi lebih kuat, ajeg dan stabil. Tentunya hal ini baik karena tanah dengan kualifikasi tersebut akan sanggup menopang beban konstruksi bangunan yang akan dibebankan kepadanya.

5. Membantu Meningkatkan Kualitas Konstruksi

Konstruksi yang berkualitas dan aman mumpuni hanya akan dapat terwujud jika tanahnya sudah memenuhi spesifikasi dan kualifikasi yang dibutuhkan. Dengan pemadatan tanah menggunakan tools yang diperlukan, target tersebut dapat terpenuhi. 

6. Mencegah Terjadinya Kerusakan Lingkungan

Pemadatan tanah dengan pemanfaatan vibrating wheel compactor dapat membantu mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Dengan memastikan kandungan air didalam tanah tidak berlebih, tanah pun dapat lebih siap dan kuat padat untuk menahan beban.

Membeli atau Menyewa Vibrating Wheel Compactor, Manakah yang Terbaik?

Beberapa tim konstruksi dan developer mempunyai peralatan beratnya sendiri. Namun jika hendak diperhitungkan kembali, menyewa heavy equipments pun bisa menjadi alternatif investasi yang lebih baik. 

Rammer dan lainnya tidak dibanderol begitu mahal. Namun sebagian besar roller memang dijual dengan harga selangit. Padahal, berbagai proyek bisa jadi membutuhkan mesin pemadatan tanah yang berbeda-beda. 

Alat berat yang memadai, andal dan mumpuni bisa mempercepat penyelesaian proyek. Dengan mesin yang tepat, risiko bahaya dari medan yang tak stabil pun bisa dicegah dan diatasi. 

Jadi temukanlah penyedia alat berat yang tepat yang bisa disewa sesuai kebutuhan demi alasan ekonomis dan kepraktisan. Dengan menyewa mesin pemadat tanah, tim pekerja bisa memangkas biaya dan mendapatkan tools terbaik sesuai kebutuhan dan lokasi lapangan. 

Ada banyak perusahaan yang menyediakan heavy equipments untuk disewa, lengkap dengan dukungan tenaga teknis untuk mengatasi masalah dalam mengoperasikan peralatan. 

Pilih Mesin Pemadat Tanah Terbaik Sesuai Kebutuhan

Demikianlah uraian informasi seputar alat berat pemadat tanah, vibrating wheel compactor. Tentunya, setiap mesin pemadat tanah mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing sesuai kecocokan dengan proyek pekerjaannya. 

Adapun model unit yang umumnya dicari ialah Bomag BC 473 EB. Dengan berat mesin mencapai 25.700 kg, mesin pemadat ini bekerja mengolah dan menguatkan tanah agar menjadi lebih kokoh dengan maksimal. 

Vibrating wheel compactor merek tersebut diketahui menghadirkan dua opsi roda serta dozer blade yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek di lapangan. Demikian juga dengan berbagai model dan ukuran mesin dari brand Simex dengan LiuGong sebagai contohnya. 

Vibrating wheel compactor menawarkan hasil yang sangat tepat akurat dengan presisi sempurna, selain fungsinya yang serbaguna. Teknis pengoperasiannya yang mudah dan ringkas memberikan kenyamanan optimal bagi operatornya. 

Sebagai hasilnya, dasar parit pun tak hanya menjadi rata, tapi juga terpadatkan dengan sangat baik. Tak lupa, pertimbangkanlah sifat proyek sebelum membeli atau menyewa vibrating wheel compactor. 

Selain itu, perhitungkan pula jenis material yang hendak dipadatkan, jumlah beban yang diperlukan, hingga faktor penting lainnya agar proyek dapat dengan sukses diselesaikan.

Lindungi dengan Asuransi

Selain itu, perlindungan terhadap alat berat juga penting agar bisa menekan kerugian bila terjadi kerusakan. Cermati Protect menyediakan berbagai produk asuransi yang dapat digunakan untuk melindungi alat berat. Isi form di bawah ini untuk info lebih lanjut!

Berkenalan dengan Alat Berat Wheel Saw, Fungsi, Cara Kerja Fitur dan Keuntungan Penggunaannya

Berkenalan dengan Alat Berat Wheel Saw, Fungsi, Cara Kerja Fitur dan Keuntungan Penggunaannya

Alat berat atau heavy equipment memainkan peran yang penting dalam beragam industri. Dan ini mencakup konstruksi, pertambangan ataupun industri pengolahan dan manufaktur. 

Salah satu alat yang sering digunakan yaitu wheel saw. Wheel saw adalah salah satu alat berat atau heavy equipment untuk beberapa kegunaan.

Layaknya excavator, crusher bucket, bulldozer atau wheel loader, wheel saw kerap dijumpai sebagai alat berat yang digunakan oleh kontraktor konstruksi bangunan atau developer. Sederhananya, gergaji roda atau wheel saw merupakan alat berat pemotong permukaan sangat keras yang dioperasikan dengan roda serta menggunakan tenaga hidrolik. 

Sebagai salah satu extra part atau attachment, gergaji roda atau wheel saw umumnya ideal untuk digunakan untuk pembuatan selokan utilitas. 

Baca Juga: Tips Memilih Alat Berat untuk Proyek

Apa Saja Fungsi Kegunaan dan Manfaat Wheel Saw?

wheel saw

Dengan turbin hidrolik sebagai sumber dayanya, wheel saw ini pun sering difungsikan dalam bidang aplikasi Agrikultur. Selain industri Pertanian, wheel saw pun kerap digunakan dalam pekerjaan tanah atau earthwork lainnya. 

Mampu menggali tanah dengan kedalaman maksimal hingga 600 mm, tipenya termasuk Trencher Roda dengan struktur disk tunggal. Selain itu, wheel saw sering digunakan untuk memotong tambalan aspal serta memotong sambungan pelebaran jalan. 

Wheel saw dirancang untuk pemotongan parit berkinerja tinggi pada berbagai permukaan keras atau padat seperti aspal, beton bertulang, dan tanah berbatu atau beku. Dibanderol mulai dari US$1.100 – 2.800 per bagian, alat tambahannya rata-rata berbobot 1200 – 1400 kg ini memiliki spesifikasi yang berbeda-beda serta menawarkan keunggulannya masing-masing. 

Bagaimana Cara Kerja Fitur-Fitur Wheel Saw?

Mengintip cara kerjanya, wheel saw beroperasi dengan Direct Drive System. Adapun sistem penggeraknya langsung dilengkapi motor pompa piston hidrolik untuk memastikan laju pemotongan maksimum. 

Selain itu, torsi roda yang hadir juga menopang kinerja dan efisiensi produksinya menjadi lebih optimal. Manfaat lainnya, attachment ini juga bisa menjadi alat pembersih parit. 

Dioperasikan secara hidrolik dari ruang operator, bilahnya bisa dikendalikan ke bawah dan ke atas guna membuang kotoran dan memastikan parit bersih. Sementara itu, fitur pelat deflector yang ada dapat dimaksimalkan untuk membuang kotoran dari jalur mesin. 

Alhasil, mesin pun dapat beroperasi dengan lancar. Sedangkan pembuangan kotoran bisa dilakukan ke kanan dan ke kiri, atau di kedua sisi gergaji roda dengan pemasangan pelat penutup yang telah disertakan.

Lebih lanjut sebagai gambaran, berikut uraian fitur yang hadir pada attachment beserta kegunaannya:

1. Bits (Mata Bor)

Sebagai salah satu fitur, mata bor beton diketahui menjadi standar pada semua model wheel saw. Untuk mata bor kerucut serbaguna opsional tersedia di semua aplikasi tarmac serta asphalt

Selain itu, mata bor dengan masa pakai ekstrem juga tersedia untuk aplikasi cat wheel saws dengan tugas yang ekstrem.

2. Rangka Self Standing

Bisa self standing, wheel saw memiliki desain rangka yang mampu berdiri sendiri untuk meningkatkan keterhubungan dan memudahkan parkir. 

3. Optional Guide Bar

Optional Guide Bar yang hadir juga memungkinkan operator memposisikan wheel saw untuk pemotongan yang lurus. Di samping itu, Bilah Pemandu Opsional ini juga dapat membantu visibilitas menjadi lebih jelas.

4. Max Pro Pressure Gauge

Wheel saw memiliki fitur pengukur tekanan Max Pro. Fitur ini memberikan umpan balik operator untuk menyesuaikan kecepatan dalam mengubah beban material demi produktivitas maksimum. 

Pengukur dipastikan menampilkan kinerja planer dalam kondisi real time yang terlihat dari kabin. Fitur pengukur ini merupakan standar pada model XHP.

5. Hydraulic Side-Shift dan Depth Control

Sebagai fitur standar, ini membuat kontrol kedalaman hidrolik dan side-shift pada semua model. Bisa dikendalikan dari kompartemen operator, side-shift hidrolik memungkinkan posisi roda berganti dari tengah ke ujung kanan tengah. 

Dengan begitu, pemotongan di dekat trotoar atau dinding serta penghalang lainnya bisa dieksekusi dengan lebih mudah. Selain itu, fitur ini juga membantu meminimalisir kebutuhan untuk mengubah posisi mesin sehingga pekerjaan pun jadi lebih ringkas dan praktis.

Keuntungan Utama Penggunaan Alat Berat Wheel Saw

Penggunaan alat berat beserta extra part yang diperlukan memberikan beberapa keuntungan tersendiri. Keuntungan utamanya antara lain meliputi:

1. Mendukung Efisiensi dan Produktivitas

Sejatinya, alat berat sangat membantu peningkatan efisiensi serta produktivitas dalam berbagai pekerjaan seperti pemindahan material atau pemotongan jalan. Dengan kecepatan kerja yang lebih tinggi hingga daya dan kapasitas angkut besar, gergaji roda bisa menghemat lebih banyak waktu.

2. Biaya Jadi Lebih Ekonomis

Tak dapat dipungkiri, penggunaan heavy equipments akan sangat menguntungkan. Alat berat dinilai merupakan solusi yang lebih hemat, ekonomis dan efisien ketimbang menggunakan tenaga manusia. Terutamanya jika berbicara mengenai pekerjaan pemindahan material berat ataupun demolishing permukaan yang sangat keras.

Heavy equipments termasuk wheel saw dapat melakukan tugas dengan lebih cepat lagi efisien, sehingga bermanfaat dalam memangkas anggaran untuk tenaga kerja.

3. Menawarkan Fleksibilitas Kepemilikan

Alat-alat berat beserta extra parts pendukungnya hadir dalam beraneka macam kapasitas angkut/ kinerja serta berbagai ukuran. Dengan begitu, konsumen dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan proyek pekerjaan mereka.

Menariknya lagi, sejumlah perusahaan juga menyediakan layanan penyewaan alat berat, termasuk wheel saw, loader dan sebagainya. Sehingga pengguna pun bisa menggunakan heavy equipments yang dibutuhkan sesuai proyek tanpa harus keluar biaya lebih untuk membeli atau memilikinya.  

Langkah Perawatan dan Pemeliharaan Wheel Saw

Demi kinerja optimal serta masa pemakaian yang langgeng dan panjang, pada dasarnya semua jenis alat berat perlu dipelihara dan dirawat dengan baik. Maintenance yang apik dapat menambah lama masa penggunaan alat berat.

Guna menunjang performa alat berat yang optimal, maka diperlukan inspeksi rutin serta perawatan yang menyeluruh secara tetap tentu. Lakukan pemeriksaan atau inspeksi rutin terhadap komponen penting yang meliputi sistem hidrolik, mesin hingga ban. 

Langkah penting tersebut juga termasuk pemeriksaan kondisi fisik yang menyeluruh, pemeriksaan suhu dan juga pemantauan kerusakan atau kebocoran tertentu. Di samping inspeksi rutin, perawatan secara berkala pun wajib dilaksanakan. 

Hal ini mencakup pemeriksaan atau penggantian oli, filter udara hingga filter bahan bakar yang sesuai jadwal. Adapun jadwal yang dimaksud ditentukan oleh produsen alat beratnya. 

Perawatan berkala juga melibatkan pelumasan beberapa komponen trencher, loader atau planer yang bergerak, sebagai penopang kinerja gergajinya itu sendiri. Selain itu, pengecekan kabel hingga konektor dan penggantian suku cadang yang aus perlu diperhatikan. 

Baca Juga: Beragam Suku Cadang Alat Berat yang Perlu Diketahui

Loader yang Sesuai dan Planer yang Tepat Menopang Kinerja Terbaik

Sebagai tips, saat didukung oleh loader yang sesuai, model gergaji roda WS18 dan WS24 misalnya, mampu memotong aspal, beton, tanah beku, bahkan kawat kasa dengan akurasi yang tepat. Dengan kedalaman penggalian parit mencapai 6 hingga 24 inch (tergantung pada modelnya), alat tambahan yang kokoh ini digunakan untuk perbaikan jalan.

Selain itu, wheel saw pun digunakan untuk memasang kabel air, gas, listrik, dan serat optik. Bisa difungsikan sebagai pembersih parit yang dinaikkan dan diturunkan secara hidrolik, gergaji roda bisa diandalkan untuk memastikan parit yang bersih. 

Attachment gergaji roda memberikan pemotongan yang lebih presisi daripada palu udara atau hidrolik serta lebih mudah diangkut daripada mesin khusus. Alat ini pun ideal untuk digunakan dalam pembongkaran dan konstruksi.

Selain itu, gergaji yang dioperasikan dengan planer (mesin ketam) ini bisa digunakan sebagai pembersih parit dengan cara naik turun secara hidrolik. Bergantung pada modelnya, kedalaman pemotongan berkisar antara 15 cm hingga 80 cm. 

Dengan opsi 18, 24 dan 40 inci, high-flow planer yang menyertai wheel saw dapat memberikan fleksibilitas tambahan, kontrol independen dan banyak fitur. Perpaduan andal tersebut tentunya dapat meningkatkan produksi proyek menjadi lebih banyak. 

Wheel saw dari merek Bobcat contohnya, hadir dengan sistem hidrolik aliran tinggi yang didukung loader, sehingga amat berharga sebagai tools tambahan untuk perbaikan aspal dan beton. Selain untuk meratakan permukaan keras yang tidak rata, alat ini juga berfungsi untuk perbaikan jalan dan memotong drainase di tempat parkir. 

Wheel saw bahkan kerap digunakan dalam pembersihan mesin penggilingan yang lebih besar lagi. Adapun planer aliran standar 14 inci pun tersedia untuk operator dan ideal untuk mengerjakan tugas kecil. 

Diantaranya seperti perbaikan parking lot, penggilingan lubang jalan, hingga retakan-retakan buaya di jalanan. 

Wheel Saw yang Serbaguna Dapat Mendukung Efisiensi Kerja

Demikianlah sajian informasi terkait heavy equipment gergaji roda. Wheel saw attachment sanggup memotong berbagai permukaan dengan fungsi yang relatif serbaguna sebagai parts pendukung efisiensi kerja.

Dengan mengoptimalkan fungsi dan kegunaan wheel saw, pengerjaan proyek pun dapat terlaksana lebih cepat, ringkas, praktis dan efisien. Tak lupa sebagai troubleshooting umum, ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi.

Lindungi dan Rawat Juga Wheel Saw Anda

Saat terjadi masalah atau kerusakan pada wheel saw, operator disarankan harus mampu melakukan troubleshooting dasar. Hal ini mencakup identifikasi masalah, pengecekan komponen terkait, hingga pengambilan tindakan yang tepat dan sesuai kasus.

Bila perlu, hubungi teknisi yang kompeten untuk mendapat tindakan perbaikan lebih lanjut. 

Lindungi juga alat berat ini dengan asuransi umum dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk mengajukannya!

Asuransi Kompensasi Pekerja: Pengertian, Pertanggungan dan Manfaatnya

Asuransi Kompensasi Pekerja: Pengertian, Pertanggungan dan Manfaatnya

Asuransi kompensasi pekerja merupakan salah satu fasilitas perusahaan yang wajib diberikan kepada para pekerja. Asuransi yang satu ini akan memberikan pertanggungan dalam bentuk biaya medis, biaya rawat jalan, ganti rugi atas hilangnya gaji, termasuk tunjangan kematian. 

Asuransi kompensasi ini menjadi hak para pekerja dan tidak bisa diabaikan pengadaannya oleh perusahaan. Meski tidak seluruhnya, namun kebanyakan perusahaan sudah menyediakan layanan ini bagi pekerjanya, terutama perusahaan-perusahaan yang berskala besar. 

Apa itu Asuransi Kompensasi Pekerja? 

asuransi kompensasi pekerja

Asuransi kompensasi pekerja merupakan layanan asuransi yang memberikan kompensasi kepada karyawan, jika yang bersangkutan sakit atau kehilangan penghasilannya. Karyawan bisa merasakan manfaat asuransi ini jika yang bersangkutan mengalami risiko yang termasuk dalam cakupan pertanggungannya. 

Selain kondisi di atas, asuransi kompensasi juga akan melakukan pembayaran kompensasi jika sewaktu-waktu karyawan yang menjadi pesertanya meninggal dunia. Kompensasi ini akan diserahkan kepada pihak keluarga atau ahli waris dari yang bersangkutan. 

Pada dasarnya, setiap perusahaan diwajibkan untuk menyediakan asuransi ini bagi pekerjanya, bahkan meski perusahaan tersebut hanya memiliki beberapa orang pekerja sekalipun. Premi asuransi kompensasi pekerja ini akan dibayarkan oleh perusahaan.

Pengajuan klaim kompensasi ini biasanya akan dibayarkan kepada pekerja, jika perusahaan tempatnya bekerja atau perusahaan asuransi melakukan konfirmasi bahwa pekerja tersebut mengalami cedera, penyakit atau bahkan kematian yang masih berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukannya. 

Namun jika ternyata perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja dan pihak perusahaan asuransi menolak klaim kompensasi yang diajukan oleh pekerja, maka kasus tersebut akan ditangani dan diputuskan secara hukum oleh seorang hakim.

Jika melihat risiko kerja dan manfaat yang bisa didapatkan pekerja dari asuransi ini, maka seharusnya setiap pekerja wajib menjadi peserta asuransi tersebut. Artinya, perusahaan wajib menyediakan layanan asuransi kompensasi pekerja ini untuk setiap pekerja mereka. 

Apa saja yang Ditanggung Asuransi Kompensasi Pekerja? 

Sebagaimana pembelian produk asuransi pada umumnya, pihak perusahaan yang menyediakan layanan asuransi kompensasi pekerja tentu harus memahami dengan baik isi polis. Hal ini penting, untuk memastikan bahwa setiap pekerja bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari asuransi tersebut. 

Berikut ini adalah beberapa cakupan pertanggungan dari asuransi kompensasi pekerja: 

  • Biaya pengobatan atas penyakit maupun cedera yang ditimbulkan oleh pekerjaan, termasuk biaya kunjungan ke rumah sakit, biaya perawatan dan tindakan operasi (jika dibutuhkan).
  • Biaya perawatan kesehatan mental, baik itu akibat gangguan kecemasan maupun trauma. 
  • Penggantian gaji yang hilang (ditanggung sebagian, biasanya sebesar 2/3 dari jumlah gaji). Penggantian gaji ini biasanya dilakukan jika pekerja membutuhkan waktu untuk beristirahat sementara dari pekerjaan, di mana hal ini biasanya disebabkan oleh adanya penyakit atau cedera yang masih berkaitan dengan pekerjaan itu sendiri. 
  • Santunan cacat, biasanya ini akan dibayarkan jika pekerja mengalami cedera yang menyebabkan cacat sementara atau permanen saat menjalankan pekerjaannya. 
  • Biaya perawatan berkelanjutan, biaya ini akan dibayarkan untuk kebutuhan perawatan kesehatan lanjutan pekerja, seperti terapi fisik atau yang lainnya. 
  • Santunan kematian yang meliputi biaya pemakaman dan santunan keuangan bagi keluarga pekerja yang meninggal saat menjalankan pekerjaannya. 

Selain beberapa cakupan pertanggungan di atas, perusahaan asuransi juga menetapkan sejumlah kondisi yang tidak akan ditanggung oleh mereka. Penting bagi pekerja untuk memahami dengan baik hal-hal apa saja yang tidak masuk dalam pertanggungan ini. 

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang tidak masuk dalam cakupan pertanggungan asuransi kompensasi pekerja: 

  • Perjalanan pulang pergi: risiko yang terjadi selama dalam perjalanan pulang pergi ke tempat kerja tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Namun meski begitu, sejumlah perusahaan asuransi tetap menanggung risiko ini, jika pekerja melakukan perjalanan pulang pergi dengan menggunakan kendaraan milik perusahaan. 
  • Keracunan atau penyalahgunaan zat: risiko yang timbul akibat penyalahgunaan zat-zat tertentu yang dilarang juga tidak akan ditanggung asuransi kompensasi. 
  • Perkelahian di tempat kerja: risiko yang timbul akibat perkelahian pekerja di tempatnya bekerja juga tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi, kecuali perkelahian ini terkait pekerjaan yang dilakukan pekerja tersebut. 

Apa saja Manfaat Asuransi Kompensasi Pekerja? 

Penggunaan asuransi kompensasi pekerja tentu bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan para pekerja selama mereka menjalankan pekerjaannya. Selain itu, asuransi ini juga akan melindungi perusahaan dari risiko keuangan/ kerugian.

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari asuransi kompensasi pekerja: 

1. Mengurangi Pengeluaran Perusahaan 

Asuransi kompensasi pekerja akan menanggung kerugian yang timbul akibat adanya risiko yang menyebabkan pekerja tidak bisa melakukan pekerjaannya, misalnya sakit maupun kecelakaan, sehingga tidak membebani keuangan perusahaan. 

Pembayaran ini bisa saja cukup besar dan meliputi beberapa komponen, seperti: pembayaran gaji, biaya pengobatan, biaya rawat jalan/ terapi, termasuk santunan kematian (jika sewaktu-waktu pekerja meninggal dunia). 

2. Menghindari Risiko Keuangan Bagi PEkerja 

Masih berkaitan dengan poin di atas, pekerja juga akan mendapatkan manfaat besar dari penggunaan asuransi kompensasi pekerja ini. Pekerja tidak perlu mengeluarkan biaya pengobatan dan yang lainnya selama dalam masa pemulihan. 

Selain itu, jika pekerja mengalami risiko kematian saat melakukan pekerjaannya, maka perusahaan asuransi juga akan membayarkan sejumlah uang santunan kepada keluarga atau ahli warisnya, sehingga mereka bisa tetap melanjutkan hidup dengan baik.

3. Memberikan Perlindungan Bagi Pekerja

Pemberian asuransi kompensasi pekerja bagi para pekerja merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan. Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk melindungi para pekerjanya, terutama selama mereka sedang menjalankan pekerjaannya. 

4. Memberikan Ketenangan Bagi Pekerja 

Perlindungan yang diberikan asuransi kompensasi kerja memiliki cakupan yang terbilang luas dan menguntungkan pekerja. Ada banyak risiko yang ditanggung asuransi ini, termasuk risiko kecelakaan dan kematian. Hal ini akan memberi ketenangan dan kenyamanan tersendiri bagi pekerja, sehingga mereka bisa tetap fokus pada pekerjaannya, tanpa memikirkan berbagai hal terkait dengan risiko pekerjaannya. 

Cara Membeli Asuransi Kompensasi Pekerja 

Asuransi kompensasi pekerja merupakan hak para pekerja, di mana layanan asuransi ini diberikan oleh perusahaan. Sebagian besar perusahaan bahkan sudah menjadikannya sebagai fasilitas wajib bagi para pekerjanya. 

Layanan asuransi kompensasi ini bisa didapatkan perusahaan dari salah satu sumber berikut berikut: 

1. Perusahaan Asuransi Swasta 

Ada sejumlah perusahaan asuransi swasta yang menyediakan layanan asuransi kompensasi pekerja ini. Perusahaan bisa memilih layanan dengan cakupan yang paling tepat bagi pekerjanya. Namun harga yang diterapkan perusahaan asuransi swasta bisa saja lebih mahal, tergantung pada cakupan pertanggungan apa saja yang akan dikenakan. 

2. Program Asuransi Pemerintah 

Di Indonesia sendiri, layanan asuransi yang satu ini wajib diberikan perusahaan kepada para pekerja. Jika perusahaan menginginkan perlindungan asuransi dari pemerintah, maka bisa menggunakan layanan BPJS Tenaga Kerja saja. 

Selain itu, pemerintah juga mewajibkan penggunaan layanan asuransi kesehatan atau BPJS Kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk para pekerja. Layanan asuransi ini akan menjamin risiko kesehatan para pekerja, baik itu risiko yang timbul selama menjalankan pekerjaannya maupun risiko yang timbul saat tidak sedang melakukan pekerjaannya. 

Cara Mengajukan Klaim Asuransi Kompensasi Pekerja

Pengajuan klaim asuransi kompensasi pekerja bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut ini: 

  • Pekerja melaporkan penyakit atau cedera yang dialaminya dan berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukannya kepada pihak perusahaan.  
  • Pihak perusahaan melaporkan hal tersebut kepada perusahaan asuransi yang mereka gunakan. 
  • Jika perusahaan tidak keberatan atas pengajuan klaim tersebut, maka perusahaan asuransi akan melakukan pembayaran tunjangan atau ganti rugi kepada pekerja yang bersangkutan.
  • Namun jika perusahaan merasa keberatan dan tidak menerima pengajuan klaim tersebut, maka pekerja bisa mengajukan tuntutan kepada pihak terkait untuk mendapatkan bantuan dalam proses pengajuan klaim yang dilakukannya. 

Perusahaan Wajib Sediakan Asuransi Kompensasi Pekerja 

Asuransi kompensasi pekerja merupakan layanan asuransi yang akan memberikan perlindungan atas risiko kesehatan dan kehilangan penghasilan para pekerja. Layanan ini bisa membuat perusahaan bebas dari masalah keuangan yang berkaitan dengan risiko pekerjanya. Perusahaan wajib menyediakan layanan asuransi ini, agar pekerjanya mendapatkan perlindungan yang baik selama bekerja.

Maka dari itu, segera asuransikan karyawan melalui produk asuransi dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk info selengkapnya!

6 Tugas Ahli K3 Umum yang Jarang Diketahui

6 Tugas Ahli K3 Umum yang Jarang Diketahui

Ahli K3 umum semakin banyak dibutuhkan mengingat pesatnya perkembangan industri di Indonesia. Masing-masing industri membutuhkan ahli dalam mengawasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja karyawan untuk menghindari kecelakaan kerja yang merugikan perusahaan. 

Guna memaksimalkan ilmu dan potensi di bidang K3, ahli K3 umum wajib mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga legal. Sertifikat yang didapatkan dari pelatihan membuat seseorang mampu memenuhi syarat uji dan memiliki produktivitas unggul saat Kembali bekerja di perusahaan.

Pentingnya Ahli K3 Umum di Perusahaan

tugas ahli k3 umum

Ahli K3 memiliki peranan penting dalam mengawasi dan mewujudkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Adapun peranan tersebut, antara lain:

1. Meningkatkan Keselamatan Kerja

Adanya program K3 di suatu perusahaan dipercaya dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja. Selain melindungi karyawan, penerapan K3 juga melindungi perusahaan sehingga produktivitas secara keseluruhan ikut meningkat.

2. Mencegah Penyakit Akibat Kerja

Kecelakaan kerja disebabkan karena beberapa faktor, seperti kondisi lingkungan kerja yang kurang aman hingga kelalaian dari karyawan itu sendiri. Ahli K3 membantu perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi faktor yang menimbulkan risiko. Dengan begini, perusahaan dapat melakukan sejumlah evaluasi demi meningkatkan kesejahteraan kerja karyawan.

3. Meningkatkan Reputasi Perusahaan

Perusahaan yang memiliki catatan penerapan K3 yang baik terbukti dari meningkatnya produktivitas kerja. Catatan K3 yang baik dapat menjaga reputasi perusahaan di mata publik dan sesama pebisnis. Reputasi yang meningkat sejatinya akan menumbuhkan motivasi kerja dan meningkatkan loyalitas karyawan.

4. Mengurangi Pengeluaran Perusahaan

Seiring dengan berkurangnya jumlah kecelakaan kerja, maka perusahaan dapat menghemat anggaran dalam periode tertentu. Misalnya, biaya rumah sakit, penyediaan obat-obatan bagi karyawan, kompensasi karyawan, dan kerusakan properti akibat kecelakaan kerja. Sehingga penghematan dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.

Tanggung Jawab Ahli K3 Umum

Tanggung jawab seorang ahli K3 tidak boleh dipandang sebelah mata. Beberapa tanggung jawab krusial, di antaranya:

1. Mengidentifikasi Biaya dan Risiko

Bertujuan untuk:

  • Melakukan inspeksi rutin untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin terjadi di tempat kerja
  • Menilai besarnya risiko untuk mengetahui besaran biaya yang timbul akibat risiko yang terjadi
  • Menganalisis data dari risiko yang sudah pernah terjadi untuk membandingkan biaya yang dikeluarkan dalam periode tertentu

2. Melatih dan Mengedukasi Karyawan

Bertujuan untuk:

  • Menyusun materi-materi yang berhubungan dengan K3 
  • Menyampaikan materi K3 kepada seluruh karyawan menggunakan kalimat yang mudah dipahami
  • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3 dengan mengadakan program edukasi berkelanjutan
  • Melatih karyawan melalui implementasi K3 secara nyata di tempat kerja

3. Implementasi Berjalan dengan Baik

Bertujuan untuk:

  • Memastikan bahwa penerapan K3 sudah sesuai dengan pedoman yang berlaku
  • Menyusun perencanaan dan pengorganisasian yang diperlukan agar implementasi sesuai
  • Meminimalisir adanya kesalahan implementasi yang dapat merugikan individu maupun perusahaan

4. Mengembangkan Penerapan K3

Bertujuan untuk:

  • Merancang program K3 sesuai kebutuhan dan kondisi yang terjadi di lingkungan kerja
  • Melibatkan seluruh karyawan hingga pimpinan dalam implementasi program K3
  • Mengembangkan program K3 dasar menjadi bagian yang lebih spesifik
  • Menambah poin-poin baru dalam implementasi K3 bila memang diperlukan

5. Patuh Sesuai Regulasi

Bertujuan untuk:

  • Memastikan bahwa perusahaan sudah mematuhi aturan dan standar K3 yang berlaku secara nasional
  • Menyusun laporan dan dokumentasi yang dibutuhkan sebagai syarat kepatuhan kepada regulasi yang berlaku
  • Memberikan sanksi kepada siapa saja yang melanggar implementasi K3 di perusahaan

6. Melakukan Pengawasan dan Mengevaluasi

Bertujuan untuk:

  • Mengawasi prosedur K3 yang diterapkan oleh perusahaan secara rutin
  • Melakukan evaluasi atas implementasi K3 untuk memudahkan pembuatan program baru yang lebih sesuai dengan kondisi di perusahaan

Tugas Ahli K3 Umum

Tugas para ahli K3 umum diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per-002/Men/1992 yang berisikan Tata Cara Penunjukan, Kewajiban, dan Wewenang Ahli K3 dalam menjalankan tugasnya. 

Adapun tugas-tugasnya, antara lain:

1. Mengawasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan K3 sesuai bidang yang sudah ditunjuk sesuai Keputusan penunjukan

2. Memberikan laporan tertulis kepada Menteri tenaga kerja atau pejabat tertentu untuk melihat hasil pelaksanaan tugas. Dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Ahli K3 umum memberikan laporan setidaknya satu kali dalam 3 bulan 
  • Ahli K3 umum memberikan laporan terkait penerapan K3 kepada pimpinan setiap harinya

3. Merahasiakan seluruh keterangan atau informasi yang berhubungan dengan perusahaan maupun pejabat yang ada di dalamnya

4. Memasuki tempat kerja sesuai keputusan yang sudah ditetapkan

5. Berhak meminta keterangan yang berkaitan dengan syarat-syarat penerapan K3 yang ditetapkan di tempat kerja

6. Mengawasi, menganalisa, memeriksa, menguji, mengevaluasi penerapan K3, dan membina pelaksanaan K3 di suatu perusahaan. Di dalamnya meliputi:

  • Kondisi tenaga kerja
  • Kondisi fasilitas yang digunakan dalam implementasi K3
  • Kondisi mesin dan peralatan yang digunakan dalam menunjang pekerjaan
  • Penanganan bahan baku, seperti bahan mentah dan jadi
  • Proses produksi dari awal hingga akhir
  • Cara kerja setiap karyawan
  • Masalah yang terjadi antar karyawan
  • Kondisi lingkungan pekerjaan

Target Peserta dalam Pelatihan K3

Peserta yang berasal dari industri pemerintahan, BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta yang sudah memiliki pengalaman kerja di bidang K3. Setiap peserta akan mengikuti ujian tertulis dan wawancara. 

Adapun persyaratan umum peserta pelatihan sertifikasi K3, antara lain:

  • Pendidikan minimal SLTA atau sederajat
  • Minimal pengalaman di bidang K3 selama 6 bulan
  • Melampirkan surat keterangan berbadan sehat
  • Melampirkan surat keterangan kerja
  • Fotokopi KTP atau kartu identitas
  • Pas foto 3×4 dengan latar belakang merah
  • Fotokopi ijazah Pendidikan terakhir
  • Melampirkan CV terbaru
  • Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan oleh perusahaan 
  • Melampirkan sertifikasi pelatihan K3 yang sebelumnya pernah diikuti
  • Melampirkan surat keterangan psikologis yang dikeluarkan oleh rumah sakit
  • Surat berkelakuan baik 

Besarnya Biaya Pelatihan K3

Besaran biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh sertifikat ahli K3 umum sangat bervariasi. Mulai dari Rp2.500.000 hingga Rp7.000.000, tergantung dari lembaga yang mengadakan sertifikasi dan fasilitas yang diberikan kepada peserta selama mengikuti pelatihan.

Salah satu lembaga yang mengadakan sertifikasi K3 umum adalah PPM Manajemen. Biaya pelatihan yang dikenakan kepada peserta sebesar Rp6.800.000 dengan durasi pelatihan selama 4 hari. Biaya ini sudah termasuk pajak dan biaya ujian sampai memperoleh sertifikat

Selama proses pelatihan, aka nada beberapa topik yang dibahas untuk meningkatkan kompetensi peserta seputar penerapan K3. Adapun topik-topik yang akan dibahas selama pelatihan, antara lain:

  • Proses perancangan strategi pengendalian risiko K3 di tempat kerja
  • Membuat rancangan sistem tanggap darurat
  • Mengawasi pelaksanaan izin kerja setiap karyawan
  • Melakukan komunikasi seputar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
  • Mengukur dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan risiko di tempat kerja
  • Mengelola pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan kerja
  • Mengelola Tindakan tanggap darurat
  • Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) selama berada di tempat kerja
  • Menerapkan program seputar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
  • Membuat dan mengelola dokumentasi selama pelaksanaan pelatihan K3
  • Menerapkan sistem manajemen risiko untuk meminimalisir potensi risiko
  • Melakukan evaluasi atas pemenuhan syarat dan prosedur pelaksanaan K3
  • Melakukan investasi atas kecelakaan kerja dari awal hingga akhir

Ahli K3 Umum Perlu Membekali Diri dengan Pelatihan K3

Para ahli K3 umum dianggap kompeten di bidangnya bila sudah memiliki sertifikasi K3 yang diperoleh dari lembaga yang sah di Indonesia. Untuk memaksimalkan kompetensi, para ahli K3 dapat mengikuti pelatihan berkelanjutan yang membahas topik-topik terbaru seputar pelaksanaan K3. Dengan demikian, aturan K3 yang ditetapkan dalam suatu perusahaan menjadi optimal.

Bagi yang berkeinginan menjadi ahli K3, jangan lupa untuk mengikuti pelatihan ini. Pilihlah lembaga terbaik yang menawarkan topik pembelajaran yang luas, pelayanan memuaskan, dan harga yang sesuai dengan budget masing-masing. Bandingkan antara satu lembaga dengan lembaga lainnya untuk mendapatkan satu nama lembaga paling berkualitas. 

Lengkapi juga perlindungan karyawan dengan asuransi kesehatan karyawan. Dengan begitu, risiko kerugian akibat kecelakaan kerja dapat makin terminimalisir. Isi form di bawah ini untuk informasi lengkapnya!

Ahli K3 Umum: Pengertian, Skill, dan Tugasnya 

Ahli K3 Umum: Pengertian, Skill, dan Tugasnya 

Ahli K3 Umum atau yang sering disingkat menjadi AK3U adalah seseorang yang ahli dan memiliki kompetensi dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Seorang AK3U harus memiliki bukti sertifikasi yang dikeluarkan oleh Kemnaker selaku pihak yang berwenang.

Secara garis besar, seorang petugas AK3U memiliki tanggung jawab untuk memastikan sebuah lingkungan kerja dan juga berbagai aktivitas yang dilakukan di lingkungan kerja atau perusahaan tersebut bisa berjalan dengan aman dan sehat untuk setiap pekerja di sana.

Apa itu Ahli K3 Umum?

ahli k3 umum adalah

Ahli K3 Umum adalah seseorang yang memiliki keahlian, pengetahuan dan juga kompetensi di bidang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Secara garis besar, petugas AK3U akan melakukan analisa risiko dan menilai tingkat bahaya yang terdapat di sebuah lingkungan kerja. 

Di dalam praktiknya, Ahli K3 Umum akan memastikan bahwa seluruh komponen yang terdapat di lingkungan kerja sudah memenuhi standar keamanan dan kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga pekerja bisa melakukan tugasnya dengan risiko kerja yang minim.

Berbagai tugas di atas menuntut seorang Ahli K3 Umum harus memiliki pengetahuan yang baik terkait peraturan serta kebijakan-kebijakan pemerintah tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang harus diterapkan di dalam sebuah perusahaan. 

Sedangkan bagi pihak perusahaan sendiri, mempekerjakan seorang AK3U merupakan hal yang wajib. Hal ini akan memudahkan pihak perusahaan untuk menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3) dengan cara yang tepat, sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Jika sebuah perusahaan tidak atau belum pernah memiliki seorang AK3U, maka perusahaan memiliki kewajiban untuk memilih satu atau beberapa orang pekerjanya dan memberikan pelatihan khusus, agar pekerja tersebut bisa mendapatkan sertifikasi AK3U. 

Berdasarkan peraturan perundang-undangan, seorang AK3U yang sudah mendapatkan sertifikasi dari Kemnaker akan disebut sebagai seorang tenaga teknik berkeahlian khusus, di mana tugasnya adalah melakukan pengawasan penataan terhadap Undang-Undang K3.

Skill yang Wajib Dimiliki Seorang Ahli K3 Umum

Secara umum, seorang AK3U biasanya lulusan S1 atau minimal D3, memiliki pengalaman kerja selama 2-4 tahun, dan sudah memiliki sertifikasi AK3U dari Kemnaker. Namun untuk menjadi seorang AK3U, pekerja juga harus memiliki skill yang mendukung di bidang yang satu ini. 

Berikut ini adalah beberapa skill yang harus dimiliki oleh seorang Ahli K3 Umum di perusahaan: 

1. Memiliki Kemampuan yang Baik dalam Berkomunikasi 

Seorang AK3U harus mampu berkomunikasi dengan baik, sehingga skill yang satu ini termasuk salah satu yang terpenting. Saat menjalankan tugasnya, seorang AK3U akan melakukan banyak interaksi dengan orang-orang, termasuk harus memberi penjelasan/ arahan dan yang lainnya. Penyampaian informasi terkait K3 ini tentu harus dilakukan dengan benar dan menggunakan bahasa yang tepat, agar setiap pekerja bisa memahaminya dengan baik.

2. Memahami dan Menguasai Regulasi K3 

Seorang AK3U akan menghabiskan hampir semua waktunya untuk melakukan pengawasan terhadap penerapan K3. Tugasnya adalah memastikan semua K3 diterapkan sesuai dengan aturan dan PP yang berkaitan dengan A3 itu sendiri. Hal ini tentu akan berjalan dengan baik, jika yang bersangkutan sudah menguasai dengan baik regulasi terkait K3 tersebut sejak awal.

3. Memiliki Kemampuan untuk Mengoperasikan Komputer 

Seorang Ahli K3 Umum juga harus menyusun laporan tentang penerapan K3 di dalam perusahaan, termasuk melakukan presentasi di depan para atasan maupun pekerja yang berkaitan. Semua ini akan membutuhkan keterampilan dalam mengoperasikan komputer. Selain menguasai komputer, AK3U juga harus mampu beradaptasi dengan software dan teknologi yang dibutuhkan dalam mendukung pekerjaannya. 

4. Memiliki Kemampuan untuk Melakukan Observasi 

Seorang AK3U juga harus memiliki kemampuan yang baik untuk melakukan observasi terhadap sebuah kejadian atau masalah yang berkaitan dengan pekerjaannya. Observasi yang baik tentu akan mempermudah AK3U untuk mengidentifikasi bahaya atau masalah di lingkungan kerja, sehingga yang bersangkutan bisa melakukan tindakan-tindakan yang tepat untuk mencegah dan mengatasinya. 

5. Mampu Memecahkan Masalah dan Mengambil Keputusan 

Pengambilan keputusan yang tepat merupakan salah satu poin penting dalam urusan keselamatan kerja. Seorang Ahli K3 Umum harus memiliki kemampuan yang baik dalam menilai sebuah masalah yang berkaitan dengan keselamatan kerja, lalu mengambil keputusan terbaik untuk mengatasi masalah tersebut. Semua ini tentu harus dilakukan dengan menggunakan data dan juga analisis terlebih dahulu. 

6. Mampu Menentukan Skala Prioritas 

Seorang Ahli K3 Umum harus memiliki kemampuan untuk menentukan skala prioritas di dalam pekerjaannya. Hal ini akan sangat membantu, sebab dalam menjalankan tugasnya, AK3U bisa saja menangani beberapa masalah dalam waktu bersamaan. Jika bisa menentukan skala prioritas dengan baik, maka setiap masalah akan bisa diselesaikan dengan baik secara berurutan. 

7. Memiliki Kemampuan Membangun Relasi 

Kemampuan yang baik dalam membangun relasi juga akan sangat dibutuhkan seorang AK3U. Dalam menjalankan tugasnya, AK3U akan berhubungan dengan banyak orang, baik itu atasan, pekerja, maupun pihak-pihak terkait dengan pekerjaannya. Hubungan yang baik dengan relasi akan mempermudah untuk menyelesaikan masalah, termasuk untuk melakukan negosiasi atau yang lainnya. 

8. Memiliki Sertifikasi AK3U 

Seorang AK3U juga wajib memiliki sertifikasi AK3U maupun K3 lainnya, sebelum menjalankan tugasnya. Hal ini akan didapatkan melalui proses pelatihan di Kemnaker. Bekal pelatihan inilah yang akan membantu AK3U untuk lebih mudah untuk memahami dan mendapatkan informasi tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara detail, termasuk berbagai regulasi yang digunakan di dalamnya. 

Apa saja Tugas Ahli K3 Umum

Berikut ini adalah beberapa tugas yang akan ditangani oleh seorang Ahli K3 Umum di dalam pekerjaannya: 

1. Menjadi Penasihat K3 Perusahaan

Hal pertama yang menjadi tugas seorang ahli K3 Umum adalah menjadi penasihat Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi perusahaan. AK3U akan berperan sebagai sekretaris dalam Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang ada di dalam perusahaan. 

2. Memastikan Lingkungan Kerja Sesuai dengan Regulasi K3

Seorang AK3U juga bertugas untuk memastikan seluruh peralatan keselamatan yang dipakai di perusahaan sudah sesuai dengan standar keselamatan yang seharusnya. Hal ini berlaku untuk semua peralatan, seperti: tali pengaman, helm, sepatu, dan yang lainnya. 

3. Memeriksa Peralatan Keselamatan Secara Berkala

Ahli K3 Umum juga bertugas melakukan pemeriksaan berbagai peralatan keselamatan yang digunakan di perusahaan. Pemeriksaan ini bisa dilakukan secara rutin dan berkala, untuk memastikan semua perlatan masih dalam kondisi layak dan bisa dipergunakan dengan sebagaimana fungsinya. 

4. Memastikan Pemenuhan K3 Perusahaan

Seorang Ahli K3 Umum juga bertugas untuk memastikan seluruh aktivitas kerja yang dilakukan di dalam perusahaan bisa berjalan dengan aman dan sudah sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Kemnaker selaku pihak yang berwenang dalam urusan tersebut. 

5. Melaksanakan Evaluasi Risiko di Tempat Kerja

AK3U juga bertugas untuk melaksanakan evaluasi risiko di lingkungan kerja perusahaan, lalu mengeluarkan rekomendasi terkait dengan penanganan risiko-risiko tersebut. Evaluasi ini akan meliputi beberapa poin, seperti: penilaian potensi kecelakaan, bahaya-bahaya yang bisa timbul, termasuk dampak negatif terhadap kesehatan para pekerja. 

6. Menyusun Rekomendasi untuk Meminimalisir Risiko

Jika sudah menjalankan evaluasi risiko, maka Ahli K3 Umum juga harus membuat rekomendasi untuk meminimalisir risiko tersebut. Rekomendasi ini bisa dibuat dalam bentuk perubahan prosedur kerja, pemakaian perangkat kerja dan keselamatan yang tepat, pengaturan ulang lokasi kerja, dan yang lainnya. 

7. Memberi Pelatihan dan Pendidikan K3

Selain semua tugas di atas, seorang AK3U juga bertugas untuk memberikan pelatihan dan pendidikan terkait penerapan K3 kepada semua pekerja.  Pelatihan ini bisa diberikan dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masing-masing pekerja, seperti penggunaan APD saat bekerja, cara menangani bahan kimia, dan yang lainnya. 

Ahli K3 Umum Memiliki Tugas Penting di Perusahaan 

Ahli K3 Umum merupakan seseorang yang sudah tersertifikasi dan bertugas untuk memastikan keselamatan dan kesehatan pekerja sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, AK3U juga harus melakukan pemeriksaan dan memberikan rekomendasi terkait dengan penerapan A3 itu sendiri. Selain memastikan keselamatan para pekerja saat menjalankan pekerjaan, AK3U juga harus memastikan kesehatan pekerja tetap baik selama bekerja. 

Selain itu perlindungan karyawan harus dilengkapi dengan asuransi. Asuransi karyawan memiliki peranan penting untuk meminimalisir kerugian apabila terjadi kecelakaan kepada karyawan. Isi form di bawah ini untuk informasi lebih lanjut!