Intip Besaran Gaji Arsitek Konstruksi di Indonesia

Intip Besaran Gaji Arsitek Konstruksi di Indonesia

Gaji arsitek konstruksi merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia. Gaji terendah sekitar Rp5.400.000 dan tertinggi mencapai Rp21.700.000 per bulan. Ini adalah nominal rata-rata karena gaji arsitek konstruksi bisa berbeda-beda, tergantung perusahaan tempatnya bekerja.

Mau tahu lebih banyak tentang arsitek konstruksi di Indonesia? Pembahasannya ada dalam poin-poin berikut ini. Mulai dari tanggung jawab, besaran gaji, faktor-faktor yang mempengaruhi gaji, hingga tips meningkatkan gaji arsitek bagi Anda yang ingin berkarier dalam profesi ini.

Apa Saja Tanggung Jawab Arsitek Konstruksi?

gaji arsitek konstruksi

Setiap profesi memiliki tanggung jawab masing-masing, termasuk arsitek. Tanggung jawab arsitek akan dirangkum dalam lima poin berikut ini.

1. Merancang Konsep

Tugas yang pertama adalah merancang konsep. Dalam tahap ini, arsitek mencoba mengumpulkan data dan informasi seputar kebutuhan dan persyaratan pembangunan dari klien. Dilanjutkan dengan mengolah data dan informasi tersebut untuk membuat program dan konsep pembangunan.

2. Membuat Prarancangan

Prarancangan adalah tahap membuat pola, bentuk, dan diagram untuk menyusun nilai fungsional dari suatu bangunan. Arsitek mencoba membuat estimasi luas bangunan, sistem konstruksi, biaya, material, dan waktu yang dibutuhkan dalam proses pembangunan.

3. Mengembangkan Rancangan

Apabila prarancangan disetujui oleh klien, maka arsitek mulai mengembangkan rancangan tersebut menjadi konsep yang lebih detail. Jika rancangan ini disetujui oleh klien, maka arsitek mulai menyusun rencana akhir pembangunan. Rancangan ini merupakan acuan dalam pembangunan yang diserahkan kepada bawahannya. 

4. Melaksanakan Konstruksi

Dalam tahap pelaksanaan konstruksi, terdapat dua hal yang dipersiapkan yaitu menyiapkan dokumen pengadaan konstruksi dan pelelangan. Dalam tahap pertama, arsitek akan mengolah gambar yang diuraikan dalam rencana kerja dan syarat teknis pelaksanaan pekerjaan (RKS), rencana anggraan biaya (RAB), dan daftar volume. Sedangkan dalam tahap kedua, arsitek akan membantu klien dalam pelaksanaan dan proses pelelangan.

5. Mengawasi Konstruksi

Setelah empat tugas di atas selesai, tahap terakhir adalah mengawasi konstruksi yang berlangsung di lapangan. Arsitek akan mengadakan pertemuan atau meeting secara berkala dengan klien untuk memastikan bahwa pembangunan sesuai keinginan klien. Pengawasan biasanya dilakukan satu kali dalam dua minggu atau sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan.

Berapa Besaran Gaji Arsitek Konstruksi di Indonesia?

Arsitek menjadi salah satu profesi yang menarik dan banyak diincar. Salah satu alasannya karena gaji arsitek konstruksi yang menggiurkan, ditambah dengan bonus dan benefit lain yang diberikan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Adapun perkiraan gaji arsitek konstruksi di Indonesia berdasarkan levelnya adalah sebagai berikut.

1. Arsitek Junior

Merupakan para fresh graduate atau mereka yang berpengalaman kurang dari 2 tahun. Gaji arsitek konstruksi junior sekitar Rp5.000.000 hingga Rp7.500.000 per bulan. Tugas dan tanggung jawab arsitek junior adalah membuat perencanaan konseptual, teknis, dan membantu pekerjaan senior di lapangan.

2. Arsitek Menengah

Merupakan arsitek yang sudah berpengalaman sekitar 2-5 tahun. Gaji arsitek level ini sekitar Rp8.000.000 sampai Rp13.000.000 per bulan. Arsitek menengah memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan para junior, seperti mengembangkan desain, komunikasi dengan klien, dan mengawasi tim dalam proyek yang sedang berjalan.

3. Arsitek Senior

Merupakan arsitek yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun. Gaji yang diperoleh biasanya lebih dari Rp13.000.000, bahkan ada yang mencapai Rp20.000.000 per bulan. Arsitek senior adalah pemimpin dalam suatu proyek yang bertugas untuk mengambil keputusan strategis di lapangan dan memberikan solusi kepada klien.

4. Arsitek Terkemuka

Merupakan arsitek yang sangat berpengalaman dan menapaki puncak tertinggi dalam karier. Gaji arsitek konstruksi terkemuka bisa mencapai ratusan juta Rupiah dalam satu bulan. Hal ini diimbangi dengan tanggung jawab yang lebih besar, di mana keberhasilan proyek yang dipegangnya sangat bergantung pada konsep ikonik yang diciptakan.

Baca Juga: Daftar Gaji Insinyur Konstruksi di Indonesia

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gaji Arsitek Konstruksi

Besaran gaji arsitek konstruksi di Indonesia sangat tergantung dari pengalaman di dunia konstruksi. Selain itu, terdapat lima faktor lain yang mempengaruhi yaitu.

1. Spesialisasi

Spesialisasi setiap arsitek berbeda-beda. Beberapa fokus pada desain interior, eksterior, dan tatanan suatu kota. Spesialisasi mempengaruhi tingkat gaji, tergantung dari banyaknya permintaan pasar dan tingkat persaingan di dalamnya.

2. Lokasi

Gaji arsitek konstruksi dipengaruhi oleh lokasi tempatnya bekerja. Di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya umumnya digaji lebih tinggi sesuai dengan biaya hidupnya. Sedangkan di lokasi yang tidak terlalu besar cenderung lebih kecil karena biaya hidup lebih rendah.

3. Perusahaan

Arsitek dapat berkarier di berbagai jenis perusahaan, seperti konstruksi, pertambangan, desain, bahkan berpotensi sebagai arsitek lepas. Semakin besar perusahaan dan skala proyek yang dikerjakan, semakin besar gaji yang diperoleh. Selain gaji, arsitek juga berpotensi mendapatkan bonus, tunjangan kerja, dan jenjang karier yang lebih tinggi.

4. Tingkat Pendidikan

Arsitek yang memiliki gelar master ditambah dengan pengalaman yang banyak berpotensi dibayar tinggi oleh suatu perusahaan atau klien. Sebab, ilmu dan skill yang didapatkannya lebih banyak dibandingkan arsitek lain. Tak heran jika beberapa arsitek rela mengemban pendidikan ke jenjang lebih tinggi untuk kebaikan kariernya di masa mendatang.

5. Relasi

Besaran gaji arsitek konstruksi juga dipengaruhi oleh relasinya. Arsitek yang memiliki banyak relasi dan cenderung berada di lingkungan elit biasanya dibayar mahal. Sebab, proyek yang dikerjakannya tidak tanggung-tanggung dan kliennya adalah klien besar.

Baca Juga: Daftar Gaji Operator Alat Berat Konstruksi

Tips Meningkatkan Gaji Arsitek Konstruksi

Tertarik berkarier menjadi seorang arsitek? Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menapaki karier di bidang ini, di antaranya.

1. Membangun Portofolio yang Kuat

Portofolio yang kuat merupakan salah satu aset bagi seorang arsitek. Portofolio dapat berisi dokumentasi pekerjaan, seperti gambar, desain, atau hasil akhir dari proyek yang pernah dikerjakan. Portofolio yang menarik membantu Anda menemukan klien potensial demi kesuksesan karier di masa mendatang.

2. Membangun Relasi Seluas Mungkin

Networking adalah kunci sukses dalam berkarier. Sering-seringlah mengikuti konferensi atau seminar yang dihadiri oleh para arsitek untuk memperluas koneksi. Hubungan yang dibangun dapat membuka jalan untuk proyek-proyek baru yang menjanjikan. 

3. Mengikuti Sertifikasi

Pertimbangkan untuk mengikuti sertifikasi yang diadakan oleh lembaga-lembaga berwenang di Indonesia. Sertifikasi adalah bukti kompetensi Anda dalam bidang arsitektur yang dapat meningkatkan kepercayaan klien. 

4. Menerima Challenge dari Atasan

Atasan kerap kali memberikan challenge atau tantangan untuk membuktikan kualitas bawahannya. Ambillah tantangan ini sebagai langkah untuk menunjukkan kapabilitas Anda dalam dunia arsitektur. Jika dianggap layak, maka atasan bisa mengangkat Anda ke level yang lebih tinggi dengan gaji yang besar.

5. Pindah ke Kota yang Lebih Besar

Gaji arsitek konstruksi di kota besar biasanya lebih tinggi daripada di kota kecil. Maka dari itu, pertimbangkanlah untuk pindah kota selagi situasi dan kondisi mendukung. Terutama bagi yang belum menikah karena ini adalah titik baik untuk menapaki karier yang cemerlang. 

6. Mencari Proyek Sampingan

Jangan pernah puas pada gaji yang diterima saat ini karena peluang untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi terbuka lebar, terutama bagi yang memiliki jam terbang tinggi. Carilah proyek sampingan yang dapat meningkatkan pundi-pundi keuangan, memperluas koneksi, dan menambah portofolio di bidang konstruksi. Beberapa contoh proyek sampingan, seperti renovasi rumah, membuat taman atau merancang interior cafe terbaru di kota tempat tinggal. 

7. Selalu Termotivasi

Motivasi adalah hal yang mampu mendorong Anda untuk melangkah maju setiap saat di tengah-tengah banyaknya hambatan dalam melaksanakan pekerjaan. Temukan dan lakukan hal-hal yang membuat motivasi kerja tetap on going, seperti meluangkan waktu untuk me time, melakukan hobi, atau sekedar berolahraga. Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas lain di luar pekerjaan agar hidup menjadi berwarna.

Baca Juga: Prospek Kerja dan Gaji Pekerja Tambang Batubara

Ikuti Kursus Arsitek dari Sekarang

Peluang kerja menjadi seorang arsitek terbuka lebar bagi para lulusan yang ada kaitannya di bidang arsitektur. Jika Anda termasuk salah satunya, ikutilah kursus arsitek mulai dari sekarang sebagai modal untuk membangun karier. Kursus ini akan mengajarkan Anda banyak hal yang mungkin belum diketahui tentang dunia arsitektur.

Jika bekal ilmu dibekali dengan pengalaman, niscaya nominal gaji pun akan mengikuti. Teruslah belajar, bangun koneksi, portofolio, dan selalu termotivasi dalam bekerja untuk bisa mencapai nominal gaji arsitek konstruksi yang diharapkan. Dengan demikian, peluang karier akan terbuka secara perlahan mengarah ke jenjang yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu lengkapi juga perlindungan dengan asuransi kesehatan karyawan dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Daftar Gaji Insinyur Tambang dan Kualifikasinya

Daftar Gaji Insinyur Tambang dan Kualifikasinya

Bekerja di dunia pertambangan adalah impian banyak orang, khususnya pria. Bagaimana tidak, industri ini menawarkan gaji yang fantastis dan fasilitas yang menggiurkan. Hal yang wajar jika banyak pria melamar di perusahaan tambang setelah lulus kuliah atau saat ingin menapaki jenjang karier yang lebih baik.  

Profesi di dunia pertambangan, seperti insinyur bukanlah profesi sembarangan. Seorang insinyur wajib menguasai ilmu dan keterampilan yang ada di bidang geologi, teknik, dan manajemen agar mampu memberikan kontribusi maksimal. Ini akan membantunya dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari, sehingga terjadinya miss atau error dalam pekerjaan dapat dihindari. 

Tugas dan Tanggung Jawab Insinyur Tambang

Tugas utama dari seorang insinyur pertambangan adalah mendesain dan memelihara peralatan tambang agar dapat beroperasi pada area tambang dengan baik. Selain itu, para insinyur tambang juga memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

  • Mendesain peralatan untuk kegiatan pencarian, ekstraksi, dan transportasi minyak bumi dan sumber daya alam lainnya 
  • Melakukan pemodelan atau membuat desain lokasi tambang yang potensial
  • Menciptakan sistem perairan, kelistrikan, ventilasi, dan pertambangan
  • Melakukan instalasi gas dan minyak
  • Menciptakan perangkat atau teknologi tertentu yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan
  • Membuat dokumentasi gambar atau data untuk kebutuhan proyek
  • Memeriksa dan memperbaiki sistem maupun mekanisme kerja agar hasilnya maksimal
  • Melaksanakan studi kelayakan dan melakukan penilaian kelayakan komersial atas usaha pertambangan yang baru
  •  Melakukan pengawasan berbagai proyek konstruksi utama dan memastikan jika proyek tersebut bisa berjalan lancar. 
  • Melakukan pemantauan terhadap aktivitas yang terjadi di dalam tanah
  • Melakukan pengawasan terhadap aktivitas staff, baik itu staff dari divisi tertentu maupun keseluruhan staff di pertambangan
  • Melakukan penambangan, termasuk melakukan penilaian terhadap stok peralatan tambang di perusahaan
  • Melakukan pembangunan sistem ekstraksi serta transportasi dengan mineral alami
  • Melakukan pengawasan kesehatan serta keselamatan situs tambang, terutama yang berkaitan dengan ventilasi, air dan listrik yang terdapat di lokasi tambang
  • Membuat perencanaan transisi untuk operasi
  • Melaksanakan penambangan bawah permukaan ke bawah tanah
  • Memberi saran dan konsultasi tentang proyek pertambangan serta ekstraksi mineral
  • Melakukan pengisian poros tambang yang tidak dipakai, dan melakukan reklamasi pada situs pertambangan
  • Mengatur anggaran biaya secara rutin setiap bulannya dan mengarsipkan catatan keuangan yang dibutuhkan secara rinci

Prospek Kerja Insinyur Tambang 

Dalam pandangan kebanyakan orang, insinyur tambang tentu memiliki keahlian di bidang pertambangan, sehingga kelak harus bekerja dan meniti karir di pertambangan. Idealnya, lulusan pertambangan biasanya akan bekerja di sebuah perusahaan tambang saja. 

Namun di dalam praktiknya, seorang insinyur tambang bisa saja memiliki banyak pilihan karir. Hal ini memberi keleluasaan bagi para insinyur tambang untuk memilih karir profesional yang paling tepat dan sesuai bagi mereka. 

Berikut ini adalah beberapa pilihan karir insinyur tambang yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan:

  • Dosen pengajar di jurusan teknik pertambangan.
  • Staff di Kementerian Energi dan Sumber Daya.
  • Wirausaha yang bergelut dalam bidang minyak dan gas bumi.
  • Peneliti atau Ilmuwan dalam bidang pertambangan atau perminyakan.   
  • Konsultan Pertambangan.
  • Staff di Perum Gas Negara .
  • Bekerja di perusahaan BUMN, seperti Pertamina dan lainnya. 
  • Bekerja di perusahaan tambang yang terdapat di Indonesia, seperti: Freeport Indonesia, Kaltim Prima Coal, Vale Indonesia, dan lain yang lainnya.   

Baca Juga: Prospek Kerja dan Gaji Pekerja Tambang Batubara

Kriteria dan Skill yang Harus Dimiliki Insinyur Tambang 

Untuk bisa menjalankan pekerjaannya yang baik, seorang insinyur tambang tentu harus menguasai sejumlah skill yang mumpuni di bidangnya. Skill inilah yang kelak akan membantu insinyur tambang untuk menjalankan setiap tugas dan tanggung jawabnya dengan baik ketika bekerja. 

Berikut ini adalah beberapa kriteria dan skill yang harus dikuasai oleh seorang insinyur tambang: 

  1. Memiliki kemampuan yang baik untuk bekerja di dalam sebuah tim, termasuk kemampuan untuk mengelola tim dan memberi motivasi kepada orang-orang yang berada di dalam tim atau lingkungan kerjanya. 
  2. Mampu memahami dengan baik berbagai hal terkait keselamatan kerja dalam bidang pertambangan itu sendiri. 
  3. Memiliki kemandirian dan rasa percaya diri yang baik.
  4. Mampu bertanggung jawab atas semua pekerjaan yang dijalankan.
  5. Mampu mengatur ataupun mengelola manajemen sebuah proyek.
  6. Mampu memecahkan masalah analitis.
  7. Memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi dan melakukan presentasi. 
  8. Memiliki kemampuan dalam mengelola anggaran serta keuangan. 
  9. Mampu mengelola komputer (IT) maupun software khusus di pekerjaannya. 
  10. Bersedia menjalankan pekerjaan atau dinas di lokasi kerja yang jauh, baik itu untuk jangka waktu yang singkat maupun jangka waktu yang panjang. 

10 Aspek Penting yang Wajib Diketahui Insinyur Tambang

Menjadi seorang insinyur pertambangan tidak semudah yang kelihatannya. Ada 10 aspek yang perlu dimiliki, di antaranya.

1. Memahami Geologi dalam Pertambangan

Seorang insinyur tambang wajib memahami geologi dengan baik. Ini adalah ilmu dasar untuk mengelola hasil alam menjadi produk yang siap dijual ke masyarakat.

2. Mampu Membuat Perencanaan dan Desain

Aspek ini berguna untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pekerjaan tambang. Pemahaman tentang bebatuan dan stabilitas lereng membuat proses penggalian berhasil.

3. Memperhatikan Lingkungan Hidup

Bisa dibilang kegiatan penambangan berdampak besar bagi lingkungan hidup, makanya penggalian secara besar-besaran sangat dilarang. Sebab, hal ini dapat memicu terjadinya bencana alam. Insinyur tambang wajib memiliki kemampuan yang mendalam tentang kadar penggalian yang boleh dilakukan dan dampaknya secara berkelanjutan bagi ekosistem.

Baca Juga: Apa Itu AMDAL? Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Tahap Mengurusnya

4. Menguji Produktivitas Alat Berat

Kemampuan untuk menghitung atau memprediksi produktivitas alat berat menjadi salah satu landasan yang wajib dipahami guna meningkatkan efisiensi kerja. Jika tidak, potensi kesalahan dalam memilih alat berat sangat besar. 

5. Memahami Drilling dan Blasting

Proses penambangan membutuhkan dua teknik, yaitu drilling dan blasting. Insinyur tambang harus memahami kedua teknik ini guna mengoptimalkan proses penambangan, khususnya di area yang sangat luas. 

6. Memiliki Pengetahuan tentang Kualitas Mineral

Salah satu alasan kenapa jurusan geologi dibutuhkan dalam industri tambang adalah untuk memahami kemampuan tanah. Seperti yang diketahui, tanah memiliki kandungan mineral yang mempengaruhi hasil penambangan. Dengan kemampuan ini, maka insinyur tambang dapat mengoptimalkan ekstraksi sumber daya agar penggunaannya tidak berlebihan. 

7. Terampil dalam Manajemen Proyek

Aspek ini dibutuhkan untuk memudahkan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan selama bekerja. Tanpa ini, seorang insinyur sulit mengontrol kondisi pekerja di sekitarnya yang otomatis akan mempengaruhi hasil dari penambangan. 

8. Mengetahui Penggunaan Teknologi Terkini

Teknologi yang terdapat pada peralatan pertambangan terus berkembang, bahkan mungkin dalam 5 tahun ke depan sudah banyak alat yang menggunakan teknologi listrik. Pemahaman tentang teknologi terkini menjadi kunci untuk dapat bersaing secara sehat dengan kompetitor.

9. Menguasai Praktek Pertambangan

Seorang insinyur tambang yang handal akan menguasai ilmu praktek atau kerja lapangan dengan baik. Juga memahami tentang valuasi dan keberlangsungan pekerjaan demi memaksimalkan keuntungan perusahaan. 

10. Mampu Berkomunikasi

Aspek yang terakhir adalah mampu berkomunikasi dengan baik karena banyak pekerjaan harus didelegasi kepada bawahan. Tanpa kemampuan ini, penyampaian informasi bisa keliru sehingga hasil kerja kurang maksimal.

Baca Juga: Prospek Kerja dan Gaji Pekerja Tambang Batubara

Daftar Gaji Insinyur Tambang

Salah satu alasan kenapa industri pertambangan banyak dilirik orang adalah karena gajinya sangat besar. Gaji insinyur tambang berada antara Rp8.000.000 sampai Rp12.000.000 per bulan di perusahaan nasional. Sedangkan di perusahaan internasional bisa menembus Rp15.000.000 sampai Rp27.000.000 per bulan.

Jika berhasil dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi, maka gajinya bisa mencapai Rp90.000.000 bahkan ratusan juta per bulan. Besaran gaji yang diterima tentu sesuai dengan tugas, tanggung jawab, dan tekanan kerja di kantor atau di lapangan. Seleksi diterimanya juga sangat ketat dan pasti banyak saingan.

Seorang pekerja tambang yang bekerja di perusahaan asing biasanya akan mendapatkan jumlah gaji yang jauh lebih besar, dibandingkan mereka yang bekerja di perusahaan lokal. Rata-rata gaji pekerja tambang yang bekerja di perusahaan asing yang berlokasi di dalam negeri adalah sebesar Rp 20 jutaan per bulannya. 

Selain jabatan atau posisinya, besaran gaji yang didapatkan oleh seorang pekerja tambang juga akan sangat dipengaruhi oleh masa kerja yang bersangkutan. Semakin lama seorang pekerja di pertambangan, maka tentu akan semakin banyak juga pengalamannya dan semakin besar peluangnya untuk mendapatkan gaji yang tinggi. 

Besaran gaji yang diterima belum termasuk benefit yang diberikan oleh perusahaan, seperti THR, bonus, dan fasilitas lainnya untuk mendukung kenyamanan kerja. 

Tips Menjadi Insinyur Tambang

Melihat gaji yang didapatkan, tertarik menjadi insinyur tambang? Anda bisa melakukan tips berikut untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten di bidang ini.

1. Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

Untuk menjadi seorang insinyur tambang, Anda harus memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknologi pertambangan, geologi, dan sipil. Selain dari jurusan ini tentu sulit karena tidak memiliki basic atau pengetahuan dasar di bidang pertambangan. Tiga program studi ini bisa ditemukan di universitas negeri yang ada di Indonesia.

Selain pendidikan, pelatihan pun tak kalah penting untuk memperoleh sertifikasi. Nah, sertifikasi adalah bukti bahwa Anda kompeten dalam ilmu pertambangan, jadi ada peluang untuk lolos ke tahap selanjutnya. 

Baca Juga: Tujuan Sertifikasi Alat Berat Bagi Karyawan dan Perusahaan

2. Mengembangkan Kemampuan Teknis

Keahlian teknis yang dimaksud bukan sekedar menguasai ilmu pertambangan, tapi juga memahami cara kerja perangkat lunak dan memahami geologi. Dalam melakukan pekerjaannya, insinyur tambang akan dibantu oleh perangkat lunak, seperti AutoCAD atau MineSpace untuk membuat perencanaan, desain, dan simulasi dari operasi yang dilakukan.

Sedangkan kemampuan dalam geologi membantu insinyur tambang untuk memahami struktur, kondisi tanah, batu bara, dan mekanika batuan di area pertambangan. Pemahaman ini membantu membuat perencanaan penggalian yang aman tanpa harus merugikan lingkungan atau sumber daya manusia.

3. Mengasah Soft Skill

Soft skill yang dimaksud seperti kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik. Penting karena insinyur tambang akan berinteraksi dengan banyak pihak, mulai dari bawahan, pekerja yang selevel, hingga petinggi. Kemampuan ini penting untuk memudahkan proses penyampaian rencana dan evaluasi kerja dalam upaya meningkatkan efektivitas.

Selain komunikasi, kemampuan manajerial merupakan soft skill lain yang perlu dilatih. Gunanya untuk mengelola proyek dengan baik dan benar. Mulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, hingga pengawasan berjalan sesuai harapan.

4. Terbiasa dengan Pekerjaan Lapangan

Rata-rata insinyur tambang bekerja di lapangan, jadi pastikan Anda terbiasa bekerja di lapangan. Pengalaman lapangan bisa didapatkan dengan mengikuti magang di perusahaan tambang. Sebab, ada pengalaman praktis seputar pertambangan yang bisa didapatkan dari sini. 

Selain itu, Anda bisa melakukan beberapa riset dalam menyelesaikan tugas akhir atau skripsi. Riset memberikan pengetahuan yang mendalam tentang dunia pertambangan. Termasuk tantangan dan permasalahan yang sering muncul. 

5. Memahami Reputasi dan Kebutuhan Industri Tambang

Tips terakhir adalah dengan memahami reputasi dan kebutuhan di industri pertambangan. Seperti yang diketahui, penambangan bukan aktivitas yang bisa dilakukan secara suka-suka karena ada peraturan perundang-undangan yang mengaturnya. Ada regulasi keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan hidup yang perlu diperhatikan agar penambangan tidak menimbulkan dampak negatif bagi kelangsungan makhluk hidup dalam jangka panjang.

Sementara dari segi kebutuhan juga berbeda-beda di dunia pertambangan. Misalnya, perusahaan A memperbolehkan pelamar untuk melamar menjadi insinyur tambang dengan pengalaman 1 tahun kerja, tapi perusahaan B tidak. Jenis kebutuhan lain juga berlaku, jadi pastikan Anda memenuhi kualifikasi untuk bisa lolos saat melamar pekerjaan. 

Teruslah Belajar dan Tingkatkan Kemampuan Adaptasi

Berkecimpung di dunia pertambangan bukan hal yang mudah, bukan juga sulit asal mau belajar untuk mengembangkan kemampuan teknis dan soft skill. Tujuannya untuk melayakkan diri agar peluang diterima bekerja lebih tinggi mengingat persaingan di dunia kerja yang sangat saat ini. Kemampuan adaptasi pun perlu diasah guna meningkatkan fleksibilitas kerja di lapangan.

Persiapan yang tepat dan komitmen untuk memberikan yang terbaik menjadi kunci kesuksesan dalam bidang pertambangan. Lakukan tips-tips yang sudah disebutkan agar Anda bisa menjadi seorang insinyur tambang yang kompeten di bidangnya. 

Memiliki perlindungan juga penting. Tidak beda dari konstruksi, pekerjaan di bidang pertambangan memiliki risiko. Maka dari itu keselamatan kerja merupakan faktor yang harus dipenuhi.

Lengkapi juga dengan proteksi seperti asuransi. Cermati Protect menyediakan asuransi kesehatan karyawan terbaik yang bisa Anda pilih untuk menjamin kesejahteraan dan keamanan bekerja. Isi form di bawah ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya!

Cara Memproteksi Alat Berat Agar Aman Digunakan

Cara Memproteksi Alat Berat Agar Aman Digunakan

Nama alat berat pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Menariknya, alat ini semakin mudah dijumpai karena banyaknya proyek-proyek yang dilakukan di Ibu Kota. Mulai dari proyek pembangunan rumah, apartemen, rumah sakit, dan tempat-tempat hiburan. 

Adanya proyek membuat penggunaan alat berat menjadi intens, sehingga kemungkinan terjadinya kerusakan cukup besar. Untungnya hal ini dapat diatasi dengan proteksi mesin berat menggunakan cara yang mudah, sehingga pemakaian alatnya menjadi aman. 

Baca Juga: 10 Jenis Alat Berat untuk Konstruksi Bangunan

2 Cara Memproteksi Alat Berat

Terdapat dua cara proteksi mesin berat yang bisa diterapkan, yaitu.

1. Menggunakan Fitur-Fitur Keselamatan

Pertama, menggunakan fitur keselamatan agar proteksi mesin berat menjadi maksimal. Semakin banyak fiturnya, maka semakin baik karena potensi bahaya mudah dideteksi. Ketersediaan fitur-fitur keselamatan seperti di bawah ini bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum membeli atau menyewa alat berat jenis apa saja. 

A. Fitur Standar

Semua fitur alat berat sebenarnya sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan standar. Mulai dari lampu rem, lampu sein, dan LED. Lampu rem dan sein berfungsi untuk menunjukkan keberadaan dan arah jalan, baik kepada operator maupun pejalan kaki guna menghindari terjadinya kecelakaan. Sementara lampu LED membantu operator untuk bekerja di tempat yang minim cahaya.

Selain ketiga lampu di atas, fitur keselamatan standar lainnya berupa alat pemadam kebakaran dan proteksi suhu mesin berat. Jika suhu mesin meningkat melebihi batas wajar, maka lampu peringatan menyala. Di sini operator diingatkan untuk memberhentikan mesin berat selama beberapa saat sampai akhirnya suhu mesin kembali normal.

B. Rollover Protection System (ROPS)

ROPS merupakan fitur untuk melindungi operator saat alat berat terguling. Fitur ini bekerja dengan cara memperkuat kerangka kabin, sehingga alat berat mampu menahan benturan atau tabrakan yang keras. 

Untuk beberapa jenis alat berat, fitur ini sudah di-upgrade, sehingga memiliki sistem untuk mengatur kecepatan alat berat. Misalnya, saat hendak berbelok atau mengangkat beban yang sangat berat. Fitur canggih ini akan mengurangi kecepatan alat berat secara otomatis, jadi operator dan alatnya tidak terguling. 

C. Rearview Camera

Sering disebut dengan kamera back up yang terletak di bagian belakang mesin berat. Keberadaan kamera ini memudahkan operator untuk melihat dan memantau situasi di belakangnya tanpa harus memutar leher. Terdengar sepele, tapi fitur ini sangat membantu operator saat mengoperasikan alat berat sepanjang hari.

Seperti diketahui, alat berat memiliki kerangka yang besar. Jarak pandang mata juga tidak bisa menjangkau banyak sisi sekaligus. Namun dengan adanya rearview camera, maka semua sisi mudah dijangkau oleh operator. 

D. Safety Start

Langkah awal untuk mengoperasikan alat berat adalah menyalakan mesinnya, lalu membiarkannya hingga beberapa menit sampai mesin panas. Pemanasan ini berguna untuk mencegah kerusakan pada mesin dan fluida. Dengan fitur safety start, pemanasan berjalan sempurna karena operator tidak boleh menjalankan mesin sampai suhunya mencapai tingkatan tertentu.

Pemanasan yang sempurna membuat alat berat dan mesinnya awet. Selain itu, terjadinya downtime juga dapat diminimalisir akibat kurangnya pemanasan mesin. 

E. Pedestrian Awareness System

Alat berat tertentu sudah dilengkapi dengan sistem pedestrian awareness atau sistem pendeteksi pejalan kaki. Jika ada pejalan kaki di sekitar alat berat, maka lampu akan menyala dan suara dari alat keluar. Jadi, operator bisa segera menghentikan mesin atau mengubah alur operasi ke batasan aman.

Operator yang memiliki jarak pandang terbatas sangat dimudahkan dengan fitur ini. Selain itu, fitur juga dilengkapi dengan kemampuan untuk menekan rem secara otomatis untuk menghindari kecelakaan jika operator jauh dari jangkauan mesin. 

F. Falling Object Protection System (FOPS)

Seperti namanya, FOPS adalah fitur yang akan melindungi operator dari kemungkinan kejatuhan objek atau material di sekitar. Bentuknya menyerupai kerangka kabin yang dipasang di atas mesin. Fitur ini membuat operator dapat bekerja dengan tenang.

Fitur FOPS banyak ditemukan untuk proyek-proyek kehutanan, peratambangan, dan konstruksi. Proyek yang berisiko tinggi akan terkena jatuhan barang berat. Sebelum dioperasikan, sebaiknya periksa dulu bahan pembuatnya untuk mengetahui tingkat ketahanannya.

G. Load-sensing Technology

Setiap alat berat memiliki tingkat kemampuan angkat beban yang berbeda-beda. Jika sebelumnya operator perlu menimbang bobot material secara terpisah, maka fitur ini bekerja secara otomatis. Teknologi load-sensing membantu operator untuk memperkirakan berat muatan secara akurat, sehingga kemungkinan overload sangat sedikit.

Tidak hanya itu, fitur ini juga berfungsi untuk mengatur kecepatan laju alat berat sehingga keselamatan operator terjamin. Dengan kata lain, fitur ini membantu menerapkan K3 di lapangan. 

2. Memilih Kontraktor Alat Berat Terpercaya

Selain menggunakan fitur keselamatan, proteksi mesin berat juga dapat dilakukan dengan memilih kontraktor terpercaya. Pilihlah kontraktor berpengalaman yang selalu berpedoman pada standar keamanan, seperti NFPA. Jadi, operasional alat berat tidak melenceng dari standar yang sudah ditetapkan. 

Baca Juga: 10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Inspeksi Alat Berat

5 Tips Merawat Alat Berat

Salah satu bentuk proteksi alat berat yang bisa dilakukan adalah dengan merawatnya sebaik mungkin. Caranya dengan melakukan lima tips berikut ini.

1. Perawatan yang Detail

Perawatan tidak sebatas mengecek bagian luarnya saja, tapi juga bagian dalam. Periksa level oli, cairan, dan perhatikan ada atau tidaknya keretakan di sekitar mesin. Perawatan yang detail membantu operator dalam mendeteksi permasalahan yang ada pada alat berat.

Perawatan perlu dilakukan secara rutin, misalnya sekali seminggu untuk yang detailmya. Sementara untuk perawatan biasa bisa dilakukan setiap hari, tepat setelah alat berat digunakan. Misalnya, membersihkan debu atau puing-puing material yang ada di sekitar mesinnya. 

2. Memeriksa Kabel-kabelnya

Selain mesin, kabel-kabel alat berat merupakan komponen yang krusial. Kabel-kabel ini menghubungkan sumber kelistrikan dan fungsi dari semua komponen pada alat berat yang digunakan. Jika ada salah satu kabel yang putus, maka alat berat tidak bisa digunakan.

Pastikan pemeriksaan kabel-kabel dilakukan sebelum mengoperasikan mesin berat. Kabel-kabel harus dalam kondisi baik, letaknya sesuai, dan pastinya bebas kotoran. Jika semuanya sudah baik, maka nyalakan mesinnya dan biarkan sampai panas baru dioperasikan. 

3. Melakukan Pelumasan Mesin

Pelumasan adalah kegiatan yang wajib dilakukan oleh pemilik kendaraan. Pelumasan berguna untuk melumasi komponen-komponen mesin yang bergerak agar tidak cepat rusak. Oli yang dilumasi membantu mencegah gesekan antar suku cadang, sehingga semua komponen dapat bekerja sesuai fungsinya masing-masing. 

Gunakan oli sesuai standar pabrikan alat berat. Jika standar olinya di bawah oli pabrik, takutnya malah memicu kerusakan. Jika sudah rusak, maka biaya perbaikannya tentu saja sangat mahal. 

4. Melatih Operator Mesin Berat

Melakukan sejumlah perawatan preventif tidak akan memberikan dampak yang signifikan jika operator saja tidak dibekali dengan ilmu dan skill yang cukup. Pelatihan adalah salah satu solusi untuk mengatasinya. Mengikuti pelatihan akan melatih operator untuk menggunakan mesin dengan baik dan benar, sesuai dengan standar penggunaan maupun keamanan yang sudah ditetapkan. 

Adapun masalah yang terjadi pada alat berat, operator jadi lebih tahu karena sudah dibekali ilmu yang cukup. Selain itu, ajarkan operator untuk memperlakukan alat berat seperti miliknya sendiri. Jadi, operator punya kemauan untuk merawat dan mengoperasikannya secara hati-hati. 

5. Beli Produk Proteksi Mesin Berat

Tips terakhir adalah dengan membeli proteksi mesin berat yang kini bisa ditemukan di beberapa perusahaan asuransi. Proteksi ini bertujuan untuk melindungi kondisi finansial atas kerusakan yang terjadi pada mesin maupun suku cadangnya akibat penggunaan rutin. Misalnya mesin aus, lampu mati, bagian pendingin bermasalah, dan lain-lain. 

Perusahaan asuransi memberikan biaya penggantian atas setiap kerusakan apabila memenuhi syarat dan ketentuan polis. Tentu, terdapat hal-hal yang dikecualikan dari produk proteksi mesin berat dan pengecualiannya bisa ditanya langsung kepada agen asuransi. Pastikan produknya sesuai dengan kebutuhan mesin berat, sehingga proteksinya menjadi maksimal. 

Baca Juga: Daftar Gaji Operator Alat Berat Konstruksi

Hati-Hati Dalam Memilih Distributor

Mengingat peran alat berat sangat penting dalam suatu proyek, maka pastikan penyewaan atau pembelian alatnya di distributor resmi. Tujuannya untuk menghindari pembelian mesin atau suku cadang tidak original yang dapat memicu terjadinya kerusakan pada bagian lainnya. Jika banyak komponen yang rusak, maka akan menambah pengeluaran perusahaan kan?

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi pengeluaran perbaikan alat berat adalah dengan asuransi. Cermati Protect menyediakan asuransi umum terbaik untuk melindungi alat berat Anda.

Memahami Asuransi Kendaraan Perusahaan Beserta Manfaatnya

Memahami Asuransi Kendaraan Perusahaan Beserta Manfaatnya

Kendaraan perusahaan baik roda dua maupun roda empat merupakan aset penting yang besar perannya dalam operasional bisnis sehari-hari. Tanpa kendaraan bermotor perusahaan, banyak hal tak bisa diselesaikan sesuai target yang akan berpengaruh terhadap mobilitas dan kemajuan bisnis. 

Kendaraan perusahaan bisa membawa bisnis menuju target dan kesuksesan yang ingin dicapai. Namun dibalik semua effort dan petualangan bisnis yang digencarkan, ada risiko mengintai seperti kerusakan. 

Pencurian bisa terjadi kapan saja. Hal itu dapat membuat kendaraan bermotor perusahaan pun raib. Selain itu, biaya perbaikan kendaraan bermotor perusahaan pun bisa sangat mahal hingga menguras anggaran.

Agar operasional bisnis lancar jaya dan keuangan perusahaan tetap terkendali, kendaraan bermotor pun perlu diamankan melalui asuransi. Namun, sudahkah perusahaan mengasuransikan mobil dan motornya?

Pentingnya Asuransi Kendaraan Perusahaan Sebagai Antisipasi Risiko Finansial

asuransi kendaraan perusahaan

Asuransi kendaraan perusahaan menjadi penting keberadaannya mengingat manfaat yang ditawarkannya. Tindakan pencegahan harus dilakukan untuk mengurangi kerugian finansial yang terjadi akibat berbagai risiko.

Seperti diketahui, biaya perbaikan kendaraan tak bisa dibilang murah. Apalagi biaya ganti rugi kendaraan yang hilang. Untuk itu, perusahaan perlu mengantisipasi risiko kerugian tersebut.

Perusahaan perlu mempertimbangkan pembelian asuransi kendaraan bermotor sebagai antisipasi. Pengusaha perlu menganggarkan asuransi kendaraan perusahaan demi mendapatkan perlindungan keuangan yang diharapkan. 

Dengan asuransi kendaraan perusahaan, niscaya kerugian yang terjadi akibat hal-hal yang tak diinginkan pun bisa diantisipasi dan dijamin oleh polis. 

Manfaat Asuransi Kendaraan Perusahaan Bagi Kelangsungan Bisnis

Ada sejumlah manfaat yang bisa didapatkan dari kepemilikan asuransi kendaraan perusahaan. Seperti sewaktu sakit dan harus rawat inap di rumah sakit, asuransi kesehatan bisa membantu seseorang membayar biayanya sesuai ketentuan polis.

Demikian juga dengan manfaat asuransi kendaraan perusahaan. Asuransi kendaraan perusahaan dapat memberi manfaat berupa pemberian ganti rugi atas kerugian dan atau kerusakan akibat sebuah peristiwa yang diatur dalam ketentuan polis asuransi.

Pada umumnya, polis asuransi kendaraan meliputi risiko utama berupa hilang karena dicuri serta kerusakan akibat terperosok, tabrakan, kebakaran dan juga perbuatan jahat. Di samping menjamin risiko utama tersebut, asuransi kendaraan bermotor perusahaan juga bisa diperluas lagi manfaatnya dengan jaminan tambahan.

Adapun jaminan tambahan yang dimaksud berupa kerugian akibat huru-hara dan kerusuhan, banjir, terorisme, hingga bencana alam. Selain itu, ada pula asuransi kendaraan perusahaan yang memberikan perluasan jaminan untuk penumpang dan pengemudinya.

Baca Juga: Asuransi Perjalanan Bisnis: Jenis, Manfaat dan Cara Klaimnya 

Terakhir, tersedia juga jaminan untuk tanggung jawab hukum (TJH) yang melindungi perusahaan dari kerugian pihak ketiga ketika terjadinya kecelakaan. Selain itu, berikut manfaat lainnya dari asuransi kendaraan perusahaan:

1. Sebagai Investasi Perawatan

Mempunyai asuransi kendaraan perusahaan merupakan sebuah investasi perawatan. Kendaraan pun bisa lebih terawat dengan kerusakan kecil yang lebih cepat ditanggulangi. 

Hal ini tentunya menjadi keuntungan tersendiri. Pasalnya, mobil yang lebih terawat cenderung mempunyai harga yang tetap tinggi jika hendak dijual kembali. 

2. Memberikan Perlindungan Ganti Rugi sehingga Pikiran Lebih Tenang

Kendaraan bermotor milik perusahaan yang diasuransikan akan dilindungi saat terjadi rusak atau dicuri. Jaminan perlindungan akan didapatkan sesuai jumlah isi polis asuransi. 

Dengan begitu, kerugian yang diderita perusahaan pun bisa diminimalisir. Alhasil, pemilik perusahaan pun bisa lebih tenang dan fokus mendedikasikan waktu dan energinya untuk pembangunan bisnisnya.

Jenis-Jenis Asuransi Kendaraan Bermotor Bagi Perusahaan

Asuransi kendaraan bermotor merupakan polis standar yang dikeluarkan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Asuransi jenis ini dirancang untuk melindungi atau menutup pertanggungan gabungan yang berupa:

  • Pertanggungan atas kendaraan bermotor itu sendiri, dan
  • Pertanggungan tanggung jawab hukum (TJH) terhadap pihak ketiga.

Menukil halaman OJK, terdapat dua jenis pertanggungan asuransi kendaraan perusahaan. Kedua jenis asuransi kendaraan bermotor itu mencakup Comprehensive (All Risk) alias Gabungan, serta Total Loss Only (TLO). 

Selain itu, beberapa perusahaan asuransi juga menyediakan dua opsi produk asuransi kendaraan bermotor. Keduanya yaitu asuransi kendaraan bermotor konvensional serta syariah. 

Untuk fitur atau jenis Comprehensive/ All Risk/ Gabungan, polis asuransi menjamin risiko kerugian pada kendaraan secara menyeluruh, baik yang kecil atau besar. Dan ini termasuk juga kehilangan. 

Artinya, asuransi akan membayar klaim untuk segala bentuk kerusakan, mulai dari lecet kecil sampai kejadian kendaraan hilang. Sementara itu, fitur atau jenis asuransi Total Loss Only (TLO) hanya akan menjamin penggantian jika kendaraan rusak yang nilainya mencapai 75% saja dari nilai kendaraan dan rugi akibat hilangnya kendaraan. 

Agar lebih jelas, inilah gambaran rincian jaminan dan manfaat pertanggungannya:

1. Gabungan/ Comprehensive/ All Risk

Fitur atau jenis asuransi kendaraan bermotor ini memberi jaminan kerugian dan atau kerusakan baik sebagian dan juga total loss yang diakibatkan oleh beragam risiko yang disebutkan dalam polis. Adapun risiko tersebut terdiri dari:

  • Perbuatan jahat,
  • Tabrakan, terbalik, benturan, tergelincir atau terperosok,
  • Kebakaran,
  • Pencurian, termasuk pencurian yang didahului atau diikuti oleh tindak kekerasan,
  • Kerusakan roda jika mengakibatkan kerusakan kendaraan akibat kecelakaan,
  • Sebab-sebab selama menyeberang perairan dengan kapal ferry,
  • Biaya-biaya penjagaan dan atau pengangkutan ke bengkel terdekat.

2. Asuransi Total Loss Only (TLO)

Fitur atau jenis asuransi kendaraan perusahaan ini memberikan jaminan perlindungan atas kerugian yang diakibatkan oleh risiko yang disebutkan dalam polis. Adapun biaya perbaikannya berjumlah sama, atau lebih besar dari 75% harga kendaraan, atau kendaraan hilang dicuri dan tak ditemukan dalam jangka waktu 60 hari. 

3. Perluasan Jaminan

Untuk mendapatkan manfaat dan jaminan yang lebih luas lagi, premi bisa ditambahkan dan perusahaan mendapatkan benefit berikut:

  • Bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor dan lainnya,
  • Pemogokan, kerusuhan, penghalangan bekerja, perbuatan jahat, penjarahan yang terjadi saat ada kerusuhan, terorisme, huru-hara dan sabotase,
  • Kecelakaan diri yang menimpa pengemudi serta penumpang,
  • Tanggung jawab hukum (TJH) terhadap pihak ketiga.

Baca Juga: Alasan Pentingnya Asuransi Perjalanan Dinas Bagi Karyawan

Estimasi Besaran Premi Asuransi Kendaraan Bermotor untuk Perusahaan

Sebagai pemilik polis, perusahaan berkewajiban membayar sejumlah premi kepada perusahaan asuransi yang menanggung risiko kendaraan. Adapun besaran nilai preminya ditetapkan oleh perusahaan asuransi yang bersangkutan.

Premi asuransi ditetapkan dengan memperhatikan kondisi kendaraan berikut ini:

  • Tipe kendaraan,
  • Kondisi fisik kendaraan,
  • Usia kendaraan,
  • Lokasi penggunaan,
  • Fungsi beserta penggunaannya,
  • Pengalaman peristiwa kerugian yang sudah pernah terjadi atau dialami,
  • Jenis pertanggungan serta fitur asuransi. 

Umumnya, asuransi dengan jenis atau fitur Total Loss Only (TLO) biaya preminya relatif lebih murah bila dibanding asuransi Komprehensif/ Gabungan alias All Risk. Hal ini dikarenakan jaminan perlindungan yang diberikan asuransi All Risk atau Comprehensive memang lebih luas jangkauan manfaatnya.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Polis Asuransi Kendaraan Bermotor

Setelah memahami manfaat, fitur hingga biaya asuransi kendaraan, pihak perusahaan pun perlu memastikan untuk mengerti isi polis. Ketahui dan pahami isi polis, lengkap beserta syarat dan ketentuan pengajuan klaimnya sebelum membeli.

Lebih lanjut, dalam membeli produk asuransi kendaraan bermotor, pihak perusahaan perlu memperhatikan sejumlah faktor di bawah ini:

  • Surat penawaran dari perusahaan asuransi,
  • Agen asuransi bersertifikat SPPA (Surat Permohonan Penutupan Asuransi),
  • Membaca polis atau kontrak dengan saksama dan menanyakan ke pihak agen atau perusahaan bila terdapat hal yang meragukan di dalamnya,
  • Memastikan seluruh data dalam SPPA sudah sesuai dengan kondisi atau keadaan yang sebenarnya,
  • Memintakan perubahan (endorsement) bila terdapat kesalahan data di dalam polis asuransi yang diberikan,
  • Besaran Own Retention/ Deductible per kejadian.

Kemudian ketika terjadi ketidaksesuaian dengan apa yang diperjanjikan, maka nasabah perlu melakukan beberapa hal sesuai Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) sebagai berikut:

  • Minta klarifikasi ke perusahaan, baik lewat agen maupun secara langsung untuk proses musyawarah dan perdamaian di antara pihak-pihak yang terlibat,
  • Mengadukan ke Badan Mediasi Asuransi Indonesia untuk nilai klaim yang bermasalah sampai Rp750.000.000,-.
  • Apabila belum ada titik temu, maka dapat memilih penyelesaian sengketa lewat arbitrase atau penyelesaian sengketa lewat jalur hukum.

Bagi calon nasabah yang hendak membeli asuransi kendaraan perusahaan, bisa melakukannya lewat kantor cabang perusahaan asuransi yang bersangkutan. Atau bisa juga lewat agen perusahaan asuransi dengan sertifikat keagenan yang absah dan diakui, maupun pembelian secara online melalui platform atau situs perusahaan asuransi yang terpercaya. 

Baca Juga: Apa Itu Broker Asuransi Serta Peran dan Tugasnya Hingga Manfaat Menggunakan Jasanya

Dapatkan Asuransi Kendaraan Perusahaan Sesuai Anggaran dan Kebutuhan

Demikianlah informasi penting yang perlu diketahui seputar asuransi kendaraan perusahaan. Di dunia yang penuh ketidakpastian dimana risiko bisnis bersifat fluktuatif, hal yang tak terduga bisa terjadi kapan saja. 

Dan untuk itulah asuransi kendaraan perusahaan menjadi solusi yang sangat dibutuhkan dalam penanganan risikonya. Asuransi kendaraan perusahaan merupakan langkah finansial yang cerdas dan bijaksana. 

Dengan mengasuransikan kendaraan bermotor perusahaan, maka pengusaha sudah sedia payung sebelum hujan dan melakukan tindakan preventif yang diperlukan. Dengan memiliki asuransi kendaraan perusahaan yang sesuai anggaran dan kebutuhan, maka kemungkinan risiko kerugian finansial pun bisa ditanggulangi dan diantisipasi sebaik mungkin. 

Oleh karena itu pilihlah asuransi kendaraan terbaik untuk perusahaan Anda. Cermati Protect menyediakan produk asuransi kendaraan perusahaan yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. Isi form di bawah ini untuk melindungi aset perusahaan Anda.

Bantu Atasi Kerugian, Simak 6 Keuntungan dan Manfaat Asuransi untuk Perusahaan

Bantu Atasi Kerugian, Simak 6 Keuntungan dan Manfaat Asuransi untuk Perusahaan

Asuransi memegang peranan yang sangat penting bagi kelangsungan bisnis perusahaan dan kehidupan pada umumnya. Selain berguna untuk meminimalisir risiko keuangan dan mengantisipasi kerugian yang tak terduga, manfaat asuransi untuk perusahaan tentunya beragam. 

Namun sejatinya, asuransi dapat melindungi kehidupan serta aset yang dipunyai nasabah sewaktu hal-hal yang tak diinginkan terjadi. Dengan memiliki asuransi, maka nasabah (dalam hal ini pengusaha) tak perlu mengorbankan aset berharganya. Semua itu dikarenakan perusahaan asuransi telah menanggung biaya dari peristiwa yang terjadi.

Mengacu pada pengertiannya menurut OJK, asuransi adalah perjanjian antara perusahaan asuransi dengan pemegang polis yang menjadi dasar bagi penerimaan premi oleh perusahaan asuransi. Perjanjian tersebut adalah sebagai imbalan untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan, kehilangan keuntungan, biaya yang timbul atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita tertanggung akibat terjadinya suatu peristiwa yang tak pasti.

Di samping itu, asuransi pun memberikan pembayaran yang didasarkan meninggal ataupun hidupnya tertanggung dengan besaran manfaat yang sudah ditetapkan pada hasil pengelolaan dana. 

Baca Juga: Asuransi Bisnis: Untung atau Buntung?

Keuntungan dan Manfaat Asuransi untuk Perusahaan

manfaat asuransi untuk perusahaan

Lebih lanjut, berikut daftar keuntungan asuransi untuk perusahaan dan manfaat yang dirasakan dari kepemilikan asuransi bagi bisnis dan perusahaan:

1. MembangunFondasi Bisnis yang Kuat

Manfaat asuransi untuk perusahaan yang pertama adalah membangun dasar keuangan bisnis yang kuat. Dengan mempunyai asuransi bisnis, segala risiko yang menghantui tak perlu dicemaskan karena sudah sedia payung sebelum hujan.

Pihak asuransi akan menangani dan menanggung risiko tertentu, sehingga para pengusaha pun bisa berkonsentrasi menjalankan bisnisnya. Di samping itu, keuntungan asuransi untuk perusahaan juga membuat pengusaha dapat berfokus menyusun strategi bisnis dan urusan/ isu penting lainnya yang tengah dihadapi perusahaan. Dengan begitu, fondasi perusahaan pun bisa jadi lebih kuat dan kokoh lagi.

2. Menyediakan Keamanan Finansial

Kepemilikan asuransi dapat berfungsi untuk menyediakan keamanan finansial bagi perusahaan. Saat menghadapi masa sulit, produk asuransi dapat memberikan keuntungan asuransi untuk perusahaan melalui pertanggungan dan proteksi yang ditawarkannya. 

Sebagai nasabah, pengusaha hanya perlu membayar premi per bulan sesuai kewajiban dan kesepakatan awal. Dan di kemudian hari manfaat asuransi untuk perusahaan yang memberikan keamanan finansial pun dapat dipetik dengan nyata. 

3. Memberikan Perlindungan dan Pengelolaan Risiko

Manfaat asuransi untuk perusahaan juga mencakup perlindungan risiko. Artinya segala aset berharga milik perusahaan dapat terlindungi dari berbagai risiko kerugian. 

Aset berharga yang dimaksud tak hanya meliputi properti, tapi juga karyawan atau tenaga kerja yang dimiliki perusahaan. Dengan adanya antisipasi dan pengelolaan, identifikasi dan pengukuran risiko yang mungkin terjadi melalui asuransi, keamanan bisnis pun jadi semakin terjamin. 

Alhasil, pengusaha sebagai nasabah pun dapat terhindar dari risiko keuangan dan kerugian akibat hal tak terduga yang tak diinginkan.

4. Mengantisipasi Kehancuran Bisnis dan Atasi Kerugian

Tak ada yang mau bisnisnya hancur dan menjadi bangkrut. Tak ada pula pengusaha yang sudi usahanya merugi. 

Namun pada kenyataannya, kemungkinan terburuk tersebut bisa saja terjadi. Untuk itulah asuransi hadir dan memberikan solusi.

Segala risiko yang ada dapat merugikan dan mengancam keberlangsungan perusahaan. Namun dengan memiliki asuransi, pengusaha bisa mendapat manfaat asuransi untuk perusahaan.

Alhasil, antisipasi kehancuran bisnis pun bisa dilakukan. Kerugian juga bisa diminimalisir lantaran sudah ikut ditanggung oleh pihak asuransi.

5. Menjamin Pengiriman Barang

Salah satu manfaat asuransi untuk perusahaan juga meliputi jaminan keamanan pengiriman barang. Jika misalkan suatu perusahaan bergerak di bidang perdagangan dan jasa, asuransi pengiriman barang tentunya akan sangat diperlukan. 

Pasalnya, ada banyak risiko yang mesti dihadapi. Dan ini meliputi barang rusak atau hilang dalam perjalanan sewaktu pengiriman barang. 

Namun dengan mempunyai asuransi bisnis, risiko tersebut bisa diantisipasi dan ditanggulangi. Bentuk kerugian pun akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

6. Memberikan Ketenangan Pikiran dan Kesejahteraan Batin

Manfaat asuransi untuk perusahaan yang terakhir ialah memberikan ketenangan pikiran. Keuntungan asuransi untuk perusahaan dan pengusaha salah satunya ialah mengurangi stres dan beban pikiran. 

Dengan kepemilikan asuransi, pengusaha selaku nasabah tak perlu risau dan khawatir akan kemungkinan berbagai risiko, mengingat semua itu sudah ditanggulangi oleh pembelian asuransi. Perusahaan pun bisa lebih fokus untuk menambah income ataupun berkreasi secara inovatif demi meningkatkan operasional demi kemajuan bisnis. 

Jenis Produk Asuransi dalam Dunia Bisnis

Selain menjelajahi keuntungan asuransi untuk perusahaan serta manfaat asuransi untuk perusahaan, penting juga untuk mengetahui seputar jenis asuransi dalam bisnis. Berikut adalah jenis produk asuransi yang umumnya banyak dicari dalam dunia bisnis:

1. Asuransi Gangguan Bisnis

Asuransi gangguan bisnis bisa diandalkan saat terjadi masalah dalam kegiatan operasional perusahaan. Gangguan bisnis yang terjadi bisa berupa proses produksi yang terhambat hingga kehilangan income pada periode tertentu.

Saat hal tak terduga seperti itu terjadi, asuransi ini dapat memberikan proteksi dan pertanggungan atas gangguan yang dialami perusahaan. 

2. Asuransi Properti

Asuransi properti juga paling banyak diminati mengingat manfaatnya dalam melindungi gedung bangunan perusahaan. Dengan asuransi ini, perusahaan bisa mendapatkan pertanggungan meski gedungnya merupakan aset sendiri maupun sewaan. 

Selain gedung bangunan, asuransi properti juga melindungi kerugian yang terjadi di dalamnya. Properti lainnya seperti peralatan, perabotan dan inventaris juga ikut aman dan terjamin dengan asuransi ini. 

3. Asuransi Kompensasi Pekerja

Asuransi kompensasi pekerja (workmen compensation) memberikan perlindungan kepada para karyawan sebagai aset berharga perusahaan. Adapun salah satu bentuk proteksinya yakni berupa perawatan medis, cacat, melahirkan, serta meninggal dunia, dalam bentuk tanggungan biaya. 

4. Asuransi Tanggung Gugat

Asuransi tanggung gugat atau public liability insurance melindungi perusahaan dari tuntutan pihak ketiga. Saat terjadi kecelakaan dan risiko kerugian kepada orang lain atau pihak ketiga yang terjadi akibat produk perusahaan, asuransi ini dapat mengcover. 

Contoh kasusnya, misalnya ada customer yang keracunan makanan. Dan makanan tersebut merupakan produk perusahaan A, sehingga konsumen yang bersangkutan melayangkan tuntutan. 

Dalam hal ini, asuransi tanggung gugat dapat melindungi. Proteksi yang diturunkan berupa pertanggungan ganti rugi biaya hukum yang muncul.

Baca Juga: Pentingnya Memiliki Asuransi Tanggung Gugat

Contoh Produk Asuransi Bisnis yang Umum Dicari dan Dibutuhkan Perusahaan

Setelah memahami keuntungan dan manfaat asuransi untuk perusahaan beserta ragam jenis asuransi bisnis, para pengusaha mungkin bertanya-tanya terkait asuransi manakah yang cocok untuk bisnisnya. Untuk menjawab kebingungan tersebut, mari ambil contoh produk asuransi bisnis bancassurance yang ditawarkan oleh CIMB Niaga.

Berikut adalah beberapa contoh produk asuransi yang tersedia untuk bisnis dan perusahaan, seperti dilansir dari halaman CIMB Niaga:

1. Asuransi Gempa Bumi

Produk asuransi ini menjamin kerugian yang disebabkan oleh bencana alam seperti gempa bumi, kebakaran, letusan gunung berapi, serta tsunami. 

2. Asuransi Kebakaran

Jenis asuransi ini memberi manfaat asuransi untuk perusahaan. Asuransi kebakaran berguna sebagai perlindungan bisnis dari kerugian akibat rusaknya harta benda meliputi bangunan, peralatan, mesin hingga stok persediaan barang serta risiko lainnya yang dijamin dalam polis Standar Asuransi Kebakaran. 

3. Asuransi Kesehatan Kumpulan

Produk asuransi yang satu ini dapat melindungi secara khusus, yakni dengan menanggung biaya perawatan serta kesehatan para karyawan perusahaan. Jika tenaga kerja jatuh sakit atau terjadi gangguan kesehatan dan kecelakaan, asuransi ini akan memberi cover proteksi berupa meringankan biaya atau penggantian. 

4. Asuransi Kendaraan Bermotor

Jenis perlindungan kendaraan bermotor ini dapat memberikan manfaat asuransi untuk perusahaan. Baik kerusakan maupun kehilangan kendaraan bermotor bisa ditangani oleh jenis asuransi ini. 

5. Asuransi Property All Risk

Asuransi Property All Risk merupakan produk asuransi yang memberikan perlindungan atas kerusakan fisik atau kerugian tak terduga yang kejadiannya tiba-tiba dan bersifat tanpa disengaja, selain dari hal yang dikecualikan secara khusus dalam Pengecualian Umum atau Khusus. 

6. Asuransi Pengangkutan

Ada manfaat asuransi untuk perusahaan dari asuransi jenis ini. Asuransi pengangkutan melindungi perusahaan terhadap risiko kerugian dan atau kerusakan, termasuk biaya yang ditimbulkan selama barang atau produk berada dalam perjalanan, baik lewat darat, laut maupun udara.

Perlindungan asuransi pengangkutan ini mulai berlaku sejak alat angkut meninggalkan gudang hingga berakhir ketika tiba di tujuan.

Baca Juga: Manfaat Asuransi Kargo dan Cara Klaimnya

Pilih Asuransi yang Tepat Sesuai Kebutuhan, Manfaat dan Risiko Bisnis yang Dihadapi

Demikianlah sajian informasi terkait manfaat asuransi untuk perusahaan, keuntungan asuransi untuk perusahaan, jenis asuransi bisnis hingga sejumlah contoh produk asuransi bisnis yang tersedia. Pengusaha bisa memilih produk asuransi terbaik yang sesuai kebutuhan, anggaran dan risiko bisnis yang hendak diantisipasi.

Cermati Protect menyediakan berbagai asuransi yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda. Isi form di bawah ini untuk memilih perlindungan terbaik untuk perusahaan.

Daftar Asuransi yang Harus Dimiliki Perusahaan Beserta Manfaat dan Contoh Rekomendasinya

Daftar Asuransi yang Harus Dimiliki Perusahaan Beserta Manfaat dan Contoh Rekomendasinya

Asuransi dapat membantu memberikan manfaat berupa penggantian kerugian atau uang santunan atas kerusakan suatu hal/ barang yang diasuransikan. Untuk meminimalisir kerugian finansial dan antisipasi kebangkrutan, sebuah bisnis atau perusahaan perlu mempunyai asuransi. 

Ada beberapa jenis asuransi yang harus dimiliki perusahaan. Dengan memiliki asuransi, berbagai risiko finansial yang ada pun bisa dikelola. 

Namun sebelum membahas mengenai asuransi yang harus dimiliki perusahaan, perlu diketahui mengapa sebuah bisnis dan perusahaan memerlukan asuransi.

Baca Juga: Penerbitan Polis dan Cara Klaim Asuransi Perjalanan Bisnis

Mengapa Asuransi yang Harus Dimiliki Perusahaan Itu Penting?

apa saja asuransi yang harus dimiliki perusahaan?

Asuransi yang harus dimiliki perusahaan penting keberadaannya untuk menciptakan keamanan finansial. Seperti diketahui, asuransi dapat membantu pengelolaan keuangan serta manajemen risiko dalam jangka panjang.

Asuransi memberikan perlindungan finansial saat terjadi hal tak terduga ataupun kejadian yang tak diinginkan. Diantaranya seperti jatuh sakit, kecelakaan saat bekerja, kebakaran hingga musibah atau bencana alam lainnya. 

Dengan memiliki asuransi sesuai kebutuhan, niscaya santunan atau bantuan pun bisa didapatkan perusahaan dari polis yang telah dibayarkan sebelumnya. 

Manfaat Asuransi Bagi Pengusaha dan Perusahaan

Asuransi tak hanya menjadi sekedar kebutuhan dalam ranah bisnis. Asuransi pun merupakan pilihan investasi yang cerdas dan bijak bagi pengusaha. 

Asuransi yang harus dimiliki perusahaan sejatinya bermanfaat bagi kelangsungan bisnis, pengusaha, karyawan dan juga kesejahteraan perusahaan secara keseluruhan. Berikut uraian manfaat yang bisa dirasakan dari kepemilikan asuransi:

1. Memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko bisnis

Di tengah situasi perekonomian yang tak menentu disertai ketidakpastian dalam dunia bisnis, risiko keuangan atau risiko hukum dan risiko operasional bisa saja muncul. Namun dengan adanya asuransi, dampak merugikan yang mungkin timbul akan dapat diatasi.

Dengan asuransi, maka berbagai risiko yang tak terduga tersebut pun dapat diminimalisir. 

2. Memberikan perlindungan untuk karyawan

Dengan asuransi kesehatan dan juga asuransi kecelakaan, para tenaga kerja yang berharga pun bisa terlindungi. Asuransi memberikan manfaat berupa keamanan finansial yang menjamin. 

Saat perusahaan memberikan akses perawatan medis kepada karyawan contohnya, itu berarti pengusaha telah menciptakan loyalitas karyawan dalam dinamika hubungan kerjanya. Dengan melindungi kepentingan karyawan, pengusaha dan perusahaan pun telah membangun budaya kerja yang menjunjung keamanan dan kesejahteraan bersama. 

3. Memberikan perlindungan untuk aset perusahaan

Mengingat vitalnya peran aset bisnis bagi kelangsungan operasional perusahaan, maka sudah sepatutnya setiap aset mesti dijaga. Untuk itu, asuransi hadir memberikan proteksi.

Perlindungan terhadap kerugian yang mungkin terjadi pada gedung, peralatan dan inventaris dapat diwujudkan dengan asuransi. Dengan begitu, stabilitas keuangan untuk jangka panjang pun dapat tercapai. 

Memiliki asuransi merupakan strategi yang bijaksana demi keberlanjutan dan kemajuan bisnis perusahaan yang aman. Terlebih, asuransi untuk bisnis perusahaan pun dapat membantu membangun fondasi kuat untuk pertumbuhan dan kesuksesan keuangan perusahaan.

Daftar Asuransi yang Harus Dimiliki Perusahaan

1. Asuransi Bisnis/ Umum

Sebuah perusahaan setidaknya wajib mengasuransikan bisnisnya secara umum. Asuransi bisnis merupakan produk asuransi yang dapat melindungi dan mengendalikan risiko bisnis perusahaan.

Jenis produk asuransi yang satu ini menjadi asuransi yang harus dimiliki perusahaan mengingat beragam manfaat dan perannya. Dan ini mencakup pengalihan risiko hingga pengumpulan dana dengan harga premi yang seimbang. 

Adapun berbagai risiko tersebut diantaranya seperti kerugian, kerusakan, kehilangan dan biaya yang timbul. Selain itu, tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga hingga kehilangan keuntungan yang mungkin saja terjadi akibat hal tak terduga juga termasuk di dalamnya.

Di samping itu, memiliki asuransi sejatinya bisa merangsang pertumbuhan bisnis dan bahkan bermanfaat sebagai tabungan perusahaan.

2. Asuransi Properti

Asuransi properti juga merupakan asuransi yang harus dimiliki perusahaan. Asuransi properti ini berlaku untuk tempat usaha, baik yang milik sendiri maupun sewaan. 

Adapun asuransi properti ditujukan untuk melindungi aset yang meliputi peralatan, perabotan, inventaris, papan nama dan lain sebagainya. Dengan asuransi ini, maka tempat usaha pun bisa terlindungi dari risiko jika terjadi pencurian, kebakaran atau bencana alam.

Meski begitu, sebagai catatan, bencana alam seperti gempa bumi dan banjir seringkali tidak termasuk dalam manfaat asuransi properti yang standar. Terlebih apabila lokasi perusahaan yang diasuransikan terletak di kawasan rentan banjir misalnya.

Sebagai solusi untuk mendapatkan seluruh manfaatnya, pemilik perusahaan bisa membeli polis dengan premi perluasan manfaat.

3. Asuransi Tanggung Jawab Hukum terhadap Publik

Jenis asuransi yang harus dimiliki perusahaan selanjutnya ialah asuransi tanggung jawab hukum terhadap publik. Asuransi ini bermanfaat dalam melindungi usaha dari tuntutan pihak ketiga sehubungan terjadinya kecelakaan atau kerugian terhadap pihak ketiga/ orang lain.

Contohnya, misalkan sebuah perusahaan makanan memproduksi produk snack. Kemudian ada konsumen yang menjadi sakit atau keracunan akibat mengkonsumsi produk snack tersebut. Asuransi inilah yang nantinya dapat memberikan perlindungan terkait biaya hukumnya. 

Baca Juga: Pentingnya Memiliki Asuransi Tanggung Gugat 

4. Asuransi Kompensasi Karyawan

Untuk asuransi yang harus dimiliki perusahaan berikutnya, ada asuransi kompensasi karyawan. Asuransi untuk para pekerja di sebuah perusahaan ini dapat memberi proteksi para pekerja. 

Proteksi tersebut meliputi beberapa tunjangan yang mencakup perawatan medis, kecacatan, hingga kematian yang terjadi atau disebabkan saat karyawan sedang bekerja, maupun ada hubungannya dengan pekerjaan di perusahaan terkait. Asuransi ini dapat membantu perusahaan dengan menanggung biaya kompensasi.

Meski bervariasi dan berbeda-beda, namun biasanya, asuransi kesehatan karyawan, asuransi jiwa bagi karyawan dan asuransi kecelakaan juga termasuk ke dalam asuransi kompensasi karyawan ini.

5. Asuransi Gangguan Bisnis

Asuransi gangguan bisnis bermanfaat dalam proteksi sewaktu terjadinya bencana yang menyebabkan operasional suatu bisnis jadi terganggu. Akibat suatu bencana, bisa jadi perusahaan merugi akibat kehilangan pendapatan lantaran staf tak dapat bekerja ataupun kegiatan produksi yang terhambat dan terhentikan. 

Sebagai akibatnya, angka penjualan pun jadi menurun. Ketika peristiwa semacam itu terjadi, asuransi gangguan bisnis inilah yang dapat memproteksi dan memberikan manfaat yang dibutuhkan oleh perusahaan. 

Contoh Asuransi Bisnis yang Ada di Indonesia

Mengingat pentingnya peran serta manfaat asuransi yang harus dimiliki perusahaan, maka tak ada salahnya bagi pengusaha untuk menyiapkan anggarannya. Selanjutnya, pengusaha bisa mulai mencari asuransi yang tepat untuk dijadikan pilihan. 

Sebagai contoh, berikut beberapa produk asuransi bisnis dari beberapa perusahaan asuransi yang ada di Indonesia:

1. Allianz Indonesia

Allianz menawarkan produk asuransi bisnis yang bisa dipilih. Salah satunya yaitu Produk Allianz UsahaKu dengan proteksi pengembangan bisnis untuk risiko musibah. Dan ini mencakup kebakaran hingga bencana alam. 

2. Zurich Insurance

Zurich Insurance menghadirkan produk asuransi untuk bisnis. Salah satunya yakni asuransi harta benda yang melindungi aset penting dalam perusahaan.

Selain bangunan dan gedung, mesin-mesin maupun stok barang pun dapat terlindungi. Adapun bagi karyawan, tersedia Asuransi Kesehatan Medicillin dalam bentuk Employee Benefit hingga Asuransi Corporate Travel.

Untuk Asuransi Corporate Travel, hadir perlindungan menyeluruh yang dikhususkan bagi karyawan yang melakukan perjalanan bisnis. 

3. AXA Indonesia

AXA Indonesia menghadirkan asuransi bisnis sebagai solusi tepat untuk mengelola risiko dengan efektif. Beragam produk asuransi bisnisnya tersedia dari AXA untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga bagi perusahaan besar.

Adapun produk yang tersedia meliputi:

  • Asuransi Umum, yakni berupa paket proteksi asuransi kesehatan untuk tenaga kerja/ karyawan,
  • Asuransi Kesehatan, juga sebagai perlindungan kesehatan karyawan,
  • Asuransi Proteksi, yaitu perlindungan untuk investasi serta usaha dari berbagai risiko,
  • Asset Management, hadir dalam bentuk reksadana dan sebagai solusi investasi dengan potensi imbal hasil maksimal.

Pelajari Dulu Sebelum Membeli Asuransi yang Harus Dimiliki Perusahaan

Sekian informasi penting yang perlu diketahui seputar asuransi yang harus dimiliki perusahaan. Asuransi yang harus dimiliki perusahaan memang bermacam-macam dengan kegunaan dan manfaatnya masing-masing. 

Sebagai tips sebelum membeli, kenali dulu perusahaan asuransi yang akan mengeluarkan polis kelak. Teliti perihal proses pencairan klaim asuransi. Kemudian pahami pula segala kewajiban dan hak sebagai konsumen.

Periksa kembali hal-hal prosedural menyangkut Nama Tertanggung, besaran Premi, Uang Pertanggungan (UP), durasi Asuransi, biaya Asuransi, instrumen investasi serta fasilitas lainnya berdasarkan kesepakatan antara pihak pemegang jasa Asuransi dan pemegang polis. Pelajari pula masa tunggu pencairan polisnya mengingat tiap asuransi mempunyai metode pencairan cover yang berbeda.

Seperti yang ditegaskan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 69/POJK.05/2016, calon pemegang polis berhak mempelajari polis (cooling down period/ free look period) minimal 14 hari sejak polis diterima.

Agar terbebas dari kecemasan di masa depan, pilihlah asuransi yang harus dimiliki perusahaan yang tepat sesuai profil bisnis, ketersediaan anggaran serta kebutuhan perusahaan. Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum yang dapat memenuhi kebutuhan perlindungan tersebut. Isi form di bawah ini untuk informasi selengkapnya!

Definisi Aset Perusahaan, Macam, Manfaat dan Perlindungannya

Definisi Aset Perusahaan, Macam, Manfaat dan Perlindungannya

Perlindungan aset perusahaan sangat penting untuk dilakukan karena menimbang dan memperhitungkan berbagai alasan. Aset perusahaan perlu dilindungi dan diamankan demi berbagai hal. Salah satunya adalah untuk mencegah atau mengurangi beragam risiko secara signifikan yang tak menguntungkan.

Tak hanya itu. Terdapat pula jenis aset berwujud (tangible) maupun yang tidak berwujud (intangible), serta aset lancar dan aset tak lancar.

Adapun contoh sederhana aset dalam bisnis mencakup uang tunai atau kas, piutang usaha, bangunan, tanah, perlengkapan atau peralatan usaha, kendaraan, hak paten, hak cipta, kekayaan intelektual (Intellectual Property), merek dagang, desain industri, leasehold, hak sewa, franchise, kecerdasan tenaga kerja, goodwill dan lainnya. Dalam hal ini, Intellectual Property juga meliputi ilmu pengetahuan, sastra, teknologi, hingga seni. 

Selain itu, aset digital juga semakin diakui sebagai kekayaan intelektual (Intellectual Property). Jenis aset yang satu ini mencakup kode perangkat lunak atau algoritma milik perusahaan dan konten digital daring sehingga perlu juga mendapatkan perlindungan aset perusahaan. 

Namun tak hanya sampai disitu saja. Tenaga kerja atau SDM (Sumber Daya Manusia) juga merupakan bagian dari aset perusahaan. Hal ini dikarenakan perannya dalam implementasi strategi perusahaan hingga menjadi subjek pelaksana dari operasional bisnis itu sendiri.

SDM yang berkualitas dapat berkreasi dan mendorong inovasi baru yang berkelanjutan. Sehingga perusahaan pun bisa terus-menerus berkembang. 

Oleh sebab itu, mengingat kualitas serta hasil kerja signifikan yang dikontribusikannya dalam mempertahankan kemajuan bisnis, maka tenaga kerja atau pegawai pun termasuk ke dalam salah satu aset yang relevan dan amat diperlukan bagi kesuksesan sebuah perusahaan. 

Baca Juga: Mengenal Asuransi Truk, Manfaat, dan Jenis-jenis Produknya

Mengapa Aset Perusahaan Itu Penting?

perlindungan aset perusahaan

Aset mendatangkan manfaat dan perannya tersendiri bagi kelangsungan bisnis perusahaan. Mengingat pada dasarnya aset ialah seluruh kekayaan dan sumber daya perusahaan yang kelak akan digunakan untuk melangsungkan aktivitas bisnisnya, maka aset pun akan sangat penting peranannya bagi kemajuan bisnis. 

Pasalnya, tanpa adanya aset, sebuah perusahaan akan terhambat laju pertumbuhannya. Tanpa aset, perusahaan jadi tak dapat melakukan berbagai kegiatan operasional hariannya serta mencapai tujuan. 

Sebagai kemungkinan terburuknya, perusahaan bisa merugi dan gulung tikar jika berusaha berdiri tanpa serangkaian aset dan modal yang diperlukannya. Menurut Investopedia, aset merupakan segala sumber daya bernilai ekonomi yang dipunyai atau dikontrol oleh individu, perusahaan, atau negara, dengan harapan dapat memberikan manfaat di masa depan. 

Adapun menurut PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) Tahun 2011, aset ialah semua kekayaan yang dimiliki individu atau kelompok, yang berwujud maupun tak berwujud, dengan nilai manfaat bagi setiap orang atau juga perusahaan. Sehingga berdasarkan persamaan dasar akuntansi, A (Assets) = L (Liabilities) + E (Equity), aset menjadi komponen penting dalam pelaporan finansial, khususnya di dalam sebuah perusahaan. 

Pentingnya aset membuat perusahaan wajib memastikan agar seluruh aset miliknya dapat dikelola dengan sebaik mungkin. Aset haruslah menunjang dan menopang kinerja perusahaan dengan maksimal guna menghasilkan laba optimal. Sehingga di kemudian hari, semua aset diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan sesuai target, tujuan dan perencanaan.

Cara Melindungi Aset Perusahaan Agar Sukses dan Untung Besar

Aset perusahaan menjadi salah satu faktor penentu dalam kemajuan bisnis. Karena bermanfaat untuk mendukung produktivitas dan menunjang pertumbuhan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan, maka sudah seharusnya perlindungan aset perusahaan harus dilakukan.

Dan langkah awal paling sederhana untuk memulai perlindungan aset perusahaan adalah dengan melakukan pengaturan dan pengelolaan aset yang baik. Tentunya, memahami penggolongan atau klasifikasi aset serta betapa penting peran aset tidak akan cukup. 

Seluruh aset yang dimiliki perusahaan seyogyanya perlu dikelola dan dijaga pula dengan baik. Dengan begitu, manfaatnya pun bisa terus dinikmati dengan langgeng. Demi perlindungan yang lebih baik lagi terhadap aset perusahaan, ikuti tips dan langkah yang perlu diperhatikan sebagai berikut:

1. Lakukan Assets Management Secara Profesional dan Berkala

Manajemen aset perusahaan bermanfaat untuk mengatur, mengelola, memelihara dan mempertahankan nilai aset perusahaan. Melakukan manajemen sebagai langkah perlindungan aset perusahaan adalah krusial. 

Tentunya, langkah ini bukanlah tugas yang mudah untuk dilakukan. Akan diperlukan bantuan asset manager yang profesional demi terkelolanya aset perusahaan dengan baik. 

Namun dengan melakukan manajemen aset, nilai aset perusahaan pun bisa dipertahankan. Perencanaan yang matang sehubungan hal ini dapat membuat perusahaan mengurangi risiko kehilangan nilai aset akibat rugi atau rusak. 

Dengan manajemen yang baik hingga real time monitoring secara berkala, nilai aset perusahaan bisa tetap tinggi dan dapat bertahan, bahkan di saat situasinya kurang menguntungkan sekalipun.

Baca Juga: Apa Itu Asuransi Properti? Ini Manfaat, Jenis, dan Cara Klaimnya

2. Asuransikan Aset Bisnis Perusahaan

Langkah perlindungan aset perusahaan yang kedua adalah mengasuransikan segala aset bisnis perusahaan. Dan ini bisa mencakup property atau gedung bangunan, kendaraan, peralatan mesin, hingga asuransi kesehatan untuk karyawan. 

Usaha tentunya dilakukan agar mendapatkan keuntungan. Namun mengingat hal terduga bisa terjadi dalam hidup, tak ada jaminan semuanya akan selalu baik-baik saja. 

Musibah atau hal yang tak diinginkan bisa terjadi dan itu dapat berimbas buruk hingga mengakibatkan dampak kerugian. Dengan mengasuransikan aset, perusahaan bisa terhindar dari risiko fatal seperti kerugian keuangan. 

Dengan asuransi, perusahaan pun bisa terbantu lantaran asuransi memberikan proteksi dan cover dari suatu kerugian yang dialami.

3. Evaluasi Efektivitas Sistem Keamanan

Langkah perlindungan aset perusahaan berikutnya yakni mengevaluasi efektivitas sistem keamanan yang sudah ada. Bila perlu, jangan ragu untuk memberikan pengamanan ekstra di lingkungan kerja sesuai anggaran yang tersedia.

Setiap langkah pengamanan dan perlindungan aset perusahaan perlu ditinjau ulang dan ditelaah kembali demi mengurangi risiko kehilangan setiap aset berharga. Agar lebih andal, efektif dan efisien, solusi untuk perlindungan aset perusahaan pun harus sejalan dan disesuaikan dengan tantangan dunia usaha dewasa ini. 

Misalnya dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah atau penguatan kata sandi dan sebagainya, yang berguna untuk menjaga aset bisnis dari cyber crime. 

4. Cermati Setiap Kontrak Kerjasama dan Perjanjian

Dalam rangka memperkuat perlindungan aset perusahaan, poin yang satu ini pun perlu diperhatikan. Berhati-hatilah pada kreditur nakal atau pihak lainnya yang bisa saja menghilangkan banyak aset perusahaan hingga menyeret bisnis pada kebangkrutan. 

Sebagai langkah antisipasi, perkuatlah semua bentuk kontrak kerjasama secara tertulis. Agar tetap aman, libatkan pula notaris dan penasehat hukum dalam setiap perjanjian kerjasama ataupun kontrak bisnis. 

5. Persiapkan Legalitas dan Bentuk Usaha yang Paling Tepat

Cara ini pun termasuk ke dalam langkah perlindungan aset perusahaan. Legalitas serta bentuk usaha yang tepat dapat mengamankan aset perusahaan. Contohnya yakni dengan beralih kepada Perseroan Terbatas. 

Langkah tersebut bisa menjaga aset yang dimiliki, sehingga tak bercampur antara aset perusahaan dengan aset milik pribadi. Selain itu, pemisahan tersebut juga dapat membuat urusan perpajakan menjadi lebih lancar.

Dalam jangka panjang, langkah perlindungan aset perusahaan ini dapat berdampak positif pada kemajuan manajerial dari perusahaan itu sendiri.

Baca Juga: Asuransi Bisnis: Untung atau Buntung?

Perlindungan Aset Perusahaan Berdampak Positif dan Menguntungkan untuk Jangka Panjang

Demikianlah uraian informasi seputar definisi aset perusahaan, macam dan jenis aset perusahaan, manfaat aset perusahaan, hingga cara terbaik sebagai perlindungan aset perusahaan.

Tentunya jika diterapkan dengan baik, maka manajemen aset dan langkah perlindungan yang mengamankan aset perusahaan akan berimbas positif dan menguntungkan untuk jangka panjang. Alhasil, kelangsungan bisnis pun bisa semakin maju dan dapat meraih kesuksesan sesuai tujuan dan harapan. 

Maka dari itu, melindungi aset perusahaan dengan perlindungan terbaik itu penting. Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum terbaik untuk melindungi aset perusahaan Anda. Isi form di bawah ini untuk informasi selengkapnya.

Meninjau Ragam Jenis Asuransi Umum untuk Perusahaan Beserta Kegunaan dan Manfaatnya

Meninjau Ragam Jenis Asuransi Umum untuk Perusahaan Beserta Kegunaan dan Manfaatnya

Asuransi umum untuk perusahaan atau general insurance ialah perlindungan dengan salah satu manfaat berupa ganti rugi kepada tertanggung saat terjadi kerusakan atau kehilangan pada materi yang diasuransikan. Asuransi umum untuk perusahaan dapat membantu pengusaha terhindar dari kerugian, atau setidaknya mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk mengganti hingga memperbaiki harta benda yang rusak/ hilang. Hal ini karena deductible asuransi adalah jumlah yang dibayarkan sebelum pihak asuransi menanggung biaya yang lebih besar.

Sejatinya, asuransi umum untuk perusahaan diperlukan untuk menangani dan mengantisipasi berbagai risiko keuangan. Pada dasarnya, asuransi memberikan manfaat berupa uang santunan. Atau bisa juga dalam bentuk pertanggungan dan penggantian kerugian atas kerusakan suatu hal/ barang yang diasuransikan. 

Adapun beberapa contoh jenis asuransi umum untuk perusahaan diantaranya meliputi asuransi properti, asuransi kendaraan, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kebakaran dan masih banyak lagi. 

Manfaat Memiliki Asuransi Umum untuk Perusahaan

Manfaat Memiliki Asuransi Umum untuk Perusahaan

Asuransi umum untuk perusahaan dapat memberikan jasa pertanggungan risiko serta penggantian akibat kerugian ataupun kerusakan harta dan aset berharga. Adapun aset dan harta berharga tersebut mencakup toko, kantor, rumah toko, rumah kantor, kendaraan bermotor, gudang, gedung bangunan, lahan pertanian, barang dagangan dan lain sebagainya. 

Dengan memiliki asuransi umum untuk perusahaan, risiko merugi secara finansial pun bisa diatasi dan diantisipasi. Ibarat sedia payung sebelum hujan, asuransi umum untuk perusahaan merupakan langkah bijak sebagai perlindungan terhadap bisnis yang bisa jadi mengintai perusahaan.

Seperti dikutip dari Manulife, beberapa manfaat dan keuntungan yang bisa didapatkan dari asuransi umum untuk perusahaan mencakup:

  1. Melindungi income perusahaan dari risiko kerugian bisnis yang datangnya tiba-tiba,
  2. Memproteksi masa depan bisnis dari potensi kehancuran,
  3. Memberikan proteksi investasi jangka panjang,
  4. Melindungi simpanan uang kas dan modal perusahaan,
  5. Memproteksi berbagai aset berharga perusahaan,
  6. Melindungi kesehatan jasmani rohani tenaga kerja saat terjadi risiko (untuk asuransi kesehatan bagi karyawan perusahaan),
  7. Memproteksi masa depan keluarga karyawan saat kematian datang (bagi asuransi jiwa atau kecelakaan karyawan).

Asuransi umum untuk perusahaan bisa memberikan jaminan pertanggungan dan perlindungan kepada pengusaha. Pasalnya, risiko bisnis di tengah perekonomian yang tak menentu menjadi semakin fluktuatif. Sedangkan hidup pun dipenuhi oleh kemungkinan tak terduga, sehingga diperlukan solusi keuangan yang jitu untuk meminimalisir kerugian yang mungkin saja terjadi di masa depan.

Baca Juga: Asuransi Bisnis: Untung atau Buntung?

Jenis dan Ragam Asuransi Umum untuk Perusahaan

Terdapat beberapa jenis asuransi umum untuk perusahaan yang beragam. Namun berikut contohnya yang bisa dipertimbangkan untuk dimiliki sesuai manfaat dan kegunaannya:

1. Asuransi Kendaraan

Asuransi kendaraan diperlukan perusahaan agar operasional bisnis berjalan lancar tanpa hambatan. Asuransi umum untuk perusahaan ini memberikan proteksi finansial terkait kendaraan bermotor, seperti kerusakan ataupun kehilangan.

Dengan kepemilikan asuransi kendaraan, harga mobil pun bisa tetap bersaing jika hendak dijual kembali. Asuransi kendaraan terdiri dari dua opsi yakni asuransi kendaraan Total Loss Only (TLO) dan All Risk/ Comprehensive/ Gabungan. Keduanya menawarkan manfaat yang berbeda dan bisa disesuaikan dengan anggaran serta kebutuhan perusahaan. 

2. Asuransi Kebakaran

Asuransi kebakaran dikhususkan untuk pertanggungan dan perlindungan terhadap harta benda serta kepentingan lainnya yang dijamin dari risiko kebakaran. Asuransi umum untuk perusahaan ini bisa diperluas manfaatnya.

Tak hanya kebakaran, manfaat proteksi bisa ditambah untuk menangani kerusakan akibat ledakan, petir, kejatuhan pesawat terbang dan asap. Perluasan manfaat lainnya juga mencakup jaminan risiko bencana alam, kerusuhan, pemogokan, banjir, angin topan, huru-hara, perbuatan jahat, tanah longsor, kebongkaran dan lainnya yang menyebabkan kehilangan keuntungan (business interruption). 

Sementara itu, asuransi untuk harta benda seperti aset kantor, inventaris, properti, mesin, harta benda, kilang minyak serta fasilitasnya umumnya dapat diasuransikan lewat asuransi properti dan harta benda.

3. Asuransi Kredit dan Penjaminan

Asuransi kredit dan penjaminan sebenarnya merupakan dua fitur atau jenis asuransi yang berbeda. Meski begitu, kegunaannya serupa.

Asuransi umum untuk perusahaan ini dapat melindungi dan menjamin tertanggung ketika kesulitan menyelesaikan suatu kewajiban. Contohnya dalam kasus asuransi kredit motor atau mobil, yang dijamin ialah debitur yang tak dapat melanjutkan pembayarannya kepada pihak bank atau kreditur.

Namun, jaminan perlindungan ini hanya berlaku untuk pihak yang meninggal dunia akibat kecelakaan, sakit atau cacat tetap karena celaka yang ditanggung sesuai polis. Sementara untuk asuransi penjaminan, kepentingan pihak obligee (pemilik proyek) yang mana jika principal (kontraktor) gagal melaksanakan kewajibannya berdasarkan perjanjian.

Jika itu yang terjadi, maka surety atau pihak perusahaan asuransi akan mengambil tanggung jawab terhadap pihak obligee dan menyelesaikan kewajiban principal yang ada.

4. Asuransi Kumpulan atau Korporat

Asuransi korporat atau asuransi korporasi umumnya merupakan kumpulan produk asuransi untuk tenaga kerja atau karyawan. Yang termasuk ke dalam asuransi korporat antara lain seperti asuransi kesehatan karyawan, asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan, atau bisa juga hanya salah satunya saja. 

Tergantung kebijakan perusahaan pemberi kerja dan faktor lainnya yang bisa berbeda-beda, namun asuransi umum untuk perusahaan ini hanya memberikan perlindungan kepada karyawan dalam tenggat waktu tertentu. Masa berlakunya hanya di saat dirinya sebagai pemegang polis masih menjadi tenaga kerja di korporasi yang bersangkutan. 

Baca Juga: Pentingnya Memiliki Asuransi Tanggung Gugat 

5. Asuransi Penerbangan

Asuransi penerbangan atau kecelakaan pesawat merupakan salah satu jenis asuransi umum untuk perusahaan yang sering ditawarkan maskapai penerbangan atau situs pihak ketiga. Asuransi ini memberikan pertanggungan tambahan saat memesan tiket pesawat.

Jenis asuransi ini menjamin perlindungan untuk kejadian tidak terduga yang terjadi di kala perjalanan udara. Namun tak hanya itu saja, terdapat juga asuransi pengangkutan udara yang meliputi penundaan penerbangan, pembatalan atau juga gangguan perjalanan, bagasi yang hilang, rusak dan dicuri.

Asuransi ini dapat melindungi jika karyawan atau pengusaha tak dapat ikut penerbangan akibat alasan medis yang terdokumentasi pada tanggal perjalanan. Di samping menjamin penumpang, asuransi pengangkutan pun tersedia untuk perusahaan maskapai.

Fungsinya tak lain adalah mengurangi risiko besarnya biaya ganti rugi ke pihak penumpang sewaktu terjadi kecelakaan, ada barang hilang dan lainnya. Selain itu, pihak maskapai pun bisa mendapatkan jaminan perbaikan rangka pesawat melalui asuransi yang satu ini.

6. Asuransi Kapal atau Kelautan

Asuransi kapal atau kelautan merupakan asuransi yang menjamin kerugian dan kerusakan pada kapal akibat tabrakan, cuaca buruk, kandas, terdampar dan tenggelam. Asuransi ini juga menjamin risiko kebakaran, ledakan, piracy atau pembajakan, pembuangan barang ke laut (jettison), kelalaian nahkoda (crew), hingga bahaya di laut lainnya. 

Di samping menjamin kapal, asuransi ini pun menjamin tanggung jawab kepada pihak ketiga akibat tabrakan kapal atau collision liability. Asuransi ini juga menjamin kontribusi kerugian umum atau general average.

Baca Juga: 10 Ekspedisi Pengiriman Besar yang Patut Dicoba

7. Asuransi Jiwa

Asuransi umum untuk perusahaan ini memberikan jaminan perlindungan saat terjadi kematian, sakit tiba-tiba, atau cacat tetap total yang terjadi akibat celaka atau karena penyakit. Ada beberapa perbedaan dalam ketentuan produk atau polis terkait asuransi jiwa. 

Beberapa darinya mungkin menerapkan sistem pembayaran setelah kematian. Namun ada juga penyedia jasa asuransi yang mengizinkan pemegang polis mengklaim dananya sebelum kematian.

8. Asuransi Kecelakaan

Asuransi jenis ini biasanya dibutuhkan oleh perusahaan dengan karyawan yang pekerjaannya rawan risiko kecelakaan. Asuransi umum untuk perusahaan ini bisa membantu mengatasi risiko kecelakaan para tenaga kerja ketika sedang bekerja. 

9. Asuransi Kesehatan

Merupakan salah satu asuransi umum untuk perusahaan yang populer, asuransi kesehatan mengatasi pertanggungan finansial karyawan dan pengusaha. Dengan asuransi kesehatan, proteksi finansial pun tersedia. 

Penanggungan biaya mulai dari rawat jalan, rawat inap dan sebagainya bisa jadi lebih ringan. Biasanya, jenis risiko yang ditanggung asuransi kesehatan meliputi sakit, cacat dan kematian sesuai ketentuan polis yang diambil. 

Baca Juga: 10 Program Kesehatan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Karyawan

Asuransi Umum untuk Perusahaan ialah Solusi Keuangan yang Bisa Disesuaikan dengan Kebutuhan

Demikianlah rangkaian informasi yang perlu diketahui seputar asuransi umum untuk perusahaan. Asuransi umum untuk perusahaan cakupannya memang luas dengan ragam jenis yang bermacam-macam. 

Kendati demikian, pada hakikatnya fungsinya adalah untuk meminimalisir kerugian keuangan secara umum. Sebagai solusi keuangan, asuransi umum untuk perusahaan bisa dipilih sesuai premi dan anggaran yang tersedia. 

Selain itu, perusahaan pun bisa mengambil produk asuransi sesuai urgensi serta kebutuhan utama yang wajib diprioritaskan. Dengan mengambil manfaat optimal dari asuransi umum, niscaya perusahaan pun dapat menghindari berbagai risiko finansial yang bisa membuat bisnis terjerembab dalam kehancuran. 

Untuk mendapatkan perlindungan terbaik, gunakan produk asuransi umum dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk mendapatkan asuransi terbaik untuk perusahaan Anda.

Apa Itu Broker Asuransi Serta Peran dan Tugasnya Hingga Manfaat Menggunakan Jasanya

Apa Itu Broker Asuransi Serta Peran dan Tugasnya Hingga Manfaat Menggunakan Jasanya

Pernah mendengar istilah broker asuransi? Broker kerap diidentikkan sebagai pialang atau pialang saham.

Berdasarkan pengertiannya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, broker berarti pedagang perantara yang menghubungkan pedagang satu dengan pedagang lainnya dalam hal jual beli, atau penjual dan pembeli. Lantas, bagaimana dengan broker asuransi?

Baca Juga: Lindungi Diri dari Gugatan dengan Asuransi Profesi

Apa Itu Broker Asuransi?

broker asuransi adalah

Sejatinya, broker asuransi adalah perantara yang bertugas untuk mewakili konsumen atau nasabah dalam urusan membeli produk asuransi. Seringkali, broker asuransi berperan sebagai “konsultan” atau “penasihat” bagi nasabah dalam hal yang berkaitan dengan asuransi.

Broker asuransi atau perusahaan pialang asuransi termasuk ke dalam kategori perusahaan penunjang usaha asuransi. Mengutip halaman OJK, perusahaan pialang asuransi merupakan perusahaan yang memberikan jasa keperantaraan dalam penutupan asuransi serta penanganan penyelesaian ganti rugi asuransi. Perusahaan yang bergerak di bidang ini bertindak untuk kepentingan tertanggung.

Pihak broker asuransi memberikan usaha jasa konsultasi dan keperantaraan dalam penutupan asuransi atau kepesertaan asuransi syariah serta penanganan penyelesaian klaimnya dengan bertindak untuk dan atas nama pemegang polis/tertanggung/peserta. Bersama perusahaan pialang reasuransi, agen asuransi, perusahaan penilai kerugian asuransi dan perusahaan konsultan aktuaria, broker asuransi bertindak sebagai penunjang usaha-usaha keasuransian. 

Perbedaan Broker Asuransi dengan Agen Asuransi

Sebagai kontras, mari bandingkan broker asuransi dengan agen asuransi. Agen asuransi berperan dalam menjual polis atau layanan dari perusahaan asuransi yang mereka wakili. 

Jika seorang agen asuransi mewakili perusahaan asuransi, maka broker asuransi bertugas untuk mewakili nasabah yang membeli polis asuransi. Dengan kata lain broker asuransi akan mencari polis dari berbagai perusahaan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan seorang nasabah serta tugas dan peran lainnya.

Broker Asuransi di Indonesia Diawasi Pemerintah Melalui POJK

Di Indonesia sendiri, broker asuransi umumnya berupa badan hukum atau perusahaan. Broker asuransi merupakan badan, lembaga atau yayasan yang ditujukan untuk mempermudah proses penggunaan produk asuransi bagi para nasabah. 

Dalam praktiknya, pemerintah mengawasi broker asuransi melalui peraturan legal yang diberlakukan. Tugas, tanggung jawab, serta keuntungannya sudah diatur berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) serta UU Nomor 40 Tahun 2014 dan Nomor 70 Tahun 2016. 

Berdasarkan hukum yang berlaku, broker asuransi dibentuk sebagai badan yang mewakili nasabah dalam menangani klaim dan mempertanggungjawabkan tindakannya.

Baca Juga: Asuransi Bisnis: Untung atau Buntung?

Peran Penting dan Tanggung Jawab Broker Asuransi Sebagai Proteksi

Mengingat peran serta tanggung jawabnya yang penting, bantuan broker asuransi akan sangat dibutuhkan oleh nasabah untuk mempermudah proses klaim serta mendapatkan haknya.

Meninjau hal tersebut, peran broker asuransi akan sangat vital dalam melindungi aset pelaku bisnis atau individu yang terdampak oleh ketidakstabilan ekonomi. Seperti diketahui, sejak terjadinya pandemi, peluang bisnis pun jadi semakin fluktuatif dan tak menentu.

Itulah sebabnya para pengusaha wajib memilih cara terbaik yang efektif dan efisien dalam melindungi aset bisnisnya. Untuk itulah broker asuransi hadir dan membantu melindungi para pelaku usaha dari kemungkinan buruk atau probabilitas kerugian yang bisa terjadi.

Apa Saja Peran dan Tanggung Jawab Broker Asuransi?

Mengingat OJK mengawasi praktiknya, maka semua kegiatan yang dilakukan broker asuransi tak boleh sembarangan. Semua tindakannya selayaknya harus menjunjung tinggi kepentingan pihak nasabah.

Ketahui peranan broker asuransi sebagai berikut:

1. Mengenalkan Risiko Finansial yang Mungkin Terjadi kepada Pihak Nasabah

Sebagai pihak yang melindungi nasabah, sudah semestinya broker asuransi menginformasikan risiko bisnis atau risiko keuangan apa saja yang mungkin terjadi. Selain itu, broker pun perlu menginformasikan pengelolaan manajemen risiko kepada pembeli. 

Dengan menyampaikan info penting tersebut, niscaya nasabah pun jadi tahu dan mengenali apa saja hal yang wajib diantisipasi hingga tahapan langkah dalam menghadapinya. Setelahnya, nasabah pun dapat memilih planning asuransi manakah yang tepat dan sesuai dengan bisnisnya serta kondisi keuangannya. 

2. Bertanggung Jawab atas Manajemen Pemasaran

Selain berperan sebagai pihak yang condong ke nasabah, tanggung jawab broker asuransi juga mencakup perihal manajemen pemasaran, seperti:

  • Pengawasan klaim,
  • Pencatatan administrasi,
  • Penanganan asuransi secara profesional,
  • Pembaruan pembukuan nasabah,
  • Penyerahan ulasan mengenai progres asuransi,
  • Hingga penawaran up sell kepada nasabah yang lama.

Secara umum, broker asuransi bertindak sebagai pihak penengah dalam transaksi yang terjadi di antara nasabah dan perusahaan asuransi. Sehingga dengan kata lain, para pelaku bisnis dan pengusaha bisa menggunakan jasa broker asuransi agar proses klaim dan penanganan hal lainnya dapat lebih terjamin, sukses, aman dan terkendali. 

Apa Saja Tugas dan Fungsi Utama Broker Asuransi?

Pada dasarnya, tugas dan fungsi utama broker asuransi atau perusahaan pialang asuransi berkenaan dengan beberapa poin sebagai berikut:

  1. Meneliti dan mempelajari operasi bisnis calon nasabah yang hendak membeli produk asuransi,
  2. Mengevaluasi kebutuhan pembeli,
  3. Menjelajahi toleransi risiko pembeli,
  4. Dan memberikan opsi hingga saran tentang produk asuransi untuk kebutuhan pembeli. 

Beberapa rincian tugas yang perlu digenapi broker asuransi dalam pengawasan OJK juga meliputi:

  • Berperan sebagai perantara antara keperluan nasabah dengan perusahaan,
  • Memberikan informasi penanggung asuransi kepada nasabah,
  • Mengidentifikasi risiko dalam penggunaan asuransi,
  • Membuat kontrak asuransi yang sesuai dengan nasabah,
  • Menganalisa risiko dan mengatur administrasi asuransi,
  • Melakukan negosiasi klaim asuransi.

Maksimalkan Sesi Konsultasi dengan Broker Asuransi dan Raih Manfaat Penggunaan Jasanya

Broker asuransi dipercayakan untuk melayani nasabah secara profesional terkait perlindungan asuransi. Melakukan riset atau penelitian seputar potensi risiko bisnis dan keuangan nasabah merupakan bagian dari tugasnya. 

Broker perlu meneliti agar dapat memberikan masukan dan pengarahan terkait pembuatan keputusan yang tepat. Broker asuransi juga perlu mendedikasikan waktu dan energinya untuk melakukan riset risiko dalam industri. 

Niscaya, pihak nasabah pun dapat terbantu untuk mengetahui terkait berbagai kebijakan yang terbaru. Dengan menggunakan jasanya, nasabah pun bisa mendapat manfaat proteksi serta layanan bermutu tinggi dalam mengembangkan bisnisnya. 

Pengertian seputar batas cakupan perlindungan asuransi serta kebijakan yang sesuai kondisi pasar pun bisa didapatkan nasabah dari broker asuransi. Broker asuransi atau perusahaan pialang asuransi sudah seyogyanya memberikan saran dan arahan kepada nasabah. 

Sehingga sebagai hasilnya, nasabah pun mendapat manfaat perihal pengambilan keputusan yang terbaik demi suksesnya kelangsungan bisnis. 

Tips Memilih dan Menemukan Broker Asuransi Sesuai Kebutuhan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih perusahaan pialang asuransi yang tepat sesuai kebutuhan perusahaan. Salah satunya mencakup bagaimana kemampuan serta pelayanan klaim dari pihak broker tersebut. 

Lebih lanjut, tinjaulah bagaimana hubungan yang dimiliki broker asuransi dengan perusahaan asuransi serta penyedia pelayanan kesehatan. Kemudian amati pula, pengalaman apa saja yang dimiliki broker pada sektor bisnis yang berkaitan dengan pihak perusahaan sebagai nasabah?

Tentunya, hal-hal yang berkenaan dengan keahlian, pengalaman industri broker, hingga manfaat bisnis yang bisa didapatkan nasabah juga patut dipertimbangkan. Perhitungkan pula jangkauan hingga jaringan broker asuransi yang diminati. 

Perhatikan apa saja kapabilitas serta sumber daya yang dapat diakses oleh perusahaan broker asuransi terkait. Tak ketinggalan, cermati bagaimana riwayat kerja sama para perusahaan atau klien lama yang pernah menggunakan jasa broker asuransi. Temukan informasi seputar referensi, rekomendasi atau track record dari perusahaan pialang asuransi tersebut guna menilai kecocokannya dengan kebutuhan.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Beli Asuransi Online

Gunakan Jasa Broker Asuransi Agar Terhindar dari Risiko Keuangan

Demikianlah sajian informasi berkenaan dengan broker asuransi, perbedaannya dengan agen asuransi, keuntungan, hingga peran, fungsi, tugas dan tanggung jawab yang diembannya serta manfaat menggunakan jasanya. Broker asuransi memfasilitasi transaksi antara pihak pembeli (nasabah) produk asuransi dengan penjual (perusahaan asuransi).

Broker asuransi mewakili nasabah selaku pembeli dan mencari solusi asuransi yang dapat mengalihkan risiko finansial maupun risiko bisnisnya. Karena dalam banyak kasus, nasabah pembeli pada dasarnya tidak memiliki akses ke semua solusi pengalihan risiko asuransi. 

Besar kemungkinannya, nasabah cenderung masih awam dan tidak tahu betul sehubungan seluk-beluk dari berbagai produk asuransi yang dibutuhkannya. Di sinilah broker akan sangat berperan.

Broker dapat membantu perusahaan atau pelaku bisnis untuk mendapatkan manfaat terbaik dalam hal biaya serta cakupan proteksi asuransi berdasarkan profil risiko bisnis. Selain itu, membantu mengidentifikasi risiko dan merencanakan strategi dan langkah antisipasi terhadap risiko keuangan sesuai industri juga wajib dilaksanakan broker asuransi. 

Dengan mengoptimalkan jasa broker asuransi, maka nasabah selaku pembeli polis dapat terlindungi dari kerugian akibat kemungkinan risiko bisnis, atau risiko keuangan yang bisa saja terjadi di tengah ketidakstabilan ekonomi. 

Cermati Protect merupakan broker asuransi yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Layanan Cermati Protect didukung berbagai mitra asuransi baik lokal maupun internasional. Dapatkan berbagai asuransi untuk proteksi aset perusahaanmu dengan mengisi form di bawah ini!

Mengenal Bor Tanah Hidrolik dan Sistem Kerjanya

Mengenal Bor Tanah Hidrolik dan Sistem Kerjanya

bor tanah hidrolik

Bor tanah hidrolik menjadi peralatan yang kerap diandalkan untuk membantu pembuatan sumur yang memiliki tingkat kedalaman yang tinggi. Jenis alat berat yang satu ini dianggap efisien dan bisa melakukan pekerjaan pengeboran dengan waktu yang terbilang cepat. 

Sama dengan jenis perangkat bor lainnya, penggunaan bor tanah hidrolik juga bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam melakukan pengeboran, terutama untuk pengeboran yang sulit dan mencapai tingkat kedalaman hingga puluhan meter. 

Apa itu Bor Tanah Hidrolik?

Bor tanah hidrolik adalah mesin bor yang menggunakan sistem hidrolik dan biasa digunakan untuk melakukan pengeboran tanah yang dalam. Biasanya penggunaan bor ini untuk kepentingan pembuatan sumur yang sangat dalam, seperti sumur air maupun sumur minyak. 

Perangkat yang satu ini memiliki sistem kerja yang unik, di mana alat ini akan memompakan cairan hidrolik ke dalam bor, sehingga cairan ini membantu untuk mendorong mata bor tersebut masuk ke dalam tanah dan alat ini bisa melakukan pengeboran. 

Jika dibandingkan dengan jenis bor manual, bor tanah hidrolik ini memiliki kekuatan yang lebih besar dan bisa bekerja dengan lebih cepat. Hal ini menjadi salah satu alasan, mengapa banyak perusahaan yang menggunakan bor hidrolik dalam usaha yang mereka jalankan. 

Selain memiliki kecepatan yang lebih baik dari bor manual, bor tanah hidrolik juga bisa menghasilkan sampel tanah dengan jumlah lebih besar dan akurat, sehingga peralatan ini juga sering digunakan dalam proses eksplorasi maupun penelitian di dalam tanah. 

Bor tanah hidrolik ini juga hadir dalam berbagai merek dan juga kapasitas yang berbeda. Hal ini akan memudahkan para pengguna untuk menemukan dan memilih bor tanah yang tepat dan sesuai dengan pekerjaan pengeboran yang akan dilakukan. 

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Bucket Wheel Excavator

Sistem Kerja Bor Tanah Hidrolik 

Bor tanah hidrolik banyak digunakan untuk kebutuhan pengeboran yang dalam, sebab alat yang satu ini memang memiliki kemampuan yang baik untuk pekerjaan yang satu ini. Bukan hanya untuk penggalian skala kecil saja, bor tanah yang satu ini juga kerap digunakan dalam skala industri yang besar. 

Berikut ini adalah sistem kerja yang unik dan terdapat pada perangkat bor tanah hidrolik: 

1. Sistem Hidrolik 

Sama seperti namanya, bor tanah hidrolik ini menggunakan sistem hidrolik penuh yang sangat bisa diandalkan untuk pengeboran yang dalam. Sistem hidrolik ini memiliki beberapa komponen penting, antara lain: pompa hidrolik, tangki hidrolik, motor hidrolik, dan juga silinder hidrolik. 

Di dalam praktiknya, pompa hidrolik akan mengambil cairan hidrolik yang terdapat pada tangki hidrolik, lalu memasok cairan tersebut ke motor hidrolik dan silinder hidrolik. Aliran cairan hidrolik inilah yang akan membantu bor tanah bekerja dengan baik untuk melakukan pengeboran. 

2. Transmisi Pipa Bor 

Ini merupakan bagian penting dalam proses pengeboran, di mana bagian ini akan berpengaruh pada tingkat pencapaian pengeboran yang dilakukan. Komponen motor hidrolik akan menggerakkan pipa bor yang berputar dengan bantuan tekanan dan aliran cairan hidrolik. Proses ini akan membuat pipa bor berputar di dalam tanah, sehingga bisa mencapai titik pengeboran yang diinginkan.

3. Operasi Pengeboran 

Pada proses operasi pengeboran, motor hidrolik akan menggerakkan pipa bor sampai berputar, sehingga mata bor yang terdapat pada pipa tersebut melakukan pengeboran di dalam tanah. 

Di saat bersamaan, sistem hidrolik juga bisa melakukan pengumpanan dan penarikan kembali pipa bor tersebut dengan cara ekspansi maupun kontraksi pada silinder hidrolik, dan mengatur kontrol kecepatan untuk maju ataupun mundur, sekaligus mengatur kekuatan pada pipa bor. 

4. Sistem Pembilasan 

Selama aktivitas pengeboran berlangsung, mata bor harus selalu melakukan penyiraman pada bebatuan maupun tanah yang ada di sekitarnya. Hal ini bertujuan untuk menghilang kotoran-kotoran yang ada di sana dan sekaligus melakukan pendinginan serta pelumasan yang baik. 

Bor tanah hidrolik ini dilengkapi dengan sistem pembilasan yang unik. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan tekanan serta laju aliran yang terdapat pada pompa hidrolik, sehingga komponen tersebut melakukan pengiriman cairan pembersih kepada mata bor untuk mendapatkan efek pembilasan. 

Komponen Bor Tanah Hidrolik dan Fungsinya

Bor tanah merupakan salah satu peralatan yang banyak digunakan dalam industri pertambangan dan yang lainnya. Kemampuan alat ini untuk menembus permukaan tanah dan bebatuan tentu tidak perlu diragukan lagi, mengingat bor tanah memiliki sejumlah komponen yang mumpuni. 

Berikut ini adalah beberapa komponen utama yang terdapat di dalam bor tanah: 

1. Mesin Bor 

Mesin bor merupakan sumber daya utama yang akan berfungsi untuk memutar dan membuat alat bor bekerja dengan baik. Penting untuk menyesuaikan kapasitas mesin ini dengan kedalaman atau tingkat kesulitan pengeboran yang akan dilakukan. Selain itu, ada beberapa poin penting yang wajib dicermati saat akan memilih mesin bor ini, antara lain: 

  • Tipe atau jenis mesin bor. 
  • Diameter lubang yang akan dibor. 
  • Kapasitas mesin bor.
  • Kemampuan rotasi mesin.
  • Dan yang lainnya. 

2. Pompa/ Kompresor 

Pompa atau yang dikenal dengan sebutan kompresor ini juga menjadi komponen penting dalam alat bor. Pompa akan berfungsi untuk menyemprotkan cairan bor/ fluida dalam proses pengeboran. Cairan inilah yang akan membantu memberi tekanan dan membuat peralatan tetap dingin, meskipun digunakan dalam waktu panjang. 

Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan terkait dengan penggunaan pompa pada alat bor, seperti: 

  • Tekanan udara yang bisa dihasilkan pompa. 
  • Volume udara yang dihasilkan pompa tersebut.

Pembelian alat ini harus dilakukan dengan cermat, untuk memastikan pompa tersebut bisa bekerja dengan baik, berikut ini beberapa pertimbangannya: merek, model, kapasitas, diameter piston, berat, dan yang lainnya. 

Baca Juga: Spesifikasi Alat Berat Excavator dan Shovel

3. Stang Bor 

Ini merupakan komponen yang terbuat dari baja yang memiliki ulir pada setiap ujungnya, sehingga bisa disambungkan dengan mudah antara satu dengan yang lainnya. Pada umumnya, stang bor memiliki panjang sekitar 3 hingga 9 meter, tergantung pada kebutuhan/ efisiensi pengeboran itu sendiri. 

Komponen yang satu ini memiliki beberapa fungsi penting pada alat bor, antara lain: 

  • Mentransmisikan putaran, tekanan dan juga tumbukan yang dihasilkan oleh mesin kepada mata bor. 
  • Menjadi jalan keluar masuknya cairan hidrolik pada bor tanah. 

5. Pipa Casing 

Komponen yang satu ini memiliki fungsi untuk melindungi lubang bor dari keruntuhan, dan juga melindungi peralatan bor dari kerusakan maupun gangguan lainnya. Ada 2 jenis pipa casing yang biasa digunakan dalam pengeboran tanah, antara lain: 

  • Tipe flash joint: ini merupakan jenis pipa yang dihubungkan secara langsung antara satu dengan yang lainnya. 
  • Tipe flash coupled: ini merupakan jenis pipa yang dihubungkan dengan menggunakan coupling antara satu dengan yang lainnya. 

6. Mata Bor 

Mata bor adalah komponen yang akan berfungsi untuk membuat lubang pada tanah yang sedang dibor. Alat ini akan bekerja dengan adanya dorongan atau tumbukan yang didapatkan dari mesin bor dan komponen lainnya yang menjadi penghubung. 

Ada banyak jenis mata bor yang bisa ditemukan di pasaran, namun sangat penting untuk memilih jenis mata bor yang tepat dan sesuai dengan lokasi/ tanah yang akan dikerjakan itu sendiri. Hal ini akan memungkinkan alat tersebut bekerja secara maksimal dan sesuai dengan harapan. 

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat akan memilih mata bor: 

  • Ukuran mata bor.
  • Bentuk mata bor.
  • Berat mata bor.
  • Kekerasan material yang digunakan. 

Selain semua komponen di atas, bor tanah hidrolik juga bisa saja membutuhkan sejumlah komponen pendukung/ pelengkap lainnya saat akan digunakan. Hal ini biasanya berkaitan dengan kondisi medan atau tanah yang akan dibor, sehingga proses pengeboran bisa berjalan dengan baik dan lancar. 

Bor Tanah Hidrolik Mempermudah Pengeboran yang Dalam 

Bor tanah hidrolik merupakan peralatan pengeboran yang menggunakan sistem hidrolik. Penggunaan peralatan ini biasanya dilakukan untuk pengeboran sumur air maupun tambang yang membutuhkan tingkat kedalaman yang tinggi. Selain mempermudah proses pengeboran, bor tanah hidrolik juga akan membuat pengeboran berjalan dengan lebih cepat dan efisien.

Walaupun begitu, bor hidrolik juga dapat mengalami kerusakan. Maka dari itu, gunakan perlindungan terbaik untuk menjamin kinerjanya. Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang dapat dipilih untuk memberikan perlindungan terbaik. Isi form di bawah ini untuk informasinya!