Crawler Loader: Fungsi dan Tips Perawatannya
Crawler loader menjadi salah satu alat berat yang banyak digunakan dalam dunia industri dan juga pengerjaan proyek lainnya. Selain digunakan secara mandiri, alat berat yang satu ini kerap dibutuhkan untuk memaksimalkan penggunaan alat berat lainnya yang digunakan di saat bersamaan.
Meski memiliki kemiripan dengan wheel loader yang sama-sama bisa mengangkut berbagai material, gerakan alat berat ini justru lebih lambat dari wheel loader. Namun di lain sisi, crawler loader mampu bergerak di hampir semua medan, termasuk yang area yang tidak rata sekalipun.
Apa itu Crawler Loader

Crawler loader merupakan alat berat yang menggunakan sistem penggabungan antara stabilitas traktor dengan kinerja wheel loader. Hal ini memungkinkan alat berat tersebut memiliki kemampuan yang baik dalam memuat beragam jenis material ke dalam dump truck atau kendaraan pengangkut lainnya.
Undercarriage yang terdapat pada crawler loader merupakan keunikan tersendiri pada jenis alat berat yang satu ini. Hal tersebut membuatnya memiliki kemampuannya yang baik untuk melalui berbagai medan, bahkan yang terbilang sulit sekalipun.
Berbagai proyek besar selalu identik dengan penggunaan alat-alat berat, termasuk crawler loader yang dikenal memiliki beberapa fungsi sekaligus. Alat berat yang satu ini biasa digunakan pada industri pertambangan, pertanian, konstruksi dan yang lainnya.
Crawler loader biasanya akan digunakan untuk memindahkan berbagai material dari satu titik/ lokasi ke titik lainnya. Selain itu, alat berat yang satu ini juga biasa digunakan untuk memuat berbagai material, sehingga pekerjaan pemindahan material bisa berjalan dengan cepat.
Fungsi Crawler Loader
Sebagaimana penggunaan alat berat lainnya, crawler loader tentu harus dikendalikan oleh seorang operator yang andal. Hal ini akan memungkinkan alat berat tersebut bisa digunakan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal.
Berikut ini adalah beberapa fungsi crawler loader yang bisa didapatkan dari penggunaannya:
1. Memuat Material
Fungsi utama crawler loader adalah memuat material yang akan dipindahkan dari satu titik ke titik lainnya dengan menggunakan dump truck atau kendaraan pengangkut lainnya. Ada banyak jenis material yang biasa diangkut dengan alat ini, seperti: pasir, batu bata, batu bara, dan yang lainnya.
Crawler loader memiliki kapasitas yang cukup besar, sehingga proses pembuatan berbagai material ini akan berjalan dengan cepat. Hal ini tentu akan sekaligus mempersingkat proses pengangkutan material tersebut secara keseluruhan.
2. Menggali Material
Proses penggalian material merupakan hal yang kerap dibutuhkan dalam proses penanganan proyek maupun industri lainnya, termasuk dalam pertanian. Alat berat yang satu ini juga memiliki fungsi sebagai alat penggali yang cukup bisa diandalkan.
Di dalam praktiknya, crawler loader kerap digunakan untuk menggali saluran pipa, saluran pembuangan air, dan yang lainnya. Selain menghemat tenaga manusia, proses penggalian menggunakan alat berat ini juga akan menghemat banyak waktu.
3. Membersihkan Material
Selain untuk menggali material, crawler loader juga bisa digunakan untuk membersihkan material. Biasanya proses ini dibutuhkan untuk mempersiapkan area atau lokasi tertentu yang akan digunakan, misalnya membersihkan drainase agar aliran air bisa berjalan dengan lancar.
4. Memindahkan material
Sama dengan jenis loader lainnya, crawler loader juga sering digunakan untuk membantu proses pemindahan material dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Hal ini banyak dilakukan dalam industri pertambangan, di mana pemindahan material galian dari lokasi galian ke lokasi pemrosesan selalu dibutuhkan.
Baca Juga: Tak Perlu Beli, 10 Alat Berat Ini Bisa Disewa
Jenis – Jenis Loader
Banyak digunakan dalam industri dan juga proyek konstruksi, loader memang termasuk alat berat multifungsi yang bisa diandalkan untuk menangani berbagai pekerjaan. Namun untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, penting untuk memilih jenis loader yang tepat sejak awal.
Berikut ini adalah beberapa jenis loader yang kerap digunakan dalam industri dan proyek konstruksi:
1. Wheel Loader
Wheel loader merupakan jenis loader yang paling populer dan banyak digunakan hingga saat ini. Alat berat yang satu ini memiliki roda yang memungkinkannya bergerak dengan leluasa pada beragam jenis medan atau permukaan tanah.
Namun pada umumnya, wheel loader hanya digunakan pada medan yang memiliki area permukaan yang memiliki kondisi rata, kokoh dan keras. Hal ini membuat alat berat yang satu ini memiliki keterbatasan untuk digunakan pada area atau medan yang bergelombang.
2. Crawler Loader
Jenis loader yang satu ini merupakan paduan dari stabilitas traktor dengan wheel loader, sehingga memiliki kemampuan yang baik dalam mengerjakan beberapa pekerjaan yang berbeda sekaligus.
Namun di lain sisi, crawler loader tidak memiliki mobilitas yang tinggi dan memungkinkannya bergerak dengan cepat. Alat ini bisa bergerak di berbagai medan, termasuk di area yang berlumpur dan juga pada permukaan tanah licin seperti tanah liat.
3. Skid Steer Loader
Memiliki ukuran yang terbilang kecil jika dibandingkan loader lainnya, skid steer loader ini justru memiliki kemampuan berputar yang baik. Alat berat ini kerap digunakan di medan sempit dan sulit untuk dijangkau, termasuk untuk pengerjaan konstruksi yang dilakukan di dalam gedung dan yang lainnya.
4. Backhoe Loader
Backhoe merupakan jenis loader lainnya yang banyak digunakan. Alat berat ini memiliki bagian depan berupa bucket dengan bagian belakang yang dipasangi dengan sebuah alat penggali, sehingga bisa mengerjakan beberapa pekerjaan yang berbeda sekaligus.
Alat berat yang satu ini biasanya digunakan pada proyek konstruksi maupun industri lainnya. Selain untuk memindahkan material dari satu lokasi ke lokasi lainnya, backhoe juga kerap digunakan dalam proses penggalian material.
Baca Juga: Proses Pembangunan Jalan dari Awal Sampai Akhir
Tips Perawatan Crawler Loader
Alat berat memiliki berbagai komponen yang membuatnya bisa bekerja dengan baik. Jika salah satu komponen ini mengalami kerusakan, maka bisa dipastikan kinerjanya juga akan terganggu dan membuat pekerjaan menjadi berantakan.
Penting untuk selalu merawat crawler loader dengan baik dan tepat, sehingga risiko kerusakan dan gangguan lainnya bisa diminimalisir dengan baik. Hal ini sekaligus akan memungkinkan crawler loader bisa bekerja dan memberikan hasil yang maksimal.
Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merawat crawler loader:
1. Lakukan Pengecekan Secara Berkala
Sebagaimana peralatan bermesin pada umumnya, crawler loader juga membutuhkan pengecekan secara berkala. Lakukan perawatan rutin pada alat berat terlebih dahulu, sebelum akhirnya menggunakannya. Hal ini penting, bahkan ketika tidak digunakan dalam waktu yang lama.
Ceklah dengan cermat bagian-bagian dari crawler loader, seperti: sistem hidrolik, bagian roda, bagian mesin, dan yang lainnya. Jika da kerusakan, maka pastikan untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum akhirnya menggunakan alat berat tersebut.
2. Lakukan Pemeliharaan Mesin
Bagian mesin merupakan komponen yang wajib diperiksa secara berkala. Cek satu persatu komponennya dan lihatlah bagian mana yang perlu dibersihkan dan diganti. Hal ini akan memungkinkan penggunaan crawler loader tetap bisa berjalan aman dan maksimal.
3. Lakukan Perawatan Sistem Hidrolik
Jangan lupa untuk melakukan perawatan pada bagian sistem hidrolik crawler loader. Jika perlu, lakukan penggantian seal ataupun hose yang mengalami kerusakan. Selain itu, cek dan lakukan pengisian fluida hidrolik dengan baik, sehingga tidak terjadi kebocoran.
4. Periksa Bagian Bucket
Periksa juga kondisi bucket secara rutin dan pastikan bucket selalu dalam kondisi baik. Jika mengalami kerusakan lakukan perbaikan atau penggantian, agar alat berat ini bisa tetap bekerja maksimal.
5. Pelumasan
Lakukan pelumasan pada bagian-bagian yang membutuhkan tindakan tersebut, seperti: sambungan-sambungan, poros dan yang yang lainnya. Pelumasan akan mencegah terjadinya gesekan kasar dan keausan yang bisa menimbulkan kerusakan pada loader.
6. Lakukan Penggantian Oli dan Filter
Pastikan untuk selalu melakukan penggantian oli dan juga filter loader sesuai dengan standar yang tepat. Hal ini akan memungkinkan mesin bekerja maksimal dan memperkecil risiko kerusakan.
7. Bersihkan Secara Berkala
Sebagai alat berat yang digunakan pada berbagai medan, loader tentu selalu dipenuhi dengan debu serta material lainnya. Penting untuk melakukan pembersihan alat berat ini secara berkala, sesuai dengan standar yang seharusnya.
Hal ini akan memungkinkan kondisi loader tetap baik dan tidak mengalami korosi, terutama jika alat berat ini kerap terpapar material atau bahan kimia lainnya. Gunakan produk pembersih dan alat yang tepat, sehingga hasil yang didapatkan juga maksimal.
Baca Juga: 8 Komponen Alat Berat yang Wajib Diservis
Crawler Loader Mampu Bekerja di Berbagai Medan
Crawler Loader merupakan salah satu jenis alat berat yang cukup fleksibel dan mampu bekerja di berbagai medan sekaligus. Alat berat yang satu ini juga memiliki beberapa fungsi yang bisa diandalkan. Selain menghemat tenaga, penggunaan crawler loader juga tentu akan menghemat waktu pengerjaan proyek.
Maka dari itu, memberikan perlindungan yang tepat terhadap alat berat yang Anda miliki sangatlah penting. Cermati Protect menyediakan berbagai produk asuransi umum terbaik yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Isi form dibawah ini untuk mengetahui informasi selengkapnya!
