Mengenal Self Loader: Fungsi, Jenis dan Keunggulannya
Self loader menjadi salah satu alat berat yang banyak dibutuhkan dalam industri konstruksi. Penggunaan alat berat ini biasanya akan dilakukan dengan cara memasangkannya pada truk pengangkut yang bisa memuat berbagai material dan alat berat lainnya.
Self loader juga cukup banyak digunakan dalam industri logistik, sebab kapasitas angkutnya besar dan terbilang efisien, jika dibandingkan dengan jenis kendaraan lainnya. Selain daya angkutnya yang besar, alat berat ini juga dianggap tangguh dan bisa diandalkan untuk perjalanan yang jauh.
Fungsi Self Loader

Self loader merupakan kendaraan yang kerap berkaitan dengan penggunaan alat berat lainnya. Kendaraan ini sering digunakan untuk membantu proses pemindahan berbagai material yang besar, termasuk alat-alat berat yang akan digunakan di lokasi proyek.
Meski kendaraan yang satu ini terbilang sangat familiar, namun sebagian orang justru tidak mengetahui namanya. Penggunaan self loader sendiri tidak hanya terbatas pada pekerjaan proyek saja, namun kendaraan ini juga sering digunakan untuk berbagai kebutuhan lainnya.
Berikut ini adalah beberapa fungsi dari self loader yang menarik untuk diketahui:
1. Memindahkan Alat Berat
Seperti yang sudah dipaparkan di atas, self loader kerap digunakan sebagai kendaraan pengangkut berbagai alat berat dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Di Indonesia sendiri, pemindahan alat berat dari atau ke lokasi konstruksi jarang dilakukan secara manual atau dengan menjalankan alat berat itu sendiri.
Proses pemindahan alat berat ini biasanya dilakukan dengan menaikkan alat berat tersebut ke dalam kendaraan (self loader), sehingga kendaraan tersebut bisa mengangkut alat berat sampai ke lokasi proyek dan digunakan sesuai dengan kebutuhan proyek tersebut.
Cara di atas dianggap lebih efisien, dibandingkan dengan membuat alat berat tersebut berjalan sendiri ke lokasi proyek. Hal ini tentu berkaitan dengan banyak pertimbangan, salah satunya dengan kemampuan gerak alat berat yang terbilang lambat, sehingga akan dibutuhkan waktu yang lama untuk mencapai lokasi proyek.
Kendaraan yang sering digunakan untuk memindahkan alat berat adalah truk nikhil, seperti fuso dan tronton, sesuai dengan kapasitas alat berat yang harus dipindahkan. Selain mudah, proses pemindahan ini juga biasanya akan berjalan dengan cepat, sehingga alat berat bisa segera digunakan dalam proyek.
Ada beberapa jenis alat berat yang biasanya dipindahkan menggunakan kendaraan self loader ini, antara lain: forklift, wheel loader, bulldozer, excavator, dan yang lainnya.
2. Membantu Mengangkut Mobil Baru
Kendaraan yang satu ini juga sering digunakan untuk mengangkut kendaraan/ mobil baru. Aktivitas ini biasanya dilakukan untuk mengirimkan mobil yang baru dibeli atau dipesan dari dealer menuju rumah atau lokasi pengantaran yang diinginkan oleh pembeli.
Pada umumnya, proses pengiriman mobil baru kepada pelanggan tidak akan dilakukan dengan cara mengendarai kendaraan tersebut. Mobil baru ini akan dimuat ke self loader, lalu diantarkan kepada pelanggan tanpa menghidupkan mesinnya sama sekali.
3. Mengangkut Kendaraan Lomba
Olahraga balap mobil atau jenis kendaraan lainnya juga sering membutuhkan bantuan self loader ini. Kendaraan yang digunakan dalam olahraga balap ini biasanya tidak dikendarai ke lokasi balap, namun dipindahkan dengan menggunakan self loader.
Proses pemindahan kendaraan balap ini dianggap lebih aman, di mana risiko kerusakan dan hal lainnya yang tidak diinginkan selama perjalanan bisa dihindari. Selain itu, sebagian besar kendaraan balap ini juga biasanya tidak untuk digunakan di jalan raya dan membutuhkan lapangan khusus.
4. Memindahkan Mobil yang Mengalami Kecelakaan
Self loader juga sering digunakan untuk memindahkan mobil-mobil yang mengalami kecelakaan di jalan raya. Proses seperti ini biasanya dibutuhkan karena kebanyakan mobil tersebut mengalami kerusakan dan resiko semakin rusak jika dikendarai sebelum mendapatkan perbaikan.
Sebagian mobil juga bisa saja terlalu ringsek dan mengalami kerusakan parah pasca kecelakaan, sehingga tidak bisa dikendarai sama sekali. Proses pemindahan mobil yang mengalami kerusakan parah seperti ini bahkan seringkali membutuhkan bantuan alat berat lainnya.
Baca Juga: Spesifikasi Alat Berat Excavator dan Shovel
Jenis – Jenis Self Loader
Berikut ini adalah jenis self loader yang populer dan banyak digunakan di Indonesia:
| Self Loader Tadano SL-150 | Tadano merupakan salah satu perusahaan yang mengeluarkan produk self loader ke pasaran. Salah satu produk andalan perusahaan ini adalah Tadano Tipe SL-150 yang dikenal memiliki spesifikasi tangguh dan memiliki kapasitas angkut yang cukup besar. Kekuatan jack yang dimiliki truk ini hingga 20 ton, sedangkan kapasitas winch yang dimilikinya sampai 8 ton. Kapasitasnya masuk dalam kelas menengah dan sangat bisa diandalkan untuk mengangkut alat berat dengan ukuran kecil hingga ukuran sedang. SL-150 memiliki sudut kemiringan sasis sekitar 7-13 derajat, sehingga truk ini memiliki kemampuan yang baik untuk menaikkan dan menurunkan muatan dengan aman. Rangka pelindungnya bisa diandalkan, sebab bagian ini didesain terpisah dengan floor board. |
| Self Loader Mitsubishi Fuso 6X4 | Fuso 6X4 merupakan salah satu produk unggulan yang dikeluarkan oleh Mitsubishi, sebuah perusahaan yang sudah malang melintang di bisnis otomotif sejak lama. Spesifikasi yang dimiliki kendaraan ini terbilang mumpuni dan cocok digunakan untuk pemindahan alat berat. Kendaraan ini memiliki berbagai jenis ban yang bisa disesuaikan dengan kontur jalan yang akan dilaluinya, sehingga perjalanan akan menjadi lebih mudah saat melewati medan-medan yang sulit. Fuso 6X4 ini juga menggunakan sistem hidrolik yang akan mempermudah proses masuk dan keluarnya alat berat. Kapasitas yang dimiliki Fuso sampai 40 ton, sedangkan kapasitas winch kendaraan ini sampai 20 ton. Kapasitas yang besar tersebut memungkinkan fuso mengangkut alat berat dengan aman, meskipun ke lokasi-lokasi yang memiliki medan yang terbilang sulit. |
Baca Juga: 7 Tips Memilih Wheel Loader Terbaik untuk Konstruksi
Apa Saja Keunggulan Self Loader?
Sebagai kendaraan pengangkut dengan kapasitas yang besar, self loader tentu harus memiliki rangka dan body yang cukup tangguh. Kendaraan ini sering digunakan untuk mengangkut mobil dan alat berat lainnya, sehingga cukup banyak digunakan dalam pekerjaan proyek serta industri pengiriman/ logistik.
Berikut ini adalah beberapa keunggulan yang dimiliki oleh kendaraan self loader:
1. Memiliki Kapasitas Besar
Sebagai sebuah kendaraan pengangkut alat berat dan barang besar lainnya, self loader memang didesain memiliki kapasitas yang terbilang besar. Kendaraan ini mampu melakukan pengangkutan dalam jumlah yang cukup banyak untuk setiap perjalanan yang dilakukannya.
Kapasitas angkut yang besar ini akan sangat membantu, terutama saat self loader memiliki banyak muatan. Kendaraan ini akan bisa melakukan pengangkutan barang dengan cara yang sangat efisien.
2. Mudah Digunakan
Kendaraan ini memiliki desain simpel dengan beberapa fitur pendukung yang mumpuni, sehingga sangat mudah untuk digunakan. Sejumlah tombolnya dibuat begitu sederhana dan akan membantu pengemudi melakukan proses bongkar muat dan pengantaran barang dengan mudah. Hal ini bahkan akan semakin mudah dengan bantuan sistem hidrolik yang terdapat pada self loader itu sendiri.
3. Menghemat Waktu dan Biaya
Penggunaan self loader akan membuat proses pengiriman barang jadi lebih cepat dan efisien. Kendaraan ini mampu membawa lebih banyak barang dalam waktu bersamaan, sehingga bisa menghemat biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan transportasi.
Selain hemat biaya, proses pengiriman barang dengan menggunakan self loader juga tentu akan berjalan dengan lebih cepat, mengingat kendaraan ini memiliki daya angkut yang besar untuk setiap perjalanan yang dilakukannya.
4. Tidak Membuat Barang Rusak
Self loader memiliki kemampuan yang baik untuk mengangkut berbagai jenis barang, bahkan barang yang ringkih dan rentan mengalami kerusakan dalam pengirimannya. Sistem suspensi yang terdapat pada kendaraan yang satu ini akan mampu meminimalisir guncangan selama dalam perjalanan.
Kondisi barang akan tetap stabil dan minim guncangan, sehingga kerusakan barang dalam proses pengiriman bisa dihindari. Kualitas barang akan tetap terjaga dengan baik, meskipun harus menempuh perjalanan yang terbilang jauh selama proses pengiriman tersebut.
Baca Juga: Alat Berat Loader: Fungsi, Jenis, Komponen dan Cara Kerja
Self Loader Membuat Pengiriman Barang Aman
Self loader merupakan kendaraan pengangkut yang biasanya digunakan untuk membantu pengiriman alat berat dan barang-barang lainnya. Kendaraan ini memiliki kapasitas angkut yang besar, sehingga mampu mengangkut barang dalam jumlah banyak. Selain itu, proses pengiriman barang juga bisa berjalan aman dan efisien dengan menggunakan self loader ini.
Memahami fungsi, jenis, dan keunggulan Self Loader adalah langkah penting dalam mengoptimalkan operasional industri konstruksi dan transportasi. Namun, perlindungan terhadap alat berat ini juga tak kalah penting. Untuk itu, mempertimbangkan asuransi alat berat bisa menjadi solusi yang tepat.
Cermati Protect menyediakan berbagai jenis asuransi umum, termasuk yang dirancang khusus untuk melindungi mesin dan alat berat, memastikan investasi Anda tetap aman dari risiko kerusakan atau kehilangan. Untuk informasi selengkapnya, bisa mengisi formulir dibawah ini!
