Genset: Pengertian, Manfaat, dan Cara Merawatnya

Genset: Pengertian, Manfaat, dan Cara Merawatnya

Genset bukanlah alat yang baru lagi didengar oleh telinga. Alat yang satu ini sudah sangat familiar karena manfaat yang dimilikinya, yaitu untuk menyalurkan listrik saat listrik padam. Alhasil, segala kegiatan yang berhubungan dengan listrik dapat berjalan seperti biasa tanpa ada hambatan sedikit pun.

Keberadaan genset menjadi sangat penting khususnya untuk perusahaan atau toko yang skalanya menengah ke atas. Genset dipercaya dapat membantu kegiatan operasional berjalan dengan lancar, sehingga performa bisnis tetap bagus.

Mengenal Genset secara Ringkas

Perkembangan industri yang sangat pesat dan cepat mengharuskan pelaku usaha untuk menjaga kinerja usaha agar dapat bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Jika seandainya listrik padam, maka seluruh aktivitas operasi menjadi ikut berhenti. Namun dengan adanya genset, hal ini dapat diantisipasi sehingga kegiatan operasional dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya.

Genset adalah sistem kelistrikan cadangan yang dapat beroperasi untuk memasok listrik apabila listrik terputus atau padam. Alat yang kerap kali disebut sebagai standby generator ini bekerja dengan cara memindahkan pasokan daya secara otomatis menggunakan saklar transfer daya. Setelah listrik menyala, maka saklar daya transfer akan otomatis mematikan generator dan pencahayaan di rumah kembali menggunakan listrik biasa.

Genset adalah alat yang ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1831 bernama Generator Cakram Faraday. Generator ini dibuat dengan kawat berbentuk huruf U, kemudian dililitkan dengan gulungan kawat. Dengan sistem induksi elektromagnetik, maka generator akan bekerja untuk memutar kumparan listrik di dalam medan magnet untuk menghasilkan energi listrik dari induksi tersebut.

Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Alat Berat Tower Crane dan Gaji Operatornya

Manfaat Genset

Genset adalah alat yang masih populer sampai saat ini dan banyak digunakan, baik oleh perusahaan maupun perorangan. Alat ini memiliki sejumlah manfaat, di antaranya.

1. Sumber Daya Listrik Darurat

Manfaat yang pertama adalah sebagai daya listrik darurat, terutama untuk tempat-tempat vital seperti rumah sakit, sekolah, gedung perkantoran, dan pusat perbelanjaan. Genset dapat digunakan sebagai sumber listrik untuk menjaga agar alat-alat kelistrikan dapat hidup meskipun listrik dalam keadaan padam. Tanpa adanya genset, tempat-tempat vital yang sudah disebutkan di atas tidak dapat beroperasi secara maksimal karena salah satu bagian penting dalam menunjang kegiatan usaha sedang bermasalah.

2. Sumber Daya Listrik Cadangan

Genset juga dapat dijadikan sebagai sumber daya listrik cadangan, misalnya di rumah. Jika sewaktu-waktu listrik padam, maka kamu dapat menghidupkan genset untuk mendapat pencahayaan atau penerangan dari alat-alat kelistrikan. Di sisi lain, kamu juga dapat beraktivitas dan mengerjakan pekerjaan rumah tanpa hambatan, seperti menyetrika, memasak, atau mengeringkan rambut.

3. Membantu Mencegah Kerusakan Alat Elektronik

Alat elektronik yang terlalu lama mati berpotensi lebih cepat rusak daripada alat elektronik yang mendapat aliran listrik secara terus-menerus. Setidaknya dengan genset, jeda waktu untuk mendapatkan listrik dari sumber utama kelistrikan dapat digantikan untuk sementara waktu menggunakan genset. Alhasil, peralatan elektronik yang ada di rumah tetap awet dan terjaga dengan baik.

4. Digunakan untuk Kebutuhan Rekreasi

Genset juga bermanfaat untuk kegiatan rekreasi, khususnya bagi kamu yang ingin melakukan aktivitas jurit malam atau berkemah. Tidak perlu membawa genset berukuran besar karena genset portable sudah lebih dari cukup. Tapi, kamu harus menggunakannya sehemat mungkin mengingat jangka waktu penggunaan genset portable lebih singkat dibandingkan genset regular.

Baca Juga: Fungsi dan Cara Kerja Motor Grader

9 Cara Merawat Genset Agar Tetap Awet

Siapa yang tidak mau genset miliknya awet dan tahan lama? Agar hal ini terwujud, coba lakukan beberapa cara merawat genset berikut ini.

1. Rutin Memeriksa Bagian Bahan Bakar

Pertama adalah rutin memeriksa bagian bahan bakar. Sebaiknya gunakan bahan bakar berkualitas agar tidak merusak komponen mesin. Jangan lupa untuk membersihkan bagian filter agar tidak menghambat aliran bahan bakar.

Filter yang kotor dapat mengganggu performa genset. Jika seandainya filter rusak, segera ganti dengan filter baru yang original. Produk yang original dipercaya memiliki ketahanan yang lebih baik daripada produk KW.

2. Membersihkan Sebelum dan Sesudah Pemakaian

Kebersihan merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan karena sangat berpengaruh terhadap performa genset itu sendiri. Bersihkan genset dari debu, kotoran, dan minyak, baik sebelum maupun sesudah penggunaan.

Debu, kotoran, atau minyak yang menempel tentunya mengganggu. Selain mengganggu secara visual, partikel ini juga mengganggu aliran udara yang dibutuhkan saat proses pendinginan genset.

3. Menyimpan Genset di Tempat yang Kering

Setelah digunakan, sebaiknya simpan genset di tempat yang kering. Jika tempatnya basah atau lembab, hal ini dapat merusak komponen genset. Misalnya, bagian kelistrikan atau sistem elektronik.

Penyimpanan di tempat yang kering dipercaya dapat memperpanjang umur pakai genset. Setelah digunakan, jangan lupa untuk menutup genset agar tidak terkontaminasi dengan debu, kelembapan. Alhasil, genset dapat terhindar dari kerusakan yang tidak diinginkan.

4. Periksa Bagian Kabel

Kabel merupakan komponen viral yang dapat menghubungkan aliran listrik di dalam genset. Sebelum dan setelah digunakan, sebaiknya periksa bagian genset secara detail. Pastikan tidak ada kabel yang putus, aus, atau terkelupas.

Kerusakan pada kabel dapat menghambat aliran listrik, sehingga genset tidak dapat digunakan sebagai penghasil daya utama maupun cadangan. Di sisi lain, kerusakan ini dapat menyebabkan korslet yang membahayakan pekerja dan orang lain di sekitar.

5. Panaskan Genset Sebelum Digunakan

Mesin genset perlu dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan. Pemanasan ini berguna untuk menjaga komponen-komponen yang bergerak dan meratakan pelumas ke seluruh sistem mesin. Dengan pemanasan berkala, performa mesin akan terjaga dengan baik sehingga hasil kerjanya menjadi optimal.

6. Memeriksa Indikator Genset Secara Keseluruhan

Genset memiliki panel yang dilengkapi dengan indikator dan lampu peringatan. Keduanya berguna untuk memberikan informasi atas kinerja atau kondisi mesin genset. Jika ternyata lampunya berkedip atau tidak menyala sama sekali, dapat dipastikan bahwa salah satu komponen di dalam mesinnya mengalami kerusakan.

Jika hal ini terjadi, segera perbaiki genset agar dapat langsung digunakan. Jangan membiarkan kerusakannya berlarut-larut agar tidak merembes ke komponen lain. Penanganan yang cepat secara tidak langsung dapat mengurangi biaya perbaikan, sehingga pengeluaran menjadi lebih hemat.

7. Periksa Bagian Akinya

Aki merupakan komponen yang penting sebelum mengoperasikan sebuah genset. Maka dari itu, pastikan kondisi aki selalu dalam keadaan baik. Jika aki rusak, maka ini dapat merusak sistem pengisian daya sehingga genset menjadi tidak dapat digunakan.

Untuk mengetahui kerusakan pada aki, kamu bisa mengecek apakah ada tanda-tanda korosi pada terminal aki. Selain itu, perhatikan pula level air aki saat melakukan pengisian ulang.

8. Perhatikan Sistem Pembuangan

Sistem pembuangan adalah saluran yang digunakan untuk membuang gas hasil pembakaran. Pastikan saluran pembuangan tidak mampet dan bersih dari partikel-partikel yang tidak diinginkan. Misalnya, kerak, debu, atau kotoran yang menempel pada bagian mesin.

Sistem pembuangan yang lancar dapat meningkatkan performa mesin, sehingga kinerjanya menjadi efektif dan efisien. Agar sistem ini lancar, sebaiknya lakukan perawatan secara rutin.

9. Ganti Sparepart secara Berkala

Sparepart memiliki umur pakai yang berbeda-beda, tergantung merek gensetnya. Jika sudah waktunya, disarankan untuk mengganti sparepart dengan yang original. Jadi, jangan menunggu sampai sparepart rusak total.

Sebab, kerusakan total pada satu sparepart dapat mempengaruhi sparepart lainnya yang berujung pada mahalnya biaya perbaikan atau penggantian sparepart. Beberapa sparepart yang perlu diganti secara berkala, seperti filter udara dan filter oli. Dengan penggantian sparepart secara berkala, maka kinerja genset menjadi lebih optimal.

Baca Juga: Cara Mengoperasikan Bulldozer, Alat Berat Pengolah Lahan

Rekomendasi Genset dan Harganya

Tertarik membeli genset dalam waktu dekat? Berikut ini rekomendasi dan harga genset yang bisa dijadikan pertimbangan saat membeli:

  • Yamaha Inverter EF1000iS Silent: Rp12.900.000
  • Aldo Gasoline Generator ET-1200: Rp1.100.000
  • Hargen Portable Genset: Rp5.400.000
  • Loncin Mini Genset LC1800: Rp4.700.000

Pastikan Genset yang Dibeli Berkualitas

Itu dia informasi seputar genset yang wajib diketahui. Perlu diingat bahwa genset memiliki umur pemakaian yang berbeda-beda. Pastikan genset yang kamu beli berkualitas agar umur pakainya lebih panjang.

Jangan lupa untuk membersihkan genset secara berkala guna memperpanjang umur pemakaian, misalnya sekali sebulan jika genset sering dipakai. Perawatan yang baik pun secara tidak langsung akan mengurangi biaya yang tidak diinginkan karena genset jarang mengalami kerusakan.

Selain itu pastikan Anda sudah memiliki asuransi yang melindungi genset, karena berdasarkan harganya genset juga merupakan aset bisnis yang lumayan mahal. Dapatkan asuransi teknis terbaik yang melindungi alat/mesin berat untuk kebutuhan bisnis dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!