Tugas Pengawas Proyek dan Gajinya Setiap Bulan

Tugas Pengawas Proyek dan Gajinya Setiap Bulan

Pengawas konstruksi merupakan perorangan atau badan usaha yang menyediakan jasa pengawasan konstruksi mulai dari awal hingga akhir. Pengawasan dilakukan untuk proyek di bidang sarana dan prasarana umum. 

Pengawasan menekankan aspek ketertiban perencanaan, pelaksanaan, pengadaan, dan manajemen proyek. Dengan pengawasan, proyek diharapkan dapat berjalan lancar dan terhindar dari kesalahan yang berpotensi menyebabkan kegagalan proyek. 

Alasan Proyek Perlu Diawasi

Pengawasan proyek adalah observasi langsung selama proses pembangunan. Tujuannya untuk memperhatikan perkembangan proyek dan memastikan prosesnya berjalan sesuai rencana. Proses pengawasan memudahkan identifikasi masalah di lapangan untuk mempercepat pengambilan keputusan yang efektif.

Selain itu, pengawasan yang teratur dapat memudahkan pengelolaan sumber daya, material, dan anggaran. Dalam implementasi pengawasan proyek, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya.

1. Parameter Monitor Perencanaan Proyek

Parameter pengawasan yang dibutuhkan berupa upaya, jadwal, dan biaya yang berhubungan dengan rencana proyek yang sudah ditetapkan di awal. Tugas ini diemban oleh manajer atau kepala proyek, lalu didelegasikan kepada pengawas dan pelaksana proyek demi keberhasilan pembangunan yang sedang berjalan. 

2. Pengawasan Komitmen

Setiap komitmen dari stakeholder juga perlu diawasi secara berkala untuk mencegah penyimpangan atau pelanggaran terhadap kepentingan masing-masing. Stakeholder di sini tidak hanya pemilik modal saja, tapi juga pihak manajemen proyek, anggota tim, dan klien.

3. Memantau Risiko, Manajemen Data, dan Keterlibatan

Setiap proyek memiliki risiko yang perlu diidentifikasi satu per satu, seperti tenaga kerja, teknologi, alat, dan proses berlangsungnya proyek. Selain risiko, pemantauan juga perlu dilakukan dalam manajemen data untuk melacak konfigurasi data dalam hardware, software, dan dokumentasi proyek. Kedua pemantauan ini akan dibawa ke dalam meeting di antara para stakeholder yang terlibat. 

4. Mengelola Ulasan Kemajuan

Pengelolaan ulasan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti mengecek kemajuan pekerjaan, kinerja anggota, masukan dari klien, dan besaran anggaran yang sudah digunakan selama proyek berlangsung. Setiap kemajuan akan dilaporkan dan didokumentasikan, kemudian diserahkan kepada stakeholder untuk diperiksa.

5. Mengelola Tugas Akhir

Kemajuan setiap proyek akan dikoreksi untuk memaksimalkan sisa pekerjaan proyek di kemudian hari. Setiap kemajuan akan dikelola sebaik mungkin dan diawasi secara terus-menerus sampai proyek selesai dikerjakan. Pengelolaan dilakukan secara menyeluruh pada setiap divisi yang terkait. 

Baca Juga: Daftar Gaji Insinyur Konstruksi di Indonesia

Tugas Pengawas Proyek

Tugas pengawas proyek adalah melakukan kegiatan pengawasan yang terdiri dari:

  • Memeriksa data dan dokumen yang didokumentasikan sebagai dasar pengawasan di lapangan
  • Mengawasi pemakaian material, metode, peralatan, ketepatan waktu, dan biaya yang digunakan dalam proyek
  • Mengawasi kuantitas dan kualitas dari proyek yang sedang berlangsung
  • Menyetujui program kerja harian maupun mingguan yang diusulkan oleh penyedia proyek
  • Mengumpulkan data, mempelajari, dan memecahkan permasalahan yang terjadi di lapangan
  • Mengadakan rapat secara berkala untuk memeriksa laporan pekerjaan yang disampaikan oleh penyedia proyek
  • Menegur pelaksana kegiatan bila terjadi keterlambatan dan hambatan sebagai akibat dari kesalahan pribadi

Selain mengawasi, beberapa tugas pengawas proyek yang tak kalah penting, di antaranya:

  • Mengevaluasi program kegiatan pelaksanaan konstruksi yang disusun oleh pelaksana proyek
  • Memberikan petunjuk dan mengarahkan pelaksanaan konstruksi 
  • Mengawasi program quality assurance, quality control, kesehatan dan keselamatan kerja
  • Mengendalikan program-program konstruksi fisik yang diterapkan, seperti pengendalian waktu, sumber daya, ketertiban pelaksanaan administrasi, perubahan jadwal pekerjaan, biaya, kesehatan dan keselamatan kerja
  • Melakukan evaluasi terhadap segala jenis penyimpangan atau pelanggaran yang terjadi di tempat kerja
  • Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat untuk mencegah terjadinya miskomunikasi
  • Menyusun dan menyerahkan laporan akhir pekerjaan kepada atasan atau klien, serta melakukan evaluasi jika ada yang perlu diperbaiki
  • Memeriksa tagihan yang diberikan oleh kontraktor untuk proses budgeting

Pengetahuan yang Wajib Dimiliki Pengawas Proyek

Tertarik menjadi pengawas konstruksi? Ada beberapa pengetahuan yang wajib dimiliki oleh pengawas konstruksi, di antaranya.

1. Pembangunan dan Konstruksi

Menguasai ilmu tentang pembangunan dan konstruksi merupakan hal yang mutlak bagi seorang pengawas konstruksi. Meliputi pengetahuan tentang material, bangunan, desain, struktur bangunan, metode, dan peralatan pembangunan. Pengetahuan yang mumpuni sejatinya dapat mempengaruhi kualitas bangunan pada proyek yang dikerjakan. 

2. Layanan Personal dan Pelanggan

Penyediaan layanan kepada personal maupun pelanggan wajib dikuasai. Bagaimana prinsip maupun proses melayani pelanggan dengan baik guna memenuhi standar kualitas dan memudahkan evaluasi kepuasan pelanggan. 

3. Hukum dan Pemerintahan

Pengetahuan seputar hukum, pemerintahan, prosedur pengadilan, peraturan perundang-undangan, regulasi terbaru, hingga aturan setiap lembaga wajib dikuasai. Pengetahuan ini diperlukan sebelum memulai suatu proyek agar tidak melanggar dan merugikan pihak-pihak tertentu. 

4. Rekayasa dan Teknologi

Pengaplikasian rekayasa dan teknologi di dalam bidang konstruksi juga tak kalah penting. Kemampuan ini memudahkan proses penerapan prinsip, prosedur, dan peralatan yang diperlukan untuk mendesain konsep.

5. Mampu Bahasa Inggris

Kemampuan ini dibutuhkan untuk memudahkan komunikasi dengan klien yang berasal dari luar negeri. Selain cakap berbicara, pengawas konstruksi juga menguasai isi, ejaan kata, pelafalan, aturan komposisi kata, dan struktur bahasa untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari. Kemampuan ini dapat memberikan peluang untuk proyek multinasional skala besar.

Baca Juga: Intip Besaran Gaji Arsitek Konstruksi di Indonesia

Kemampuan yang Wajib Dikuasai

Selain pengetahuan, ada juga kemampuan yang wajib dikuasai oleh pengawas kontraktor, di antaranya:

1. Penalaran Induktif

 Adalah kemampuan untuk menggabungkan sejumlah informasi untuk menciptakan aturan atau kesimpulan dari suatu kejadian, baik yang berhubungan maupun tidak berhubungan. Informasi digunakan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi seputar pembangunan. 

2. Penalaran Deduktif

Adalah kemampuan untuk menerapkan aturan tertentu dalam menyelesaikan masalah guna mendapatkan jawaban yang masuk akal dan mudah dicerna oleh pikiran.

3. Pemahaman Lisan

Adalah kemampuan dalam memahami informasi, data, maupun ide yang disampaikan oleh sejumlah orang dalam bentuk lisan. Pemahaman dapat disimpulkan dalam bentuk laporan lisan atau tulisan yang diserahkan kepada atasan atau pihak-pihak yang berkepentingan. 

4. Ekspresi Lisan

Adalah kemampuan untuk mengekspresikan ide, informasi, maupun data yang diterima melalui mimik wajah saat berbicara dengan orang lain. Apa yang diekspresikan sebaiknya mudah dimengerti, sehingga terjadinya kesalahpahaman dapat diminimalisir. 

5. Sensitivitas Masalah

Adalah kemampuan untuk memberitahu atau menyampaikan suatu masalah kepada atasan. Hal ini tidak melibatkan pengambilan keputusan atas masalah yang terjadi, tapi hanya kepekaan akan potensi suatu masalah. Dengan begini, upaya pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum masalah timbul dan mengganggu kelancaran proyek. 

6. Berpikir Kritis

Adalah kemampuan dalam menggunakan pikiran dan logika untuk mengidentifikasi masalah, kelemahan, kekuatan, mencari solusi, kesimpulan, maupun berbagai pendekatan alternatif. Semakin kritis berpikir, maka semakin cepat masalah terselesaikan. Keputusan-keputusan yang diambil tepat sesuai dengan masalah yang dihadapi.

7. Cekatan dalam Masalah Kompleks

Adalah kemampuan untuk bisa cekatan atau cepat dalam menangani masalah, terutama yang sifatnya kompleks. Masalah seperti budgeting, alat berat, sumber daya, dan material butuh perhatian lebih agar proyek bisa berjalan dengan lancar. 

Baca Jaga: Jasa Konstruksi: Pengertian, Jenis dan Syarat Pendiriannya

Gaji Pengawas Proyek Setiap Bulan

Di Indonesia sendiri, gaji pengawas proyek konstruksi rata-rata berkisar Rp3.250.000 sampai Rp4.950.000 per bulan bagi para fresh graduate atau yang berpengalaman kurang dari 1 tahun. Sedangkan yang sudah berpengalaman bisa mencapai Rp9.000.000 per bulan.

Besarnya nominal gaji yang diterima sangat bergantung dari pengalaman dan tempat di mana seseorang bekerja. Sebab, setiap region memiliki rate Upah Minimum Regional (UMR) yang berbeda-beda. 

Ikuti Pelatihan untuk Memantapkan Skill di Bidang Konstruksi

Tugas pengawas proyek tidak semudah dan sesederhana yang terlihat karena uraiannya sangat kompleks. Mereka tidak hanya mengawasi saja, tapi juga memeriksa, mengumpulkan data, menyetujui program, menegur, mengendalikan, mengevaluasi, dan melaporkan progres dari proyek yang sedang dikerjakan. Adapun kesalahan dalam pelaksanaan proyek menjadi bagian dari tanggung jawab pengawas proyek kepada atasan atau klien. 

Maka dari itu, pengawas proyek membutuhkan pengetahuan dan kemampuan konstruksi yang mumpuni agar dapat menjalankan tugas maupun tanggung jawabnya dengan baik. Mengikuti berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga tertentu merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan. Lewat pelatihan, maka koneksi pun dapat terbangun yang akan membukakan peluang karir untuk memaksimalkan gaji pengawas proyek.

Peran pengawas proyek sangat krusial dalam memastikan kelancaran dan keberhasilan setiap proyek yang dikerjakan. Dengan tanggung jawab yang besar, penting bagi pengawas proyek untuk mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai.

Cermati Protect menawarkan produk asuransi kesehatan karyawan terbaik, yang dirancang khusus untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan para pengawas proyek, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih fokus dan tenang tanpa khawatir akan risiko kesehatan. Untuk informasi selengkapnya, bisa mengisi formulir dibawah ini!