Excavator Mini: Fungsi, Kelebihan, Kekurangan, dan Gangguan yang Sering Muncul
Excavator mini merupakan salah satu alat berat berukuran mini atau lebih kecil dibandingkan excavator standar. Alat ini kerap kali digunakan untuk pekerjaan pembongkaran, terutama di daerah yang sempit atau sulit dijangkau oleh excavator standar. Hal ini membuat excavator mini menjadi primadona di bidang konstruksi.
Artikel kali ini akan membahas tentang excavator mini secara lengkap. Mulai dari penjelasan singkat tentang excavator mini, fungsi, kelebihan, kekurangan, dan gangguan yang sering muncul. Simak selengkapnya di bawah ini, ya
Mengenal Excavator Mini Secara Ringkas

Excavator mini merupakan seri lebih kecil dari excavator standar. Alat ini menawarkan sejumlah fungsi sesuai dengan kebutuhan konstruksi. Excavator mini memiliki 23 model yang tersebar di seluruh dunia dengan bobot mulai dari 800 kg sampai 5.400 kg.
Excavator mini yang dilengkapi dengan zero tail swing merupakan salah satu yang populer belakangan ini. Sebab, tipe ini memiliki ukuran kabin yang lebih kecil dan tidak menggantung pada crawler sehingga kerusakan yang diakibatkan karena lokasi pekerjaan yang kurang sesuai dapat diminimalisir. Dengan demikian, operator tidak perlu khawatir selama bekerja karena potensi kecelakaan kerja kecil.
Salah satu excavator mini yang terkenal adalah Hitachi. Excavator merek ini dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan yang canggih. Mulai dari Tip-over Protective Structure (TOPS) dan Falling Object Protective Structure (FOPS).
Pada umumnya, terdapat tiga jenis dan tipe excavator mini, di antaranya:
- Excavator mini dengan roda, memiliki tingkat fleksibilitas tinggi dan mudah dioperasikan pada medan yang rata dan keras
- Excavator mini dengan trek, merupakan excavator yang bisa digunakan di medan yang tidak rata atau kurang stabil
- Excavator mini dengan bucket yang dapat diganti dengan komponen alat berat lainnya, seperti palu hidrolik, gergaji, atau pemotong beton
Fungsi Excavator Mini
Excavator mini memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan. Tidak hanya pekerjaan konstruksi, tapi juga pertanian dan perkebunan. Berikut ini beberapa fungsi excavator mini, di antaranya:
- Membantu meratakan lahan konstruksi
- Menggali tanah
- Membuat parit atau drainase
- Melakukan pembongkaran dalam skala kecil
- Memindahkan tanah atau material yang digali
Baca Juga: 10 Cara Aman Mengoperasikan Alat Berat
Kelebihan dan Kekurangan Excavator Mini
Setiap alat berat memiliki sejumlah kelebihan yang menjadikannya populer di bidang konstruksi. Namun dibalik kelebihan tersebut, terdapat kekurangan yang bisa dijadikan bahan pertimbangan sebelum membeli atau menyewa excavator mini. Adapun kelebihan dan kekurangan excavator mini, antara lain.
Kelebihan Excavator Mini
| Lebih Ringkas | Ukurannya yang lebih kecil membuat alat ini lebih mudah dipindahkan ke mana saja dibandingkan excavator standar. Alat ini tidak membutuhkan space atau ruang penyimpanan yang besar, sehingga dapat disimpan secara berdampingan dengan alat berat lainnya. |
| Fungsi Serbaguna | Meskipun kecil, alat ini memiliki fungsi yang serbaguna. Mulai dari menggali, memindahkan material, membuat drainase, dan melakukan pekerjaan konstruksi skala kecil lainnya. Karena alat ini dilengkapi dengan berbagai alat tambahan, maka operator bisa menggunakannya untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan di situasi yang berbeda-beda. |
| Tingkat Efisiensi Tinggi | Jika dibandingkan dengan excavator standar, excavator mini menghabiskan bahan bakar yang lebih sedikit selama bekerja. Hal ini secara otomatis akan memangkas biaya operasional yang dikeluarkan oleh perusahaan konstruksi. Di sisi lain, alat ini dilengkapi dengan fitur putaran engine yang dapat diatur sedemikian rupa untuk menghindari terjadinya pemborosan bahan bakar. |
| Mampu Bekerja Lebih Detail | Excavator mini sudah dilengkapi dengan teknologi modern yang membuatnya dapat bekerja lebih detail daripada excavator standar. Excavator mini mampu menjangkau area yang sempit dengan tingkat akurasi yang tinggi. |
| Hemat Biaya | Dari segi biaya, excavator mini bisa dikatakan lebih hemat. Selain karena bahan bakar yang digunakan lebih sedikit, tingkat perawatan yang dibutuhkan juga lebih rendah. Hal ini karena ukuran mesinnya juga lebih kecil, tapi dapat bekerja secara efisien untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi. |
| Ramah Lingkungan | Ukuran mesin yang lebih kecil membuat excavator mini ramah lingkungan. Tingkat emisi di dalam mesinnya lebih rendah, sehingga dapat mengurangi polusi dan berbagai dampak negatif bagi lingkungan. |
Kekurangan Excavator Mini
| Jumlah Muatan Lebih Sedikit | Ukurannya yang lebih kecil membuat excavator mini hanya mampu mengangkut jumlah muatan yang sedikit. Hal ini akan berimbas pada waktu pengerjaan yang dibutuhkan, dimana waktunya menjadi lebih lama daripada biasanya. Pengangkutan yang biasanya selesai dalam 2 kali angkut, misalnya, kini berubah menjadi 4 kali angkut. |
| Membutuhkan Operator yang Sabar | Kebanyakan operator ingin agar pekerjaan penggalian cepat selesai, jadi mereka bisa fokus untuk mengerjakan medan galian yang lain. Namun, hal ini sulit diwujudkan jika alat berat yang digunakan adalah excavator mini. Daya angkut yang lebih kecil membuat operator harus lebih sabar saat bekerja karena waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan di satu medan cenderung lebih lama. |
Baca Juga: Fungsi dan Cara Kerja Motor Grader
Gangguan yang Sering Muncul pada Excavator Mini
Melakukan pengecekan adalah hal krusial yang wajib dilakukan sebelum mengoperasikan excavator mini. Sebab, excavator sering mengalami low power atau kondisi dimana kekuatan kerjanya menurun. Berikut ini tiga hal yang menyebabkan low power, di antaranya.
1. Tekanan Rendah
Penyebab utama terjadinya low power biasanya karena tekanan rendah yang terjadi pada bagian main relief. Kondisi ini mempengaruhi aliran pada excavator mini. Jika rekanan terus-menerus rendah, maka kondisi ini akan menyebabkan tingkat kecepatan silinder berkurang secara keseluruhan.
Tekanan rendah biasanya disebabkan karena beberapa faktor, di antaranya:
- Pengaturan yang terlalu rendah pada bagian main relief
- Pengaturan pada bagian safety valve rendah
- Pompa hidrolik mengalami kerusakan
- Excavator tidak mendapatkan oli yang cukup
Jika ternyata main relief dalam keadaan normal, bagian safety valve adalah bagian yang mungkin mengalami kerusakan. Untuk mengetahui besar kecilnya kerusakan, sebaiknya gunakan alat thermo gun. Analisis secara pasti untuk memudahkan proses perbaikan.
2. Aliran Oli Kurang
Tingkat kecepatan pada attachment sangat bergantung pada aliran oli yang masuk ke mesin. Jika aliran nya kurang, maka tingkat kecepatan attachment akan ikut berkurang, meskipun kondisi hidrolik dalam keadaan baik-baik saja. Jadi kurangnya aliran oli hanya akan mempengaruhi kecepatan, bukan tekanan apalagi kekuatan excavator mini.
Kurangnya kecepatan pada attachment disebabkan karena beberapa faktor, di antaranya:
- Olinya berkurang
- Spool control yang terdapat pada bagian valve macet
- Oli mengalami kebocoran
- Saringan rusak atau macet
- Spool control valve yang terbuka sedikit
- Pengaturan sudut pompa kurang tepat
3. Bagian Attachment Mengalami Penurunan
Penyebab lain low power adalah karena attachment mengalami penurunan. Hal ini bisa terjadi karena komponen yang terdapat pada bagian spool control valve, safety valve, atau seal cylinder hydraulic mengalami kebocoran. Untuk hasil deteksi yang akurat, sebaiknya perhatikan bagian yang mengalami penurunan dengan saksama.
4. Sistem Pembakaran Bermasalah
Kurangnya tenaga yang masuk ke dalam mesin excavator mini dapat menyebabkan sistem pembakaran bermasalah. Penyebabnya bisa karena debu atau kotoran yang tercampur dengan udara masuk ke dalam mesin excavator. Alhasil, putaran engine menjadi rendah atau tidak maksimal.
5. Kebocoran Udara
Adanya kebocoran pada bagian udara dapat menyebabkan terjadinya low power. Komponen yang rusak biasanya akan memberikan celah, sehingga udara bebas masuk ke dalam mesin. Jika udara yang masuk kotor, hal ini secara otomatis mempengaruhi sistem pembakaran pada excavator mini.
Baca Juga: Cara Mengoperasikan Bulldozer, Alat Berat Pengolah Lahan
Perbaiki Komponen yang Rusak Sedini Mungkin
Excavator mini adalah alat berat yang bisa diandalkan untuk pekerjaan presisi, cenderung di tempat yang sempit dan kecil. Jadi, pastikan excavator mini yang digunakan selalu dalam kondisi prima agar hasil kerja menjadi efektif dan efisien. Jika ada komponen yang rusak, maka segera perbaiki agar hal ini tidak mengganggu kelancaran kerja.
Gantilah komponen menggunakan merek asli atau merek bawaan dari excavator itu sendiri. Komponen asli atau original dipercaya memiliki kinerja yang lebih baik, daya tahan yang kuat, dan pastinya awet sehingga kamu tidak perlu gonta-ganti komponen excavator mini secara terus-menerus. Kamu bisa membeli komponen original di distributor resmi yang sudah bekerja sama dengan perusahaan yang mengeluarkan excavator mini, jadi originalitas barangnya tidak perlu diragukan lagi.
Excavator mini merupakan alat berat yang memiliki harga yang cukup mahal dan biaya perbaikan yang tinggi jika mengalami kerusakan. Untuk itu penting mengasuransikan excavator mini dengan asuransi umum dari Cermati Protect untuk melindungi Anda dari kerugian finansial jika Excavator mini mengalami risiko rusak atau kehilangan.
Ajukan asuransi umum untuk lindungi aset alat dan mesin berat di Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!