Drum Roller: Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya

Drum Roller: Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya

Pada proses pembangunan jalan raya, jalanan perlu diratakan dan dipadatkan sebelum dapat diakses oleh masyarakat maupun kendaraan. Drum roller menjadi alat berat yang diandalkan untuk tugas ini. Tak heran kalau alatnya sering ditemui di industri konstruksi, terutama dalam pembangunan jalan raya, pembuatan pondasi bangunan, dan pengerasan jalan.

Proses pemadatan dan perataan tanah menjadi maksimal karena drum roller memiliki komponen yang dapat berguling melintasi permukaan jalan. Adanya tekanan statis sebesar 300-380 kVa cukup untuk memadatkan lapisan jalan, dari yang besar hingga terkecil.

Fungsi dan Keuntungan Drum Roller

Drum roller memiliki peranan yang cukup penting dalam pembangunan. Alat ini berfungsi untuk memadatkan dan meratakan permukaan tanah, beton, maupun aspal. 

Selain itu, drum roller juga berfungsi untuk:

  • Meratakan permukaan tanah untuk jalan atau akses masuk
  • Menyiapkan lokasi untuk proses pembangunan pondasi

Sementara keuntungan yang didapatkan saat menggunakan drum roller untuk kegiatan konstruksi, antara lain:

  • Meningkatkan efisiensi dalam pemadatan tanah
  • Menambah tingkat kepadatan tanah
  • Mengurangi adanya tanah yang kopong
  • Meningkatkan keselamatan pengguna jalan karena struktur tanah yang padat

Jenis-Jenis Drum Roller

Untuk memastikan bahwa alat yang digunakan tepat, kamu perlu mengenali jenis-jenis drum roller terlebih dahulu. Ada hydra lift drum roller, portable, stationery, dan smooth drum roller

1. Hydra Lift Drum Roller

  • Dirancang untuk mengangkat, memutar, dan mencampurkan material
  • Mengerjakan pencampuran material otomatis
  • Memiliki desain yang ergonomis, sehingga drum dapat berdiri tegak

2. Portable Drum Roller

  • Dilengkapi dengan mixer untuk memudahkan proses pencampuran material saat drum dalam keadaan tertutup
  • Memiliki desain yang ringkas dan dapat dipindah-pindahkan sesuai keinginan
  • Memiliki tuas pengungkit yang dapat membantu proses pemuatan
  • Motor mixer dilengkapi teknologi anti ledakan dan tenaga udara

3. Stationery Drum Roller

  • Dilengkapi dengan tombol kecepatan yang dapat diatur sesuai kebutuhan, yaitu 10, 20, dan 30 RPM
  • Tersedia pula varian dengan kecepatan 10-40 RPM yang dapat difungsikan dengan memutar knop roller
  • Tersedia model drum roller tunggal dan ganda 
  • Dilengkapi dengan 4 roda penggerak dan 4 roda idler

4. Smooth Drum Roller

  • Digunakan untuk memadatkan lapisan tanah sebelum proses pengecoran
  • Sering digunakan dalam proses pembangunan bandara dan tempat parkir
  • Dilengkapi dengan drum berukuran besar yang halus, berat, dan dapat digulirkan di atas material

Baca Juga: Mengenal Vibratory Roller dan Cara Kerjanya

Tipe-Tipe Smooth Drum Roller

Terdapat dua jenis tipe smooth roller dalam bidang konstruksi, yaitu single drum roller dan double drum roller.

1. Single Drum Roller

Dikenal juga dengan sebutan drum statis yang dilengkapi dengan satu drum berat di bagian depan. Bagian belakangnya dilengkapi dengan roda yang terbuat dari karet.

Drum jenis ini memiliki desain yang cukup unik. Komponen yang ada di dalamnya memudahkan roller untuk bekerja di tanah kerikil, berbatu, dan beraspal. Tekanan yang dihasilkan cukup kuat, sehingga proses pemadatan jalan raya menjadi optimal.

Salah satu contoh single drum roller yang sering ditemui adalah Caterpillar CS 433 E –i Vibratory. 

2. Double Drum Roller

Seperti namanya, drum roller ini dilengkapi dengan dua buah drum berat yang terdapat di bagian depan dan belakang mesin. Dengan dua buah drum, hasil pemadatan yang didapatkan dua kali lebih cepat dan efisien dibandingkan single drum roller.

Jenis ini banyak ditemui di proyek-proyek skala besar, seperti pembangunan jalan raya, bandara, dan perumahan. Waktu pengerjaannya lebih singkat, jadi mampu menghemat sejumlah pengeluaran selama proyek. 

Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Smooth Roller

Tingkat efektivitas smooth drum roller dalam proses pembangunan tidak lepas dari pengaruh faktor tertentu. Faktor-faktor yang dimaksud, seperti:

  • Getaran, smooth roller yang termasuk dalam jenis single roller mengandalkan getaran dalam proses perataan permukaan jalan. Getaran dapat membantu proses pendistribusian tekanan ke seluruh permukaan dalam waktu bersamaan.
  • Tekanan statis, semakin besar suatu tekanan, maka semakin efektif dan cepat proses pemadatan tanah.
  • Dampak, Gerakan pada drum roller menghasilkan dampak tertentu yang memberikan tekanan tambahan pada material, sehingga pemadatan menjadi efisien.

Cara Kerja Smooth Drum Roller

Perlu diketahui bahwa setiap alat berat memiliki cara kerja masing-masing, termasuk smooth drum roller. Saat mesin dihidupkan, akan muncul getaran yang berfungsi untuk mendistribusikan tekanan ke seluruh permukaan tanah. Getaran yang terus-menerus berlanjut akan memadatkan tanah sesuai tingkat kepadatan yang diinginkan.

Getaran ini berasal dari komponen yang ada di dalam mesin, bernama eccentric shaft. Komponen ini akan berputar dan menciptakan gaya sentrifugal, lalu gayanya ditransfer ke drum sehingga menghasilkan getaran. 

Baca Juga: Tandem Roller: Pengertian, Keunggulan, Fungsi, Jenis, Struktur dan Cara Kerjanya

Tips Memilih Smooth Drum Roller

Sebelum membeli atau menyewa smooth drum roller, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil kerjanya tidak mengecewakan. Hal-hal tersebut akan dibahas dalam tips berikut.

1. Ukuran 

Ukuran drum roller memiliki pengaruh yang sangat besar dalam proses pemadatan. Alat berat berukuran besar mampu menghasilkan daya yang lebih besar, sehingga pemadatan menjadi optimal dan cepat.

Sayangnya, drum roller yang berukuran besar membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar. Daya operasi yang dibutuhkan juga besar, jadi pastikan kalau daya listriknya cukup agar drum roller bisa bekerja tanpa hambatan.

Rata-rata drum roller memiliki ukuran yang besar dengan bobot yang sebanding. Misalnya, BOMAG BW211D-40 SL yang hadir di kelas 10 ton dengan tingkat kedalaman 2.130 mm. 

2. Berat

Tidak hanya ukuran, tapi berat dari smooth drum roller juga tak kalah penting. Semakin berat, biasanya semakin besar tekanan yang dapat didistribusikan ke seluruh permukaan tanah. Hasil pemerataan dan pemadatan pun optimal.

Smooth drum roller berukuran besar biasanya tidak mudah dipindah-pindahkan karena prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebaiknya tentukan tempat drum roller akan beroperasi sebelum menggunakan alatnya.

Pastikan tempat yang dipilih dapat menjangkau banyak area sekaligus, jadi proses pengerjaan menjadi lebih cepat. Kamu tidak perlu terlalu sering memindahkan alatnya, kecuali untuk area yang jaraknya benar-benar jauh.

3. Jenis Tanah

Jenis tanah atau material yang ingin dipadatkan mempengaruhi jenis smooth drum roller yang akan digunakan. Untuk jenis tanah yang strukturnya kasar dan berkerikil, maka digunakan single drum roller. Sedangkan untuk permukaan yang rata dan luas, maka digunakan double drum roller.

Perhatikan kondisi permukaan tanah di sekitar proyek untuk memilih jenis drum roller yang sesuai. Pemilihan yang tepat akan mengoptimalkan kinerja, sehingga proyek bisa diselesaikan dengan cepat. 

4. Frekuensi Getaran

Tips yang terakhir adalah memperhatikan frekuensi getaran. Smooth roller yang memiliki getaran, seperti single drum roller mampu mempercepat proses pemadatan karena distribusi getarannya merata ke seluruh permukaan tanah.

Semakin tinggi getaran dari sebuah drum roller, maka semakin baik tingkat pemadatan yang didapatkan. Khusus untuk proyek yang jangka waktu pengerjaannya cukup singkat, maka bisa mengandalkan single drum roller. Atau bisa juga dikombinasikan dengan double drum roller kalau alatnya ada di lokasi proyek. 

Sayangnya, kamu harus menyiapkan biaya perawatan yang lebih besar karena merawat dua buah alat berat sekaligus tidaklah murah. Apalagi kalau alatnya digunakan setiap hari secara bersamaan dengan durasi yang cukup lama.

Baca Juga: Track Roller Excavator: Pengertian, Jenis dan Tipe, Hingga Kegunaan Serta Cara Perawatannya

Perhatikan Kebutuhan Saat Memilih Drum Roller

Drum roller bisa menjadi opsi terbaik untuk proses pemerataan jalan atau tanah saat pembangunan jalan raya, bandara, atau tempat parkir. Tentu, tidak sembarang drum roller karena alat ini terdiri dari berbagai jenis dengan kinerja dan keunggulan masing-masing. Jadi, kamu harus menentukan salah satu yang paling dibutuhkan untuk proyek yang sedang berjalan dengan memperhatikan jangka waktu pengerjaan, kecepatan, hasil pemadatan, dan pemerataannya.

Jika proyeknya berupa pembangunan jalan raya atau bandara di area yang luas, maka smooth drum roller bisa menjadi opsi yang tepat. Sedangkan untuk proyek pembangunan di area yang memiliki kandungan air tinggi atau tanah liat, maka padfoot roller adalah opsi yang tepat. Selalu sesuaikan dengan kebutuhan, ya!

Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang fungsi, jenis, dan cara kerja drum roller, penting bagi setiap pemilik dan pengguna alat berat untuk melindungi investasi mereka melalui asuransi yang tepat. Melindungi drum roller dan alat berat lainnya dengan asuransi yang tepat adalah langkah bijak untuk mengamankan keberlangsungan bisnis Anda.

Cermati Protect menawarkan produk asuransi umum yang dirancang untuk melindungi alat berat dari berbagai risiko, memastikan bahwa operasional proyek konstruksi dapat berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan. Dapatkan informasi selengkapnya mengenai produk asuransi umum Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini!

Mengenal Bor Tanah Crawler dan Tips Merawatnya

Mengenal Bor Tanah Crawler dan Tips Merawatnya

Bor tanah crawler merupakan salah satu jenis bor tanah yang banyak digunakan untuk berbagai pekerjaan. Kapasitasnya yang besar dan kemampuannya yang baik untuk membuat lubang berukuran besar pada tanah menjadi keunggulan peralatan yang satu ini.

Pada dasarnya, penggunaan bor dimaksudkan untuk tujuan mempermudah pekerjaan manusia dalam membuat lubang di tanah. Hal seperti ini kerap menjadi kebutuhan tersendiri, terutama bagi mereka yang melakukan pekerjaan dengan skala yang cukup besar. 

Apa Saja Jenis – Jenis Mesin Bor Tanah? 

Penggunaan mesin bor tanah bisa disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan itu sendiri, sebab alat ini tersedia dalam berbagai ukuran dan kapasitas. Hal ini akan mempermudah untuk memilih salah satu bor tanah yang tepat, sehingga peralatan tersebut bisa bekerja maksimal sesuai dengan kebutuhan.

Sebagaimana mesin pada umumnya, bor tanah juga memiliki sejumlah komponen penting yang membuatnya bekerja dengan baik, antara lain: motor penggerak, mata bor,  rangka dan juga handle yang memungkinkan alat ini digunakan dengan lebih mudah.

Masing-masing komponen ini akan bekerja sama dan membuat bor tanah bisa digunakan dengan baik. Bor tanah juga bisa ditemukan dalam beberapa jenis yang berbeda, sehingga pengguna akan sangat leluasa untuk memilih jenis yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhannya. 

Berikut ini adalah beberapa jenis mesin bor tanah yang bisa ditemukan di pasaran dan dijadikan sebagai pilihan: 

1. Mesin Bor Tanah Crawler

Mesin bor tanah crawler merupakan jenis bor yang terpasang di sebuah crawler atau ban berantai. Mesin bor yang unik ini biasa dipakai untuk membuat lubang dengan ukuran yang besar dan dalam pada tanah. 

Kemampuannya tersebut membuat mesin bor crawler ini cukup banyak digunakan pada industri konstruksi, pertambangan, dan yang lainnya. Penggunaannya akan membuat pekerjaan jadi lebih mudah dan cepat. 

2. Mesin Bor Tanah Straddle

Mesin bor yang satu ini memiliki keunikan tersendiri dan berbeda dari mesin bor lainnya. Penggunaan mesin bor tanah straddle ini harus terlebih dahulu dipasangkan pada 2 buah rangka yang berhadapan. Tidak memiliki kemampuan untuk membuat lubang yang dalam, mesin bor straddle ini mampu membuat lubang yang berukuran lebar. 

3. Mesin Bor Tanah Manual

Sama seperti namanya, mesin bor yang satu ini merupakan mesin yang digunakan secara manual dengan tangan saja. Jika dibandingkan dengan jenis mesin bor lainnya, ini merupakan mesin dengan ukuran paling kecil dan sekaligus ringan. Hal ini membuat mesin bor ini ringkas dan mudah dibawa ke mana saja.  

4. Mesin Bor Tanah Hidrolik

Menjadi mesin bor tanah dengan ukuran yang besar, mesin bor yang satu ini memang cocok digunakan untuk penggalian tanah dalam proyek besar, seperti pembangunan jalan raya dan proyek konstruksi lainnya yang membutuhkan penggalian tanah. 

Mesin ini menggunakan tenaga hidrolik sebagai penggeraknya. Dengan ukuran dan bobot yang besar, mesin bor tanah hidrolik ini juga menjadi mesin bor dengan kapasitas paling besar diantara yang lainnya. 

Baca Juga: Mengenal Pondasi Bored Pile yang Membuat Bangunan Kokoh

Jenis – Jenis Mata Bor Tanah 

Mesin bor tanah merupakan perangkat yang bisa dipakai untuk membuat lubang pada tanah. Mesin ini akan membuat mata bor berputar dengan begitu cepat, sehingga mata bor tersebut mampu memotong tanah dan membuat lubang sesuai dengan yang diinginkan. 

Mata bor ini bisa ditemukan dalam berbagai jenis yang berbeda, sehingga dapat dipilih dan digunakan sesuai dengan kebutuhan. Pemilihan mesin dan mata bor yang tepat akan membuat pekerjaan membuat lubang di tanah menjadi lebih mudah dan cepat.

Berikut ini adalah beberapa jenis mata bor tanah yang bisa dijadikan sebagai pilihan:     

1. Mata Bor Tanah Berputar 

Mata bor tanah yang satu ini juga dikenal dengan sebutan augher. Ini merupakan jenis mata bor tanah yang paling populer di antara yang lainnya, dan sekaligus menjadi mata bor yang banyak dipakai dalam pekerjaan pengeboran tanah. 

Mata bor tanah berputar ini berbentuk spiral di bagian ujungnya, di mana bagian inilah yang akan membantu pengangkatan tanah ketika bor ini bekerja. Bor ini akan menjadi pilihan yang tepat untuk digunakan pada kondisi tanah yang tidak begitu keras dan tidak berbatu. 

2. Mata Bor Tanah Pneumatik

Ini merupakan jenis mata bor yang mengandalkan udara bertekanan dalam proses kerjanya. Mata bor tanah pneumatik umumnya dipakai pada pengeboran berskala besar dan pada kondisi tanah yang bertekstur keras. Mata bor ini mempunyai daya dorong besar, sehingga mampu melakukan pengeboran dengan cepat dan efisien. 

3. Mata Bor Tanah Hidrolik

Jenis mata bor yang satu ini menggunakan sistem hidrolik yang memungkinkannya mendapatkan tekanan dan energi saat melakukan pengeboran. Mata bor hidrolik mampu bekerja dengan baik pada kondisi tanah yang begitu keras, bahkan di area konstruksi yang kompleks sekalipun. 

4. Mata Bor Tanah Spiral

Mata bor yang satu ini juga dikenal dengan sebutan spiral earth augher. Bentuknya yang spiral dan tajam serta presisi, membuat mata bor ini cocok untuk digunakan pada pengeboran tanah keras maupun pada bebatuan. Biasanya mata bor ini banyak dipakai untuk pengeboran tiang pancang dan yang lainnya. 

5. Mata Bor Tanah Penghancur 

Dikenal dengan sebutan penghancur, mata bor yang juga dinamai rock auger ini memang didesain untuk pengeboran tanah bertekstur keras, termasuk batuan. Mata bor ini dilengkapi dengan ujung yang memiliki gigi-gigi tajam, sehingga mampu memecahkan tanah dan bebatuan dengan baik dan membuat proses pengeboran berjalan dengan lancar. 

6. Mata Bor Tanah Cakar 

Mata bor yang satu ini juga dikenal dengan sebutan bucket auger. Mata bor ini memiliki desain menyerupai ember dengan bagian ujungnya yang tajam. Bucket auger biasanya digunakan untuk melakukan penggalian lubang berdiameter cukup besar dan juga dalam, sehingga alat ini banyak dipakai dalam proyek konstruksi. 

7. Mata Bor Tanah Gulung 

Mata bor yang satu ini juga dikenal dengan sebutan roller cone bit. Ini merupakan mata bor yang dilengkapi dengan sejumlah rol berputar di bagian ujungnya. Mata bor ini bisa digunakan pada pengeboran tanah dengan berbagai kontur, termasuk yang lunak, keras, dan bahkan bebatuan. 

8. Mata Bor Tanah Berongga 

Mata bor tanah yang satu ini juga biasa disebut dengan hollow stem augher. Mata bor yang unik ini memiliki sebuah rongga pada bagian tengahnya, sehingga memungkinkannya untuk mengambil sampel tanah atau material lainnya yang dibutuhkan. Kemampuan uniknya tersebut membuat mata bor ini kerap digunakan pada penelitian maupun eksplorasi tanah. 

Baca Juga: 10 Jenis Alat Berat yang Jarang Diketahui dan Perannya

Tips Merawat Mesin Bor Tanah dengan Baik 

Berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat mesin bor tanah crawler dengan tepat: 

  • Selalu gunakan mesin bor dan mata bor yang tepat saat akan melakukan pengeboran tanah, agar perangkat tersebut bisa bekerja maksimal dan sesuai dengan harapan.
  • Pasanglah aksesoris yang tepat dan sesuai, agar bor tanah tidak sampai mengalami kerusakan akibat aksesoris yang tidak sesuai. 
  • Pastikan untuk melepas mata bor tanah dengan cara yang benar, sehingga komponen tersebut tidak mengalami kerusakan. Hindari pembukaan paksa dengan menggunakan alat berat seperti palu dan yang lainnya. 
  • Jagalah kebersihan bor tanah dengan baik. Bersihkan semua bagian dengan seksama, sehingga alat ini tidak kotor dan mengalami korosi atau kerusakan lainnya. 
  • Simpan mesin bor tanah pada tempat yang benar dan kering. Hindari area yang lembab, sebab ini bisa membuat mesin rusak. Pastikan semua komponen dalam kondisi baik sebelum menyimpannya. Jika perlu, masukkanlah perangkat ini ke dalam kotak atau wadahnya, sehingga tidak berdebu atau kotor. 
  • Jangan lupa lakukan pengecekan secara berkala, terutama jika bor tanah tidak digunakan dalam waktu yang lama. Jika kondisi bor tidak terlalu baik atau mengalami gangguan, maka segera lakukan perbaikan ke tempat service yang terpercaya.

Gunakan dan Rawat Bor Tanah dengan Cara Tepat

Bor tanah merupakan peralatan andal yang bisa digunakan untuk melubangi tanah. Perangkat ini akan membuat proses pengeboran tanah bisa berjalan dengan mudah dan cepat. Gunakan dan rawat bor tanah dengan cara yang tepat, sehingga peralatan tersebut awet dan bisa diandalkan saat diperlukan.

Bor tanah crawler merupakan alat penting dalam berbagai proyek yang membutuhkan daya tahan dan performa tinggi. Perawatan rutin sangat diperlukan untuk menjaga kinerjanya, tetapi risiko kerusakan atau kehilangan tetap bisa terjadi. Karena itu, selain perawatan, perlindungan asuransi juga penting.

Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum yang dapat melindungi bor tanah crawler dan alat berat lainnya dari berbagai risiko, seperti kecelakaan, kerusakan teknis, atau pencurian. Dengan perlindungan asuransi yang tepat, Anda dapat memastikan operasional proyek tetap lancar tanpa khawatir menghadapi kerugian tak terduga.

Untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai produk asuransi umum Cermati Protect, Anda bisa mengisi formulir dibawah ini!

12 Fitur Canggih dalam Sistem Keamanan Alat Berat

12 Fitur Canggih dalam Sistem Keamanan Alat Berat

Alat berat seperti excavator, wheel loader, grader, crane, dan roller memberikan manfaat yang cukup besar bagi banyak industri. Mulai dari pertambangan, konstruksi, kehutanan, pertanian, dan proyek lain yang membutuhkan penggalian, pengangkutan, dan pemerataan. 

Manfaat yang didapatkan semakin maksimal berkat adanya fitur-fitur yang disematkan pada alat berat tersebut. Fitur-fitur ini tergolong canggih, bahkan ada yang mampu mendeteksi sesuatu dari jarak tertentu sehingga semakin memaksimalkan sistem keamanan alat berat. 

12 Fitur Canggih dalam Sistem Keamanan Alat Berat

Ada banyak fitur canggih yang bisa ditemukan pada alat berat, tergantung jenis, merek, dan tipenya. Berikut ini 10 fitur canggih yang paling umum untuk mendukung sistem keamanan alat berat. 

1. Fitur Standar

Sesuai namanya, fitur standar adalah fitur pada umumnya yang wajib ada di semua tipe dan jenis alat berat. Ada lampu LED, lampu sein, dan lampu rem yang memiliki fungsi berbeda. Lampu LED berguna untuk memberikan pencahayaan yang baik di tempat gelap, sedangkan lampu rem dan sein sebagai penunjuk jalan bagi operator dan pejalan kaki.

Tidak berhenti sampai di situ karena alat berat juga sudah dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran dan pendeteksi suhu. Jika suatu saat suhu mesin mencapai batas maksimum, maka sistem ini akan menyala. Dengan demikian, kecelakaan kerja dapat diminimalisir sebaik mungkin. 

2. ROPS dan FOPS

Rollover Protection System (ROPS) adalah bentuk perlindungan bagi operator jika suatu saat alat berat terguling. Fitur ini memperkuat kerangka kabin, sehingga mampu menahan benturan keras agar tidak melukai operator. Di beberapa model alat berat, fitur ROPS juga sudah dilengkapi dengan sistem untuk mengontrol kecepatan. 

Sementara Falling Object Protection System (FOPS) adalah fitur keselamatan alat berat yang melindungi operator dari kemungkinan tindihan atau kejatuhan barang berat. Bentuknya menyerupai kerangka besi yang dipasang di bagian atas kabin, jadi material yang jatuh akan ditampung di sini. Biasanya sering ditemukan pada alat berat untuk industri pertambangan dan kehutanan. 

3. Rearview Camera

Disebut juga kamera belakang merupakan fitur yang memudahkan operator untuk melihat kondisi atau situasi di belakangnya. Fitur ini sangat penting, khususnya saat operator ingin memundurkan alat berat. Jadi, tidak menabrak dan membahayakan segala sesuatu yang ada di belakangnya.

Keberadaan fitur ini cukup penting mengingat luas jangkauan mata operator sangat terbatas. Apalagi alat berat sendiri memiliki ukuran yang sangat besar, tentu akan semakin sulit untuk melihat ke kanan, kiri, atau belakang ketika pandangan fokus ke depan. Meskipun fungsinya terkesan biasa saja, fitur ini memberikan manfaat yang sangat krusial. 

4. Safety Start

Salah satu langkah utama dalam mengoperasikan alat berat adalah menyalakan mesin, lalu biarkan selama beberapa saat sampai mesinnya panas. Setelah itu, baru dioperasikan seperti biasa untuk menyelesaikan proyek. Pemanasan bertujuan untuk mencegah kerusakan pada mesin dan fluida.

Fitur safety start memastikan proses pemanasan berlangsung sempurna karena ada batasan yang harus dicapai terlebih dahulu, Jika belum mencapai batasan tersebut, maka operator belum bisa menyalakan mesin. Pemanasan yang sempurna membuat mesin alat berat awet, jadi biaya perawatan menjadi lebih minim.

Baca Juga: Menilik Perkembangan Industri Alat Berat di Tanah Air

5. Pedestrian Awareness System

Merupakan fitur yang secara otomatis melindungi operator dan orang-orang yang ada di sekitar saat mengoperasikan alat berat. Fitur ini membantu mendeteksi keberadaan pejalan kaki yang ada di sekitar alat, jadi operator tahu kapan harus berhenti. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jarak pandang operator sangat terbatas, jadi butuh beberapa fitur untuk membantunya mengakses kondisi di sekitarnya dalam satu waktu.

Fitur ini memberikan sinyal atau alarm jika pejalan kaki ada di sekitar alat berat, khususnya ada di jarak yang tidak aman. Terdapat pula fitur untuk menekan rem secara otomatis, sehingga ampuh mencegah terjadinya kecelakaan. 

6. Load Moment Indicator

Fitur ini bisa ditemukan pada alat berat crane. Fungsinya adalah untuk mengukur dan memantau sudut boom dan berat crane. Alat ini menghitung beban menggunakan sudut boom, panjang, dan berat beban, sehingga mampu memberikan peringatan secara real time ketika crane sudah mendekati ambang batas beban.

Terdapat tiga sensor yang bekerja pada fitur ini. Ada sensor load cells yang berguna untuk menghitung beban, sudut boom untuk mendeteksi tingkat kemiringan boom, dan sensor jarak untuk mendeteksi jarak antara titik angkat ke pusat gravitasi beban. Ketiganya bekerja berkesinambungan, sehingga informasi yang dihasilkan akurat. 

7. Automatic Slewing Lock (ASL)

Fitur selanjutnya adalah fitur ASL yang berfungsi untuk mencegah boom agar tidak mengayun dan berputar sendiri. Cara kerjanya adalah dengan mengunci boom pada dasar slewing post secara mekanik, jadi boom tidak berputar saat crane sedang dioperasikan. Fitur ini membuat kerja crane menjadi aman dan nyaman.

Perlu diketahui bahwa boom yang terdapat pada crane terbuat dari baja, maka wajar jika komponen ini memiliki kekuatan tarik.yang sangat tinggi. Terdapat pula struktur pelat baja pada satu bagian yang dapat ditekuk. Fungsinya adalah untuk menghasilkan bobot ringan dengan kemampuan angkat yang kuat. 

8. Slew Limiters

Mirip dengan ASL di atas, slew limiters berguna untuk membatasi gerakan rotasi pada crane yang sedang berputar. Di mana gerakan rotasi umum terjadi pada saat crane berputar pada struktur utama terhadap struktur bawah. Lalu, rotasi akan diarahkan pada beban ke berbagai lokasi yang diinginkan. 

9. Boom Angle

Besaran sudut antara boom dan garis horizontal pada berbagai posisi dapat ditujukkan oleh boom angle. Fitur ini juga berguna untuk membaca sudut kemiringan saat mengangkat beban tertentu, jadi bebannya tidak berjatuhan selama proses pemindahan. 

Besarnya tingkat kemiringan akan ditunjukkan lewat jarum yang ada pada boom angle. Jika posisinya melebar ke kanan, itu artinya posisi beban miring. Jika posisi jarum jamnya tegak lurus atau berada di titik 0, artinya sudut kemiringan beban sudah pas. 

Baca Juga: 10 Alat Berat Paling Canggih dan Kelebihannya

10. Anemometer

Anemometer didesain untuk mengukur kecepatan angin di lingkungan sekitar alat berat. Dengan mengetahui tingkat angin, maka operator bisa membaca cuaca dan pola angin yang bergerak secara mudah. Satuan yang digunakan dalam anemometer adalah meter per detik, mil per jam, dan kilometer per jam. 

Cara kerja anemometer adalah dengan bergerak mengikuti arah angin. Tingkat kecepatan angin yang ditunjukkan oleh anemometer menunjukkan kecepatan angin yang ada di area tertentu. Semakin tinggi kecepatan angin, maka semakin besar pula daya yang dibutuhkan untuk menjaga operasi alat berat masih dalam batasan aman. 

11. Equalizer Support

Fitur ini berguna untuk melindungi frame atau kerangka truk dari tekanan yang dapat menurunkan daya tahan alat berat. Equalizer support membantu proses distribusi secara merata, jadi tidak ada bagian yang kelebihan maupun kekurangan beban. Semua bagian mendapat beban yang sama, sehingga alat berat dapat bekerja dengan stabil. 

12. Parabox Type Outrigger

Fitur terakhir adalah parabox type outrigger yang merupakan fitur untuk mencegah truk tidak terguling saat proses pengangkutan beban dilakukan. Fungsinya mirip dengan ROPS, hanya saja parabox type ini dapat dilebarkan hingga 5,2 meter, sehingga bodi truk lebih kokoh dan tidak mudah terguling. 

Keberadaan parabox type outrigger ini membuat operator nyaman dan aman selama mengoperasikan alat berat. Selagi sesuai dengan standar dan instruksi yang ditetapkan, maka kecelakaan kerja pun dapat dihindari. 

Baca Juga: 10 Jenis Alat Berat yang Jarang Diketahui dan Perannya

Sematkan Fitur Canggih untuk Meningkatkan Keselamatan Kerja

Bagus atau tidaknya sistem keamanan alat berat dapat dilihat dari fitur-fitur yang disematkan di dalamnya. Semakin banyak dan bervariasi fiturnya, maka semakin maksimal kinerja suatu alat berat karena kemampuan kerjanya sangat bergantung pada fitur-fitur ini.

Tanpa fitur yang bagus, maka kemampuan deteksi alat berat akan bahaya yang ada di sekelilingnya kemungkinan kurang karena teknologinya tidak memadai. 
Selain memperhatikan fitur, perhatikan pula kondisi dan kelayakan komponen atau suku cadang pada alat berat sebelum mulai mengoperasikannya.

Lakukan inspeksi secara rutin dan selalu siapkan sparepart cadangan sebagai bentuk antisipasi jika terjadi kerusakan di tengah-tengah pengoperasian. Anda bisa temukan beragam sparepart di distributor alat berat terpercaya di Indonesia.

Fitur keamanan canggih pada alat berat berperan penting dalam mencegah pencurian dan memastikan operasional tetap aman. Namun, perlindungan teknologi saja tidak cukup untuk mengantisipasi semua risiko. Asuransi alat berat menjadi solusi penting untuk menghadapi potensi kerusakan, kecelakaan, atau kehilangan.

Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum yang dapat melindungi mesin dan alat berat Anda dari berbagai risiko tersebut. Dengan kombinasi fitur keamanan dan perlindungan asuransi yang tepat, operasional proyek dapat berjalan lancar tanpa kekhawatiran akan kerugian tak terduga.

Untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai produk asuransi umum Cermati Protect, bisa mengisi formulir dibawah ini.

Wheel Loader: Fungsi, Spesifikasi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Wheel Loader: Fungsi, Spesifikasi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Wheel loader merupakan alat berat yang banyak ditemui di dalam proyek konstruksi, seperti pembangunan jalan dan yang lainnya. memiliki bentuk yang mirip dengan bulldozer, alat berat yang satu ini justru menggunakan roda unik yang terbuat dari karet. 

Penggunaan wheel loader biasanya untuk kebutuhan pemindahan material dari satu lokasi ke lokasi lain yang letaknya tidak terlalu berjauhan. Pada umumnya, wheel loader banyak digunakan di area kerja yang berkantor rata, kokoh, dan dalam kondisi yang kering. 

Apa itu Wheel Loader

wheel loader

Wheel loader adalah alat berat yang menggunakan roda karet dan biasanya digunakan untuk mengangkut material. Penggunaan karet pada alat berat ini memungkinkan wheel loader memiliki kemampuan yang baik untuk bergerak secara fleksibel dan leluasa. 

Mobilitasnya yang tinggi membuat wheel loader bisa digunakan pada ruang kerja yang terbatas. Hal tersebut tentu sulit digunakan oleh alat berat sejenis lainnya yang biasanya digunakan untuk memindahkan berbagai material pada proyek maupun industri lain. 

Pada umumnya, wheel loader akan digunakan untuk membantu proses muat material ke dalam truk. Selain itu, alat berat ini juga sering digunakan untuk membantu proses pemindahan berbagai material dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang jaraknya tidak terlalu jauh. 

Penggunaan wheel loader akan mempersingkat waktu pengerjaan, sehingga pekerjaan bisa selesai dengan lebih cepat. Alat berat ini juga akan mempermudah pekerjaan manusia, mengingat ada banyak material yang cukup sulit untuk dipindahkan secara manual dengan tenaga manusia. 

Baca Juga: 7 Tips Memilih Wheel Loader Terbaik untuk Konstruksi

Apa saja Fungsi Wheel Loader

Wheel loader merupakan alat berat yang memiliki sebuah bucket yang bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan. Alat berat ini bisa menangani beberapa pekerjaan yang berbeda sekaligus, sehingga kerap digunakan dalam pengerjaan konstruksi dan yang lainnya. 

Berikut ini adalah beberapa fungsi wheel loader yang perlu dipahami dengan baik:  

  • Wheel loader bisa mengerjakan proses penggusuran tanah dan material lainnya dalam jarak dekat, dimana proses ini biasanya dibutuhkan untuk mempersiapkan tanah/ lokasi pembangunan. 
  • Alat berat ini juga bisa digunakan untuk meratakan gundukan atau timbunan tanah yang bergelombang, sehingga area tersebut siap digunakan. 
  • Wheel loader juga berfungsi sebagai alat untuk mengisi lubang, baik itu bekas galian tanah maupun lubang yang tercipta dengan sendirinya. 
  • Fungsi lainnya dari wheel loader adalah memindahkan dan mempersiapkan berbagai material yang akan digunakan. Hal seperti ini biasanya banyak dilakukan dalam pembangunan konstruksi dan yang lainnya. 
  • Wheel loader berfungsi untuk membersihkan area (land clearing) yang akan digunakan atau bahkan yang sudah digunakan sebelumnya. 
  • Alat berat ini juga bisa berfungsi untuk melakukan stripping, ini adalah proses pengelupasan tanah agar bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. 
  • Wheel loader juga bisa digunakan untuk proses finishing, yakni proses perataan atau proses menghaluskan permukaan tanah.  

Berbagai fungsi wheel loader di atas tentu akan bisa dimaksimalkan, jika alat berat tersebut dioperasikan oleh seorang operator yang andal dan sudah berpengalaman di bidangnya. Selain lebih rapi, operator yang seperti ini biasanya akan mampu menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang terbilang cepat. 

Baca Juga: 4 Jenis Wheel Loader, Komponen, dan Fungsinya

Bagaimana Cara Kerja Wheel Loader?

Wheel loader memiliki sebuah bucket yang terpasang pada bagian depannya. Bucket ini sendiri memiliki peranan penting dalam penggunaan alat berat tersebut, mengingat fungsi utama wheel loader itu sendiri adalah mengangkut dan memindahkan material. 

Cara kerja alat berat ini diawali dengan proses pengisian bucket, yakni dengan cara ujung bucket bergerak dan menyentuh material maupun permukaan tanah yang akan dikerjakan, lalu loader akan maju dengan perlahan sambil mengeruk material tersebut hingga masuk ke dalam bucket, kemudian mulai bergerak turun. 

Jika material sudah masuk ke dalam bucket, maka loader akan mengangkat bucket agar material-material tersebut tidak bergerak keluar dari bucket. Hal ini perlu dilakukan dengan hati-hati, terutama jika muatan bucket terbilang banyak atau penuh. 

Saat proses bongkar muat dilakukan, loader akan melakukan gerakan maju dan lengannya (arm) diangkat ke bagian atas truk, lalu bucket akan diputar ke arah bawah dengan cara perlahan sehingga material keluar dari bucket dan mengisi bak truk tersebut. 

Jika sudah selesai, bucket kosong tersebut akan diputar kembali ke arah atas dan mundur dengan cara perlahan. Hal yang sebaliknya akan dilakukan saat pembongkaran muatan dari dalam truk keluar. 

Spesifikasi Wheel Loader

Penggunaan alat berat tentu akan jadi maksimal saat dipilih sesuai dengan kebutuhan pekerjaan itu sendiri. Hal ini inilah yang menjadi alasan mengapa sangat penting untuk memahami spesifikasi alat berat dengan baik terlebih dahulu. 

Sebagaimana alat berat pada umumnya, wheel loader juga terdiri dari beberapa komponen utama. Masing-masing komponen ini akan bekerja dengan baik, sehingga alat berat yang satu ini bisa melakukan tugasnya sesuai dengan yang diharapkan.

Berikut ini adalah spesifikasi alat berat wheel loader yang perlu dipahami dengan baik: 

CabinIni merupakan bagian di mana operator akan menjalankan tugasnya untuk menjalankan alat berat wheel loader. Cabin biasanya terdiri dari sebuah ruangan yang memiliki pintu dengan bilik kaca pada bagian tengahnya, di mana bagian ini biasanya tidak tertutup. Cabin juga akan menjadi pusat kontrol bagi wheel loader. 
Lift ArmLift arm adalah komponen yang terdapat di bagian depan loader dan berfungsi untuk mengangkat bucket. Lift arm akan menggerakkan bucket ke arah yang diinginkan (atas dan bawah), sesuai dengan kontrol yang diberikan oleh operator. Komponen yang satu ini menggunakan sistem hidrolik yang membantunya leluasa untuk bergerak. 
Bucket Komponen utama lainnya dari wheel loader adalah bucket. Bagian ini berbentuk seperti sekop berukuran besar yang berfungsi untuk melakukan pengerukan dan pengangkatan material. 
Pada dasarnya, komponen yang terdapat pada wheel loader terdiri dari: rear combination lamp, rear working lamp, front wheel, lift cylinder, head lamp, turn signal lamp, rear wheel, ROPS, front working lamp, bucket cylinder, tilt lever, lift arm, dan juga bucket.
Selain dengan menggunakan bucket, penggunaan wheel loader juga kerap dilakukan dengan menambahkan peralatan pendukung lainnya, seperti backhoe dan juga forklift. Hal ini bertujuan untuk menambah efisiensi alat berat tersebut, sehingga bisa bekerja dengan lebih maksimal.

Baca Juga: Crawler Loader: Fungsi dan Tips Perawatannya

Jenis – Jenis Wheel Loader

wheel loader

Penggunaan alat berat harus dilakukan dengan cara yang tepat. Selain itu, alat berat juga harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang akan ditangani. Hal ini akan membantu mempermudah pekerjaan dan memungkinkan alat berat tersebut bekerja secara maksimal. 

Jika dilihat dari jenis pekerjaannya, wheel loader sendiri dibedakan dalam beberapa kelompok, antara lain: wheel dozer, backhoe loader, towing tractor, trash loader, dan juga trash compactor. 

Masing-masing loader di atas tentu akan memiliki fungsi yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya, meskipun secara garis besar merupakan alat berat untuk mengangkat dan memindahkan material. 

Kemampuannya yang baik membuat wheel loader banyak digunakan dalam berbagai industri. Salah satu bidang yang paling banyak membutuhkan alat berat ini adalah bidang konstruksi, di mana banyak material yang dibutuhkan dan memerlukan proses pemindahan. 

Kelebihan dan Kekurangan Wheel Loader 

Meski dikenal sebagai salah satu alat berat dengan kemampuan kerja yang baik, wheel loader juga tentu memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri. Hal tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk menggunakan alat berat ini.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan alat berat wheel loader: 

Kelebihan: 

  • Memiliki mobilitas yang cukup tinggi. 
  • Memiliki kemampuan bermanuver yang baik.
  • Menggunakan roda karet yang jarang mengalami kerusakan. 

Kekurangan: 

  • Proses dumping kerap miring dan tidak sesuai dengan yang diharapkan.  
  • Roda karetnya akan membutuhkan proses penggantian secara berkala. 

Baca Juga: Mengenal Caterpillar Wheel Loader, Fungsi dan Komponennya

Wheel Loader Mempermudah Penanganan Material 

Wheel loader merupakan salah satu alat berat yang banyak digunakan dalam pengerjaan proyek. Alat berat ini biasanya digunakan untuk memindahkan dan mengangkat berbagai material. Gunakan wheel loader yang tepat dan sesuai kebutuhan, agar alat berat tersebut bisa memberikan manfaat maksimal. 

Wheel loader merupakan alat berat multifungsi yang penting dalam berbagai proyek konstruksi dan industri. Dengan spesifikasi dan jenis yang beragam, alat ini memiliki keunggulan tersendiri, namun juga tidak lepas dari risiko kerusakan atau kecelakaan. Untuk memastikan operasional berjalan tanpa hambatan, perlindungan asuransi sangat diperlukan.

Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum yang dapat melindungi wheel loader dan alat berat lainnya dari berbagai risiko, seperti kerusakan, pencurian, atau kecelakaan. Dengan asuransi yang tepat, Anda dapat fokus menjalankan proyek dengan lebih aman dan tenang. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai produk asuransi umum, Anda bisa mengisi formulir dibawah ini!

Meninjau Ragam Jenis Asuransi Umum untuk Perusahaan Beserta Kegunaan dan Manfaatnya

Meninjau Ragam Jenis Asuransi Umum untuk Perusahaan Beserta Kegunaan dan Manfaatnya

Asuransi umum untuk perusahaan atau general insurance ialah perlindungan dengan salah satu manfaat berupa ganti rugi kepada tertanggung saat terjadi kerusakan atau kehilangan pada materi yang diasuransikan. Asuransi umum untuk perusahaan dapat membantu pengusaha terhindar dari kerugian, atau setidaknya mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk mengganti hingga memperbaiki harta benda yang rusak/ hilang. Hal ini karena deductible asuransi adalah jumlah yang dibayarkan sebelum pihak asuransi menanggung biaya yang lebih besar.

Sejatinya, asuransi umum untuk perusahaan diperlukan untuk menangani dan mengantisipasi berbagai risiko keuangan. Pada dasarnya, asuransi memberikan manfaat berupa uang santunan. Atau bisa juga dalam bentuk pertanggungan dan penggantian kerugian atas kerusakan suatu hal/ barang yang diasuransikan. 

Adapun beberapa contoh jenis asuransi umum untuk perusahaan diantaranya meliputi asuransi properti, asuransi kendaraan, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kebakaran dan masih banyak lagi. 

Manfaat Memiliki Asuransi Umum untuk Perusahaan

Manfaat Memiliki Asuransi Umum untuk Perusahaan

Asuransi umum untuk perusahaan dapat memberikan jasa pertanggungan risiko serta penggantian akibat kerugian ataupun kerusakan harta dan aset berharga. Adapun aset dan harta berharga tersebut mencakup toko, kantor, rumah toko, rumah kantor, kendaraan bermotor, gudang, gedung bangunan, lahan pertanian, barang dagangan dan lain sebagainya. 

Dengan memiliki asuransi umum untuk perusahaan, risiko merugi secara finansial pun bisa diatasi dan diantisipasi. Ibarat sedia payung sebelum hujan, asuransi umum untuk perusahaan merupakan langkah bijak sebagai perlindungan terhadap bisnis yang bisa jadi mengintai perusahaan.

Seperti dikutip dari Manulife, beberapa manfaat dan keuntungan yang bisa didapatkan dari asuransi umum untuk perusahaan mencakup:

  1. Melindungi income perusahaan dari risiko kerugian bisnis yang datangnya tiba-tiba,
  2. Memproteksi masa depan bisnis dari potensi kehancuran,
  3. Memberikan proteksi investasi jangka panjang,
  4. Melindungi simpanan uang kas dan modal perusahaan,
  5. Memproteksi berbagai aset berharga perusahaan,
  6. Melindungi kesehatan jasmani rohani tenaga kerja saat terjadi risiko (untuk asuransi kesehatan bagi karyawan perusahaan),
  7. Memproteksi masa depan keluarga karyawan saat kematian datang (bagi asuransi jiwa atau kecelakaan karyawan).

Asuransi umum untuk perusahaan bisa memberikan jaminan pertanggungan dan perlindungan kepada pengusaha. Pasalnya, risiko bisnis di tengah perekonomian yang tak menentu menjadi semakin fluktuatif. Sedangkan hidup pun dipenuhi oleh kemungkinan tak terduga, sehingga diperlukan solusi keuangan yang jitu untuk meminimalisir kerugian yang mungkin saja terjadi di masa depan.

Baca Juga: Asuransi Bisnis: Untung atau Buntung?

Jenis dan Ragam Asuransi Umum untuk Perusahaan

Terdapat beberapa jenis asuransi umum untuk perusahaan yang beragam. Namun berikut contohnya yang bisa dipertimbangkan untuk dimiliki sesuai manfaat dan kegunaannya:

1. Asuransi Kendaraan

Asuransi kendaraan diperlukan perusahaan agar operasional bisnis berjalan lancar tanpa hambatan. Asuransi umum untuk perusahaan ini memberikan proteksi finansial terkait kendaraan bermotor, seperti kerusakan ataupun kehilangan.

Dengan kepemilikan asuransi kendaraan, harga mobil pun bisa tetap bersaing jika hendak dijual kembali. Asuransi kendaraan terdiri dari dua opsi yakni asuransi kendaraan Total Loss Only (TLO) dan All Risk/ Comprehensive/ Gabungan. Keduanya menawarkan manfaat yang berbeda dan bisa disesuaikan dengan anggaran serta kebutuhan perusahaan. 

2. Asuransi Kebakaran

Asuransi kebakaran dikhususkan untuk pertanggungan dan perlindungan terhadap harta benda serta kepentingan lainnya yang dijamin dari risiko kebakaran. Asuransi umum untuk perusahaan ini bisa diperluas manfaatnya.

Tak hanya kebakaran, manfaat proteksi bisa ditambah untuk menangani kerusakan akibat ledakan, petir, kejatuhan pesawat terbang dan asap. Perluasan manfaat lainnya juga mencakup jaminan risiko bencana alam, kerusuhan, pemogokan, banjir, angin topan, huru-hara, perbuatan jahat, tanah longsor, kebongkaran dan lainnya yang menyebabkan kehilangan keuntungan (business interruption). 

Sementara itu, asuransi untuk harta benda seperti aset kantor, inventaris, properti, mesin, harta benda, kilang minyak serta fasilitasnya umumnya dapat diasuransikan lewat asuransi properti dan harta benda.

3. Asuransi Kredit dan Penjaminan

Asuransi kredit dan penjaminan sebenarnya merupakan dua fitur atau jenis asuransi yang berbeda. Meski begitu, kegunaannya serupa.

Asuransi umum untuk perusahaan ini dapat melindungi dan menjamin tertanggung ketika kesulitan menyelesaikan suatu kewajiban. Contohnya dalam kasus asuransi kredit motor atau mobil, yang dijamin ialah debitur yang tak dapat melanjutkan pembayarannya kepada pihak bank atau kreditur.

Namun, jaminan perlindungan ini hanya berlaku untuk pihak yang meninggal dunia akibat kecelakaan, sakit atau cacat tetap karena celaka yang ditanggung sesuai polis. Sementara untuk asuransi penjaminan, kepentingan pihak obligee (pemilik proyek) yang mana jika principal (kontraktor) gagal melaksanakan kewajibannya berdasarkan perjanjian.

Jika itu yang terjadi, maka surety atau pihak perusahaan asuransi akan mengambil tanggung jawab terhadap pihak obligee dan menyelesaikan kewajiban principal yang ada.

4. Asuransi Kumpulan atau Korporat

Asuransi korporat atau asuransi korporasi umumnya merupakan kumpulan produk asuransi untuk tenaga kerja atau karyawan. Yang termasuk ke dalam asuransi korporat antara lain seperti asuransi kesehatan karyawan, asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan, atau bisa juga hanya salah satunya saja. 

Tergantung kebijakan perusahaan pemberi kerja dan faktor lainnya yang bisa berbeda-beda, namun asuransi umum untuk perusahaan ini hanya memberikan perlindungan kepada karyawan dalam tenggat waktu tertentu. Masa berlakunya hanya di saat dirinya sebagai pemegang polis masih menjadi tenaga kerja di korporasi yang bersangkutan. 

Baca Juga: Pentingnya Memiliki Asuransi Tanggung Gugat 

5. Asuransi Penerbangan

Asuransi penerbangan atau kecelakaan pesawat merupakan salah satu jenis asuransi umum untuk perusahaan yang sering ditawarkan maskapai penerbangan atau situs pihak ketiga. Asuransi ini memberikan pertanggungan tambahan saat memesan tiket pesawat.

Jenis asuransi ini menjamin perlindungan untuk kejadian tidak terduga yang terjadi di kala perjalanan udara. Namun tak hanya itu saja, terdapat juga asuransi pengangkutan udara yang meliputi penundaan penerbangan, pembatalan atau juga gangguan perjalanan, bagasi yang hilang, rusak dan dicuri.

Asuransi ini dapat melindungi jika karyawan atau pengusaha tak dapat ikut penerbangan akibat alasan medis yang terdokumentasi pada tanggal perjalanan. Di samping menjamin penumpang, asuransi pengangkutan pun tersedia untuk perusahaan maskapai.

Fungsinya tak lain adalah mengurangi risiko besarnya biaya ganti rugi ke pihak penumpang sewaktu terjadi kecelakaan, ada barang hilang dan lainnya. Selain itu, pihak maskapai pun bisa mendapatkan jaminan perbaikan rangka pesawat melalui asuransi yang satu ini.

6. Asuransi Kapal atau Kelautan

Asuransi kapal atau kelautan merupakan asuransi yang menjamin kerugian dan kerusakan pada kapal akibat tabrakan, cuaca buruk, kandas, terdampar dan tenggelam. Asuransi ini juga menjamin risiko kebakaran, ledakan, piracy atau pembajakan, pembuangan barang ke laut (jettison), kelalaian nahkoda (crew), hingga bahaya di laut lainnya. 

Di samping menjamin kapal, asuransi ini pun menjamin tanggung jawab kepada pihak ketiga akibat tabrakan kapal atau collision liability. Asuransi ini juga menjamin kontribusi kerugian umum atau general average.

Baca Juga: 10 Ekspedisi Pengiriman Besar yang Patut Dicoba

7. Asuransi Jiwa

Asuransi umum untuk perusahaan ini memberikan jaminan perlindungan saat terjadi kematian, sakit tiba-tiba, atau cacat tetap total yang terjadi akibat celaka atau karena penyakit. Ada beberapa perbedaan dalam ketentuan produk atau polis terkait asuransi jiwa. 

Beberapa darinya mungkin menerapkan sistem pembayaran setelah kematian. Namun ada juga penyedia jasa asuransi yang mengizinkan pemegang polis mengklaim dananya sebelum kematian.

8. Asuransi Kecelakaan

Asuransi jenis ini biasanya dibutuhkan oleh perusahaan dengan karyawan yang pekerjaannya rawan risiko kecelakaan. Asuransi umum untuk perusahaan ini bisa membantu mengatasi risiko kecelakaan para tenaga kerja ketika sedang bekerja. 

9. Asuransi Kesehatan

Merupakan salah satu asuransi umum untuk perusahaan yang populer, asuransi kesehatan mengatasi pertanggungan finansial karyawan dan pengusaha. Dengan asuransi kesehatan, proteksi finansial pun tersedia. 

Penanggungan biaya mulai dari rawat jalan, rawat inap dan sebagainya bisa jadi lebih ringan. Biasanya, jenis risiko yang ditanggung asuransi kesehatan meliputi sakit, cacat dan kematian sesuai ketentuan polis yang diambil. 

Baca Juga: 10 Program Kesehatan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Karyawan

Asuransi Umum untuk Perusahaan ialah Solusi Keuangan yang Bisa Disesuaikan dengan Kebutuhan

Demikianlah rangkaian informasi yang perlu diketahui seputar asuransi umum untuk perusahaan. Asuransi umum untuk perusahaan cakupannya memang luas dengan ragam jenis yang bermacam-macam. 

Kendati demikian, pada hakikatnya fungsinya adalah untuk meminimalisir kerugian keuangan secara umum. Sebagai solusi keuangan, asuransi umum untuk perusahaan bisa dipilih sesuai premi dan anggaran yang tersedia. 

Selain itu, perusahaan pun bisa mengambil produk asuransi sesuai urgensi serta kebutuhan utama yang wajib diprioritaskan. Dengan mengambil manfaat optimal dari asuransi umum, niscaya perusahaan pun dapat menghindari berbagai risiko finansial yang bisa membuat bisnis terjerembab dalam kehancuran. 

Untuk mendapatkan perlindungan terbaik, gunakan produk asuransi umum dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk mendapatkan asuransi terbaik untuk perusahaan Anda.