Jenis Alat Berat Untuk Konstruksi Jalan, Ada Apa Saja?
Jalan raya merupakan salah satu infrastruktur yang banyak dibangun saat ini. Pembangunan ditujukan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan meningkatkan ekonomi di tanah air. Dengan demikian, negara ini dapat bersanding dengan deretan negara berkembang bahkan negara maju yang ada di dunia.
Proses pembangunan jalan raya melibatkan beberapa alat berat untuk memudahkan pekerjaan. Selain itu, adanya alat berat dipercaya dapat meringankan pekerjaan manusia, sehingga pekerjaan lebih cepat diselesaikan.
Nah, artikel kali ini akan membahas tentang jenis alat berat yang digunakan untuk konstruksi jalan raya lengkap dengan teknologinya. Informasi selengkapnya bisa disimak di bawah ini.
Jenis Alat Berat untuk Konstruksi Jalan

Ada beberapa jenis alat berat yang digunakan untuk konstruksi jalan raya. Alat-alat tersebut, antara lain.
1. Excavator
Alat berat pertama adalah excavator, salah satu yang paling awam di kalangan masyarakat. Penggunaan alat ini biasanya disesuaikan dengan kondisi lapangan. Sementara pengoperasiannya menggunakan metode heel and toe, mulai dari atas sampai bawah.
Bagian atas excavator dapat berputar hingga 360 derajat, sehingga alat ini mampu mendistribusikan muatan ke seluruh bagian yang sedang dikerjakan. Salah satu excavator yang sering digunakan pada pekerjaan konstruksi jalan adalah Komatsu PC200-10M0 CE. Seri ini bekerja secara efisien dengan konsumsi bahan bakar 18% lebih hemat dibandingkan generasi sebelumnya.
2. Bulldozer
Alat berat selanjutnya adalah bulldozer. Alat ini memiliki beberapa fungsi, yaitu untuk meratakan, menarik beban, menggali, dan menimbun tanah. Bulldozer dilengkapi dengan berbagai fitur yang membuat pekerjaan konstruksi jalan menjadi mudah dan cepat.
Penggunaan bulldozer pada konstruksi jalan disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi. Untuk proyek jalanan yang memiliki rawa, bulldozer yang digunakan adalah swamp dozer. Sedangkan untuk proyek tanah yang keras, maka bulldozer yang digunakan adalah ripper.
3. Pave Machine
Pave machine atau sering disebut paver adalah alat berat yang sering digunakan pada pengerjaan konstruksi jalan. Alat ini berfungsi untuk menempatkan lapisan beton atau aspal secara presisi untuk hasil yang merata. Dengan paver, maka lapisan permukaan jalan raya menjadi padat, kuat, dan tahan lama.
Jenis-jenis mesin paver yang digunakan untuk konstruksi jalan, di antaranya:
- Asphalt paver adalah mesin yang berfungsi untuk meratakan dan menyebar aspal pada permukaan jalan raya
- Slipform paver adalah mesin yang berguna untuk memadatkan dan membentuk beton, jalan, dan jembatan
- Paver roller screed adalah mesin yang digunakan untuk meratakan permukaan jalan raya dengan mencampurkan material, kemudian diratakan dengan roller
- Track paver adalah mesin yang berguna untuk memberikan kestabilan pada permukaan jalan raya yang licin dan tidak rata, sehingga hasilnya menjadi berkualitas
- Concrete paver adalah mesin untuk memadatkan dan meratakan permukaan jalan raya yang terbuat dari material beton
- Insert paver adalah mesin yang berguna untuk menyiapkan campuran beton, lalu disebarkan dan diratakan sesuai dengan ketebalan yang ditentukan
- Wheel paver adalah mesin bermobilitas tinggi yang mampu meratakan material. Mesin ini sering digunakan dalam proses pelapisan ulang jalan raya
- Concrete texture adalah mesin yang digunakan untuk memberi tekstur pada permukaan jalan yang sedang dibangun
- Placer atau spreaders adalah mesin yang digunakan untuk meratakan permukaan jalan untuk hasil yang lebih halus
- Side feeders adalah mesin penyedia material, sehingga pasokan material yang ada di dalam mesin paver tercukupi selama proses konstruksi jalan
4. Wheel Loader
Wheel loader merupakan alat berat serbaguna yang menawarkan berbagai fungsi. Mulai dari persiapan material, pengangkutan, pemerataan, pengelupasan, hingga finishing jalan raya. Alat ini bekerja dengan cara mengeruk, mengangkat, lalu memindahkan material ke atas truk untuk dipindahkan ke area yang diinginkan.
5. Compactor
Compactor merupakan alat berat konstruksi jalan yang sangat diandalkan dalam proses pemadatan tanah. Dalam skala kecil, proses pemadatan tanah dilakukan dengan cara menggenangi dan membiarkan tanah menyusut dengan sendirinya. Untuk hasil pemadatan tanah yang maksimal, penggunaan compactor dibarengi dengan roller atau mesin penggilas.
Terdapat lima jenis dan tipe compactor yang sering digunakan dalam pengerjaan konstruksi tanah, di antaranya:
- Smooth steel rollers yang dibedakan menjadi three wheel rollers dan tandem rollers
- Pneumatic tired rollers
- Sheep foot type rollers
- Vibratory plate compactor
- Vibratory rollers
6. Motor Grader
Motor grader merupakan alat berat yang berfungsi untuk membentuk dan meratakan permukaan tanah. Alat ini dilengkapi dengan fitur-fitur canggih untuk memudahkan proses pemerataan tanah. Penambahan fitur di dalamnya membuat motor grader dapat bekerja dengan presisi, sehingga hasil konstruksi jalan menjadi maksimal.
Selain untuk membentuk dan meratakan tanah, alat ini juga berfungsi untuk:
- Memadatkan tanah
- Membersihkan material yang ada di permukaan tanah
- Membuat saluran air atau parit
- Memotong material
7. Crane
Alat berat untuk konstruksi jalan terakhir adalah crane. Alat ini berguna untuk mengangkat material, lalu memindahkannya ke tempat yang diinginkan. Crane dapat berputar hingga 360 derajat, sehingga dapat menjangkau area yang sangat luas mencapai puluhan meter.
Salah satu jenis crane yang diandalkan dalam konstruksi jalan adalah Komatsu GR-1000EX-4. Crane ini cocok untuk medan yang berat. Kapasitas angkatnya mencapai 100 ton dilengkapi dengan fitur multi telescoping cylinder dan boom yang dapat diperpanjang hingga ketinggian 51 meter.
Baca Juga: 10 Macam Alat Berat Serta Harganya!
Tips Memilih Alat Berat yang Cocok untuk Konstruksi Jalan

Proyek konstruksi jalan dapat berjalan dengan lancar apabila dibarengi dengan penggunaan teknologi yang handal. Berikut ini adalah tips memilih alat berat yang dapat membantu.
1. Menyesuaikan dengan Jenis Pekerjaan
Meski proyek yang dikerjakan sama-sama konstruksi jalan, alat berat yang digunakan tentu saja berbeda-beda. Hal ini sangat bergantung dengan kebutuhan dan kompleksitas proyek. Misalnya, antara proyek skala besar dan kecil, maka alat berat yang digunakan tentu saja berbeda.
Untuk proyek skala besar, maka alat yang digunakan sudah pasti lebih banyak. Alatnya pun dilengkapi dengan teknologi yang canggih, sehingga pengerjaan proyek menjadi lebih cepat. Berbeda dengan proyek skala kecil yang mungkin hanya menggunakan alat berat biasa-biasa saja karena kebutuhannya pun tidak terlalu kompleks.
2. Menyesuaikan dengan Anggaran
Semakin canggih alat berat konstruksi jalan yang digunakan, maka semakin mahal pula harganya. Hal ini otomatis mempengaruhi anggaran yang harus disiapkan untuk mengerjakan proyek. Anggaran yang besar biasanya ditujukan untuk proyek skala besar, seperti pembangunan jalan raya, pembuatan apartemen, perumahan, maupun gedung perkantoran.
Alangkah baiknya untuk melihat anggaran terlebih dahulu sebelum membeli atau menyewa alat berat yang akan digunakan. Untuk menghemat anggaran, pilihlah alat berat yang dapat melakukan beberapa fungsi sekaligus. Misalnya, excavator yang berfungsi untuk menggali, meratakan, membuka lahan, mengeruk, mengisi, dan memindahkan material.
3. Memilih Alat Berat yang Aman
Tips selanjutnya adalah memilih alat berat yang aman. Tingkat keamanan alat berat dapat dilihat dari komponen dan fitur yang ada di dalamnya. Penggunaan alat yang aman dipercaya akan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja yang secara tidak langsung akan menghemat pengeluaran perusahaan dalam mengerjakan suatu proyek.
4. Pastikan Alat Berat User Friendly
Alat berat yang digunakan untuk kebutuhan proyek sebaiknya user friendly yang penggunaannya mudah dipahami. Tujuannya untuk menghindari kesalahan penggunaan yang kerap kali terjadi. Sebab, kesalahan ini mengakibatkan pengoperasian alat berat menjadi kurang maksimal.
Sebelum membeli alat berat, sebaiknya tes alat berat terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat kemudahan penggunaannya. Jangan lupa untuk bandingkan satu merek alat berat dengan merek lainnya. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan satu merek alat berat yang paling mudah digunakan oleh operator untuk pengerjaan proyek.
Baca Juga: 9 Jenis Alat Berat yang Sering Digunakan di Pertambangan
Jenis Alat Berat Mempengaruhi Hasil Proyek
Alat-alat berat yang dapat digunakan untuk mengerjakan proyek ada banyak jenisnya. Pilihlah beberapa alat berat yang sekiranya paling dibutuhkan dan pastinya dilengkapi dengan teknologi mumpuni untuk mendukung pengerjaan proyek. Alhasil, proyek pun dapat diselesaikan dengan hasil optimal sesuai dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.
Penting untuk mencari tahu jenis alat berat terlebih dahulu sebelum akhirnya menentukan pilihan. Ketahui fungsi, kelebihan, dan kekurangan masing-masing alat berat sebagai bahan pertimbangan sebelum memilih. Dengan begini, pembelian pun menjadi sesuai dan jauh dari kata mubazir.
Melindungi alat berat dengan asuransi yang tepat sangat penting dalam industri konstruksi jalan. Alat berat seperti mesin penggiling aspal dan penggilas jalan adalah instrumen vital dalam menyelesaikan proyek konstruksi dengan sukses.
Asuransi umum dari Cermati Protect menawarkan perlindungan yang komprehensif untuk alat berat ini, memastikan bahwa proyek konstruksi dapat berjalan lancar tanpa terganggu oleh risiko yang tidak terduga. Pelajari selengkapnya dengan mengisi formulir dibawah ini!
