Teknologi Konstruksi: Pengertian, Perkembangan, Fungsi dan Jenisnya
Teknologi konstruksi merupakan salah satu bidang yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan. Sebagai salah satu negara yang sedang berkembang, Indonesia memang sedang giat-giatnya melakukan pembangunan di berbagai sektor penting, terutama untuk fasilitas publik.
Berbagai pembangunan yang dilakukan tersebut tentu membutuhkan sumber daya yang memadai, termasuk teknologi pendukung yang bisa membuat proses pembangunan menjadi lebih cepat. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa teknologi konstruksi menjadi kebutuhan tersendiri dalam pembangunan di tanah air.
Apa itu Teknologi Konstruksi?

Teknologi konstruksi adalah teknologi yang dipakai dalam bidang konstruksi dan disesuaikan dengan kebutuhan, terutama dalam bidang sarana serta prasarana. Teknologi yang satu ini merupakan penggabungan ilmu terapan dengan berbagai ilmu lainnya untuk tujuan penyelesaian berbagai masalah.
Kebutuhan akan teknologi konstruksi memang terbilang semakin tinggi selama belasan tahun belakangan ini, terutama di negara-negara berkembang yang kerap melakukan banyak pembangunan berbagai infrastruktur yang memadai dan juga jenis bangunan yang lainnya.
Teknologi konstruksi akan memberikan gambaran tentang ruang merancang suatu bangunan secara efektif, efisien dan hemat biaya serta bahan baku, namun tetap mempertahankan serta memperhitungkan standar dan kualitas untuk bangunan yang layak dihuni.
Konstruksi sendiri merupakan ilmu yang dipakai untuk membuat perencanaan, pelaksanaan, dan juga perbaikan bangunan. Di Indonesia, teknologi konstruksi akan diajarkan di bangku kuliah dalam jurusan Teknik Sipil dan Pembangunan.
Di dalam jurusan tersebut, para mahasiswa akan belajar tentang bagaimana tahap pembuatan sebuah bangunan dilakukan dengan memperhatikan berbagai hal penting di dalamnya, yakni: fungsi, aspek struktural, keindahan dan juga nilai ekonominya.
Baca Juga: Mengenal Pondasi Bored Pile yang Membuat Bangunan Kokoh
Perkembangan Teknologi Konstruksi
Perkembangan dalam bidang teknologi konstruksi terbilang pesat dan selalu mengalami kemajuan setiap tahunnya. Hal tersebut bisa dilihat dari hadirnya beragam jenis material serta peralatan modern yang digunakan dalam pembangunan konstruksi itu sendiri.
Pada awalnya, kita hanya mengenal dan memanfaatkan berbagai benda atau material yang disediakan oleh alam menjadi tempat tinggal. Hal ini tentu hanya akan menghasilkan berbagai bangunan sederhana, sesuai dengan bahan-bahan dan kemampuan kita dalam membangunnya saja.
Namun di dalam perkembanganya, ilmu pengetahuan telah membawa banyak perubahan besar. Manusia mulai memiliki pengetahuan yang lebih luas dan bisa memanfaatkan berbagai material yang lebih modern untuk menghasilkan bangunan yang lebih kokoh dan layak untuk dihuni.
Seiring dengan perkembangan tersebut, teknologi konstruksi ikut serta mengalami perkembangan yang terbilang pesat. Saat ini, ada banyak material bangunan yang dihasilkan dari pengolahan berbagai bahan alami maupun hasil industri yang lebih baik dari sebelumnya.
Berbagai bahan material ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan sarana dan prasarana yang dapat memenuhi kebutuhan banyak orang. Teknologi konstruksi telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan kita, terutama dalam penggunaan berbagai bahan bangunan yang kini mengalami banyak perubahan.
Jika puluhan tahun lalu dinding rumah masih banyak yang terbuat dari kayu maupun bambu, maka saat ini bahan tersebut justru sudah jarang dipilih. Sebagian besar rumah kini dibangun dengan dinding tembok, yang terbuat dari campuran semen dan batu bata. Selain lebih cepat, tembok juga lebih kokoh dan tentunya tahan lama.
Teknologi konstruksi membawa banyak perubahan dalam pembangunan. Bukan hanya dari segi material atau bahan-bahan yang digunakan saja, namun juga dari penggunaan berbagai peralatannya. Saat ini, pembangunan sudah banyak dilakukan dengan bantuan peralatan modern.
Berbagai peralatan modern ini akan membuat proses pembangunan menjadi lebih cepat, sehingga pembangunan bisa selesai dalam waktu singkat. Selain itu, proses pembangunan yang menggunakan berbagai peralatan canggih seperti ini juga akan mempermudah proses pembangunan dan menghemat banyak tenaga.
Misalnya: pengadukan semen secara manual sebanyak 100 kg membutuhkan tenaga 3 orang pekerja selama 30 menit. Namun jika menggunakan mesin pengaduk (molen), maka pekerjaan ini bisa saja diselesaikan dalam waktu beberapa menit dan hanya menggunakan tenaga seorang operator saja.
Secara keseluruhan, teknologi konstruksi memang membawa banyak kemudahan dan keuntungan tersendiri. Bukan hanya menghadirkan banyak material baru yang berkualitas, namun ilmu ini juga akan menghadirkan banyak peralatan modern yang bisa dimanfaatkan dalam pembangunan.
Fungsi Teknologi Konstruksi
Pada dasarnya, teknologi konstruksi akan menunjang penyediaan sarana dan prasarana bagi manusia. Namun selain itu, teknologi yang satu ini juga akan mendukung berbagai pekerjaan dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan aktivitas keseharian manusia.
Penerapan teknologi industri akan memberikan banyak kemudahan dalam pembuatan berbagai konstruksi besar, seperti: jalan raya, bandara, rel kereta api, jembatan, dan yang lainnya. Selain konstruksi berskala besar, teknologi konstruksi juga akan mempermudah proses konstruksi kecil, seperti pembangunan rumah dan yang lainnya.
Teknologi konstruksi menggunakan prinsip Building Information Modeling (BIM) atau teknologi konstruksi yang berbasis industri 4.0. Penerapan teknologi konstruksi itu sendiri diharapkan bisa memberi nilai tambah untuk pembangunan berbagai infrastruktur dan yang lainnya.
Penerapan teknologi ini tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan, sebab ada tujuan tertentu yang bisa dicapai dari hal tersebut. Teknologi konstruksi diharapkan bisa menghasilkan berbagai produk maupun bangunan dengan waktu yang lebih cepat, lebih mudah, dan tentu saja lebih murah.
Berikut ini adalah beberapa fungsi utama yang didapatkan dari penerapan teknologi konstruksi:
- Mempermudah proses konstruksi bangunan, seperti: gedung, apartemen, rumah dan berbagai jenis bangunan lainnya dengan penerapan teknologi yang jauh lebih baik.
- Mendukung dan memudahkan pekerjaan serta aktivitas manusia, seperti: pembangunan gedung, bandara, kantor, pertokoan, rumah, dan yang lainnya.
- Memudahkan sarana transportasi dan komunikasi dalam proses pembangunan berbagai infrastruktur, seperti: jalan raya, rel kereta api, jembatan, sekolah, rumah sakit, dan yang lainnya.
Berbagai fungsi di atas tentu hanya bisa didapatkan jika teknologi konstruksi diterapkan dengan cara yang benar dalam proses pembangunan. Hal ini akan berkaitan dengan sumber daya yang dimiliki dan digunakan dalam proses pembangunan itu sendiri.
Baca Juga: Cara Mengoperasikan Alat Berat saat Musim Hujan
Jenis-jenis Teknologi Konstruksi
Penerapan teknologi konstruksi banyak dilakukan pada pembangunan berbagai infrastruktur, seperti: jalan layang, bandara, pelabuhan, jalan raya, jembatan, dan yang lainnya. Hal ini dianggap efisien dan akan memudahkan pengerjaan proyek tersebut.
Teknologi konstruksi juga harus diterapkan sesuai dengan kebutuhan proyek itu sendiri, sehingga bisa memberikan manfaat yang maksimal. Hal ini penting, mengingat sebuah proyek bisa saja membutuhkan banyak sumber daya dan juga biaya dalam pembangunannya.
Berikut ini adalah beberapa jenis proyek konstruksi yang memanfaatkan teknologi konstruksi:
1. Proyek Konstruksi Bangunan untuk Pemukiman/ Perumahan (Residential Construction)
Ini merupakan proyek konstruksi yang menggunakan teknologi dan membuat berbagai bangunan tempat tinggal, seperti: kompleks perumahan, villa, hotel, apartemen, dan yang lainnya. Pembangunan ini bisa saja dilakukan dengan dua cara yang berbeda, yakni secara massal maupun pribadi.
Pembangunan proyek bangunan untuk hunian seperti ini akan membutuhkan perencanaan wilayah yang matang. Hal ini tentu masuk akal, mengingat proyek ini akan berkaitan langsung dengan ketersediaan fasilitas maupun jaringan infrastruktur seperti: listrik, air bersih, jaringan listrik, jaringan telepon, dan yang lainnya.
2. Proyek Konstruksi Bangunan untuk Gedung (Building Construction)
Gedung merupakan salah satu jenis proyek konstruksi yang paling ban Proyek atau pekerjaan yang banyak dibangun. Dalam proyek pembangunan ini akan difokuskan pada penekanan pertimbangan konstruksi, pertimbangan-pertimbangan lainnya terkait teknologi yang praktis, dan juga pertimbangan terkait peraturan bangunan di wilayah tersebut.
3. Proyek Konstruksi terhadap Teknik Sipil (Heavy Engineering Construction)
Proyek konstruksi yang berkaitan dengan teknik sipil pada umumnya berasal dari pihak pemerintah, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pengerjaan proyek ini akan memiliki pertimbangan khusus pada elemen desain, keuangan dan juga aspek hukum.
Proyek ini bersifat nonprofit dan akan fokus untuk memberikan pelayanan pada khalayak umum. Penerapan proyek yang satu bisa dilihat dalam berbagai infrastruktur, seperti: jalan raya, rel kereta api, bendungan, berbagai peoyek pertambangan, dan yang lainnya.
4. Proyek Konstruksi untuk Bangunan Industri (Industrial Construction)
Ini merupakan proyek yang membutuhkan keahlian khusus yang berkaitan dengan perencanaan, terutama dalam desain dan konstruksi itu sendiri. Hal ini menyebabkan proyek ini tidak bisa ditangani oleh sembarang orang. Meskipun bersifat kecil, namun bangunan industri ini biasanya akan membutuhkan detail tertentu dan cukup rumit. Pada umumnya proyek ini dibuat untuk perusahaan maupun industri berskala besar.
Baca Juga: 10 Cara Aman Mengoperasikan Alat Berat
Teknologi Konstruksi Mendukung Pembangunan Proyek
Teknologi konstruksi merupakan salah satu bidang yang cukup banyak membawa perubahan dalam dunia konstruksi. Teknologi yang satu ini akan membuat pembangunan proyek berjalan dengan lebih cepat, mudah, dan hemat. Bukan hanya dalam pembangunan proyek besar, teknologi konstruksi juga bisa diterapkan dalam pembangunan berskala kecil.
Dalam menjalankan sebuah proyek konstruksi diperlukan asuransi untuk melindungi kelancaran proyek dari awal sampai selesai. Cermati Protect menyediakan Asuransi Teknis yang bisa memberikan perlindungan menyeluruh kepada proyek konstruksi dan mesin/alat berat yang digunakan dari berbagai risiko seperti kerusakan, bencana alam dan kehilangan.
Cari tahu lebih lengkap mengenai asuransi teknis dari Cermati Protect dengan mengisi formulir berikut ini!