Paku Bumi: Pengertian, Jenis, Keunggulan dan Kekurangannya

Paku Bumi: Pengertian, Jenis, Keunggulan dan Kekurangannya

Paku bumi adalah salah satu elemen yang dibutuhkan dalam proses pembangunan konstruksi berukuran besar atau bertingkat. Istilah yang satu ini bukanlah sesuatu yang baru lagi, terutama untuk orang-orang yang bekerja di bidang konstruksi bangunan. 

Pada dasarnya, pembuatan konstruksi bangunan berukuran besar memang membutuhkan perhitungan dan ketelitian yang tinggi. Selain itu, berbagai elemen penting dalam konstruksi juga tak bisa diabaikan, termasuk paku bumi yang akan memegang peranan penting sebagai dasar bangunan itu sendiri. 

Apa itu Paku Bumi? 

Paku bumi adalah sebuah tiang yang akan berfungsi untuk menahan gaya tegak lurus sebuah bangunan dari atas, di mana tekanan ini kemudian akan disalurkan kepada sumbu pancang hingga ke lapisan tanah yang terdapat di bawahnya. 

Paku bumi juga dikenal dengan istilah tiang pancang. Ini merupakan elemen yang akan memberi dukungan pada bangunan konstruksi bertingkat. Pada umumnya, paku bumi ini terbuat dari bahan baja atau beton, tergantung pada kebutuhan bangunan itu sendiri. 

Paku bumi yang dibuat dari beton biasa dikenal sebagai paku bumi beton. Sedangkan paku bumi yang terbuat dari bahan baja biasanya akan dibuat dalam bentuk silinder yang panjang. Secara garis besar, paku bumi ini berbentuk lurus panjang dengan bagian ujung yang runcing. 

Sebagian orang kerap berpendapat jika paku bumi ini berbentuk seperti sebuah rudal. Pada dasarnya, bentuk paku bumi yang runcing pada ujungnya seperti ini diharapkan bisa mempermudah pemasangan/ penancapan paku bumi tersebut ke dalam tanah. 

Penggunaan paku bumi banyak dilakukan pada proyek berukuran besar, salah satunya dalam proyek LRT Jabodetabek. Pada proyek ini paku bumi digunakan menjadi pondasi penahan tekanan dan beban untuk U Shaped Girder.

Baca Juga: Mengenal Bor Tanah: Pengertian, Jenis, Sistem Kerja, dan Tips Memilihnya

Jenis-Jenis Paku Bumi

Paku bumi biasanya berbentuk segi empat maupun silinder. Pemilihan bentuk dan jenis paku bumi ini tentu akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan bangunan yang akan didirikan itu sendiri. Meski terlihat mirip, masing-masing jenis paku bumi ini akan memiliki fungsi masing-masing. 

Berikut ini adalah beberapa jenis paku bumi yang biasa digunakan dalam pembangunan: 

Paku Bumi BetonPaku bumi yang juga dikenal dengan nama concrete pile ini terbuat dari material beton. Proses pembuatan beton itu sendiri dapat dilakukan dengan sejumlah cara, salah satunya dengan cara melakukan proses cor secara langsung di tempat, saat paku bumi akan digunakan. 
Selain itu, pembuatan beton ini juga bisa dilakukan di tempat terpisah, seperti di pabrik atau lokasi lainnya. Saat ini, ada sejumlah pabrik yang memproduksi paku bumi dengan bahan material beton. Sedangkan bentuk paku bumi jenis ini bisa ditemukan dalam bentuk silinder maupun persegi panjang. 
Paku Bumi BajaPaku bumi baja juga dikenal nama steel pile. Pada umumnya, jenis paku bumi yang satu ini dibuat dalam bentuk menyerupai pipa, meskipun sebagian lainnya bisa ditemukan dalam bentuk persegi panjang. Paku bumi baja yang berbentuk persegi panjang ini biasanya akan dipakai dalam pembangunan konstruksi tertentu. 
Paku Bumi KayuJenis paku bumi yang satu ini juga biasa disebut timber pile dan sebagian besar dipakai untuk pembuatan pembangunan rumah panggung yang banyak ditemukan di wilayah Sumatera dan juga Kalimantan. Selain itu, timber pile juga sering dipakai dalam pembangunan rumah nelayan yang biasanya berdiri di kawasan pesisir laut maupun pinggiran sungai.  
Paku bumi ini dibuat menggunakan kayu khusus yang memiliki struktur keras dan tidak mudah lapuk. Hal ini penting, agar paku bumi tersebut bisa berumur panjang dan digunakan secara maksimal. Meski berisiko mengalami pelapukan, jenis paku bumi yang satu ini tetap banyak diminati hingga saat ini. 

Jenis-Jenis Pondasi Paku Bumi 

Pondasi paku bumi dapat dibedakan ke dalam beberapa jenis berikut ini: 

Pondasi Paku Bumi KayuPondasi paku bumi yang satu ini menggunakan material kayu menjadi bahan utamanya. Materialnya yang terbuat dari kayu akan memberikan fungsi yang baik, jika lingkungan sekitarnya juga mendukung. Hal ini berkaitan dengan cuaca maupun kondisi lingkungan itu sendiri yang bisa saja menimbulkan pelapukan pada kayu. Selain itu, pemilihan jenis kayu yang keras dan kokoh juga tak kalah pentingnya, agar pondasi ini awet dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang. 
Pondasi Paku Bumi Baja ProfilHampir semua paku bumi yang menggunakan bahan baja dibuat berbentuk pipa maupun plat “H”. Material pondasi yang satu ini terbilang ringan, namun memiliki daya tahan yang tinggi. Bukan hanya itu saja, paku bumi yang satu ini juga akan begitu mudah untuk disambung dengan komponen bangunan lainnya yang digunakan pada konstruksi. 
Pondasi Paku Bumi Beton PracetakPondasi paku bumi yang satu ini terbuat dari beton dan pada umumnya sudah dicetak jadi dari pabrik khusus. Paku bumi ini bisa ditemukan dalam berbagai bentuk, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan konstruksi itu sendiri. 
Pondasi Paku Bumi Beton PratekanPondasi paku bumi beton pratekan termasuk salah satu jenis pondasi yang terbilang kuat. Bahan baku pondasi ini dibuat dari kombinasi baja dengan beton, sehingga memberikan hasil pondasi yang kokoh.  Namun jika dilihat dari bahan bakunya, maka sudah jelas jenis pondasi paku bumi yang satu ini akan membutuhkan budget yang lumayan besar.  
Pondasi Paku Bumi KompositPondasi yang satu ini juga dibuat dari perpaduan material baja dengan beton, sehingga memiliki ketahanan yang tinggi. Pondasi komposit juga bisa awet saat digunakan dalam waktu yang panjang, sehingga cocok untuk konstruksi besar. Namun sebagaimana pondasi yang menggunakan baja dan beton, harga pondasi ini juga tentu akan cukup mahal dan penggunaannya akan menelan banyak biaya. 

Baca Juga: Mengenal Bahan Material Konstruksi dan Tips Memilihnya

Keunggulan Pondasi Paku Bumi 

Berikut ini adalah beberapa keunggulan yang bisa didapatkan dari pondasi paku bumi:

1. Kuat dan Kokoh 

Sebagian besar pondasi paku terbuat dari bahan beton yang memiliki struktur kokoh dan kuat. Paku bumi akan menopang bangunan dengan baik, sebab didukung dengan strukturnya yang memadai untuk kebutuhan tersebut. Bukan hanya untuk bangunan berskala kecil saja, paku bumi berbahan beton ini biasanya menjadi pilihan banyak orang dalam pembangunan konstruksi bertingkat atau berukuran besar. 

2. Awet dan Tahan Lama 

Tambahan paku bumi pada pondasi bangunan akan membuat konstruksi bangunan menjadi lebih kokoh. Hal ini tentu akan membuat bangunan kuat dan bisa berumur panjang, tanpa perlu khawatir dengan pergeseran atau gangguan lainnya terkait dengan struktur dasar bangunan tersebut. 

3. Mengurangi Aktivitas Penggalian Tanah

Penggunaan paku bumi yang sudah siap dipasang/ ditanam tentu akan jauh lebih aman, jika dibandingkan dengan pembangunan pondasi manual dengan galian. Penggalian tanah yang terlalu banyak sangat berisiko menimbulkan pergeseran tanah di masa mendatang, sehingga kondisi bangunan juga bisa saja mengalami kerusakan. 

4. Memadatkan Material Tanah di Sekitarnya

Penanaman paku bumi yang dilakukan dengan alat khusus tidak akan menimbulkan pergeseran besar pada tanah. Namun sebaliknya, proses ini akan membuat tanah di sekitar paku bumi menjadi lebih padat, sehingga risiko pergeseran tanah juga bisa dihindari. 

Kekurangan Pondasi Paku Bumi 

Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari pondasi paku bumi yang perlu dipahami dengan baik:

1. Membutuhkan Proses Produksi yang Lebih Lama

Pembuatan pondasi paku bumi akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini tentu akan membuat proses pembangunan menjadi lebih panjang lagi, terutama jika pondasi ini dibuat saat pembangunan sudah akan dimulai. 

2. Harganya Lebih Mahal

Penggunaan material yang berkualitas pada pondasi paku bumi tentu saja akan berpengaruh pada harganya. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat paku bumi memang cukup mahal, terutama jika dibuat menggunakan material yang berkualitas seperti baja dan beton. Hal ini tentu patut menjadi pertimbangan sejak awal, terutama jika budget yang dimiliki terbatas. 

Baca Juga: Mengenal Pondasi Bored Pile yang Membuat Bangunan Kokoh

Dapatkan Konstruksi Bangunan Kokoh dengan Paku Bumi 

Paku bumi merupakan tiang penyangga yang akan menopang bangunan tetap kokoh dan tidak mengalami pergeseran. Komponen bangunan yang satu ini bisa dibuat dengan menggunakan berbagai material. Pilih jenis paku bumi yang tepat, agar bangunan tetap kokoh dan awet hingga waktu yang lama.

Dalam membangun konstruksi bangunan dengan baik, pemilihan alat berat yang tepat juga sangat mempengaruhi proses pembangunan, membuat alat berat sebagai alat investasi bisnis yang memerlukan perlidnungan asuransi yang tepat dari berbagai risiko kerusakan sampai kehilangan.

Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum terbaik untuk melindungi baik mesin dan alat berat untuk pembangunan dari berbagai risiko. Pelajari selengkapnya dengan mengisi formulir dibawah ini!