Cermati Protect

9 Langkah Mencegah Kecelakaan Pada Manlift

9 Langkah Mencegah Kecelakaan Pada Manlift

Manlift atau sering disebut dengan aerial work platform adalah alat berat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan pekerja pada ketinggian tertentu. Alat ini banyak ditemukan pada proyek konstruksi, pemeliharaan, dan perawatan.

Manlift terdiri dari platform yang dipasang pada lengan atau tiang. Ketinggian rata-rata yang dapat dicapainya antara 15-20 meter. Pemilihan manlift yang sesuai membantu proyek berjalan dengan optimal. 

Jenis-Jenis Manlift

Manlift terdiri dari tiga jenis, yaitu boom lift, personal lift, dan scissor lift. Ketiganya memiliki fungsi dan peran sebagai berikut:

1. Boom Lift

Jenis manlift yang pertama adalah boom lift. Alat ini berfungsi untuk memindahkan material ke area yang lebih tinggi, seperti dalam pekerjaan konstruksi, penebangan pohon, perbaikan langit-langit gedung, dan pengecatan.

2. Personal Lift

Seperti namanya, personal lift merupakan alat berat ketinggian yang ditujukan untuk satu orang. Digerakkan menggunakan sistem hidrolik, jadi mampu memberi akses vertikal bagi operator untuk mencapai ketinggian yang diinginkan. Misalnya, langit-langit rumah atau gedung tinggi.

3. Scissor Lift

Jenis manlift yang terakhir adalah scissor lift yang juga digunakan untuk mengangkat beban menuju ketinggian tertentu. Alat ini banyak digunakan pada berbagai industri, seperti sekolah, pergudangan, rumah sakit, militer, bahan makanan, dan perkantoran. Cara kerjanya mirip seperti dongkrak menggunakan tenaga pneumatic, mekanik, dan hidrolik.

Baca Juga: Ini Harga Sewa Alat Berat Berdasarkan Jenisnya

Cara Mengoperasikan Manlift

Manlift yang dioperasikan dengan salah membuat hasil kerjanya tidak optimal. Cara berikut akan membantumu mengoperasikan manlift dengan benar, di antaranya:

Hal yang Dilarang Saat Mengoperasikan Manlift

Selain cara pada poin di atas, terdapat pula beberapa hal yang dilarang saat mengoperasikan manlift, di antaranya:

Baca Juga: 5 Alat Berat Terbaik untuk Pemadatan dan Perataan Tanah

Potensi-Potensi Kecelakaan Saat Mengoperasikan Manlift

Mengoperasikan alat berat bukan hal yang mudah karena ada beberapa risiko atau potensi kecelakaan yang mungkin terjadi apabila alatnya tidak dioperasikan dengan berat. Pada manlift sendiri, potensi-potensi kecelakaan yang dapat muncul, seperti:

9 Langkah Mencegah Kecelakaan Pada Manlift

Kecelakaan bukan hal yang dapat dihindari. Tapi, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindarinya, seperti:

1. Melakukan Pemeriksaan Rutin

Sebelum mengoperasikan manlift, pastikan melakukan pemeriksaan rutin. Mulai dari bagian mesin, kaki-kaki, komponen mekanik, hidrolik, dan lain sebagainya untuk memastikan semuanya dalam keadaan baik. Jika ada yang rusak, kamu bisa segera perbaiki sehingga pengoperasian manlift tidak menimbulkan bahaya.

2. Melakukan Pengujian

Langkah selanjutnya adalah melakukan pengujian setelah mesin manlift dihidupkan. Cobalah untuk memindahkan material ringan ke area yang lebih tinggi untuk memastikan bahwa komponen lift berfungsi dengan baik. Setelah itu, baru mulai operasikan seperti biasa sampai semua material berhasil dipindahkan.

3. Membatasi Akses

Pembatasan yang dimaksud adalah tidak membiarkan sembarang orang untuk masuk ke ruang kabin. Tujuannya untuk mencegah penekanan tombol secara tidak sengaja, sehingga tidak membahayakan pekerja atau operator yang sedang mengoperasikan manlift.

4. Menggunakan Peralatan Keselamatan 

Pastikan pekerja yang mengoperasikan manlift sudah menggunakan peralatan keselamatan secara lengkap dan dalam keadaan terkunci. Mulai dari helm, pakaian keselamatan, Sepatu boots, sarung tangan, dan lain-lain untuk meningkatkan keselamatan. 

5. Memasang Tanda Keselamatan

Jangan lupa untuk memasang tanda-tanda keselamatan sebagai peringatan bagi orang di sekitar bahwa manlift sedang dioperasikan. Tujuannya untuk menghindari risiko atau potensi bahaya yang dapat melukai orang-orang yang lewat. Dengan begini, pekerjaan berjalan lancar tanpa memakan korban jiwa.

6. Menghindari Beban Berlebihan

Pastikan pengoperasian manlift tidak melebihi batasan yang sudah ditentukan. Misalnya, batas maksimumnya adalah 200 kg untuk sekali pemindahan, maka pastikan berat material tidak melebihi. Hal ini akan mengurangi terjadinya ketidakseimbangan yang memicu bahaya tertentu, sehingga pengoperasian manlift selalu aman.

7. Mengimplementasikan K3

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang perlu diimplementasikan selama mengoperasikan alat berat. Tujuannya untuk mengurangi potensi bahaya maupun risiko yang berdampak bagi orang di sekitar, proyek, dan perusahaan secara keseluruhan. Adanya pengawas di lapangan sangat diperlukan untuk memantau kinerja pekerja, sehingga bahaya dapat diminimalisir.

8. Menjaga Komunikasi

Antara operator dan pekerja lain harus saling berkomunikasi dengan baik untuk menghindari miskomunikasi yang dapat memicu kecelakaan. Komunikasi tidak hanya secara verbal, tapi juga menggunakan bahasa isyarat, tanda-tanda tertentu, maupun bantuan alat komunikasi yang sesuai.

9. Mengikuti Pelatihan Manlift

Cara yang terakhir adalah dengan mengikuti pelatihan manlift. Perusahaan atau pemilik proyek bisa mengadakan pelatihan secara berkala untuk meningkatkan skill dan kompetensi pekerja. Pelatihan manlift sering diadakan oleh lembaga tertentu dengan kurun waktu tertentu.

Pada umumnya, sasaran dalam pelatihan manlift meliputi:

Beberapa materi yang akan diajarkan dalam pelatihan manlift, di antaranya:

Baca Juga: Perhatikan Ini Sebelum Membeli Asuransi Alat Berat

Kelebihan Manlift Dibandingkan Alat Berat Lain

Ada beberapa kelebihan manlift yang tidak dimiliki oleh alat berat lainnya. Kelebihan itu antara lain:

Sewa Manlift untuk Kebutuhan Proyek

Untuk proyek skala sedang dan kecil, kamu bisa memilih menggunakan manlift untuk memudahkan setiap pekerjaan pemindahan material. Kamu bisa menyewa manlift di distributor terpercaya dengan harga yang sangat terjangkau. Jauh lebih baik daripada membeli manlift karena harganya sendiri sangat mahal.

Pastikan manlift yang kamu sewa sudah dilengkapi dengan asuransi alat berat. Tujuannya untuk memaksimalkan perlindungan saat mengoperasikan manlift, jadi setiap kerusakan yang menimbulkan biaya bukan lagi menjadi tanggungan pribadi karena risikonya sudah dialihkan kepada perusahaan asuransi alat berat. Dengan demikian, kamu bisa meminimalisir adanya pengeluaran dan menjaga kondisi keuangan tetap stabil.

Menerapkan 9 langkah pencegahan kecelakaan pada manlift penting untuk memastikan keselamatan pekerja dan kelancaran operasional. Selain langkah preventif, melindungi manlift dengan asuransi alat berat juga krusial untuk meminimalkan dampak finansial dari risiko tak terduga.

Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum yang dapat melindungi aset Anda dari berbagai risiko, sehingga operasional proyek tetap aman dan terjamin. Dapatkan informasi selengkapnya mengenai produk asuransi umum, dengan mengisi formulir dibawah ini!

Exit mobile version