Jenis-Jenis Loader dan Kegunaannya
Wheel loader atau biasa disebut loader adalah alat berat yang digunakan dalam industri konstruksi, pertambangan, dan pertanian untuk memuat, mengangkut, dan memindahkan material ke tempat yang diinginkan. Alat ini dilengkapi dengan dua buah roda di bagian ujung yang membantunya bermanuver secara maksimal di berbagai medan.
Loader memiliki bucket yang dipasang di kedua lengan samping. Bucket hadir dengan ukuran tertentu dan berfungsi untuk menampung material yang dimuat atau diangkut. Saat ini ada jenis-jenis loader bisa dipasang dengan forklift untuk memaksimalkan pemindahan material.
Baca Juga: Dump Truck: Cara Kerja, Jenis, dan Kelebihannya
Attachment yang Dipasang pada Loader

Kinerja loader semakin meningkat bila dipasang attachment, berupa bucket, fork, dan grapple. Ketiga jenis attachment ini dibagi dalam beberapa jenis. Apa saja?
1. Bucket
Terdiri dari 10 jenis, yaitu:
- Clamp bucket
Merupakan jenis attachment yang berguna untuk menggenggam atau mencengkeram material secara efisien. Jenis ini sering ditemui dalam industri material handling, logistik, dan pertambangan.
- Coal digging bucket
Merupakan jenis attachment yang dipasang pada loader maupun excavator untuk menggali, memuat, dan memindahkan batu bara. Jenis ini banyak ditemui di industri pertambangan.
- Coal loading bucket
Merupakan jenis attachment yang digunakan untuk memuat dan mengangkut batu bara di area pertambangan. Jenis ini juga sering ditemui di proyek pertambangan.
- Hot slag bucket
Merupakan jenis attachment yang berfungsi untuk memuat slag panas. Slag adalah material panas hasil peleburan logam dalam bentuk panas atau cair yang sangat abrasif.
- Light material bucket
Merupakan jenis attachment yang berfungsi untuk pemuatan material ringan, seperti kertas, plastik, dan jerami. Jenis ini biasa digunakan untuk membersihkan material atau puing-puing yang tidak dipakai di area sekitar proyek.
- Multi Purpose Bucket
Seperti namanya, multi purpose bucket merupakan jenis attachment serbaguna yang dapat melakukan banyak tugas dan material sekaligus. Sangat cocok digunakan untuk berbagai industri, termasuk pabrik sekalipun.
- Rock Bucket
Merupakan jenis attachment adalah jenis bucket yang dirancang untuk memuat material padat dan keras, seperti batu, keriki, dan bahan-bahan abrasif. Jenis ini sering dijumpai pada area pertambangan.
- Rollout Bucket
Merupakan jenis attachment yang berfungsi untuk menggulung, menggali, dan mendistribusikan material dalam proyek konstruksi. Selain pada loader, jenis ini banyak pula dipasang pada excavator.
- Snow Bucket
Merupakan jenis attachment yang digunakan untuk mengeruk dan memindahkan salju. Jenis ini banyak ditemukan di area yang memiliki 4 musim dan sangat berguna saat musim dingin.
2. Fork
Terdiri dari 4 jenis, yaitu:
- Bucket Fork
Merupakan jenis attachment yang berguna untuk memanipulasi material pada proses pemindahan. Jenis ini memiliki ujung yang tipis, jadi mampu mengangkat material secara teliti. .
- Heavy Duty Construction Fork
Berbeda dengan bucket fork, jenis yang satu ini memiliki ujung atau ruas jari yang lebih tebal. Dirancang untuk memudahkan proses pemindahan material dengan bobot berat dan ukuran yang besar.
- Rock Fork
Merupakan jenis attachment yang dirancang khusus untuk memindahkan material batu-batuan. Jenis ini banyak digunakan pada industri konstruksi, pertambangan, dan proyek yang melibatkan material berat dan keras.
- Log Fork
Merupakan jenis attachment yang berfungsi untuk memindahkan material berupa batang kayu. Jenis ini banyak ditemui di industri kehutanan, konstruksi, dan perkebunan.
3. Grapple
Terdiri dari 4 jenis, yaitu:
- Brush grapple
Merupakan jenis attachment yang berfungsi untuk memindahkan material berupa ranting, semak-semak, dan cabang pohon. Cara kerjanya adalah dengan membuka mulut grapple, lalu mengeruk material, lalu menutup bagian mulutnya agar material bisa dipindahkan ke area yang diinginkan.
- Tire grapple
Merupakan jenis attachment yang berfungsi untuk memindahkan ban atau roda. Jenis ini banyak digunakan untuk pengangkutan roda besar dalam jumlah yang lumayan banyak.
- Clean up grapple
Merupakan jenis attachment mengumpulkan, membersihkan, dan mengangkut material berupa potongan kayu atau serpihan material yang tidak dipakai dalam proyek. Jenis ini banyak ditemukan dalam proyek konstruksi dan pemeliharaan lahan.
- LF-W log grapple
Merupakan jenis attachment yang dirancang untuk memindahkan batang kayu berukuran kecil maupun besar yang tidak terpakai di area proyek. Jenis ini banyak ditemukan di proyek perkebunan.
Baca Juga: Ini Dia Jenis-Jenis Alat Berat dan Fungsinya!
Jenis-Jenis Loader dan Kegunaannya
Setiap loader dirancang dengan bentuk khusus untuk melakukan pekerjaan yang berbeda-beda. Berikut ini jenis-jenis loader dan kegunaannya dalam suatu proyek.
1. Wheel Loader
Merupakan jenis loader yang paling banyak digunakan. Jenis ini dilengkapi dengan roda,dan bucket yang ada di bagian depan. Material yang sudah dikeruk akan dimasukkan ke dalam bucket, lalu dipindahkan ke dump truck atau area yang diinginkan.
Fungsi wheel loader, antara lain:
- Mengangkut dan memindahkan material
- Menggusur tanah di area konstruksi dan pertambangan dalam jarak pendek
- Meratakan gundukan atau timbunan tanah
- Membersihkan material di sekitar area proyek
- Melakukan stripping pada tanah
- Menggali dan menutup lubang pada tanah
2. Backhoe Loader
Merupakan alat berat yang bentuknya mirip seperti excavator, tapi termasuk dalam kategori loader. Yang membedakannya adalah adanya bucket di bagian belakang loader, sedangkan bagian depannya bisa dipasang dengan attachment tertentu guna memaksimalkan fungsi backhoe loader.
Fungsi backhoe loader, antara lain:
- Melakukan penggalian parit dan lubang
- Membuat pondasi
- Memindahkan material, berupa pohon, taman, dan bebatuan besar
- Memecah aspal
- Melakukan pengerjaan jalan raya
3. Skid Steer Loader
Dalam kategori jenis-jenis loader, skid steer loader memiliki bentuk yang compact. Memiliki fungsi yang serbaguna untuk kebutuhan setiap proyek, bahkan proyek yang areanya sempit sekalipun. Jenis ini dilengkapi dengan dua buah roda yang terdapat pada satu sisi mesin dan dapat berputar hingga 360 derajat.
Fungsi skid steer loader, antara lain:
- Menggali dan memuat material
- Menggusur dan membersihkan material
- Mengeruk dan meratakan permukaan tanah
4. Articulated Loader
Meski jarang didengar, jenis yang satu ini sering digunakan dalam suatu proyek berskala besar. Jenis ini memiliki dua buah bagian yang terpisah dan mampu melakukan kerja yang maksimal. Sering digunakan di area pertambangan karena hasil kerjanya cukup presisi.
Fungsi articulated loader, antara lain:
- Memindahkan, mengangkut, dan membuang material
- Mengisi material batubara ke dalam truk
5. Front End Loader
Jenis loader yang sering ditemukan untuk proyek skala kecil hingga sedang, khususnya di proyek pertanian. Front end loader digunakan untuk memindahkan material atau pangan yang berukuran kecil dan ringan.
Fungsi front end loader, antara lain:
- Menggali, mengangkut, dan memindahkan material
- Mengisi material yang ringan ke dalam truk, seperti jerami, pupuk, atau makanan ternak
6. Compact Track Loader
Merupakan jenis loader yang termasuk dalam varian skid steer loader. Jenis ini dilengkapi dengan roda karet untuk memberikan traksi terbaik di medan yang berlumpur dan berpasir.
Fungsi compact track loader, antara lain:
- Memindahkan material
- Mengeruk atau menggali material di area pertambangan
- Membersihkan ladang atau rumput di area pertanian
7. Mini Loader
Mini loader adalah jenis terakhir dalam kategori jenis-jenis loader. Hadir dengan ukuran yang lebih kecil daripada loader pada umumnya. Sangat cocok untuk ukuran medan kerja yang sempit dan terbatas dengan kapasitas penyimpanan alat berat yang minim.
Fungsi mini loader, antara lain:
- Mengangkut material yang ringan, seperti kertas atau kardus berukuran sedang
- Memindahkan material ke gudang
- Menjangkau area yang kecil dan sempit
Pemilihan Loader Bergantung pada Jenis Pekerjaannya
Loader menjadi alat berat yang memiliki peran cukup penting dalam industri konstruksi, pertambangan, pertanian, dan kehutanan. Hadirnya jenis-jenis loader memberi ruang bagi kontraktor atau pemilik proyek untuk memilih salah satu alat yang paling tepat dalam menyelesaikan proyek. Pemilihan yang tepat sangat berpengaruh pada akurasi, kualitas, dan kecepatan proyek.
Memilih satu jenis loader sebaiknya disesuaikan dengan skala dan kebutuhan masing-masing proyek. Jadi, loader dapat bermanuver secara maksimal di lingkungan kerja yang dihadapinya. Apalagi tidak semua loader dapat berfungsi secara maksimal di area yang sama.
Jangan lupa juga lindungi alat berat Anda dengan produk asuransi umum terbaik dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk mengetahuinya lebih lanjut!

1 comment
Comments are closed.