10 Alat Berat untuk Mendukung Aktivitas Penambangan
Penggunaan alat-alat berat di lokasi pertambangan merupakan cara paling ideal untuk memudahkan pekerjaan yang sulit dilakukan oleh manusia. Alat-alat berat menawarkan fungsi yang beragam, jadi dapat disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi. Dengan fungsi ini, maka pekerjaan konstruksi dapat diselesaikan dengan hasil yang maksimal.
Alat berat sejatinya tidak hanya berfungsi sebagai alat gali dan alat angkut saja. Beberapa di antaranya juga ikut serta dalam proses penambangan. Berikut ini 9 daftar alat berat untuk aktivitas penambangan yang wajib dimiliki untuk menunjang aktivitas tambang.
10 Alat Berat untuk Aktivitas Penambangan

1. Motor Grader
Motor grader adalah alat berat yang digunakan untuk pekerjaan perataan tanah. Alat ini memiliki pisau panjang atau blade yang berada di antara dua roda di bagian ujung depan kendaraan. Panjang blade ada di antara 2,50 sampai 7,30 meter dengan kapasitas mesin mulai dari 93-373 kW.
Motor grader memiliki peran yang sangat penting di area pertambangan. Hal ini dikarenakan area pertambangan cenderung tidak rata dan menanjak. Dengan adanya grader, maka permukaan tanah menjadi rata dan mudah dilalui oleh kendaraan maupun alat berat lainnya.
Selain untuk meratakan permukaan tanah, fungsi lain dari motor grader, di antaranya:
- Membantu menyiapkan landasan, khususnya untuk pembuatan jalan yang beraspal
- Membentuk landasan untuk persiapan pembangunan gedung-gedung besar dan bertingkat
- Membantu membuat parit atau drainase yang memiliki kontur miring
- Melakukan pekerjaan akhir atau finishing, seperti perbaikan jalan
2. Bulldozer
Bulldozer merupakan alat berat penambangan yang bentuknya menyerupai traktor. Alat ini dilengkapi dengan pisau atau blade yang terletak di bagian depan. Sementara di bagian belakang biasanya dipasang peralatan tambahan, seperti ripper
Yang digunakan untuk membongkar material dan winch untuk menarik material.
Alat berat bulldozer memiliki beberapa fungsi, di antaranya:
- Membabat lahan pertambangan
- Membuat drainase atau parit
- Menggali tanah di area pertambangan
- Menimbun kembali tanah atau material
- Menarik material
- Menyebarkan material secara merata ke permukaan tanah
- Sebagai transportasi atau angkutan jangka pendek
3. Water Truck
Water truck atau alat berat pembawa air berfungsi untuk menyiram jalan di daerah pertambangan agar tidak berdebu. Selain itu, penyiraman juga dilakukan untuk memastikan bahwa jalan di sekitar area pertambangan aman sehingga tidak membahayakan pekerja maupun kendaraan yang lewat. Penyiraman dilakukan di jalan angkut, waste dump, front loading, area parkir, dan di area lainnya yang masih berada di kawasan pertambangan.
Water truck memiliki sejumlah komponen yang saling bekerja sama untuk melakukan tugas penambangan. Ada tank, spray, water pump, water cannon, dan flow control valve.
Baca Juga: 10 Jenis Alat Berat untuk Pembangunan Gedung
4. Tower Lamp
Kebanyakan daerah pertambangan yang berada di kawasan terpencil memiliki tower lamp. Alat ini berguna sebagai penerangan di lokasi yang jauh dari jangkauan listrik. Tower lamp atau menara lampu terdiri dari seperangkat penghasil daya berupa genset, tangki, dan bahan bakar.
Mengingat fungsinya yang krusial, tower lamp yang dipasang di area penambangan tidak boleh sembarangan. Tower ini wajib memiliki daya tahan yang tinggi dan tahan terhadap segala kondisi cuaca. Selain itu, tower lamp juga mudah dipindahkan sehingga dapat digunakan di mana saja saat dibutuhkan khususnya dalam kondisi darurat.
5. Underground Rock Drill Vehicle
Membangun area di bawah tanah dapat dilakukan menggunakan underground rock drill vehicle. Alat ini dilengkapi dengan mesin bertenaga khusus yang dapat mempercepat proses pengeboran tanah, meskipun dalam pekerjaan penggalian yang cukup sulit dan dalam.
Terdapat tiga model underground rock drill vehicle yang dipasarkan oleh distributor konstruksi. Ada yang model single, double, dan yang memiliki three boom hydraulic pilot. Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda, sehingga sangat berguna untuk pekerjaan pengeboran dalam jangka pendek.
Beberapa fungsi underground rock drill vehicle, di antaranya:
- Membongkar bebatuan
- Menghancurkan bebatuan, aspal, beton, dan trotoar
6. Scraper
Salah satu alat berat penambangan yang digunakan untuk membersihkan permukaan tanah adalah scraper. Alat ini bekerja dengan optimal di segala kondisi tanah. Mulai dari tanah yang teksturnya keras hingga tanah yang buruk.
Salah satu kelebihan alat ini adalah kemampuannya untuk membersihkan kotoran pada kondisi tanah yang basah. Berbeda dengan alat berat lain yang mungkin harus menunggu tanahnya kering terlebih dahulu baru dibersihkan.
Selain untuk membersihkan permukaan tanah, scraper memiliki fungsi lain, di antaranya:
- Mengeruk tanah atau material
- Mengangkut tanah atau material
- Memindahkan kerikil, bebatuan, dan material
7. Fuel Truck
Seperti namanya, fuel truck merupakan alat pengangkut bahan bakar untuk konstruksi di pertambangan. Alat ini berisi bahan bakar yang digunakan untuk mengisi bahan bakar alat-alat berat yang kehabisan, jadi alat berat tidak berhenti secara tiba-tiba saat sedang dioperasikan. Dengan fuel truck, maka alat berat dapat beroperasi secara optimal dan pekerjaan konstruksi dapat berjalan lancar.
Perbedaan truk ini dan truk bahan bakar pada umumnya terletak pada ban yang digunakan. Ban truk yang digunakan di area pertambangan adalah ban khusus yang sesuai dengan medan tambang yang tidak rata, menanjak, dan tajam.
Baca Juga: Alat Berat Scraper: Fungsi, Jenis, dan Komponennya
8. Water Pump
Penggalian secara besar-besaran menciptakan cebakan air baru yang akan terisi penuh saat hujan turun. Air yang berkumpul di dalam suatu cebakan dinamakan sump. Ketika air di dalam sump sudah terlalu tinggi, maka hal ini dapat mengganggu aktivitas pertambangan.
Untuk mengatasinya, dilakukan pengurasan air hujan menggunakan alat berat bernama water pump. Jenis dan tipe water pump yang digunakan berbeda-beda sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di area pertambangan.
9. Compactor
Alat berat penambangan terakhir bernama compactor. Alat ini termasuk dalam kategori alat berat untuk memadatkan tanah, jadi sering digunakan dalam proses pembuatan jalan raya. Ketika kondisi tanah sudah padat, maka jalanan tidak amblas saat dilalui oleh alat berat atau kendaraan lainnya.
Roda compactor terbuat dari besi murni atau dicampur dengan pemberat berupa pasir atau air. Ada juga roda yang terbuat dari karet yang bentuknya menyerupai kaki kambing.
10. Bucket Wheel Excavator
Bucket Wheel Excavator (BWE) adalah alat berat raksasa yang digunakan terutama di tambang terbuka besar untuk mengeruk material dalam jumlah sangat besar secara efisien. Alat ini memiliki roda berputar (wheel) penuh dengan ember-ember (bucket) yang terus menggali material saat berputar.
Karena kecepatannya dalam mengeruk dan volume material yang bisa diambil per putaran sangat besar, BWE sangat cocok untuk menambang batu bara, pasir, atau bijih di area tambang terbuka dengan lahan luas.
5 Tips Merawat Alat Berat di Pertambangan

Mengingat alat berat sering digunakan, maka dibutuhkan perawatan rutin agar alat dapat bekerja secara optimal. Berikut ini 5 tips merawat alat berat di pertambangan yang bisa dilakukan.
1. Melakukan Pemeliharaan Berkala
Pemeliharaan berkala adalah proses rutin untuk memeriksa, mengecek, dan memperbaiki alat berat jika mengalami kerusakan sebagian atau secara keseluruhan. Pemeriksaan dilakukan pada bagian penting, seperti oli, suku cadang, dan bagian roda. Melalui pemeliharaan berkala, maka alat berat dapat bekerja secara optimal untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi.
2. Penggantian Oli Berkala
Oli merupakan bagian terpenting dalam suatu mesin. Bagian ini perlu dipantau dan diganti secara berkala untuk mencegah terjadinya oli aus atau berkarat. Oli yang berada dalam kondisi baik dipercaya dapat melumasi mesin dengan baik pula, sehingga alat berat dapat bekerja secara optimal.
3. Membatasi Kontaminasi
Kontaminasi menjadi salah satu musuh terbesar di area pertambangan. Kontaminasi dengan debu, kotoran, dan bahan kimia dapat meningkatkan potensi kerusakan alat berat. Namun hal ini dapat diatasi dengan membatasi kontaminasi, misalnya dengan menggunakan filter udara dan bahan bakar yang berkualitas, sehingga partikel kotoran tidak mudah masuk ke bagian mesin.
4. Condition Based Maintenance (CBM)
CBM merupakan salah satu bentuk pendekatan pemeliharaan yang lebih cerdas karena menggunakan sensor dan teknologi canggih. Pemeliharaan dengan sistem CBM dapat dilakukan secara berkala mengikuti data yang dikumpulkan. Dengan demikian, proses pemeliharaan berjalan optimal, efisien, dan terhindar dari gangguan.
5. Melakukan Pencatatan
Tips terakhir adalah dengan melakukan pencatatan. Mulai dari tanggal pemeliharaan terakhir, bagian yang diperbaiki atau diganti, dan kondisi suku cadang mesin. Adanya pencatatan memudahkan pengambilan keputusan jika mesin mengalami gangguan karena kondisinya terekam secara detail dalam buku catatan.
Baca Juga: 6 Jenis Alat Berat untuk Penggalian dan Komponennya
Alat Berat Merupakan Investasi yang Harus Dirawat
Alat berat memiliki peranan penting dalam industri pertambangan, jadi dibutuhkan perawatan terbaik agar mesinnya dapat bekerja secara optimal. Jika lalai, maka potensi terjadinya kerusakan menjadi besar dan biaya yang dikeluarkan bertambah menjadi dua kali lipat. Jadikan alat berat sebagai suatu investasi untuk menjamin kelancaran bisnis pertambangan.
Lindungi alat berat dengan asuransi umum dari Cermati Protect dengan mengisi formulir dibawah ini. Aman dan mudah, jaminan perlindungan terbaik untuk aset berharga.

2 comments
Comments are closed.