Cermati Protect

Jenis-Jenis Excavator dan Contohnya 

Jenis-Jenis Excavator dan Contohnya 

Proyek konstruksi merupakan salah satu proyek besar yang membutuhkan proses dan waktu penyelesaian yang cukup panjang. Prosesnya dibantu dengan menggunakan berbagai alat berat, seperti alat untuk menggali, mengangkut, memindahkan, dan meratakan permukaan. 

Salah satu alat berat yang akan dibahas pada artikel ini adalah excavator. Alat ini terdiri dari beberapa ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan excavator, pekerjaan proyek menjadi mudah dan cepat karena tidak lagi mengandalkan tenaga manusia.

Fungsi Alat Berat Excavator

Excavator merupakan alat berat serbaguna yang bisa digunakan pada berbagai medan pekerjaan, tergantung jenis excavator yang dipilih. Secara umum, fungsi excavator adalah sebagai berikut:

Jenis-Jenis Excavator

Excavator dibagi menjadi empat jenis, yaitu hydraulic excavator, backhoe, wheel loader, dan shovel loader. Keempatnya memiliki fungsi yang berbeda, tergantung area penggunaannya. 

1. Hydraulic Excavator

Jenis excavator yang paling cocok digunakan untuk pembangunan jembatan, bendungan, jalan raya, dan drainase.

Hydraulic excavator dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

Komponen-komponen yang terdapat pada hydraulic excavator, antara lain:

Contoh hydraulic excavator adalah Komatsu PC2000-11R. Spesifikasi alat berat ini, antara lain:

Baca Juga: Memahami Arti PC pada Excavator & Spesifikasinya

2. Backhoe

Sering disebut dengan bego atau beko. Alat ini digunakan untuk memuat material tanpa merusak material yang dibawanya.

Beberapa fungsi lainnya, antara lain:

Komponen-komponen yang terdapat pada backhoe, antara lain:

Contoh backhoe adalah Komatsu WB93R-5E0. Spesifikasi alat berat ini, antara lain:

3. Wheel Loader

Alat berat yang bentuknya mirip dengan crawler excavator adalah wheel loader. Bedanya terletak pada ban, dimana wheel loader memiliki 4 buah roda yang terbuat dari bahan karet. Material ban membuat alat ini bisa bergerak secara fleksibel dan aman.

Beberapa fungsi wheel loader dalam pengerjaan proyek, antara lain:

Komponen-komponen penting pada wheel loader, antara lain:

Contoh wheel loader adalah Caterpillar 924K. Spesifikasi alat berat ini, antara lain:

4. Shovel Loader

Jenis excavator yang terakhir adalah shovel loader, yaitu alat berat yang sering digunakan untuk memuat material ke dalam dump truck. Shovel loader beroperasi di permukaan tanah yang keras, jadi hasil kerjanya kurang maksimal saat dioperasikan di tanah yang lunak atau basah.

Selain memuat material, shovel loader memiliki fungsi sebagai berikut:

Komponen utama pada shovel loader, antara lain:

Beberapa kelebihan shovel loader, antara lain:

Beberapa kelemahan shovel loader, antara lain:

Contoh shovel loader adalah LT958. Spesifikasi alat berat ini, antara lain:

Beberapa fitur yang terdapat pada shovel loader LT958 ini, antara lain:

Baca Juga: Spesifikasi Alat Berat Excavator dan Shovel

Tips Memilih Shovel Loader 

Shovel loader menjadi salah satu jenis excavator yang banyak digunakan pada industri pertambangan. Selain karena kinerjanya optimal, shovel loader memiliki jenis beragam yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek. 

Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips memilih shovel loader yang perlu diterapkan:

1. Ukuran

Shovel loader terdiri dari beragam ukuran, yaitu kecil, sedang, dan besar. Tidak hanya pada bodinya, tapi juga bucketnya. Ukuran shovel loader sangat menentukan kapasitas angkutnya.

Misalnya, shovel loader dengan ukuran kecil mampu mengangkut material hingga 4 ton. Sedangkan shovel loader ukuran besar mampu mengangkut hingga 18 ton.

2. Kapasitas Kerja

Ukuran shovel mempengaruhi kapasitas kerja yang dapat diselesaikannya. Shovel loader berukuran besar memiliki kapasitas besar, jadi cocok untuk proyek skala besar. Dengan demikian, proses penyelesaian pekerjaan menjadi lebih cepat.

3. Kemampuan Kerja

Kemampuan kerja yang dimaksud berhubungan dengan area yang dapat dijangkau. Pilihlah shovel loader yang mampu bekerja di berbagai medan, baik medan kasar, tidak rata, maupun lunak. 

4. Harga

Harga adalah tips terakhir yang tidak boleh dilupakan. Harga menentukan kemampuan kerja shovel loader, tapi kamu harus sesuaikan dengan budget yang dimiliki. Perhatikan pula tingkat kerumitan selama proses maintenance karena ini menghabiskan biaya yang lumayan besar.

Baca Juga: 10 Macam Aksesoris Excavator yang Wajib Dilirik

Pilih Alat Berat yang Memiliki Fitur Canggih

Excavator hadir dengan berbagai jenis yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing proyek. Berbeda jenisnya, maka berbeda pula kemampuan yang dapat dilakukan. Satu hal yang pasti adalah pastikan kamu memilih alat berat yang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur canggih, terutama di bagian kabin karena ini akan memudahkan operator dalam melaksanakan tugasnya.

Tidak lupa untuk menyematkan asuransi pada setiap alat berat yang digunakan. Tujuannya untuk menghemat biaya perbaikan kalau sewaktu-waktu alat berat mengalami kerusakan atau butuh penggantian. Alhasil, kondisi finansial tidak terganggu dan proyek dapat berjalan dengan lancar.

Memahami berbagai jenis excavator dan fungsinya membantu dalam memilih alat yang tepat untuk pekerjaan konstruksi. Selain itu, perlindungan asuransi alat berat sangat penting untuk mengurangi risiko kerusakan atau kehilangan. Cermati Protect menyediakan layanan asuransi umum terbaik yang dapat melindungi mesin dan alat berat dari berbagai risiko, memastikan operasional tetap berjalan lancar.

Untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang produk Asuransi Umum dari Cermati Protect bisa mengisi formulir dibawah ini!

Exit mobile version