Gear Pump: Prinsip Kerja, Komponen, Fungsi, Manfaat, Tipe dan Kegunaannya dalam Berbagai Industri
Gear pump adalah salah satu jenis pompa yang paling umum digunakan untuk aplikasi fluida. Kerap digunakan dalam berbagai industri, gear pump merupakan pompa non-submersible yang tidak dirancang untuk bekerja dalam rendaman fluida (submersible).
Dalam berbagai pekerjaan industri, gear pump tak hanya berguna untuk memompa tapi juga mengalirkan cairan. Pompa yang bergerigi ini biasanya dioptimalkan untuk mengalirkan cairan dengan tingkat kekentalan yang rendah. Diantaranya seperti pelarut ataupun gas cair dan alkohol.
Selain itu, gear pump juga kerap dipakai untuk mengalirkan cairan yang tingkat kekentalannya sedang maupun tinggi. Dan ini termasuk polimer, cat kain, hingga karet cair.
Baca Juga: Tips Memilih Alat Berat untuk Proyek
Bagaimana Prinsip Kerja Gear Pump?

Di samping dinding pompa, gear pump mempunyai dua roda gigi yang bisa berputar dan saling berinteraksi satu sama lain. Pada dasarnya, pompa ini beroperasi dengan memanfaatkan prinsip dasar gerakan roda gigi untuk mengalirkan fluida dari satu tempat ke tempat yang lainnya.
Gear pump umumnya memiliki dua roda gigi. Satu gigi merupakan roda gigi penggerak yang menjadi roda gigi daya. Adapun roda yang lainnya merupakan roda gigi penggerak (idle).
Roda gigi driver dapat terhubung ke sejumlah penggerak utama ataupun sumber energi mekanis lainnya. Sementara itu, roda gigi penggerak juga disebut sebagai roda gigi utama. Sedangkan roda gigi yang digerakkan juga dikenal sebagai roda gigi pendukung.
Fungsi dan Manfaat Gear Pump
Gear pump pada dasarnya berfungsi untuk memindahkan media yang berbeda dengan efektif dan efisien. Pompa ini meliputi housing yang terdiri dari dua penutup.
Adapun pompa bergerigi ini ditopang oleh empat bantalan gesekan. Media yang hendak dipindahkan lantas dialihkan dari sisi hisap ke sisi tekanan pompa.
Media yang dipompa dialihkan atau dipindahkan dari antara celah gigi pada titik geriginya bertautan. Karena itulah gear pump juga disebut sebagai pompa perpindahan.
Selama lebih dari puluhan tahun, pompa perpindahan dengan gerigi berpresisi ini sudah digunakan untuk mengukur polimer yang berbeda dalam proses produksi serat sintetis buatan manusia. Sehingga terkadang alat ini juga dikenal sebagai “jantung mesin”.
Umumnya, meski beroperasi non-stop 24/7, namun biaya pemeliharaannya terbilang minim. Padahal, alat ini berperan vital dan kerap dilibatkan dalam instalasi yang rumit.
Berikut beberapa fungsi dan manfaat gear pump yang menguntungkan:
- Efisien dengan tingkat akurasi yang tinggi dalam pengoperasiannya,
- Biaya pemeliharaan yang ekonomis dan terbilang murah,
- Ketersediaan yang tinggi di market,
- Perawatan yang cukup ringkas dan mudah,
Komponen yang Terdapat Pada Gear Pump
Gear pump memiliki sejumlah komponen utama yang terdiri dari:
1. Driver Gear
Komponen Driver Gear pada Gear pump terhubung langsung ke penggerak utama. Selain terhubung langsung, komponen ini pun berputar dengan menggunakan kekuatan dari penggerak utama secara maksimal.
2. Idle Gear atau Gear
Ini merupakan komponen roda gigi yang bergerak menyatu dengan roda penggerak. Roda gigi ini akan ikut bergerak sewaktu roda gigi penggerak berputar.
3. Casing
Selanjutnya ada komponen casing. Casing pada gear pump ini berfungsi untuk mengemas baik roda gigi penggerak maupun roda gigi yang digerakkan.
4. Sisi Hisap atau Bagian Inlet
Bagian ini merupakan tempat dimana cairan memasuki gear pump. Dengan kata lain, cairan yang bertekanan rendahlah yang dapat memasuki pompa pada bagian Inlet.
5. Sisi Debit atau Bagian Outlet
Kebalikan dari Inlet, bagian Outlet ialah tempat dimana cairan bertekanan dikirim ke area atau bagian yang diperlukan. Cairan yang tekanannya tinggi akan mengalir keluar dari gear pump di sisi debit ini.
6. Penggerak Utama
Penggerak utama dalam gear pump digunakan untuk memberi daya ke poros dimana roda gigi penggerak terpasang. Dan ini bisa berupa tenaga kerja manual. Atau bisa pula berupa motor listrik hingga mesin Integrated Circuit (IC).
7. Katup Pelepas (Katup Pengaman)
Ini merupakan komponen yang dipasang di sisi pelepasan gear pump. Jadi, ketika terjadi tekanan berlebih, maka tekanan tersebut bisa dilepaskan.
Komponen katup pelepas ini tak hanya membuat pompa berfungsi dengan lebih aman. Katup pelepas ini juga berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan pada pompa.
Keunggulan Gear Pump dalam Pengoperasiannya
Gear pump mempunyai sejumlah keunggulan sehingga kerap dijadikan pilihan populer di berbagai industri:
8. Berdaya Tahan Tinggi
Gear pump dibuat dari material baja dan logam yang tak hanya kuat, tapi juga tahan lama. Hal ini memungkinkan pompa dapat bekerja dengan baik bahkan meskipun di dalam kondisi keras serta saat menghadapi tekanan tinggi.
9. Bisa Diandalkan
Desain gear pump memang sederhana dengan sedikit komponen atau bagian yang bergerak. Namun karena kesederhanaan inilah risiko kerusakannya lebih kecil.
Simplicity tersebut juga menjadikannya andal dan reliable untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama.
10. Memiliki Tekanan dan Aliran yang Stabil
Gear pump sanggup menghasilkan tekanan serta aliran konsisten hingga tekanan yang tinggi. Keunggulan ini menjadikannya pilihan yang baik dalam memindahkan fluida dengan kecepatan konstan.
Di samping itu, pompa inipun unggul dalam menangani tekanan tinggi.
11. Efisiensi yang Tinggi
Gear pump mempunyai tingkat efisiensi tinggi dalam mengubah energi mekanik menjadi hidrolik. Ini artinya, pompa sanggup menggerakkan jumlah fluida yang besar dengan tepat, cermat dan berdaya guna, tanpa membuang tenaga, waktu dan biaya tinggi yang tak perlu.
Kegunaan Gear Pump dalam Berbagai Industri
Gear pump terkenal karena dapat membantu proses pemindahan berbagai jenis fluida dengan kinerja andal serta efisiensi tinggi dalam setiap aplikasi. Di samping andal saat beroperasi, tekanan dan alirannya yang stabil, daya tahan dan efisiensinya pun tinggi.
Selain digunakan secara luas dalam berbagai industri, alat ini terutamanya kerap dipakai untuk mendukung sejumlah industri sebagai berikut:
1. Sistem Hidrolik
Gear pump kerap digunakan dalam sistem hidrolik untuk memindahkan fluida hidrolik hingga menggerakkan aktuator. Adapun gear pump yang kerap dipakai dalam sistem hidrolik biasa disebut pompa hidrolik.
2. Industri Kimia
Dalam ranah industri kimia, gear pump digunakan pada proses pemindahan bahan-bahan kimia. Salah satu diantaranya seperti industri farmasi, pengolahan minyak, produksi plastik dan lain sebagainya.
Sejatinya, gear pump bisa mengatasi beragam bahan kimia korosif serta viskositas yang berbeda.
3. Industri Minyak dan Gas
Dalam sektor minyak dan gas, gear pump umumnya digunakan saat proses pemindahan minyak, seperti pemompaan minyak mentah salah satunya. Selain itu, pemrosesan minyak dan aplikasi lainnya juga kerap mengoptimalkan gear pump.
Dalam berbagai operasi di industri minyak dan gas, pompa ini dapat dengan andal menangani tekanan yang ekstrim hingga viskositas yang tinggi.
4. Industri Makanan dan Minuman
Produksi makanan dan minuman pun banyak yang menggunakan gear pump. Pompa ini digunakan tak hanya untuk memindahkan cairan seperti minyak sayur, coklat cair maupun sirup dan bahan lainnya.
Karena menawarkan tingkat keamanan dan kebersihan yang tinggi, gear pump dinilai ideal dan andal untuk digunakan dalam industri yang satu ini.
Tipe dan Jenis Gear Pump
Gear pump terdiri dari banyak tipe dan jenis. Namun yang umum digunakan untuk berbagai industri terdiri dari tiga kategori yaitu gear metering pumps, pompa industri dan pompa hidrolik.
Mengingat ekonomis, sederhana, sifat adaptif dan fleksibilitas yang dimilikinya, tak heran jika gear pump sering dipergunakan. Pompa fixed displacement ini kemudian digolongkan menjadi dua yakni:
- Internal Gear Pump: Untuk konstruksi, dan biasa disebut juga dengan istilah trochoid pump,
- External Gear Pump: Untuk unit alat berat seperti merek Komatsu. Sistem hidroliknya umumnya memakai pompa ini.
Gear Pump Kerap Digunakan Bersama Heavy Equipments
Karena gear pump dapat disesuaikan dengan mudah sesuai banyak kebutuhan, pengguna dari berbagai industri pun sering memaksimalkan alat ini. Selain piston pump, gear pump hidrolik juga kerap dijumpai pada heavy equipments seperti excavator.
Dengan fungsinya yang beraneka macam, excavator (bego) termasuk salah satu jenis heavy equipments yang umumnya digunakan untuk menancapkan batang fondasi, mengeruk sungai, hingga menggali, meratakan dan memindahkan tanah maupun material berat lainnya ke dalam truk muatan.
Baik gear pump maupun excavator berperan penting dalam mendukung proyek pembangunan, pertanian, perkebunan, pertambangan dan lainnya. Sesuai namanya, risiko yang dihadapi alat berat dalam pengoperasiannya juga sama beratnya.
Kecelakaan besar atau kecil bisa menyebabkan kerugian signifikan dalam penggunaan heavy equipments. Selain itu, nilai investasi alat-alat berat sangatlah besar.
Baca Juga: Apa Itu K3? Pengertian, Tujuan, Prinsip, dan Ruang Lingkup
Jika sampai terjadi hal-hal yang tak diinginkan dan tak terduga, dampaknya bisa jadi negatif pada keuangan perusahaan. Bukan tak mungkin jika income jadi menurun akibat unit alat berat tiba-tiba tak bisa digunakan dalam waktu yang lama.
Selain itu, biaya perbaikannya pun terbilang tinggi dan bisa menguras kas anggaran perusahaan. Sebagai langkah antisipasi, asuransi bisa dijadikan solusi bagi para pengusaha pemilik alat-alat berat.
Memberikan jaminan dan pertanggungan yang mengatasi kerugian dan kerusakan, pengusaha dapat memilih asuransi All Risk/ Gabungan/ Comprehensive atau Total Loss Only dan lainnya yang sesuai kebutuhan. Dengan demikian, gear pump beserta alat-alat berat lainnya bisa mendapatkan proteksi terbaik dan perusahaan pun terhindar dari kerugian keuangan.
Oleh karena itu, gunakan produk asuransi dari Cermati Protect. Mulailah perlindungan aset Anda dengan mengisi form di bawah ini!
