Daftar Gaji Teknisi Konstruksi di Indonesia
Teknisi konstruksi adalah profesi yang melibatkan tenaga fisik di area konstruksi. Selain itu, mereka juga yang mengurus dan mengoperasikan berbagai jenis peralatan, baik manual maupun elektronik. Mulai dari pengaduk semen, crane, bulldozer, excavator, katrol mekanik, hingga dump truck.
Pekerjaan yang cukup kompleks ini setara dengan gaji teknisi konstruksi yang diperoleh. Kira-kira berapa besaran gajinya? Berikut akan dibahas satu per satu, seperti tugas, tanggung jawab, pengetahuan yang wajib dimiliki, hingga prospek kerja yang bisa digeluti.
Baca Juga: Jangan Kaget, Ini Daftar Gaji Pekerja Tambang di Indonesia
Tugas dan Tanggung Jawab Teknisi Konstruksi

Secara garis besar, teknisi konstruksi adalah orang yang mengerjakan proyek. Secara spesifik, ini dia tujuh tugas dan tanggung jawab teknisi konstruksi sebenarnya.
- Menyiapkan dan membersihkan area proyek dari kotoran, seperti debu hingga puing-puing material guna menciptakan area kerja yang layak
- Membuat aturan kerja konstruksi, sepeerti lalu lintas dan tahap pengerjaan
- Memberi aba-aba kepada operator saat mengoperasikan alat berat
- Mengidentifikasi, memilih, dan mengalokasikan material yang digunakan dalam proyek
- Menghancurkan dan merombak bangunan sesuai dengan instruksi atasan
- Memasang infrastruktur bangunan sesuai arahan atasan
Pengetahuan yang Wajib Dimiliki
Meski bidang kerjanya seputar bangunan saja, tapi banyak ilmu pengetahuan yang perlu dipelajari agar mereka sukses di bidangnya. Adapun pengetahuan yang wajib dimiliki, antara lain.
1. Ilmu Pembangunan Konstruksi
Pengetahuan tentang material, struktur bangunan, peralatan konstruksi, desain, dan ilmu sipil menjadi ilmu-ilmu yang harus dikuasai oleh teknisi konstruksi. Pengetahuan yang baik membantu mereka untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.
2. Ilmu Matematika
Siapa sangka, teknisi konstruksi membutuhkan kemampuan matematika yang baik untuk menghitung ukuran bangunan secara keseluruhan. Tidak hanya matematika dasar, tapi juga aljabar, aritmatika, kalkulus, statistik, dan cara pengaplikasiannya dalam konstruksi.
3. Ilmu Administrasi dan Manajemen
Perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, metode produksi, komunikasi, dan cara berkoordinasi merupakan ilmu pengetahuan administrasi dan manajemen yang perlu dikuasai oleh teknisi konstruksi. Pasalnya, mereka banyak berkomunikasi dengan partner kerja, distributor, dan klien. Jika kemampuan komunikasinya kurang baik, maka informasi yang hendak disampaikan bisa disalahartikan oleh pendengar.
4. Prinsip dan Metode Desain
Prinsip dan metode desain bangunan perlu dikuasai karena erat kaitannya dengan konstruksi. Pengetahuan ini berguna untuk individu, kelompok, maupun klien.
5. Ilmu Mekanis
Ilmu-ilmu seputar mekanik, seperti mesin, komponen atau suku cadangnya, fungsi, perbaikan, dan perawatan alat berat wajib dikuasai. Pengetahuan ini membantu teknisi konstruksi dalam memperbaiki kerusakan pada mesin, sehingga tidak menimbulkan efek negatif bagi pengerjaan proyek.
6. Keselamatan dan Keamanan Publik
Setiap peralatan berat memiliki potensi bahaya masing-masing. Namun dengan pengetahuan keselamatan dan keamanan, potensi ini dapat diminimalisir karena mereka memahami cara kerja peralatan berat dengan baik. Juga mengetahui apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk menghindari kecelakaan kerja.
Daftar Gaji Teknisi Konstruksi di Indonesia
Gaji teknisi konstruksi berbeda-beda, tergantung posisi, pengalaman kerja, nilai proyek, dan besar kecilnya perusahaan. Merujuk pada riset “Indonesian Salary Guide 2020”, maka ini estimasi gaji teknisi konstruksi di Indonesia.
- Arsitek pengalaman 5 tahun sebesar Rp10.000.000 sampai Rp18.500.000 / bulan
- Tenaga konstruksi pengalaman 5-8 tahun sebesar Rp10.000.000 sampai Rp23.000.000 / bulan
- Manajer konstruksi pengalaman 10 tahun sebesar Rp35.000.000 sampai Rp57.000.000 / bulan
- Manajer kontrak pengalaman 10 tahun sebesar Rp29.000.000 sampai Rp80.000.000 / bulan
- Teknisi fabrikasi pengalaman 5-8 tahun sebesar Rp16.000.000 sampai Rp38.500.000 / bulan
- Teknisi mechanical rotating atau statis sebesar Rp17.000.000 sampai Rp35.000.000 / bulan
- Head of urban development sebesar Rp82.500.000 sampai Rp240.000.000 / bulan
7 Prospek Kerja Teknik Sipil
Menguasai ilmu sipil adalah salah satu syarat wajib untuk berkarir di bidang konstruksi, apalagi menjadi seorang teknisi. Selain menjadi teknisi konstruksi, berikut ini 7 prospek kerja yang bisa dicoba oleh lulusan teknik sipil.
1. Perencanaan dan Pengembangan Real Estate
Prospek pertama ada di bagian perencanaan dan pengembangan real estate. Posisi ini cocok karena tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan ilmu yang dipelajari saat kuliah.
Adapun tugas dan tanggung jawab perencanaan dan pengembangan real estate, antara lain:
- Mencari bangunan atau tanah yang akan dikelola menjadi bangunan, seperti rumah, kantor, hotel, dan gedung komersial lainnya
- Membuat rencana pembangunan sesuai kebutuhan pasar
- Membuat struktur bangunan, lalu menjualnya kepada klien
- Menyusun ide-ide penjualan dan melakukan perawatan properti
2. Sales Perusahaan Konstruksi
Perusahaan konstruksi pada dasarnya dibagi menjadi 3 jenis, yaitu konstruksi bangunan, sipil, dan konstruksi khusus. Tugas utamanya adalah menjual produk yang berhubungan dengan konstruksi, seperti apartemen atau rumah. Mereka juga sering terlibat dalam pameran properti di mall besar.
Kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang sales perusahaan konstruksi, antara lain:
- Pemikiran strategis
- Research dan observing
- Berpikiran analitis
- Komunikasi yang baik
- Negosiasi
3. Konsultan Properti
Menjadi konsultan properti membutuhkan beberapa sertifikat untuk menunjang pekerjaan, seperti Broker Properti (BP), Manajemen Broker Properti (MBP), dan Manajemen Properti dan Investasi (MPI).
Adapun tugas dan tanggung jawab konsultan properti, antara lain:
- Memberikan gambaran dan nasihat terkait kondisi demografi untuk memandu klien dalam mengambil keputusan
- Merancang pembangunan properti bagi klien
- Menganalisa, menyediakan strategi, dan membuat laporan tentang properti
- Memberikan rancangan strategis kepada klien
Baca Juga: Daftar Gaji Insinyur Konstruksi di Indonesia
4. Geotechnical Engineer
Seorang geotechnical engineer bertugas untuk melakukan penelitian, investasi situs pembangunan, dan melaporkan perkembangan pembangunan. Mereka terlibat dalam pembangunan tempat sampah atau penimbunan limbah di area konstruksi.
Adapun tugas dan tanggung jawab geotechnical engineer, antara lain:
- Membuat dan mengembangkan struktur geologi
- Melakukan pengujian terhadap properti batuan
- Melakukan pemilihan sampel batuan
- Menginformasikan dampak pertambangan kepada pihak manajemen
- Menafsirkan data dan instrumen tanah
- Menyusun dan membuat laporan tentang masaa batuan di area proyek
- Meninjau, memperbaharui, dan mengoptimalkan desain geoteknik untuk memaksimalkan hasil desain perencanaan tambang
5. Urban Desainer
Prospek kerja selanjutnya adalah urban desainer yang bertugas untuk merancang bangunan atau wilayah tertentu bagi khalayak umum. Mereka bekerja sama dengan insinyur dan arsitek dalam pembuatan desain konstruksi.
Adapun tugas dan tanggung jawab quality assurance, antara lain:
- Melakukan evaluasi desain
- Mengembangkan analisis dalam desain perkotaan
- Merangkum dan melaporkan rencana desain
- Mengidentifikasi dan mengevaluasi area konstruksi
- Berpartisipasi dalam mengembangkan desain konseptual bangunan
6. Water Engineer
Memastikan area konstruksi memiliki persediaan air bersih dan aman untuk kebutuhan rumah tangga adalah peran water engineer. Mereka berkolaborasi dengan para profesional, seperti ahli hidrologi dan ilmuwan lingkungan untuk menciptakan hasil solutif terkait masalah perairan dalam pembangunan.
Adapun tugas dan tanggung jawab water engineer, antara lain:
- Melakukan studi dan penelitian komprehensif mengenai kebutuhan air di area pembangunan
- Mengawasi dan mengelola sumber daya proyek dengan baik
- Mengevaluasi dampak lingkungan dari sudut proyek infrastruktur air
- Mengembangkan kebijakan dan peraturan tentang penggunaan air bersih
- Mendistribusi air kepada masyarakat
- Mengelola air limbah dan air hujan
7. Structural Engineer
Menjadi salah satu prospek kerja teknik sipil yang banyak diminati. Mereka ini bertugas untuk merancang, membangun, dan memastikan bangunan yang dibangun memiliki struktur yang kuat dan kokoh. Pembangunan baru bisa dimulai apabila struktur bangunan sudah aman total.
Adapun tugas dan tanggung jawab structural engineer, antara lain:
- Memberikan masukan terkait konstruksi kepada insinyur atau arsitek
- Memberi nasihat terkait masalah teknis konstruksi
- Menganalisis dan mendesain struktur bangunan
Tentukan Profesi Impianmu dari Sekarang
Teknisi konstruksi menjadi profesi yang bisa dipertimbangkan bagi lulusan teknik sipil. Selain gaji teknisi konstruksi yang besar, peluang kerjanya juga tinggi karena banyaknya proyek pembangunan yang sedang berjalan di Indonesia.
Jika ingin berkarir di bidang lain, Anda bisa melirik salah satu dari tujuh prospek kerja di atas. Apapun pilihannya, tentukan profesi impianmu dari sekarang agar Anda fokus pada satu bidang saja. Dengan begini, proses belajar pengetahuan dan skill konstruksinya menjadi maksimal.
Perlindungan karyawan juga sangat penting untuk menjamin kesejahteraan dan keamanan pekerja. Cermati Protect menyediakan asuransi kesehatan karyawan terbaik untuk memenuhi kebutuhan akan perlindungan untuk karyawan.
Isi form di bawah ini untuk info lengkapnya!

1 comment
Comments are closed.