Wheel Loader: Fungsi, Spesifikasi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Wheel Loader: Fungsi, Spesifikasi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Wheel loader merupakan alat berat yang banyak ditemui di dalam proyek konstruksi, seperti pembangunan jalan dan yang lainnya. memiliki bentuk yang mirip dengan bulldozer, alat berat yang satu ini justru menggunakan roda unik yang terbuat dari karet. 

Penggunaan wheel loader biasanya untuk kebutuhan pemindahan material dari satu lokasi ke lokasi lain yang letaknya tidak terlalu berjauhan. Pada umumnya, wheel loader banyak digunakan di area kerja yang berkantor rata, kokoh, dan dalam kondisi yang kering. 

Apa itu Wheel Loader

wheel loader

Wheel loader adalah alat berat yang menggunakan roda karet dan biasanya digunakan untuk mengangkut material. Penggunaan karet pada alat berat ini memungkinkan wheel loader memiliki kemampuan yang baik untuk bergerak secara fleksibel dan leluasa. 

Mobilitasnya yang tinggi membuat wheel loader bisa digunakan pada ruang kerja yang terbatas. Hal tersebut tentu sulit digunakan oleh alat berat sejenis lainnya yang biasanya digunakan untuk memindahkan berbagai material pada proyek maupun industri lain. 

Pada umumnya, wheel loader akan digunakan untuk membantu proses muat material ke dalam truk. Selain itu, alat berat ini juga sering digunakan untuk membantu proses pemindahan berbagai material dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang jaraknya tidak terlalu jauh. 

Penggunaan wheel loader akan mempersingkat waktu pengerjaan, sehingga pekerjaan bisa selesai dengan lebih cepat. Alat berat ini juga akan mempermudah pekerjaan manusia, mengingat ada banyak material yang cukup sulit untuk dipindahkan secara manual dengan tenaga manusia. 

Baca Juga: 7 Tips Memilih Wheel Loader Terbaik untuk Konstruksi

Apa saja Fungsi Wheel Loader

Wheel loader merupakan alat berat yang memiliki sebuah bucket yang bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan. Alat berat ini bisa menangani beberapa pekerjaan yang berbeda sekaligus, sehingga kerap digunakan dalam pengerjaan konstruksi dan yang lainnya. 

Berikut ini adalah beberapa fungsi wheel loader yang perlu dipahami dengan baik:  

  • Wheel loader bisa mengerjakan proses penggusuran tanah dan material lainnya dalam jarak dekat, dimana proses ini biasanya dibutuhkan untuk mempersiapkan tanah/ lokasi pembangunan. 
  • Alat berat ini juga bisa digunakan untuk meratakan gundukan atau timbunan tanah yang bergelombang, sehingga area tersebut siap digunakan. 
  • Wheel loader juga berfungsi sebagai alat untuk mengisi lubang, baik itu bekas galian tanah maupun lubang yang tercipta dengan sendirinya. 
  • Fungsi lainnya dari wheel loader adalah memindahkan dan mempersiapkan berbagai material yang akan digunakan. Hal seperti ini biasanya banyak dilakukan dalam pembangunan konstruksi dan yang lainnya. 
  • Wheel loader berfungsi untuk membersihkan area (land clearing) yang akan digunakan atau bahkan yang sudah digunakan sebelumnya. 
  • Alat berat ini juga bisa berfungsi untuk melakukan stripping, ini adalah proses pengelupasan tanah agar bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. 
  • Wheel loader juga bisa digunakan untuk proses finishing, yakni proses perataan atau proses menghaluskan permukaan tanah.  

Berbagai fungsi wheel loader di atas tentu akan bisa dimaksimalkan, jika alat berat tersebut dioperasikan oleh seorang operator yang andal dan sudah berpengalaman di bidangnya. Selain lebih rapi, operator yang seperti ini biasanya akan mampu menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang terbilang cepat. 

Baca Juga: 4 Jenis Wheel Loader, Komponen, dan Fungsinya

Bagaimana Cara Kerja Wheel Loader?

Wheel loader memiliki sebuah bucket yang terpasang pada bagian depannya. Bucket ini sendiri memiliki peranan penting dalam penggunaan alat berat tersebut, mengingat fungsi utama wheel loader itu sendiri adalah mengangkut dan memindahkan material. 

Cara kerja alat berat ini diawali dengan proses pengisian bucket, yakni dengan cara ujung bucket bergerak dan menyentuh material maupun permukaan tanah yang akan dikerjakan, lalu loader akan maju dengan perlahan sambil mengeruk material tersebut hingga masuk ke dalam bucket, kemudian mulai bergerak turun. 

Jika material sudah masuk ke dalam bucket, maka loader akan mengangkat bucket agar material-material tersebut tidak bergerak keluar dari bucket. Hal ini perlu dilakukan dengan hati-hati, terutama jika muatan bucket terbilang banyak atau penuh. 

Saat proses bongkar muat dilakukan, loader akan melakukan gerakan maju dan lengannya (arm) diangkat ke bagian atas truk, lalu bucket akan diputar ke arah bawah dengan cara perlahan sehingga material keluar dari bucket dan mengisi bak truk tersebut. 

Jika sudah selesai, bucket kosong tersebut akan diputar kembali ke arah atas dan mundur dengan cara perlahan. Hal yang sebaliknya akan dilakukan saat pembongkaran muatan dari dalam truk keluar. 

Spesifikasi Wheel Loader

Penggunaan alat berat tentu akan jadi maksimal saat dipilih sesuai dengan kebutuhan pekerjaan itu sendiri. Hal ini inilah yang menjadi alasan mengapa sangat penting untuk memahami spesifikasi alat berat dengan baik terlebih dahulu. 

Sebagaimana alat berat pada umumnya, wheel loader juga terdiri dari beberapa komponen utama. Masing-masing komponen ini akan bekerja dengan baik, sehingga alat berat yang satu ini bisa melakukan tugasnya sesuai dengan yang diharapkan.

Berikut ini adalah spesifikasi alat berat wheel loader yang perlu dipahami dengan baik: 

CabinIni merupakan bagian di mana operator akan menjalankan tugasnya untuk menjalankan alat berat wheel loader. Cabin biasanya terdiri dari sebuah ruangan yang memiliki pintu dengan bilik kaca pada bagian tengahnya, di mana bagian ini biasanya tidak tertutup. Cabin juga akan menjadi pusat kontrol bagi wheel loader. 
Lift ArmLift arm adalah komponen yang terdapat di bagian depan loader dan berfungsi untuk mengangkat bucket. Lift arm akan menggerakkan bucket ke arah yang diinginkan (atas dan bawah), sesuai dengan kontrol yang diberikan oleh operator. Komponen yang satu ini menggunakan sistem hidrolik yang membantunya leluasa untuk bergerak. 
Bucket Komponen utama lainnya dari wheel loader adalah bucket. Bagian ini berbentuk seperti sekop berukuran besar yang berfungsi untuk melakukan pengerukan dan pengangkatan material. 
Pada dasarnya, komponen yang terdapat pada wheel loader terdiri dari: rear combination lamp, rear working lamp, front wheel, lift cylinder, head lamp, turn signal lamp, rear wheel, ROPS, front working lamp, bucket cylinder, tilt lever, lift arm, dan juga bucket.
Selain dengan menggunakan bucket, penggunaan wheel loader juga kerap dilakukan dengan menambahkan peralatan pendukung lainnya, seperti backhoe dan juga forklift. Hal ini bertujuan untuk menambah efisiensi alat berat tersebut, sehingga bisa bekerja dengan lebih maksimal.

Baca Juga: Crawler Loader: Fungsi dan Tips Perawatannya

Jenis – Jenis Wheel Loader

wheel loader

Penggunaan alat berat harus dilakukan dengan cara yang tepat. Selain itu, alat berat juga harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang akan ditangani. Hal ini akan membantu mempermudah pekerjaan dan memungkinkan alat berat tersebut bekerja secara maksimal. 

Jika dilihat dari jenis pekerjaannya, wheel loader sendiri dibedakan dalam beberapa kelompok, antara lain: wheel dozer, backhoe loader, towing tractor, trash loader, dan juga trash compactor. 

Masing-masing loader di atas tentu akan memiliki fungsi yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya, meskipun secara garis besar merupakan alat berat untuk mengangkat dan memindahkan material. 

Kemampuannya yang baik membuat wheel loader banyak digunakan dalam berbagai industri. Salah satu bidang yang paling banyak membutuhkan alat berat ini adalah bidang konstruksi, di mana banyak material yang dibutuhkan dan memerlukan proses pemindahan. 

Kelebihan dan Kekurangan Wheel Loader 

Meski dikenal sebagai salah satu alat berat dengan kemampuan kerja yang baik, wheel loader juga tentu memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri. Hal tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk menggunakan alat berat ini.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan alat berat wheel loader: 

Kelebihan: 

  • Memiliki mobilitas yang cukup tinggi. 
  • Memiliki kemampuan bermanuver yang baik.
  • Menggunakan roda karet yang jarang mengalami kerusakan. 

Kekurangan: 

  • Proses dumping kerap miring dan tidak sesuai dengan yang diharapkan.  
  • Roda karetnya akan membutuhkan proses penggantian secara berkala. 

Baca Juga: Mengenal Caterpillar Wheel Loader, Fungsi dan Komponennya

Wheel Loader Mempermudah Penanganan Material 

Wheel loader merupakan salah satu alat berat yang banyak digunakan dalam pengerjaan proyek. Alat berat ini biasanya digunakan untuk memindahkan dan mengangkat berbagai material. Gunakan wheel loader yang tepat dan sesuai kebutuhan, agar alat berat tersebut bisa memberikan manfaat maksimal. 

Wheel loader merupakan alat berat multifungsi yang penting dalam berbagai proyek konstruksi dan industri. Dengan spesifikasi dan jenis yang beragam, alat ini memiliki keunggulan tersendiri, namun juga tidak lepas dari risiko kerusakan atau kecelakaan. Untuk memastikan operasional berjalan tanpa hambatan, perlindungan asuransi sangat diperlukan.

Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum yang dapat melindungi wheel loader dan alat berat lainnya dari berbagai risiko, seperti kerusakan, pencurian, atau kecelakaan. Dengan asuransi yang tepat, Anda dapat fokus menjalankan proyek dengan lebih aman dan tenang. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai produk asuransi umum, Anda bisa mengisi formulir dibawah ini!