Cara Mudah Mengganti Spare Part Alat Berat
Spare part atau suku cadang merupakan komponen penting pada alat berat untuk menjaga kinerjanya. Terkhusus alat berat yang digunakan untuk proyek skala besar, seperti excavator, bulldozer, wheel loader, dan truk membutuhkan suku cadang yang terbaik. Dengan demikian, pekerjaan yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.
Penggunaan alat berat secara terus-menerus sejatinya dapat merusak beberapa suku cadang pada alat berat. Hal ini perlu diperhatikan oleh operator, pengelola, dan pemilik proyek agar proyek tidak terganggu. Menyediakan stok suku cadang atau bagian pengganti alat berat yang berkualitas sangat disarankan demi kelancaran proyek.
Pentingnya Mengganti Spare Part Alat Berat

Penggantian suku cadang alat berat tidak boleh diremehkan karena ini berkaitan erat dengan hasil yang didapatkan. Selain kinerja, penggantian suku cadang dapat mempengaruhi umur pakai alat berat. Dengan perawatan dan penggantian suku cadang secara rutin, maka alat berat tidak gampang rusak.
Kapan suku cadang perlu diganti? Berikut ini beberapa tanda jika penggantian suku cadang diperlukan.
1. Tanda Keausan
Melakukan perawatan secara rutin merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pemilik alat berat. Melalui proses ini, Anda dapat mengidentifikasi adanya kerusakan dengan cepat sebelum kerusakannya semakin parah. Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengecek seluruh komponen dengan teliti.
Jika ada komponen yang menunjukkan tanda keausan, seperti berkarat atau berubah warna, ini artinya suku cadang perlu diganti. Tanda-tanda lain, seperti komponen pecah, miring, dan bengkok juga menjadi indikator bahwa komponen perlu diperiksa dan segera diganti.
2. Mesin Mengeluarkan Getaran atau Bunyi Asing
Semua mesin alat berat pasti mengeluarkan getaran atau bunyi saat dihidupkan. Namun, getaran atau bunyi yang terasa asing perlu dicurigai. Bisa jadi ini indikator bahwa ada komponen yang longgar dan tidak bekerja dengan baik, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelum memperbaiki alat berat, sebaiknya deteksi asal getaran atau bunyi yang muncul. Jika kerusakannya parah, segera ganti suku cadang sebelum membahayakan nyawa orang lain.
3. Berkurangnya Kinerja Alat Berat
Di luar hal-hal yang mudah terlihat, tingkat kesehatan mesin alat berat dapat dilihat dari kinerjanya. Apakah masih sama seperti sedia kala atau sudah berkurang? Jika sudah berkurang, Anda perlu mengetahui estimasi pengurangan kinerja yang terjadi karena hal ini mempengaruhi tingkat efisiensi proyek yang berlangsung.
Jika mesin sudah macet, kerjanya lambat, dan sulit dihidupkan, maka ada suku cadang yang perlu diganti. Sesuaikan juga dengan umur alat berat. Jika sudah terlalu tua, sebaiknya ganti semua suku cadang agar performanya kembali prima seperti semula.
4. Suku Cadang Terlihat Usang
Penggantian juga perlu dilakukan jika suku cadang sudah terlihat usang atau tua. Namanya juga mesin, tidak mungkin bertahan selamanya. Tetap perlu penggantian secara berkala untuk mempertahankan performanya, meskipun suku cadangnya terlihat baik-baik saja.
Ganti suku cadang sesuai tipe dan merek bawaan dari alat berat itu sendiri. Harganya mungkin lebih mahal, tapi hasil yang didapatkan sesuai. Jangan lupa catat tanggal penggantian dan perawatan mesin secara rutin untuk memudahkan penjadwalan di kemudian hari.
5. Suku Cadang Mengalami Kebocoran
Tanda yang terakhir adalah suku cadang mengalami kebocoran. Pastikan Anda memeriksa seluruh komponen alat berat dengan teliti untuk mendeteksi asal tetesan atau rembesan air. Identifikasi seberapa besar tingkat kebocorannya.
Meski tabung hidrolik pada mesin dapat bertahan bertahun-tahun, tidak menutup kemungkinan tabungnya akan bocor setelah 1 tahun pemakaian. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya perawatan atau pemakaian yang tidak benar. Segera ganti pipa sebelum terjadi kebocoran serius.
Baca Juga: Beragam Suku Cadang Alat Berat yang Perlu Diketahui
Tipe-Tipe Spare Part Alat Berat Berdasarkan Fungsinya
Berdasarkan fungsinya, bagian pengganti alat berat dibagi menjadi dua tipe, yaitu consumable dan non consumable. Kedua tipe ini memiliki komponen tertentu di dalamnya, antara lain.
1. Tipe Consumable
Tipe ini membutuhkan penggantian secara rutin akibat keausan atau faktor lain. Komponen yang terdapat pada tipe ini, antara lain:
- Fluida, seperti oli mesin, fluida hidrolik, pelumas, dan larutan pendingin
- Undercarriage, seperti roller, track pad, link, pin, dan bushing
- Bucket
- Komponen filter, seperti filter udara, oli, hidrolik, dan bahan bakar
- Komponen suspensi, seperti link rod dan bar bushing
- Komponen rem, seperti cakram dan kampas rem
2. Tipe Non Consumable
Tipe ini cenderung lebih tahan lama dibandingkan tipe consumable, jadi tidak membutuhkan perawatan intens setiap saat. Komponen yang terdapat pada tipe ini secara otomatis mempengaruhi kinerja operasional alat berat. Adapun komponen tipe non consumable, antara lain:
- Komponen mesin, seperti injektor, gasket, busi, dan sabuk
- Sistem hidrolik, seperti katup, silinder, pompa, dan selang
- Komponen kelistrikan, seperti kabel, sirkuit, dan penghubung elektro hidrolik
- Drivetrain, seperti axle, differential, kotak transfer, dan alat penggerak
- Sistem transmisi, seperti roda gigi, selector, output shaft, synchronizer, bagian kontrol modul, torque converter, bagian valve, dan kopling
Tipe-Tipe Spare Part Alat Berat Berdasarkan Sumbernya
Sementara berdasarkan sumbernya, tipe alat berat dibagi menjadi empat. Ada tipe Original Equipment Manufacturer (OEM), aftermarket, salvage, dan rebuilt.
1. Original Equipment Manufacturer (OEM)
Komponen ini dibuat secara khusus sesuai dengan jenis, tipe, dan kebutuhan alat berat, sehingga hasil kerjanya optimal. Setiap perusahaan alat berat besar pasti memiliki standar tertentu untuk menjaga kualitas komponen alat berat. Tak heran jika komponen yang masuk ke dalam tipe ini dibanderol dengan harga lebih mahal.
Jika ingin mencari harga terjangkau, Anda bisa melirik OEM bekas yang dijual di toko suku cadang. Namun, perlu diingat bahwa toko ini bukan toko resmi. Sebaiknya lihat rating toko sebelum membeli untuk mencegah adanya peredaran barang palsu atau tidak berkualitas.
2. Aftermarket
Komponen yang termasuk dalam tipe aftermarket diproduksi oleh pihak ketiga. Pihak ini membuat desain suku cadang agar terlihat mirip seperti aslinya. Tentunya, sesuai dengan jenis dan tipe alat berat.
Harga yang ditawarkan ke konsumen lebih terjangkau dibandingkan OEM. Meski begitu, kualitasnya masih tetap bagus. Hanya saja, masa pakainya cenderung lebih pendek jadi perlu diganti secara rutin setelah beberapa bulan pemakaian.
3. Salvage
Suku cadang tipe salvage berasal dari alat berat yang sudah tidak digunakan akibat kerusakan yang cukup parah. Misalnya, terkena bencana alam, kecelakaan, dan kesalahan berat dari pengguna sebelumnya. Bagian pengganti alat berat tipe ini dibanderol dengan harga yang lebih murah dibandingkan tipe aftermarket, tapi sulit ditemukan karena stoknya cuma sedikit.
Komponen yang termasuk di dalam tipe salvage meliputi ban dan mesin. Untuk menjamin kualitas komponen, sebaiknya beli suku cadang di toko yang sudah terpercaya saja.
4. Rebuilt
Tipe yang terakhir disebut rebuilt atau dirakit ulang. Tipe ini berasal dari tipe OEM atau salvage bekas yang sudah rusak, tapi masih bisa diperbaiki dan digunakan kembali untuk kebutuhan proyek. Kualitas yang ditawarkan kurang lebih sama, tapi umur pakainya lebih pendek karena komponen yang digunakan bekas.
Baca Juga: Tips Perawatan Alat Berat dengan Benar
Cara Mudah Mengganti Spare Part Alat Berat
Setelah mengetahui pentingnya bagian pengganti alat berat dan tipe-tipenya, jangan lupa untuk mengetahui cara mudah menggantinya. Jika ada kerusakan di kemudian hari, Anda dapat mengidentifikasinya dengan mudah dan mampu memiliki suku cadang yang sesuai. Berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan.
1. Ketahui Tipe Suku Cadang yang Cocok
Tidak semua suku cadang ditujukan untuk semua tipe alat berat. Pastikan Anda mengetahui tipe mana yang paling cocok untuk alat berat guna menghindari kesalahan yang membuat kinerja alat berat kurang maksimal. Sebaiknya diskusikan hal ini kepada penjual spare part dan mintalah rekomendasi untuk dapatkan suku cadang terbaik.
2. Pilih yang Berkualitas
Suku cadang merupakan salah satu investasi untuk alat berat. Pilihlah yang berkualitas untuk mendukung kinerja sekaligus merawat mesinnya. Dengan begini, Anda bisa menghemat pengeluaran karena tidak perlu sering-sering mengganti suku cadang.
3. Beli dari Toko Terpercaya
Selalu percayakan suku cadang pada toko yang terpercaya dan memiliki reputasi terbaik di mata konsumen. Apalagi sekarang ini banyak beredar suku cadang palsu, jadi berhati-hatilah saat membeli. Jangan mudah tergiur dengan harga murah, tapi utamakan kualitasnya dulu.
Lakukan Uji Coba Suku Cadang Sebelum Membeli
Itu dia informasi seputar suku cadang yang perlu diketahui. Jangan lupa untuk melakukan uji coba sebelum membeli guna memastikan kualitasnya. Jika tidak sesuai, Anda bisa segera menggantinya dengan suku cadang lain untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah.
Memahami pentingnya asuransi alat berat adalah langkah krusial untuk melindungi investasi dan operasional bisnis Anda. Cermati Protect menawarkan produk asuransi umum terbaik yang dapat memberikan perlindungan menyeluruh untuk mesin dan alat berat Anda, memastikan aset berharga tetap aman dari berbagai risiko. Dapatkan informasi selengkapnya tentang produk asuransi umum dengan mengisi formulir dibawah ini!