Menelisik Asuransi Comprehensive Machinery: Definisi, Manfaat dan Syarat yang Dibutuhkan untuk Pengajuannya
Asuransi Comprehensive Machinery diketahui memberikan manfaat pertanggungan dan jaminan perlindungan terhadap kerugian/ kerusakan pada mesin atas semua risiko yang bersifat didominasi rekayasa (engineering). Hal ini dikhususkan terutamanya pada risiko-risiko akibat kerusakan mesin, kebakaran, hingga petir dan ledakan kimia, serta berbagai risiko bahaya alam. Adapun pihak yang dapat menjadi Tertanggung ialah perusahaan atau perorangan langsung dan instansi.
Baca Juga: Asuransi Kebakaran: Pengertian, Manfaat, Tipe Polis, dan Cara Klaim
Apa Itu Asuransi Comprehensive Machinery?

Asuransi Comprehensive Machinery Insurance adalah asuransi yang menjamin risiko kerugian pada mesin-mesin pabrik, kilang dan pembangkit listrik (refinery and power plant). Jadi pada dasarnya, Asuransi Comprehensive Machinery atau Comprehensive Machinery Insurance (CMI) merupakan asuransi kecelakaan dan kehilangan keuntungan semua risiko yang menanggung kerugian fisik atau kerusakan tak terduga dan tiba-tiba pada pabrik yang diasuransikan yang memerlukan perbaikan atau penggantian.
Dengan polis asuransi ini, nasabah pun bisa mendapatkan ketenangan pikiran yang “komprehensif” alias luas, lengkap, cermat dan menyeluruh.
Asuransi Comprehensive Machinery adalah Gabungan dari Asuransi MB dan PAR
Asuransi Comprehensive Machinery merupakan gabungan dari asuransi PAR dan MB. Seperti diketahui, Asuransi PAR dan MB merupakan jenis asuransi yang menjamin risiko kerusakan pada bangunan serta mesin:
- Asuransi PAR (Property All Risks): Menjamin dan memberi pertanggungan kerusakan dan atau kerugian pada bangunan non-industri. Diantaranya seperti rumah tinggal, sekolah, kantor, hingga rumah sakit.
- Asuransi MB (Machinery Breakdown): Menjamin dan memberi pertanggungan risiko kerugian yang terjadi pada mesin ketika beroperasi. Jenis asuransi ini berlaku sejak mesin selesai dirakit, melewati masa testing dan memasuki periode operasional.
Baca Juga: Perhatikan Ini Sebelum Membeli Asuransi Alat Berat
Apa Saja Manfaat Asuransi Comprehensive Machinery?
Mengungkap lebih lanjut mengenai Asuransi Comprehensive Machinery, Comprehensive Machinery Insurance (CMI) ini sejatinya bermanfaat untuk:
- Memberi ganti rugi akibat kesalahan operasional, termasuk kurangnya keterampilan hingga kelalaian,
- Memberi ganti rugi akibat kerusakan yang disebabkan oleh gaya sentrifugal,
- Memberi ganti rugi akibat kesalahan desain serta material,
- Memberi ganti rugi akibat korsleting serta penyebab kelistrikan lainnya,
- Memberi ganti rugi akibat kekurangan air pada generator uap,
- Memberi ganti rugi akibat terjadinya ledakan fisik,
- Memberi ganti rugi akibat peristiwa gempa bumi,
- Memberi ganti rugi akibat terjadinya badai angin,
- Memberi ganti rugi akibat terjadinya banjir bandang dan juga genangan air,
- Memberi ganti rugi yang diakibatkan oleh api, ledakan serta halilintar.
Pengecualian Manfaat Asuransi Comprehensive Machinery
Menelisik lebih lanjut, terdapat beberapa pengecualian risiko pertanggungan yang tak dijamin dalam Asuransi Comprehensive Machinery. Situasi dan kondisi yang tidak akan mendapat coverage tersebut diantaranya adalah:
- Perang, tindakan musuh asing, invasi, pertempuran (baik perang yang dideklarasikan atau tidak), perang saudara, revolusi, pemberontakan, konspirasi, pemogokan, kerusuhan, lockout, keributan sipil, militer atau kekuasaan yang dirampas, penyitaan, nasionalisasi, hingga perintah/ permintaan/ penghancuran perusakan oleh dan atau di bawah pemerintah secara de jure/ de facto, atau oleh otoritas publik dan atau lokal;
- Segala jenis tindakan terorisme,
- Tindakan orang atau individu yang bertindak atas nama/ sehubungan dengan organisasi manapun, dengan kegiatan yang diarahkan untuk menggulingkan serta mempengaruhi pemerintah secara de jure/ de facto dengan kekerasan,
- Ionisasi serta kontaminasi radioaktif dari bahan bakar nuklir/ limbah nuklir, atau dari pembakaran bahan bakar nuklir,
- Sifat radioaktif, eksplosif, beracun/ berbahaya yang mencemari setiap instalasi nuklir, reaktor dan atau rakitan nuklir lainnya, atau komponen nuklirnya,
- Semua senjata perang jenis apa pun yang menggunakan atom atau fisi nuklir dan/ atau fusi, atau reaksi serupa lainnya, atau kekuatan atau materi radioaktif,
- Tindakan gagal bayar yang dilakukan oleh pihak tertanggung dan atau perwakilannya.
Kendati begitu, rincian di atas hanya memuat informasi umum dan bukan merupakan kontrak ataupun perjanjian asuransi. Dan uraian pembahasan terkait kondisi pertanggungan tentunya dituangkan di dalam polis asuransi yang bersangkutan.
Dapat dipastikan, setiap perusahaan penyedia asuransi memiliki perbedaan serta keunikan dan keunggulannya tersendiri dalam menyediakan jasa pelayanan coverage yang ditawarkannya. Oleh karena itu, calon peserta asuransi atau nasabah diwajibkan untuk membaca, mempelajari serta memahami kondisi pertanggungan terkait dengan baik.
Asuransi Comprehensive Machinery Berbeda dengan Asuransi CAR/ EAR
Asuransi Comprehensive Machinery memiliki pengecualian manfaat yang serupa dengan Asuransi Contractor All Risks atau Asuransi Erection All Risks. Bahkan secara sekilas bagi orang awam, ketiganya akan tampak mirip dan serupa. Kendati demikian, ketiga jenis asuransi ini berbeda signifikan.
Asuransi CMI (Mesin Komprehensif) tak sama dengan Asuransi Contractor All Risks (CAR) atau Erection All Risks (EAR). Sebagai perbandingan, Asuransi CMI menjamin kerusakan atau kehilangan keuntungan pada pabrik yang telah diasuransikan. Asuransi Comprehensive Machinery menjamin risiko yang diakibatkan oleh kesalahan desain serta material, kesalahan operasional, ledakan fisik, korsleting, gempa bumi, badai topan dan lain sebagainya.
Sementara itu, Asuransi Contractor All Risks (CAR) memberi pertanggungan serta menjamin perlindungan untuk pekerjaan konstruksi. Salah satunya seperti bahan dan pekerjaan kontrak, penundaan proyek, pabrik dan peralatan kontraktor, hingga kewajiban publik. Asuransi CAR ini sesuai untuk berbagai proyek konstruksi yang mana mencakup bangunan, infrastruktur, serta pekerjaan teknik sipil.
Sedangkan Asuransi Erection All Risks (EAR) memberi pertanggungan dan menjamin kerugian/ kerusakan pada mesin-mesin yang terjadi selama proses pemasangan atau instalasi. Asuransi ini memang dirancang khusus untuk proyek yang melibatkan pemasangan mesin industri, yang meliputi pembangkit listrik, fasilitas manufaktur, hingga proyek infrastruktur khusus.
Sebagaimana dikutip dari BCA Insurance, Asuransi EAR hadir untuk menjamin kerugian serta kerusakan pada mesin yang terjadi selama proses pemasangan, atau juga instalasi yang diakibatkan oleh kecelakaan tiba-tiba yang tak terduga dan dapat diperkirakan sebelumnya. Adapun untuk perluasan jaminannya mencakup Risiko Tanggung Jawab Hukum terhadap pihak ketiga.
Sebagai catatan, walaupun ketiga jenis asuransi di atas adalah berbeda, namun ada pula perusahaan asuransi yang menggabungkannya ke dalam satu paket kategori, tepatnya jenis Asuransi Non Engineering.
Asuransi Comprehensive Machinery Termasuk ke dalam Jenis Asuransi Non Engineering
Asuransi Comprehensive Machinery atau Comprehensive Machinery Insurance (CMI) sendiri termasuk ke dalam jenis Asuransi Non Engineering dan Non Proyek. Tak hanya CMI saja. Adapun yang termasuk ke dalam jenis Asuransi Non Engineering dan Non Proyek ini terdiri dari:
- Asuransi Kerusakan Mesin atau disebut juga sebagai Machinery Breakdown Insurance (MI),
- Asuransi Peralatan Elektronik atau Electronic Equipment Insurance (EEI) yang menjamin kerugian serta risiko akibat kerusakan fisik pada peralatan elektronik.
Sementara itu, jenis Asuransi Engineering Proyek umumnya terdiri dari empat kategori sebagai berikut:
- Asuransi Konstruksi atau Contractor All Risks (CAR), yang menjamin semua risiko kerugian yang terjadi sewaktu proses pembangunan/ konstruksi, namun tak termasuk sejumlah risiko yang disebutkan dalam pengecualian manfaatnya,
- Asuransi Pemasangan atau biasa disebut Erection All Risks (EAR) Insurance, yang mana pengertian atau definisinya sudah disebutkan di atas,
- Asuransi Civil Engineering Completed Risk (CECR), yang memberikan jaminan atas pekerjaan sipil yang sudah selesai (sudah dibangun). Adapun pihak yang bisa menjadi Tertanggung mencakup kontraktor, perusahaan, serta perorangan langsung atau instansi,
- Asuransi Contractor’s Plant and Machinery (CPM), yaitu jenis asuransi yang menjamin semua risiko kerusakan/ kerugian fisik atas objek pertanggungan yang terjadi dengan tiba-tiba serta bersifat tidak terduga. Namun hal tersebut tidak termasuk sejumlah risiko yang disebutkan di dalam pengecualian manfaatnya. Selain itu, Polis CPM ikut menjamin kerusakan/ kerugian sewaktu alat-alat berat tengah bekerja atau sedang dioperasikan (at work), sedang diam (at rest), dan juga di saat sedang dibongkar sewaktu berada dalam proses perawatan (overhauling). Untuk jenis asuransi yang satu ini, pihak yang bisa menjadi Tertanggung meliputi kontraktor, perusahaan, hingga perorangan langsung maupun instansi.
Baca Juga: 10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Inspeksi Alat Berat
Beda Objek Pertanggungan pada Polis Asuransi PAR dan Asuransi Comprehensive Machinery (CMI)
PAR dan CMI adalah dua polis yang sangat umum digunakan dalam closing asuransi lini bisnis properti serta rekayasa. Sebagaimana diketahui secara luas, Asuransi PAR (Property All Risks) merupakan polis yang menjamin dan menanggung seluruh kerugian yang dialami objek pertanggungan, selama perils yang bersangkutan tersebut tidak dikecualikan di dalam polis terkait.
Hampir serupa dengan Asuransi PAR, polis Asuransi Comprehensive Machinery (Comprehensive Machinery Insurance/ CMI) juga turut menjamin seluruh kerugian. Namun terdapat sedikit perbedaan pada bagian deskripsi objek pertanggungannya. Dengan kata lain, cakupan dari coverage kedua jenis asuransi ini tergolong all-risk dan berbeda dengan PSAKI (Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia) yang tergolong named perils.
Adapun salah satu perbedaan yang cukup signifikan dan jelas antara PAR dan Asuransi Comprehensive Machinery (CMI) ialah jenis risiko inheren yang ada pada objek yang dijamin atau dipertanggungkan. Pada polis PAR, kerusakan material yang lebih dipertimbangkan pada objek pertanggungan meliputi jenis kerusakan yang disebabkan oleh risiko eksternal.
Diantaranya seperti banjir, kebakaran, pencurian dan lainnya. Sementara pada polis Asuransi Comprehensive Machinery (CMI), kerusakan material yang paling utama sebagai pertimbangan yaitu yang bersumber dari risiko internal dari mesin-mesin atau juga peralatan listrik yang dipertanggungkan. Dengan begitu, pertimbangan utama dalam memilih PAR atau CMI yaitu dengan melihat bagaimana karakteristik risiko yang dominan pada objek yang akan dijamin atau dipertanggungkan.
Menggali lebih dalam, objek pertanggungan ikut dijelaskan baik di dalam polis PAR dan CMI. Isinya kurang lebih adalah sebagai berikut:
- Asuransi Property All Risks (PAR): Real Property yaitu tanah, bangunan, dll) dan/atau personal property yang meliputi peralatan mesin, stock, dll), yang mana properti tersebut mempunyai insurable interest dengan pihak tertanggung, atau berada dalam pengawasan pihak tertanggung.
- Asuransi Comprehensive Machinery (CMI): Properti yang dipertanggungkan dalam polis CMI mencakup seluruh instalasi, baik instalasi permanen dan juga sementara, termasuk peralatan mesin serta kelistrikan, perangkat elektronik, hingga bangunan termasuk barang-barang di dalamnya. Dan ini termasuk seperti konten, barang-barang yang dalam proses, stock, semua yang dimiliki, atau juga yang dioperasikan, dan atau yang berada dibawah pengawasan pihak tertanggung.
Persyaratan untuk Mengajukan Kepemilikan Asuransi Comprehensive Machinery
Demikianlah suguhan informasi yang berkenaan dengan Asuransi Comprehensive Machinery. Guna mendapatkan produk asuransi yang tepat dan akurat sesuai kebutuhan, alangkah baiknya jika pihak calon nasabah melakukan riset mendalam serta mengkonsultasikannya terlebih dahulu ke perusahaan penyedia asuransi atau agen dan broker asuransi terpercaya.
Adapun syarat dan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan Asuransi Comprehensive Machinery (CMI) adalah sebagai berikut:
- Surat keterangan mengenai spesifikasi mesin yang memuat data informasi seperti nomor seri mesin, nomor rangka mesin, kapasitas mesin, tahun pembuatan mesin, serta penggunaan mesin.
- Invoice mesin. Hal ini diperlukan untuk mengetahui berapa harga mesin, sebagai acuan besaran nilai jaminan manfaat atau pertanggungannya.
Lindungi Aset-Aset Penting dengan Asuransi Lainnya
Kerusakan atau kecelakaan yang dapat menimbulkan kerugian pada aset-aset akan menguras banyak biaya. Oleh karena itu, asuransi sangatlah penting untuk bisa mengatasi kerugian tersebut.
Gunakan produk asuransi dari Cermati Protect, isi form di bawah ini untuk mendapatkan berbagai proteksi terbaik.
