7 Jenis Alat Pemadat Tanah, Fungsi dan Komponennya

7 Jenis Alat Pemadat Tanah, Fungsi dan Komponennya

Pemadatan merupakan salah satu proses yang penting dalam pembuatan jalan, baik jalan raya maupun jalan untuk memudahkan akses alat berat saat lewat menuju area lain. Pemadatan terjadi jika daya resap dan banyaknya air yang masuk ke tanah sedikit. Untuk mencapai tingkat kepadatan optimal, diperlukan alat berat yang dirancang secara khusus dalam pekerjaan ini, yaitu alat pemadat tanah. 

Proses pemadatan tidak dilakukan dengan sembarangan. Ada beberapa proses yang perlu dilakukan, seperti membersihkan semak-semak, tumbuhan, dan bebatuan yang ada di sekitar. Setelah itu, pemadatan dilakukan menggunakan alat pemadat tanah. 

Manfaat Alat Pemadat Tanah

Penggunaan setiap alat berat, termasuk alat pemadat tanah memiliki sejumlah manfaat. Adapun manfaat yang didapatkan dari penggunaan alat ini, di antaranya.

1. Meningkatkan Kepadatan Tanah

Alat pemadat tanah dapat meningkatkan kepadatan tanah, sehingga tanah tidak berongga. Semakin padat tanah, maka semakin banyak bangunan yang dapat dibangun di atasnya tanpa takut permukaan tanah menjadi menurun.

2. Mengurangi Kadar Air Dalam Tanah

Alat pemadat tanah bermanfaat untuk mengurangi kadar air di dalam tanah. Caranya dengan mengubah struktur tanah yang longgar menjadi padat, sehingga air yang ada di dalamnya merembes ke tanah. Kondisi tanah yang padat dipercaya dapat mengurangi risiko penurunan atau perubahan struktur pada tanah. 

3. Memperbaiki Permukaan Tanah

Alat pemadat tanah juga bermanfaat untuk memperbaiki permukaan tanah, menghaluskan, dan meratakannya. Dengan demikian, maka pengguna jalanan menjadi nyaman saat melewati area dengan kondisi konstruksi yang baik. 

4. Mengurangi Perubahan Bentuk pada Tanah

Tanah yang longgar dapat mengubah bentuk tanah, membuat permukaannya menjadi turun atau lebih rendah daripada area lain. Hal ini dapat membahayakan pengguna jalan. Namun, perubahan bentuk pada tanah dapat dicegah dengan menggunakan alat pemadat tanah yang tepat, sehingga kondisi tanah padat secara optimal. 

5. Meningkatkan Kekuatan Tanah

Manfaat yang terakhir adalah meningkatkan kekuatan tanah. Tanah yang kuat tidak hanya membuat pengguna jalan nyaman dan aman, tapi juga meningkatkan peluang bisnis. Area di sekitar dapat dijadikan perumahan, perkantoran, rumah sakit, sekolah, maupun pusat perbelanjaan. 

Baca Juga: 9 Jenis Alat Berat yang Sering Digunakan di Pertambangan

7 Jenis Alat Pemadat Tanah

Dalam proyek konstruksi maupun pertambangan, alat pemadat tanah yang digunakan berbeda-beda tergantung kebutuhan proyek. Berikut ini 7 jenis alat pemadat tanah lengkap dengan fungsinya masing-masing.

1. Vibration Roller

Vibration roller merupakan salah satu alat pemadat tanah yang paling sering digunakan. Alat ini memiliki drum berbentuk silinder yang dapat bergetar. Jenis ini digunakan untuk memadatkan tanah, beton, aspal, dan kerikil. 

Fungsi dari vibration roller, antara lain:

  • Meningkatkan kepadatan tanah
  • Menghancurkan struktur tanah yang longgar
  • Mengurangi kadar air atau kelembaban pada tanah

Vibration roller dibagi menjadi dua jenis. Pertama, memiliki satu silinder yang digunakan untuk pemadatan di area yang kecil. Kedua, memiliki double drum untuk proses pemadatan tanah di area yang lebih luas dengan kondisi tanah yang intensif.

Selain itu, terdapat jenis mesin vibration roller yang juga sering digunakan dalam proyek konstruksi maupun pertambangan, di antaranya.

Vibration Roller PneumaticMerupakan jenis vibrasi roller dengan kombinasi antara drum dan roda pneumatik. Drum berfungsi untuk memadatkan tanah, sedangkan roda pneumatik untuk memberikan tekanan saat pemadatan tanah berlangsung. Alat ini sering digunakan pada permukaan tanah yang halus dan tidak kasar.
Vibration Roller dengan Kepadatan VariabelVibrasi roller yang satu ini dilengkapi dengan sistem yang mampu menyesuaikan tingkat kepadatan tanah dengan kebutuhan proyek. Alat ini sangat berguna untuk proyek yang memiliki kondisi tanah yang berbeda-beda, tapi tetap dengan hasil optimal.
Vibration Roller dengan Tangki AirDinamakan demikian karena vibrasi roller ini memiliki tangki air yang dapat digunakan untuk membasahi permukaan tanah sebelum dipadatkan. Hal ini dapat mengurangi debu, kotoran, dan partikel halus selama proses pemadatan tanah.

Cara Kerja Vibration Roller

  • Diawali dengan memanaskan mesin selama kurang lebih 10 menit. Tujuannya agar mesin bekerja optimal saat digunakan
  • Setelah mesin panas, atur tuas gas dan batang kemudi
  • Selama proses pemadatan, drum pada vibrasi roller kan berputar untuk menekan tanah dengan kekuatan tertentu. Tingkat ketebalan tanah minimum yang dapat dipadatkan adalah 20 cm, dan maksimum 210 cm
  • Proses ini akan menimbulkan adanya butiran-butiran untuk mengisi ruang tanah yang kosong, sehingga tanah menjadi padat

2. Pneumatic Roller

Disebut juga sebagai compactor universal. Jenis ini dilengkapi dengan ban karet yang berguna untuk memadatkan tanah. Terdapat pula drum silinder yang memiliki kompartemen untuk memadatkan tanah. 

Fungsi utama pneumatic roller, di antaranya:

  • Mengeluarkan air di dalam tanah
  • Menghaluskan permukaan tanah

Pneumatic roller dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu pneumatic roller berukuran besar dan kecil.

Pneumatic Roller Ukuran BesarJenis yang satu ini memiliki roda berjumlah 9, yaitu 4 di bagian depan dan 5 di bagian belakang. Meskipun posisinya tidak sejajar, tapi roda-roda ini dapat bekerja secara fleksibel. Ban pneumatis yang terdapat pada jenis ini dapat memadatkan tanah secara optimal.
Pneumatic Roller Ukuran KecilJenis kedua adalah yang berukuran kecil dengan 7 buah roda, yaitu 3 di bagian depan dan 4 di belakang. Jenis yang satu ini cocok untuk pemadatan dalam skala sedang dan kecil. Hasilnya optimal dan mampu membuat area yang didapatkan menjadi halus.

Cara Kerja Pneumatic Roller

  • Pastikan area yang akan dipadatkan sudah bersih, jadi tidak mengganggu proses pemadatan tanah
  • Sesuaikan tekanan udara yang ada di tanah atau permukaan jalan
  • Gerakkan pneumatic roller dengan kecepatan yang diinginkan untuk hasil yang optimal

3. Bulldozer

Secara umum, alat ini digunakan untuk mendorong dan meratakan tanah. Tapi di sisi lain, alat ini ternyata dapat menghancurkan gumpalan tanah yang berisi kerikil dan bebatuan, sehingga proses pemadatan tanah menjadi lebih mudah. 

Berdasarkan tipe blade yang digunakan, alat ini terdiri dari beberapa jenis, yaitu crawler bulldozer, wheel bulldozer, mulcher bulldozer, shiphold bulldozer, hybrid bulldozer, dan mini bulldozer. 

Crawler BulldozerMerupakan jenis yang digunakan untuk mendorong material. Alat ini memiliki bilah logam yang mampu beroperasi di medan yang curam dan licin.
Wheel BulldozerDilengkapi dengan bilah logam yang berat untuk mendorong dan menggali tanah. Jenis ini memiliki ukuran yang lebih besar, berat, dan mampu bermanuver tinggi dibandingkan crawler bulldozer.
Mulcher BulldozerTerdapat alat khusus yang dipasang pada bulldozer jenis ini. Hal ini membuatnya mampu memotong, membersihkan, dan menggiling material, seperti rumput dan kayu. 
Shiphold BulldozerDilengkapi dengan mesin bermotor besar, jadi mampu memuat dan menurunkan batu bara. Selain itu, jenis ini juga mampu untuk memindahkan dan mengeluarkan kargo dari kapal komersial.
Hybrid BulldozerSeperti namanya, jenis ini menghasilkan emisi yang rendah dan hemat bahan bakar, sehingga jauh lebih efisien untuk proyek besar. Beberapa keuntungan lain dari hybrid bulldozer adalah memiliki sistem hidrolik yang cepat, responsif, dan stabil.
Mini BulldozerJenis bulldozer yang terakhir adalah mini bulldozer dengan ukuran yang lebih kecil dibandingkan jenis lainnya. Alat ini cocok untuk proyek skala kecil dengan ruang penyimpanan yang minim. Mini bulldozer digunakan untuk membersihkan puing-puing, menggali tanah, dan membuat taman.

Cara Kerja Bulldozer

  • Menggali kemiringan dengan bergerak ke arah bawah
  • Mengapung dengan menggali secara berulang-ulang untuk mendapatkan material
  • Menggali permukaan tanah dengan jalur sejajar untuk menciptakan dinding kiri dan kanan

4. Tamping Roller

Jika dibandingkan dengan alat pemadat tanah lainnya, tamping roller memiliki ukuran yang lebih kecil. Alat ini berguna untuk memadatkan tanah di area yang sulit dijangkau, seperti tanah yang bercampur pasir, kerikil, dan bebatuan. Jenis ini mampu menghasilkan tekanan yang tinggi pada permukaan tanah.

Tamping roller dibagi menjadi dua jenis, yaitu mesh grid roller dan smooth segment roller.

Mesh Grid RollerAlat pemadat yang satu ini dilengkapi dengan roda berupa anyaman yang mampu menghasilkan pemadatan dari bawah. Jenis ini sangat cocok untuk memadatkan lapisan tanah yang kasar. Berat maksimal yang dapat dipadatkan mencapai 10 ton.
Alat pemadat tanah merupakan jenis alat berat yang membutuhkan perlindungan tambahan dari asuransi karena perannya yang sangat penting. Cermati Protect menawarkan asuransi alat berat terbaik untuk melindungi berbagai jenis mesin dan alat berat, memastikan kebutuhan pembangunan dan pertambangan Anda terlindungi maksimal.Jenis yang kedua bernama segment roller yang memiliki roda lempengan bersusun. Sama seperti mesh grid roller, jenis ini mampu memadatkan dari bawah dengan hasil optimal meskipun rodanya tidak terlalu masuk ke dalam tanah. Segment roller mampu mengurangi kadar air di dalam tanah, sehingga hasil pemadatan tanah maksimal.

Cara Kerja Tamping Roller

  • Tersedia model ride on dan pull behind yang dapat ditarik menggunakan bulldozer atau traktor
  • Drum dapat diisi dengan air maupun pasir, sehingga mampu memadatkan tanah yang cukup dalam

5. Tandem Roller

Meratakan permukaan tanah yang lunak dapat dilakukan oleh tandem roller. Jenis ini digunakan pada tahap akhir. Tandem roller dibagi menjadi dua jenis, yaitu two axel yang memiliki berat 8-14 ton dan three axle untuk memaksimalkan kepadatan tanah.

Beberapa fungsi tandem roller, di antaranya:

  • Melakukan proses kompaksi permukaan tanah
  • Menghilangkan kadar air dan rongga udara di dalam tanah
  • Meratakan permukaan tanah
  • Menghaluskan hasil aspal

Cara Kerja Tandem Roller

  • Perhatikan kondisi tanah, seperti tingkat kepadatan dan komposisinya
  • Tempatkan lapisan aspal menggunakan paver
  • Gerakkan tandem roller secara maju dan mundur 
  • Lakukan gerakan berulang kali untuk mendapatkan tingkat kepadatan yang diinginkan

6. Three Wheel Roller

Disebut juga sebagai macadam roller yang digunakan untuk memadatkan tanah yang berbutir-butir dan kasar. Jenis ini dilengkapi dengan drum baja berongga dilapisi kaki baja yang tegak lurus. Roda yang terdapat pada alat ini memiliki lebar dan keliling yang bervariasi.

Fungsi three wheel loader, di antaranya:

  • Mengompaksi tanah
  • Meratakan permukaan tanah
  • Memadatkan tanah dalam proses pembuatan aspal

Cara Kerja Three Wheel Roller

  • Melakukan pengecekan pada area kerja
  • Memeriksa bagian mesin dan seluruh komponen roller
  • Menyetel kecepatan dan mode operasi sesuai kebutuhan proyek
  • Tambah daya beban dengan air, pasir, dan kerikil untuk memaksimalkan proses pemadatan tanah
  • Gunakan gerakan maju mundur secara berulang kali untuk hasil pemadatan yang optimal

Baca Juga: 10 Jenis Alat Berat untuk Pembangunan Gedung

Inovasi Terbaru pada Alat Pemadat Tanah

Perkembangan teknologi pada alat pemadat tanah semakin pesat dengan hadirnya teknologi yang ramah lingkungan dan peningkatan efisiensi operasional. Beberapa inovasi terbaru yang layak diketahui, antara lain:

  • Alat Pemadat Tanah Elektrik dan Hibrida: Varian alat dengan tenaga listrik dan kombinasi diesel-listrik mulai diperkenalkan untuk mengurangi emisi dan konsumsi bahan bakar, sekaligus menurunkan biaya operasional di lapangan.
  • Sistem Pemantauan Digital dan IoT: Alat pemadat modern dilengkapi sensor yang terhubung dengan sistem IoT untuk memantau kondisi alat secara real-time. Hal ini membantu operator dan manajemen proyek dalam pengambilan keputusan tepat waktu dan pemeliharaan preventif yang efektif.
  • Teknologi Pemadatan Adaptif: Beberapa alat kini memiliki fitur yang dapat menyesuaikan getaran dan tekanan secara otomatis sesuai kondisi tanah dan material yang sedang dipadatkan, menghasilkan pemadatan yang lebih optimal dan minim risiko kerusakan alat.

Pemilihan Alat Pemadat Tanah yang Tepat Sangat Penting

Alat pemadat tanah terdiri dari berbagai jenis, jadi pilihlah satu jenis yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Sesuaikan dengan kondisi tanah, proyek, dan tingkat kepadatan yang diinginkan. Jangan lupa asuransikan alat pemadat tanah yang sudah dibeli atau disewa untuk meminimalisir biaya perbaikan jika terjadi kerusakan akibat penggunaan operasional. 

Alat pemadat tanah merupakan jenis alat berat yang membutuhkan perlindungan tambahan dari asuransi karena perannya yang sangat penting. Cermati Protect menawarkan asuransi alat berat terbaik untuk melindungi berbagai jenis mesin dan alat berat, memastikan kebutuhan pembangunan dan pertambangan Anda terlindungi maksimal. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya seputar produk asuransi alat berat Cermati Protect, bisa mengisi formulir dibawah ini!