Cermati Protect

6 Tugas Ahli K3 Umum yang Jarang Diketahui

6 Tugas Ahli K3 Umum yang Jarang Diketahui

Ahli K3 umum semakin banyak dibutuhkan mengingat pesatnya perkembangan industri di Indonesia. Masing-masing industri membutuhkan ahli dalam mengawasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja karyawan untuk menghindari kecelakaan kerja yang merugikan perusahaan. 

Guna memaksimalkan ilmu dan potensi di bidang K3, ahli K3 umum wajib mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga legal. Sertifikat yang didapatkan dari pelatihan membuat seseorang mampu memenuhi syarat uji dan memiliki produktivitas unggul saat Kembali bekerja di perusahaan.

Pentingnya Ahli K3 Umum di Perusahaan

tugas ahli k3 umum

Ahli K3 memiliki peranan penting dalam mengawasi dan mewujudkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Adapun peranan tersebut, antara lain:

1. Meningkatkan Keselamatan Kerja

Adanya program K3 di suatu perusahaan dipercaya dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja. Selain melindungi karyawan, penerapan K3 juga melindungi perusahaan sehingga produktivitas secara keseluruhan ikut meningkat.

2. Mencegah Penyakit Akibat Kerja

Kecelakaan kerja disebabkan karena beberapa faktor, seperti kondisi lingkungan kerja yang kurang aman hingga kelalaian dari karyawan itu sendiri. Ahli K3 membantu perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi faktor yang menimbulkan risiko. Dengan begini, perusahaan dapat melakukan sejumlah evaluasi demi meningkatkan kesejahteraan kerja karyawan.

3. Meningkatkan Reputasi Perusahaan

Perusahaan yang memiliki catatan penerapan K3 yang baik terbukti dari meningkatnya produktivitas kerja. Catatan K3 yang baik dapat menjaga reputasi perusahaan di mata publik dan sesama pebisnis. Reputasi yang meningkat sejatinya akan menumbuhkan motivasi kerja dan meningkatkan loyalitas karyawan.

4. Mengurangi Pengeluaran Perusahaan

Seiring dengan berkurangnya jumlah kecelakaan kerja, maka perusahaan dapat menghemat anggaran dalam periode tertentu. Misalnya, biaya rumah sakit, penyediaan obat-obatan bagi karyawan, kompensasi karyawan, dan kerusakan properti akibat kecelakaan kerja. Sehingga penghematan dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.

Tanggung Jawab Ahli K3 Umum

Tanggung jawab seorang ahli K3 tidak boleh dipandang sebelah mata. Beberapa tanggung jawab krusial, di antaranya:

1. Mengidentifikasi Biaya dan Risiko

Bertujuan untuk:

2. Melatih dan Mengedukasi Karyawan

Bertujuan untuk:

3. Implementasi Berjalan dengan Baik

Bertujuan untuk:

4. Mengembangkan Penerapan K3

Bertujuan untuk:

5. Patuh Sesuai Regulasi

Bertujuan untuk:

6. Melakukan Pengawasan dan Mengevaluasi

Bertujuan untuk:

Tugas Ahli K3 Umum

Tugas para ahli K3 umum diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per-002/Men/1992 yang berisikan Tata Cara Penunjukan, Kewajiban, dan Wewenang Ahli K3 dalam menjalankan tugasnya. 

Adapun tugas-tugasnya, antara lain:

1. Mengawasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan K3 sesuai bidang yang sudah ditunjuk sesuai Keputusan penunjukan

2. Memberikan laporan tertulis kepada Menteri tenaga kerja atau pejabat tertentu untuk melihat hasil pelaksanaan tugas. Dengan ketentuan sebagai berikut:

3. Merahasiakan seluruh keterangan atau informasi yang berhubungan dengan perusahaan maupun pejabat yang ada di dalamnya

4. Memasuki tempat kerja sesuai keputusan yang sudah ditetapkan

5. Berhak meminta keterangan yang berkaitan dengan syarat-syarat penerapan K3 yang ditetapkan di tempat kerja

6. Mengawasi, menganalisa, memeriksa, menguji, mengevaluasi penerapan K3, dan membina pelaksanaan K3 di suatu perusahaan. Di dalamnya meliputi:

Target Peserta dalam Pelatihan K3

Peserta yang berasal dari industri pemerintahan, BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta yang sudah memiliki pengalaman kerja di bidang K3. Setiap peserta akan mengikuti ujian tertulis dan wawancara. 

Adapun persyaratan umum peserta pelatihan sertifikasi K3, antara lain:

Besarnya Biaya Pelatihan K3

Besaran biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh sertifikat ahli K3 umum sangat bervariasi. Mulai dari Rp2.500.000 hingga Rp7.000.000, tergantung dari lembaga yang mengadakan sertifikasi dan fasilitas yang diberikan kepada peserta selama mengikuti pelatihan.

Salah satu lembaga yang mengadakan sertifikasi K3 umum adalah PPM Manajemen. Biaya pelatihan yang dikenakan kepada peserta sebesar Rp6.800.000 dengan durasi pelatihan selama 4 hari. Biaya ini sudah termasuk pajak dan biaya ujian sampai memperoleh sertifikat

Selama proses pelatihan, aka nada beberapa topik yang dibahas untuk meningkatkan kompetensi peserta seputar penerapan K3. Adapun topik-topik yang akan dibahas selama pelatihan, antara lain:

Ahli K3 Umum Perlu Membekali Diri dengan Pelatihan K3

Para ahli K3 umum dianggap kompeten di bidangnya bila sudah memiliki sertifikasi K3 yang diperoleh dari lembaga yang sah di Indonesia. Untuk memaksimalkan kompetensi, para ahli K3 dapat mengikuti pelatihan berkelanjutan yang membahas topik-topik terbaru seputar pelaksanaan K3. Dengan demikian, aturan K3 yang ditetapkan dalam suatu perusahaan menjadi optimal.

Bagi yang berkeinginan menjadi ahli K3, jangan lupa untuk mengikuti pelatihan ini. Pilihlah lembaga terbaik yang menawarkan topik pembelajaran yang luas, pelayanan memuaskan, dan harga yang sesuai dengan budget masing-masing. Bandingkan antara satu lembaga dengan lembaga lainnya untuk mendapatkan satu nama lembaga paling berkualitas. 

Lengkapi juga perlindungan karyawan dengan asuransi kesehatan karyawan. Dengan begitu, risiko kerugian akibat kecelakaan kerja dapat makin terminimalisir. Isi form di bawah ini untuk informasi lengkapnya!

Exit mobile version