Tied-In Tower Crane: Fungsi, Keunggulan, dan Penerapannya di Konstruksi
Pekerjaan konstruksi berskala besar membutuhkan alat berat dengan kemampuan luar biasa. Dalam dunia konstruksi, kehadiran alat berat sangat vital untuk efisiensi dan keselamatan proyek.
Salah satu alat yang semakin populer adalah tied-in tower crane. Crane ini menawarkan banyak keuntungan, terutama dalam proyek-proyek berskala besar seperti gedung pencakar langit dan infrastruktur lainnya.
Penggunaan tower crane jenis ini semakin umum di proyek-proyek besar karena keunggulannya dalam menjamin stabilitas dan efisiensi kerja, terutama pada proyek bangunan tinggi.
Apa Itu Tied-In Tower Crane?

Secara umum, tower crane adalah jenis alat pengangkat (crane) yang sering digunakan dalam proyek konstruksi gedung bertingkat tinggi. Adapun tied-in tower crane adalah varian tower crane yang diikat atau dipasangkan dengan struktur bangunan untuk menambah stabilitas. Metode “tied-in” ini melibatkan pemasangan kait atau penopang khusus pada beberapa titik di gedung sehingga crane tetap stabil meskipun bekerja di ketinggian ekstrem.
Pengikatan ini penting karena tanpa penopang tambahan, tower crane rentan bergoyang atau kehilangan keseimbangan akibat angin atau beban berat. Oleh karena itu, tied-in tower crane menjadi solusi ideal untuk proyek yang membutuhkan crane dengan tinggi di atas rata-rata.
Dengan cara ini, crane dapat memberikan stabilitas yang lebih baik, terutama ketika digunakan untuk mengangkat material berat di ketinggian. Tied-in tower crane biasanya terdiri dari tiang vertikal, lengan horizontal, dan sistem pengikat yang menghubungkannya dengan struktur bangunan.
Baca Juga: Mengenal Jenis dan Fungsi Crane
Fungsi Utama Tied-In Tower Crane
| Jenis Fungsi | Deskripsi |
| Mengangkat Material | Crane ini sangat efektif untuk mengangkat bahan bangunan seperti beton, baja, dan material lainnya ke ketinggian yang diperlukan. |
| Meningkatkan Efisiensi | Dengan kemampuannya untuk menjangkau area yang luas, tied-in tower crane dapat meningkatkan efisiensi kerja di lokasi konstruksi. |
| Stabilitas dan Keamanan | Dengan diikat pada struktur bangunan, crane ini memberikan stabilitas tambahan yang penting untuk keselamatan selama proses pengangkatan. |
| Pengurangan Ruang yang Diperlukan | Tied-in tower crane membutuhkan ruang yang lebih sedikit dibandingkan dengan crane tradisional, sehingga lebih cocok untuk lokasi konstruksi yang terbatas. |
Cara Kerja Tied-In Tower Crane
Tied-in tower crane bekerja dengan menempelkan bagian tubuh (mast) ke struktur bangunan yang sedang dibangun. Proses ini dilakukan melalui sistem anchor atau bracket yang dipasang pada titik-titik tertentu di ketinggian. Berikut tahapan umum pemasangan tied-in tower crane:
1. Pemasangan Dasar (Base)
Tower crane dipasang di pondasi beton yang kokoh sebagai tumpuan dasar agar stabil.
2. Perakitan Mast dan Jib
Setelah pondasi terpasang, komponen mast (tiang utama) dan jib (lengan crane) dipasang dan ditinggikan secara bertahap.
3. Penambahan Anchor Points (Ikatan)
Pada beberapa titik ketinggian tertentu, crane diikat menggunakan penopang tied-in ke gedung atau struktur bangunan.
4. Pengaturan Beban dan Stabilitas
Beban yang diangkat oleh tied-in tower crane bisa berupa material berat seperti beton, baja, dan perancah. Berkat sistem pengikatan ini, risiko goyangan dapat diminimalkan.
5. Peningkatan Ketinggian Bertahap
Seiring dengan perkembangan proyek, crane bisa dinaikkan lebih tinggi dengan tetap memasang ikatan tambahan untuk menjaga kestabilan.
Keuntungan Menggunakan Tied-In Tower Crane
Penggunaan tied-in tower crane memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya populer dalam proyek konstruksi gedung tinggi dan infrastruktur besar. Berikut beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan menggunakan tied-in tower crane dalam proyek konstruksi:
1. Kekuatan dan Stabilitas
Tied-in tower crane menawarkan kekuatan dan stabilitas yang lebih baik. Karena diikat pada bangunan, crane ini dapat mengatasi beban berat tanpa risiko terbalik. Dengan sistem tied-in, crane lebih stabil meskipun bekerja di ketinggian ekstrem atau di area berangin kencang. Ini mengurangi risiko kecelakaan kerja.
2. Kemampuan Angkat yang Lebih Besar
Karena terikat dengan bangunan, tied-in tower crane mampu mengangkat beban lebih berat tanpa khawatir akan ketidakseimbangan. Crane ini dapat dipindahkan atau disesuaikan dengan mudah saat proyek berkembang. Ini memberikan fleksibilitas dalam penggunaan ruang dan waktu.
3. Efisiensi dan Pengurangan Biaya Pengerjaan Proyek
Meskipun investasi awal mungkin lebih tinggi, penggunaan tied-in tower crane dapat mengurangi biaya jangka panjang dengan meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu proyek. Selain itu, tied-in tower crane memiliki kemampuan menjangkau area yang luas dan mengangkat material berat dengan aman, tied-in tower crane mempercepat pengerjaan konstruksi.
4. Cocok untuk Proyek Gedung Tinggi dan Pengoperasiannya yang Mudah
Tied-in tower crane sangat ideal untuk proyek seperti pencakar langit atau gedung bertingkat karena ketinggiannya dapat disesuaikan dengan perkembangan bangunan. Dengan teknologi modern, banyak tied-in tower crane dilengkapi dengan sistem otomatis yang memudahkan pengoperasian dan meningkatkan keselamatan.
Baca Juga: Jenis Rough Terrain Crane Tadano dan Telescopic Boom Cargo Crane
Penerapan Tied-In Tower Crane dalam Proyek Konstruksi

Tied-in tower crane banyak digunakan di berbagai proyek besar, terutama pada pembangunan gedung bertingkat, jembatan, dan infrastruktur publik. Berikut beberapa contoh proyek di mana tied-in tower crane sangat berperan:
1. Konstruksi Gedung Tinggi / Pencakar Langit
Crane ini sangat ideal untuk proyek pembangunan gedung pencakar langit yang memerlukan pengangkatan material ke ketinggian yang besar. Tied-in tower crane sangat diperlukan untuk mengangkat material hingga ratusan meter di atas permukaan tanah.
2. Pembangunan Jembatan Besar
Dalam proyek jembatan, tied-in tower crane membantu mengangkat komponen baja atau beton dan elemen-elemen struktur yang berat lainnya dengan aman dan akurat.
3. Proyek Infrastruktur Publik
Dalam proyek renovasi bangunan lama, crane ini dapat memberikan solusi yang efektif untuk mengangkat material ke bagian atas bangunan yang sudah ada. Contohnya seperti bandara, stasiun, atau pusat perbelanjaan modern juga memanfaatkan tied-in tower crane untuk mempercepat proses konstruksi.
Faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Penggunaan Tied-In Tower Crane
Meskipun tied-in tower crane menawarkan banyak keunggulan, ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan agar penggunaannya optimal:
1. Perencanaan Struktur Pengikatan
Proses perencanaan titik-titik pengikatan (tie-in points) harus dilakukan dengan matang. Tujuannya adalah memastikan bahwa beban dari crane dapat ditransfer dengan baik ke struktur bangunan tanpa menimbulkan kerusakan. Bila tidak direncanakan dengan benar, ada risiko bahwa titik ikatan justru memperlemah kekuatan bangunan atau menyebabkan retak pada elemen struktural.
2. Cuaca dan Angin
Cuaca ekstrem, terutama angin kencang, dapat mempengaruhi stabilitas dan performa tower crane, termasuk yang menggunakan sistem tied-in. Meskipun terikat pada bangunan, jib (lengan crane) yang panjang dan fleksibel bisa tetap bergerak atau bergoyang saat terkena hembusan angin kuat.
3. Sertifikasi Operator dan Tim Teknis
Pengoperasian tower crane, terutama jenis tied-in yang bekerja di ketinggian ekstrem, memerlukan kompetensi tinggi. Operator dan tim teknis yang bertugas harus memiliki lisensi resmi dan pelatihan yang relevan. Pelatihan ini mencakup pemahaman tentang prosedur keselamatan, teknik pengangkatan beban, dan pengoperasian crane dalam kondisi sulit.
4. Pemeliharaan dan Inspeksi Rutin
Meskipun tied-in tower crane memiliki risiko kerusakan lebih rendah dibanding crane biasa karena adanya sistem ikatan, inspeksi dan pemeliharaan tetap krusial untuk memastikan alat bekerja dengan baik. Setiap komponen, mulai dari tali baja (wire rope) hingga mekanisme putar, harus diperiksa secara berkala.
Baca Juga: Gaji Proyek Pembangunan: Rincian, Faktor Penentu, dan Cara Mendapatkan Kompensasi Kompetitif
Tied-in tower Solusi Optimal untuk Proyek Konstruksi Tinggi dan Infrastruktur Besar
Dengan kemampuan untuk mengangkat material berat di ketinggian dan memberikan stabilitas tambahan, crane ini menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai aplikasi konstruksi, mulai dari gedung tinggi hingga proyek renovasi. Pengikatan dengan struktur bangunan memastikan crane akan tetap stabil meskipun bekerja di ketinggian ekstrim dan dalam kondisi angin kencang atau cuaca yang buruk.
Meskipun ada tantangan dalam penggunaannya, keuntungan yang ditawarkan jauh lebih banyak. Jika Anda sedang merencanakan proyek konstruksi besar, pertimbangkan untuk menggunakan tied-in tower crane sebagai bagian dari strategi Anda untuk mencapai hasil yang maksimal.
Namun, penggunaan tied-in tower crane harus disertai perencanaan matang, pelatihan operator, serta inspeksi rutin agar dapat berfungsi optimal. Selain itu, perusahaan konstruksi perlu memberikan perlindungan ekstra kepada pekerja melalui asuransi kesehatan karyawan, seperti yang ditawarkan oleh Cermati Protect. Dengan perlindungan menyeluruh, baik pekerja maupun perusahaan dapat mencapai hasil maksimal dalam setiap proyek yang dijalankan.
Tied-In Tower Crane adalah alat berat yang menjadi andalan dalam proyek konstruksi besar berkat kemampuannya menangani beban berat dengan stabilitas tinggi. Sebagai investasi bernilai besar, perlindungan terhadap alat ini sangat penting untuk menghindari risiko kerugian akibat kerusakan atau insiden operasional. Asuransi alat berat menjadi langkah strategis untuk memastikan perlindungan optimal, sehingga alat berat tetap berfungsi dengan baik dan mendukung kelancaran proyek.
Cermati Protect menyediakan layanan asuransi umum yang dirancang untuk melindungi alat berat, termasuk Tied-In Tower Crane, dari berbagai risiko operasional. Dengan asuransi yang tepat, perusahaan dapat menjaga produktivitas dan melindungi investasi alat berat secara maksimal.
Dapatkan informasi terlengkap untuk produk Asuransi Alat Berat dengan mengisi formulir dibawah ini!
