Mengenal Hydraulic Excavator dan Sistem Kerjanya
Hydraulic excavator termasuk salah satu alat berat yang banyak dipakai dalam industri pertambangan dan yang lainnya. Sistem hidrolik yang terdapat pada alat berat yang satu ini merupakan keunikan tersendiri dan bisa membuatnya bekerja dengan baik pada berbagai medan yang berbeda.
Seperti kebanyakan alat berat pada umumnya, penggunaan hydraulic excavator ini bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Hal ini tentu hanya bisa didapatkan jika alat berat ini digunakan dengan tepat oleh seorang operator yang juga ahli di bidangnya.
Apa Itu Hydraulic Excavator?

Hydraulic Excavator merupakan jenis alat berat yang bekerja dengan mengandalkan sistem hidrolik. Mesin konstruksi yang satu ini memiliki banyak kemampuan sekaligus, mulai dari menggali, mengangkat, dan bahkan mengangkut berbagai material.
Kemampuan yang dimiliki hydraulic excavator menjadi salah satu alasan mengapa alat berat ini cukup banyak digunakan dalam proyek konstruksi. Selain itu, alat berat ini juga kerap digunakan dalam industri pertambangan yang biasanya identik dengan proses penggalian dan pemindahan material tambang.
Hydraulic excavator merupakan mesin yang menggunakan sistem hidrolik untuk menggerakkan berbagai komponen yang terdapat padanya, seperti: bagian lengan, rantai, keranjang dan yang lainnya. Sistem inilah yang pada akhirnya membuat excavator bisa bekerja dengan efisien dan presisi.
Pada umumnya, sistem hidrolik pada alat berat ini terdapat di bagian lengan yang menggunakan bilah di sisi ujungnya. Lengan yang dipasang inilah yang pada akhirnya bergerak dengan kemampuan berputar sampai 360º. Kemampuan yang unik ini memungkinkan hydraulic excavator bisa bekerja di berbagai medan.
Baca Juga: Memahami Arti PC pada Excavator & Spesifikasinya
Jenis–Jenis Excavator
Penggunaan excavator sudah banyak dilakukan sejak puluhan tahun lalu. Alat berat ini dianggap bisa memberikan kemudahan dalam menangani berbagai pekerjaan yang berat. Selain itu, penggunaan alat berat ini tentu akan menghemat tenaga dan sekaligus biaya.Secara garis besar, excavator sendiri bisa dibedakan menjadi 2 jenis, antara lain:
| Wheel Excavator | Ini merupakan jenis excavator yang digunakan pada medan atau area yang berkontur padat dan rata. Hal ini membuat penggunaan wheel excavator ini sedikit terbatas, sebab bentuk desain dan bobotnya membuatnya sulit dibawa ke medan-medan yang terjal dan tidak rata. Wheel excavator memiliki 4 buah roda dengan ukuran yang besar. Alat berat ini akan sulit untuk digunakan pada area-area yang bergelombang, sehingga lebih sering digunakan dalam pembangunan jalan raya dan area kerja rata lainnya. |
| Crawler Excavator | Crawler excavator merupakan jenis excavator yang didesain mampu menjangkau dan melalui medan-medan yang bergelombang dan tidak rata. Bukan hanya itu saja, alat berat yang satu ini bahkan bisa digunakan dengan baik di area yang berlumpur sekalipun. Kemampuannya tersebut membuat crawler excavator menjadi salah satu alat berat yang banyak digunakan di industri pertambangan, di mana lokasinya biasanya berada pada medan sulit. Selain itu, alat berat ini juga banyak digunakan untuk kebutuhan proyek konstruksi. Namun sebagaimana penggunaan alat berat pada umumnya, penggunaan excavator ini tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan dan lokasi kerjanya. Hal ini akan memungkinkan alat berat tersebut bisa bekerja secara maksimal dan sesuai dengan harapan. |
Jenis Sistem Hydraulic Excavator?
Sebagaimana alat berat lainnya, excavator tentu memiliki berbagai komponen yang memungkinkan alat berat tersebut bekerja sistematis. Sistem hidrolik yang terdapat pada excavator merupakan bagian penting yang membuat alat berat ini mampu memberikan kinerja terbaik.
Berikut ini adalah beberapa jenis sistem hydraulic excavator yang perlu dipahami dengan baik:
| Hidrolik Silinder | Hidrolik silinder merupakan jenis alat kerja yang memiliki fungsi untuk menggerakkan beberapa bagian pada excavator, antara lain: bagian boom, stick, dan juga bucket silindernya. |
| Swing Motor dan Drive | Swing motor dan drive merupakan jenis hidrolik yang bekerja dengan bantuan oli hidrolik yang diatur oleh bagian control valve, dimana hal ini kemudian membuat bagian swing dan drive bekerjasama untuk memutar excavator. |
| Travel Motor dan Final Drive | Travel motor dan final drive ini bergerak dengan bantuan oli hidrolik yang berasal dari control valve dan swivel joint, sehingga komponen ini bisa membuat excavator melakukan gerakan maju dan mundur. |
Bagian – Bagian Sistem Hydraulic
Sistem hidrolik yang terdapat pada excavator tentu akan membuat alat berat tersebut mampu bergerak dengan leluasa. Hal tersebut dibutuhkan untuk mempermudah hydraulic excavator bisa menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang diinginkan oleh operator.
Sistem hidrolik pada excavator sendiri memiliki 2 bagian yang penting, antara lain:
Attachment
Attachment merupakan bagian dari sistem hydraulic yang terdiri dari komponen berikut ini:
- Boom : ini adalah komponen yang menghubungkan base frame ke arm yang panjang, sehingga kemudian bagian tersebut bisa digerakkan oleh boom cylinder.
- Arm : ini merupakan komponen yang menghubungkan boom ke bagian bucket, di mana komponen ini akan digerakkan oleh arm cylinder.
- Bucket : ini merupakan komponen yang terhubung dengan material saat loading, di mana komponen ini digerakkan oleh bucket cylinder.
Base Machine
Base machine merupakan bagian dari sistem hydraulic yang terdiri dari beberapa bagian berikut:
- Base frame : ini adalah bagian atas dari cabin, counter weight, dan komponen yang lainnya.
- Track frame : ini merupakan bagian center frame dan juga crawler frame yang berfungsi untuk mendukung aktivitas operasional.
- Track shoe : ini merupakan komponen berupa roda rantai besi atau roda ban yang mampu membuat sistem hydraulic bergerak.
Baca Juga: Spesifikasi Alat Berat Excavator dan Shovel
Cara Kerja Sistem Hydraulic pada Excavator

Sistem hidrolik yang ada excavator memiliki peran penting untuk menjalankan berbagai fungsi yang ada pada mesinnya. Hal ini bekerja dengan menggunakan prinsip penerapan tekanan fluida yang didapatkan dari oli hidrolik untuk menggerakkan komponen-komponen yang terdapat pada mesin.
Berikut ini adalah beberapa langkah kerja sistem hidrolik yang terdapat pada excavator:
1. Pompa Hidrolik
Langkah pertama diawali oleh pompa hidrolik yang memompakan oli ke dalam sistem itu sendiri. Pompa ini akan menghasilkan tekanan tinggi yang dibutuhkan untuk menggerakkan komponen-komponen hidrolik.
2. Klep Kontrol
Oli yang dipompakan dialirkan lewat katup kontrol yang terdapat pada mesin. Katup inilah yang akan mengontrol aliran oli tersebut dan juga tekanan yang dibutuhkan untuk menggerakkan komponen-komponen yang terdapat di dalam alat berat tersebut.
Cairan atau yang dikenal dengan sebutan fluida bisa menghasilkan energi hidrolik merupakan jenis oli yang memiliki banyak keunggulan, seperti tahan terhadap korosi dan api, bahkan tahan terhadap cuaca dingin.
3. Silinder Hidrolik
Pada saat alat berat dihidupkan, maka mesin diesel akan memutar bagian pompa yang akhirnya menimbulkan energi hidrolik. Silinder hidrolik memiliki fungsi sebagai pengubah tekanan hidrolik menjadi sebuah gerakan yang mekanis.
Ketika tekanan oli diterapkan ke silinder, maka piston akan mulai bergerak dan hal ini akan sekaligus menggerakkan komponen-komponen yang berkaitan dengan bagian silinder, seperti arm excavator dan bagian yang lainnya.
4. Energi Mekanis
Pada saat fluida sudah memasuki setiap komponen, maka energi hidrolik berubah menjadi energi mekanis, sehingga bisa menghasilkan gerakan. Setelah tahap tersebut, maka operator bisa menggunakan tuas untuk mengatur dan mengoperasikan excavator sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Excavator PC 75: Pengertian, Jenis dan Keunggulannya
Keunggulan Hydraulic Excavator
Berikut ini adalah beberapa keunggulan yang dimiliki oleh alat berat hydraulic excavator:
- Hydraulic excavator dikenal sebagai alat berat yang memiliki kekuatan serta daya tahan yang cukup besar, sehingga alat ini mampu menggali dan memindahkan material dengan sangat baik.
- Sistem hidrolik yang terdapat pada alat berat mampu memberi kontrol yang tinggi dan akurat pada setiap gerakan mesin, sehingga membuat operator lebih mudah menjalankan pekerjaannya dengan akurat.
- Hydraulic excavator memiliki mobilitas yang tinggi dan bisa digunakan pada berbagai medan, termasuk yang sulit sekalipun.
- Jenis excavator tertentu juga bisa digunakan untuk penanganan proyek di dalam terowongan, termasuk penggalian tambang maupun konstruksi lainnya.
Hydraulic Excavator untuk Pekerjaan Sulit
Hidrolik excavator merupakan salah satu alat berat yang banyak digunakan pada proyek konstruksi dan pertambangan. Alat berat yang satu ini bisa melakukan beberapa pekerjaan yang berbeda, bahkan pada medan sulit sekalipun. Selain membuat pekerjaan menjadi lebih mudah, penggunaannya juga akan menghemat waktu dan tenaga.
Hydraulic excavator merupakan alat berat penting dengan sistem kerja yang efisien untuk berbagai proyek konstruksi. Namun, risiko kerusakan dan kehilangan alat berat tidak dapat diabaikan. Cermati Protect menyediakan produk asuransi umum yang dirancang khusus untuk melindungi hydraulic excavator dan alat berat lainnya dari berbagai risiko, seperti kerusakan atau pencurian, sehingga Anda dapat menjalankan proyek dengan lebih aman dan tanpa khawatir akan kerugian yang tidak terduga.
Dapatkan informasi selengkapnya mengenai produk asuransi umum terbaik dari Cermati Protect dengan mengisi formulir berikut ini!
