10 Prospek Kerja Teknik Industri dan Gajinya
Teknik industri merupakan jurusan yang erat kaitannya dalam proses industri, seperti sistem manufaktur, tekno ekonomi, dan ergonomi. Cakupan ilmu yang luas menghasilkan lulusan yang hebat dengan peluang kerja yang beragam. Ada yang berperan dalam dunia bisnis, sumber daya, efisiensi proses kerja, peningkatan kualitas produk, kuantitas produk, hingga penghematan modal.
Gaji teknik industri juga cukup menggiurkan. Bagi yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun, misalnya, bisa digaji hingga belasan juta setiap bulan.
10 Prospek Kerja Teknik Industri dan Gajinya

Prospek kerja bagi lulusan teknik industri cukup beragam. Bagi kamu yang tertarik menempuh pendidikan jurusan ini, berikut 10 prospek kerja yang sudah menunggumu di masa depan.
1. Manajer Produksi
Mengelola proses produksi secara menyeluruh menjadi salah satu tanggung jawab manajer produksi. Mulai dari perencanaan, pengorganisasian, distribusi, hingga pengendalian. Kamu perlu memastikan bahwa jadwal produksi, operasional, dan kualitas produk terjaga agar tidak mengganggu kelancaran operasional.
Di sisi lain, kamu juga harus melakukan riset terhadap pasar untuk mengetahui kebutuhan pasar dan produk yang dijual oleh kompetitor. Kamu pun akan bekerja sama dengan divisi customer service untuk mengetahui kebutuhan konsumen, sehingga berbagai perbaikan bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk maupun pelayanan.
Rata-rata gaji manajer produksi di Indonesia antara Rp11.000.000 hingga Rp14.000.000 per bulan.
2. Konsultan Manajemen
Gaji teknik industri yang cukup menggiurkan selanjutnya adalah konsultan manajemen. Profesi ini bertanggung jawab untuk memberi saran dan solusi atas masalah yang terjadi di internal maupun eksternal perusahaan. Dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas perusahaan secara menyeluruh.
Konsultan manajemen nantinya akan sering berhubungan dengan klien untuk membantu menyelesaikan masalah klien. Maka dari itu, profesi ini menuntut kemampuan komunikasi yang baik agar penyampaian informasi kepada klien bagus.
Kisaran gaji konsultan manajemen cukup beragam, tergantung jenjang pendidikan, pengalaman, dan reputasi perusahaan tempatnya bekerja. Rata-rata gaji konsultan manajemen di Indonesia antara Rp8.000.000 hingga Rp30.000.000 per bulan.
3. Industrial Engineering
Adalah profesi yang juga cukup menjanjikan bagi lulusan teknik industri. Profesi ini bertanggung jawab untuk meninjau jadwal dan proses produksi guna meningkatkan produktivitas produksi. Profesi ini juga bertanggung jawab untuk menemukan tata cara memperbaiki bagian produksi yang kurang akurat, merancang tata letak fasilitas, dan menghitung biaya produksi.
Bukan tugas yang mudah, bukan? Maka tak heran kalau industrial engineering digaji cukup mahal dibandingkan profesi lulusan teknik industri lainnya. Apalagi profesi ini menuntut kemampuan matematika yang tinggi karena tugasnya sangat erat dengan perhitungan.
Rata-rata gaji industrial engineering di Indonesia antara Rp5.000.000 hingga Rp17.000.000 per bulan.
Baca Juga: Daftar Gaji Insinyur Konstruksi di Indonesia
4. Quality Control
Quality control atau sering disebut QC adalah profesi yang bertanggung jawab untuk memastikan kualitas produk yang diproduksi oleh perusahaan sudah sesuai dengan standar yang ditentukan. Misalnya, dari tingkat keamanan packaging yang diharapkan tidak merusak kualitas dari produk yang akan dijual.
Selain itu, QC juga bertugas untuk memeriksa penggunaan bahan baku, peralatan atau mesin produksi, hingga kerja sama antar tim. Tugasnya harus dilakukan secara berkesinambungan karena kesalahan dalam produksi akan mempengaruhi citra perusahaan di mata masyarakat.
Rata-rata gaji quality control di Indonesia antara Rp5.000.000 hingga Rp12.000.000 per bulan.
5. Produk Analis
Prospek kerja lulusan teknik industri selanjutnya adalah produk analis. Tugas utamanya adalah untuk mengembangkan strategi pemasaran, sehingga produk yang dihasilkan oleh perusahaan dapat bersaing dengan tren terkini. Alhasil, produknya tidak ketinggalan zaman dan tetap dilirik oleh konsumen.
Kamu yang berprofesi di bidang ini juga bertanggung jawab untuk menganalisis produksi, mengendalikan kualitas produksi, memelihara alat-alat produksi, dan mengoptimalkan seluruh proses produksi. Profesi ini menuntut skill analisis yang tinggi, maka tak heran kalau profesinya sering disetarakan dengan jabatan senior atau supervisor.
Rata-rata gaji produk analis yang ada di Indonesia antara Rp7.000.000 hingga Rp15.000.000 per bulan.
6. Sales Engineer
Sales engineer juga profesi yang tidak boleh sampai dilupakan karena karirnya cukup menggiurkan. Profesi ini bertanggung jawab untuk memahami segala aspek teknis yang terdapat dalam suatu produk, lalu menjelaskannya kepada konsumen. Sales engineer memberikan konsultasi mengenai produk, menjelaskan fitur-fiturnya, dan melakukan negosiasi dengan para klien.
Beberapa skill yang dibutuhkan oleh sales engineer, antara lain:
- Naluri bisnis dan kemampuan marketing yang baik
- Mampu menganalisa masalah dengan baik
- Kemampuan komunikasi yang baik
Rata-rata gaji sales engineer di Indonesia antara Rp6.000.000 hingga Rp30.000.000 per bulan, tergantung pengalaman kerja.
7. Cost Control Engineer
Seperti namanya, profesi ini bertanggung jawab untuk menghitung biaya, waktu, dan tenaga yang dihabiskan dalam proses produksi. Profesi ini juga nantinya akan mengelola kas, melacak anggaran, serta membuat estimasi anggaran.
Kamu harus paham tentang budgeting, sehingga anggaran yang direncanakan dan dikeluarkan oleh perusahaan menjadi pas. Selain itu, kamu juga harus bertanggung jawab atas setiap dana yang dikeluarkan. Bentuk pertanggungjawaban berupa laporan harian, mingguan, atau bulanan.
Rata-rata gaji cost control engineer di Indonesia antara Rp5.000.000 hingga Rp10.000.000 per bulan. Sementara yang sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun bisa digaji Rp15.000.000 per bulan.
Baca Juga: Daftar Gaji Pekerja Konstruksi di Indonesia
8. Market Researcher
Salah satu prospek kerja teknik industri yang sangat menggiurkan, terutama bagi kamu yang suka meneliti, menganalisis, dan berinteraksi dengan orang lain. Profesi ini bertanggung jawab untuk mengumpulkan data, menganalisis, dan menyajikan data dalam bentuk kualitatif maupun kuantitatif.
Market researcher juga akan meneliti kebiasaan konsumen, opini pelanggan, investasi, maupun tren yang sedang marak di pasar. Sekilas kelihatan mudah, tapi market researcher adalah ujung tombak keberhasilan suatu perusahaan. Mempekerjakan market researcher yang handal dipercaya dapat meningkatkan penghasilan perusahaan hingga dua kali lipat, lho!
Dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, maka wajar apabila market researcher digaji cukup tinggi. Rata-rata gaji market researcher di Indonesia bisa mencapai Rp345.000.000 per tahun atau Rp28.750.000 per bulan.
9. Staff HSE
Menjadi seorang HSE bukanlah hal yang mustahil bagi lulusan teknik industri. Profesi ini cukup menguntungkan karena kamu bisa bekerja full time di perusahaan, tapi bisa juga sebagai freelance di berbagai perusahaan dengan waktu kerja yang fleksibel.
Staf HSE bertanggung jawab untuk memastikan kegiatan operasional perusahaan sesuai dengan standar kepatuhan yang sudah ditetapkan. Selain itu, kamu juga melakukan berbagai evaluasi untuk memastikan kegiatan operasional di lingkungan kerja selamat dan tidak ada karyawan yang mengalami kecelakaan kerja.
Rata-rata gaji staff HSE di Indonesia bagi fresh graduate sekitar Rp5.000.000 hingga Rp7.000.000. Namun bagi yang sudah berpengalaman, gajinya bisa mencapai puluhan juta per bulan.
10. Demand Planner
Prospek kerja lulusan teknik industri yang terakhir adalah demand planner. Bertanggung jawab untuk memastikan kegiatan operasional perusahaan berjalan lancar, tepat waktu, efisien, dan sesuai biaya yang ditentukan. Profesi ini juga membantu perusahaan untuk meningkatkan ketepatan permintaan konsumen.
Salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk menjajaki karir ini adalah memiliki kemampuan matematika yang kuat. Sebab, lingkup kerjanya sangat berkaitan dengan perhitungan. Terpenuhinya permintaan konsumen sangat bergantung pada rencana yang kamu buat, jadi jangan sampai salah memprediksi.
Rata-rata gaji demand planner di Indonesia antara Rp8.500.000 hingga Rp17.500.000 per bulan di perusahaan nasional. Sedangkan di perusahaan multinasional bisa mencapai puluhan juta per bulan.
Baca Juga: Gaji Teknisi Geologi dan Prospek Kerjanya
Asah Skill dan Perbanyak Pelatihan
Teknik industri menjadi salah satu lulusan yang banyak diminati karena menawarkan jenjang karir yang menggiurkan, maka wajar kalau tingkat persaingan kerja jurusan ini pun sangat tinggi. Untungnya, jenjang karir di jurusan ini cukup beragam, jadi kamu bisa pilih sesuai dengan bidang yang diminati. Ada manajer produksi, konsultan manajemen, industrial engineering, quality control, produk analis, sales engineer, cost control engineer, market researcher, staff HSE, dan demand planner.
Tugasmu sekarang adalah mengasah skill dan mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan sektor pekerjaan yang diminati untuk memperbesar peluang kerja. Di sisi lain, skill dan pelatihan yang kamu ikuti juga mempengaruhi besaran gaji yang akan didapatkan. Jadi, persiapkan diri sebaik mungkin sebelum melamar agar hasilnya optimal, ya!
Penting untuk diingat bahwa selain gaji yang kompetitif, perusahaan juga perlu memperhatikan kesejahteraan karyawan melalui perlindungan asuransi kesehatan. Salah satu langkah strategis untuk menjaga produktivitas dan loyalitas karyawan adalah dengan memberikan asuransi kesehatan yang memadai.
Cermati Protect hadir sebagai solusi terbaik dengan berbagai produk asuransi kesehatan karyawan yang komprehensif. Dengan layanan ini, perusahaan dapat melindungi karyawan dari berbagai risiko kesehatan yang mungkin muncul saat bekerja, sehingga mereka bisa fokus dan bekerja dengan optimal tanpa khawatir akan biaya pengobatan.
Dapatkan informasi terlengkap seputar produk asuransi kesehatan karyawan dengan mengisi formulir dibawah ini!

2 comments
Comments are closed.