Ruang Lingkup Kerja Ahli Lingkungan Tambang dan Gajinya
Teknik lingkungan merupakan jurusan yang mempelajari cara menjaga alam dan lingkungan hidup. Seiring dengan meningkatnya global warming, jurusan ini pun semakin diminati oleh perusahaan tambang karena dapat membantu meminimalisir dampak industri bagi lingkungan. Bukan hanya perusahaan dalam negeri, tapi juga luar negeri.
Gaji yang ditawarkan untuk jurusan ini beragam. Bagi fresh graduate digaji sekitar Rp5.500.000 hingga Rp6.500.000, sedangkan yang sudah berpengalaman bisa digaji dua digit sebulan.
Mau tahu lebih banyak tentang potensi jurusan ini di dunia kerja? Simak informasinya dalam artikel berikut ini, ya!
Pengertian Jurusan Teknik Lingkungan

Para ahli lingkungan biasanya berasal dari lulusan teknik lingkungan. Mereka ini mempelajari cara menciptakan lingkungan pekerjaan yang sehat dan aman dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini. Ruang lingkup pekerjaan mereka mencakup konservasi lingkungan, air, pengelolaan limbah, sistem drainase hingga upaya mengendalikan pencemaran.
Kehidupan manusia sangat bergantung pada kebersihan dan kesehatan lingkungan hidup. Jurusan teknik lingkungan dibutuhkan untuk mencegah dampak yang merusak kesehatan lingkungan dan mengganggu kelangsungan hidup makhluk hidup.
Misalnya, dengan bertambahnya populasi dan berkurangnya ketersediaan air bersih, maka jurusan teknik lingkungan akan memikirkan solusi atas hal ini tanpa merusak lingkungan di sekitar.
Topik-Topik dalam Teknik Lingkungan
Terdapat beberapa topik yang dibahas dalam jurusan teknik lingkungan, di antaranya.
1. Pencegahan Produksi Limbah
Setiap aktivitas produksi pasti menghasilkan limbah dari sisa bahan baku, bahan bakar, maupun hasil produksi yang rusak atau gagal. Jurusan teknik lingkungan mempelajari tentang cara memproduksi produk berkualitas tanpa meningkatkan produksi limbah. Caranya dengan mengetahui proses produksi dari awal sampai akhir, lalu menganalisa penggunaan bahan baku dan jumlahnya untuk meminimalisir produksi limbah.
2. Pengelolaan Air
Ilmu yang dipelajari tidak sesederhana seperti manfaat air dalam kehidupan sehari-hari, melainkan faktor yang mempengaruhi tingkat kekeruhan air, tingkat keasinan, dan kandungan mineral yang terdapat di dalam air. Semuanya perlu dianalisa, sehingga air yang dikonsumsi masyarakat sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Topik pengelolaan air juga membahas tentang penggunaan alat dan teknologi untuk memudahkan pekerjaan. Ruang lingkup pengelolaan air sangat luas berupa penggunaan air di dalam keluarga, rumah sakit, gedung perkantoran, dan tempat-tempat umum.
3. Pengelolaan Limbah
Ada limbah yang bisa dibuang begitu saja, ada juga yang dapat dikelola. Nah, teknik lingkungan akan mempelajari limbah-limbah mana saja yang dapat diolah agar bisa digunakan kembali tanpa mengganggu kesehatan penggunanya di kemudian hari.
Selain mempelajari teori, topik ini mengajarkan mahasiswa teknik lingkungan tentang cara penggunaan alat-alat pengolahan limbah. Tentu yang sesuai dengan tipe limbah yang diolah, sehingga hasil pengolahannya menjadi maksimal.
4. Sistem Drainase
Drainase berguna untuk tempat mengalirkan air hujan. Bentuknya berupa parit atau gorong-gorong yang terdapat di area pertambangan atau industri. Sistem drainase sengaja dirancang untuk mengurangi potensi banjir saat musim hujan.
5. Pengendalian Pencemaran Udara
Asap kendaraan, limbah pabrik, dan aktivitas industri memicu pencemaran udara. Topik mengenai pengendalian pencemaran udara membantu mengurangi tingkat pencemaran udara di sekitar area industri agar tidak mengganggu kesehatan masyarakat di sekitar. Mahasiswa akan dibekali ilmu tentang kadar polutan di suatu wilayah dan ilmu penyebaran emisi.
6. Perpipaan
Perpipaan adalah topik yang meliputi aliran air, baik air bersih maupun kotor. Topik ini membahas tentang bagaimana cara menyalurkan air bersih di lingkungan industri dan cara membuang air kotor. Dalam topik ini, mahasiswa teknik lingkungan akan dibekali ilmu tentang cara merancang aliran air shower, keran, pipa, kamar mandi, hingga septic tank.
7. Hukum Lingkungan
Mahasiswa juga mempelajari topik tentang hukum lingkungan yang ditetapkan oleh pemerintah atau pihak-pihak yang memiliki otoritas. Di Indonesia sendiri, aturan ini dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Isi aturannya mencakup batasan pembuangan limbah dan standar mutu limbah yang dapat diterima di lingkungan.
Ruang Lingkup Kerja Ahli Lingkungan
Peranan dan tanggung jawab yang diemban ahli lingkungan sebanding dengan prospek kerjanya. Berikut ini ruang lingkup kerja ahli lingkungan.
1. Petugas Konservasi Lingkungan
Prospek kerja pertama yang bisa dicoba adalah menjadi petugas konservasi lingkungan. Tugasnya adalah untuk merancang dan menyusun program yang berkaitan dengan lingkungan hidup, menyusun regulasi atau aturan yang dapat meningkatkan kesehatan lingkungan. Mereka juga ambil bagian dalam upaya mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan agar tidak bertambah parah.
Baca Juga: Apa Itu AMDAL? Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Tahap Mengurusnya
2. Manajer Energi
Energi memiliki peranan penting dalam membangun peradaban manusia. Jika tidak dikelola dengan baik, maka energi akan habis, makanya manajer energi dibutuhkan untuk menjaga pasokan energi yang sudah ada agar tidak cepat habis. Selain itu, mereka juga bertugas untuk mengenali efek samping dari penggunaan energi agar tidak merusak lingkungan dan memicu munculnya penyakit akibat emisi karbon dioksida yang dihasilkan.
3. Ahli Konservasi Air
Ketersediaan air bersih sangat dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidup. Konsumsi air yang tercemar oleh racun atau zat-zat berbahaya dapat memicu sejumlah penyakit yang membahayakan manusia. Tugas ahli konservasi air adalah untuk menjaga kualitas air tetap bersih, sehingga dapat dikonsumsi dengan aman oleh seluruh masyarakat.
4. Manajer Lingkungan
Mencegah penggundulan hutan atau penebangan pohon secara liar merupakan tugas dari manajer lingkungan. Kondisi hutan yang terjaga dipercaya dapat meningkatkan produksi oksigen dan mencegah terjadinya bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor.
5. Konsultan Lingkungan
Ruang lingkup kerja yang terakhir adalah menjadi konsultan lingkungan. Seperti namanya, mereka ini bertugas untuk memberi saran atau masukan terkait dampak pembangunan suatu area terhadap lingkungan. Konsultasi bertujuan untuk mencegah kerusakan lingkungan yang dapat mengganggu keselamatan orang-orang di sekitar.
Gaji Ahli Lingkungan Tambang
Salah satu hal yang paling banyak ditanyakan di dunia kerja adalah masalah gaji. Di lingkungan tambang sendiri, gaji ahli lingkungan sangat menggiurkan. Estimasi gaji ahli lingkungan tambang berdasarkan profesinya, antara lain:
- Konsultan lingkungan : Rp5.000.000 sampai Rp9.000.000 per bulan
- Manajer proyek air : Rp8.000.000 per bulan
- Senior environmental engineer : Rp15.000.000 sampai Rp25.000.000 per bulan
- Environment scientist : Rp15.000.000 per bulan
- Environment manager : Rp9.000.000 sampai Rp18.000.000 per bulan
- Health and safety director : Rp23.000.000 per bulan
- Ahli teknik energi : Rp4.000.000 sampai Rp7.500.000 per bulan
- Petugas daur ulang : Rp5.000.000 per bulan
- Pengelolaan limbah : Rp4.000.000 sampai Rp6.500.000 per bulan
- Ahli ekologi : Rp7.000.000 sampai Rp11.000.000 per bulan
- Konservasi alam : Rp5.000.000 sampai Rp7.000.000 per bulan
Baca Juga: Daftar Gaji Insinyur Tambang dan Kualifikasinya
Pengetahuan yang Wajib Dikuasai
Selain menguasai ilmu tentang lingkungan hidup, teknik lingkungan juga perlu menguasai beberapa pengetahuan berikut agar bisa sukses dalam karier.
1. Kimia
Pengetahuan kimia tentang komposisi, struktur, dan properti kimiawi dari suatu zat perlu dikuasai. Di dalamnya termasuk interaksi, penggunaan, bahaya, teknik produksi, dan metode yang bisa digunakan untuk pembuangan bahan kimia.
2. Rekayasa dan Teknologi
Pengetahuan mengaplikasikan ilmu rekayasa dan teknologi sangat penting dalam bekerja. Di dalamnya termasuk prinsip, teknik, dan prosedur yang dapat diimplementasikan untuk memproduksi sesuatu yang dibutuhkan oleh lingkungan.
3. Matematika
Pengetahuan matematika dasar, seperti aljabar, statistik, dan geometri perlu dipelajari dengan baik. Untuk tingkatan yang lebih tinggi, mungkin perlu mempelajari ilmu kalkulus.
4. Layanan Pelanggan
Mengetahui prinsip tentang layanan pelanggan juga penting untuk memenuhi standar kualitas yang diharapkan oleh pelanggan. Dalam hal ini, pelanggan teknik lingkungan adalah klien yang akan dikerjakan proyeknya.
Pastikan Anda Memenuhi Kualifikasi Teknik Lingkungan
Gaji ahli lingkungan tambang berbeda-beda, tergantung jabatan, pengalaman kerja, lokasi proyek berada, dan perusahaan tempat bekerja. Besaran gaji akan ikut meningkat seiring dengan bertambahnya pengalaman, jadi jangan berkecil hati apabila gaji yang diterima sekarang belum sesuai dengan ekspektasi. Tingkatkan lagi kemampuan, baik hardskill maupun softskill dalam bidang ilmu teknik lingkungan untuk memperbesar peluang karier di industri pertambangan.
Bagi yang ingin berkarier di bidang ini, pastikan Anda memenuhi kualifikasi yang ditentukan oleh sebuah perusahaan. Misalnya, merupakan lulusan sarjana teknik lingkungan atau geologi dengan pengalaman kerja tertentu. Ikuti pula pelatihan yang berkaitan dengan lingkungan hidup, sehingga Anda dapat bersaing dengan kandidat lain yang melamar di posisi serupa.
Selain itu, proteksi pekerja juga merupakan hal yang penting. Asuransi dapat menjamin keamanan dan kesejahteraan karyawan. Gunakan produk asuransi kesehatan dari Cermati Protect sebagai solusi proteksi pekerja. Isi form di bawah ini untuk informasi selengkapnya!

1 comment
Comments are closed.