Mengenal Alat Berat Tambahan Crusher Bucket Beserta Fungsi, Cara Memilih dan Tips Perawatannya

crusher bucket

Mengenal Alat Berat Tambahan Crusher Bucket Beserta Fungsi, Cara Memilih dan Tips Perawatannya

Crusher bucket atau “ember penghancur” adalah alat tambahan/ attachment yang dipasang pada mesin pengeruk. Biasanya, crusher bucket digunakan untuk menghancurkan limbah konstruksi serta material pembongkaran. 

Berbentuk seperti sekop, bagian belakangnya terbuka guna melepaskan material yang telah dicacah atau dihancurkan. Sedangkan di bagian depannya terdapat gerigi semacam garpu menyerupai gigi.

Baca Juga: Alat Berat Komatsu: Sejarah, Kelebihan, dan Produk Unggulan

Bagaimana Prinsip Kerja Crusher Bucket?

crusher bucket

Pada dasarnya, cara kerja ember penghancur ini tak lepas dari dua buah jaw di dalamnya. Salah satu gigi rahang tersebut dioperasikan oleh motor secara langsung dan mekanis sehingga pergerakannya dapat menghancurkan material dengan agresif dalam taraf dan skala tertentu. 

Umumnya, crusher bucket digunakan dengan alas tetap serta satu rahang bergerak yang sebagai penghancur material di atasnya. Elemen ini dipasang pada poros kemudian diputar oleh motor hidrolik untuk menggerakkan rahangnya.

Pengguna bisa mengoptimalkan ember penghancur ini untuk destruksi material menjadi potongan kecil hingga ukurannya tepat. Yakni mulai dari tiga perempat sampai 6 inci. 

Material yang sudah dipotong biasanya digunakan kembali sebagai bahan timbunan di tempat lokasi terkait. Atau bisa juga untuk diangkut dan digunakan di tempat lain.

Fungsi Kegunaan dan Manfaat Crusher Bucket

Crusher bucket menjadi extra part/ attachment atau komponen utama excavator yang bentuknya seperti keranjang ember. Adapun fungsi utama crusher bucket adalah untuk melakukan penggalian material.

Seperti diketahui, gigi pada ujung bucket berperan sangat penting untuk mempermudah proses menyekop, mengeruk dan menggali dalam penggunaan alat berat di berbagai bidang industri.

Crusher Bucket digunakan secara luas dalam pertambangan, penggalian, pengerukan kerikil ataupun daur ulang material. Bucket penghancur cocok untuk mesin pengeruk yang kapasitasnya lebih dari 20 ton. 

Selain ringkas dan serbaguna, crusher bucket pun tepat untuk mendaur ulang bahan inert hingga konstruksi penghancuran jalur pipa dan lainnya. Simak fakta dan informasi seputar alat ini sebagai berikut:

1. Crusher Bucket Merupakan Bagian dari Mesin Penghancur (Crusher)

Crusher bucket atau bucket crusher termasuk ke dalam salah satu komponen alat berat (heavy equipment) jenis jaw crusher yang primer dan serbaguna. Sesuai kegunaan umumnya, mesin crusher dirancang untuk memecah benda atau material besar menjadi serpihan kecil seperti kerikil, pasir hingga debu.

Tentunya tujuan utamanya agar material tersebut menjadi lebih mudah dikelola. Seperti diketahui, mesin crusher mempunyai pelat atau rahang berat yang berguna untuk memberi gaya pada material yang sudah dimasukkan ke dalam wadah. 

Crusher atau penghancur bisa digunakan untuk mengurangi ukuran dan mengubah bentuk bahan limbah. Alhasil, material tersebut menjadi lebih mudah dibuang ataupun didaur ulang. 

Selain itu, crusher juga bermanfaat untuk mengurangi ukuran campuran bahan yang mentah padat, contohnya seperti bijih batu. Setelah dihancurkan secara metodis, bijih batu pun menjadi potongan-potongan lebih kecil. 

Dengan penggunaan mesin crusher, komposisi material yang berbeda pun bisa dipilah, dipilih dan dibedakan dengan lebih mudah serta teratur. Adapun semua penghancur batu atau crusher bisa diklasifikasikan ke dalam dua kategori utama, yakni:

  • Penghancur tekan yang menekan material hingga pecah,
  • Penghancur tumbukan yang beroperasi dengan menggunakan prinsip tumbukan cepat hingga material hancur.

Adapun tipe-tipe mesin penghancur seperti jaw crusher, gyratory crusher maupun cone crusher umumnya beroperasi berdasarkan prinsip kompresi.

2. Crusher Bucket Hanya Dapat Dioperasikan Bersama Excavator

Crusher bucket sejatinya merupakan alat tambahan yang tipenya berbentuk crusher jaw; seperti rahang yang menghancurkan. Dengan memasangkannya pada excavator, penghancuran sampah konstruksi dan material lainnya pun dapat dilakukan dengan lebih cepat, praktis dan mudah.

Desainnya yang berbentuk shovel dengan bagian belakang yang terbuka memungkinkan material yang telah dihancurkan bisa keluar dari situ. Dan bila hendak dibandingkan dengan jaw normal, crusher bucket memiliki biaya produksi yang lebih rendah.

Selain itu, crusher bucket pun bisa diangkut dengan lebih mudah serta hanya membutuhkan mesin pengeruk untuk beroperasi. Excavator sendiri merupakan jenis heavy equipment atau alat berat konstruksi yang dapat melakukan berbagai pekerjaan berat.

Berbagai pekerjaan berat yang memerlukan excavator atau mesin pengeruk umumnya mencakup meratakan permukaan tanah, menggali tanah, hingga mengangkut material berbobot berat dari satu lokasi ke titik lokasi lainnya.

Crusher bucket bersama excavator terutamanya kerap digunakan dalam bidang quarry atau pertambangan, penghancuran mineral mentah, konstruksi bangunan, beton, infrastruktur, hingga masonry (kriya lepa).

3. Crusher Bucket dan Excavator Membantu Menghemat Biaya dan Efisiensi Waktu

Penggunaan crusher bucket dan excavator bermanfaat untuk memberikan hasil efisien dalam menghancurkan batu alam, puing beton, batu, aspal dan lainnya. Attachment ini membuat operator alat berat dapat menghasilkan kurang lebih 100 ton material per jam dengan heavy equipment yang lebih sedikit di area proyek.

Artinya, alat ini membantu penghematan biaya secara signifikan, baik untuk transportasi maupun dalam pembuangan limbah. Pada area pembangunan contohnya, operator menghancurkan batu galian sehingga agregat bisa dimaksimalkan untuk kebutuhan konstruksi lainnya.

Kemudian pada kuari dan kerikil, kontraktor kerap menggunakan sambungan ember penghancur untuk destruksi batuan besar. Hal itu dilakukan seusai penyaringan awal dimana sejumlah kecil batu telah menjadi lunak. 

Alat ini kerap diandalkan kontraktor penghancuran agar pekerjaan selesai lebih cepat tanpa harus menggunakan penghancur yang mandiri. Dengan begitu, ember penghancur bisa menjadi opsi alternatif yang lebih hemat biaya untuk mengangkut material berukuran besar ke area daur ulang ataupun tempat pembuangan. 

Dan kendati crusher bucket bukan pengganti penghancur batu portable, namun setidaknya alat perlengkapan ini dapat berfungsi efektif dan efisien di wilayah terbatas seperti proyek kerja di kawasan perkantoran.

Baca Juga: Diesel Hammer: Pengertian, Struktur, Keunggulan dan Kekurangannya

Sekilas Mengenai Pengoperasian Crusher Bucket

Memperhatikan keselamatan penting dilakukan saat pengoperasian alat ini. Operator hanya boleh menggunakannya jika carrier sudah terpasang dengan stabil pada attachment.

Pastikan juga crusher bucket dalam keadaan baik sebelum digunakan. Ini berarti pelat adaptor beserta crusher tidak retak. Dan tak ada kebocoran pada sambungan saluran hidrolik.

Jika perimeter sudah diamankan dan alatnya sudah terpasang, barulah pengujian fungsional dapat dilakukan sebagai pemanasan. Pastikan seluruh saluran serta sambungan hidrolik terpaut kencang dan crusher bucket berfungsi dengan sebagaimana mestinya.

Operator sebaiknya mengisi ember penghancur dengan material terukur secara bertahap, sehingga jumlah putaran maksimumnya bisa tercapai. Apabila penyumbatan terjadi selama pengujian, hentikan pengoperasiannya dan balikkan alatnya. 

Hindari mengeluarkan sumbatan atau gangguan kemacetan secara manual. Pasalnya, hal itu dapat menyebabkan celaka dan cedera serius.

Apabila rahangnya masih macet atau tersumbat, operator disarankan untuk memutar attachment agar sumbatan material pun hilang.

Cara Memilih Crusher Bucket Sesuai Kebutuhan

Ember penghancur tersedia dalam berbagai ukuran yang bisa dipilih sesuai proyek. Untuk memilih ukuran bucket yang tepat, tentukan dulu ukuran pengangkut yang akan digunakan agar tak melebihi kapasitas.

Selain itu, pertimbangkan juga fitur yang dapat meningkatkan produktivitas berdasarkan kebutuhan khusus proyek konstruksi terkait. Perhitungkan ukuran material yang akan dihancurkan serta heavy equipment apa saja yang bisa digunakan operator.

Sebaiknya, pilihlah crusher bucket dengan sistem penggerak yang kuat. Karena dengan torsi yang tepat, maka kualitas hasil pun bisa tercapai. 

Agar material kelak tak mengganggu kinerja alat berat lainnya, temukan crusher bucket yang mempunyai fungsi terbalik. Crusher dengan pelat geser pada jaw bisa meningkatkan hasil dengan sistem yang mumpuni untuk mendapatkan ukuran material yang tepat. Sehingga hal ini akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan waktu produktivitas operator.

Mengingat ember penghancur ini digunakan di lingkungan yang berat, maka temukanlah unit dengan jaw yang mudah diganti secara langsung pada lokasi. Dengan demikian, operasi kerja pun bisa lebih efisien lagi.

Secara garis besarnya, dapatkanlah attachment dengan kinerja destruksi yang tinggi, berfungsi dengan baik, serta maintenance yang rendah.

Seperti halnya untuk pembelian alat berat lainnya, andalkan distributor terbaik yang profesional dan terpercaya serta staf yang berdedikasi. Pertimbangan ini akan sangat bermanfaat saat masalah di lapangan terjadi dan dibutuhkan perbaikan dengan cepat.

Baca Juga: Compactor: Pengertian, Klasifikasi, dan Jenis-Jenisnya

Tips Perawatan Crusher Bucket Agar Bisa Digunakan dalam Jangka Waktu Lama

Agar heavy equipment awet dan tahan lama, pastikan untuk mengikuti panduan perawatannya dengan tetap tentu. Operator hendaknya memeriksa crusher serta pelaf adaptornya setiap giliran kerja.

Hal ini untuk berjaga-jaga jika terdapat deformasi dan keretakan. Periksa juga rumah transmisi, saluran hidrolik, serta motornya. Pastikan tak ada kebocoran dan kerusakan.

Kencangkan semua sambungan sesuai spesifikasinya. Apabila busi pada katrol poros tampak mulai aus atau rusak, atau bila kondisioner sistem penegang dan/ irisan dan rahangnya mulai mencurigakan, maka segerakanlah perbaikan dan perawatan yang diperlukan.

Periksa dan kencangkan sekrup pengencang dan baut, serta sekrup pengencang sistem penegang sesuai kebutuhan. Lakukan terutamanya dalam 50 jam pertama pada pengoperasian. 

Selain pengamatan harian, cermati pula interval jadwal pemeliharaan heavy equipment yang direkomendasikan. Dengan rutin menjalankan segala perawatan yang disarankan, attachment pun akan lebih tahan lama. 

Sebagai maintenance yang sifatnya preventif, periksa kartrid filter oli dan gantilah bila diperlukan. Kiranya teknisi perawatan pun wajib berhati-hati saat mengganti sekrup pengencang baji rahang serta pipa atau selang yang rusak. 

Operator juga sebaiknya memeriksa dan mengganti pelumas serta segel blok kontrol sesuai interval yang direkomendasikan distributor. Sebagai catatan, perubahan suhu yang ekstrim bisa mempercepat kebutuhan akan perawatan. 

Lebih lanjut, attachment hidrolik crusher bucket memang bisa menangani berbagai material dengan efisien. Kendati demikian, penting bagi pengusaha untuk menemukan alat yang cocok dan tepat sesuai kebutuhan. 

Pasalnya, mendapatkan alat yang tepat akan berpengaruh terhadap hasil maksimal dari investasi budget terhadap alat berat yang satu ini. Tak lupa, lakukan riset dan komunikasikan dengan produsen alat. 

Lakukan pengujian attachment secara berkala untuk mengambil langkah tepat dalam mengoptimalkan kapasitas penggunaannya. Dengan begitu, biaya transportasi yang berlebih dalam proses pekerjaan proyek pun bisa dipangkas.

Lindungi dengan Asuransi

Alat berat membutuhkan perawatan dan inspeksi, meskipun demikian kerusakan masih dapat terjadi. Lindungi alat berat Anda dengan asuransi dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk melindungi aset Anda!