Crawler Crane: Komponen, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya
Crawler crane merupakan jenis alat berat yang banyak digunakan dalam proyek konstruksi, terutama untuk proyek yang berskala besar. Alat yang satu ini memiliki daya angkat yang besar, sehingga cocok untuk digunakan dalam pembangunan gedung dan jenis konstruksi besar lainnya.
Sama dengan jenis alat berat lainnya, penggunaan crawler crane juga diharapkan bisa mempermudah pekerjaan manusia. Alat berat ini akan membantu mengangkat berbagai material yang berat dan sulit untuk diangkat secara manual dengan menggunakan tenaga manusia saja.
Apa Itu Crawler Crane?

Crawler crane dikenal juga dengan sebutan lattice boom crane, ini merupakan jenis alat berat mobile crane yang menggunakan sistem penggerak berbentuk crawler atau track, sehingga alat berat ini mampu bergerak dan bekerja dengan stabil pada berbagai medan.
Tidak hanya pada medan yang rata saja, crawler crane juga memiliki kemampuan yang baik untuk bekerja pada medan-medan yang terbilang sulit dan bahkan bergelombang. Hal ini didukung dengan desain crawler yang dimilikinya dan bisa membuat alat berat tersebut mampu bergerak dengan leluasa.
Kemampuan crawler crane untuk mengangkat beban yang berat juga tidak perlu diragukan. Hal ini sekaligus menjadi salah satu alasan mengapa alat berat ini sangat banyak digunakan dalam pengerjaan proyek konstruksi, termasuk dalam proyek-proyek yang besar.
Mobilitas crawler crane terbilang sangat tinggi, jika dibandingkan dengan jenis alat berat lainnya yang kerap digunakan di lokasi konstruksi. Semua kemampuan yang dimilikinya akan membuat alat berat ini bisa diandalkan untuk menangani pekerjaan berat.
Komponen–Komponen Crawler Crane
Crawler crane termasuk jenis mobile crane yang bisa dipindahkan dari satu lokasi proyek ke lokasi lainnya. Namun track shoe yang dimiliki alat berat ini memungkinkannya tetap bisa bekerja dengan baik di hampir semua lokasi konstruksi, bahkan yang terbilang sulit sekalipun.
Sebagaimana jenis alat berat pada umumnya, crawler crane juga memiliki sejumlah komponen. Berbagai komponen inilah yang kemudian bekerja, sehingga alat berat ini mampu bergerak dan bekerja sesuai dengan perintah yang diberikan oleh operator.
Berikut ini adalah beberapa komponen yang terdapat pada alat berat crawler crane:
| Nama Komponen | Keterangan |
| Boom (Lattice Boom) | Komponen ini merupakan bagian inti yang bisa ditingkat dan digerakkan dengan menggunakan mesin. Pada umumnya, boom memiliki struktur berupa jaring yang kokoh, sehingga memiliki kemampuan yang baik untuk mengangkat beban dengan bobot besar sekalipun. Selain itu, komponen yang satu ini juga bisa diatur panjangnya, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan yang ditangani. |
| Counterweight | Komponen yang satu ini memiliki fungsi utama untuk menjaga kestabilan crane ketika digunakan untuk mengangkat beban dengan bobot besar. Counterweight ini biasanya ditempatkan pada area belakang crane, di mana jumlahnya bisa ditambah maupun dikurangi sesuai dengan bobot beban yang akan diangkat. |
| Crawler Tracks | Ini merupakan undercarriage yang dibuat dengan sedemikian rupa untuk mendukung mobilitas crawler crane. Komponen ini biasanya dibuat dengan menggunakan bahan baja, sehingga kuat dan tetap tangguh saat digunakan di medan-medan yang sulit. Track yang unik ini juga akan membantu crane tetap bisa bergerak dengan seimbang, bahkan pada area yang bergelombang dan sulit sekalipun. |
| Cab | Komponen yang satu ini juga dikenal dengan nama kabin atau ruang kendali bagi operator crane. Kabin akan menjadi ruangan dimana berbagai tombol pengendali crane ditempatkan, sehingga operator bisa menjalankan tugasnya dengan baik dari tempat ini. |
| Winch | Ini merupakan komponen yang berisi tali/ kawat yang akan dipakai untuk mengangkat serta menurunkan beban yang harus dipindahkan oleh crane. Sama seperti komponen lainnya, winch ini juga bisa dikendalikan oleh operator dari kabin tempatnya bertugas. |
Baca Juga: Jenis Rough Terrain Crane Tadano dan Telescopic Boom Cargo Crane
Fungsi Crawler Crane pada Proyek Konstruksi
Sebagaimana alat berat lainnya, penggunaan crawler crane ini memang bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Alat berat ini yang banyak digunakan dalam proyek konstruksi ini memiliki banyak fungsi, sehingga termasuk salah satu alat yang wajib digunakan, terutama dalam pembangunan gedung.
Berikut ini adalah beberapa fungsi crawler crane dalam pembangunan proyek konstruksi:
1. Pembangunan Gedung Bertingkat
Crawler crane selalu digunakan dalam pembangunan gedung-gedung bertingkat, termasuk gedung pencakar langit yang memiliki ketinggian hingga puluhan bahkan ratusan meter. Alat berat ini akan dipakai untuk membantu proses pengangkatan dan penempatan berbagai material bangunan ke setiap lantai yang dikerjakan, sehingga proyek bisa berjalan dengan baik dan selesai sesuai dengan jadwal yang seharusnya.
2. Pembangunan Jembatan
Alat berat ini juga seringkali dipakai untuk membantu proses pembangunan jembatan. Crawler crane bisa diandalkan untuk mengangkat material berat seperti beton dan besi ke area-area yang sulit dan tinggi.
3. Proyek Infrastruktur
Crawler crane juga banyak digunakan dalam pembangunan berbagai proyek infrastruktur, seperti: pembangunan jalan tol, pembangunan bandara, pembangunan rel kereta api, dan yang lainnya. Alat berat ini biasanya digunakan untuk memindahkan berbagai material berat dan besar, seperti beton, semen, besi, dan yang lainnya.
4. Menangani Material Berat
Crawler crane juga banyak digunakan dalam industri perkapalan dan pelabuhan. Alat berat ini memiliki daya angkut yang besar, sehingga cocok untuk memindahkan berbagai barang/ material berat yang ada di lokasi pelabuhan.
Baca Juga: Mengenal Alat Berat Tower Crane dan Gaji Operator Tower Crane
Apa Saja Keunggulan dan Kekurangan Crawler Crane?

Pada dasarnya, setiap alat berat tentu memiliki fungsi masing-masing yang bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Sama seperti alat berat lainnya, crawler crane juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, di mana semua hal tersebut penting dipertimbangkan saat akan menggunakan alat ini.
Berikut ini adalah beberapa keunggulan dan kekurangan crawler crane yang perlu dipahami dengan baik:
Kelebihan Crawler Crane:
1. Memiliki Daya Angkat yang Besar
Alat berat yang satu ini memiliki daya angkat yang besar dan bisa diandalkan dalam pekerjaan proyek. Crawler crane bisa mengangkat dan memindahkan berbagai material besar dan berat yang dibutuhkan dalam pekerjaan konstruksi, seperti: beton, semen, pasir, dan yang lainnya. Hal ini akan sangat membantu, terutama untuk pembangunan gedung bertingkat, jembatan, dan yang lainnya.
2. Mobilitas yang Baik di Berbagai Medan
Crawler crane juga memiliki kemampuan yang baik untuk bekerja di area-area kerja yang sulit, seperti: tanah bergelombang, berbatu, tanah berlumpur, berpasir, dan yang lainnya. Kemampuan ini membuat alat berat tersebut banyak digunakan dalam proyek-proyek yang membutuhkan aksesibilitas tinggi.
3. Lebih Stabil dan Tangguh
Crawler crane memiliki undercarriage dengan bentuk track yang memungkinkan alat berat ini memiliki stabilitas yang tinggi. Alat berat ini akan bisa bekerja dengan stabil ketika mengangkat beban dengan bobot besar, bahkan saat angin bertiup cukup kencang.
4. Memiliki Pengaturan yang Fleksibel
Panjang boom yang terdapat pada crawler crane bisa diatur sesuai dengan kebutuhan kerjanya. Hal ini membuat alat berat tersebut lebih fleksibel dan bisa dipakai dalam berbagai proyek.
Kekurangan Crawler Crane:
1. Membutuhkan Biaya Tambahan
Crawler crane memiliki dimensi yang lebih besar, jika dibandingkan dengan alat berat lainnya. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri saat proses pemindahan alat berat ini dari satu lokasi proyek ke lokasi lainnya. Proses pemindahan crawler crane ke lokasi proyek akan membutuhkan kendaraan pengangkut seperti truck trailer, sehingga akan dibutuhkan biaya tambahan untuk kepentingan yang satu ini.
2. Memiliki Struktur Besar
Crawler crane juga memiliki struktur tubuh yang besar dan berat, sehingga akan membutuhkan waktu untuk memindahkannya dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Ukuran yang besar ini juga menjadi tantangan saat alat berat ini akan digunakan pada area kerja yang sempit dan terbatas.
3. Bergerak dengan Lambat
Crawler crane memang memiliki mobilisasi yang terbilang stabil dalam berbagai kondisi, namun pergerakan alat berat ini juga lambat. Hal ini akan menjadi tantangan, terutama dalam pengerjaan proyek yang membutuhkan kecepatan tinggi.
Baca Juga: Tower Crane: Pengertian, Jenis, Cara Pemasangan, dan Asuransi Terbaik
Penggunaan Crawler Crane Permudah Pekerjaan Konstruksi
Crawler crane merupakan alat berat yang memiliki kemampuan untuk bekerja dengan stabil dan efektif dalam proyek konstruksi dan yang lainnya. Alat berat ini memiliki daya angkat yang besar dan bisa diandalkan. Selain mempermudah pekerjaan konstruksi, crawler crane juga akan membuat pekerjaan berjalan dengan lebih cepat dan efisien.
Memahami komponen, fungsi, kelebihan, dan kekurangan crawler crane adalah langkah penting dalam memaksimalkan efisiensi dan keselamatan operasional di lapangan. Untuk melindungi aset berharga seperti mesin dan alat berat dari berbagai risiko. Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap mesin dan alat beat, memastikan investasi Anda tetap aman dan terjaga.
Silahkan isi formulir dibawah ini untuk mendapatkan infromasi selengkapnya tentang produk asuransi umum terbaik dari Cermati Protect.

2 comments
Comments are closed.