Mengenal Caterpillar Wheel Loader, Fungsi dan Komponennya
Caterpillar wheel loader merupakan salah satu jenis alat berat yang banyak digunakan dalam berbagai proyek. Sebagaimana penggunaan alat berat pada umumnya, penggunaan wheel loader bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia, sehingga lebih hemat waktu dan biaya.
Alat berat yang satu ini memiliki beberapa fungsi yang berbeda sekaligus, sehingga bisa diandalkan dan terbilang serbaguna. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa wheel loader banyak digunakan pada pengerjaan proyek dan industri lainnya yang membutuhkan alat berat.
Apa Itu Caterpillar Wheel Loader?

Caterpillar wheel loader menjadi salah satu brand alat berat yang populer dan banyak digunakan di berbagai negara hingga saat ini. Bukan hanya wheel loader saja, perusahaan yang memproduksi alat berat tersebut juga banyak mengeluarkan jenis alat berat lainnya ke pasaran.
Wheel loader sendiri merupakan alat berat yang memiliki sebuah bucket berukuran besar pada bagian depannya. Alat berat yang satu ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan bulldozer, namun keduanya memiliki perbedaan pada bagian roda penggeraknya.
Jika wheel loader bergerak dengan mengandalkan roda karet, maka bulldozer justru bergerak dengan mengandalkan roda rantainya atau yang lebih dikenal dengan undercarriage. Secara keseluruhan, kedua alat berat ini tentu memiliki keunggulan masing-masing.
Roda penggeraknya yang terbuat dari karet menjadikan wheel loader sebagai alat berat dengan mobilitas yang tinggi. Namun di lain sisi, roda ini membuat alat berat tersebut kurang cocok untuk kontur tanah bergelombang dan lebih sesuai untuk digunakan di area kerja yang rata saja.
Namun secara keseluruhan, alat berat ini bisa diandalkan untuk menangani beberapa pekerjaan yang berbeda sekaligus. Penggunaan alat berat yang satu ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan dan juga ukuran wheel loader itu sendiri.
Baca Juga: Jenis-Jenis Loader dan Kegunaannya
Fungsi Wheel Loader
Penggunaan alat berat yang tepat memang akan sangat berpengaruh pada proses pengerjaan sebuah proyek. Jika alat berat yang digunakan tepat dan sesuai dengan kebutuhan, maka berbagai pekerjaan tentu akan bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Alat berat caterpillar wheel loader bisa digunakan untuk menangani berbagai pekerjaan yang berbeda. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri, di mana pengelola proyek tidak perlu mendatangkan banyak alat berat untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Berikut ini adalah beberapa fungsi alat berat wheel loader yang perlu dipahami dengan baik:
1. Menggali
Caterpillar Wheel loader merupakan alat berat yang dilengkapi dengan sekop berukuran besar yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai pekerjaan. Alat berat yang satu ini bisa mampu melakukan penggalian tanah dengan cara yang baik dan terbilang cukup cepat menggunakan sekopnya tersebut.
Proses penggalian seperti ini biasanya akan banyak dibutuhkan dalam proyek pertambangan maupun pemasangan pondasi bangunan berskala besar. Wheel loader akan membuat proses penggalian berjalan dengan jauh lebih mudah, jika dibandingkan dengan penggalian manual dengan tenaga manusia.
2. Memuat Material
Wheel loader juga bisa diandalkan untuk membantu mempercepat proses pemuatan material ke kendaraan (dump truck). Proses seperti ini biasanya akan dibutuhkan saat material-material tersebut akan dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Penggunaan wheel loader saat proses pemuatan akan memungkinkan pemuatan berjalan dengan lebih maksimal. Alat ini bisa memuat material yang lebih tinggi di dump truck, sehingga kendaraan tersebut dapat menampung lebih banyak material untuk setiap proses pembuatannya.
3. Memindahkan Material dalam Jarak Dekat
Alat berat yang satu ini juga bisa dimanfaatkan untuk membantu mempermudah proses pemindahan material dalam jarak yang dekat. Wheel loader memiliki bucket yang dapat menampung berbagai material, seperti: pipa, tanah, pasir, batu, dan yang lainnya.
Di lokasi konstruksi, wheel loader biasanya digunakan untuk memindahkan bahan baku dari satu titik ke titik lainnya. Hal ini akan menghemat banyak waktu dan tenaga, sehingga proyek bisa berjalan dan selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.
4. Meratakan Gundukan
Wheel loader juga bisa digunakan untuk meratakan gundukan tanah maupun material lainnya. Sekop besarnya mampu menggeser berbagai material dan rodanya akan membantu proses perataan tanah dengan lebih mudah.
5. Membantu Penimbunan
Tidak hanya memindahkan berbagai material, wheel loader juga bisa dimanfaatkan untuk membantu proses penimbunan material maupun bahan bangunan dan peralatan lainnya. Bucketnya akan lebih mudah menjangkau area tinggi, sehingga proses penimbunan bisa berjalan dengan maksimal.
6. Membersihkan Area Proyek
Memiliki bucket berukuran besar yang serbaguna, wheel loader juga bisa membantu membersihkan area proyek dari berbagai material yang tidak dibutuhkan. Proses pembersihan ini akan lebih mudah, sebab alat berat ini mampu mengangkut dan memindahkan berbagai material yang berukuran cukup besar sekalipun.
7. Mengelupas Bagian/ Lapisan Tanah
Wheel loader juga bisa digunakan untuk mengelupas bagian atau lapisan tanah di area proyek. Pengelupasan bagian tanah akan dibutuhkan untuk mempermudah proses pembangunan ataupun pengerjaan. Proses seperti ini biasanya kerap dilakukan pada proyek pembangunan jalan raya dan yang lainnya.
8. Menghaluskan Permukaan Tanah
Selain beberapa fungsi di atas, wheel loader juga kerap digunakan untuk menghaluskan area permukaan tanah. Permukaan tanah yang rata dan halus akan mempermudah pengerjaan proyek, seperti yang banyak dibutuhkan saat pembangunan konstruksi dan juga jalan raya.
Baca Juga: Alat Berat Loader: Fungsi, Jenis, Komponen dan Cara Kerja
Komponen Wheel Loader

Sama dengan jenis alat berat pada umumnya, wheel loader tentu memiliki berbagai komponen yang berbeda. Komponen-komponen inilah yang akan membuat alat berat yang satu ini bisa bekerja dengan baik dan memberikan manfaat maksimal dalam setiap penggunaannya.
Berikut ini adalah beberapa komponen yang terdapat pada alat berat wheel loader:
1. Bucket
Sama dengan bulldozer serta excavator, alat berat yang satu ini juga dilengkapi dengan bucket pada bagian depannya. Bucket ini memiliki beberapa fungsi sekaligus, seperti: menggali material, memuat, memindahkan material, dan yang lainnya.
Ada beberapa jenis bucket yang biasa digunakan pada alat berat wheel loader, antara lain:
- Stockpile
- Excavating
- Light material bucket
- V-edge type (spade-nose rock bucket)
- Skeleton bucket
- Side dump bucket
- Multi purpose bucket
2. Tilt Lever
Ini merupakan komponen pada wheel loader yang berfungsi menjadi garpu pemegang bucket, dimana komponen ini akan berkaitan dengan power cylinder yang terdapat di dalam sistem hidrolik wheel loader itu sendiri.
3. Lift Cylinder
Komponen yang satu ini memiliki fungsi untuk membuat tenaga hidrolik pada wheel loader menjadi gerakan maju mundur yang mendukung posisi bucket ke arah belakang dan ke arah depan, sehingga alat berat tersebut bisa bekerja dengan baik.
4. Lift Arm
Jika lift cylinder berfungsi untuk menggerakkan bucket ke arah depan dan belakang, maka komponen yang satu ini memiliki fungsi untuk menggerakkan bucket ke arah atas dan ke arah bawah (naik turun) di posisi lower.
5. Head Lamp
Ini merupakan komponen wheel loader yang memiliki fungsi untuk memudahkan mobilisasi/ pergerakan atau perpindahan, di mana hal ini biasanya berkaitan dengan sistem pemindahan tenaga untuk melanjutkan putaran dari mesin pada permukaan jalan.
6. Turn Signal Lamp
Ini merupakan bagian wheel loader yang berfungsi untuk memberikan tanda pada alat berat dan yang berkepentingan lainnya, baik itu kendaraan maupun orang-orang yang terdapat di sekitarnya/ lokasi proyek.
7. Front Wheel
Front wheel merupakan komponen pada wheel loader yang berfungsi untuk memudahkan proses perpindahan serta pergerakan dari wheel loader, di mana komponen ini berkaitan dengan sistem pemindah tenaga yang melanjutkan putaran dari mesin pada permukaan jalan.
8. Real Wheel
Komponen yang satu ini memiliki fungsi untuk memudahkan pergerakan, di mana di mana bagian roda belakang/rear wheel ini akan berkaitan langsung pada mesin sistem pemindah tenaga wheel loader.
9. Engine
Komponen yang satu ini memiliki fungsi menjadi tenaga penggerak pada wheel loader.
10. Kabin
Ini merupakan komponen yang memiliki fungsi menjadi ruang operasional/ kemudi dan sekaligus ruang kontrol pada wheel loader.
Baca Juga: Crawler Loader: Fungsi dan Tips Perawatannya
Caterpillar Wheel Loader Mempermudah Pekerjaan
Wheel loader merupakan salah satu alat berat yang banyak digunakan dalam pengerjaan proyek, baik itu proyek skala besar maupun skala kecil. Dikenal memiliki banyak fungsi sekaligus, alat berat yang satu ini mampu mempermudah pekerjaan dan membuat proyek selesai dengan lebih cepat.
Memahami fungsi dan komponen dari Caterpillar Wheel Loader sangat penting bagi para pelaku industri untuk memastikan operasional yang optimal dan efisien. Namun, penting juga untuk memperhatikan aspek perlindungan alat berat dari berbagai risiko yang mungkin terjadi selama penggunaannya. Di sinilah asuransi alat berat berperan, memberikan perlindungan finansial yang dibutuhkan.
Cermati Protect menawarkan produk asuransi umum yang dapat melindungi alat berat, termasuk Caterpillar Wheel Loader, dari berbagai risiko seperti kerusakan, pencurian, dan kecelakaan. Dengan demikian, Anda dapat menjalankan bisnis dengan lebih tenang dan fokus pada produktivitas tanpa khawatir akan kerugian yang tidak terduga. Untuk informasi selengkapnya bisa mengisi formulir dibawah ini!

1 comment
Comments are closed.