Cermati Protect

7 Pilihan Asuransi Pengiriman Terbaik di Indonesia

Photo by Pavel Danilyuk on Pexels.com

7 Pilihan Asuransi Pengiriman Terbaik di Indonesia

Bayangkan Anda baru saja membeli sebuah laptop seharga Rp15 juta secara online. Anda memantau status pengiriman (tracking) setiap jam. Tiba-tiba, status berubah menjadi “Terkirim”, namun Anda tidak pernah menerima paket tersebut.

Saat Anda komplain ke pihak ekspedisi, Anda baru menyadari sebuah realitas pahit: tanpa asuransi pengiriman, ganti rugi maksimal dari kurir standar biasanya hanyalah 10 kali lipat dari biaya ongkos kirim (ongkir). Jika ongkir Anda Rp20.000, Anda hanya mendapat ganti rugi Rp200.000 untuk laptop senilai Rp15 juta.

Di era tingginya volume belanja online dan pengiriman instan, Asuransi Pengiriman bukan lagi opsional, melainkan lapisan perlindungan absolut. Mari bedah apa yang membuat asuransi pengiriman krusial, perbedaannya dengan garansi kurir biasa, dan bagaimana metode J.A.G.A memastikan klaim Anda cair tanpa penolakan.

Apa Itu Asuransi Pengiriman?

Secara fundamental, Asuransi Pengiriman adalah produk perlindungan finansial yang memberikan ganti rugi penuh kepada pengirim (seller) atau penerima (buyer) atas risiko kehilangan, kerusakan fisik, hingga pencurian barang selama barang tersebut berada dalam proses transit dari titik asal ke titik tujuan.

Berbeda dengan asuransi bawaan kurir yang sangat terbatas plafonnya, asuransi pengiriman komprehensif (seperti dari Cermati Protect) akan mengganti kerugian secara proporsional sesuai dengan nilai faktur barang yang sebenarnya (Invoice Value).

Pahami Jenis Asuransi Pengiriman yang Baik 

Sebagaimana jenis asuransi lainnya, asuransi pengiriman juga bisa ditemukan dalam berbagai pilihan. Ada banyak perusahaan yang menyediakan layanan ini, tentunya dengan fitur dan kelebihan masing-masing. Pastikan untuk memilih layanan asuransi pengiriman yang tepat dan sesuai kebutuhan. 

Berdasarkan cara kerjanya, asuransi pengiriman bisa dibedakan menjadi 2 kategori, yakni: 

Asuransi Pengiriman Business to Business (B2B)Asuransi Pengiriman Business to Customer (B2C)
Ini merupakan jenis asuransi pengiriman yang biasa digunakan untuk pengangkutan produk dalam jumlah yang besar. Perjanjian polisnya biasanya dilakukan antar produsen maupun perusahaan ekspor/ impor dengan perusahaan asuransi itu sendiri.Ini merupakan jenis asuransi pengiriman yang biasa digunakan untuk pengiriman produk elektronik dan berbagai produk lainnya. Perjanjian asuransi ini biasanya dilakukan oleh perusahaan ekspedisi dengan pembeli.

Baca Juga: Pengiriman Kargo: Pengertian, Jenis, dan Cara Penggunaan

3 Barang yang Wajib Menggunakan Asuransi Pengiriman

Jika Anda mengirim atau membeli barang berikut, menekan tombol “Gunakan Asuransi” di checkout adalah langkah mutlak:

  1. Barang Elektronik & Gadget: Smartphone, laptop, TV, dan komponen PC sangat rentan pecah atau dicuri oknum tak bertanggung jawab.
  2. Perhiasan & Barang Koleksi: Logam mulia, jam tangan mewah, atau tas branded memiliki nilai rasio harga-per-volume yang sangat tinggi.
  3. Dokumen Berharga: Ijazah asli, sertifikat properti (SHM), atau paspor yang kerugiannya tidak bisa diukur sekadar dari harga kertasnya.

Gunakan Layanan Asuransi Pengiriman yang Tepat 

Berikut ini adalah beberapa pilihan layanan asuransi pengiriman yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan:

1. Asuransi Pengiriman dan Logistik dari Cermati Protect

Cermati Protect menawarkan produk asuransi pengiriman dan logistik yang dirancang untuk memberikan perlindungan ekstra selama proses pengiriman barang. Produk ini melindungi dari berbagai risiko seperti:

Keunggulan produk asuransi pengiriman dan logistik dari Cermati Protect meliputi proses pengajuan yang mudah, premi yang kompetitif, dan dukungan klaim yang responsif. Produk ini dapat digunakan baik oleh individu maupun pelaku usaha (B2B dan B2C), serta dapat diakses secara online dengan mengisi formulir di situs Cermati Protect.

Dengan menambahkan materi di atas, artikel akan semakin komprehensif dan menjadi referensi utama bagi pembaca yang membutuhkan perlindungan optimal dalam aktivitas pengiriman dan logistik.

2. Asuransi Pengiriman JNE

Asuransi ini dikeluarkan oleh perusahaan ekspedisi Jalur Nugraha Ekakurir (JNE). Ini merupakan layanan asuransi yang akan memberikan ganti rugi, jika sewaktu-waktu paket yang dikirimkan mengalami kerusakan atau bahkan hilang dalam proses pengiriman. 

Berikut ini adalah beberapa syarat penggunaan layanan asuransi pengiriman JNE: 

Biaya asuransi pengiriman JNE

Biaya Asuransi JNE = (0,2% x nilai barang) + biaya administrasi sebesar Rp 5.000,- 

Cara Pengajuan klaim asuransi pengiriman JNE

Pengajuan klaim bisa dilakukan dengan cara menghubungi langsung CS JNE melalui layanan email di costumercare@jne.co.id, atau melalui layanan telepon di nomor (021) 2927888, atau datang langsung ke kantor JNE terdekat. Siapkan juga beberapa dokumen berikut: 

3. Asuransi Pengiriman TIKI

Layanan asuransi yang satu ini dikeluarkan oleh PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI).  Asuransi ini akan memberikan perlindungan atas kerusakan atau hilangnya barang selama proses pengiriman. 

Berikut ini adalah beberapa syarat penggunaan layanan asuransi pengiriman TIKI: 

Biaya asuransi pengiriman TIKI

Biaya asuransi TIKI = 0,2% x nilai barang yang dikirimkan. 

Cara pengajuan klaim asuransi pengiriman TIKI

Pengajuan klaim asuransi TIKI bisa dilakukan dengan cara menghubungi layanan CS melalui email di tiki@tiki.id atau melalui telepon di nomor 1500-125. Selain itu, lengkapi juga sejumlah syarat pengajuan klaim berikut: 

4. Asuransi Pengiriman J&T

Ini merupakan layanan asuransi pengiriman yang disediakan oleh perusahaan logistik J&T. Asuransi ini akan melindungi barang dari kerusakan maupun hilang selama proses pengiriman.

Berikut ini adalah beberapa syarat dan ketentuan penggunaan layanan asuransi pengiriman J&T:

Biaya Asuransi Pengiriman J&T

Biaya asuransi J&T = (0.20% x nilai paket) + Rp 5.000 (biaya penanganan)

Cara Pengajuan Klaim Asuransi Pengiriman J&T

Pengajuan klaim asuransi pengiriman J&T bisa dilakukan dengan cara menghubungi langsung CS J&T di nomor telepon 021- 8066 1888 atau dengan datang langsung ke kantor cabang J&T terdekat. Berikut ini adalah beberapa syarat pengajuan klaim yang harus dipenuhi:

Baca Juga: Keuntungan dan Cara Mengirim Barang Lewat Kargo Pesawat  

5. Asuransi Pengiriman Tokopedia

Layanan asuransi ini merupakan hasil kerjasama antara Tokopedia dengan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia. Asuransi ini akan memberikan perlindungan atas kerusakan, kehilangan dan juga tindakan penipuan atas pembelian produk yang dilakukan oleh nasabah. 

Berikut ini adalah jenis-jenis kerugian yang akan ditanggung asuransi pengiriman Tokopedia: 

Biaya Asuransi Pengiriman Tokopedia

Biaya asuransi Tokopedia = (0,40% x nilai barang) + ongkos kirim.

Syarat dan Ketentuan Asuransi Tokopedia

Pengajuan klaim asuransi pengiriman ini bisa dilakukan sepenuhnya melalui layanan Tokopedia dengan memenuhi beberapa syarat dan ketentuan berikut: 

Proses pengajuan klaim asuransi pengiriman Tokopedia akan dilakukan dengan beberapa tahap berikut: 

6. Asuransi Pengiriman SiCepat

Ini merupakan layanan asuransi pengiriman yang diberikan oleh SiCEpat untuk para pengguna layanan ekspedisi mereka. Layanan asuransi ini hanya berlaku untuk pengiriman barang yang bernilai lebih dari Rp 1 juta saja. Pengajuan klaim asuransi SiCepat bisa dilakukan dengan datang langsung ke kantor cabang terdekat.

Berikut ini adalah beberapa resiko yang ditanggung asuransi pengiriman SiCepat: 

Biaya asuransi pengiriman SiCepat

Biaya asuransi SiCepat = (0,5% x nilai barang + biaya administrasi Rp100 ribu)

Syarat dan ketentuan asuransi SiCepat: 

Baca Juga: Jenis-jenis Kargo dan Proses Penanganan Kargo Barang

7. Asuransi Pengiriman PAXEL

Paxel menjadi salah satu perusahaan logistik yang cukup progresif dalam menghadirkan asuransi pengiriman untuk pengiriman barang bernilai tinggi, baik dalam maupun luar negeri. Melalui fitur Paxel Protect, pelanggan bisa mendapatkan proteksi hingga Rp50 juta untuk setiap paket yang diasuransikan. Perlindungan ini mencakup risiko kehilangan, kerusakan, hingga keterlambatan signifikan selama proses pengiriman — risiko yang sangat umum dalam aktivitas cross-border shipping.

Melalui kemitraan dengan perusahaan asuransi terpercaya, Paxel memastikan bahwa setiap klaim asuransi pengiriman dilakukan secara transparan dan mudah. Pengguna dapat melaporkan klaim langsung dari aplikasi dengan bukti foto/video paket sebelum dan sesudah pengiriman. Proses digital ini mempercepat validasi dan memberikan rasa aman bagi pelanggan yang sering mengirim atau menerima barang lintas negara.

Selain proteksi finansial, Paxel juga mengedepankan teknologi pelacakan real-time (real-time tracking) sehingga pengguna bisa memantau posisi paket secara akurat. Kombinasi antara kecepatan, kejelasan status pengiriman, dan perlindungan asuransi menjadikan Paxel salah satu pilihan unggulan bagi pelaku bisnis online dan konsumen e-commerce internasional yang mengutamakan keamanan barang mereka.

Dengan adanya fitur ini, Paxel Protect tidak hanya sekadar layanan tambahan, tetapi menjadi bagian penting dari strategi manajemen risiko di era perdagangan digital global. Konsumen dan pelaku usaha kini dapat mengirim barang dengan lebih percaya diri, tanpa khawatir terhadap risiko kerusakan atau kehilangan selama proses pengiriman lintas batas negara.

Gunakan Asuransi Pengiriman Terbaik dan Sesuai Kebutuhan 

Asuransi pengiriman merupakan produk asuransi yang akan memberikan perlindungan atas kerusakan atau hilangnya barang selama proses pengiriman. Setiap produk ini tentu memiliki ketentuan dan kelebihan masing-masing. Pastikan untuk selalu menggunakan layanan asuransi pengiriman yang tepat dan sesuai kebutuhan, agar manfaat yang didapatkan juga sepadan.

Cermati Protect juga memiliki produk asuransi pengiriman dan logistik yang bisa memberikan perlindungan ekstra selama pengiriman dari berbagai risiko seperti kerusakan, kehilangan sampai keterlambatan pengiriman. Dapatkan informasi selengkapnya dengan mengisi formulir dibawah ini!

Exit mobile version