Fungsi Alat Berat Perkebunan Kelapa Sawit dan Tips Perawatannya

Fungsi Alat Berat Perkebunan Kelapa Sawit dan Tips Perawatannya

Alat Berat Perkebunan Kelapa Sawit merupakan salah satu kebutuhan penting yang harus dimiliki perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit. Pengadaannya tentu akan membutuhkan dana yang cukup besar, mengingat harga alat berat ini juga cukup mahal di pasaran.

Penggunaan alat berat dalam perkebunan sawit bertujuan untuk mempermudah pengerjaan lahan dan perawatan tanaman sawit itu sendiri. Semakin luas lahan yang diolah, maka tentu akan semakin banyak juga alat berat yang dibutuhkan untuk mengerjakannya. 

Apa Saja Fungsi Alat Berat Perkebunan Kelapa Sawit? 

Perkebunan sawit biasanya akan dibuka di lahan yang sangat luas, bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan hektar. Pembukaan lahan seperti ini tentu saja akan membutuhkan banyak peralatan, termasuk alat-alat berat yang bisa digunakan untuk mempermudah pekerjaan. 

Alat berat perkebunan kelapa sawit akan sangat membantu proses pembukaan lahan yang baru dan biasanya sangat sulit untuk dikerjakan secara manual dengan tenaga manusia. Penyiapan lahan tanam seperti ini bisa saja membutuhkan waktu panjang dan tenaga yang banyak.

Alat berat perkebunan kelapa sawit juga akan sangat dibutuhkan untuk proses penanaman dan bahkan perawatan tanaman sawit itu sendiri. Bukan hanya itu saja, berbagai alat berat ini juga akan dibutuhkan dalam proses pemanenan dan yang lainnya. 

Berikut ini adalah beberapa fungsi alat berat perkebunan kelapa sawit dalam industri perkebunan sawit: 

1. Excavator untuk Membuka Lahan Baru (Stacking)

Fungsi pertama alat berat dalam industri sawit adalah untuk membantu proses pembukaan lahan atau yang lazim disebut stacking. Lahan perkebunan sawit biasanya diambil dari hutan yang masih ditumbuhi banyak pepohonan maupun semak belukar yang kebanyakan masih tumbuh secara liar. Pembukaan lahan ini akan membutuhkan proses yang panjang, sehingga tidak mungkin dilakukan dengan mengandalkan tenaga manusia saja. 

Excavator dan juga bulldozer adalah alat berat yang biasanya digunakan untuk membuka lahan perkebunan sawit yang baru. Kedua alat berat ini bisa membantu mempermudah proses penggalian tanah, pembersihan area tanam, dan bahkan mengatasi berbagai tanaman atau pepohonan yang harus dibersihkan dari lahan perkebunan tersebut. 

2. Backhoe Loader untuk Membuat Parit

Perkebunan sawit akan membutuhkan parit berukuran cukup besar. Parit ini akan membantu mengalirkan air di area perkebunan, terutama ketika musim hujan sudah tiba. Jika area perkebunan kelapa sawit cukup luas, maka parit yang dibuat juga akan semakin panjang. 

Penggalian parit seperti ini tentu akan sangat sulit jika dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia. Namun jika dibantu dengan alat berat perkebunan kelapa sawit, maka pembuatan parit akan bisa berlangsung dengan cepat. Biasanya backhoe loader akan menjadi alat berat yang digunakan untuk kebutuhan yang satu ini. 

3. Mini Excavator untuk Membersihkan Parit

Selain untuk membuat parit, alat berat juga akan dibutuhkan untuk merawat/membersihkan parit-parit yang terdapat di perkebunan sawit. Alat berat seperti mini excavator akan digunakan untuk membersihkan parit dari dedaunan, kayu, dan juga komponen lainnya. Pembersihan parit ini bertujuan untuk memastikan aliran air bisa tetap lancar sepanjang waktu. 

4. Dump Truck untuk Mengangkut Buah Sawit yang sudah Dipanen 

Alat berat perkebunan kelapa sawit juga akan sangat dibutuhkan saat masa panen sudah tiba. Hasil panen yang banyak dan berat tentu tidak mungkin diangkut menggunakan kendaraan biasa, seperti mobil pick-up atau yang lainnya, sebab hal ini akan membutuhkan waktu yang sangat lama. 

Biasanya dump truck akan menjadi pilihan kendaraan pengangkut buah kelapa sawit saat musim panen. Alat berat ini memiliki kapasitas angkut yang besar, sehingga bisa menyelesaikan proses pemindahan hasil panen dengan cepat. Selain itu, dump truck juga cukup tangguh dan bisa diandalkan untuk memasuki kawasan perkebunan sawit yang kerap ada di medan-medan yang sulit. 

5. Bulldozer untuk Membangun Jalan

Perkebunan sawit juga akan membutuhkan jalan yang memadai, sebab kendaraan dump truck akan sering hilir mudik di area tersebut. Muatan buah kelapa sawit yang berat dan sangat banyak menjadi alasan pengala perkebunan sawit membutuhkan konstruksi jalan yang cukup kuat.

Pembangunan jalan ini biasanya dilakukan dengan bantuan alat-alat berat, termasuk grader dan juga bulldozer. Alat berat akan berfungsi untuk membersihkan dan meratakan permukaan tanah, membantu proses pengaspalan, sehingga jalan di area perkebunan bisa selesai dan digunakan dengan baik. 

6. Traktor untuk Menghamparkan Pupuk

Perkebunan sawit akan membutuhkan sejumlah proses penting yang perlu dilakukan secara berkala, termasuk pemupukan. Proses ini biasanya dilakukan pada masa-masa awal penanaman bibit, sehingga tanah menjadi lebih subur dan bisa membantu proses pertumbuhan sawit dengan baik.

Penghamparan pupuk ini biasanya akan dilakukan dengan bantuan alat berat seperti traktor, sehingga bisa selesai dalam waktu yang cepat. Hal ini akan memungkinkan bibit sawit yang baru ditanam tersebut bisa mendapatkan asupan nutrisi yang memadai, sehingga bibit ini bisa bertumbuh dengan baik kedepannya. 

Baca Juga: Mengenal Alat Berat Pertanian dan Jenisnya

Tips Perawatan Alat Berat Perkebunan Kelapa Sawit 

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merawat alat berat perkebunan kelapa sawit: 

1. Susun Rencana Perawatan Rutin

Sebagaimana perawatan mesin pada umumnya, alat berat yang digunakan di perkebunan sawit juga membutuhkan perawatan rutin secara berkala. Susunlah jadwal perawatan alat berat ini sesuai dengan panduan yang sudah dibuat produsen alat berat itu sendiri. Pastikan rencana perawatan ini bisa diterapkan dengan baik dan konsisten.

Berikut ini adalah beberapa jenis perawatan rutin yang harus dilakukan pada alat berat: 

  • Melakukan pengecekan alat berat sebelum digunakan dan sesudah digunakan (preventive maintenance).
  • Melakukan perawatan alat berat secara berkala (periodic maintenance).
  • Melakukan inspeksi/ pemeriksaan alat berat saat digunakan secara berkala. 
  • Melakukan perawatan mesin alat berat secara rutin.
  • Melakukan perawatan komponen-komponen tertentu pada alat berat secara berkala (overhaul maintenance).
  • Melakukan perawatan mesin saat terdapat indikasi kerusakan tertentu di bagian mesin alat berat (condition based maintenance).

2. Lakukan Pemeriksaan Mesin Sebelum Dioperasikan

Memeriksa kondisi mesin setiap kali alat berat akan digunakan merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya kerusakan atau gangguan. Periksa secara detail dan pastikan kondisi mesin benar-benar prima sebelum alat berat tersebut digunakan. Selain pengecekan fisik, hidupkanlah mesin dan cek apakah terdapat indikasi gangguan maupun kerusakan pada alat berat. 

Jika terdapat masalah atau kerusakan, maka hindari penggunaan alat berat tersebut untuk bekerja dan segera lakukan perbaikan. Selain mencegah terjadinya kerusakan yang parah, pemeriksaan mesin sebelum penggunaan alat berat juga akan membantu meminimalisir terjadi kecelakaan saat bekerja. 

3. Lakukan Pembersihan Mesin dan Body

Tips perawatan alat berat perkebunan kelapa sawit yang satu ini juga tak kalah pentingnya. Lakukanlah pembersihkan mesin alat berat secara rutin, sehingga tidak ada kotoran maupun material lainnya yang menempel di sana. Kondisi mesin yang bersih akan memungkinkan alat berat bekerja dengan baik dan maksimal sepanjang waktu. 

Selain bagian mesinnya, bersihkan juga area body dan semua komponan lainnya yang terdapat pada alat berat. Sesuaikan proses pembersihan ini dengan masing-masing komponen, sehingga keseluruhan alat berat bisa dalam kondisi bersih dan tidak rentan mengalami kerusakan.  

4. Lakukan Flushing

Flushing merupakan pembersihan alat berat secara keseluruhan dari berbagai partikel-partikel kotoran yang terdapat pada area mesin. Proses ini harus dilakukan oleh seseorang yang sudah ahli, sehingga cukup dilakukan secara berkala saja. Selain itu, proses ini juga akan membutuhkan waktu yang terbilang lama. 

Flushing akan memastikan bagian mesin alat berat benar-benar bersih dari partikel-partikel yang mengganggu dan berisiko menimbulkan kerusakan pada bagian mesin. Ada banyak partikel yang mungkin saja membuat mesin terkontaminasi, seperti: pasir, debu, tumpahan oli, dan yang lainnya. 

5. Pakai Suku Cadang yang Asli 

Pastikan untuk selalu menggunakan suku cadang yang asli, jika sewaktu-waktu ada komponen alat berat yang harus diganti. Hal ini penting, untuk menjaga kinerja alat berat tetap baik dan prima. Selain itu, penggunaan suku cadang yang asli juga akan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk kecelakaan dan kerusakan alat berat di masa yang akan datang. 

6. Gunakan Sesuai Aturan 

Jangan memaksa alat berat untuk bekerja secara berlebihan, sebab hal ini bisa menimbulkan kerusakan. Gunakanlah alat berat sesuai dengan kapasitas yang sudah ditentukan oleh produsen. Selain kinerjanya yang maksimal, penggunaan alat berat sesuai aturan juga akan jauh lebih aman. 

Baca Juga: Jenis Alat Berat Industri Lanskap yang Banyak Digunakan

Alat Berat Mempermudah Pekerjaan di Perkebunan Sawit 

Penggunaan alat berat di perkebunan sawit merupakan kebutuhan tersendiri, mengingat ada banyak pekerjaan berat yang harus dikerjakan. Selain mempermudah pekerjaan, penggunaan alat berat juga akan menghemat waktu. Penting untuk memilih dan menggunakan alat berat yang tepat sejak awal, agar alat berat tersebut bisa memberikan kinerja yang maksimal.

Alat berat memainkan peran krusial dalam meningkatkan efisiensi di perkebunan kelapa sawit. Namun, menjaga kinerjanya melalui perawatan yang baik saja tidak cukup; perlindungan terhadap risiko juga sangat penting. Cermati Protect menyediakan asuransi umum yang melindungi alat berat Anda dari berbagai risiko, mulai dari kerusakan hingga kecelakaan. Dengan perlindungan yang tepat, Anda dapat menjalankan operasi perkebunan dengan tenang, mengetahui bahwa alat berat Anda aman dan terlindungi.

Untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang produk asuransi umum, bisa mengisi formulir dibawah ini!