Tips Memilih Perusahaan Asuransi yang Bagus dan Terbaik
Asuransi merupakan salah satu bentuk proteksi keuangan yang dibutuhkan untuk mengatasi berbagai risiko tak terduga. Itulah sebabnya memilih perusahaan asuransi yang bagus dan terbaik sangatlah penting.
Bersama perusahaan asuransi yang bagus, nasabah bisa sangat terbantu mendapatkan produk terbaik untuk manajemen risiko finansial yang sesuai kebutuhan. Oleh karenanya, nasabah perlu memilih perusahaan penyedia layanan asuransi yang bagus, tepat dan terbaik demi mempertahankan keamanan finansialnya.
Baca Juga: Daftar Asuransi yang Harus Dimiliki Perusahaan Beserta Manfaat dan Contoh Rekomendasinya
Tips Memilih Perusahaan Asuransi yang Bagus

Tak boleh asal dan sembarangan, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli produk atau polis terbaik dari perusahaan asuransi. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih perusahaan asuransi yang bagus, tepat dan terbaik:
1. Keuangan Perusahaan Asuransi
Perhatikanlah kekuatan finansial perusahaan asuransi yang hendak dipilih. Cari tahu dan periksa terkait rasio solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC), yang minimalnya adalah 120%. RBC adalah metode perhitungan dalam menentukan apakah suatu perusahaan asuransi sanggup membayarkan seluruh pertanggungjawabannya.
2. Rasio Likuiditas Tinggi
Perusahaan asuransi yang bagus memiliki kriteria rasio likuiditas tinggi, yakni menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban dalam membayar utang jangka pendeknya. Semakin tinggi rasio likuiditasnya, maka semakin baik pula kondisi finansial perusahaan asuransinya.
Angka tersebut menunjukkan bahwa perusahaan asuransi yang bersangkutan siap menanggung risiko calon nasabahnya di saat terjadi hal yang tak terduga.
3. Reputasi
Selain soal keuangan, reputasi juga perlu diperhatikan dalam memilih produk dari perusahaan asuransi yang bagus. Sebelum memutuskan untuk membeli polisnya, cari tahu dulu soal reputasi perusahaan tersebut.
Dan ini juga meliputi track record hingga performa mereka dalam menangani para kliennya.
4. Menyediakan Dana Jaminan
Perusahaan asuransi yang bagus dan andal terpercaya wajib mempunyai ketersediaan dana jaminan. Dana tersebut berfungsi untuk melindungi para pemegang polis, pemilik polis, pihak tertanggung dan peserta asuransi.
Selain itu, dana jaminan juga merupakan cadangan yang bisa digunakan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada klien, khususnya saat berada dalam situasi yang darurat. Dana jaminan ialah aset penting dalam perlindungan keuangan perusahaan asuransi.
Regulasi perihal dana jaminan diatur dalam UU No. 40 Tahun 2014 serta Peraturan OJK No.71/POJK.05//2016 terkait Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Asuransi. Dana jaminan juga merupakan salah satu tolak ukur dari tingkat kesehatan keuangan perusahaan dengan aturan yang meliputi:
- Perusahaan asuransi wajib membentuk dana jaminan paling rendah 20% dari Ekuitas minimum yang dipersyaratkan,
- Jumlah dana jaminan wajib disesuaikan dengan perkembangan volume usaha perusahaan dengan ketentuan:
- Untuk Perusahaan Asuransi Jiwa: Wajib membentuk Dana Jaminan 2% dari cadangan atas PAYDI, ditambah 5% dari cadangan premi untuk produk selain PAYDI, dan cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan;
- Untuk Perusahaan Asuransi Umum serta Perusahaan Reasuransi: Wajib membentuk Dana Jaminan 1% dari Premi Neto ditambah 0,25% dari premi reasuransi, ditambah 2% dari cadangan atas PAYDI.
PAYDI adalah singkatan dari Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi, yaitu produk asuransi yang memberikan proteksi sekaligus manfaat investasi. Sebelumnya, PAYDI telah dikenal dengan istilah Unit Link (UL).
Biasanya, dana jaminan tercantum dalam laporan keuangan yang terlampir di situs resmi suatu perusahaan asuransi.
5. Legalitas dan Lisensi
Perusahaan asuransi yang bagus sudah pasti kredibel dan tak perlu diragukan lagi akuntabilitasnya. Pastikan hanya membeli produk dari perusahaan asuransi yang legal, sah dan resmi terdaftar di asosiasi asuransi dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Agen asuransi terbaik akan memiliki lisensi resmi dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) atau Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Lisensi tersebut menjamin bahwasanya agen sudah memenuhi standar profesional serta etika yang ditetapkan industri asuransi.
Baca Juga: Apa Itu Broker Asuransi Serta Peran dan Tugasnya Hingga Manfaat Menggunakan Jasanya
6. Pelayanan dan Proses Administrasi
Sejatinya, perusahaan asuransi terbaik dan berkualitas hanya akan memberikan pelayanan yang juga standar dan mutunya tinggi. Itulah sebabnya hal ini pun perlu dipertimbangkan.
Perhatikan kualitas pelayanan yang diberikannya. Dan ini meliputi seluruh proses administrasinya yang meliputi penerbitan polis, pelayanan klaim, hingga servis tambahan lainnya.
7. Layanan After Sales
Pertimbangkan juga kemudahan layanan after sales yang diberikannya. Mengingat jangka waktu perlindungannya yang panjang, maka cari tahu dan tinjaulah seberapa baik after sales service yang diberikannya.
Perusahaan asuransi yang bagus umumnya mengedepankan:
- Sistem prosedur yang memastikan pihak nasabah menerima polis asuransi dan atau menyediakan opsi e-Polis,
- Sistem yang memastikan bahwa penjelasan produk oleh tenaga pemasar dilakukan dengan benar serta mudah dipahami nasabah,
- Sistem yang memungkinkan nasabah menjangkau layanan service perusahaan dengan mudah, termasuk soal klaim,
- Ketersediaan layanan customer service/ after sales, yang tak hanya mudah dihubungi tapi juga ditindaklanjuti lewat berbagai saluran komunikasi. Diantaranya seperti telepon, secara online atau media digital lain, hingga kantor cabang. Layanan yang profesional serta responsif praktis memberikan rasa aman juga nyaman bagi para pemegang polis.
8. Produk, Premi dan Manfaat
Perusahaan asuransi yang bagus tentu hanya akan menyediakan produk asuransi andalan dan terdepan. Pastikan produk yang ditawarkannya sudah sesuai dengan manfaat, jaminan, pertanggungan dan perlindungan yang dicari dan dibutuhkan calon nasabah.
Selanjutnya, pelajarilah produknya dengan teliti. Pastikan untuk mengetahui apa saja cakupan, pengecualian dan juga perluasan manfaatnya.
Kemudian bandingkan pula premi dan harga yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan asuransi yang bagus. Calon nasabah hendaknya memilih premi serta banderol harga polis asuransi yang sesuai dengan kemampuan finansialnya.
9. Underwriters
Pastikan pula perusahaan asuransi yang diincar mempunyai para underwriters yang cakap, ahli dan berpengalaman. Biasanya, perusahaan asuransi yang bagus memiliki underwriters yang andal dan terpercaya.
Underwriter sendiri ialah para profesional industri yang bertugas untuk menilai eksposur dan menentukan apakah calon nasabah layak mendapatkan pertanggungan dari perusahaan asuransi atau tidak. Di samping itu, para underwriters juga bertugas untuk melakukan analisis dan evaluasi risiko calon nasabah.
Mereka akan mempertimbangkan sejumlah faktor yang mencakup kesehatan, hobi, gaya hidup, lokasi tempat tinggal dan pekerjaan calon nasabah. Setelah proses underwriting, barulah calon nasabah akan mendapat ketentuan terkait berapa jumlah premi yang mesti dibayarkan.
Umumnya, ada beberapa underwriter seperti Underwriter pertama, Medical Underwriter, dan Financial Underwriter.
10. Konsultasi dan Testimoni
Guna mendapatkan produk terbaik dari perusahaan asuransi yang bagus, gali informasinya dan konsultasikan dengan konsultan, pialang atau agen asuransi berlisensi. Dengan begitu, pihak calon nasabah pun bisa mendapatkan informasi lengkap secara maksimal sebelum membeli produk terbaik dari perusahaan asuransi pilihan.
Selain konsultasi, calon nasabah juga bisa menanyakan testimoni dari rekan kerja, keluarga atau nasabah sebelumnya yang sudah lebih dulu menggunakan produk dari perusahaan asuransi yang bersangkutan.
11. Pilih Produk Asuransi yang Bisa Disesuaikan dengan Kebutuhan
Perusahaan asuransi terbaik bukan hanya yang menawarkan premi murah, tetapi yang menyediakan pilihan produk beragam dan fleksibel sesuai kebutuhan nasabah—mulai dari asuransi kesehatan, jiwa, unit link, aset, hingga asuransi umum.
Perhatikan apakah perusahaan memberi penjelasan yang transparan mengenai manfaat, pengecualian, masa tunggu, dan skema klaim. Perusahaan yang baik akan membantu calon nasabah memilih produk yang benar-benar sesuai, bukan sekadar menawarkan produk yang mahal.
12. Pilih Premi yang Realistis dan Fleksibel
Sebelum memilih perusahaan asuransi, pastikan premi yang ditawarkan sesuai dengan kemampuan keuangan jangka panjang. Premi terlalu tinggi dapat menjadi beban di kemudian hari dan berpotensi menyebabkan polis lapse akibat gagal bayar.
Perusahaan yang baik biasanya menyediakan beberapa opsi pembayaran—bulanan, kuartalan, atau tahunan—serta menjelaskan konsekuensi telat bayar secara terbuka. Transparansi dalam pengelolaan premi adalah salah satu tanda pelayanan yang profesional.
Baca Juga: Definisi Aset Perusahaan, Macam, Manfaat dan Perlindungannya
Dapatkan Proteksi Optimal dari Perusahaan Asuransi yang Bagus
Demikianlah rangkuman tips memilih perusahaan asuransi yang bagus beserta daftar rekomendasinya. Tak diragukan lagi, perusahaan asuransi yang bagus akan membuat nasabahnya memperoleh perlindungan keuangan nan memadai dengan premi yang terjangkau.
Pilihlah produk asuransi yang sesuai kebutuhan dari perusahaan reputasi terbaik yang terdaftar di OJK serta agen asuransi yang memiliki lisensi. Dengan memperhatikan metode klaim yang ditawarkan dan melakukan review polis asuransi minimal setahun sekali, niscaya proteksi dan manfaat optimalnya pun bisa didapatkan nasabah. Terutamanya di saat terjadi hal-hal yang tidak terduga.

1 comment
Comments are closed.