Daftar Gaji Supervisor Konstruksi di Indonesia

Daftar Gaji Supervisor Konstruksi di Indonesia

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membawa pengaruh positif dalam dunia konstruksi. Pekerjaan di lapangan kini bisa diintegrasikan menggunakan sistem digital, sehingga pengawasan dan pengelolaan proyek bisa berjalan dengan lancar.

Supervisor konstruksi adalah seseorang yang nantinya akan memastikan apakah pengelolaan dan pengawasan proyek berjalan dengan lancar atau justru sebaliknya. Maka sosoknya sering dijumpai dalam suatu proyek untuk mencapai keberhasilan seperti yang diharapkan.

Tugas Supervisor Konstruksi

Berbicara mengenai tugas karyawan, setiap perusahaan memiliki ketentuan masing-masing sesuai kebutuhan. Jika dilihat secara umum, tugas supervisor adalah sebagai berikut.

1. Merencanakan dan Mengorganisasikan Kegiatan

Supervisor bertugas untuk merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan yang berhubungan dengan proyek. Di dalamnya termasuk menyusun jadwal kerja, mengalokasikan sumber daya (baik tenaga kerja, produksi, peralatan, bahan baku), dan memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan dengan lancar.

Supervisor juga bertugas untuk mengantisipasi terjadinya kendala di tempat kerja. Jadi, mereka mempunyai rencana utama dan cadangan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan agar tidak mengganggu kelancaran kegiatan operasional.

2. Mengawasi Pekerjaan Bawahan

Supervisor mengawasi pekerjaan para bawahannya di lapangan. Mereka memastikan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar dan aturan yang berlaku untuk menghindari timbulnya risiko yang dapat merugikan berbagai pihak. Tidak hanya perusahaan, tapi juga klien dan sesame karyawan.

Supervisor berhak menegur bawahan yang lalai dalam mengerjakan tugas. Sebab, hasil dari pekerjaan lapangan nantinya harus dipertanggungjawabkan kepada atasan dan otomatis mempengaruhi performa kerjanya. 

3. Mengendalikan Kualitas Proyek

Mengerjakan dan menghasilkan proyek yang berkualitas menjadi salah satu tujuan setiap perusahaan. Kualitas pekerjaan yang akan menaikkan nama perusahaan di hadapan klien, jadi dapat bersaing secara sehat dengan para kompetitor. 

Maka dari itu, supervisor sering melakukan inspeksi di lapangan untuk memastikan bahwa penggunaan material, mesin, dan tenaga kerja sesuai dengan standar yang berlaku. Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian, supervisor perlu mengambil tindakan korektif untuk memperbaiki situasi sebelum menimbulkan efek yang lebih besar. 

4. Kerjasama dengan Tim

Sebagai pemimpin di lapangan, supervisor perlu memastikan kalau timnya bekerjasama dengan baik, termasuk dengan divisi lain di luar lapangan. Masalah tim menjadi masalahnya juga. Mereka punya andil untuk ikut campur dalam permasalahan di dalam tim guna menghindari lingkungan kerja yang toxic.

Selain itu, mereka juga bertanggung jawab untuk memberikan arahan, motivasi, dan semangat kepada bawahan yang membutuhkan. Intinya, harus saling menjaga satu sama lain agar tim menjadi lebih solid.

5. Memastikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya tanggung jawab divisi HSE saja, tapi juga supervisor di lapangan. Mereka perlu memastikan bahwa setiap bawahannya sudah menggunakan alat pelindung diri beserta atributnya secara lengkap, mengikuti prosedur K3, dan memahami tanda-tanda bahaya di tempat kerja.

Setiap kejadian yang terjadi di lapangan, baik yang dampaknya kecil atau besar juga perlu dilaporkan kepada atasan. Sehingga upaya antisipasi dan pencegahan bahaya dapat ditingkatkan untuk menghindari potensi bahaya besar di kemudian hari.

6. Membuat Laporan pada Atasan

Tugas terakhir adalah membuat laporan kepada atasan, yaitu pihak manajemen proyek. Laporan ini berisi semua hal yang terjadi di lapangan, tapi dirangkum secara ringkas dengan kalimat yang mudah dimengerti. Mulai dari progres pekerjaan, kendala yang dihadapi, dan beberapa rencana yang akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja.

Laporan diserahkan secara harian atau mingguan, tergantung kesepakatan antara supervisor dan atasan. Laporan ini sangat penting untuk memantau kinerja proyek dan mengambil keputusan terkait proyek secara menyeluruh.

Baca Juga: Fantastis, Ini Dia Gaji Teknisi Tambang di Indonesia

Latar Belakang Pendidikan

Menjadi seorang supervisor konstruksi adalah hal yang mungkin bagi kamu yang menginginkannya. Pastikan kamu memiliki salah satu dari latar belakang pendidikan berikut untuk memudahkan jalanmu ke depannya.

1. Teknik Sipil

Teknik sipil adalah latar belakang pendidikan yang memiliki potensi terbesar untuk menjajaki karir sebagai supervisor konstruksi. Mereka mempelajari ilmu tentang prinsip konstruksi, manajemen proyek, dan desain struktur dalam bangunan. Selain itu, mereka juga memiliki ilmu tentang bahan bangunan, metode konstruksi, struktur bangunan, dan aturan-aturan terkait pembangunan. 

2. Teknik Bangunan

Teknik bangunan juga memiliki pemahaman yang cukup kuat mengenai ilmu-ilmu konstruksi. Mereka memahami jalannya konstruksi secara menyeluruh, seperti perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan.

3. Diploma atau Sertifikasi di Bidang Bangunan

Berbeda dengan dua latar pendidikan di atas, diploma atau sertifikasi di bidang bangunan adalah mereka yang fokus mempelajari praktek konstruksi di lapangan. Mereka juga mempelajari teori, tapi tidak sebanyak lulusan teknik sipil dan bangunan. Lulusan dari program ini biasanya sudah siap dipekerjakan setelah lulus karena sudah memiliki bekal ilmu yang cukup. 

4. Pendidikan Vokasi

Pendidikan vokasi, seperti lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khususnya dengan jurusan sipil dan bangunan juga memiliki peluang untuk menjadi supervisor konstruksi. Mereka memiliki ilmu pengetahuan dasar mengenali konstruksi dan bisa mengembangkannya melalui praktek yang dilakukan. 

Baca Juga: Daftar Gaji Teknisi Konstruksi di Indonesia

Gaji Supervisor Konstruksi

Gaji supervisor konstruksi beragam, tergantung pengalaman kerja, lokasi, skala perusahaan dan proyek yang dikerjakan. Besaran gaji biasanya dilihat dari pengalaman kerja yang semakin lama akan bertambah seiring dengan bertambahnya pengalaman.

Gaji Supervisor Konstruksi dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti lokasi proyek, tingkat pengalaman, dan skala perusahaan. Berikut adalah gambaran umum gaji Supervisor Konstruksi di Indonesia:

KategoriPengalaman KerjaRentang Gaji (per bulan)Catatan
Supervisor Konstruksi Pemula< 3 tahunRp5 juta – Rp8 jutaBiasanya untuk proyek skala kecil hingga menengah.
Supervisor Konstruksi Menengah3–5 tahunRp8 juta – Rp12 jutaMemiliki keterampilan tambahan seperti manajemen proyek dan pengetahuan teknis mendalam.
Supervisor Konstruksi Senior> 5 tahunRp12 juta – Rp20 jutaBertanggung jawab atas proyek besar dan kompleks.
Proyek Skala InternasionalBervariasiRp25 juta atau lebihUntuk perusahaan multinasional atau proyek berskala internasional dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Jenjang Karir Supervisor Konstruksi

Tertarik menjadi supervisor konstruksi? Perlu diketahui bahwa jabatan ini bisa mengantarkanmu ke jabatan yang lebih tinggi asal kamu sungguh-sungguh dalam bekerja.

Adapun jenjang karir supervisor konstruksi yang bisa dicapai, antara lain:

1. Mandor

Merupakan jenjang karir awal setelah supervisor konstruksi. Di sini kamu bertanggung jawab untuk mengawasi pekerjaan tim setiap harinya, memastikan kalau semuanya berjalan dengan lancar. 

Jabatan ini memerlukan pengalaman kerja di atas 5 tahun. Kamu harus benar-benar memahami bidang konstruksi agar hasilnya optimal. Rata-rata gaji mandor di Indonesia sekitar Rp5.000.000 hingga Rp8.000.000 per bulan.

2. Proyek Manajer

Mengelola proyek konstruksi adalah tugas dari proyek manajer. Termasuk pengelolaan perencanaan, penganggaran, penggunaan peralatan, dan penyelesaian secara menyeluruh. 

Antara proyek manajer dan mandor, keduanya saling berkomunikasi untuk menghindari miskomunikasi yang berdampak pada pengerjaan proyek. Rata-rata gaji proyek manajer sekitar Rp10.500.000 hingga Rp13.500.000 per bulan. 

3. Manajer Konstruksi

Jabatan manajer konstruksi lebih tinggi daripada proyek manajer. Tanggung jawabnya adalah mengelola kegiatan operasional secara menyeluruh, merencanakan strategi, mengembangkan proyek, dan mengelola sumber daya. 

Untuk menjadi seorang manajer konstruksi, diperlukan pengalaman sebagai proyek manajer selama 2-3 tahun. Setelah itu, perusahaan konstruksi baru akan mempercayakan kamu menjadi manajer konstruksi karena tanggung jawabnya lebih besar. Rata-rata gaji manajer konstruksi sekitar Rp14.000.000 hingga Rp20.000.000 per bulan. 

4. Vice President

Jabatan tertingginya adalah sebagai vice president. Jabatan ini berada di jejeran eksekutif atau manajemen tertinggi dengan tanggung jawab yang lebih besar, meliputi seluruh kegiatan yang terjadi di perusahaan. Mulai dari operasional, produksi, pelayanan, keuangan, dan lain sebagainya.

Seorang vice president adalah mereka yang sudah berpengalaman hingga puluhan tahun di bidang konstruksi. Mereka bertanggung jawab langsung kepada pemilik perusahaan dan investor. Rata-rata gaji vice president sekitar Rp40.000.000 hingga ratusan juta per bulan. 

Baca Juga: Daftar Gaji Operator Alat Berat Konstruksi

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gaji Supervisor Konstruksi

Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi besaran gaji seorang Supervisor Konstruksi, di antaranya:

1. Pengalaman Kerja

Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, semakin tinggi pula gaji yang dapat diperoleh. Pengalaman juga mencerminkan kemampuan seorang supervisor dalam menangani berbagai tantangan di lapangan.

2. Pendidikan dan Sertifikasi

Latar belakang pendidikan di bidang teknik sipil atau konstruksi dapat menjadi nilai tambah. Selain itu, memiliki sertifikasi seperti Safety and Health Officer (SHO) atau Project Management Professional (PMP) dapat meningkatkan nilai tawar.

3. Lokasi Proyek

Proyek yang berlokasi di daerah terpencil atau kawasan yang sulit dijangkau biasanya menawarkan gaji yang lebih tinggi sebagai kompensasi atas tantangan kerja yang lebih besar. Gaji di kota besar seperti Jakarta biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain.

4. Jenis Proyek

Proyek infrastruktur besar seperti pembangunan jalan tol, jembatan, atau gedung pencakar langit sering kali menawarkan gaji lebih tinggi dibandingkan proyek kecil. Proyek konstruksi yang kompleks dan membutuhkan keahlian khusus biasanya memberikan kompensasi lebih baik.

5. Skala Perusahaan

Perusahaan besar atau multinasional cenderung memberikan gaji yang lebih kompetitif dibandingkan perusahaan kecil atau lokal.

Tantangan dan Risiko dalam Pekerjaan Supervisor Konstruksi

Pekerjaan sebagai Supervisor Konstruksi memang menawarkan gaji yang menarik, tetapi juga penuh dengan tantangan dan risiko, seperti:

  • Jam Kerja Panjang: Pekerjaan seringkali membutuhkan pengawasan selama 24 jam, terutama untuk proyek yang memiliki tenggat waktu ketat.
  • Lingkungan Kerja Berisiko: Lokasi konstruksi memiliki potensi kecelakaan kerja yang tinggi, seperti jatuh dari ketinggian atau tertimpa material berat.
  • Tekanan Tinggi: Supervisor harus mampu mengelola berbagai masalah yang muncul di lapangan, mulai dari konflik antar pekerja hingga kendala teknis.

Hak dan Proteksi untuk Supervisor Konstruksi

Sebagai ujung tombak pengawasan di lapangan, supervisor konstruksi memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas, keselamatan, serta ketepatan waktu proyek. Namun, di balik tanggung jawab tersebut terdapat pula risiko tinggi yang perlu diantisipasi — mulai dari kecelakaan kerja, paparan lingkungan berbahaya, hingga tekanan kerja yang tinggi. Karena itu, penting bagi setiap supervisor memahami bahwa gaji bukan satu-satunya bentuk kompensasi, melainkan harus disertai dengan jaminan perlindungan kerja yang memadai.

Beberapa bentuk proteksi utama yang seharusnya dimiliki supervisor konstruksi antara lain:

1. Asuransi Kecelakaan Kerja (JKK)

Melindungi pekerja dari risiko cedera atau kematian yang terjadi saat menjalankan tugas di lokasi proyek. Jaminan ini mencakup biaya pengobatan, santunan cacat tetap, hingga kompensasi bagi keluarga jika terjadi risiko fatal. Program ini dapat difasilitasi melalui BPJS Ketenagakerjaan atau asuransi swasta dengan manfaat tambahan.

2. Asuransi Kesehatan

Supervisi proyek sering kali menuntut mobilitas tinggi dan paparan lingkungan ekstrem. Maka, asuransi kesehatan menjadi penting untuk memastikan perlindungan medis bagi supervisor dan keluarganya. Perusahaan konstruksi idealnya memberikan asuransi kesehatan komprehensif, baik rawat jalan maupun rawat inap, termasuk untuk penyakit akibat tekanan kerja atau lingkungan proyek.

3. Asuransi Tanggung Jawab Proyek (Liability Insurance)

Supervisor sering kali memegang tanggung jawab teknis dan administratif terhadap hasil pekerjaan. Jika terjadi kesalahan pengawasan yang mengakibatkan kerugian material, maka asuransi tanggung jawab profesional dapat melindungi supervisor maupun perusahaan dari tuntutan hukum atau ganti rugi.

4. Asuransi Jiwa & Dana Pensiun Tambahan

Untuk supervisor yang bekerja jangka panjang di industri konstruksi, asuransi jiwa dan program dana pensiun (baik melalui BPJS Ketenagakerjaan atau perusahaan swasta) memberikan perlindungan finansial jangka panjang bagi keluarga dan masa depan mereka.

Tips Meningkatkan Karir dan Gaji Supervisor Konstruksi

Jika Anda ingin meningkatkan karier dan gaji sebagai Supervisor Konstruksi, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:

1. Tingkatkan Keterampilan Manajemen

Menguasai keterampilan manajemen proyek sangat penting bagi seorang Supervisor Konstruksi. Keterampilan ini mencakup kemampuan untuk merencanakan, mengorganisir, dan mengendalikan semua aspek proyek konstruksi. Dengan meningkatkan keterampilan manajemen, Anda akan lebih efektif dalam menangani tugas-tugas harian dan memastikan bahwa proyek berjalan sesuai rencana. Pelajari teknik-teknik manajemen waktu dan sumber daya untuk meningkatkan efisiensi kerja tim Anda.

2. Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi

Mendapatkan sertifikasi tambahan seperti Construction Supervisor Certification dapat menjadi nilai tambah yang signifikan dalam karier. Sertifikasi ini tidak hanya menunjukkan komitmen Anda terhadap profesi, tetapi juga meningkatkan kredibilitas di mata atasan dan klien. Banyak lembaga menawarkan pelatihan yang dapat membantu Anda mempelajari teknik terbaru dalam industri konstruksi.

3. Perluas Jaringan Profesional

Networking adalah kunci untuk membuka peluang baru dalam karier. Berinteraksi dengan para profesional di industri konstruksi dapat memberikan wawasan berharga dan membuka pintu untuk peluang kerja baru. Bergabunglah dengan asosiasi profesional, hadiri seminar, atau ikuti acara industri untuk memperluas jaringan Anda. Jangan ragu untuk menjalin hubungan dengan kolega dari berbagai latar belakang untuk mendapatkan perspektif yang berbeda.

4. Pelajari Teknologi Baru

Dunia konstruksi semakin dipengaruhi oleh teknologi modern. Penguasaan teknologi seperti Building Information Modeling (BIM) atau perangkat lunak manajemen proyek dapat meningkatkan daya saing di pasar kerja. Investasikan waktu untuk mempelajari alat-alat ini, karena mereka dapat membantu dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek yang lebih efisien.

5. Kembangkan Keterampilan Komunikasi

Kemampuan komunikasi yang baik sangat penting bagi seorang Supervisor Konstruksi. Anda perlu menyampaikan instruksi dengan jelas kepada tim dan berkomunikasi secara efektif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk klien dan manajemen atas. Latih keterampilan mendengarkan aktif agar Anda dapat memahami kebutuhan tim dan memberikan umpan balik yang konstruktif.

6. Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

Sebagai supervisor, Anda harus mampu memimpin tim dengan baik. Kembangkan keterampilan kepemimpinan dengan belajar bagaimana memotivasi anggota tim, menyelesaikan konflik, dan membangun hubungan yang positif di tempat kerja. Seorang pemimpin yang baik tidak hanya memberikan arahan tetapi juga mendukung pengembangan anggota timnya.

7. Belajar dari Pengalaman

Pengalaman adalah guru terbaik dalam karier Anda. Ambil waktu untuk merenungkan kesalahan dan keberhasilan yang telah dialami selama bekerja sebagai Supervisor Konstruksi. Belajar dari pengalaman ini akan membantu Anda menghindari kesalahan yang sama di masa depan dan meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan.

8. Fokus pada Keselamatan Kerja

Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap proyek konstruksi. Memahami dan menerapkan prosedur keselamatan kerja tidak hanya melindungi anggota tim tetapi juga menunjukkan bahwa Anda peduli terhadap kesejahteraan mereka. Dengan menjadi supervisor yang fokus pada keselamatan, Anda akan mendapatkan kepercayaan dari tim dan manajemen.

Ambil Proyek Kecil untuk Menambah Pengalaman Kerja

Supervisor konstruksi adalah sosok yang bertanggung jawab untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengawasi, mengendalikan, memastikan keselamatan dan kesehatan karyawan, serta membuat laporan tugas kepada atasan. Tanggung jawabnya yang besar sebanding dengan nominal gaji supervisor konstruksi yang diterimanya setiap bulan. Dan untuk meningkatkan nominalnya, kamu bisa lakukan dengan memperbanyak pengalaman kerja. 

Caranya dengan mengambil proyek-proyek kecil yang ada di sekitar daerah tempat tinggalmu. Kamu bisa sertakan pengalamanmu dalam portofolio atau resume, disertai dengan deskripsi tugas yang menjadi tanggung jawabmu. Sembari menambah pengalaman, jangan lupa untuk selalu mengasah skill khususnya di bidang konstruksi, komunikasi, manajemen proyek, dan kepemimpinan yang akan berdampak besar bagi kemajuan karir.

Gaji supervisor konstruksi di Indonesia menawarkan kompensasi yang kompetitif seiring dengan tanggung jawab besar dalam proyek. Untuk menjaga performa dan kesehatan karyawan di bidang ini, perusahaan perlu memberikan perlindungan tambahan melalui asuransi kesehatan.

Cermati Protect menyediakan produk asuransi kesehatan karyawan terbaik yang dapat melindungi karyawan dari berbagai risiko kesehatan saat bekerja. Dengan perlindungan ini, perusahaan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan tetapi juga memastikan karyawan tetap produktif dan fokus menjalankan tugas mereka.

Isi formulir dibawah ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai produk asuransi kesehatan karyawan dari Cermati Protect.