Ini Besaran Gaji Pengawas Konstruksi dan Tugasnya
Gaji pengawas konstruksi terbilang menarik dan kerap menjadi pertimbangan para pencari kerja untuk terjun ke industri konstruksi. Bidang yang satu ini juga sangat berkembang di tanah air dan selalu mampu memberikan lapangan kerja yang luas setiap tahunnya.
Tidak selalu membutuhkan pengalaman, fresh graduate juga bisa melamar untuk posisi pengawas di proyek konstruksi. Namun yang bersangkutan harus memiliki latar belakang pendidikan yang memadai dan sesuai dengan pekerjaan yang satu ini.
Pengawas Konstruksi dan Jenjang Karirnya

Pengawas konstruksi atau proyek merupakan individu yang memiliki tugas untuk melakukan pengawasan setiap tahap konstruksi bangunan secara detail. Tugas dan tanggung jawab profesi yang satu ini terbilang berat, terutama jika bekerja di sebuah konstruksi dengan skala besar.
Semakin besar proyek yang ditangani, maka semakin banyak juga hal yang harus diawasi oleh pengawas konstruksi. Selain itu, akan semakin banyak juga pekerja yang terlibat dan berada di bawah pengawasan seorang pengawas konstruksi.
Namun hal tersebut akan sepadan dengan gaji pengawas konstruksi yang lumayan tinggi. Bukan hanya itu saja, jenjang karir dalam profesi yang satu ini juga terbilang menjanjikan, terutama untuk pengawas konstruksi yang bergabung dengan perusahaan-perusahaan konstruksi besar.
Secara garis besar, seorang pengawas konstruksi akan memanfaatkan kemampuannya untuk memastikan kualitas struktur bangunan, memeriksa kesesuaian struktur bangunan tersebut dengan spesifikasi yang sudah ditentukan, dan sejumlah tugas yang lainnya.
Jika melihat tugasnya yang terbilang rumit, maka sudah jelas profesi yang satu ini harus dibekali dengan ilmu yang juga memadai. Seorang pengawas konstruksi minimal harus memiliki latar belakang yang mumpuni dalam bidang konstruksi dengan salah satu jenjang pendidikan berikut ini: SMK, D3, S1 atau S2.
Sedangkan dalam proyek konstruksi yang berukuran cukup besar, biasanya pengawas konstruksi minimal harus sudah menyelesaikan jenjang pendidikan S1 atau S2 dengan salah satu jurusan seperti berikut ini:
- Teknik Sipil
- Arsitektur
- Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan
- Teknik Ekonomi Konstruksi (Quantity Surveyor)
- Teknik Kelautan
- Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- Teknik Bangunan dan Landasan
Latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan konstruksi tentu akan memudahkan seorang pengawas konstruksi menjalankan tugasnya. Hal ini penting, mengingat pekerjaan pengawas konstruksi akan berkaitan dengan kualitas bangunan atau infrastruktur yang dikerjakan.
Baca Juga: Daftar Gaji Insinyur Konstruksi di Indonesia
Skill yang Harus Dikuasai Seorang Pengawas Konstruksi
Gaji pengawas konstruksi tentu akan dipengaruhi oleh skill yang dikuasainya dalam pekerjaan ini. Seorang petugas konstruksi akan memiliki banyak tugas dan tanggung jawab yang juga terbilang besar, sehingga dibutuhkan skill yang mumpuni dalam menjalankan tugasnya.
Berikut ini adalah beberapa skill yang harus dimiliki oleh seorang pengawas konstruksi:
- Memiliki pengetahuan yang baik terkait material, teknik/ metode, peralatan konstruksi yang akan digunakan dalam penanganan proyek bangunan dan yang lainnya.
- Memiliki pengetahuan yang baik terkait prinsip serta proses dalam menyediakan layanan yang profesional untuk para pelanggan. Hal ini mencakup semua proses, seperti: melihat kebutuhan pelanggan, memberikan pelayanan sesuai dengan standar kualitas yang sudah ditetapkan, termasuk melakukan evaluasi terhadap kepuasan pelanggan.
- Memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik untuk menggunakan berbagai aplikasi yang berkaitan dengan tugasnya sebagai pengawas konstruksi.
- Memiliki pengetahuan yang baik tentang hukum dan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah terkait proyek konstruksi dan pekerjaannya sebagai pengawas konstruksi.
- Memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi, baik itu kepada para pekerja yang berada dalam pengawasannya maupun kepada klien yang sedang bekerja sama.
- Pengawas konstruksi juga harus memiliki kemampuan yang baik untuk mendengarkan, melakukan diskusi, dan memahami setiap poin yang disampaikan klien atau pekerja dengan tepat.
- Memiliki kemampuan yang baik untuk melakukan analisa terhadap masalah, mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah, termasuk melakukan tindakan untuk menyelesaikan atau mengevaluasi masalah-masalah yang muncul dalam setiap proyek konstruksi yang ditangani.
Berbagai kemampuan di atas akan membantu seorang pengawas konstruksi bisa lebih mudah dalam menangani masalah dengan tepat, sehingga mampu mengawal dan menyelesaikan setiap proyek yang ditanganinya dengan baik.
Baca Juga: Prospek Kerja dan Gaji Pekerja Tambang Batubara
Tugas – Tugas Pengawas Konstruksi

Sama seperti pekerja konstruksi lainnya, seorang pengawas konstruksi tentu akan memiliki sejumlah tugas dan tanggung jawab di dalam pekerjaannya. Tugas ini bisa saja berbeda-beda antara satu proyek dengan yang lainnya, tergantung pada skala proyek konstruksi yang sedang ditangani dan diawasi.
Banyaknya tugas yang harus dilakukan di lokasi konstruksi, tentu akan cukup sepadan yang gaji pengawas konstruksi itu sendiri. Namun hal ini tentu akan jauh lebih mudah, jika yang bersangkutan sudah memiliki pengetahuan dan keahlian yang cukup mumpuni di bidang yang satu ini.
Berikut ini adalah beberapa tugas yang harus dilaksanakan oleh seorang pengawas konstruksi:
1. Melakukan Pemeriksaan Konstruksi
Melakukan pemeriksaan terhadap bangunan konstruksi yang dikerjakan, termasuk beberapa bagian berikut ini: sistem kelistrikan/ kabel, sistem pemanas, pondasi yang digunakan, saluran air, dan yang lainnya. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kualitas struktur bangunan, keamanan bangunan, dan juga kesesuaiannya dengan kode dan spesifikasi yang sudah ditetapkan.
2. Melakukan Pengujian
Pengawas konstruksi juga bertugas untuk melakukan pengujian terhadap fasilitas maupun instalasi yang digunakan pada konstruksi. Hal ini bertujuan untuk memastikan apa saja dampak instalasi tersebut terhadap lingkungan sekitar konstruksi.
3. Melakukan Pemantauan Instalasi
Seorang pengawas konstruksi juga akan bertugas untuk melakukan pemantauan terhadap berbagai instalasi yang sudah dipasang dan digunakan pada konstruksi, seperti: peralatan instalasi, sistem perkabelan, saluran listrik, saluran air, dan yang lainnya. Hal ini untuk memastikan semua instalasi bisa bekerja dengan baik dan mampu memenuhi regulasi terkait penggunaannya.
4. Melakukan Pengukuran
Pengawas konstruksi juga bertugas untuk melakukan pengukuran dimensi ketinggian konstruksi dan yang lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara kode bangunan dengan yang sudah direncanakan.
5. Melakukan Pengawasan dan Evaluasi Proyek
Pengawas konstruksi juga harus melakukan evaluasi dan pengawasan pekerjaan di lapangan. Melakukan evaluasi terhadap proyek yang dikerjakan dan memberi saran serta pengawasan, sehingga proyek mengalami kemajuan dan bisa selesai dengan tepat waktu.
6. Memberikan Saran
Selain beberapa tugas di atas, pengawas konstruksi juga harus mampu memberikan informasi terkait temuan atau hal-hal penting dalam perkembangan proyek, termasuk memberikan saran kepada pihak manajemen proyek tersebut.
Baca Juga: Gaji Ahli Keamanan Pertambangan Tak Boleh Diremehkan
Berapa Gaji Pengawas Konstruksi?
Gaji pengawas konstruksi tentu akan sangat dipengaruhi oleh banyak hal, seperti: lokasi proyek konstruksi dan besaran UMP/ UMK yang berlaku di sana, latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja, termasuk skala perusahaan di mana yang bersangkutan bekerja.
Seorang pengawas konstruksi yang masih fresh graduate biasanya bisa mendapatkan gaji sekitar Rp3.500.000,- hingga Rp5.000.000,- per bulannya. Artinya, pengawas konstruksi yang belum memiliki pengalaman kerja bisa mendapatkan gaji tahunan sekitar Rp 40 sampai 50 jutaan.
Sedangkan gaji pengawas konstruksi yang sudah memiliki pengalaman tentu akan lebih besar, yakni sekitar Rp 8.000.000,- per bulannya. Rata-rata pengawas yang sudah berpengalaman seperti ini bisa mendapatkan penghasilan tahunan sekitar Rp 90 – 100 jutaan.
Namun besaran gaji di atas tentu akan berbeda antara satu wilayah dengan yang lainnya. Bukan hanya itu saja, skala perusahaan konstruksi yang menjadi tempatnya bekerja juga bisa saja mempengaruhi besaran gaji tersebut.
Berikut ini adalah daftar gaji pengawas konstruksi di beberapa kota besar di Indonesia:
- Bandung: Rp5.300.000,-
- Jakarta: Rp4.500.000,-
- Tangerang: Rp4.000.000,-
- Surabaya: Rp3.800.000,-
Besaran gaji yang didapatkan pengawas konstruksi tentu bisa saja lebih besar dari nilai di atas, apalagi jika yang bersangkutan sudah memiliki pengalaman kerja dan juga keahlian yang mumpuni dalam pekerjaan yang dilakukannya.
Karir dan Gaji Pengawas Konstruksi cukup Menarik
Pengawas konstruksi adalah profesional yang bertugas untuk melakukan pengawasan, pemeriksaan dan juga evaluasi terhadap proyek konstruksi. Tugas yang diemban pengawasan konstruksi tidak mudah, sehingga dibutuhkan skill dan latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan konstruksi itu sendiri. Namun semua tugas ini tentu akan sepadan dengan jenjang karir dan gaji pengawas konstruksi yang menarik.
Dengan mengetahui besaran gaji pengawas konstruksi dan tanggung jawab mereka memberikan gambaran jelas tentang peran penting dalam proyek konstruksi. Selain itu, perlindungan kesehatan karyawan juga sangat penting.
Cermati Protect menawarkan produk asuransi kesehatan karyawan terbaik yang dirancang untuk memberikan perlindungan optimal, sehingga pengawas konstruksi dapat fokus pada tugas mereka dengan tenang, tanpa khawatir akan risiko kesehatan. Silahkan isi formulir berikut ini untuk megentahui informasi lebih lengkapnya!
