Intip Besaran Gaji Arsitek Konstruksi di Indonesia

Intip Besaran Gaji Arsitek Konstruksi di Indonesia

Gaji arsitek konstruksi merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia. Gaji terendah sekitar Rp5.400.000 dan tertinggi mencapai Rp21.700.000 per bulan. Ini adalah nominal rata-rata karena gaji arsitek konstruksi bisa berbeda-beda, tergantung perusahaan tempatnya bekerja.

Mau tahu lebih banyak tentang arsitek konstruksi di Indonesia? Pembahasannya ada dalam poin-poin berikut ini. Mulai dari tanggung jawab, besaran gaji, faktor-faktor yang mempengaruhi gaji, hingga tips meningkatkan gaji arsitek bagi Anda yang ingin berkarier dalam profesi ini.

Apa Saja Tanggung Jawab Arsitek Konstruksi?

gaji arsitek konstruksi

Setiap profesi memiliki tanggung jawab masing-masing, termasuk arsitek. Tanggung jawab arsitek akan dirangkum dalam lima poin berikut ini.

1. Merancang Konsep

Tugas yang pertama adalah merancang konsep. Dalam tahap ini, arsitek mencoba mengumpulkan data dan informasi seputar kebutuhan dan persyaratan pembangunan dari klien. Dilanjutkan dengan mengolah data dan informasi tersebut untuk membuat program dan konsep pembangunan.

2. Membuat Prarancangan

Prarancangan adalah tahap membuat pola, bentuk, dan diagram untuk menyusun nilai fungsional dari suatu bangunan. Arsitek mencoba membuat estimasi luas bangunan, sistem konstruksi, biaya, material, dan waktu yang dibutuhkan dalam proses pembangunan.

3. Mengembangkan Rancangan

Apabila prarancangan disetujui oleh klien, maka arsitek mulai mengembangkan rancangan tersebut menjadi konsep yang lebih detail. Jika rancangan ini disetujui oleh klien, maka arsitek mulai menyusun rencana akhir pembangunan. Rancangan ini merupakan acuan dalam pembangunan yang diserahkan kepada bawahannya. 

4. Melaksanakan Konstruksi

Dalam tahap pelaksanaan konstruksi, terdapat dua hal yang dipersiapkan yaitu menyiapkan dokumen pengadaan konstruksi dan pelelangan. Dalam tahap pertama, arsitek akan mengolah gambar yang diuraikan dalam rencana kerja dan syarat teknis pelaksanaan pekerjaan (RKS), rencana anggraan biaya (RAB), dan daftar volume. Sedangkan dalam tahap kedua, arsitek akan membantu klien dalam pelaksanaan dan proses pelelangan.

5. Mengawasi Konstruksi

Setelah empat tugas di atas selesai, tahap terakhir adalah mengawasi konstruksi yang berlangsung di lapangan. Arsitek akan mengadakan pertemuan atau meeting secara berkala dengan klien untuk memastikan bahwa pembangunan sesuai keinginan klien. Pengawasan biasanya dilakukan satu kali dalam dua minggu atau sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan.

Berapa Besaran Gaji Arsitek Konstruksi di Indonesia?

Arsitek menjadi salah satu profesi yang menarik dan banyak diincar. Salah satu alasannya karena gaji arsitek konstruksi yang menggiurkan, ditambah dengan bonus dan benefit lain yang diberikan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Adapun perkiraan gaji arsitek konstruksi di Indonesia berdasarkan levelnya adalah sebagai berikut.

1. Arsitek Junior

Merupakan para fresh graduate atau mereka yang berpengalaman kurang dari 2 tahun. Gaji arsitek konstruksi junior sekitar Rp5.000.000 hingga Rp7.500.000 per bulan. Tugas dan tanggung jawab arsitek junior adalah membuat perencanaan konseptual, teknis, dan membantu pekerjaan senior di lapangan.

2. Arsitek Menengah

Merupakan arsitek yang sudah berpengalaman sekitar 2-5 tahun. Gaji arsitek level ini sekitar Rp8.000.000 sampai Rp13.000.000 per bulan. Arsitek menengah memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan para junior, seperti mengembangkan desain, komunikasi dengan klien, dan mengawasi tim dalam proyek yang sedang berjalan.

3. Arsitek Senior

Merupakan arsitek yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun. Gaji yang diperoleh biasanya lebih dari Rp13.000.000, bahkan ada yang mencapai Rp20.000.000 per bulan. Arsitek senior adalah pemimpin dalam suatu proyek yang bertugas untuk mengambil keputusan strategis di lapangan dan memberikan solusi kepada klien.

4. Arsitek Terkemuka

Merupakan arsitek yang sangat berpengalaman dan menapaki puncak tertinggi dalam karier. Gaji arsitek konstruksi terkemuka bisa mencapai ratusan juta Rupiah dalam satu bulan. Hal ini diimbangi dengan tanggung jawab yang lebih besar, di mana keberhasilan proyek yang dipegangnya sangat bergantung pada konsep ikonik yang diciptakan.

Baca Juga: Daftar Gaji Insinyur Konstruksi di Indonesia

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gaji Arsitek Konstruksi

Besaran gaji arsitek konstruksi di Indonesia sangat tergantung dari pengalaman di dunia konstruksi. Selain itu, terdapat lima faktor lain yang mempengaruhi yaitu.

1. Spesialisasi

Spesialisasi setiap arsitek berbeda-beda. Beberapa fokus pada desain interior, eksterior, dan tatanan suatu kota. Spesialisasi mempengaruhi tingkat gaji, tergantung dari banyaknya permintaan pasar dan tingkat persaingan di dalamnya.

2. Lokasi

Gaji arsitek konstruksi dipengaruhi oleh lokasi tempatnya bekerja. Di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya umumnya digaji lebih tinggi sesuai dengan biaya hidupnya. Sedangkan di lokasi yang tidak terlalu besar cenderung lebih kecil karena biaya hidup lebih rendah.

3. Perusahaan

Arsitek dapat berkarier di berbagai jenis perusahaan, seperti konstruksi, pertambangan, desain, bahkan berpotensi sebagai arsitek lepas. Semakin besar perusahaan dan skala proyek yang dikerjakan, semakin besar gaji yang diperoleh. Selain gaji, arsitek juga berpotensi mendapatkan bonus, tunjangan kerja, dan jenjang karier yang lebih tinggi.

4. Tingkat Pendidikan

Arsitek yang memiliki gelar master ditambah dengan pengalaman yang banyak berpotensi dibayar tinggi oleh suatu perusahaan atau klien. Sebab, ilmu dan skill yang didapatkannya lebih banyak dibandingkan arsitek lain. Tak heran jika beberapa arsitek rela mengemban pendidikan ke jenjang lebih tinggi untuk kebaikan kariernya di masa mendatang.

5. Relasi

Besaran gaji arsitek konstruksi juga dipengaruhi oleh relasinya. Arsitek yang memiliki banyak relasi dan cenderung berada di lingkungan elit biasanya dibayar mahal. Sebab, proyek yang dikerjakannya tidak tanggung-tanggung dan kliennya adalah klien besar.

Baca Juga: Daftar Gaji Operator Alat Berat Konstruksi

Tips Meningkatkan Gaji Arsitek Konstruksi

Tertarik berkarier menjadi seorang arsitek? Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menapaki karier di bidang ini, di antaranya.

1. Membangun Portofolio yang Kuat

Portofolio yang kuat merupakan salah satu aset bagi seorang arsitek. Portofolio dapat berisi dokumentasi pekerjaan, seperti gambar, desain, atau hasil akhir dari proyek yang pernah dikerjakan. Portofolio yang menarik membantu Anda menemukan klien potensial demi kesuksesan karier di masa mendatang.

2. Membangun Relasi Seluas Mungkin

Networking adalah kunci sukses dalam berkarier. Sering-seringlah mengikuti konferensi atau seminar yang dihadiri oleh para arsitek untuk memperluas koneksi. Hubungan yang dibangun dapat membuka jalan untuk proyek-proyek baru yang menjanjikan. 

3. Mengikuti Sertifikasi

Pertimbangkan untuk mengikuti sertifikasi yang diadakan oleh lembaga-lembaga berwenang di Indonesia. Sertifikasi adalah bukti kompetensi Anda dalam bidang arsitektur yang dapat meningkatkan kepercayaan klien. 

4. Menerima Challenge dari Atasan

Atasan kerap kali memberikan challenge atau tantangan untuk membuktikan kualitas bawahannya. Ambillah tantangan ini sebagai langkah untuk menunjukkan kapabilitas Anda dalam dunia arsitektur. Jika dianggap layak, maka atasan bisa mengangkat Anda ke level yang lebih tinggi dengan gaji yang besar.

5. Pindah ke Kota yang Lebih Besar

Gaji arsitek konstruksi di kota besar biasanya lebih tinggi daripada di kota kecil. Maka dari itu, pertimbangkanlah untuk pindah kota selagi situasi dan kondisi mendukung. Terutama bagi yang belum menikah karena ini adalah titik baik untuk menapaki karier yang cemerlang. 

6. Mencari Proyek Sampingan

Jangan pernah puas pada gaji yang diterima saat ini karena peluang untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi terbuka lebar, terutama bagi yang memiliki jam terbang tinggi. Carilah proyek sampingan yang dapat meningkatkan pundi-pundi keuangan, memperluas koneksi, dan menambah portofolio di bidang konstruksi. Beberapa contoh proyek sampingan, seperti renovasi rumah, membuat taman atau merancang interior cafe terbaru di kota tempat tinggal. 

7. Selalu Termotivasi

Motivasi adalah hal yang mampu mendorong Anda untuk melangkah maju setiap saat di tengah-tengah banyaknya hambatan dalam melaksanakan pekerjaan. Temukan dan lakukan hal-hal yang membuat motivasi kerja tetap on going, seperti meluangkan waktu untuk me time, melakukan hobi, atau sekedar berolahraga. Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas lain di luar pekerjaan agar hidup menjadi berwarna.

Baca Juga: Prospek Kerja dan Gaji Pekerja Tambang Batubara

Ikuti Kursus Arsitek dari Sekarang

Peluang kerja menjadi seorang arsitek terbuka lebar bagi para lulusan yang ada kaitannya di bidang arsitektur. Jika Anda termasuk salah satunya, ikutilah kursus arsitek mulai dari sekarang sebagai modal untuk membangun karier. Kursus ini akan mengajarkan Anda banyak hal yang mungkin belum diketahui tentang dunia arsitektur.

Jika bekal ilmu dibekali dengan pengalaman, niscaya nominal gaji pun akan mengikuti. Teruslah belajar, bangun koneksi, portofolio, dan selalu termotivasi dalam bekerja untuk bisa mencapai nominal gaji arsitek konstruksi yang diharapkan. Dengan demikian, peluang karier akan terbuka secara perlahan mengarah ke jenjang yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu lengkapi juga perlindungan dengan asuransi kesehatan karyawan dari Cermati Protect. Isi form di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.